Anda di halaman 1dari 10

Modul Perawatan Sepeda Motor Andika Arifianto, S.

Pd

KARBURATOR

A. Pengertian dan Fungsi Karburator


a. Pengertian Karburator
Karburator merupakan bagian yang penting pada sepeda motor. Hampir
semua sepeda motor menggunakan karburator karena umumnya sepeda motor
menggunakan bensin sebagai bahan bakarnya. Karena itu karburator yang baik harus
mampu membuat gas yang sempurna dan sesuai dengan kebutuhan mesin pada
setiap tingkat penggunaan dan kecepatan putaran mesin. Untuk mendapatkan
pembakaran yang sempurna dibutuhkan perbanbingan bensin dan udara dalam
percampuran gas, menurut teoritis adalah 1:15. Artinya 1 gram bensin harus
dicampur dengan 15 gram udara.
Apabila perbandingan campurannya lebih dari 1:15 maka biasanya
dikatakan campuran miskin contoh 1:18. Apabila perbandingan campuran kurang
dari 1:15 maka dikatakan campuran kaya contoh 1:12. Didalam praktek pada
umumnya digunakan campuran kaya, ini untuk mendapatkan daya mesin yang lebih
besar (boros mesin). Dan dengan sebaliknya apabila menghendaki bahan bakar yang
ekonomis maka bisa digunakan campuran miskin. Untuk campuran miskin ini biasa
digunakan pada mesin 4 tak karena gerakan motor ini tak secepat kerja motor 2 tak.

b. Fungsi Karburator
Karburator berfungsi untuk mencampur bahan bakar dan udara dalam
perbandingan yang tertentu sehingga menjadi gas pembakar yang dibutuhkan oleh
mesin motor.

B. Komponen – Komponen Karburator dan Fungsinya


1. Mangkok karburator ( float chamber )
Berfungsi untuk menyimpan bensin pada waktu belum digunakan.
2. Klep / Jarum Pelampung
Berfungsi untuk mengatur masuknya bensin kedalam mangkok karburator.
3. Pelampung ( float )
Berfungsi untuk mengatur agar tetapnya bahan bakar didalam mangkok karburator.
4. Skep / Katup Gas
Berfungsi untuk mengatur banyaknya gas yang masuk kedalam silinder.

1
Teknik Sepeda Motor SMK Negeri 2 Amuntai
Modul Perawatan Sepeda Motor Andika Arifianto, S.Pd

5. Pemancar Jarum ( main jet / needle jet )


Berfungsi untuk memancarkan bensin waktu motor di gas besarnya diatur oleh
terangkatnya jarum skep.
6. Jarum Skep / Jarum Gas ( jet needle )
Berfungsi untuk mengatur besarnya semprotan bensin dari main nozzle pada waktu
motor di gas.
7. Pemancar besar / induk ( main jet )
Berfungsi untuk memancarkan bensin waktu motor di gas full ( tinggi ).
8. Pemancar kecil / stasioner ( slow jet ).
Berfungsi untuk memancarkan bensin waktu langsam / stationer.
9. Sekrup Gas / Baut Gas ( throttle screw )
Berfungsi untuk setelan posisi skep sebelum di gas.
10. Skrup udara / baut udara ( air Screw )
Berfungsi untuk mengatur banyaknya udara yang akan dicampur dengan bahan
bakar.
11. Katup Cuk ( choke valve )
Berfungsi untuk menutup udara luar yang masuk ke karburator sehingga gas menjadi
kaya digunakan pada waktu start.

C. Tipe Karburator
Type karburator yang digunakan pada mesin motor ada 2 macam yaitu :
• Karburator Arus Datar
Yaitu karburator yang arah masuknya gas kedalam motor dengan arah datar, biasanya
banyak digunakan pada motor buatan jepang.
• Karburator Arus Turun
Yaitu karburator yang arah masuknya gas kedalam motor dengan arah turun, biasanya
banyak digunakan pada motor vespa, Lambretta, Bajaj dan sebagian pada motor
jepang type SUZUKI FD 110 XC.
D. Cara Kerja Karburator
Pada waktu mesin di hidupkan silinder mengadakan gerak isap maka isapan
tersebut mengisap udara luar masuk ke dalam motor melalui spoeyer/jet, maka tekanan
udara di permukaan jet rendah dan dari dalam spoeyer tadi memancarkan bensin.
Sedangkan pancaran tersebut berupa kabut bensin/atomisasi yang disebabkan oleh

2
Teknik Sepeda Motor SMK Negeri 2 Amuntai
Modul Perawatan Sepeda Motor Andika Arifianto, S.Pd

adanya udara yang mengalir melalui saluran udara ke masing-masing spoeyer. Baik itu
merupakan slow jet atau main jet. Sehingga dengan mudah bercampur udara menjadi gas
yang diperlukan oleh motor dan pencampuran ini disebut venture. Dan inilah cara kerja
karburator pada umumnya baik pada putaran mesin rendah maupun tinggi.

E. Tingkat Kecepatan
Tingkat kecepatan terbagi 4 yaitu :
1. Putaran Stasioner (langsam)
Posisi handle gas = 0 / lepas gas pada tingkatan ini bagian yang berpengaruh ialah
sekrup udara (air screw) dan sekrup gas (throttle stop sore), apabila terjadi ketidak
normalan didalam hidupnya mesin maka yang diperlukan di setel hanya dua bagian
ini.
2. Putaran Rendah
Diatas stasioner gas = 0 / 1/8. Pada tingkatan ini alat komponen karburator yang
berpengaruh ialah sekrup udara dan coakan pada katup gas atau coak sekrup (cut
away).
3. Putaran Menengah
Diatas 1/8 sampai 3/4 gas, dan pada tingkatan ini komponen yang berpengaruh
hanyalah coakan skep dan posisi tinggi jarum skepnya.
4. Putaran Tinggi
Diatas 3/4 gas sampai dengan full yang berpengaruh pada tingkatan ini hanyalah
besarnya lubang main jet.

F. Langkah Kerja
a. Melepas dan Pembongkaran Karburator
1. Melepas karburator
- Lepaskan leg shield tengah
- Lepaskan leg shield kiri kanan
- Lepaskan baut-baut saluran pemasukan (1)
- Cabut selang bensin (2) dan selang vakum (3)

3
Teknik Sepeda Motor SMK Negeri 2 Amuntai
Modul Perawatan Sepeda Motor Andika Arifianto, S.Pd

- Lepaskan starter plunger dari rangka karburator (4)


- Lepaskan sabuknya (5)
- Lepaskan kabel gas (6)

2. Pembongkaran Karburator
- Lepaskan saluran pemasukan dengan melepas
baut-bautnya

- Lepaskan rumah pelampung (6) dengan


melepas sekrup-sekrupnya

- Lepaskan O-Ring.Perhatikan !
Gantilah O-Ring dengan yang baru

- Lepaskan rangkaian pelampung (1) dan needle


valve dengan melepas pinnya (2)
Perhatikan !
Jangan menggunakan kawat untuk
membersihkan saluran – saluran dan lubang –
lubangnya.

4
Teknik Sepeda Motor SMK Negeri 2 Amuntai
Modul Perawatan Sepeda Motor Andika Arifianto, S.Pd

- Lepaskan main jet (3) dan pilot jet (4)

- Lepaskan pilot air jet (5)


Catatan :
Sebelum melepas pilot air jet putarlah dengan
perlahan searah jarum jam untuk melepaskan
seting dan hitung jumlah putarannya agar
dudukan sekrup tidak cacat. Hal ini sangat
penting untuk menset kembali saat
pemasangan pilot air jet pada posisi semula

b. Pemeriksaan dan Penyetelan


Gambar bagian – bagian karburator :

5
Teknik Sepeda Motor SMK Negeri 2 Amuntai
Modul Perawatan Sepeda Motor Andika Arifianto, S.Pd

1. Pemeriksaan Jet Karburator


Periksalah bagian di bawah ini apakah rusak atau tersumbat.
- Periksa pilot jet apakah masih baik atau sudah aus.
- Periksa pelampung apakah masih baik atau bocor.
- Periksa main jet kemungkinan aus atau cacat.
- Periksa jarum pelampung kemungkinan aus atau cacat.
- Periksa main air jet kemungkinan sudah aus atau cacat.
- Periksa starter jet apakah masih baik atau sudah rusak.
- Periksa gasket dan O-ring kemungkinan sudah rusak.
- Periksa pilot air screw kemungkinan cacat atau aus berlebihan.
- Periksa lubang by pass dan pilot outlet kemungkinan tersumbat/rusak.
- Periksa lubang udara pada needle jet kemungkinan aus atau tersumbat.

2. Pemeriksaan Jarum Pelampung


Bila diantara dudukan dan jarum pelampung terdapat benda asing, bensin akan
terus mengalir dan mengakibatkan banjir, bila dudukan dan jarum sudah
termakan, gantilah kedua-duanya. Sebaliknya jika jarum tidak mau bergerak.
Maka bensin tidak mau turun. Bersihkanlah ruang pelampungnya dengan bensin
bila jarum pelampung cacat seperti pada gambar, ganti dengan yang baru.
Bersihkan saluran-saluran bensin dan ruang pencampur dengan angin
kompresor.

3. Penyetelan Tinggi Pelampung


Untuk mengetahui tinggi pelampung buka dan balikkan karburator
dengan arm pelampung bebas. Ukrulah tinggi (A) dengan menggunakan vernier
caliper saat lidah pelampung menyentuh dengan ujung jarum (needle valve).
Bengkokkan lidah (1) untuk mendapatkan ketinggian (A) yang ditentukan.
Cara penyetelan pelampung adalah dengan cara membengkokkan lidah
pelampung (1) dengan obeng. Jika penyetelan lidah pelampung terlalu tinggi

6
Teknik Sepeda Motor SMK Negeri 2 Amuntai
Modul Perawatan Sepeda Motor Andika Arifianto, S.Pd

maka jarum pelampung cepat menutup, bensin dalam ruang pelampung menjadi
kurang dan sebaliknya.

4. Penyetelan Jet Needle


- Lepas kabel gas
- Lepas pengunci jet needle dengan obeng
- Lepaskan jet needle
- Pindahkan posisi circlip ke atas, campuran
berkurang
- Pindahkan posisi circlip ke bawah campuran
bertambah kaya

c. Perakitan dan Pemasangan Karburator


1. Perakitan Karburator
- Pasang pilot air jet
- Pasang kembali main jet dan pilot jet pada
dudukannya

7
Teknik Sepeda Motor SMK Negeri 2 Amuntai
Modul Perawatan Sepeda Motor Andika Arifianto, S.Pd

- Pasang kembali rangkaian pelampung dan


needle valve dengan memasang pinnya

- Pasang kembali O-Ring

- Pasang rumah pelampung dan kencangkan


sekrup-sekrupnya

- Pasang kembali saluran pemasukan dan


kencangkan baut-bautnya

Dalam merakit karburator perhatikan hal-hal berikut ini :


Gantilah gasket dan O-Ring pada body saluran pemasukan karburator dengan
yang baru, kalau sudah menimbulkan tanda-tanda kerusakan.

8
Teknik Sepeda Motor SMK Negeri 2 Amuntai
Modul Perawatan Sepeda Motor Andika Arifianto, S.Pd

2. Pemasangan Karburator
- Pasang kabel gas

- Pasang kembali kran bahan bakar

- Kencangkan baut-baut saluran pemasukan

- Pasang skep ke dalam karburator dengan


menepatkan sesuai dengan alurnya pada
sekrup penahan skep.

9
Teknik Sepeda Motor SMK Negeri 2 Amuntai
Modul Perawatan Sepeda Motor Andika Arifianto, S.Pd

- Kencangkan tutup kepala karburator


dengan baik

- Pasang kembali leg shield kiri kanan


- Pasang kembali leg shield tengah

Penyetelan sekrup udara


1. Putar sekrup udara searah jarum jam sampai duduk dengan ringan dan kemudian
kembalikan pada posisi sesuai dengan spesifikasi yang diberikan.
2. Hangatkan mesin sampai suhu operasi.
3. Hidupkan mesin dan setel putaran stasioner mesin dengan sekrup penahan skep.
4. Putar sekrup udara masuk atau keluar dengan perlahan sampai tercapai putaran
mesin tertinggi.
5. Setel kembali putaran mesin dengan memutar sekrup penahan skep.

10
Teknik Sepeda Motor SMK Negeri 2 Amuntai