P. 1
teori-k-baja

teori-k-baja

|Views: 1,618|Likes:
Dipublikasikan oleh tama_sims

More info:

Published by: tama_sims on Mar 23, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/24/2012

pdf

text

original

Sections

  • 1.1.1 Bentuk & Dimensi Struktur
  • 1.1.2 Fungsi Struktur
  • 1.1.3 Spesifikasi Material
  • 1.2 Peraturan yang Digunakan
  • 2.1.1 Beban mati (qd)
  • 2.1.2 Beban Hidup
  • 2.1.3 Beban Angin
  • 2.1.4 Beban Hujan
  • 2.1.5 Kombinasi Pembebanan
  • 2.2.1 Perhitungan Kapasitas Penampang
  • 2.2.2.1 Pemeriksaan Kekuatan
  • 2.2.2.2 Kontrol Lendutan
  • 3.1.1. Beban mati
  • 3.1.2. Beban Hidup
  • 3.1.3. Beban Angin
  • 4.1 Perencanaan Rafter
  • 4.2 Perencanaan Balok
  • 4.3 Perencanaan Kolom

Tugas Besar Konstruksi Baja I BAB I PENDAHULUAN

1.1 Deskripsi Struktur Baja merupakan salah satu bahan bangunan yang unsur utamanya terdiri dari besi. Baja ditemukan ketika dilakukan penempaan dan pemanasan yang menyebabkan tercampurnya besi dengan bahan karbon pada proses pembakaran, sehingga membentuk baja yang mempunyai kekuatan yang lebih besar dari pada besi. Bila dibandingkan dengan bahan konstruksi lainnya, baja lebih banyak memiliki keunggulan-keunggulan yang tidak terdapat pada bahan-bahan konstruksi lain. Disamping kekuatannya yang besar untuk menahan kekuatan tarik dan kekuatan tekan tanpa membutuhkan banyak volume, baja juga mempunyai sifat-sifat lain yang menguntungkan sehingga menjadikannya sebagai salah satu material yang umum dipakai. Sifat-sifat baja antara lain : a. Kekuatan tinggi Kekuatan baja bisa dinyatakan dengan kekuatan tegangan leleh fy atau kekuatan tarik fu. Mengingat baja mempunyai kekuatan volume lebih tinggi dibanding dengan bahan lain, hal ini memungkinkan perencanaan sebuah konstruksi baja bisa mempunyai beban mati yang lebih kecil untuk bentang yang lebih panjang, sehingga struktur lebih ringan dan efektif. b. Kemudahan pemasangan Komponen-komponen baja biasanya mempunyai bentuk standar serta mudah diperoleh dimana saja, sehingga satu-satunya kegiatan yang dilakukan dilapangan adalah pemasangan bagian-bagian yang telah disiapkan. c. Keseragaman

Grup II Kelompok VIII

Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005)

Tugas Besar Konstruksi Baja I Baja dibuat dalam kondisi yang sudah diatur (fabrikasi) sehingga mutunya seragam.

Grup II Kelompok VIII

Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005)

Tugas Besar Konstruksi Baja I d. Daktilitas ( keliatan ) Daktilitas adalah sifat dari baja yang dapat mengalami deformasi y ang besar dibawah pengaruh tegangan tarik tanpa hancur atau putus. Daktilitas mampu mencegah robohnya bangunan secara tiba-tiba. e. Modulus elastisitas besar Dengan modulus yang besar, struktur akan cukup kaku sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi pemakai. Jika dibandingkan dengan bahan yang lain, untuk regangan yang sama baja akan mengalami tegangan yang lebih besar sehingga kekuatannya lebih optimal.

1.1.1 Bentuk & Dimensi Struktur Pada tugas besar Konstruksi Baja I ini struktur yang diberikan berupa bangunan berbentuk persegi panjang yang terbuat dari baja dengan mutu BJ-41. Bangunan ini terdiri dari dua lantai dengan tinggi lantainya yaitu 4.5 m. Jenis atap yang digunakan pada struktur ini adalah genteng dengan sudut kemiringan 350 , dan jarak maksimum tiap gording adalah 1,1 m 1.1.2 Fungsi Struktur Struktur pada tugas besar Konstruksi Baja I ini berfungsi sebagai Kantor.

1.1.3 Spesifikasi Material Spesifikasi material terdiri dari : a. Sifat mekanis baja Sifat mekanis baja struktur yang digunakan dalam perencanaan harus memenuhi persyaratan minimum pada tabel berikut : Tegangan putus Jenis Baja Minimum fu (Mpa)
Grup II Kelompok VIII

Tegangan Leleh Minimum fy (Mpa)

Peregangan Minimum (%)

Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005)

Tugas Besar Konstruksi Baja I BJ 34 BJ 37 BJ 41 BJ 50 BJ 55 340 370 410 500 550 210 240 250 290 410 22 20 18 16 13 

Tegangan Leleh Tegangan leleh untuk perencanaan ( fy ) tidak boleh diambil melebihi nilai yang diberikan pada tabel sifat mekanisme baja struktural. 

Tegangan Putus Tegangan putus untuk perencanaan ( fu ) tidak boleh diambil melebihi nilai yang diberikan pada tabel sifat mekanisme baja struktural. 

Sifat-sifat mekanis lainnya Sifat-sifat mekanisme lainnya baja struktural untuk perencanaan adalah sebagai berikut : Modulus elastis Modulus geser Nisbah poisson Koefisien pemuaian : E = 200.000 Mpa : G = 80.000 : Q = 0,3 : E = 12 . 10-6 / oC Mpa

b. Baja Struktural
o

Syarat penerimaan baja Laporan uji material baja dipabrik yang disahkan oleh lembaga yang berwenang dapat dianggap sebagai bukti yang cukup untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam standar ini.

o

Baja yang tidak dapat teridentifikasi Baja yang tidak dapat teridentifikasi boleh digunakan selama memenuhi ketentuan berikut ini : 1. Bebas dari cacat permukaan

Grup II Kelompok VIII

Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005)

Ditest sesuai ketentuan yang berlaku. sedangkan tegangan putusnya ( fu ) tidak boleh diambil lebih dari 300 mpa. Standar ini meliputi persyaratan-persyaratan umum serta ketentuan-ketentuan teknis perencanaan dan pelaksanaan struktur baja untuk bangunan gedung. Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) . atau struktur lainnya yang mempunyai kesamaan karakter dengan struktur gedung Tata Cara Perencanaan Struktur Baja untuk Bangunan Gedung. Tegangan leleh ( fy ) untuk perencanaan tidak boleh lebih dari 170 mpa. Sifat fisik material dan kemudahan untuk dilas tidak mengurangi kekuatan dan kemampuan layan strukturnya. 3. Alat sambung y y y y y Baut.2 Peraturan yang Digunakan Peraturan yang digunakan dalam tugas besar Konstruksi Baja I ini adalah peraturan standar baja. mur dan ring Alat sambung mutu tinggi Las Penghubung geser jenis paku yang dilas Baut angker 1. c.Tugas Besar Konstruksi Baja I 2.

1 ANALISA PEMBEBANAN y Jumlah gording Jumlah gording = Sisi miring (rafter) / Jarak antar gording = 5.52 1.6 } 5 y Jarak antar gording (z) Jarak antar gording = Rafter / Jumlah gording = 5.52 5 = 1. Mdx = 1 .2 = 4.1 Beban mati (qd) y y Berat profil gording (profil C) = qp = 6. Lk2 8 = 1 .1.05 = 18.292 kgm Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .13 kg/m Berat cover (berat atap) = qc = 10 kg/m2 = qco kg/m2 x jarak antar gording (z) = 10 kg/m2 x 1. 18.0285 kg/m y Momen di tengah bentang Kemiringan atap 18o o Arah x.104 m 2.104 m = 11.04 kg/m y Total beban mati (qd) = (qp + qco) x 1.0285 cos 18 . 42 8 = 34.Tugas Besar Konstruksi Baja I BAB II PERENCANAAN GORDING 2.qd cos E .

3 Beban Angin y c = (0. qd sin E . Mox = 1 .4 = -0.1. 18. Moy = 1 .902 kg 2.88889 ) 2 V2 = = 12.0285 sin 18 .04 y y y Tekanan tiup angin (P) Kecepatan angin = 35 km/jam = 9. cos E .04 kg/m Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .0.02 .4) = (0. z = 10 . 100. cos E . Lk2 8 = 1 . P. sin 18 .104 = 11. Mdy = 1 . p = 100 kg/m2 o Arah X.2 Beban Hidup y Beban orang terpusat.7222 m/s (13.0.04 .1.2 E .142 kg m 2. 25 = -1 kg/m2 jika qa (-) atau nol. maka ambil tekanan min qa = 10 kg/m2 y qw = qa . P = -0. 1. Lk 4 = 1 . 4 4 = 30. 18) .Tugas Besar Konstruksi Baja I o Arah y. 100 . 4 4 = 95.106 kg o Arah Y. cos 18 . 42 8 = 11. P.056 < 25 P= 16 16 dipakai P = 25 kg/m2 y qa =c. Lk 4 = 1 .

2 . Mwx = 1 .4 Beban Hujan y qh = (40 ± 0. 1.6 . qw .Tugas Besar Konstruksi Baja I y Arah X. qr sin E Lk2 8 = 1 .8 . cos E = 2506 .8 .879 y Arah X.1. Mwx Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) . 42 8 = 16.1. o Mux1 = 1.292 + 1.879 sin 18 . Mry = 1 .08 kg/m y Arah Y. Mdx + 1.8 E ) = (40 ± 0. 42 8 = 51.127 kg m y Arah Y. 26. 11.2 .104 .6 . 51.5 . Mwy = 0 2.6 kg/m jika qh < 20 kg/m2 maka ambil qh = 20 kg/m2 y qr = qh .617 kg m o Mux2 = 1. Mdx + 0. 18) = 25.2 . Mwx = 1.5 Kombinasi Pembebanan Beban mati + Beban Orang + Beban Angin y Arah X. z . 22. Lk2 8 = 1 .612 kg m 2.127 + 0.08 = 140. Mox + 1. Mox + 0. Mrx = 1 8 qr cos E Lk2 = 1 . 26. 34. cos 18 = 26.04 .879 cos 18 . 42 8 = 22.3 .8 .

02 cm3 y Material baja E G Fy Fr = 2.08 = 95.127 + 1. max ( Muy 1 . Moy + 0.105 = 2500 = 750 kg/cm2 kg/cm2 kg/cm2 kg/ cm2 y Check terhadap tekuk lateral o Arah sumbu X Faktor pengali momen = cb Untuk balok sederhana memikul beban merata.2.5 .6 .2 . 34.2 . Mdy + 0. 0 = 21.2 DESAIN GORDING 2.418 Mux = 140.949 o Muy2 =1.1 Perhitungan Kapasitas Penampang y Propertis penampang gording (profil C ) h = 125 mm b = 50 mm tf = tw = 3.85 cm A = 7.8 .6 .0 cm3 Sy = 8. 16. 11.807 cm2 Sx = 29.3 .612 + 0. max ( Mux 1 .105 N/mm2 (Mpa) = 2.676 Muy = 39. Mux2 ) y Arah Y o Muy1 = 1.6 cm 4 ry = 1. cb = 1.5 (Moy atau Mry0) + 1. 11.292 + 0.5 .612 + 1. 51.617 kg m .3 Mwy =1.2 . Muy2 ) 2.2 .106 = 80 000 = 250 = 75 Mpa Mpa Mpa = 8.8 Mwy = 1.2 m d = 20 mm Ix = 181 cm4 Iy = 26.136 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) . 0 = 39. Mdy + 1.142 + 0. 16. 22.2 .142 + 1.Tugas Besar Konstruksi Baja I = 1.949 kg m .3 .

J .Tugas Besar Konstruksi Baja I Lb = Lk = jarak rafter/kuda-kuda = 4 m o Lp = 1. T Sx x1 1  1  x 2 ( Fy  Fr ) 2 fy  Fr E .85 2.094 cm 2500 o Lr = ry .G.76 . A 2 o x1 ! o J! x1 ! 1 ?. 1.76.10 6 = 92. ry E Fy = 1.

125  2.50  2.20 .

3.2 ¼.125 . 2  125 .3.196 cm6 o 4 I « Sx » x2 ! Iy ¬ G. x1 1  1  y 2 ( Fy  Fr ) 2 Fy  Fr 145655 . 1 1  1  1.85 .156. 3 o o Iw ! t.10 12 ­ ½ = 490.2 3 A0.125 3 « 3.156 .6 ­ ½ 2 = 1.196 « 29 » ¬ 8.2 »  6 ! ¬ 6.28945cm 4 .3.490.50.b 3 .h 3 « 3bt  2ht »  6 .10 5.50 3.2.J ¼ ­ ½ ! 2 4.28945 ¼ 26.3.449 cm o Lp < L < Lr (termasuk pada bentang menengah) « ¨ Lr  Lb ¸» © Mn ! cb ¬ Mr  .10-6 kg cm o Lr ! ry.2  2.0007 ! 0. = 272.50.0.10  6 ( 2500  750 ) 2 2500  750 ! 1.3.10 12 ¬ 6bt  ht ¼ ­ ½ 3.

Mp  Mr © Lr  Lp ¹¼ ¹ ª º½ ­ Mp Grup II Kelompok VIII = 1.807 ! 1.10 2 Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005)   T 29 2.Sx.12.10 5 x 0.28945 x 7.45655.Fy.10 5 kgc 2 ¡ .10 6 x8.

2 Pemeriksaan Kekuatan dan Kontrol Lendutan 2.9.949 e 216.9 x1.715.54 « OK! 2.927 kg m Mux e JMnx 585.Sx. min (Mp.12.474 = 643.29.2.2.474 kg m Mnx= 715.927 « OK! o arah sumbu lemah Y J Mny ! 0.10 =81200 kg cm 2 Mr = ( Fy  Fr ).2 .29.10 2 = 50750 kg cm « ¨ 272.10 2 = ( 2500  750 ).449  92.Fy = 0.136¬50750  (81200  50750)© ª 272.Mn) y Kuat Lentur Rencana J Mnx ! 0.2 x8.094 º½ ­ = 715.02 x 2500.474 kg m .1 Pemeriksaan Kekuatan Mux Muy  e1 JMnx JMny Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .012 e 643.54 kg m Muy e JMny 39.10 2 = 216.Sy .Tugas Besar Konstruksi Baja I = 1.2.449  200 ¸» ¹¼ Mn ! 1.250.9 x1.

.Lk ! 384.0285.181.4 2 384.879.354 . 3 192 .10 8 ! 8.2. ! 384.26.2.2.4 3 ! 192. cos18 o .Ix Grup II Kelompok VIII ¦ § ¤ ( Xo ! P cos E .10 6 o Beban Angin ( Xw ! 5.Ix ! 5.E.qw.Ix ¥ ¢ ( Xd 5.10 7 o Beban Hujan ( Xr 5.10 8 = 1.qd .402 e 1 « OK! 2.181.4 4 384.1010 .2.qr. 4 384.575.Tugas Besar Konstruksi Baja I 0.10-6 o Beban Orang 100 cos 18.2 Kontrol Lendutan Arah X L = Lk = jarak antar rafter o Beban Mati ! 5.181.10 8 ! 2. cos E .18. . cos E .2.1010 . .Ix £ 2 k 4 Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) . cos18.757 .10 10.

2.354.945.016.Tugas Besar Konstruksi Baja I ! 5.181.04.10-6 = 4.4 384.016.10 6 ( Xt = ( xd + ( ( Xo atau ( Xr ) + ( Xw = 1.10-6 + 1.10 8 4 ! 1.10-6 + 2.10-6 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .575.11.1010.

204.L2 192 . sin 18.10 7 o Beban Hujan ( Yr ! 5.E .10 8 ! 2.4 3 ! 192.10 6 o Beban Angin ( Yw = 0 ( Yt = ( Yd + ( ( Yo atau ( Yr ) + ( Yw = 3. sin E . 204.181.2.1010 .1010.10 8 ! 3.Iy 100.10 6 ) 2  (8.846.10 6 o Beban Orang ( Yo ! . sin E .Iy 5.10-6 + 5. sin E .4 4 ! 384.Tugas Besar Konstruksi Baja I Arah Y L = Lk = jarak antar rafter o Beban mati 5.2. sin 18. .L4 384 .49.10 8 ! 5.2.Ix © 4  Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .1010 . sin 18.10 6 ) 2 Grup II Kelompok VIII ¨ ( Yd ! 5.qd . 384.18.10-6 ( ! (Xt 2  (Yt 2 ! (4.10-6 + 0 = 8.181.qr.0285.49.181.945.694.E.694.26.879.4 4 ! 384.

Tugas Besar Konstruksi Baja I ! 1.10 5 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .00.

66 «««««««.66 240 240 Check ( e -5 (i 1.OK! Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .00.Tugas Besar Konstruksi Baja I Lendutan izin (i ! L 400 ! ! 1.10 e 1..

Beban mati  beban pada rafter  beban gording Beban gording dijadikan beban merata sepanjang rafter S = 3. Analisa Pembebanan 3.Tugas Besar Konstruksi Baja I BAB III KOMBINASI PEMBEBANAN 3.1.82201 kg/m Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .5 m L1 = 4.13 kg/m x ½ ( 4m ) x 1/1.05073 kg/m  Untuk kuda-kuda 2 (rafter2) beban gording = berat profil x ½ (L1 + L2 ) x 1/jarak antar gording = 6.1.5 m  = 18S  Untuk kuda-kuda 1 (rafter1) beban gording = berat profil gording x ½ L1 x 1/jarak antar gording = 6.5m ) x 1/1.0 m L2 = 3.104m = 11.1.13 kg/m x ½ ( 4m + 3.104m = 20.

5m + 3.71694 kg/m  Beban Atap beban atap dijadikan beban merata sepanjang rafter  untuk kuda-kuda 1 ( rafter 1) beban atap = berat atap x ½ L1 = 10 kg/m2 x ½ ( 4m ) = 20 kg/m  untuk kuda-kuda 2 ( rafter 2) beban atap = berat atap x ½ (L1 + L2 ) = 10 kg/m2 x ½ ( 4m + 3.5m ) x 1/1.5m ) = 17.5m + 3.5m ) x 1/1.5 kg/m Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .5m ) = 35 kg/m  untuk kuda-kuda 5 ( rafter 5) beban atap = berat atap x ½ L2 = 10 kg/m2 x ½ ( 3.104m = 9.13 kg/m x ½ ( 3.13 kg/m x ½ ( 3.104m = 19.Tugas Besar Konstruksi Baja I  Untuk kuda-kuda 3 (rafter3) = rafter 4 beban gording = berat profil x ½ (L2 + L2 ) x 1/jarak antar gording = 6.5 kg/m  untuk kuda-kuda 3 ( rafter 3) = rafter 4 beban atap = berat atap x ½ (L2+ L2 ) = 10 kg/m2 x ½ ( 3.43388 kg/m  Untuk kuda-kuda 5 (rafter5) beban gording = berat profil x ½ L2 x 1/jarak antar gording = 6.5m ) = 37.

2.Tugas Besar Konstruksi Baja I  Beban Mati pada Balok Beban dijadikan beban trapezoid atau beban trapezium dan beban segitiga.12 m x 2 m = 576 kg/m  beban plafon + rangka = bj x a = 40 kg/m2 x 2m Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) . karena S { L1 maka dicari nilai a (tinggi segitiga). beban dijadikan beban segitiga. a 1/2L1 a L1 45o b 1 S 2 S 3 S 4 Asumsi tebal pelat lantai = 12 cm Untuk lajur 1. Nilai a a 45o 2 tan 45o = a 2 =2m Lajur 1 & 4  beban pelat = bj beton x tebal pelat x a = 2400 kg/m3 x 0. 3 dan 4.

84 kg/m  beban ubin ( 2 cm ) = bj x tebal ubin x a = 24 kg/m3 x 0.02m x (a + a ) = 21 kg/m3 x 0.02 m x 2 m = 0.12m x (2m+2m) = 1152 kg/m  Plafon rangka = 40 kg/m2 x ( a + a ) = 40 kg/m2 x (2m + 2m) = 160 kg/m  Spesi = 21 kg/m3 x 0.Tugas Besar Konstruksi Baja I = 80 kg/m  beban spesi ( 2 cm ) = bj x tebal spesi x a = 21 kg/m3 x 0.02 m x ( a + a ) = 24 kg/m3 x 0.92 kg/m Total = 1315.8 kg/m Lajur 2 & 3  Beban pelat = 2400 kg/m3 x 0.68 kg/m  Ubin = 24 kg/m3 x 0.96 kg/m Total = 657.02m x (2m + 2m) = 1.6 kg/m Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .02 m x 2 m = 0.02 m x (2m + 2m) = 1.12m x ( a + a ) = 2400 kg/m3 x 0.

02m x ½ L1 = 24 kg/m3 x 0.5m Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .96 kg/m Total = 657.02m x ½ L1 = 21 kg/m3 x 0.8 kg/m  Beban Dinding Beban dinding dijadikan beban merata disepanjang balok lantai 1 Beban dinding ½ bata = bj x H2 = 250 kg/m2 x 3.Tugas Besar Konstruksi Baja I Lajur a & b Untuk lajur a dan b dijadikan beban trapesium a 1/2L1 L1 b S  Beban pelat = 2400 kg/m3 x 0.02m x ½ (4m) = 0.02m x ½ (4m) = 0.84 kg/m  Ubin = 24 kg/m3 x 0.12m x ½ L1 = 2400 kg/m3 x 0.12 m x ½ (4m) = 576 kg/m  Plafon rangka = 40 kg/m2 x ½ L1 = 40 kg/m2 x ½ (4m) = 80 kg/m  Spesi = 21 kg/m3 x 0.

2.1. maka coba pilih lagi profil lain melalui SAP. 3. Beban Hidup Beban orang terpusat ( L = 100 kg/m2) Beban diletakkan pada titik gording pada rafter  Pada rafter yang di tepi Beban orang terpusat ( L ) = 0. Jika dalam perencanaan profil tersebut tidak kuat.5 x ( 100 kg/m2 ) = 50 kg/m2  Pada rafter yang di tengah Beban orang terpusat ( L ) = 100 kg/m2 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) . Pilih profil seekonomis mungkin. kolom & rafter Propertis penampang profil balok dan kolom dipakai profil IWF dan langsung dimasukkan kedalam SAP.Tugas Besar Konstruksi Baja I = 875 kg/m  Beban balok.

Tugas Besar Konstruksi Baja I Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .

1.Tugas Besar Konstruksi Baja I Beban hidup pada balok (L) a 1/2L1 a L1 45o b 1 S 2 S 3 S 4 Beban hidup berupa beban trapesium = beban mati pada balok  untuk lajur 1 & 4 Beban hidup = beban hidup x a = 250 kg/m2 x 2m = 500 kg/m  untuk lajur 2 & 3 Beban hidup = beban hidup x ( a + a ) = 250 kg/m2 x (2m + 2m) = 1000 kg/m 3.4 = 0. Beban Angin Angin Tekan  Kemiringan rafter ( c = 0.02 ) = 18º ± 0.3.02 (18º ) ± 0.4 = -0.04  Tekanan Angin ( P) Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .

14 m2 o Untuk rafter 3 dan 4 D = ½ (3.104m) = 4.5m) x (1.5m + 3.5m) x (1.864 m2 o Untuk rafter 5 D = ½ (3.5m) x (1.208 m2 o Untuk rafter 2 D = ½ (4m + 3.932 m2 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .Tugas Besar Konstruksi Baja I P = v2 16 = 25 kg/m2 qa = cxP = -0.04 x (25kg/m2 ) = -1 kg/m2 qa = 10 kg/m2 Bidang kerja (D) = jarak antar kuda ± kuda x jarak antar gording (untuk di tengah) o Untuk rafter 1 D = ½ (4m) x (1.104m) = 1.104m) = 3.104m) = 2.

Tugas Besar Konstruksi Baja I Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .

8 (qa x D) = 0.8 (qa x D) = 0.8 x (10 kg/m2 ) x (4.8 x (10 kg/m2 ) x (3.664 kg o Untuk rafter 2 = 0.912 kg o Untuk rafter 5 = 0.932 m2 ) = 15.14 m2 ) = 33.864 m2 ) = 30.456 kg Angin Hisap c = 0.8 x (10 kg/m2 ) x (2.12 kg o Untuk rafter 3 & 4 = 0.8 x (10 kg/m2 ) x (1.Tugas Besar Konstruksi Baja I  Beban Angin Tekan o Untuk rafter 1 = 0.8 (qa x D) = 0.4  Tekanan angin (P) P = v2 16 = 25 kg/m2 q = cxP = 0.8 (qa x D) Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .4 x (25 kg/m2 ) = 10 kg/m2  Beban Angin Hisap o Untuk rafter 1 = 0.8 (qa x D) = 0.208 m2 ) = 17.

912 kg o Untuk rafter 5 = 0.8 (qa x D) = 0.12 kg o Untuk rafter 3 & 4 = 0.8 x (10 kg/m2 ) x (3.8 x (10 kg/m ) x (2.2D + 1.864 m2 ) = 30.6L 3.6L + 0.8W Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .14 m2 ) = 33.8W 4.2D + 1. 1.456 kg Angin Tekan Angin Hisap Analisa struktur dengan SAP 2000 (3D) Kombinasi pembebanan yang dipakai ( SNI ± 2002 ) 1. 1.932 m2 ) = 15.8 x (10 kg/m2 ) x (4. 1.8 (qa x D) = 0.664 kg o Untuk rafter 2 2 2 = 0.Tugas Besar Konstruksi Baja I = 0.4D 2.208 m ) = 17.2D + 1.6L ± 0.8 (qa x D) = 0. 1.8 x (10 kg/m2 ) x (1.

Tugas Besar Konstruksi Baja I Gambar Struktur SAP Gambar Pembebanan SAP Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .

52 m = 5520 mm a.6 cm4 ry = 1. Lr = ( fy  fr ) . 105 Mpa G = 8 . 104 Mpa Fy = 250 Mpa Fr = 75 Mpa 4.094 cm X 1. 3.6 .23) + ( 118. 125 . Lp = 1. 1  1  ( fy  fr ) 3.76 .Tugas Besar Konstruksi Baja I BAB IV PERENCANAAN PENAMPANG 4. 3.2 3 ) = 2894. 1.G.2 Propertis Penampang : h = 125 mm b = 50 mm tf = 3.2.1 Perencanaan Rafter Profil WF 125.2 mm Ix = 181 cm4 Iy = 26.76 .ry 2 b.50. ry E fy 200000 250 = 1.85 cm Sx = 29.5 mm4 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) . A 2 X1 = J = 1/3 ( bi .J .85 . 3. tw3) = 1/3 (( 2 .14 Sx E .0 cm3 A = 7. 3.2 mm tw = 3.807 cm2 E = 2 .1 Cek terhadap Lentur Lb = 5. = 92.1.

J  © ª lb º ª lb º 2 = 2268643. .23 ) = 490.75 Cek Nu < Nn 5852.063 < 165898. 3....1 1  1  1..2 Perencanaan Batang Tekan Nn = Ag .J º 2 Iw = ( 1/12 .E ¸ ¨ 3. 250 = 195175 kg Faktor reduksi 0..10 ( 2500  750) = 272.14.449 cm ¨ 3.4723 .1 kgcm X2 4. Fy = 780.7 .14 ¸ Mn = cb. ok Grup II Kelompok VIII  6 ( 2500  750) 2 )  Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) . 125 .Tugas Besar Konstruksi Baja I Jadi X1 = 145655..Iy.1.75 ««««.© ¹ .156 ...Iw ¨ Sx ¸ = © ¹ Iy ª .438 kgm cek lentur Mu < 0.Iw ¹.082 < 19283. bf . ok 4.156. tf 3 ) = ( 1/12 .196 cm6 Jadi X2 = 1.Iy. E..763 Nmm = 22686. 10-6 Lr = 1.85 Mn 6693.85 145655.85 Nn = 165898.

2 mm Ix = 181 cm4 Iy = 26. Lp = 1.85 ) Nn = 165898.2.75 cek Nu < Nn = 175657.50.Tugas Besar Konstruksi Baja I 4.2 mm tw = 3.76 . 250 = 195175 kg Faktor reduksi ( 0. 105 Mpa G = 8 . 3.5««««««« ok 4.2 Propertis Penampang : h = 125 mm b = 50 mm tf = 3.2 Perencanaan Balok Profil WF 125.9 0.04 < 175657. Fy = 780.807 cm2 E = 2 . ry E fy = 1.1 Cek terhadap Tekuk Lateral Lb = 4 m = 4000 mm a. 104 Mpa Fy = 250 Mpa Fr = 75 Mpa 4.0 cm3 A = 7.76 . 3.75 Faktor reduksi 0. 1.94 mm Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .6 cm4 ry = 1.85 cm Sx = 29.1.85 ¥ 200000 / 250 = 920.5 kg Nn = 146381.2.7 .3 Perencanaan Batang Tarik Nn = Ag .25 kg Nn 18660.

. 3. 50 .I ¨ Sx ¸ = © ¹ Iy ª G.Iy. tf3 ) h2 = ( 1/12 .14 Sx E ..1 1  1  1. A 2  ( 2500  750) 2 ) 2 .85 = 272. .23) + ( 118.ry 2 = ( fy  fr ) .1 Konstanta Puntir (J) J = 1/3 ( bi .2 Perencanaan batang Tekan Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005)   3.6 .10 ( 2500  750) 6 Lr = 1. 125 .J  © ª lb º ª lb º = 2268643.196.4723 .J º 2 X2 = X2 = 1. bf . tw3) = 1/3 (( 2 .23 ) 1252 = 490.5 mm4 Iw = ( 1/12 .763 Nmm = 22686. 10-6 145655.449 cm ¨ 3.Iy.2 3 ) = 2894.J . . 3.14.14 ¸ Mn = cb. E.85 Mn 6693.10 6 mm6 4. 3.082 < 19283.438 kgm cek lentur Mu < 0...156.156.. 1  1  ( fy  fr ) X1 = = 145655.2.© ¹ .Tugas Besar Konstruksi Baja I b.. Lr X 1... ok 4.Iw ¹.E ¸ ¨ 3.

85 ) Nn = 165898. Fy = 780. 250 = 195175 kg Faktor reduksi ( 0.7 .Tugas Besar Konstruksi Baja I Nn = Ag .75 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .

7 .75 Faktor reduksi 0.5 kg Nn = 146381.3.3 Perencanaan Kolom Profil WF 125.Tugas Besar Konstruksi Baja I Faktor reduksi 0.1 Cek terhadap tekuk Lateral Lb = 4000 mm Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .9 0.0 cm3 A = 7.25 kg Nn 5852.5««««««« ok 4..9 0.2. 104 Mpa Fy = 250 Mpa Fr = 75 Mpa 4. 3.....6 cm4 ry = 1.85 ) Nn = 165898. 3.5 .5 kg Nn = 146381.. 105 Mpa G = 8 .807 cm2 E = 2 .2 Propertis Penampang : h = 125 mm b = 50 mm tf = 3.4 < 175657.25 kg Nn 18660.3 Perencanaan Batang Tarik Nn = Ag .....75 cek Nu < Nn = 175657.. ok 4..75 cek Nu < Nn = 175657..063 < 175657. Fy = 780.85 cm Sx = 29. 250 = 195175 kg Faktor reduksi ( 0..2 mm Ix = 181 cm4 Iy = 26.50..2...2 mm tw = 3...

23 ) 1252 = 490.85 ¥ 200000 / 250 b.E ¸ ¨ 3.1 Konstanta Puntir (J) J = 1/3 ( bi .1 1  1  1.94 mm X 1. A 2 X1 = = 145655.449 cm ¨ 3.14.5 mm4 Iw = ( 1/12 .763 Nmm = 22686.© ¹ .76 . bf . Lp = 1.23) + ( 118. tf 3 ) h2 = ( 1/12 .14 ¸ Mn = cb.76 . 50 .ry 2 = ( fy  fr ) . 1  1  ( fy  fr ) 3.J  © ª lb º ª lb º 2 = 2268643.Iy.I ¨ Sx ¸ © ¹ Iy ª G.6 .10 6 mm6 4.Iw ¹.196.J .G. tw3) = 1/3 (( 2 .156.Tugas Besar Konstruksi Baja I a.85 = 272.438 kgm cek lentur Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005)   (2500  750) 2 ) .156. 1. 3. ry E fy = 1.14 Sx E . E. 125 .23 ) = 2894.Iy. 10-6 145655.J º 2 X2 = X2 = = 1. . 3. Lr = 920. 3.10 (2500  750) 6 Lr = 1.

..Tugas Besar Konstruksi Baja I Mu < 0....85 Mn 6693... ok Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .4723 ..082 < 19283.

...5««««««« ok 4..75 Faktor reduksi 0.7 ..3 Perencanaan Batang Tarik Nn = Ag .75 cek Nu < Nn = 175657.75 Faktor reduksi 0.7 . Fy = 780...3.3.75 cek Nu < Nn = 175657..... 250 = 195175 kg Faktor reduksi ( 0...4 < 175657. Fy = 780.5 kg Nn = 146381.5 kg Nn = 146381.25 kg Nn 18660...85 ) Nn = 165898... ok Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .85 ) Nn = 165898.9 0. 250 = 195175 kg Faktor reduksi ( 0.9 0..063 < 175657.5 .Tugas Besar Konstruksi Baja I 4.25 kg Nn 5852.2 Perencanaan batang Tekan Nn = Ag ..

2 x 3. TJb 4 1 . T (15.875 mm = Ab = = 1 .325 (high strength bolt) fub = 825 Mpa b diameter baut = b Luas baut J b = 15.Tugas Besar Konstruksi Baja I BAB V PERENCANAAN SAMBUNGAN b Sambungan Balok dan Kolom Balok IWF Kolom Mu Vu  = 4720.04 kg Profil Balok yang dipakai IWF 125 x 50 x 3.2  Baut yang digunakan A .875mm)2 4 = 197.933 mm2 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .16 kg m = 12207.

97933 cm b Jumlah baut 2 = n = 4 asumsi : dengan ulir pada bidang geser + Pelat + + + Check Geser : fdv = 0.815 kg/cm2 Check : fuv 1541.Tugas Besar Konstruksi Baja I = 1.25.04 4  1. 0.97933 = 1541. 1 = 2475 kg/cm2 fuv = = Vu n  Ab 12207. 0. m + + + + Balok = 0.9 fuv e 621 N/mm2 fti = 807 ± 1.75 .75 .10-3 kg/cm2 .4 .9 fuv Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) Grup II Kelompok VIII .4 . 8. fub .815 < < fdv 2475 ««« OK! Tarik Untuk baut A ± 325 ft e 807 ± 1.

1815 = 514.686 N Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) Grup II Kelompok VIII .Tugas Besar Konstruksi Baja I = 807 ± 1. semua baut mengalami tarik Rp a Rn baut Rp Rp Rn = = = = = Rn a .055 } 514 N/mm2 Momen J f = 0.75 .933 305212. b .75 . 154. ft .9 .75 J y = 0. 197.9 d d4 d3 d2 d1 + + + + + + + + b Keseimbangan gaya horizontal asumsi : : Rp = Rn akibat momen. 0. Ab 4 . 0. 514 . fy n .

2 .4 . 0. fy (d . OK! 59577.289 kg m > Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .212686 kN a = = = Rn b.289 kg m Check : Md > Mu 4720. 2 .933 (25 + 50 + 75 + 100) + 0. b .4 mm < 40 mm asumsi semua baut mengalami tarik benar. 197. 50. 250 . fy 305212.4 mm a < d1 24. 24.686 N 50mm. (125 24. 514 .75 .4 ) 2 = 59577. ft . 0.a ) 2 = 0. Ab (d1 + d2 + d3 + d4 ) + J y . Kapasitas Momen a < d1 Md = Jf . a .9 .Tugas Besar Konstruksi Baja I = 305.16 kg m «««.250 N / mm 2 24.75 .75 .

Tugas Besar Konstruksi Baja I BAB VI PENGGAMBARAN Gambar detail sambungan balok dan kolom Pelat Balok (IWF) Kolom (IWF) Baut 5/8" Detail Sambungan Kolom & Balok Skala 1 : 10 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .

2 cm2 E = 2 .38 cm Sx = 300 cm3 A = 51.5 mm d ry 2. Balok Profil WF 200.175. Rafter Profil WF 175.5 mm = 2880 cm4 = 984 cm4 = 20 mm = 1.2 cm4 = 65.11.10 Propertis Penampang : h b = 200 mm = 200 mm ry = 5. 104 Mpa Fy = 250 Mpa Fr = 123 Mpa 3.97 cm2 = 483 cm4 = 99.5 Propertis Penampang : h b tf tw Ix Iy = 175 mm = 175 mm = 11 mm = 7. Gording Properties penampang gording (Profil C) h b tf = 150 mm = 75 mm A Ix Iy Sx Sy = 13. 105 Mpa G = 8 .2 cm3 = 19.5 mm tw = 4.13 cm Sx = 628 cm3 Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) Grup II Kelompok VIII .200.7.047 cm ry = 4.1 cm3 = 4.16.Tugas Besar Konstruksi Baja I BAB VII KESIMPULAN Dalam perencanaan ini digunakan 1.

105 Mpa G = 8 .50. 105 Mpa G = 8 . 104 Mpa Fy = 250 Mpa Fr = 75 Mpa Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .6 cm2 E = 2 .2 Propertis Penampang : h b tf tw Ix Iy = 200 mm = 200 mm = 16 mm = 10 mm = 6530 cm4 = 2200 cm4 ry = 5.2.Tugas Besar Konstruksi Baja I tf tw Ix Iy = 16 mm = 10 mm = 6530 cm4 = 2200 cm4 A = 83. Kolom Profil WF 125. 104 Mpa Fy = 250 Mpa Fr = 75 Mpa 4. 3. 3.6 cm2 E = 2 .13 cm Sx = 628 cm3 A = 83.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->