Anda di halaman 1dari 19

Banyak proses pembuatan zat kimia yang

didasarkan pada reaksi kesetimbangan, untuk


menggeser kesetimbangan ke arah produk dan
meminimalkan reaksi balik
A. Proses Haber Bosch
(Industri Amoniak)

Amoniak, merupakan bahan penting dalam produksi


berbagai senyawa, antara lain : pupuk urea, asam nitrat,
amonium sulfat, dll
Reaksi Dasar Amoniak pada 25˚C dan Kp = 6,2 x 105:
N2(g) + 3H2(g)↔ 2NH3(g) ∆H = -92 kJ

Fritz Haber dan Carl Bosch, melakukan penelitian dengan


dasar reaksi tersebut untuk mendapatkan maksimum
amoniak :
Teoritis:
 Dari koefesien reaksi : kiri 1+3 = 4, kanan
=2, maka reaksi harus dilakukan pada
tekanan tinggi,
tinggi supaya kesetimbangan
bergeser ke arah produk

 Dari data ∆H =(-), eksoterm,


eksoterm maka reaksi
harus dilakukan pada suhu rendah,
rendah sebab
harga K makin besar
Kondisi Optimum :
• Bila dilakukan pada suhu rendah, ternyata reaksi
berlangsung sangat lambat, sehingga tidak ekonomis. Hasil
penelitian (%) Haber :
• T dikurangi : %NH3 bertambah, tapi sangat lambat
• T dinaikkan :%NH3 berkurang, tapi cepat
• P diperbesar, %NH3 makin tinggi
Dengan pertimbangan laju reaksi, maka kondisi
optimum : suhu 450˚C, tekanan 300 atm (hasil 36%).
Digunakan katalis serbuk Fe dan K2O/Al2O3
Prinsip pembuatan amoniak :
Gas hidrogen dan nitrogen dikompresi
hingga mencapai tekanan yang
diinginkan, kemudian campuran gas
bersama katalisator dipanaskan
sehingga terbentuk amoniak. Campuran
gas didinginkan, sehingga amonia
mencair. Gas nitrogen dan hidrogen
yang belum bereaksi diresirkulasi untuk
diubah menjadi amonia
INDUSTRI AMONIA
H2 ↔ 2H(g)
N2 ↔ N2(g)↔ 2N(g)
N(g) + H(g) ↔ NH(g)
NH(g) + H(g) ↔ NH2(g)
NH2(g) + H(g) ↔ NH3(g)
NH3(g) ↔ NH3
Pembuatan Amonia di Alam
B. Proses Kontak
( Industri Asam Sulfat)

Asam sulfat merupakan bahan yang


banyak digunakan dalam industri,
antara lain : industri cat, plastik,
serat sintetis, galvanisasi logam,
bahan peledak, deterjen, pupuk, zat
warna, dll
Reaksi Asam Sulfat :
1. S(g) + O2(g)↔ SO2(g) ∆H = -71 kkal/mol
2. SO2(g) + O2(g)↔ SO3(g) ∆H = -24 kkal/mol
3. SO3(g) + H2O(l)↔ H2SO4(aq) ∆H = (-) kkal/mol

Reaksi 1 dan 2 merupakan reaksi sempurna


dan sangat eksoterm, tapi reaksi 3 sangat
lambat dengan hasil rendah
Teoretis :
 Dari koefesien reaksi : kiri 1+1= 2, kanan
=1, maka reaksi harus dilakukan pada
tekanan tinggi, supaya kesetimbangan
bergeser ke arah produk
 Dari data ∆H =(-), eksoterm, maka reaksi
harus dilakukan pada suhu rendah, sebab
harga K makin besar
Kondisi Optimum
 Tekanan 1-2 atm
 Suhu 450˚C,
 Dengan kondisi ini diperoleh
hasil 98% dan mempercepat
jalannya reaksi ditambah
katalis V2O5
Industri Asam Sulfat
Pembuatan Asam Sulfat di Alam
Meramal Arah Reaksi Kesetimbangan

Tetapan kesetimbangan(K), mempunyai


fungsi :
 Memberi Petunjuk sejauhmana reaksi
berlangsung; bila K sangat besar, maka
reaksi dianggap sempurna, hasil yang
terbentuk banyak
 Dengan harga K, dapat menentukan
susunan zat dalam sistem kesetimbangan
Meramal arah reaksi dengan
membandingkan harga K (literatur) dengan
Q (hasil kali konsentrasi pada saat
pengukuran)

Q < K, reaksi belum selesai, bergeser ke kanan


Q = K, reaksi dalam keadaan setimbang
Q > K, hasil terlalu banyak, bergeser ke kiri
Refleksi
1. Reaksi :NO(g) ↔ ½ N2(g)+ ½ O2(g) ∆H = -90,2 kJ
Bagaimana caranya untuk menghasilkan nitrogen
yang maksimal? lalu apa pengaruhnya terhadap
nilai Kc?
2. Menurut Haber Bosch, pembuatan amonia N2(g) +
3H2(g)↔ 2NH3(g) ∆H = -92 kJ
dilakukan pada suhu dan tekanan yang relatif tinggi
(773 K, 250 atm). Jelaskan alasannya berdasarkan
prinsip kesetimbangan
3. Tahap penting pembuatan asam sulfat adalah
mengubah SO2 menjadi SO3.
2SO2(g) + O2(g)↔ 2SO3(g) ∆H = -98 kJ
Berdasarkan prinsip kesetimbangan, jelaskan
bagaimana pengaturan suhu dan tekanan yang
menguntungkan dalam industri SO3!
4. Reaksi esterifikasi asam asetat dengan etanol
membentuk etil asetat pada 100˚C mempunyai
Kc=10. Bila dalam sistem :
CH3COOH + CH3CH2OH ↔ CH3COOCH2CH3 + H2O
diperoleh [CH3COOH] = [CH3CH2OH] OH = 0,25 M
dan [ester] = [air] = 1M. Tentukan arah reaksi!
5. Ruang bervolume 1L, suhu 400K,
Reaksi : NH3(g) + HCl(g)↔ NH4Cl(g) ,
Pada saat setimbang, ada 0,8 mol HCl, 0,8 mol NH4Cl, dan 1
mol NH3. Bila pada suhu yang sama dimasukkan gas HCl 0,3
mol, maka susunan gas-gas kesetimbangan yang baru
adalah…
6. Pada suhu 100K, volume ruang 1 L, dalam keadaan
setimbang reaksi pembentukan gas SO3, terdapat gas: 0,6
mol SO2, 0,8 mol mol O2, dan 0,3 mol SO3. Pada suhu yang
sama, dimasukkan gas SO2, kesetimbangan baru tercapai,
saat setimbang ada gas SO3: 5/3 kali semula. Tentukan Kc
dan mol SO2 yang ditambahkan!
Thank’s for your
attention…