Anda di halaman 1dari 78

SISTEM TRANSPORTASI TUMBUHAN

Sistem transportasi air dan


zat hara
Sistem transportasi hasil
fotosintesis
SISTEM TRANSPORTASI AIR
DAN ZAT HARA TERLARUT
• Pengangkutan • Pengangkutan
ekstravaskuler intravaskuler
Adalah Adalah
pengangkutan pengangkutan
cairan di dalam
cairan di dalam
sel-sel tumbuhan
sel-sel melalui
tanpa melalui
berkas berkas
vaskuler(pembulu vaskuler(pembul
h angkut). uh angkut).
ARAH PENGANGKUTAN

• Pengangkutan • Pengangkutan
air dan zat hara hasil
terlarut pada fotosintesis
akar, arahnya pada batang dan
dari epidermis daun, arahnya
bulu-bulu akar dari stele
menuju ke stele. menuju ke
epidermis sel-
sel tumbuhan.
BEBERAPA FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI AIR DAN ZAT
HARA DAPAT NAIK KE DAUN

• Daya tekan akar


• Daya isap daun
• Daya kapilaritas
• Pengaruh sel-sel hidup
Beberapa istilah dalam
sistem transportasi
tumbuhan.
• Transpirasi
• Gutasi
• Simplas
• Apoplas
• Pita Caspary
• Adhesi
• Kohesi
Pengangkutan ekstravaskuler
dapat terjadi secara:

• Simplas • Apoplas
Adalah Adalah
pengangkutan pengangkutan air
air dan zat hara dan zat hara
melalui tanpa melalui
sitoplasma, yaitu sitoplasma
melainkan melalui
dari sel ke sel
ruang – ruang
yang lain melalui
antar sel
plasmodesmata. tumbuhan.
SISTEM TRANSPORTASI
HASIL FOTOSINTESIS
• Pengangkutan hasil fotosintesis
dari daun ke seluruh bagian
tumbuhan di sebut translokasi.
• Diangkut oleh floem dari daun ke
seluruh bagian tumbuhan.
• Senyawa yang diangkut dalam
bentuk molekul sukrosa.
CEMARA DAUGLAS
Hydrogen Bonding = the type of bond attracting
water molecules to one another.
- The positive region of one water molecule is
attracted to the negative of another.
- It is a weak bond, that’s easily broken, yet
strong enough to produce two special
forces:

* Cohesion = attractive force between


particles of the same kind (water to
water).
(Ex: thin “skin” on the surface of water
that spiders walk upon)

* Adhesion = attractive force between unlike


substances, like capillarity in plants.
Capillarity allows water to move upward
through narrow tubes like plants.
(The water molecules are attracted by the
sides of the tube and pulled upward.)
PERBEDAAN PENGANGKUTAN
XILEM DAN FLOEM
• Berlangsung sepanjang • Memerlukan sel hidup
lintasan sel-sel yang dan aktif di sepanjang
mati, dan lintasannya
• Hanya memerlukan • Tak dapat digantikan
perbedaan potensial air oleh sel yang mati.
antara akar dan daun. • Tersusun dari serabut
• Tersusun dari parenkim floem, sklereid,
xilem, serabut xilem, parenkim floem, sel
serta trakeid, dan pengiring, dan
komponen pembuluh. pembuluh tapis.
PITA CASPARY

• Merupakan penebalan zat gabus


(suberin) pada endodermis yang
mencegah air yang telah masuk
ke stele kembali ke luar
(kortek).
BEBERAPA TEORI
PENGANGKUTAN HASIL
FOTOSINTESIS
• Teori arus sitoplasma • Teori aliran tekanan
menjelaskan bahwa terjadi karena
translokasi dapat tekanan osmotik di
terjadi karena adanya daun lebih tinggi
aliran sitoplasma di dibanding sel-sel lain
dalam sel-sel melalui di sekitarnya,karena
plasmodesmata mengandung sukrosa
dengan cara difusi hasil fotosintesis.
dari satu sel ke sel
lainnya.
SISTEM SIRKULASI
PADA INVERTEBRATA
• Cacing Planaria belum • Cacing tanah telah
memiliki sistem memiliki rongga tubuh
sirkulasi sejati tetapi di dalamnya terdapat
dilakukan oleh sistem organ tubuh termasuk
gastrovaskuler sistem sirkulasi
bercabang-cabang ( pembuluh darah dan
adalah saluran jantung ) Oksigen
pencernaan dan diangkut oleh Hb dan
berfungsi sekaligus jika masih kurang
untuk sirkulasi darah. dibantu oleh
permukaan tubuhnya
secara difusi.
SISTEM SIRKULASI INSECTA

• Berupa sistem peredaran darah


terbuka
• Terdiri dari jantung dan pembuluh
darah
• Pertukaran Oksigen dan Carbon
dioksida dilakukan dengan sistem
trakea bukan oleh haemoglobin (Hb).
• Sistem peredaran darah terbuka pada
Belalang hanya berfungsi untuk
mengangkut sari-sari makanan
SISTEM SIRKULASI PADA
HYDRA DAN PLANARIA
Circulatory systems of an insect
The circulatory system of an
earthworm.
JANTUNG MANUSIA
• Jantung.
• Ukuran jantung
sebesar kepalan
tangan.
• Dibungkus oleh
selaput pericardium.
• Terdiri dari 4
ruangan.
• Terletak dirongga
dada antara paru-
paru kiri dan kanan.
BAGIAN BAGIAN JANTUNG

• Potongan melintang jantung.


SEL DARAH MERAH
(ERITROSIT)
• Jumlah antara 4,5
sampai 5 juta butir/cc
• Bentuk bikonkaf.
• Tidak memiliki inti sel
• Memiliki kemampuan
mengikat O2 karena
memiliki haemoglobin
• Diproduksi di dalam
sumsum tulang.
SISTEM SIRKULASI GANDA
• SPD kecil adalah dari
ventrikel(bilik) kanan menuju
ke paru-paru kembali ke
atrium(serambi) kiri.

• Tujuan untuk menukar CO2


dengan O2 dalam alveolus paru-
paru.

• Kelep(valve) hanya dijumpai


pada pembuluh vena(balik) saja.

• SPD besar adalah dari


ventrikel(bilik) kiri menuju ke
seluruh jaringan tubuh lalu
kembali lagi ke atrium(serambi)
kanan .

• Tujuan membawa sari-sari


makanan, air dan gas oksigen
ke seluruh jaringan tubuh, serta
mengangkut sisa metabolisme
tubuh.
The basic of blood flow in a mammal
circulatory patterns


Structure of an artery
Structure of a vein
Sistem sirkulasi pada ikan, ampibi,
dan mamalia
• Ikan , ampibi, dan mamalia.
SISTEM SIRKULASI PADA
PISCES
SISTEM SIRKULASI PADA
KATAK.
SISTEM RESPIRASI PADA REPTIL
SISTEM RESPIRASI PADA
MAMALIA
SISTEM SIRKULASI PADA
MANUSIA
BAGIAN – BAGIAN JANTUNG
MANUSIA.
BAGIAN – BAGIAN JANTUNG
MANUSIA.
PENYUMBATAN PADA ARTERI
PENYUMBATAN PADA ARTERI
PENYUMBATAN PADA ARTERI
DARAH
DARAH
BAGIAN-BAGIAN JANTUNG
MANUSIA
ALIRAN DARAH DI JANTUNG
• Darah masuk ke
jantung melalui
vena ke serambi
kanan.
• Ke bilik kanan.
• Ke paru-paru.
• Kembali ke jantung
melalui serambi
kiri.
• Ke bilik kiri.
• Ke seluruh tubuh
melalui aorta.
PEMBULUH DARAH ARTERI,
VENA, DAN KAPILER
endotelium

Otot polos
Jaringan ikat

kelep

kapiler
SKEMA ALIRAN DARAH DARI
JANTUNG KE SELURUH TUBUH
BAGIAN-BAGIAN JANTUNG
BAGIAN-BAGIAN JANTUNG
PEMBULUH DARAH DI
JANTUNG
Tipe-tipe golongan
darah
PARU -PARU
FUNGSI DARAH
• Mengangkut sari-sari makanan
• Mengangkut gas O2 dan CO2
• Mengangkut sisa metabolisme dari
jaringan tubuh ke alat ekskresi
• Menjaga suhu tubuh
• Melawan infeksi kuman dengan
antibodi
• Mengatur PH darah
• mengedarkan hormon dan enzim
FUNGSI CAIRAN LIMFA

• Membawa plasma, leukocyt, sisa


metabolisme ke sistem peredaran
darah
• Menyaring benda asing (kuman,racun)
yang akan masuk ke peredaran darah
• Mengangkut lemak (asam lemak) dari
usus ke dalam peredaran darah
• Simpul-simpulnya menghasilkan
leukocyt
KOMPONEN DARAH
• PLASMA DARAH • SEL – SEL DARAH.

Serum darah(cairan Eritrocyt ( sdm )


darah yang tidak
mengandung protein Trombocyt(keping darah)
darah, ttp
mengandung antibodi Leucocyt:

Agranulocyt
( lympocyt, monocyt )
Protein darah(AHG,
tromboplastin, Granulocyt:
protombin, fibrinogen,
Neotrofil
albumin, globulin,
immunoglobin) Eosinofil
basofil
SEL SEL DARAH
SKEMA PEMBEKUAN DARAH
• Trombocyt Tromboplastin
AHG

Vit K
• Protrombin Trombin
Ca +

• Fibrinogen fibrin (benang)


BEBERAPA SISTEM
GOLONGAN DARAH
SISTEM
GOLONGAN
DARAH

SISTEM ABO
SISTEM MN SISTEM RHESUS
( M, N, MN ) ( Rh -, Rh + )
( A, B, AB, O )
TEKANAN DARAH

Sistol (120 • Diastol(80 mmHg)


mmHg)
Terjadi saat otot
Terjadi saat otot jantung
jantung mengendur dan
berkontraksi darah mengalir ke
dan darah dalam jantung.
dipompa keluar
jantung.
PEredaran getah bening (limfatik)

• Cairan jaringan masuk ke pembuluh


limfe
• Pembuluh limfe kecil (kapiler
limfatik) bergabung ke pembuluh
limfe kiri dan pembuluh limfe kanan.
• Kedua pembuluh limfe ini bermuara
pada vena.
• Kemudian akan mengalirkan lagi
cairan limfe ke dalam darah.
KELENJAR LIMFE

• Daerah leher • Pada saat terkena


infeksi kelenjar
limfe akan
• Ketiak membengkak.
• Tempat
• Lipatan paha memproduksi
limfosit.
• Sebagai
pertahanan tubuh.
ORGAN-ORGAN LIMFE
• Limpa berfungsi memproduksi leukosit dan
antibodi, menyaring zat-zat asing dalam
darah, menghancurkan eritrosit yang telah
tua, menyediakan kembali zat besi dalam
pembentukan Hb.

• Tonsil merupakan kumpulan jaringan limfe


terdapat di selaput pelapis tenggorokan.
Mensekresikan kelenjar yang mengandung
sisa buangan dan mikroorganisme.
ORGAN ORGAN LIMFE

• Timus memproduksi hormon


yang berfungsi untuk
merangsang produksi limfosit
dalam organ-organ limfe.
SISTEM KEKEBALAN
TUBUH (imunitas)

• Bawaan • Buatan
Fagositosis dilakukan Vaksin Virus atau
oleh leukosit. Bakteri yang
Perusakan oleh asam dilemahkan untuk
yang disekresikan
oleh lambung.
menimbulkan
kekebalan.
Daya tahan kulit
terhadap serangan Contoh: vaksin polio,
organisme cacar, campak,
Lysozyme. hepatitis dll.
KELAINAN DAN PENYAKIT
PADA SISTEM SIRKULASI
• Anemia • Lupus
• Anemia sel sabit Bercak kemerahan di
wajah dan tangan,
• Talasemia panas dan rasa
• Haemofili lelah
berkepanjangan,
• Leukemia rambut rontok,
• Jantung koroner persendian
bengkak, sariawan,
• Hipertensi
juga menyerang
• stroke organ tubuh.
Talasemia

• Anemia herediter
• Tak mampu mensintesis rantai
polipeptida ( alfa ) dan ( beta )
• Polipeptida dibutuhkan untuk
membentuk Hb.
Haemofilia

• Gejala pendarahan yang sukar


dihentikan tidak punya AHG
• Umumnya diderita oleh laki-laki
• Faktor hereditas
• Terpaut pada kromosom X
Leukemia

• Produksi leukosit yang bersifat


ganas
• Menurunkan produksi Eritrosit,
trombosit, dan Leukosit normal.
• Pengobatan dengan sinar X ,
kemoterapi, cangkok sumsum
tulang belakang ( tranplantasi ).
Jantung koroner

• Gangguan aliran darah pada


pembuluh darah koroner
• Disebabkan oleh
arteriosklerosis (pengerasan
pembuluh nadi karena
pengendapan lemak)
Hipertensi

• Tekanan sistol > 140 mmHg


• Tekanan diastol > 99 mmHg
• Hipertensi dapat menyebabkan
pecahnya pembuluh darah dan
tersumbatnya arteri di otak
(stroke)
Berbagai macam sel
darah
MACAM-MACAM SEL
DARAH
BEBERAPA ERITROSIT
DAN SEBUAH LEUKOSIT
BERGRANULA
DOrah noRMAL DAN DARAH
ANEMIA BULAN SABIT
• Sediaan darah • Sickle cell
anemia
Darah normal dan sickle
cell anemia
• Eritrosit • Sediaan darah
PERBANDINGAN
ERITROSIT IKAN DAN
MANUSIA
• Eritrosit ikan
Golongan darah sistem
Rhesus.
• Tipe darah genotip antigen
antibodi
• Rh + DD/Dd + Tdk
ada
• Rh - dd Tdk ada
+

• Jika seorang wanita Rh – memiliki bayi


Rh + terjadi peristiwa Eritroblastosis
fetalis ( bayi mati kuning karena darah
janin digumpalkan oleh antibodi ibu).
Bagaimana golongan
darah menurun

• Orang tua(laki-laki) >< Orang


tua( wanita )
• Rh - Rh +
• dd >< DD / Dd
• d D
• d
• F1 Dd dan dd
Dd Fenotipnya Rh +
• dd Fenotipnya Rh -
SISTEM LYMFA
ERITROSIT
• Bentuk bikonkaf
• Diameter 7,5 um
• Tebal tengah 1 um
• Tebal pinggir 2 um
• Umur 120 hari
• Yang tua
dihancurkan di hati
dan limpa
• 3 juta eritrosit
mati/dt