RINGKASAN TENTANG AKUTANSI DASAR-DASAR AKUNTANSI:  Pengertian Akuntansi Akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan

informasi ekonomi untuk memungkinkan dilakukan penilaian serta pengambilan keputusan secara jelas dan tegas bagi pihak-pihak yang menggunakan informasi tersebut.  Bidang spesialisasi akuntansi : Akuntansi Keuangan Akuntansi Manajemen Akuntansi Pemeriksaan Akuntansi Biaya Akuntansi Perpajakan Akuntansi Penganggaran Akuntansi Pemerintahan Sistem Akuntansi Akuntan Publik Akuntan Intern Akuntan Pemerintah Akuntan Pendidik Pimpinan perusahaan Pemilik perusahaan Kreditur dan calon kreditur Pemerintah Karyawan

 Jabatan dalam bidang akuntansi :

 Pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi :

 Prinsip-pinsip Akuntansi Syarat-syarat laporan keuangan sebagai berikut : Relevan Dapat dimengerti Daya uji (Verifiability)

dan lain-lain. Mira Salon menerima pembayaran sebesar Rp 15. disatu sisi uang/barang yang diterima menjadi harta perusahaan. HARTA = UTANG + MODAL  Pencatatan transaksi kedalam persamaan dasar akuntansi Transaksi 1 : Transaksi 2 : Transaksi 3 : Transaksi 4 : Mira Salon menerima uang tunai dari Mira sebagai pemilik sebesar Rp 15.- Netral Tepat waktu Daya Banding Lengkap PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI  Pengertian Persamaan Dasar Akuntansi Jika perusahaan menerima pinjaman dari pihak lain baik dalam bentuk uang /barang/jasa. piutang.00  Bentuk dasar persamaan dasar akuntansi .000.000. Modal (Owner’s dam Equity) adalah harta perusahaan yang telah dikurangi dengan kewajiban.00 Untuk pekerjaan yang telah selesai dikerjakan. Laporan Perubahan Modal  Pengertian Harta. dan lain-lain. Bentuk hubungan antara harta (aktiva) dan kewajiban perusahaan diatas disebut “Persamaan Dasar Akuntansi “. Neraca 2.000. Dengan demikian jumlah harta perusahaan pada dasarnya sama dengan jumlah kewajiban.000. Utang dan Modal Harta (Assets) adalah harta benda dan hak yang merupakan sumber daya yang dikuasai perusahaan. disisi lain menjadi kewajiban (hutang) perusahaan kepada pihak yang bersangkutan.  Unsur-unsur Laporan Keuangan: 1.000 Mira Salon membeli peralatan tunai seharga Rp 8. Hutang (liability) adalah kewajiban yang harus dipenuhi pada saat yang telah ditentukan. barang dagangan. antara lain : kas.000. utang wesel.000.00. Laporan Rugi Laba 3. utang bank.00 Mira Salon membeli peralatan salon dengan kredit seharga Rp 5. gedung. antara lain : utang dagang.

000 5.650.000.000 3 (8.00 Rp 250.000.000 5. utang bank.000 5.000 15.000.000. gedung.000.000 15.000) 27. utang pajak yang masih harus dibayar Kewajiban jangka panjang : utang obligasi.000 13.000.000.000 4 15.Listrik dan telp Rp 900.000.Iklan .000 Aktiva Peralatan Utang + Modal Utang dagang Modal 15.000) 19.000.000 5. Disagio.650.000 (2.000.000.000  Kelompok modal  Kelompok pendapatan .000.000.000  Kelompok harta Harta lancar : kas. utang wesel.000 22.000. dan lain-lain Kewajiban lancar : utang dagang.000.000 30. kendaraan.000 5 (2.000 5.000 Kas 15.000.000 15.000 8.500.00 Rp 1.Gaji pegawai .000 5.000.000.000.000. persediaan barang dagang dan pendapatan yang masih harus diterima Harta tidak lancar : tanah. modal saham biasa Tambahan modal disetor : Agio. saham.000. piutang dagang.000 5.000) 7.Transaksi 5 : Selama bulan Oktober.350.00 Pengaruh transaksi yang terjadi pada Mira Salon sebagai berikut : N o 1 2 15.000.000.000.00 Rp 2.350.000 13.000. Modal dari sumbangan Selisih penilaian kembali aktiva tetap Pendapatan usaha : penjualan barang dagangan  Kelompok kewajiban 13.000. utang hipotek Modal yang disetor para pemegang saham : modal saham preferen. Salon Mira membayar beban-beban sebagai berikut : .650.

350.000 12.500.000 32.000 Modal 27.Beban gaji .Beban iklan .000.  Kelompok beban  Penggolongan akun : Apabila posisi keuangan Mira Salon disusun kedalam neraca (Balance sheet) akan tampak seperti : MIRA SALON NERACA per 1 Oktober 2006 Harta Kas Peralatan 13.350.Beban listrik dan telepon Jumlah beban Laba bersih 900. beban iklan Beban diluar usaha : beban bunga Akun riil : akun yang terdapat dalam neraca (akun harta.000 15.000 Utang + Modal 19.000 2.000 MIRA SALON LAPORAN RUGI/LABA per 1 Oktober 2006 Pendapatan jasa salon Beban usaha : .350.000 1. akun utang.350. akun modal) Akun nominal : akun yang terdapat dalam laporan yang akan ditutup setiap akhir periode yaitu akun pendapatan dan akun beban. beban listrik dan telepon.650.350.000.- Pendapatan diluar usaha : laba penjualan surat berharga. sewa kendaraan Beban usaha : beban gaji.000 .000 Utang dagang 5.000 32.000 250.000.

000 15.350.000. Tanggal : 2 – 12 – 2006 . 31 Oktober 2006 12.500.000 12. 10.000.00 Sepuluh juta lima ratus ribu rupiah Dibayar oleh. Martadinata 100 Malang K U I T A N S I Cek No. antara lain : Memastikan keabsahan transaksi yang dibuat Menjadi rujukan jika ada masalah dikemudian hari Sebagai pertanggungjawaban atas pelaksanaan suatu transaksi sehingga kebenaran atas transaksi tersebut terjamin  Penggolongan bukti transaksi 1.MIRA SALON LAPORAN PERUBAHAN MODAL per 1 Oktober 2006 Modal Mira.000 BUKTI TRANSAKSI:  Peralatan yang dibutuhkan untuk penyiapan bukti transaksi disediakan Bukti transaksi yang dibuat atau diterima oleh perusahaan berfungsi. : Pinjaman Bank Teller. 101 Telah terima dari Sejumlah Untuk : BRI Cab. Laks.000 27. Bukti transaksi penerimaan kas BANK RAKYAT INDONESIA Jl.350.350. 1 Oktober 2006 Laba Prive Penambahan modal Modal Mira. Malang : Rp.

Merak 08 Malang Tanggal: 10 Des „06 Termin : 2/10.2. n/30 Unit 2 Jumlah 750. Bukti transaksi pengeluaran kas PO “ LANCAR JAYA” Jl. Sugiono 7 Malang No.500. 510 Tanggal : 11 Des „06 Termin : 2/10.bor listrik Bagian Pembukuan. 3. . Dibayar oleh. Bukti transaksi penjualan PO “LANCAR JAYA” Jln. Keterangan Pembelian peralatan kendaraan : .Sugiono 7 Malang BUKTI KAS KELUAR No: 311 Tanggal : 08 Des „06 Dibayar kepada : Sopir Sejumlah : Rp. Kasir. n/30 Unit 1 Jumlah 500. Kol. Keterangan Pembelian peralatan kendaraan : . 4. Bukti transaksi pembelian UD Sumber Jaya Jl.Kol. No: 0166 Dijual kepada : PO “LANCAR JAYA” Jl. Penerima.000 No.000.00 Lima ratus ribu rupiah Keterangan : Pembayaran gaji bulan November lalu Bagian Pembukuan.Sugiono 7 Malang Dijual kepada : Toko Mulia Jl. Kawi 11 Malang No. Kol.tape recorder Bagian Pembukuan.000 Kasir. Penerima.

Sistem kode numerical Disusun menurut angka berurutan : 100 – 115 116 – 125 10 11 12 13 Harta lancar Harta tetap Harta lancar Investasi jangka panjang Harta tetap berwujud Harta tetap tak berwujud Disusun berdasarkan kelompok (Group) :  Menentukan jumlah debet dan kredit untuk akun-akun-akun Kode 1 2 3 4 5 Kelompok perkiraan Harta Utang Modal Pendapatan Prive Bertambah Debe t Kredit Kredit Kredit Debet Berkurang Kredit Debet Debet Debet Kredit  Menganalisa bukti transaksi No.000 Kredit 2. Transaksi Menerima uang tunai Rp 2.000 Melunasi utang usaha Rp 1. Kode akun 1.000  Peralatan yang perlu dipersiapkan dalam penyimpanan bukti transaksi sebagai berikut : 1.000 Kredit 250.000 Perlkp (+) Debit 250. Tanda batas (guide/card = sekat petunjuk) 3. 1.000 Kuitansi Bukti transaksi Nota Kas (+) Modal (+) Kas (-) Utang (+) Kas (+) Analisis Debit 2.000 Membeli perlengkapan tunai Nota Rp 250.500. Map arsip . 3.000 Kredit 1.500.000 Debit 1.500. Lemari arsip 2. 2.500.500.500.

Jurnal Pengeluaran Kas . Ekonomis e. Sederhana d.4. Konsisten 4. Jurnal Umum (General Journal) adalah jurnal yang dibuat sederhana dalam bentuk standart. Jurnal khusus . Melakukan pencatatan transaksi dalam jurnal khusus  Menyiapkan pengelolaan buku jurnal 1. Fleksibel f.Jurnal Memorial  Prinsip pengkodean akun Kode harus memiliki sifat-sifat : 1. Melakukan pencatatan transaksi dalam jurnal umum 2. Memungkinkan adanya penambahan akun baru tanpa mengubah kode yang sudah ada  Perbedaan jurnal umum dan jurnal khusus 1. . Mudah dilaksanakan JURNAL:  Mempersiapkan pengelolaan buku jurnal 1. Mudah diingat 2. Tidak memakan tempat b. Kartu indeks  Teknik penyimpanan bukti transaksi Ciri-ciri filling system yang baik : a. Tgl Keterangan Ref Jumlah Debet Kredit . Sederhana dan singkat 3. Jurnal Umum 2. Mudah dicapai c. Bentuk jurnal umum .Jurnal Penerimaan Kas .

00 Dibayar listrik dan telepon sebesar Rp 150.2.00 .000.00 Dibayar utang dagang sebesar Rp 750. Jurnal Khusus No Bukti Jurnal penerimaan kas Debet Tgl Ket Ref Serba-serbi Kas Nama akun Ref Jumlah Pendapatan jasa Kredit Serba-serbi Nama akun Ref Jumlah No Bukti Jurnal pengeluaran kas Debet Kredit Serba-serbi Kas Nama akun Ref Jumlah Ket Serba-serbi Nama akun Ref Jumlah Tgl Ref Utang dagang  Pencatatan transaksi dalam jurnal 8 Juli 12 Juli 15 Juli 18 Juli 20 Juli 22 Juli 25 Juli Dibeli peralatan tunai seharga Rp 500.00 Dibeli perlengkapan kredit seharga Rp 450.000.000.00 Diterima pelunasan piutang dagang sebesar Rp 250.00 Dibayar gaji pegawai sebesar Rp 1.000.000.000.00 Diselesaikan pekerjaan dan diterima tunai sebesar Rp 300.000.000.

000 750.000 1.000 500. Nama akun yang dikredit Jumlah 300.000 450.000 750.000 150.Dari soal diatas maka jurnal umumnya sebagai berikut : Tgl 8/7 Keterangan Peralatan Kas 450.000.000 250.000 12/7 Perlengkapan Hutang dagang 15/7 Biaya gaji Kas 18/7 Utang dagang Kas 20/7 Kas Piutang dagang 22/7 Biaya listrikdan telepon Kas 25/7 Kas Pendapatan  Format rekapitulasi jurnal khusus No.000 250. Nama akun yang didebet Jumlah No.000 Ref Jumlah Debet 500.000 Kredit .000 1.000 300.000 150.000.

Bentuk akun 3 kolom Nama perkiraan : …………………. Bentuk akun T. Sederhana D K 2. Bentuk 4 kolom Nama perkiraan : ………………… Tgl Keterangan Ref Debet Kredit Saldo Debet Kredit Nomor : ………… . BUKU BESAR:  Bentuk-bentuk buku besar dan buku pembantu 1. Lengkap Nama perkiraan : ……………… Tgl Keterangan Ref Debet Tgl Keterangan Nomor : ………. Bentuk akun T.. Ref Kredit 3.Rekapitulasi jurnal digunakan untuk memudahkan memposting dari jurnal khusus ke buku besar umum. Pada saat memposting menggunakan rekapitulasi jurnal selalu pada akhir periode. Tgl Keterangan Ref Debit Kredit Nomor : ………… Saldo 4.

000 No.000 104 Piutang dagang 401 Penjualan Buku Besar Umum Nama perkiraan : Piutang Dagang Tgl 31/8 Keterangan Posting Ref Jpj.000.000. Susunan akun dalam buku besar harus disesuaikan dengan kode akun pada neraca.  Analisis selisih saldo dalam buku besar dan buku pembantu Jurnal Penjualan Tgl 3/8 5/8 Suci Miranti Keterangan D : Piutang K : Pendapatan 6.1 Debit 15. Dalam memposting harus teliti dalam pemindahan jumlah dan pencatatan disisi debet atau sisi kredit.000 9.000.000 Kredit Nomor : 104 Saldo 15.000. Nama akun yang didebet Jumlah 15. Misalnya nomor kode : 1 2 3 4 5  Tata cara posting Posting adalah memin dahkan jurnal kedalam buku besar yang dilakukan secara sistematis.000.000 .000 Hal : 01 Syarat pembayaran 3/10 : n/30 3/10 : n/30 untuk kelompok aktiva untuk kelompok kewajiban untuk kelompok ekuitas untuk kelompok pendapatan untuk kelompok beban Daftar Rekapitulasi Jurnal Penerimaan Kas No. Nama akun yang dikredit Jumlah 15.000.

000 15.000.1 Debit Kredit Nomor : 401 Saldo 15.000. 2. .000.000.000 Nomor : 01 Kredit Saldo 6.000 9.000.000.000 15.000 Kredit Nomor : 01 Saldo 9.000 Buku Pembantu Piutang Dagang Nama Debitur : Suci Tgl 3/8 Keterangan Posting Ref Jpj.000.000.000  Daftar saldo akun buku besar (Trial Balance) adalah daftar yang memuat informasi mengenai saldo akun-akun buku besar pada akhir periode tertentu. 1. Suci Miranti Nama Debitur Jumlah 6.1 Debit 9.000  Daftar saldo akun buku besar (Trial Balance) adalah daftar yang memuat informasi mengenai saldo akun-akun buku besar pada akhir periode tertentu.1 Debit 6.Nama perkiraan : Pendapatan Tgl 31/8 Keterangan Posting Ref Jpj.000 Nama Debitur : Miranti Tgl 5/8 Keterangan Posting Ref Jpj.000. Daftar Saldo Piutang per 31 Agustus 2006 No.

3. Menyusun semua akun buku besar dalam daftar saldo secara berurut sesuai dengan kelompok dan golongan akun dalm buku besar. Menghitung saldo setiap akun buku besar per tanggal akhir suatu periode 2. Memindahkan saldo akhir masing-masing akun kedalam kolom debet/kredit sesuai dengan saldo akun yang bersangkutan  Format daftar saldo piutang Daftar Saldo Piutang per 31 Agustus 2006 No. Nama Debitur Jumlah .Langkah-langkah penyusunan daftar saldo adalah : 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful