Studi Kelayakan Fakultas

BAB I PENDAHULUAN

A. Kualifikasi Yang Dibutuhkan Peningkatan kualitas sumber daya manusia saat ini merupakan sesuatu yang tidak dapat ditawar lagi. Matra manusia, khususnya genarasi muda menjadi isu sentral dan tumpuan utama dalam pembangunan dan masa depan bangsa. Merekalah yang akan menentukan isi, arah perubahan, pembangunan, dan kemajuan bangsa pada masa yang akan datang. Persoalan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bemegara yang semakin mengedepan akhir-akhir ini tidak mungkin bisa dipecahkan oleh para elit politik saja, tetapi membutuhkan peran serta secara baik dari seluruh masyarakat. Isu globalisasi, perdagangan bebas Asia (AFTA), persaingan dalam memperoleh lapangan kerja, perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, berkembangnya pembangunan dan industri yang sangat cepat, pertumbuhan penduduk yang pesat dan tidak terhindarkan, pertumbuhan industri yang kadang-kadang melupakan masalah lingkungan, sehingga menyebabkan kualitas lingkungan hidup manusia, tumbuh-tumbuhan dan hewan menjadi terganggu dan tidak nyaman. Instansi pemerintah (Rumah Sakit, Balai Laboratorium, dsb.) dan industri-industri, lingkungan hidup jelas memerlukan alat kontrol yang berupa laboratorium yang dapat berfungsi sebagai laboratorium pengembangan dan penelitian dan juga sebagai laboratorium kontrol kualitas. Tenaga pelaksana laboratorium yang sekarang ada paling tinggi baru setingkat Diploma III, sehingga untuk pengelolaan laboratorium dengan peralatan yang canggih dan modern dirasa belum mencukupi. Oleh sebab itu jelas diperlukan tenaga laboratorium yang berkualifikasi Sarjana Strata 1 yang mempunyai kompetensi laboratorium baik kesehatan maupun industri. . B. Visi Visi Program S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan adalah kemandirian dan mampu bersaing ditingkat nasional dan internasional, inovatif dan professional dalam mengembangkan ilmu pengetahuan berdasarkan iman dan taqwa.

C. Misi Program studi S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan ditujukan untuk melahirkan pemikir dan perancang serta pelaksana laboratorium baik kesehatan maupun industri. Program studi S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan diselenggarakan dengan misi sebagai berikut: 1. Mengupayakan kemandirian dalam palaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi melalui pengembangan kelembagaan manajemen modern yang berorientasi pada mutu dan kemampuan bersaing secara nasional dan internasional.

Institut Kesehatan Surabaya 1

Studi Kelayakan Fakultas

2. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan dalam suasana akademik yang edukatif serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang luhur dan mencerminkan masyarakat ilmiah yang terdidik. 3. Menyelenggarakan pengelolaan pendidikan S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan berdasarkan prosedur yang bersifat rasional, transparan, dan inovatif dengan berasaskan prinsip akuntabilitas. 4. Menyelenggarakan proses pendidikan S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan yang efektif dan efisien dalam rangka menghasilkan lulusan yang bermutu dalam waktu yang telah ditentukan. 5. Mengembangkan gagasan-gagasan baru sebagai sumbangsih bagi dunia ilmuwan dan khususnya bagi ilmu kelaboratoriuman, Menyediakan jasa dan pengembangan kerjasama kemitraan dengan berbagai pihak yang berkepentingan terutama dalam pelakaanaan PKL, PKN, Seminar, dll.

D. Tujuan Mengacu SK Mendiknas No.232AJ/2000 tahun 2000 maka tujuan pendidikan S-1Ilmu Laboratorium Kesehatan pada Institut Kesehatan Surabaya menghasilkan lulusan yang memiliki ciri-ciri : 1. Mempunyai kemampuan mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dengan cara menguasai dan memahami pendekatan, metode, kaidah ilmiah disertai ketrampilan penerapan di bidang laboratorium kesehatan dan laboratorium industri. 2. Mempunyai kemampuan memecahkan permasalahan di bidang laboratorium kesehatan dan laboratorium industri melalui kegiatan penelitian dan pengembang berdasarkan kaidah ilmiah. 3. Mempunyai kemampuan mengembangkan kinerja profesionalnya yang ditunjukkan dengan ketajaman analisis permasalahan, kepaduan pemecahan masalah di bidang laboratorium kesehatan dan laboratorium industri.

E. Studi Kelayakan 1. Latar belakang Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi saat ini berkembang dan bergerak sangat cepat yang dapat berpengaruh sangat besar terhadap kehidupan umat manusia. Misalnya kemajuan teknologi informasi menyebabkan seakan-akan dunia ini tanpa sekat, sehingga keadaan dibelahan dunia tertentu dapat segera diketahui oleh belahan dunia yang lain secara cepat. Keadaan yang demikian sering disebut dengan globalisasi. Dalam era globalisasi ini

Institut Kesehatan Surabaya 2

Studi Kelayakan Fakultas

perubahan yang terjadi juga sangat cepat di banyak segi kehidupan manusia termasuk tuntutan akan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. Di Indonesia pelayanan kesehatan mulai bergeser dari pelayanan kesehatan tradisional menuju ke pelayanan kesehatan yang modern dan komprehensip dengan menggunakan teknologi pelayanan kesehatan yang canggih. Di dalam UU No. 32 tahun 1992 tentang kesehatan, pelayanan laboratorium kesehatan termasuk dalam sistim pelayanan kesehatan yang tidak dapat dipisahkan dari upaya pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Tuntutan pelayanan laboratorium kesehatan yang semakin kompleks, mengharuskan sumber daya manusia laboratorium kesehatan yang handal dengan kemauan dan kemampuan yang lebih tinggi dengan derajat kualifikasi yang lebih tinggi pula. Saat ini tenaga laboratorium kesehatan yang ada banyak dilaksanakan oleh tenaga-tenaga dengan lulusan SMAK dan D-III Analis Kesehatan. Dengan kemajuan Ilmu Laboratorium Kesehatan maka dirasa perlu untuk mempersiapkan tenaga laboratorium kesehatan yang berkualifikasi Sarjana Strata-1. Kondisi saat ini seluruh pelayanan laboratorium kesehatan, dilaksanakan oleh lulusan SMAK dan DIII Analis Kesehatan, baik milik pemerintah : mulai dari PUSKESMAS, Rumah Sakit Kelas A,B,C, Rumah Salit TNI/POLRI, Balai Laboratorium Kesehatan, Balai Teknik Kesehatan Lingkungan, Balai besar Pemeriksaan Obat dan Makanan, maupun milik swasta : Lab.Klinik Swasta, Rumah Sakit Swasta, serta perusahaan-perusahaan / industri : farmasi, makanan, minuman, kimia, pengolahan limbah, dll. Untuk itulah maka dirasa perlu untuk meningkatkan jenjang pendidikan dari D-III Analis Kesehatan menjadi Sarjana Strata I Ilmu Laboratorium Kesehatan. Tentang kebutuhan tenaga S-1 Ilmu Laboratorim Kesehatan untuk waktu yang akan datang di Jawa Timur saja, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur bahwa, terdapat 922 PUSKESMAS, 42 Rumah Sakit Daerah dan sekitar 120 Rumah Sakit Swasta / BUMN, Perusahaan-perusahaan /Industri-industri untuk keperluan QC dan R&D. Berdasarkan UU No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 20, bahwa : " Perguruan Tinggi dapat berbentuk Akademi, Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut atau Universitas", dan Kep.Dirjen DIKTI No. 108/Dikti/Kep./2001 tentang Pedoman Pembukaan Program Studi Dan/Atau Jurusan Berdasarkan Keputusan Mendiknas No.234/U/2000 Tentang Pendirian Perguruan Tinggi. Dengan demikian untuk memberikan wadah dalam rangka penyelenggaraan pendididikan tinggi perlu dibentuk suatu Institut Kesehatan Surabaya yang salah satu programnya adalah Strata -1 Ilmu Laboratorium Kesehatan.

2. Gambaran Jumlah Kebutuhan Lapangan pekerjaan lulusan S-1 Laboratorium Kesehatan :

a. Di Jawa Timur

Institut Kesehatan Surabaya 3

Studi Kelayakan Fakultas

1. Rumah Sakit Umum Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten. 2. Balai Laboratorium Kesehatan Pusat, Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten. 3. Balai Besar Pemeriksaan Obat dan Makanan 4. Balai Teknik Kesehatan Lingkungan 5. Balai Penelitian Industri 6. Rumah Sakit TNI dan POLRI 7. Rumah Sakit Swasta dan BUMN 8. Laboratorium Pengolahan Limbah Industri 9. PUSKESMAS Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten 10. Laboratorium Klinik Swasta dan asing 11. Laboratorium Industri Makanan. Minuman , Farmasi 12. Laboratorium Industri Kimia, dll

b. Fasilitas pelayanan laboratorium di luar Jawa Timur c. Diharapkan dapat menembus pangsa pasar luar negeri.

3. Kualifikasi Tenaga yang Dibutuhkan Untuk jangka waktu 5 tahun ke depan sesuai dengan kesepakatan pasar bebas ASEAN (AFTA) pada 2003, APEC tahun 2010 dan untuk Asia Pasifik, dan tahun 2020 untuk dunia, maka memang sudah harus mempersiapkan tenaga Analis Kesehatan dengan kualifikasi Sarjana Strata1 untuk Ilmu Laboratorium Kesehatan.

4. Perkiraan kebutuhan lulusan S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan di Jawa Timur No. Institusi Penerima Banyaknya (buah) 1 Rumah Sakit Pemerintah Kelas A Kelas B Kelas C 2 Rumah Sakit TNI-POLRI Kelas A Kelas B 1 2 10 14 54 1 5 36 10 50 180 240 Dapat menerima (orang) Jumlah (orang)

Institut Kesehatan Surabaya 4

Studi Kelayakan Fakultas

Kelas C 3 Rumah Sakit Swasta Kelas A Kelas B Kelas C Kelas D 4 5 PUSKESMAS Balai Laboratorium Kesehatan Kelas A Kelas B

6

30

2 20 68 30 922

20 140 272 60 922 922 492

1 5

10 30 12

40

6

Balai Teknik Kesehatan Lingkungan

1

12

7 8 9

Balai Penelitian Industri Balai Besar POM Lab. Pengolahan Limbah Industri

1 1 1

7 15 3

7 15 3

10

Laboratorium Klinik Swasta Kelas A Kelas B Kelas C 3 12 19 53 41 26 102 1 3 21 48 38 159 205 130 408 3 9 159 205 130 408 3 9 2566 107

11 12 13 14 15 16

Lab. Industri Makanan Lab. Industri Minuman Lab. Industri Farmasi Lab. Industri Kimia Lab. PMI Lab. PDAM Jumlah Total

Sumber : Dinas Kesehatan Prov-Jawa Timur Dinas Perindustrian Jawa Timur Dinas Perdagangan Jawa Timur

Kebutuhan di luar Jawa Timur diperkirakan mencapai 40% X 2566 = 1026 Sehingga total kebutuhan kurang lebih 3592 lulusan. Bila nanti setiap tahun dapat menghasilkan lulusan 100 orang, berarti untuk mencetak lulusan sebanyak 3592 orang diperlukan waktu : 36 tahun.

Institut Kesehatan Surabaya 5

Lulusan SMU/SMA/MA/SMK Kimia dan Kesehatan 6. lingkungan hidup. 2. metalurgi. 6. Prodi S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dapat dibuka terus apabila masysrakat masih sangat membutuhkan dan dapat ditutup apabila kebutuhan masyarakat akan S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan dirasa sudah mencukupi. karena program D-III Analis Kesehatan sudah mempunyai standart kompetensi yang berbeda dengan Program S1. KEBERLANJUTAN PROGRAM 1. Kebutuhan masyarakat akan lulusan S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan di Jawa Timur khususnya dan di Indonesia pada umumnya baik instansi Pemerintah maupun sektor swasta cukup banyak. Tidak buta wama 4. 3. Warga Negara Indonesia ( Laki-laki dan Wanita) 2. 5. Institut Kesehatan Surabaya 6 . Rumah Sakit Pemerintah maupun Swasta. Sehat jasmani (tidak cacad fisik yang dapat mengganggu pekerjaannya) dan sehat rohani 3. limbah. Lulusan D III Analis Kesehatan untuk program tranfer G. farmasi. minuman. Bebas narkoba 5. Sehingga program S1Ilmu Laboratorium Kesehatan akan dapat berkembang secara berkelanjutan. laboratium klinik. kimia. Untuk jangka waktu 5 ± 10 tahun ke depan dimungkinkan untuk pembukaan program S-2 bahkan juga program S-3.Studi Kelayakan Fakultas F. Program lain dari Ilmu Kesehatan Surabaya untuk mencetak tenaga D-III Analis Kesehatan akan tetap tertangani dengan baik. SUMBER MASUKAN PROGRAM Untuk persyaratan bagi calon mahasiswa: 1. dll. karena pertumbuhan industri makanan. kertas dan pulp. petrokimia. Di Jawa Timur perguruan tinggi negeri maupun swasta belum ada yang membuka prodi S-1 Ilmu laboratorium Kesehatan. Program S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan yang direncanakan untuk dibuka tidak akan menambah beban anggaran bagi pemerintah karena akan diselenggarakan melalui Badan Layanan Umum (BLU). 4.

Menyususn prosedur operasi baku Institut Kesehatan Surabaya 7 . 2004/2005.A.Studi Kelayakan Fakultas 7. Di luar Jawa Timur ada satu pendidikan Teknologi Laboratorium Kesehatan. dan masih ada 3 orang dosen yang saat ini tengah menempuh pendidkan S-3 di UNAIR 9. Sehingga pembukaan S-1 Laboratorium Kesehatan di Institut Kesehatan Surabaya tidak akan menyebabkan persaingan yang tidak sehat antar perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Merancang alur kerja pemeriksaan laboratorium kesehatan Cara-cara pembuatan alur kerja pemeriksaan laboratorium kesehatan Cara-cara menyususn standar operasi 2. Kompetensi Substansi Kajian 1. Pada saat ini ada 21 orang S-2. karena pada umumnya para dosen di jurusan Analis kesehatan sudah berkualifikasi pendidikan S-2. tetapi belum berdiri sebagai Fakultas tersendiri tetapi masih dibawah naungan Fakultas Farmasi dengan konsentrasi Teknologi Laboratorium kesehatan yaitu di Universitas Hasanuddin Makassar yang juga baru dibuka pada T. Kualifikasi Kompetensi Keluaran Yang Dibutuhkan Kompetensi dan substansi kajian Sarjana Ilmu Laboratorium Kesehatan dapat dilihat pada tabel di bawah ini : No. Sumber daya manusia terutama tenaga dosen yang ada cukup mampu untuk mengajar di program S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan. 8. Pembukaan program S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan dalarn penyelenggaraannya tidak akan menimbulkan pergeseran internal yang berakibat menurunkan mutu D-III Kesehatan yang sekarang sudah berjalan. BAB II KURIKULUM A.

Menyusun laporan kegiatan laboratorium baku (SOP) bagi pelaksanaan teknis operasional laboratorium Pengambilan dan penanganan bahan pemeriksaan laboratorium Pemeriksaan laboratorium dalam bidang : Hematologi. Mikrobiologi. Histologi. Imuno-Serologi. Melakukan pengambilan dan penanganan bahan pemeriksaan laboratorium 4. Imuno-Serologi. Menyusun rencana dan melakukan evaluasi terhadap kegiatan di laboratorium 11. Urinalisa. Kimia Farmasi. Minuman. pemeliharaan. Urinalisa. Histologi. Sitologi dan Biomolekuler Pemantapan mutu laboratorium secara internal (PMI) dan ekstemal (PME) Cara-cara membuat dan menguji kualitas media dan reagensia untuk pemeriksaan laboratorium Penggunaan. serta menangani masalah berbagai instrumen di laboratorium 8. Mampu mendeteksi gangguan kesehatan. Parasitologi. Melakukan pemeriksaan laboratorium dalam bidang : Hematologi. mengkalibrasi.memelihara. keselamatan dan lingkungan kerja. Kimia Farmasi. Makanan dan Minuman serta kualitas udara. Toksikologi. keselamatan dan lingkungan kerja di laboratorium Penanganan gangguan terhadap kecelakaan dan pencemaran lingkungan kerja di laboraiorium Perencanaan dan evaluasi kegiatan laboratorium Cara-cara pembuatan laporan kegiatan laboratorium Institut Kesehatan Surabaya 8 . Patologi Anatomi. dan melakukan pemeriksaan untuk Patologi Anatomi. Kimia Air. keselamatan dan lingkungan kerja 9. kalibiaji dan penanganan masalah berbagai instrumen laboratorium Kegiatan kesehatan. Makanan. Kimia Klinik. Kimia Klinik. Kimia Air.Sitologi dan Biomolekuler 5. Toksikologi. Melakukan kegiatan dan evaluasi terhadap proses dan hasil pemantapan mutu internal (PMI dan ekstemal (PME) 6. Kualitas Udara. Menggunakan.Studi Kelayakan Fakultas (SOP) bagi pelaksanaan teknis operasional laboratorium 3. Membuat dan melakukan uji kualitas media dan reagensia untuk pemeriksaan laboratorium 7. Mengenal dan melaksanakan aktivitas yang berkaitan dengan kesehatan. serta melakukan penanganan bila terjadi kecelakaan dan pencemaran lingkungan kerja 10. Mikrobiologi. Parasitologi.

Kimia Analitik 4. Pend. Ilmu Sosila Dasar : 2 SKS (T) : 2 SKS (T) : 2 SKS (T) : 2 SKS (T/P) : 2 SKS (T) MKK (Mata kuliah Keilmuan dan Ketrampilan). dan menyususn laporan penelitian 15. Kurikulum Komponen kurikulum pada Program S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan terdiri dari : MPK (Mata kuliah Pengembangan Kepribadian) yang terdiri dari: 1. Biologi Molekuler 7. Mampu " mengidentifikasi serta mempersiapkan. melakukan dan menyusun. Pendidikan Pancasila 3. terdiri dari : 1. mempersiapkan. Mampu memberikan informasi dengan pihak lain yang berkaitan dengan kegiatan pekerjaannya B. Melakukan pembinaan teknis Kelaboratoriuman Pembinaan teknis kelaboratoriuman 13. Patologi Umum 9. Fisiologi Anatomi : 2 SKS (T) : 1 SKS (T) : 4 SKS (T/P) : 4 SKS (T/P) : 2 SKS (P) : 2 SKS (T) : 2 SKS (T) : 2 SKS (T) : 2 SKS (T) Institut Kesehatan Surabaya 9 .Inggris 5.Kewarganegaraan 4. Kimia Organik 3.Studi Kelayakan Fakultas 12.Agama 2. Bhs. Kimia Dasar 2. Biokimia 5. Pend. Menilai kelayakan suatu proses pemeriksaan laboratorium dan dapat mendeteksi secara dini penyimpangan yang terjadi Cara-cara penilaian kelayakan suatu proses laboratorium dan penanganan terhadap penyimpangan yang terjadi 14. Mampu berkomunikasi dengan costumer tentang hal-hal yang bersifat spesifik teknis laboratorium Teknis-teknis komunikasi ekspertise terhadap pengguna jasa laboratorium (costumer) Teknik-teknik informasi untuk kegiatan laboratorium 16. Patofisiologi 8. laporan penelitian laboratorium kesehatan Cara-cara mengidentifikasi. Instrumentasi 6. melakukan.

Kewirausahaan 11. Epidemiologi 7. 6. Parasitologi 2. Kesehatan dan Keselamatan Kerja : 2 SKS (T) 3. Statistik Biomedik :1 SKS (T) : 1 SKS (T) : 4 SKS (T/P) 8.Studi Kelayakan Fakultas 10. Imunohematologi 6. Media dan Reagensia 12. Metotologi Penelitian : 2 SKS (T/P) 9. Virologi 7.dan Informasi : 2 SKS (T) 4. Sitopatologi 11. Etika Profesi dan Ilmu Prilaku : 1 SKS (T) 2. Toksikologi 15-Farmasi 16. Hygiene dan Sanitasi Lab. IKM dan Promosi Kesehatan : 2 SKS (T) 5. Kimia Industri : 3 SKS (T/P) : 2 SKS (T/P) : 2 SKS (T) : 2 SKS (T) MKB (Mata kuliah Keahlian Berkarya ) 1. Imunologi/Serologi 5. 11.BankDarah 12. Leadership 12. Analisa Makanan dan Minuman : 6 SKS (T/P) 14. Hematologi 8. Fisika Kesehatan 13. Penanganan LimbahB-3 : 4 SKS (T/P) : 3 SKS (T/P) : 2 SKS MPB (Mata kuliah Perilaku Berkarya) terdiri dari : 1. Manajerial 10. Manajemen Lab. Bakteriologi 3. Aplikasi Komputer : 1 SKS (T) : 2 SKS (T) : 1 SKS (T) : 4 SKS (T) MBB (Mata kuliah Berkehidupan Bermasyarakat) Institut Kesehatan Surabaya 10 . Mikologi 4. Analisa Kimia Air : 6 SKS (T/P) : 10 SKS (T/P) : 2 SKS (T/P) : 5 SKS (T/P) : 2 SKS (T) : 4 SKS (T/P) : 10 SKS (T/P) : 10 SKS (T/P) : 3 SKS (T/P) : 2 SKS (T/P) : 2 SKS (T/P) : 4 SKS (T/P) 13. Histologi 10. KimiaKlinik 9. Pemantapan Mutu Lab.

SKS Praktek Jml. PBL/PKL 2. PKMD 3. SKS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 IL-201 IL-202 IL-203 IL-204 IL-205 IL-206 IL-207 IL-208 IL-209 IL-210 IL-211 Kimia Dasar Kimia Organik Kimia Analitik Biokimia Instrumentasi Biomolekuler Patofisiologi Patologi Umum Fisiologi Anatomi Pemantapan Mutu Lab. SKS Praktek Jml.Skripsi : 4 SKS (P) : 2 SKS (P) : 2 SKS (P) : 6 SKS (P) Jumlah SKS seluruhnya : 156 SKS STRUKTUR PROGRAM No. Seminar 4. Kode Mata Kuliah 1 2 3 4 5 IL-101 IL-102 IL-103 IL-104 IL-105 Pendidikan Agama Pendidikan Pancasila Pend.Kewargancgaraan Bahas Inggris Ilmu Sosial Dasar Jumlah 2 2 2 6 2 14 2 2 2 2 2 10 0 0 0 4 0 4 Mata Kuliah Pengembangan dan Kepribadian (MPK) : 10% Bobot SKS Teori Jml.Studi Kelayakan Fakultas l. Pengetahuan Media dan Reagensia 2 1 4 4 2 2 2 2 2 3 2 2 1 2 2 0 2 2 2 2 2 1 0 0 2 2 2 0 0 0 0 1 1 12 13 IL-212 IL-213 Fisika Kesehatan Kimia Industri Jumlah 2 2 30 2 2 22 0 0 8 Institut Kesehatan Surabaya 11 . Kode Mata Kuliah Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) : 15% Bobot SKS Teori Jml. SKS No.

Kode Mata Kuliah Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB) : 15% Bobot SKS Teori Jml. SKS Praktek Jml. SKS 1 2 3 IL-401 IL-402 IL-403 Etika Profesi dari Ilmu Perilaku Kesehatan dan Keselamatan Kerja Manajemen Lab. 1 1 1 1 0 0 6 7 8 9 IL-406 IL-407 IL-408 IL-409 Epidemiologi Kesehatan Statistik Biomedik Metodologi Penelitian Manajerial 1 4 2 2 1 2 1 2 0 2 1 0 Institut Kesehatan Surabaya 12 . SKS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 IL-301 IL-302 IL-303 IL-304 IL-305 IL-306 IL-307 IL-308 IL-309 IL-310 IL-311 IL-312 IL-313 Parasitologi Bakteriologi Mikologi Kesehatan Immunologi/Serologi Immunohematologi Virologi Hematologi Kimia Klinik Histopatologi Sitopatologi Bank Darah Analisa Kimia Air Analisa Kimia Makanan dan Minuman 6 10 2 5 2 4 10 10 3 3 2 4 6 3 6 1 3 2 2 6 6 2 2 1 2 3 3 4 1 2 0 2 4 4 1 1 1 2 3 14 15 IL-314 IL-315 Toksikologi Kimia Farmasi Jumlah 4 3 74 2 2 43 2 1 31 No. Kode Mata Kuliah Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB) : 50% Bobot SKS Teori Jml. SKS Praktek Jml.Studi Kelayakan Fakultas No.dan Informasi Kes 1 2 2 1 2 2 0 0 0 4 5 IL-404 IL-405 IKM dan Promosi Kesehatan Hygiene dan Sanitasi Laboratotium.

MPK IL-101 Pend. MKK IL-201 Kimia Dasar IL-202 Kimia Organik IL-203 Kimia Analitik IL-204 Biokimia 2 1 1/1 1/1 2/2 2 1 4 4 1/1 1/1 2 0/1 0/1 6 2 2 2 2 2 2 2 Institut Kesehatan Surabaya 13 .Agama IL-102 Pend.Pancasila IL-103 Pendidikan Kewarganegaraan IL-104 Bhs. Kode Mata Kuliah Mata Kuliah Pengembangan dan Kepribadian (MPK) : 10% Bobot SKS Teori Jml. SKS Praktek Jml.Studi Kelayakan Fakultas 10 11 12 IL-410 IL-411 IL-412 Kewirausahaan Leadership Aplikasi Komputer Jumlah 2 2 4 24 2 2 2 17 0 0 4 7 No.Inggris IL-105 Ilmu Sosial Dasar 14 B. SKS 1 2 3 4 IL-501 IL-502 IL-503 IL-504 PBL/PKL PKMD Seminar Skripsi Jumlah 4 2 2 6 12 0 0 0 0 0 4 2 2 6 12 JUMLAH TOTAL 156 92 64 DISTRIBUSI MATA KULIAH Semester I II III IV V VI VII VIII Jml SKS MataKuliah A.

MKB IL-301 Parasitologi IL-302 Bakteriologi IL-303 Mikologi Kesehatan IL-304 Immunologi/Serologi IL-305 Immunohematologi IL-306 Virologi IL-307 Hematologi IL-308 Kimia Klinik IL-309 Histopatologi IL-310 Sitopatologi IL-311 BankDarah IL-312 Analisa Kimia Air IL-313 Analisa Kimia Makanan dan Minuman IL-314 Toksikologi IL-315 Kimia Farmasi 1/1 2/1 1/1 4 3 74 D. MPB 1/1 2/2 6 2/2 2/1 2/1 2/1 2/1 2/1 2/1 2/1 1/1 1/1 1/1 1/1 1/1 1/1 1/1 1/1 4 10 10 3 3 2 4 2 2 2/2 2/2 5 1/1 1 1/1 1/1 1 1/1 1/1 1/1 1/1 1/1 1/1 6 10 2 Institut Kesehatan Surabaya 14 .Studi Kelayakan Fakultas IL-205 Instrumentasi IL-206 Biologi Molekuler IL-207 Patofisiologi IL-208 Patologi Umum IL-209 Fisiologi Anatomi IL-210Pemantapan Mutu Lab. IL-211 Media dan Reagensia IL-212 Fisika Kesehatan IL-213 Kimia Industri 0/2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2/1 3 1/1 2 2 2 2 2 30 C.

MBB IL-501 PBL/PKL IL-501 PKMD IL-501 Seminar IL-501 Skripsi 4 2 2 6 4 2 2 6 14 Total SKS 156 DISTRIBUSI MATA KULIAH PER SEMESTER SEMESTER I No.dan Informasi Kes IL-404 IKM dan Promosi Kesehatan IL-405 Hygiene dan Sanitasi Lab. SKS 2 2 2 0 0 0 Praktek Jml. Kode Mata Kuliah 1 2 3 IL-101 IL-102 IL-103 Pendidikan Agama Pendidikan Pancasila Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 MATA KULIAH Bobot SKS Teori Jml. IL-406 Epidemiologi IL-407 Statistik Biomedik IL-408 Metodologi Penelitian IL-409 Manajerial IL-410 Kewirausahaan IL-411 Leadership IL-412 Aplikasi Komputer 0/1 1 1 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1/1 1/1 1 4 1/1 2 2 2 2 0/1 0/1 0/1 2 2 2 4 24 E. SKS Institut Kesehatan Surabaya 15 .Studi Kelayakan Fakultas IL-401 Etika Profesi dan Ilmu Perilaku IL-402 Kesehatan dan Keselamatan Kerja IL-403 Manajemen Lab.

Studi Kelayakan Fakultas 4 5 6 7 8 9 10 11 12 IL-104 IL-201 IL-202 IL-203 IL-205 IL-209 IL-212 IL-211 IL-412 Bahasa Inggris Kimia Dasar Kimia Organik Kimia Analitik Instrumentasi Fisiologi Anatomi Fisika Kesehatan Pengetahuan Media dan Reagensia Aplikasi Komputer Jumlah 2 2 1 2 2 2 2 2 1 22 1 2 1 1 0 2 2 1 0 16 1 0 0 1 2 0 0 1 1 6 SEMESTER II No. SKS SEMESTER III Institut Kesehatan Surabaya 16 . SKS 1 2 1 1 2 2 1 1 1 2 1 1 1 1 1 0 1 0 2 2 1 0 0 0 0 0 0 0 Praktek Jml. Kode Mata Kuliah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 IL-104 IL-105 IL-203 IL-401 IL-204 IL-311 IL-301 IL-404 IL-304 IL-208 IL-302 IL-307 IL-308 IL-405 Bahasa Inggris Ilmu Sosial Dasar Kimia Analitik Etika Profesi dan Ilmu Perilaku Biokimia Analisa Kimia Air Parasitologi IKM dan Promosi Kesehatan Imunologi / Serologi Patologi Umum Bakteriologi Hematologi Kimia Klinik Hygiene dan Sanitasi Laboratorium 15 IL-412 Aplikasi Komputer Jumlah 1 26 0 18 1 8 2 2 2 1 4 4 2 1 1 2 1 1 1 1 MATA KULIAH Bobot SKS Teori Jml.

SKS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 IL-105 IL-301 IL-302 IL-307 IL-308 IL-314 IL-304 IL-303 IL-313 Bahasa Inggris Parasitologi Bakteriologi Hematologi Kimia Klinik Toksikologi Imunologi /Serologi Mikologi Kesehatan Analisa Kimia Makanan dan Minuman 1 2 1 3 3 2 4 2 2 0 1 1 2 2 1 2 1 1 1 1 0 1 1 1 2 1 1 10 11 12 13 14 IL-309 IL-207 IL-406 IL-206 IL-412 Histopatologi Patofisiologi Epidemiologi Kesehatan Biomolekuler Aplikasi Komputer Jumlah 3 2 1 2 1 29 2 2 1 2 0 18 1 0 0 0 1 11 SEMESTER IV No. SKS 0 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 2 1 1 Praktek Jml. Kode Mata Kuliah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 IL-104 IL-301 IL-302 IL-307 IL-308 IL-305 IL-213 IL-315 IL-210 IL-313 IL-310 IL-407 Bahasa Inggris Parasitologi Bakteriologi Hematologi Kimia Klinik Imuno Hematologi Kimia Industri Kimia Farmasi Pemantapan Mutu Laboratorium Analisa Kimia Makanan Minuman Sitopatologi Statistik Biomedik 1 2 2 2 2 2 2 3 3 4 3 2 MATA KULIAH Bobot SKS Teori Jml. SKS Praktek Jml.Studi Kelayakan Fakultas No. SKS Institut Kesehatan Surabaya 17 . Kode Mata Kuliah MATA KULIAH Bobot SKS Teori Jml.

SKS 1 1 1 1 1 2 7 1 1 1 1 1 0 5 Praktek Jml. Kode Mata Kuliah 1 2 3 4 5 6 IL-302 IL-306 IL-307 IL-408 IL-407 IL-402 Bakteriologi Virologi Hematologi Metodologi Penelitian Statistik Biomedik Kesehatan dan Keselamatan Kerja Jumlah 2 2 2 2 2 2 12 MATA KULIAH Bobot SKS Teori Jml. SKS SEMESTER VI No.Studi Kelayakan Fakultas 13 IL-312 Aplikasi Komputer Jumlah 1 29 0 17 1 12 SEMESTER V No. Dan Informasi Kes. SKS 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 0 Praktek Jml. SKS Institut Kesehatan Surabaya 18 . Kode Mata Kuliah 1 2 3 4 5 6 7 IL-302 IL-306 IL-307 IL-308 IL-314 IL-311 IL-403 Bakteriologi Virologi Hematologi Kimia Klinik Toksikologi BankDarah Manajemen Lab. Jumlah 14 8 6 2 2 2 2 2 2 2 MATA KULIAH Bobot SKS Teori Jml.

20 tahun 2003 Australian Institute of Medical Scientist (AIMS) Clinical Laboratory Science . Rujukan Kepmendiknas No 232/U/2000 Undang-Undang Sisdiknas No. Yonsei University. University of Minnesota Canadian Society/or Medical Laboratory Canadian Society of LaboratoryTechnulogis (CSLT) Medical Laboratory Science Program Faculty offhedicine Medical Technology College of Health Science. SKS SEMESTER VIII No. SKS C. SKS 1 1 2 2 2 8 1 1 0 0 0 2 Praktek Jml. SKS 0 0 0 0 0 4 2 2 6 14 Praktek Jml. Kode Mata Kuliah 1 2 3 4 IL-501 IL-502 IL-503 IL-504 PBL/PKL PKMD Seminar Skripsi Jumlah 4 2 2 6 14 MATA KULIAH Bobot SKS Teori Jml. Kode Mata Kuliah 1 2 3 4 5 IL-302 IL-308 IL-409 IL-410 IL-411 Bakteriologi Kimia Klinik Manajerial Kewirausahaan Leadership Jumlah 2 2 2 2 2 10 MATA KULIAH Bobot SKS Teori Jml. Korea Institut Kesehatan Surabaya 19 .Studi Kelayakan Fakultas SEMESTER VII No.

Tgl. M. Hj. Dosen a.Kes Magetan.Studi Kelayakan Fakultas BAB III SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENGEMBANGANNYA A.Kes Surabaya.Pd. Penata Asisten Ahli S-2 IKD-Mikrobiologi Penata III/c Lektor S-2 IKD-Mikrobiologi Pembina IV/a Lektor Kepala S-2 IKD-Mikrobiologi Pembina IV/a Lektor Kepala S-2 IKD-Ked. Laboratorium Jabatan Pendidikan Institut Kesehatan Surabaya 20 .Si.19640905 198603 2 003 5 Retno Sasongkowati. S. 6-10-1961 NIP. Hj Anik Handayati.Kes Surabaya.Pd. S. 9-9-1954 NIP. Lahir. 19540909 197603 2 004 2 Dra. 17-6-1964 NIP. MARS. 19611006 198303 2 002 4 Suliati. M.T.M. Wieke Sriwulan. 5-9-1964 NIP. Laboratorium Pangkat/ Golongan Pembina IV/a Lektor Kepala S-2 IKD-Ked. Kualifikasi Dosen Tetap No. Nama Tempat.S. S. S. NIP 1 Dra.Pd. M.Kes Surabaya. 19640617 198303 2 004 3 Pestariati.

Kes Surabaya. 19750121 200003 2 001 Asisten Ahli S-2 Immunoserologi 10 Ir. I III/b Lektor S-2 IKD-Mikrobiologi 7 Drh. 19680701 198803 2 001 Penata Tk.Si. M. 19701209 199803 2 001 Muda Tk. I III/b Penata Muda Tk. 3-10-1965 NIP. 19680829 198903 1 003 Penata Muda Tk.Kes Surabaya.Si.Si. 29-8-1968 NIP.I III/d Lektor S-2 IKD Biokimia Sedang Pendidikan S-3 11 Dra. M. M. I III/b Penata Muda Tk. I III/b Asisten Ahli S-2 Immunoserologi 9 Evy Diah Woelansari.Kes Surabaya. Juliana Christiyaningsih.Kes Penata III/c Lektor S-2 Manajemen Kesehatan Institut Kesehatan Surabaya 21 .Kes Blitar.Pd. S. 26-10-1963 NIP. M. S.Studi Kelayakan Fakultas S. S.Kes Lumajang. 19631026 199703 2 002 Penata III/c Lektor S-2 IKD-Parasitologi 8 Suhariyadi. 27-9-1963 NIP.Kes Surabaya. Sri Sulami Endah Astuti. 21-1-1975 NIP. SE. M.Pd. 19630927 198903 2 001 Pembina IV/a Lektor Kepala S-2 Biostatistik 12 Indah Lestari. M. 9-12-1970 NIP. M. 19651003 198803 2 001 6 Dwi Krihariyani. Ocky Dwi Suprobowati.Kes Sidoarjo. S. S. M. 1-7-1968 NIP.Si.

19580317 198603 2 002 13 Sri Wahyuni.Kes Gresik.Si. Budi Oetomo. 15-6-1954 NIP. SKM.I III/d Lektor S-2 IKM-GIZI 16 Drs. 19530430 198303 2 001 Pembina IV/a Lektor Kepala S-2 Manajemen Kes Institut Kesehatan Surabaya 22 .M Blitar. 9-5-1971 NIP.I III/d Lektor S-2 IKM Kes. 19540615 197807 1 001 Penata Tk.Studi Kelayakan Fakultas Cimahi. M. M.19580806 199103 2 001 Pembina IV/a Lektor Kepala S-2 IKM-Epidemiologi 18 Drs. 30-4-1953 NIP. 10-3-1952 NIP. Edy Hariyanto. Masyarakat 17 Drh. Diah Titik Mutiarawati.Kes Surabaya.I III/d Lektor S-2 Pend. M. MM Tulungagung. M. S. Djoko S.Sos. 19520310 198003 2 002 14 Nur Cholish Al-Anwary.Kes Tuban.I III/d Lektor S-2 Manajemen 19 Dra. S. M. 14-4-1950 NIP. Apt. 6-8-1958 NIP. 19500414 197711 1 001 Penata Tk. 17-3-1958 NIP. 19710509 199703 2 001 Penata Tk. Tuty Putri Sri Mulyati.Kes Tulungagung. Kes & Ilmu Perilaku Penata III/c Lektor S-2 Manajemen 15 Inne Soesanti. SKM. 19640316 198302 1 001 Penata Tk.Kes Surabaya. 16-3-1964 NIP. M.

19810518 200604 2 030 Pengatur II/c - D-III Analis Kesehatan 28 Ayu Puspitasari. 19580301 199503 2 001 Pembina IV/a Lektor Kepala S-2 MMPK Sedang Pendidikan S-3 21 Drs. 25 Maret 1980 Penata Muda - S-1 Teknik Kimia Sedang pendidikan S-2 Institut Kesehatan Surabaya 23 .AK Surabaya.AK NIP. 14-7-1980 NIP. Inggris 24 Ratno Tri Utomo. 19610613 198903 1001 Penata III/c Lektor S-2 IKM Biostatistik Sedang Pendidikan S-3 22 Christ Kartika Rahayuningsih. 1-3-1958 NIP. Amd. Syamsul Arifin. Amd. 19810824 200604 2 014 Pengatur II/c - D-III Analis Kesehatan 26 Fira Kuswandari. 13-6-1961 NIP. 19820612 200912 2 001 Penata Muda III/a - S-1 Teknik Kimia 23 Wisnu Istanto. S. S. Bhs.Pd Surabaya. 19820421 200604 1 013 Pengatur Tk. 19800714 200710 2 006 Pengatur II/c - D-III Analis Kesehatan 27 Tacik Idayanti.Kes Surabaya. Amd.T Madiun. Amd. M. 19731007 200701 1 020 Penata Muda III/a - S-1 Pend.Kes Surabaya.AK Surabaya.AK Surabaya. ST Surabaya. Tjipto Rini. ST. 12-6-1982 NIP. 24-8-1981 NIP.Studi Kelayakan Fakultas 20 Dra. 7-10-1973 NIP. M. 21-4-1982 NIP.I II/d - D-III Analis Kesehatan 25 Riya Agustin.

PK (K) - - - 38 Dr.PA (K) - - - 39 Dr. I 003 29 Moh. khusus lulusan program S3 sebagai berikut: 1. Sp. SpPK - - - b..PA - - - 37 Dr.19800325 200501 2 Tk. Gozali. Sp.PK - - - 33 Drs. Tenaga dosen tidak tetap untuk program sarjana (Sl) Ilmu Laboratorium Kesehatan. Sp. Institut Kesehatan Surabaya 24 . Rahayu Imam Santosa. Andy Rahadi Sonny. Ariful. Umum + S2 SpPK + S3 Kesehatan + Prof. M.M - - - 34 Dr.Studi Kelayakan Fakultas NIP. SpPK) . 19761125 200701 1 001 III/b Penata Muda III/a S-1 Teknik Kimia Sedang pendidikan S-2 30 Krisdiyanti Ellyfas NIP. Imam Susilo. MQIH - - - 32 Dr. Sp. Gol.PK. Suparman. Sudaryo. - - D-III Analis Kesehatan 31 Dr. DR. Sl Ked. Apt - - - 36 Dr. Dr. Sp. 1 orang (Prof. Sl Ked. ST Surabaya. Yetti Hernaningsih. Umum + S2 SpPK + S3 Kesehatan 1 orang 2. 25 Nopember 1976 NIP. Hartono Kahar. Marsetio Donosepoetro. Gesang Yudiarko - - - 35 Drs.

Gedung Kantor. Sarana dan Prasarana 1.Studi Kelayakan Fakultas B. Ruang laboratorium : 600 m2 ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Laboratorium Media Laboratorium Bakteriologi Laboratorium Parasitologi Laboratorium Hematologi Laboratorium Imunologi Laboratorium Virologi Laboratorium Kimia Klinik Laboratorium Toksikologi Laboratorium Kimia Amami Laboratorium Biokimia Laboratorium Kimia Analitik Laboratorium Bahasa Inggris Laboratorium Komputer 4. Ruang Perpustakaan : 70 m2 Alat Bantu Belajar Mengajar: ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Papan tulis hitam susun dua Papan tulis putih Over head projector Screen LCD Slide Projector Alat peraga anatomi manusia Kerangka manusia (sebenamya) Institut Kesehatan Surabaya 25 . Soetomo. Tanah: Sertifikat tanah Jurusan Analis Kesehatan Surabaya menjadi satu dengan sertifikat Rumah Sakit Umum Dr. 2. Ruang Kelas dan Ruang Dosen : Luas nya 1. Luas asset tanah Jurusan Analis Kesehatan 1650 m2. seperti halnya tanah Balai Laboratorium Kesehatan Surabaya dan Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan Surabaya.152 m2 ‡ ‡ ‡ Ruang kantor Ruang Kelas Ruang Dosen : 684 m2 : 410 m2 : 58 m2 3.

Fotometer Clinicon 4010 11. Refractometer 19. Refrigerator 10. Polarimeter 20. Timbangan Analitik Halus 17. Automatic pipette (Clinipet dan Ependorf) 26. pH meter 29. Coagulator 24 1 3 5 10 10 10 6 2 2 1 1 2 1 5 1 1 1 5 4 6 1 1 15 50 1 3 3 4 5 10 1 1 3 1 Institut Kesehatan Surabaya 26 . Hot plate 27. Anaerobic jar 21. Exicator 28. Kromatografi kertas 33. Differential count 23. Rotator 25. Colony counter 22. Komputer 34. Thrombotrack 24. Mikroskop monokuler 4. Incubator 7. Dissecting microscope 5. Vaccum pump 31. Mufflefurnace 30. Centrifuge biasa 16. Kromatografi kolom 32. Autoclave 6. Fotometer Hitachi 4020 12. Teaching microscope 2. Komputer untuk lab. Centrifuge microhaematocrit 15. Spektrofotometer Bosch & Lomb 13. Mikroskop binokuler 3. Unit Headphone dan TV untuk laboratorium 35. Water bath 9.Studi Kelayakan Fakultas Alat-alat praktikum: Jumlah (pcs) 1. Timbangan Analitik Kasar 18. Drying oven 8. Flame photometer 14.

NIP Pangkat/ Golongan Penata III/c Jabatan Pendidikan 1 Lies Emalia.19630616 198803 2 002 Penata Muda Tk.19590216 198103 2 002 Staf TU SMEA 4 Sih Padmindari Lumajang. 16-6-1963 NIP.19610716 198403 2 008 Staf Keuangan Akademi Sekretaris 2 Eko Yuni Retnowati Surabaya. S. Tenaga Administrasi dan Penunjang Akademik No. AmP Surabaya. 16-2-1959 NIP.Psi Surabaya. BSc Surabaya.I Staf TU SMA S-1 Psikologi Institut Kesehatan Surabaya 27 .19800219 200812 2 002 Pengatur II/c Staf Perpustakaan SMA D-III Perpustakaan 6 Ita Dwi Wahyuningsih.19591203 198103 2 002 Penata Muda III/a Staf Perlengkapan SMA 5 Nur Amalia. Lahir. 16-7-1963 NIP. 10-12-1974 Penata Muda Tk. Nama Tempat. Tgl. Lain-lain alat laboratorium dari gelas C.I III/b Penata Muda III/a Staf Kepegawaian SMA 3 Warsini Madiun. 3-12-1959 NIP.Studi Kelayakan Fakultas 36. NIP.

Studi Kelayakan Fakultas NIP. 9-11-1980 NIP. 8 Kasmiadi III/b Honorer Staf Administrasi SMA S-1 Hukum Pengatur II/a Staf Tata Usaha STM 9 10 11 12 Sariyanto Bayu Gigih Heru Honorer Honorer Honorer Honorer Satpam Satpam Umum Umum SMA SMA D1 Komputer SMA Institut Kesehatan Surabaya 28 .19741210 200604 2 005 7 Rin Antari Muharingrum Surabaya.

... 320............800. 379......Saldo ( Rp ) 0.....2...30.........00 Tahun 2012 Saldo««««««««««««...000....... 67...000.000...000..00 Rp... Tahun 2013 Rp.....000....000.......Untuk modal awal program S-1 Keterangan 2......000............00 Rp....000..000..... 320...000....000...000...000.......82... Rp 59..........20.0 = Jumlah.00 Rp.......900..............Kebutuhan Dana Investasi 1.000...... 37............32.000.... 677..000...............Studi Kelayakan Fakultas BAB IV PENDANAAN A....000.....000...000..300..790..000.....00 Institut Kesehatan Surabaya 29 . SPP Tk I........... Dana Awal Sumber dana Fakultas Ilmu Laboratorium Kesehatan Surabaya untuk tahun anggaran 2012 No....000.000.... ditetapkan 10%...000.900.200.00 Rp. 320.......620... .........900..........000............000..000.320...... 1 2 3 4 SPP Pengembangan Jumlah Jenis Anggaran DIPA Murni Besarnya dana ( Rp ) 1.000.................... Saldo...000.......000.......... Jumlah««««««««««««.......... 2x 80x 2....000.... ditetapkan 10% «««««......... SPP Tk I ««««««««««.00 Rp...000.. Saldo.000....00 Rp..000... SPP Tk II ««««««««««.00 Rp.. 37..000.. Kebutuhan Dana Operasional dan Pemeliharaan Tahun 2011 Modal awal ...............

.. ditetapkan 10% «««««......00 Rp.........000........ .....00 Rp... SPP Tk II.... Rp.. ditetapkan 10% «««««..........790..........000. 170..............779.......000. Saldo.00 Rp........ SPP Tk I ««««««««««..............««««««««««. Saldo............ Rp...022.00 Rp................00 320..277.....000.....900..000. SPP Tk.000.00 320......... ditetapkan 10% «««««.......... Jumlah««««««««««««......... Jumlah««««««««««««....00 320...........000. Rp....... ......................000......000.««««««««««........000.««««««««««..................00 320.................00 320..................027.... SPP Tk.... .........................900. Rp....900.. SPP Tk I ««««««««««.................««««««««««.......... ditetapkan 10% «««««... Rp...000. ... Tahun 2017 Saldo ««««««««««««.............000...... Tahun 2014 Saldo ««««««««««««.....00 Institut Kesehatan Surabaya 30 ........000................277.........000.........000.............. IV ....... Rp........000..00 320. Tahun 2016 Saldo ««««««««««««... 37....... Rp.................. SPP Tk III ......000....382..... 37...00 320........00 Rp........... 138.......................000................................................000.......00 320.......000........... ................Studi Kelayakan Fakultas Saldo ««««««««««««.. 1............ Rp.......779......... 37.... Jumlah««««««««««««...........000..000.............900.......000............... 1............. SPP Tk II..... Rp..........000.......000... SPP Tk....900. .000........ 202......000........000...000..779.. Rp.00 Rp.00 Rp....00 Rp..........................000..000. SPP Tk V .........000................. SPP Tk I ««««««««««.............. SPP Tk III ......00 Rp................ Rp.........00 Rp.00 320...... Rp.......00 320.............. Rp...........00 320........ Rp.........900.. SPP Tk II......00 320.. Rp.... 1.00 Rp............000...................000.... SPP Tk II..000...000....702...........000.......... SPP Tk III ..00 320............. Rp........779.. Saldo.000........900. Rp...00 320.....00 320..... IV ............. 37... SPP Tk III .277......000.000...... Saldo............ 2..000.................. Rp..000............000..900... .... Rp........................00 320....000.....00 320....000. SPP Tk III .... SPP Tk I ««««««««««..............00 320..000...000..««««««««««.................... SPP Tk I ««««««««««......... Rp....00 320............ SPP Tk V .....000...... Jumlah«««««««««««« ....00 320... Rp.. .. IV .....000...................... 102.000...... 37...... Tahun 2015 Saldo ««««««««««««.00 Rp.......... SPP Tk II....

.000.. Rp........ ditetapkan 10% «««««.... pihak rekanan diharapkan dapat memberikan subsidi biaya penyelenggaraan keakademikan.... seterusnya .779..000....... Institut Kesehatan Surabaya 31 . Jumlah««««««««««««....000. Mendirikan Laboratorium Swasta.. 4.......000........ b..000... SPP Tk VI..00 Uang tersebut untuk kepentingan dana invstasi. 10....00 320... sekali dalam masa perkuliahan. 320.. Partisipasi Mahasiswa 1) PNBP ( Uang SPP Mahasiswa per-Semester) 2) Dana Pengembangan. c.. Saldo.000......00 2) Uang SPP per semester sebesar Rp.342.......... Penerimaan Internal a................. Penerimaan Ekternal a....00 = Rp........... Uang SPP setiap tahun 80 mhs x 2 smstr x Rp....... 10........ 800....00 Uang pengembangan 5 tahun pertama 5 x Rp.....000...................00 Rp.......277...000. IV .000.... Melakukan program kerjasama kemitraan dngan pihak rekanan peralatan laboratorium dengan kegiatan :    Penyelenggaraan Seminar Alih Teknologi Alat Laboratorium Workshop Dari hasil kerjasma kemitraan ini.. Rp....000.......... Membuat berbagi ragensia untuk ipasarkan dalam keperluan laboratorium pendidikan di Sekolah-sekolah SMU yang melaksanakan program laboratorium Fisika.... 2.000....00 Rp.........000... 800............. 4... d........ Suatu perkiraan maksimal partisipasi mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan program S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan dengan jumlah mahasiswa sebanyak 80 orang : 1) Dana pengembangan sebesar Rp............... DIPA Poltekkes............. 234.000.000 = Rp....000....000...000.. dengan haraapan keuntungan laba yang diperoleh b......00 Maka untuk kurun waktu 5 tahun pertama adalah : Dana pengembangan setiap tahun : 80 x Rp. SPP Tk V .. Kimia dan Biologi...000.000....... 320..00 Uang ini dipersiapkan untuk operasional penyelenggaraan pendidikan program S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan....000....00 Dan. Rp... dipakai sebagai tambahan operasional Program S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan........000..!!!!! 3.. 2.....000...............2....Studi Kelayakan Fakultas SPP Tk.900..........00 = Rp.....000........00 320.000......

Tabel V-1.Studi Kelayakan Fakultas BAB V MANAJEMEN AKADEMIK A. Di dalam perencanaan manajemen SDM ini minimal diperlukan adanya 2 (dua) perencanaan. Jangka Panjang (15 ± 20 tahun) Dalam rencana pengembangan jangka panjang bidang Manajemen Akademik ini. yang meliputi perencanaan SDM Teanaga Pendidik (Edukatif) dan SDM Tenaga Kependidikan (Non Edukatif). Rencana Pengembangan Dosen Tetap Lima Tahun Kedepan Institut Kesehatan Surabaya 32 . karena jumlah dan volume tenaga edukatif(pendidik) memang harus didasarkan dengan rasio antara jumlah mahasiswa dengan jumlah dosen. Jangka Pendek ( 1 ± 5 tahun) Rencana Pengembangan Jangka Pendek dibidang Manajemen Akademik adalah diperolehnya akreditasi dengan hasil A. Hal ini akan terwujud dengan peningkatan keterampilan dan penerapan disiplin kerja. Manajemen Sumber Daya Peran manajemen Sumber Daya Manusia akan ditentukan oleh ketepatan dalam meletakkan dasar perencanaan yang SDM yang diikuti dengan fungsi manajemenmanajemen lainnya. Penentuan jumlah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Pengetahuan dan keterampilan tenaga yang dibutuhkan. Dibawah ini adalah gambaran rencana kekuatan dan jumlah tenaga pendidikan sampai 5 tahun kedepan. 2. Hal ini menyangkut : 1. serta dicapainya pengakuan internasional dengan standar ISO 1400. Jangka Menengah (5 ± 10 tahun) Adapun rencana pengembangan jangka menengah dibidang Perngembangan Akademik adsalah terealisasinya akreditasi dan penyediaan fasilitas laboratorium modern. Perencanaan tenaga edukatif (Tenaga pendidik) juga sangat terkait dengan system perncanaan akademik. Rencana Pengembangan Program Studi 1. diupayakan terrealisaninya pelaksanaan program pendidikan Strata-2 maupun Strata-3. serta membuat rintisan Laboratorium yang modern guna memberikan pengkayaan paktikum bagi mahasiwa. Jenis kualifikasin tenaga pendidik dan kependidikan yang dibutuhkan 3. serta tersedianya kelengkapan sarana pendidikan yang bertaraf internasional. serta ekivalen tenaga edukatif berdasarkan jenjang jabatan akademik. 2. B. Perencanaan SDM yang matang akan dapat menyebabkan produktiitas SDM akan dapat ditingkatkan. 3.

Dosen R.3.Studi Kelayakan Fakultas Tahun 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 S-1 3 3 2 2 1 1 1 S-2 20 20 21 20 21 20 20 S-3 3 3 3 4 4 5 5 Tabel V-2. Laboratorium Media 2. Rencana Pengembangan Dosen Tidak Tetap Lima Tahun Kedepan Tahun 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 S-1 2 2 2 1 1 1 1 S-2 5 5 5 3 3 3 3 S-3 2 2 2 2 2 2 2 Guru Besar 1*) 1*) 1*) 1*) 1*) 1*) 1*) Tabel V.Kantor R. Laboratorium Parasitologi Institut Kesehatan Surabaya 33 .Laboratorium R.Gudang 410 600 58 600 70 84 2012 Luas (m2) 410 600 58 600 70 84 2013 Luas (m2) 410 672 58 600 70 84 2014 Luas (m2) 410 680 58 600 70 84 2015 Luas (m2) 410 760 58 600 70 84 2016 Luas (m2) 410 760 58 600 70 84 Keterangan : Jenis Ruang Laboratorium meliputi : 1.Perpustakaan R. Sarana Prasarana Lima Tahun Kedepan 2011 No Nama Ruangan Luas (m2) 1 2 3 4 5 6 R.Kuliah R.

Laboratorium Ruang Kantor meliputi : 1. Laboraorium Analisa Air. Ruang Rapat 4.Makanan dan Minuman 12. Laboratorium Immunoserologi 5. Ruang Dosen 4 . Laboratorium Instrumentasi 9. Laboratorium Toksikologi 4. Laboratorium Komputer 14. Laboratorium Kimia 10. Ruang Administrasi dan Keuangan 3. Laboratorium Kimia Klinik 13. SMF 5. Calon Mahasiswa Lima Tahun Kedepan Calon mahasiswa adalah lulusan dari : 1. SMAK 4. SMK Kimia Tabel V-4 Perkiraan calon mahasiswa yang mendaftar masuk Fakultas Analis Kesehatansampai 5 (lima) tahun kedepan Tahun Perkiraan Jumlah Pendaftar( orang ) 2011 2012 2013 2014 2015 2016 500 500 550 550 300 600 Jumlah Diterima ( orang ) 80 80 80 80 80 80 Institut Kesehatan Surabaya 34 . Laboratorium Virologi 6. Laboratorium Hematologi 7. Laboratorium Biokimia 11. Laboratorium Bakteriologi 8. SMA / SMU 2. Ruang Pimpinan 2. MA 3.Studi Kelayakan Fakultas 3.

Pasar Tenaga Kerja 2. Disain Akademik Untuk mendisain progrm kademik. Proses Pembelajaran Poroses pembelajaran ini melibatkan unsur-unsur : Institut Kesehatan Surabaya 35 . Kelulusan. Disain Kurikulum 3.Studi Kelayakan Fakultas C. Kurikulum Lokal sebanyak 40 % 4. Membuat jaringan (Net work) dengan dunia industri dan dunia usaha serta lembagalembaga pemerintah maupun swata. Permintaan Pasar Tenaga Kerja Untuk mengtahui gambaran berapa besar permintaan pasar tenaga kerja terhadap lulusan program studi S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan. Manajemen Mutu Akademik Manajemen mutu akademik di suatu lembaga pendidikan tinggi merupakan suatu system pengendalian mutu akademik. dan 6. Adanya Dosen Tetap dan Dosen Tidak Tetap b. Disain Kurikulum Rasio kurikulum disusun dengan perbandingan antara : a. 2. b. Proses Pembelajaran 5. perlu dilakukan langkah-langkah : a. perlu dilakukan tahapan-tahapan 3. Disain Proses Akademik 4. 5. 1. Manajemen Alumni. Disain Proses Akademik Dilakukan pemilihan mata kuliah untuk dapat mendukung sistem pengelolaan kurikulum. Adapun disain kurikulum lokal terdiri dari unsur-unsur kualifikasi sbagai berikut : a. Kurikulum Nasional sebanyak 60 % b. Membuat sistem informasi mealalui survey tentang pelacakan lulusan. yang unsure-unsurnya terdiri dari : 1. Tenaga Kependidikan yang mahir dalam mengoperasikan software c. Adanya sejumlah Hardware yang dibutuhkan dalam mendukung proses akademik.

BAB VI KESIMPULAN Gambaran umum tentang program studi yang dikembangkan akan memenuhi kebutuhan yang ada. dan lembagalembaga penelitian. e. Rekruitmen tenaga pendidik(Dosen) yang berkualitas.Studi Kelayakan Fakultas a. 6. Perusahaan dan Industri. d. Institut Kesehatan Surabaya 36 . Rekruitmen mahasiswa dengan cara yang fleksibel. serta menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi lain. University of Milbourne. Pembinaan dosen melalui pencangkokan. Dukungan Kerja Program studi S-1 Ilmu Laboratorium Kesehatan akan semakin berkembanag dengan mengadakan upaya-upaya kerjasama kemitraan bersama pihak ketiga. Mahasiswa berorientasi pada konten kurikulum. yaitu dengan lembaga-lembaga pendidikan dan non-kependidikan di dalam dan diluar negeri. seperti Rumah Sakit. pembinaan melalui dosen senior. namun tetap mempertahankan unsur kualitas. Tenaga Lulusan Penentuan judiium lulusan ditentukan berdasarkan IPK dan ujian Skripsi. Networking antara mahasiswa dengan senua unsur penunjang c. IPK dan penguasan dalam dunia kerja. Universitas. Menjalin kerjasama kemitraan dengan luar negeri. 1. University of Kualalumpur Malaysia. D. Kualitas kelulusan yang memenuhi standar akan tercermin melalui bobot penguasaan materi. perputakaan. baik dari dalam atau luar negeri. dosen pembimbing dan praktek laboratorium. 2. Klinik laboratorium. Menjalin kerjasama kemitraan dengan pihak ketiga di dalam negeri. b.

2. Institut Kesehatan Surabaya 37 . 3. KEKUATAN 1. Dengan tujuan sebagai berikut : Mendidik mahasiswa menjadi Ilmuwan Laboratorium Kesehatan yang mampu : 1. Mengelola dan memimpin LaboratoriumKesehatan. Pihak Jurusan Analis Kesehatan Surabaya telah berusaha menyusun Kurikulum program sarjana (S1) Ilmu Laboratorium Kesehatan dengan mengadopsi Kurikulum Medical Laboratory Science yang terakriditasi oleh Australian Institute Medical Scientists dan disesuaikan dengan keadaan pendidikan di Indonesia. pemeriksaan Laboratorium Kesehatan dan Laboratoriumpada Gambaran mengenai kelemahan ± kelemahan dan kekuatan dari program studi serta tantangan umum yang akan dihadapi di masa depan juga bagaimana program studi memposisikan diri untuk menghadapi tantangan tersebut. Mengembangkan wawasan melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka menghadapi era globalisasi. PELAYANAN a. Menggunakan dan memelihara alat ± alat laboratorium Melaksanakan manajemen laboratorium kesehatan yang efisien Melakukan perubahan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.SpPk. Kurikulum yang telah disusun oleh Jurusan Analis Kesehatan Surabaya tersebut mendapat Rekomendasi layak digunakan dari pakar pendidikan Universitas Airlangga dan Ketua LaboratoriumPathologi klinik Indonesia Prof DR Marsetio Donosepoetro. Kurikulum : belum ada kurikulum program Sarjana ( S1) Ilmu Laboratorium Kesehatan di Indonesia. Dr. Mendidik sarjana Ilmu Laboratorium Kesehatan yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan menggunakan konsep±konsep serta prinsip±prinsip ilmiah dalam menjalankan kewajibannya sebagai tenaga ilmuwan laboratorium kesehatan. 2. A. karena program ini ada di Indonesia.Studi Kelayakan Fakultas 1. Proses Belajar Mengajar : akan berjalan dengan baik apabila pendirian program sarjana (S1) Ilmu Laboratorium Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan Surabaya disetujui oleh Dirjen Dikti Depdiknas. 5. 6. 4. Melakukan penyuluhan sesuai dengan bidangnya . karena tenaga dosennya sudah disiapkan baik jumlah maupun jenisnya. Melakukan umumnya. b.

Merupakan jurusan favorit h. Kinerja sistem manajemen sudah baik 3. perkuliahan B. Baik di jawa timur maupun diluar jawa timur. Sistim SKS nya belum sempurna Institut Kesehatan Surabaya 38 . Dana pengembangan / partisipasi dari mahasiswa d. PELAYANAN a. Keinginan Masyarakat Terhadap Lulusan : keinginan masyarakat terhadap lulusan tetap banyak pada setiap tahun. Komitmen pimpinan tinggi untuk pengembangan SDM 4. b. Pelayanan belum sepenuhnya Prima d. Mempunyai sarana laboratorium sendiri untuk praktikum c. Adanya Ruang kantor. KELEMAHAN 1. Memiliki organisasi profesi 2. Ini terbukti dengan terserapnya semua lulusan tiap tahunnya. Memiliki Potensi Bisnis yang bisa dikembangkan . dosen. g.membuat reagen untuk dijual c. Data penyerapan Lulusan belum lengkap b. Diharapkan dapat menembus pangsa pasar luar negeri. Pendidikan dosen sudah S-2 b.mendirikan laboratorium swasta . Tersedianya sarana dan prasarana perkuliahan Teori b. SARANA dan PRASARANA a. Seleksi raw input belum ketat c.Studi Kelayakan Fakultas c. Lapangan pekerjaan : lapangan pekerjaan lulusan S-1 Ilmu LaboratoriumKesehatan masih banyak. SUMBER DAYA MANUSIA a. e. d. KEUANGAN a. f. Masih tersedia Anggaran DIPA dari Pemerintah. Adanya Perpustakaan d. Pengalaman mengajar dosen lebih dari 5 tahun semuanya d. Kualifikasi Pendidikan Dosen sudah banyak yang linier c. Jumlah Pendaftar : Keinginan lulusan SMU melanjutkan ke Program Sarjana Ilmu LaboratoriumKesehatan makin tahun makin banyak apalagi setelah mereka mengetahui banyaknya lapangan pekerjaan yang akan menampungnya setelah lulus.

b. Peralatan Laboratorium / praktek belum memadai c. SMM ISO 9001:2008 mendorong terlaksananya program penjaminan mutu memperpendek masa tungu kerja & 2. Perkembangan T. PELUANG 1. b. Perkembangan IPTEK mendorong peningkatan bidang pendidikan. Biaya hemat belum berkembang 3. Tenaga dosen masih kurang ( rasio masih rendah) b. seperti halnya tanah Balai LaboratoriumKesehatan Surabaya dan Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan Surabaya. UU. SUMBER DAYA MANUSIA a. No.20 / 2003 tentang Sisdiknas berpeluang untuk dapat meningkatkan status kelembagaan. Kurangnya pemeliharaan sarana dan prasarana yang ada C. Dukumen penjaminan mutu belum lengkap 2. f. e. SARANA dan PRASARANA a. penelitian dan pengabdian masyarakat c. Instrumen evaluasi PBM belum dilakukan uji validitas f. Tanah : Sertifikat tanah jurusan Analis Kesehatan Surabaya masih menjadi satu dengan sertifikat Rumah Sakit Daerah Dr Soetomo.Studi Kelayakan Fakultas e. Belum tersusunnya unit cost biaya pendidikan b. Pasar bebas membuka peluang untuk meningkat kan jejaring di tingkat Nasional / Internasional. Buku ± buku perpustakaan. tenaga administrasi belum memadahi 4. PELAYANAN a. KEUANGAN Institut Kesehatan Surabaya 39 . dengan penerapan kurikulum berbasis kompetensi profesional secara praktis dan pragmatis berdasar kebutuhan user. Kepercayaan pengguna lulusan semakin meningkat. Belum melakukan pengkajian kurikulum tahunan bersamauser dan profesi g. dapat membantu meningkatkan daya serap lulusan d. komputer dsb kurang memadai d.I. KEUANGAN a.

Pihak ketiga banyak yang berminat memanfaatan Aula. berpeluang pemberlakukan sistem remunerasi dengan prinsip proporsional. berpeluang dapat meningkatkan kinerja 4. b. c. Meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kompetensi lulusan Poltekkes Kemenkes Surabaya. dan kepatutan. PELAYANAN a. Permenkeu No. PP. SARANA dan PRASARANA a. Biaya lahan praktek cenderung meningkat b.02/2006 tentang Remunerasi. berpotensi dapat memenuhi persyaratan untuk menjadi INSTITUT.Studi Kelayakan Fakultas a. Persaingan tarif/unit cost biaya pendidikan Institut Kesehatan Surabaya 40 . ANCAMAN 1. Kepmendiknas No. Status ini berdampak positif bagi SDM yaitu gol kepangkatan bisa mencapai IV/e dan karir dosen bisa mencapai Guru besar/Profesor. berpeluang untuk pengelolaan keuangan lebih mandiri & flexible. KEUANGAN a. No. PP. maka Poltekkes Surabaya berpeluang untuk menjadi INSTITUT. sehingga persaingan untuk merekrut mahasiswa baru semakin tinggi b. kesetaraan. Sesuai Renstra Kemenkes Th 2010-2014. Undang-Undang No. 53/2010 tentang Disiplin PNS pegawai. SUMBER DAYA MANUSIA a. bahwa salah satu program PPSDM Kes tahun 2014 harus terbentuk 3 (tiga) INSTITUT Kes. Nomor 23 Tahun 2005 tentang PK-BLU. Munculnya pendidikan tinggi kesehatan baik negeri maupun swasta. mendorong pengembangan pendidikan dosen sesuai kualifikasi dan potensi akademik b. 14 Tahun 2005 tentang Guru & Dosen. 2. karena POLTEKKES KEMENKES masih memiliki lahan yg cukup luas untuk dikembangkan b. LAB terpadu dan fasilitas lain yang dimiliki oleh Poltekkes Kemenkes Surabaya D. 234/U/2000 tentang Pedoman Pendirian Peguruan Tinggi.10/PMK. Pasar bebas berpeluang menggali & mengembangkan unit bisnis yang potensial 3. c.

Perubahan masa transisi dari pola belum berbasis kinerja menuju pola berbasis kinerja (merubah mindset) b. Pada prinsipnya analisa ini mencakup peninjauan dan evaluasi atas faktor ± faktor yang dianggap sebagai kekuatan ( Strenghts ). Institut Kesehatan Surabaya 41 . kelemahan (Weeknesess) peluang (Opportunities) dan ancaman ( Threats ). Pasar bebas mendorong masuknya tenaga asing yang berdampak pada persaingan pemanfaatan lulusan semakin ketat. Alat praktikum di lahan praktek (RS) tidak bisa memenuhi tuntutan kompetensi lulusan ANALISIS SWOT Analisis SWOT merupakan bagian penting dalam menentukan strategi organisasi. serta Sarana dan Prasarana. Gambaran posisi organisasi berdasarkan analisis SWOT dapat dilihat pada gambar berikut ini. Sumber Daya Manusia (SDM). Pesatnya perkembangan teknologi baik teknologi alat kesehatan maupun AVA b. 4. Dalam hal ini pemetaan dilakukan terhadap empat bidang yang dianggap mempunyai daya ungkit yang tinggi terhadap kinerja organisasi yaitu : bidang Pelayanan.Studi Kelayakan Fakultas 3. SUMBER DAYA MANUSIA a. SARANA dan PRASARANA a. Keuangan.

Dalam kondisi demikian satusatunya pilihan adalah bertahan sekedar hidup. KEKUATAN Tabel 1 Uraian Analisis Kekuatan Faktor URAIAN Sub Faktor Rating (1-5) Nilai Institut Kesehatan Surabaya 42 . 3. yaitu meningkatkan volume usaha dengan meluaskan pasar. Pengembangan Pasar. Pengembangan Produk yaitu meningkatkan volume usaha dengan mengembangkan produk-produk baru yang berhubungan atau menyempurnakan produk untuk pasar yang sudah ada. Pengembangan dan Pertumbuhan ini dapat dilakukan dengan salah satu atau kombinasi dari alternatif-alternatif berikut ini : a. Kuadran II (Stabilisasi / Rasionalisasi) Organisasi / Perusahaan pada kuadran ini tetap masih dapat berkembang/tumbuh. Kuadran III (Defensif / Penciutan kegiatan) Organisasi yang berada pada kuadran ini. b. Kuadran IV (Diversifikasi) Usaha diversifikasi (mengembangkan usaha-usaha baru) mungkin perlu dilakukan apabila peluang-peluang pengembangan lebih lanjut dalam usaha yang sekarang kurang menarik / terbatas. 1. menjaga agar apa yang sudah ada tidak hilang. HASIL ANALISIS SWOT 1. 2.Studi Kelayakan Fakultas Gambar 1 Anatomi Kuadran ‡ Kuadran I (Pengembangan dan Pertumbuhan) Dalam keadaan ini pengembangan dan pertumbuhan secara agresif sangat dimungkinkan karena organisasi memiliki kekuatan-kekuatan untuk memanfaatkan peluang-peluang yang ada. Penetrasi Pasar. asal pandai/jeli dalam memilih arena untuk bersaing atas dasar kekuatan yang di milikinya. kemungkinan untuk tumbuh / berkembang sudah sangat kecil karena banyak kelemahannya. c. IV. yaitu meningkatkan volume usaha dengan usaha pemasaran yang lebih agresif pada pasar yang ada.

10 0. 6) Adanya organisasi profesi 0. 4) Lapangan pekerjaan masih luas 5) Memiliki jejaring/kemitraan yang cukup luas dengan institusi lahan praktek mahasiswa.30 0.20 5 0. Pihak Jurusan Analis Kesehatan Surabaya telah berusaha menyusun Kurikulum program sarjana (S1) Ilmu LaboratoriumKesehatan dengan mengadopsi Kurikulum Medical 0.09 Institut Kesehatan Surabaya 43 . Dr.10 3 3 0. Kurikulum yang telah disusun oleh Jurusan Analis Kesehatan Surabaya tersebut mendapat Rekomendasi layak digunakan dari pakar pendidikan Universitas Airlangga dan Ketua LaboratoriumPathologi klinik Indonesia Prof DR Marsetio Donosepoetro. Bidang Pelayanan 1) Merupakan satu . 1) Merupakan Jurusan yang favorit 2) Proses belajar mengajar berjalan cukup baik 3) Citra institusi terus membaik yang dibuktikan dengan jumlah peminat semakin 0.30 Laboratory Science yang terakriditasi oleh Australian Institute Medical Scientists dan disesuaikan dengan keadaan pendidikan di Indonesia.10 0.12 0. karena program ini ada di Indonesia.satu program Sarjana (S1) Ilmu Laboratorium Kesehatan di Indonesia 2) Kurikulum : belum ada kurikulum program Sarjana ( S1) Ilmu Laboratorium Kesehatan di Indonesia.30 b c axbxc 0.10 3 0.12 0.09 0.10 4 4 0.10 4 0.12 meningkat.SpPk.20 5 0.09 0.Studi Kelayakan Fakultas a a.

25 4 5 0.25 5 0.45 1. Bidang Sarana dan Prasarana 0.45 d.20 1) Tersedianya sarana gedung yang cukup 2) Memiliki Laboratorium lengkap 3) Sarana PBM cukup memadai 4) Mempunyai Lahan Praktek yang cukup 0.00 1.25 0.00 0.00 1.20 4 0.20 0.25 0.30 0.25 0.16 1.24 0.49 Institut Kesehatan Surabaya 44 .91 c.20 0.38 0.30 5 0.30 5 0.25 5 0. Bidang Sumber Daya Manusia 0.00 0.16 0.90 TOTAL JUMLAH 4.25 Sub Jumlah 1.Studi Kelayakan Fakultas Sub Jumlah 1. Bidang Keuangan 0.38 0.20 1) Masih tersedia anggaran DIPA dari Pemerintah 2) Adanya pendapatan dana dari masyarakat 3) Memiliki potensi bisnis yang bisa dikembangkan 4) Kinerja system manajemen keuangan cukup baik Sub Jumlah 0.25 0.30 0.25 4 5 4 5 0.20 4 0.30 1) Komitmen pimpinan tinggi untuk pengembangan SDM 2) Kualifikasi Pendidikan dosen sudah banyak yg linier/S2 3) Rasio dosen dan mahasiswa cukup memadai 4) Semua dosen sudah memiliki pengalaman lebih 5 tahun Sub Jumlah 0.23 b.24 0.

15 3 2 2 0.12 0.15 2 0.20 0.20 0.09 0.15 0. Bidang Sumber Daya Manusia 0. Bidang Pelayanan 1) Instrument evaluasi PBM belum 0.40 0. Bidang Keuangan 1) Belum tersusunnya unit cost biaya pendidikan 2) Sumber pendapatan lain brlum ada Sub Jumlah c.30 Sub Faktor b Rating Nilai c axbxc 0.09 Sub Jumlah b.Studi Kelayakan Fakultas 2.18 0.15 0.20 2 3 0.09 dilakukan uji validitas 2) 3) Data penyerapan lulusan belum lengkap Belum melakukan pengakajian 0.60 2 3 0.60 0. KELEMAHAN Tabel 2 Uraian Analisis Kelemahan Faktor URAIAN a a.12 Institut Kesehatan Surabaya 45 .20 3 0.00 2 0.36 1.30 2 2 0.20 1. Bidang Sarana dan Prasarana 1) Gedung pendidikan tkurang memadai 0.72 0.18 0.09 0.18 0.30 0.48 1) Reward dan Punishment belum optimal 2) Penyediaan formasi tenaga administrasi sangat terbatas 3) Rasio dosen masih kurang / belum memadai Sub Jumlah d.00 0.24 0.30 1.18 kurikulum tahunanbersama user & profesi 4) 5) 6) lengkap Seleksi raw input belum ketat Pelayanan belum sepenuhnya prima Dokumen penjaminan mutu belum 0.00 0.40 0.

28 0.15 4 0. 0.25 4 3 0.Studi Kelayakan Fakultas 2) Peralatan praktek belum memadai 3) Jumlah & jenis buku perpustakaan belum standar 4) Kurangnya pemeliharaan sarana dan prasarana Pendidikan Sub Jumlah TOTAL JUMLAH 0. No.18 Institut Kesehatan Surabaya 46 .20 3 0.15 0.12 1. penelitian dan pengabmas 0.47 3.30 2) Perkembangan IPTEK mendorong peningkatan bidang pendidikan.I.15 4 0.18 3) Perkembangan T.20 5 0. dapat membantu 0. Bidang Pelayanan 1) UU.00 0.20 / 2003 tentang Sisdiknas berpeluang untuk dapat meningkatkan status kelembagaan. PELUANG Tabel 3 Uraian Analisis Peluang Faktor URAIAN a a.67 2.35 0.30 Sub Faktor b Rating (1-5) c Nilai axbxc 0.

10/PMK.02/2006 tentang Remunerasi. dengan penerapan kurikulum berbasis kompetensi profesional secara praktis dan pragmatis berdasar kebutuhan user.00 3 0.14 6) 6) SMM ISO 9001:2008 mendorong terlaksananya program penjaminan mutu.30 4 0.24 Institut Kesehatan Surabaya 47 . Sub Jumlah b.30 0.45 0.30 5 0. 0. 0. 14 Tahun 2005 tentang Guru & Dosen. 3) Pasar bebas berpeluang menggali & mengembangkan unit bisnis yang potensial Sub Jumlah 1.14 1.20 0. Bidang Sumber Daya Manusia 1) Undang-Undang No.Studi Kelayakan Fakultas memperpendek masa tungu kerja & meningkatkan daya serap lulusan 4) Kepercayaan pengguna lulusan semakin meningkat. maka Poltekkes Surabaya berpeluang untuk menjadi INSTITUT.20 0. kesetaraan dkepatutan. bahwa salah satu program PPSDM Kes tahun 2014 harus terbentuk 3 (tiga) INSTITUT Kes.40 4 0.07 0.15 3 0. Bidang Keuangan 1) PP.15 1.30 5) Pasar bebas membuka peluang untuk meningkat kan jejaring di tingkat Nasional / Internasional 0. mendorong pengembangan pendidikan dosen sesuai kualifikasi dan potensi akademik 2) Sesuai Renstra Kemenkes Th 2010-2014.35 5 0.32 0. berpeluang pemberlakukan sistem remunerasi dengan prinsip proporsional.24 c.35 0. 2) Permenkeu No.30 4 0. berpeluang untuk pengelolaan keuangan lebih mandiri & flexible.20 5 0. Nomor 23 Tahun 2005 tentang PK-BLU.00 1.

Studi Kelayakan Fakultas Status ini berdampak positif bagi SDM yaitu gol kepangkatan bisa mencapai Ive dan karir dosen bisa mencapai Guru besar/Profesor. 53/2010 tentang Disiplin PNS berpeluang dapat meningkatkan kinerja pegawai. Bidang Sarana dan Prasarana 0.40 4 0.48 1. LAB terpadu dan fasilitas lain yang dimiliki Kemenkes Surabaya.20 1) Kepmendiknas No. No.00 0. Sub Jumlah 1. ANCAMAN Tabel 4 Uraian Analisis Ancaman Faktor URAIAN a a.98 4.60 4 0. 234/U/2000 tentang Pedoman Pendirian Peguruan Tinggi.87 0.30 Sub Faktor b Rating Nilai c axbxc Institut Kesehatan Surabaya 48 . Sub Jumlah oleh Poltekkes 0.32 2) Pihak ketiga banyak yang berminat memanfaatan Aula. berpotensi dapat memenuhi persyaratan untuk menjadi INSTITUT.00 0. 3) PP. karena masih memiliki lahan yg cukup luas untuk dikembangkan 0. Bidang Pelayanan 0.35 4 0.28 d.80 TOTAL JUMLAH 3.

2) Meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kompetensi lulusan Poltekkes Kemenkes Surabaya.60 3 0.90 0. Sub Jumlah TOTAL JUMLAH 0.30 0.20 0.40 3 0.00 0.20 Sub Jumlah c.36 2) Pasar bebas mendorong masuknya tenaga asing yang berdampak pada persaingan pemanfaatan lulusan semakin ketat. sehingga persaingan untuk merkru mahasiswa baru semakin tinggi.24 1.60 2.40 2 0.Studi Kelayakan Fakultas 1) Munculnya pendidikan tinggi kesehatan baik negeri maupun swasta. Bidang Keuangan 1) Biaya lahan praktek cenderung meningkat 2) Persaingan tarif/unit cost biaya pendidikan 0.00 0.50 3 0.00 0.50 3 0.00 0.30 1.30 1.50 3 0. Sub Jumlah d. Bidang Sarana dan Prasarana 1) Pesatnya perkembangan teknologi baik teknologi alat kesehatan maupun AVA 0.36 0.60 2 0.30 2) Alat praktikum di lahan praktek (RS) tidak bisa memenuhi tuntutan kompetensi lulusan.60 0. Bidang Sumber Daya Manusia 1) Perubahan masa transisi dari pola belum berbasis kinerja menuju pola berbasis kinerja (merubah mindset) 0. 0.60 Institut Kesehatan Surabaya 49 .20 1.50 2 0.54 Sub Jumlah b.50 0.

91 1.60 2.38 Agresif (Kuadran I) Kekuatan (Strenght) Diversifikasi (Kuadran IV) Ancaman (Threats) Gambar 2 Posisi Kuadran Hasil Perhitungan SWOT Institut Kesehatan Surabaya 50 .60 = + 1.50 0.Studi Kelayakan Fakultas V.24 1.48 0.47 0.07 0.60 VI.23 0. REKAPITULASI PERHITUNGAN SWOT Tabel 5 Rekapitulasi Perhitungan SWOT No 1 2 3 Uraian Pelayanan Keuangan Sumber Daya Manusia Kekuatan 1.47 = + 2. Gambaran Posisi Kuadran Sumbu X ( S .98 0.90 0.T ) = 4.45 Kelemahan 0.98 ± 2.80 3.49 ± 2.60 4 Sarana & Prasarana Total 0.02 Stabil (Kuadran II) Kelemahan (Weakness) Bertahan (Kuadran III) 1.67 2.49 0.02 = 3.72 0.60 Peluang 1.38 Peluang/Opportunity 2.90 4.87 Ancaman 0.W ) Sumbu Y ( O .

Pengembangan dan pertumbuhan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya dapat dilakukan dengan cara mengkombinasikan strategi yaitu Penetrasi Pasar. Kuadran IV : Diversifikasi produk Setelah mendapatkan suatu potret / posisi organisasi Fakiultas Ilmu Laboratorium Kesehatan (S-1) Kemenkes berada pada posisi Bertumbuh Stabil (Stable Growth). Pengembangan Pasar dan Pengembangan Produk. karena lapangan kerja lulusan S-1 ilmu Laboratorium Kesehatan masih luas. Namun demikian investasi untuk peningkatan volume usaha tersebut harus memperhatikan asas efisiensi. meningkatkan usaha pemasaran yang lebih agresif pada pasar yang sudah ada. yaitu usaha pemasaran yang agresif pada pasar yang ada. Animo masyarakat untuk memilih jurusan ini masih tinggi. Kuadran I : Pengembangan dan Pertumbuhan 2. yaitu usaha untuk meluaskan pasar. Kuadran III : Bertahan 4. Penetrasi Pasar. Institut Kesehatan Surabaya 51 . baik di Laboratorium kesehatan. Kuadran II : Stabilisasi dan Konsolidasi Intern 3. 2. Laboratorium Industri dsbnya. 3. artinya meningkatkan jenjang pendidikan yang sudah ada Program Studi D-III dan program studi D-IV dengan membuka program studi S-1 jurusan Ilmu LaboratoriumKesehatan. Pengembangan Produk yaitu mengembangkan produk-produk baru yang berhubungan atau menyempurnakan produk untuk pasar yang sudah ada. maka langkah selanjutnya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi di masa mendatang adalah memaksimalkan kekuatan dan memanfaatkan peluang yang ada serta berupaya untuk meminimalkan kelemahan dan mengatasi / menangkal ancaman dalam meningkatkan volume usaha dalam bentuk : 1.Studi Kelayakan Fakultas Anatomi Kuadran : 1. Pengembangan Pasar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times