KTSP DAN STANDAR ISI

KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) adalah suatu ide tentang pengembangan kurikulum yang diletakkan pada posisi yang paling dekat dengan pembelajaran, yaitu sekolah dan satuan pendidikan. Pemberdayaan sekolah dan satuan pendidikan dengan memberikan otonomi yang lebih besar, di samping menunjukkan sikap tanggap pemerintah terhadap tuntutan masyarakat, juga merupakan sarana peningkatan kualitas, efisiensi, dan pemerataan pendidikan. KTSP merupakan salah satu wujud reformasi pendidikan yang memberikan otonomi pada sekolah dan satuan pendidikan untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan potensi, tuntutan, dan kebutuhan masing-masing. Otonomi dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran merupakan potensi bagi sekolah untuk meningkatkan kinerja guru dan staf sekolah, menawarkan partisipasi langsung kelompok-kelompok terkait, dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pendidikan, khususnya kurikulum. Pada sistem KTSP, sekolah memiliki ³full authority and responsibility´ dalam menetapkan kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan visi, misi, dan tujuan satuan pendidikan. Untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan tersebut, sekolah dituntut untuk mengembangkan standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam indikator kompetensi, mengembangkan strategi, menentukan prioritas, mengendalikan pemberdayaan berbagai potensi sekolah dan lingkungan sekitar, serta mempertanggungjawabkannya kepada masyarakat dan pemerintah. Dalam KTSP, pengembangan kurikulum dilakukan oleh guru, kepala sekolah, serta komite sekolah dan dewan pendidikan. Karakteristik KTSP bisa diketahui antara lain dari bagaimana sekolah dan satuan pendidikan dapat mengoptimalkan kinerja, proses pembelajaran, pengelolaan sumber belajar, profesionalisme tenaga kependidikan, serta sistem penilaian. Dengan demikian, dapat dikemukakan beberapa karakteristik KTSP sebagai berikut. y y y y Pemberian otonomi luas pada sekolah dan satuan pendidikan. Partisipasi masyarakat dan orang tua yang tinggi. Kepemimpinan yang demokratis dan profesional. Tim kerja yang kompak dan transparan.

standar pendidik dan tenaga kependidikan. Struktur kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran.Standar Nasional Pendidikan yang telah ditetapkan pemerintah mencakup standar isi. Mulyasa. standar kompetensi lulusan. standar proses. (3) Program Bahasa. . Pengorganisasian kelas-kelas pada SMA/MA dibagi ke dalam dua kelompok.Pd. Dari delapan standar tersebut. yaitu kelas X merupakan program umum yang diikuti oleh seluruh peserta didik. standar sarana dan prasarana. Standar isi memuat kerangka dasar.. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. beban belajar. struktur kurikulum. kompetensi bahan kajian. 2007) STRUKTUR KURIKULUM SMA/MA Struktur kurikulum SMA/MA meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai Kelas X sampai dengan Kelas XII. kompetensi mata pelajaran. Standar Isi untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang selanjutnya disebut Standar Isi mencakup lingkup materi minimal dan tingkat kompetensi minimal pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. dan (4) Program Keagamaan. E. kurikulum tingkat satuan pendidikan. yang telah dijabarkan dan disahkan penggunaannya oleh Mendiknas adalah standar isi dan standar kompetensi lulusan. khusus untuk MA. dan standar penilaian pendidikan. (dikutip dari Dr. dan kalender pendidikan/akademik. (2) Program Ilmu Pengetahuan Sosial. M. Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi lulusan. dan kelas XI dan XII merupakan program penjurusan yang terdiri atas empat program: (1) Program Ilmu Pengetahuan Alam.

Fisika 7. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-38 minggu. Pendidikan Agama 2. y Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Kimia 9. y y Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. Matematika 6. Biologi 8. Bahasa Inggris 5. Struktur Kurikulum SMA/MA Kelas X Alokasi Waktu Semester 1 Semester 2 Komponen A. Sejarah 10. dan pengembangan diri. Mata Pelajaran 1. Tabel 1. muatan lokal. Geografi 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 .Kurikulum SMA/MA Kelas X y Kurikulum SMA/MA Kelas X terdiri atas 16 mata pelajaran. Bahasa Indonesia 4.

Seni Budaya 14.11. Alokasi Waktu Komponen Kelas XI Smt 1 A. Kurikulum tersebut secara berturut-turut disajikan pada Tabel 5. Teknologi Informasi dan Komunikasi 16. Bahasa Inggris 2 2 4 4 2 2 4 4 2 2 4 4 2 2 4 4 Smt 2 Kelas XII Smt 1 Smt 2 y y y . Mata Pelajaran 1. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Pendidikan Agama 2. Ekonomi 12. Pendidikan Jasmani. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. Olahraga. Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit. Pengembangan Diri 2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran 2 2 2 2 2 2 2 2*) 2 2 2 2 2 2 2 2*) Kurikulum SMA/MA Kelas XI dan XII Program IPS y Kuri dan Program Keagamaan terdiri atas 13 mata pelajaran. Program IPS. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. dan pekulum SMA/MA Kelas XI dan XII Program IPA.ngembangan diri. muatan lokal. 7. Program Bahasa. dan 8. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-38 minggu. Keterampilan/Bahasa Asing B. Sosiologi 13. Bahasa Indonesia 4. dan Kesehatan 15. 6. Muatan Lokal C.

Geografi 8. seorang siswa SMA/MA bisa disebut lulus apabila telah mampu mencapai standar kompetensi berikut.Teknologi Informasi dan Komunikasi 13. Matematika 6.Keterampilan/Bahasa Asing B. Menggunakan prinsip-prinsip dasar penelitian sejarah 3. Memahami ruang lingkup ilmu sejarah 2. Sosiologi 10. dan Kesehatan 12.5. Olahraga. Ekonomi 9.Pendidikan Jasmani. asal-usul dan persebaran manusia di wilayah nusantara/Indonesia . Menganalisis masa pra-aksara dan masyarakat aksara pada masyrakat Indonesia 4. Kelas X 1. Muatan Lokal C. Sejarah 7. Menganalisis kehidupan awal masyarakat di Indonesia meliputi peradaban awal.Seni Budaya 11. Pengembangan Diri 2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2*) 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2*) 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2*) 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2*) STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SMA /MA (MATA PELAJARAN SEJARAH) Untuk mata pelajaran sejarah.

politik 4. PRRI. Peristiwa PERMESTA. meliputi perkembangan budaya. Menganalisis kehidupan awal. revolusi Rusia) terhadap perubahan sosial. dan Islam di Indonesia 3. ke masa pemerintahan Orde Baru (1967-1998) sampai periode Reforrmasi (sejak 1998 s/d sekarang) 6. dan lahirnya Undang-Undang Dasar 1945 6. serta politik dan masa kolonial Jepang yang meliputi perubahan sosial-ekonomi. Menganalisis perkembangan masyarakat Indonesia mulai masa kerajaan-kerajaan HinduBuddha. terbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Demokrasi terpimpin (1955-1967). Menganalisis proses kelahiran dan pertumbuhan nasionalisme di Indonesia 4. serta asal usul dan persebaran manusia di Indonesia 2. Merekonstruksi pergantian pemerintahan masa awal kemerdekaan (1945-1955). Pemnerontakan DI/TII. dan sistem pemerintahan masa Hindu-Buddha. Menganalisis peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945. Menganalisis perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan dan persatuan NKRI darii ancaman disintegrasi bangsa. Merenkonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia sejak Proklamasi Kemerdekaan sampai dengan periode Demokrasi terpimpin 5. peradaban manusia Indonesia dan bangsa-bangsa lain di dunia.Program IPA 1. Menganalisis pengaruh berbagai revolusi politik dan sosial di dunia (Revolusi Perancis. permerintahan colonial Belanda. demografi. Pemerintahan Pendudukan Jepang. Hindu-Buddha. Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia pada masa Negara tradisional. Menganalisis perkembangan masa negara-negara tradisional yang meliputi masa HinduBuddha. sosial. cita-cita terbentuknya Negara merdeka dan sebagainya 7. dan politik di Indonesia 5. kerajaan-kerajaan Islam. agama. Menganalisis perkembangan masyarakat Indonesia sejak Proklamasi sampai dengan masa Orde Baru. Menganalisis kesejarahan masa kolonial Hindia Belanda (pengaruh Barat) meliputi perubahan ekonomi. Peristiwa Andi Azis. meliputi politik (lahirnya gerakan pendidikan dan nasionalisme). ekonomi. Menganalisis perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesudah Perang Dunia II sampai dengan pertumbuhan teknologi mutahir Program IPS 1. dan Gerakan G-30-S/PKI 8. Merekonstruksi perkembangan masyarakat pada masa Orde Baru 7. meliputi Masa Pemerintahan Demokrasi Terpimpin . proses interaksi antara tradisi lokal. RMS. Islam di Indonesia 2. antara lain Peristiwa Madiun 1948. Membandingkan perkembangan masyarakat Indonesia masa penjajahan Hindia-Belanda dan Pemerintahan Pendudukan Jepang 3. dan masa Reformasi. masa Islam. Inggris. revolusi Amarika.

Menganalisis kehidupan masyarakat Indonesia periode kerajaan-kerajaan tradisional. bahasa. Menganalisis proses kelahiran dan perkembangan nasionalisme Indonesia 5. yang meliputi masa kerajaan Hindu-Buddha dan Islam 2. Menganalisis perkembangan masyarakat dan bahasa.(Orde baru. sosial. bidang budaya. karya sastra masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda 4. dan karya sastra . Menganalisis perkembangan bahasa dan karya sastra masa kebudayaan Hindu-Buddha dan Islam 3. masa Demokrasi Pancasila (Orde Baru. dan masa peralihan ke masa Reformasi(1998 ±sekarang) Program Bahasa 1. Merekonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia periode Proklamasi (1945-1955). ekonomi. Orde Lama (1955-1967). Orde Baru (1967-1998). dan Reformasi (1998 -) mreliputi perkembangan politik. 1967-1998). 1945-1967).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful