Anda di halaman 1dari 3

JENIS-JENIS INTERAKSI SOSIAL Pencampuran 2 kebudayaan yang disertai

dengan hilangnya kebudayaan asli dan


Berdasarkan Gillin (1951), proses interaksi sosial membentuk kebudayaan baru.
dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:

1. Proses Asosiatif (Penggabungan) d. Akulturasi (acculturation)


Bentuk-bentuk proses asosiatif menurut Pertemuan 2 kebudayaan yang tidak disertai
Soekanto antara lain sebagai berikut: hilangnya kebudayaan khas/asli.

a. Kerja sama (cooperation)

i.Kerukunan 2. Proses Disosiatif (Perpecahan)


ii. Tawar-menawar (bargaining) a. Persaingan (competition)
iii. Kooptasi (cooptation) Usaha untuk memperoleh sesuatu dari tujuan
yang diharapkan.
Dalam menerima unsur baru
kepemimpinan/ pelaksanaan politik dalam
organisasi.
b. Kontravensi (contravention)
iv. Koalisi (coalition)
Proses sosial di antara persaingan &
Dalam bentuk kombinasi/gabungan antara pertentangan, pelanggaran/pertikaian,
2 organisasi/lebih yang mempunyai ditandai dengan adanya ketidakpuasan
kesamaan tujuan. terhadap diri seseorang/rencana.

v.Joint-venture
c. Pertentangan (conflict)
Dalam bidang pengusahaan/proyek-proyek
tertentu. Usaha memenuhi tujuan dengan jalan
menentang pihak lawan dengan
ancaman/kekerasan.
b. Akomodasi (accomodation)

i. Paksaan (coercion)
MOTIF EKONOMI
ii. Kompromi (compromise)
1. Motif Ekonomi untuk Memperoleh
iii. Arbitrasi (arbitraion) Laba/Keuntungan

Dibutuhkan pihak ke-3 yang menjadi 2. Motif Ekonomi untuk Memenuhi Kebutuhan
media penyelesaian masalah. Sendiri

iv. Mediasi (mediation) 3. Motif Ekonomi untuk Memperoleh Penghargaan

Dibutuhkan pihak ke-3 (netral) sebagai 4. Motif Ekonomi untuk Memperoleh Kekuasaan
perantara /penasihat.
5. Motif Ekonomi untuk Sosial
v. Konsiliasi (conciliation)

Digunakan untuk mempertemukan


SUMBER MODAL DARI:
beberapa keinginan dari beberapa pihak
yang sedang berselisih demi tercapainya
tujuan bersama.
1. Koperasi
vi. Toleransi (tolerance)
a. Simpanan pokok

Uang yang wajib dibayarkan oleh anggota


c. Asimilasi (assimilation) pada saat masuk menjadi anggota.

b. Simpanan wajib
Simpanan yang harus dibayarkan anggota b. Merusak habitat flora dan fauna, termasuk
dalam waktu tertentu, tidak dapat diambil lingkungan manusia
kembali selama yang bersangkutan masih
menjadi anggota koperasi. c. Menyebabkan hilangnya harta dan jiwa

c. Simpanan sukarela

Simpanan yang dapat diambil kapan saja.

d. Simpanan qurba dan deposito berjangka

2. CV

a. Aktif

Menanam modal jika terjadi kerugian, dan


menanggungnya sendiri.

b. Pasif

Menanam modal tapi tidak mengelola


perusahaan.

3. PT

Terdiri dari saham (surat tanam modal dalam


suatu perseroan terbatas).

4. Po

Dari pemilik/dapat pula menggunakan modal


pinjaman.

5. Fa

Dari masing-masing anggota persekutuan yang


menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang
tercantum dalam akta pendirian perusahaan.
SOAL LATIHAN

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF DARI


GUNUNG API 1. Mempertemukan beberapa keinginan dari
beberapa pihak yang sedang berselisih demi
1. Dampak Positif
tercapainya persetujuan bersama merupakan
a. Abu yang keluar dari gunung api dapat salah satu contoh akomodasi dalam bentuk….
menyuburkan tanaman
a. Arbitrasi
b. Batu dan material lainnya dapat
b. Konsiliasi
diperjualbelikan
c. Mediasi

d. Toleransi
2. Dampak Negatif

a. Abu vulkanik dapat menyebabkan kerusakan


paru-paru 2. Bu Nelly meskipun gajinya rendah, ia lebih rajin
bekerja sehingga sesama karyawan merasa
segan padanya. Melihat pernyataan tersebut, Bu
Nelly menggunakan motif ekonomi untuk
memperoleh….

a. Kepuasan

b. Keuntungan

c. Pendapatan

d. Penghargaan

3. Badan usaha yang paling sesuai dengan


Indonesia adalah….

a. PT

b. Koperasi

c. CV

d. BUMN

4. Modal yang terdiri atas saham yaitu….

a. PT

b. Fa

c. Po

d. Koperasi

5. Yang merupakan dampak negatif dari letusan


gunung api, kecuali….

a. Abu vulkanik dapat menyebabkan kerusakan


paru-paru

b. Merusak habitat flora dan fauna, termasuk


lingkungan manusia

c. Abu yang keluar dari gunung api dapat


menyuburkan tanaman

d. Menyebabkan hilangnya harta dan jiwa