Anda di halaman 1dari 7

Materi Kuliah 3 1

Ahad, 19 Februari 2006

JENIS / RAGAM PENELITIAN

- Penelitian dapat digolongkan / dibagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan


kriteria-kriteria tertentu, antara lain berdasarkan:
1. Tujuan;
2. Pendekatan;
3. Tempat;
4. Pemakaian atau hasil / alasan yang diperoleh;
5. Bidang ilmu yang diteliti;
6. Taraf Penelitian;
7. Teknik yang digunakan;
8. Keilmiahan;
9. Spesialisasi bidang (ilmu) garapan;
Juga ada Pembagian secara umum:
- Berdasarkan hasil / alasan yang diperoleh :
1. Basic Research (Penelitian Dasar): mempunyai alasan intelektual, dalam
rangka pengembangan ilmu pengetahuan;
2. Applied Reseach (Penelitian Terapan) : mempunyai alasan praktis,
keinginan untuk mengetahui; bertujuan agar dapat melakukan sesuatu yang
lebih baik, efektif, efisien.
- Berdasarkan Bidang yang diteliti:
1. Penelitian Sosial: Secara khusus meneliti bidang sosial : ekonomi, pendidikan,
hukum dsb;
2. Penelitian Eksakta<:Secara khusus meneliti bidang eksakta : Kimia, Fisika,
Teknik; dsb;
- Berdasarkan Tempat Penelitian :
1. Field Research (Penelitian Lapangan / Kancah): langsung di lapangan;
2. Library Research (Penelitian Kepustakaan) : Dilaksanakan dengan
menggunakan literatur (kepustakaan) dari penelitian sebelumnya;
3. Laboratory Research (Penelitian Laboratorium) : dilaksanakan pada tempat
tertentu / lab , biasanya bersifat eksperimen atau percobaan;
- Berdasarkan Teknik yang digunakan :
1. Survey Research (Penelitian Survei) : Tidak melakukan perubahan (tidak
ada perlakuan khusus) terhadap variabel yang diteliti:
2. Experimen Research (Penelitian Percobaan) : dilakukan perubahan (ada
perlakuan khusus) terhadap variabel yang diteliti;
- Berdasarkan Keilmiahan :
1. Penelitian Ilmiah : Menggunakan kaidah-kaidah ilmiah (Mengemukakan
pokok-pokok pikiran, menyimpulkan dengan melalui prosedur yang sistematis
dengan menggunakan pembuktian ilmiah / meyakinkan. Ada dua kriteria
dalam menentukan kadar / tinggi-rendahnya mutu ilmiah suatu penelitian
yaitu :
a. Kemampuan memberikan pengertian ayng jelas tentang masalah yang
diteliti:
Materi Kuliah 3 2
Ahad, 19 Februari 2006

b. Kemampuan untuk meramalkan : sampai dimana kesimpulan yang


sama dapat dicapai apabila data yang sama ditemukan di tempat /
waktu lain;
Ciri-ciri penelitian ilmiah adalah :
a) Purposiveness : fokus tujuan yang jelas;
b) Rigor : teliti, memiliki dasar teori dan disain metodologi yang baik;
c) Testibility : prosedur pengujian hipotesis jelas
d) Replicability : Pengujian dapat diulang untuk kasus yang sama atau yang
sejenis;
e) Objectivity : Berdasarkan fakta dari data aktual : tidak subjektif dan
emosional;
f) Generalizability : Semakin luas ruang lingkup penggunaan
hasilnya semakin berguna;
g) Precision : Mendekati realitas dan confidence peluang kejadian dari
estimasi dapat dilihat;
h) Parsimony : Kesederhanaan dalam pemaparan masalah dan metode
penelitiannya.
2. Penelitian non ilmiah : Tidak menggunakan metode atau kaidah-kaidah
ilmiah.
- Berdasarkan Spesialisasi Bidang (ilmu) garapannya : Bisnis (Akunting,
Keuangan, Manajemen, Pemasaran), Komunikasi (Massa, Bisnis, Kehumasan/PR,
Periklanan), Hukum (Perdata, Pidana, Tatanegara, Internasional), Pertanian
(agribisnis, Agronomi, Budi Daya Tanaman, Hama Tanaman), Teknik, Ekonomi
(Mikro, Makro, Pembangunan), dll;
- Berdasarkan dari hadirnya variabel (ubahan) : variabel adalah hal yang menjadi
objek penelitian, yangd itatap, yang menunjukkan variasi baik kuantitatif maupun
kualitatif. Variabel : masa lalu, sekarang, akan datang. Penelitian yangd ilakukan
dengan menjelaskan / menggambarkan variabel masa lalu dan sekarang (sedang
terjadi) adalah penelitian deskriptif ( to describe = membeberkan /
menggambarkan). Penelitian dilakukan terhadap variabel masa yang akan datang
adalah penelitian eksperimen.
- Penelitian secara umum :
o Penelitian Survei:
 Untuk memperoleh fakta dari gejala yang ada;
 Mencari keterangan secara faktual dari suatu kelompok, daerah
dsb;
 Melakukan evaluasi serta perbandinagn terhadap hal yang telah
dilakukan orang lain dalam menangani hal yang serupa;
 Dilakukan terhadap sejumlah individu / unit baik secara sensus
maupun secara sampel;
 Hasilnya untuk pembuatan rencana dan pengambilan keputusan;
 Penelitian ini dapat berupa :
a. Penelitian Exploratif (Penjajagan): Terbuka, mencari-cari,
pengetahuan peneliti tentang masalah yang diteliti masih terbatas.
Pertanyaan dalam studi penjajagan ini misalnya : Apakah yang paling
mencemaskan anda dalam hal infrastruktur di daerah Kalbar dalam
Materi Kuliah 3 3
Ahad, 19 Februari 2006

lima tahun terakhir ini? Menurut anda, bagaimana cara perawatan


infrastruktur jalan dan jembatan yang baik?
b. Penelitian Deskriptif : Mempelajari masalah dalam masyarakat, tata
cara yang berlaku dalam masyarakat serta situasi-situasi, sikap,
pandangan, proses yang sedang berlangsung, pengaruh dari suatu
fenomena; pengukuran yang cermat tentang fenomena dalam
masyarakat. Peneliti menegmbangkan konsep, menghimpun fakta, tapi
tidak menguji hipotesis;
c. Penelitian Evaluasi : mencari jawaban tentang pencapaian
tujuan yang digariskan sebelumnya. Evaluasi disini mencakup formatif
(melihat dan meneliti pelaksanaan program), Sumatif (dilaksanakan
pada akhir program untuk mengukur pencapaian tujuan);
d. Penelitian Eksplanasi (Penjelasan) : menggunakan data yang sama,
menjelaskan hubungan kausal antara variabel melalui pengujian
hipotesis;
e. Penelitian Prediksi : Meramalkan fenomena atau keadaan
tertentu;
f. Penelitian Pengembangan Sosial : Dikembangkan berdasarkan survei
yang dilakukan secara berkala: Misal : Jumlah dan Persentase
Penduduk Miskin di Kalbar, 1998-2003;
o Grounded Research : Mendasarkan diri pada fakta dan menggunakan
analisis perbandingan; bertujuan mengadakan generalisasi empiris,
menetapkan konsep, membuktikan teori, mengembangkan teori;
pengumpulan dan analisis data dalam waktu yang bersamaan. Dalam riset
ini data merupakan sumber teori, teori berdasarkan data. Ciri-cirinya :
Data merupakan sumber teori dan sumber hipotesis, Teori menerangkan
data setelah data diurai.

Uraian berdasarkan data; Teori yang


Data -------- Analisis menjadi konsep dan Hipotesis----- menerangkan
Berdasarkan data data
o Studi Kasus : Mempelajari secara intensif latar belakang serta interaksi
lingkungan dari unit yang menjadi subjek; tujuannya memberikan
gambaran secara detail tentang latar belakang, sifat, karakteristik yang
khas dari kasus, yang kemudian dijadikan suatu hal yang bersifat umum.
Hasilnya merupakan suatu generalisasi dari pola-pola kasus yang tipikal.
Ruang lingkupnya bisa bagian / segmen, atau keseluruhan siklus /aspek.
Penelitian ini lebih ditekankan kepada pengkajian variabel yang cukup
banyak pada jumlah unit yang kecil.
o Penelitian Eksperimen : Dilakukan dengan mengadakan manipulasi
terhadap obyek penelitian serta diadakan kontrol terhadap variabel
tertentu; Untuk pengujian hipotesis tertentu; dimaksudkan untuk
mengetahui hubungan hubungan sebab - akibat variabel penelitian;
Konsep dan varaiabelnya harus jelas, pengukuran cermat. Tujuan
penelitian ini untuk menyelidiki ada tidaknya hubungan sebab-akibat serta
berapa besar hubungan sebab-akibat tersebut dengan cara memberikan
Materi Kuliah 3 4
Ahad, 19 Februari 2006

perlakukan tertentu pada beberapa kelompok eksperimental dan


menjediakan kontrol untuk perbandingan.

No. Penggolongan Menurut Jenis/Ragam Penelitian


1. Tujuan a.Eksplorasi;
b. Pengembangan;
c. Verifikasi
2. Pendekatan Longitudinal;
Cross-sectional;
Kuantitatif;
Survei;
Assessment;
Evaluasi;
Action Research;
h.

3. Tempat a. Library;
b. Laboratorium’
c. Field
4. Pemakaian a. Pure;
b. Applied
5. Bidang Ilmu a. Pendidikan ;
b. Agama;
c. Manajemen;
d. Komunikasi;
e. Administrasi;
f. Keteknikan;
g. Bahasa;
h. Hukum;
i. Sejarah;
j. Antropologi;
k. Sosiologi;
l. Filsafat;
6. Taraf Penelitian a. Deskriftif;
b. Eksplanasi
7. Saat terjadinya variabel a. Historis;
b. Ekspos-Fakto;
c. Eksperimen

Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif


Materi Kuliah 3 5
Ahad, 19 Februari 2006

No. Penelitian Kuantitatif Penelitian Kualitatif


1. Kejelasan Unsur :
Tujuan, pendekatan, subjek, sampel, Subjek sampel, sumber data tidak mantap
Sumber data sudah mantap, rinci Dan rinci, masih fleksibel, timbul dan
sejak awal berkembangnya sambil jalan
2. Langkah penelitian :
Segala sesuatu direncanakan sampai Baru diketahui denagn mantap dan jelas
Matang ketika persiapan disusun setelah penelitian selesai
3. Hipotesis (Jika memang perlu)
a. Mengajukan hipotesis yang akan Tidak menegmukakan hipotesis
diuji dalam penelitian; sebelumnya, tetapi dapat lahir selama
b. Hipotesis menentukan hasil yang penelitian berlangsung--- tentatif
diramalkan--- a priori Hasil penelitian terbuka

4. Disain :
Dalam disain jelas langkah-langkah Disain penelitiannya fleksibel dengan
penelitian dan hasil yang diharapkan langkah dan hasil yang tidak dapat
dipastikan sebelumnya;
5. Pengumpulan data :
Kegiatan dalam pengumpulan data Kegiatan pengumpulan data selalu harus
memungkinkan untuk diwakilkan dilakukan sendiri oleh peneliti.
6. Analisis data :
Dilakukan sesudah semua data Dilakukan bersamaan dengan pengumpulan
terkumpul. data

TUJUAN PENELITIAN :

Secara umum ada empat tujuan utama :


1.Tujuan Exploratif (Penemuan) : menemukan sesuatu yang baru dalam bidang tertentu;
2. Tujuan Verifikatif (Pengujian): menguji kebenaran sesuatu dalam bidang yang telah
ada;
3. Tujuan Developmental (Pengembangan) : mengembangkan sesuatu dalam bidang
yang telah ada;
4. Penulisan Karya Ilmiah (Skripsi, Tesis, Disertasi)

PERANAN PENELITIAN

1. Pemecahan Masalah : meningkatkan kemampuan untuk menginterpretasikan


fenomena-fenomena dari suatu masalah yang kompleks dan kait mengkait;
2. Memberikan jawaban atas pertanyaan dalam bidang yang diajukan : meningkatkan
kemampuan untuk menjelaskan atau menggambarkan fenomena-fenomena dari
masalah tersebut;
3. Mendapatkan pengetahuan / ilmu baru :
Materi Kuliah 3 6
Ahad, 19 Februari 2006

PERSYARATAN PENELITIAN :

1. Mengikuti konsep ilmiah;


2. Sistematis : Pola tertentu;
3. Terencana :

Penelitian dikatakan baik bila :


1. Purposiveness : Tujuan yang jelas;
2. Exactitude : Dilakukan dengan hati-hati, cermat, teliti;
3. Testability : Dapat diuji atau dikaji;
4. Replicability : Dapat diulang oleh peneliti lain;
5. Precision and Confidence : Memiliki ketepatan dan keyakinan jika dihubungkan
dengan populasi atau sampel;
6. Objectivity : Bersifat objektif;
7. Generalization : Berlaku umum;
8. Parismony : Hemat, tidak berlebihan;
9. Consistency : data atau ungkapan yang digunakan harus selalu sama bagi kata
atau ungkapan yang memiliki arti sama;
10. Coherency : Terdapat hubungan yang saling menjalin antara satu bagian
dengan bagian lainnya.

PROSEDUR / LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN :

Garis besar :
a. Pembuatan rancangan;
b. Pelaksanaan penelitian;
c. Pembuatan laporan penelitian

Bagan arus kegiatan penelitian

1. Memilih Masalah; memerlukan kepekaan


2. Studi Pendahuluan; studi eksploratoris, mencari informasi;
3. Merumuskan Masalah; jelas, dari mana harus mulai, ke mana harus pergi dan
dengan apa
4. Merumuskan anggapan dasar; sebagai tempat berpijak, (hipotesis);
5. Memilih pendekatan; metode atau cara penelitian, jenis / tipe penelitian : sangat
emenentukan variabel apa, objeknmya apa, subjeknya apa, sumber datanya di
mana;
6. Menentukan variabel dan Sumber data; Apa yang akan diteliti? Data diperoleh
dari mana?
7. Menentukan dan menyusun instrumen; apa jenis data, dari mana diperoleh?
Observasi, interview, kuesioner?
8. Mengumpulkan data; dari mana, dengan cara apa?
Materi Kuliah 3 7
Ahad, 19 Februari 2006

9. Analisis data; memerlukan ketekunan dan pengertian terhadap data. Apa jenis
data akan menentukan teknis analisisnya
10. Menarik kesimpulan; memerlukan kejujuran, apakah hipotesis terbukti?
11. Menyusun laporan; memerlukan penguasaan bahasa yang baik dan benar.