Anda di halaman 1dari 3

ASAM

Oleh: Ulfah Nurhidayah, 0906639404

Asam adalah suatu senyawa yang memiliki gugus COOH yang terikat pada rangkaian
alifatis/aromatis dan menunjukkan keasaman (membuat lakmus biru menjadi merah).

Adapun pembagiannya adalah sebagai berikut:

A. Berdasarkan asal diperolehnya, asam dibagi menjadi 2 macam, yaitu:

1. Asam Anorganik / Asam Mineral

a. Definisi

Asam mineral merapakan sejenis asam yang diturunkan dari reaksi kimia mineral-
mineral anorganik (berlawanan dengan asam organik). Asam ini memiliki atom hidrogen
yang berikatan kovalen dengan anion, seperti misalnya sulfat atau klorida.

b. Karakteristik

Asam mineral berkisar dari asam yang sangat kuat (misalnya asam sulfat) sampai
dengan asam yang sangat lemah (asam borat). Molekul asam mineral cenderung hanya
terdiri dari beberapa atom, yang kebanyakan bersifat polar, dan tidak larut dalam pelarut
organik. Asam mineral berperan penting dalam berbagai prosedur kimia.

c. Contoh asam mineral

* Asam klorida (HCl) * Asam nitrat (HNO3)

* Asam fosfat (H3PO4) * Asam sulfat (H2SO4)

* Asam fluorida (HF) * Asam bromida (HBr)

2. Asam Organik

a. Definisi

Asam organik merapakan sejenis asam yang merupakan senyawa organik yang
dapat melepasakan ion H+ dalam larutannya. Adapun senyawa organik merupakan
senyawa yang mengandung atom karbon yang senyawanya diperoleh dari makhluk hidup.

b. Karakteristik

Asam organik merupakan asam lemah, yaitu asam yang tidak dapat melepaskan ion
H+ secara sempurna.
c. Contoh asam organik

* Asam asetat (CH3COOH)

* Etanol (C2H5OH)

* Fenol

B. Berdasarkan kekuatan asamnya, asam dibagi menjadi 2 macam, yaitu:

1. Asam Kuat

Asam kuat adalah asam yang terionisasi 100% dalam larutan. Contoh asam kuat
adalah HClO4, H2SO4, HCl, dan banyak yang lainnya.

2. Asam Lemah

Asam lemah adalah asam yang tidak terionisasi sempurna dalam larutan. Contoh
asam lemah adalah HF, CH3COOH, H2S, dan banyak yang lainnya.

C. Berdasarkan valensi asamnya, asam dibagi menjadi 3 macam, yaitu:

1. Asam monoprotik

Asam monoprotik adalah senyawa asam yang valensi asamnya 1. Contohnya: HCl,
HF, CH3COOH.

2. Asam diprotik

Asam diprotik adalah senyawa asam yang valensi asamnya 2. Contohnya: H2SO4,
H2S.

3. Asam poliprotik

Asam poliprotik adalah senyawa asam yang valensi asamnya lebih dari 2.
Contohnya asam fosfat (H3PO4)

D. Berdasarkan konsistensinya, asam dibagi menjadi 3 macam, yaitu cair, padat, dan kental.

E. Berdasarkan struktur kimianya, asam dibagi menjadi 3 macam, yaitu asam alifatis jenih,
asam alifatis tidak jenuh, dan asam aromatis.

F. Berdasarkan jumlah gugus COOHnya, asam dibagi menjadi 2 macam yaitu mono karboksil
dan polikarboksil.

G. Berdasarkan kelarutannya, asam dibagi menjadi 3 macam yaitu asam yang dapat bercampur
dengan air dalam segala perbandingan (C1-4), asam yang dapat bercampur dalam
perbandingan tertentu (C1-4), dan asam alifatis yang sukar larut dalam air (C>9)
Adapun sifat fisik senyawa asam adalah sebagai berikut:

1. Baunya menusuk dan aromatis

2. Makin banyak gugus COOH, makin tinggi titik leburnya

3. Makin banyak gugus COOH, makin mudah larut dalam air

4. Asam karboksilat membentuk ikatan hidrogen dengan air dan alkohol

Identifikasi asam dapat dilakukan dengan:

1. Organoleptis yaitu dengan memeriksa bentuk, warna, rasa dan bau

2. Mereaksikan dengan FeCl3

3. Melakukan reaksi Marquis

4. Melakukan reaksi Cuprifil

5. Melakukan reaksi Pyrolisa

6. Melakukan reaksi Umbeliferon

7. Melakukan reaksi Sublimasi

8. Melakukan reaksi Iodoform Test

9. Melakukan reaksi Belstein

10. Melakukan reaksi pDAB HCl

11. Melakukan reaksi Fehling

12. Melakukan reaksi Fluorescensi

13. Melakukan reaksi Pemijaran

14. Melakukan reaksi Parri

15. Melakukan reaksi Prohde

Sumber:

http://kimia.upi.edu/utama/bahanajar/kuliah_web/2009/0700751/jenis.htm. diunduh pada


tanggal 6 Maret 2011, pk.11.24