Sejarah Penyiaran Indonesia

diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Komunikasi Massa

Disusun oleh
AKHMAD FAUZAN RAZAK KM 0901007

Fakultas ilmu komunikasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia UNIBI 2010

sedangkan radio siaran swasta yang dikelola pribumi menyiarkan program untuk memajukan kesenian. penyelenggaranya ber-Badan Hukum dan dapat menyesuaikan dengan ketentuan Peraturan Pemerintah RI nomor 55 tahun 1970 tentang Radio Siaran Non Pemerintah. 8 Lampung. 55 di Jawa Tengah. . mempunyai hubungan erat dengan sejarah perjuangan bangsa. penerangan dan hiburan. masing-masing 42 di DKI. masa perjuangan proklamasi kemerdekaan. Sampai dengan tahun 2000 jumlah stasiun radio termasuk RRI mencapai ll00 stasiun. kebudayaan. 8 di Selawesi Utara dan l6 di Sulawesi Selatan. namun dalam operasinya tidak menutup kemungkinan siarannya bersifat komersial (iklan) yang pelaksanannya mengukuti peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. 2 di Kalimantan Barat. perizinan serta pengawasannya. penerangan dan hiburan. radio siaran swasta yang dikelola warga asing menyiarkan program untuk kepentingan dagang. disamping kepentingan pergerakan semangat kebangsaan. kewajiban dan tanggungjawab radio siaran. dengan prasyarat. l3 Sumatera Selatan. l5 di Jawa Timur. bahwa radio siaran non pemerintah harus berfungsi sosial yaitu alat pendidik. ll Sumatera Barat. l4 di NTB. Tapi setelah Jepang menyerah kepada Sekutu 14 Agustus 1945 para angkasawan pejuang menguasai Radio Siaran sehingga dapat mengumandangkan Teks Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 ke seluruh dunia. Selanjutnya sejak proklamasi kemerdekaan RI sampai akhir masa pemerintahan Orde Lama tahun 1965. secara yuridis keberadaan radio siaran swasta diakui. Di zaman Penjajahan Belanda. 26 stasiun non komersial dan l38 stasiun radio pemerintah daerah. maupun didalam dinamika perjalanan bangsa memperjuangkan kehidupan masyarakat yang demokratis. Ketika pendudukan Jepang tahun 1942. adil dan berkemakmuran.I. syarat-syarat penyelenggaraan. yang mengatur fungsi. Secara defacto Radio siaran swasta nasional Indonesia tumbuh sebagai perkembangan profesionalisme “radio amatir” yang dimotori kaum muda diawal Orde baru tahun 1966. dalam hal ini Radio Republik Indonesia atau RRI. radio swasta niaga tercatat 330 di seluruh Indonesia. bukan alat untuk kegiatan politik. hak. semua stasiun radio siaran dikuasai oleh kolonial Jepang. l5 di Sumatera Utara. Radio Siaran hanya diselenggarakan oleh Pemerintah. l di Riau. Tahun l980 jumlah stasiun radio non pemerintah mencapai 948 buah yang terderdiri dari 379 stsiun komersial. Keberadaan radio siaran di Indonesia. Meskipun bidang radio siaran memiliki fungsi pendidikan. Dalam peraturan itu ditentukan. Radio Sejarah radio siaran swasta. Hingga akhir tahun l974. baik semasa penjajahan. programnya diarahkan pada propaganda perang Asia Timur Raya.

yang berfungsi . 20/SK/M/1961 tentang pembentukan Panitia Persiapan Televisi (P2T). Pemerintah Indonesia memutuskan untuk memasukan proyek media massa televisi kedalam proyek pembangunan Asian Games IV di bawah koordinasi urusan proyek Asean Games IV. 215/1963 tentang pembentukan Yayasan TVRI dengan Pimpinan Umum Presiden RI. seperti kelompok Ramako. Menteri Penerangan mengeluarkan SK Menpen No. Presiden Soekarno yang sedang berada di Wina mengirimkan teleks kepada Menpen Maladi untuk segera menyiapkan proyek televisi (saat itu waktu persiapan hanya tinggal 10 bulan) dengan jadwal sebagai berikut : 1. Tanggal 24 Agustus 1962. Denpasar dll. 3. Tidak itu saja. Membangun dua pemancar : 100 watt dan 10 Kw dengan tower 80 meter. Pembangunan Stasiun-stasiun TVRI Daerah ada tahun 1963 mulailah dirintis pembangunan Stasiun Daerah dimulai dengan Stasiun Yogyakarta. Di masa orde baru radio swasta niaga dilarang membuat berita sendiri. Tanggal 20 Oktober 1963. yang mulai siaran pada akhir tahun 1964 dan berturut-turut Stasiun Medan. Surabaya Makassar. 40/1990 stasiun radio swasta niaga diperbolehkan membuat program berita sendiri. NRA. Manado. TVRI Pada tahun 1961. Mulai tahun 1977. 2. Membangun studio di eks AKPEN di Senayan (TVRI sekarang). Hal ini terbukti dari munculnya konglomerasi radio. Berita yang siarkan adalah memancar teruskan (relay) berita dari RRI. dll yang memiliki jaringan beberapa radio. kini radio telah menjadi lahan bisnis yang potensial. Kini setelah lahirnya era kebebasan pers yang ditandai dengan lahirnya UU Pers No. Masima.Program-program radio pun semakin beragam. secara bertahap dibeberapa Ibukota Propinsi dibentuklah Stasiun-stasiun Produksi Keliling atau SPK. II Televisi A. yang berfungsi sebagai Stasiun Penyiaran. TVRI mulai mengadakan siaran percobaan dengan acara HUT Proklamasi Kemerdekaan Indonesia XVII dari halaman Istana Merdeka Jakarta. TVRI mengudara untuk pertama kalinya dengan acara siaran langsung upacara pembukaan Asian Games IV dari stadion utama Gelora Bung Karno. dikeluarkan Keppres No. dengan pemancar cadangan berkekuatan 100 watt. Tanggal 25 Juli 1961. Tanggal 17 Agustus 1962. Pada 23 Oktober 1961. Mempersiapkan software (program dan tenaga).

yang secara kelembagaan berada di bawah pembinaan dan bertanggung jawab kepada Departemen Keuangan RI. Ketika TVRI belum tuntas dalam melakukan penataan internal sebagai Perusahaan Jawatan. bagaikan anak ayam kehilangan induk. tanggal 17 April 2002 yang merubah bentuk TVRI dari Perusahaan . Presiden mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. yang mengakibatkan status TVRI menjadi tidak jelas. TVRI diubah menjadi salah satu bagian dari organisasi dan tatakerja Departemen Penerangan. bertugas memproduksi dan merekam paket acara untuk dikirim dan disiarkan melalui TVRI Stasiun Pusat Jakarta. Semua kebijaksanaan Pemerintah beserta programnya harus dapat diterjemahkan melalui siaran dari studio-studio TVRI yang berkedudukan di Ibukota maupun daerah dengan cepat. 36 tahun 2000 tentang perubahan status TVRI menjadi Perusahaan Jawatan (Perjan). tertib dan sejahtera. yang disusul dengan keluarnya Peraturan Pemerintah No. ketika Presiden Abdurrahman Wahid melikuidasi Departemen Penerangan. supaya TVRI menjadi suatu well-integrated mass media Pemerintah. muncul wacana untuk merubah bentuk TVRI menjadi Persero. merupakan titik awal sejarah baru TVRI. TVRI di Era Reformasi Pada tanggal 20 Mei 1999. tepat dan baik. dan Film Departemen Penerangan Republik Indonesia. TV. langsung bertanggung-jawab pada Direktur Jendral Radio. adil. dimana tiap warga Indonesia mengenyam kesejahteraan lahiriah dan mental spiritual. 55 Bahan siaran/KEP/Menpen/1975. tugas TVRI adalah untuk menyampaikan policy Pemerintah kepada rakyat dan pada waktu yang bersamaan menciptakan two-way traffic dari rakyat untuk pemerintah selama tidak men-diskreditkan usaha-usaha Pemerintah.sebagai perwakilan di daerah. Dan pada bulan Juni 2000. Sebagai alat komunikasi Pemerintah. TVRI memiliki status ganda yaitu selain sebagai Yayasan Televisi RI juga sebagai Direktorat Televisi. Semua pelaksanaan TVRI baik di Ibukota maupun di Daerah harus meletakan tekanan kerjanya kepada integrasi. yang diberi status Direktorat. Pada garis besarnya tujuan policy Pemerintah dan programprogramnya adalah untuk membangun bangsa dan negara Indonesia yang modern dengan masyarakat yang aman. sedang manajemen yang diterapkan yaitu manajemen perkantoran / birokrasi. Tahun 1975. 9 tahun 2002. dikeluarkan SK Menpen No. Status TVRI di Era Orde Baru Tahun 1974.

Dengan melalui restrukturisasi akan diketahui jumlah sumber daya manusia yang dibutuhkan. keuangan dan struktur organisasi. dilakukan penandatanganan Akte Notaris Pendirian PT TVRI (Persero) oleh Menteri Negara BUMN. Mengingat TVRI masih mengacu pada manajemen Perusahaan Jawatan. pemerintah akhirnya mengeluarkan regulasi yang membuka “monopoli” TVRI. TVRI benar-benar diuji untuk belajar mandiri dengan menggali dana dari berbagai sumber antara lain dalam bentuk kerjasama dengan pihak luar baik swasta maupun sesama BUMN serta meningkatkan profesionalisme karyawan. Dengan adanya masa transisi selama 3 tahun ini. Sementara itu. diharapkan TVRI akan dapat memenuhi kriteria yang disyaratkan oleh undang-undang penyiaran yaitu sebagai TV publik dengan sasaran khalayak yang jelas. 190A/KEP/MENPEN/1987 tanggal 20 Oktober 1987. berdasarkan Ketentuan Peralihan Pasal 60. B. Melalui restrukturisasi tersebut juga akan diketahui apakah untuk mengisi fungsi tersebut perlu dicari tenaga profesional dari luar atau dapat memanfaatkan sumber daya TVRI yang tersedia. untuk melakukan penyesuaianpenyesuaian sebelum siap sebagai TV Publik. TVRI diberi waktu selama paling lama 3 tahun. Restrukturisasi bukan berarti adanya pengurangan sumber daya manusia. Namun pada tanggal 28 Desember 2002. Era ini ditandai dengan dikeluarkannya SK Menpen No. bersamaan dengan pelantikan Dewan Komisaris dan Direksi PT TVRI (Persero).Jawatan menjadi Perseroan terbatas (PT) di bawah pengawasan Departemen Keuangan RI dan Kantor Menteri Negara BUMN. antara lain dibidang sumber daya manusia. Dalam bentuk PERSERO selama masa transisi ini. maka oleh Direksi baru PT TVRI (Persero) dilakukan upaya-upaya restrukturisasi. dengan kualifikasi yang jelas. SK ini menegaskan Deppen RI disamping memberikan hak kepada TVRI untuk . sebagai Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. berdasarkan kemampuan masing-masing individu karyawan untuk mengisi fungsi-fungsi yang ada dalam struktur organisasi sesuai keahlian dan profesi masing-masing. Rancangan Undang-undang tentang Penyiaran disahkan oleh DPR-RI. TV Swasta Setelah puluhan tahun memberi hak ke TVRI untuk “memonopoli” penyiaran TV di Indonesia. dimana menurut Pasal 14 ayat 2 disebutkan bahwa TVRI merupakan Lembaga Penyiaran Publik atau TV Publik. TVRI dewasa ini Pada tanggal 15 April 2003.

Hasil usaha SST dikelola oleh Yayasan TVRI guna menunjang kegiatan operasional yayasan TVRI. Dirjen RTF Nomor 1415/RTF/IX/1989 diberikan penyelenggaran SST kepada PT Surya Citra Telivisi (SCTV) di Surabaya.q Dirjen RTF nomor 121E/RTF/K/VIII/1990. Pihak swasta pertama yang dijinkan melakukan penyiaran TV adalah Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) melalui pemberian izin Prinsip dari Departemen Penerangan RI c.T. Yayasan TVRI dapat menunjuk pihak lain sebagai pelaksana dengan ketentuan dan jangka waktu yang ditetapkan dalam perjanjian tersendiri. Kemudian tahun 1990 kerjasama SST RCTI dengan Yayasan TVRI berubah. Dalam acara SST tersebut dapat disisipkan siaran niaga/iklan. Dalam menyelenggarakan SST.02/1988 tanggal 22 Februari 1988. lewat ijin prinsip yang diterbitkan oleh Depen cq. Di samping itu juga dilakukan perjanjian yang mewajibkan RCTI untuk memberikan 12.B.000 buah dekoder dengan waktu tayang selama 18 jam / hari.000 buah dekorder yang disewa oleh pemirsa. Tanggal 1 Agustus 1990 diijinkan menyelenggarakan siaran tanpa dekorder berdasarkan isin prinsip Deppen c. sedangkan SST adalah siaran yang hanya ditangkap oleh pelanggan melalui pesawat penerima biasa dilengkapi dengan peralatan khusus. Berdasarkan ijin tersebut RCTI diijinkan melakukan siaran tanpa dekorder. Secara operasional kegiatan SCTV baru dapat dilaksanakan berdasarkan perjanjian penunjukkan pelaksanaan STSU SCTV nomor .5% pendapatan dari pelaksanaan siaran niaga/iklan kepada Yayasan TVRI Tanggal 1 Maret 1989 RCTI mengudara pertama kali dengan memasang sekitar 70. SSU adalah siaran TV yang dapat ditangkap langsung oleh umum melalui pesawat penerima televisi biasa tanpa pelatan khusus. sesuai dengan kemampuan yang ada. Disamping itu.q Direktur Televisi/Direktur Yayasan TVRI tanggal 28 Agustus 1987 nomor 557/DIR/TV/1987 untuk berpartisipasi dalam menyelenggarakan siaran saluran terbatas dalam wilayah Jakarta dan sekitarnya. Dengan status SST RCTI berubah menjadi Stasiun Penyiaran Televisi Swasta Umum (SPTSU) dengan jam siaran tanpa batas (24 jam) Menyusul RCTI yang sudah lebih dahulu berdiri.menyelenggarakan siaran saluran umum (SSU). pengoperasian SST tetap di bawah pengawaan dan pengendalian yayasan TVRI. Sampai tahun 1990 tercatat 135. juga memberikan hak tambahan menyelenggarakan siaran saluran terbatas (SST) dalam wilayah Jakarta dan sekitarnya. Penunjukan sebagai pelaksana SST Televisi Republik Indonesia diatur dengan surat perjanjian antara Direktur Televisi/Direktur Yayasan TVRI dengan Direktur PT RCTI Nomor 12/SP/DIR/IV/1988-RCTI. Perubahan ini didasari pada ijin prinsip Dirjen RTF nomor 1271D/RTF/K/VIII/ 1990 tanggal 1 Agustus 1990.

Cipta Televisi Indonesia tentang pelaksanaan Siaran Pendidikan Nomor l45/SP/DIR/TV/1990-23/TPI/PKS/SHR.q Dirjen RTF Nomor 208/RTF/K/I/1993 sebagai penyusuaian terhadap ijin Prinsip Pendirian Nomor 1340 RTF/K/VI/1992 dari stasiun swasta khusus menjadi SPTSU yang berkedudukan di Jakarta. di Surabara muncul Jawa Pos TV (JTV). 40/1999 54/B/KEP/Menpen/1971 Tentang Tentang Pers Penyelenggaraan Siaran Televisi di Indonesia .q Dirjen RTF Nomor 1217B/RTF/K/VIII/1990. di Riau hadir Riau TV dan di Bali ada Bali TV. Televisi pendidikan Indonesia (TPI) mendapat ijin prinsip dari Departemen Penerangan c. Berdasarkan SK Departemen Penerangan c. Regulasi TV Selama Tiga Rezim di Indonesia No Orde Lama 1 SK Menpen No. demikian pula dengan RCTI gabungan antara RCTI Jakarta dengan RCTI Bandung.150/SP/Dir/TV/1990-02/SPS/SCTV/VIII/1990 tanggal 24 Agustus 1990. Tanggal 30 Januari l993 lahir televisi swasta ANTEVE berdasarkan ijin prinsip Departemen Penerangan c. UU. Lativi.23/VIII/90 tanggal l6 Agustus l990. SCTV dan RCTI diperbolehkan menyelenggarakan siaran nasional dengan ketentuan bahwa siaran nasional SCTV berkedudukan di Jakarta merupakan gabungan SCTV surabaya dengan SCTV Denpasar. 20/SK/M/1961 tentang pembentukan Panitia Persiapan Orde Baru Reformasi Keputusan Menteri Penerangan No. Pengoperasian siaran TPI diresmikan presdien Soeharto Rabu. Pasca Orde Baru tidak menurunkan minat pengusaha untuk terjun dibisnis pertelevisian. Dirjen RTF Nomor 207 /RTF/K/I/1993 tentang ijin Siaran Nasional bagi PT.q. Tanggal 18 Juni 1994 lahir televisi Indosiar Visual Mandiri (Indosiar) berdasarkan ijin prinsip Departemen Penerangan c.q Dirjen RTF nomor 206/RTF/K/I/1993 tanggal 30 januari 1993 tentang ijin Siaran Nasional. Cakrawala Andalas Televisi. Trans TV. Siaran nasional Anteve berkedudukan di Jakarta merupakan siaran gabungan antara PT Cakrawal Andalas Televisi Bandar Lampung melalui ijin prinsip Nomor 2071/RTF/K/IX/I99I tanggal 17 September 99 dengan PT Cakrawala Bumi Sriwijaya Televisi Palembang dengan ijin prinsip Nomor 2900/RTF/K/XII/l99l tanggal 31 Desember l99l. TV7 dan Global).q Dirjen RTF Nomor 1271B/RTF/K/VIII/l990. 23 Januari l99l di studio XII TVRI stasiun Pusat Jakarta. Penyelenggaraan siaran TPI dilaksanakan atas perjanjian kerjasama antara Yayasan TVRI dengan PT. Pada tanggal yang sama telah diberikan pula ijin prinsip bagi SCTV untuk mendirikan SPTSU Denpasar melalui keputusan Departemen Penerangan c. Sampai dengan tahun 2002 muncul 5 stasiun TV baru di Jakarta (Metro TV. No.

Keppres No. 04A/KEP/ Menpen/1993. 167/B/KEP/Menpen/1986 Tentang Penyelenggaraan Siaran Televisi di Indonesia (pengganti No. 84A/KEP/ Menpen/1992. Dalam menjalankan SST. 55 Bahan siaran/KEP/Menpen/1975. Kepmenpen No. No. Kepmenpen No. 215/1963 tentang pembentukan Yayasan TVRI dengan Pimpinan Umum Presiden RI SK Menpen No. UU. 54/B/KEP/Menpen/1971) Upaya mengakhiri masa monopoli TVRI UU. TVRI memiliki status ganda yaitu selain sebagai Yayasan Televisi RI juga sebagai Direktorat Televisi Keputusan Menteri Penerangan No. 32/2002 Tentang Penyiaran 3 PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 2000 TENTANG PENDIRIAN PERUSAHAAN JAWATAN TELEVISI REPUBLIK INDONESIA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 4 Kepmenpen RI No. 111/KEP/ Menpen/1990. Yayasan TVRI dapat menunjuk pihak lain Kepmenpen No. 190A/KEP/Menpen/1987 Siaran Siaran Saluran Umum (SSU) & memberikan wewenang kepada TVRI untuk menyelanggarakan SST.2 Televisi (P2T).24/1997 tentang penyiaran 5 6 7 8 .

Regulasi Radio Selama Tiga Rezim di Indonesia No Orde Lama Orde Baru 1 UU No. No.ac. 5/1970 Radio Telekomunikasi Siaran Non Pemerintah 2 UU No. 5/1964 Tentang PP No.125. 40/1999 tentang Pers UU. 36/1999 Tentang Telekomunikasi UU.153. 3/1989 Tentang Telekomunikasi 3 UU No. No. 24/1997 Tentang Penyiaran Reformasi UU No.mercubuana.doc+sejarah+penyiaran+indonesia&cd=10&hl=id&ct=clnk&gl=id) .132/search? q=cache:asxb0c78N8oJ:pksm. 32/2002 Tentang Penyiaran PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2000 TENTANG PENDIRIAN PERUSAHAAN JAWATAN RADIO REPUBLIK INDONESIA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2000 TENTANG PENGGUNAAN SFEKTRUM FREKUENSI RADIO DAN ORBIT SATELIT (sumber : http://74.id/new/elearning/files_modul/41005-2962756095457.