Anda di halaman 1dari 14

Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare
merupakan salah satu unsur yang sangat penting untuk
mendukung pelaksanaan kegiatan pembangunan dan sejalan
dengan Undang Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang bangunan
gedung dan peraturan pemerintah nomor 36 tahun 2005 tentang
peraturan pelaksanaan Undang undang No 28 tahun 2002 tentang
Bangunan Gedung, perlu ditindaklanjuti oleh daerah
kabupaten/kota untuk melaksanakan pendataan bangunan gedung
khususnya di Kota Parepare untuk mendukung pelaksanaan
pembangunan daerah.
Dengan demikian, diharapkan Pemerintah Kota Parepare
mempunyai informasi tentang kondisi dan potensi bangunan
gedung secara lengkap untuk digunakan sebagai informasi setiap
saat bila dibutuhkan terutama dalam perumusan pembangunan
dan penanganan bangunan gedung dimasa yang akan datang.
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare
akan merupakan media informasi dan catatan yang lengkap
tentang segala sesuatu mengenai situasi dan kondisi bangunan
yang ada saat ini, serta terkait dengan aspek hukum, teknis,
pembiayaan, dan pemanfaatannya.

LAPORAN AKHIR
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -
2

Kondisi dan potensi Kota Parepare diharapkan akan


berkembang, dengan adanya informasi pendataan bangunan
gedung untuk digunakan sebagai salah satu sumber informasi yang
akan memberikan bukti-bukti otentik tentang kondisi Kota Parepare
secara umum selama pelaksanaan kegiatan pembangunan dan
evaluasi hasil kegiatan pembangunan bangunan gedung yang telah
dicapai sehingga memiliki posisi penting untuk mendorong dan
memajukan Kota Parepare terutama fungsi dan perannya sebagai
media penyelenggaraan pembangunan secara umum.
Percontohan pendataan bangunan gedung di Kota Parepare
direncanakan sebagai pedoman dan arahan untuk mengendalikan
pembangunan kota. Percontohan pendataan bangunan gedung
yang akan dilaksanakan merupakan kegiatan yang pada intinya
adalah untuk mengetahui sifat dan jenis-jenis bangunan gedung
yang terdapat di Kota Parepare dengan penjabaran sesuai dengan
aturan sebagai berikut :
1. Kegiatan pendataan bangunan gedung merupakan
sarana untuk penertiban surat bukti kepemilikan bangunan.
Pendataan untuk bangunan gedung baru dilakukan bersamaan
dengan proses izin mendirikan bangunan gedung untuk
keperluan tertib pembangnan dan pemanfatan bangunan
gedung;
2. Bangunan gedung sangat diperlukan sebagai salah satu
sistem informasi guna PADS, PBB penanganan aset daerah,
pemetaan bangunan gedung (yang rawan ber –IMB, dan lain –
lain), dan penanganan yang cepat dan tepat apabila terjadi
permasalahan pada bangunan gedung yang bersangkutan atau
misalnya bila terjadi bencana, sehingga dapat dilakukan dengan
cepat penanganannya;
3. Belum ada kabupaten/ kota yang memiliki data tentang
bangunan gedung yang memuat persyaratan administratif

LAPORAN AKHIR
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -
3

maupun teknis yang lengkap dan tersimpan dalam satu data


base sesuai dengan UUBG dan PPBG, menyulitkan adanya
proses penyelenggaraan bangunan gedung, penerbitan serifikat
laik fungsi, sebagai instrument kontrol penyelenggaraan
bangunan gedung;
4. Bilapun ada, data bangunan gedung yang saat ini
kebanyakan masih konvensional (manual) dalam arti masih
berbentuk arsip kertas yang sangat memerlukan ruang dan
pewadahan yang besar sehingga proses pencarian pun
memerlukan waktu dan sangat rumit;
5. Terbatasnya kapasitas Pemerintahan Daerah Kota
Parepare dalam mewujudkan data bangunan gedung
sebagaimana tersebut di atas, sehingga perlu adanya fasilitas
dalam bentuk percontohan pendataan bangunan gedung di
kabupaten / kota;
Guna memncapai hasil yang optimal, diperlukan pelatihan
pendataan bangunan gedung guna memberikan pemahaman
lengkap mengenai sistem pendataan kepada para aparat
pemerintahaan daerah Kota Parepare.

B. Tujuan dan Sasaran Pekerjaan


1. Tujuan
Tujuan pekerjaan Percontohan Pendataan Bangunan Gedung
Kota Parepare sebagai berikut :
a. Membantu dan mememudahkan Pemerintah Kota Parepare
dalam mengakses pelaksanaan pembangunan yang bersifat
prioritas khususnya di dalam penanganan bangunan gedung.
b. Memudahkan dalam peningkatan fungsi dan peran
pembangunan, pemeliharaan, maupun peningkatan intensitas
pembangunan melalui sistem informasi bangunan gedung yang
akurat.

LAPORAN AKHIR
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -
4

c. Memberi informasi yang lengkap dan terperinci tentang


kondisi dan situasi wilayah Kota Parepare terhadap komponen
bangunan gedung yang saat ini serta kemungkinan
pengembangannya dimasa yang akan datang.
2. Sasaran Pekerjaan
Sasaran yang ingin dicapai dalam Percontohan Pendataan
Bangunan Gedung Kota Parepare sebagai berikut :
a. Memudahkan Pemerintah Kota Parepare dalam merumuskan
prioritas pembangunan dan penanganan bangunan gedung.
b. Memudahkan Pemerintah Kota Parepare untuk menetapkan
lokasi kegiatan pembangunan bangunan gedung berdasarkan
sektor prioritas yang akan di programkan.
c. Memudahkan Pemerintah Kota Parepare dalam
mengalokasikan dana pembangunan dimasa yang akan.
d. Memudahkan bagi masyarakat dan dunia usaha untuk
mengakses tentang tata cara memperoleh perijinan dan
kemudahan ijin mendirikan bangunan.

C. Lokasi Proyek

Lokasi kegiatan proyek mencakup keseluruhan wilayah Kota


Parepare meliputi komponen bangunan yang ada saat ini serta tata
cara pelaksanaanya dan pengarsipan data yang dilakukan oleh
dinas/instansi teknis untuk segera ditangani dan ditingkatkan
pelaksanaan pembangunannya.

D.Lingkup Pekerjaan
Secara umum lingkup pekerjaan Percontohan Pendataan
Bangunan Gedung Kota Parepare yang akan dilaksanakan sebagai
berikut :
1. Pengumpulan data lapangan;

LAPORAN AKHIR
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -
5

2. Pengolahan data, analisa data dan penggambaran peta;


3. Penyusunan dokumen setiap sektor bangunan berdasarkan
kelompok aktifitasnya;
4. Pemetaan kondisi bangunan gedung yang ada saat ini;
Untuk memudahkan kegiatan penyusunan Percontohan
Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare langkah-langkah
kegiatan yang akan dilaksanakan sebagai berikut :
1. Persiapan
Untuk melaksanakan tujuan pelaksanaan proyek Percontohan
Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare, pendekatan yang
dilakukan antara lain pembentukan tim perencana dan pendataan
dalam satu kesatuan tim tenaga ahli. Selain tenaga ahli tersebut,
akan dibantu oleh tenaga pendukung.
2. Inventarisasi dan Evaluasi Data
Inventarisasi dan evaluasi data akan dilakukan, khususnya
yang berkaitan dengan kondisi bangunan gedung yang ada saat ini.
Data yang diperoleh akan disederhanakan, dengan sumber data;
hasil survey/study terdahulu yang relevan, dan peta-peta untuk
selanjutnya diinventarisasi, kemudian diadakan evaluasi data
sesuai prosedur/standar dalam bentuk bentuk sistem informasi baik
dalam bentuk data bangunan gedung maupun pemetaannya sesuai
kondisi Kota Parepare.

3. Penyiapan Daftar Data dan Perlengkapan


Peralatan yang akan digunakan dalam survey Percontohan
Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare terdiri atas; daftar
isian data, cheklist data, dan beberapa pelengkapan yang
mendukung. Termasuk didalamnya persiapan sarana transportasi
tenaga lapangan, peralatan, dan perlengkapan, logistik, surat
menyurat penentuan rute perjalanan dan peta orientasi.

LAPORAN AKHIR
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -
6

4. Koordinasi dan Konsultasi


Sebelum tim dimobilisasikan ke lapangan diperlukan
koordinasi intern Tim untuk menegaskan pembagian tugas masing-
masing anggota Tim, pembahasaan rencana kerja dan lain-lain
yang akan dilaksanakan. Ketua Tim dalam pekerjaan ini adalah
Team Leader, perusahaan juga akan melakukan koordinasi dengan
Pemberi Tugas untuk memperoleh masukan atas rencana kerja
yang telah disusun.
Sebelum memulai kegiatan pekerjaan, Konsultan akan
berkonsultasi terlebih dahulu dengan Pimpinan Proyek atau project
Officer untuk mendapatkan informasi dan konfirmasi mengenai
kondisi Kota Parepare secara umum yang akan
dikerjakan/dilaksanakan. Hasil konsultasi tersebut merupakan
bahan awal untuk memulai kegiatan pelaksanaan pekerjaan untuk
selanjutnya mempersiapkan rencana kerja yang lebih detail.
5. Pelaksanaan Pekerjaan
Persyaratan teknis pekerjaan yang akan dilaksanakan secara
garis besar adalah sebagai berikut :
a. Pengumpulan Data Lapangan :
 Pengukuran topografi;
 Survey utilitas public;
 Pengumpulan data-data teknik bangunan dan data teknik
lanjutan;
 Survey perlengkapan bangunan;
 Survey sarana dan prasarana pendukung bangunan lanilla;
 Setiap kegiatan di atas dikoordinasikan dengan instansi
Pemerintah/ Badan Hukum/Proyek dan lain-lain yang terkait;
 Survey bangunan gedung berdasarkan kondisi dan
pemanfaatannya;

LAPORAN AKHIR
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -
7

 Survey bangunan gedung berdasarkan kelompok dan jenis


untuk masing-masing wilayah kelurahan dalam lingkup Kota
Parepare;
b. Penggambaran peta bangunan gedung sesuai kondisi
lapangan;
c. Laporan terdiri atas :
 Laporan Pendahuluan
 Laporan Antara (hasil survey dan pengumpulan data)
 Draft Laporan Akhir
 Laporan akhir

E. Hasil Akhir
Hasil akhir dari pelaksanaan Percontohan Pendataan
Bangunan Gedung Kota Parepare adalah laporan percontohan
pendataan bangunan gedung, yang memuat :
 Hasil pelaksanaan kegiatan pelatihan pendataan bangunan
gedung;
 Data base bangunan gedung Kota Parepare;

LAPORAN AKHIR
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -
8

LAPORAN AKHIR
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -
9

LAPORAN AKHIR
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -
10

LAPORAN AKHIR
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -
11

LAPORAN AKHIR
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -
12

LAPORAN AKHIR
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -
13

LAPORAN AKHIR
Percontohan Pendataan Bangunan Gedung Kota Parepare I -
14

LAPORAN AKHIR