Anda di halaman 1dari 12

BAB V

Instalasi VSAT dan Setting DIU


VSAT NET

V.1 Instalasi Antena

0
0
ELEVASI

82.3

Posisi Feedhorn untuk AZIMUTH


kota Jakarta - 9.6

Utara

Utara 9.7

Gambar 28: Instalasi Antena

V.2. Instalasi Perangkat Elektronik

1. RF Head
2. DIU
3. Kabel ( IFL dan connection kit )

92
5.925 MHz - 6.425 MHz
BLOK DIAGRAM VSAT - NET

LNA

3.700 MHz - 4.200 MHz

RX TX

RFH

IFL

950 MHz - 1.450 MHz IFL


DIU

Gambar 29: Blok diagram Vsat Net

93
V.3 Setting Parameter DIU ( Mode Diagnostic )
Pada mode diagnostik DIU melakukan serangkaian Self
test yang hasilnya akan ditampilkan pada Led display “MPC
/ CPC“. Dari tampilan ini akan dapat diketahui apakah
tahapan berikutnya dapat dilakukan atau tidak. Bila DIU
berhasil melakukan diagnostik, display “MPC / CPC“ akan
menunjukkan angka "2/3". Pada mode diagnostik DIU dalam
keadaan “tidak Transmit” sehingga saat ini adalah saat
yang paling baik untuk memasukkan parameter Commissioning
ke dalam DIU. Cara - cara melakukan diagnostik :

1. Hubungkan komputer dengan DIU menggunakan kabel


DIU.

2. Aktifkan program DIU (hyperterminal) pada komputer


hingga pada layar monitor tampil menu seperti di
bawah ini.

__DIU CONFIGURATION EDITOR V3.0M IFM__


Modes : read write dialog monitor
get clear latlong terminal
save range freqcvt ballast
switch
Selection or exit >

3. Hidupkan DIU

4. Pilih menu switch untuk masuk ke dalam mode


diagnostik

94
.........................................
Serial No. XXXXXX Rev Lev. XXX
DIAG --- NORMAL --- COMM -- INSTALL
X
Use ‘<‘ and ‘>‘ keys to move switch
Hit <ENT> to exit
.........................................

5. Pada saat proses diagnostik sedang berlangsung


masukan parameter Commissioning ke dalam DIU.
....................................
Modify Space Link Parameters ( Y / N )
....................................
Outroute Spectral Spreading
( 01 = enable, 00 = disable ) : 00 ??>

Receive Only IFM


( RO = 01, TR = 00 ) : 00 ??>

Spectral Inversion
( 01 = enable, 00 = disable ) : 00 ??>

R / O KU-band Low Stability Radio


( 01 = enable, 00 = disable ) : 00 ??>

Data Rates ( Kbps )


NOTE : THIS MUST BE ENTERED CORRECTLY

Outr ( 02 = 1664, 01 = 512, 00 = 128 ) : 01??>


Inr ( 02 = 256, 01 = 128, 00 = 64 ) : 01??>

......................................

95
Modify Port Card Parameters ( Y / N ) :
......................................
Remote Base Address MSB : 01 --??>

Slot 1 Base Address LSB : -- 88 ??>


Type ( 00np 01tr 02ro ) -- 01??>

Slot 2 Base Address LSB : -- FF ??>


Type ( 00np 01tr 02ro ) -- 00??>

Slot 3 Base Address LSB : -- FF ??>


Type ( 00np 01tr 02ro ) -- 00??>

Slot 4 Base Address LSB : -- FF ??>


Type ( 00np 01tr 02ro ) -- 00??>

......................................
Modify Ranging Parameters ( Y / N ) :
......................................
Ranged Power Level : 74
Ranged Timing Offset : 1B02

Initial Power Level : A0 ??>


Initial Timing Offset : 2002 ??>

......................................
Modify Network Parameters ( Y / N ) :
......................................
Outroute Carrier ID : C00B ??>
Primary Frequency : 42B404 ??>
Backup Frequency : 42B404 ??>

Inroute 1 Frequency : DC27 ??>


Inroute 2 Frequency : E027 ??>
Inroute 3 Frequency : E427 ??>
Inroute 4 Frequency : E827 ??>
Inroute 5 Frequency : EC27 ??>
Inroute 6 Frequency : F027 ??>

96
Inroute 7 Frequency : F427 ??>
Inroute 8 Frequency : F927 ??>

Inroute 32 Frequency : 0000 ??>

6. Tunggu beberapa menit ( 5 - 10 menit ) sampai


display “ MPC / CPC “ menunjukkan status akhir
dari proses diagnostik. Bila display “ MPC / CPC “
menunjukkan angka “ 2/3.” artinya DIU berhasil
melakukan " self test " dan diagnostik selesai.

V.4 Pointing Antena ( Mode Installation )

Pada mode ini peralatan penerima dari sistem PES ( MPC


/ CPC, IFM , RF Head ) akan bekerja. Pada saat pointing
mode ini digunakan untuk melihat besarnya AGC. Nilai AGC
dapat dilihat pada RF Head dengan menggunakan Voltmeter
DC, sedangkan besarnya Eb/No dapat dilihat pada komputer
dengan mengaktifkan fungsi “ Monitor “ pada DIU
Configuration Editor. “ MPC / CPC “ berfungsi menampilkan
status kegiatan PES.

1. Pindahkan switch dari posisi Diagnostik ke posisi


Installation
.................................................
Serial No. XXXXXX Rev Lev. XXX

DIAG ----NORMAL --- COMM --- INSTALL


X
Use ‘<‘ and ‘>‘ keys to move switch
Hit <ENT> to exit
.................................................

97
2. Carilah nilai AGC yang paling baik ( < 2 VDC ) dan
lihatlah besarnya Eb/No ( biasanya di atas 10 dB )
dengan menggunakan fasilitas monitor. Tunggu
beberapa menit hingga display IFM menunjukksn
status "I/F" dan display port card menunjukkan
status “5/6”. Perhatikan perubahan yang terjadi
pada display dan juga amati status DIU menggunakan
komputer.

V.5 Pure Carrier ( X-Poll Vsat Net )

Pindahkan DIU pada mode Normal kemudian lakukan


langkah – langkah berikut :

1. Tampilan monitor berada pada menu utama DIU


configuration editor

__DIU CONFIGURATION EDITOR v3.0M__IFM_


Modes : read write dialog monitor
get clear latlong terminal
save range freqcvt ballast
switch
Selection or exit >

2. Pilih menu Terminal


.............................................
Terminal emulator – enter / to quit
Enter COMSERVER to begin comserver terminal emulator
Command :
.............................................

98
3. Ketik X5 setelah “ Command “ lalu tekan “ enter “
.............................................
Terminal emulator – enter / to quit
Enter COMSERVER to begin comserver terminal emulator
Command : X5
Response : ( Null response )
Command :
.............................................

4. Tunggu hingga display menampilkan 3 garis


horizontal ( _ ), kemudian ketiklah frekuensi pure
carrier yang telah ditentukan ( misal bf27 )
diawali dengan huruf “ q “ menjadi qbf27.

.............................................
Terminal emulator – enter / to quit
Enter COMSERVER to begin comserver terminal emulator
Command : X5
Response : ( Null response )
Command : qcf27
Response : Q OK
Command :
.............................................

5. Tentukan besar power transmit diawali dengan “sw “


( misal : swA0 )

.............................................
Terminal emulator – enter / to quit
Enter COMSERVER to begin comserver terminal emulator
Command : X5
Response : ( Null response )
Command : qbf27
Response : Q OK
Command : swa0

99
Response : S
Command :
.............................................

6. Selanjutnya adalah menentukan jenis carrier yang


akan digunakan untuk pengujian. Ada dua jenis
carrier yaitu X0 ( singel carrier ) , X2 ( multi
carrier ). Gunakan X0 ( singel carrier ).

.............................................
Terminal emulator – enter / to quit
Enter COMSERVER to begin comserver terminal emulator
Command : X5
Response : ( Null response )
Command : qbf27
Response : Q OK
Command : swa0
Response : S
Command : X0
Response : X OK
Command :
.............................................

Hasilnya dapat dilihat pada Spectrum Analyzer.


Besar carrier harus memenuhi standard yang telah
ditentukan.

7. Setelah selesai melakukan test pure carrier


kembalikan DIU pada mode normal dengan mengetik
huruf “ z “ setelah “ command “.

.............................................
Terminal emulator – enter / to quit
Enter COMSERVER to begin comserver terminal emulator
Command : X5

100
Response : ( Null response )
Command : qbf27
Response : Q OK
Command : swa0
Response : S
Command : X2
Response : X OK
Command : Z
.............................................

V.6 Commissioning

Menentukan besarnya Timing Offset dan Power Level


suatu PES. Pada saat ini terjadi proses “ Transmit dan
Receive “, oleh karena itu pengisian parameter
commissioning harus benar supaya tidak mengganggu sistem
PES lain yang sedang bekerja. Suatu commissioning
dikatakan berhasil dengan baik jika diakhir prosesnya,
display “ MPC / CPC “ menunjukkan status “ 3/b. ” .
Proses commissioning ini berlangsung selama ± 40 menit.
20 menit pertama adalah untuk menentukan besarnya power
level dan timing offset, 20 menit berikutnya adalah Link
Quality Test ( pengujian kualitas link antara PES dengan
HUB Station ) ditandai dengan status “ 3/h. “ pada
display “ MPC / CPC “. Cara – cara melakukan
commissioning :

1. Pindahkan switch dari posisi Installation ke posisi


Commissioning

.................................................
Serial No. XXXXXX Rev Lev. XXX

DIAG ----NORMAL --- COMM --- INSTALL

101
X
Use ‘<‘ and ‘>‘ keys to move switch
Hit <ENT> to exit
..................................................

2. Perhatikan perubahan display DIU. Bila proses


commissioning lancar maka setelah ± 40 menit
display “ MPC / CPC “ akan menunjukkan hasil “ 3/b.
”, sebaliknya bila terjadi masalah pada perangkat (
RF Head atau DIU ) dapat diketahui jenis
kerusakannya dengan melihat display “ MPC / CPC “
dan IFM.

V.7 Normal

Posisi normal adalah DIU siap menjalankan tugas


melalukan aplikasi yang digunakan pelanggan. DIU
dikatakan normal apabila pada display “ MPC / CPC “ dan
IFM menunjukkan status “ Blank/dot ”.

1. Pindahkan switch dari posisi Commissioning ke


posisi Normal
.................................................
Serial No. XXXXXX Rev Lev. XXX

DIAG ----NORMAL --- COMM --- INSTALL


X
Use ‘<‘ and ‘>‘ keys to move switch
Hit <ENT> to exit
.................................................

2. Tunggu beberapa menit hingga “ MPC / CPC “ dan IFM


menunjukkan status “ Blank/dot ”.

102
3. Langkah selanjutnya adalah pengujian aplikasi
dengan cara BERT.

103

Beri Nilai