Anda di halaman 1dari 169

Perpustakaan Nasional RI: Katalog Dalam Terbitan (KDT)

Yahya, Harun
Kedangkalan pemahaman orang-orang kafir /
oleh Harun Yahya. — Surabaya: Risalah Gusti, 2003.
xix+ 319 hlm.; 17,5 cm.
ISBN 979-556-143-X
KEDANGKALAN PEMAHAMAN 1. Al-Qur’an — interpretasi I. Judul
ORANG-ORANG KAFIR
Judul Asli: Crude Understanding of Disbelief
CRUDE UNDERSTANDING OF DISBELIEF [Reprinted 2001 (twice); Goodword Books, 1,
Nizamuddin West Market, New Delhi 110 013]

Copyright © Goodword Books 2001


Edisi Resmi Indonesia © 2003 pada Risalah Gusti

Kedangkalan Pemahaman Orang-orang Kafir

Diterjemahkan Syafruddin Hasani

Disain Sampul Ed-Adesign

Cetakan Pertama, Agustus 2003

Penerbit Risalah Gusti


Jl. Ikan Mungsing XIII/1
Telp. (031) 3539440; Fax. (031) 3529800
Surabaya - 60177.
e-mail: risalahgusti@telkom.net
KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Mungkin beberapa orang dari pembaca kami


hanya sempat membaca satu saja dari buku-
buku kami. Dengan demikian, kami meng-
anggap perlu adanya sebuah bab yang membe-
rikan ringkasan mengenai topik pembahasan
ini.
KEPADA PEMBACA Hal lainnya yang perlu ditekankan di sini
adalah yang berkenaan dengan isi buku ini.
Dalam semua buku-bukunya, pengarang
Alasan mengapa sebuah bab khusus yang mengaitkan isu-isu yang berkenaan dengan
membahas tentang runtuhnya teori evolusi keimanan dari sudut pandang ayat-ayat al-
[sengaja disajikan] di sini adalah karena teori Qur’an dan menyerukan kepada orang-orang
ini merupakan dasar dari semua filsafat yang agar mempelajari ayat-ayat Allah ini dan
anti-spiritual. Oleh karena Darwinisme me- mengamalkannya. Semua pokok pembahasan
nolak fakta tentang penciptaan, dan dengan yang berkenaan dengan ayat-ayat Allah ini
demikian juga menolak adanya Allah, selama dijelaskan sedemikian rupa sehingga tidak ada
140 tahun terakhir ini paham dia telah menye- celah yang terbuka untuk masuknya keragu-
babkan banyak umat manusia mengabaikan raguan atau tanda tanya di dalam benak para
keimanan dan terperosok ke dalam keragu- pembaca.
raguan. Dengan demikian, upaya untuk me- Gaya penulisan yang tulus, apa adanya, dan
nunjukkan bahwa teori ini adalah suatu kebo- mengalir membuat siapa pun dari berbagai
hongan atau tipu daya merupakan sebuah tugas kelompok usia dan dari berbagai kelompok
yang sangat penting, yang sangat berhubung- sosial dapat dengan mudah memahami buku-
an dengan din (agama). Tugas yang penting buku ini. Cara penuturan yang efektif dan
ini merupakan kewajiban bagi semua orang. gamblang membuat buku-buku ini dapat

v vi
KEPADA PEMBACA KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

dibaca dengan cepat. Bahkan orang-orang lah dengan cara menggalakkan mereka untuk
yang dengan gigih menolak spiritualitas pun membaca buku-buku ini.
ikut terpengaruh oleh fakta-fakta yang ditu-
turkan di dalam buku-buku ini dan tidak
dapat menolak kebenaran yang terkandung di
dalamnya.
Buku ini dan semua karya lain dari penga-
rang dapat dibaca baik untuk diri sendiri mau-
pun dikaji secara berkelompok dalam suatu
diskusi. Telaah atas buku-buku ini oleh suatu
kelompok pembaca yang mau memetik man-
faat darinya akan mendatangkan manfaat
dalam arti bahwa para pembaca dapat me-
ngaitkannya dengan perenungan-perenungan
dan pengalaman-pengalaman mereka sendiri
satu sama lain.
Selain itu, ini akan merupakan sebuah amal
ibadah yang sangat besar bila disertai dengan
upaya untuk memperkenalkan dan membaca
buku-buku ini, yang ditulis semata-mata demi
mendapatkan ridha Allah. Semua buku-buku
yang disusun oleh pengarang sangat meyakin-
kan. Karena itulah, bagi mereka yang ingin
menyampaikan ajaran agama ini kepada orang
lain, salah satu metode yang paling efektif ada-

vii viii
KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Esensi dari maksud ini adalah untuk me-


nyucikan Allah sebagaimana mestinya,
menjaga batasan-batasan yang ditetapkan-
Nya, memahami tabiat kontemporer dunia ini
dan meluruskan kembali niat atas semua amal
dan perbuatan dalam kehidupan kita agar
KATA PENGANTAR sesuai dengan kehendak Sang Pencipta.
Seseorang yang tindak-tanduknya dapat
dipertanggungjawabkannya kepada Pencip-
Allah telah menciptakan kehidupan dan tanya akan memperoleh kemuliaan, kesenang-
kematian karena suatu maksud yang khusus. an, keamanan, dan juga kedamaian dalam
Dia mengabarkan ini kepada manusia melalui hidupnya di dunia ini. Bentuk kehidupan
kitab-kitab-Nya yang dengan jelas membeda- yang paling ideal, yang memenuhi semua
kan antara amal-amal yang baik dengan amal- keperluan ruhani manusia ada di dalam al-
amal yang buruk. Tujuan kehidupan ini Qur’an. Barangsiapa yang mengikuti secara
dinyatakan dalam ayat berikut ini: seksama perintah-perintah yang tercantum di
dalam al-Qur’an, maka dia akan mendapat
kehidupan seperti yang tergambar di dalam
surga.

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya


Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang
lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa
lagi Maha Pengampun.” (Q.s. al-Mulk: 2).

ix x
KATA PENGANTAR KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“Barangsiapa mengerjakan amal saleh, tidak sesuai dengan arah yang ditunjukkan
baik laki-laki maupun perempuan dalam oleh Allah; dan “kehidupan yang penuh keba-
keadaan beriman, maka sesungguhnya akan hagiaan” yang dapat dirasakan oleh seseorang
Kami berikan kepadanya kehidupan yang bilamana dia taat sepenuhnya kepada perin-
baik dan sesungguhnya akan Kami beri tah-perintah Allah ...
balasan kepada mereka dengan pahala yang Allah menetapkan bahwa cara hidup sebe-
lebih baik daripada apa yang telah mereka lum diutusnya Nabi Muhammad saw. adalah
kerjakan.” (Q.s. an-Nahl: 97). cara hidup “jahiliah”, atau “zaman Jahiliah”.
Pada ayat yang disebut di atas tadi, Allah Kata “jahiliah” di sini, sebagaimana digu-
menyampaikan kabar gembira kepada orang- nakan di dalam al-Qur’an, mengandung mak-
orang beriman bahwa barangsiapa yang na yang agak sedikit berbeda dari makna yang
menaati perintah-perintah al-Qur’an akan dipahami secara umum. Dalam pemakaian-
mendapatkan kehidupan yang bahagia, demi- nya secara umum, jahiliah berarti “buta hu-
kianlah disampaikan sebuah misteri kehidup- ruf ”, “tak berpendidikan”, atau “tidak punya
an yang penting kepada umat manusia. Popu- sopan santun”. Akan tetapi, jahiliah menurut
laritas, kekayaan, atau kecantikan tidak per- al-Qur’an definisinya adalah suatu keadaan
nah menjanjikan pahala dan bukan jaminan cara berpikir di mana seseorang benar-benar
atas suatu kehidupan yang damai dan ber- tidak menyadari tujuan keberadaannya dalam
guna, jika seseorang tidak berpegang teguh kehidupan ini, sifat-sifat Penciptanya, dan
pada prinsip-prinsip moral al-Qur’an. kabar yang diwahyukan oleh Kitab Suci yang
Sebenarnya inilah tujuan utama buku ini, diturunkan kepadanya yang berisi keterangan
untuk memberikan gambaran yang gamblang mengenai kehidupan abadinya. Dengan demi-
mengenai kesulitan dan kegelisahan tiada kian, istilah ini menunjukkan pada keadaan
henti yang dialami oleh seseorang dalam per- ketidaksadaran dan suatu cara hidup tertentu
jalanan hidupnya, bilamana kehidupannya itu yang mana merupakan sebuah konsekuensi

xi xii
KATA PENGANTAR KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

daripada bentuk kejahiliahan ini. Tentu saja, badinya tentang benar dan salah sebagai dasar
kurangnya pemahaman mengenai siapa Pen- seluruh kehidupan mereka. Konsekuensi-
ciptanya, dunia yang ditempatinya ini dan sis- konsekuensi apakah yang mengiringi sikap
tem di sekitarnya, adalah bentuk kejahiliahan yang demikian itu? Jawabannya sederhana
yang paling ekstrem. Tak ada satu pun, entah saja: berkembangnya sikap apatis terhadap
itu cara hidup modern yang diikutinya, atau masalah paling penting dalam kehidupan
bahasa-bahasa asing yang dikuasainya, atau manusia: kehidupan setelah mati. Bagaima-
sekian banyak rak buku yang dibacanya, atau napun, sikap yang demikian itu sangat meru-
kesopan-santunan yang ditunjukkannya da- gikan bagi kehidupan manusia yang abadi
pat menutupi kejahiliahan ini. serta harapan apa pun atas kehidupan yang
“Masyarakat jahiliah” adalah suatu masya- damai dan penuh berkah di dunia ini. Satu-
rakat yang di tengah-tengahnya merebak keti- satunya alasan atas hal ini adalah karena sis-
daksadaran dan kejahiliahan semacam itu. tem moral yang berlaku di tengah-tengah ma-
Meskipun demikian, konsep tentang masyara- syarakat jahiliah ditegakkan di atas dasar
kat jahiliah ini bukan hanya berlaku semata- “pemahaman yang dangkal”. Tujuan funda-
mata pada orang-orang yang hidup pada masa mental dalam kehidupan di dunia ini sedikit
sebelum al-Qur’an diturunkan. Akan tetapi, banyak sama saja bagi setiap orang: meraih
istilah ini ditujukan pada semua orang yang standar kehidupan terbaik di sepanjang kehi-
menyimpang dari akhlak dan cara hidup yang dupan yang waktunya hanya terbatas rata-rata
diajarkan di dalam al-Qur’an setelah diturun- 60-70 tahun ini saja ...
kannya. Dengan demikian definisi mengenai Tentu saja ini merupakan sebuah cita-cita
istilah ini cukup luas. yang “visinya” begitu pendek sehingga mau
Nalar mendasar yang melandasi masyara- tidak mau menyebabkan manusia terhanyut
kat jahiliah maksudnya sama dengan keadaan ke dalam dunia “yang kecil”. Dunia semacam
di mana orang-orang menjadikan ide-ide pri- ini merengkuh orang-orang seperti itu, yaitu
mereka yang sempit wawasannya dan terbatas
xiii xiv
KATA PENGANTAR KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

pemikirannya. Orang-orang ini menampilkan lamnya sehingga dia tidak dapat mencapai
perilaku yang primitif dan sederhana dan sebuah pemahaman yang murni mengenai
terlalu banyak memperhatikan hal-hal yang kejahiliahan yang sedang menimpa dirinya,
sepele. Secara keseluruhan ini karena adanya dan, dengan demikian, dia pun tidak pernah
fakta bahwa cara berpikir ini mengabaikan berhasil untuk lepas darinya.
pemikiran-pemikiran seperti mengapa dan Hanya sebuah perbandingan dengan cara
bagaimana manusia telah diciptakan. Mencari hidup, pemikiran, dan nilai-nilai akhlak yang
tahu hakikat setelah kehidupan ini, mencam- digalakkan oleh al-Qur’an saja yang akan me-
kan baik-baik adanya kehidupan setelah ke- nyingkapkan tabiat kehidupan yang primitif
matian dan mempersiapkan diri untuk meng- dan tidak sehat ini.
hadapinya sama sekali tak diacuhkan oleh Tujuan buku ini adalah untuk melangkah
cara berpikir semacam ini. lebih jauh dalam melakukan perbandingan
Bagi anggota masyarakat jahiliah, hidup ini tersebut guna memperlihatkan sampai sejauh
adalah persaingan, atau sebuah perjuangan mana “pemahaman yang dangkal” ini telah
untuk mempertahankan eksistensinya dengan menjerat orang-orang yang hidup di dalam
cara yang paling menguntungkan, tujuan masyarakat jahiliah. Lebih daripada itu, buku
utamanya adalah kesuksesan dan kekuasaan. ini juga menelaah secara mendalam nilai-nilai
Untuk mencapai tujuan ini, individu mem- moral dari pemahaman yang dangkal ini dan
bangun kesadaran yang terpusat pada dirinya memperkenalkan cara hidup yang dipilihkan
sendiri. Begitu dia memperoleh kekayaan, dia dan diperintahkan oleh Allah, sebagai satu-
pun makin lengket dengan uang dan kekaya- satunya solusi guna menghilangkan mentali-
an materi. Lebih jauh lagi, begitu sebuah tas ini.
status yang sangat didambakan berhasil diraih, Allah berfirman kepada orang-orang yang
maka segera diikuti lagi dengan hasrat untuk hidup di dalam masyarakat jahiliah dalam
memperoleh lebih banyak lagi status lainnya. ayat berikut ini:
Ambisi ini memperbudak manusia begitu da-
xv xvi
KATA PENGANTAR

“Apakah hukum jahiliah yang mereka


kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih
baik daripada (hukum) Allah bagi orang-
orang yang yakin?” (Q.s. al-Ma’idah: 50).

xvii
DAFTAR ISI

KEPADA PEMBACA, v
KATA PENGANTAR, ix
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH, 1
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH, 31
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH, 77
KETAKUTAN-KETAKUTAN DAN GANGGUAN
PIKIRAN JAHILIAH, 169
PENYIMPANGAN KEYAKINAN ORANG-ORANG
JAHILIAH ATAS AGAMA, 195
SEBUAH KARAKTERISTIK PENTING
MASYARAKAT JAHILIAH: TIDAK MUNGKIN
MEREKA TIDAK DIYAKINKAN, 235
MEMBEBASKAN DIRI DARI KEDANGKALAN
PEMAHAMAN ORANG KAFIR, 261
KESIMPULAN, 269
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME, 275

xix
KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

solusi kunci yang diperlukan manusia dalam


setiap aspek kehidupannya.
Meskipun telah ada al-Qur’an — satu-satu-
nya petunjuk jalan yang lurus bagi umat ma-
nusia — orang-orang Jahiliah ini justru meng-
abaikan sumber kebijaksanaan yang sangat
MENGENALI MASYARAKAT berharga ini dan kembali pada kemampuan
JAHILIAH berpikir mereka sendiri yang terbatas itu
dalam menentukan bagaimana caranya agar
hidup mereka jadi berguna. Menilik fakta

K ARAKTERISTIK paling utama dan meru- tadi, sikap mental dari masyarakat yang seper-
pakan sifat bawaan dari orang-orang ti itu merupakan bukti yang kuat dari suatu
jahiliah adalah bahwa mereka tidak punya ke- kejahiliahan bila dibandingkan dengan sikap
inginan untuk membangun kesadaran menge- mental ideal yang digambarkan di dalam al-
nai Allah. Dengan demikian, orang-orang Qur’an. Pada seksi-seksi berikutnya dari buku
yang dalam keadaan jahiliah ini dengan mu- ini, penelaahan yang lebih mendalam menge-
dahnya menghindari perintah-perintah Allah, nai cara hidup yang disukai oleh masyarakat
mereka mengembangkan prinsip-prinsip Jahiliah akan memberikan pemahaman yang
moral dan cara berpikirnya sendiri yang ber- lebih jelas kepada kita akan tabiat keprimitif-
lawanan dengan apa pun yang dibenarkan annya.
oleh al-Qur’an. Al-Qur’an, kitab suci terakhir, Meskipun begitu, sebelum melanjutkan
telah memberikan jawaban bagi semua per- mengenai cara hidup dan pemahaman moral
tanyaan yang mungkin timbul dalam benak dari masyarakat jahiliah, ada baiknya untuk
manusia di sepanjang hidupnya. Dia mem- mengenali ciri-ciri umumnya.
berikan penjelasan-penjelasan dan solusi-

1 2
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

♦ Di Setiap Zaman Ada Masyarakat tenteram dengan kehidupan itu dan orang-
Jahiliah orang yang melalaikan ayat-ayat Kami.”
Sejak saat manusia diciptakan, senantiasa (Q.s. Yunus: 7).
sudah ada dua kelompok masyarakat yang
berbeda: masyarakat jahiliah dan komunitas
orang-orang beriman. Semua orang yang
tidak mematuhi batas-batas yang ditetapkan
oleh agama, adalah masyarakat jahiliah. Selain “Sesungguhnya mereka (orang kafir)
adanya ketidakcocokan dalam masalah ke- menyukai kehidupan dunia dan mereka tidak
imanan, pemikiran, dan cara-cara hidup, salah mempedulikan kesudahan mereka, pada hari
satu pemikiran yang melandasi kehidupan yang berat (hari Kiamat).” (Q.s. al-Insan: 27).
semua masyarakat jahiliah: tidak mengikuti Bukanlah suatu hal yang salah untuk me-
agama yang benar. Orang-orang jahiliah ini, nikmati karunia-karunia yang ada di dunia
yang semata-mata hanya membatasi diri se- ini. Allah telah menciptakan karunia-karunia
cara kaku pada wawasan mereka atas kehidup- ini dan diberikan untuk melayani umat
an dunia ini, didefinisikan di dalam ayat beri- manusia. Akan tetapi, orang-orang jahiliah ini
kut ini: terjerumus dalam kekeliruan: mereka tidak
pernah merasa puas atas apa yang mereka
miliki dan selalu saja ingin mendapat lebih
banyak lagi. Al-Qur’an menyebut orang-
orang ini telah tertipu oleh dunia. Yang lebih
penting lagi, mereka tidak pernah merasa
“Sesungguhnya orang-orang yang tidak bersyukur kepada Pencipta mereka, satu-
berharap bertemu dengan Kami, dan merasa satunya yang menganugerahkan karunia-
puas dengan kehidupan dunia serta merasa karunia itu kepada mereka.

3 4
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Inilah sebabnya mengapa di sepanjang dari para nenek moyang atau leluhur mereka
sejarah, tanpa memandang perbedaan-perbe- (orangtua, kakek-nenek, buyut, dan seterus-
daan dalam gaya hidup, kekayaan, ras, warna nya). Para leluhur ini — yang menjadi guru-
kulit, dan bahasa mereka, semua masyarakat guru tetap bagi orang-orang jahiliah — meng-
jahiliah ini telah memperlihatkan suatu kemi- ajarkan kepada generasi muda mereka agama
ripan yang menakjubkan dari sudut pandang jahiliah dan nilai-nilai moral yang digalak-
pemikiran dan mentalitas mendasar mereka. kannya, dan dengan demikian mempertahan-
Baik komunitas itu adalah suatu suku paling kan keberlangsungan agama primitif ini. Para
primitif dalam sejarah ataupun peradaban guru ini pun sama saja, mereka pun dulunya
paling tinggi sejak zaman dahulu, atau dalam diajari mengenai dasar-dasar agama yang
sebuah masyarakat kontemporer, tujuan akhir rusak ini oleh generasi-generasi sebelumnya.
dari semua masyarakat yang mempertahan- Anehnya, sistem yang diwariskan dari satu
kan eksistensinya yang berakar di dalam keja- generasi ke generasi berikutnya ini tidak per-
hiliahan selalu saja satu dan sama: keuntung- nah dipertanyakan. Setiap potong informasi
an duniawi. diterima begitu saja sebagai sebuah fakta yang
♦ Moralitas Jahiliah adalah Sebuah Sistem pasti. Semua nilai-nilai untuk melakukan per-
Kepercayaan yang Diwariskan dari Satu timbangan, tentang hal baik dan buruk, se-
Generasi ke Generasi Berikutnya muanya langsung diteruskan kepada generasi
berikutnya, siap pakai. Sikap demikian itu
Ciri lainnya dari masyarakat jahiliah ada- tentu saja tidak pernah mendorong generasi
lah cara mereka dalam mendapatkan infor- muda untuk mempertanyakan sistem ini atau
masi mengenai kehidupan ini. Daripada untuk mencari tahu apakah sistem tadi me-
merujuk ke kitab-kitab suci yang diturunkan mang dapat dijadikan pegangan.
oleh Sang Pencipta, orang-orang jahiliah ini
justru mengumpulkan semua pengetahuan Al-Qur’an memberi peringatan keras atas
mereka yang berkenaan dengan kehidupan ini dukungan yang tanpa dipertanyakan terhadap
sistem ini dan betapa masyarakat jahiliah me-
5 6
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

malingkan wajah mereka dari petunjuk Allah kan komunitas orang-orang beriman. Al-
bahkan dengan tanpa merasa perlu untuk me- Qur’an memberitahukan kepada kita bahwa
renungkannya lebih dahulu: orang-orang beriman senantiasa berjumlah
minoritas:

“Dan sebagian besar manusia tidak akan


beriman – walaupun kamu sangat mengingin-
“Dan apabila dikatakan kepada mereka: kannya”. (Q.s. Yusuf: 103).
‘Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,’ “Mereka tidak beriman kecuali iman yang
mereka menjawab: ‘(Tidak), tetapi kami sangat tipis.” (Q.s. an-Nisa’: 46).
hanya mengikuti apa yang telah kami dapati
dari (perbuatan) nenek moyang kami’.”
“(Apakah mereka akan mengikuti juga),
walaupun nenek moyang mereka itu tidak
mengetahui suatu apa pun, dan tidak menda- “Dan sebagian besar dari mereka tidak
pat petunjuk?” (Q.s. al-Baqarah: 170). beriman kepada Allah, melainkan memper-
sekutukan-Nya (dengan yang lain).”
♦ Fakta bahwa Orang-orang Jahiliah (Q.s. Yusuf: 106).
Berjumlah Mayoritas Bukanlah Indikasi
Tentu saja ini bukanlah suatu kebetulan
Bahwa Penalaran Mereka Dapat Dijadi-
akan tetapi adalah sebuah situasi istimewa
kan Pegangan
yang memang sengaja diciptakan oleh Allah
Al-Qur’an memberikan fakta lain tentang untuk suatu maksud tertentu. Bahwa orang-
orang-orang jahiliah ini: mereka senantiasa orang beriman ini jumlahnya minoritas mem-
merupakan mayoritas penduduk dibanding-
7 8
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

buat perilaku utama mereka bahkan menjadi orang jahiliah tidak mau mengikuti seruan ini
makin berharga lagi di dunia ini. Lagi pula, dengan dalih yang lemah bahwa seruan terse-
ini adalah sebuah faktor yang memperbesar but tidak sesuai dengan tatanan sosial yang
pahala mereka di akhirat nanti. Dunia ini berlaku. Padahal, pengakuan dari orang ba-
tentu saja mempunyai daya tarik sebagai suatu nyak sama sekali tidak dapat dijadikan argu-
bagian yang esensial dari ujian Allah. Meski- men untuk suatu kebenaran.
pun demikian, jika perhatian untuk akhirat Kriteria sosial ini tentu saja hanyalah seka-
begitu kuat di dalam benak seseorang dan, dar penilaian yang tidak benar dari pemaham-
konsekuensinya, pada perbuatan-perbuatan- an yang dangkal tadi. Orang-orang jahiliah
nya, maka orang itu pasti akan lebih unggul menjadi mayoritas di tengah-tengah komuni-
dibandingkan mayoritas yang tertipu oleh tas itu semata-mata karena mereka semua
daya tarik benda-benda duniawi. telah berpaling dalam kekufuran secara total
Disamping itu, ini merupakan hal yang dari Pencipta mereka, yaitu dengan lebih
penting untuk menguji orang-orang yang ti- memilih kehidupan dunia ini daripada akhi-
dak beriman. Mayoritas orang biasanya meng- rat nanti. Tentu saja barangsiapa yang berpe-
ikuti hal-hal yang umum dilakukan oleh rilaku seperti ini sebenarnya mereka hanya
masyarakat. Mereka menerima begitu saja menipu diri mereka sendiri.
bahwa perilaku umum yang berlaku di tengah Di dalam al-Qur’an Allah memberi tahu
masyarakat sebagai suatu hal yang benar. kepada kita alasan-alasan mengapa orang-
Pemikiran yang sama lebih jauh lagi meng- orang jahiliah ini merupakan kelompok ma-
anggap bahwa mayoritas mewakili kebenaran yoritas di tengah-tengah masyarakat dan
absolut sedangkan posisi yang diambil oleh memperingatkan kepada orang-orang ber-
pihak yang minoritas akan disikapi dengan iman agar tidak menjadikan kriteria ini untuk
keragu-raguan dan kehati-hatian. Singkatnya, diri mereka:
maksud kami adalah: ketika diseru ke jalan
yang benar, oleh petunjuk dari Allah, orang-
9 10
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Dan jika kamu menuruti kebanyakan Sikap yang diambil oleh orang-orang
orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya beriman dalam mencari kebenaran dijelaskan
mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. di dalam al-Qur’an:
Mereka tidak lain hanyalah mengikuti pra-
sangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah
berdusta (terhadap Allah).

“Dan sesungguhnya di antara kami ada


orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-
orang yang menyimpang dari kebenaran.
“Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang Barangsiapa taat, maka mereka itu benar-
lebih tahu tentang orang yang tersesat dari benar telah memilih jalan yang lurus.” (Q.s.
jalan-Nya, dan Dia lebih tahu tentang orang- al-Jin: 14).
orang yang mendapat petunjuk.”
(Q.s. al-An‘am: 117). ♦ Sepanjang Sejarah, Orang-orang Jahiliah
Senantiasa Telah Diberi Peringatan

“Dan sebagian besar dari mereka hanya


mengikuti prasangka. Sesungguhnya pra-
sangka itu tidak sedikit pun berguna untuk “Barangsiapa berbuat sesuai dengan
mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia
Maha Mengetahui apa yang mereka kerja- berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya
kan.” (Q.s. Yunus: 36).

11 12
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka dari-Nya. Lewat para rasul-Nya, Allah mem-
sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) beritahukan kepada manusia bahwa tidak ada
dirinya sendiri. Dan seseorang yang berdosa tuhan selain Dia dan mengingatkan kepada
tidak dapat memikul dosa orang lain, dan mereka akan Hari Pengadilan.
Kami tidak akan mengazab sebelum Kami
mengutus seorang rasul.” (Q.s. al-Isra’: 15).

“Lalu Kami utus kepada mereka, seorang


rasul dari kalangan mereka sendiri (yang ber-
kata): ‘Beribadahlah kepada Allah, sekali-
kali tidak ada tuhan selain Dia. Mengapa
“Dan Tuhanmu tidak akan menghancur- kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?’.”
kan kota-kota, sebelum Dia mengutus di (Q.s. al-Mu’minun: 32).
ibukota itu seorang rasul yang membacakan Hal lain yang perlu disebut di sini: orang-
ayat-ayat Kami kepada mereka; dan tidak orang jahiliah memang sengaja berkeras
pernah (pula) Kami membinasakan kota- dalam mempertahankan cara berpikir mereka
kota; kecuali penduduknya melakukan keza- yang primitif. Mereka memperlihatkan kegi-
liman.” (Q.s. al-Qashash: 59). gihan yang tidak masuk akal dalam ketaat-
Ayat-ayat di atas menunjukkan satu fakta: annya mengikuti agama jahiliah, meskipun
telah diutus seorang rasul kepada tiap masya- para rasul telah memberikan penjelasan-pen-
rakat jahiliah untuk menyampaikan risalah jelasan yang jelas kepada mereka akan adanya
Allah. Oleh karena rahmat-Nya yang tidak Allah dan akhirat. Dalam ayat lain diceritakan
terbatas, Allah tidak menghukum suatu kaum bagaimana sikap yang umumnya ditunjukkan
yang belum sampai kepada mereka risalah

13 14
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

oleh tokoh-tokoh dari masyarakat jahiliah kerakusan yang lebih besar lagi dan bukannya
terhadap risalah Ilahi: menimbulkan ketentraman dalam pikiran.
Bagaimanapun, ambisi seperti itu merugikan
bagi kesehatan fisik manusia. Ambisi-ambisi
juga membuatnya kehilangan nilai-nilai mo-
ral. Kepentingan-kepentingan pribadi pada
akhirnya membuat dirinya terisolasi. Meski-
pun berada di tengah-tengah orang banyak,
“Dan demikianlah, Kami tidak mengutus orang-orang jahiliah merasa dirinya sendirian
sebelum kamu seorang pemberi peringatan dan tidak aman, tidak pernah mendapatkan
pun dalam satu negeri, melainkan orang- kawan-kawan sejati. Faktor-faktor ini beserta
orang yang hidup mewah di negeri itu ber- kesulitan-kesulitan lainnya (akan dikaji pada
kata, ‘Sesungguhnya kami mendapati bapak- seksi-seksi berikutnya) menjadi sebab utama
bapak kami menganut suatu agama dan kekecewaan. Dalam kondisi ini, hidup ini ber-
sesungguhnya kami adalah pengikut jejak- ubah menjadi beban daripada sumber kebaha-
jejak mereka’.” (Q.s. az-Zukhruf: 23). giaan dan kesenangan.
♦ Mereka Habiskan Hidup Mereka dalam Inilah sesungguhnya yang menimpa orang-
Kesulitan dan Penderitaan yang Berat orang jahiliah sebagai hasil dari pilihan me-
reka sendiri. Meskipun demikian, lepas dari
Orang-orang jahiliah mencurahkan sege-
apa yang menimpa mereka, mereka tidak
nap harapan dan mimpi-mimpi mereka untuk
menyadari apa yang sedang terjadi dalam
dunia ini saja dan melupakan akhirat. Walau-
hidup mereka. Sebagian besar dari mereka
pun demikian, kecintaan mereka pada kehi-
hanya menyadarinya setelah menghabiskan
dupan di dunia ini kerap kali mengarah pada
seluruh hidupnya yang dicurahkan untuk
ambisi yang tidak terkendali. Kesuksesan dan
kesenangan-kesenangan duniawi, pada waktu
kekayaan hanya membangkitkan ambisi dan
mereka merasa ajal sudah tiba. Malang bagi
15 16
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

mereka, bagaimanapun, ini sudah sangat Di sisi lain, orang-orang beriman yang
terlambat. Sekalipun demikian, kesedihan ini menghabiskan hidup mereka di jalan Allah
tidak berakhir sampai di sini. Allah memberi akan dikaruniai kehidupan yang indah baik
tahu kepada kita bahwa bukan hanya di dunia di dunia ini maupun di akhirat nanti:
ini saja mereka merugi. Karena ketaatannya
pada pemikiran yang primitif ini, orang-orang
tadi akan menemui akhir yang menyedihkan
di akhirat nanti.
“Maka Allah memberi mereka pahala di
dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan
Allah menyukai orang-orang yang berbuat
kebaikan.” (Q.s. Ali Imran: 148).

“Sungguh benar-benar rugi orang-orang


yang mendustakan pertemuan dengan Allah;
sehingga apabila Kiamat datang kepada
mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata:
‘Alangkah besarnya penyesalan kami atas “Katakanlah: ‘Siapakah yang mengha-
kelalaian kami tentang Kiamat itu!’, sambil ramkan perhiasan dari Allah yang telah Dia
mereka memikul dosa-dosa di atas punggung- keluarkan untuk hamba-hamba-Nya dan
nya. Ingatlah, amat buruk apa yang mereka (siapa pulakah yang mengharamkan) rezeki
pikul itu.” (Q.s. al-An‘am: 31). yang baik?’ Katakanlah: ‘Semua itu (disedia-
kan) untuk orang-orang yang beriman dalam

17 18
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) membatasi keberadaan mereka hanya di dunia
di hari Kiamat.’ Demikianlah Kami menje- ini saja. Ini punya satu makna: menerima
laskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang dunia yang fana ini sebagai hakikat, dan oleh
mengetahui.” (Q.s. al-A‘raf: 32). karenanya tidak menyiapkan diri untuk akhi-
Ayat ini dimulai dengan: rat ... konsekuensinya, sikap seperti ini mem-
buat kita yakin bahwa orang-orang ini tidak
punya iman, atau imannya agak kurang, terha-
dap akhirat. Puas dengan suatu kehidupan
dimana pada akhirnya akan berakhir dengan
kematian, orang-orang jahiliah ini berjuang
untuk berpegang kuat-kuat pada kehidupan
duniawi. Mentalitas orang-orang ini dinyata-
“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan kan di dalam al-Qur’an dengan kata-kata yang
mereka bertakwa. Mereka mendapatkan keluar dari mulut mereka sendiri:
berita gembira di dalam kehidupan dunia dan
dalam (kehidupan) akhirat. Tidak ada per-
ubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji)
Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan
yang besar.” (Q.s. Yunus: 63-4).
“Kehidupan itu tidak lain hanyalah kehi-
♦ Mengapa Mereka Lebih Menyukai dupan kita di dunia ini, kita mati dan kita
Kehidupan Primitif? hidup dan sekali-kali tidak akan dibangkit-
• Karena Mereka Mengira Segalanya kan lagi.” (Q.s. al-Mu’minun: 37).
Terbatas pada Kehidupan Ini Saja Mereka yang punya keyakinan seperti itu
Salah satu karakteristik jahiliah yang tidak memperhatikan batas-batas yang dite-
diwariskan adalah cara berpikir mereka, yang tapkan oleh Allah, dan dengan demikian tidak

19 20
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

memperlihatkan ketaatan kepada perintah- masa depan. Pikiran tentang hal ini menyi-
perintah-Nya. Pemahaman seperti itu didasari bukkan setiap saat di dalam kehidupannya.
oleh hasrat untuk menjadi lebih unggul se- Satu-satunya cara untuk memetik manfaat
mata-mata hanya di dunia ini saja, dengan dari karunia-karunia yang ada di dunia ini
melupakan akhirat. adalah dengan pemahaman yang mendalam
Dalam hal ini, ada satu kesalahan mendasar mengenai fakta bahwa karunia-karunia tadi
yang dibuat oleh orang-orang ini: mereka merupakan anugerah dari Allah. Barangsiapa
lebih suka cara hidup seperti itu dengan alasan yang memahami hal ini pasti tahu bahwa
untuk mendapat lebih banyak lagi dalam karunia-karunia ini sifatnya hanya sementara
kehidupan ini. Walaupun demikian, konse- saja dan sangat kecil bila dibandingkan de-
kuensi-konsekuensinya terbukti sebaliknya. ngan karunia-karunia di akhirat kelak.
Bukan saja tidak mendapatkan manfaat- Di sini timbullah sebuah pertanyaan pen-
manfaat materi dan spiritual, mereka sulit ting: “Tidakkah mereka merasa frustrasi dan
mendapatkan kesenangan dari keuntungan- akhirnya memahami misteri kehidupan ini?”
keuntungan duniawi. Atau, “Begitu mereka paham bahwa mereka
Hal ini semata-mata karena — akibat dari tidak dapat bersenang-senang di dunia ini,
ketidaksensitifan mereka akan kebutuhan mengapa mereka masih saja mempertahankan
untuk menyibukkan diri dengan mengingat mentalitas ini?” Jawaban yang diberikan oleh
Allah — Allah mencabut kembali karunia- al-Qur’an atas pertanyaan-pertanyaan ini di-
karunia-Nya dari mereka atau memasukkan nyatakan dengan terang:
rasa takut yang tiada berkesudahan di dalam
hati mereka akan kehilangan karunia-karunia
tadi. Ini jelas merupakan situasi yang menyu-
sahkan karena mereka tidak pernah dapat
menghilangkan kecemasan mereka tentang

21 22
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“Yang demikian itu disebabkan karena nafas terakhirnya. Kenyataan tersebut dite-
sesungguhnya mereka mencintai kehidupan rangkan oleh ayat di bawah ini:
di dunia lebih dari akhirat, dan bahwasanya
Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum
yang kafir.” (Q.s. an-Nahl: 107).

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini me-


lainkan senda gurau dan main-main. Dan
“Allah meluaskan rezeki dan menyempit- sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya
kannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Me- kehidupan, kalau mereka mengetahui.”
reka bergembira dengan kehidupan di dunia, (Q.s. al-‘Ankabut: 64).
padahal kehidupan dunia itu (dibanding
dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kese-
nangan (yang sedikit).” (Q.s. ar-Ra‘d: 26).
Ayat-ayat ini mengungkapkan alasan di
balik cara berpikir primitif yang berlaku di
tengah-tengah masyarakat jahiliah: cinta du-
nia dan lupa akan akhirat. Berlawanan dengan
keyakinan ini; bagaimanapun, kehidupan ini
hanyalah sebuah skenario yang didisain un- “Dijadikan indah pada (pandangan)
tuk menguji manusia. Kehidupan yang se- manusia kecintaan kepada apa-apa yang
sungguhnya adalah kehidupan yang akan diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak,
dimulai begitu seseorang menghembuskan harta yang banyak dari jenis emas, perak,

23 24
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan paling mewah di dunia, atau bepergian ke
sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di tempat-tempat liburan paling menyenangkan
dunia; dan di sisi Allahlah tempat kembali di dunia ini. Singkatnya, dia bisa saja mem-
yang baik (surga).” (Q.s. Ali Imran: 14). perturutkan nafsunya untuk setiap kesenang-
Di dalam ayat-ayat ini Allah menggambar- an yang dapat diperoleh dengan uang. Namun
kan godaan-godaan yang khas yang membuat kekayaan materi seperti itu tidak pernah men-
manusia begitu tergila-gila padanya, misalnya datangkan kedamaian di dalam pikiran dan
uang dan kemilikan. Namun kekayaan materi perasaan aman yang diperlukannya. Apa saja
tidak membawa kedamaian dan kepuasan. yang telah dicapainya tidak pernah dapat me-
Upaya-upaya untuk mendapatkan cinta sejati muaskan nafsu besarnya dan membuatnya
dan penghargaan seringkali terbukti sia-sia. bahagia. Sekalipun sudah punya segala hal
Persahabatan sejati juga tetap dicari dengan yang diperlukannya, dia masih saja mencari-
susah payah namun tidak pernah ditemukan cari alasan untuk mengeluh.
di kalangan masyarakat jahiliah. Semua hal Ambisi tidak dapat dielakkan lagi merupa-
itu tidak dapat diraih karena cinta, penghar- kan sumber kerusakan moral yang parah.
gaan, dan persahabatan hanya bisa diraih tat- Desakan untuk mendapatkan uang mendo-
kala seseorang punya perilaku yang bertang- rong orang untuk menipu, berbohong, me-
gung jawab terhadap Penciptanya, yaitu de- mentingkan diri sendiri, melakukan praktik-
ngan cara berusaha mencapai kesempurnaan praktik yang zalim, dan perilaku-perilaku
akhlak. Seorang yang beriman dan berakhlak menyimpang lainnya, yang menyebabkannya
mulia akan meninggalkan sebuah kesan yang menjadi gusar dan merasakan ketegangan dan
positif pada orang-orang lain dan membangun kegelisahan.
ikatan kepercayaan; inilah sebenarnya dasar Di dalam al-Qur’an, alasan lain bagi masya-
cinta dan penghargaan sejati. Seseorang yang rakat jahiliah untuk bersikukuh dengan
kehilangan nilai-nilai moral ini bisa saja de- pemahamannya yang dangkal ini dinyatakan
ngan cepat menumpuk kekayaan, punya vila karena gemar berbangga-bangga:
25 26
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

yang dimasukinya, itu semua bisa dijadikan


bahan untuk berbangga-bangga. Kehidupan
yang hanya terbatas 60 atau 70 tahun ini pun
dihabiskan dalam rangka memenuhi ambisi
“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehi- seseorang akan kekayaan, kesuksesan, atau
dupan dunia itu hanyalah permainan dan apa pun bentuk kemakmuran. Dengan mem-
suatu yang melalaikan, perhiasan dan berme- pertimbangkan bahwa alasan utama dari
gah-megah antara kamu serta berbangga- hasrat ini adalah untuk pamer kepada orang
banggaan tentang banyaknya harta dan lain yang juga lemah dan akan mati sebagai-
anak.” (Q.s. al-Hadid: 20). mana orang-orang lainnya, adalah suatu hal
yang mesti dipikirkan. Setelah itu, seseorang
Isu apa pun yang berkaitan dengan kehi-
hendaknya janganlah mengambil risiko kehi-
dupan dunia ini dapat dijadikan bahan untuk
langan kehidupan yang kekal abadi hanya
berbangga-bangga. Orang-orang begitu suka
demi mencari kesan yang baik di mata orang
untuk mendapatkan penghargaan dari orang
lain di dunia ini.
lain sehingga hidup mereka ini pun menjadi
sebuah pencarian untuk bisa memperoleh hal- • Karena Mereka Lebih Suka Berupaya
hal yang dapat dibangga-banggakan. Pendi- Keras Menuruti Hasrat Kesia-siaan
dikan yang baik, punya status yang terhormat Mereka Sendiri daripada Mesti Bersikap
di tengah masyarakat, menikah dengan sese- Bijak
orang yang berasal dari kalangan keluarga Jika ada satu hal yang perlu diingat menge-
yang terkemuka, atau bahkan memiliki anak- nai alasan-alasan untuk mengejar sebuah ke-
anak, bagi orang-orang jahiliah merupakan hidupan yang primitif manakala semua yang
hal-hal penting yang di antaranya bisa dijadi- lainnya dilupakan, maka hal itu tentunya ada-
kan bahan untuk berbangga-bangga. Keca- lah kecenderungan dari orang-orang jahiliah
kapan atau kecerdasan anak, sekolah-sekolah untuk mengikuti hawa nafsu mereka sendiri.

27 28
MENGENALI MASYARAKAT JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Allah mengilhamkan kepada jiwa manusia nya. Dan sungguh rugi orang yang mengotori-
dengan dua hal, keduanya memiliki tabiat nya.” (Q.s. asy-Syams: 7-10).
yang saling bertentangan. Salah satu ilham ini Dalam suatu upaya yang dicurahkan untuk
membisikkan kepada jiwa suatu kesadaran mengidentifikasi dan mendefinisikan masya-
mengenai apa yang benar dan apa yang salah. rakat jahiliah dari setiap aspeknya, perbedaan
Jika seseorang mendengarkan suara dari pe- antara nurani dan nafsu perlu disebutkan se-
tunjuk Ilahi ini, yang ada dalam kesadaran- cara khusus. Karena alasan utama seseorang
nya, dia tidak akan menyimpang dari jalan menjadi jahil adalah kecenderungannya da-
yang benar dan akan tetap bersikap bijak dan lam bertingkah laku dan mengejar hawa
berpandangan jernih. Bisikan lainnya, berla- nafsunya dan dia sama sekali mengabaikan
wanan dengan itu, mengajak kepada seseorang bisikan yang mengajaknya kepada petunjuk
untuk menuruti sisi negatif dari jiwanya. Ilahiah.
Kedua suara ini sebenarnya adalah nurani dan Bertentangan dengan harapan-harapan
nafsu (an-nafs). Fakta ini dinyatakan di dalam yang tinggi, suatu kehidupan yang ditandai
al-Qur’an: dengan kegemaran untuk mengejar keun-
tungan duniawi secara spiritual tidak ada
gunanya.

“(Demi) diri dan penyempurnaan (cipta-


an)nya. Maka Allah memberi ilham kepada
diri itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
Sungguh beruntung orang yang menyucikan-

29 30
KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

dia tidak akan mau kehilangan sebuah kehi-


dupan yang abadi. Meskipun demikian, ada
juga beberapa orang yang terpesona dan di-
butakan oleh pesona dunia ini, yang hanya
lewat dalam sekejap mata saja.
Dengan memilih kehidupan yang seperti
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH ini untuk mencari keuntungan-keuntungan
pribadi, kelak orang-orang ini segera menya-
dari bahwa ini bukanlah suatu cara yang dapat

M ANA yang lebih Anda sukai antara diandalkan untuk mencapai tujuan mereka.
kehidupan sempurna yang terhormat, Setelah itu, dalam perjalanan hidup mereka,
aman dan nyaman, di mana konsep waktu apa pun yang mereka kerjakan atau ke mana-
tidak jadi masalah ataukah kehidupan tidak pun mereka pergi, mereka tidak pernah ber-
sempurna yang hanya terbatas selama lima hasil menghindar dari penderitaan dan kesu-
atau enam dekade saja? Sementara, ingat baik- litan. Namun pemahaman mengenai realitas
baik bahwa dekade pertama dari kehidupan ini kerapkali datangnya sudah terlalu ter-
itu akan berlalu dalam masa kanak-kanak lambat; biasanya pada waktu seseorang keda-
yang naif dan dekade terakhirnya menghadapi tangan ajalnya, barulah orang itu paham bahwa
masalah kemerosotan kesehatan dan masalah- dia telah salah pilih namun sudah tidak dapat
masalah yang berkaitan dengan usia lanjut diulang lagi.
lainnya. Kehidupan dunia ini, dengan segala per-
Tidak diragukan lagi seseorang yang bijak- hiasannya, hanya memberikan kepuasan seka-
sana akan lebih memilih sebuah kehidupan darnya saja; tidak lebih dari sekadar untuk
sempurna yang terhormat, aman dan nyaman; memenuhi kebutuhan dasar manusia guna
hanya demi sekian dekade yang sebentar saja, bertahan hidup dan bernaung. Di dalam al-

31 32
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Qur’an, Allah menerangkan alasan mengapa individu-individu tertentu. Barangkali ada


manusia lebih suka memilih kehidupan yang saja orang-orang yang tidak ikut terlibat da-
seperti itu: kurangnya kebijaksanaan. Maka, lam praktik-praktik yang tersebut dalam
apakah ciri-ciri gaya hidup ini, yang semata- seksi-seksi berikut di dalam buku ini. Walau-
mata adalah sumber kegelisahan dan kesukar- pun begitu, di sini niatnya adalah untuk me-
an dan mengarah pada azab yang keras untuk nekankan tabiat primitif pemikiran ini yang
selama-lamanya? Kehidupan seperti apakah terungkap dengan sendirinya pada jiwa manu-
yang akan dijumpai oleh orang-orang jahili- sia dengan sejumlah cara: kadang-kadang kita
ah? mengamatinya dalam sikap individual atas
Pada halaman-halaman berikutnya, satu nilai-nilai moral; atau bisa juga dia terlihat
kerangka umum dari lingkungan suasana dengan baik pada gaya hidup atau dunia yang
yang mengelilingi orang-orang jahiliah seperti terpusat pada diri sendiri yang dibangun oleh
itu akan kita jumpai. Tujuannya di sini adalah seseorang bagi dirinya. Tidak penting bagai-
untuk menyingkapkan dangkalnya pema- mana gaya hidup ini terungkap dengan sendi-
haman yang diwarisinya dan untuk memper- rinya, ada satu fakta yang perlu digarisbawahi:
lihatkan betapa rusaknya gaya hidup ini bagi orang-orang yang melalaikan dirinya sendiri
kesejahteraan seseorang baik untuk jangka demi kehidupan duniawi ini, yang sama sekali
pendek maupun jangka panjang. melupakan Hari Pengadilan maka secara
Akan tetapi, sebelum lebih rinci lagi, hen- mutlak dia memperlihatkan keprimitifan ini
daknya diingat bahwa gaya hidup yang di- entah bagaimanapun bentuknya.
gambarkan di sini dilihat dari sudut pandang ♦ Satu Kehidupan yang Monoton
sebuah pemahaman yang umum tentang ma- Mereka yang menerima kejahiliahan ini
syarakat jahiliah. Oleh karenanya, sekalipun cepat atau lambat akan terperangkap oleh
sangat umum dipraktikkan di tengah masya- kemonotonan. Karena tidak mampu mencari
rakat, namun bisa saja tidak berlaku bagi alasannya, akhirnya mereka pun menyerah

33 34
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

sendiri kepada kemonotonan ini dan meneri- beda; keluarga itu berkumpul sama-sama di
manya begitu saja sebagai suatu cara hidup. meja makan sambil membincangkan per-
Sejak saat itu, mereka tidak lagi berusaha cakapan harian. Tidak lama kemudian mereka
untuk memperkaya hidup mereka, dengan pun mulai nonton televisi, lalu mereka pun
membuatnya lebih sehat, lebih nyaman, dan tidur. Dan demikianlah mereka menyiapkan
lebih memuaskan. Mereka menghabiskan diri mereka untuk hari esok yang tidak mem-
hidup mereka sambil menunggu ajal tiba. bawa sesuatu yang baru.
Pada titik ini kemonotonan ini pun mulai Mengetahui bahwa tidak ada yang akan
dijalani oleh orang-orang yang jahil itu. Pada berubah dalam perjalanan waktu membuat
waktu mereka membuka mata untuk me- segalanya makin tidak tertahankan dan men-
nyambut hari yang baru, mereka mendapati jemukan. Mereka mulai tidak menyukai ru-
dirinya disibukkan oleh rutinitas harian. mah mereka, misalnya, sekalipun didekorasi
Banyak orang melihat jam-jam panjang dengan begitu rupa dan antusiasnya. Waktu
mereka di rumah atau pekerjaan sebagai sesu- pada akhirnya menghapus daya tarik rumah
atu yang agak hampa. Tidak ada sesuatu yang itu, mebel-mebelnya, dekorasinya, singkat
besar yang dapat mereka jadikan pegangan kata, apa pun yang mereka sukai. Waktu juga
yang kokoh di tengah-tengah masyarakat ke- membuat seseorang kehilangan rasa kasih
tika mereka mencari-cari sesuatu yang dapat sayang kepada orang-orang di sekitar mereka;
memberikan arti bagi hidup mereka. Pagi- setelah beberapa saat mereka tidak lagi men-
pagi sekali mereka meninggalkan rumah un- dapatkan kesenangan dari hubungan yang
tuk bekerja di mana mereka bertemu lagi de- mereka jalin sebagaimana pada hari-hari yang
ngan orang-orang yang sama dan membicara- lalu. Keluarga dan teman-teman dekat tidak
kan isu-isu yang sama. Begitu pekerjaan usai, lagi mendatangkan kebahagiaan dan keceria-
mereka pulang ke rumah dengan kendaraan an sebagaimana dahulu; orang-orang yang
yang sama, mengambil rute yang sama seperti berada dalam keadaan jahiliah ini hanya ingin
biasanya. Di rumah, tidak ada hal yang ber- lepas dari kebiasaan itu.
35 36
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Alasan utama kemonotonan ini tentu saja tinggal di dunia ini sebentar saja, namun di
adalah karena kecilnya tujuan-tujuan hidup surga, sebuah tempat kebahagiaan abadi,
yang mereka miliki. Bahkan orang paling am- kelak dia akan menerima pahala atas apa yang
bisius di dunia ini pun punya target-target telah diperbuatnya. Dengan demikian, bagi
yang biasa-biasa saja, semua ini adalah hasil orang-orang beriman, adalah suatu hal yang
akhir dari hidup di dunia yang kecil ini: lulus tidak bijaksana untuk membuang-buang wak-
dari sebuah universitas yang bergengsi, men- tu. Sebaliknya, seseorang mendapati bahwa
dapat pekerjaan yang baik, menikah dan hi- setiap saat dalam kehidupan yang terbatas ini
dup bahagia, memasukkan anak-anak ke seko- begitu berharga.
lah, memperbaiki standar-standar kehidupan Seseorang yang mengikuti perintah-perin-
dan akhirnya menunggu mati… Singkatnya, tah al-Qur’an tidak pernah mengalami kemo-
hadir ke dunia ini, bertambah tua, dan me- notonan. Dia adalah orang yang bijaksana
nunggu ajal. yang senantiasa membawa sesuatu yang baru
Melangkah keluar dari batasan target- ke dalam hidupnya. Dia tidak pernah membi-
target ini, yang ditetapkan oleh kultur jahi- arkan orang-orang di sekitarnya atau kehi-
liah, adalah hampir tidak mungkin. Semua dupannya sendiri masuk dalam lingkaran
cita-cita telah dipatok untuk sekian dekade setan. Bahkan dengan sumber-sumber daya
yang singkat dari kehidupan ini. yang terbatas dan dalam masa-masa yang sulit,
Bagaimanapun, seseorang mestinya men- dia senantiasa mencari cara untuk memper-
curahkan segenap daya upaya yang dimiliki- baiki mutu kehidupannya. Di usia tuanya pun
nya untuk menjalankan perintah-perintah antusiasmenya untuk hidup lebih baik tidak
Allah dalam rangka mencapai keridhaan-Nya. pernah lenyap. Keteguhannya untuk meng-
Kehidupan yang dihabiskan di jalan Allah ikuti jalan yang benar akhirnya membawanya
tidak pernah monoton. Setiap saat merupakan pada kehidupan yang mulia di dunia ini dan
sumber keceriaan dan semangat. Dia akan surga di akhirat nanti:

37 38
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“Yang demikian itu karena sesungguhnya


mereka adalah kaum yang tiada mengerti.
(Mereka) seperti orang-orang sebelumnya
yang belum lama telah merasakan akibat
buruk dari perbuatan mereka, dan bagi mere-
ka azab yang pedih.” (Q.s. al-Hasyr: 14-5).
♦ Lingkungan yang Tidak Nyaman
“Dan mereka berkata, ‘Segala puji bagi Orang-orang jahiliah menjalani kehidupan
Allah yang telah menghilangkan duka cita yang sulit. Tentu saja ini adalah konsekuensi
dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar- langsung karena tidak beriman kepada Allah.
benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyu- Dengan tidak mempercayai Allah, mereka
kuri. Yang menempatkan kami dalam tempat kira mereka dapat menghindar dari tanggung
yang kekal (surga) dari karunia-Nya; di jawab mereka terhadap Allah dan masih bisa
dalamnya kami tiada merasa lelah dan lesu’.” bersenang-senang dengan kenikmatan dunia-
(Q.s. Fathir: 34-5). wi. Namun sayangnya, ada satu hal yang sangat
Selain tidak mendapatkan pahala-pahala merisaukan mereka, yaitu stres. Pilihan mereka
seperti itu, orang-orang jahiliah justru mera- untuk menjadi kafir semata-mata bersandar
sakan kejemuan dalam kehidupan mereka. pada asumsi bahwa suatu kondisi di mana tidak
Allah, di dalam al-Qur’an menerangkan ada paksaan untuk berbuat mengikuti makna
alasan-alasan atas sikap semacam itu. mutlak benar dan salah, namun mengikuti
prinsip-prinsip yang ditentukan sendiri akan
mendatangkan kedamaian, kenyamanan dan
suatu kehidupan yang senang dan bahagia.
Akan tetapi, berlawanan dengan harapan me-

39 40
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

reka, yang mereka alami justru membuktikan hal-hal penting atau remeh, dengan mudah
hal yang sebaliknya. membuat mereka menjadi tegang. Khususnya
Sumber utama kesusahan ini adalah rasa situasi yang mereka gambarkan sebagai suatu
tidak aman. Rasa tidak aman ini adalah sebu- kesialan akan menjadi sumber utama stres.
ah konsekuensi dari tidak beriman kepada Namun, yang paling umum bagi orang-
Allah. Orang-orang, yang tidak memikirkan orang ini adalah bahwa mereka merusak kese-
kekuasaan dan kendali Allah atas manusia hatan mental mereka sendiri. Pernyataan-
dan kejadian-kejadian, selalu saja merasa pernyataan yang dimulai dengan “Bagaimana
takut dan tidak nyaman. Tidak menyadari jika ...?” membuat pikiran mereka senantiasa
tentang nasib, yang semata-mata di bawah dipenuhi dengan skenario bencana. Seorang
kendali Allah, mereka berjuang untuk meng- pengusaha, misalnya, menghitung-hitung se-
atasinya di seluruh hidupnya ini. Pemikiran mua kemungkinan konsekuensi gagalnya
ini berpegang bahwa, pada setiap saat, kesialan sebuah pertemuan penting yang akan dise-
dapat saja menimpa mereka sedang mereka lenggarakan pada pekan depan: “Bagaimana
lemah dan tidak berdaya melawannya. jika dia ketinggalan pesawat dan tidak dapat
Mereka punya penyikapan yang negatif menghadiri pertemuan itu tepat waktu?”;
atas semua hal yang terjadi. Mereka dikelilingi “apa nanti kerugian yang akan dideritanya
oleh banyak sekali ketakutan dalam segala hal. dalam situasi seperti ini?”; “bagaimana dia
Dikaburkan oleh stres, pikiran mereka tidak bisa menjelaskan situasi ini kepada bosnya?”
mampu memecahkan masalah-masalah. Akan Ini hanyalah sekelumit pertanyaan-pertanya-
tetapi, jika ditangani dengan kondisi pikiran an yang melintas di dalam benaknya. Namun
yang damai pun, tentu hanya isu-isu kecil saja demikian, perilaku seperti ini tidak hanya
yang dipecahkan. Mereka hampir-hampir terbatas pada satu pokok masalah saja. Penyi-
tidak merasakan kebahagiaan, apa saja yang kapan semacam itu berlaku juga bagi setiap
mereka jumpai dalam hidup mereka, entah itu aspek kehidupan, seperti kesehatan, keluarga
dan kawan-kawan, urusan-urusan kemasyara-
41 42
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

katan dan ekonomi, sekadar menyebut sebagi- kerugian materi, kecelakaan atau sakit tidak
annya. Masalah-masalah imajiner mengenai mempengaruhi keyakinan mereka terhadap
pasangan-pasangan mereka, anak-anak, dan Pencipta mereka, karena mereka tahu bahwa
teman-teman makin menyusahkan mereka. terdapat kebaikan dalam segala hal. Mereka
Orang-orang beriman yang menaati perin- tahu bahwa, selain Allah, manusia tidak punya
tah-perintah al-Qur’an, di lain pihak, merasa- pelindung dan penolong lainnya ... Dalam
kan kedamaian, kesenangan dan kebahagiaan situasi-situasi khusus di mana keadaannya
jauh di dalam hati mereka. Kesadaran akan tidak menguntungkan, mereka segera menya-
adanya Allah dan kekuasaan-Nya membuat dari bahwa ini adalah sebuah ujian dari Allah.
mereka tidak pernah diliputi oleh kesukaran Dan Allah menegaskan pentingnya sikap ini
dan kesusahan. Mereka menangani masalah- dalam ayat berikut:
masalah dengan kebijaksanaan. Jika mengha-
dapi kesulitan apa pun dalam memecahkan
suatu masalah, mereka tidak akan patah sema-
ngat. Mereka tahu bahwa apa pun yang terjadi,
ada kebaikan di dalamnya. Sekali lagi, dalam
kondisi pikiran yang tenang, mereka mencari
jalan untuk memperbaiki situasinya. Dengan “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, pada-
sikap yang demikian, sebagai konsekuensi hal dia amat baik bagimu, dan boleh jadi
langsung keimanan mereka kepada Allah, (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal dia
mereka jauh dari semua gangguan yang ditim- amat buruk bagimu; Allah mengetahui
bulkan oleh stres dan ketegangan atas jasmani sedang kamu tidak mengetahui.”
dan ruhani manusia. (Q.s. al-Baqarah: 216).
Orang-orang beriman tidak pernah kehi- Orang-orang jahiliah amat sangat rentan
langan keyakinan mereka kepada Allah; keadaannya. Stres yang merupakan konseku-
ensi dari pemikiran mereka yang sangat sem-

43 44
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

pit, mengakibatkan kerusakan jasmani dan “Sesungguhnya Allah telah membeli dari
ruhani yang tidak dapat diubah lagi. Semen- orang-orang beriman diri dan harta mereka
tara masih saja memburu kesenangan-kese- dengan memberikan surga untuk mereka.
nangan duniawi, mereka mendapati diri me- Mereka berperang di jalan Allah; lalu mereka
reka dikuasai oleh kesedihan yang berasal dari membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi)
kecemasan-kecemasan mereka yang tidak janji yang benar dari Allah di dalam Taurat,
masuk akal. Selain di dunia ini, mereka pun Injil, dan al-Qur’an. Dan siapakah yang lebih
kehilangan kehidupan yang abadi. Meskipun menepati janjinya selain daripada Allah?
demikian, jika mereka mencurahkan waktu Maka bergembiralah dengan jual beli yang
untuk merenungkan kampung akhirat, dari- telah kamu lakukan itu, dan itulah keme-
pada hanya memikirkan skenario-skenario nangan yang besar.” (Q.s. at-Taubah: 111).
negatif yang hanya kilasan khayalan saja,
♦ Memandang Orang Menurut Kekayaan,
tentu mereka akan memperoleh kebahagiaan
baik di dunia ini maupun di akhirat nanti. Status, dan Keindahan Fisiknya
Orang-orang kaya mendapatkan kehormat-
an yang tinggi dari orang-orang jahiliah.
Makin beruang seseorang, makin dihormati-
lah dirinya.
Nilai-nilai moral, kejujuran, sikap amanah,
dan kesederhanaan tidak mendapat penghar-
gaan di tengah-tengah masyarakat jahiliah.
Hal-hal yang demikian ini sebenarnya bukan-
lah keutamaan-keutamaan yang dipandang
penting oleh kejahiliahan. Uang, yang men-
jadi satu-satunya dasar dalam semua bentuk
relasi dan nilai, memperkenalkan sekumpulan

45 46
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

nilai-nilai moral dan sikap yang benar-benar ah berada. Sejak dini pada masa kanak-kanak,
khas dari masyarakat jahiliah; dalam sistem semua anggota masyarakat seperti itu telah
ini “setiap orang dan setiap barang ada harga- mempelajari nilai-nilai ini dan mulai menja-
nya” dan “tidak ada yang dapat diperoleh se- lani hidup menurut nilai-nilai ini. Setiap
belum dibayar dengan harganya yang pantas”. orang tahu dirinya berasal dari kelas sosial
Karena adanya apa yang disebut sebagai yang mana, dan apa manfaat dan keuntungan
superioritas atau keunggulan ini, masyarakat yang dapat bertambah karena berasal dari
yang berada dalam kondisi jahiliah punya rasa kelas tertentu itu. Kekayaan jelas lebih meng-
kagum yang tidak terlukiskan kepada kelom- untungkan daripada kemiskinan, misalnya,
pok elit yang berada di tengah masyarakat. sebagaimana keuntungan yang dimiliki oleh
Tidak peduli betapapun rusaknya, gaya hidup orang-orang yang berpendidikan dibanding-
mereka dihargai, bahkan ditiru. Berdasarkan kan orang-orang yang buta huruf dan orang
filosofi ini, seseorang, sekalipun moralnya terkenal atas warga biasa. Hal ini menjadi
benar-benar bejat, bisa saja dengan mudah sumber utama kedengkian dan menimbulkan
menempati status yang tinggi dan dihormati perasaan inferior terhadap orang-orang yang
di tengah-tengah masyarakat. tampaknya lebih enak hidupnya dibanding-
Sebagaimana halnya kekayaan, status dan kan yang lainnya ini. Perasaan-perasaan sema-
penampilan pun mendapatkan kekaguman di cam ini mau tidak mau mendorong orang-
tengah-tengah masyarakat yang rusak oleh orang untuk melakukan persaingan yang
kejahiliahan. Seringkali, orang jahiliah meng- tidak ada artinya. Mereka mencurahkan se-
anggap seseorang unggul karena penampil- mua tenaga, kemampuan berpikir, dan waktu
annya yang bagus atau posisi prestisiusnya mereka untuk sibuk dalam perjuangan meraih
dalam bisnis, tanpa sedikit pun punya pikiran status. Kompetisi seperti ini mau tidak mau
tentang bagaimana watak orang itu. Inilah membuat individu-individu lupa akan mak-
sebenarnya sistem di mana masyarakat jahili- sud keberadaan mereka.

47 48
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Sebagai konsekuensi dari indoktrinasi cara agar bisa sukses dalam kompetisi yang
sosial ini, mereka yang dianggap lebih tinggi, keras ini.
merasa punya hak untuk melakukan kontrol Berlawanan dengan kriteria masyarakat
yang menindas atas yang lainnya. Hirarki tidak jahiliah mengenai keunggulan — dengan kata
tertulis yang berlaku di masyarakat memung- lain kekayaan, kekuasaan, dan status — ke-
kinkan seorang tuan tanah untuk menimbul- unggulan yang sesungguhnya membutuhkan
kan kesulitan pada petani penggarap, misal- adanya keimanan dan rasa takut kepada Allah.
nya. Demikian pula, petani penggarap merasa Warna kulit, penampilan yang bagus atau
punya hak untuk menyulitkan pembantunya. kekayaan tidak ada artinya di hadapan Allah.
Sang pembantu pun menjalankan otoritasnya Suatu hari nanti, setiap orang, baik dia miskin
di rumah atas istrinya, dan demikian pula istri atau kaya, cantik atau jelek, akan dibungkus
dari sang pembantu itu atas anak-anaknya. Di di dalam kain kafan sederhana dan diletakkan
dunia mereka sendiri saja, ada hirarki keung- di dalam liang lahad dan jasadnya pun ber-
gulan. Dalam hirarki ini setiap orang tahu ubah menjadi sesuatu yang tidak berarti.
hak-hak individunya dan batasan-batasan Al-Qur’an menetapkan kriteria sesungguh-
“otoritasnya”. nya bagi manusia:
Tentu saja ini adalah sistem yang mengan-
dung cacat bawaan dalam tatanan sosial.
Orang-orang jahiliah ini menegakkan sebuah
sistem dan kemudian menghadapi kesulitan
dalam menyesuaikan diri dengan aturan-
aturan sistem yang mereka buat sendiri itu.
Ini adalah hasil langsung dari suatu pema- “Hai manusia, sesungguhnya Kami men-
haman yang dangkal. Meskipun demikian, ciptakan kalian dari seorang laki-laki dan
daripada menghapus kesalahan mendasar ini, seorang perempuan dan menjadikan kalian
orang-orang jahiliah malah berjuang mencari berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya

49 50
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

kalian saling kenal-mengenal. Sesungguhnya


orang yang paling mulia di antara kalian di
sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa
di antara kalian.” (Q.s. al-Hujurat: 13).
Tinggal di tengah-tengah masyarakat, yang
memiliki kesadaran mendalam akan ajaran al- “Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya
Qur’an ini, tidak diragukan lagi merupakan sendiri-sendiri yang dia menghadap kepada-
sumber kebahagiaan yang sangat besar. Suatu nya. Maka berlomba-lombalah kalian dalam
lingkungan di mana konsep tentang cinta dan berbuat kebaikan. Di mana saja kalian ber-
kehormatan diisolasi dari nilai-nilai materi ada pasti Allah akan mengumpulkan kalian
dan digantikan dengan keutamaan-keutama- (pada Hari Kiamat). Sesungguhnya Allah
an seperti kejujuran, kesadaran moral, dan Mahakuasa atas segala sesuatu.”
seterusnya, secara alami akan mengakhiri (Q.s. al-Baqarah: 148).
kompetisi yang keras ini. Kompetisi semacam
itu mestinya digantikan dengan perjuangan
di jalan Allah. Allah menyatakan keunggulan
mereka yang berjuang di jalan Allah:

“Mereka beriman kepada Allah dan hari


“Mereka beriman
penghabisan, kepada Allah
mereka menyuruh dan hari
kebaikan dan
“Mereka itu bersegera untuk mendapat
penghabisan,
mencegah kemungkaran dan bersegera dan
mereka menyuruh kebaikan me-
kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-
mencegah
ngerjakan berbagai kebaikan; mereka me-
kemungkaran dan bersegera itu
orang yang segera memperolehnya.”
ngerjakan berbagai kebaikan;
termasuk orang-orang mereka itu
yang saleh.”
(Q.s. al-Mu’minun: 61).
termasuk orang-orang
(Q.s. Ali Imran: 114). yang saleh.”
(Q.s. Ali Imran: 114).
51 52
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

♦ Mereka Hidup di Tengah Lingkungan inisiatif untuk memecahkan masalah yang


di Mana Kebijaksanaan dan Nurani dihadapi. Ini adalah karena mereka dibiasa-
Tidak Mendapat Tempat kan untuk memakai pemecahan-pemecahan
Sistem jahiliah ini tidak memberi ruang yang sudah ada. Kekagetan dan berbuat de-
untuk berpikir; artinya hidup tanpa berpikir, ngan ketidakpastian hanyalah sebagian kecil
berbicara tanpa berpikir, membuat keputusan dari konsekuensi akibat tidak menggunakan
tanpa berpikir, melaksanakan tugas tanpa kebijaksanaan atau hati nurani.
berpikir ... Orang-orang jahiliah memandang Demikian pula, orang-orang jahiliah mem-
berpikir itu hanya membuang-buang waktu perlihatkan sikap apatis atas inovasi. Jika
saja, dan lebih penting lagi, menganggapnya tidak di bawah paksaan, mereka menunjuk-
sebagai suatu kesukaran, karena dalam ber- kan keengganan untuk menghasilkan sesuatu
pikir ini perlu menggunakan hati nurani dan yang baru, tidak peduli apa pun subyeknya.
kebijaksanaan, dua konsep yang hanya di- Sebuah contoh dari kehidupan sehari-hari
hargai dalam teori namun tidak pada praktik- akan membuat penjelasan ini menjadi lebih
nya dalam cara hidup jahiliah. Bukannya me- gamblang. Orang-orang jahiliah siap membeli
lakukan penyelidikan yang mendalam, mere- apa pun yang disediakan oleh para perancang,
ka justru menerapkan dan menaati aturan- betapapun menggelikannya. Hanya demi
aturan, prinsip-prinsip, dan adat-istiadat yang supaya bisa mengikuti mode, mereka menge-
mereka buat sendiri, tentu ini adalah satu cara nakan pakaian yang tampak konyol. Mereka
yang mudah untuk menjalani hidup tanpa jarang menggunakan akal sehat mereka agar
tuntutan untuk berpikir. bisa tampil baik. Demikian pula halnya, pilih-
Misalnya, mereka tahu dengan benar apa an dalam mendekorasi rumah, memilih ton-
yang mesti mereka lakukan sepanjang mereka tonan, hiburan, acara TV, dan sebagainya,
diperintah. Dalam kasus di mana situasi daru- semuanya ditentukan oleh kecenderungan-
rat atau tidak terduga, mereka kekurangan kecenderungan umum yang sedang jadi mode.

53 54
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Sudut pandang ini terungkap dengan sen-


dirinya melalui berbagai cara dalam kehidupan
sehari-hari. Ketika berjumpa dengan penge- “Yang demikian itu karena sesungguhnya
mis yang menadahkan tangannya di jalanan, mereka adalah kaum yang tidak berakal.”
mereka tidak dapat menepi, namun memberi (Q.s. al-Hasyr: 14).
uang. Bagaimanapun, ini adalah suatu per- Di lain pihak, orang-orang beriman adalah
buatan refleks, yang merupakan hasil dari mereka yang memiliki pandangan mengenai
suatu proses pembelajaran dibandingkan pentingnya kebijaksanaan dan nurani. Dalam
sebuah keputusan yang jernih. Bagaimana- setiap segi kehidupan, mereka memetik man-
pun, dalam situasi yang sama sekali berbeda, faat ini sebesar mungkin. Mereka merenung-
mungkin saja mereka akan berperilaku secara kan setiap kejadian yang menimpa mereka
tanpa dipikirkan dan tanpa disadari. Dalam dan mengambil tindakan yang bijaksana dan
kehidupan sehari-hari, ada kemungkinan matang. Orang-orang beriman juga mengam-
untuk menyaksikan ratusan contoh lainnya bil pelajaran dari kejadian-kejadian ini dan
dari perbuatan-perbuatan refleks ini. Esensi mengumpulkan pengalaman-pengalaman
dari pokok pembahasan ini adalah bahwa berharga untuk digunakan kelak di kemudian
konsekuensi-konsekuensi dari kebiasaan yang hari. Mereka tidak pernah melakukan perbu-
berjalan tanpa dipikirkan ini dapat menjadi atan-perbuatan berdasarkan adat-istiadat
lebih serius daripada yang dapat dibayangkan. tanpa lebih dahulu mempertanyakannya. Jika
Akan tetapi, tentu saja kekurangan yang pa- sistem yang diturunkan kepada mereka benar-
ling serius dari segalanya adalah adanya pema- benar memberikan manfaat, mereka mengam-
haman yang sangat kurang mengenai ke- bilnya. Sementara itu, mereka tidak akan mem-
agungan Allah dan adanya kampung akhirat. biarkan komponen-komponen dari sistem ini
Di dalam al-Qur’an, sebab adanya karakteris- — yang tidak dapat dikerjakan — untuk
tik-karakteristik masyarakat jahiliah ini secara mempengaruhi kehidupan mereka, dan tidak
sederhana disebutkan:

55 56
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

menyia-nyiakan waktu untuk mengubah atau liah prinsip dasar yang diterapkan bukan di-
memperbaiki kondisi jika memang diperlu- tujukan untuk mencapai perilaku sosial yang
kan adanya perbaikan. Yang lebih penting luhur dan karenanya bukan diadakan untuk
lagi, hidup mereka terasa damai dan berman- memancing reaksi apa pun dari masyarakat.
faat di dunia ini, dan juga memperoleh keba- Secara keseluruhan benar-benar terbuka un-
hagiaan selama-lamanya berkat kematangan tuk melakukan perbuatan yang salah, selama
sikap mereka. tidak diketahui oleh umum. Orang-orang
Ini adalah keuntungan-keuntungan hakiki jahiliah menyampaikan pidato-pidato menge-
bila mau menggunakan hati nurani dan kebi- nai perilaku dan akhlak yang luhur, atau se-
jaksanaan. cara keras mengecam mereka yang punya
pandangan berbeda. Meskipun demikian,
♦ Kemerosotan mereka sendiri melanggar nilai-nilai ini begi-
Apa yang dimaksud dengan “nilai-nilai tu mereka yakin bahwa tidak ada orang yang
moral” adalah konsep-konsep yang diper- melihat mereka.
kenalkan oleh agama sehingga membuat Sesungguhnya inilah dasar utama tempat
hidup ini indah dan berguna. Kapan pun ter- meletakkan filosofi mereka. Mereka tidak per-
jadi penyimpangan atas nilai-nilai ini, kita nah berpikir bahwa Allah setiap saat ada ber-
menghadapi sebuah gambaran masyarakat sama mereka; mereka tidak pernah memba-
yang benar-benar buruk. Pertama-tama, yangkan bahwa Dia melihat setiap perbuatan
dalam sebuah lingkungan di mana tidak ada yang mereka kerjakan dan mendengar setiap
aturan dan batasan yang ditaati, terjadilah kata yang mereka ucapkan. Mereka mengang-
hukum rimba. Dalam sistem ini, setiap orang gap bahwa kemerosotan adalah sebuah cara
menerapkan aturan dan prinsip-prinsipnya hidup modern.
sendiri, berdasarkan kriteria yang sangat Mereka takut dipermalukan jika mereka
beragam. Di tengah-tengah masyarakat jahi- tidak membuat citra seorang yang modern.

57 58
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Citra ini secara esensial mencemooh nilai-


nilai moral seperti kejujuran. Seseorang, mi-
salnya, yang mengembalikan uang yang dite-
mukannya di jalan kepada pemiliknya justru
akan ditertawakan. Dalam situasi seperti itu, “Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim
perilaku yang dianut oleh orang-orang jahili- kepada manusia sedikit pun, akan tetapi
ah adalah tidak mengembalikan uang itu. manusia itulah yang berbuat zalim kepada
Padahal contoh ini hanya mencerminkan satu diri mereka sendiri.” (Q.s. Yunus: 44).
aspek dari pemahaman masyarakat jahiliah Dalam sebuah masyarakat yang orang-
tentang nilai-nilai moral. Konsep-konsep orangnya berpegang teguh pada nilai-nilai
seperti kejujuran dan kedermawanan juga agama, mereka berperilaku secara bertang-
kehilangan maknanya. Kepalsuan dan dusta gung jawab terhadap satu sama lain karena
dianggap normal. Seseorang bisa saja melaku- mereka takut kepada Allah. Mereka tidak per-
kan perampokan karena dia menganggap nah berlaku tidak jujur dan tidak tulus, dan
perbuatan itu tidak ada salahnya. Demikian tentu saja tidak pernah berbuat hal-hal yang
pula, seseorang dapat berbohong kapan saja keterlaluan sehingga menyusahkan kehidup-
dia mau. Dalam sistem ini orang lain tidak an orang lain. Nilai-nilai moral menjadi dasar
berhak untuk merasa keberatan karena mere- semua sikap dan perbuatan.
ka sendiri juga berhak untuk berbuat dengan
bebas sesuai dengan nilai-nilai moral yang ♦ Hubungan Berdasar atas Kepentingan
dianutnya sendiri-sendiri. daripada atas Kejujuran dan Ketulusan
Al-Qur’an menjelaskan bahwa orang-orang Hubungan-hubungan yang dilatari oleh
yang berpegang teguh pada nilai-nilai moral kepentingan juga merupakan ciri khas masya-
zaman jahiliah mengalami penderitaan kare- rakat jahiliah, sehingga tidak memungkinkan
nanya: terbentuknya jalinan persahabatan yang sejati.
Persahabatan sejati menuntut adanya sikap

59 60
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

pengorbanan dan kepedulian atas orang lain; akan menghilang begitu saja. Mereka pun
seseorang harus mempertimbangkan keperlu- bersikap demikian pula kepada orang lain.
an dan kepentingan orang lain daripada Begitulah, dalam seluruh hidupnya mereka
keperluan dan kepentingannya sendiri dan mengeluh karena tidak mendapatkan kawan-
mengupayakan bagaimana caranya untuk kawan sejati di sekeliling mereka.
mendatangkan ketentraman dan kenyamanan Orang-orang jahiliah hanya mau berkor-
bagi orang lain itu. Akan tetapi, sikap yang ban demi kawan-kawan mereka tatkala mere-
sensitif seperti ini sama sekali bertentangan ka yakin akan memperoleh keuntungan de-
dengan pemahaman orang-orang jahiliah. ngannya. Untuk selang beberapa waktu, me-
Pemikiran primitif mereka menuntut penge- reka seolah-olah adalah seorang kawan yang
jaran kepentingan-kepentingan pribadi yang setia. Namun, begitu manfaat yang diperoleh
tiada puas-puasnya karena adanya kesalah- dari hubungan itu telah berhasil dipetik me-
pahaman bahwa hidup ini singkat dan dunia reka pun bersikap dingin dan menjauh, meng-
ini adalah sebuah tempat yang sementara. isyaratkan bahwa mereka tidak lagi membu-
Bagaimanapun, penalaran ini membawa tuhkan jalinan itu.
petaka daripada manfaat. Kesulitan yang Sungguh ini adalah suatu proses yang
ditimbulkan oleh sikap yang mementingkan lumrah. Memang menarik bahwa tidak ada
diri sendiri ini begitu besar pengaruhnya atas seorang pun mengecam yang lainnya atau
mereka. Di sepanjang hidupnya, mereka harus menentang sistem ini karena semua anggota
menghabiskan waktunya di tengah-tengah masyarakat jahiliah ini berpikir dengan cara
lingkungan di mana mereka tidak pernah yang sama. Bahkan pernikahan dan jalinan
mendapatkan cinta kasih dan penghargaan di antara keluarga-keluarga dekat pun dilan-
yang sejati. Mereka selalu sadar bahwa persa- dasi oleh sistem ini. Daripada saling memberi-
habatan mereka dilandasi adanya kepentingan kan kepercayaan, cinta kasih dan penghar-
imbal balik. Mereka tidak ragu bahwa pada gaan, kedua belah pihak justru melakukan
masa-masa susah, kawan-kawan mereka itu
61 62
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

penyikapan terhadap satu sama lain dengan dari kerusakan besar yang ditimbulkan oleh
niat untuk saling memetik manfaat. Kaum kekafiran yang menimpa suatu masyarakat
wanita umumnya memandang pernikahan yang diliputi oleh kejahiliahan.
sebagai sebuah jaminan bagi masa depannya. Pemikiran yang terbalik-balik ini juga
Rekening bank dari calon suami dalam ba- diturunkan kepada generasi-generasi yang
nyak kasus sering dijadikan asuransi kehidup- lebih muda. Terpengaruh oleh para orangtua-
an. Meski tidak pernah dinyatakan secara nya, anak-anak pun mulai melihat orangtua
terang-terangan, pernikahan dianggap sebagai mereka sebagai para pemberi nafkah yang
sebuah kontrak. Jika sang pria kaya, maka merawat diri mereka, menyekolahkan mere-
sang wanita menganggap dirinya telah ber- ka, dan akhirnya mengatur agar mereka dapat
hasil. Sang pria juga merasa begitu dan merasa memperoleh profesi yang terhormat. Demiki-
bahwa dialah yang justru menipu sang wanita. an pula sebaliknya, para orangtua melihat
Sebagaimana dalam semua bentuk transaksi, anak-anak mereka sebagai investasi. Tujuan
dia siap memetik beberapa manfaat; istrinya akhir mereka adalah agar kelak ada seseorang
yang cantik itu dapat dijadikan bahan untuk yang akan merawat mereka ketika sudah lan-
berbangga-bangga. Setidak-tidaknya dia jut usia nanti. Niat-niat ini, tidak pernah di-
punya jaminan ada seseorang yang tinggal di utarakan secara terang-terangan namun terasa
rumah dan bersedia menghabiskan seluruh dan dialami begitu intensnya, memenuhi
hidupnya dengan sabar untuk melakukan benak semua individu di kalangan masyarakat
pekerjaan rumah tangga, menyetrika pakaian- jahiliah.
nya, dan mengurusi anak-anak. Sebagaimana telah kita saksikan, yakin
Sistem seperti itu tentu saja adalah kon- karena telah melakukan yang terbaik demi
sekuensi yang tidak terelakkan karena men- kehidupan mereka, semua anggota dari ma-
jauhi cara pandang yang islami. Melihat orang syarakat yang demikian itu, tanpa kecuali,
lain sebagai sarana untuk mencapai tujuan- menyesuaikan diri dengan aturan itu. Bagai-
tujuan tertentu tentu saja adalah suatu bagian
63 64
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

manapun, ini adalah sebuah kerugian yang “Dan sesungguhnya kalian datang kepada
sangat besar karena tidak mengalami keakrab- Kami sendiri-sendiri sebagaimana kalian
an dan kejujuran sejati bahkan dengan pa- Kami ciptakan pada mulanya, dan kalian
sangan hidup atau anak-anak sendiri. Menya- tinggalkan di belakang kalian (di dunia) apa
dari bahwa anggota-anggota keluarga yang yang telah Kami karuniakan kepada kalian;
dekatpun juga saling mendekati satu sama dan Kami tidak melihat bersama kalian pem-
lain dengan niat-niat yang sifatnya materialis- beri syafaat yang kalian anggap bahwa mere-
tis tentu saja menimbulkan kepedihan batin. ka itu sekutu-sekutu Allah di antara kalian.
Namun demikian, rasa sakit yang berasal Sungguh telah terputuslah pertalian antara
dari mental yang rusak pada masyarakat jahi- kalian dan telah lenyap daripada kalian apa
liah ini tidak hanya terbatas pada kasus-kasus yang dahulu kalian anggap (sebagai sekutu
yang sudah disebutkan tadi saja. Kesendirian Allah).” (Q.s. al-An‘am: 94).
yang dirasakan di sini di dunia ini juga ber- Tatkala seseorang berserah diri kepada
langsung untuk selama-lamanya. Allah sudah Allah, maka Dia akan melindunginya. Orang
memperingatkan manusia atas kekecewaan ini akan menjadi sahabat-sahabat sejati dari
seperti ini: semua nabi, para malaikat, dan segenap orang-
orang beriman:

65 66
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“Dan barangsiapa menaati Allah dan penghargaan sejati terhadap orang lain, pada
Rasul-Nya, mereka akan bersama orang- akhirnya diperkenalkan sebagai suatu cara
orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, hidup yang demikian. Situasi ini tampak
yaitu para nabi, para shiddiqin, orang-orang nyata dalam pernikahan di mana para pasang-
yang mati syahid, dan orang-orang saleh. an ini tidak lagi memiliki rasa saling meng-
Dan mereka adalah sebaik teman.” hargai. Begitu menikah, kedua belah pihak
(Q.s. an-Nisa’: 69). tidak ragu-ragu lagi untuk menunjukkan
sifat-sifat aslinya yang tidak berani mereka
♦ Hidup di Tengah-tengah Kondisi yang
perlihatkan ketika masih belum menikah
Tidak Sehat dulu. Menghabiskan waktu seharian penuh
Penalaran yang primitif ini, dalam rangka dengan masih memakai piyama dan wajah
menjaga keberlangsungan tujuan akhir hidup yang tidak dibasuh, rambut tidak tersisir, dan
ini, menyebabkan para anggotanya terom- bau mulut yang tidak enak, atau tinggal sepan-
bang-ambing di dalam suatu gaya hidup yang jang hari dalam sebuah rumah yang dapurnya
tidak beraturan. Salah satu pijakan mentalitas penuh dengan piring-piring kotor adalah hasil
ini adalah punya lebih banyak waktu untuk dari mentalitas ini.
bersenang-senang dalam kehidupan ini. Sungguh, mentalitas ini tidak mendatang-
Tujuan ini, yang tampak dengan sendirinya kan apa pun kecuali kesulitan dan kekacauan
dalam frasa-frasa seperti “menikmati hidup dalam kehidupan masyarakat jahiliah. Dengan
ini sebesar-besarnya” atau “menikmati wak- dalih untuk tidak membuang-buang waktu,
tu”, begitu didorong dan digalakkan sebagai mereka menghindari banyak hal yang menda-
“gaya hidup kontemporer”. tangkan sentuhan keindahan di dalam hidup
Ada hal lain yang layak disebut di sini: mereka. Mereka hanya mengurusi yang esensi-
fakta bahwa para individu ini tidak mengang- esensi saja dan tidak mau bersusah payah untuk
gap penting siapa pun kecuali dirinya sendiri menciptakan keindahan di lingkungan me-
sehingga tidak menunjukkan cinta kasih dan reka. Misalnya, mereka tidak teliti dalam me-
67 68
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

lakukan pekerjaan rumah tangga. Mereka akan menghilangkan bau keringat, makanan,
kerap merasa kesulitan untuk membersihkan atau rokok yang menyengat.
sebersih-bersihnya; hanya karena tidak me- Pemahaman yang primitif mengenai soal
lihat ada yang kotor di sekitarnya sering higienis ini khususnya tersebar di kalangan
dijadikan sebagai alasan baginya untuk tidak muda-mudi. Pakaian favorit mereka adalah
melakukan bersih-bersih. Beberapa orang yang sudah butut atau jeans sobek-sobek yang
menganggap pekerjaan menyetrika, mandi, kumal. Di kampus-kampus dan diskotek-
mengganti seprei, handuk, pakaian, atau diskotek atau di jalan-jalan, dapat dijumpai
merapikan kamar mereka sebagai pekerjaan pemandangan umum yaitu orang-orang yang
yang buang-buang waktu saja. Mereka tidak duduk-duduk di trotoar-trotoar atau anak-
mencuci pakaian mereka kecuali bila sudah anak tangga, sambil memakai jaket-jaket kulit
tampak noda atau kotoran yang mencolok. yang kotor dan sepatu boot yang berlumpur
Mereka tidak mau repot-repot bercukur. Ter- serta membawa tas-tas yang warnanya sudah
utama pada musim dingin mereka tidak mau luntur. Umumnya mereka tidak merapikan
mandi. Kebanyakan mereka hanya keramas lemari-lemari pakaiannya; pakaian-pakaian
saja. Pada beberapa kultur, kaum wanitanya kotor dilemparkan begitu saja dalam keadaan
punya solusi praktis dalam hal ini: mereka kusut ke dalam lemari, tepat di sebelah pakai-
mengunjungi penata rambut. Daripada man- an yang masih bersih. Sekali sepekan wanita
di, umumnya mereka menutup-nutupi bau yang bertugas mencucikan pakaian-pakaian
badan yang tidak sedap dengan menggunakan itu akan datang; dan karena tidak mau buang-
wangi-wangian dan deodoran, yang justru buang waktu untuk mencuci piring, umum-
membuat baunya makin mengganggu saja. nya mereka lebih menyukai makanan cepat
Orang-orang jahiliah mementingkan penam- saji (fast food).
pilan lahiriah pakaian mereka, namun demi- Terdorong oleh alasan modernisme, pema-
kian mereka tidak merasa perlu untuk men- haman dan gaya hidup ini menjadi sangat
cuci pakaiannya yang mana dengan begitu

69 70
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

populer khususnya di kalangan lapisan ma- orang-orang lain yang sama-sama tidak
syarakat yang disebut para intelektual. Seba- mempedulikan kondisi-kondisi kesehatan
gian besar orang-orang ini, yang kebanyakan juga bisa berdampak negatif atas psikologi
adalah para jurnalis, pengarang, pelukis, aktor, mereka. Sementara itu, mereka pun menjadi
penyair, dan mereka yang berkecimpung di sama sekali tidak punya kepekaan mengenai
dalam bisnis pertunjukan, menampilkan citra estetika dan keindahan. Ini sesungguhnya
kaum intelektual dengan janggut yang kotor, adalah konsekuensi dari sebuah pilihan yang
rambut yang berminyak, dan pakaian yang mereka buat dengan sengaja.
tidak rapi. Berpenampilan dengan pakaian Al-Qur’an, sebaliknya, justru menggalak-
yang bersih dan disetrika rapi mereka yakini kan manusia agar hidup di tempat-tempat
tidak pas dengan karisma yang ada pada diri yang paling bersih dan paling indah sebisa
mereka. Kondisi-kondisi yang tidak begini mungkin. Allah memberikan rincian yang
tentu saja secara negatif berpengaruh pada jelas bagaimana seharusnya orang-orang ber-
orang-orang jahiliah ini. Baik mereka itu mu- iman menjalani kehidupannya di dalam al-
da atau tua, mereka bisa terjangkit penyakit- Qur’an;
penyakit yang ditimbulkan oleh sebab-sebab
karena kekurangan gizi dan kondisi-kondisi
yang tidak sehat. Senantiasa menghisap asap
“Dan pakaianmu bersihkanlah!”
rokok di kantor-kantor mereka, mal-mal
(Q.s. al-Muddatstsir: 4).
perbelanjaan, kafe-kafe, dan sebagainya, maka
kulit mereka pun berubah menjadi kekuning-
kuningan dan mereka pun mengalami gang-
guan paru-paru yang serius. Akan tetapi, ini
baru pengaruh-pengaruh negatif yang bisa
diamati pada tubuh. Hidup di tempat-tempat
yang kotor dan berantakan bersama dengan

71 72
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“Sesungguhnya Allah menyukai orang- “Dan ingatlah, ketika Kami menjadikan


orang yang bertobat dan menyukai orang- rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi
orang yang menyucikan diri.” manusia dan tempat yang aman. Dan jadi-
(Q.s. al-Baqarah: 222). kanlah sebagian maqam Ibrahim tempat
shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada
Ibrahim dan Ismail: Bersihkanlah rumah-Ku
untuk orang-orang yang thawaf, i‘tikaf, ruku‘,
dan sujud.” (Q.s. al-Baqarah: 125).
“Hai sekalian manusia, makanlah yang
halal lagi baik dari apa yang terdapat di
bumi.” (Q.s. al-Baqarah: 168).

“Dia menghalalkan bagi mereka segala


yang baik dan mengharamkan bagi mereka
“Mereka menanyakan kepadamu: Apakah segala yang buruk.” (Q.s. al-A’raf: 157).
yang dihalalkan bagi mereka? Katakanlah:
Dihalalkan bagi kalian yang baik-baik.”
(Q.s. al-Ma’idah: 4).

“Mereka berkata: ‘Tuhan kalian lebih


mengetahui berapa lamanya kalian berada di
sini. Maka suruhlah salah seorang diantara
kalian pergi ke kota dengan membawa uang-
mu ini, dan hendaklah dia lihat manakah

73 74
GAYA HIDUP ALA JAHILIAH

makanan yang lebih baik, maka hendaklah


dia membawa makanan itu untuk kalian.”
(Q.s. al-Kahfi: 19).

“Hai Yahya, ambillah Alkitab (Taurat) itu


dengan sungguh-sungguh. Dan Kami berikan
kepadanya hikmah selagi dia masih kanak-
kanak.” (Q.s. Maryam: 12).
Atas nama modernitas, orang-orang jahili-
ah menciptakan lingkungan-lingkungan yang
tidak sehat dan tidak teratur dengan tangan-
tangan mereka sendiri. Di sisi lain dengan
mengikuti prinsip-prinsip al-Qur’an, orang-
orang beriman menikmati keindahan-kein-
dahan di dalam hidup ini sebelum mencapai
kehidupan di akhirat.

75
KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

apa pun yang mereka kerjakan secara sembu-


nyi-sembunyi.
Pada seksi ini, kita akan menganalisis lebih
jauh lagi nilai-nilai moral yang tercela yang
diindoktrinasikan oleh penalaran jahiliah.
Namun, satu hal perlu dijernihkan dulu sebe-
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH lum masuk ke dalam rincian: karakteristik-
karakteristik yang akan disebut di bawah ini
sudah ada dalam setiap jiwa manusia. Allah

D ALAM sebuah masyarakat yang tengge- memberi tahu kepada manusia di dalam al-
lam dalam kejahiliahan, ada satu saja Qur’an bahwa karakteristik-karakteristik ini
tipe karakter manusianya. Sekalipun secara diilhamkan ke dalam jiwa untuk menguji
rinci ada perbedaan antara satu orang dengan manusia di dunia ini:
yang lainnya, ciri-ciri karakter ini secara men-
dasar sama saja. Alasan utama mengapa orang-
orang jahiliah ini mempunyai karakter yang
sama ini cukup gamblang: karena mereka
tidak beriman kepada Allah dan akhirat.
Sia-sia saja mengharap seseorang, yang
tidak punya rasa takut kepada Allah, untuk “(Demi) diri dan penyempurnaan (cipta-
berperilaku jujur (shiddiq) dan bertanggung an)nya. Maka Allah memberi ilham kepada
jawab (amanah). Ini semata-mata karena orang- diri itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
orang tersebut mengira bahwa Allah tidak Sungguh beruntung orang yang menyucikan-
tahu apa yang ada di dalam benak mereka atau nya. Dan sungguh rugi orang yang mengotori-
nya.” (Q.s. asy-Syams: 7-10).

77 78
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Hanya mereka yang mau menggunakan cara perilaku jahiliah karena takut kepada
akalnya dan beriman sajalah yang tidak akan Tuhan. Ini adalah satu hal yang agak penting,
membiarkan dirinya disesatkan oleh bujukan- karena seseorang yang tidak merasa takut
bujukan negatif dari jiwanya. Mereka mem- kepada Allah bisa saja dengan tiba-tiba meng-
perlihatkan komitmen yang sangat kuat ubah perilakunya begitu ada perubahan-per-
untuk menyucikan jiwa mereka. ubahan kondisi yang bertentangan dengan
Orang-orang jahiliah, yang tidak pernah kepentingan-kepentingannya. Seorang yang
memikirkan akan Hari Pengadilan, wajar saja tampaknya baik hati dan lembut bisa saja se-
bila tidak punya alasan untuk mengecam cara sontak berubah menjadi pemarah dan kasar.
nilai-nilai moral yang tercela dan menggan- Karena tidak memiliki perasaan takut kepada
tinya dengan nilai-nilai yang dipandang benar Allah, dia mudah saja menjadi jahat dan
dan lurus di hadirat Allah. melakukan perbuatan yang buruk kapan saja.
Ada hal lain lagi yang patut disebut di sini: Singkatnya, semua individu dari masya-
di antara orang-orang jahiliah itu, mungkin rakat jahiliah bisa saja tidak menampilkan
saja ada beberapa orang yang, untuk suatu perilaku seperti yang digambarkan pada ha-
alasan tertentu, meninggalkan sifat-sifat ter- laman-halaman berikut ini. Akan tetapi, tidak
cela tadi. Bisa saja orang-orang ini, demi keun- ada alasan untuk mempercayai bahwa mereka
tungan-keuntungan pribadi atau alasan-alas- tidak akan berubah pikiran dan dengan tiba-
an lainnya, menghindarkan diri mereka dari tiba mulai berperilaku jahiliah. Fakta bahwa
ajakan-ajakan jahiliah. Namun demikian, dia tidak punya rasa takut kepada Allah mem-
hendaknya dipahami dengan baik bahwa buat dirinya terbuka untuk ditanami oleh
orang-orang ini bertindak secara bertanggung benih-benih kejahiliahan. Berlawanan dengan
jawab bukan karena mereka takut kepada itu, berpegang teguh pada prinsip-prinsip al-
Allah. Dengan kata lain, mereka tidak me- Qur’an, yang dilandasi dengan kokoh atas
ngendalikan dirinya dari memperturutkan ketakwaan kepada Allah, tidak akan memung-
kinkan masuknya indoktrinasi apa pun dan
79 80
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

menjadikan manusia hanya berbuat sesuai maannya sebagai manusia adalah kemampuan
dengan kehendak-Nya. berpikirnya. Kalau dia tidak pernah menggu-
Pada seksi ini, beberapa aspek dari aspek- nakan kemampuan ini, maka dia pun berubah
aspek kejahiliahan yang tercela tadi akan menjadi semata-mata makhluk mekanis saja,
digambarkan: sama sekali telah kehilangan kebijaksanaan
dan wawasan. Dengan kemerosotan derajat-
♦ Kemalasan nya ke level ini, maka individu ini pun meng-
Orang-orang menganggap kemalasan de- ikuti dengan setia gaya hidup yang agak statis,
ngan konotasi yang agak terbatas. Kebanyak- yang diikat oleh aturan-aturan dan prinsip-
an dari mereka menolak gagasan bahwa mere- prinsip yang sudah ada. Membuat sesuatu
ka pun, bisa saja malas. Kemalasan hanya dile- yang berbeda demi perbaikan hidup ini men-
katkan pada orang-orang yang relatif kurang jadi suatu hal yang hampir-hampir tidak
sensitif dalam menjalankan tanggung jawab mungkin bagi orang yang demikian ini.
apa pun dibandingkan dengan individu-indi- Daripada bersikap cermat dan berkomitmen
vidu lainnya dalam sebuah masyarakat. Na- untuk memperbaiki kondisi-kondisi yang
mun, apa yang dimaksud dengan kemalasan sedang berlaku sekarang ini, dirasa lebih mu-
di sini adalah suatu gangguan perilaku, yang dah untuk mengikuti status quo dengan tanpa
memiliki konsekuensi-konsekuensi serius, mempertimbangkan dan mempertanyakan.
baik secara spiritual dan material, atas masya- Pengaruh kemalasan ini atas nurani dan
rakat. Orang-orang jahiliah sangat cenderung kekuatan kehendak dapat diamati dalam se-
punya gangguan ini. mua dimensi kehidupan. Mereka yang meng-
Ada satu kerusakan besar yang ditimbul- anggap bahwa proses untuk melakukan pere-
kan oleh kemalasan ini bagi manusia: yaitu nungan adalah suatu beban yang tidak pernah
menempatkan orang itu pada keadaan pikiran mencari jawaban atas beberapa pertanyaan
yang kosong. Bagaimanapun, karunia yang penting seperti: “Mengapa kita ada di dunia
diterima oleh seorang manusia karena keuta- ini?“ Meskipun mengakui pentingnya isu-isu
81 82
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

ini, mereka lebih suka kalau orang lain saja Daripada mesti memasak makanan yang
yang memikirkannya mewakili mereka. Ke- sehat, orang-orang jahiliah lebih suka makan-
adaan pikiran yang demikian ini bahkan bisa an cepat saji (fast food) hanya karena lebih
saja pada suatu titik membahayakan kesejah- mudah diperoleh. Mereka menganggap aktivi-
teraan ruhani dan materi seseorang. tas membaca dan memperluas wawasan seba-
Misalnya saja, dia tidak bisa mengambil gai suatu hal yang sukar, dan oleh karenanya
langkah-langkah guna menjaga kondisi kese- sudah merasa cukup dengan cara berpikir
hatan agar supaya tetap fit. Contoh, dia me- yang dangkal. Mereka sangat suka dalam hal
nunda-nunda pergi ke dokter ketika sedang mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya,
ditimpa oleh suatu penyakit yang parah. Lebih daripada berkonsentrasi pada cara-cara yang
jauh lagi, dia melakukan berbagai upaya untuk jujur dalam hal memperoleh uang tadi, mere-
menghindarkan diri dari menjalankan pera- ka malah berupaya tiada lelah dengan meng-
watan yang dianjurkan oleh dokternya. gunakan cara-cara yang haram. Pada saat
Kemalasan menjauhkannya untuk bisa mereka menghadapi kesulitan yang sangat
bersenang-senang dengan dirinya, atau me- berat, mereka lebih suka bunuh diri sebagai
nikmati saat-saat yang indah. Bukannya ber- jalan keluar terbaiknya. Masih sangat banyak
senang-senang dengan dirinya, namun dia lagi contoh yang dapat diberikan di sini; akan
justru melihat orang lain yang bersenang- tetapi gagasan utamanya di sini adalah tujuan
senang dengan diri mereka, karena hal ini akhir dari orang-orang jahiliah untuk berta-
tidak memerlukan usaha apa pun. han hidup dengan cara melakukan upaya yang
seminimal mungkin.
Walaupun ada peluang untuk menyiapkan
suatu tempat yang nyaman bagi dirinya Cara terbaik untuk melakukan ini adalah
sendiri, dia justru lebih suka hidup dengan dengan membiarkan status quo untuk terus
cara yang tidak nyaman, hanya karena dia berjalan dengan langgeng. Inilah sebabnya
merasa sulit untuk berpikir. mengapa produktivitas dan kreativitas terus-

83 84
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

menerus menurun di kalangan masyarakat- Berpegang teguh pada prinsip-prinsip al-


masyarakat jahiliah. Sebagaimana halnya Qur’an akan menghilangkan semua sifat ini,
pada tingkatan pribadi, kemunduran yang yang merupakan suatu ciri yang khas pada diri
demikian itu pun terjadi pada tingkatan sosial orang-orang jahiliah. Yang membuat sese-
secara menyeluruh. Tidak begitu lama, sesu- orang untuk bertindak adalah keimanannya
atu yang sedang populer di suatu negeri segera kepada Allah dan akhirat, ini menyebabkan
menular ke negeri-negeri lainnya. Lagu-lagu, dia melakukan usaha yang sungguh-sungguh
film-film, iklan-iklan, atau metode-metode untuk beramal saleh. Bagi orang yang seperti
propaganda segera ditiru. Nalar rasional yang ini tidak ada waktu yang terbuang sia-sia di
ada di balik ini tentu saja adalah kemalasan, dunia ini. Setiap waktu yang berlalu baginya
kurangnya komitmen untuk melakukan ino- merupakan kesempatan untuk beramal saleh.
vasi. Dia punya target penting yang mesti dicapai.
Sebagaimana telah kita ketahui, kemalasan Dengan demikian, daripada bermalas-malas-
adalah salah satu gangguan perilaku yang an, dia justru berusaha untuk produktif dan
berat yang diderita oleh orang-orang jahiliah. menunjukkan dedikasi tinggi dalam bekerja.
Namun demikian, sungguh menarik bahwa Allah menyatakan di dalam al-Qur’an bahwa
perilaku ini tidak pernah dikecam di tengah- inilah tipe orang yang mendapat pujian dari-
tengah masyarakat; namun justru diterima Nya:
sebagai suatu kebiasaan yang lazim. Orang-
orang yang terlibat di dalam sistem ini bahkan
tidak menyadari kerusakan yang dibawanya
ke dalam hidup mereka dan keindahan-kein-
dahan yang luput dari mereka. Dengan demi-
kian, mereka tidak menemukan adanya alasan
untuk mengubah situasi ini.

85 86
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“Berlomba-lombalah kalian untuk (men- nafsunya yang tidak terbatas. Ambisi ini
dapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga terasa begitu kuatnya sehingga dia selalu saja
yang luasnya seluas langit dan bumi, yang ingin menjadi yang terbaik dalam setiap aspek
disediakan untuk orang-orang yang beriman kehidupan ini. Target seperti ini mau tidak
kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah mau membuat dirinya merasa bahwa orang-
karunia Allah, yang diberikan kepada siapa orang di sekelilingnya adalah para pesaing
yang Dia kehendaki. Dan Allah memiliki yang potensial.
karunia yang besar.” (Q.s. al-Hadid: 21). Sikap ini, yang menjadi basis utama sifat
hasad, membentuk hampir seluruh kehidup-
an seseorang mulai dari saat dia lahir. Dia
hafal betul aturan main dalam persaingan dan
mempraktikkannya dengan mudah. Pada
“Dan barangsiapa menginginkan kehi- suatu saat dalam hidupnya, nafsu ini menca-
dupan akhirat dan berusaha dengan sungguh- pai suatu titik puncak di mana dirinya tidak
sungguh untuknya, sedang dia orang yang bisa menerima ada orang lain yang lebih ung-
beriman, maka mereka adalah orang-orang gul darinya atau sekadar menerima kenyataan
yang usahanya diberi balasan dengan baik.” bahwa orang lain berhasil.
(Q.s. al-Isra’: 19). Orang-orang jahiliah yang berwawasan
demikian itu mencurahkan semua energinya
♦ Hasad (Iri dan Dengki) dalam rangka meraih keunggulan dalam
Salah satu ciri dasar masyarakat jahiliah kehidupan profesional atau dalam aspek-aspek
adalah hasad. Seseorang yang tidak beriman lain apa pun dalam kehidupan sosial mereka.
kepada akhirat, begitu berambisinya dalam Mereka mestinya menikah dengan wanita
merengkuh dunia ini. Dia punya hasrat untuk paling cantik atau laki-laki paling tampan.
meraup keuntungan dari semua peluang yang Rumah paling megah, perabot paling mewah,
ditawarkan oleh dunia ini guna memuaskan
87 88
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

mobil paling baik, anak-anak paling sukses, rasa suka kepadanya, atau menjadi kawan
pakaian-pakaian berkualitas paling bagus baiknya; dia hendaknya tetap menjadi satu-
mesti senantiasa mereka miliki. Mereka mesti satunya kawan dari orang itu. Bagaimanapun,
mengadakan perjalanan ke tempat-tempat seseorang itu bisa saja dicintai oleh lebih dari
paling indah di dunia ini. Pada orang-orang satu orang. Cinta yang diberikan oleh sese-
jahiliah, pandangan ini pada akhirnya meng- orang sama sekali tidak mempengaruhi cinta
arah pada suatu persaingan yang vital. Dari yang lainnya. Sebaliknya, jika ada seseorang
rasa hasad inilah, mereka tidak ingin ada yang istimewa dan punya kepribadian yang
orang lain yang sejahtera. Tentu saja ini me- luar biasa, maka wajar saja jika banyak orang
nunjukkan mentalitas yang rusak, karena ke- yang akan menyukainya.
cantikan, kekayaan atau standar-standar kehi- Tidak pernah merasa puas dengan apa yang
dupan yang relatif lebih baik dari orang lain mereka miliki, mereka yang punya sifat hasad
bukanlah halangan bagi kemajuan seseorang. ini tidak dapat meraih kebahagiaan sejati.
Nalar yang rusak dari masyarakat jahiliah Adanya hal-hal yang lebih baik di sekitar me-
ini tidak hanya terbatas pada contoh-contoh reka selalu saja membuat mereka merasa geli-
ini saja. Sifat hasad diterima sebagai karak- sah dan tidak karuan. Ada penjelasan yang
teristik yang sangat dihargai di tengah masya- masuk akal mengenai gangguan yang dapat
rakat umum. Mereka yang tidak punya sifat ditimbulkan oleh kedengkian.
hasad dianggap sebagai orang yang tidak Daripada mengikuti sistem yang sulit dan
normal dan luar biasa. Menurut keyakinan- payah begini, lebih enak mengikuti apa yang
keyakinan jahiliah yang berlaku, hubungan diwahyukan oleh Allah dan membersihkan
hendaknya didorong oleh rasa hasad. Jika se- pikiran dari rasa iri, dengki, dan rakus serta
orang jahiliah, misalnya, memiliki seseorang menjauhkan diri dari godaan. Jiwa manusia
yang benar-benar dia cintai, dia merasa bahwa cenderung untuk punya sifat hasad, namun
dia tidak boleh membiarkan orang lain untuk mungkin saja, dan sesungguhnya, mudah
mendekati orang yang dicintainya itu, punya
89 90
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

untuk membebaskan diri dari sifat ini melalui


kebijaksanaan dan kearifan nurani. Fakta ini
diterangkan di dalam al-Qur’an sebagai ber-
ikut: “Dan mereka memberikan makanan yang
disukainya kepada orang miskin, anak yatim,
dan tawanan.” (Q.s. al-Insan: 8).

“Manusia itu menurut tabiatnya kikir.


Dan jika kalian bersikap baik dan menjaga
diri dari perbuatan yang buruk, maka sesung-
guhnya Allah Maha Mengetahui apa yang
kalian kerjakan.” (Q.s. an-Nisa’: 128).
Allah memerintahkan manusia untuk “Akan tetapi kebaikan adalah orang yang
membersihkan jiwanya dari sifat hasad dan beriman kepada Allah, hari Akhir, malaikat,
menggantinya dengan sikap yang sama sekali kitab-kitab, para nabi, dan memberi harta
berbeda, memprioritaskan harapan-harapan yang dicintainya kepada sanak kerabatnya,
dan keperluan-keperluan orang lain daripada anak-anak yatim, orang-orang miskin, para
nafsunya sendiri. musafir dan peminta-minta dan budak yang
Sungguh ini adalah sebuah sikap pengor- bakal dimerdekakan ...” (Q.s. al-Baqarah:
banan. Dalam sejumlah ayat al-Qur’an, tin- 177).
dakan-tindakan dari jiwa yang benar-benar Orang-orang Islam memberikan segalanya,
telah bersih dari rasa hasad disebutkan tanda- bahkan yang paling mereka sayangi-kepada
tandanya: orang lain, dan tatkala berbuat itu, mereka
tidak pernah dipalingkan oleh ambisi apa pun

91 92
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

dari sifat hasad. Dengan mengikuti prinsip- Lambat laun, keyakinan-keyakinan ini
prinsip moral dari al-Qur’an pasti akan meng- menjadi filosofi yang melandasi semua peri-
hilangkan semua kesedihan dari hati sese- laku. Dalam keadaan pikiran yang seperti ini,
orang dan akan membuatnya mampu meraih orang-orang sombong meremehkan semua
keridhaan Allah. nasihat atau kritikan yang bisa jadi menolong
mereka untuk berpikir dengan lebih jernih.
♦ Takabur (Sombong dan Arogan)
Mereka kerap melecehkan orang lain dengan
Orang-orang jahiliah kerapkali dibuai oleh berulangkali menyatakan ketidaksukaan ke-
ilusi kebesaran dirinya, karena nikmat-nik- pada mereka dan ide-ide mereka. Lebih jauh
mat yang dikaruniakan oleh Allah kepada lagi, mereka punya keyakinan bahwa, sebagai-
mereka. Orang yang dijangkiti oleh penyakit mana kesalahan-kesalahan orang lain begitu
hati yang disebut kesombongan ini cepat me- jelas kelihatan di mata mereka, demikian pula
rasa bahwa dirinya adalah orang paling bijak- kesempurnaan mereka.
sana atau paling berbakat di muka bumi ini. Kesalahpahaman seperti ini sesungguhnya
Lagi pula, kepemilikan atas uang, status, merugikan bagi seseorang. Kesombongan me-
atau kecantikan dan ketampanan tidaklah ngaburkan pikiran sedemikian rupa sehingga
esensial bagi seseorang untuk menjadi som- orang itu tidak pernah menyadari sampai
bong; begitu seseorang melihat bahwa kecer- seberapa. Sementara itu, karena kurangnya
dasannya lebih unggul daripada orang lain, pemahaman yang semestinya, setiap orang di
dia bisa saja terperangkap ke dalam rasa per- sekelilingnya hampir-hampir mengasihani-
caya diri jahiliah. Seorang yang sombong nya, dia merasa yakin bahwa dirinya adalah
yakin bahwa semua orang di sekitarnya tidak seorang yang luar biasa. Lebih jauh lagi dia
punya kemampuan sedangkan dirinya sendiri juga yakin bahwa dirinya adalah seorang yang
adalah berbakat dan, dengan demikian, sangat dihormati oleh orang lain. Akan tetapi, ber-
mengesankan. lawanan dengan apa yang diyakininya itu,
sikap semacam itu yang ditampakkan dengan
93 94
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

maksud semata-mata untuk kelihatan lebih memperlakukan orang sebagaimana dia suka;
unggul justru membuat orang itu tampak dia harus mempertimbangkan semua kon-
kecil di mata orang lain; orang-orang sema- sekuensi dari perilaku apa pun yang akan
cam ini justru tidak disukai, tidak dihormati, memudarkan citranya. Jika suatu perilaku ter-
dan pada akhirnya diasingkan di tengah- tentu sesuai dengan citra dirinya, atau mem-
tengah masyarakat. buat efek yang lebih baik pada citranya itu,
Seorang yang sombong tidak pernah dapat dia pun mengikutinya. Jika tidak, dia pun
menjalin persahabatan yang akrab; karena tetap diam saja. Dia tidak dapat tertawa, ber-
kurangnya ketulusan dan kerendahan hati, senang-senang, ataupun ikut serta dalam
dia tidak menunjukkan rasa hormat kepada perbincangan yang akrab sebagaimana yang
orang lain. Kelakuan yang demikian ini mau diinginkannya. Perhatian yang sangat cermat
tidak mau menimbulkan rasa tidak nyaman atas hal-hal yang rinci seperti ini pada akhir-
bagi orang-orang di sekitarnya. nya muncul sendiri pada tubuhnya dan pada
Bukan hanya bagi orang-orang di sekitar- wajahnya dalam bentuk ketegangan. Penam-
nya, namun juga bagi orang itu sendiri, ke- pilan-penampilan yang demikian itu tampak
sombongan tentu saja adalah sumber utama pada ekspresi di wajah, sekalipun sangat can-
kesulitan. Pertama-tama, seseorang yang ber- tik, jadinya buruk dan tidak berarti. Lagi pula,
lagak lebih unggul daripada orang lain mesti sekalipun faktanya bahwa manusia diciptakan
senantiasa berhati-hati; dia tidak boleh ber- sebagai makhluk sosial dengan rasa kesenang-
buat kesalahan. Kalau tidak, maka dia bisa an yang alamiah dalam persahabatan, orang
kehilangan apa yang disebut sebagai rasa yang sombong tetap saja menjauh dan bersi-
hormat yang telah dikumpulkannya di mata kap dingin terhadap orang lain, dan dengan
orang lain. Sikap seperti ini tentulah memer- demikian dia tidak pernah mengalami hu-
lukan upaya-upaya yang berat. Dia tidak dapat bungan yang bersifat akrab.
mengekspresikan dirinya dengan bebas atau Bagaimanapun, sikap yang demikian itu
tidak ada artinya dan merusak bagi jiwa ma-
95 96
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

nusia. Manusia hanyalah hamba Allah, sudah Malapetaka yang ditimbulkan oleh kesom-
menjadi sifat bawaannya untuk punya kele- bongan bagi jiwa manusia cukup kentara.
mahan dan ketergantungan kepada Pencip- Akan tetapi, malapetaka yang terjadi itu tidak
tanya untuk semua yang diperlukannya. Dia hanya terbatas di dunia ini saja. Allah menya-
tidak punya kontrol atas bentuk tubuhnya takan bahwa di akhirat nanti mereka yang
atau bakat-bakatnya. Semua ini dibentuk di telah bersikap sombong akan menghadapi
bawah kendali Allah. siksaan yang pedih.
Kesombongan menjadikan seseorang tidak
sehat secara mental, bahkan tidak mampu
memahami keagungan Allah. Dia tidak dapat
berpikir bahwa dirinya sendiri pun hanyalah
satu dari sekian milyar makhluk hidup yang “Maka masukilah pintu-pintu neraka
ada di planet ini. Kapasitas berpikir dari se- Jahanam, kalian kekal di dalamnya. Maka
orang yang sombong menjadi begitu terba- amat buruklah tempat orang-orang yang
tasnya sehingga dia tidak dapat memahami menyombongkan diri itu.” (Q.s. an-Nahl: 29).
bahwa dia tidak pernah mampu menciptakan
sesuatu yang mirip dengan ciptaan Allah.
Atau bahkan dia tidak pernah mampu berpi-
kir bahwa dirinya begitu rentan atas berbagai
macam penyakit yang disebabkan oleh virus “Dan apabila dikatakan kepadanya, ‘Ber-
dan mikroba, yang semuanya itu tidak terlihat takwalah kepada Allah.’ Maka bangkit
oleh mata telanjang. Dengan memperhatikan kesombongannya yang menyebabkannya
fakta-fakta ini, menghindarkan diri untuk berbuat dosa. Maka neraka Jahanam cukup
menjadi hamba Allah adalah suatu hal yang menjadi balasannya. Dan sungguh itu sebu-
tidak dapat dipahami oleh seorang yang bijak- ruk-buruknya tempat tinggal.”
sana. (Q.s. al-Baqarah: 206).
97 98
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

♦ Pendendam salahan itu benar-benar cukup kecil; begitu


Seseorang yang di dalam pikirannya tidak kecilnya sehingga sudah tidak diingat lagi
ada pengertian yang utuh tentang akhirat oleh pelakunya. Namun “orang yang punya
tidak bisa memberi maaf dan bersikap toleran. prasangka” tadi yakin bahwa ada niat jahat
Nalar yang digunakannya semata-mata hanya di balik kesalahan tersebut. Di kalangan ma-
mengatakan bahwa hidup ini singkat dan syarakat jahiliah, nafsu untuk membalas den-
sementara, dan dengan begitu maka seseorang dam kerapkali menghasilkan insiden-insiden
harus menghasilkan sebanyak-banyaknya. yang tidak diinginkan seperti cedera atau
Dalam kondisi yang demikian ini, kepen- pembunuhan.
tingan-kepentingan pribadi mesti benar- Namun demikian, sikap semacam itu
benar dijaga dan siapa pun yang menjadi menghasilkan kerugian paling besar atas diri
penghalang atas kemajuan kepentingan-ke- orang itu sendiri. Dia merasa cemas dan yakin
pentingan ini harus diberi pelajaran. Nalar ini bahwa orang-orang di sekitarnya memusuhi
lebih jauh lagi memerintahkan agar seseorang dirinya. Dia mengevaluasi setiap kejadian dari
jangan pernah melupakan perlakuan buruk sudut pandang kecurigaan yang tidak ber-
apa pun. Dengan perasaan luka di hati, dia dasar ini. Dengan mencurahkan segenap tena-
hendaknya selalu mengisi benaknya dengan ga dan keahliannya dalam menuruti hawa naf-
kenangan-kenangan atas perbuatan-perbuat- sunya ini, orang semacam ini pada akhirnya
an zalim yang menimpanya dan menyusun kehilangan kreativitas dan produktivitas. Le-
rencana untuk membalas dendam secepatnya. bih jauh lagi, dia hanyut oleh kemarahan dan
Memendam rasa sakit di hati ini hampir- kesedihan, dan sama sekali kehilangan kece-
hampir telah menjadi suatu kebiasaan bagi riaan dalam hidupnya.
orang yang semacam itu; kadang-kadang satu Akan tetapi, kebahagiaan yang ditimbul-
kesalahan kecil saja tidak dilupakan selama kan oleh sifat pemaaf dan toleran atas diri
puluhan tahun. Kebanyakan, kesalahan-ke- manusia sangat tidak dapat dibandingkan
dengan kepuasan apa pun yang muncul dari
99 100
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

keadaan pikiran yang dipenuhi kemarahan, Berlawanan dengan kehidupan suram


sebagai konsekuensi dari kebencian dan has- kejahiliahan ini, prinsip-prinsip di dalam al-
rat untuk membalas dendam. Dengan mem- Qur’an menawarkan lingkungan yang sangat
beri maaf pada orang, bertentangan dengan hangat. Ini juga diperlihatkan sebagai satu
sebagaimana yang dirasakan di kalangan ma- karakteristik dari surga. Oleh karenanya kita
syarakat jahiliah, adalah sebuah keutamaan diingatkan bahwa sifat pemaaf adalah satu
dan satu sikap yang terpuji. Di dalam al- sikap paling utama:
Qur’an, sifat pemaaf ini dipuji sehingga:

“Jadilah engkau pemaaf dan memerin-


tahlah kebaikan (ma‘ruf), serta berpalinglah
dari orang-orang yang bodoh.”
(Q.s. al-A‘raf: 199).
“Dan Kami cabut segala macam dendam
yang berada di dalam dada mereka; mengalir
di bawah mereka sungai-sungai dan mereka
berkata: ‘Segala puji bagi Allah yang telah
“Dan balasan suatu kejahatan adalah menunjuki kami kepada (surga) ini. Dan
kejahatan serupa, maka barangsiapa me- kami sekali-kali tidak akan mendapat petun-
maafkan dan berbuat baik maka pahalanya juk kalau Allah tidak memberi kami petun-
atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia juk. Sesungguhnya telah datang rasul-rasul
tidak menyukai orang-orang yang zalim.” dari Tuhan kami yang membawa kebenaran.’
(Q.s. asy-Syura: 40). Dan diserukan kepada mereka: ‘Itulah surga
101 102
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

yang diwariskan kepada kalian, disebabkan orang di sekitar yang punya tabiat tidak baik,
apa yang dahulu kalian kerjakan’.” kelelahan, kehidupan yang monoton, tetang-
(Q.s. al-A‘raf: 43). ga-tetangga yang buruk, tidak dimengerti oleh
orang lain, dan banyak hal lainnya yang dapat
♦ Menjemukan dan Tidak Menyenangkan
dibayangkan. Jika tidak ada alasan untuk me-
Mereka yang menganut “prinsip-prinsip ngeluh, orang-orang yang punya kebiasaan
moral” yang berdasarkan kejahiliahan punya mengeluh ini mencari-cari alasan semu untuk
satu sifat yang umum: murung dan membo- mengeluh; jika seorang perempuan, dia me-
sankan. Orang-orang ini selalu saja berkeluh- ngeluh karena dirinya seorang perempuan.
kesah. Dan lagi, orang-orang yang sebenarnya Jika dia berkulit hitam, dia mengungkapkan
tidak ada masalah dengan diri mereka sendiri ketidakpuasannya karena dia tidak bule atau
pun berusaha mencari-cari sesuatu yang dapat bermata biru.
dijadikan bahan keluhan. Di kalangan masya- Alasan-alasan ini tak ada habisnya ... ini
rakat jahiliah, ini sudah menjadi kebiasaan adalah keadaan pikiran dan orang-orang itu
alami yang mutlak, seperti makan dan mi- memperlihatkan keengganan untuk meng-
num. Di samping itu, kebiasaan ini cepat dite- ubahnya.
rima oleh masyarakat karena ini adalah kebi-
asaan dari sekian banyak orang. Dalam kondisi pikiran ini, masyarakat
jahiliah tidak pernah merasa bahagia dengan
Sejak saat bangun tidur pada pagi hari, apa apa pun. Tidak pernah berpikir positif tentang
pun dapat menjadi pokok pembahasan untuk hidup ini dan melihat sisi-sisi baik dari ber-
dikeluhkan. Tidak tidur nyenyak semalam, bagai hal, mereka tidak pernah merasa puas,
cuaca yang panas, atau suara bising dari te- bahkan andaikata mereka punya yang terbaik
tangga bisa menjadi sebab keluhan harian itu. dalam segala hal.
Masyarakat jahiliah tiada henti-hentinya
mengeluhkan kemacetan lalu-lintas, kehidup- Sekalipun telah dikaruniai dengan nikmat-
an yang tidak ramah di kota besar, orang- nikmat yang tiada terhingga, manusia tetap

103 104
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

merasa tidak puas dan tidak bersyukur. Ini makhluk yang ada di sekelilingnya sebagai
disebutkan di dalam al-Qur’an sebagai berikut: kemurahan dan karunia dari Allah, tiada
henti-hentinya bersyukur kepada-Nya. Dia
mengevaluasi setiap kejadian secara positif
dan mencari kebaikan-kebaikan di dalamnya.
Lebih jauh lagi, dia mencurahkan segenap
kemampuannya guna memperbarui lagi. Oleh
karena itu, dia akan mendapat balasan dari
“Dan Dia telah memberikan kepada Allah dengan nikmat-nikmat yang lebih
kalian (keperluan kalian) dari segala apa banyak lagi. Allah menyatakan di dalam al-
yang kalian mohonkan kepada-Nya. Dan Qur’an bahwa mereka yang berkeluh-kesah
jika kalian menghitung nikmat Allah, tidak- dan kemudian tidak bersyukur kepada-Nya
lah dapat kalian menghinggakannya. Se- akan dicabut dari semua nikmat-nikmat ini.
sungguhnya manusia itu sangat zalim dan
sangat mengingkari (nikmat Allah).”
(Q.s. Ibrahim: 34).
Nalar yang primitif ini berasal dari keja-
hiliahan yang menumpulkan kepekaan pada
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu
diri mereka dan menyebabkan mereka tetap
memaklumkan: “Sesungguhnya jika kalian
apatis atas nikmat-nikmat yang ada di sekitar
bersyukur, pasti Kami akan menambah (nik-
mereka.
mat) kepada kalian, dan jika kalian menging-
Prinsip-prinsip moral Islam, sistem yang kari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-
paling baik dalam memenuhi kebutuhan- Ku sangat pedih.” (Q.s. Ibrahim: 7).
kebutuhan ruhani dan jasmani manusia,
memiliki efek yang berlawanan. Orang yang
beriman, yang menyadari setiap rincian dari

105 106
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

♦ Berputus Asa yang mengendalikannya setiap saat; ini ada-


Seseorang, yang tidak menganut prinsip- lah kekuasaan Allah. Seseorang yang punya
prinsip agama, yakin bahwa setiap peristiwa kesadaran yang baik atas fakta ini memahami
murni terjadi secara kebetulan. Dia menghu- bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin dan
bungkan segala hal dengan “nasib baik” dan bahwa segala hal dapat berubah dalam seke-
“buruk”. Kondisi pikiran yang putus asa mau tika dengan kehendak Allah. Dengan demi-
tidak mau adalah konsekuensi dari semangat kian sangat wajar bila seseorang, yang tidak
ini; tidak diragukan bahwa “keberuntungan” beriman kepada Allah dan percaya pada kebe-
adalah suatu hal yang tidak bisa dijadikan tulan-kebetulan tidak dapat mengatasi rasa
andalan atau tempat berharap dan melabuh putus asa. Ini sebenarnya adalah keadaan
impian. pikiran, semata-mata konsekuensi dari sikap
Keadaan pikiran ini sebenarnya adalah yang diambilnya.
sebuah kemalangan yang menimpa orang Orang-orang jahiliah secara bawaan cende-
jahiliah. Ini adalah satu konsekuensi yang rung untuk melihat suatu peristiwa yang biasa
alami karena tidak punya pemahaman yang sebagai alat penggilas yang akan menggilas
mendalam atas luasnya kekuasaan Allah dan hidupnya sampai rata. Dengan demikian,
tidak mengerti bahwa segala sesuatu telah mereka tidak pernah punya hubungan yang
ditakdirkan oleh-Nya. Seorang yang beriman baik dengan kehidupan. Secara keseluruhan
tidak pernah putus harapan dan senantiasa mereka membiarkan diri mereka pada keya-
berpikir positif tentang hidup ini, karena dia kinan-keyakinan negatif dan berpikir bahwa
benar-benar yakin bahwa tidak ada satu peris- hampir semua kondisi segera matang untuk
tiwa pun yang tidak terjadi melainkan ada munculnya tragedi. Mereka sangat tidak puas.
dalam kendali Allah. Hanya ada satu kekua- Sejak dari awal, mereka menyikapi problema-
saan saja yang menciptakan segala hal, baik tika dengan sikap orang kalah. Senantiasa
yang hidup maupun yang tidak hidup, dan punya keyakinan bahwa tidak akan ada yang

107 108
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

beres, mereka percaya bahwa hidup mereka “Dan apabila Kami memberi kenikmatan
akan penuh penderitaan. Mereka selalu meli- kepada manusia tentu dia akan berpaling dan
hat prospek mereka dengan suram. Misalnya, menjauh ke belakang dengan sikap yang som-
mereka menganggap bahwa mereka tidak bong; dan apabila dia ditimpa kesusahan
akan bisa mendapatkan karir akademis yang tentu dia berputus asa.” (Q.s. Isra’: 83).
cerah. Bahkan andaikata mereka bisa meraih
gelar sarjana, mereka punya ketakutan bahwa
kesempatan ini tidak akan mendatangkan
karir yang cemerlang. Mereka juga punya rasa
khawatir mengenai pernikahan mereka. Me- “Manusia tidak bosan memohon kebaikan,
reka punya rasa was-was yang sangat besar dan jika mereka ditimpa malapetaka dia
tentang pernikahan, anak-anak, pendidikan menjadi putus asa lagi putus harapan.”
anak-anak, dan semua rencana masa depan. (Q.s. Fushshilat: 49).
Sungguh, rasa was-was mereka yang tidak
dapat diduga ini begitu besarnya. Misalnya, Orang jahiliah juga dikenal karena suka
mereka bahkan sampai pada pikiran bahwa menakut-nakuti. Mereka selalu meramalkan
begitu mereka meninggal nanti, maka mereka yang paling buruk sehingga membuat orang
akan segera dilupakan dan tidak akan ada lain juga menjadi putus asa. Misalnya, ketika
seorang pun yang akan menziarahi makam- kawan-kawan mereka baru saja hendak me-
nya. Suasana hati yang putus asa ini dicerita- numpang pesawat, mereka membicarakan
kan di dalam al-Qur’an: bahayanya bepergian dengan pesawat. Atau,
daripada mendoakan agar orang lain berun-
tung dalam suatu investasi yang baru, mereka
justru mengemukakan mengenai lesunya situ-
asi pasar dan kemungkinan-kemungkinan
kegagalan.

109 110
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Ini hanya sekadar sekelumit contoh saja. “Janganlah kalian berputus asa dari rah-
Namun yang patut disebutkan di sini adalah mat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa
sistem yang diperkenalkan oleh kejahiliahan: dari rahmat Allah, melainkan orang-orang
orang-orang yang menganut nilai-nilai moral yang kafir.” (Q.s. Yusuf: 87).
jahiliah bukan hanya diri mereka sendiri yang
♦ Tidak Punya Kepedulian
menderita namun juga menjadi sumber utama
ketidaktenangan bagi orang-orang lainnya. Kata acuh tak acuh mengungkapkan sikap
Yang lebih menarik lagi adalah bahwa orang- yang tidak berminat dan tidak sensitif yang
orang jahiliah dengan sadar memberi persetu- dimiliki oleh orang atas kejadian-kejadian.
juan mereka atas suatu sistem yang mencip- Disesatkan oleh kejahiliahan, orang-orang
takan kesulitan dan kegelisahan baik di dunia berpikir bahwa sikap acuh tak acuh adalah
ini maupun di akhirat nanti. perilaku yang sangat sehat. Bagaimanapun,
Nilai-nilai moral agama membuat manusia mereka telah terlahir di tengah-tengah masya-
punya sikap yang lebih luhur dan tidak dapat rakat jahiliah yang punya kebiasaan memper-
diperbandingkan dengan penalaran yang jahil tontonkan sikap ini. Kendati demikian, satu
ini. Dengan mengenali kekuasaan Allah mem- cakrawala pandangan yang obyektif dan
buat orang punya harapan dan berbahagia, bersih dari kesalahpahaman yang diakibatkan
baik di dunia ini maupun kelak setelah mati. oleh kejahiliahan menyatakan penilaian yang
Ini berdasar fakta bahwa mereka mengikuti berlawanan: bersikap acuh tak acuh tentu saja
perintah-perintah Allah: bukanlah satu sikap tidak bersalah yang di-
katakan; kenyataannya adalah, sikap acuh tak
acuh adalah suatu keadaan di mana nurani
telah mati rasa.
Seseorang yang ingin memiliki nurani
yang jernih harus siap setiap saat untuk men-
jalani pertanggungjawaban apa pun yang

111 112
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

dijumpainya. Ini tidak pelak lagi adalah beban berjalan sendirian di tepi pantai, tidak memi-
bagi mereka yang tidak punya iman terhadap kirkan bahwa anak itu bisa saja tenggelam.
akhirat. Dengan demikian, dalam rangka Ribuan contoh seperti ini dapat kita perhatian
menghindar untuk melaksanakan tugas- dalam kehidupan sehari-hari.
tugas, mereka menjadikan keadaan berpikir Misalnya, bertemu dengan seseorang yang
ini sebagai dasar filosofi keberadaan mereka. terluka sangat parah dalam sebuah kecelakaan
Dalam keadaan yang demikian, orang tadi ter- lalu-lintas, apa yang dilakukan oleh seseorang
utama tidak memikul tanggung jawab-tang- yang punya nurani yang jernih adalah mem-
gung jawabnya sendiri. Orang-orang di seke- bawanya ke rumah sakit, tidak peduli betapa-
lilingnyalah yang harus melakukannya atas pun sedang tergesa-gesanya dia. Akan tetapi,
namanya. seseorang yang tetap acuh tak acuh hanya me-
Tidak kurang dari orang itu sendiri, orang- lihat sekilas pemandangan itu dan terus saja
orang di sekelilingnya juga menderita karena melaju. Atau, dia sekadar berpikir bahwa
sikapnya ini. Orang seperti ini membuat janji- orang lain akan datang dan menolong orang
janji, namun tidak pernah menepatinya yang terluka tadi.
karena sikap ketidakpeduliannya. Demikian Sebagaimana telah kita lihat tadi, ‘bersikap
pula, dia meminjam uang, namun tidak per- acuh tak acuh’ adalah cara lain untuk menga-
nah mengembalikannya; bukan karena dia takan kurang pekanya nurani. Dalam kondisi
tidak punya uang, namun semata-mata karena perasaan yang demikian itu, karena ketidak-
dia telah melupakannya. Kadang-kadang peri- sensitifan, orang yang acuh tak acuh ini
lakunya yang tidak mau peduli itu menjadi dengan enteng meremehkan banyak isu dan
demikian jauhnya hingga mengancam kese- tidak merasakan sedikit pun kepedihan di
hatannya sendiri serta kesehatan orang-orang dalam hati nuraninya. Lebih jauh lagi, di
lain. Dia mengabaikan meminum obat yang dalam benaknya dia berpikir bahwa dirinya
sangat penting, misalnya. Atau dia mening- adalah orang paling pintar di muka bumi ini.
galkan begitu saja anaknya yang baru belajar
113 114
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Sikap yang demikian ini menimbulkan ini. Dengan tujuan ini di dalam benaknya, dia
kerugian yang tidak dapat ditutup bagi kehi- mengambil setiap peluang untuk bisa dapat
dupan abadi seseorang di akhirat nanti; dia lebih banyak lagi dari apa pun.
kehilangan semua peluang di dunia ini untuk Struktur ini, sekalipun terlihat jelas pada
meraih keridhaan Allah. semua bagian masyarakat jahiliah, dikatakan
Seorang yang beriman, pada sisi lain, yang hanya berlaku pada satu bagian tertentu dari-
menampakkan sikap kepedulian, melakukan nya. Dalam konteks ini, ada kepercayaan
yang terbaik buat kehidupannya yang abadi. umum bahwa hanya beberapa orang saja yang
Kepekaannya ini juga memungkinkannya punya kecenderungan menjadi serakah.
untuk bisa menjalani kehidupan yang nya- Namun faktanya justru bertentangan dengan
man di dunia ini. pernyataan itu. Sebagai salah satu dari karak-
teristik yang lazim dari moralitas jahiliah,
♦ Kerakusan
keserakahan mengungkapkan sikap orang-
Kecintaan pada dunia ini dan idaman orang tersebut dan masyarakat jahiliah de-
untuk memiliki harta benda menyebabkan ngan cara yang paling jelas.
orang-orang jahiliah bekerja habis-habisan Baik mereka itu kaya atau miskin, masyara-
guna mencapai tujuan-tujuan duniawinya. kat jahiliah, yang terindoktrinasi dengan satu
Seseorang yang mengarahkan tujuan hidup- filosofi yang didasarkan pada keuntungan-
nya untuk mendapatkan uang sebanyak- keuntungan duniawi, didorong oleh kerakus-
banyaknya tentu saja tidak punya rasa ragu an. Misalnya, pada pertemuan-pertemuan
untuk mempertontonkan kerakusan. Hidup sosial, dan pesta-pesta, mereka makan dan
ini singkat, pikirnya, dan daripada mesti minum terlalu banyak, bahkan meskipun
menyibukkan diri dengan amalan-amalan mereka tidak lapar. Ketika kerja, mereka me-
yang saleh untuk meraih kehidupan yang lakukan puluhan kali telepon yang tidak perlu
abadi, dia yakin bahwa lebih bijaksana untuk hanya karena ada fasilitas gratis. Atau, mereka
bekerja habis-habisan demi kehidupan dunia

115 116
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

keluyuran cuci mata berjam-jam di mal-mal nikmat yang ada di dunia ini dengan cara yang
perbelanjaan dan butik-butik mahal untuk terbaik. Dia tahu bahwa semua kenikmatan
membeli barang-barang yang sebenarnya ini adalah dari Allah dan bahwasanya Dia
tidak mereka perlukan. Sungguh, ini adalah memberikan ganjaran kepada manusia de-
penyakit yang sudah sangat parah merasuk ngan tiada habis-habisnya bila dikehendaki-
sehingga bahkan sampai mempengaruhi hu- Nya. Oleh karena itu, dia tidak merasa ambi-
bungan-hubungan di antara anggota keluarga sius maupun menjadi rakus. Sikap yang
yang dekat. Seorang perempuan, misalnya, seperti ini mendatangkan kemuliaan dan
menuntut agar suaminya punya ambisi yang kehormatan bagi seorang manusia, dan yang
besar pada pekerjaannya sehingga sang istri lebih penting lagi, keridhaan Allah.
dapat tetap mempertahankan selera-seleranya
♦ Mementingkan Diri Sendiri
yang mahal. Ambisi dan kerakusan mendomi-
nasi masyarakat hingga pada tingkatan di Di tengah-tengah masyarakat jahiliah
mana orang yang jahil ini menjadi mati rasa seseorang peduli terhadap orang lain hanya
dan berubah menjadi perampok dan penipu. ketika dia yakin bahwa orang itu dapat mem-
Moralitas ini, yang membuat seseorang beri manfaat kepadanya. Bila tidak, tidak ada
rakus akan apa pun yang sebenarnya remeh, alasan mengapa seseorang mesti mencurah-
dirasa oleh masyarakat jahiliah sebagai suatu kan segenap tenaganya untuk mengurusi
tanda kepintaran. Padahal ini jelas membuat orang lain. Kadang-kadang, bisa jadi ada
dirinya merosot. beberapa hal mengapa dia membantu sese-
orang; namun demikian, kejahiliahan me-
Ketulusan dan kejujuran lebih mudah nuntut bahwa ini hendaknya tidak diadopsi
dilakukan dan lebih nyaman daripada meng- sebagai sebuah prinsip. Karena cara pandang
gunakan kelicikan yang rendah untuk men- ini, masyarakat jahiliah menjadi tidak peduli
capai tujuan-tujuan tertentu. Seorang yang dan egois. Suatu perasaan egois yang menda-
beriman mengambil manfaat dari semua lam ditanamkan di dalam diri anak-anak oleh

117 118
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

orangtua mereka ketika mereka masih sangat keadaan yang menuntut tindakan yang diperlu-
kecil. Anak-anak tidak mau berbagi mainan kan. Misalnya, mereka tidak mau mendonor-
kesayangan mereka, makanan, atau anggota- kan darahnya bagi seseorang yang terluka dan
anggota keluarga yang dicintainya adalah membutuhkan pertolongan yang segera.
tanda-tanda awal perilaku ini. Pada tahun- Kendati demikian, di dalam agama, egoisme,
tahun berikut dari kehidupannya, perilaku sikap mementingkan diri sendiri, dan sikap
yang negatif ini ditunjang oleh sikap-sikap yang tidak manusiawi digantikan dengan
yang tidak manusiawi dan tidak dipikirkan. sikap kasih sayang dan kepedulian. Kapan
Seorang yang egois hanya memikirkan pun dibutuhkan, seseorang yang beriman
dirinya sendiri. Kebutuhan-kebutuhan dan akan datang memberikan bantuannya. Seruan
masalah-masalah orang lain tidak pernah untuk minta tolong segera ditanggapi. Selain
dirisaukannya. Duduk di samping orang yang itu seorang yang beriman tidak menyusahkan
sedang kelaparan, dia tetap saja dapat menik- pihak yang berseberangan dengannya. Satu
mati makanannya, tidak pernah terpikirkan contoh yang sangat indah dari sikap ini dice-
untuk membaginya. Ketika dia sakit, dia me- ritakan di dalam al-Qur’an sebagai berikut:
rawat dirinya dengan sangat baik, namun
tidak bisa peduli pada orang lain ketika mere-
ka sakit. Dia berpura-pura tidak melihat te-
mannya yang sedang kehujanan di jalan, ka-
rena berpikir bahwa tempat duduk di mobil
nya akan basah bila dia menawari tumpangan.
Dia sekadar berjalan menepi ketika ada orang “Dan mereka memberikan makanan yang
yang jatuh di dekatnya. disukainya kepada orang miskin, anak yatim,
Masyarakat jahiliah juga menampakkan dan tawanan. Sesungguhnya kami memberi
sikap yang tidak manusiawi ketika ada keadaan- makanan kepada kalian hanyalah untuk

119 120
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak Dalam kehidupan rumah tangga, percek-
menghendaki balasan dari kalian dan tidak cokan yang tiada habis-habisnya di antara
pula (ucapan) terima kasih. Sesungguhnya para anggota keluarga juga dipandang sebagai
kami takut akan azab suatu hari yang (di hari suatu hal yang biasa saja. Sikap yang kurang
itu orang-orang bermuka) masam, penuh ajar dianggap enteng atau bahkan ditutup-
kesulitan (yang datang) dari Tuhan kami.” tutupi dengan menggunakan ungkapan-ung-
(Q.s. al-Insan 8-10). kapan seperti “hal-hal ini adalah masalah ke-
luarga”, atau bahwa “hal ini terjadi pada setiap
♦ Mudah Marah
keluarga”. Mentalitas yang sama juga berlaku
Di tengah-tengah masyarakat jahiliah, dalam hubungan di antara kawan. Mereka
hanya orang-orang yang benar-benar menyu- mengatakan, misalnya, hanya karena kita
sahkan diri mereka sendiri dianggap sebagai punya sedikit ketidaksepakatan bukan berarti
orang yang sulit. Orang-orang yang memicu kita bukan kawan. Ada ketidaksepakatan yang
pertengkaran atau memprovokasi konflik terus-menerus antara para guru dengan para
dalam kehidupan sehari-hari secara keselu- siswa di sekolah, para bos dan para karyawan,
ruhan dikesampingkan dari gambaran ini. antarkaryawan di tempat kerja. Para penge-
Kendati demikian, orang-orang yang toleran mudi, misalnya, bertengkar dengan penge-
dan tampaknya tenang juga memperlihatkan mudi lainnya di jalanan. Ada percekcokan di
ketidaktoleranan dan menjadi mudah marah antara para tetangga, sanak kerabat, singkat-
dalam situasi-situasi tertentu. Secara tegas ada nya, di antara mereka semua dalam interaksi
beberapa orang yang tidak mereka sukai dan sosial satu sama lain.
mereka tidak dapat bergaul dengannya. Kebanyakan pertengkaran ini dasarnya
Walaupun demikian, nalar jahiliah ini me- cuma masalah sepele. Bahkan jika tidak ada
nerima sikap semacam itu sebagai sikap yang hal yang dapat dijadikan bahan untuk ber-
benar-benar masuk akal dan normal. tengkar, mereka pun mencari-carinya. Misal-

121 122
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

nya, seorang suami melihat tidak adanya benar sadar akan fakta bahwa satu perubahan
menu kesukaannya di meja makan sebagai dalam kondisi-kondisi dan orang-orang tidak
sebuah alasan yang tepat untuk bertengkar akan mengganti situasi ini. Ke mana pun me-
dengan istrinya. Seorang perempuan, yang reka pergi dan apa pun yang mereka kerjakan,
tidak dapat membujuk suaminya untuk diajak faktornya selalu saja tidak adanya toleransi.
jalan-jalan, bisa jadi mengarah ke perteng- Pada titik ini muncullah pertanyaan ber-
karan. Setiap saat dalam kehidupan sehari- ikut ini: “Apakah alasan-alasan yang melan-
hari adalah sumber kegelisahan dan diskusi dasi tidak adanya toleransi ini?”
bagi orang-orang jahiliah; keributan yang Di kalangan masyarakat jahiliah, semua
berasal dari tetangga, suara tangis anak kecil, anggotanya yakin bahwa diri mereka mutlak
gonggongan anjing, mobil yang menempati benar. Dengan tidak memperlihatkan toleran-
lahan parkir pribadi, bunyi klakson, atau ren- si, mereka tidak pernah berpikir untuk ber-
dahnya kenaikan gaji, singkat kata, apa saja ... sikap lembut terhadap seseorang yang bersi-
Orang-orang yang mudah tegang bahkan kap kasar. Sebaliknya, mereka tetap saja suka
terhadap situasi-situasi kecil ini tidak melihat bertengkar dan menciptakan lebih banyak lagi
ada yang salah dengan hal ini atau dengan ketegangan.
lingkungan yang tidak tertahankan di mana Namun al-Qur’an cukup jelas dalam hal ini
mereka tinggal. Kadang-kadang mengha- dan mereka yang mengikuti al-Qur’an me-
biskan waktu terlalu lama bersama-sama lihat apa yang benar dan segera mengikuti-
dengan seseorang sudah bisa menjadi alasan nya. Konsekuensinya, pendapat-pendapat
untuk bertengkar. Mereka menjadi bosan satu individu-individu yang berkonflik ini digan-
sama lain, dan bahkan keinginan-keinginan tikan dengan apa yang dituntunkan oleh
mereka yang dapat diterima pun jadi mem- Allah di dalam al-Qur’an. Tuntunan-tuntun-
bingungkan. Hubungan dalam jangka waktu an Allah menyelesaikan berbagai masalah.
ini menjadi tidak tertolerir lagi. Yang lebih Oleh karenanya, bukan pertentangan dan
menarik lagi adalah bahwa mereka benar-
123 124
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

masalah, namun penyelesaian yang didapat. orang yang beriman lebih suka menghabiskan
Seseorang yang sepenuhnya menaati prinsip- waktunya pada tugas-tugas yang penting dan
prinsip moral al-Qur’an menghargai dan berguna. Dengan cara demikian, dia juga
mengasihi orang-orang. Kesetiaan kepada al- menghindari dampak buruk dari omong-
Qur’an menuntut adanya sikap bijak dan peng- omong kosong.
hargaan atas pendapat orang lain. Dengan Sebaliknya, orang-orang jahiliah punya
sikap yang semacam ini, tidak ada masalah kebiasaan yang sulit diubah dalam membu-
yang timbul. Sementara orang-orang jahiliah nuh waktu dengan omong-omong yang pan-
terus saja saling mengganggu satu sama lain jang dan tidak karuan. Alasan yang melandasi
atas isu-isu kecil, orang-orang beriman men- kecenderungan yang tidak rasional ini adalah
jalani kehidupan dengan berpegang teguh untuk membebaskan pikiran mereka dari
pada al-Qur’an. Dengan demikian, di dalam masalah-masalah serius dalam kehidupan
masyarakat yang beriman tidak ada kejadian sehari-hari. Namun demikian, sikap keras dan
yang menyusahkan orang-orang dan mem- arogan yang mereka ambil dalam bincang-
buat mereka resah. bincang itu umumnya mengubah percakapan
♦ Suka Bertengkar yang jujur menjadi pertengkaran yang seru.
Kebanyakan, mereka berdebat berjam-jam
Salah satu karakteristik dari seseorang yang mengenai suatu subyek yang mereka sendiri
berpegang teguh pada prinsip-prinsip morali- hanya tahu sedikit dan umumnya tidak sam-
tas al-Qur’an adalah bahwa dia tidak mem- pai pada kesimpulan apa pun. Dalam perde-
biarkan dirinya larut dalam perbincangan batan-perdebatan ini mereka berusaha me-
yang tidak bermanfaat. Tidak diragukan, maksakan pendapat-pendapatnya pada orang
penghindaran yang semacam itu memberikan lain. Kadang-kadang mereka begitu keras
banyak kepuasan, baik secara spiritual mau- kepalanya sehingga mereka tidak mengubah
pun material. Daripada ikut dalam satu per- sikap ini bahkan ketika mereka sedang ber-
bincangan yang tidak ada manfaatnya, sese- bicara dengan seorang pakar. Di dalam dunia
125 126
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

mereka yang kecil, mereka merasa tahu lebih yang paling menonjol adalah nada suara yang
banyak daripada seorang doktor dan lebih mereka gunakan. Individu-individu jahiliah
bijaksana daripada seorang filsuf. menganggap jika mereka berteriak dengan
Komentar-komentar yang keluar dari keras dan menenggelamkan suara pembicara
mulut mereka dalam perdebatan-perdebatan lainnya, mereka akan keluar sebagai peme-
ini hanya mengandalkan asumsi-asumsi atau nang. Dengan demikian, mereka berbicara
desas-desus. Orang-orang ini sedikit keras dengan nada yang meninggi. Dalam suasana
kepala atau berpikiran jumud. Lebih jauh lagi, yang timbul karena ini, pertengkaran tersebut
ini dipandang hanya sebagai karakteristik- juga mempengaruhi orang-orang yang ber-
karakteristik khusus bagi orang itu. tengkar itu secara fisik. Agitasi mereka ken-
Bagaimanapun, alasan fundamental orang- tara dari muka mereka yang memerah atau
orang ini terlibat dalam perdebatan-perde- membesarnya urat-urat leher. Wajah mereka
batan yang seru adalah fakta bahwa nafsu berubah menjadi beringas karena kemarahan,
mereka cenderung untuk bertengkar. Allah yang menyebabkan roman muka mereka jadi
menyatakan karakteristik-karakteristik ini di jelek. Mereka tidak bisa diam; mereka ber-
dalam al-Qur’an: usaha mengintimidasi pihak lain. Mereka
menginterupsi satu sama lain, atau berbicara
dalam waktu bersamaan, tidak memperhati-
kan kepada siapa pun. Jika satu pihak tetap
“Dan manusia adalah makhluk yang diam, maka yang lain memancing-mancing-
paling banyak membantah.” nya, berusaha agar dia pun terlibat dalam
(Q.s. al-Kahfi: 54). perdebatan. Mereka membebaskan diri dari
Orang-orang bisa berdebat guna memper- perasaan hati yang tegang ini dan mencari
tahankan pendirian mereka. Akan tetapi, yang kelegaan hanya apabila pihak lawan mereka
menghebohkan dari mereka adalah gaya agi- sudah menyerah.
tasi yang mereka pakai dalam perdebatan. Ciri

127 128
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Orang-orang beriman, pada sisi lain, tidak Ini jugalah yang dinasihatkan oleh Allah di
pernah mengalami keadaan pikiran yang dalam al-Qur’an:
demikian itu. Mereka mengakui bahwa selalu
saja ada beberapa orang yang lebih unggul
dalam pemahaman dan tidak pernah berkeras “Dan di atas setiap orang berilmu masih
untuk mempertahankan keyakinan-keyakin- ada lagi Yang Maha Mengetahui.”
annya manakala disampaikan kebenaran (Q.s. Yusuf: 76).
kepada mereka. Jika mereka tidak memiliki
pengetahuan tentang suatu pokok masalah,
mereka pun menahan diri untuk tidak menge-
mukakan pendapatnya. Demikian pula, mere-
ka mengelakkan diri dari percakapan yang
tanpa dasar dan tidak mau mempedulikan “Apakah sama antara orang-orang yang
desas-desus. Dengan sikap yang seperti itu, mengetahui dengan orang-orang yang tidak
orang-orang beriman sejak dari awal memang mengetahui? Sesungguhnya hanya orang-
tidak mau terlibat dalam perdebatan. Pembi- orang yang berakal yang dapat menerima
caraan mereka tidak pernah mengalami jalan pelajaran.” (Q.s. az-Zumar: 9).
buntu. Mereka benar-benar merasakan kele- ♦ Kemunafikan dan Kepura-puraan
gaan dan kedamaian dalam memberikan pe-
Di kalangan masyarakat jahiliah, yang
mecahan masalah dan menyelesaikan konflik.
paling mengganggu bagi mereka adalah jenis
Jika mereka tidak punya keterangan tentang
perilaku munafik dan tidak tulus yang diper-
suatu pokok masalah, maka daripada menya-
lihatkan. Akan tetapi, menariknya adalah
takan pendapat dan melibatkan diri dalam
fakta bahwa mereka yang mengeluhkan itu
perdebatan, mereka lebih suka mencari tahu
pun sama saja munafiknya. Ini tentu saja per-
untuk mendapatkan kesimpulan yang logis.
wujudan yang jelas dari kekejaman sistem

129 130
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

yang dibuat oleh orang-orang jahiliah terse- kan pikiran-pikiran mereka yang sebenarnya
but. tentang orang lain. Kendati demikian, bahkan
Munafik adalah memperlihatkan dua sifat pada saat itu pun orang-orang ini tidak sepe-
yang berbeda; yang satu ditampakkan secara nuhnya bersikap jujur karena mereka masih
lahiriah dan satunya lagi tersembunyi di menyembunyikan pikiran-pikiran batinnya
dalam batin. Yang satu untuk dunia luar, yang mengenai orang yang sedang mereka ajak
merupakan perwujudan aspek-aspek kepal- bicara pada saat itu. Kemungkinan besarnya,
suan dari karakter yang dibuat-buat untuk pendapat pribadi mereka tentang orang tersebut
diperlihatkan kepada orang lain. Sedangkan akan terkuak nanti kepada orang lainnya lagi.
yang batin menyembunyikan dalam-dalam Demikian pula halnya, masyarakat jahiliah
pikiran-pikiran sesungguhnya. Ajaibnya, di mengungkapkan isi hati mereka tatkala mere-
kalangan masyarakat jahiliah ini, setiap orang ka percaya bahwa kepentingan-kepentingan
tahu fakta ini dan mengakuinya. Allah menya- mereka sedang dipertaruhkan. Misalnya,
takan salah satu ciri-ciri kemunafikan di orang-orang ini tidak dapat terus menyem-
dalam al-Qur’an: bunyikan perasaan-perasaan mereka yang
sebenarnya tatkala mereka sedang bertengkar
hebat dengan seseorang.
“Mereka mengatakan dengan lisan mere- Orang-orang munafik selalu mengelabui
ka tentang apa yang tidak ada dalam hati orang lain dan tidak pernah berlaku jujur
mereka.” (Q.s. al-Fath: 11). dalam rangka menyembunyikan wajah dan isi
Meskipun demikian, setiap orang tahu hati mereka yang sesungguhnya. Senjata yang
kapan dan di mana orang-orang mengung- sering mereka pakai untuk tujuan ini adalah
kapkan pendapat-pendapat mereka yang kepura-puraan. Daripada bersikap tulus dan
sesungguhnya. Ketika sedang bergosip ria, apa adanya, mereka justru berusaha menun-
misalnya, orang-orang saling mengungkap- jukkan ketulusan yang dibuat-buat. Namun

131 132
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

karena mereka pun tidak berhasil dalam demikian seseorang tidak harus bersikap
melakukan hal ini, mereka bersikap dengan seperti bukan dirinya sendiri. Ini menghi-
tingkah laku yang sepenuhnya tidak alami. langkan takhayul-takhayul jahiliah dan mena-
Jelas sekali bahwa di suatu lingkungan warkan suatu kehidupan yang mudah bagi
dimana orang-orangnya berpura-pura, cinta mereka yang beriman. Berlawanan dengan
dan penghormatan sejati tidak pernah dapat lingkungan suram jahiliah, Islam memberi-
diperoleh. Masyarakat jahiliah juga menya- kan kemungkinan untuk memiliki hubungan
dari fakta ini dan cukup terganggu dengan- yang tulus dan hangat dan oleh karena itu
nya, namun karena dangkalnya cara berpikir sebuah kehidupan yang menyenangkan.
mereka, mereka masih saja mempertahankan ♦ Mengolok-olok
sistem ini. Hal ini benar-benar sulit dan sukar
bagi seseorang untuk berusaha bertindak Bukannya suatu kelakuan negatif yang
seperti orang lain yang mempercayai suatu mestinya dihilangkan, olok-olok justru di-
sistem dan perangkat nilai yang sama sekali anggap sebagai suatu cara untuk bersenang-
berbeda. senang di kalangan masyarakat jahiliah.
Dengan demikian, hal ini dapat diterima seca-
Bersikap jujur dan apa adanya, baik secara ra sosial dan tidak pernah dianggap sebagai
lahiriah maupun batiniah, mendatangkan suatu kelakuan yang buruk. Para anggota
kelegaan yang besar bagi seseorang yang ke- masyarakat jahiliah menganggap mereka
mudian menjadi orang yang dapat dipercaya dapat mencapai keunggulan dengan cara
dan diandalkan, dihormati, dan dicintai oleh merendahkan martabat orang lain.
setiap orang. Kejujuran dan sikap apa adanya
adalah ganjaran dari moralitas Islam atas jiwa Orang-orang mengolok orang lain bukan
manusia. Dengan menaati perintah-perintah hanya dengan kata-kata saja namun juga
Allah akan mendatangkan kelegaan dan ke- dengan metode-metode canggih seperti gerak-
damaian di dalam pikiran, karena dengan gerik, mimik, bahasa tubuh, atau cara-cara
komunikasi tersamar lainnya.

133 134
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Bagaimanakah metode-metode canggih ini pun berpura-pura bahwa itu tidak menyakiti-
diturunkan dari satu generasi ke generasi nya. Lebih jauh lagi, untuk menyatakan seca-
berikutnya dan bagaimanakah setiap anggota ra tidak langsung bahwa dia tidak terganggu
masyarakat jahiliah itu punya pengetahuan dengan olok-olokan tadi, dia pun ikut mener-
tentangnya, sungguh tetap sebuah misteri. tawakan dirinya sendiri.
Tidak ada buku maupun sekolah yang meng- Orang-orang senantiasa merasa gelisah
ajarkan kepada anak-anak muda tentang cara- mengenai kemungkinan tampak konyol
cara untuk mengolok-olok yang halus ini. karena kegagalan-kegagalan atau penampilan
Namun tiap orang tahu makna apa yang ada mereka. Misalnya, seseorang yang bicaranya
di balik setiap mimik atau suatu gerak-gerik. gagap tidak merasa nyaman bahkan untuk
Tidak satu pun secara terang-terangan mem- berbincang-bincang dengan kawan terdekat-
bicarakan tentang olok-olok ini, meskipun hal nya. Dengan demikian, kebanyakan dia lebih
ini telah diketahui secara meluas dan dipakai sering diam saja. Dalam lingkungan yang
secara diam-diam dan jahat. seperti itu, setiap orang haruslah berhati-hati
Di kalangan masyarakat jahiliah, setiap hal agar tidak dijadikan bahan olokan.
dapat dijadikan bahan olokan. Tidak ada Bagaimanapun, olok-olok bukanlah sesu-
batasan dalam hal ini. Orang cacat, salah atu yang khas bagi lapisan tertentu dari ma-
dalam mengeja suatu kata, tata rias seseorang, syarakat. Hal ini meluas di masyarakat atas,
atau bahkan bersin dan sedu-sedan pun dapat di kampung-kampung, di tempat kerja, di
dijadikan bahan olokan. Bagi masyarakat jahi- sekolah-sekolah, singkat kata, di tempat-
liah tersandung atau jatuh pun adalah suatu tempat di mana “nilai-nilai moral” jahiliah
hal yang bisa dijadikan bahan tertawaan merata. Dia tidak berubah menurut kultur
sampai berjam-jam. Orang yang ditertawakan atau tingkat peradaban. Tidak diragukan, hal
karena ini merasa dipermalukan. Oleh sebab ini membuat hidup jadi sulit di mana tiap in-
itu, bahkan meskipun terasa sangat sakit, dia dividu setiap saat mesti waspada dan melaku-

135 136
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

kan upaya-upaya untuk menghindarkan diri- “Hai orang-orang yang beriman, jangan-
nya agar jangan sampai dijadikan bahan olokan. lah suatu kaum menghina kaum yang lain
Orang-orang yang menganut nilai-nilai (karena) boleh jadi mereka (yang dihina)
moral al-Qur’an, bagaimanapun, tidak pernah lebih baik daripada mereka (yang menghina)
mengganggu orang lain. Orang-orang ber- dan jangan pula wanita-wanita (menghina)
iman tahu bahwa kelemahan adalah sesuatu wanita-wanita lain (karena) boleh jadi
yang memang khusus diciptakan bagi manu- wanita-wanita yang (dihina) lebih baik dari
sia oleh Allah. Fakta ini menjadi pijakan me- wanita-wanita (yang menghina) dan jangan-
reka dalam berkomunikasi di antara sesama lah kamu mencela dirimu sendiri dan jangan-
manusia. Dengan begitu, bukannya sikap lah kamu panggil-memanggil dengan gelar-
menghina, namun justru kasih sayang yang gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan
ditunjukkan kepada orang-orang cacat, mere- ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman
ka yang menderita, atau kepada siapa pun dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka
yang punya kelemahan. Allah memerintah- mereka itulah orang-orang yang zalim.”
kan agar memperhatikan fakta ini dengan (Q.s. al-Hujurat: 11).
sungguh-sungguh di dalam ayat berikut ini: Yang perlu disebut secara khusus di sini
adalah bahwa kesenangan untuk menjadikan
apa pun sebagai lelucon bisa mengacaukan
pikiran seseorang dari perhatiannya terhadap
agama, kematian, atau Hari Pengadilan. Me-
ngenai orang-orang yang ragu-ragu yang me-
miliki perilaku yang sama ini al-Qur’an me-
ngatakan:

137 138
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Bagaimanapun, seseorang yang mengolok-


olok orang lain hendaknya mencamkan baik-
baik bahwa kelak dia akan menghadapi suatu
akhir yang pedih untuk selama-lamanya:

“Kemudian, akibat orang-orang yang me-


ngerjakan kejahatan adalah (azab) yang
“Dan mereka berkata: ‘Apakah bila kami lebih buruk, karena mereka mendustakan
telah menjadi tulang-belulang dan benda- ayat-ayat Allah dan mereka selalu memper-
benda yang hancur, apa benar-benarkah kami olok-oloknya.” (Q.s. ar-Rum: 10).
akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk ♦ Emosionalisme dan Keromantisan
yang baru?’ Katakanlah: ‘Jadilah kamu se- Di kalangan masyarakat jahiliah, emosi-
kalian batu atau besi, atau suatu makhluk onalisme dan keromantisan diakui sebagai
dari makhluk yang tidak mungkin (hidup) perilaku manusia yang penting dan suatu
menurut pikiranmu.’ Maka mereka akan ber- realitas kehidupan. Orang-orang yang tidak
tanya: ‘Siapa yang akan menghidupkan kami punya rasa emosional dianggap berhati dingin
kembali?’ Katakanlah: ‘Yang telah mencip- dan agak ganjil. Sikap romantis dihubungkan
takan kalian pertama kali.’ Lalu mereka akan dengan suatu citra ideal tertentu yang dibubuhi
menggeleng-gelengkan kepalanya kepadamu dengan suatu hal yang magis dan keindahan.
dan berkata: ‘Kapan itu (akan terjadi)?’
Katakanlah: ‘Mudah-mudahan waktu ke- Namun emosionalisme adalah suatu ke-
bangkitan itu dekat’.” (Q.s. al-Isra’: 49-51). adaan di mana seseorang sepenuhnya berada

139 140
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

di bawah pengaruh emosi-emosinya dan me- Sesungguhnya ini adalah suatu sikap yang
nyerahkan dirinya seluruhnya kepada insting- menyusahkan bagi mereka yang mencari
nya. Dengan hilangnya kemampuan berpi- kepuasan emosional dalam menjalin hubung-
kirnya, orang yang demikian ini tidak mampu an. Karena tidak tahu bagaimana suasana hati
membuat keputusan-keputusan yang logis. orang lain, mereka selalu mencari saat yang
Tidak seorang pun, bahkan tidak juga dirinya baik untuk berkomunikasi. Dengan cara ini,
sendiri, dapat memperkirakan bagaimana hidup mereka dihabiskan dalam memehuhi
emosinya akan mempengaruhi keputusan harapan-harapan emosi orang lain. Sementara
yang dibuatnya. Seseorang yang emosional itu, mereka mengharap hal yang sama dari
sebenarnya tergantung pada perasaan-perasa- orang lain. Sekalipun mereka tidak menyukai
annya. Ketika sedang berlangsung suatu keja- kesulitan yang ditimbulkan, anehnya, masya-
dian, dia tidak mampu mempertimbangkan rakat jahiliah justru menikmati suasana hati
tahapan-tahapan yang lebih akhir atau kon- yang sedih dan suram yang disebabkan oleh
sekuensi-konsekuensi yang merugikan dari sikap emosional. Lebih jauh lagi, mereka me-
sebuah keputusan yang dibuat dan dia barulah rasa bahwa hidup tanpa emosi terlalu mono-
menyadari kesalahannya hanya ketika semua- ton dan muram untuk dijalani. Sebenarnya
nya sudah terlambat dan selesai. Dia meng- ini adalah dalih yang dipakai untuk menutup-
ambil tindakan dengan tiba-tiba dan tanpa nutupi sikap mereka yang tidak sehat, dan
dipikirkan masak-masak. Suasana hatinya untuk menjadikan sikap ini secara sosial dapat
pun juga berubah-ubah dengan mendadak; diterima.
dia merasa jatuh dalam kemuraman dan kepu- Keadaan pikiran yang emosional ini tidak
tusasaan pada satu saat, sementara dia sedang terelakkan lagi menciptakan orang-orang
dirundung perasaan cemburu pada saat lain- yang tidak stabil secara emosional. Dalam ke-
nya. Dia mudah merasa tersinggung dan adaan yang secara konstan di bawah pengaruh
menjadi marah. Hidupnya seperti roller-coaster. suasana melankolis, tidak ada apa pun yang
mendatangkan kegembiraan bagi mereka.
141 142
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Dalam suatu lingkungan di mana setiap orang Kebijaksanaan adalah satu-satunya dasar
bisa bersenang-senang, secara tidak terelak- guna mendapatkan kebahagiaan di dalam
kan mereka justru mencari sesuatu yang bisa hidup ini, guna meraih kesuksesan dan men-
dijadikan alasan untuk bersedih. Kadang- jalani hidup dengan tenang. Pemahaman ini
kadang mereka justru berusaha untuk meng- hanya dapat dicapai dengan mengikuti perin-
intensifkan kesedihan mereka dengan skena- tah-perintah Allah. Dengan berpegang teguh
rio-skenario imajiner yang dimunculkan pada al-Qur’an akan menghapuskan sikap
sendiri di dalam benak mereka. Karena alasan emosional dan mendatangkan suatu sudut
inilah, sekalipun mereka berupaya untuk tam- pandang positif yang memungkinkan manu-
pak baik-baik saja, namun di dalam batinnya sia untuk memecahkan masalah-masalah dari-
mereka merasakan kegelisahan yang tiada pada melebih-lebihkan dan menjadikannya
habis-habisnya. Daripada menjalani hidup sebagai sumber kesulitan.
dengan tenang, mereka malah menjalani hi-
♦ Suka Menangis
dup ini dengan susah payah dan sangat men-
derita. Desakan untuk menumpahkan air mata
Di sebuah dunia yang romantis, orang- adalah salah satu gangguan yang disebabkan
orang tetap berada di bawah pengaruh peris- oleh sikap emosional. Bagaimanapun, desakan
tiwa dan kejadian untuk periode waktu yang ini tidak punya landasan yang rasional. Sama
panjang. Misalnya, mereka tidak dapat de- sekali tidak ada alasan untuk itu. Orang-orang
ngan mudah melepaskan diri dari insiden- jahiliah, khususnya kaum perempuan, per-
insiden buruk yang mereka temui, dan secara caya bahwa menangis adalah satu kebutuhan
emosional tidak cukup kuat untuk meng- yang mendasar sebagaimana halnya makan,
hilangkan efek-efek negatifnya. Namun, minum, atau tidur. Takhayul yang sama juga
mereka malah menjadikan insiden-insiden menyatakan bahwa bila seseorang tidak mela-
tadi sebagai alasan yang pas untuk menjadi kukannya, dia cenderung akan mengalami
emosional. berbagai macam penyakit yang ditimbulkan

143 144
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

dari kesedihan dan kesusahan. Dengan demi- laki-laki, maka mereka pun mestinya secara
kian, orang-orang jahiliah mengandalkan spiritual juga lemah. Dengan demikian,
tangis sebagai media untuk melepaskan te- orang-orang jahiliah menginginkan seorang
kanan. perempuan agar mendapat pengaruh yang
Di atas ini, pandangan yang negatif dan sangat kuat dari peristiwa-peristiwa yang ter-
putus asa dari orang-orang jahiliah adalah jadi dan tetap demikian untuk jangka waktu
suatu faktor yang mendorong mereka untuk yang lebih lama. Kaum perempuan pun, pada
menangis. Dengan pandangan ini, mereka gilirannya, siap mengadopsi model yang de-
senantiasa mencari-cari suatu alasan untuk mikian itu dan tidak memperlihatkan adanya
melakukannya. Bukannya memecahkan ma- rasa keberatan atas kepercayaan yang ditra-
salah atau menghapuskan sebab-sebab yang disikan oleh masyarakat itu.
membuat kesedihan, mereka justru lebih suka Di kalangan masyarakat jahiliah menangis
menangis saja. Mereka sangat senang menum- tidak pernah dirasakan sebagai suatu tanda
pahkan perasaan mereka kapan pun ada ke- ketidakberdayaan atau kepribadian yang
sempatan “yang tepat”. lemah. Tidak ada orang yang menyalahkan
Kepercayaan ini dianut oleh semua lapisan seseorang yang patah semangat. Namun,
masyarakat jahiliah, khususnya kaum perem- dalam kehidupan sehari-hari orang didorong
puan, karena begitu dikondisikan oleh masya- untuk menumpahkan perasaan-perasaan
rakatnya. Pada sebagian besar kultur, citra mereka dengan cara begini oleh serial-serial
laki-laki diasosiasikan dengan tidak mena- televisi, film-film, dan majalah-majalah.
ngis. Berlawanan dengan citra ini, kaum Orang-orang memberi simpati pada orang
perempuan digalakkan untuk menangis. Ini lain dalam pemandangan-pemandangan
adalah sebuah keyakinan jahiliah yang me- dramatis tatkala mencurahkan kebahagiaan,
nyatakan bahwa oleh karena kaum perem- cinta, dan rasa sakitnya dengan menumpah-
puan secara fisik lebih lemah daripada kaum kan air mata.

145 146
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Menangis begitu umumnya di tengah- syarakat jahiliah menerima permintaan-per-


tengah masyarakat jahiliah sehingga orang- mintaan yang dalam keadaan normal akan
orang pun melakukannya, bahkan untuk hal- mereka tolak.
hal yang tidak perlu. Mereka sungguh-sung- Berdasar pengalaman, orang-orang yang
guh menangis tatkala menyimak berita di TV suka menangis ini mengetahui betul keun-
atau sewaktu menonton film yang dramatis. tungan-keuntungan dari kelakuan ini. Dimu-
Bahkan ketika merasa bahagia pun mereka lai sejak masa kanak-kanak, setiap anggota
menangis. Pada upacara-upacara wisuda, masyarakat jahiliah mengambil jalan ini ba-
pernikahan, dan sebagainya, sudah hampir rangkali ratusan kali dan setiap kali dia me-
menjadi kebiasaan untuk menangis. rencanakan untuk mendapatkan apa yang
Orang-orang yang sudah diajarkan menge- diinginkannya. Pengalaman yang demikian
nai manfaat yang bisa dipetik dengan aksi ini memberikan kemantapan yang kuat dalam
menangis ini dengan cepat memahami bahwa menggunakan senjata ini; guna mensahkan
ini dapat dijadikan senjata yang dahsyat guna suatu kelakuan tertentu, agar tampak tidak
dipakai pada situasi-situasi tertentu. Sung- bersalah, tulus, dan sebagainya., atau kadang-
guh, ini adalah suatu cara yang tidak tulus kadang hanya sekadar untuk menarik perhatian.
untuk mencapai suatu tujuan yang tidak dapat Akan tetapi, al-Qur’an menyatakan bahwa
dipenuhi bila tidak melakukannya. Ini karena menangis itu adalah suatu kesialan yang me-
tangisan langsung menyentuh emosi dan nimpa manusia daripada suatu karunia yang
menimbulkan perasaan kasihan di kalangan dianugerahkan kepadanya. Hal ini lebih
masyarakat jahiliah. Dengan demikian, maka lanjut diterangkan di dalam ayat berikut:
tangis adalah sebuah metode yang efisien
dalam mempermainkan perasaan orang lain.
Sudah menjadi fakta yang berlaku bahwa
tatkala tangis dilakukan, sebagian besar ma-

147 148
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“Maka hendaklah sedikit tertawa dan


banyak menangis, sebagai balasan atas apa
yang mereka kerjakan.” (Q.s. at-Taubah: 82).
Di dalam al-Qur’an dinyatakan dengan “Maka, Kami memperingatkan kalian
jelas bahwa para ahli neraka tidak akan pernah dengan neraka yang menyala-nyala. Tidak
merasakan kebahagiaan, kedamaian, dan ke- ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang
tentraman, bahkan sekalipun mereka meng- yang paling celaka.” (Q.s. al-Lail: 14-5).
inginkannya. Dengan demikian, tentu saja
tidak bijaksana untuk menyamai para ahli
neraka tersebut di dunia ini. Dalam banyak
tempat di dalam al-Qur’an, telah berulangkali
dinyatakan bahwa keburukan itu hanyalah
“Di kala datang hari itu, tidak ada seorang
suatu sifat yang ditujukan bagi orang-orang
pun yang berbicara, melainkan dengan izin-
jahiliah:
Nya; maka di antara mereka ada yang celaka
dan ada yang berbahagia.” (Q.s. Hud: 105).
♦ Mudah Tersinggung
Salah satu wujud dari emosionalisme ada-
“Orang yang takut (kepada Allah) akan lah mudah merasa tersinggung. Sebagaimana
mendapat pelajaran; orang-orang yang yang bisa ditangkap dari makna kata emosio-
celaka (kafir) akan menjauhinya. (Yaitu) nalisme, faktor-faktor yang mendominasi si-
orang yang akan memasuki api yang besar kap dari seseorang yang sangat cepat tersing-
(neraka).” (Q.s. al-A‘la: 10-2). gung ini adalah perasaan-perasaannya. Ketika
emosi yang berkuasa, tidak ada ruang bagi
kebijaksanaan. Dalam kasus ini, hampir tidak

149 150
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

mungkin bagi seorang individu yang emosio- Sesungguhnya, ini adalah hasil yang wajar
nal menangani isu-isu dengan penalaran yang dari lingkungan tidak aman yang diciptakan
jernih. Sesungguhnya inilah alasannya me- oleh moral-moral jahiliah. Cara bersikap yang
ngapa dirinya jadi mudah tersinggung. dilakukan oleh para anggota masyarakat jahil-
Seseorang yang melihat kejadian-kejadian iah sendiri sungguh dengan mudah dapat
dengan pikiran yang cenderung tidak rasional dirasa sebagai sesuatu yang bersifat ofensif.
mengira bahwa segala hal berkisar di sekitar Sikap yang tidak memperlihatkan adanya rasa
dirinya. Dia mengira bahwa semua orang iba, lalu kemunafikan dan dendam, benar-
membicarakan dirinya dan menyusun renca- benar sangat menggelisahkan, terutama ketika
na yang tidak baik baginya. Kecenderungan seseorang memikirkan kemungkinan bahwa
ini, yang secara khas mengatur perilaku semua kelakuan yang demikian itu bisa jadi disenga-
anggota masyarakat jahiliah, hampir menjadi ja. Tetapi, penjelasan-penjelasan ini tidak
suatu gangguan pikiran bagi sebagian orang memberikan pembenaran atas orang yang
di antara mereka. Manakala seseorang makin punya kelakuan yang salah ini untuk bisa
beranjak tua kecenderungan ini pun makin dengan mudah merasa tersinggung. Namun
kentara. Baik ada hubungannya atau tidak, demikian, ini penting dalam arti bahwa de-
orang-orang tua menganggap segala hal dapat ngannya akan terungkaplah rapuhnya landas-
membuatnya tersinggung. Lebih jauh lagi, an tempat berpijak moral-moral jahiliah.
mereka membuat-buat skenario-skenario Orang tua yang tinggal dengan anak laki-laki
imajiner; barangkali mereka telah mendapat- dan cucu-cucunya merasa tersinggung, na-
kan perhatian yang sangat baik, namun me- mun tentu ada alasan-alasan mengapa dia
reka menganggap bahwa anak-anak mereka merasa demikian. Orang tua umumnya diang-
tidak lagi menyayangi mereka dan ingin gap sebagai suatu beban di rumah dan tidak
mengirim mereka ke panti jompo. Lebih jauh disukai. Akan tetapi perasaan-perasaan ini
lagi, mereka punya anggapan bahwa diri hanya disimpan saja, dan tidak pernah dinya-
mereka adalah beban bagi anak-anak mereka. takan secara langsung.

151 152
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Begitu orang-orang jahiliah menganut niai dengan moral-moral ini, tidak ada yang
karakter yang emosional ini, mereka hidup merasa tersinggung oleh sikap orang lain. Di
dengannya sampai mati. Lebih jauh lagi, dalam al-Qur’an, Allah memerintahkan ke-
mereka sangat menderita karena sisi negatif pada manusia untuk mengajak kepada kebaik-
karakter ini. Di dalam suatu lingkungan di an dan mencegah dari kemungkaran (amar
mana setiap orang saling memperlakukan satu ma‘ruf wa nahi munkar). Cara bersikap yang
sama lain secara akrab dan bersahabat, mereka demikian ini sepenuhnya menghapuskan
yang mudah tersinggung tidak pernah menja- situasi-situasi yang tidak diinginkan yang
lani hidup ini dalam kebahagiaan dan keda- cenderung muncul dari sikap emosional.
maian yang sesungguhnya. Tatkala semua
♦ Suka Berbohong
orang lain bisa merasa senang, mereka duduk
menyendiri di pojokan. Orang-orang jahiliah sangat sering berbo-
Sebagaimana telah kita lihat tadi, setiap hong. Hampir semua hubungan sosial dida-
aspek kejahiliahan menciptakan suasana- sari atas penipuan.
suasana yang mengerikan. Seseorang yang jujur dan tulus tidak per-
Di sisi lain, dengan berpegang teguh pada nah merendahkan dirinya dengan berkata
al-Qur’an, orang-orang akan mengembang- bohong. Di sisi lain, seseorang yang hidupnya
kan sebuah karakter yang jelas. Dengan kata berpijak pada aturan-aturan yang berasal dari
lain, mereka berkata sesuai dengan apa yang sebuah sistem yang munafik mau tidak mau
mereka pikirkan. Jika ada sesuatu yang tidak harus menggunakan metode-metode tidak
mereka sukai, mereka pun menyatakannya se- jujur untuk meraih kesuksesan. Berbohong
cara terang-terangan dan tidak pernah meng- adalah salah satu dari metode tidak jujur yang
isyaratkannya dengan penampilan, gerak- dipakai secara luas. Begitu seseorang merasa
gerik, atau sikap. Selain itu, karena mereka yakin bahwa ini adalah metode yang dapat
dikelilingi oleh orang-orang yang juga dikaru- mendatangkan hasil, maka dia pun mulai
menjadikannya sebagai suatu cara secara

153 154
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

terus-menerus dan hampir menjadikannya


suatu gaya hidupnya. Lidah dan pikirannya
menjadi terbiasa dengan ide-ide bohong, “Jauhilah perkataan-perkataan dusta.”
sehingga dengan demikian dia pun melaku- (Q.s. al-Haj: 30).
kan praktik-praktik ini kapan saja ketika me-
Di dalam ayat lain, Dia menjelaskan tabiat
nemui suatu masalah berat. Di kalangan ma-
mereka yang suka berdusta:
syarakat jahiliah ini adalah sebuah kebiasaan
yang bisa mereka terima, sepanjang hal ini
tidak ada konsekuensi-konsekuensi yang me-
rugikannya. Bahkan berbohong pada kawan
karib pun dianggap hal yang normal saja.
Hanya ketika kebohongan ini mulai mengan- “Sesungguhnya yang mengada-adakan
cam kesejahteraan material atau spiritual dan kebohongan, hanyalah orang-orang yang
terutama kepentingan-kepentingan pribadi, tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan
barulah mereka yang dibohongi mulai mereka itulah orang-orang pendusta.”
menyatakan ketidaksukaannya. Singkat kata, (Q.s. an-Nahl: 105).
sekalipun kebohongan digunakan secara Di kalangan masyarakat beriman, bagai-
meluas, namun hal ini juga mengakibatkan manapun, pijakan apa pun untuk berbohong
penderitaan yang berat di kalangan masyara- sepenuhnya dihapuskan. Misalnya, orang-
kat jahiliah. Tetapi, penderitaan yang akan orang jahiliah berbohong karena mereka se-
ditimbulkannya di akhirat kelak lebih serius mata-mata ingin menutupi kesalahan-kesa-
lagi. lahan atau kesembronoan mereka, atau seka-
Allah memperingatkan untuk menjauhi dar untuk membuat kesan yang baik di mata
perbuatan buruk ini dalam firman-Nya: orang lain. Mereka berdusta untuk menipu
orang lain agar dapat mendapatkan keuntung-

155 156
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

an, singkatnya, guna mendapatkan keuntung- tahu bahwa hal itu secara moral tidak dapat
an duniawi apa pun. Seorang yang beriman, dibenarkan. Inilah alasan mendasar mengapa
pada sisi lain, memperbaiki kesalahan-ke- sikap yang rendah ini cukup umum. Berla-
salahan mereka dan mengakuinya daripada wanan dengan kepercayaan umum bahwa
berusaha untuk menutup-nutupinya. Dia sikap yang rendah ini hanya khusus pada
tidak menjalin persahabatan dengan orang- bagian tertentu masyarakat, umumnya sikap
orang yang tidak mereka sukai. Kawan-kawan ini sesuai dengan kelakuan dari semua ang-
mereka hanyalah orang-orang yang sama- gota masyarakat jahiliah. Umumnya orang
sama mencari keridhaan Allah dan oleh ka- meyakini bahwa kelakukan seperti ini meru-
renanya mereka pun berperilaku jujur dan pakan ciri khas orang-orang yang tidak ber-
bertanggung jawab terhadap Allah. Dengan pendidikan. Namun demikian, kelakuan ini
demikian, tidak ada landasan apa pun bagi adalah konsekuensi dari sebuah kekurangan
seorang yang beriman untuk berkata dusta. yang mendasar dalam berpikir. Dengan demi-
Dia tidak mendekati orang lain karena meng- kian, tanpa memandang tingkat kecerdasan,
harap keuntungan. Dia berterus terang ten- kultur atau pendidikan, semua orang yang
tang hidupnya; sesungguhnya dia tidak punya menganut prinsip-prinsip jahiliah memper-
sesuatu untuk disembunyikan dan oleh kare- tontonkan kelakuan-kelakuan ini.
nanya tidak merasa perlu berbohong. Dengan Dalam kenyataannya, sikap yang rendah
demikian, seorang yang beriman dapat hidup ini adalah isyarat dari semua jenis perilaku
dengan tenang karena sikap shiddiq (benar) yang berpangkal dari moral-moral jahiliah.
yang melekat padanya di sepanjang hayatnya. Begitu jatuh ke taraf ini, seorang individu
♦ Bersikap Murahan secara alami akan memperlihatkan kecende-
rungan untuk menampakkan semua kelakuan
Dalam rangka mencapai suatu tujuan, primitif jahiliah. Asalkan kelakuan yang
orang-orang jahiliah akan membungkukkan tercela ini bisa menyampaikan kepada mak-
dirinya kepada apa saja, sekalipun mereka sud yang ditujunya, seseorang yang berasal
157 158
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

dari masyarakat jahiliah tidak punya keraguan “yang telah dikembangkan” dari kelakuan
sedikit pun untuk berkata dusta, menampak- rendah karena kurang luas dalam berpikir ini.
kan kerakusan, bersikap dengki, atau memen- Misalnya, dalam kehidupan bisnis, seorang
tingkan diri sendiri. Alasan utama yang men- direktur suatu perusahaan yang biasanya
dorong seorang yang jahil untuk bersikap bersikap galak pada para anak buahnya, yang
sedemikian hinanya adalah fakta bahwa- ketika memberikan perintah kepada para
dalam rangka mengejar keuntungan-keun- pegawainya dengan cara berteriak-teriak-me-
tungan duniawi, dia begitu cepatnya mem- nampilkan karakter yang sama sekali berbeda
biarkan dirinya meninggalkan sikap yang tatkala pemilik dari perusahaan itu berkun-
benar dan terhormat serta dengan cepatnya jung ke kantornya. Ketika sang bos datang,
pula mengambil prinsip-prinsip jahiliah. sang direktur ini mendadak berubah menjadi
Sebagaimana semua karakteristik jahiliah seorang yang merendah, siap menerima perin-
lainnya, sikap yang rendah ini juga telah tah apa pun dari bosnya. Sementara itu, dia
ditanamkan semenjak masih kanak-kanak. juga berubah menjadi baik kepada para ba-
“Jangan bagi permenmu dengan anak-anak wahannya. Dia melakukan apa saja guna me-
lainnya,” atau “jangan percaya kepada siapa nyanjung bosnya. Untuk maksud ini, dia bisa
pun bahkan terhadap ayahmu sendiri,” adalah saja melakukan hal-hal yang tidak terbayang-
beberapa contoh nasihat yang khas dari para kan. Orang-orang semacam ini tentu punya
orangtua kepada anak-anak mereka di kala risiko, yaitu martabatnya jadi jatuh atau hina
usia mereka masih sangat muda. Dengan pan- di mata masyarakat. Namun, mereka tidak
dangan yang demikian itu, orang-orang jahi- pernah mempedulikannya.
liah tidak terelakkan lagi mendasarkan prin- Menariknya, orang-orang ini berpendi-
sip-prinsip moral mereka pada cara berpikir dikan dan punya gelar akademi. Namun has-
yang dangkal yang sama sekali lepas dari nilai- rat untuk mendapat promosi membuat mere-
nilai yang utama dan mulia. Kelak dalam ka berperilaku dengan sikap yang rendah itu.
hidupnya mereka menampilkan versi-versi
159 160
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Mereka percaya bahwa beginilah realitas puji berbicara dengan sikap yang akrab di
hidup. Sekalipun mereka tahu bahwa hal ini depan seseorang dan kemudian menggun-
adalah suatu perilaku yang rendah, mereka jingnya tatkala orang itu tidak ada, namun
melihat ini sebagai suatu bagian yang penting mereka tidak dapat melepaskan diri dari sikap
dalam rangka memperoleh promosi dalam yang rendah itu.
dunia bisnis. Tentu saja bukan bosnya yang Dalam kehidupan sehari-hari, berbagai
mereka hormati namun uang dan status me- contoh lainnya dapat diberikan yang berkait-
reka. an dengan cara berpikir yang dangkal ini.
Sikap yang sama juga terlihat di rumah. Misalnya, sudah merupakan kelakuan yang
Mari kita lihat sikap orang-orang jahiliah biasa saja bagi orang-orang jahiliah untuk
terhadap tamu yang tidak diharapkan sebagai mendesak masuk ke dalam bis, sambil mendo-
satu contoh. Suatu kunjungan oleh seorang rong orang lain agar dia bisa duduk di sam-
kawan yang tidak diharapkan dihindari ping jendela. Atau di dalam bus mereka tidak
dengan cara berbohong di telepon. Jika sang mau memberikan tempat duduknya kepada
tamu datang tanpa memberi tahu sebelumnya, orang tua atau orang sakit yang harus beper-
mereka tetap diam saja di dalam rumahnya gian dengan cara berdiri. Sekalipun mereka
sambil tidak membuat suara, menunggu agar tidak merasa lapar dan dapat membeli makan-
tamunya pergi. Mereka melihat bahwa memu- an yang baik, akan tetapi mereka memakan
liakan tamu adalah suatu beban dan meng- sesuatu dengan rakusnya hanya karena sesu-
ungkapkan perasaan tidak senang mereka atu itu dibagikan dengan gratis. Demikian
secara terang-terangan. Sekalipun sudah pula halnya, di mal-mal perbelanjaan, di mana
melakukan berbagai upaya, andaikata mereka sampel-sampel barang dagangan dibagi-bagi-
masih juga harus menyambut dan memulia- kan, mereka mengantri berkali-kali agar bisa
kan tamu tadi, mereka pun mulai menggun- mendapat sampel-sampel tadi lebih banyak
jingnya begitu sang tamu pergi. Mereka tahu lagi. Lebih buruk dari itu, mereka bahkan
dengan baik bahwa bukanlah akhlak yang ter- menjadikan suatu kebiasaan untuk menye-
161 162
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

robot antrian. Mereka pikir kelakuan seperti kat kelas atas, adalah fakta bahwa mereka
ini adalah suatu tanda kepintaran dan menye- mengangan-angankan hal-hal yang tidak bisa
but orang-orang yang cukup punya kesopanan mereka capai. Berlawanan dengan pandangan
dan tidak berkelakuan dengan tatakrama yang umum yang berlaku, hasrat semacam ini
buruk ini sebagai “orang-orang bodoh”. bukanlah ciri khas pada suatu lapisan tertentu
Tentu saja, apa yang mereka sebut pintar dari masyarakat itu. Namun, ini adalah suatu
tadi hanyalah sikap mementingkan diri sen- sifat yang lazim di seluruh lapisan sosial. Akan
diri dan melindungi kepentingan-kepen- tetapi, menyadari bahwa ini adalah sesuatu
tingan mereka sendiri. Orang-orang yang yang agak merendahkan, umumnya orang-
mereka sebut bodoh, pada sisi lain, justru orang mengelak untuk mengakui bahwa me-
adalah orang-orang terhormat yang tidak mau reka punya suatu kecenderungan untuk
merendahkan harkat dan martabat diri mere- mengangan-angankan sesuatu yang tidak
ka. dapat mereka miliki dan dengan enteng
Seseorang yang menganut prinsip-prinsip mengatributkan kekurangan ini pada orang
akhlak yang diajarkan di dalam al-Qur’an lain.
berperilaku dengan cara yang paling terhor- Sebagaimana dengan setiap isu lainnya,
mat. Tidak peduli betapa mendesaknya kon- model yang ideal tidaklah ditentukan oleh
disi, dia tidak pernah membungkukkan diri- orang-orang itu sendiri namun oleh masyara-
nya pada apa pun yang merendahkan marta- kat jahiliah. Ciri-ciri esensial guna mencapai
batnya atau kepada orang lain. suatu tingkatan “keistimewaan” tertentu di
tengah-tengah masyarakat diketahui dengan
♦ Banyak Angan-angan baik oleh setiap orang: punya pendidikan
Salah satu ciri yang sangat menonjol dari yang baik, fasih dalam berbicara dengan bebe-
semua lapisan masyarakat jahiliah, mulai dari rapa bahasa asing, sering pergi ke luar negeri,
orang-orang yang tinggal di kampung-ka- pergi ke kafe-kafe atau restoran-restoran
mpung sampai ke kalangan anggota masyara- terkenal, mengikuti mode, punya mobil-
163 164
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

mobil mewah, dan memiliki kartu-kartu kre- orang di dalam hidup ini tidaklah kekal. Fakta
dit bergengsi. Inilah faktor-faktor yang ini, yang akan dipahami oleh sebagian orang
membuat Anda tampil sebagai seseorang yang hanya ketika mereka sudah sampai di akhirat
penting di tengah-tengah masyarakat. Begini nanti, dipahami dengan baik oleh mereka
jugalah cara hidup yang diidam-idamkan oleh yang beriman. Dengan demikian orang-orang
orang-orang jahiliah. (Tidak perlu disebut lagi beriman tidak pernah mengidam-idamkan
bahwa tingkat pendidikan yang baik dan suatu gaya hidup selain daripada apa yang
kemampuan untuk berbicara dalam beberapa dilukiskan sebagai gaya hidup yang baik
bahasa asing adalah aset-aset pribadi. Namun, menurut al-Qur’an. Bahkan sekalipun mereka
adalah salah bila seseorang menjadikan ke- adalah orang yang paling kaya dan paling
mampuan-kemampuan yang dimilikinya bijak di seluruh dunia, mereka tidak meng-
hanya sekadar untuk pamer). gunakan karunia-karunia yang mereka per-
Bagaimanapun, bagi sebagian besar orang, oleh itu guna membuat orang lain terkesan.
mencapai standar hidup yang tinggi itu adalah Dengan menyadari bahwa kekayaan dan
tidak terbayangkan. Inilah sebenarnya titik kekuasaan adalah karunia dari Allah, dalam
pangkal dimulainya angan-angan untuk bisa ayat yang berikut ini, menjadi jelaslah bahwa
hidup seperti orang lain. Mereka yang tidak satu-satunya yang bernilai di hadirat Allah
mampu hidup seperti itu berusaha menda- hanyalah ketakwaan kepada-Nya.
patkan rasa hormat di kalangan mereka yang
dikaruniai lebih setidak-tidaknya dengan cara
berpura-pura bahwa mereka juga sama seperti
orang-orang itu.
Namun demikian, mereka yang mengikuti
petunjuk al-Qur’an, menyadari bahwa semua
hal ini, segala yang diidam-idamkan oleh

165 166
NILAI-NILAI MORAL JAHILIAH

“Hai manusia, sesungguhnya Kami men-


ciptakan kalian dari seorang laki-laki dan
seorang perempuan dan menjadikan kalian
berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya
kalian saling kenal-mengenal. Sesungguhnya
orang yang paling mulia di antara kalian di
sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa
di antara kalian. Sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
(Q.s. al-Hujurat: 13).

167
KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

yang tidak terduga seperti gempa bumi, kilat,


dan angin puyuh mendatangkan rasa takut
yang amat dahsyat di dalam hati mereka.
Di dalam al-Qur’an, Allah memberikan
contoh mengenai orang-orang yang menyem-
bah tuhan-tuhan lain selain Allah:
KETAKUTAN-KETAKUTAN
DAN GANGGUAN PIKIRAN
JAHILIAH

O RANG-ORANG jahiliah tidak mampu me-


nangkap fakta bahwa Allah-lah yang
punya kekuasaan mutlak atas segala hal. Ini-
lah sebabnya mengapa, mulai dari masa
kanak-kanak, telah tumbuh rasa ketakutan “Allah membuat perumpamaan (yaitu)
yang tidak masuk akal atas segala hal pada diri seorang laki-laki (budak) yang dimiliki oleh
mereka. Kemudian dalam hidup ini, ketakut- beberapa orang yang mana mereka dalam ke-
an tadi telah menjadi suatu sumber kesulitan adaan berselisih, dan seorang budak yang
dan kesukaran yang permanen. Setiap insiden menjadi milik penuh dari seseorang saja;
yang mereka jumpai dalam hidup ini berubah adakah keadaan kedua budak itu sama hal-
menjadi sumber kekhawatiran belaka yang nya? Segala puji bagi Allah, tetapi kebanya-
tidak kepalang tanggung; mereka selalu saja kan mereka tidak mengetahui. Sesungguhnya
agak rentan. Mereka takut pada orang lain, kamu akan mati dan sesungguhnya mereka
misalnya. Demikian pula, kejadian-kejadian akan mati pula. Kemudian sesungguhnya

169 170
KETAKUTAN DAN GANGGUAN PIKIRAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

kamu pada Hari Kiamat akan berbantah- mereka takut gelap, misalnya, mereka meng-
bantah di hadapan Tuhanmu.” hindar dari kucing hitam atau tidak mau ber-
(Q.s. az-Zumar: 29-31). jalan di bawah tangga karena punya keper-
Sebenarnya dapat dibuat sebuah daftar dari cayaan bahwa itu bisa mendatangkan nasib
situasi-situasi yang ditakutkan oleh orang- buruk.
orang yang masuk ke dalam kejahiliahan Pada halaman-halaman berikut kita akan
dengan banyak dewa. Ini adalah situasi-situasi mengkaji lebih jauh lagi berbagai segi dari
yang mereka rasakan sebagai suatu ancaman ketakutan-ketakutan ini dan kebingungan
yang nyata atas keselamatan mereka. Jatuh serta kerugian yang ditimbulkannya baik di
sakit, dipecat dari pekerjaan, mengalami dunia ini maupun di akhirat kelak.
kebangkrutan, belum juga menikah, atau
♦ Takut pada Ketidakjujuran
tidak bisa punya anak, bersamaan dengan
sekian banyak gangguan pikiran lainnya, yang Orang-orang jahiliah tidak mempercayai
berupa keraguan-keraguan, ketakutan-keta- siapa pun, termasuk para anggota keluarga
kutan, bayangan-bayangan, lintasan-lintasan dekatnya sendiri. Bagi mereka, cukup kuat
pikiran, atau kecemasan-kecemasan akan adanya kecenderungan bahwa siapa pun dapat
masa depan membalikkan hidup mereka ke saja mengkhianati mereka pada suatu hari
dalam keadaan yang mengerikan. Lepas dari nanti begitu mereka merasa bahwa kepen-
hal-hal tadi, mereka memiliki pikiran-pikiran tingan-kepentingan mereka dipertaruhkan.
dan ketakutan-ketakutan yang sering datang Berdasarkan fakta bahwa mereka tidak ber-
berulang-ulang dan tidak mampu mereka ken- serah diri kepada Allah seperti orang-orang
dalikan, sekalipun mereka menyadari bahwa yang mengikuti al-Qur’an, mereka benar
itu tidak perlu dan tidak ada relevansinya. dalam hal ini.
Takhayul-takhayul termasuk di antara sekian Sungguh, adalah suatu hal yang salah
banyak ketakutan yang tidak rasional ini; untuk mengharapkan adanya kejujuran dan
kesetiaan yang penuh dari seseorang yang
171 172
KETAKUTAN DAN GANGGUAN PIKIRAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

tidak punya rasa takut kepada Allah atau keya- menipu bosnya ratusan juta. Kadang-kadang
kinan atas adanya akhirat, karena hanya ke- bahkan anak-anak dari seorang ayah pun bisa
imanan di dalam hati seseorang sajalah yang saja berusaha untuk menipunya.
membuka jalan bagi kejujuran. Kasus-kasus yang seperti ini tidak hanya
Satu langkah penting yang diambil oleh terbatas pada isu-isu material saja. Seorang
orang-orang jahiliah guna menanggulangi perempuan, misalnya, merasa bebas untuk
dampak-dampak buruk dari ketidakjujuran mengungkapkan suatu rahasia suaminya
ini adalah dengan tidak mempercayai siapa kepada kawan-kawannya. Atau para pasangan,
pun. Ketakutan sepanjang hayat atas ketidak- pada waktu berbincang-bincang dengan
jujuran ini hampir menjadi suatu gangguan kawan-kawan akrab, saling menggunjing satu
pikiran bagi mereka dan terwujud dalam sama lain. Demikian pula, sekalipun terikat
kalimat-kalimat seperti, “Bahkan jangan per- tali pernikahan mereka tetap saja tidak setia
caya pada ayahmu sendiri.” satu sama lainnya.
Dengan senantiasa mencamkan kalimat ini Tentu masih ada lagi, tidak terhitung con-
di dalam benaknya, mereka tidak menaruh toh yang dapat diberikan. Karena seringnya
kepercayaan kepada siapa pun kecuali diri menjumpai kasus-kasus ini, orang-orang jahi-
mereka sendiri; namun ini bukanlah sebuah liah merasakan adanya ketakutan yang terus-
alat pencegah bagi ketidakjujuran orang- menerus bahwa salah satu dari malapetaka ini
orang di sekeliling mereka. Setiap hari, koran- bisa saja menimpa diri mereka suatu hari
koran penuh dengan berbagai kasus ketidak- nanti.
jujuran. Dalam dunia bisnis, para rekanan
♦ Takut Miskin
saling menipu satu sama lain. Bukanlah hal
yang mengejutkan mendengar berita bahwa Salah satu kelemahan yang besar pada
seorang akuntan yang telah mengabdi selama orang jahiliah adalah mereka takut miskin.
bertahun-tahun pada sebuah perusahaan telah Penyebab utama ketakutan yang demikian ini
adalah sistem yang tidak memberi pencerahan
173 174
KETAKUTAN DAN GANGGUAN PIKIRAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

yang berlandaskan pada kekayaan materi. menjalani kehidupan yang bermanfaat di


Mereka bertahan bahwa, dengan bantuan dunia ini, namun kejadian-kejadian yang
uang, mereka dapat hidup dengan sempurna, lewat justru berlangsung sebaliknya dan mere-
untung dan sehat. Bila tidak, mereka yakin ka mendapati diri mereka dalam suatu ke-
bahwa diri mereka akan kehilangan banyak adaan yang sama sekali membosankan sehing-
esensi kehidupan serta berbagai keuntungan, ga membuat diri mereka tidak bisa merasakan
seperti status sosial, yang berhubungan ketenangan sama sekali.
dengan kekayaan. Baik takut miskin maupun sikap kikir
Yang menarik adalah adanya orang-orang adalah konsekuensi akibat tidak beriman ke-
kaya yang juga mengalami ketakutan ini dan pada Allah. Allah memperingatkan manusia
senantiasa berada dalam keadaan stres yang agar jangan sampai tercekam oleh ketakutan
luar biasa. Sering kali orang-orang ini ber- ini:
sikap lebih jauh; misalnya mereka tidak mau
mengeluarkan uang, bahkan untuk keper-
luan-keperluan yang penting. Mereka bekerja
keras, walaupun sudah punya persediaan uang
yang cukup sepanjang hidupnya. Mereka per-
caya bahwa adalah suatu hal yang bijak untuk
“Setan menjanjikan (menakut-nakuti)
menumpuk-numpuk uang di dalam rekening-
kalian dengan kemiskinan dan menyuruh
rekening bank. Inilah sebenarnya cara yang
kalian berbuat kejahatan (kikir); sedangkan
mereka tempuh guna meredakan ketakutan-
Allah menjanjikan kepada kalian ampunan
ketakutan akan masa depan.
dari-Nya dan karunia. Dan Allah Mahaluas
Akan tetapi, apa yang mereka raih tidak (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
pernah sama dengan apa yang mereka harap- (Q.s. al-Baqarah: 268).
kan; sementara niat mereka adalah untuk

175 176
KETAKUTAN DAN GANGGUAN PIKIRAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Satu-satunya cara untuk meredakan keta- menjadi sumber kesedihan yang besar bagi
kutan-ketakutan ini adalah ketaatan sepenuh- orang-orang jahiliah. Kaum perempuan bisa
nya kepada Allah, karena takwa kepada Allah lebih lepas dalam mengekspresikan kecemas-
membuat semua ketakutan-ketakutan lainnya an mereka, sementara kaum laki-laki sering
tidak ada artinya. kali mengelak untuk mengungkapkan apa
Seorang yang beriman sepenuhnya paham yang mereka rasakan jauh di dalam lubuk
akan fakta bahwa Allah-lah yang mencukupi hatinya. Tanda-tanda yang tampak karena
semua kebutuhannya. Dengan demikian, dia bertambah tua begitu dalam mempengaruhi
tidak pernah bersedih hati mengenai perso- diri mereka. Dengan suatu cara, bertambah-
alan semacam itu. Dengan menyadari bahwa nya ketuaan mengakhiri segala tingkah laku
Allah adalah Maha Pengasih kepada hamba- yang berlebih-lebihan. Demikianlah setiap
hamba-Nya, pikirannya hanya disibukkan harinya, tanda-tanda ketuaan makin tampak
dengan mengingat Allah dan tidak pernah saja di wajah dan tubuh mereka, menambah
merasa takut akan masa depan. kesedihan mereka. Namun, tidak penting be-
tapapun kerasnya mereka berusaha, mereka
♦ Takut Bertambah Tua tak pernah dapat menolak proses alami ini.
Tetap muda dan cantik adalah isu yang Hidup di usia senja tentu saja sama sekali
dianggap penting bagi masyarakat jahiliah. Di berbeda dengan kehidupan yang pernah
sepanjang hidupnya, menjaga kesehatan dialami sebelumnya. Usia senja adalah suatu
adalah ambisi utama manusia. Namun, harus periode kehidupan bagi seseorang di mana dia
diakui bahwa ini sering terbukti sebagai suatu merasa dirinya sebagai beban. Mereka yang
upaya yang sia-sia. Bertambah tua dan dengan mengurusi para manula membuat orang-
demikian kehilangan kecantikan atau kegan- orang tua ini merasa bahwa mereka menjadi
tengan dan berada dalam kondisi kesehatan sumber masalah. Cara bersikap yang demikian
yang buruk adalah fakta-fakta kehidupan ini menimbulkan berbagai perasaan yang
yang tak terelakkan dan, dengan demikian, tidak karuan di dalam diri mereka. Mereka
177 178
KETAKUTAN DAN GANGGUAN PIKIRAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

cemas kalau-kalau nantinya dikirim ke panti Orang-orang beriman, pada sisi lain, tidak
jompo atau ditinggal sendirian. Memang, merasakan ketakutan atas bertambahnya
bagaimanapun tentu ada alasan mengapa ketuaan maupun kelemahan yang cenderung
mereka merasakan ketakutan ini. Di tengah- mereka alami pada usia lanjut. Hal ini karena
tengah suatu masyarakat yang orang-orang- mereka tidak berusaha untuk mendapatkan
nya tidak taat kepada Allah, maka sistem pengakuan atau mengejar status sosial karena
tersebut sama sekali kurang dari kasih sayang penampilan yang bagus. Mereka menyadari
dan keadilan. Karena itulah, apa yang mereka bahwa, di hadirat Allah, seorang yang ber-
cemaskan tadi sebagian besar menjadi kenya- iman dipuji karena kesempurnaan akhlaknya
taan. daripada penampilan fisiknya. Di kalangan
Alasan lain takut bertambah tua ini adalah kawan-kawannya, pada sisi lain, dia disukai
fakta bahwa hal ini mengingatkan manusia karena kedekatannya kepada Allah.
kepada kematian dan akhir hidup ini. Tiap Dekatnya kaitan antara usia lanjut dengan
kali melihat sekilas bayangan di cermin ada- kematian tidak membuat orang-orang ber-
lah isyarat-isyarat waktu yang makin singkat iman merasa ngeri. Bagi mereka, akhirat
di dunia ini. Hal ini tentu saja adalah suatu adalah suatu awal; sebuah awal dari kehidup-
siksaan bagi orang yang tidak beriman. Bagi an yang lebih baik dan lebih memuaskan serta
seseorang yang tidak punya iman terhadap tidak ada bandingannya dan belum pernah
kehidupan setelah mati, akhir dari kehidupan ada sebelumnya yang akan berlangsung untuk
di dunia ini dan rusaknya jasad di bawah tanah selama-lamanya. Seseorang yang menghabis-
adalah suatu akhir yang tidak akan pernah kan masa-masa mudanya dengan menyibuk-
kembali lagi. Oleh karena dia telah memper- kan diri dengan amal-amal saleh agar menda-
taruhkan segala yang dimilikinya untuk ke- patkan surga dan keridhaan dari Allah, di-
hidupan di dunia ini, dia amat sangat ketakut- mana ia akan memasuki usia senja ini dengan
an kehilangan itu. kebahagiaan dan kegembiraan.

179 180
KETAKUTAN DAN GANGGUAN PIKIRAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

♦ Takut Jatuh Sakit pengetahuan ini kerap merasa khawatir jatuh


Mereka yang sangat mencintai hidup ini sakit. Sebaliknya, cara pandang orang-orang
memendam kegelisahan batin dan ketakutan beriman mengenai persoalan ini sama sekali
yang sangat besar, yang membuat mereka berbeda: mula-mula, mereka menyadari bah-
tergoncang ketika memikirkan kemungkinan wa dengan cara apa pun kelak suatu saat kehi-
untuk jatuh sakit. Mereka yakin bahwa peran- dupan ini tentu ada akhirnya. Dengan demi-
tara-perantara yang mendatangkan penyakit kian, jika mereka mengusahakan untuk
— mikroba dan virus — adalah makhluk- menghindarkan diri dari suatu penyakit,
makhluk yang tersendiri dan tidak tergantung misalnya, mereka tahu bahwa sebuah kecela-
pada Allah. Inilah sebabnya mengapa peran- kaan dapat mengubah hidup mereka kapan
tara-perantara penyakit yang mikroskopis saja. Atau mereka tak pernah lupa bahwa pro-
menjadi suatu mimpi buruk bagi orang-orang ses alami penuaan cepat atau lambat tidak
jahiliah. akan dapat mengembalikan kesehatan mere-
Sesungguhnya, jatuh sakit adalah dicabut- ka. Lepas dari itu, mereka mencamkan baik-
nya nikmat-nikmat di dunia ini. Bahkan in- baik bahwa, kecuali atas kehendak Allah, tak
fluenza adalah sebuah halangan untuk mela- ada virus atau bakteri apa pun yang dapat
kukan banyak kegiatan dan menyebabkan ter- menimbulkan penyakit kepada siapa pun.
buang-buangnya sebagian dari waktu hidup Dengan demikian, tatkala mereka jatuh sakit,
mereka, yang sudah terbatas itu. Penyakit- mereka sadar bahwa ini adalah takdir dari
penyakit menghalangi manusia dari melaku- Allah untuk suatu maksud tertentu. Berserah
kan perjalanan, mencari hiburan, bisnis. diri kepada Allah menghilangkan sepenuhnya
Tentu saja ini adalah suatu cacat yang besar rasa takut atas penyakit. Tentu saja, mereka
dalam sistem mereka yang telah mapan. melakukan berbagai upaya yang mungkin di-
lakukan guna menikmati kesehatan. Namun
Merasa bahwa penyakit adalah suatu kesi- jika mereka memang jatuh sakit juga, mereka
alan, orang-orang jahiliah yang kurang ber-

181 182
KETAKUTAN DAN GANGGUAN PIKIRAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

menunjukkan kesabaran dan kesempurnaan kerasnya perjuangan mereka, umur ini me-
moral sebagaimana dinyatakan oleh ayat ber- rambat detik demi detik. Bahwasanya tak
ikut ini: mungkin lolos dari kematian pun telah di-
ingatkan:

“Dan orang-orang yang menepati janjinya


apabila dia berjanji, dan orang-orang yang
sabar dalam kesempitan, penderitaan, dan “Di mana saja kalian berada, kematian
dalam peperangan. Mereka itulah orang- akan mendapatkan kalian, kendatipun kali-
orang yang benar (imannya); dan mereka an di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh,
itulah orang-orang yang bertakwa.” dan jika mereka memperoleh kebaikan, mere-
(Q.s. al-Baqarah: 177). ka mengatakan: ‘Ini adalah dari sisi Allah,’
♦ Masyarakat Jahiliah Takut Menghadapi dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana
Kematian mereka mengatakan: ‘Ini (datangnya) dari
sisi kamu (Muhammad).’ Katakanlah:
Salah satu kelemahan besar pada masyara-
‘Semuanya (datang) dari sisi Allah.’ Maka
kat jahiliah adalah takut menghadapi kemati-
mengapa orang-orang itu (orang munafik)
an. Namun, sementara mereka hidup dengan
hampir-hampir tidak memahami pembicara-
ketakutan ini dan bahkan berusaha untuk
an sedikit pun?” (Q.s. an-Nisa’: 78).
tidak memikirkannya, mereka mengabaikan
satu fakta penting: tak peduli betapapun

183 184
KETAKUTAN DAN GANGGUAN PIKIRAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Dengan menyadari fakta ini, orang-orang


jahiliah melakukan daya upaya yang besar
guna menunda akhir kehidupan ini, dan
dengan demikian berusaha menikmati kehi-
dupan ini sebesar-besarnya. Kematian akan
memisahkan mereka dari sanak kerabat atau
“Katakanlah: ‘Sesungguhnya kematian kawan-kawan yang mereka sayangi dan men-
yang kalian lari daripadanya, maka sesung- jadikan semua usaha duniawi tidak berarti
guhnya kematian itu akan menemui kalian, lagi. Lagi pula, mereka pun tidak mau meng-
kemudian kalian akan dikembalikan kepada ucapkan kata “mati”. Mereka yang meng-
(Allah), yaitu yang mengetahui yang gaib dan ingatkan kawan-kawannya tentang itu pun
yang nyata, lalu Dia beritakan kepada kalian disebut “orang yang mengucapkan sesuatu
apa-apa yang telah kalian kerjakan’.” tanpa dipikir” dan percakapan-percakapan
(Q.s. al-Jumu‘ah: 8). mengenai kematian kerapkali diputus dengan
Sebagaimana diterangkan oleh ayat-ayat dalih bahwa itu bukan saat atau tempat yang
tadi, maut adalah suatu kepastian yang tak tepat untuk membicarakannya.
dapat dihindari. Sebagaimana orang-orang Proses mental manusia cenderung untuk
lainnya, baik yang paling kaya, paling cantik meremehkan apa yang tidak disukai atau
atau tampan, maupun seseorang yang paling diinginkannya. Bahkan dia cenderung untuk
terhormat di dunia ini akan mati. Tak seorang menyangkal eksistensi hal-hal yang tidak mau
pun, tanpa kecuali, dapat lolos darinya. Mere- dihadapinya. Kecenderungan ini tampak
ka yang sedang hidup saat ini dan mereka paling jelas tatkala masalah kematian dijadi-
yang akan hidup nanti pun juga akan meng- kan pokok pembicaraan. Dia menghindar dari
hadapi kematian pada hari yang telah ditetap- pembicaraan-pembicaraan seputar penyakit
kan. atau usia tua, yang mengingatkannya akan

185 186
KETAKUTAN DAN GANGGUAN PIKIRAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

kematian. Ketakutannya begitu besar sampai- ♦ Kepercayaan-kepercayaan yang Tidak


sampai melihat dokter saja sudah membu- Masuk Akal (Takhayul)
atnya gelisah. Dia khawatir bila mendapat Di kalangan masyarakat jahiliah, hampir
diagnosa adanya suatu penyakit yang fatal setiap orang pikirannya dirusak oleh keper-
pada dirinya. Kadang-kadang, kecemasan ini cayaan-kepercayaan yang tidak masuk akal.
bahkan membuatnya tidak mau mengunjungi Sebagaimana dinyatakan pula oleh kata “ta-
dokter. Tentu saja, proses pemakaman adalah khayul”, kepercayaan semacam ini adalah
peristiwa yang menyebabkan rasa cemas yang kepercayaan dimana seseorang tahu bahwa itu
paling besar. Tatkala menyaksikan anggota tidak masuk akal namun demikian dia tetap
keluarga terdekat atau kawan yang paling saja memegangnya. Bagaimanapun, ini adalah
disayangi diletakkan di dalam liang kubur sebuah fenomena yang alami bagi seseorang
mau tak mau mengingatkan seseorang akan yang tidak mengenal al-Qur’an, dan dengan
suatu saat di mana dia sendiri kelak akan demikian tidak terbiasa dengan agama.
menemui ajalnya pula. Salah satu aspek terpenting dari takhayul-
Bagaimanapun, ketakutan ini tidak men- takhayul ini adalah bahwa hal ini diturunkan
datangkan hal yang positif bagi mereka. dari satu generasi kepada generasi berikutnya.
Mereka takut kehilangan kehidupan di dunia Tidak peduli betapa tidak rasional atau tidak
ini. Namun, sekalipun mereka hidup lama, berdasarnya kepercayaan-kepercayaan itu,
mereka menghabiskan semua usianya dalam mayoritas masyarakat telah memasukkan
ketakutan ini. Sungguh ini adalah sebuah sik- kepercayaan-kepercayaan ini di dalam cara
saan dari Allah bagi mereka yang tidak mau hidup mereka.
melepaskan diri dari ketakutan yang tidak Lebih jauh lagi, sebagian besar masyarakat
masuk akal ini dan tidak mau mengganti- menerima kepercayaan-kepercayaan ini seba-
kannya dengan rasa takut kepada Allah. gai aturan-aturan dan mereka pun menjaga-
nya dengan hati-hati. Mereka tidak pernah

187 188
KETAKUTAN DAN GANGGUAN PIKIRAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

berjalan di bawah sebuah tangga, misalnya, Kepercayaan-kepercayaan ini punya suatu


karena yakin bahwa hal itu bisa mendatang- pengaruh yang dalam pada kehidupan sehari-
kan kesialan. Melihat kucing hitam juga di- hari orang-orang jahiliah. Sebuah nomor,
anggap tanda kesialan. Mereka mengetuk warna, atau bahkan seseorang bisa dianggap
kayu guna menghindar dari kejadian yang tak telah kena kutukan. Hampir diterima secara
diinginkan. Tidak terhitung aturan-aturan se- universal bahwa angka tiga belas sama dengan
macam ini, yang menimbulkan suatu ketakut- nasib sial. Demikian pula, kecuali bagi mereka
an yang dalam, dirumuskan oleh masyarakat yang menjadikan al-Qur’an sebagai cara
jahiliah. Jika mereka tidak dapat memenuhi hidupnya, semua orang di seluruh dunia ini
aturan-aturan ini, mereka merasa cemas akan akan mencari jalan lain guna menghindar dari
ditimpa oleh suatu bencana. kucing hitam.
Kesalahan besar yang dibuat oleh orang- Orang-orang yang kurang berpengetahuan
orang ini sesungguhnya adalah melupakan juga punya ketakutan-ketakutan mengenai
bahwa setiap kejadian hanya terjadi dengan diri mereka sendiri dimana mereka sulit
kehendak Allah. Dengan demikian, entah itu untuk menyebutnya. Misal, mereka tidak
kucing hitam atau tangga tidak punya keku- pernah lagi memakai pakaian yang pernah
atan untuk mendatangkan kesialan. Akan mereka pakai waktu mengalami suatu kece-
tetapi, orang-orang yang pikirannya dalam lakaan. Alternatif lain, dalam kasus seperti itu
kegelapan terganggu oleh “ketakutan-keta- mereka segera menjual mobil mereka.
kutan semu” yang dibuat-buat oleh mereka Ketakutan untuk mendapat kutukan begi-
sendiri. tu kuatnya di kalangan orang-orang jahiliah
♦ Diganggu Pikiran Akan Nasib Sial sehingga keputusan-keputusan penting ten-
tang hidup mereka, bahkan sahabat-sahabat
Di kalangan suatu masyarakat yang tidak mereka, ditentukan olehnya. Secara kese-
mengalami pencerahan, takhayul-takhayul ini luruhan mungkin saja bahwa ketakutan yang
secara luas dikait-kaitkan dengan nasib sial.

189 190
KETAKUTAN DAN GANGGUAN PIKIRAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

tidak rasional semacam itu bisa memuluskan suatu gangguan mental, orang-orang jahiliah
jalan untuk mengakhiri suatu persahabatan menerima mereka yang mengalami kecemas-
yang telah terjalin dalam waktu yang lama, an atau ketakutan yang sifatnya fobia ini
misalnya. Bagaimanapun, sampai mereka sebagai orang-orang normal dan bukannya
menghentikan ketakutan-ketakutan ini, sebagai pasien yang memerlukan perawatan.
barulah mereka bisa membebaskan diri mere- Kamus-kamus medis mencantumkan antara
ka dari pikiran-pikiran yang mengganggu ini. 250 hingga 300 macam fobia. Sungguh, orang
Dengan demikian, solusinya bukanlah jahiliah bisa mengalami fobia mengenai apa
dengan menghindarinya namun dengan saja. Tidak jarang seseorang punya daftar
menghilangkannya. Satu-satunya cara untuk situasi-situasi yang menimbulkan serangan
mencapai tujuan ini, bagaimanapun, adalah fobia bagi dirinya.
dengan meninggalkan semua kepercayaan Sebagian dari ketakutan-ketakutan ini bisa
yang mengakar pada kejahiliahan dan hanya jadi dianggap rasional bagi semua orang.
percaya kepada Allah saja. Namun, ketakutan-ketakutan yang dialami
♦ Mengalami Fobia-fobia oleh orang-orang yang menderita fobia cukup
ekstrem. Seseorang yang punya fobia terhadap
Kecemasan atau ketakutan karena fobia ular, misalnya, menjerit-jerit, melompat-lom-
adalah suatu ketakutan tidak rasional dimana pat di atas sofa, atau pingsan begitu melihat
individu yang mengalaminya tahu bahwa ular di televisi atau koran. Sebagian orang
sebenarnya hal itu tidak perlu dan tidak pro- punya fobia pada tempat-tempat yang diling-
porsional berkenaan dengan situasi yang kungi oleh kuburan atau suatu tempat yang
menuntutnya, namun demikian, dia tidak terletak di bawah tanah dan oleh karenanya
mampu mengatasinya. Hal ini terjadi secara mengalami agoraphobia, ketakutan atas
tidak masuk akal pada situasi-situasi yang tempat-tempat yang tertutup. Sesungguhnya,
biasanya semestinya tidak menimbulkan rasa ini adalah perwujudan dari rasa takut atas
takut. Kendati demikian, meskipun ini adalah kematian. Di dalam benak mereka, mereka
191 192
KETAKUTAN DAN GANGGUAN PIKIRAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

menyamakan kegelapan dengan bencana dan “Sesungguhnya mereka itu tidak lain
oleh sebab itu merasa tidak tenang bahkan di hanyalah setan yang menakut-nakuti (kali-
rumahnya sendiri, sebuah tempat di mana se- an) dengan kawan-kawannya (orang-orang
harusnya mereka merasakan rasa aman. Mere- musyrik Quraisy), karena itu janganlah
ka menghubungkan adanya suatu kekuatan kalian takut kepada mereka, tetapi takutlah
dengan kegelapan, menganggapnya terpisah kepada-Ku, jika kalian benar-benar orang-
dan lepas dari Allah, dan mempercayai bahwa orang yang beriman.” (Q.s. Ali Imran: 175).
ini adalah sumber dari segala kejahatan. Di
dalam kegelapan, mereka merasakan kenge-
rian, dengan beranggapan bahwa ada kekuat-
an-kekuatan gaib yang mengintai untuk
membunuh mereka.
Ada satu alasan utama mengapa orang- “Bahkan barangsiapa yang berserah diri
orang ini merasakan kengerian yang tidak kepada Allah, sedang dia berbuat kebajikan,
rasional dan tidak jelas alasannya: karena me- maka baginya pahala pada sisi Tuhannya
reka tidak percaya kepada Allah dan menye- dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka
kutukan-Nya. Di dalam al-Qur’an, Allah me- dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”
nyatakan bahwa ketakutan yang tak berdasar (Q.s. al-Baqarah: 112).
adalah suatu godaan setan dan bahwasanya
bagi orang-orang beriman yang bertakwa
kepada Allah mereka tidak mengalami rasa
takut dan sedih.

193 194
KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“Dan sungguh jika kamu tanyakan kepa-


PENYIMPANGAN KEYAKINAN
da mereka: ‘Siapakah yang menjadikan
ORANG-ORANG JAHILIAH langit dan bumi serta menundukkan mata-
ATAS AGAMA hari dan bulan?’ Tentu mereka akan menja-
wab, ‘Allah,’ maka betapakah mereka (dapat)
dipalingkan (dari jalan yang benar).”

B ERTENTANGAN dengan pandangan umum (Q.s. al-Ankabut: 61).


yang berlaku, orang-orang jahiliah bu-
kannya sama sekali tidak tahu akan agama.
Sebagian besar dari mereka mengakui adanya
Allah, Yang Mahakuasa, Yang menciptakan “Dan sungguh jika kamu bertanya kepada
diri mereka dan seluruh alam semesta. Namun mereka, ‘Siapakah yang menciptakan mere-
sekalipun demikian, mereka menyimpangkan ka?’ niscaya mereka menjawab, ‘Allah,’ lalu
pemahaman atas agama ini. Di dalam banyak bagaimana mereka dapat dipalingkan (dari
ayat al-Qur’an, Allah menyatakan bahwa menyembah Allah)?” (Q.s. az-Zukhruf: 87).
manusia tidak dapat memahami adanya Allah
karena mereka tidak memperhatikan dengan
cermat ciptaan-ciptaan-Nya:

195 196
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

hayatnya. Jika saja mau mempercayai Allah,


mereka akan memahami adanya kehidupan
setelah mati dan tahu bahwa mestinya mereka
mempersiapkan diri untuk itu. Akan tetapi,
“Katakanlah, ‘Siapakah yang memberi mereka benar-benar tidak mau melakukannya
rezeki kepada kalian dari langit dan bumi, karena sikap yang demikian itu menuntut
atau siapakah yang kuasa (menciptakan) adanya pencurahan bagi kehidupan setelah
pendengaran dan penglihatan, dan siapakah mati nanti daripada kehidupan di dunia ini.
yang mengeluarkan yang hidup dari yang Dalam situasi yang demikian ini, jalan yang
mati dan mengeluarkan yang mati dari yang ditempuh oleh orang-orang jahiliah adalah
hidup dan siapakah yang mengatur segala dengan tidak memikirkan tentang hal ini.
urusan?’ Maka mereka akan menjawab, Pada titik ini, keyakinan sesat mengenai
‘Allah.’ Maka katakanlah, ‘Mengapa kalian agama pun mendukungnya. Keyakinan-keya-
tidak bertakwa (kepada-Nya)?’.” kinan ini membantu orang-orang yang tak
(Q.s. Yunus: 31). tercerahkan ini untuk menghindar dari rasa
Alasan utama mengapa orang-orang ini bersalah. Sekalipun keyakinan-keyakinan ini
berpaling dari jalan Sang Pencipta adalah ada beragam macamnya, nalar yang melan-
kuatnya kecintaan kepada kehidupan dunia dasinya hanyalah satu dan satu saja: menghin-
ini. Disebabkan kecintaan yang amat besar dari untuk menjadi seorang hamba Allah.
inilah, dengan mudahnya mereka mengabai- Tiap-tiap keyakinan sesat ini dijelaskan
kan fakta-fakta dan menipu diri sendiri de- secara rinci di dalam al-Qur’an, pedoman
ngan penalaran yang sangat lemah. Andaikata terakhir yang masih ada ke arah jalan sejati
mereka mau memperhatikan dengan cermat, bagi umat manusia yang diturunkan 1.400
akan menyadari bahwa mereka mestinya men- tahun yang lalu. Keyakinan-keyakinan sesat
jadi para hamba Allah yang taat di sepanjang ini, yang akan dijelaskan pada halaman-ha-

197 198
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

laman berikutnya, tidak akan menyelamatkan


umat manusia dari siksa yang kekal, sekalipun
bisa saja keyakinan-keyakinan ini menipu
mereka dalam kehidupan ini. Pada Hari “Orang-orang yang kafir itu seringkali
Perhitungan kelak setiap orang akan dinilai (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya
sesuai dengan amal perbuatannya dan tidak mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-
seorang pun sempat menyembunyikan amal- orang muslim.” (Q.s. al-Hijr: 2).
amal keburukannya. Dengan keutamaan
pengadilan Ilahi ini, mereka yang mengikuti ♦ Mereka Mengira bahwa Pendapat
jalan yang benar akan mendapat surga untuk Mayoritas Itulah yang Benar
selama-lamanya. Sedangkan para pendosa, Salah satu keyakinan sesat yang berlaku di
mereka kelak menyesali segala-galanya dan kalangan orang-orang jahiliah adalah bahwa-
akan menemui akhir yang mengerikan: sanya apa yang dianggap benar oleh mayoritas
orang adalah valid dan benar pula. Kerapkali
yang menipu mereka adalah nalar yang sama:
Oleh karena begitu banyak orang yang mela-
kukannya, mereka mesti mengikutinya. Jika
prinsip-prinsip ini dibentuk di dalam sebuah
“Dan jika kamu (Muhammad) melihat
kelompok yang sangat terhormat dari orang-
ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu
orang elit, maka pengaruh prinsip-prinsip ini
mereka berkata, ‘Kiranya kami dikembalikan
pun lebih dalam dirasakan di kalangan orang-
(ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat
orang jahiliah. Dalam kasus ini, orang-orang
Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang
tadi tidak punya keraguan sedikit pun tentang
beriman,’ (tentulah kamu melihat suatu
validitas dari prinsip-prinsip tadi, yang selan-
peristiwa yang mengharukan).”
jutnya menjadi pedoman hidup mereka sejak
(Q.s. al-An‘am: 27).
saat itu.

199 200
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Walaupun kelompok mayoritas mengang- tahui tentang orang yang tersesat dari jalan-
gapnya betul, hal ini sama sekali tidak mem- Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang-
buat pandangan-pandangan tersebut menjadi orang yang mendapat petunjuk.”
sah atau halal. Sungguh ini adalah sebuah (Q.s. al-An‘am: 116 -17).
jebakan yang berbahaya yang mesti dihindari Sesuai dengan peringatan ini, orang-orang
bagi mereka yang keimanannya terhadap al- beriman hanya mengikuti perintah-perintah
Qur’an tidak kuat. Allah memberi peringatan al-Qur’an dan suara hati mereka sendiri. Akan
kepada orang-orang beriman agar tidak tetapi, orang-orang jahiliah mencari perlin-
mengikuti jalan yang ditempuh oleh orang dungan di dalam kekuatan kelompok mayori-
banyak: tas di dunia ini. Mereka pun berharap bahwa
kelak di akhirat nanti alasan mengikuti ke-
lompok mayoritas ini bisa dijadikan dalih atas
kelakuan mereka yang tidak bertanggung
jawab kepada Sang Pencipta. Namun demi-
kian, ini hanyalah harapan yang sia-sia. Mere-
ka yang mengabaikan agamanya di dunia ini
tetap akan sendirian dan tidak berdaya di
akhirat kelak.
“Dan jika kamu menuruti kebanyakan
orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya
mereka akan menyesatkanmu dari jalan “Dan seorang teman akrab pun tidak me-
Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti nanyakan temannya.” (Q.s. al-Ma‘arij: 10).
persangkaan belaka, dan mereka tidak lain Pada hari itu, semua alasan yang dibuat-
hanyalah berdusta (terhadap Allah). Sesung- buat untuk menghindari neraka akan terbukti
guhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih menge- tidak berguna. Nalar di balik pernyataan-per-

201 202
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

nyataan ini: “Setiap orang berbuat sama,” atau Apa yang lazim berlaku pada kelompok
“saya mengira kelompok mayoritas benar,” mayoritas adalah selama mereka tidak sesuai
tidak akan menyelamatkan seseorang dari dengan perintah-perintah al-Qur’an. Mereka
siksaan. yang beriman kepada al-Qur’an senantiasa
berada pada posisi minoritas di sepanjang
sejarah.
♦ Mereka Mengira bahwa Setelah Mati
Diri Mereka Akan Musnah
“Maka pada hari itu tidak bermanfaat Orang-orang jahiliah hanya percaya pada
(lagi) bagi orang-orang yang zalim permin- apa yang mereka rasa melalui panca inderanya
taan uzur mereka, dan tidak pula mereka saja. Penyikapan yang materialistis ini me-
diberi kesempatan bertobat lagi.” landasi penyangkalan atas kehidupan sesudah
(Q.s. ar-Rum: 57). mati. Namun penyangkalan seperti ini hanya-
Sebagaimana diterangkan Allah swt. di lah sekadar alasan yang lemah yang mereka
dalam ayat: cari-cari demi mendukung kekafiran mereka.
Setiap manusia yang dikaruniai dengan
kemampuan berpikir dapat merasakan bahwa
secara teknis tak ada bedanya antara pencipta-
an kehidupan ini dengan akhirat kelak. Bah-
“Ini adalah Ayat-ayat al-Kitab (al- wasanya manusia berasal dari tidak ada men-
Qur’an). Dan Kitab yang diturunkan kepada- jadi ada membuktikan bahwa keberadaan
mu daripada Tuhanmu itu adalah benar; segala hal adalah konsekuensi dari kehendak
akan tetapi kebanyakan manusia tidak Allah.
beriman (kepadanya).” (Q.s. ar-Ra‘d: 1). Akan tetapi, orang-orang yang tetap keras-
an dalam kejahiliahan itu dengan entengnya

203 204
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

memperlakukan realitas ini seakan-akan tidak “Dan mereka berkata, ‘Apakah bila kami
pernah ada. Di dalam al-Qur’an, Allah men- telah lenyap (hancur) di dalam tanah, kami
cela berbagai alasan yang mereka cari-cari benar-benar akan berada dalam ciptaan yang
guna mendukung keingkaran mereka: baru.’ Bahkan (sebenarnya) mereka ingkar
akan menemui Tuhannya.”
(Q.s. as-Sajdah: 10).
Tentu ada alasan atas keingkaran mereka
ini. Bagaimanapun, mengingkari adanya
kehidupan setelah mati justifikasi dari kecin-
taan mereka terhadap kehidupan ini. Meneri-
ma adanya kebangkitan membuat seseorang
“Dan manusia membuat perumpamaan
punya komitmen untuk memperhatikan bah-
bagi Kami; dan dia lupa pada kejadiannya
wa kelak dia akan dipanggil guna memper-
sendiri; dia berkata, ‘Siapakah yang dapat
tanggungjawabkan amal-amal kebaikan dan
menghidupkan tulang-belulang, yang telah
keburukannya pada Hari Pengadilan. Fakta
hancur luluh?’ Katakanlah, ‘Dia akan dihi-
ini tentu saja tak dapat diterima bila ditilik
dupkan oleh Tuhan yang menciptakannya
dari sistem mereka yang memang tidak punya
kali yang pertama. Dan Dia Maha Menge-
landasan yang kokoh dari asalnya.
tahui tentang segala makhluk’.”
(Q.s. Ya-Sin: 78-9). Seseorang yang membenarkan adanya
kehidupan setelah mati juga harus mengakui
bahwa dia hendaknya mempersiapkan diri
untuk menyongsongnya. Namun, disebabkan
oleh ambisi-ambisi orang-orang jahiliah yang
tak dapat dikendalikan itu, ini adalah suatu
hal yang agak sulit untuk dilakukan. Dengan

205 206
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

demikian, satu-satunya penyelesaian yang


diberikan oleh nalar primitif mereka adalah
mengingkari akhirat ini.
Bagaimanapun, penyikapan yang demikian
adalah suatu kerugian bagi orang yang jahil “Dan orang-orang yang tidak berharap
tadi; konsekuensinya, mereka pun hidup ingin bertemu dengan Kami berkata, ‘Menga-
dalam kesulitan dan layak mendapat azab pa tidak diturunkan kepada kami malaikat
yang kekal di akhirat. Tampak jelas bahwa atau (mengapa) kami (tidak) melihat Tuhan
keingkaran terhadap kehidupan setelah mati kami?’.” (Q.s. al-Furqan: 21).
itu sama sekali bukanlah kepentingan-kepen-
tingan terbaik manusia. Sebaliknya, dia justru
mendatangkan kerugian yang sangat besar di
dunia dan di akhirat nanti.
♦ Mereka Minta Ditunjukkan Mukjizat
Dulu Sebelum Mereka Beriman
Sebelum beriman, sebagian orang meng-
harap terjadinya hal-hal yang bersifat supra-
natural. Akan tetapi, ini hanyalah satu metode
untuk menghindari kebenaran dan, di sepan-
jang sejarah, hal ini telah dilakukan oleh
semua umat yang benar-benar bersikukuh
dalam kekafiran mereka. Umat-umat yang
pernah menuntut kepada para rasul untuk
memperlihatkan mukjizat-mukjizat telah
disebutkan di dalam al-Qur’an:

207 208
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“Dan sesungguhnya Kami telah meng-


ulang-ulang kepada manusia dan al-Qur’an
ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi
kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali
mengingkari(nya). Dan mereka berkata,
‘Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu
hingga kamu memancarkan mata air dari
bumi untuk kami, atau kamu mempunyai
sebuah kebun kurma dan anggur, lalu kamu “Dan orang-orang yang tidak mengetahui
alirkan sungai-sungai yang deras alirannya berkata, ‘Mengapa Allah tidak (langsung)
di celah kebun, atau kamu jatuhkan langit berbicara dengan kami atau datang tanda-
berkeping-keping atas kami, sebagaimana tanda kekuasaan-Nya kepada kami?’ Demi-
kamu katakan atau kamu datangkan Allah kian pula orang-orang yang sebelum mereka
dan malaikat-malaikat berhadapan muka telah mengatakan seperti ucapan mereka itu;
dengan kami. Atau kamu mempunyai sebuah hati mereka serupa. Sesungguhnya kami telah
rumah dari emas, atau kamu naik ke langit. menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami
Dan kami sekali-kali tidak akan memper- kepada kaum yang yakin.”
cayai kenaikanmu itu hingga kamu turunkan (Q.s. al-Baqarah: 118).
atas kami sebuah kitab yang kami baca.’ Sebagaimana dinyatakan oleh ayat-ayat
Katakanlah, ‘Mahasuci Tuhanku, bukankah tadi, mereka yang meminta kepada para
aku ini hanya seorang manusia yang menjadi utusan Allah untuk memperlihatkan muk-
rasul?’.” (Q.s. al-Isra’: 89-93). jizat-mukjizat itu biasanya selalu saja adalah
orang-orang kafir. Mereka ingin melihat muk-
jizat-mukjizat itu karena, jauh di dalam lubuk
hatinya, mereka mengakui bahwa para rasul
yang diutus untuk mereka itu adalah benar

209 210
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

dan dalam kebenaran. Namun, untuk meng- keputusan yang mereka buat tentang mana
hindari fakta ini, mereka pun mencari-cari yang benar dan mana yang salah berdasar
alasan untuk ingkar. Sikap yang tidak jujur nalar primitif mereka daripada menggunakan
ini dinyatakan dalam ayat yang berikut ini: al-Qur’an. Kebanyakan keyakinan-keyakinan
ini mereka kumpulkan dari nenek moyang
mereka atau dari umat lain yang hidup ber-
dekatan dengan mereka, yang telah membe-
rikan pengaruh yang begitu dalam pada masa-
masa awal mereka. Namun keyakinan-keya-
kinan ini, khususnya yang berkenaan dengan
adanya Allah, menyesatkan mereka di sepan-
“Mereka bersumpah dengan Nama Allah
jang hidup mereka.
dengan segala kesungguhan, bahwa sungguh
jika datang kepada mereka suatu mukjizat, Banyak orang, yang sesungguhnya tidak
pastilah mereka beriman kepada-Nya. Kata- benar-benar menyangkal adanya Allah namun
kanlah: ‘Sesungguhnya mukjizat-mukjizat memiliki satu persepsi yang salah tentang-
itu hanya berada di sisi Allah.’ Dan bagai- Nya, memiliki kesalahan mendasar yang sama
mana kamu bisa tahu bahwa bila mukjizat dengan mereka yang menyangkal Allah.
itu memang datang maka mereka pun sung- Mereka tidak menyangkal penciptaan, namun
guh-sungguh akan beriman? memiliki keyakinan-keyakinan yang meng-
(Q.s. al-An‘am: 109). ada-ada tentang di mana Allah. Sebagian besar
dari mereka berpikir bahwa Allah ada di langit
♦ Mereka Yakin bahwa Allah Ada di di atas sana. Mereka membayangkan bahwa
Langit Sana Allah ada di balik sebuah planet yang paling
Orang-orang jahiliah memiliki berbagai jauh dan hanya kadang-kadang saja turun
keyakinan yang sesat tentang agama, oleh tangan dalam urusan-urusan duniawi. Atau,
karena mereka mendasarkan keputusan- barangkali, Dia tidak ikut campur tangan
211 212
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

sama sekali: Dia menciptakan alam semesta awasan-Nya. Keberadaan Allah meliputi sega-
ini dan kemudian membiarkannya dan orang- la-galanya dan akal menangkap ini. Sebagai-
orang pun dibiarkan menentukan nasib mere- mana dinyatakan oleh ayat ini:
ka sendiri. Dan masih ada orang-orang lain
lagi yang telah mendengar bahwa di dalam
al-Qur’an dicantumkan bahwa Allah ada di “Kami (Allah) lebih dekat kepada manu-
mana-mana, namun mereka tidak dapat me- sia daripada urat lehernya sendiri
nangkap apa sesungguhnya makna dari per- (Q.s. Qaf: 16).
nyataan itu. Mereka mengira Allah meling-
Sebagaimana telah diciptakan-Nya semua
kupi segala sesuatu seperti gelombang radio
tatanan yang meliputi segala-galanya ini,
atau seperti gas yang tak terlihat, sangat halus.
maka Dialah satu-satunya yang menjaganya
Di lain pihak, bagi sebagian orang, Allah diba-
secara terus-menerus. Dia meliputi segala se-
yangkan seperti seorang tua yang bijaksana.
suatu dan segala tempat sebagaimana dinya-
Namun, bagi mereka yang menarik kesim- takan di dalam al-Qur’an:
pulan dan mengevaluasi semua yang terjadi
ini sesuai dengan al-Qur’an, maka mereka ini
memiliki pengertian yang akurat mengenai
Allah. Orang-orang seperti ini memahami
bahwa seluruh alam semesta ini hanya memi-
liki satu Penguasa, bahwa Dialah Yang meng- “Dan kepunyaan Allahlah timur dan
ubah-ubah seluruh dunia fisik ini, termasuk barat, maka ke mana pun kamu menghadap
semua manusianya, sekehendak-Nya, dan di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah
bahwasanya Dia tidak dibatasi oleh ruang dan Mahaluas (rahmat-Nya) lagi Maha Menge-
waktu. Mereka tahu bahwa bahkan tidak ada tahui.” (Q.s. al-Baqarah: 115).
sebutir debupun, yang tak tampak dengan
mata telanjang, melainkan ada di dalam peng-
213 214
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

nanti aku akan bersikap serius atas agamaku.”


Akan tetapi, suatu hari nanti yang disebut di
sini itu adalah tahun-tahun akhir kehidup-
annya, tatkala seseorang merasa bahwa ajalnya
“Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit sudah dekat.
dan apa yang di bumi, dan adalah (pengeta- Orang-orang ini menunda-nunda komit-
huan) Allah Maha Meliputi segala sesuatu.” men untuk agama mereka hingga tahun-
(Q.s. an-Nisa’: 126). tahun akhir hidup mereka. Mereka yakin
bahwa masa dewasa hendaknya dicurahkan
♦ Mereka Menganggap Ibadah Cukup
untuk berbuat sepuas-puasnya dalam hidup
Dilakukan Bila Sudah Tua Nanti
ini. Bila tidak, maka mereka pikir hidup mere-
Dalam mengejar kesia-siaan, orang-orang ka akan habis sia-sia. Di samping itu, disebab-
jahiliah menghabiskan hidup mereka dengan kan oleh turunnya kemampuan fisik yang
tidak melakukan apa pun untuk kehidupan menyertai usia tua, akan sulit untuk menik-
setelah mati. Bagaimanapun, fakta bahwa mati hidup. Dengan demikian, hanya pada
mereka tidak mampu memberikan perhatian tahun-tahun akhir saja barulah mereka me-
yang semestinya pada akhirat mendatangkan mutuskan untuk menunjukkan komitmen
kegelisahan batin pada diri mereka. Kadang- terhadap agama mereka. Sementara itu, mere-
kadang, semangat yang semacam ini membuat ka merasakan sakit di dalam batinnya karena
mereka merasa menyesal. Namun, pada titik tidak mengikuti jalan yang benar.
ini, mereka merasakan ada dorongan untuk
Sikap ini mendapat dukungan di kalangan
menenangkan perasaan ini dengan beberapa
orang-orang jahiliah. Namun, andaikata
dalih seperti: “Sekarang masih terlalu dini
hanya usia tua yang dapat mendatangkan per-
untuk membaktikan diriku pada agama,” atau
ubahan haluan hidup ini, ketulusan orang-
“sekarang ini aku sudah merancang daftar
orang ini sangat dipertanyakan. Bagaimana-
prioritas di dalam benakku, namun suatu hari

215 216
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

pun, ini bukanlah cara yang jujur dalam ber- “Sesungguhnya tobat di sisi Allah hanya-
tindak: tidak pernah memperhatikan penting- lah tobat bagi orang-orang yang mengerjakan
nya akhirat di dalam benaknya pada saat usia kejahatan lantaran kebodohan, yang kemu-
masih muda, dan tidak pernah meluangkan dian mereka bertobat dengan segera, maka
waktunya untuk mengingat Allah hingga mereka itulah yang diterima Allah tobatnya;
dirinya mendekati usia yang sangat tua. dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha
Namun begitu, mereka berharap amal-amal Bijaksana. Dan tidaklah tobat itu diterima
buruknya diampuni. Allah dari orang-orang yang mengerjakan
Tidak diragukan, mungkin sekali untuk kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal
kembali kepada Allah sekali waktu di dalam kepada seseorang di antara mereka, (barulah)
istighfar. Allah mengampuni siapa pun yang dia mengatakan, ‘Sesungguhnya saya berto-
mau melihat ke jalan yang benar dan dengan bat sekarang.’ Dan tidak (pula diterima tobat)
tulus meluruskan jalannya. Ayat yang berkait- orang-orang yang mati sedang mereka di
an dengan tobat ini adalah sebagai berikut: dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah
Kami sediakan siksa yang pedih.”
(Q.s. an-Nisa’: 17-8).
Mereka yang disesatkan oleh keyakinan-
keyakinan yang sesat ini mengakui bahwa
mereka bisa saja tidak sampai hingga ke usia
tua dan bertobat atas dosa-dosa yang mereka
perbuat pada masa mudanya. Hidup mereka
bisa saja berakhir tiba-tiba, tidak memberi
peluang bagi mereka untuk bertobat. Dalam
kasus ini, seseorang akan mengalami penye-
salan yang dalam. Fakta ini diingatkan di
dalam banyak ayat:
217 218
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

♦ Mereka Kira dengan Syarat-syarat


Tertentu Mereka Akan Diampuni
Sekalipun secara mendasar beriman, mayo-
ritas orang-orang ini meragukan adanya
akhirat. Mereka menghindar untuk berpikir
serius mengenai Hari Kiamat, karena dengan
“Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya memikirkan itu akan membuat mereka meng-
kamu melihat ketika orang-orang yang ber- akui kematian dan kehidupan sesudah mati.
dosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Kemungkinan adanya hidup sesudah mati
Tuhannya, (mereka berkata), ‘Ya Tuhan kami, adalah pendorong bagi mereka untuk men-
kami telah melihat dan mendengar, maka cari-cari alasan karena mereka tahu bahwa
kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mereka harus mempertanggungjawabkan, di
mengerjakan amal saleh, sesungguhnya hadirat Allah, atas segala dosa yang telah me-
sekarang ini kami adalah orang-orang yang reka lakukan selama hidup di dunia. Di lain
yakin’.” (Q.s. as-Sajdah: 12). pihak, mereka menyadari bahwa pada akhir-
nya nanti mereka akan dimasukkan ke dalam
siksa yang pedih untuk selama-lamanya di
neraka. Pada titik ini, mereka berganti-ganti
antara mematuhi perintah-perintah Allah dan
“Dan jika kamu (Muhammad) melihat mencari jalan untuk menenangkan penyesal-
ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu an mereka karena telah begitu cintanya pada
mereka berkata, ‘Kiranya kami dikembalikan kehidupan dunia ini.
(ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Penalaran jahiliah tak terbantahkan lagi
Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang mendatangkan alternatif kedua. Orang-orang
beriman,’ (tentulah kamu melihat suatu peris- jahiliah menipu diri mereka dengan berpikir
tiwa yang mengharukan).” (Q.s. al-An‘am: 27).
219 220
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

bahwa mereka akan diampuni tak peduli “Maka setelah mereka datang suatu gene-
betapapun tidak bertanggungjawabnya perila- rasi (yang jahat) yang mewarisi Taurat, yang
ku mereka di hadapan Pencipta mereka. mengambil harta benda dunia yang rendah
Dengan mencari perlindungan di dalam kasih ini, dan berkata: ‘Kami akan diampuni.’ Dan
sayang Allah, mereka mengira bahwa Allah kelak jika datang kepada mereka harta benda
dalam kasus apa pun akan menurunkan kasih dunia sebanyak itu (pula), niscaya mereka
sayang-Nya kepada mereka dan mengampuni akan mengambilnya (juga). Bukankah per-
keingkaran atas nikmat-nikmat yang telah di- janjian Taurat sudah diambil dari mereka,
berikan, amal-amal keburukan, dan kekafiran yaitu bahwa mereka tidak akan mengatakan
mereka. terhadap Allah kecuali yang benar, padahal
Sikap yang sama yang diperlihatkan mereka telah mempelajari apa yang tersebut
dengan jelas oleh yang lainnya juga menye- di dalamnya? Dan tempat tinggal akhirat itu
satkan seseorang. Mereka saling menghibur lebih baik bagi mereka yang bertakwa. Maka
dan mendukung satu sama lain dengan ber- apakah kalian tidak mengerti.”
kata bahwa “Bagaimanapun kita akan diam- (Q.s. al-A‘raf: 169).
puni.” Allah membantah indoktrinasi dari Kendati demikian, sebagaimana dinyata-
orang-orang jahiliah ini di dalam al-Qur’an: kan di dalam al-Qur’an, pemahaman dari ma-
syarakat jahiliah ini sama sekali tidak punya
validitas dalam pandangan Allah dan pada
Hari Pengadilan kelak. Tentu saja Allah Maha
Pengampun, Maha Pengasih. Namun ini ha-
nya berlaku bagi mereka yang segera me-
nyadari dosa-dosanya dan bertobat, dan tidak
berlaku bagi mereka yang merancang rencana-
rencana yang licik untuk menghindar dari

221 222
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

hukuman Ilahi. Allah menggambarkan orang- sebaik-baik pahala orang-orang yang ber-
orang beriman yang benar-benar tulus sebagai: amal.” (Q.s. Ali Imran: 135-36).
♦ Mereka Mengira Diri Mereka Layak
Masuk surga
“Yang penting punya niat baik di dalam
hati” adalah sebuah kalimat yang paling pas
untuk memberikan gambaran umum bagai-
mana cara-cara orang-orang jahiliah untuk
meringankan penyesalan atas rasa bersalah
mereka. Sekalipun ini adalah suatu jalan pin-
tas untuk berpaling dari jalan Sang Pencipta,
orang-orang jahiliah mengira diri mereka
layak mendapat pahala abadi hanya karena
“Dan (juga) orang-orang yang apabila me- apa yang disebut kesucian hati ini. Mereka
ngerjakan perbuatan keji atau menganiaya menganggap diri mereka sudah baik karena
diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu mereka tidak merugikan orang lain. Dengan
memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka mentalitas ini, mereka melihat tidak ada
dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa halangan untuk mencapai surga — jika mere-
selain daripada Allah? Dan mereka tidak me- ka memang menemui yang namanya akhirat.
neruskan perbuatan kejinya itu, sedang mere- Namun demikian, menurut al-Qur’an, keya-
ka mengetahui. Mereka itu balasannya ada- kinan seperti ini sama sekali tidak berdasar.
lah ampunan dari Tuhan mereka dan surga Ini semata-mata hanyalah angan-angan saja
yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sebagaimana dinyatakan dalam ayat berikut
sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah ini:

223 224
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

an sesal: jika ada kemungkinan kebangkitan,


mereka menghibur diri sendiri dengan keya-
kinan bahwa mereka akan mendapat pahala
yang kekal di surga daripada mendapatkan
azab yang pedih.
Seseorang yang oleh Allah diberikan kabar
gembira tentang pahala yang abadi punya
sifat-sifat khusus. Dia sangat mencintai Allah
dan takut kepada-Nya. Orang semacam ini
“Dan jika Kami merasakan kepadanya
sangat mengindahkan perintah-perintah
sesuatu rahmat dari Kami sesudah dia
Allah. Dia menyatakan rasa syukurnya kepa-
ditimpa kesusahan, pastilah dia berkata, ‘Ini
da-Nya, kembali kepada-Nya, dan mohon
adalah hakku, dan aku tidak yakin bahwa
ampun kepada-Nya. Dia senantiasa mencari
Hari Kiamat itu akan datang. Dan jika aku
bimbingan dan penerangan dari Allah dengan
dikembalikan kepada Tuhanku, maka sesung-
menyibukkan diri dalam melakukan amal-
guhnya aku akan memperoleh kebaikan pada
amal kebaikan. Allah menegaskan bahwa
sisi-Nya.’ Maka Kami benar-benar akan
hanya mereka yang menunjukkan komitmen
memberitakan kepada orang-orang kafir apa
kepada-Nya sajalah yang akan mendapatkan
yang telah mereka kerjakan dan akan Kami
pahala di sisi-Nya.
rasakan kepada mereka azab yang keras.
(Q.s. Fushshilat: 50). Sebagaimana telah kita lihat tadi, kesucian
hati bukanlah ide dari al-Qur’an. Namun itu
Sungguh, orang-orang ini tidak bisa me-
adalah suatu metode yang dibuat-buat oleh
nunjukkan keimanan yang tulus. Bahkan
orang-orang jahiliah guna melepaskan diri
mereka meragukan adanya Hari Pengadilan.
dari tanggung jawab kepada Tuhan mereka
Sesungguhnya ini adalah suatu metode psi-
dan menenangkan hatinya dari rasa takut atas
kologis bawah sadar untuk mengatasi perasa-

225 226
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

azab yang kekal. Lagi pula, landasan atas pe- “Dan didekatkanlah surga itu kepada
nalaran seperti itu tak dikenal. Kriteria tem- orang-orang yang bertakwa pada tempat
pat bersandarnya pun berubah-ubah dari satu yang tiada jauh (dari mereka). Inilah yang
orang dengan orang lainnya. Misalnya, sese- dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap
orang bisa saja menghalalkan mencuri, dengan hamba yang selalu kembali (kepada Allah)
dalih bahwa dia melakukannya bukan karena lagi memelihara (semua peraturan-peratur-
dia menginginkan atau menyukainya, namun an-Nya). (Yaitu) orang yang takut kepada
karena dia memang perlu melakukan itu. Tuhan Yang Maha Pemurah sedang Dia tidak
Tentu saja ini adalah cara berpikir yang rusak. kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan
Selanjutnya dapat kita simpulkan bahwa: hati yang bertobat; masukilah surga itu
sistem jahiliah seluruhnya bersandar pada dengan aman, itulah hari kekekalan.”
ketidakjujuran dan sama sekali tidak dapat (Q.s. Qaf: 31-4).
diterima oleh al-Qur’an. Kriteria bagi se- ♦ Mereka Yakin bahwa Kelak Mereka
seorang untuk bisa mendapatkan surga sudah Akan Masuk Surga Setelah Dihukum
jelas: tidak takut kepada siapa pun kecuali Sebentar di Neraka
hanya kepada Allah semata, mencintai Allah,
dan menjaga batasan-batasan-Nya. Di dalam Orang-orang yang menganut nilai-nilainya
al-Qur’an Allah menyatakan: sendiri selalu mencari hiburan di dalam
angan-angannya bahwa perbuatan dosa apa
pun akan dihukum selama beberapa waktu di
dalam neraka. Lagi pula, penalaran yang
seperti ini mendorong seseorang untuk
melanggar batas, karena dinyatakan bahwa
kehidupan abadi di dalam surga akan ada
setelah periode siksaan ini. Mentalitas se-

227 228
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

macam ini tanpa disadari meringankan rasa Sungguh ini adalah perwujudan dari dang-
takut atas siksaan pedih pada akhir hayat kalnya pemahaman mereka mengenai neraka.
nanti. Namun begitu, ketidakrasionalan cara Neraka, tempat di mana orang-orang kafir
berpikir ini telah dilukiskan di dalam al- akan tinggal untuk selama-lamanya, adalah
Qur’an: khusus diciptakan untuk memberikan rasa
sakit atas jasmani dan ruhani manusia. Ini
semata-mata karena orang-orang kafir itu
melakukan kesalahan yang sangat besar dan
keadilan Allah menuntut adanya hukuman
“Hal itu adalah karena mereka mengaku: bagi mereka.
‘Kami tidak akan disentuh oleh api neraka Karena tidak bersyukur dan menentang
kecuali beberapa hari yang dapat dihitung.’ Penciptanya, Dzat yang telah memberikan
Mereka diperdayakan di dalam agama mere- nyawa kepada manusia, adalah suatu kesalah-
ka oleh apa yang selalu mereka ada-adakan.” an yang terbesar yang dapat dibuat di seluruh
(Q.s. Ali Imran: 24). alam semesta ini. Dengan demikian, di
Di sini jelas bahwa ini adalah suatu gam- akhirat kelak ada azab yang pedih bagi dosa
baran yang mendatangkan kelegaan di dalam yang sangat berat ini. Inilah tujuan dicipta-
hati. Orang-orang jahiliah mengakui bahwa kannya neraka. Manusia diciptakan untuk
mereka berdosa, namun mereka menganggap mengabdi kepada Allah. Jika dia menyangkal
dosa-dosa itu kecil saja dan bukan penghalang tujuan utama penciptaannya di dunia ini,
untuk meraih surga. Sekalipun punya kesem- maka tentu dia akan menerima apa yang
patan untuk bertobat dan mengubah jalan hidup memang layak baginya. Allah menyatakan
yang mereka tempuh selama ini, mereka tak berikut ini:
mungkin mau meninggalkan sikapnya itu.

229 230
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

♦ Mereka Yakin bahwa Orang-orang yang


Akan Disiksa di Neraka Jumlahnya
Hanya Terbatas
Ada satu penalaran lagi yang melandasi
cara berpikir jahiliah. Mereka mengira bahwa
neraka adalah sebuah tempat yang kapasitas-
nya terbatas. Dibandingkan dengan orang-
orang yang pernah hidup di bumi ini di
sepanjang zaman, mereka pikir tidak mung-
kin semua umat ini dapat dihukum. Konseku-
ensinya, mereka pikir tidak mungkin mereka
kelak akan mendapatkan siksaan, karena juga
“Dan mereka berkata, ‘Kami sekali-kali banyak umat lain yang bersalah yang layak
tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali untuk mendapatkan siksaan yang lebih besar.
selama beberapa hari saja.’ Katakanlah,
Bagaimanapun, penalaran ini sama sekali
‘Sudahkah kalian menerima janji dari Allah
salah. Mereka yang punya keyakinan seperti
sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-
itu benar-benar tidak paham kekuasaan Allah.
Nya ataukah kalian hanya mengatakan
Sungguh, Allah berkuasa untuk mengumpul-
terhadap Allah apa yang tidak kalian keta-
kan semua umat manusia dari berbagai zaman
hui?’.” (Q.s. al-Baqarah: 80-1).
di dalam neraka, sebuah tempat yang sangat
Seseorang dapat saja dengan mudahnya luas sehingga tak terjangkau oleh pikiran
menipu dirinya sendiri di dunia ini. Namun, manusia seperti apa luasnya. Ayat berikut ini
akhirat nanti adalah tempat di mana semua menjelaskan tentang neraka:
fakta tentang dirinya akan dibeberkan. Yang
lebih penting lagi, tentu saja itu adalah tempat
di mana tidak ada lagi jalan kembali.

231 232
PENYIMPANGAN KEYAKINAN JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“(Dan ingatlah akan) hari (yang pada hari


itu) Kami bertanya kepada Jahannam: ‘Apa-
kah kamu sudah penuh?’ Dia menjawab:
‘Masih adakah tambahan lagi?’.”
(Q.s. Qaf: 30). “Apakah kamu tidak memperhatikan
orang yang menganggap dirinya bersih?
Sebenarnya Allah membersihkan siapa yang
dikehendaki-Nya dan mereka tidak dianiaya
sedikit pun.” (Q.s. an-Nisa’: 49).
“Tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu?
Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak mem-
biarkan. (Neraka Saqar) adalah pembakar
kulit manusia.” (Q.s. al-Muddatstsir: 27-9).
Seseorang yang takut kepada Allah dan “Pada hari itu Allah akan memberi mereka
yakin tanpa keraguan akan akhirat, benar- balasan yang setimpal menurut semestinya,
benar tahu pasti bahwa dirinya akan dibang- dan tahulah mereka bahwa Allah-lah Yang
kitkan kembali dan diadili bersama-sama Benar, lagi Yang menjelaskan (segala sesuatu
dengan ruhnya. Pengadilan ini adalah keadil- menurut hakikat yang sebenarnya).”
an paripurna dari Allah. Dengan demikian, (Q.s. an-Nur: 25).
mereka yang tidak mengindahkan perintah-
perintah Allah di dunia ini tidak akan selamat
dari azab neraka. Di dalam al-Qur’an, keadil-
an mutlak dari Allah ini dijelaskan demikian:

233 234
KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

malu untuk belajar sehingga dengan itu pikir-


annya pun bisa berubah.
Namun demikian, ada beberapa orang yang
berpegang teguh pada praduga yang hampir-
hampir tak mungkin untuk dihilangkan.
Orang-orang ini cenderung untuk menyikapi
SEBUAH KARAKTERISTIK dan mengevaluasi bukti-bukti yang valid
PENTING MASYARAKAT dengan praduga. Pengalaman pribadi yang
JAHILIAH: TIDAK MUNGKIN mereka peroleh selama ini terbentuk di dalam
MEREKA TIDAK DIYAKINKAN sistem jahiliah, dan sangat penting bagi
mereka. Dengan demikian, maka hampir
tidak mungkin untuk mengubah cara pan-
dang mereka. Mereka ini dikenal sebagai

T AK peduli apa pun sikap asalnya, ber-


dasarkan semua bukti yang ada, sese-
orang yang waras akalnya dan jernih nalarnya
orang-orang yang keras kepala. Bukannya
bersikap terbuka atas ide-ide baru, dan dengan
demikian menemukan kebenaran, mereka
akan menerima kebenaran asalkan dia men- justru berkeras untuk bertahan pada keyakin-
dapati bukti-bukti yang meyakinkan. Hal ini an-keyakinan tradisional. Mereka tidak
karena dia menyadari bahwa, sebagai seorang pernah berpikir bahwa diri mereka bisa saja
insan, dia memiliki sifat bawaan yaitu dapat keliru. Lebih jauh lagi, mereka pikir mereka
berbuat salah dan keliru. Lebih jauh lagi dia adalah orang-orang yang bijak. Kadang-
pun mengakui bahwa proses belajar adalah kadang bahkan bukti-bukti yang konkret pun
penting guna memperluas wawasan seseorang. tidak dapat mengubah pikiran mereka.
Dengan demikian, seseorang yang jernih Meskipun demikian, hal ini bukanlah karena
pemahamannya, sama sekali tidak merasa mereka tak mampu melihat perbedaan yang
tajam antara kebenaran dan kekeliruan,
235 236
SEBUAH KARAKTERISTIK PENTING JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

namun karena mereka berpura-pura tidak


memahami kebenaran itu. Di dalam al-
Qur’an, Allah menyinggung kekurangan di
kalangan orang-orang jahiliah ini dalam ayat
berikut: “Sesungguhnya orang-orang kafir, sama
saja bagi mereka, kamu peringatkan atau
tidak kamu peringatkan, mereka tidak akan
beriman.” (Q.s. al-Baqarah: 6).
Bagaimana bisa bahwa bukti-bukti itu
membuat sebagian orang melihat kebenaran,
sementara sebagian yang lain tidak dapat diya-
“Apakah kamu masih mengharapkan kinkan dengannya? Apa yang membuat mere-
mereka akan percaya kepadamu, padahal ka begitu keras kepala dan tidak peka?
segolongan dari mereka mendengar firman
Pada awal-awal buku ini, kami telah ber-
Allah, kemudian mereka mengubahnya
ulangkali menyebutkan betapa kuatnya ke-
setelah mereka memahaminya, sedang mere-
cintaan orang-orang jahiliah atas kehidupan
ka mengetahui.” (Q.s. al-Baqarah: 75).
dunia ini. Kecintaan inilah yang tentu saja
Tidaklah mungkin untuk meyakinkan menjelaskan motif-motif di balik sikap yang
orang-orang ini akan kebenaran. Semua upaya tidak masuk akal ini. Sekalipun mereka me-
dan bukti guna membuat mereka melihat lihat kebenaran itu dengan jelas, mereka tetap
kebenaran akan terbukti sia-sia. Ketidak- saja mengikuti hawa nafsu mereka yang sia-
pekaan ini bahkan menjadi makin parah lagi sia, karena mereka tahu bahwa bila tidak de-
tatkala pokok persoalannya adalah masalah mikian maka mereka harus meninggalkan
keimanan. Allah melukiskan ini di dalam ayat ambisi-ambisi dan menjadikan usaha untuk
berikut: mencapai keridhaan Allah sebagai tujuan

237 238
SEBUAH KARAKTERISTIK PENTING JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

mendasar kehidupannya. Hal ini sesungguh-


nya adalah hal terakhir yang ingin mereka
lakukan sehingga dengan demikian mereka
menahannya dengan menekan kuat-kuat
suara hati nuraninya sendiri. Orang-orang ini
mengikuti hawa nafsu mereka: sikap-sikap
yang merugikan manusia, sebagaimana dinya- “Iblis menjawab: ‘Karena Engkau telah
takan dengan terang dalam ayat berikut ini: menghukum aku tersesat, aku benar-benar
akan (menghalang-halangi) mereka dari
jalan-Mu yang lurus, kemudian aku akan
mendatangi mereka dari muka dan dari
belakang mereka, dari kanan dan dari kiri
“Dan aku tidak membebaskan diriku (dari mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati
kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu kebanyakan dari mereka bersyukur (taat)’.”
selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali (Q.s. al-A‘raf: 16-7).
nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Se- Guna meyakinkan orang-orang yang telah
sungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi disesatkan oleh setan dan nafsu mereka adalah
Maha Penyayang.” (Q.s. Yusuf: 53). perjuangan utama dari para rasul sepanjang
Demi alasan inilah nafsu memainkan sejarah. Semua rasul senantiasa menyeru ma-
peran yang penting dalam membuat manusia nusia ke jalan yang benar, jalan Allah, namun
menolak kebenaran. umat-umat mereka enggan kecuali hanya
segelintir orang saja. Sebuah contoh yang
Makhluk lain yang menyesatkan mereka
menarik di dalam al-Qur’an mengenai hal ini
yang punya ambisi-ambisi yang kuat di dalam
adalah Nabi Nuh a.s. beserta umatnya. Sekali-
hidup ini adalah setan. Allah menunjukkan
pun Nabi Nuh a.s. telah melakukan segala cara
tentang hal ini pada ayat berikut:

239 240
SEBUAH KARAKTERISTIK PENTING JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

untuk mengajak umatnya ke jalan yang benar, nya aku (menyeru) mereka (lagi) dengan
mereka tetap saja kafir: terang-terangan dan dengan diam-diam.”
(Q.s. Nuh: 5-9).

“Nuh berkata, ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya


mereka telah mendurhakaiku, dan telah
mengikuti orang-orang yang harta dan anak-
anaknya tidak menambah kepadanya me-
“Nuh berkata: ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya lainkan kerugian belaka’.” (Q.s. Nuh: 21).
aku telah menyeru kaumku malam dan siang; Sikap orang-orang jahiliah yang tidak tulus
maka seruanku itu hanyalah menambah ini diungkapkan di dalam al-Qur’an. Tak
mereka lari (dari kebenaran). Dan sesung- peduli betapapun kuatnya bukti-bukti yang
guhnya setiap kali aku menyeru mereka diberikan, mereka memalingkan wajah
(kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka dari kebenaran dan memperlihatkan
mereka, mereka memasukkan anak jari me- kecintaan yang kuat terhadap kehidupan
reka ke dalam telinganya dan menutupkan dunia ini. Dan mereka pun membuat-buat
bajunya (ke mukanya) dan mereka tetap banyak alasan guna membenarkan sikap
(mengingkari) dan menyombongkan diri mereka yang menyimpang ini. Di dalam al-
dengan sangat. Kemudian sesungguhnya aku Qur’an, Allah menerangkan mengenai pokok-
telah menyeru mereka (kepada iman) dengan pokok persoalan dan situasi-situasi di mana
cara terang-terangan; kemudian sesungguh- orang-orang jahiliah berpura-pura tidak
memahaminya. Sesungguhnya ini adalah

241 242
SEBUAH KARAKTERISTIK PENTING JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

pokok-pokok persoalan dimana dengannya kemampuan yang luar biasa dalam hal ini.
mereka tidak pernah mengubah pendirian Untuk membenarkan pandangannya atau
mereka. Allah pun menyebutkan alasan-alas- untuk membangun keunggulan di atas orang
an yang mereka buat dan ketidaktulusan yang lain, mereka bersandar pada metode-metode
mereka pertontonkan kepada orang-orang yang tak terbayangkan. Tujuan utama dari
beriman. semua upaya ini adalah untuk menentang
Sebelum melanjutkan dengan pokok kebenaran. Mereka membuat semua upaya ini
persoalan ini, salah satu metode prinsip yang untuk membenarkan diri mereka dan oleh
digunakan oleh orang-orang jahiliah guna karenanya untuk mendapatkan dalih guna
membenarkan ketidakjujuran mereka akan meringankan rasa bersalah mereka.
diterangkan lebih jauh lagi. Bagaimanapun, ini bukanlah sebuah meto-
de yang dikembangkan oleh individu-indivi-
♦ Salah Satu Ajaran Setan: Membantah
du itu sendiri. Sebagaimana dalam sekian
Orang-orang jahiliah seringkali menggu- banyak pokok persoalan lainnya, setanlah
nakan bantahan untuk membenarkan diri yang membimbing mereka. Pernyataan setan
mereka. Ini adalah sebuah metode yang pada ayat-ayat berikut ini menunjukkan beta-
dengannya mereka mempertahankan hak-hak pa setan adalah pembantah pertama dalam
atau prestise mereka, dengan cara menggu- sejarah.
nakan argumen-argumen yang emosional,
tidak jujur, atau miring daripada akal. Lepas
dari cara-cara ini, bagaimana cara berperilaku
orang-orang juga menjadi sebuah unsur ban-
tahan yang efisien. Memutus pembicaraan,
berteriak-teriak dan berkata bohong adalah
metode-metode membantah yang sudah
umum. Orang-orang kafir mempertontonkan

243 244
SEBUAH KARAKTERISTIK PENTING JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“Allah berfirman, ‘Hai Iblis, apakah yang Sikap orang-orang jahiliah benar-benar
menghalangimu sujud kepada yang telah persis seperti itu. Mula-mula mereka memu-
Kuciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apa- tuskan untuk tidak taat dan kemudian men-
kah kamu menyombongkan diri ataukah cari alasan atas ketidaktaatan itu. Pada titik
kamu (merasa) termasuk orang-orang yang ini, mereka pun berbuat seperti apa yang telah
(lebih) tinggi?’ Iblis menjawab, ‘Aku lebih dilakukan setan dulu dan menggunakan ber-
baik daripadanya, karena Engkau ciptakan bagai cara bantahan guna menutup-nutupi
aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan ketidakjujuran mereka dan guna menghibur
dari tanah.’ Allah berfirman, ‘Maka keluar- diri mereka sendiri.
lah kamu dari surga; sesungguhnya kamu Setan mengindoktrinasi mereka dengan
adalah orang yang terkutuk’.” bisikan-bisikan halus dan terus-menerus me-
(Q.s. Shaad: 75-7). ngenai cara-cara membantah ke dalam nafsu
Ketika dia diperintahkan untuk bersujud mereka. Sementara itu, orang tersebut berjuang
kepada Adam, setan dengan sombongnya untuk memilih antara suara akal sehatnya
menolak, dan memberikan penjelasan yang yang membisikkan kebenaran dan suara naf-
menantang. Inilah ciri khas bantahan; dalih sunya yang mengajak untuk memilih setan.
yang dipakainya untuk tidak mematuhi Dengan cara inilah setan mendekati manusia
perintah Allah dinyatakan dalam pernyataan dalam segala keadaan dan menggodanya.
setan berikut ini: “Engkau telah mencip- Inilah sebabnya mengapa selama berabad-
takan aku dari api, sedangkan dia telah Eng- abad orang-orang di seluruh penjuru dunia
kau ciptakan dari tanah liat.” Namun demi- menggunakan cara-cara dan taktik-taktik
kian, tujuan utamanya adalah memberontak yang benar-benar sama terhadap agama. Fakta
kepada Allah. Perbandingan antara api dan ini digarisbawahi di dalam al-Qur’an:
tanah liat hanyalah suatu dalih saja.

245 246
SEBUAH KARAKTERISTIK PENTING JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“Sebenarnya mereka mengucapkan perka- “Allah berfirman: ‘(Kalau begitu) maka


taan yang serupa dengan perkataan yang sesungguhnya kamu termasuk orang-orang
diucapkan oleh orang-orang dahulu kala.” yang diberi tangguh, sampai hari (suatu)
(Q.s. al-Mu’minun: 81). waktu yang telah ditentukan.’ Iblis berkata,
Akan tetapi, satu hal perlu disebut di sini: ‘Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memu-
setan adalah makhluk yang sepenuhnya ber- tuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan
ada di bawah kekuasaan Allah sebagaimana menjadikan mereka memandang baik (perbu-
semua makhluk lainnya, seperti jin, malaikat atan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku
dan manusia. Berlawanan dengan pandangan akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali
yang dianut secara umum, setan bukanlah hamba-hamba Engkau yang ikhlas di antara
makhluk yang terpisah, lepas dari dan bebas mereka.’ Allah berfirman, ‘Ini adalah jalan
dari Allah. Dia melaksanakan tugas dari Allah yang lurus; kewajiban Akulah (menjaganya).
untuk menguji manusia di dunia ini. Fakta Sesungguhnya, hamba-hamba-Ku tidak ada
ini diterangkan pada ayat berikut ini: kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali
orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-
orang yang sesat’.” (Q.s. al-Hijr: 37-42).
Di sepanjang sejarah, banyak umat yang
menggunakan cara-cara klasik bantahan ini
ketika mereka diingatkan akan perintah-
perintah Allah. Dengan cara ini, mereka pikir
mereka dapat mengelak dari kebenaran. Di
dalam al-Qur’an, Allah memberikan kete-
rangan mengenai kejiwaan orang-orang kafir
dan tipe bantahan yang mereka pakai, sehing-
ga tidak yakin dengan kebenaran-kebenaran
tertentu.
247 248
SEBUAH KARAKTERISTIK PENTING JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

♦ Mereka Tidak Yakin Akan Dekatnya Orang-orang jahiliah juga menyembunyi-


Kematian kan banyak keyakinan tidak rasional lainnya
Tidaklah mungkin untuk meyakinkan tentang kematian. Misalnya, menurut mereka,
orang-orang jahiliah bahwa kematian sangat kematian seseorang yang sudah tua dan sakit-
dekat. Sekalipun ini adalah kenyataan yang sakitan adalah hal yang masuk akal. Lagi pula,
mengerikan, sebagian besar orang berjuang mereka menganggap bahwa mati di atas ran-
untuk melupakan tentang kematian yang jang tanpa mengalami penderitaan adalah hal
segera menjelang. Maut mau tak mau meng- terbaik yang dapat dialami oleh seorang yang
akhiri hidup ini yang begitu mereka cintai. sudah lanjut usia. Akan tetapi, mereka tidak
Maut juga mengingatkan orang-orang akan dapat menerima kenyataan mengenai orang
akhirat dan tanggung jawab mereka terhadap muda yang mati secara mendadak. Pada titik
Allah dan realitas neraka. Dengan demikian, ini mereka tak mampu memahami bahwa-
mereka sekadar menghindar untuk memikir- sanya kematiannya pun telah ditakdirkan.
kannya dengan “tidak berpikir”. Kepercayaan tidak rasional lainnya menge-
Orang-orang jahiliah, yang dengan mantap nai kematian menyatakan bahwa kematian
menjauhkan pikiran mereka dari kematian, terjadi sebagai sebuah konsekuensi dari peris-
secara terang-terangan menyatakan ketidak- tiwa-peristiwa tertentu. Misalnya, mengenai
sukaan mereka tentang hal ini. Dengan me- seseorang yang tewas pada suatu kecelakaan,
lupakan bahwa hal ini juga suatu perintah mereka mengatakan bahwa seandainya tadi
Allah, mereka tidak mampu melihat bahwa dia tidak mengemudi di jalan raya yang ramai
hal ini adalah kejadian yang sudah ditak- itu tentu dia tidak akan mati. Di dalam al-
dirkan. “Tidak memikirkan” sekadar mence- Qur’an mentalitas yang sama digarisbawahi
gah mereka dari melihat bahwa sikap sema- di dalam ayat, “Kalau mereka tetap bersama-
cam itu adalah penentangan terbuka atas sama kita tentulah mereka tidak mati dan tidak
kehendak Allah. dibunuh” (Q.s. Ali Imran: 156), dan orang-
orang beriman mendapat peringatan yang
249 250
SEBUAH KARAKTERISTIK PENTING JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

serius atas mentalitas yang rusak ini. Ini selalu saja berusaha untuk dilupakannya
karena disebabkan oleh fakta bahwa tidak ada karena dorongan mentalitas jahiliah.
kematian yang terjadi secara kebetulan. Bah- Orang yang kini sedang dibawa di dalam
kan sejak seseorang belum lahir, tempat dan kantong plastik menuju ke kamar mayat
waktu kematiannya telah ditakdirkan. Fakta barangkali beberapa jam yang lalu dengan
ini dinyatakan di dalam ayat berikut: antusiasnya masih berbicara tentang perusa-
haan barunya atau rencana-rencana barunya
untuk berakhir pekan. Sementara mengurai-
kan rencana-rencana ini, hal terakhir yang
“Kami telah menentukan kematian di terlintas di benaknya kemungkinan besar
antara kalian dan Kami sekali-kali tidak adalah perkara kematian. Namun kini, tubuh-
dapat dikalahkan.” (Q.s. al-Waqi‘ah: 60). nya — yang hanya tinggal tulang-tulang dan
Bagi orang-orang jahiliah, kematian sese- daging sedang menghadapi sebuah proses
orang, khususnya seorang anggota dari kelu- pembusukan yang cepat — sedang digotong
arga dekatnya, adalah insiden yang sangat dengan tergesa-gesa ke kamar jenazah. Di
tidak diharapkan. Lagi pula ini adalah peris- dalam kamar jenazah, dia akan diletakkan di
tiwa yang menakutkan. Melihat tubuh dari dalam ruang pendingin di antara jenazah-
seseorang yang beberapa hari lalu masih ma- jenazah lainnya. Dalam beberapa hari, akan
kan malam bersamanya, telah remuk di dalam dibungkus di dalam kain kafan, lalu jenazah-
sebuah mobil, tentu adalah sebuah peman- nya itu akan dimasukkan ke dalam kubur.
dangan yang tak terlupakan oleh seseorang Orang yang mengamatinya jatuh dalam
seumur hidupnya. Menyaksikan para petugas keputusasaan, karena pemandangan seperti
meletakkan jenazahnya di dalam kantong itu mengingatkannya akan hari di mana dia
jenazah mau tak mau mengingatkan kepada akan menemui ajalnya sendiri.
seseorang sekian banyak fakta yang olehnya

251 252
SEBUAH KARAKTERISTIK PENTING JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Meskipun demikian, pengaruh dari kejadi- ka dengan kehidupan dunia ini, bahkan seka-
an semacam itu atas jiwa manusia hanya berta- lipun pokok persoalannya adalah kematian.
han untuk sementara waktu saja. Belum be-
♦ Mereka Tidak Yakin bahwa al-Qur’an
gitu lama, orang-orang jahiliah pun kembali
lagi ke cara hidupnya yang lama dan mulai adalah Firman Allah
melihat kematian sebagai suatu insiden yang Fakta bahwa masyarakat jahiliah tidak
cukup tak dapat dipercaya. Segera setelah itu percaya bahwa kitab-kitab suci diturunkan
mereka pun sibuk kembali dengan hiruk- oleh Allah adalah salah satu ciri mereka lain-
pikuk sehari-hari dalam menghadapi realitas nya di sepanjang sejarah. Maksud utama yang
hidup — mereka segera kembali lagi pada terletak di balik sikap ini adalah keengganan
kebiasaan-kebiasaan lama — mereka seakan- mereka untuk mengikuti perintah-perintah
akan mereka bukan orang yang baru beberapa Allah. Mereka hanya sekadar ingin melupa-
hari lalu menyaksikan kematian dari dekat. kan tentang Hari Pengadilan, dan fakta bahwa
Mereka bahkan membuat bantahan-bantahan kelak mereka akan dimintai pertanggung-
tentang masalah kematian sehingga berupaya jawaban atas segala tingkah lakunya, oleh ka-
mengurangi keseriusan perkara ini. Mereka rena mereka ingin hidup sesuka hati mereka.
berulangkali menyebutkan singkatnya hidup Dengan demikian, sekalipun mereka melihat
ini, namun tak pernah sungguh-sungguh kebenaran, mereka pun meremehkannya.
memikirkannya. Lagi pula, mereka saling Sikap khas masyarakat jahiliah terhadap
mendorong satu sama lain agar tidak memi- Alkitab (Bibel) dan kitab-kitab suci lainnya
kirkan hal ini. juga diasumsikan terhadap al-Qur’an. Nabi
Segera setelah kesedihan mereda, kematian kita telah mengajak orang-orang ke jalan yang
anggota keluarga yang dekat pun sudah dapat benar dengan berbagai cara, namun mereka
diatasi, sanak kerabatnya mulai berpikir soal tetap saja bertahan dalam kekafiran. Semen-
kekayaan yang akan mereka warisi darinya. tara itu, dalam rangka mengatasi rasa ber-
Beginilah, cara mereka melekatkan diri mere- salahnya, mereka memakai banyak cara. Salah

253 254
SEBUAH KARAKTERISTIK PENTING JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

satu dari cara ini, yang berupa bantahan, “Bahkan mereka berkata (pula), ‘(Al-
dinyatakan di dalam ayat-ayat berikut ini: Qur’an itu adalah) mimpi-mimpi yang kalut,
malah diada-adakannya, bahkan dia sendiri
seorang penyair, maka hendaknya dia men-
datangkan kepada kita suatu mukjizat, seba-
gaimana rasul-rasul yang telah lalu diutus’.”
(Q.s. al-Anbiya’: 5).
Tampak jelas bahwa, sekalipun menyadari
keunggulan Nabi saw., masyarakat jahiliah
tetap menuduhnya sebagai tukang sihir. Lagi
“Dan orang-orang kafir berkata, ‘Al-
pula, sebagian besar dari mereka mengklaim
Qur’an ini tidak lain hanyalah kebohongan
bahwa al-Qur’an telah beliau tulis. Meskipun
yang diada-adakan oleh Muhammad, dan
demikian, mereka cukup tahu bahwa al-Qur’an
dia dibantu oleh kaum yang lain.’ maka
adalah wahyu dari Allah. Demikian pula, me-
sesungguhnya mereka telah berbuat suatu
reka tahu pasti bahwa Nabi saw. bukanlah
kezaliman dan dusta yang besar. Dan mereka
seorang penyair maupun tukang sihir. Na-
berkata, ‘Cerita-cerita legenda orang-orang
mun, sebagaimana berulangkali dinyatakan di
terdahulu, dimintanya supaya dituliskan,
dalam seksi ini, orang-orang jahiliah menggu-
maka dibacakanlah dongengan itu kepada-
nakan dalih-dalih ini semata-mata guna me-
nya setiap pagi dan petang’.”
narik orang-orang agar lebih banyak lagi yang
(Q.s. al-Furqan: 4-5).
mau mengikuti cara hidup mereka.
Di dalam al-Qur’an Allah menjawab de-
ngan tegas bualan orang-orang jahiliah:

255 256
SEBUAH KARAKTERISTIK PENTING JAHILIAH KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

nya mereka tidak beriman. Maka hendaklah


mereka mendatangkan kalimat yang semisal
al-Qur’an itu jika mereka orang-orang yang
benar.” (Q.s. ath-Thur: 33-4).

“Maka Aku bersumpah dengan apa yang


kalian lihat; dan dengan apa yang tidak kalian
lihat; sesungguhnya al-Qur’an itu adalah
benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan
kepada) Rasul yang mulia, Dan al-Qur’an itu
bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit
sekali kamu beriman kepadanya. Dan bukan
pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali
kamu mengambil pelajaran daripadanya! “Tidaklah mungkin al-Qur’an ini dibuat
Dia adalah wahyu yang diturunkan oleh oleh selain Allah; akan tetapi (al-Qur’an itu)
Tuhan semesta alam.” (Q.s. al-Haqqah: 38-43). membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya
dan menjelaskan hukum-hukum yang telah
ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalam-
nya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.
Atau (patutkah) mereka mengatakan, ‘Mu-
“Ataukah mereka mengatakan: ‘Dia hammad membuat-buatnya.’ Katakanlah,
(Muhammad) membuat-buatnya.’ Sebenar- ‘(Kalau benar yang kalian katakan itu),

257 258
SEBUAH KARAKTERISTIK PENTING JAHILIAH

maka cobalah datangkan sebuah surat seum-


pamanya dan panggillah siapa-siapa yang
dapat kalian panggil (untuk membuatnya)
selain Allah, jika kamu orang-orang yang
benar.’ Yang sebenarnya, mereka mendusta-
kan apa yang mereka belum mengetahuinya
dengan sempurna padahal belum datang
kepada mereka penjelasannya. Demikianlah
orang-orang yang sebelum mereka telah
mendustakan (rasul). Maka perhatikanlah
bagaimana akibat orang-orang yang zalim
itu.” (Q.s. Yunus: 37-9).

259
KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“Ingatlah, hanya dengan mengingati


MEMBEBASKAN DIRI DARI Allah-lah hati menjadi tenteram. Orang-
KEDANGKALAN PEMAHAMAN orang yang beriman dan beramal saleh, bagi
ORANG KAFIR mereka kebahagiaan dan tempat kembali
yang baik.” (Q.s. ar-Ra‘d: 28-9).
Sebagaimana dinyatakan pada ayat di atas,

D I SELURUH buku ini, kami telah mengga-


risbawahi fakta bahwa semua rencana
yang dibuat oleh orang-orang jahiliah mem-
seseorang akan meraih kebahagiaan dan keda-
maian sejati hanya ketika dia tetap menyibuk-
kan pikirannya dengan mengingat Allah dan
buat diri mereka terombang-ambing di dalam menghabiskan hidupnya dalam berbuat amal
kesulitan yang tak pernah dapat mereka atasi. kebajikan untuk meraih keridhaan-Nya.
Sekalipun mereka telah mencapai standar- Orang-orang jahiliah, yang tidak menyadari
standar kehidupan yang tinggi, mereka masih rahasia yang paling penting dari al-Qur’an ini,
merasa resah karena tidak dapat meraih yakin bahwa kesulitan yang mereka alami
kebahagiaan sejati. Bagaimanapun, hanya ada adalah suatu realitas kehidupan dan semata-
satu cara saja untuk menyelamatkan seseorang mata menyerahkan diri mereka kepada sang
dari kemonotonan, ketidakpuasan, tujuan waktu karena mereka tidak dapat menemukan
yang tidak jelas, ketakutan-ketakutan, dan cara untuk membebaskan diri mereka dari
kegelisahan-kegelisahan. Allah mengabarkan kesulitan-kesulitan itu. Pada titik ini, orang-
kepada manusia mengenai rahasia yang pen- orang beriman yang menyadari rahasia pen-
ting ini di dalam ayat berikut:
261 262
MEMBEBASKAN DIRI DARI KEDANGKALAN KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

ting ini, menjalankan tanggung jawab penting Dengan demikian, sekalipun dia pada masa
untuk menunjukkan bagaimana caranya lalu memperturutkan hawa nafsunya dalam
membersihkan diri dari cara berpikir jahiliah kesenangan-kesenangan yang berlebih-
dan untuk menjalani kehidupan yang bahagia lebihan, cara hidupnya yang lama tak pernah
dan bermanfaat, baik di dunia ini maupun dipersoalkan oleh orang-orang beriman.
kelak di akhirat. Dengan kata lain, mengenai Oleh karena itu, Allah mempermudah
seruan kepada orang-orang ke jalan yang jalan untuk menempuh kehidupan yang baik
benar dari Allah. berdasar petunjuk al-Qur’an. Di dalam kon-
Hal penting lain yang perlu disebut di sini: disi-kondisi seperti ini, adalah suatu perkara
Allah berjanji kepada semua orang dari ma- yang bijak untuk berserah diri kepada Allah.
syarakat jahiliah bahwa segala amal keburuk- Camkan baik-baik bahwa manusia bebas
an akan diampuni asalkan mereka sungguh- untuk membuat pilihannya sendiri: 60-70
sungguh beriman kepada-Nya dan tunduk tahun kehidupan yang sulit yang pada akhir-
pada bimbingan dari al-Qur’an. Dengan cara nya akan berakhir di neraka, sebuah tempat
ini, bagi semua orang Allah menunjukkan yang khusus diciptakan untuk menyiksa
sebuah rute untuk lolos dari masyarakat ja- tubuh dan ruh orang-orang kafir. Atau, suatu
hiliah. kehidupan yang ditempuh di tengah-tengah
Seseorang yang mengabaikan cara hidup orang-orang yang paling jujur, di tempat-
jahiliah dan berserah diri kepada Allah, men- tempat yang paling indah, dengan menikmati
dapatkan ampunan di sisi-Nya. Sementara itu, karunia-karunia terbaik yang akan berujung
orang-orang beriman merangkul orang se- di surga, sebuah tempat yang keindahannya
macam ini dengan tanpa prasangka apa pun tak terbayang. Tentu orang yang bijak akan
mengenai cara hidupnya yang lama. Di memilih yang terakhir; bukan saja karena itu
kalangan orang-orang beriman, seseorang adalah pilihan yang logis namun karena itulah
dinilai menurut sikapnya yang sekarang. yang diperintahkan oleh hati nurani manusia.
Kembali kepada Sang Pencipta yang kepada-
263 264
MEMBEBASKAN DIRI DARI KEDANGKALAN KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Nya kita berutang budi atas keberadaan diri dunia ini, yang sesungguhnya terbatas 60-70
kita tentu adalah suatu perkara yang menen- tahun, adalah abadi. Namun demikian, kema-
teramkan jiwa manusia. tian cenderung untuk mengakhiri kehidupan
Sekalipun apa yang telah dikatakan sejauh ini kapan saja. Tatkala kematian itu datang,
tadi, tetap saja masih ada orang-orang yang seseorang akan meninggalkan prestisenya,
meragukan untuk mengikuti cara hidup gelarnya, kekayaannya, rekening-rekening
sesuai dengan tuntunan al-Qur’an. Di dalam banknya, kartu-kartu kreditnya, pendek kata,
al-Qur’an, Allah menyatakan bahwa manusia semua bentuk kekayaan baik yang sudah
merasakan kecintaan yang kuat terhadap dimilikinya maupun yang sedang dikejarnya.
dunia ini dibandingkan kehidupan setelah Segera setelah itu dia akan dikubur di perut
mati nanti, karena bagi mereka dunia ini lebih bumi, jasadnya akan dimakan oleh cacing-
dekat: cacing dan hanya akan tersisa tulang-belu-
langnya saja. Satu-satunya kekayaannya di
akhirat kelak hanyalah amal-amal saleh yang
dikerjakannya guna meraih keridhaan Allah.
“Tetapi kalian (hai manusia) mencintai Dengan demikian, mereka yang terlibat di
kehidupan dunia, dan meninggalkan (kehi- dalam gaya hidup jahiliah hendaknya melihat
dupan) akhirat.” (Q.s. al-Qiyamah: 20-1). fakta ini sesegera mungkin. Setelah kematian,
ada kehidupan yang abadi. Pada Hari Peng-
Pada titik ini, al-Qur’an menasihatkan ke- adilan, setiap orang akan menghadapi kon-
pada orang-orang semacam ini agar mem- sekuensi dari perbuatannya. Mereka yang
perhatikan secara seksama mengenai perkara berbuat secara tidak bertanggung jawab ter-
kematian. Salah satu alasan utama mengapa hadap Allah akan digiring ke neraka, sebuah
orang-orang begitu mencintai kehidupan tempat di mana ada azab yang pedih. Di sana
dunia ini dan melemparkan agama ke bela- mereka tidak akan mendapati seorang pun
kang adalah anggapan bahwa kehidupan yang akan menolongnya:
265 266
MEMBEBASKAN DIRI DARI KEDANGKALAN KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

“Mereka memperoleh apa yang mereka ke-


hendaki pada sisi Tuhan mereka. Demiki-
anlah balasan orang-orang yang berbuat
baik, agar Allah menutupi (mengampuni)
bagi mereka perbuatan paling buruk yang
mereka kerjakan dan membalas mereka de-
“Maka rasakanlah oleh kalian (siksa ini)
ngan upah yang lebih baik dari apa yang telah
disebabkan kalian melupakan akan perte-
mereka kerjakan.” (Q.s. az-Zumar: 34-5).
muan dengan hari kalian ini (Hari Kiamat);
sesungguhnya Kami telah melupakan kalian
(pula) dan rasakanlah siksa yang kekal,
disebabkan apa yang selalu kalian kerjakan.”
(Q.s. as-Sajdah:14).
Di lain pihak, mereka yang secara ikhlas
bertobat dan memohon ampun kepada Allah
dan mengikuti petunjuk-Nya akan menda- “Barangsiapa mengerjakan amal saleh,
patkan keselamatan, baik di dunia ini maupun baik laki-laki maupun perempuan dalam
di akhirat kelak. keadaan beriman, maka sesungguhnya akan
Kami berikan kepadanya kehidupan yang
baik dan sesungguhnya akan Kami beri ba-
lasan kepada mereka dengan pahala yang
lebih baik dari apa yang telah mereka ker-
jakan.” (Q.s. an-Nahl: 97).

267 268
KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Al-Qur’an menarik perhatian kita pada


fakta bahwa pada akhirnya mereka yang
mengikuti hawa nafsunya akan merasakan ke-
kecewaan yang sangat besar:

KESIMPULAN

D I SEPANJANG buku ini kita telah mem


bahas cara pandang, tujuan keberadaan,
nilai-nilai moral, kepercayaan-kepercayaan,
“Andaikata al-Haq diminta menuruti
kesenangan nafsu mereka, pasti langit, bumi
ketakutan-ketakutan, dan karakter-karakter dan semua yang ada di dalamnya akan han-
dari orang-orang yang menganut cara hidup cur. Sebenarnya Kami telah mendatangkan
jahiliah. Tujuan dalam melakukan kajian kepada mereka peringatan, tetapi mereka
secara rinci atas hal-hal tadi adalah untuk berpaling dari peringatan itu.”
memperlihatkan betapa suatu kehidupan (Q.s. al-Mu’minun: 71).
yang lepas dari agama mengakibatkan ma- Oleh karena mengikuti kesia-siaan hawa
nusia terombang-ambing di dalam pemaham- nafsu adalah suatu kebiasaan yang sangat
an yang dangkal. Tujuan lain, yang lebih pen- merusak, maka seseorang hendaknya mencari
ting, adalah untuk mengajak mereka berpikir cara untuk menghindarinya. Dan hanya ada
secara rasional mengenai konsekuensi-kon- satu cara saja agar tidak merasakan kekece-
sekuensi yang merugikan dari pilihan mereka waan: hidup sesuai dengan nilai-nilai akhlak
itu baik di dunia ini maupun pada kehidupan yang dituntunkan di dalam al-Qur’an ... Ini
setelah ini, dengan pikiran yang sehat. karena hanya al-Qur’an sajalah yang membe-

269 270
KESIMPULAN KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

rikan kehormatan yang layak kepada umat Buku ini adalah sebuah nasihat dan pem-
manusia. Al-Qur’an menyelamatkan jiwa beri peringatan kepada orang-orang jahiliah.
manusia dari kejahiliahan, pemahaman yang Sebagaimana dinyatakan dalam ayat, “Sesung-
dangkal, pikiran-pikiran negatif, ketakutan- guhnya ini adalah suatu peringatan. Maka
ketakutan yang tidak rasional, dan semua barangsiapa yang menghendaki, niscaya dia akan
kepercayaan sesat lainnya dan membebaskan menempuh jalan (yang menyampaikannya)
dari kecemasan serta dari azab yang kekal di kepada Tuhannya.” (Q.s. al-Muzzammil: 19).
neraka. Al-Qur’an memberikan kebijakan Mereka yang mau mengikuti petunjuk Ilahi
kepada manusia, perangai yang baik, ling- hendaknya mengindahkan peringatan.
kungan yang damai yang sangat mirip dengan Hidup ini singkat dan sementara saja. Bagi
surga, dan yang terpenting, kehidupan di semua manusia, tanpa kecuali, waktu yang
surga untuk selama-lamanya. berlalu di dunia ini sama singkatnya dengan
Buku ini termasuk rujukan yang luas me- kerdipan mata. Sungguh tidak bijak mere-
ngenai “lingkungan suram” yang mengeli- mehkan kehidupan selanjutnya hanya demi
lingi orang-orang jahiliah serta “kehidupan kesenangan yang sesaat di dunia ini. Satu-
yang bermanfaat” yang ditampilkan di dalam satunya cara untuk meraih keselamatan abadi
al-Qur’an. Perbandingan di antara keduanya, adalah dengan membersihkan diri dari ajaran-
secara alami, mengajak manusia kepada pe- ajaran masyarakat jahiliah dan menganut
tunjuk al-Qur’an. Sebagaimana dalam ayat, agama yang benar atau agama yang haq,
“Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya dengan kata lain, agama yang diperintahkan
ayat-ayat yang terang (al-Qur’an) supaya Dia oleh Allah. Para pembaca buku ini diharapkan
mengeluarkan kalian dari kegelapan kepada agar membuat pilihan yang tepat.
cahaya.” (Q.s. al-Hadid: 9). Menyatakan
bahwa mereka yang mengikuti al-Qur’an akan
mendapatkan keselamatan yang abadi.

271 272
KESIMPULAN

“Dan katakanlah, ‘Yang benar telah


datang dan yang batil telah lenyap.’ Sesung-
guhnya yang batil itu adalah sesuatu yang
pasti lenyap.” (Q.s. al-Isra’: 81).

273 274
BAB SISIPAN:
AKHIR MATERIALISME
KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Sesungguhnya, tidaklah sulit untuk mema-


hami maksud sesungguhnya dari kampanye
ini. Pertimbangan-pertimbangan ideologis
dibandingkan ilmiah yang ada di balik teori
evolusi ini tampak dengan sendirinya semen-
jak pertama kali teori ini dikemukakan oleh
BAB SISIPAN: Darwin. Tesis-tesis evolusi Darwin membe-
AKHIR MATERIALISME rikan dukungan yang sangat besar terhadap
materialisme. Pendiri materialisme dialektik,
Karl Marx, mempersembahkan buku terke-
nalnya Das Kapital kepada Darwin dan dia
H ARI ini, di banyak media lokal dan asing,
propaganda yang mendukung evolusi
dilakukan baik secara langsung maupun
menulis di dalam salinan yang dikirimkannya
kepada Darwin: “Dari seorang pengagum
setia kepada Charles Darwin”.
terselubung. Kadang-kadang dalam bentuk
Semenjak itu, sekalipun telah dikemu-
berita singkat, ini kadangkala berbentuk
kakan berkali-kali bahwa teori evolusi ini
sekelumit kalimat yang disisipkan di antara
tidak punya landasan apa pun, banyak kecen-
kalimat-kalimat yang sama sekali tidak rele-
derungan yang sifatnya politis dan ideologis
van dengan topik pembahasan. Yang penting
memberikan sentuhan akhir ide evolusi ini.
adalah agar pokok pembahasan ini tetap ada
Para teoretisi dan pendukung dari ideologi-
di dalam agenda dan dijejalkan ke dalam
ideologi seperti fasisme, kapitalisme yang
pikiran orang-orang bahwa seakan-akan teori
buas, komunisme yang bersandar pada landas-
evolusi ini adalah sebuah fakta yang tak ter-
an-landasan materialisme dan anti-agama
bantahkan, kebenaran ini telah dibuktikan
berlomba-lomba untuk tetap menegakkan
berkali-kali.
teori evolusi ini dengan segala daya dan upaya,
dan mereka telah mendasarkan argumen-
277 278
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

argumen filosofis mereka secara mutlak pada rangkan evolusi makhluk hidup dengan
pondasi-pondasi evolusionis. sebuah tesis yang disebutnya seleksi alam.
Karena alasan itulah, di dalam buku kecil Menurutnya, semua makhluk hidup dulu-
ini di mana kami merujuk ke al-Qur’an, sum- nya memiliki satu nenek moyang yang sama
ber utama agama, dan pengetahuan Ilahiah dan bahwa mereka berkembang dari satu
yang disampaikan oleh al-Qur’an, kami me- bentuk ke bentuk lainnya dengan cara seleksi
rasa perlu untuk memikirkan dalam-dalam alamiah. Mereka yang paling baik dalam
propaganda evolusi dan teori evolusi yang beradaptasi dengan tempat di mana dia hidup
telah berubah menjadi sebuah kampanye atau habitatnya menurunkan sifat-sifat
ideologis yang diarahkan terhadap agama. mereka pada generasi-generasi berikutnya,
Pada halaman-halaman berikutnya, secara dan dengan akumulasi setelah melewati
singkat akan kami terangkan mengapa teori sekian banyak zaman-zaman yang besar, ku-
evolusi ini adalah sebuah dogma ideologis alitas-kualitas unggul ini mengubah individu-
yang tidak memiliki validitas ilmiah. individu menjadi spesies yang sama sekali
berbeda dengan nenek moyang mereka.
♦ Perkembangan Teori Evolusi
Dengan demikian manusia pun adalah pro-
Orang yang mula-mula mengajukan teori duk paling maju dari mekanisme seleksi alam.
evolusi ini, secara esensial dalam bentuk yang Darwin berpikir bahwa dirinya telah me-
sedang dipertahankan pada hari ini, adalah nyingkap asal-usul spesies: “Asal-usul suatu
seorang ahli biologi amatir Inggris yang spesies” adalah spesies lainnya.
bernama Charles Robert Darwin. Pertama kali
Darwin menerbitkan ide-idenya ini di dalam ♦ Tingkat Ilmu Pengetahuan dan
sebuah buku yang berjudul The Origin of Teknologi pada Masa Hidup Darwin
Species by Means of Natural Selection (Asal-usul Ide-ide Darwin yang penuh khayal ini
Spesies dengan Cara Seleksi Alamiah) pada tampaknya masuk akal dan menarik bagi
tahun 1859. Di dalam buku ini, Darwin mene- banyak orang pada pandangan pertama.

279 280
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Bukunya tadi mendapat sambutan yang organel-organel sebuah sel tadi. Dia akan
sangat antusias di kalangan kelompok politik yakin dengan mata kepalanya sendiri bahwa
dan ideologi tertentu. Teori ini pun menjadi tidak mungkin sistem yang begitu kompleks
sangat populer. Alasan utamanya adalah dan rumit ini terjadi melalui variasi-variasi
bahwa tingkat pengetahuan orang pada saat yang kecil. Andaikata dia tahu bio-matema-
itu masih belum memadai untuk mengung- tika, maka dia akan menyadari bahwa bahkan
kapkan bahwa khayalan Darwin ini adalah tak satu molekul protein pun, apalagi seluruh
suatu kepalsuan. Tatkala Darwin mengajukan sel, dapat terjadi secara kebetulan.
asumsi-asumsinya, disiplin-disiplin ilmu Jika ilmu-ilmu yang disebutkan di atas tadi
genetika, mikrobiologi, dan biokimia masih telah terungkap sebelum Darwin mengajukan
belum ada. Andaikata saat itu hukum pewa- teorinya, bisa jadi Darwin segera mengakui
risan sifat pada keturunan (law of inheritance) bahwa teorinya sama sekali tidak ilmiah dan
dan struktur kromosom telah terungkap, dengan demikian tidak akan berupaya meng-
barangkali Darwin tidak akan pernah menya- ajukan klaim-klaim yang tidak ada gunanya:
takan klaimnya mengenai “transisi dari sifat- informasi yang menentukan mengenai spesies
sifat fisik yang diperoleh pada generasi- sudah ada di dalam gen-gen dan tidak mung-
generasi berikutnya” yang diwarisinya dari kin seleksi alam menghasilkan spesies-spesies
Lamarck. baru dengan cara mengganti gen-gen tadi.
Demikian pula, dunia ilmu pengetahuan Sementara buku Darwin tadi masih ber-
pada saat itu masih memiliki pemahaman gema gaungnya, seorang ahli tumbuhan atau
yang sangat dangkal tentang struktur dan botanis Austria yang bernama Gregor Mendel
fungsi-fungsi sel. Andaikata Darwin berke- mengungkap adanya hukum pewarisan sifat
sempatan melihat sebuah sel dengan menggu- pada keturunan (law of inheritance) pada tahun
nakan mikroskop elektron, barangkali dia 1865. Sekalipun baru sedikit diketahui sebe-
akan menyaksikan betapa sangat kompleks lum akhir abad itu, penemuan Mendel ini
dan luar biasanya struktur yang ada di dalam
281 282
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

menjadi sangat penting pada awal tahun 1900- bila kita menyadari bahwa di balik teori tadi
an dengan lahirnya ilmu genetika. Beberapa terletak maksud-maksud ideologis daripada
waktu kemudian, struktur-struktur gen dan pertimbangan-pertimbangan ilmiah.
kromosom pun terungkap. Penemuan mole-
♦ Tidak Ada Tanda-tanda dari Adanya
kul DNA pada tahun 1950-an yang mengan-
dung informasi genetika, melemparkan teori Bentuk-bentuk/Makhluk-makhluk
evolusi ini ke dalam krisis yang sangat besar. Perantara (Intermediate Forms)
Selain semua perkembangan ilmiah tadi, Teori evolusi ini punya argumen bahwa
tak ada bentuk-bentuk atau makhluk-makh- evolusi suatu spesies menjadi spesies lainnya
luk transisi — yang dianggap menunjukkan berlangsung secara bertahap, selangkah demi
adanya evolusi bertahap organisme-organ- selangkah selama jutaan tahun. Menurut
isme hidup dari spesies yang primitif hingga pandangan ini, transisi dari makhluk hidup
spesies yang maju — pernah ditemukan se- primitif menjadi makhluk hidup yang
kalipun telah melakukan pencarian selama kompleks meliputi jangka waktu dan tahapan-
bertahun-tahun. Bahkan hal ini saja sudah tahapan kemajuan yang lama. Dugaan logis
membuktikan bahwa yang namanya peristiwa yang wajar yang ditarik dari klaim semacam
evolusi itu tidak pernah terjadi. itu bahwa ada banyak sekali organisme-organ-
isme hidup yang disebut bentuk-bentuk
Dengan adanya perkembangan-perkem- perantara atau makhluk-makhluk peralihan
bangan ini mestinya teori Darwin tadi di- (transitional forms) yang mestinya hidup pada
buang ke dalam keranjang sampah sejarah. masa-masa transformasi ini.
Akan tetapi, tidak demikian adanya, oleh
karena ada kalangan-kalangan tertentu yang Misalnya, beberapa makhluk setengah ikan
bersikukuh untuk merevisinya, memperba- dan setengah reptil mestinya pernah hidup
ruinya, dan mengangkat teori ini ke suatu pada masa lalu yang memperoleh sebagian
tataran ilmiah. Upaya-upaya ini hanya berarti sifat-sifat reptil di samping sifat-sifat ikan
yang sudah mereka miliki. Dari sana mestinya

283 284
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

juga pernah ada beberapa burung setengah Darwin sendiri pun cukup menyadari akan
reptil, yang memperoleh sebagian sifat-sifat tidak adanya makhluk-makhluk peralihan ini.
burung di samping sifat-sifat reptil yang telah Ini adalah harapan terbesarnya bahwa kelak
mereka miliki. Karena para penganut teori pada masa depan mereka akan ditemukan.
evolusi ini menduga keras bahwa semua Sekalipun harapannya begitu menggebu-
makhluk hidup berkembang dari satu sama gebu, dia juga melihat bahwa batu sandungan
lain selangkah demi selangkah, jumlah dan terbesar atas teorinya adalah tidak adanya
variasi makhluk-makhluk peralihan ini se- makhluk-makhluk peralihan ini. Ini sebabnya
harusnya ada jutaan. mengapa, di dalam bukunya The Origin of
Jika makhluk-makhluk semacam itu Species, dia menulis:
benar-benar pernah hidup, maka mestinya Mengapa, jika memang spesies-spesies itu
kita melihat sisa-sisa jasad mereka di mana- diturunkan dari spesies-spesies lainnya melalui
mana. Sesungguhnya, andaikata tesis ini tahapan-tahapan yang sangat baik, di mana-
benar, jumlah makhluk-makhluk peralihan mana tidak kita lihat makhluk-makhluk per-
alihan yang tak terhitung jumlahnya? Mengapa
ini seharusnya lebih banyak daripada jumlah
seluruh alam yang tidak membingungkan ini —
spesies hewan yang hidup pada hari ini dan
kecuali makhluk spesies sebagaimana yang kita
fosil-fosil mereka pun seharusnya melimpah lihat itu — didefinisikan dengan baik? ... Na-
ruah di seluruh penjuru dunia. Kaum evolu- mun, mengenai teori ini harus ada makhluk-
sionis sudah melakukan pencarian hingga makhluk peralihan yang jumlahnya tak
kini untuk menemukan fosil-fosil tadi dan terhitung, mengapa kita tidak menemukan
menggali mata rantai yang hilang itu sejak mereka terkubur di dalam kerak bumi yang tak
pertengahan abad ke-19 di seluruh penjuru terhitung banyaknya? ... Namun di wilayah
dunia. Sekalipun mereka telah melakukan peralihan, dengan kondisi kehidupan yang
upaya yang terbaik, tak ada makhluk-makh- peralihan, mengapa kita tidak menemukan
luk peralihan yang pernah ditemukan selama variasi-variasi peralihan yang erat hubungan-
hampir 150 tahun.
285 286
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

nya? Kesulitan ini dalam waktu yang lama Masalah yang timbul jika kita memeriksa
cukup memusingkanku. catatan fosil ini secara rinci, baik itu pada ting-
kat ordo atau spesies, kita mendapati — berkali-
Charles Darwin, The Origin of Species,
kali — bukannya evolusi bertahap, namun
London: Senate Press, 1995, hlm. 134.
ledakan kemunculan tiba-tiba dari satu kelom-
Semenjak Darwin, kaum evolusionis telah pok makhluk atas hilangnya kelompok yang lain.
melakukan pencarian atas fosil-fosil dan
(Derek V. Ager, “The Nature of the Fossil Record”,
hasilnya selalu saja berupa kekecewaan yang Proceedings of the British Geological
besar bagi mereka. Tak ada satu tempatpun Association, Vol. 87, 1976, hlm. 133)
di dunia ini — entah itu di darat maupun di
Lebarnya jurang yang menganga pada
kedalaman laut — terdapat makhluk-makh-
catatan fosil tak dapat dijelaskan begitu saja
luk peralihan apa pun antara dua spesies yang
dengan angan-angan bahwa masih belum
pernah digali. Semua fosil yang digali menun-
cukup banyak fosil yang digali dan bahwa-
jukkan fakta yang bertentangan dengan
sanya fosil-fosil yang hilang ini suatu hari
keyakinan kaum evolusionis ini, kehidupan
nanti akan ditemukan. Seorang paleontolog
muncul di muka bumi ini secara tiba-tiba dan
penganut paham evolusi lainnya, T. Neville
sepenuhnya lengkap. Dalam upaya untuk
George, menerangkan alasannya:
membuktikan teori mereka, kaum evolusionis
malah mengungkap bukti-bukti Penciptaan Tak perlu lagi meminta maaf atas miskinnya
catatan fosil. Bagaimanapun, sudah hampir tak
berdasarkan fakta yang ada di tangan mereka
terkira lagi banyaknya dan penemuan sudah
sendiri. melampaui integrasi ... Namun demikian
Problem ini juga mengganggu para peng- catatan fosil makin menunjukkan semakin
anut paham evolusi lainnya. Seorang paleon- lebarnya jurang yang menganga.
tolog atau ahli fosil terkenal dari Inggris,
T. Neville George, “Fossils in Evolutionary
Derek V. Ager, mengakui fakta yang mema- Perspective”, Science Progress, Vol. 48,
lukan ini: Januari 1960, hlm. 1, 3.

287 288
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

♦ Kehidupan Muncul di Muka Bumi Ini Sebagian besar organisme yang ditemukan
secara Tiba-tiba pada lapisan ini memiliki organ-organ tubuh
Ketika lapisan bumi dan catatan fosil yang sudah sangat maju seperti mata, atau
diteliti, tampaklah bahwa organisme-organ- sistem-sistem yang terlihat pada organisme-
isme hidup muncul secara simultan. Lapisan organisme dengan satu organisasi yang sudah
tertua bumi ini di mana ditemukan adanya sangat maju seperti insang, sistem peredaran
fosil-fosil makhluk hidup adalah pada Masa darah, dan sebagainya. Tak ada tanda-tanda
Kambrium, yang usianya diperkirakan 520– pada catatan fosil tersebut yang menunjukkan
530 juta tahun. bahwa organisme-organisme ini pernah me-
Makhluk-makhluk hidup yang ditemukan miliki nenek moyang. Richard Monestarsky,
pada lapisan Periode Kambrium muncul editor pada majalah Earth Sciences, menyata-
secara tiba-tiba pada catatan fosil tanpa adanya kan tentang kemunculan mendadak spesies
nenek moyang apa pun yang pernah hidup hidup ini:
sebelum mereka. Fosil-fosil yang ditemukan Setengah milyar tahun yang lalu macam-
di bukit-bukit karang Zaman Kambrium macam hewan yang luar biasa kompleksnya
yang kita lihat pada hari ini tiba-tiba saja mun-
adalah fosil-fosil siput, trilobit, bunga karang,
cul. Momen ini, tepat pada saat dimulainya
cacing tanah, ubur-ubur, landak laut, dan Periode Kambrium Bumi, sekitar 550 juta tahun
hewan-hewan invertebrata kompleks lainnya. yang lalu, menandai ledakan evolusioner yang
Mosaik besar organisme-organisme hidup ini, mengisi lautan-lautan dengan makhluk-makh-
yang terdiri dari begitu banyaknya makhluk- luk kompleks pertama di dunia. Phylum-phylum
makhluk kompleks, muncul secara tiba-tiba besar hewan pada hari ini sudah muncul pada
sehingga peristiwa yang luar biasa ini disebut awal Kambrium dan mereka sudah memiliki
sebagai Ledakan Kambrium (Cambrian keistimewaan atau ciri-ciri yang berbeda satu
Explosion) di dalam literatur ilmiah.

289 290
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

sama lain sebagaimana keadaan mereka pada menjelaskan asal-usul makhluk-makhluk hi-
hari ini. dup multi-sel yang kompleks.
Richard Monastersky, “Mysteries of the Orient”, Teori evolusi mempertahankan pendapat
Discover, April 1993, hlm. 40. bahwa hidup ini dimulai dengan sebuah sel
Sebagaimana bisa dilihat, catatan fosil ini yang terbentuk secara kebetulan pada kondisi-
menunjukkan bahwa makhluk-makhluk hi- kondisi bumi primitif. Sesungguhnya sekadar
dup tidaklah berkembang dari bentuk-bentuk memiliki beberapa pengetahuan dasar menge-
yang primitif hingga ke bentuk-bentuk yang nai komposisi sel sudah memadai guna mema-
lebih maju sebagaimana yang dinyatakan oleh hami betapa tidak rasionalnya anggapan yang
evolusi, namun justru muncul secara tiba-tiba menyatakan bahwa sel — sebuah struktur
dan dalam kondisi yang sudah sempurna. yang masih tetap misteri dalam banyak segi,
Singkat kata, makhluk-makhluk hidup tidak bahkan pada waktu kita telah menjejakkan
muncul menjadi ada melalui evolusi, namun kaki pada abad ke-21 ini — terjadi karena
mereka memang diciptakan. fenomena alam dan peristiwa-peristiwa yang
kebetulan.
♦ Kehidupan ini Terlalu Kompleks untuk
Jauh daripada terbentuk di bawah kondisi-
Terbentuk secara Kebetulan
kondisi bumi primitif, sel — yang organel-
Sesungguhnya, teori evolusi ini telah organel dan mekanisme-mekanismenya sung-
rontok pada tataran cetakan fosil. Ini karena guh sangat kompleks — tidak dapat disinte-
fosil-fosil adalah jejak-jejak yang ditinggalkan siskan bahkan di laboratorium-laboratorium
oleh makhluk-makhluk hidup multi-sel yang paling canggih pada zaman kita ini. Bahkan
kompleks. Evolusi, pada sisi lain, mengalami dengan menggunakan asam amino, unsur-
keputusasaan dalam menghadapi masalah ba- unsur pembangun sebuah sel, tidaklah mung-
gaimana sel pertama, dan terlebih lagi, bagai- kin untuk menghasilkan satu organel sel saja,
mana protein pertama menjadi ada, apalagi seperti mitokondria atau ribosom, yang jauh

291 292
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

lebih kecil dari sebuah sel secara keseluruhan. protein di dalam sel-sel hidup tadi, yang ma-
Sel pertama yang diklaim pernah dihasilkan sing-masing darinya memiliki fungsi istime-
secara kebetulan menurut evolusi hanyalah wa, menyebabkan protein itu menjadi sebuah
isapan jempol belaka dan produk khayalan tumpukan molekul yang tak berguna. Dengan
seperti halnya unicorn (kuda bertanduk satu ketidakmampuannya dalam menunjukkan
di tengah kepalanya dalam legenda Yunani, “formasi yang terjadi secara kebetulan” dari
pent.). asam-asam amino ini, teori evolusi telah ron-
tok pada persoalan formasi protein.
♦ Tantangan atas Terjadinya Peristiwa
Kebetulan oleh Protein Secara mudah kita dapat memperlihatkan,
dengan perhitungan-perhitungan probabilitas
Dan bukan hanya sel saja yang tak dapat sederhana yang dapat dipahami oleh siapa
diproduksi: membuat formasi, di bawah kon- pun, bahwa struktur fungsional protein-
disi-kondisi yang alami, bahkan satu protein protein sama sekali tidak dapat terjadi secara
saja dari ribuan molekul protein yang kom- kebetulan.
pleks yang menyusun satu sel pun tidaklah
mungkin. Asam-asam amino dari sebuah molekul
protein yang punya ukuran rata-rata tersusun
Protein adalah molekul-molekul raksasa dari 288 asam amino, yang terdiri dari 12 jenis
yang terdiri dari asam amino yang tersusun yang berbeda, dapat disusun dengan 10300 (1
dalam sebuah rantai yang khas dengan kuan- diikuti dengan 300 angka nol) cara yang
titas dan struktur tertentu. Molekul-molekul berbeda. Dari semua kemungkinan rantai ini,
ini adalah unsur-unsur pembangun dari se- hanya “satu” bentuk saja yang diinginkan oleh
buah sel hidup. Yang paling sederhana terdiri molekul protein. Rantai-rantai asam amino
dari 50 asam amino; namun ada beberapa lainnya sama sekali tidak berguna atau punya
protein yang tersusun dari ribuan asam amino. potensi yang membahayakan bagi makhluk
Tidak adanya, bertambahnya, atau digantinya hidup.
satu asam amino saja di dalam struktur sebuah

293 294
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Dengan kata lain, probabilitas formasi yang telah kita buat di atas untuk satu protein bagi
terjadi secara kebetulan dari satu-satunya tiap-tiap dari 600 jenis protein yang berbeda
molekul protein yang disebut di atas adalah ini. Hasilnya bahkan tidak dapat dilukiskan
“1 berbanding 10300”. Probabilitas angka 1 oleh konsep ketidakmungkinan.
yang muncul dari sebuah angka yang sangat
♦ Menerima Hal yang Tidak Mungkin
banyak yang terdiri dari 1 diikuti dengan 300
nol secara praktis sama dengan nol; yaitu Jika formasi yang terjadi secara kebetulan
tidak mungkin. Lebih jauh lagi, sebuah dari satu dari sekian banyak protein ini saja
molekul protein dari 288 asam amino barulah tidak mungkin, maka trilyunan kali tidak
satu bentuk yang sederhana dibandingkan mungkin bagi kira-kira satu juta protein itu
beberapa molekul protein raksasa yang terdiri untuk berkumpul jadi satu secara kebetulan
dari ribuan asam amino. Bila kita terapkan secara terorganisir dan membentuk satu sel
perhitungan-perhitungan probabilitas yang manusia yang lengkap. Lagi pula, sebuah sel
sama ini pada molekul-molekul protein rak- bukanlah semata-mata sekumpulan protein.
sasa tadi, kita lihat bahwa bahkan kata tidak Selain protein, sel-sel juga mengandung
mungkin saja masih belum memadai untuk nucleic acids (DNA dan RNA), karbohidrat,
menyebut hal ini. lipid, vitamin-vitamin, dan banyak lagi zat-
Bila kita maju satu langkah lagi ke depan zat kimia lainnya seperti elektrolit, yang se-
dalam perkembangan skema kehidupan, kita muanya itu tersusun secara harmonis dan di-
amati bahwa satu protein saja tidaklah ada disain dengan proporsi-proporsi yang istime-
artinya. Satu dari sekian bakteri paling kecil wa, baik struktur dan fungsinya. Masing-
yang pernah diamati, Mycoplasma Hominis H masing berfungsi sebagai unsur pembangun
39, mengandung 600 jenis protein. Dalam atau komponen di dalam berbagai organel.
kasus ini, kita agaknya mesti mengulangi lagi Sebagaimana telah kita lihat, dengan satu-
perhitungan-perhitungan probabilitas yang satunya “penjelasan” dari teori kebetulan, evo-
lusi tak mampu menjelaskan formasi bahkan

295 296
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

satu protein saja dari jutaan protein lainnya Probabilitas adanya rantai asam amino yang
dalam sebuah sel, apalagi menjelaskan tentang khas pada Cytochrome-C sama-sama tidak
sel itu sendiri. dapat dipercayanya dengan probabilitas seekor
monyet yang menulis sejarah umat manusia di
Perry Reeves, seorang profesor kimia di
atas mesin ketik — dengan anggapan bahwa
Amerika Serikat, menyatakan: monyet tadi menekan tombol-tombol di atas
Bila seseorang memeriksa dengan cermat mesin itu secara acak.
betapa besarnya angka kemungkinan struktur-
Ali Demirsoy, Kalitim ve Evrim, Ankara:
struktur yang dapat dihasilkan dari sebuah
Meteksan Yayinlari 1984, hlm. 61.
kombinasi acak sederhana asam-asam amino di
dalam sebuah kolam primordial yang menguap Bukankah hal ini bertentangan dengan
ini, tidak dapat diterima oleh pikiran kita bahwa nalar untuk menerima probabilitas yang tidak
hidup ini berasal dengan cara seperti itu. Lebih masuk akal ini? Ya, tentu saja, namun para
masuk akal bahwa diperlukan adanya Penyu- ilmuwan evolusionis masih menerima hal
sun Yang Agung dengan rencana induk (master yang tidak mungkin ini. Ali Demirsoy menje-
plan) untuk menjalankan tugas semacam ini. laskan mengapa:
J. D. Thomas, Evolution and Faith. Abilene, Probabilitas formasi sebuah rantai Cyto-
TX, ACU Press, 1988, hlm. 81-82. chrome-C sama dengan nol. Yaitu, jika
Prof. Dr. Ali Demirsoy, salah seorang kehidupan mensyaratkan satu rantai tertentu,
dapat dikatakan bahwa ini memiliki satu
pendukung terkemuka paham evolusi di
probabilitas yang mungkin untuk direalisasikan
Turki, di dalam bukunya Kalitim ve Evrim sekali di seluruh alam semesta ini. Jika tidak,
(Pewarisan dan Evolusi), membahas proba- maka seharusnya ada suatu kekuatan metafisika
bilitas formasi yang terjadi secara kebetulan yang tak terjangkau oleh penalaran kita yang
Cytochrome-C, salah satu enzim esensial bagi menyusun formasi ini. Menerima kemungkinan
kehidupan: yang terakhir ini tidak sesuai dengan tujuan-
tujuan ilmu pengetahuan. Dengan demikian,

297 298
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

kita harus melihatnya di dalam hipotesis yang sudah cukup untuk membuat skenario evolusi
pertama tadi. ini tidak valid. Kendati demikian, masalahnya
Ali Demirsoy, Kalitim ve Evrim, Ankara: tidak berakhir dengan asam-asam amino dan
Meteksan Yayinlari 1984, hlm. 61 protein. Ini hanya sekadar awal saja. Secara
Alinea di atas juga dapat dibaca sebagai esensial, kesempurnaan struktur sel ini mem-
berikut: “Probabilitas formasi sebuah rantai buat kaum evolusionis menemui jalan buntu.
Cytochrome-C adalah nol. Namun demikian, Hal ini karena sel tersebut bukanlah sekadar
bila kita mengatakan dia tidak terbentuk setumpuk protein yang tersusun dari asam
secara kebetulan, maka kita harus menerima amino. Namun dia adalah sebuah entitas yang
bahwa kita telah diciptakan yang berarti hidup dengan ratusan sistem yang canggih,
bahwa kita membenarkan adanya Allah. Hal rahasia-rahasia dari sistem-sistem ini masih
ini tidak sesuai dengan tujuan-tujuan kita.” belum terungkap seluruhnya bagi manusia.
Namun demikian, sebagaimana telah kami
Sebagaimana sudah terlihat, teori evolusi
nyatakan tadi, jangankan sistem-sistem ini,
ini sudah rontok bahkan pada langkah
kaum evolusionis bahkan tidak mampu men-
pertama, namun beberapa ilmuwan yang tahu
jelaskan bagaimana unsur-unsur pembangun
bahwa teori ini adalah satu-satunya alternatif
sel ini dibentuk.
atas penciptaan, yaitu mereka yang menolak
tentang penciptaan karena kepentingan Seorang ahli matematika dan astronom
mereka sendiri secara dogmatis menganut Inggris yang terkenal Sir Fred Hoyle meng-
teori ini ... akui fakta ini di dalam salah satu pernya-
taannya yang dimuat di dalam majalah Nature
♦ Kompleksitas Sel tanggal 12 November 1981.
Sebagaimana telah terungkap sampai Peluang makhluk-makhluk hidup tingkat
sejauh ini dari hasil kajian kita, masalah rantai tinggi ini untuk dapat muncul dengan cara
asam-asam amino ini dan formasi protein begini dapat dibandingkan dengan peluang dari
angin puyuh yang menyapu tumpukan sampah

299 300
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

dapat merakit sebuah Boeing 747 dari material Pada hari ini, setelah melakukan penelitian
yang ada di dalamnya. selama bertahun-tahun, para ilmuwan, dalam
“Hoyle on Evolution”, Nature, Vol. 294, jumlah besar, telah memetakan struktur
12 November 1981, hlm. 105. DNA.
Di sini, kami perlu menyampaikan bebe-
♦ DNA: Buku Kehidupan rapa informasi yang sangat mendasar tentang
Pengamatan yang cermat tidak perlu atas struktur dan fungsi DNA:
seluruh sel, tetapi bahkan cukup DNA saja, Molekul yang disebut DNA ini, yang ada
yang merupakan salah satu bagian dari di dalam inti dari tiap-tiap 100 trilyun sel di
intinya, dengan mudah membuat kita paham dalam tubuh kita ini, mengandung rancangan
mengapa evolusi adalah suatu kepalsuan. konstruksi yang lengkap mengenai tubuh
DNA belum diketahui orang pada masa manusia. Informasi mengenai semua sifat dari
hidup Darwin. Teori evolusi selama ini tidak seseorang, mulai dari penampilan fisiknya
mampu memberikan sebuah penjelasan yang hingga ke struktur organ-organ dalamnya,
koheren mengenai adanya molekul-molekul terekam di dalam DNA dengan menggunakan
yang merupakan basis dari sel. Lebih jauh sistem pengkodean yang istimewa. Informasi
lagi, perkembangan-perkembangan di dalam di dalam DNA dikodekan di dalam rantai
ilmu genetika dan penemuan nucleic acids empat basis spesial yang menyusun molekul
(DNA dan RNA) telah menghasilkan pro- ini. Basis-basis ini diberi pengkhususan
blem-problem baru bagi teori evolusi ini. dengan A, T, G, dan C menurut huruf-huruf
Pada tahun 1955, hasil usaha dua orang awal dari nama-namanya. Semua perbedaan
ilmuwan mengenai DNA, James Watson dan struktural di antara manusia tergantung pada
Francis Crick, meluncurkan era baru di variasi-variasi yang ada di dalam rantai basis-
bidang biologi. Banyak ilmuwan yang meng- basis ini. Terdapat kira-kira 3,5 milyar nu-
arahkan perhatian mereka pada ilmu genetika. cleotid, yaitu 3,5 milyar huruf di dalam sebuah
molekul DNA.
301 302
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

Data DNA mengenai suatu organ atau Sebuah protein ukuran menengah bisa
protein tertentu dimasukkan di dalam kom- mengandung 300 asam amino. Gen DNA yang
ponen-komponen istimewa yang disebut gen. mengontrol ini bisa sekitar 1.000 nucleotid di
Misalnya, informasi tentang mata terdapat di dalam rantainya. Karena ada empat macam
nucleotid di dalam rantai DNA, yang satunya
dalam satu rangkaian gen khusus, sementara
terdiri dari 1.000 kaitan dapat menghasilkan
informasi tentang jantung terdapat di dalam
41000 bentuk. Dengan menggunakan sedikit
rangkaian gen lainnya. Sel memproduksi hitungan aljabar (logaritma), kita dapat melihat
protein-protein dengan menggunakan infor- bahwa 41000 = 10600. Sepuluh berlipat ganda 600
masi yang ada di dalam semua gen ini. Asam kali memberikan angka 1 diikuti oleh 600 nol!
amino yang menyusun struktur protein dide- Angka ini sama sekali tak terbayang oleh kita.
finisikan oleh susunan berurutan dari tiga
Frank B. Salisbury, “Doubts about the
nucleotid di dalam DNA. Modern Synthetic Theory of Evolution”,
Pada titik ini, rincian yang penting perlu American Biology Teacher, September 1971,
diperhatikan. Satu kesalahan di dalam rantai hlm. 336.
nucleotid yang menyusun sebuah gen menja- Angka 41000 sama dengan 10600. Kita mem-
dikan gen ini sama sekali tak berguna. Jika peroleh angka ini dengan menambahkan 600
kita memikirkan bahwa ada 200 ribu gen di nol pada angka 1. Jika 10 dengan 11 nol me-
dalam tubuh manusia, menjadi makin jelaslah nunjukkan satu trilyun, sebuah angka dengan
betapa tidak mungkinnya jutaan nucleotid 600 nol sungguh adalah suatu jumlah yang
yang menyusun gen-gen ini terbentuk secara tak dapat terjangkau oleh pikiran kita.
kebetulan di dalam rantai yang tepat. Seorang
Evolusionis Prof. Ali Demirsoy terpaksa
ahli biologi penganut aliran evolusi, Frank
harus membuat pengakuan berikut mengenai
Salisbury, berkomentar tentang hal ini dengan
pokok persoalan ini:
mengatakan:
Sesungguhnya, probabilitas formasi acak
dari sebuah protein dan satu nucleic acid (DNA-

303 304
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

RNA) tak terkirakan kecilnya. Peluang- protein yang esensial bagi sebuah sel yang
peluang atas munculnya bahkan satu rantai hidup, kaum evolusionis dulu mampu mem-
protein yang khas sangat besar kemungkin- bikin banyak skenario palsu seperti transisi
annya. dari air ke daratan, dari daratan ke udara, dan
Ali Demirsoy, Kalitim ve Evrim dari kera ke manusia. Dengan menutup-nu-
(Pewarisan dan Evolusi), Ankara: tupi pertanyaan tentang formasi kehidupan,
Meteksan Publishing Co., 1984, hlm. 39. dimana mereka sesungguhnya harus mencari
♦ Teori Evolusi secara Mendasar Telah jawabannya, mereka telah membangun
Runtuh sebuah runtuhan raksasa dengan karangan-
karangan tak berdasar semacam itu. Mereka
Sebagaimana telah terlihat jelas dari apa
ingin mendirikan sebuah bangunan yang
yang telah disampaikan sejauh ini, teori evo-
tidak berpondasi di atas runtuhan ini, namun
lusi adalah sebuah teori yang gagal pada inti-
sekalipun mereka sudah melakukan usaha-
nya sendiri. Alasannya adalah bahwa kaum
usaha terbaiknya, mereka tidak akan tahan
evolusionis bahkan tidak mampu menjelas-
berada di dalam runtuhan bangunan ini.
kan asal-usul satu protein pun yang diperlu-
kan bagi kehidupan, atau bagaimana sebuah Apakah ini terdengar logis atau masuk akal
sel yang hidup terlindungi oleh kondisi- manakala bahkan tidak satu pun protein yang
kondisi atmosfer primitif tanpa mengalami terbentuk secara kebetulan dapat ada, bahwa
kerusakan. Baik hukum-hukum probabilitas jutaan protein semacam itu berkombinasi
maupun hukum-hukum fisika dan kimia dalam rangka memproduksi sel makhluk
memberikan peluang bagi adanya formasi hidup; dan bahwa trilyunan sel membentuk
yang terjadi secara kebetulan dari sebuah diri dan kemudian menjadi satu secara ke-
molekul protein. betulan untuk menghasilkan makhluk-makh-
luk hidup; dan bahwa dari merekalah keluar
Amat menarik bahwa sementara tak mam-
ikan; dan ikan-ikan yang naik ke daratan ber-
pu menjelaskan formasi satu saja dari jutaan
ubah menjadi reptil-reptil, burung-burung,
305 306
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

dan bahwa beginilah bagaimana jutaan spesies bahwa kehidupan ini diciptakan sangatlah
yang berbeda di muka bumi ini terbentuk? terang-benderang.
Bahkan sekalipun ini tampaknya tidak Seorang profesor matematika dan astro-
logis bagi Anda, namun kaum evolusionis nomi terapan dari University College (Cardiff,
mempercayai dongeng anak-anak ini. Wales), Chandra Wickramasinghe melukis-
Bagaimanapun, ini hanyalah sekadar ke- kan realitas yang dihadapinya sebagai seorang
percayaan — atau agaknya keyakinan — saja ilmuwan yang selama ini telah diajarkan
karena mereka bahkan tidak punya satu bukti sepanjang hidupnya bahwa kehidupan ini
pun guna meyakinkan cerita ini. telah muncul sebagai hasil daripada peristiwa-
Pada hari ini, tidaklah mungkin untuk peristiwa yang kebetulan:
membentuk sebuah sel hidup dari materi yang Sejak dari awal mula saya dididik sebagai
tak bergerak di dalam laboratorium-labo- seorang ilmuwan, saya mengalami cuci otak
yang sangat kuat agar percaya bahwa ilmu
ratorium berteknologi tinggi, dengan peng-
pengetahuan tidak dapat konsisten dengan proses
awasan dari para ilmuwan yang paling terke- penciptaan apa pun. Pikiran itu harus dibuang
muka, dengan peralatan yang paling mahal. dengan susah payah. Pada saat itu, saya tak
Jangankan sel, bahkan tidak mungkin untuk dapat menemukan sembarang argumen rasional
mendapatkan protein-protein di dalam sel di apa pun untuk membuka pandangan yang
dalam lingkungan sebuah laboratorium yang mendukung Tuhan. Dulu kami biasa berpikir
terkontrol yang memiliki tingkat produk- terbuka; kini kami menyadari bahwa satu-
tivitas dan keberhasilan yang sama dengan satunya jawaban yang logis atas kehidupan
yang dimiliki oleh sel hidup ini. Mengemu- adalah penciptaan dan bukannya lemparan
kakan suatu klaim bahwa struktur-struktur dadu secara acak.
ini terbentuk secara kebetulan tentu saja ada- Chandra Wickramasinghe, wawancara
lah sebuah klaim yang tak masuk akal. Fakta dengan London Daily Express, 14 Agustus 1981.

307 308
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

♦ Formula Darwinian nya mereka klaim tanpa menyatakannya


Kebenaran selalu menang, mari sekarang secara terus terang dengan nama “formula
kita sekali lagi mencermati jenis khayalan apa Darwinian”:
yang dimiliki oleh kaum evolusionis ini Biarkan para penganut paham evolusi ini
dengan sebuah contoh yang begitu sederhana meletakkan sekian banyak materi yang
sehingga anak-anak pun dapat memahami- terdapat dalam komposisi makhluk hidup
nya: seperti fosfor, nitrogen, karbon, oksigen, besi,
Teori evolusi menyatakan bahwa kehidup- dan magnesium ke dalam tong-tong besar.
an itu terbentuk secara kebetulan. Berdasar Lebih jauh lagi, biarkan mereka menambah-
klaim ini, atom-atom non-organik dan tak kan ke dalam tong-tong ini materi apa pun
berakal berkumpul menjadi satu guna mem- yang tidak ada di dalam kondisi normal,
bentuk sel dan kemudian mereka entah bagai- namun mereka pikir perlu. Biarkan mereka
mana membentuk makhluk-makhluk hidup menambahkan ke dalam campuran ini seba-
lainnya, termasuk manusia. Mari kita pikir- nyak mungkin asam amino — yang tidak
kan tentang hal itu. Tatkala kita menyatukan punya kemungkinan untuk terbentuk di
unsur-unsur yang merupakan unsur-unsur bawah kondisi yang alami — sebanyak mung-
pembangun kehidupan seperti karbon, fosfor, kin protein — yang satu saja darinya memiliki
nitrogen, dan potasium, hanya satu tumpukan sebuah probabilitas formasi 10-950 — sebagai-
saja yang terbentuk. Tak peduli perlakuan apa mana mereka suka. Biarkan mereka mema-
pun yang dikerjakan, tumpukan atom ini parkan campuran ini pada ukuran panas dan
bahkan tidak dapat membentuk satu makhluk kelembaban seberapa pun sesuka mereka.
hidup pun. Jika Anda mau, mari kita rumus- Biarkan mereka mengaduk-aduknya dengan
kan sebuah eksperimen pada pokok pemba- alat yang secanggih apa pun sesuka mereka.
hasan ini dan mari kita mencermatinya atas Biarkan mereka menghadirkan para ilmuwan
nama kaum evolusionis apa yang sesungguh- paling terkemuka di samping tong-tong ini.
Biarkan para ilmuwan ini saling bergiliran
309 310
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

menunggu di samping tong-tong ini selama amati struktur sel mereka sendiri di bawah
milyaran, bahkan trilyunan tahun. Biarkan mikroskop tadi. Materi adalah tumpukan
mereka bebas menggunakan segala macam yang tak berakal, tidak hidup, dan menjadi
kondisi yang mereka yakini diperlukan bagi hidup karena kehebatan ciptaan Allah.
membentuk seorang manusia. Tak peduli apa Teori evolusi, yang menyatakan klaim yang
yang mereka lakukan, mereka tidak dapat berlawanan, adalah kepalsuan total yang sepe-
memproduksi seorang manusia dari tong-tong nuhnya bertentangan dengan akal. Dengan
ini, ujar seorang profesor yang mengamati memikirkan sedikit saja mengenai klaim-
struktur selnya sendiri di bawah sebuah mi- klaim dari para penganut evolusi ini, maka
kroskop elektron. Mereka tidak dapat mem- terungkaplah kenyataan ini, sebagaimana
produksi jerapah, singa, lebah, kenari, kuda, pada contoh di atas tadi.
lumba-lumba, mawar, anggrek, lili, pisang,
jeruk, apel, kurma, tomat, melon, semangka, ♦ Materialisme yang Membuta
ara, zaitun, anggur, persik, ayam pegar, kupu- Kebetulan-kebetulan dari evolusi ini me-
kupu yang berwarna-warni, atau jutaan makh- nempatkan atom-atom pada suatu keadaan
luk hidup lainnya yang seperti ini. Sungguh, yang sedemikian rupa sehingga membentuk
mereka bahkan tak dapat memperoleh satu sel mata manusia dan kemudian mata ini dari
saja dari sembarang makhluk-makhluk tadi. dalam timbunan yang gelap gulita tadi lalu
Singkatnya, atom-atom tak berakal tidak terbuka melihat dunia yang terang benderang,
dapat membentuk sel dengan cara berkum- tiga dimensi, dan dapat dirasa melalui kelima
pul menjadi satu. Atom-atom ini tak dapat indera ini. Ini adalah dunia yang bahkan
membuat satu keputusan yang baru dan mem- teknologi abad ke-21 pun belum bisa menca-
bagi sel ini menjadi dua, kemudian membuat pai kualitas gambar dan suara dari atom-atom
keputusan lainnya dan menciptakan para yang hidup secara kebetulan ini. Begitu
profesor yang pertama kali menemukan jauhnya sehingga bila Anda mengumpulkan
mikroskop elektron dan selanjutnya meng- jadi satu teknik-teknik suara paling canggih

311 312
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

sekalipun, akan Anda lihat bahwa semua materialisme. Filsafat materialisme adalah
perangkat tadi kualitasnya jauh lebih primitif paham yang menyatakan bahwa materi tidak-
dibandingkan dengan telinga manusia. Bah- lah diciptakan, namun dia sudah ada secara
kan jika Anda kumpulkan jadi satu semua tek- abadi dan tidak ada realitas kecuali materi.
nik gambar yang paling canggih pun, Anda Paham ini sangat bertentangan dengan ke-
tidak akan mampu menyamai kualitas gambar imanan terhadap Allah dan agama. Ini bukan-
mata. lah ilmu pengetahuan namun adalah sebuah
Tatkala sudah jelas bahwasanya semua filsafat. Para penganut paham evolusionis
produk teknologi ini tidaklah terjadi secara tidak punya dedikasi terhadap ilmu penge-
kebetulan, namun karena memang ada disain- tahuan namun mereka mendedikasikan diri-
disain yang dirancang secara sengaja oleh para nya kepada filsafat materialis ini dan mereka
disainer yang punya pikiran, maka adalah mendistorsi ilmu pengetahuan untuk dicocok-
omong kosong untuk tetap bersikukuh bahwa cocokkan dengan filsafat ini. Seorang ahli
mekanisme hidup yang jauh lebih kompleks genetika dan penganut paham evolusi ter-
daripada produk-produk teknologi tadi terjadi kemuka, Richard C. Lewontin dari Harvard
secara kebetulan. Karena setiap disain mem- University, mengakui fakta yang konkret ini:
buktikan adanya sang disainer. Evolusi tidak Bagaimanapun bukanlah metode-metode
mau melihat agungnya disain di alam ini, dan lembaga-lembaga ilmu pengetahuan itu
karena untuk mengakui adanya Sang Pen- yang membuat kami menerima sebuah penje-
cipta, yaitu Allah, yang menjadikan semua lasan material tentang fenomena dunia, namun
justru sebaliknya, kami dipaksa oleh kesetiaan
disain ini, itu bertentangan dengan praduga-
kami yang sifatnya a priori kepada sebab-sebab
praduga dan ideologi-ideologi dari kaum
material untuk menciptakan sebuah alat
evolusionis. penyelidikan dan seperangkat konsep yang
Dasar atau basis dari semua ideologi ini menghasilkan penjelasan-penjelasan yang
adalah filsafat yang dikenal dengan nama bersifat material, tak peduli betapapun hal ini

313 314
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

bertentangan dengan intuisi, tak peduli betapa- badak juga memiliki kemiripan-kemiripan
pun membingungkannya bagi orang yang masih lahiriah tertentu namun akan jadi konyol bila
belum tahu. Lagi pula, materialisme adalah mencari-cari adanya suatu hubungan evolusi
absolut, maka kita tidak dapat membiarkan di antara kedua makhluk tadi, yang satu ada-
adanya pembahasan tentang Tuhan dalam hal
lah serangga sedangkan satunya lagi adalah
ini.
mamalia, berdasarkan kemiripan itu.
Richard Lewontin, “The Demon-Haunted World”,
Selain kemiripan lahiriah, kera tidak dapat
The New York Review of Books,
dikatakan lebih dekat dengan manusia diban-
9 Januari 1997, hlm. 28.
dingkan hewan-hewan lainnya. Sesungguh-
♦ Rintangan Terbesar bagi Evolusi: Ruh nya, jika tingkat kecerdasan dijadikan pertim-
Ada banyak spesies di dunia ini yang mirip bangan, maka lebah madu yang membuat
satu sama lain. Misalnya, bisa saja ada banyak sarang lebah yang secara geometris struktur-
makhluk hidup yang mirip dengan seekor nya menakjubkan atau laba-laba yang mem-
kuda atau seekor kucing dan banyak serangga buat jaring dengan teknik yang ajaib dapat
yang tampak mirip satu sama lain. Kemirip- dikatakan lebih mendekati manusia. Bahkan
an-kemiripan ini tidaklah mengherankan bagi dalam beberapa segi kedua serangga tadi lebih
siapa pun. unggul.
Entah bagaimana, kemiripan secara lahiri- Ada satu perbedaan yang sangat besar
ah antara manusia dengan kera begitu mena- antara manusia dengan kera dengan tanpa
rik banyak perhatian. Daya tarik ini terkadang memandang kemiripan lahiriah semata. Kera
terlalu jauh hingga membuat sebagian orang adalah hewan dan tidak ada bedanya dengan
mempercayai tesis evolusi yang tidak benar kuda atau anjing bila ditilik dari kadar akal-
itu. Sesungguhnya, kemiripan-kemiripan nya. Namun manusia adalah makhluk berakal
lahiriah antara manusia dan kera tidaklah yang punya kemauan kuat sehingga dapat
bermakna apa-apa. Kumbang badak dengan berpikir, berbicara, memahami, memutuskan,

315 316
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME KEDANGKALAN PEMAHAMAN ORANG KAFIR

dan membuat penilaian. Semua ciri ini adalah tahapan tersebut terjadi secara kebetulan,
fungsi-fungsi ruh yang dimiliki oleh manusia. namun memang tidak mungkin.
Ruh adalah perbedaan terbesar yang menjadi Jika dikatakan bahwa sebuah molekul
jurang pemisah yang sangat lebar antara protein telah terbentuk di bawah kondisi-
manusia dengan makhluk-makhluk lainnya. kondisi atmosfer zaman purba, maka harus
Tak ada kemiripan fisik yang dapat mende- diingat bahwa ini sudah diperlihatkan oleh
katkan jurang pemisah ini antara manusia hukum-hukum probabilitas, biologi, dan
dengan makhluk hidup apa pun. Di alam, kimia bahwa hal ini tidak dapat terjadi secara
satu-satunya makhluk hidup yang memiliki kebetulan. Namun harus ditempatkan pada
ruh hanyalah manusia. posisi bahwa dia diproduksi, maka tidak ada
♦ Allah Mencipta Menurut Kehendak-Nya alternatif kecuali mengakui bahwa untuk ke-
beradaannya itu dia berutang kepada kehen-
Apakah ada artinya bila skenario yang dak Pencipta. Logika yang sama berlaku pada
diajukan oleh kaum evolusionis sungguh- seluruh hipotesis yang diajukan oleh kaum
sungguh terjadi? Tidak sedikit pun. Alasan- evolusionis. Misalnya, tak ada bukti paleonto-
nya adalah bahwa tiap tahapan yang dikemu- logis maupun fisika, kimia, biologi, ataupun
kakan oleh teori evolusi dan disandarkan pada pembenaran logis yang membuktikan bahwa
peristiwa yang sifatnya kebetulan hanya dapat ikan dari air naik ke darat dan menjadi hewan-
terjadi sebagai hasil dari sebuah keajaiban. hewan darat, untuk transisi semacam itu. Na-
Bahkan andaikata kehidupan terjadi secara mun bila seseorang harus berpendapat bahwa
bertahap melewati tahapan-tahapan suksesi ikan merangkak naik ke darat dan berubah
yang demikian itu, setiap tahapan progresif menjadi reptil, maka orang yang menyatakan
hanya dapat terjadi oleh adanya suatu kehen- klaim tadi seharusnya juga mengakui adanya
dak yang dijalankan dengan sadar. Bukan Pencipta yang mampu membuat apa pun yang
hanya tidak masuk akal saja bahwa tahapan- dikehendaki-Nya menjadi ada hanya dengan
kata “jadilah”. Apa pun penjelasan lain untuk
317 318
BAB SISIPAN: AKHIR MATERIALISME

suatu keajaiban semacam itu secara inheren


bertentangan sendiri dan suatu pelanggaran
atas prinsip-prinsip akal.
Realitas ini jelas dan nyata. Semua kehi-
dupan adalah produk dari sebuah disain yang
sempurna dan ciptaan yang unggul. Ini pada
gilirannya membuktikan secara konkret akan
adanya Pencipta, Pemilik kekuasaan, pengeta-
huan, dan kecerdasan yang tak terhingga.
Pencipta itu adalah Allah, Tuhan pemilik
langit dan bumi, dan semua yang ada di antara
keduanya

319