Anda di halaman 1dari 36
PEDOMAN TATA KERJA Halaman 9 b ABANDONMENT AND SITE RESTORATION: i dart 34 bpmigz Ditetapkan Tanggal Revisi ke: 0 DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 1, PEDOMAN MANAJEMEN, 1.1. Latar Belakang, 1.2. Definisi... 1.3. Referensi Hukum.. 1.4. Maksud dan Tujuan. 1.5. Ruang Lingkup .. 2. PENCADANGAN DANA ASR. 2.1, Penyusunan Laporan Pencadangan Dana ASR... 2.2. Evaluasi dan Penyampaian Laporan Pencadangen Dana ASR. 3. PENEMPATAN DANA ASR. 3.1. Penentuan Bank Pengelola.. ane 3.2. Pembukaan Rekening Bersama Dana ASR... 3.3. Pengumpulan Dana ASR. 3.4. Evaluasi Tingkat Bunga Rekening Bersama Dana ASR.. 4. PELAKSANAAN ABANDONMENT AND SITE RESTORATION. 4.1, Persetujuan Pelaksanaan Abandonment and Site Restoration... 4.2. Pelaksanaan Kegiatan Abandonment and Site Restoration . 5. PENCAIRAN DANA ASR. 6. PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN ABANDONMENT AND SITE RESTORATION. 7. PENUTUPAN REKENING BERSAMA DANA ASR. 8, KETENTUAN PERALIHAN.. LAMPIRAN FORM ASR-1 ~ LAPORAN PENCADANGAN DANA ASR - REKAPITULASI PENCADANGAN DANA ASR ...17 FORM ASR-2 ~ LAPORAN PENCADANGAN DANA ASR - RINCIAN PENCADANGAN DANA ASR .. FORM ASR-3 ~ USULAN PELAKSANAAN ASR. FORM ASR-4 ~ LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN ASR... SURAT INSTRUKSI BERSAMA (SIB) SURAT INSTRUKSI KHUSUS (SIK}.. BISNIS PROSES... sno A. "’ PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION | 1dari34 bpmigas 1 Ditetapkan Tanegal | Revisi ke:o 1, PEDOMAN MANAJEMEN 1.1. Latar Belakang 1.2, Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi pada saat berhentinya produksi (pasca operasi) akan meninggalkan Fasilitas Produksi dan sarana penunjang lainnya yang telah digunakan untuk kegiatan produksi, sehingga berpotensi menjadi kendala atau membahayakan kegiatan lain di wilayahnya, antara lain kegiatan transportasi, pertanian, navigasi kelautan, eksplorasi dan penelitian sumber daya alam. Untuk itu, Kontraktor KKS harus melakukan abandonment terhadap Fasilitas Produksi dan sarana penunjang lainnya yang telah digunakan untuk Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, dan site restoration terhadap wilayah Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi pada saat berhentinya produksi Pelaksanaan kegiatan Abandonment and Site Restoration tersebut di atas mengacu pada Pedoman Tata Kerja (PTK) ini dan ketentuan-ketentuan terkait lainnya yang berlaku. Definisi 1) Abandonment and Site Restoration ("ASR") adalah kegiatan untuk menghentikan pengoperasian Fasilitas Produksi den sarana penunjeng lainnya secara permanen dan menghilangkan kemampuannya untuk dapat dioperasikan kembali, serta melakukan pemulihan lingkungan di wilayah Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Buri. 2) Analisis mengenai dampak lingkungan hidup ("AMDAL”) adalah sebageimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 3) Bank Pengelola adalah bank yang ditunjuk untuk tujuan pengelolaan Dana ASR dalam Rekening Bersama BPMIGAS dan Kontraktor KKS. 4) Biaya Operasi adalah sebagaimana dimaksud dalam Kontrak Kerja Sama sebagai operating cost. 5) BPMIGAS adalah Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dan diditikan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2002 tentang Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak Dan Gas Bumi. 6) Dana ASR adalah akumulasi dana yang dicadangkan semate-mata untuk melaksanakan kegiatan ASR yang disetorkan oleh Kontraktor KKS ke Rekening Bersama BPMIGAS dan Kontraktor KKS. Stee PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 2 dari 34 bpmic t Ditetapkan Tangeal Revisi ke:0 7) Fasilitas Produksi adalah semua faslitas yang digunakan untuk kegiatan produks miulai dari sumur sampai ke titik serah dalam Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi sebagaimana dimaksud dalam Kontrak Kerja Sama. 8) Kegiatan Usaha Hulu adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Buri. 9) Kontraktor adalah sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bui. 10) Kontrak Kerja Sama (“KKS") adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Buri. 11) Masa Produksi adalah masa produksi komersial 12) Minyak dan Gas Bumi adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Burni. 13) Plan of Development ("POD") adalah sebagaimana dimaksud dalam ketentuan terkait dan/atau PTK yang mengatur mengenai POD. 14) Perusahaan Perseroan (“Persero”) adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang- Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Iilik Negara. 15) Rekening Bersama adalah rekening yang yang dimiliki bersama oleh BPMIGAS dan Kontraktor KKS untuk menampung Dana ASR. 16) Surat Instruksi Bersama (“SIB”) adalah surat instruksi transfer kepada Bank Pengelola yang telah ditandatangani secara sah oleh wakil yang berwenang dari BPMIGAS dan Kontraktor KKS, sebagaimana format dalam lampiran. 17) Surat Instruksi Khusus (’SIK”) adalah surat instruksi transfer kepada Bank Pengelola yang telah ditandatangani secara sah oleh wakil yang berwenang dari BPMIGAS, sebagaimana format dalam lampiran. 18) Wilayah Kerja adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Buri 19) Work Program and Budget {“WP & B”) adalah sebagaimana dimaksud dalam KKS sebagai Work Program dan Budget of Operating Costsdan/atau PTK yang mengatur mengenai WP & B. 13. Referensi Hukum 1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah direvisi dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor (002/PUU-1/2008 tanggal 21 Desember 2004, 2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 9, bpmig as PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 3 dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke:0 1.4, 3) Konvensi Jenewa (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut yang diadakan di Jenewa dari 24 Pebruari sampai 27 April 1958), yang telah diratifikasi dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 1961 tentang Persetujuan atas Tiga Konvensi Jenewa Tahun 1958 mengenai Hukum Laut. 4) Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (United Nations Convention on the Law of the Sea/UNCLOS), 10 Desember 1982, yang telah diratifikasi dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 1985 tentang Pengesahan United Nations Convention on the Law of the Sea (Konvensi Perserikatan Bangsa- Bangsa Tentang Hukum Laut) 5) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 1974 tentang Pengawasan Pelaksanaan Eksplorasi dan Eksploitasi Minyak dan Gas Bumi di Daerah Lepas Panta. 6) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2002 tentang Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi 7) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah dua kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2009. 8) Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 22 Tahun 2008 tentang Jenis-Jenis Biaya Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi yang tidak dapat dikembalikan kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama, 9} Peraturan Keselamatan Kerja Tambang, Lembaran Negara Nomor 341 Tahun 1930. 10) Kontrak Kerja Sama. 11) Pedoman dan Standar IMO (International Maritime Organization) atau IMO Guidelines and Standards. 12) SNI 13-6910-2002 tentang Operasi pemboran darat dan lepas pantai yang aman di Indonesia-Pelaksanaan. Maksud dan Tujuan Maksud diberlakukannya PTK Abandonment and Site Restoration ini adalah: 1) Sebagai pedoman bagi Kontraktor KKS dalam: ‘a, _menyusun laporan pencadangan Dana ASR. b,_menentukan Bank Pengelola dan pembukaan Rekening Bersama Dana ASR. © mencadangkan Dana ASR di Rekening Bersama. d. melaksanakan kegiatan ASR. fe. mencatat dan melaporkan pencadangan dan penggunaan Dana ASR f_mengajukan pencairan Dana ASR. | PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION A dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke: 0 15. & melaporkan perkembangan aset secara periodik. h. melaporkan pelaksanaan kegiatan ASR. i, metakukan penutupan Rekening Bersama Dana ASR. 2) Sebagai pedoman bagi BPMIGAS dalam a, melakukan evaluasi terhadap pencadangan Dana ASR yang disampaikan Kontraktor KKS, b, menentukan Bank Pengelola dan pembukaan Rekening Bersama Dana ASR. © mencatat pencadangan dan penggunaan Dana ASR. ‘memberikan persetujuan pencairan Dana ASR. fe, _melakukan penutupan Rekening Bersama Dana ASR. Tujuan diberlakukannya PTK Abandonment and Site Restoration ini adalah sebagai berikut: 1) terlaksananya kegiatan ASR sesual dengan peraturan perundang-undangan dan hukum yang berlaku. 2) tersedianya dana yang cukup untuk melakukan kegiatan ASR. Ruang Lingkup PTK Abandonment and Site Restoration ini berisikan pedoman untuk melakukan erencanaan, pencadangan dana, pelaksanaan, penggunaan dana dan pelaporen ASR untuk Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION S dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke: 0 2. PENCADANGAN DANA ASR 2.1, Penyusunan Laporan Pencadangan Dana ASR. 2Ad 2.2.2. 21.3. 2.1.4, Kontraktor KKS wajib menyusun laporan pencadangan Dana ASR masing-masing lapangan dalam suatu Wilayah Kerja untuk: 4) aset yang sudah ada, 2) aset yang sedang dibangun, 3) aset yang akan dibangun, sesuai dalam POD. Laporan pencadangan Dana ASR disusun sesuai dengan Form ASR-1 dan Form ASR-2 yang meliputi antara lain: 1) Rencana kegiatan ASR, 2) Perhitungan estimasi biaya ASR, 3) Pencadangan Dana ASR setiap semester. Dalam membuat perhitungan estimasi biaya ASR digunakan asumsi-asumsi sebagai berikut: 1) ASR dilakukan untuk seluruh aset yang memerlukan kegiatan pembongkaran terhadap semua Fasilitas Produksi dan sarana penunjang lainnya 2) ASR akan dilaksanakan pada saat berhentinya Masa Produksi dalam suatu lapangan. 3) Perhitungan estimasi biaya ASR tidak memperhitungkan sumur eksplorasi. 4) Perhitungan estimasi biaya dieskalasikan ke tahun rencana ASR. Komponen biaya ASR antara lain meliputi: 1) biaya perencanaan teknik (engineering design), 2) biaya perijinan dan kepatuhan terhadap peraturan, 3) biaya penutupan sumur, selain sumur eksplorasi, 4) biaya pembongkaran, 5) biaya transportasi, 6) biaya penyimpanan, 7) biaya pemutihan area (site restoration}. 9 bpmic PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 6 dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke: 0 215. 2.16. 247. 2.1.8. Pembongkaran onshore meliputi_ pembongkaran fasilitas-fasilitas sebagai berikut: 1) pipa penyalur, 2) stasiun pengumpul/pemrosesan, 3) tangki dan aksesoris, 4) terminal, 5) kabel power dan kontrol, 6) fasilitas penunjang (perumahan, workshop, jetty), 7) fasititas lain-lain, Pembongkaran offshore meliputi pembongkaran fasilitas-fasilitas sebagai berikut: 1) anjungan (topside, jacket, fasilitas di anjungan), 2) pipa penyalur, 3) terminal, 4) kabel power dan kontrol, 5) fasilitas lain-lain. Pencadangan Dana ASR dilakukan oleh Kontraktor KKS setiap semester dengan melakukan penyetoran dana dalam satuan mata uang Dollar Amerika Serikat ke Rekening Bersama selama jangka waktu pengumpulan. Jangka waktu pengumpulan Dana ASR ditetapkan berdasarkan hal-hal berikut: 1) dalam hal pembebanan biaya dalam Kontrak Kerja Sama berdasarkan Wilayah Kerja: a) Untuk lapangan pertama dalam suatu wilayah kerja, jangka waktu pengumpulan Dana ASR dimulai pada awal tahun Masa Produksi sampai dengan akhir tahun Masa Produksi berdasarkan umur ekonomis lapangan. b) Untuk POD kedua dan berikutnya, jangka waktu pengumpulan Dana ASR dimulai dari disetujuinya POD sampai dengan akhir Masa Produksi. 2) dalam hal pembebanan biaya dalam Kontrak Kerja Sama berdasarkan POD, jangka waktu pengumpulan Oana ASR dimulai pada awal tahun Masa Produksi sampai dengan akhir tahun Masa Produksi berdasarkan umur ‘ekonomis lapangan. 9. bpmigas PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 7 dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke: 0 2.1.9. 224. 2.22. 2.2.3. Pencadangan Dana ASR setiap tahunnya ditentukan berdasarkan estimasi biaya ASR yang terakhir dibagi dengan jangka waktu pengumpulan Dana ASR dengan formulasi sebagai berikut: Pencadangan Estimesibaya ASR _¢ Adjustments = Saldo Dana ASR Dana ASR tahun ea ‘isa jangka waktu pengumpulan Dana ASR Keterangan: Estimasi biaya ASR = Estimasl blaya ASR berdasarkan evaluas| terakhir. Adjustments = Nilai penyesuaian yang diakibatkan oleh perubahan Aset dan perubahan estimasi biaya ASR. Saldo Dana ASR =Saldo Dana ASR (termasuk bunga bersih) pada hari terakhir periode dimaksud 2.1.10. Laporan pencadangan Dana ASR digunakan sebagai dasar dalam pencadangan Dana ASR setiap semester. 2.2. Evaluasi dan Penyampaian Laporan Pencadangan Dana ASR Kontraktor KKS wajib melakukan evaluasi terhadap perkembangan pencadangan Dana ASR dalam rangka kecukupan Dana ASR setiap semester yang dilaporkan dalam laporan pencadangan Dana ASR sebagaimana dimaksud pada Pasal 2.1 PTK ini Laporan pencadangan Dana ASR disampaikan kepada Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan paling lambat: a) untuk laporan semester | (periode Januari ~ Juni) pada hari kerja terakhir di bulan Juli tahun yang bersangkutan, b) untuk laporan semester Il (periode Juli ~ Desember) pada hari kerja terakhir di bulan Januari tahun berikutnya, BPMIGAS melakukan evaluasi terhadap perhitungan estimasi biaya ASR dan pencadangan Dana ASR, dan jika diperlukan dapat meminta Klarifikasi kepada Kontraktor KKS dan/atau menunjuk pihak independen untuk melakukan evaluasi tersebut pada Kontraktor KKS. bpmige PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 8 dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke: 0 Ba. BQ. 33. 3. PENEMPATAN DANA ASR Penentuan Bank Pengelola BLL. 312. 3.13. 3.16. 3.17. 318. Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS mengundang kandidat Bank Pengelola untuk mengikuti proses pemilihan langsung calon Bank Pengelola Dana ASR. Kandidat Bank Pengelola sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3.1.1. PTK ini adalah bank dalam bentuk Persero. Kandidat Bank Pengelola melakukan presentasi dan penawaran jasa pengelolaan dana yang akan diberikan kepada BPMIGAS dan Kontraktor KKS. Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS dan Kontraktor KKS melakukan evaluasi presentasi dan penawaran dari kandidat Bank Pengetola, Setelah melakukan evaluasi penawaran kandidat Bank Pengelola, Kontraktor KKS merekomendasikan 2 (dua) calon Bank Pengelola yang dipilih kepada BPMIGAS. ‘Atas dasar rekomendasi dari Kontraktor KKS dan pertimbangan serta penilaian dari BPMIGAS, Deputi Pengendalian Keuangan BPMIGAS membuat surat penunjukan bank kepada Bank Pengelola terpilin dengan tembusan kepada Kontraktor KKS yang bersangkutan. Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan_bersama dengan Divisi Pertimbangan Hukum BPMIGAS, Kontraktor KKS dan Bank Pengelola melakukan pembahasan Perjanjian Rekening Bersama (PRB) yang menghasilkan suatu konsep PRB. Setelah disetujui oleh pihak manajemen dari masing-masing pihak, PRB ditandatangani oleh BPMIGAS, Kontraktor KKS dan Bank Pengelola Pembukaan Rekening Bersama Dana ASR 3.2L. B22 Berdasarkan PRB yang telah disepakati, BPIMIGAS dan Kontraktor KKS memenuhi persyaratan administrasi untuk pembukaan Rekening Bersama Dana ASR atas ‘nama Wilayah Kerja di Bank Pengelola. Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS dan Kontraktor KKS menerima surat pemberitahuan nomor rekening bersama dari Bank Pengelola. Pengumpulan Dana ASR 331 3.3.2 Kontraktor KKS wajib menyetorkan Dana ASR ke Rekening Bersama Dana ASR pada Bank Pengelola sesuai dengan laporan pencadangan Dana ASR. Berdasarkan evaluasi perhitungan estimasi biaya dan pencadangan Dana ASR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2.2. PTK ini, Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS mengirimkan tagihan kepada Kontraktor KKS dengan tembusan kepada Divisi Akuntansi pada: PEDOMAN TATA KERJA Halaman 9. ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 9 dari 34 bpmic Ditetapkan Tanggal _ Revisi ke:0 a) _bulan Agustus untuk semester | (periode Januari —Juni), b)__bulan Februari tahun berikutnya untuk semester II (periode Juli ~ Desember). 3.3.3. Kontraktor KKS melakukan penyetoran Dana ASR paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal tagihan. 3.3.4, Setelah melakukan penyetoran Dana ASR, Kontraktor KKS mengirimkan bukti penyetoran Dana ASR kepada Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS. 3.3.5, Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS menerima nota kredit penerimaan Dana ASR dari Bank Pengelola. 3.3.6, Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS membuat bukti bank masuk dan mengirimkannya kepada Divisi Akuntansi sebagai dasar dalam melakukan pencatatan. 3.3.7. Divisi Akuntansi mencatat kewajiban pencadangan Dana ASR sesuai surat tagihan yang dikirimkan kepada Kontraktor KKS. 3.4, Evaluasi Tingkat Bunga Rekening Bersama Dana ASR 3.41. 3.4.2, 3.4.3, 3.4.4, Kontraktor KKS, BPMIGAS maupun Bank Pengelola dapat mengajukan usulan perubahan tingkat bunga Rekening Bersama Dana ASR dengan dilengkapi hasil kajian BPMIGAS, Kontraktor KKS dan Bank Pengelola melakukan pembahiasan bersama tethadap perubahan tingkat bunga yang diajukan yang menghasilkan kesepakatan bersama mengenai tingkat bunga Rekening Bersama Dana ASR. Hasil kesepakatan bersama menjadi dasar dalam perubahan terhadap PRB Dana ASR. Perubahan terhadap PRB ditandatangani oleh BPMIGAS, Kontraktor KKS dan Bank Pengelola. PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 10 dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke: 0 4, PELAKSANAAN ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 4.1. Persetujuan Pelaksanaan Abandonment and Site Restoration 4.1. 412 4.1.3. and, 4..s. 416. 47. 41.8. Kontraktor KKS mengajukan usulan pelaksanaan ASR kepada Deputi Pengendalian Operasi BPMIGAS dengan tembusan kepada Deputi Pengendalian Keuangan dan Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan untuk mendapat persetujuan, paling lambat 2 (dua) tahun sebelum waktu pelaksanaan ASR. Pengajuan usulan pelaksanaan ASR mengikuti format pada Form ASR-3. Dalam hal diperlukan kegiatan ASR untuk sebagian Fasilitas Produksi atau sarana penunjang lainnya sebelum tahun rencana ASR lapangan yang bersangkutan, Kontraktor KKS dapat mengajukan usulan pelaksanaan ASR kepada Deputi Pengendalian Operasi BPMIGAS dengan tembusan kepada Deputi Pengendalian Keuangan dan Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan untuk mendapat persetujuan, paling lambat 6 (enam) bulan sebelum waktu pelaksanaan ASR. Dalam hal diperlukan, BPMIGAS dapat meminta Kontraktor KKS untuk melaksanakan ASR. Usulan pelaksanaan ASR meliputi teknis pelaksanaan kegiatan ASR beserta estimasi biaya ASR. Perhitungan estima jaya ASR mengacu pada Pasal 2.2. PTK ini. Usulan pelaksanaan ASR mengacu pada AMDAL yang telah disetuju Persetujuan usulan pelaksanaan ASR menjadi dasar pelaksenaan kegiatan ASR dan pengajuan pencairan Dana ASR. Dalam hal Kontrak Kerja Sama telah berakhir dan kegiatan operasi pada Wilayah Kerja dihentikan secara permanen tetapi belum dikeluarkan persetujuan pelaksanaan ASR dari BPMIGAS, maka a) Kontraktor KS dibebaskan dari kewajiban untuk melaksanakan ASR, 'b) otorisasi penggunaan Dana ASR sepenuhnya menjadi wewenang BPMIGAS, ©) dalam hal tidak terdapat pengusahaan lagi tethadap Wilayah Kerja, maka Kontraktor KKS wajib dan bertanggung jawab untuk melaksanakan ASR. 4.2. Pelaksanaan Kegiatan Abandonment and Site Restoration 421. Kontraktor KKS wajib melaksanakan kegiatan ASR sesuai dengan usulan pelaksanaan ASR yang telah disetujui yang antara lain terdiri dari kegiatan: 1) _perencanaan teknik (engineering design), 2). perijinan dan kepatuhan terhadap peraturan, Aly V 9 bpmigas PEDOMAN TATA KERJA ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 11 dari 34 | Ditetapkan Tanggal | Revisi ke:0 Halaman 4.2.2. 4.2.3. 3) penutupan sumur, 4) pembongkaran, 5) transportasi, 6) penyimpanan, 7) pemulihan area (site restoration). Pelaksanaan kegiatan ASR termasuk penunjukan kontraktor pelaksana ASR rmengikuti ketentuan yang berlaku. Dalam hal kegiatan ASR masih berlangsung sedangkan Kontrak Kerja Sama telah berakhir, Kontraktor KKS wajib menyelesaikan kegiatan ASR tersebut. PEDOMAN TATA KERJA Halaman 9. ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 12 dari 34 bpmigas bitetapkan Tange resis ke:0 5. PENCAIRAN DANA ASR 5.1 Setelah selesai melaksanakan setiap tahapan pekerjaan untuk ASR, Kontraktor KKS mengajukan permintaan pencairan Dana ASR dengan menyampaikan SIB yang telah ditandatangani oleh Kontraktor KKS kepada Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS dengan tembusan kepada Deputi Pengendalian Keuangan dan melampirkan dokumen: 1. Tagihan. 2. Berita Acara penyelesaian tahapan pekerjaan yang ditandatangani oleh Kontraktor KKS, BPMIGAS dan pihak fain yang terkait. 3. Persetujuan pelaksanaan ASR. 5.2. Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS melakukan evaluasi terhadap pengajuan pencairan Dana ASR dari Kontraktor KKS dan mengusulkannya kepada Deputi Pengendalian Keuangan untuk mendapatkan persetujuan. 5.3. Atas dasar persetujuan pencairan Dana ASR, Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS mengkoordinasikan penandatanganan SIB dan menyampaikannya kepada Bank Pengelola 5.4. Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS menyerahkan Bukti Bank Keluar kepada Divis| Akuntansi BPMIGAS untuk proses pencatatan. Pencairan Dana ASR maksimal sesuai dengan jumlah Dana ASR yang telah dikumpulkan. Apabila Dana ASR yang telah dikumpulkan tidak mencukupi, maka: 1. dalam hal pembebanan biaya dalam Kontrak Kerja Sama berdasarkan Wilayah Kerja: a) kekurangan Dana ASR pada Wilayah Kerje yang masih berproduksi dapat dibebankan sebagai Biaya Operasi, dan b) untuk Wilayah Kerja yang sudah tidak berproduksi, Kontraktor KKS wajib menanggung kekurangan Dana ASR. 2. dalam hal pembebanan biaya dalam Kontrak Kerja Sama berdasarkan POD: a) kekurangan Dana ASR pada lapangan atau beberapa lapangan dalam satu persetujuan POD yang masih berproduksi dapat dibebankan sebagai Biaya Operasi, b) untuk lapangan yang sudah tidak berproduksi, Kontraktor KKS wajib menanggung kekurangan Dana ASR dan tidak dapat dibebankan sebagai Biaya Operasi, dan PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 13 dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke: 0 untuk Wilayah Kerja yang sudah tidak berproduksi, Kontraktor KKS wajib menanggung kekurangan Dana ASR dan tidak dapat dibebankan sebagai Biaya Operasi. PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 14 dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke: 0 6. 6. 6.2 63. 6.4, 65. PERTANGGUNGIAWABAN PELAKSANAAN ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Setelah selesai melaksanakan kegiatan ASR, Kontraktor KS membuat laporan pertanggung-jawaban pelaksanaan ASR termasuk laporan penggunaan Dana ASR kepada Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS, Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan ASR mengikuti format pada Form ASR-4. Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS melaporkan hasil evaluasi penggunaan Dana ASR beserta hasil evaluasi keuangan dan teknis dari Fungsi terkait lainnya kepada Deputi Pengendalian Keuangan BPMIGAS. Apabila berdasarkan hasil evaluasi sebagaimana dimaksud pada Pasal 6.2. PTK ini dinyatakan bahwa ASR lapangan / Wilayah Kerja telah selesai ditaksanakan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, maka BPMIGAS mengeluarkan Surat Pernyataan bahwa ASR telah selesai dilaksanakan. Apabila masih tersisa Dana ASR setelah pelaksanaan ASR pada suatu lapangan, maka sisa Dana ASR tersebut akan diperhitungkan dalam pencadangan periode berikutnya untuk lapangan lainnya dalam Wilayah Kerja yang bersangkutan. Apabila masih tersisa Dana ASR setelah pelaksanaan ASR pada Wilayah Kerja yang telah terminasi, maka sisa Dana ASR tersebut merupakan dana milik Negara Republik Indonesia PEDOMAN TATA KERJA I Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION | 15 dari 34 bpmigas Ditetapkan Tangeal | Revisike:o 7, PENUTUPAN REKENING BERSAMA DANA ASR 7.1, Setelah menerima Surat Pernyataan bahwa ASR untuk Wilayah Kerja KKKS telah selesai 72. 73. 74, 75. sebagaimana dimaksud pada Pasal 6.3. PTK ini, Kontraktor KKS mengirimkan SIB penutupan Rekening Bersama Dana ASR yang telah ditandatangani kepada Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS. Dalam hal diperlukan, BPMIGAS dapat mengeluarkan SIK penutupan Rekening Bersama Dana ASR, Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS _mengkoordinasikan penandatanganan SIB atau SIK penutupan Rekening Bersama Dana ASR dan menyampaikannya ke Bank Pengelola sebagai dasar dalam melakukan penutupan Rekening Bersama Dana ASR dan mencairkan sisa Dana ASR dengan mengacu pada Pasal 6.5. PTI Bank Pengelola mencairkan sisa Dana ASR tersebut berdasarkan SIB atau SIK penutupan Rekening Bersama, dan kemudian melakukan administrasi penutupan Rekening Bersama Dana ASR. Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan BPMIGAS mengirimkan Bukti Bank Keluar kepada Divisi Akuntansi BPMIGAS sebagai dasar dalam melakukan pencatatan, PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 16 dari 34 bpmigas Ditetapkan Tanggel 8. KETENTUAN PERALIHAN 8.1, Kontraktor KKS yang telah melaksanakan penempatan Dana ASR di Rekening Bersama Dana ASR pada saat berlakunya PTK ASR ini, pencadangan Dana ASR disesuaikan berdasarkan ketentuan dalam PTK ASR ini 8&2. Kontraktor KKS yang telah memasuki Masa Produksi dan belum melaksanakan penempatan Dana ASR di Rekening Bersama Dana ASR pada saat berlakunya PTK ASR ini Jangka waktu pengumpulan Dana ASR dimulai pada saat PTK ASR ini berlaku. Halaman 17 dari 34 Revisi ke: 0 PEDOMAN TATA KERJA ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Ditetapkan Tanggal, nvuwawr vINWN NVONYLVGNYL WOONWL “emerson fas eBUNG HEIL Cy ‘UeBUEaIey Teor aN. aes Ae Tras WHOS INNHYL/ —"UBLS3IN3S USV WNVG NVONWGVONAd ISVINLdWIIY usv VNVG NVDNVGVIN3d NVYOdvT armaLNoy vse ouva3do| ‘yraa4 RVAYTIM| seSxudg Halaman PEDOMAN TATA KERJA z g 2 é 8 2 & Sig E/E a) 2/4 Zz] a) ¢ ga 3 3 2 vonivaNvs WOON =a zisy nod NvoNVaYDNaE NTA OIONYE ‘usw vvoN NN Nvonvavone RAN NAH. ywosvi 0014 inne) agusaias USV VNVG NVONVGWONSd NVIONEL ¥SV VNVG NVONVGVONAd NVYOdvT wouvuauo| vray Heavy |su0ysss0/s40nsn0} se] von sebeudg °} PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 19 dari 34 1 | bpmigas 1 bitetapkon Taneeal | Revisike:0 FORM ASR-3, USULAN PELAKSANAAN ABANDONMENT AND SITE RESTORATION LAPANGAN WILAYAH KERJA OPERATOR KOTA, BULAN — TAHUN 9 PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 20 dari 34 BABII BABII BABIV bpmigas Ditetapkan Tanggal_—__ Revit ke:0 FORM ASR-3 USULAN PELAKSANAAN | ABANDONMENT AND SITE RESTORATION BABI DATAUMUM Bab ini mencakup uraian data-data umum yang minimal meliputi data-data sebagai berikut: a. Lapangan Wilayah Kerja Operator Jangka Waktu KKS Masa Produksi Onshore loka: = Luas Area 8. Offshore = Lokasi * Kedalaman Air fh. ASR direncanakan akan dilaksanakan pada FASILITAS. Bab ini mencakup uraian spesifikasi teknis dari sumur, fasilitas produksi, dan sarana lainnya yang akan dibongkar yang minimal meliputi: sampai dengan 1) Sumur 2) Anjungan 3) Stasiun Pengumpul/Pemrosesan 4) Tangki 5) Terminat 6) Pipa Penyalur 7) Kabel Power 8) Fasilitas Penunjang RENCANA TEKNIS PELAKSANAAN ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Bab ini mencakup uraian Teknis Pelaksanaan ASR, mengikutl Ketentuan atau Peraturan Teknis yang berlaku. ESTIMASI BIAYA PELAKSANAAN ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Bab ini mencakup uraian estimasi biaya pelaksanaan ASR dengan rekapitulasi pada Form ASR-3 terlampir. TEMPAT/TANGGAL TANDA TANGAN NAMA JABATAN Halaman 21 dari 34 Revisi ke: 0 PEDOMAN TATA KERJA ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Ditetapkan Tanggal nvavowe von SONY awooNvL es weade UEDA ae TREAT TEATRO TE Tey weston o. bpmigas evsy HO USV NVUNVSNV 13d VNVONAY Tas veg TER] HIST RTA UP UT TERCERA ‘sais {SY NVYNVSIVTBU WON rr Hea Nvonvan PEDOMAN TATA KERJA 9. ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Halaman 22 dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke: 0 LAPANGAN WILAYAH KERJA OPERATOR KOTA, BULAN — TAHUN FORM ASR-4 LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN ABANDONMENT AND SITE RESTORATION bpmigas PEDOMAN TATA KERIA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 23 dari 34 Ditetapkan Tanggal BABI BABIL BABII BABIV FORM ASR-4 LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN ABANDONMENT AND SITE RESTORATION ATA UMUM Bab ini mencakup uraian data-data umum yang minimal meliputi data-data sebagai berikut: a. Lapangan Wilayah Kerja Operator Jangka Waktu KkS Masa Produksi Onshore + Lok * Luas Area &. Offshore = Lokasi * Kedalaman Air fh, ASR direncanakan akan dilaksanakan pada ___sampai dengan FASILITAS Bab ini mencakup uraian spesifikasi teknis dari sumur, fasilitas produksi, dan sarana tainnya yang akan dibongkar yang minimal meliputi: 1) Sumur 2) Anjungan 3) Stasiun Pengumpul/Pemrosesan 4) Tangki 5) Terminal 6) Pipa Penyalur 7) Kabel Power 8} Fasilitas Penunjang ‘TEKNIS PELAKSANAAN ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Bab ini mencakup uraian Teknis Pelaksanaan ASR, mengikuti Ketentuan atau Peraturan ‘Teknis yang berlaku. PENGGUNAAN DANA ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Bab ini mencakup uraian saldo Dana ASR dan penggunaan Dana ASR dengan rekapitulasi pada Form ASR-4 terlampir. TEMPAT/TANGGAL TANDA TANGAN NAMA JABATAN Halaman 24 dari 34 Revisi ke: 0 PEDOMAN TATA KERJA ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Ditetapkan Tanggal wmvewr evs von, cups ude wens [os swoon ahwenvenes een uence ebiera3} z Wor EET AAT] T eran] = SaaS Tra Bafa saa EAST UEE NOTRE aeluay ee TR er TES AUT T ONES Tey aeRO Tat wag RERTERTETATATE Ue UTE SEE bpmigas ruse wos us VNVG NVWNNDONSd NYOdvT ‘stnoss0 myers wonmiseo PEDOMAN TATA KERJA Halaman 9. ABANDONMENT AND SITE RESTORATION | 25 dari3a bpmige Ditetapkan Tanga Revisi ke: 0 Kepada Yeh. . [Bank] . [tanggal / bulon / tahun} ‘SURAT INSTRUKSI BERSAMA (SIB} Dengan hormat, Sesuai dengan Pasal ....... Perjanjian Rekening Bersama (PRB) tertanggal antara Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (8PMIGAS), [Kontraktor KKS}, dan [Bank], kami selaku pihak-pihak yang terkait menginstruksikan pernindahan Dana ASR sebagai berikut: Dari Rekening No, : dengan nama “ASR Wilayah Kerja... kepada: Rekening ‘tas nama Bank Cabang : Sebesar usp terbilang) Sehubungan SIB ini, harap dilaksanakan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak BANK menerima siB Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi [Kontraktor KKS} [Nama don Jabatan} iNama dan Jabatan} PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 26 dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisike:0 Kepada Vth. [Bank] | .. [tanggal / bulan / tahun} Surat Instruksi Khusus (SIK) Dengan hormat, Sesuai dengan Pasal .......Perjanjian Rekening Bersama (PRB) tertanggal antara Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS), [Kontraktor KKS}, dan .. [Bank], karni selaku pihak yang menginstruksikan pemindahan Dana ASR sebagai berikut: Dari Rekening No. dengan nama “ASR Wilayah Kerja... Kepada: Rekening tas nama Bank Cabang Sebesar usp (oom terbilang) Sehubungan SIK ini, harap dilaksanakan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak BANK menerima sik. Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak & Gas Bumi [Nama dan Jabaton) = 9. bpmigas PEDOMAN TATA KERJA ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Halaman 27 dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke:0 z Q 3 3° a & | ge ra ow OE) 2G a2 Zt a = 2 Q a 2 a < Halaman 28 dari 34 Revisi ke: 0 PEDOMAN TATA KERJA ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Ditetapkan Tanggal % 9 bpmig as _Byae sina zkouaNanaro Svonde LWpaL ISON usv vNva NVONVAVONd Nvuodv1 NVIVdIVANAd NVG ISVN IVA ‘NVNNSNANAd SASONd SINSID Halaman 23 dari 34 Revisi ke: 0 PEDOMAN TATA KERIA ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Ditetapkan Tanggal USV VNVG VINVSYad ONINANSY NVVYNEWAd NVd V10199NAd MNVd@ NVWNLNANAd SASOUd SINSIG bpmigas PEDOMAN TATA KERJA ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Halaman 30 dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke: 0 [4 no ¢ ag we on oo “ez as n Za as o> oO Zz Ww a PEDOMAN TATA KERJA Halaman ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 31 dari 34 Ditetapkan Tangeal Revisi ke: 0 BISNIS PROSES PELAKSANAAN ASR PEDOMAN TATA KERJA ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Halaman 32 dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke: 0 ‘BANK PENGELOLA BISNIS PROSES PENCAIRAN DANA ASR PEDOMAN TATA KERJA ABANDONMENT AND SITE RESTORATION 9 Halaman 33 dari 34 bpmigas Ditetapkan Tanga Revisi ke: 0 BISNIS PROSES PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN ASR ‘Teak PEDOMAN TATA KERJA ABANDONMENT AND SITE RESTORATION Halaman 34 dari 34 Ditetapkan Tanggal Revisi ke: 0 BISNIS PROSES PENUTUPAN REKENING BERSANA DANA ASR