Anda di halaman 1dari 66

Dokumentasi :

Manual dan Prosedur Pengoperasian


AISYSTEMS MR (Meter Reading)

Oleh : Abakus Informindo Systems


© 2007, Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

DAFTAR ISI

Jaminan i
Daftar Isi ii
BAB 1 - BAGAIMANA MENGGUNAKAN BUKU MANUAL INI 1

1.1 Tentang Buku Manual AISYSTEMS MR 1-1


1.2 Apa Yang Harus Anda Ketahui 1-1
1.3 Simbol-simbol Penulisan 1-2
1.4 Istilah / Bentuk penulisan Yang Di Pakai 1-2

BAB 2 - MENGENAL SISTEM AISYSTEMS MR 2-1


2.1 Apa Yang Dimaksud Sistem MR 2-1
2.2 Apa Yang Dimaksud Sistem AISYSTEMS MR 2-1
2.3 Konfigurasi Sistem Pada Sistem AISYSTEMS MR 2-3

BAB 3 – APLIKASI AISYSTEMS MR 3-1


3.1 Mengenal Aplikasi AISYSTEMS MR 3-1
3.2 Sistem Yang Dibutuhkan 3-2
3.3 Instalasi 3-3
3.4 Batasan Lisensi 3-5
3.5 Batasan Registrasi 3-6
3.6 Hal Lain Yang Harus Diperhatikan 3-6

BAB 4 – SEKILAS MENU APLIKASI AISYSTEMS MR 4-1


4.1 Awal 4-1
4.2 Menu File 4-2
4.2.1 Login 4-2
4.2.2 Logout 4-3
4.2.3 Keluar 4-3
4.3 Menu Baca Meter 4-3
4.3.1 Baca Realtime 4-4
4.3.2 Baca Loadprofile 4-5
4.3.3 Baca StandMeter 4-6
4.4 Menu Setting 4-6
4.4.1 Jadwal Otomatis 4-7
4.4.2 Port 4-7
4.4.3 Modem 4-8
4.4.4 Database Temporary 4-9
4.4.5 Pemilahan FEP ………………………………………………………………4-10
4.4.6 Registrasi Meter……………………………………………………………….4-11
4.4.7 Meter MR 4-12
4.4.8 CTPT 4-13
4.4.9 FE Dan Kanal LP 4-13
4.4.10 Laporan 4-14
4.4.11 Email 4-15
4.4.12 Database 4-15
4.4.13 Option 4-16
4.5 Menu Laporan 4-17
4.5.1 Rincian Energi 4-17
4.5.2 Rincian Loadprofile 4-18
4.5.3 Total Energi 4-18
4.5.4 Stand Meter 4-19
4.5.5 Event 4-20
4.6 Menu Management Data 4-21
4.6.1 Transfer Data 4-21
4.7 Menu History 4-21

ii
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

4.7.1 HistoryMR 4-21


4.7.2 Status Harian 4-22
4.7.3 Aktifitas User 4-23
4.7.4 Kirim Email 4-23
4.8 Menu Systems 4-23
4.8.1 Pengaturan User 4-23
4.8.2 Koneksi Ulang ke Database 4-23
4.9 Menu Windows 4-24
4.10 Menu Panduan 4-24
4.10.1 Registrasi MR 4-24

BAB 5 – BEKERJA DENGAN AISYSTEMS…………………………………………………………….5-1


5.1 Yang harus dilakukan setelah Proses Instalasi ………………………………..5-1
5.1.1 Registrasi aplikasi aisystems MR ……………………………………. 5-1
5.1.2 Setting koneksi database …………………………………….…………. 5-2
5.1.2.1 Databse temporer ……………………………..……..…… 5-2
5.1.2.2 Databse server ……………….………………………………… 5-3
5.1.3 Setting port ………………………………………………………………………5-4
5.1.4 Setting modem ………………………………………………………………..5-5
5.1.5 Setting laporan ………………………………………………………………..5-8
5.1.6 Registrasi meter………………………………………………………………..5-9
5.1.7 Pembacaan realtime ……………………………………………………5-12
5.2 Download otomatis...…………………………..………………………………………5-13
5.2.1 Setting jadwal pembacaan otomatis ………………………….5-13
5.2.2 Pengelompokkan meter MR …………………………………………… 5-15
5.3 Analisa kegagalan pembacaan …………………………………………………….5-17
5.3.1 Log histrori MR ………………………………………………………………..5-17
5.3.2 Status harian …………………………………….…………………………….5-19
5.4 Fungsi – fungsi yang sering digunakan……………………….…………… 5-19

BAB 6 – Troubleshooting 6-1

iii
AISYSTEMS AMR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Jaminan/Hak Paten

Buku ini hanya bersifat informasi dan dapat berubah sewaktu-waktu


tanpa pemberitahuan. Buku ini tidak mewakili komitment dari PT.
Abakus Informindo Systems. Bagian-bagian dari buku ini tidak dapat di
cetak ulang, dalam bentuk apapun, baik meng-kopi atau menyadur
ulang, tanpa ijin tertulis dari PT. Abakus Informindo Systems.

Jika Anda menemui masalah pada buku ini, silahkan menghubungi


secara tertulis. PT. Abakus Informindo Systems tidak menjamin bahwa
buku ini bebas dari kesalahan pengetikan atau error-free.

@ Hak Cipta 2007, oleh PT. Abakus Informindo Systems

Windows adalah merek dagang dari Microsoft Corporation. Oracle


adalah merek dagang dari Oracle Corporation. Linux dan PHP
menggunakan lisensi GPL.

Semua produk atau brand name yang disebutkan dalam buku ini
adalah merek dagang dari masing-masing pemegang hak patennya.

- i -
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

BAB 1
BAGAIMANA MENGGUNAKAN BUKU MANUAL INI

1.1 Tentang Buku Manual AISYSTEMS MR

Buku manual AISYSTEMS MR di desain untuk digunakan pada system


operasi Windows. Buku Manual AISYSTEMS MR juga tersedia dalam
format HTML (sedang dalam penyusunan). Buku ini menyediakan
informasi penting mengenai cara pengoperasian dan prosedur
penggunaan standar AISYSTEMS MR. Buku ini disusun dengan metode
penjelasan sistematis, yaitu pembahasan yang ditulis berdasarkan pada
menu-menu yang terdapat pada AISYSTEMS MR.

Buku manual ini terdiri dari 6 bagian, lampiran, istilah yang digunakan
serta index.

BAB 1. BAGAIMANA MENGGUNAKAN BUKU MANUAL INI


Menjelaskan informasi dasar tentang buku ini.

BAB 2. MENGENAL AISYSTEMS MR


Membahas tentang apa dan bagaimana AISYSTEMS MR

BAB 3. INSTALASI
Menjelaskan tentang langkah-langkah penting melakukan instalasi

BAB 4. MENU AISYSTEMS MR


Menjelaskan tentang menu-menu yang terdapat dalam AISYSTEMS MR

BAB 5. PROSEDUR PENGOPERASIAN


Menjelaskan tentang langkah-langkah dalam mengoperasikan
AISYSTEMS MR

BAB 6. TROUBLESHOOTING
Membahas tentang masalah yang sering timbul serta cara
penanggulangannya

1.2 Apa Yang Harus Anda Ketahui

Sebelum memulai mengoperasikan AISYSTEMS MR dengan


menggunakan bantuan buku ini, Anda harus sudah terbiasa bekerja
dengan aplikasi browser (Internet Explorer). Anda juga harus terbiasa
melakukan hal-hal sebagai berikut :
- Mengoperasikan Komputer
- Menggunakan Mouse
- Menggunakan Kotak Dialog
- Istilah-istilah umum pada komputer dan internet/extranet.

1-1
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

1.3 Simbol-simbol Penulisan

Pada buku ini, ada beberapa simbol yang dipakai untuk mempermudah
penulisan. Simbol-simbol tersebut adalah :

1.4 Istilah/Bentuk Penulisan Yang Di Pakai

Buku ini menggunakan istilah dan bentuk penulisan yang sudah umum.
Namum ada beberapa istilah atau bentuk penulisan yang mungkin belum
dikenal oleh pembaca. Istilah yang sering digunakan dalam buku ini
adalah istilah umum yang digunakan dalam komputer atau perangkat
keras lainnya, yang berhubungan dengan system MR. Istilah atau
bentuk penulisan tersebut adalah :

Driver : File system tambahan dalam satu sistem operasi


yang digunakan untuk berkomunikasi dengan suatu
alat/perangkat lunak agar alat atau perangkat lunak
yang menggunakan file tersebut dapat berjalan
dengan normal.

Protokol : Bahasa standar pemrograman yang dianut oleh suatu


perangkat keras/aplikasi agar dapat berkomunikasi
dengan aplikasi lain. Aplikasi (software) lain yang
ingin berkomunikasi dengan perangkat keras/aplikasi
tersebut harus mengikut aturan-aturan yang
diterapkan oleh perangkat keras/aplikasi tersebut.

HTTP : HTTP (Hyper Terminal Transfer Protocol) adalah


suatu protocol dalam internet yang digunakan untuk
transfer data antara web server dengan aplikasi
browser atau sejenis.

Italic : Penulisan italic digunakan pada kata-kata atau


terminologi yang menggunakan bahasa asing, serta
perintah-perintah umum yang digunakan dalam
mengoperasikan komputer.

1-2
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

BAB 2
MENGENAL SISTEM AISYSTEMS MR

Pada bab ini, akan dijelaskan mengenai sistem MR dan pengenalan tentang
sistem MR di AISYSTEMS serta aplikasi – aplikasi dalam sistem AISYSTEMS
MR.

2.1 Apa Yang Dimaksud Sistem MR?

MR (Meter Reading) adalah suatu sistem yang dapat melakukan


pembacaan meter elektronik secara otomatis-jarak jauh. Artinya,
sistem MR dapat melakukan pembacaan meter elektronik secara
otomatis yang dilakukan dari tempat atau lokasi yang berjauhan.

Sistem MR terdiri dari meter elektronik (ME) yang support dengan MR,
aplikasi pembacaan (software) yang dapat melakukan baik pembacaan
instant dan penyimpanan data-data yang dibutuhkan secara manual
maupun otomatis dari jarak jauh serta media komunikasi.

Secara ringkas, untuk memenuhi sistem MR, harus terdiri dari :


- Meter Elektronik yang sudah tersetting dan support dengan
pembacaan jarak jauh.
- Aplikasi (software) pembacaan jarak jauh
- Modem
- Media komunikasi (GSM/PSTN/GPRS)

Data-data yang dibaca oleh sistem MR, umumnya adalah Stand, Max
Demand, Instantaneous, Loadprofile dan Event. Dalam melakukan
pembacaan, sistem MR membaca apa yang sudah ditentukan (setting) di
dalam meter elektronik sebelumnya.

2.2 Apa Yang Dimaksud Sistem AISYSTEMS MR?

AISYSTEMS MR adalah sistem pembacaan meter elektronik secara


otomatis-jarak jauh berikut aplikasi pengolah datanya. Berbeda dengan
aplikasi MR lainnya, AISYSTEMS MR dapat membaca berbagai macam
tipe dan merk meter elektronik. Saat ini, terdapat lebih dari 10 macam
meter elektronik yang dapat dibaca oleh AISYSTEMS MR.

Data yang dibaca dari berbagai macam merk dan tipe meter elektronik
tersebut, digabung dalam satu sistem database untuk dapat diolah oleh
aplikasi pengolah data AISYSTEMS DMR dan AISYSTEMS DMi menjadi
suatu laporan yang standar dan mudah dibaca oleh pengguna.

Data-data tersebut antara lain stand energi, loadprofile besaran-besaran


listrik (tegangan, arus, power factor, dll), event dan lain-lain.

2-1
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

!Catatan : Data yang ditampilkan tergantung pada setting dari masing-


masing meter elektronik. Untuk itu, agar dapat menampilkan laporan yang
standar, disarankan menggunakan setting yang standar pula untuk tiap-tiap
meter elektronik.

AISYSTEMS MR dapat melakukan pembacaan secara manual maupun


otomatis terjadwal. Anda dapat mengatur pembacaan dan pengambilan
data (penyimpanan data ke database server) besaran-besaran ukur
sesuai dengan kebutuhan berdasarkan besaran ukur dan tanggal.

Sistem AISYSTEMS MR

AISYSTEMS MR adalah sebuah sistem yang terdiri dari beberapa


aplikasi dan perangkat keras (hardware). Beberapa aplikasi saling
berkaitan, namun beberapa lainnya dapat berjalan sendiri (stand-alone).
Semua aplikasi tersebut harus terhubung dengan jaringan (LAN/WAN),
agar sistem dapat berfungsi dengan normal.

Sistem AISYSTEMS MR terdiri dari :


¾ Database Server (DBMS, Database Management Systems)
yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data, baik data
master meter maupun data-data besaran ukur.
¾ Aplikasi AISYSTEMS MR berfungsi untuk melakukan
registrasi meter elektronik, pembacaan manual/otomatis,
penyimpanan data ke dalam database server, serta
mengatur profil meter elektronik. AISYSTEMS MR juga
disebut FEP (Front End Proccessor).
¾ Aplikasi AISYSTEMS DMR menyediakan laporan-laporan
hasil pembacaan dalam bentuk tabel dan grafik.
AISYSTEMS DMR adalah aplikasi yang berbasis desktop.
¾ Aplikasi AISYSTEMS DMi fungsinya sama dengan
AISYSTEMS DMR, namun aplikasi ini menggunakan
teknologi web untuk penyampaian laporan-laporan.

Selain itu, ada beberapa modul/aplikasi yang dapat berjalan sendiri


(stand-alone) namun dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam
sistem AISYSTEMS MR. Antara lain :
¾ Aplikasi AISYSTEMS PMR (Portable Meter Reading). Aplikasi
ini digunakan jika telah terjadi kegagalan komunikasi pada
proses pembacaan jarak jauh. Dengan aplikasi ini,
pengguna dapat melakukan pembacaan dan pengambilan
data langsung di lokasi dan men-transfernya ke database
AISYSTEMS MR.
¾ Aplikasi AISYSTEMS TransferStand, digunakan untuk
mentransfer data-data stand energi ke dalam bentuk text
yang sudah terformat atau ke dalam database lain. Data
tersebut dapat digunakan sebagai data billing yang dapat
diintegrasikan dengan sistem billing yang sudah ada.

2-2
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Media Komunikasi

AISYSTEMS MR dapat menggunakan berbagai media komunikasi,


antara lain PSTN (Public Telephone Switch Network), GSM, GPRS dan
PLC (Power Line Carrier).

!Catatan : Masing-masing media komunikasi mempunyai kebutuhan


sistem yang berbeda yang harus dipenuhi.

2.3 Konfigurasi Sistem pada Sistem AISYSTEMS MR

Dari penjelasan diatas, dapat digambarkan sebagai berikut :

DBMS
PSTN
/ GSM

DMR/DMi

Gambar 2.1. Konfigurasi sistem AISYSTEMS MR

AISYSTEMS MR akan mengumpulkan data menggunakan media


komunikasi dan menyimpannya dalam database server. Data yang
dikumpulkan adalah data-data yang sudah tersetting dalam meter
elektronik. AISYSTEMS MR dapat berkomunikasi dengan lebih dari 10
macam tipe dari berbagai merk meter.

Data-data yang terkumpul diolah dan ditampilkan dalam bentuk tabel


atau grafik oleh aplikasi pengolah data, yaitu AISYSTEMS DMR atau
AISYSTEMS DMi. Jika menggunakan AISYSTEMS DMi, Anda
membutuhkan satu komputer yang akan digunakan sebagai web server
dan dimasukan dalam sistem MR.

2-3
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Jika terjadi kegagalan pada proses pengumpulan data oleh aplikasi


AISYSTEMS MR, pengumpulan data dapat dilakukan oleh aplikasi
AISYSTEMS PMR. Data yang sudah terkumpul dapat langsung
ditransfer ke dalam database pada sistem AISYSTEMS MR agar dapat
diolah oleh aplikasi pengolah data (informasi lengkap dapat dilihat pada
dokumentasi aplikasi AISYSTEMS PMR).

Data-data tersebut juga dapat diintegrasikan ke dalam sistem billing


yang sudah ada, dengan menggunakan modul AISYSTEMS
TransferStand. Data yang diintegrasikan sudah berbentuk format
standar, sehingga sistem billing eksisting dapat dengan mudah
mengolahnya (informasi lengkap dapat dilihat pada dokumentasi
AISYSTEMS TransferStand).

Proses integrasi juga dapat dilakukan dengan cara komunikasi antar


database engine. Sistem AISYSTEMS MR menyediakan tabel (DIL) dan
hak akses yang dapat dibaca oleh aplikasi lain dan mengolah data yang
sudah disediakan.

2-4
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

BAB 3
APLIKASI AISYSTEMS MR

Pada bagian ini, akan dijelaskan secara rinci mengenai aplikasi AISYSTEMS MR,
syarat yang dibutuhkan untuk melakukan instalasi, langkah-langkah melakukan
instalasi AISYSTEMS MR dan hal-hal lain yang dibutuhkan sebelum dan sesaat
setelah proses instalasi.

3.1 Mengenal Aplikasi AISYSTEMS MR

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, aplikasi


AISYSTEMS MR adalah aplikasi yang berfungsi untuk melakukan
pembacaan meter elektronik secara jarak jauh dengan menggunakan
media komunikasi. Pembacaan dapat dilakukan, baik manual maupun
otomatis terjadwal.

Meter elektronik adalah meter digital yang support dengan sistem MR,
yaitu meter elektronik yang sudah dilengkapi oleh fitur komunikasi
(GSM/PSTN) dan dapat menyimpan data secara periodik. Fitur-fitur lain
melengkapi fitur dasar untuk MR, seperti Event, multi tarif dan
sebagainya. Masing-masing meter elektronik mempunyai fitur dan
prasyarat komunikasi (protokol) yang berbeda-beda. Umumnya, untuk
membaca meter tersebut, diperlukan aplikasi khusus yang dikeluarkan
oleh pabrikan yang bersangkutan. Akibatnya, pengguna harus
menyiapkan banyak resources dan perangkat keras serta waktu untuk
mengolah data-data dari berbagai macam merek meter menjadi suatu
laporan yang terintegrasi.

Aplikasi AISYSTEMS MR mampu membaca lebih dari 10 macam tipe


dari berbagai merek meter elektronik. Hal ini akan memudahkan
pengguna dalam melakukan pengelolaan meter elektronik, pembacaan
dan pengolahan data, baik untuk keperluan analisa maupun transaksi
(billing).

Aplikasi AISYSTEMS MR mampu menyimpan data-data hasil pembacaan


ke dalam database, baik lokal maupun database server. Macam
database engine yang support dengan AISYSTEMS MR adalah :
- MS Access (untuk penyimpanan lokal)
- MS SQL Server
- Oracle

Data-data yang dapat dibaca dan disimpan oleh AISYSTEMS MR


umumnya adalah :
KWh Export
KWh Import
Kvarh Export
Kvarh Import
IA2h
IB2h
IC2h
VA2h

3-1
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

VB2h
VC2h

Sedangkan, data-data instantaneous (pembacaan sesaat/realtime) yang


dapat ditampilkan adalah data-data tersebut diatas ditambah dengan
data/pengukuran :
Sudut IA2h
Sudut IB2h
Sudut IC2h
Sudut VA2h
Sudut VB2h
Sudut VC2h
Tarif Rate A s/d Rate E
Power Factor
Beban
Sudut Pashor dalam grafik

!Catatan : Data diatas adalah standar setting yang disarankan oleh


AISYSTEMS MR. Lihat lampiran Standar Setting Meter Elektronik.

3.2 Sistem Yang Dibutuhkan pada Aplikasi AISYSTEMS MR

Sebelum melakukan proses instalasi, hal-hal berikut harus dipenuhi :

Perangkat keras

- Komputer dengan Proccessor P3 800 Mhz


- Memory 128 MB
- Kapasitas harddisk tersisa 10 MB
- Koneksi jaringan
- Media Komunikasi (GSM/PSTN)
- Modem (sesuai dengan media komunikasi yang dipakai)

Jika menggunakan proccessor Pentium 4 dengan teknologi


HyperThreading, agar fitur tersebut dinonaktifkan melalui BIOS.
AISYSTEMS MR tidak kompatibel dengan teknologi HyperThreading.

Perangkat Lunak

- Sistem operasi Windows XP, Windows 2000 SP4


- Koneksi database : Minimal Oracle Client 8.0.5 untuk
database Oracle, ODBC untuk database MS SQL Server.
- MDAC Type Versi 2.5 atau terbaru.
- Database Server : Oracle 8.x – 10g, MSSQL 2000.
- WMI

Untuk dapat menggunakan fitur ekspor pada AISYSTEMS MR, Anda


harus menginstall komponen yang dibutuhkan, antara lain :
- MS Office
- Acrobat Reader

3-2
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

3.3 Instalasi

Berikut akan dijelaskan langkah-langkah melakukan proses instalasi


aplikasi AISYSTEMS MR :

1.Siapkan CD installer Software MR.


2.Masukkan CD yang berisi Installer Software MR ke CD Drive.
3.Dari tampilan dekstop Windows, klik tombol

4.Pilih menu Run

6.Selanjutnya kotak dialog “Run” akan tampil. Klik tombol Browse

7.Selanjutnya kotak dialog “Browse” akan tampil. Arahkan lokasi drive


ke drive [D:], dimana [D:] adalah cd drive Anda. Pilih file Setup.Exe
pada direktori MR. Lalu klik tombol Open.

Atau anda dapat mengetikan langsung perintah install pada dialog Run
seperti contoh berikut:

D:\MR\Setup.exe

3-3
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

8.Selanjutnya kotak dialog “Run” akan tampil kembali. Klik tombol Ok

9.Selanjutnya, pesan “Welcome…” sebagai kata pembuka akan tampil,


seperti pada gambar berikut. Klik tombol Ok.

10.Selanjutnya, kotak dialog “Setup” akan tampil.

-Klik tombol Exit setup jika tidak jadi install MR.


-Klik icon untuk mulai install MR. Lalu pindah ke tahap 12.
-Klik tombol Change Directory untuk mengubah direktori tujuan
instalasi.

!Catatan : Anda disarankan untuk tidak merubah struktur direktori lokasi


instalasi AISYSTEMS MR.

11.Jika langkah 10, ditekan tombol Change Directory maka akan tampak
kotak dialog “Change Directory”. Arahkan ke direktori yang diinginkan
lalu klik tombol Ok

3-4
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

12.Proses instalasi sedang berlangsung. Tunggu sesaat hingga proses


selesai.

13.Selanjutnya tampil informasi Setup telah selesai. Klik tombol Ok

14.Selesai.

3.4 Batasan Lisensi

AISYSTEMS MR dibatasi oleh lisensi. Jika lisensi belum diaktifkan,


AISYSTEMS MR dapat berjalan pada mode demo (unregistered). Pada
mode ini, tidak semua menu dapat dijalankan.

Untuk dapat menjalankan semua fitur/menu yang ada di AISYSTEMS


MR, segera registrasi-kan aplikasi AISYSTEMS MR Anda. Baca
petunjuknya pada bagian lain dibuku ini.

3-5
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

3.5 Batasan Registrasi

Aplikasi AISYSTEMS MR dapat mengatur (manage) registrasi meter


elektronik. Satu komputer yang terinstall aplikasi AISYSTEMS MR
dapat mengatur 300 meter elektronik.

Pembatasan tersebut dilakukan karena berhubungan dengan waktu yang


dibutuhkan untuk pengambilan dan penyimpanan data pada saat proses
pengambilan data otomatis (download scheduler).

3.6 Hal Lain Yang Perlu Diperhatikan

Sebelum mulai menggunakan aplikasi AISYSTEMS MR, yang perlu


diperhatikan adalah modem dan setting modem yang dipakai. Pastikan
modem yang dipakai sudah terpasang dan terinstall driver-nya dengan
benar.

Untuk mengetahuinya, Anda dapat menggunakan Hyper Terminal pada


program Windows atau hubungi administrator Anda.

AISYSTEMS MR menggunakan setting modem yang sudah dipakai dan


diuji kehandalannya. Anda dapat menggunakannya sesuai dengan
modem dan meter elektronik yang digunakan. Lihat bagian lain pada
buku ini.

Anda siap menggunakan aplikasi AISYSTEMS MR!

3-6
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

BAB 4
SEKILAS MENU
APLIKASI AISYSTEMS MR

Pada bab ini, akan dijelaskan menu per menu pada tiap-tiap sub bab. Masing-
masing menu akan disertakan pula gambar. Penjelasan yang diberikan, tidak hanya
menyangkut menu yang dibahas, tetapi dapat juga mengenai hal lain yang
bersangkutan dengan menu yang dimaksud. Penjelasan diurut berdasarkan urut
tampil di layar.

Perlu diketahui bahwa masing-masing user/group mempunyai hak akses pada menu
yang berbeda-beda. Pada user/group tertentu, menu dapat tampil/aktif, namun
pada user/group yang lain, menu tidak tampil/aktif. Hal ini berhubungan dengan
pembatasan hak akses atas aplikasi AISYSTEMS MR.

Pada buku ini, menu-menu yang dijelaskan adalah menu untuk user admin
/administrator.

4.1. Tampilan Awal

Sesaat setelah Anda mengaktifkan aplikasi AISYSTEMS MR, tampilan khas


berwarna biru akan tampil di layar.

Gambar 4.1 Tampilan aplikasi AISYSTEMS MR

4-1
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Pada deretan atas dari tampilan awal, terdapat judul/title aplikasi, menu-
menu serta tombol untuk meminimize, maximize dan keluar dari aplikasi.
Menu akan tampil sesuai dengan group yang aktif.

Dibagian bawah dari layar tersebut, terdapat informasi status bar, yaitu
periode pembacaan otomatis selanjutnya, setting periode pembacaan dan
user yang sedang aktif.

Setiap menu dapat diaktifkan dengan cara menekan tombol Alt + inisial menu
(huruf yang digarisbawahi pada setiap menu) secara bersamaan. Misalnya
tekan tombol Alt + F, maka akan aktif menu File. Hal ini disebut shortcut
atau jalan pintas.

4.2. Menu File

Menu file selalu aktif, siapapun user yang sedang mengakses aplikasi
AISYSTEMS MR, karena dari menu ini user harus memulai untuk dapat
menggunakan aplikasi AISYSTEMS MR.

4.2.1. Login

Sebelum dapat menggunakan semua menu pada aplikasi


AISYSTEMS MR , pengguna harus terlebih dahulu log in kedalam
aplikasi AISYSTEMS MR. Log in mempunyai fungsi keamanan, yaitu
agar tidak semua orang dapat menggunakan/mengoperasikan
aplikasi ini. Fungsi lain dari log in adalah agar aplikasi dapat
mengetahui siapa yang sedang mengoperasikannya dan segera
mencatat aktifitas user tersebut ke dalam log aktifitas. Untuk dapat
log in ke dalam aplikasi AISYSTEMS MR, sebelumnya anda harus
terlebih dahulu terdaftar dalam sistem AISYSTEMS MR. Hubungi
administrator Anda untuk mengetahui bagaimana cara mendaftar
menjadi pengguna aplikasi AISYSTEMS MR.

Kotak user
name

Combo
Jabatan user

Kotak
Password

Setelah Anda terdaftar pada aplikasi AISYSTEMS MR, ingat baik-


baik username dan password yang sudah diberikan. Anda dapat
merubah password Anda. Pilih password yang mudah diingat, terdiri
dari karaktur huruf dan angka.

4-2
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Untuk mulai mengoperasikan aplikasi AISYSTEMS MR, isikan nama,


pilih jabatan yang sudah ditentukan dan isikan password pada kotak
isian yang telah disediakan. Klik tombol OK untuk menjalankannya.

4.2.2. Logout

Fungsi menu logout digunakan jika Anda ingin berhenti beraktifitas


pada aplikasi AISYSTEMS MR, tetapi aplikasi tetap aktif. Hal ini
sangat berarti jika Anda ingin meninggalkan aplikasi dalam keadaan
aktif namun keamanan tetap terjaga.

Walaupun aplikasi AISYSTEMS MR dapat melakukan auto logout


pada kurun periode waktu tertentu, namun disarankan untuk
melakukan logout jika Anda tidak ingin/selesai menggunakan aplikasi
AISYSTEMS MR.

4.2.3. Keluar

Jika Anda ingin keluar dari aplikasi AISYSTEMS MR, silahkan


menggunakan menu ini.

4.3. Menu Baca Meter

Pada menu ini, semua aktifitas untuk membaca meter elektronik dapat
dilakukan disini. Fungsi baca meter yang disediakan adalah pembacaan
realtime, pembacaan dan peyimpanan data loadprofile serta standmeter.

Hal yang harus diperhatikan adalah setiap kali proses pembacaan, aplikasi
AISYSTEMS MR akan melakukan cek dan simpan setting meter profile, jika
ada perubahan. Setting meter profile tersebut adalah faktor kali meter,
setting kanal meter, dan rasio CT/PT. Jika tidak disetting, maka pada
variabel-variabel tertentu, AISYSTEMS MR akan memberikan nilai 1 secara
default. Sedangkan pada setting kanal meter, aplikasi AISYSTEMS MR akan
menyimpan apa yang terbaca pada ME.

Untuk mengetahui lebih rinci mengenai setting ME, silahkan baca


dokumentasi yang menyertai ME tersebut.

!Catatan : Sangat disarankan untuk memberlakukan setting ME yang


standar, untuk menghindari perbedaan hasil pembacaan pada tiap-tiap merk
dan type ME.

4-3
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

4.3.1. Baca Realtime

Pembacaan Realtime (sesaat) akan menampilkan data-data sesaat


(yang terjadi pada saat pembacaan) dari :
- Tegangan 3 phase serta sudutnya.
- Arus 3 phase serta sudutnya
- Beban Aktif (kW)
- Beban Reaktif (kVAR)
- Power Factor (PF)
- Max kVa
- Tanggal Max kVA
- Energi (kWH) kirim dan terima masing-masing rate
- Energi reaktif (kVARH) kirim dan terima masing-masing rate

Semua data-data tersebut akan tersimpan dalam database sesuai


dengan tanggal dan jam pembacaan. Sehingga, jika dalam satu hari
terdapat 3 kali pembacaan, maka semua akan tersimpan sesuai
dengan tanggal dan jam pembacaan. Data tersebut dikenal dengan
data instantaneous. Data-data tersebut dapat dilihat pada laporan
yang disediakan oleh aplikasi AISYSTEMS DMR dan aplikasi
AISYSTEMS DMi.

Gambar 4.3.1 Tampilan Pembacaan Realtime

4-4
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

4.3.2. Baca Loadprofile

Sub menu Baca Loadprofile digunakan untuk melakukan pembacaan


dan penyimpanan data-data loadprofile. Selain membaca dan
menyimpan data loadprofile, juga dapat disimpan data event,
standmeter dan instantanoeus yang dapat dipilih sesuai dengan
kebutuhan.

Pada sub menu ini juga dapat dibaca beberapa lokasi (ME) secara
berurutan dengan konfigurasi pembacaan yang sama. Misalnya ada
10 ME yang akan dibaca dan disimpan data-data loadprofile dan
standmeternya saja, maka dapat menggunakan sub menu ini.

Status atau proses pembacaan dapat terbaca pada layar ini, mulai
dari proses koneksi ke ME, membaca setting recorder sampai dengan
cetak hasil baca ke layar, setelah sebelumnya melakukan proses
penyimpanan data ke database server.

Setiap akhir pembacaan, akan tercetak pada layar pesan akhir


pembacaan. Dari pesan tersebut, dapat diketahui proses
pembacaan, apakah berhasil membaca dan menyimpan data, atau
gagal pada proses pembacaan.

Gambar 4.3.2 Tampilan Pembacaan Loadprofile

4-5
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

4.3.3. Baca Standmeter

Untuk membaca data standmeter dan meter profile, Anda dapat


menggunakan sub menu ini. Seperti halnya pembacaan Lodprofile,
sub menu ini dapat membaca dan menyimpan data standmeter ke
dalam database.

Data yang terbaca adalah stand energi aktif (kWH) dan energi reaktif
(kVARH). Jika terdapat multi tarif, atau setting rate diaktifkan, maka
akan terbaca pula nilai rate sesuai dengan yang disetting. Data yang
ditampilkan adalah stand energi bulan ini dan bulan lalu.

Selain data energi, sub menu ini juga dapat membaca data daya
maksimum dalam satu bulan, untuk bulan ini dan bulan lalu. Daya
maksimum adalah daya yang pernah dicapai dalam kurun waktu
satu bulan.

Pembacaan Standmeter sering disebut juga Pembacaan SelfRead.

Gambar 4.3.3 Tampilan Pembacaan Standmeter

4.4. Menu Setting

Sebelum Anda dapat menggunakan semua fitur dan fungsi AISYSTEMS MR,
beberapa hal perlu dilakukan penyesuaian atau setting, misalnya port
komunikasi, modem yang dipakai, database temporary, database server dan
lain-lain.

Beberapa setting harus dilakukan sebelum menggunakan AISYSTEMS MR,


sedangkan beberapa setting bisa dilakukan setelahnya, misalnya setting
laporan dan lain-lain.

4-6
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

4.4.1. Jadwal Otomatis

Jadwal Otomatis digunakan jika Anda menginginkan AISYSTEMS MR


melakukan pembacaan dan penyimpanan data secara periodik.

Periode yang disediakan adalah Per Jam, Harian, Mingguan dan


Tahunan. Jika Anda memilih periode jam-jaman, maka AISYSTEMS
MR akan secara otomatis melakukan pembacaan dan peyimpanan
tiap-tiap jamnya. Begitu pula dengan harian, bulanan dan tahunan.

Pada setiap proses pembacaan, AISYSTEMS MR akan menyimpan


waktu terakhir (ddmmyyyy hh:mm) melakukan pembacaan. Hal ini
dilakukan agar dapat mengetahui kapan AISYSTEMS MR melakukan
pembacaan, sehingga pada saat akan melakukan pembacaan,
khususnya pembacaan dan penyimpanan data loadprofile,
AISYSTEMS MR hanya akan membaca dan menyimpan data sejak
pembacaan terakhir sampai dengan saat ini.

Gambar 4.4.1 Tampilan Setting Jadwal Otomatis

Anda juga dapat melakukan setting pembacaan dan penyimpanan


data yang berbeda tiap-tiap tanggalnya. Misalnya pada tanggal 1
tiap bulannya, yang akan dibaca dan disimpan hanya data stand
energi saja, pada tanggal 2 sampai dengan akhir bulan, akan
membaca dan menyimpan semua data. Data yang dapat dipilih
adalah Loadprofile, Event, Standmeter, Stand Instant dan VIP. VIP
adalah data-data : tegangan, arus, power factor dan lain-lain.

4.4.2. Port

Agar dapat menggunakan dan berkomunikasi dengan modem, Anda


harus terlebih dahulu melakukan setting yang sesuai, terutama
setting port komunikasi.

Setting port terdiri dari COM port komunikasi yang dipakai, timeout
komunikais data (waktu yang diijinkan untuk bertautan jika tidak
ada jawaban atas permintaan data) serta timeout komunikasi

4-7
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

modem (waktu yang diijinkan untuk bertautan jika tidak ada


jawaban dari modem tujuan). Modem tujuan yang dimaksud
biasanya modem yang berada di ME.

Setting timeout digunakan untuk membatasi waktu tautan antara


modem yang ada pada FEP dengan modem tujuan (ME). Pada
beberapa kasus, walaupun status komunikasi terhubung, tak jarang
tidak ada komunikasi antara 2 modem. Untuk itu, aplikasi
AISYSTEMS MR akan memutus hubungan jika waktu yang diijinkan
terlampaui.

Waktu akan mulai dihitung sejak aplikasi AISYSTEMS MR tidak


menerima jawaban dari modem tujuan.

Gambar n.n. Tampilan Setting Jadwal Otomatis


Gambar 4.4.2 Setting Port

4.4.3. Modem

Aplikasi AISYSTEMS MR dapat menggunakan berbagai macam tipe


dan merk modem pstn. Namun, setting masing-masing modem
akan berbeda jika ingin membaca ME tertentu. Oleh karena masing-
masing modem mempunyai setting yang berbeda-beda, maka
aplikasi AISYSTEMS MR menyediakan menu yang dapat digunakan
untuk menyimpan setting modem. Selain itu, untuk dapat
berkomunikasi dengan ME, modem juga perlu disetting sesuai
dengan ME yang akan dihubungi. Sehingga satu merek modem
dapat mempunyai lebih dari 1 setting modem untuk ME yang
berbeda.

Hal tersebut diatas dapat disebabkan oleh :


- Spesifikasi teknis tiap-tiap modem dan ME yang berbeda-
beda
- Setting yang sudah teruji unjuk kerjanya

4-8
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

- Prasyarat dari modem / ME

Gambar 4.4.3 Tampilan Setting Modem

Aplikasi AISYSTEMS MR akan secara otomatis menggunakan setting


yang sesuai dengan modem dan ME yang sudah diset sebelumnya
pada saat membaca ME.

4.4.4. Database Temporary

Untuk mempercepat proses pembacaan dan penyimpanan data ke


dalam database, aplikasi AISYSTEMS MR menggunakan database
temporer dalam prosesnya. Database temporer tersimpan pada
komputer lokal dimana Aplikasi AISYSTEMS MR terinstall. Tipe data
yang saat ini dipakai adalah mdb (MS Access).

Setiap pengambilan data dari ME, maka akan disimpan ke dalam


database temporer, setelah periode data yang dibaca selesai, data-
data didalam database temporer tersebut akan dikirim ke database
server.

Hal ini dilakukan untuk menghindari connection timeout yang sering


diberlakukan pada database engine guna membatasi dan
memperkecil koneksi dari database client, serta memperkecil
kegagalan simpan data jika sewaktu-waktu koneksi jaringan ke
database server terjadi masalah.

Beberapa setting juga disimpan pada database temporer.

Gambar 4.4.4 Tampilan Setting Database Temporary

4-9
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Database temporer mempunyai password yang harus dimasukan


sebelum setting disimpan. Password hanya diberikan kepada
Administrator dari aplikasi AISYSTEMS MR.

4.4.5. Pemilahan FEP

Dalam satu sistem MR, dapat terdiri dari beberapa komputer yang
terinstall aplikasi AISYSTEMS MR dan terintegrasi ke dalam satu
database server.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, satu FEP dapat


diregistrasikan maksimum 400 ME. Pembatasan ini sehubungan
dengan waktu yang dibutuhkan dalam satu periode pembacaan
otomatis pada kondisi normal.

Jika anda mempunyai lebih dari 400 ME terregistrasi, maka Anda


harus mempunyai 2 FEP atau sesuai dengan kebutuhan. Masing-
masing FEP dapat terdiri dari ME yang berbeda atau Anda dapat
mengatur sesuai dengan kebutuhan. Contoh : Anda mempunyai 500
ME terdiri dari 300 ME merek A dan 200 ME merek B, serta 2 FEP.

Anda dapat mengatur sebagai berikut : FEP 1 hanya untuk ME merek


A dan FEP 2 hanya untuk merek B, atau FEP 1 hanya untuk operator
GSM 1 dan FEP 2 hanya untuk operator GSM 2.

Gambar 4.4.5 Tampilan Pemilahan FEP

Yang harus diperhatikan adalah, jika Anda mempunyai lebih dari 1


FEP, Anda harus menentukan FEP mana yang akan menjadi FEP
utama. Fungsi dari FEP utama adalah untuk mengontrol FEP-FEP
yang lain serta mengontrol ME yang diregistrasikan di FEP lain.

Secara default, FEP utama adalah FEP yang pertama kali terinstall
aplikasi AISYSTEMS MR dan terintegrasi dengan database sistem

4 - 10
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

AISYSTEMS MR. FEP utama dapat melakukan tugas pembacaan,


baik manual maupun terjadwal terhadap ME yang diregistrasikan di
FEP lain. FEP utama juga dapat melakukan perubahan-perubahan
terhadap profil ME yang telah diregistrasikan di FEP lain.

4.4.6. Registrasi Meter

Fungsi Registrasi Meter adalah untuk mendaftarkan/menyimpan


profile ME ke dalam sistem AISYSTEMS MR, dengan cara itu
aplikasi AISYSTEMS MR dapat melakukan pembacaan terhadap ME
yang dimaksud.

Sebelum melakukan registrasi, data-data profile yang harus


disiapkan adalah : ID Meter, Nomor GSM/PSTN, Tipe/Merk Meter,
Nama Pelanggan dan password meter. Data-data tersebut adalah
persyaratan minimal yang harus dipenuhi agar AISYSTEMS MR
dapat berfungsi.

Data-data lain harus dipenuhi, jika Anda menginginkan fitur lain dari
sistem AISYSTEMS MR berjalan sesuai dengan fungsinya (DMR,
TransferStand, dll).

Gambar 4.4.6 Tampilan Pemilahan FEP

Data-data berikut adalah yang langsung berhubungan dengan


laporan-laporan yang dihasilkan oleh aplikasi lain (DMR, DMi,
TransferStand, dll) :

- Daya Terpasang
Beberapa laporan pada aplikasi-aplikasi pengolah data di
sistem AISYSTEMS MR, menggunakan data ini sebagai
salah satu variabel perumusannya.

4 - 11
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

- Tarif Berlaku
Pada ME yang support dengan penerapan multi-tarif, fitur
ini berfungsi untuk menentukan tarif-tarif (dalam ME
dikenal rate) untuk pengolahan data. Meskipun hanya
sebagai label pada sebuah laporan, disarankan untuk
menentukan fitur ini sesuai dengan yang berlaku.

- BaudRate
Baudrate adalah satuan kecepatan transmit/receive data
dalam detik. Dalam beberapa kasus, satuan baudrate
antara perangkat yang satu dengan lainnya harus sama.
Contoh : modem di sisi FEP dengan modem di sisi ME.

- CTPT
CT/PT adalah rasio pengukuran tegangan dan arus. Setting
CT/PT diperlukan untuk menghitung tegangan dan arus
dalam pengukuran primer (akan dijelaskan pada bagian lain
dari buku ini).

!Catatan : Walaupun Anda dapat menghapus profil ME, sangat disarankan


untuk TIDAK melakukannya. Ini berhubungan dengan data-data pembacaan
yang telah disimpan sebelumnya.

4.4.7. Meter MR

Setelah Anda melakukan registrasi ME, Anda harus menentukan


apakah ME tersebut akan dilakukan pembacaan secara otomatis-
terjadwal atau tidak. Jika Anda menginginkan ME tersebut dilakukan
pembacaan otomatis, maka dapat ditentukan melalui fitur ini.

Jika ME tersebut masuk dalam pengelompokan Meter MR, maka


aplikasi AISYSTEMS MR akan melakukan pembacaan dan
penyimpanan data secara periodik, sesuai dengan waktu yang
ditentukan.

Gambar 4.4.7 Tampilan Pemilahan FEP

4 - 12
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

4.4.8. CTPT

Menu ini digunakan untuk mengatur rasio CT dan PT dari masing-


masing ME yang terregistrasi. Rasio CT/PT digunakan untuk
menghitung pengukuran nilai primer.

Pada sistem AISYSTEMS MR, nilai-nilai yang berhubungan dengan


rasio CT dan PT adalah pemakaian energi (kWH, kVARH) dan nilai
pengukuran primer yang tampil di setiap bentuk laporan-laporan.

Gambar 4.4.8 Setting Rasio CT/PT

4.4.9. FE Dan Kanal LP

Data yang dihasilkan oleh ME, baik itu pembacaan realtime maupun
pembacaan loadprofile, adalah dalam bentuk pulsa. AISYSTEMS
MR menampilkannya dalam setiap laporan atau menyimpannya ke
database dalam bentuk sekunder.

Untuk mengkonversi data pulsa ke dalam bentuk data yang


diinginkan, dibutuhkan faktor kali atau disebut juga Faktor Energi.
Faktor energi adalah nilai yang disediakan oleh ME untuk digunakan
oleh aplikasi lain agar dapat mengkonversi data pulsa menjadi data
sekunder.

Setiap kanal dalam ME mempunyai FE yang berbeda-beda.


Sejatinya, FE terbentuk saat dilakukan setting pada ME.

AISYSTEMS MR secara otomatis akan membaca, melakukan


pengecekan jika ada perubahan dan menyimpan informasi FE serta
kanal ke database dalam setiap proses pembacaan, baik pembacaan
realtime maupun loadprofile.

4 - 13
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

!Catatan : FE dan Kanal LP dapat diubah secara manual. Meskipun


demikian, disarankan untuk tidak melakukan perubahan secara manual.
Jika ingin merubah, hapus FE dan Kanal LP pada ME yang dimaksud, lalu
lakukan pembacaan pada ME tersebut. FE dan Kanal LP akan terisi kembali.

Gambar 4.4.9 FE dan Kanal LP

4.4.10. Laporan

Untuk mengatur header, font, judul dan lain-lain dari tiap-tiap


laporan yang ada pada aplikasi AISYSTEMS MR, dapat dilakukan
pada menu ini. Setting ini hanya berpengaruh kepada judul/teks
dari laporan yang disediakan, bukan nilai/angka yang dihasilkan dari
pembacaan ME.

Gambar 4.4.10 Setting Laporan

4 - 14
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

4.4.11. Email

Aplikasi AISYSTEMS MR dapat mengirim pesan ke alamat email


yang sudah ditentukan sebelumnya. Pesan akan dikirim sesuai
dengan setting yang dipilih seperti jika ada aktifitas pembacaan
loadprofile, perubahan terhadap ME dan lain-lain. Isi pesan juga
dapat diatur sesuai dengan kebutuhan. Aplikasi AISYSTEMS MR
akan melakukan pengiriman email sesuai dengan jadwal yang
ditentukan.

Sebelum dapat menggunakan fitur ini, yang harus dipersiapkan


adalah informasi SMTP Email Server, email account dan setting
firewall, jika ada.

Gambar 4.4.11 Setting Email

!Catatan : Disarankan untuk tidak mengaktifkan fitur ini jika koneksi ke


SMTP Email Server tidak ada, karena akan mengakibatkan aplikasi
AISYSTEMS MR lambat dan tidak dapat beroperasi dengan normal.

4.4.12. Database

Menu ini digunakan untuk mendefinisikan database yang digunakan


oleh aplikasi AISYSTEMS MR. Database yang dapat digunakan
adalah Oracle, MS SQL Server dan MS Access (untuk penyimpanan
lokal).

Sebelum melakukan setting database, yang harus disediakan adalah,


untuk Oracle : SID, schema, username dan password, untuk MS-SQL
Server : IP atau nama komputer, username dan password.

Silahkan lihat persyaratan minimal yang harus disiapkan pada


bagian lain dari buku ini, untuk lebih jelasnya.

4 - 15
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Gambar 4.4.12 Setting Database

4.4.13. Options

Setting Options digunakan untuk mendefinisikan teks atau kalimat


dalam setiap laporan berupa header dan catatan-catatan sesuai
dengan kebutuhan, jumlah pengulangan jika terjadi kegagalan baca,
serta yang berhubungan dengan pembacaan standmeter.

Setting Options akan digunakan untuk semua aktifitas yang


berhubungan dengan setting yang dimaksud dan berlaku untuk
semua ME.

Gambar 4.4.13 Setting Options

4 - 16
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

4.5. Menu Laporan

Aplikasi AISYSTEMS MR menyediakan laporan-laporan yang dapat digunakan


sebagai bahan untuk menganalisa data dari hasil pembacaan, baik realtime
maupun loadprofile, dari suatu ME atau untuk keperluan lainnya.

Laporan yang dapat ditampilkan hanya untuk per ME dalam satu laporan.
Jika menginginkan pengolahan data yang dapat menampilkan sebagian atau
semua ME, silahkan menggunakan aplikas AISYSTEMS DMR (Data
Management Report).

Laporan dapat diekspor ke format file lain, seperti .xls, .rtf, .pdf dan .txt.
Juga dapat disimpan ke dalam bentuk file (format .rdf) untuk di baca
kemudian hari. Fasitilas zoom juga disediakan dalam setiap laporan.

4.5.1. Rincian Energi

Laporan ini akan menampilkan rincian pemakaian energi dalam


kurun waktu yang sudah ditentukan per ME. Penentuan kurun waktu
data dan ME yang akan ditampilkan ditentukan saat ingin
menampilkan laporan ini.

Gambar 4.5.1 Laporan Rincian Energi

4 - 17
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

4.5.2. Rincian Load Profile

Seperti judulnya, laporan ini menyediakan data-data loadprofile


dalam bentuk tabulasi untuk kurun waktu yang sudah ditentukan
sebelumnya. Periode data yang ditampilkan tergantung kepada
setting di ME, tapi umumnya adalah per 15, 30 dan 60 menit.

Gambar 4.5.2 Laporan Rincian Load Profile

4.5.3. Total Energi

Laporan total energi akan menyediakan data total pemakaian energi


dalam kurun waktu yang sudah ditentukan sebelumnya. Perbedaan
antara laporan total energi dan rincian energi adalah, pada rincian
energi, ditampilkan data secara periodik penyimpanan, sedangkan
pada total energi hanya menampilkan totalnya saja dengan
tambahan WBP dan LWBP (rate a dan rate b dalam setting ME jika
ada).

4 - 18
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Gambar 4.5.3 Laporan Total Energi

4.5.4. Stand Meter

Seperti halnya laporan total energi, laporan stand meter


menampilkan nilai stand awal dan stand akhir serta pemakaian
energi dalam kurun waktu yang ditentukan, biasanya dalam satu
bulan.

Gambar 4.5.4 Laporan Stand Meter

4 - 19
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

4.5.5. Event

ME dapat menyimpan setiap event yang terjadi. Definisi event


masing-masing merk ME berbeda-beda. Oleh karena itu, setiap
event yang ditampilkan dalam laporan ini adalah sesuai dengan yang
dibaca dan disimpan dari ME. Aplikasi AISYSTEMS MR hanya
menampilkan apa yang dibaca dan disimpan.

Untuk mengetahui penjelasan tentang masing-masing event,


silahkan baca dokumentasi ME yang menyertainya.

Laporan Event menampilkan data event dalam kurun waktu yang


sudah ditentukan.

Gambar 4.5.5 Laporan Stand Meter

4 - 20
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

4.6. Menu Management Data

4.6.1. Transfer Data

Jika terjadi masalah pada koneksi ke database atau pada database


server itu sendiri, sehingga menyebabkan aplikasi AISYSTEMS MR
tidak dapat melakukan penyimpanan data, maka secara otomatis
aplikasi AISYSTEMS MR akan menyimpan data-data hasil pembacaan
ke database temporer yang ada di komputer lokal. Hal ini dilakukan
agar proses pembacaan secara periodik yang dilakukan oleh aplikasi
AISYSTEMS MR tidak terhenti.

Gambar 4.6.1 Transfer Data

Data-data yang sudah berhasil di baca dan disimpan ke database


temporer kemudian dapat ditransfer ke database server, jika keadaan
sudah pulih kembali.

4.7. Menu History

Aplikasi AISYSTEMS MR mencatat beberapa aktifitas yang dilakukan. Antara


lain hasil pembacaan, keberhasilan pembacaan periodik, dan aktifitas user.
Untuk aktifitas user, dapat langsung dikirim melalui email ke alamat tujuan
yang sudah disetting pada setting Email.

4.7.1. History MR

History MR akan menampilkan aktifitas proses pembacaan ME. Proses


pembacaan dan penyimpanan akan tercatat dan tersimpan dalam
database server. Keberhasilan dan kegagalan proses pembacaan serta
pesan error yang terjadi, akan terbaca pada menu ini.

Beberapa pesan membutuhkan administrator guna melakukan analisa.

4 - 21
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Gambar 4.7.1 History MR

4.7.2. Status Harian

Status harian akan menampilkan resume proses pembacaan periodik.


Laporan ini hanya menampilkan tanda V untuk ME yang berhasil
dibaca dan ‘blank’ (kosong) untuk ME yang gagal dibaca. Juga
ditampilkan jumlah total ME serta ME yang berhasil dan ME yang gagal
dilakukan pembacaan.

Seperti halnya laporan-laporan yang lain pada aplikasi AISYSTEMS


MR, laporan ini juga dapat diekspor ke format yang sudah disediakan.

Gambar 4.7.2 Status Harian

4 - 22
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

4.7.3. Aktifitas User

Selain itu, aplikasi AISYSTEMS MR juga mencatat aktifitas user saat


mengoperasikan aplikasi ini. Informasi yang disediakan adalah nama
user, waktu dan aktifitas yang sedang dilakukan.

Gambar 4.7.3 Status Harian

4.7.4. Kirim Email

Setiap aktifitas user yang tercatat atau terekam dalam Aktifitas User
dapat dikirimkan dalam bentuk email kepada alamat email tujuan
yang sudah ditentukan di setting email

4.8. Menu Systems

4.8.1. Pengaturan User

Pengaturan user pada aplikasi AISYSTEMS MR dikelompokan dalam 3


tingkatan kelompok user; Administrator, Manager dan Operator.
Masing-masing tingkatan mempunyai hak akses yang berbeda-beda.
Setiap tingkatan dapat mempunyai jumlah user yang tidak terbatas.

4.8.2. Koneksi Ulang ke Database

Jika aplikasi AISYSTEMS MR mengalami kegagalan koneksi pada saat


aplikasi sedang aktif, anda dapat melakukan koneksi ulang dengan
menggunakan menu ini.

4 - 23
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

4.9. Menu Windows

Menu ini digunakan untuk mengatur tampilan jendela-jendela (windows) yang


sedang aktif. Pilihan yang disediakan adalah Tile Horizontally – berjajar
horisontal, Tile Vertically – berjajar vertikal, Cascade – berjajar ke belakang
dan Close All – menutup semua jendela yang aktif.

4.10. Menu Panduan

4.10.1. Registrasi MR

Aplikasi AISYSTEMS MR yang baru terinstall belum berlisensi. Pada


mode ini, aplikasi tidak dapat digunakan. Untuk itu, aplikasi harus di
registrasi agar dapat digunakan.

Gambar 4.10.1 Status Harian

4.10.2. Sekilas

Menu ini akan menampilkan jendela informasi mengenai aplikasi


AISYSTEMS MR.

Gambar 4.10.2 Status Harian

4 - 24
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

BAB 5
BEKERJA DENGAN
AISYSTEMS MR

Pada bagian ini akan dijelaskan langkah-langkah dalam mengoperasikan aplikasi


AISYSTEMS MR. Langkah-langkah tersebut akan dijelaskan berdasarkan urutan-
urutan apa yang harus dilakukan setelah melakukan instalasi.

5.1. Yang Harus Di Lakukan Setelah Proses Instalasi

Setelah melakukan instalasi dan sebelum aplikasi AISYSTEMS MR,


beberapa setting harus dilakukan agar aplikasi dapat beroperasi dengan
baik. Pada bagian ini akan dijelaskan langkah-langkah yang harus
dilakukan mulai dari setelah melakukan instalasi sampai aplikasi siap di
operasikan.

5.1.1. Registrasi Aplikasi AISYSTEMS MR

Hal pertama yang harus di lakukan adalah me-registrasi aplikasi


AISYSTEMS MR yang terinstall. Registrasi adalah memberikan
lisensi kepada aplikasi AISYSTEMS MR agar aplikasi tersebut
dapat dioperasikan, sesuai dengan fungsinya.

Untuk melakukan registrasi aplikasi AISYSTEMS MR, dapat


dilakuan dengan cara sebagai berikut :

1. Setelah aplikasi diaktifkan, pilih menu Panduan


Registrasi pada tampilan AISYSTEMS MR.
2. Akan tampil pada layar monitor kotak isian
seperti dibawah ini

Gambar 5.1.1 Registrasi Produk

3. Catat kode lisensi yang ada pada kotak Kode


Lisensi di tampilan tersebut
4. Kirimkan kode tersebut ke alamat yang sudah
disediakan (lihat lampiran Daftar Alamat yang
dapat dihubungi) untuk dibuatkan password
lisensi.
5. Jika sudah mendapatkan password lisensi, masukan
password tersebut ke kotak isian password lisensi
6. Klik tombol OK
7. Pesan sukses melakukan registrasi akan tampil di
layar monitor.

5-1
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Kode lisensi yang dihasilkan oleh aplikasi AISYSTEMS MR adalah


unik. Kode tersebut tergantung kepada spesifikasi perangkat keras
yang sedang dipakai. Lisensi tidak dapat dipindahkan ke komputer
yang lain.

5.1.2. Setting Koneksi Database

Setelah memberikan lisensi aplikasi AISYSTEMS MR, langkah


selanjutnya adalah menentukan database. Ada 2 database yang
harus didefinisikan, yaitu database temporer dimana database ini
akan dipakai sementara hanya untuk menyimpan data-data, baik
hasil pembacaan maupun data-data lainnya agar proses yang
sedang dijalankan beroperasi dengan baik, dan database server
dimana data-data hasil pembacaan akan disimpan dan dipakai oleh
aplikasi pengolah data (AISYSTEMS DMR, AISYSTEMS DMi dan
lain-lain).

5.1.2.1. Database Temporer

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian lain dari buku


ini, jika aplikasi AISYSTEMS MR gagal melakukan proses
simpan data hasil pembacaan, secara otomatis data-data
tersebut akan disimpan pada database temporer.

Sebelum dapat melakukan hal tersebut, setting database


temporer harus didefinisikan terlebih dahulu secara
manual. Database temporer yang digunakan adalah
Microsoft Access (.mdb)

Gambar 5.1.2.1 setting database temporary

Secara default, file .mdb sudah disiapkan oleh aplikasi


AISYSTEMS MR pada direktori \Program Files\Aisystems
MR\. Dalam kasus tertentu, jika ingin memisahkan file
.mdb terpisah dengan direktori default hasil instalasi,
dapat juga dilakukan.

Ikuti langkah berikut :


1. Pada menu Setting, pilih Set Database Temporary
2. Jika ingin menyimpan database temporer pada
direktori default, lanjutkan langkah selanjutnya,
jika tidak, klik tombol Browse dan arahkan ke
direktori dimana file .mdb tersimpan.

5-2
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

3. Isikan username dan password


4. Klik tombol Simpan untuk menyimpan definisi
database temporer.

Untuk menjamin kerahasiaan dan keamanan data-data di


database temporer, AISYSTEMS MR menyediakan file
.mdb yang terproteksi dengan username dan password.
Anda seharusnya sudah mendapatkan username dan
password untuk database temporer. Jika belum
mendapatkannya, silahkan hubungi customer support
kami (lihat bagian lain dari buku ini).

5.1.2.2. Database Server

Setelah mendefinisikan database temporer, selanjutnya


adalah mendefinisikan database server, dimana data-data
hasil pembacaan akan disimpan.

Aplikasi AISYSTEMS MR dapat beroperasi/dijalankan


dengan 2 macam/tipe database; Oracle dan MS SQL
Server. Sebelum melakukan setting database server,
pastikan bahwa oracle client atau SQL client sudah
terinstall dan beroperasi dengan baik serta informasi
username dan password serta SID/TNSNAMES (oracle)
dan hostname/nomor IP (SQL) sudah didapatkan.
Silahkan hubungai administrator untuk mengetahui lebih
detail mengenai hal tersebut.

Jika semua informasi koneksi database sudah didapatkan,


ikuti langkah berikut :
1. Pilih menu Setting -> Database
2. Pada kotak pilihan Database Engine, pilih
database server yang akan dituju
3. Isikan TNSNAMES/SID untuk oracle atau
hostname/IP komputer database server untuk
SQL.
4. Isikan username dan password pada kotak isian
yang sudah disediakan
5. Klik tombol OK
6. Informasi keberhasilan koneksi ke database akan
tampil pada layar

5-3
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Gambar 5.1.2.2 Kotak isian setting database

Jika berhasil melakukan setting koneksi database,


silahkan lanjut ke langkah berikut. Jika tidak, hubungi
administrator Anda.

5.1.3. Setting Port

Serial Port atau lebih dikenal COM oleh sistem operasi, adalah
kanal komunikasi dalam komputer. Kanal komunikasi ini dapat
dihubungkan dengan perangkat keras lain sesuai dengan
kebutuhan.

Pada sistem AISYSTEMS MR, kanal komunikasi digunakan untuk


menghubungkan komputer dengan modem, dimana modem akan
digunakan sebagai media komunikasi melalui jalur telpon kabel
(PSTN; Public Swicth Telephone Network) untuk dapat
berkomunikasi dengan modem yang terpasang pada ME.

Oleh karena itu, port atau kanal komunikasi ini harus disetting agar
dapat berkomunikasi dengan lancar.

Semua variabel setting harus didefinisikan pada setting port. Ada 3


variabel setting port, yaitu COM yang digunakan dimana modem
terhubung dengan komputer, batas waktu yang diijinkan jika
terjadi ‘idle’ pada jalur komunikasi antara komputer dengan
modem (Timeout Komunikasi Data) serta batas waktu yang
diijinkan jika terjadi ‘idle’ pada jalur komunikasi antara modem di
sisi komputer dengan modem disisi ME.

Untuk mengetahui pada COM berapa modem terhubung dengan


komputer dapat dilihat pada Device Manager dari sistem operasi
(biasanya di control panel).

Aplikasi AISYSTEMS MR akan mengindahkan (override) setting


port default sistem operasi dan akan menggunakan setting yang
didefinisikan pada aplikasi ini.

Untuk melakukan setting port, ikuti langkah berikut :

5-4
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

1. Pililh menu Setting -> Setting Port


2. Tentukan pada COM berapa modem terkoneksi
dengan komputer
3. Isikan Timeout komunikasi data
4. Isikan Timeout Koneksi Modem
5. Klik tombol Simpan

Gambar 5.1.3 Setting Port

Anda dapat bereksperimen pada setting timeout komunikasi data


dan koneksi modem untuk mendapatkan setting yang sesuai.

5.1.4. Setting Modem

Aplikasi AISYSTEMS MR dapat menggunakan berbagai macam


merk modem. Namun masing-masing modem mempunyai
karakter dan persyaratan komunikasi yang berbeda-beda.
Beberapa modem bahkan tidak menganut standar perintah modem
(AT Command).
Setting modem untuk membaca ME juga berbeda-beda. Modem A
mempunyai setting yang berbeda untuk membaca ME Y dan ME Z
atau Modem A dan B mempunyai setting yang berbeda untuk
membaca ME Y. Sehingga dapat terjadi satu modem mempunyai
setting yang berbeda-beda untuk ME yang berbeda-beda pula.

Untuk itu, pada menu ini, Anda dapat mengatur modem serta
setting modem yang sesuai untuk membaca berbagai macam ME.
Anda juga dapat bereksperimen dengan setting modem untuk
mendapatkan setting yang sesuai.

Untuk mengaktifkan menu ini, pilih menu Setting -> Modem, maka
akan tampil dilayar monitor seperti gambar berikut :

5-5
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Gambar 5.1.4 a Setting Modem

Pada gambar diatas, dapat dilihat bahwa modem US Robotics


mempunyai setting yang berbeda-beda pada tiap-tiap merk dan
tipe ME. Bahkan dapat juga mempunyai setting modem yang
berbeda untuk merk ME yang sama namun berlainan tipe.

Tambah Modem
Untuk menambah modem baru, ikuti langkah berikut :
1. Pada layar Setting Modem, klik tombol Tambah
bagian kiri atas dari layar.
2. Isikan nama modem baru pada kotak isian yang
tampil dilayar

Gambar 5.1.4 b Kotak isian tambah modem baru

3. Klik tombol Simpan


4. Anda dapat melihat modem baru tersebut pada
menu dropdown Modem Aktif di layar Setting
Modem

Mendefinisikan Setting Modem Untuk ME Tertentu

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa satu modem


dapat mempunyai setting yang berbeda untuk tiap-tiap ME. Secara
default, aplikasi AISYSTEMS MR sudah menyediakan beberapa
setting dari beberapa modem untuk ME yang berbeda-beda.

Anda dapat menambahkan setting modem pada modem dan ME


yang diinginkan.

Ikuti langkah berikut :


1. Pada layar Setting Modem, klik tombol Tambah yang
terletak dibawah layar

5-6
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

2. Akan tampil layar seperti dibawah ini

Gambar 5.1.4 c Tambah Setting Modem

3. Pilih Modem yang digunakan


4. Pilih ME yang akan disetting
5. Isikan tipe ME pada kotak isian Tipe
6. Isikan setting modem pada kotak isian Setting
7. Klik tombol Simpan untuk menyimpan

Setting modem yang tampil di bagian bawah layar Tambah Setting


Modem adalah setting modem yang dapat dicontoh untuk dipakai
pada setting modem yang akan didefinisikan.

Menghapus Setting Modem untuk ME tertentu

Untuk menghapus setting modem pada ME tertentu, ikuti langkah


berikut :
1. Pada layar Setting Modem, pilih setting modem ME yang
ingin dihapus
2. Klik tombol Hapus dibagian bawah layar
3. Klik tombol ok pada layar konfirmasi hapus data.

Menghapus Modem

Untuk menghapus modem, pilih modem yang ingin dihapus pada


menu dropdown Modem Aktif lalu klik tombol Hapus yang terletak
dibawah dropdown menu. Klik tombol OK pada layar konfirmasi
hapus data.

5-7
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Menentukan Modem Yang Dipakai/Aktif

Untuk menentukan modem yang akan dipakai, klik menu pilihan


Modem diset pada layar Setting Modem.

Modem yang diset harus sama dengan merk dan tipe modem yang
dipakai. Jika terjadi sebaliknya, proses pembacaan kemungkinan
akan mengalami gagal pembacaan.

5.1.5. Setting Laporan

Untuk menentukan format standar dari hasil laporan-laporan yang


disediakan pada aplikasi ini, dapat dilakukan pada menu ini.
Format yang disediakan adalah header, teks judul kolom, jenis dan
ukuran font (huruf), teks satuan dan lain-lain.

Ada 3 macam setting format standar laporan yang disediakan,


yaitu laporan rincian, laporan total dan laporan event. Setiap
laporan dapat ditentukan format laporannya. Setting laporan
berpengaruh kepada hasil laporan pada layar monitor dan hasil
cetakan.

Anda dapat melakukan perubahan sesuai dengan yang diinginkan.


Untuk melakukan perubahan dapat dilakukan dengan cara :
1. Pilih menu Setting -> Laporan
2. Pilih tabulasi menu Laporan Rincian jika ingin
mendefinisikan format laporan rincian atau
tabulasi menu laporan lainnya, sesuai dengan
yang diinginkan.
3. Setelah melakukan perubahan, klik tombol
Simpan untuk menyimpan definisi format laporan.

Gambar 5.1.5 Setting Format Laporan

5-8
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Pada gambar diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :


a. Isian Teks Header adalah isian untuk mendefinisikan
teks/tulisan yang akan tampil pada header laporan.
b. Tampilan Font Data Report adalah contoh bentuk tulisan, baik
jenis font, ukuran maupun style huruf dari data-data yang
ditampilkan dalam laporan.
c. Tombol Font adalah untuk menentukan jenis font, ukuran, dan
style huruf yang diinginkan disetiap isian.
d. Isian Teks Kolom adalah untuk mendefinisikan tulisan pada
judul tabel di masing-masing kolom dalam laporan.
e. Isian Teks Satuan untuk menentukan tulisan satuan apa yang
dipakai dalam laporan.
f. Pilihan Satuan, user bisa memilih satuan-satuan yang ada
dalam daftar yang akan dipergunakan dalam laporan, misalnya
unit, kilo atau mega.

Setting laporan tidak berpengaruh langsung terhadap data hasil


pembacaan dan dapat dirubah sewaktu-waktu sesuai dengan
keinginan. Tetapi terkadang penggunaan kata/istilah mempunyai
pengertian yang berbeda-beda pada tiap-tiap orang. Untuk itu,
agar behati-hati dalam mendefinisikan format laporan tersebut
diatas.

5.1.6. Registrasi Meter

Langkah selanjutnya adalah meregistrasikan ME yang sudah siap


MR untuk didaftarkan pada aplikasi AISYSTEMS MR agar dapat
melakukan pembacaan langsung.

Ada beberapa kotak isian yang harus diisi. Jika tidak diisi, maka
aplikasi AISYSTEMS MR tidak dapat melakukan pembacaan, baik
manual maupun otomatis. Kotak isian tersebut yaitu :
- IDMETER
- Jenis Meter
- No. Telpon (PSTN,GSM)
- Password baca meter

Sangat disarankan untuk mengisi semua kotak isian registrasi


meter dengan informasi yang benar.

Untuk melakukan registrasi meter, ikuti langkah berikut :


1. Aktifkan menu Setting -> Registrasi Meter
2. Akan tampil di layar monitor tampilan Registrasi
Meter
3. Klik tombol Tambah
4. Isikan informasi meter sesuai dengan kotak isian
yang telah disediakan.

5-9
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Gambar 5.1.6 Tampilan Form Registrasi Meter Baru

5. Setelah selesai, klik tombol Simpan

Registrasi meter telah selesai dilakukan. Pada kotak isian Nomor


Telepon, terdapat tombol A dimana jika di klik, akan merubah isi
dari kotak isian menjadi karakter asterik (*) layaknya kotak isian
password. Anda dapat mengembalikan ke mode semula dengan
menekan tombol A kembali. Fungsi ini hanya dapat dilakukan oleh
Administrator.

Penjelasan dari kotak isian yang ada pada form Registrasi Meter
Elektronik adalah :

a. AJ/AP diisi dengan nama Area Jaringan (AJ), nama Area


Pelayanan (AP). Tekan Tombol Pilih untuk memilih nama
AJ/AP.
b. Merk dipilih dengan merk dan tipe meter.
c. Tipe terisi otomatis setelah merk dipilih sesuai dengan yang
telah dipilih pada poin b diatas.
d. ID Meter diisi dengan nomor identifikasi meter terpasang.
Biasanya ID Meter identik dengan nomor seri ME.
e. Nama Pelanggan diisi dengan nama pelanggan tempat ME
terpasang.
f. Alamat diisi dengan alamat pelanggan tempat ME
terpasang.
g. Kota diisi dengan nama kota alamat pelanggan
h. ID Pelanggan diisi dengan nomor identifikasi pelanggan
(IDPEL).
i. Nomor Kontrak diisi dengan nomor kontrak yang dimiliki
pelanggan.
j. Nomor/Nama Gardu diisi dengan nomor atau nama gardu
pelanggan.

5 - 10
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

k. Nomor Telepon diisi dengan nomor telepon yang digunakan


oleh meter elektronik terpasang. Klik tombol A untuk
menampilkan nomor telepon secara abjad.
l. Jenis Produksi diisi dengan jenis produksi pelanggan.
m. Daya Terpasang diisi dengan daya terpasang yang
digunakan oleh pelanggan.
n. Daya Kontrak diisi dengan daya kontrak yang disepakati.
o. Tarif Berlaku dipilih sesuai ketentuan tarif pelanggan.
p. Golongan dipilih dengan golongan tarif pelanggan.
q. Aktif dipilih dengan nilai Yes atau No sebagai informasi
bahwa meter telah difungsikan dan siap dibaca MR atau
tidak. Hanya meter-meter berstatus aktif yang dapat
dibaca Realtime, Load Profile maupun Standmeter.
r. Time Out diisi dengan nilai batasan waktu saat komunikasi
data dengan meter. Batasn nilai time out antara 300
sampai 2000 milisecond.
s. Baudrate diisi dengan nilai baudrate yang digunakan oleh
modem komunikasi untuk bisa membaca ME. Baudrate
menggunakan standar yang sudah berlaku, yaitu
0,300,1200,2400 dst. Jika modem di ME menggunakan
line telepon PSTN, rekomendasi nilai baudrate adalah 2400
bps dan 9600 bps jika modem di ME menggunakan GSM.
t. Rugi Tegangan dipilih dengan nilai Yes atau No sebagai
informasi apakah rugi tegangan trafo diperhitungkan atau
tidak.
u. Password diisi dengan kode akses meter elektronik. Untuk
alasan keamanan, disarankan hanya mengisi password
yang bisa digunakan untuk membaca.
v. Konfirm Password diisi dengan kode akses meter elektronik
sebagai ulangan password sebelumnya. Ini untuk
meyakinkan sistem bahwa password yang dituliskan
dikotak isian sebelumnya adalah benar.
w. Tgl Invoice diisi dengan tanggal transaksi yang akan
dilakukan. Nilai ini akan dipakai sebagai acuan untuk
perhitungan pemakaian energi (kWh) oleh sistem. Tanggal
Invoice harus disesuaikan dengan setting tanggal selfread
di meter.

Khusus ME Actaris tipe SL-7000, ada beberapa isian tambahan,


yaitu :
x. Log Client diisi dengan informasi user yang akan
mengakses ME.
y. Log Device diisi dengan informasi device yang akan
diakses.

Silahkan hubungi bagian administrasi ME, untuk mengetahui


tentang informasi Log Client dan Log Device dari ME tersebut
diatas.

5 - 11
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

5.1.7 Pembacaan Realtime

Setelah melakukan proses registrasi meter, Anda dapat mencoba


menghubungi ME yang sudah diregistrasi tersebut secara manual,
untuk memastikan bahwa registrasi yang telah dilakukan adalah
benar.

Untuk melakukan pembacaan realtime, ikuti langkah berikut :


1. Pilih Menu Baca Meter -> Baca Realtime

Gambar 5.1.7 a Tampilan Pilih Pelanggan Baca Realtime

2. Pilih Nama Pelanggan dari ME yang akan dibaca


dengan cara meng-klik tombol Set Lokasi
3. Pada tampilan Pilih Lokasi Baca Meter, klik tombol
dropdown (panah ke bawah) untuk mencari
pelanggan yang akan dibaca. Anda dapat memfilter
pencarian dengan cara meng-klik tombol Filter yang
terletak disebelah kanan menu dropdown. Untuk
mengetahui cara mem-filter, akan dijelaskan
dibagian lain dari buku ini.
4. Klik tombol Baca untuk memulai proses baca.
5. Proses baca akan dimulai. Status pembacaan akan
terlihat pada status bar dibagian bawah dari layar.

Ketika semua nilai sudah terbaca, maka pembacaan realtime


berhasil dilakukan.

5 - 12
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Gambar 5.1.7 b Tampilan Baca Realtime

Jika Anda sudah mencapai pada proses ini, maka instalasi aplikasi
AISYSTEMS MR sudah berhasil.

5.2 Download Otomatis

Langkah selanjutnya adalah mendefinisikan pembacaan otomatis


terjadwal. Fungsinya adalah agar aplikasi AISYSTEMS MR melakukan
pembacaan dan penyimpanan data secara periodik, sesuai dengan jam
dan waktu yang sudah ditentukan.

5.2.1 Setting Jadwal Pembacaan Otomatis

Langkah pertama adalah menentukan jadwal pembacaan otomatis.


Jika hal ini sudah didefinisikan, aplikasi AISYSTEMS MR akan
melakukan pembacaan sesuai dengan jam dan periode yang sudah
ditentukan.

Hal ini berguna untuk melakukan pembacaan dan penyimpanan


data-data yang tersimpan di ME, baik loadprofile, stand, event, max
demand serta instantaneous.

Pada menu ini juga dapat didefinisikan instanta – instanta yang


akan dibaca serta tanggal berapa saja akan disimpan dan dibaca
pada setiap pembacaan otomatis. Hal ini akan mengurangi waktu
baca dalam setiap proses pembacaan, terlebih untuk membaca
loadprofile yang akan membutuhkan banyak waktu dari pembacaan
instanta lainnya. Misalnya, Anda tidak harus melakukan
pembacaan dan penyimpanan instanta stand atau event setiap hari,
karena hal itu dapat dilakukan di akhir bulan atau sesuai dengan
waktu yang ditentukan.

5 - 13
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Mendefinisikan Jadwal Pembacaan Otomatis

Untuk mendefinisikan jadwal pembacaan otomatis, dapat dilakukan


dengan cara sebagai berikut :

1. Pilih menu Setting \ Jadwal Otomatis

Gambar 5.2.1 a Setting Jadwal Otomatis

2. Pada tampilan Set Jadwal Otomatis, tentukan tipe periode,


jam pembacaan dan tanggal serta jam pembacaan setting
jadwal akan mulai dilakukan.
3. Jika ingin segera mulai melakukan pembacaan otomatis, set
Mulai Tgl sebelum tanggal hari ini.
4. Klik tombol Simpan untuk menyimpan setting yang sudah
dilakukan.

Mendefinisikan Instanta yang akan dibaca

Untuk mendapatkan instanta-instanta yang akan dibaca pada setiap


proses pembacaan otomatis, dapat dilakukan dengan cara sebagai
berikut :
1. Pada tampilan Set Jadwal Otomatis, klik tombol Pilihan
Download atau tekan tombol Alt + P
2. Beri tanda '√' pada kotak-kotak yang sudah disediakan
3. Pilih tombol Simpan untuk menyimpan definisi yang sudah
ditentukan.

Setelah selesai mendefinisikan instanta yang akan dibaca, aplikasi


aplikasi AISYSTEMS MR akan melakukan pembacaan dan
penyimpanan sesuai dengan yang sudah disetting. Penjelasan dari
setting tersebut adalah sebagai berikut :

5 - 14
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Gambar 5.2.1 b Setting Pilihan Download

Pada tampilan setting pilihan download diatas, di kolom paling kiri


adalah tanggal, sedangkan ke kanan secara berurutan adalah
instanta yang dapat dibaca dan disimpan.

Pengertian dari setting diatas adalah jika salah satu instanta di beri
tanda check pada tanggal 3, maka setiap tanggal 3 tiap bulannya,
instanta tersebut akan dibaca dan disimpan.

Fungsinya adalah untuk mengatur agar instanta yang tidak


diperlukan untuk dilakukan pembacaan dan penyimpanan tiap hari,
dapat diset sesuai dengan kebutuhan. Contoh : untuk kebutuhan
transaksi, maka instanta standmeter hanya akan dibaca dan
disimpan sesuai dengan tanggal dan jam transaksi, misalnya
tanggal 1 jam 00:00 tiap bulannya.

5.2.2 Pengelompokan Meter MR

Setting Jadwal Pembacaan Otomatis sudah dilakukan. Tahap


selanjutnya adalah mengelompokan ME ke dalam kelompok MR,
yaitu kelompok ME yang akan dibaca secara otomatis oleh aplikasi
aplikasi AISYSTEMS MR.

Semua ME yang ter-registrasi di aplikasi AISYSTEMS MR belum


tentu beroperasi/berfungsi dengan baik, atau ME tersebut sudah
digantikan oleh ME yang baru. Jika situasi ini terjadi, Anda dapat
mengeluarkan ME tersebut dari kelompok Meter MR, agar ME
tersebut tidak dilakukan pembacaan dan penyimpanan secara
otomatis.

Untuk mengelompokan ME ke dalam kelompok MR, ikuti langkah


berikut :
1. Pilih menu Setting \ Meter MR

5 - 15
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

2. Pada tampilan Setting Meter Otomatis, beri tanda check


('√') atau dengan meng-klik dua kali pada ME yang akan
dimasukan ke dalam kelompok MR.
3. Hilangkan tanda check ('√') atau dengan meng-klik 2 kali
untuk mengeluarkan ME dari kelompok MR.

Gambar 5.2.2 Setting Pilihan Download

Anda dapat menggunakan tombol-tombol lain pada tampilan


tersebut sesuai dengan fungsinya, yaitu :

a. Set All digunakan untuk mengaktifkan semua meter


dalam daftar untuk dibaca MR.
b. Set Dipilih digunakan untuk mengaktifkan meter yang
diinginkan dalam daftar untuk dibaca MR.
c. Clear All digunakan untuk menon-aktifkan semua meter
dalam daftar untuk tidak dibaca MR.
d. Clear Dipilih digunakan untuk menon-aktifkan meter
yang diinginkan dalam daftar untuk tidak dibaca MR.
e. Filter digunakan untuk mencari data / menyortir daftar
urutan berdasarkan parameter yang diisikan dalam
form filter.
f. Keluar adalah untuk menutup Menu Setting Meter MR.
g. Check box Otomatis saja digunakan untuk
menampilkan nama-nama meter yang akan didownload
secara otomatis.

Setelah melakukan langkah-langkah diatas, aplikasi AISYSTEMS MR


akan melakukan pembacaan otomatis, sesuai dengan jadwal yang sudah
ditentukan. Anda dapat melihat hasil dari pembacaan otomatis, setelah
proses pembacaan selesai.

Aplikasi AISYSTEMS MR juga mencatat proses pembacaan yang dapat


dilihat sebagai bahan analisa, dan mempermudah dalam mencari
penyebab kegagalan pembacaan. Rincian mengenai analisa penyebab
kegagalan akan dijelaskan pada bagian lain dari buku ini.

5 - 16
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

5.3 Analisa Kegagalan Pembacaan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa aplikasi AISYSTEMS


MR mencatat semua proses pembacaan dalam satu log yang dapat dilihat
dan dicetak. Log ini berfungsi untuk mencari penyebab kegagalan
pembacaan, baik pembacaan secara manual maupun kegagalan yang
dicatat oleh pembacaan otomatis.

5.3.1 Log Histori MR

Untuk mendapatkan informasi mengenai kegagalan proses


pembacaan, baik secara manual maupun otomatis, dapat dilihat
pada Menu Histori MR.

Menu ini menyediakan informasi-informasi FEP, tanggal


pembacaan, nama lokasi pembacaan, ID ME serta pesan
pembacaan. Melalui pesan pembacaan, Anda dapat mengetahui
penyebab kegagalan pembacaan.

Pada akhirnya, kegagalan pembacaan tersebut dapat langsung


ditindaklanjuti. Untuk menampilkan Histori MR, dapat dilakukan
dengan cara :
1. Pilih Menu Histori \ Histori MR

Gambar 5.3.1 Histori MR

Untuk mempersempit pencarian, Anda dapat menggunakan fungsi


Filter yang telah disediakan. Penjelasan mengenai fungsi tersebut,
dapat dilihat pada bagian lain dari buku ini.

5 - 17
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Berikut adalah daftar pesan pembacaan dan


rekomendasi/tindaklanjut yang harus dilakukan :

Penyebab dan Rekomendasi /


No Pesan
Tindak Lanjut
Baca [instanta] [bulan][tahun] Pembacaan berhasil, tidak ada
1
Berhasil tindaklanjut.
Data [dd-mm-yy hh:mm] s/d [dd- Pembacaan loadprofile berhasil, tidak
2
mm-yy hh:mm] ada tindaklanjut
Saluran sibuk (busy) Jalur telpon (line telpon pstn) sibuk.
3
Cek line telpon.
Koneksi gagal. Cek koneksi/sinyal Proses koneksi gagal, dapat
komunikasi disebabkan oleh kabel data atau
4
sinyal komunikasi (jika menggunakan
GSM)
SNRM Error Ini dapat disebabkan oleh salah
mengisi meter address, setting log
client dan log device (khusus SL-
5
7000), setting modem serta
komunikasi. Silahkan cek salah satu
kemungkinan diatas.
AARQ Salah mengisi password meter (Log
6 Client & Log Devide, SL-7000).
Silahkan cek password meter.
Komunikasi data gagal, pembacaan Password ME kosong. Silah cek dan
7
gagal isi password meter.
Tidak ada respon, timeout terlampaui Modem di sisi ME tidak merespon.
8
Cek setting modem.
Ini dapat terjadi karena tidak ada
9 Modem no carrier nada sambung atau nomor GSM
hangus.
Komunikasi data gagal, pembacaan ME tidak dapat dibaca, dalam
10 gagal (MR).. beberapa kasus, ME tersebut rusak.
Invalid procedure call or argument
Tidak ada respon dari meter Pada saat aplikasi MR melakukan
permintaan/sinkronisasi, modem
11
tidak memberikan jawaban. Silahkan
cek modem meter.
Password ditolak/ verifikasi password Password salah. Silahkan cek
12
gagal password pada registrasi MR.

5 - 18
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

5.3.2 Status Harian

Untuk mengetahui resume dari proses pembacaan, Anda dapat


menggunakan menu Status Harian. Pada menu ini akan
disediakan informasi yang mudah dibaca.

Setiap ME memiliki informasi tanggal dalam satu bulan, dengan


simbol cek (V) jika pada tanggal bersangkutan proses pembacaan
berhasil dan simbol silang (X) jika pembacaan gagal.

Untuk mengaktifkan menu ini :


1. Pilih Menu Histori \ Status Harian

Gambar 5.3.2 Status Harian

Untuk ME yang mengalami kegagalan pembacaan, terdapat


keterangan penyebab kegagalan dikolom terakhir dari laporan
status harian.

5.4 Fungsi – fungsi yang Sering Digunakan

Pada setiap menu di aplikasi AISYSTEMS MR, terdapat fungsi-fungsi yang


sama , misalnya fungsi Filter, Export dan lain-lain.

Dibagian ini akan dijelaskan mengenai fungsi-fungsi yang ada di hampir


setiap menu dan sering digunakan.

Filter

Fungsi ini digunakan untuk menampilkan ME berdasarkan parameter-


parameter yang dapat dipilih. Anda tidak harus menampilkan semua
ME/data, jika hanya ingin menampilkan sebagian dari ME/data tersebut.
Misalnya Anda ingin menampilkan ME dengan jenis meter A, maka dengan
memilih parameter Jenismeter dan batasan 'A', data-data ME yang akan

5 - 19
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

tampil hanyalah ME dengan jenis meter 'A'. Atau ingin menampilkan ME


dengan id meter 'nnnnnnnn', maka pilih parameter idmeter dan batasan
'nnnnnnnn', ME yang akan tampil hanya ME dengan idmeter 'nnnnnnnn'.

Selain parameter, fungsi filter juga menggunakan bahasa operasi yang


sering digunakan dalam penggunaan database, seperti like, =, <,> dan
sebagainya.
Berikut tabel bahasa operasi dan penjelasannya :

Operasi Penjelasan
= Parameter = Batasan
Akan mencari data yang sama dengan batasan.
> Parameter > Batasan
Akan mencari data dimana 'parameter lebih besar dari
batasan'
< Parameter < Batasan
Akan mencari data dimana 'parameter lebih kecil dari
batasan'
>= Parameter >= Batasan
Akan mencari data dimana 'parameter lebih besar dari
ATAU sama dengan batasan'
<= Parameter <= Batasan
Akan mencari data dimana 'parameter lebih kecil dari
ATAU sama dengan batasan'
<> Parameter <> Batasan
Akan mencari data dimana 'parameter tidak sama dengan
batasan'
LIKE Parameter LIKE Batasan
Akan mencari data dimana dalam parameter
terdapat batasan .
Akan mencari data dimana dalam parameter
terdapat batasan.
Akan mencari data dimana dalam parameter
terdapat batasan.
NULL Parameter NULL
Akan mencari data yang mempunyai parameter sama
dengan NULL (kosong/blank/empty)
ISNULL
ISNOTNULL
BETWEEN Parameter BETWEEN Batasan1 AND Batasan2
Akan mencari data yang masuk dalam batasan 1 dan
batasan 2. Misalnya : angka 2 ada di antara angka 1
sampai dengan angka 10.
AND Script Query 1 AND Script Query 2
Akan mencari data yang masuk dalam kriteria script 1
dan kriteria script 2. Jika salah satu tidak tercapai, maka
data tidak ditampilkan.
OR Script Query 1 OR Script Query 2
Akan mencari data yang masuk dalam kriteria script 1
atau kriteria script 2. Jika salah satu tidak tercapai, maka
data akan ditampilkan.

5 - 20
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Selain bahasa operasi (operator) diatas, fungsi filter juga menyediakan


kriteria lain yang masuk dalam filter 2, yaitu terdiri dari FEP, AJ (Area), AP
(Unit) serta sorting.
Fungsi filter 2, pada script query, akan menghasilkan klausa WHERE.

Fungsi ini dapat disamakan dengan fungsi pencarian, tetapi lebih fokus
kepada penggunaan hasil pencarian kepada menu yang sedang digunakan
sebelumnya.

Gambar 5.4 a Tampilan Filter

Untuk itu, pada layar Filter, terdapat kotak isian hasil dari pilihan
parameter, operator dan batasan dalam bentuk script query. Script
tersebut dapat diedit secara manual. AISYSTEMS MR akan menjalankan
script query tersebut dan menampilkan hasilnya dalam layar. Jika Anda
menguasai perintah-perintah dalam database, Anda dapat langsung
menuliskan perintah / script query pada kotak isian tersebut.

Gambar 5.4 b Script Query pada tampilan filter

5 - 21
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Menampilkan Pelanggan Berdasarkan Parameter-Parameter

Tugas sehari-hari yang sering dilakukan dalam mengoperasikan AISYSTEMS


MR adalah menampilkan pelanggan berdasarkan parameter yang
ditentukan, contoh : IDMETER, Jenis meter dsb.

Untuk menampilkan pelanggan sesuai dengan parameter yang diinginkan,


dapat dilakukan sebagai berikut :

− Klik tombol Filter


− Pilih Parameter yang diinginkan
− Pilih Operator yang diinginkan (lihat tabel bahasa operasi).
− Pilih atau tuliskan batasan sesuai dengan yang diinginkan. Lihat
tabel bahasa operasi untuk mengetahui lebih rinci.
− Klik tombol Tambah, script query akan tampil pada kotak isian.
− Jika ingin menambahkan kriteria pencarian, tentukan kembali
Parameter, Operator dan Batasan, lalu klik tombol Tambah.
− Jika ingin mengulangi dan menghapus script query yang sudah
dipilih, klik tombol Hapus, ulangi langkah ke 2.
− Klik tombol Find

Pada hasil pencarian, Anda dapat menggunakannya sesuai dengan menu


yang diaktifkan sebelumnya.

Gambar 5.4 c Hasil Filter pada menu Registrasi Meter

5 - 22
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

BAB 6
TROUBLESHOOTING

Pada bagian ini akan dijelaskan error yang sering terjadi pada AISYSTEMS MR,
baik itu yang berhubungan dengan MR, Database Server dan lain-lain.
Troubleshooting juga akan direlease secara terpisah, untuk menanggulangi jika
ada error yang terjadi setelah buku ini dicetak. Oleh karena itu, kami
menyarankan untuk selalu meng-update atau mencari informasi apakah ada
trobleshooting versi terbaru. Anda juga dapat mengirim email ke
customer.support@aisystemsAMR.com untuk mendapatkan informasi yang lebih
rinci.

Berikut adalah daftar kegagalan baca meter, analisa penyebab masalah serta
saran dan rekomendasi yang harus dilakukan. Daftar disusun berdasarkan pesan
yang ditampilkan pada aplikasi AISYSTEMS MR saat melakukan pembacaan, baik
manual atau otomatis serta merek meter elektronik yang umum.

METER PESAN SEBAB SOLUSI

SL7000 Invalid procedure call - Komunikasi - Ulangi pembacaan


or argument

SNRM - Salah mengisi meter - Cek Meter Address,


address ganti dengan yang
benar
- Salah men-setting log - Cek Log Client dan Log
client dan log device Device

- Setting modem - Ganti setting modem

- Komunikasi - Ulangi pembacaan

AARQ - Salah mengisi Password - Cek password meter


meter - Cek log client dan log
device
- Komunikasi - Ulangi pembacaan

Komunikasi data gagal, - Password meter kosong - Isi dgn password meter
pembacaan gagal yang benar

Cek koneksi atau sinyal - Komunikasi - Ulangi pembacaan


komunikasi

ZMD Gagal baca kanal meter - Komunikasi - Ulangi pembacaan

Tidak ada respon, - Modem meter tidak - Cek setting modem


timeout terlampaui respon meter
- Reset modem meter
- Time Out kurang besar - Perbesar Time Out data
dan Time Out koneksi

6-1
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

DLMS Mac connections - Salah mengisi - Pastikan kdjenismeter


error kdjenismeter yg digunakan benar

- Rs modul meter belum - Cek ke lokasi, setting


disetting RS module dan setting
modem meter serta
cek kabel komunikasi
- Modem tidak diset - Check box modem
diset
- Belum ada setting dimenu setting modem
modem untuk meter - Tambahkan setting
ZMD modem untuk meter
ZMD
- Komunikasi
- Ulangi pembacaan
Modem no carrier - Tidak ada nada sambung - Telp no meter dgn
handset, jika modem
tidak respon datangi ke
lokasi dan cek simcard
- Nomor hangus - Ganti dengan simcard
baru
- Modem meter tidak - Reset modem meter
respon

Pembacaan interval dan - Setting kanal LP tidak - Ubah setting kanal LP


jumlah kanal gagal sesuai standart MR yang sesuai standart
MR
- Komunikasi - Ulangi pembacaan

Proses SN Association - Komunikasi - Ulangi pembacaan


process error

ZMC Modem no carrier!! - Tidak ada nada sambung - Telp no meter dgn
handset, jika modem
tidak respon datangi ke
lokasi dan cek simcard
- Nomor GSM hangus - Ganti dengan simcard
baru

Komunikasi data - Meter (rusak) - Datang ke lokasi, cek


gagal, pembacaan meter dam modem
gagal,
Invalid procedure call
or argument

Komunikasi data gagal, - Komunikasi - Ulangi pembacaan


gagal baca idmeter

INDIGO Modem no carrier!! - Tidak ada nada sambung - Telp no meter dgn
handset, jika modem
tidak respon datangi ke
lokasi dan cek simcard
- Nomor GSM hangus - Ganti dengan simcard
baru

6-2
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Protokol gagal koneksi - Komunikasi - Ulangi pembacaan


karena CRC tidak valid

Pembacaan interval dan - Komunikasi - Ulangi pembacaan


jumlah kanal gagal

EDMI Modem no carrier !! - Tidak ada nada sambung - Telp no meter dgn
handset, jika modem
tidak respon datangi ke
lokasi dan cek simcard
- Nomor GSM hangus - Ganti dengan simcard
baru
Komunikasi terputus, - Komunikasi - Ulangi pembacaan
sinyal carrier detect
mati

Tidak ada respon dari - Meter tidak respon - Cek setting modem
meter meter
- Reset modem meter

Password ditolak/ - Salah mengisi password - Cek password dan ganti


verifikasi password meter dengan password yang
gagal benar
- Time Out kurang besar

6-3
AISYSTEMS MR Manual dan Prosedur Pengoperasian

Dokumentasi Manual Dan Prosedur Pengoperasian


AISYSTEMS MR (Meter Reading)
Disusun oleh : ICS Agent
Revisi : 2.0
Tanggal : 23 Nopember 2007
Support : customer.support@aisystemsamr.com