Anda di halaman 1dari 27

Ekskresi :

Proses pengeluaran sisa metabolisme yang sudah tidak


berguna bagi tubuh dan berupa CO2, H2O, urea, NH3, asam
amino, amoniak Garam-garaman dan mineral
Fungsi Pokok Sistem Ekskresi
• Berfungsi mengeluarkan zat sisa metabolisme yang

tidak berguna dan bersifat racun dalam tubuh


• Menjaga homeostasis dan osmoregulasi Tubuh

• Membuang sisa metabolisme dan hasil perombakan

sel darah merah di hati


ALAT-ALAT
EKSKRESI
Kulit
Ginjal
Hati
Paru-paru
1. GINJAL
Terletak di dalam rongga perut, di kiri
kanan tulang pinggang. Ginjal kiri
lebih tinggi dibandingkan ginjal

kanan, karena terdesak oleh hati


BENTUK DAN STRUKTUR
GINJAL

Ukuran ginjal
 Lebar : 5 - 7,5 cm
 Panjang : 10 -13 cm
 Berat : 0,5 % dari berat tubuh
(120 – 170 gr)

 Bentuk ginjal seperti butirankacang merah


SUSUNAN GINJAL
Secara anatomis ginjal tersusun atas lapisan luar yang

disebut korteks,lapisan sebelah dalam (medula), dan


lapisan dalam yang berupa rongga yang di sebut
pelvis renalis
piramida

korteks
pelvis

medula
ureter
Spesific ginjal

• Setiap menit 20 – 25 % darah dipompa jantung mengalir


ke ginjal
• Setiap harinya, ginjal menyaring sekitar 200 Liter darah

dan menghasilkan urine sebanyak + 1,4 Liter dan dialirkan


melalui ureter menuju kandung kemih
FUNGSI GINJAL
1. Membuang racun dan produk buangan /Limbah dari darah.
2. Menjaga kebersihan darah dengan meregulasi seluruh cairan
(air dan garam) di dalam tubuh
3. Meregulasi tekanan darah.
4. Mengatur keseimbangan pH darah.
5. Memproses vitamin D sehingga dapat distimulasi oleh tulang
6. Memproduksi hormon erythropoiethin yang bertugas
memproduksi sel darah merah di tulang
NEFRON
Nefron adalah :Unit fungsional dan struktural dari ginjal

Dalam sebuah ginjal terdapat kurang lebih satu juta nefron

Setiap nefron terdiri atas : 1. badan malpighi dan

2. saluran / tubulus ginjal


PROSES PEMBENTUKAN URINE

Proses pembentukan urine terjadi melalui 3 tahap :


1. Filtrasi
 Pengertian : Proses penyaringan subtansi terlarut yang
dalam darah
 Tempat : Glomerulus dan kapsula bowman
 menyaring : Protein
 menghasilkan : filtrat glomerulus atau urine primer
PROSES PEMBENTUKAN URINE
PROSES PEMBENTUKAN URINE
3. Augmentasi
 Penertian : proses penambahan kembali zat-zat yang tidak
diperlukan tubuh ke dalam filtral tubulus atau
urine sekunder
 Tempat : Sebagian gelung henle dan tubulus kontortus distal.
(TKD)
 Yang di augmentasi : zat-zat sisa, urea, garam –garaman, dan air
 Hasil augmentasi : Urine yang sebenarnya
Penyakit / gangguan fungsi ginjal
1. Albuminuria
gangguan fungsi ginjal yang disebabkan adanya molekul albumin
atau
protein dalam urine. Kerusakan terjadi pada alat filtrasi
2. Diabetes melitus
Gangguan fungsi ginjal yang disebabkan adanya glukosa dalam urine
3. Hidronefrosis
membesarnya ukuran ginjal disebabkan urine tidak dapat dialirkan
keluar, karena adanya penyempitan saluran urin oleh batu ginjal.
HATI
• Hati merupakan kelenjar terbesar, berat 2 kg,

• Berwarna merah tua,

• Terletak dirongga perut sebelah kanan

• Terdiri dari dua lobus, lobus kanan lebih besar

dari pada lobus sebelah kiri.


• Bagian luar terdiri selaput tipis yang disebut kapsula hepatis.

• Bagian tengah disusun oleh pembuluh darah dan empedu membentuk

kapsula hati atau kapsula glisson.


• Dibentuk oleh sel-sel hati yang disebut Hepatosit dan histiosit.

• Histiosit berfungsi : merombak sel eritrosit yang sudah tua menjadi empedu
FUNGSI HATI
Hati merupakan tempat untuk menghasilkan cairan

empedu bilirubin dan biliverdin).


Fungsi lain dari hati adalah:
 1. Menyimpan kelebihan gula menjadi glikogen

 2. Menetralisir racun / detoksifikasi toksin dalam darah (alkohol dan obat)

 3. Membentuk cairan empedu dari hasil proses perombakan eritrosit


 4. Membentuk urea / ureun dari hasil pemecahan protein atau asam amino
 5. Menyimpan dan mineral (A, D, K dan B12)

 6. Mengatur kadar gula darah


PENYAKIT PADA HATI
1. Sirosis Hati
 Tanda : timbulnya jaringan parut dan kerusakan sel-sel
pada hati
 Penyebab : minuman alkohol, keracunan obat,

infeksi bakteri, komplikasi hati


 Akibat : gangguan kesadaran, koma, dan kematian
 Pengobatan : sesuai penyebabnya, pemulihan

fungsi hati dan transplantasi hati


PENYAKIT PADA HATI
2. Hepatitis
 Radang hati yang disebabkan oleh virus. Terdapat 2 jenis virus

hepatitis yaitu virus hepatitis A dan virus hepatitis B. Hepatitis B


lebih berat dibandingkan hepatitis A.

3. Diabetes melitus,
 disebabkan hati tidak dapat mengubah kelebihan glukosa menjadi

glikogen karena terbatasnya produksi insulin dari pankreas


PARU - PARU
 Paru-paru terletak di rongga dada,

 Dibungkus oleh 2 buah selaput pleura, yaitu pleura visceral dan


pleura parietal.
 Diantara kedua pleura terdapat cairan pleura yang berfungsi
sebagai pelumas.
 Paru-paru kiri terdiri atas 2 gelambir, paru-paru kanan terdiri atas
3 gelambir.
 Dalam paru-paru terdapat bronchiolus dengan ujung
menggelembung yang disebut alveolus
FUNGSI PARU-PARU

Mengeluarkan gas sisa metabolisme berupa


karbondioksida melalui proses difusi gas di dalam

alveolus
PENYAKIT PADA PARU-PARU
• Penyakit paru-paru kronis disebabkan penyempitan saluran
napas, karena kantung udara (alveolus) menggelembung secara
berlebihan . Penyakit ini disebabkan oleh asap.
• Penyakit kerusakan jaringan paru-paru yang menular,
disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis. Bakteri
tersebut masuk kedalam tubuh manusia melalui udara
pernapasan
• Penyakit peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi
bakteri Diplococcus pneumonia. Paruparu penderita terisi cairan
sehingga kemampuan paru-paru mengambil oksigen berkurang.
• Penyakit mematikan , disebabkan perkembangan sel- sel yang
abnormal dalam jaringan paru-paruPenyebabnya 87 %
disebabkan oleh rokok, dan sisanya adalah debu asbes, arsen,,
kromat,
KULIT
Kulit merupakan organ tubuh yang memiliki luas
paling besar yaitu 1,9 m2

Kulit merupakan bagian tubuh yang bersentuhan


langsung dengan segala hal di luar tubuh, seperti
misalnya cuaca, sinar matahari atau yang lainnya.

Dan kulit kita merupakan hal pertama yang terlihat.


o Kulit

Kulit merupakan organ ekskresi karena


mengeluarkan zat sisa berupa keringat(air dan garam-garam
mineral.
Kulit manusia terdiri dari 3 lapisan :
1. Epidermis
2. Dermis
3.Jaringan ikat bawah kulit
1. Epidermis :
 Lapisan kulit paling atas yang terdiri dari kulit ari (tidak terdapat

sel saraf dan pembuluh darah.), dan kulit jangat (terdapat


pembuluh darah, sel-sel darah, dan pigmen warna kulit.)
2. Dermis :
 Lapisan tengah pada kulit yang terdiri dari pembuluh darah, sel-

sel saraf, kelenjar keringat, kelenjar minyak, dan berbagai


macam saraf yang lain.
3. Jaringan ikat bawah kulit :
 terdiri dari lapisan lemak yang berfungsi untuk melindungi

bagian tubuh dibawahnya (otot dan tulang.).


Fungsi kulit
o-Kulit berfungsi untuk:
o-Mengeluarkan keringat
o- Mengatur suhu tubuh
o- Mencegah dehidrasi
o- Mengurangi kehilangan air
o- Menerima rangsangan dari luar (indra peraba)
o-Tempat penyimpanan cadangan makanan
o -Melindungi tubuh dari kerusakan fisik akibat
gesekan,kuman,penyinaran, panas dan zat kimia
Faktor yang mempengaruhi produksi
keringat:

1. Jumlah / volume air yang diminum


2. Suhu lingkungan
3. Kecemasan, tekanan, dan stress
4. Kadar garam dalam tubuh
5. Proses metabolisme
Pusat pengaturan suhu tubuh adalah di
hipothalamus dan dibantu oleh enzim brandikinin
PENYAKIT PADA KULIT
1. Biduran / kaligata / urtikaria
 Urtikaria adalah bentuk reaksi vaskuler pada kulit yang
ditandai oleh munculnya bentol bengkak merah, disertai rasa
gatal, dan panas seperti, tersengat, atau tertusuk
2. Kanker kulit (tumor ganas yang terletak di kulit.)
 Penyakit ini ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit yang
tidak terkendali, dapat merusak jaringan di sekitarnya, dan
mampu menyebar ke bagian tubuh yang semula baik-baik saja.
3. Ringworm (panu)
 penyebabnya adalah inferksi jamur yang hidup bawah
permukaan kulit, menyebatkan iritasi dan gatalgatal. Jamur ini
menyerang bagian tubuh yang berzat tanduk seperti kulit, kuku
dann rambut.