P. 1
TUMOR ABDOMEN

TUMOR ABDOMEN

|Views: 1,366|Likes:
Dipublikasikan oleh coolcaesar

More info:

Published by: coolcaesar on Mar 18, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2013

pdf

text

original

TUMOR ABDOMEN

Oleh : Dr.Eduard P.Simamora,SpB,SpBA Bagian Bedah RS.Immanuel

TUMOR ABDOMEN
Wilm`s Tumor (Nephroblastoma) Neuroblastoma

WILM`S TUMOR ( NEPHROBLASTOMA )
Tumor ginjal kongenital Ganas Insidensi 8 : 100000 anak / tahun Wilm`s tumor tumor abdomen tersering pada anak-anak dan paling kurabel anakMedian umur : 3 tahun, 1/3 kasus terdiagnosa sebelum usia 2 tahun Biasanya terdiagnosis secara kebetulan oleh ibu/dokter

dapat dieksisi total Stadium III : tidak mungkin dieksisi total.WILM`S TUMOR KLASIFIKASI ( Surgical ) Stadium I : tumor terlokalisir. dapat dieksisi total Stadium II : invasi lokal. kekelenjar getah bening regional membesar Stadium IV : metastase jauh (hepar/paru) Stadium V : tumor bilateral .

WILM`S TUMOR Histologis pola seluler bervariasi campuran elemen mesenchymal dan epitelial dengan berbagai tingkat maturasi Pola anaplastik/sarkomatosa prognosa buruk ( 10 % kasus ) Pertumbuhan neoplastik merubah jaringan ginjal normal tetapi tidak menyebabkan obstruksi. . perdarahan atau nyeri tumbuh membesar sebelum disadari orang tua anak.

anorexia. tidak bergerak sesuai pernafasan. berat badan menurun ( jarang ) Hematuria ( 20% kasus ) Hipertensi PD :Massa di retroperitoneum. . terfiksir.KRITERIA DIAGNOSIS Massa di abdomen lateral tanpa gejala Dirasakan oleh orang tua / dokter tanpa sengaja Pasien tampak lemah. keras.

.

.

Yang terbaik CT Scan. MRI Pada tumor ginjal kiri varicocele sign adanya oklusi vena renalis. hemihipertropi dan aniridia.KRITERIA DIAGNOSIS Pada 15% kasus disertai anomali lain : hypospadia. Pemeriksaan penunjang : IVP distorsi sistim pelviocalyces ginjal (kurang akurat). . duplikasi traktus urinarius.

sarkoma.DIAGNOSIS BANDING Hidroneprosis sekunder terhadap obstruksi ureterovesikel junction atau ureteropelvis junction. Polikistik ginjal (massa kistik non fungsional) Tumor retroperitoneal lainnya: rhabdomyosarkoma. . teratoma. Neuroblastoma (cenderung lebih sentral dan radiologis ditemukan kalsifikasi).

TERAPI Nephrektomi (total / partial) Khemoterapi Radioterapi (dilakukan bila usia > 2 tahun) Bila tumor besar reduksi massa tumor dedengan radioterapi / khemoterapi. Bila tumor bilateral nilai fungsi ginjal Transplantasi ginjal .

.

.

.

.

.

.

.

.

Diagnosa sedini mungkin Disease-free Diseasesurvival rate stadium I : 95% stadium I&III : 85% stadium IV: 75 80% histologi buruk:25 50% .PROGNOSA Kombinasi terapi bedah. anestesi. radiologi dan khemoterapi prognosa lebih baik.

Tumbuh di abdomen 75% ( medulla adrenal 50%) dan 20% di mediastinum posterior. .NEUROBLASTOMA Tumor solid tersering pada anak-anak anakBerasal dari sel primitif sistim simpatis dari jaringan celah neural sepanjang rantai ganglion simpatis dan di dalam medulla adrenal.

perubahan unik ini jarang terjadi. . Tapi bila sudah bermanifestasi klinis.NEUROBLASTOMA Insidensi 1 : 10000 kelahiran Sifat Unik dapat mengalami maturasi ganglioneuroma (jinak) menghilang. Bila tumor mengandung elemen matur prognosa lebih baik.

Metastase jauh terjadi cukup dini prognosa buruk. DOPA. noradrenalin.NEUROBLASTOMA Marker tumor : katekol amin dan produk pecahannya (adrenalin. hati. kgb. korteks tulang dan paru-paru). (sumsum tulang. Marker ini berguna untuk mendeteksi rekurensi setelah terapi bedah. metanephrine dan VMA) diekskresikan pada 90% kasus. paru- .

dapat direseksi total Stadium II : tumor meluas keluar organ tetapi tidak melewati garis tengah Stadium III : tumor besar melewati garis tengah dan sering irresektabel Stadium IV : metastase jauh ke tulang atau ororgan lain Stadium V : tumor seperti stadium IV pada pasien < 1 tahun dengan metastase ke hepar. .KLASSIFIKASI Stadium I : tumor terbatas pada satu organ. kulit atau sumsum tulang.

Tumor di mediastinum asimptomatik kecuali bila ganglion stelat terkena sindroma Horner . distensi abdomen. 90% di bawah umur 8 tahun 75% terdapat massa di abdomen disertai berat badan menurun. diare dan gangguan pertumbuhan.KRITERIA DIAGNOSIS Tumor pada anak. demam. anemia. setengahnya < 2 tahun.

.KRITERIA DIAGNOSIS Metastase ke orbita Proptosis dan ecchymosis periorbital Kompresi ke medulla spinalis paraplegi Sekresi katekolamin berkeringat dan irritabilitas ( telapak tangan dan kaki berkeringat berlebihan ) Diagnosa sedini mungkin terbaik dengan melakukan pemeriksaan penunjang.

. Pemeriksaan urin VMA patognomonis untuk Neuroblastoma. CT Scan dan MRI terbaik untuk mencari tumor primer dan lokasi metastase.PEMERIKSAAN PENUNJANG BNOBNO-IVP proses kalsifikasi dan adanya depresi sistim pelviocalyceal ginjal.

DIAGNOSIS BANDING Tumor Wilms (intrarenal) tidak ada kalsifikasi dan pada IVP distorsi sistim pelviocalyceal ginjal. Polikistik ginjal Hidronephrosis ginjal .

Post operatif kemoterapi dan radiasi Prognosa post terapi tergantung umur. stadium. .TERAPI Bedah ekstirpasi massa tumor Bila tumor terlalu besar kemoterapi preoperatif Operatif . lokasi dan derajat maturasi tumor DiseaseDisease-free survival rate hanya 37% prognosa buruk.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->