P. 1
Neraca Bahan Makanan

Neraca Bahan Makanan

4.0

|Views: 10,980|Likes:
Dipublikasikan oleh raipan_ms

More info:

Published by: raipan_ms on Mar 23, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/03/2015

pdf

text

original

A. Pola Pangan Harapan dan Ketersediaan Pangan

B. Kontribusi Energi Yang Tersedia

C. Perencanaan Ketersediaan Pangan

Bab
Bab
Bab

Bab

6666

NERACA BAHAN MAKA
NERACA BAHAN MAKA
NERACA BAHAN MAKA

NERACA BAHAN MAKANAN 2008 DAN POLA PANGAN HARAPAN 2008
NAN 2008 DAN POLA PANGAN HARAPAN 2008
NAN 2008 DAN POLA PANGAN HARAPAN 2008

NAN 2008 DAN POLA PANGAN HARAPAN 2008 ---- 2020 KOTA TARAKAN
2020 KOTA TARAKAN
2020 KOTA TARAKAN

2020 KOTA TARAKAN 47

A. Pola Pangan Harapan dan Ketersediaan Pangan

Skor maksimum (100 persen) menggambarkan standar komposisi bahan makanan

ideal yang bila dikonsumsi dapat memenuhi kebutuhan gizi seimbang yang didukung oleh

citarasa, daya beli, dan daya terima masyarakat. Skor Pola Pangan Harapan Kota Tarakan

pada tahun 2008 mencapai 101,1 persen atau 1,1 persen diatas skor maksimum. Artinya

bahwa penyediaan pangan di Kota Tarakan 101,01 persen telah memenuhi kebutuhan gizi

seimbang dan sangat beragam.

Jika diteliti lebih jauh , tingginya skor PPH ini disebabkan besarnya kontribusi pada

kelompok bahan makanan sayuran dan buah yang mencapai skor sebesar 35,8 persen atau 5,8

diatas skor maksimal standar komposisi bahan makanan untuk kelompok sayuran dan buah-

buahan.

Pada tahun 2008 hanya kelompok pangan hewani, buah/biji berminyak dan kacang-

kacangan yang belum mencukupi kebutuhan, yaitu skornya Pola Pangan Harapannya belum

sesuai dengan skor maksimal atau ideal. Untuk kelompok pangan hewani skornya 23,2 persen

atau 0,8 persen dibawah skor ideal, kelompok buah/biji berminyak skornya 0,2 persen atau 0,8

persen dibawah skor maksimum. Sementara pada kelompok bahan pangan kacang-kacangan

skornya 6,8 persen atau 3,2 persen dibawah skor maksimal.

Disisi lain kelompok seperti padi-padian, umbi-umbian, minyak dan lemak, gula, sayur dan

buah serta kelompok lainnya sudah mencapai skor ideal bahkan ada yang melampaui batas

ideal yaitu kelompok bahan pangan sayur dan buah sebesar 35,8 persen.

Dari uraian diatas dapat dijadikan sebagai dasar untuk perencanaan produksi dan

penyediaan pangan jangka pendek atau jangka panjang dengan mempertimbangkan

manajemen, sumber daya dan keberadaan intervensi pendidikan gizi.

Secara umum, ketersediaan energi pada tahun 2008 di Kota Tarakan telah sesuai

dengan harapan bahkan sudah melampaui dimana besaran ketersediaan energinya mencapai

2.436 kkal per kapita per hari atau 10,73 persen diatas harapan. Kelompok bahan pangan padi-

padian, gula serta sayuran dan buah penyediaannya sudah melebihi dari yang diharapkan atau

sudah mencapai batas maksimal pencapaian ketersediaan bahan pangan. Penyediaan padi-

NERACA BAHAN MAKA
NERACA BAHAN MAKA
NERACA BAHAN MAKA

NERACA BAHAN MAKANAN 2008 DAN POLA PANGAN HARAPAN 2008
NAN 2008 DAN POLA PANGAN HARAPAN 2008
NAN 2008 DAN POLA PANGAN HARAPAN 2008

NAN 2008 DAN POLA PANGAN HARAPAN 2008 ---- 2020 KOTA TARAKAN
2020 KOTA TARAKAN
2020 KOTA TARAKAN

2020 KOTA TARAKAN 48

1100

1453

132 126

264

256

220 213

66

10

110

75

110 146

132 157

0

200

400

600

800

1000

1200

1400

1600

kkal/kapita/hr

Padi-padian

Umbi-umbian

Pangan HewaniMinyak dan Lemak

Buah/Biji

Berminyak

Kacang-kacangan

Gula

Sayuran dan Buah

Aktual

Harapan

padian yang terdiri dari beras, jagung, dan terigu sudah mencapai 1.453 kkal per kapita per

hari atau 32,1 persen diatas harapan yaitu sebesar 1.110 kkal per kapita per hari. Demikian

juga dengan gula yang ketersediaannya sudah mencapai 145,5 kkal per kapita perhari atau

sekitar 32,3 persen diatas harapan.

Penyediaan sayuran dan buah pada tahun 2008 sudah diatas angka harapan yaitu 157,4

kkal per kapita per hari atau lebih 19,2 persen dari harapan. Sementara itu pada kelompok

umbi-umbian, pangan hewani, minyak dan lemak, buah/biji berminyak dan kelompok kacang-

kacangan masih perlu ditingkatkan lagi di Kota Tarakan pada tahun mendatang dalam jangka

pendek atau jangka panjang sebesar selisih atau kekurangan dari ketersediaan yang ideal.

GRAFIK 4.

PERBANDINGAN KETERSEDIAAN ENERGI AKTUAL DENGAN

HARAPAN TAHUN 2008

B. Kontribusi Energi Yang Tersedia

Dari sembilan kelompok pangan yang disajikan didalam tabel Pola Pangan Harapan,

kelompok pangan padi-padian memberikan kontribusi energi paling besar yaitu sebesar 59,66

persen dari total kalori yang tersedia. Sedangkan kelompok pangan yang memberikan

NERACA BAHAN MAKA
NERACA BAHAN MAKA
NERACA BAHAN MAKA

NERACA BAHAN MAKANAN 2008 DAN POLA PANGAN HARAPAN 2008
NAN 2008 DAN POLA PANGAN HARAPAN 2008
NAN 2008 DAN POLA PANGAN HARAPAN 2008

NAN 2008 DAN POLA PANGAN HARAPAN 2008 ---- 2020 KOTA TARAKAN
2020 KOTA TARAKAN
2020 KOTA TARAKAN

2020 KOTA TARAKAN 49

Padi-padian
59,66%

Umbi-umbian
5,17%

Pangan Hewani
10,50%

Gula
5,97%

Sayur dan Buah
6,46%

Minyak dan Lemak
8,73%

Kacang-kacangan
3,08%

Buah/Biji Berminyak
0,42%

kontribusi paling kecil adalah kelompok pangan buah/biji berminyak yaitu hanya 0,42 persen

dari total energi yang tersedia.

Pada kelompok pangan padi-padian, beras sebagai makanan pokok memegang peranan

penting dibanding jenis bahan makanan lainnya. Kontribusi beras sebesar 91,84 persen pada

kelompok padi-padian.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->