Anda di halaman 1dari 6

KATA PENGANTAR

Untuk membantu mahasiswa dalam penulisan akhir tesis yang berupa penulisan kasus,
berikut ini diberikan pedoman mengenai hal ini. Telah disepakati di lokakarya yang diikuti oleh
sebagian besar pengajar dan pembimbing tesis di Magister Akuntansi, bahwa tesis berbentuk
penulisan kasus (dengan permintaan mahasiswa, tesis dapat juga berbentuk penelitian empiris
pengujian hipotesis).
Tesis di Maksi dimaksudkan supaya mahasiswa mampu menulis karya akademik dengan
kaidah dan bahasa Indonesia yang benar. Disamping itu, penulisan kasus dimaksudkan untuk
meningkatkan kemampuan kualitas berpikir dalam proses pengambilan keputusan. Oleh karena
itu . penulisan kasus ini setidaknya menunjukkan:
- kemampuan berpikir konstruktif (sehingga perlu adanya identifikasi masalah dari yang
symptom yang kurang jelas yang ditunjukkan di Bab 1);
- kemampuan berargumentasi (sehingga perlu adanya alasan mengapa topik dipilih,
motivasinya, tujuannya, kontribusinya yang juga ditunjukkan di bab 1);
- kemampuan melakukan penelitian (sehingga harus ditunjukkan teori-teori pendukung yang
relevan dan metoda penelitiannya yang ditunjukkan di bab 2, 3 dan 4);
- kemampuan berpikir analitis dan kritis (sehingga perlu adanya diskusi penemuan-penemuan
yang ditunjukkan di bab 5, 6, dan 7).
Dari kemampuan yang dituntut di dalam tesis, maka penulisan tesis dapat dijabarkan
dalam 7 bab (jumlah bab dapat disesuaikan misalnya digabung menjadi 5 atau 6 bab) sebagai
berikut ini.
BAB 1. PENDAHULUAN
BAB 2. TINJAUAN LITERATUR
BAB 3. LATAR BELAKANG KONSTEKSTUAL OBJEK PENELITIAN
BAB 4. RANCANGAN PENELITIAN
BAB 5. PEMAPARAN TEMUAN INVESTIGASI KASUS
BAB 6. ANALISIS DAN DISKUSI HASIL INVESTIGASI KASUS
BAB 7. RINGKASAN, SIMPULAN, KETERBATASAN DAN REKOMENDASI
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

Secara rinci, isi penulisan kasus ini setiap babnya dapat dilihat di bab-bab selanjutnya ini.
BAB 1. PENDAHULUAN

Bab Pendahuluan memuat latar belakang, rumusan permasalahan, tujuan, motivasi


penelitian, dan kontribusi penelitian.
a. Latar Belakang berisi uraian konstekstual mengenai indikasi (symptom) terjadinya
permasalahan serta perumusan kesempatan yang akan dicapai dan masalah yang akan
dipecahkan. Latar Belakang memuat materi-materi sebagai berikut ini.
1) Penjelasan mengenai alasan kuat pemilihan topik.
2) Penjelasan mengenai pemilihan topik untuk studi kasus berdasarkan fenomena
permasalahan organisasional yang ditemukan di sebuah organisasi atau perusahaan.
3) Pemaparan mengenai fenomena permasalahan yang telah ditemukan atau dipilih tersebut.

b. Rumusan Permasalahan Studi Kasus.


Bagian ini memuat materi sebagai berikut.
1) Peneliti merumuskan problem apa yang menjadi fokus investigasi dalam studi kasus,
setelah pemaparan permasalahan di bagian latar belakang. Rumusan permasalahan dapat
dinyatakan dalam bentuk pertanyaan penelitian.
2) Peneliti merumuskan problem tersebut berdasarkan SMART (specific, measurable,
achievable, realistic, and timeable).

c. Tujuan Penelitian
Tujuan Penelitian menjawab apa yang akan dicapai oleh penelitian ini. Tujuan
Penelitian memuat materi sebagai berikut.
1) Tujuan penelitian atau target yang akan diperoleh dalam investigasi di objek penelitian
terpilih berdasarkan rumusan permasalahan dan pertanyaan penelitian.
2) Strategi atau aksi yang akan dilakukan untuk menjawab pertanyaan penelitian atau
rumusan permasalahan studi kasus yang telah dinyatakan sebelumnya.

d. Motivasi Penelitian
Bagian ini menjelaskan manfaat apa yang ingin dicapai peneliti melalui penelitian studi
kasus, baik dari sisi implikasi manajerial di perusahaan atau organisasi yang menjadi objek
penelitian, sisi keilmuan, dan peneliti. Motivasi penelitian menunjukkan pentingnya
penelitian dan motivasi mengapa penelitian ini ingin dilakukan.

e. Kontribusi Penelitian menunjukkan siapa dan bagaimana manfaat dari penelitian akan
diperoleh.

BAB 2. TINJAUAN LITERATUR

Studi Literatur memuat materi sebagai berikut ini.


a. Landasan teoritis sebagai kerangka berpikir untuk melaksanakan investigasi dan
menganalisis temuan investigasi menurut tujuan penelitian dan pertanyaan penelitian.
b. Rerangka atau model teoritis sebagai rumusan dari setiap sub-sub landasan teoritis sehingga
akan jelas poin-poin yang diperoleh dari uraian teoritis yang akan digunakan sebagai basis
analisis.

BAB 3. LATAR BELAKANG KONSTEKSTUAL OBJEK PENELITIAN

Bagian ini melaporkan hal-hal sebagai berikut.


a. Bagian ini menjelaskan secara deskriptif tentang objek penelitian secara selektif.
b. Bagian ini juga menjelaskan secara kontesktual aplikasi teori-teori atau konsep-konsep yang
dimuat di studi literatur di lingkungan di mana perusahaan atau organisasi yang menjadi
objek penelitian berada.
c. Tujuan dari bagian ini adalah mendapatkan pemahaman yang spesifik mengenai karakteristik
objek penelitian terkait dari perspektif teori-teori atau konsep-konsep yang digunakan di bab
studi literatur.
BAB 4. RANCANGAN PENELITIAN

Rancangan Penelitian berisi pembahasan pengambilan data dan analisis data yang akan
dilakukan. Bagian pengambilan data berisi dengan sumber datanya, teknik pengambilan datanya
(wawancara, observasi, kuesioner, arsip dan lainnya) serta proses pengambilan datanya. Di
pengumpulan data harus dijelaskan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam menjalankan
aksinya, misalnya dalam pengumpulan data teknik wawancara harus dijelaskan apa yang akan
diperoleh dalam wawancara (relevansinya dengan tujuan penelitian), poin-poin yang menjadi
target wawancara, responden wawancara dan bagaimana pelaksanaan wawancara, bagaimana
dan kapan melaksanakan observasi serta apa target observasi terkait dengan tujuan penelitian.

BAB 5. PEMAPARAN TEMUAN INVESTIGASI KASUS

Bagian ini menjelaskan temuan-temuan dalam investigasi menurut format yang telah ditentukan.
Format presentasi kasus harus mampu menggambarkan fakta-fakta yang dapat menjawab tujuan
penelitian.

BAB 6. ANALISIS DAN DISKUSI HASIL INVESTIGASI KASUS

Hasil temuan harus dirumuskan sebagai materi analisis atau diskusi hasil investigasi studi kasus.
Peneliti akan mendiskusikan temuan dalam investigasi menurut landasan teori yang telah
ditentukan sebelumnya.
a. Diskusi atau analisis temuan mengikuti pola atau alur yang telah ditentukan dalam metoda
penelitian studi kasus yang telah dijelaskan di atas.
b. Setiap diskusi harus disimpulkan atau dirumuskan apa menjadi poin-poin yang nanti
dihubungkan dengan tingkat pencapaian investigasi dan diskusi telah memenuhi tujuan-
tujuan penelitian.
c. Hasil temuan dirumuskan dan disimpulkan sebagai diskusi yang komprehensif dan
menjelaskan hal tersebut dalam kaitannya dengan pertanyaan penelitian.
d. Pembahasan atau diskusi ini harus memuat keterampilan peneliti dalam menggunakan
fundasi teoritikal penelitian (yang telah ditentukan sebagai theoretical model of explanation)
dalam merespon temuan investigasi.

BAB 7. RINGKASAN, SIMPULAN, KETERBATASAN DAN REKOMENDASI

Bagian ini memuat hal-hal sebagai berikut ini.


a) Ringkasan memuat secara ringkas tetapi lengkap mengenai latar belakang, cara dan hasil
penelitiannya. Ringkasan lebih luas dari pada intisari (abstrak). Ringkasan ini nantinya dapat
digunakan sebagai ringkasan eksekutif.
b) Simpulan menunjukkan bagaimana hasil temuan yang diperoleh dan relevansinya dengan
tujuan penelitian dan pertanyaan penelitian. Bagian ini juga memuat catatan penutup personal
yang menjelaskan temuan apa yang paling menarik, berkesan, bermanfaat bagi peneliti,
khususnya dalam pengkayaan pengetahuan peneliti dan pengembangan profesionalisma
peneliti melalui kegiatan studi kasus ini.
c) Bagian ini juga menjelaskan keterbatasan penelitian menurut sudut pandang keilmuan dan
efektivitas penelitian ini untuk menjawab problem yang dihadapi.
d) Rekomendasi yang diberikan merupakan aksi praktikal secara organisasional atau manajerial
yang dapat dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari temuan dan diskusi.

D A F T A R P US T A K A
Daftar Pustaka berisi dengan bacaan-bacaan yang diacu di isi penelitian. Jangan
memasukkan pustaka yang tidak pernah diacu hanya untuk membuat kesan banyak bahan yang
digunakan. Yakinkan juga bahwa apa yang diacu di isi penelitian juga sudah tercantum di daftar
pustaka.
LAMPIRAN
Lampiran dipakai untuk menempatkan data atau keterangan lain yang berfungsi untuk
melengkapi uraian yang telah disajikan dalam bagian utama tesis.