Anda di halaman 1dari 2

Latihan Halaman 15

1. Atom karbon dan hidrogen


2. Adanya atom karbon dan hydrogen dalam senyawa hidrokarbon dapat dibuktikan dengan
memanaskan senyawa hidrokarbon tersebut dengan tembaga (II) oksida.Atom C dan H
dalam senyawa ini akan dioksidasi dan terjadi gas CO2 dan uap H2O.Terjadinya H2O ini
menunjukkan adanya hydrogen dan adanya gas CO2 dalam senyawa hidrokarbon dapat
dibuktikan dengan larutan kalsium hidroksida yang menghasilkan endapan kalsium karbonat
(CaCO3).Hal ini menunjukkan adanya atom C dalam senyawa hidrokarbon tersebut.

3. Persamaan Reaksi
a. Etana + Gas Klorida:
H H H H
H C C H + Cl2 H C C C + HCl
H H H H
b. Pembakaran Gas Elpiji (C3H8):

H H H H H
H C C C H + O2 H C C C O + H2O
H H H H H H

4. Isomer adalah dua atau lebih senyawa yang mempunyai jumlah dan jenis atom y6ang sama
dalam molekulnya (rumus molekul atau komposisinya sama) tetapi salah satu (paling
sedikit) sifatnya berbeda
Isomer Heptana :
(C7H16)
1.n-heptana
2.2 metil heksana
3.3 metil heksana
4.2,2 dimetil pentana
5.3,3 dimetil pentana
5. Sifat – sifat Alkana :
- Alkana dapat berwujud gas, cair, atau padat, tergantung pada jumlah atom C yang
dimiliki.
- Pada suhu kamar, metana, etana, propane dan butane berwujud gas.
- Pentana sampai dengan senyawa yang mengandung 16 atom C berwujud cair, sedang
Alkana dengan atom C yang lebih dari 16 berwujud padat.
- Alkana pada umumnya sukar bereaksi dengan zat lain. Sehingga Alkana disebut
parafin
- Jika jumlah atom C semakin banyak maka: Massa molekul relative, titik didih, titik
beku dan massa jenis akan semakin besar.
- Semua hidrokarbon merupakan senyawa non polar sehingga tidak larut dalam air, dan
dapat larut dalam eter atau CCl4.
- Pembakaran Alkana menghasilkan gas CO2 dan uap air H2O.