ANALISA PERUBAHAN VOLUME RUANG KOMPRESI TERHADAP PERFORMANCE KERJA MOTOR DIESEL TYPE 2 LD La Baride ( Dosen Fak.

Teknik PS. Teknik Mesin Unidayan Baubau ) ABSTRACT This research is to analyse the thermodynamic parameter caused by the change of volume of compresion room at the diesel motor type 2 LD. The change of volume caused by the long time of motor operation with out meintainance cause the carbon settled in cylinder. PENDAHULUAN Motor Diesel merupakan motor pembakaran dalam (Internal Combustion Engine), dimana bahan bakarnya disemprotkan kedalam silinder pada waktu torak hampir mencapai titik mati atas (TMA). Oleh karena udara didalam silinder mempunyai temperatur yang tinggi, maka bahan bakar akan terbakar dengan sendirinya. Motor Diesel umumnya mempunyai beberapa konstruksi utama diantaranya adalah torak, batang torak, poros engkol, katup, pompa bahan bakar bertekanan tinggi dan mekanisme penggerak lainnya. Daya yang dihasilkan motor diesel diperoleh melalui pembakaran bahan bakar yang terjadi didalam silinder. Hal ini menyebabkan gerakan translasi torak didalam silinder yang dihubungkan dengan poros engkol pada bantalannya melalui batang penghubung (Conneting Rod). Untuk menjamin performance kerjanya berbagai faktor yang harus diperhatikan, terutama parameter- parameter yang saling mempengaruhi, disamping tindakan Metode yang digunakan sebagai media pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi lapangan pada Kapal Motor Bina Usaha yang bertujuan mengumpulkan sejumlah data, untuk menganalisa pengaruh perubahan volume ruang kompresi. Data yang diambil yaitu data pemeliharaan, perawatan ataupun perbaikan bila terjadi kerusakan pada bagian-bagian yang mengalami kerusakan. Dalam pengoperasiannya, sering kita jumpai perubahan daya motor yang dihasilkan, temperatur pembakaran, tekanan kompresi dan sebaginya, terutama pada motor-motor yang sudah lama dioperasikan. Hal-hal yang mempengaruhi perubahan daya motor antara lain sebagai berikut : 1. Pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna. 2. Keausan pada dinding silinder 3. Kalainan pada mekanisme yang bergerak translasi dan rotasi 4. Berubahnya volume ruang kompresi dan sebagainya. Berdasarkan persoalan tersebut maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui perubahan parameter-parameter sebelum dan sesudah terjadi Endapan karbon diatas kepala torak pada mesin diesel type 2LD

METODE PENELITIAN spesifikasi motor dan data ketebalan endapan karbon . Metode analisis digunakan untuk membandingkan parameter-parameter sebelum terjadi endapan karbon dan sesudah terjadi endapan karbon pada motor diesel type 2 LD.

Perbandingan kompresi ( ε ) .Volume Silinder ( Va ) = Vs + Vc = 3077. Tr Ta = 1 + γr Dimana : ∆Tw Tr = Perubahan temperatur motor diesel 4 tak = 10 – 20 0C = Temperatur gas residu = 750 0K 300 + 15 + 0.Tekanan Udara Pengisian ( Pa ) = 0.Randemen Pengisian ( ηch ) = ( ) ( ε-1 ).15 = 3282.6 300 OK 0.35 cm 3 b.Tekanan udara luar ( Po ) .Temperatur Udara pengisian ( Ta ) To + ∆Tw + γr .2 + 205. Po = 0.85 kg/cm2 55 kg/cm2 1 kg/cm2 1.Koefisien kelebihan udara ( α ) . Analisa Sebelum Terjadi Endapan Karbon a.Diameter silinder ( D ) .Volume Langkah Torak ( Vs ) = π / 4 x D2 x L = π / 4 x 142 x 20 = 3077.Komposisi kimia bahan bakar : B.85. Spesifikasi motor .Tekanan pembakaran ( Pz ) .Jumlah Silinder ( i ) .2 cm 3 Vs 3077.Po.2 .85 kg/ cm 2 ε .Daya Mesin ( Ne ) .Putaran Mesin ( n ) .HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Ta 1 + γr = 331.15 cm 3 .85 .73 0K .04 . 750 Ta = 1 + 0. Perhitungan parameter pengisian .Type Mesin .bb 86 % 13 % 1% = 205.04 .Langkah torak ( L ) .04 10000 Kcal / kg.Harga kalor bahan bakar ( Q1 ) . Pa .Koefisisen sisa gas ( γr ) . To 1 .Temperatur udara luar ( To ) .Tekanan efektif ( Pe ) . 1 = 0.Volume Ruang Kompresi ( Vc ) = = (ε–1) ( 16 – 1 ) C H O : : : : : : : : : : : : : : : : : 2 LD ( 4 tak ) 2 buah 48 PK 1200 rpm 140 mm 200 mm 16 5. Perhitungan Volume Silinder .

Jumlah udara teoritis yang diperlukan untuk pembakaran 1 kg bahan bakar ( Lo) = 0.bb .Daya Efektif ( Ne ) = 48 PK h.599 .Tekanan akhir ekspansi ( Pb ) = 2. ε n1 = 0.cal/jam .15 0K e.8237 mol/kg.73 .Panas yang dihasilkan oleh pembakaran sempurna bahan bakar tiap jam ( Qf ) = 86400 kg/jam . Perhitungan Tekanan Indikator .1 % .47 kg/ cm 2 d.Tekanan Pembakaran ( Pz ) = 55 kg/ cm 2 .Temperatur Udara Akhir Kompresi ( Tc ) = Ta.Tekanan Indikator teoritis ( Pit ) = 7.7912 mol/kg.bb . Efisiensi motor Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh : .4945 mol/kg.0394 .Koefsien perubahan molekul ( µo ) = 1.bb . 0.56 PK .375-1 Tc = 938.Pemakaian bahan bakar tiap jam ( B ) = 8.Koefisien kenaikan tekanan ( λ ) = 1.Temperatur akhir pembakaran ( Tz ) = 2064.7884 = 78.Pemakaian bahan bakar efektif ( be ) = 0. 16 1.73 ) 1 + 0. Perhitungan Ekonomis dan Neraca panas .43 . Perhitungan Parameter Pembakaran Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh : .25 % g.143 kg/ PS.Panas yang di ambil bahan pendingin ( Q cool ) = 26784 K.Panas yang akan keluar bersama gas buang ( Qg ) = 27029. Jam .Panas yang dibutuhkan untuk memperoleh daya efektif ( Qeh ) = 30336 k cal/jam atau 35.64 kg/jam .Jumlah udara sebenarnya yang diperlukan untuk pembakaran 1 kg bahan bakar ( L ) = 0.041 .Pemakaian bahan bakar spesifik indikator ( bi ) = 0. 375 Pc = 38.Daya Indikator ( Ni ) = 60.Koefisien Pembakaran molekul ( µ ) = 1.92 k cal/jam .86 kg/ cm 2 . 16 1.84 % c. ε n1 .18 kg/PS.1 dimana n1 = Pangkat politropis kompresi = 1.04 = 0. Perhitungan Parameter Ekspansi Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh : .Jumlah molekul komponen-komponen hasil pembakaran sempurna 1 kg bahan bakar ( Mg ) = 0. Perhitungan parameter Kompresi . Perhitungan Daya Motor .Panas yang diberikan dengan pembakaran sempurna dan daya efektif ( Qh ) = 86400 k cal / jam .Panas yang dibutuhkan untuk memperoleh daya indicator ( Qih ) = 38273.94 0K f.4 K.27 0K .Derajat ekspansi Pendahuluan ( ρ ) = 1. Jam .85 .Derajat ekspansi susulan ( δ ) = 10 .Temperatur Akhir Ekspansi ( Tb ) = 1073.38 kg/ cm 2 .69 kg/ cm 2 Tekanan Indikator Aktual ( Pi ) = 7. 300 ( ηch ) = ( 1 ) ( 16-1 ).16.cal/jam atau 31 % .Efisiensi Mekanis ( ηm ) = 79.85 .( 331.375 Tc = 331.Tekanan Udara Akhir Kompresi ( Pc ) = Pa.1 .

Koefsien perubahan molekul ( µo ) = 1. Perhitungan Parameter Ekspansi Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh : .7 % C.Temperatur Udara Akhir Kompresi ( Tc ) = 963.2 3077.Tekanan Udara Pengisian ( Pa ) = 0.105 0.0394 .7 0K .2 3077.Temperatur akhir pembakaran ( Tz ) = 2085. Perhitungan Tekanan Indikator .2 kg/ cm 2 .35 17.Tekanan Indikator teoritis ( Pit ) = 8..5 % .Koefisien Pembakaran molekul ( µ ) = 1.784 b.82 3092.72 kg/ cm 2 c.73 0K . Volume langkah torak ( Vs’ ).4945 mol/kg.0832 kg/ cm 2 .85 kg/ cm 2 .Efisiensi Mekanis ( ηm ) = 81. Perhitungan Parameter Pembakaran Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh : .15 205.Tekanan Efektif ( Pe ) = 6.Derajat ekspansi Pendahuluan ( ρ ) = 1.bb .35 3282.23 17.Tekanan Udara Akhir Kompresi ( Pc ) = 42.4 % .Tekanan Pembakaran ( Pz ) = 61.573 .Tekanan Indikator Aktual ( Pi ) = 8.Tekanan akhir ekspansi ( Pb ) = 3.85 K.bb .Efisiensi Pengisian ( ηch ) = 0. Perhitungan parameter pengisian .cal/jam atau 5.Panas yang diterima oleh gas buang yang hendak keluar ( Qa ) = 2664.9 0K e.53 189.Koefisien kenaikan tekanan ( λ ) = 1.2 % .59 Va’ =Vs’+Vc’ 3282.8237 mol/kg.1 kg/ cm 2 .Panas yang diambil oleh bagian-bagian penutup ( Qres ) = 4914.15 k cal/jam atau 28. a.7912 mol/kg. Analisa Sesudah Terjadi Endapan Karbon Setelah terjadi endapan karbon pada kepala Torak.99 190.Temperatur Udara pengisian ( Ta ) = 331.16 14.095 Vt = π / 4 x D x L 16.15 205.Temperatur Akhir Ekspansi ( Tb ) = 1201. Volume kompresi ( Vc’ ).bb . dan perbandingan kompresi ( ε’ ) dapat dihitung sebagai berikut : Silinder 1 2 Rata -rata t 0.Jumlah molekul komponen-komponen hasil pembakaran sempurna 1 kg bahan bakar ( Mg ) = 0.Jumlah udara sebenarnya yang diperlukan untuk pembakaran 1 kg bahan bakar ( L ) = 0.39 2 Vc 205.Panas efektif yang keluar bersama gas buang ( Qeg ) = 24365.42 kg/ cm 2 . maka akan memperkecil volume ruang kompresi dimana ketebalan endapan karbon ( t ) berdasarkan hasil pengukuran dan Volume endapan karbon ( Vt ).62 15.37 17.041 .Derajat ekspansi susulan ( δ ) = 11 .6 kg/ cm 2 .43 .3 ( ε’ ) =Vs’/Vc’ + 1 Untuk perhitungan selanjutnya digunakan harga rata-ratanya.76 Vs 3077.36 3091.Jumlah udara teoritis yang diperlukan untuk pembakaran 1 kg bahan bakar ( Lo) = 0.7 0K d.2 Vs’ =Vs + Vt 3093. Perhitungan parameter Kompresi = 78.25 k cal/jam .15 Vc’ =Vc-Vt 188.35 3282.

76 17.573 11 66.16 kg/PK.6 24429.47 kg/ cm 2 55 kg/ cm 2 2.3 54.Panas yang diberikan dengan pembakaran sempurna dan daya efektif ( Qh ) = 86560 k cal / jam .2 963.cal/jam 4914.1 PK g.Pemakaian bahan bakar efektif ( be ) = 0.85 kg/ cm 2 7.Daya Efektif ( Ne ) = 54.Panas yang diambil oleh bagian-bagian penutup ( Qres ) = 1105.13 0.656 86560 34191.Panas efektif yang keluar bersama gas buang (Qeg) = 24429.Panas yang di ambil bahan pendingin ( Q cool ) = 26833.Panas yang diterima oleh gas buang yang hendak keluar ( Qa ) = 2669.85 K.72 61.Panas yang akan keluar bersama gas buang ( Qg ) = 27099 K.1 3. Perhitungan Daya Motor .94 K 0. Jam 0. Jam kg/PK. Temperatur akhir ekspansi Randemen pengisian Randemen mekanis Derajat ekspansi permulaan Derajat ekspansi akhir Daya Indikator Daya Efektif Pemakaian bb spesifik indikator Pemakaian bb efektif Pemakaian bb tiap jam Panas ( Qf ) Panas ( Qeh ) Panas ( Q cool ) Panas ( Qeg ) Panas ( Qres ) Sebelum Endapan Karbon 3077.13 kg/ PK.64 kg/jam 86400 K.cal/jam 24365.82 K.cal/jam atau 28.7 2085.0832 42.6 k cal/jam .18 8. Jam .Daya Indikator ( Ni ) = 66. Jam .5 % .15 K. Perhitungan Ekonomi Dan Neraca panas .18 k cal/jam .38 kg/cm 2 38.Pemakaian bahan bakar spesifik indikator ( bi ) = 0.2 26833.1 0.9 0.f.3 6.cal/jam Satuan Sesudah Endapan Karbon 3092.cal/jam atau 1.38 K.2 % .2 k cal/jam atau 39.86 kg/ cm 2 0 938.cal/jam atau 31 % .784 0.38 Keterangan Naik Turun Naik Naik Naik Naik Naik Naik Naik Naik Naik Turun Naik Turun Naik Naik Naik Turun Turun Naik Naik Naik Naik Naik Turun .cal/jam .Panas yang dibutuhkan untuk memperoleh daya efektif ( Qeh ) = 34191.7925 % 1.56 PK 48 PK 0.16 8.Panas yang dibutuhkan untuk memperoleh daya indicator ( Qih ) = 41901.27 K 0 2064.2 cm 3 205.59 189.656 kg/jam .cal/jam 30336 K.143 kg/ PK.7884 % 0.6 8.3 PK .cal/jam 26784 K.82 1105.15 K 0 1073.3 % KESIMPULAN DAN SARAN Dari hasil pembahasan dapat dilihat beberapa pengaruh endapan karbon terhadap perubahan parameter suatu mesin yaitu: Parameter Volume langkah Torak (Vs) Volume Ruang Kompresi (Vc) Perbandingan Kompresi ( ε ) Tekanan efektif ( Pe ) Tekanan indikator ( Pi ) Tekanan Akhir Kompresi Tekanan Pembakaran Tekanan akhir ekspansi Temperatur Akhir Kompresi Temperatur Pembakaran Max.7 1201.Pemakaian bahan bakar tiap jam ( B ) = 8.15 cm 3 16 5.815 1. ( Qf ) = 86560 kg/jam .6 K.599 10 60.Panas yang dihasilkan oleh pembakaran sempurna bahan bakar tiap jam.

3. Kesimpulan Dari Tabel diatas dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1. 7. Daryanto”ContohPerhitungan Perencanaan Motor Diesel 4 Langkah ”. Khovakh M ” Motor Voichel Engine ” Minpublisher Moscow 1976. Shanin ” Internal Combustion Engine ” Dhampet Rai and Sans. 4. Jangan mengoperasikan motor dalam temperatur dan tekanan kerja yang lebih tinggi dari harga standar. 2. 1980. 2. Sen S. T Sudra Koichi ” Motor Diesel Putaran Tinggi ” Pradnya Paramita. 1973. sebab bila terjadi kebocoran akan menyebabkan bahan pelumas lolos didalam ruang kompresi. Saran Dari hasil pembahasan ada beberapa saran yang dapat diberikan pada penelitian ini yaitu : 1. 1984. 4. . Jakarta 1991. B. 3. sebab akan memperpendek umur pakai motor tersebut DAFTAR PUSTAKA 1. Makev V. Naiknya daya dan pemakaian bahan bakar juga menyebabkan motor menjadi panas sehingga dapat memperpendek umur pakai dari motor tersebut. dimana hal ini merupakan dasar terbentuknya endapan karbon. agar tidak menyebabkan terjadinya endapan karbon.L.A. 1980. Naiknya harga parameter-parameter dimaksud diatas menyebabkan daya indikator dan daya efektif menjadi besar dengan demikian pemakaian bahan bakar per jamnya menjadi besar. 3. Pada saat sebuah motor dilakukan perawatan keadaan cincin-cincin pelumas harus diperhatikan. Priambodo B ” Operasi dan Pemeliharaan Mesin Diesel ” Erlangga. Obert ” Internal Combustion Engine and Air Polution ” Harper & Row Publishers. Hendaknya diperhatikan temperatur dan tekanan kerja motor. bila terjadi penyimpangan segera dilakukan pemeriksaan agar tidak menyebabkan kerusakan yang fatal. Mathur ML. dan akan terbakar bersamaan dengan terbakarnya bahan bakar. Tarsito. Arismunandar Wiranto. Bandung.P ” Internal Combustion Engine in Theory and Practise ” Khanna Publisher. Endapan karbon yang terjadi diatas kepala torak dapat memperkecil volume ruang kompresi sehingga sangat mempengaruhi naiknya parameter-parameter yang berhubungan dengan siklus termodinamika dari sebuah motor. 2. Edward F. Jakarta 1975. Mutu bahan bakar yang digunakan harus dapat menjamin proses pembakaran sempurna. 6. 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful