Anda di halaman 1dari 15

AUDITING

DRS. DJOKO TUTUKO SARONO

1. Mengapa laporan keuangan perlu diaudit?

Laporan keuangan perlu diaudit untuk menyatakan pendapat atas


kewajaran, dalam semua hal yang material, posisi keuangan dan hasil
usaha serta arus kas sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum.

2. Syarat-syarat apa saja yang perlu dimiliki oleh seorang auditor?

Syarat seorang auditor tercantum dalam Standar Umum dari Standar


Auditing, yaitu:

a. Memiliki keahlian dan pelatihan teknis cukup sebagai auditor.


b. Memiliki independensi dalam sikap mental.
c. Menggunakan kemahiran profesionalnya dengan cermat dan seksama.

1. Jelaskan standar audit dan sebutkan apa saja!

Standar Audit dibagi dalam 3 kategori, yaitu Standar Umum, Standar


Pekerjaan Lapangan, Standar Pelaporan.

Standar Umum:

1. Audit harus dilaksanakan oleh seorang atau lebih yang memiliki keahlian
dan pelatihan teknis cukup sebagai auditor.
2. Dalam semua hal yang berhubungan dengan penugasan, independensi
dalam sikap mental harus dipertahankan oleh auditor.
3. Dalam pelaksanaan audit dan penyusunan laporannya, auditor wajib
menggunakan kemahiran profesionalnya dengan cermat dan seksama.

Standar Pekerjaan Lapangan:

1. Pekerjaan harus direncanakan sebaik-baiknya dan jika digunakan asisten


harus disupervisi dengan semestinya.
2. Pemahaman yang memadai atas struktur pengendalian intern harus
diperoleh untuk merencanakan audit dan menentukan sifat, saat, dan
lingkup pengujian yang akan dilakukan.
3. Bukti audit kompeten yang cukup harus diperoleh melalui inspeksi,
pengamatan, pengajuan pertanyaan, dan konfirmasi sebagai dasar yang
memadai untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan auditan.

Standar Pelaporan:

1. Laporan audit harus menyatakan apakah laporan keuangan telah disusun


sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.
2. Laporan audit harus menunjukkan keadaan yang di dalamnya prinsip
akuntansi tidak secara konsisten diterapkan dalam penyusunan laporan
keuangan periode berjalan dalam hubungannya dengan prinsip akuntansi
yang diterapkan dalam periode sebelumnya.
3. Pengungkapan informatif dalam laporan keuangan harus dipandang
memadai, kecuali dinyatakan lain dalam laporan audit.
4. Laporan audit harus memuat suatu pernyataan pendapat mengenai
laporan keuangan secara keseluruhan atau suatu asersi bahwa pernyataan
demikian tidak dapat diberikan. Jika pendapat secara keseluruhan tidak
dapat diberikan, maka alasannya harus dinyatakan. Dalam semua hal
yang nama auditor dikaitkan denganlaporan keuangan, laporan audit
harus memuat petunjuk yang jelas mengenai sifat pekerjaan auditor, jika
ada, dan tingkat tanggung jawab yang dipikulnya.

1. Jelaskan pengertian auditing!

Auditing merupakan pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti atas informasi


yang dapat dikuantifikasi dari suatu perusahaan untuk menentukan dan
melaporkan tingkat kesesuaian (hubungan) antara informasi tersebut
dengan kriterianya. (Arens & Loebbecke - Auditing: An Integrated
Approach, edisi ke-6, halaman 774).

2. Jelaskan pengertian independen!

Independen dalam audit dimaksudkan sebagai kemampuan untuk


menjaga pandangan untuk tidak bias.

Independen dibagi menjadi dua, yaitu: independent in fact dan


independent in appearance.

3. Apa tujuan audit?

Audit bertujuan untuk menentukan dan melaporkan apakah informasi


sesuai dengan kriteria.

4. Sebutkan opini auditor dan kondisi yang mendasarinya!

Opini auditor ada 4 macam.

Unqualified

Qualified

Adverse

Disclaimer

DRS. F. ZEBUA

1. Komite audit, siapa anggotanya?


2. Apa fungsi controller dan treasurer?
3. Mengapa negative opinion dilarang?

Negative opinion merupakan komentar tambahan yang bertolak belakang


dengan opini auditor. Bila opini negatif tersebut dibuat, maka akan
membingungkan para pemakai laporan keuangan.

4. Mengapa peace-meal opinion dilarang?


Peace-meal opinion merupakan opini atas bagian-bagian tertentu laporan
keuangan. Opini tersebut dilarang karena dapat menyesatkan pemakai
laporan keuangan.

5. 2/10,N/30 apa maksudnya? Berapa opportunity cost yang hilang dalam


satu tahun?

Potongan harga (diskon) akan diberikan sebesar 2% bila pembayaran


dilakukan dalam jangka waktu 10 hari, dan tidak dibebani bunga bila
dibayar antara 10 sampai 30 hari.

Opportunity cost yang hilang dalam satu tahun = (360/10)x2% = 72%.

6. Sebutkan 4 buah opini dalam laporan keuangan!

• Unqualified

 Qualified

 Adverse

 Disclaimer
1. Jelaskan yang berkaitan dengan negative assurance!

Komentar tambahan yang bertolak belakang dengan pendapat auditor.


Hal ini melanggar standar pelaporan.

2. Uraikan norma yang ada dalam NPA (SPAP?)!

Norma pemeriksaan berkenaan dengan kriteria atau ukuran mutu


pelaksanaan serta dikaitkan dengan tujuan yang hendak dicapai dengan
menggunakan prosedur pemeriksaan.

• Norma Umum
• Norma Pelaksanaan Pemeriksaan
• Norma Pelaporan.

Pada dasarnya Norma Pemeriksaan Akuntan sama dengan Standar


Auditing, hanya pada Norma Pelaporan butir 2 agak berbeda, yaitu:

• Dalam Norma Pelaporan, Laporan akuntan harus menyatakan apakah


prinsip akuntansi tersebut dalam periode berjalan telah dilaksanakan
secara konsisten dibandingkan dengan periode sebelumnya.
• Dalam Standar Pelaporan, Laporan audit harus menunjukkan keadaan
yang di dalamnya prinsip akuntansi tidak secara konsisten diterapkan
dalam penyusunan laporan keuangan periode berjalan dalam
hubungannya dengan prinsip akuntansi yang diterapkan dalam periode
sebelumnya.

1. Pemeriksaan pajak termasuk jenis audit apa?

Pemeriksaan pajak termasuk dalam compliance audit, yaitu audit atas


ketaatan pada peraturan perpajakan yang berlaku.
2. Jelaskan asersi manajemen!

Asersi manajemen merupakan pernyataan manajemen, baik secara


eksplisit maupun implisit, yang dibuat untuk pihak lain bahwa laporan
keuangan memenuhi 5 (lima) hal, yaitu:

a. Existence / occurrence
b. Completeness
c. Valuation / allocation
d. Rights & obligations
e. Presentation & disclosure

1. Apa tujuan representative letter?

• Menekankan kepada manajemen atas tanggung jawab terhadap


representasi dalam laporan keuangan.
• Dokumentasi jawaban manajemen terhadap berbagai aspek audit.

1. Ada berapa jenis audit? Sebutkan!

Audit dikelompokkan menjadi 3 (tiga) yaitu:

• Financial Statement Audit, biasa disebut General Audit,


• Compliance Audit atau audit atas ketaatan,
• Operational Audit, sebagai audit yang bertujuan memberi saran untuk
peningkatan efektivitas, efisiensi, serta ekonomis.

1. Pemeriksaan yang ditujukan untuk efisiensi, masuk mana?

Operational audit.

PURJONO, Ak., M.Comm.

1. Sebutkan dan jelaskan norma pemeriksaan (standar audit?)!

Norma Umum, terdiri 3 butir.

Norma Pelaksanaan Pemeriksaan, terdiri 3 butir,

Norma Pelaporan, terdiri 4 butir.

2. Jelaskan subsequent event!

Transaksi-transaksi dan kejadian-kejadian yang timbul setelah tanggal


neraca, yang mempengaruhi kewajaran penyajian atau pengungkapan
laporan keuangan yang diaudit.

SURYO ALAM, Ak., MBA

1. Apakah yang menjadi pegangan seorang akuntan (auditor) dalam menilai


mutu pekerjannya? Ada berapa macam norma? Sebutkan!
Standar Pekerjaan Lapangan merupakan dasar untuk menilai mutu
pekerjaan auditor.

• Norma Pemeriksaan Akuntan ada 3, yaitu Norma Umum, Norma


Pelaksanaan Pemeriksaan, Norma Pelaporan.
• Sekarang yang berlaku adalah Standar Audit, yang terdiri dari Standar
Umum, Standar Pekerjaan Lapangan, Standar Pelaporan.

Perbedaan pokok antara NPA dengan SA adalah pada Norma


Pelaporan/Standar Pelaporan butir 2 tentang konsistensi prinsip
akuntansi.

1. Apakah yang dimaksud judgement pemeriksa dan berada di norma yang


mana?

Judgement pemeriksa merupakan pertimbangan yang diambil auditor


dengan menggunakan kemahiran profesionalnya dengan cermat dan
seksama.

Hal tersebut terdapat dalam Standar Umum (dahulu Norma Umum) butir
3.

2. Apakah yang disebut prosedur audit, audit program dan perbedaannya?


Apa saja yang terdapat dalam audit program?
3. Apa yang dimaksud dengan short form report dan long form report?
Digunakan untuk siapa saja laporan tersebut?

DRS. NADIEF KAELANI

1. Apa tujuan pemeriksaan piutang?


2. Bagian-bagian apa saja yang terlibat dalam transaksi penjualan dan
piutang?
3. Billing ada di bagian mana?
4. Piutang disajikan di neraca sebesar nilai apa?

KUSMANADJI, Ak., MBA

1. Apa itu asersi? Sebutkan unsur-unsur asersi!

Asersi manajemen merupakan pernyataan manajemen tentang akun dan


transaksi terkait dalam laporan keuangan, baik secara eksplisit maupun
implisit, yang dibuat untuk pihak lain bahwa laporan keuangan memenuhi
5 (lima) hal, yaitu:

a. Existence / occurrence. Existence - assets, liabilities, equities di neraca


benar-benar ada. Occurrence - transaksi-transaksi benar-benar terjadi
dalam periode tersebut.
b. Completeness. Semua transaksi dan akun sudah dilaporkan dalam laporan
keuangan.
c. Valuation / allocation. Valuation - assets, liabilities, equities, revenues,
expenses dalam laporan keuangan dengan nilai yang wajar. Allocation -
aktiva tetap dinilai berdasarkan cost dan dialokasikan melalui depresiasi.
d. Rights & obligations. Rights - assets benar-benar merupakan hak
perusahaan. Obligations - utang benar-benar merupakan kewajiban
perusahaan.
e. Presentation & disclosure. Assets, liabilities, equities, revenues, expenses
disajikan dengan wajar dan diungkapkan dengan memadai.

1. Dalam keadaan bagaimana auditor ekstern dapat mengandalkan laporan


auditor intern?
2. Sebutkan jenis-jenis standar audit!

• Standar Umum
• Standar Pekerjaan Lapangan
• Standar Pelaporan

Rincian standar tersebut dapat dilihat pada jawaban di depan (Drs. Djoko
Tutuko S.)

1. Asersi apa yang diuji pada kas dan pada penjualan?

Pada Kas, auditor menguji asersi-asersi:

• existence (apakah kas yang disajikan di neraca benar ada),


• completeness (apakah semua kas sudah dilaporkan),
• right (apakah kas yang disajikan di neraca merupakan milik perusahaan)
serta
• disclosure (apakah terdapat pengungkapan yang memadai mengenai kas).

Pada Penjualan, auditor menguji asersi-asersi:

• occurrence (apakah benar telah terjadi penjualan),


• completeness (apakah semua transaksi penjualan telah dibukukan dan
dilaporkan),
• valuation (apakah penjualan dibukukan dengan nilai yang benar),
• obligation (apakah terdapat kewajiban yang berkaitan dengan transaksi
penjualan),
• presentation & disclosure (apakah penjualan dilaporkan dan diungkapkan
dengan penjelasan memadai).

1. Sebutkan prosedur audit untuk menguji asersi kelengkapan pada kas!


2. Apa yang dimaksud dengan audit risk dan uraikan unsur-unsurnya!

Audit risk merupakan kemungkinan auditor akan berkesimpulan bahwa


laporan keuangan disajikan secara wajar dan opini wajar tanpa
pengecualian, padahal terdapat salah saji material.

• Planned detection risk (PDR)


• Inherent risk (IR)
• Control risk (CR)
• Acceptable audit risk (AAR)

1. Apa yang dimaksud substantive test, analytical test dan control test?
Substantive test adalah prosedur yang dirancang untuk menguji
kesalahan/ penyimpangan nilai (dalam rupiah) yang berpengaruh
langsung terhadap saldo-saldo laporan keuangan. Ada 3 cara melakukan
substantive test, yaitu: substantive tests of transactions, analytical
procedures, tests of details of balances. Substantive test ditujukan untuk
mengurangi PDR.

Control test adalah prosedur yang digunakan untuk mendapatkan bukti-


bukti audit yang cukup mengenai efektivitas pengendalian intern.

Analytical test adalah prosedur untuk menguji kesalahan/penyimpangan


nilai (dalam rupiah) dengan membuat analisis berdasarkan rasio-rasio
atau perbandingan. Analytical test digunakan untuk memahami bisnis
klien, going concern, possible misstatement financial statement,
mengurangi detailed audit test.

2. Analytical test digunakan dalam tahapan audit apa saja?

Analytical test digunakan pada tahapan audit sejak perencanaan,


pelaksanaan audit, serta akhir audit.

M. HASAN, Ak., MAFIS

1. Jelaskan pengertian auditing!

Auditing merupakan pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti atas informasi


yang dapat dikuantifikasi dari suatu perusahaan untuk menentukan dan
melaporkan tingkat kesesuaian (hubungan) antara informasi tersebut
dengan kriterianya. (Arens & Loebbecke - Auditing: An Integrated
Approach, edisi ke-6, halaman 774).

2. Sebutkan kondisi yang mensyaratkan diberikannya opini unqualified!

• Semua laporan tercakup dalam laporan keuangan (Neraca, Perhitungan


Laba Rugi, Laporan Laba Ditahan, Laporan Arus Kas),
• Laporan keuangan sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum, termasuk
disclosure,
• Tidak ada hal-hal lain yang memerlukan paragraf penjelas,
• Auditor memenuhi ketiga standar umum,
• Bukti-bukti audit cukup diperoleh dengan memenuhi ketiga standar
pekerjaan lapangan.

1. Sebutkan kondisi yang mensyaratkan diberikannya opini lainya!

a. Lingkup audit dibatasi.


b. Laporan keuangan disusun tidak sesuai prinsip akuntansi yang berlaku
umum.
c. Auditor tidak independen.

1. Pengertian materialitas dan kaitannya dengan soal 2 dan 3.

• Bila suatu salah saji tidak material dan dampaknya kecil, tidak
mempengaruhi unqualified opinion.
• Bila nilainya sedang, qualified opinion.
• Bila cukup material, maka disclaimer opinion atau adverse opinion.
1. Sebutkan macam-macam bukti audit!

a. Physical examination,
b. Confirmation,
c. Documentation,
d. Observation,
e. Inquiries of the client,
f. Reperformance,
g. Analytical procedures.

ARIFIN SALEH

1. Apa perbedaan antara PSAK dengan PAI?


2. Ada berapa norma pemeriksaan? Apa norma kedua dari norma umum?

Norma Pemeriksaan Akuntan ada 3 yaitu : Norma Umum (3), Norma


Pelaksanaan Pemeriksaan (3), Norma Pelaporan (4).

Standar Audit ada 3 yaitu : Standar Umum (3), Standar Pekerjaan


Lapangan (3), dan Standar Pelaporan (4).

Norma kedua dari Norma Umum adalah independensi sikap mental.

3. Apa yang dimaksud dengan independensi? Ada berapa jenis dan mana
yang lebih penting dari sudut pandang publik? Beri contoh!

Independen dalam audit dimaksudkan sebagai kemampuan untuk


menjaga pandangan untuk tidak bias.

Independen dibagi menjadi dua, yaitu: independent in fact dan


independent in appearance. Bagi masyarakat (publik), lebih penting
independence in appearance.

Contoh:

Auditor A mempunyai kepentingan tertentu atau memiliki


saham perusahaan XYZ yang akan diaudit. Sedangkan
auditor B tidak memiliki kepentingan apapun atau hubungan
kekerabatan dengan pemilik perusahaan XYZ. Auditor A dan
B, sama-sama memiliki sikap mental independen dalam
audit perusahaan tersebut.

Bagi masyarakat, auditor B dipandang lebih independen


karena ia memiliki independent in fact dan independent in
appearance. Sedangkan auditor A dianggap tidak
mempunyai independent in appearance, karena memiliki
kepentingan di perusahaan XYZ.

GUNADI, Ak.

1. Apa yang dimaksud Lapping dan Kitting?


Lapping merupakan jenis penyimpangan yang disengaja berupa
penggunaan uang pelunasan piutang dan ditutup dengan pelunasan
piutang berikutnya secara berurutan.

Kitting merupakan suatu bentuk window dressing dengan cara menarik


cek dari satu rekening di suatu bank pada akhir bulan, dan menyetorkan
ke rekening di bank lainnya. Dengan demikian rekening pertama belum
menampakkan adanya pengambilan, dan rekening kedua sudah
memasukkan penerimaan cek, sehingga kedua rekening menunjukkan
saldo yang lebih besar.

2. Dalam pemeriksaan piutang ada istilah yang cukup terkenal, sebutkan dan
ada berapa jenisnya!

Konfirmasi piutang.

Ada dua macam, yaitu: Konfirmasi Positif (konfirmasi yang


mengharuskan adanya jawaban apakah saldo piutang yang dikonfirmasi
tersebut cocok atau tidak), serta Konfirmasi Negatif (konfirmasi yang
mengharuskan jawaban bila saldo piutang yang dikonfirmasi tidak cocok).

3. Konfirmasi selain digunakan untuk piutang, digunakan juga untuk


memeriksa apa saja?

Konfirmasi juga biasa digunakan untuk mengetahui saldo rekening bank.

4. Apa yang dimaksud underwriter?


5. Apakah sama underwriter dengan guaranteer?
6. Apa syarat-syarat perusahaan yang akan go publik?
7. Apa yang dimaksud globalisasi dan bagaimana kaitannya dengan profesi
sebagai akuntan?
8. Apa yang dimaksud dengan temuan? Apa ciri-cirinya?
9. Atribut temuan.
10. Setujukah saudara dengan pendapat yang menyatakan bahwa
keberhasilan suatu audit dapat diukur dengan banyaknya temuan?
Jelaskan alasan saudara!

Tidak setuju. Audit merupakan pembandingan antara informasi dengan


kriteria. Bila suatu perusahaan telah melaksanakan semua asersi dan
menggunakan prinsip/standar akuntansi yang berlaku umum secara
konsisten, didukung pengendalian intern yang baik, maka suatu audit
tidak harus menemukan banyak temuan. Kemungkinan adanya temuan
apabila terdapat kesengajaan dari pegawai perusahaan atau manajemen.

11. Ada berapa jenis bukti? Apa saja?

Ada 7 (tujuh) jenis bukti.

a. Physical examination,
b. Confirmation,
c. Documentation,
d. Observation,
e. Inquiries of the client,
f. Reperformance,
g. Analytical procedures.
1. Jika saudara memperoleh surat tugas pemeriksaan, apa yang saudara
lakukan untuk memper-siapkan audit?

DRS. BUDI YUWONO, MBA

1. Sebutkan jenis-jenis konfirmasi!

Ada dua macam, yaitu:

Konfirmasi Positif (konfirmasi yang mengharuskan adanya jawaban


apakah saldo piutang yang dikonfirmasi tersebut cocok atau tidak), serta

Konfirmasi Negatif (konfirmasi yang mengharuskan jawaban bila saldo


piutang yang dikonfirmasi tidak cocok).

2. Siapakah yang membuat surat konfirmasi? Jawaban konfirmasi ditujukan


kepada siapa?

Surat konfirmasi dibuat oleh manajemen klien (auditee) dan jawaban


konfirmasi harus ditujukan langsung kepada auditor.

3. Apa yang dimaksud dengan Vouching? Bagaimana pemeriksaan piutang


dengan vouching?
4. Apa syarat pemberian opini unqualified?

• Semua laporan tercakup dalam laporan keuangan (Neraca, Perhitungan


Laba Rugi, Laporan Laba Ditahan, Laporan Arus Kas),
• Laporan keuangan sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum, termasuk
disclosure,
• Tidak ada hal-hal lain yang memerlukan paragraf penjelas,
• Auditor memenuhi ketiga standar umum,

• Bukti-bukti audit cukup diperoleh dengan memenuhi ketiga standar


pekerjaan lapangan.

1. Jika ruang lingkup pemeriksaan dibatasi, bagaimana opini auditor?

DRS. SINAGA

1. Sebutkan arti reasonable assurance!


2. Sebutkan arti absolute assurance!
3. Apa yang dimaksud risiko audit?

Audit risk merupakan kemungkinan auditor akan berkesimpulan bahwa


laporan keuangan disajikan secara wajar dan opini wajar tanpa
pengecualian, padahal terdapat salah saji material.

4. Sebutkan tiga jenis pokok completing work dalam audit!


a. Review for the contingent liabilities,
b. Review for subsequent events,
c. Accumulate final evidence,
d. Evaluate results.

1. Apa yang dimaksud management letter?

Management letter adalah surat dari auditor kepada manajemen


mengenai kelemahan pengendalian intern dan kemungkinan perbaikan
operasi.(Arens & Loebbecke, halaman 779)

2. Sebutkan paragraf yang ada dalam laporan audit standar dan sebutkan
unsur-unsur laporan audit standar!

Laporan audit standar terdiri dari 3 paragraf, yaitu :

• Pendahuluan,
• Ruang lingkup (scope),
• Opini.

• Unsur-unsur laporan audit standar :


• Judul laporan,
• Alamat yang dituju (manajemen / pemegang saham),
• Paragraf pendahuluan,
• Paragraf ruang lingkup,
• Paragraf opini,
• Nama Kantor Akuntan Publik,
• Tanggal laporan audit.

DRS. MUBASYIRAN HARUN

1. Jelaskan mengenai program audit, prosedur audit, teknik audit!


2. Sebutkan contoh teknik audit!
3. Jelaskan perbedaan financial audit dan management audit!
4. Audit atas aktiva tetap apa tujuannya dan langkah-langkahnya?

DRS. I NYOMAN DHARSANA

1. Apa yang dimaksud auditing? Sebutkan jenisnya!

Auditing merupakan pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti atas informasi


yang dapat dikuantifikasi dari suatu perusahaan untuk menentukan dan
melaporkan tingkat kesesuaian (hubungan) antara informasi tersebut
dengan kriterianya. (Arens & Loebbecke - Auditing: An Integrated
Approach, edisi ke-6, halaman 774).

Jenis audit ada tiga :


• Financial Statement Audit,
• Compliance Audit,
• Operational Audit.

1. Sebutkan audit prosedur untuk hutang!


2. Dasar hukum pemakaian gelar Akuntan.

Undang-Undang No. 34 Tahun 1954.

3. Sebutkan jenis opini auditor dan persyaratannya!

Unqualified opinion Keseluruhan laporan keuangan disajikan secara wajar,


sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum, dan tidak
ada pembatasan ruang lingkup.

Qualified opinion Keseluruhan laporan keuangan disajikan secara wajar,


namun terdapat (a) pembatasan ruang lingkup, dan (b)
tidak sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Adverse opinion Terdapat salah saji sangat material dan tidak sesuai
prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Disclaimer opinion Auditor tidak dapat meyakinkan dirinya karena (a)


pembatasan ruang lingkup, dan (b) tidak independen.

Option : (1) Ketidakpastian yang material, dan (2)


masalah kelangsungan usaha (going concern).

4. Jelaskan perbedaan BPK dengan BPKP!

BPK BPKP

Dasar : Undang-Undang. Keppres 31/1983.

Kedudukan : Sbg. Lembaga Tinggi Sbg. Lembaga di bawah


Negara (sejajar Presiden). Presiden.
Pemeriksa bagi Pem.:
Pemeriksa ekstern. Pemeriksa intern.

PATTA BUNDU, Ak., M.Acc.

1. Jelaskan jenis opini auditor! Apa saja yang melatarbelakangi perbedaan


opini auditor?

Unqualified Keseluruhan laporan keuangan disajikan secara wajar,


opinion sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum, dan tidak
ada pembatasan ruang lingkup.

Qualified opinion Keseluruhan laporan keuangan disajikan secara wajar,


namun terdapat (a) pembatasan ruang lingkup, dan (b)
tidak sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Adverse opinion Terdapat salah saji sangat material dan tidak sesuai
prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Disclaimer opinion Auditor tidak dapat meyakinkan dirinya karena (a)


pembatasan ruang lingkup, dan (b) tidak independen.

Option : (1) Ketidakpastian yang material, dan (2)


masalah kelangsungan usaha (going concern).

2. Bagaimana pengaruh inkonsistensi penerapan prinsip akuntansi oleh


auditee terhadap opini yang dikeluarkan auditor?

Bila pengaruh inkonsistensi cukup material, dapat diberikan unqualified


opinion dengan paragraf penjelasan.

DRS. ROBERT GUNARDI

1. Apa isi pokok SPAP?

• Standar Audit,
• Standar Atestasi,
• Standar Jasa Akuntansi dan Review.

1. Jelaskan jenis audit yang ada di SPAP!

DRS. ROHIM

1. Jelaskan pengertian auditing!

Auditing merupakan pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti atas informasi


yang dapat dikuantifikasi dari suatu perusahaan untuk menentukan dan
melaporkan tingkat kesesuaian (hubungan) antara informasi tersebut
dengan kriterianya. (Arens & Loebbecke - Auditing: An Integrated
Approach, edisi ke-6, halaman 774).

2. Apa yang dimaksud standar audit? Pembagian dan rincian standar audit.!
Tenaga ahli ada di standar yang mana?

Standar audit berkenaan dengan kriteria atau ukuran mutu pelaksanaan


serta dikaitkan dengan tujuan yang hendak dicapai dengan menggunakan
prosedur audit.

Standar Audit:

Standar Umum

o Keahlian dan pelatihan teknis cukup sebagai auditor.


o Independensi sikap mental.
o Wajib menggunakan kemahiran profesionalnya dengan cermat dan
seksama.

Standar Pekerjaan Lapangan:

o Pekerjaan harus direncanakan.


o Pemahaman memadai atas struktur pengendalian intern.
o Bukti audit kompeten yang cukup.

Standar Pelaporan

o Laporan keuangan sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum.


o Menunjukkan keadaan yang di dalamnya prinsip akuntansi tidak
secara konsisten diterapkan.
o Pengungkapan informatif laporan keuangan memadai.
o Pernyataan pendapat mengenai laporan keuangan.

1. Jelaskan subsequent event!

Transaksi-transaksi dan kejadian-kejadian yang timbul setelah tanggal


neraca, yang mempengaruhi kewajaran penyajian atau pengungkapan
laporan keuangan yang diaudit.

DRS. ONI SYAHRONI PRIATNA, M.Sc.

1. Jelaskan jenis-jenis pemeriksaan!

Audit dikelompokkan menjadi 3 (tiga) yaitu:

• Financial Statement Audit, biasa disebut General Audit,


• Compliance Audit atau audit atas ketaatan,
• Operational Audit, sebagai audit yang bertujuan memberi saran untuk
peningkatan efektivitas, efisiensi, serta ekonomis.

1. Perusahaan A rugi terus menerus tetapi mengapa laporan akuntan yang


terbit memberikan opini unqualified. Apa komentar saudara?

Perusahaan A bisa saja mendapatkan opini unqualified walaupun rugi


terus menerus, asalkan jumlah kerugiannya tidak material dan tidak
mengancam going concern perusahaan.

2. Apa saja kriteria opini unqualified?

• Semua laporan tercakup dalam laporan keuangan (Neraca, Perhitungan


Laba Rugi, Laporan Laba Ditahan, Laporan Arus Kas),
• Laporan keuangan sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum, termasuk
disclosure,
• Tidak ada hal-hal lain yang memerlukan paragraf penjelas,
• Auditor memenuhi ketiga standar umum,

• Bukti-bukti audit cukup diperoleh dengan memenuhi ketiga standar


pekerjaan lapangan.