Anda di halaman 1dari 6

HASIL PEMERIKSAAN

KONDISI ATAP GEDUNG IPHI


KABUPATEN LAMONGAN

1) DATA LAPANGAN
a) KONDISI PLAT PLENDES
Berdasarkan pengamatan kondisi angkur pada kolom tidak tertutup beton, jika hal
ini diabaikan korosi pada angkur semakin parah dan mengurangi kekuatan angkur
tersebut sehingga suatu saat kuda-kuda baja tersebut bergeser dari dudukanya.

b) KONDISI KUDA – KUDA BAJA


Kuda-kuda baja yang terpasang saat ini secara umum kondisi sambungan mur –
baut maupun las tidak terdapat keretakan atau keregangan, sehingga dapat
diartikan struktur penumpu/ kolom tidak mengalami pergeseran (miring). Hanya
tidak semua kuda-kuda baja dipasang ikatan angin.

c) KONDISI GORDING
Gording yang terpasang secara visual mengalami lendut bahkan ada yang
mengalami tekuk-an searah kemiringan atap, kemungkinan disebabkan oleh :
• Dimensi gording yang terpasang dimungkinkan kurang besar/ tebal, atau
dalam arti tidak kuat menahan beban usuk, reng, genting dan rangka plafon
yang dipasang dobel (pada bagian tengah rangka plafon dobel) dan
digantung pada usuk.
• Klos penyangga gording mendapat beban tekuk yang berlebih dari gording,
• Klos pada kuda – kuda kayu bagian depan dan belakang kurang besar dan
disambung hanya dengan paku sehingga tidak kuat menahan beban puntir
dari gording, bahkan ada yang tidak menggunakan klos,

• Sudah mengalami korosi, karena lapisan zinchromate (cat meni) sudah


hilang.

• Pada bentang terakhir antar gording tidak dipasang trekstang


d) KONDISI USUK DAN RENG
Dari permukaan atap terlihat lendut, namun pada kondisi usuk dan reng secara
visual masih bagus, hal ini dimungkinkan akibat :
• Gording yang mengalami lendutan,

• Pemasangan reng tidak rata, karena ketebalan reng yang dipasang tidak
sama.

e) KONDISI PENUTUP ATAP/ GENTING.


Genting yang terpasang saat ini banyak yang mengalami retak rambut, bila turun
hujan dimungkinkan merembes kebawah genting.
f) KONDISI BUBUNGAN PADA JURAI LUAR
Genting bubungan pada bagian sudut mengalami keretakan, hal ini terjadi
diakibatkan bubungan yang terpasang tidak sempurna. Sehingga genting
bubungan diatasnya retak (patah).

g) KONDISI KANOPI SAMPING DAN LISTPLANK


Akibat struktur kuda kuda kayu kanopi yang dimakan rayap, terjadi kelapukan
sehingga mengakibatkan usuk dan reng jatuh.

h) KONDISI LANTAI KERAMIK


Terjadi penurunan pada urugan dibawah lantai (pengurugan kurang padat),
sehingga rabat beton dibawah lantai pecah yang mengakibatkan keramik pecah
atau nat-nya menjadi renggang.
i) KONDISI PLAFON ETERNIT
Kondisi plafon bagian tengah melendut/ lengkung, hal ini diakibatkan oleh:
• Jarak penggantung terlalu jauh,
• Terdapat rangka plafon yang lepas sambungannya,
• Lapuk karena kebocoran air hujan, secara visual dapat dilihat terdapat
bekas rembesan air.

2) REKOMENDASI PERBAIKAN
a) PLAT PLENDES
Untuk plendes dan angkur yang tidak tertutup beton, dapat dilakukan groting
(menggunakan semen grot bukan diplester seperti kondisi sekarang) pada kolom
tersebut untuk mengurangi korosi pada angkur tersebut.

b) KUDA – KUDA BAJA


Menambah ikatan angin pada kuda-kuda baja yang belum terpasang ikatan angin.

c) GORDING
• Mengganti gording menjadi C 125.50.20.3,2 (ketebalan dinaikkan) dengan
jarak tetap guna mengantisipasi beban yang bekerja pada gording tersebut
(genting+reng+usuk+plafon), mengingat gording yang ada saat ini telah
mengalami perubahan bentuk (lendut),
• Mengganti klos yang terpasang dengan profil L dengan ukuran minimal ¾
tinggi gording,
• Klos pada kuda – kuda kayu bagian depan dan belakang ganti dengan
tinggi minimal ¾ tinggi gording,
• Memasang trekstang pada semua titik lemah gording tanpa terkecuali.

d) USUK DAN RENG


• Mengganti reng dan usuk yang keropos karena rayap maupun kebocoran
air hujan,
• Semua usuk dan reng di beri zat anti rayap, karena dilokasi banyak
terdapat rayap.

e) KONDISI PENUTUP ATAP/ GENTING.


Mengganti penutup atap genting yang retak rambut.

f) BUBUNGAN PADA JURAI LUAR


Akibat penggantian rangka reng, usuk dan genting maka genting bubungan juga
harus dipasang dengan bubungan baru.
g) KANOPI SAMPING DAN LISTPLANK
• Mengganti kanopi dan usuk yang keropos karena rayap maupun
kebocoran air hujan,
• Semua kanopi, listplank, usuk dan reng di beri zat anti rayap, karena
dilokasi banyak terdapat rayap.

h) LANTAI KERAMIK
Untuk mengatasi penurunan urugan bawah lantai, harus dipasang rabat beton
dengan tulangan susut untuk mencegah retaknya rabat beton akibat penurunan
urugan tanah.

i) PLAFON ETERNIT
• Akibat pembongkaran rangka atap mengakibatkan plafon yang terpasang
saat ini harus dibongkar,
• Mengganti rangka plafon yang keropos, karena air hujan dan jarak antar
penggantung dibuat lebih pendek,
Catatan : Dalam hal perbaikan rangka plafon, sebelum memasang rangka yang
baru, rangka lama harus dibongkar agar tidak mengakibatkan beban yang
diterima oleh rangka atap semakin berat.