Anda di halaman 1dari 28

Laporan Hasil Kependudukan

Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Jumlah penduduk semakin lama semakin terus bertambah, tetapi hal ini
tidak diimbangi dengan lahan pemukiman yang memadai sehingga terjadi tingkat
kepadatan yang sangat luar biasa di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dapat
mempengaruhi kondisi dan keadaan penduduk itu sendiri mulai dari mata
pencaharian hingga tingkat pendidikan penduduk. Salah satu contoh wilayah
yang dapat di ambil yaitu Kecamatan Kiara Condong. Kecamatan Kiara Condong
adalah salah satu kecamatan yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat.

Secara umum perekonomian penduduk di Kecamatan Kiara Condong


berasal dari sektor perdagangan. Dalam proses perkembangan, Dinamika
Penduduk di kecamatan tersebut sangat berpengaruh bagi perkembangan
Kecamatan Kiara Condong . Dinamika atau perubahan penduduk dapat dilihat
dari jumlah pertambahan penduduk (Kelahiran, Kematian, Migrasi), Tingkat
Pendidikan, dan Mata pencarian penduduk. Maka dari itu perlu adanya Survei
yang dilakukan di Kecamatan Kiara Condong.

1.2 Permasalahan
Kurang adanya perhatian dari pemerintah menyebabkan terjadinya masalah
pada kondisi penduduk di Kecamatan Kiara Condong, mulai dari
kesejahteraan,pendidikan,kesehatan,dll.

1.3 Tujuan dan Sasaran


1.3.1 Tujuan : Untuk mengetahui kondisi penduduk baik secara kualitas
maupun kuanlitas penduduk Kecamatan Kiara Condong
1.3.2 Sasaran : Untuk mengetahui jumlah penduduk, tingkat kepadatan
penduduk, pertumbuhan penduduk, dan tingkat pendidikan
penduduk.

1.4 Ruang Lingkup

1
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

Ruang lingkup pada bahasan ini ada 2 yaitu ruang lingkup subtansi dan
ruang lingkup studi,adapun yang dimaksud tersebut adalah :
1.4.1 Ruang lingkup Subtansi :
Dalam penyusunan laporan ini dapat diperhatikan materi yang dibahas
yang menyangkut dalam aspek kependudukan yaitu mobilitas penduduk,
jumlah persebaran penduduk, laju pertumbuhan penduduk, tingkat kepadatan
penduduk, struktur penduduk di Kecamatan Kiara Condong.
1.4.2Ruang Lingkup Studi :
Dalam penyusunan laporan ini yang menjadi ruang lingkup studi yaitu
Kecamatan Kiara Condong. Kecamatan Kiara Condong adalah salah satu
kecamatan yang berada di Kota Bandung Jawa Barat yang memiliki luas
wilayah seluas 360,38 Ha.

1.5 Metode Pendekatan


1.5.1 Metode Pengumpulan Data
- Survey sekunder
Merupakan pengambilan data yang diperoleh dari sumber lain
(instansi-instansi Kantor Kecamatan tertentu) yang sudah diolah
sebelumnya, antara lain adalah :
• Kantor Kecamatan Kiara Condong
• Kantor BPS Provinsi Jawa Barat
• Kantor BPS Kota Bandung
1.5.2 Metode Pengolahan Data
Metode pengolahan data yang digunakan dalam penyusunan laporan
ini yaitu dengan menggunakan metode pengolahan data secara deskriptif
dimana data-data yang telah diperoleh yaitu secara tidak langsung dari
instansi (survey sekunder).

BAB II
TINJAUAN TEORI

2
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

2.1 Tinjauan Pustaka


Apakah perencanaan itu? Untuk apakah perencanaan itu? Untuk siapakah
perencanaan itu dibuat? Apakah peranan penduduk dalam perencanaan?
Penduduk adalah aspek utama perencanaan. Perencanaan disusun untuk
penduduk, oleh penduduk, dan ia adalah penduduk itu sendiri. Perencanaan oleh
penduduk dan untuk penduduk adalah suatu hal yang mudah difahami.
Perencanaan oleh penduduk berarti suatu perencanaan dibuat oleh penduduk
yang berarti penduduk ini sebagai subyek sedangkan perencanaan untuk
penduduk karena penduduk yang merasakan hasil dari hasil perencanaan
tersebut.
Demografi berasal dari bahasa Yunani yang pertama kali digunakan oleh
Achille Guillard, dalam bukunya yang berjudul Elements de Statistique
Humaine on Demographic Compares tahun 1885. Demografi berasal dari kata
‘Demos’ yang berarti rakyat atau penduduk dan ‘Grafein’ yang berarti menulis.
Jadi Demografi adalah tulisan-tulisan atau karangan yang berkaitan dengan
rakyat atau penduduk. Demografi juga dapat diartikan sebagai studi ilmiah
terhadap penduduk manusia terutama mengenai jumlah, struktur, dan
perkembangannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Demografi adalah ilmu
pengetahuan yang mengumpulkan serta menyelidiki catatan-catatan dan statistik
penduduk untuk mengetahui segala sesuatu yang berhubungan dengan
perkembangan, kepadatan, kematian, kelahiran, perpindahan, penyebaran
penduduk.

Menurut Donald J. Bogue dalam bukunya “Principles of Demography”


bahwa Demografi adalah: “ilmu yang mempelajari secara statistic dan
matematik terhadap jumlah, komposisi, dan distribusi penduduk dan perubahan-
perubahan dari aspek-aspek tersebut yang terjadi akibat bekerjanya lima proses
yaitu: fertilitas (kelahiran), mortalitas (kematian), perkawinan, migrasi dan
mobilitas sosial.

Fertilitas (kelahiran), mortalitas (kematian),dan migrasi adalah 3


komponen yang sangat mempengaruhi perubahan penduduk.

3
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

Tujuan-tujuan dan penggunaan demografi yang menyangkut ketiga


komponen demografi/variabel demografi, bermacam-macam karakteristik
penduduk, dan gejala-gejala yang saling berhubungan di dalam masyarakat
tersebut dipakai oleh para ahli demografi untuk 4 (empat) tujuan pokok yaitu :

1. Mempelajari kuantitas dan distribusi penduduk dalam suatu daerah


tertentu.
2. Menjelaskan pertumbuhan masa lampau, penurunannya dan persebarannya
dengan sebaik-baiknya dan dengan data yang tersedia.
3. Mengembangkan hubungan sebab akibat antara perkembangan penduduk
dengan bermacam-macam aspek organisasi sosial.
4. Mencoba meramalkan pertumbuhan penduduk di masa yang akan datang dan
kemungkinan-kemungkinan konsekuensinya.

Ada beberapa metode pendekatan yang digunakan untuk


memproyeksikan jumlah penduduk adalah sebagai berikut :

• Regresi Linier
Pt+X = a + b (x)
Pt+X = Jumlah penduduk tahun (t + x)
X = Tambahan tahun terhitung dari tahun dasar
a, b = tetapan yang diperoleh dari rumus berikut :

a = P.X2 – X. PXN.X2 - X2 b = N.PX-X.PN.X2-X2

• Lung polinomial

Pt+θ = Pt + b (θ )

b = rata-rata tambahan jumlah penduduk tiap tahun pada masa lampau


sampai sekarang

b= 1t-1bn(t-1)

4
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

• Bunga Berbunga ( bunga berganda)

Pt+θ = Pt ( 1 + r ) θ

r = rata-rata prosentasi tambahan jumlah penduduk daerah yang diselidiki


berdasarkan data masa lampau

• Geometri

Pn = P0 ( 1 + r ) n

Dimana :

Pn = Banyaknya penduduk pada tahun n

P0 = Jumlah penduduk pada tahun awal

r = Angka pertumbuahan penduduk

n = Jangka waktu dalam tahun

• Eksponensial
Pn = P0.ern atau PnP0 = ern

Dimana :

e = eksponensial, angkanya = 2,71826

BAB III

KOMPILASI DATA

5
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

1. Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin di Kecamatan Kiara


Condong dari Tahun 2005-2009

Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin


Tahun Jumlah (jiwa)
L (jiwa) P (jiwa)
2005 62.191 63.409 125.600
2006 62.759 59.798 122.557
2007 58.814 56.809 115.623
2008 58.789 59.051 117.840
2009 59.591 58.040 117.631
Sumber : Hasil Analisis

• Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin di


Kecamatan Kiara Condong

Pada umumnya jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong dari tahun


2005-2009 mengalami kenaikan dan penurunan sementara itu jumlah penduduk
di kecamatan ini cenderung di dominasi oleh laki-laki bila dibandingkan
dengan perempuan.
Pada tahun 2005 jumlah penduduk laki-laki sebanyak 62.191 jiwa,
perempuan 63.409 jiwa dan jumlah keseluruhannya yaitu 125.600 jiwa. Pada
tahun 2006 jumlah penduduk laki-laki sebanyak 62.759 jiwa, perempuan
59.798 jiwa dan jumlah keseluruhannya yaitu 122.557 jiwa. Pada tahun 2007
jumlah penduduk laki-laki sebanyak 58.814 jiwa, perempuan 56.809 jiwa dan
jumlah keseluruhannya yaitu 115.623 jiwa. Pada tahun 2008 jumlah penduduk
laki-laki sebanyak 58.789 jiwa, perempuan 59.051 jiwa dan jumlah
keseluruhannya yaitu 117.840 jiwa. Pada tahun 2009 jumlah penduduk laki-
laki sebanyak 59.591 jiwa, perempuan 58.040 jiwa dan jumlah keseluruhannya
yaitu 117.631 jiwa.
Dari data ini dapat disimpulkan bahwa jumlah penduduk tertinggi terjadi
pada tahun 2005 yaitu 125.600 jiwa dan jumlah penduduk terendah terjadi pada
tahun 2008 yaitu 115.623 jiwa.

6
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

1. Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama di Kecamatan Kiara Condong dari


Tahun 2005-2009

Agama Tahun

2005 2006 2007 2008 2009


(jiwa) (jiwa) (jiwa) (jiwa) (jiwa)

Islam 119.490 117.873 109.910 113.498 112.994

Kristen 3.511 2.752 3.275 2.564 2.872

Khatolik 2.254 1.629 2.145 1.352 1.339

Hindu 165 141 133 207 208

Budha 180 162 160 219 218

Lain-lain - - - - -

Jumlah 125.600 122.557 115.623 117.840 117.631


Sumber : Hasil Analisis

7
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

• Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan agama di Kecamatan


Kiara Condong

Pada umumnya dari tahun 2005-2009 di Kecamatan Kiara Condong


beragama Islam. Pada tahun 2005 jumlah penduduk yang beragama Islam
sebanyak 119.490 jiwa, beragama Kristen sebanyak 3.511 jiwa, beragama
Khatolik sebanyak 2.254 jiwa, beragama Hindu sebanyak 165 jiwa, beragama
Budha sebanyak 180 jiwa. Pada tahun 2006 jumlah penduduk yang beragama
Islam sebanyak 117.873 jiwa, beragama Kristen sebanyak 2.752 jiwa,
beragama Khatolik sebanyak 1.629 jiwa, beragama Hindu sebanyak 141 jiwa,
beragama Budha sebanyak 162 jiwa. Pada tahun 2007 jumlah penduduk yang
beragama Islam sebanyak 109.910 jiwa, beragama Kristen sebanyak 3.275
jiwa, beragama Khatolik sebanyak 1.245 jiwa, beragama Hindu sebanyak 133
jiwa, beragama Budha sebanyak 160 jiwa. Pada tahun 2008 jumlah penduduk
yang beragama Islam sebanyak 113.498 jiwa, beragama Kristen sebanyak
2.564 jiwa, beragama Khatolik sebanyak 1.352 jiwa, beragama Hindu
sebanyak 207 jiwa, beragama Budha sebanyak 219 jiwa. Pada tahun 2009
jumlah penduduk yang beragama Islam sebanyak 112.994 jiwa, beragama
Kristen sebanyak 2.872 jiwa, beragama Khatolik sebanyak 1.339 jiwa,
beragama Hindu sebanyak 208 jiwa, beragama Budha sebanyak 218 jiwa.

Dengan ini dapat disimpulkan bahwa jumlah penduduk mayoritas


beragama Islam dan Minoritasnya beragama Hindu dan Budha, itu mungkin
terjadi karena faktor lingkungan. Lingkungan di Kecamatan Kiara Condong
lebih didominasi oleh penduduk yang beragama Islam.

8
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

1. Jumlah Penduduk Berdasarkan Struktur Umur di Kecamatan Kiara


Condong dari Tahun 2005-2009

Tahun
Umur
(tahun) 2005 2006 2008 2009
(jiwa) (jiwa) (jiwa) (jiwa)

0-4 11.647 10.492 10.165 10.916

5-9 10.450 10.456 9.478 8.862

10-14 10.736 10.682 9.304 9.119

15-19 12.294 12.144 11.590 11.915

20-24 11.573 13.080 11.205 11.063

25-29 11.017 12.478 11.521 10.977

30-34 10.909 11.273 10.067 9.960

35-39 9.527 10.332 10.118 8.419

40-44 9.494 8.356 8.614 7.859

45-49 6.868 6.593 7.121 6.535

50-54 5.759 5.244 5.375 5.942

55-59 5.220 4.454 4.289 5.686

60-64 4.618 3.595 4.562 5.989

65 + 5.488 3.378 4.429 4.389

Jumlah 125.600 122.557 117.840 117.631

Umur Tahun 2007


(Tahun) (jiwa)

0-5 10.625

6-16 21.156

17-25 23.153

26-55 49.357

56 + 11.332

9
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

Jumlah 115.623
Sumber : Hasil Analisis

• Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan struktur umur di


Kecamatan Kiara Condong

Menurut data di atas, pada tahun 2005 penduduk sebagian besar berada
pada kelompok umur 15-19 tahun yaitu 12.294 jiwa dan sebagian kecil
berada pada kelompok umur 60-64 tahun yaitu 4.618 jiwa. Pada
tahun 2006 penduduk sebagian besar berada pada kelompok umur 20-24 tahun
yaitu 13.080 jiwa dan sebagian kecil berada pada kelompok
umur lebih dari 65 tahun yaitu 3.378 jiwa. Pada tahun 2007
penduduk sebagian besar berada pada kelompok umur 26-55 tahun yaitu
49.357 jiwa dan sebagian kecil berada pada kelompok umur 0-
5 tahun yaitu 10.625 jiwa. Pada tahun 2008 penduduk sebagian besar

10
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

berada pada kelompok umur 15-19 tahun yaitu 11.590 jiwa dan sebagian
kecil berada pada kelompok umur 55-59 tahun yaitu 4.289
jiwa. Pada tahun 2009 penduduk sebagian besar berada pada kelompok umur
15-19 tahun yaitu 11.915 jiwa dan sebagian kecil berada pada
kelompok umur lebih dari 65 tahun yaitu 4.389 jiwa.

1. Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan di


Kecamatan Kiara Condong dari Tahun 2005-2009

Tingkat Pendidikan

Tida Belu Sarjan


k m Tam a
Tidak/Bel Sarja
Tah Tam Tam at SMP SMA Muda/
um na
un at at SD
(jiwa (jiwa Akade
Sekolah SD SD (jiwa
(jiwa ) ) mi
(jiwa) )
(jiwa (jiwa )
) ) (jiwa)

11
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

200 24.512 20.2 14.0 18.8 17.8 22.6 4.139 3.281


5 30 76 12 79 71

200 22.716 19.9 13.5 19.3 16.9 21.5 4.762 3.811


6 23 31 25 07 82

200 22.477 17.3 12.4 19.1 17.1 17.0 5.671 4.395


7 79 57 29 01 14

200 21.885 17.2 10.8 21.6 17.5 16.6 6.812 5.174


8 55 61 07 71 75

200 22.992 11.1 18.4 18.4 16.9 14.6 8.026 6.972


9 62 81 17 76 05
Sumber : Hasil Analis

• Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan tingkat pendidikan di


Kecamatan Kiara Condong

Berdasarkan data diatas dari tahun 2005-2009 sebagian besar penduduk


masih berada pada tingkat tidak/belum sekolah sedangkan jumlah sarjana muda
dan sarjana masih rendah. Selain itu jumlah penduduk yang tidak tamat SD pun
masih sangat tinggi. Ini menandakan bahwa kualitas penduduk di Kecamatan
Kiara Condong masih sangat rendah. Tetapi pada tahun 2009 masyarakat sudah
semakin mengerti akan pentingnya pendidikan sehingga tidak tamat SD
menurun dan sarjana muda serta sarjana meningkat.
Jumlah sarjana muda dan sarjana di Kecamatan Kiara Condong pada tahun
2005 sebanyak 7.420 jiwa, pada tahun 2006 sebanyak 8.573 jiwa, pada tahun
2007 sebanyak 10.066 jiwa, pada tahun 2008 sebanyak 11.986 jiwa, pada tahun
2009 sebanyak 14.998 jiwa. Hasil ini cukup memuaskan karena jumlah sarjana
muda dan sarjana tiap tahunnya mengalami peningkatan dan diharapkan
peningkatan ini terus berlangsung tiap tahunnya agar kualitas penduduk
khususnya Kecamatan Kiara Condong dan umunya Bangsa Indonesia terus
membaik.

12
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

1. Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pekerjaan di Kecamatan Kiara


Condong dari Tahun 2005-2009

Pekerjaan Tahun

2005 2006 2007 2008 2009


(jiwa) (jiwa) (jiwa) (jiwa) (jiwa)

Pegawai Negeri 10.552 9.538 11.04 9.626 8.840


5

Pegawai Swasta 8.963 6.002 1.147 18.11 18.968


8

Petani/Buruh 18.694 15.14 20.28 3.214 1.105


6 0

Pelajar 17.571 18.39 19.26 22.16 24.154


6 7 2

Mahasiswa 4.115 4.320 3.988 4.125 4.371

ABRI/POLRI 1.673 1.788 1.918 1.793 1.838

Pensiunan 3.988 4.282 4.210 4.571 4.377

Pedagang 18.624 17.29 12.74 13.77 14.763


9 6 4

Lain-lain 41.258 40.29 40.42 40.05 38.161


6 4 6

Jumlah 125.4 122.0 115.0 1174 116.5

13
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

38 60 25 39 77
Sumber : Hasil Analis

• Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan tingkat pekerjaan di


Kecamatan Kiara Condong

Pada tahun 2005 berdasarkan tingkat pekerjaan,yang paling mendominasi


adalah petani/buruh yaitu 18.694 jiwa sedangkan yang terendah yaitu
ABRI/POLRI yaitu 1.673 jiwa. Pada tahun 2006 yang paling mendominasi
adalah pelajar yaitu 18.396 jiwa sedangkan yang terendah tetap yaitu
ABRI/POLRI sebanyak 1.788 jiwa. Pada tahun 2007 penduduk sebagian besar
bekerja sebagai petani/buruh yaitu sebanyak 20.280 jiwa sedangka itu pada
tingkat terendah mengalami perubahan yaitu menjadi pegawai swasta yaitu
1.147 jiwa.
Pada tahun 2008 pelajar kembali mendominasi dengan jumlah yang lebih
banyak dari sebelumnya yaitu menjadi 22.162 jiwa sedangkan itu yang
terendah yaitu ABRI/POLRI sebanyak 1.793 jiwa. Di tahun ini pegawai swasta
mengalami perubahan yang sangat mencolok,yang pada tahun sebelumnya
hanya1.147 jiwa sekarang menjadi 18.118 jiwa. Pada taun 2009 pelajar tetap
mendominasi dengan jumlah yang semakin meninggkat yaitu sebanyak 24.154
jiwa sedangkan yang paling rendahnya yaitu petani/buruh yang sebanyak 1.105
jiwa.

14
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

1. Tingkat Kelahiran dan Kematian di Kecamatan Kiara Condong dari


Tahun 2005-2009

Tahun Lahir (jiwa) Meninggal


(jiwa)

2005 147 85

2006 121 93

2007 137 101

2008 126 96

2009 114 90
Sumber : Hasil Analis

• Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan tingkat Kelahiran dan


Kematian di Kecamatan Kiara Condong

Pada tahun 2005 jumlah penduduk yang lahir sebanyak 147 jiwa dan yang
meninggal sebanyak 85 jiwa. Pada tahun 2006 jumlah penduduk yang lahir
sebanyak 121 jiwa dan yang meninggal sebanyak 93 jiwa. Pada tahun 2007
jumlah penduduk yang lahir sebanyak 137 jiwa dan yang meninggal sebanyak
101 jiwa. Pada tahun 2008 jumlah penduduk yang lahir sebanyak 126 jiwa dan
yang meninggal sebanyak 96 jiwa. Pada tahun 2009 jumlah penduduk yang
lahir sebanyak 114 jiwa dan yang meninggal sebanyak 90 jiwa.

15
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa penduduk yang paling banyak
lahir terjadi pada tahun 2005 sebanyak 147 jiwa dan yang terendah terjadi pada
tahun 2009 sebanyak 114 jiwa sedangkan penduduk yang paling banyak
meninggal terjadi pada tahun 2007 sebanyak 101 jiwa dan yang terendahnya
terjadi pada tahun 2005 sebanyak 85 jiwa.

1. Jumlah Migrasi Penduduk di Kecamatan Kiara Condong dari Tahun 2005-


2009

Keluar Masuk
Tahun L P Jumlah L P Jumlah
(jiwa) (jiwa) (jiwa) (jiwa) (jiwa) (jiwa)
2005 751 718 1.469 975 952 1.927
2006 783 694 1.477 918 936 1.854
2007 855 674 1.502 860 683 1.543
2008 732 650 1.382 921 711 1.632
2009 762 590 1.502 1052 813 1.865
Sumber : Hasil Analis

16
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

• Deskripsi umum jumlah penduduk berdasarkan jumlah migrasi di


Kecamatan Kiara Condong

Secara umum dapat disimpulkan bahwa jumlah migrasi masuk lebih besar
daripada migrasi keluar. Pada tahun 2005 jumlah migrasi keluar sebanyak
1.469 jiwa terdiri dari laki-laki 751 jiwa dan perempuan 718 jiwa sedangkan
migrasi masuk sebanyak 1.927 jiwa terdiri dari laki-laki 975 jiwa dan
perempuan sebanyak 952 jiwa. Pada tahun 2006 jumlah migrasi keluar
sebanyak 1.477 jiwa terdiri dari laki-laki 783 jiwa dan perempuan 694 jiwa
sedangkan migrasi masuk sebanyak 1.854 jiwa terdiri dari laki-laki 918 jiwa
dan perempuan sebanyak 936 jiwa. Pada tahun 2007 jumlah migrasi keluar
sebanyak 1.502 jiwa terdiri dari laki-laki 855 jiwa dan perempuan 674 jiwa
sedangkan migrasi masuk sebanyak 1543 jiwa terdiri dari laki-laki 860 jiwa
dan perempuan sebanyak 683 jiwa.
Pada tahun 2008 jumlah migrasi keluar sebanyak 1.382 jiwa terdiri dari
laki-laki 732 jiwa dan perempuan 650 jiwa sedangkan migrasi masuk sebanyak
1.632 jiwa terdiri dari laki-laki 921 jiwa dan perempuan sebanyak 711 jiwa.
Pada tahun 2009 jumlah migrasi keluar sebanyak 1.352 jiwa terdiri dari laki-
laki 762 jiwa dan perempuan 590 jiwa sedangkan migrasi masuk sebanyak
1.865 jiwa terdiri dari laki-laki 1.052 jiwa dan perempuan sebanyak 813 jiwa.

1. Tingkat Kepadatan Penduduk di Kecamatan Kiara Condong pada tahun


2009

Kelurahan Jumlah Luas Wilayah Tingkat


Penduduk (Ha) Kepadatan
(jiwa) (jiwa/Ha)

Babakan Sari 35.592 88,1 404

Kebon Jayanti 12.889 27,5 469

17
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

Cicaheum 19.745 87 227

Kebon 13.663 58,71 233


Kangkung

Babakan 19.410 71 273


Surabaya

Sukapura 16.332 28,07 582


Sumber : Hasil Analis

• Deskripsi umum Tingkat Kepadatan Penduduk di Kecamatan Kiara


Condong

Dari hasil analisis diatas ternyata tingkat kepadatan penduduk yang paling
tinggi terdapat di Kelurahan Sukapura dengan jumlah penduduk sebanyak
16.332 jiwa, luas wilayah 28,07 Ha dan tingkat kepadatan mencapai 582
jiwa/Ha. Sedangkan tingkat kepadatan penduduk terendah terdapat di
Kelurahan Cicaheum dengan jumlah penduduk sebanyak 19.745 jiwa, luas
wilayah 58,71 Ha da tingkat kepadatan mencapai 227 jiwa/Ha.

18
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

Gambaran Umum Kecamatan Kiara Condong

Kecamatan Kiara Condong adalah salah satu kecamatan yang berada di


wilayah Kota Bandung, Jawa Barat. Kecamatan ini mempunyai luas 360,38 Ha dan
merupakan salah satu kecamatan yang menjadi jantung perekonomian Kota
Bandung.
Kecamatan Kiara Condong secara administratif berbatasan langsung dengan
sebelah utara yaitu Kecamatan Cibeunying Kidul dan Kecamatan Mandalajati,
sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Antapani, sebalah selatan berbatsan
dengan Kecamatan Rancasari dan Kecamatan Margacinta, serta sebelah barat
berbatasan dengan Kecamatan Batununggal. Kecamatan Kiara Condong itu sendiri
memiliki 6 kelurahan yang terdiri dari Kelurahan Cicaheum, Kelurahan Babakan
Surabaya, Kelurahan Babakan Sari, Kelurahan Kebon Jayanti, Kelurahan Kebon
Kangkung, dan Kelurahan Sukapura.

19
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

BAB IV

ANALISIS DATA

1. Lung Polinomial
Tahun Jumlah Penduduk Pertambahan
2005 125.600
2006 122.557 -3043
2007 115.557 -6934
2008 117.840 2217
2009 117.631 -209
Jumlah 599.251 -7969

b = 1t-1bn(t-1)

= -79694
= -1.992,25
= -1.992

 Proyeksi Tahun 2019 (proyeksi 10 tahun mendatang)


Pt+θ = Pt + b (θ)

P2019 = P2009 + b (2019-2009)


= 117.631 + (-1992.10)
= 117.631 + 19.920
= 137.551 jiwa

 Proyeksi Tahun 2029 (proyeksi 20 tahun mendatang)


Pt+θ = Pt + b (θ)

P2029= P2009 + b (2029-2009)


= 117.631 + (-1992.20)
= 117.631 + 39.840
= 157.471 jiwa

Dari hasil proyeksi metoda Ekstrapolasi Lung Polinomial yang terdapat di


atas menunjukkan bahwa 10 tahun yang akan datang yaitu pada tahun 2019 (dihitung

20
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

dari tahun akhir yaitu 2019) jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong
berjumlah sebanyak 137.551 jiwa sedangkan pada 20 tahun yang akan datang yaitu
2029 jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah sebanyak 157.471
jiwa.

1. Regresi Linier

T P X X2 PX Tahun

1 125.600 -251.200 2005


-2 4

2 122.557 -122.557 2006


-1 1

3 115.623 0 2007
0 0

4 117.840 117.840 2008


1 1

5 117.631 235.262 2009


2 4

Jumla
599.251 0 10 -20.655
h (N)

a = P.X2 – X. PXN.X2 - X2

= 599.25110- 0(-20.655)510- 02

= 5.992.25150 = 199.850,2

≈199.850

21
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

b = N.PX-X.PN.X2-X2

= 5-20.655- (0)(599.251)510- (0)2

= 103.27550

= -2.065,5

≈-2.065

 Proyeksi Tahun 2017 (proyeksi 10 tahun)


Pt+x = a + b (X)

P2017 = 119.850 + [-2065 (2017-2007)]

= 119.850 + (-2065.10)
= 119.850 + 20.650
= 140.500 jiwa

 Proyeksi Tahun 2027 (proyeksi 20 tahun)


Pt+x = a + b (X)
P2027 = 119.850 + [-2065 (2027-2007)]
= 119.850 + (-2065.20)
= 119.850 + 41.300
= 161.150 jiwa

Menurut hasil proyeksi melalui metode regresi linier jumlah penduduk di


Kecamatan Kiara Condong pada 10 tahun yang akan datang yaitu 2017 (dihitung
dari tahun dasar yaitu 2007) berjumlah sebanyak 140.500 jiwa. Sedangkan jumlah
penduduk pada 20 tahun yang akan datang yaitu 2027 (dihitung dari tahun dasar
yaitu 2007) berjumlah sebanyak 161.150 jiwa.

1. Bunga Berbunga

22
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

Tahun Tambahan %

2005

2006 -3043 -2,42

2007 -6934 -5,66

2008 2217 1,92

2009 -209 -0,18

r = jumlah persentasetotal tahun

r = 6,344 = 1,58

 Proyeksi Tahun 2019 (proyeksi 10 tahun mendatang)

Pt+θ = Pt 1 + r θ
P2019 = P2009 1 + r 10
= 117.631 ( 1 + 1,58 %)10
= 117.631 (1,0158)10
= 117.631 (1,169720456)
= 137.595,387

≈ 137.595 jiwa

➢ Proyeksi Tahun 2029 (proyeksi 20 tahun mendatang)

Pt+θ = Pt 1 + r θ
P2029 = P2009 1 + r 20
= 117.631 ( 1 + 1.58 %)20
= 117.631 (1,0158)20
= 117.631 (1,368245945)
= 160.948,1388

≈ 160.948 jiwa

23
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

Dari hasil proyeksi metoda Bunga Berbunga yang terdapat di atas


menunjukkan bahwa 10 tahun yang akan datang yaitu pada tahun 2019 (dihitung dari
tahun akhir yaitu 2019) jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah
sebanyak 137.595 jiwa sedangkan pada 20 tahun yang akan datang yaitu 2029
jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah sebanyak 160.948 jiwa

1. Geometri
Pn = P0 ( 1 + r ) n
P2009 = P2005 ( 1 + r ) 4
117.631 = 125.600 ( 1 + r ) 4

Log 117.631 – log 125.6004 = log ( 1 + r )


5,070 – 5,0994 = log ( 1 + r )
-0,0294 = log ( 1 + r )

- 0,00725 = log ( 1 + r )
0,00725 = log ( 1 + r )

1+r = anti log 0,00725


r = 1,01683 – 1
r = 0,01683
= 1,68%

 Proyeksi Tahun 2019 (proyeksi 10 tahun mendatang)

Pn = P0 1 + r n
P2019 = P2009 1 + r 10
= 117.631 ( 1 + 1,68 %)10
= 117.631 (1,0168)10
= 117.631 (1,181286866)

24
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

= 138.955,9554

≈ 138.956 jiwa

 Proyeksi Tahun 2029 (proyeksi 20 tahun mendatang)

Pn = P0 1 + r n
P2029 = P2009 1 + r 20
= 117.631 ( 1 + 1,68 %)20
= 117.631 (1,0168)20
= 117.631 (1,39543866)
= 164.146,845

≈ 164.147 jiwa

Dari hasil proyeksi metoda Geometri yang terdapat di atas menunjukkan


bahwa 10 tahun yang akan datang yaitu pada tahun 2019 (dihitung dari tahun akhir
yaitu 2019) jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah sebanyak
138.956 jiwa sedangkan pada 20 tahun yang akan datang yaitu 2029 jumlah
penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah sebanyak 164.147 jiwa.

1. Eksponensial

Pn = P0.ern atau PnP0 = ern

Log PnP0 = r.n log e

r = log PnP0n.loge

= log117.631 125.6004 . log2,718

= log1,01683 4.log2,718

= 0,007248351,737

25
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

= 0,0042

= 0,42 %

 Proyeksi Tahun 2019 (proyeksi 10 tahun mendatang)

Pn = P0.ern
P2019 = P2009 .2,718r.n

= 93.917(2,718)0,0235 . 10

= (93.917) (1,265)

=118.805,005

≈118.805 jiwa

 Proyeksi Tahun 2029 (proyeksi 20 tahun mendatang)

Pn = P0.ern

P2029 = P2009 .2,718r.n

= 93.917(2,718)0,0235 . 20

= (93.917) (1,599)

=150.173,283

≈150.173 jiwa

Dari hasil proyeksi metoda Geometri yang terdapat di atas menunjukkan


bahwa 10 tahun yang akan datang yaitu pada tahun 2019 (dihitung dari tahun akhir
yaitu 2019) jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah sebanyak
138.956 jiwa sedangkan pada 20 tahun yang akan datang yaitu 2029 jumlah
penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah sebanyak 164.147 jiwa.

26
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

BAB V

KESIMPULAN

Pada tahun 2005 jumlah penduduk di Kecamatan Kiara Condong berjumlah


125.600 jiwa, pada tahun 2006 jumlah penduduknya menjadi 122.557 jiwa, pada
tahun 2007 jumlah penduduknya menjadi 115.623 jiwa, pada tahun 2008 jumlah
penduduknya menjadi 117.840 jiwa, dan pada tahun 2009 jumlah penduduknya
menjadi 117.631. Dari hasil data ini dapat diketahui bahwa jumlah penduduk di
Kecamatan Kiara Condong mengalami turun naik jumlah penduduk.

Sementara itu mayoritas penduduk Kecamatan Kiara Condong beragama


Islam da hanya sebagian kecil beragama Hindu dan Budha. Selain itu penduduk
Kecamatan Kiara Condong sebagian besar bekerja sebagai buruh/petani dan
pedagang, hanya sebagian kecil penduduk kecamatan tersebut berprofesi sebagai
TNI/POLRI.

Sedangkan dari tingkat pendidikan, Kecamatan Kiara Condong terus


mengalami peningkatan kualitas, itu terbukti dari setiap tahunnya terus bertambah

27
Laporan Hasil Kependudukan
Kecamatan Kiara Condong, Kota Bandung

jumlah lulusan sarjana muda maupun sarjana dan semakin berkurangnya angka
penduduk yang tidak sekolah dan tidak tamat SD.

Dari segi kepadatan penduduk, di Kecamatan Kiara Condong yang memiliki


kepadatan penduduk tertinggi yaitu di Kelurahan Sukapura dan kepadatan penduduk
terendah yaitu di Kelurahan Cicaheum, namun perlu di perhatikan bahwa
Kecamatan Kiara Condong merupakan kecamatan yang tergolong padat di Kota
Bandung dan berdasarkan hasil proyeksi 10 dan 20 tahun ke depan, kecamatan
tersebut penduduknya akan semakin padat karena keterbatasan lahan dan terus
meningkatnya jumlah penduduk. Oleh karena itu harus adanya efisiensi penggunaan
lahan untuk pemukiman dan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai penyangga di
kecamatan tersebut.

28