Anda di halaman 1dari 10

BAB III

METODE PENELITIAN

A. RUANG LINGKUP

1. Tempat penelitian

Adapun yang digunakan peneliti sebagai tempat penelitian adalah

Desa Santong Wilayah Kerja Puskesmas Terara Kecamatan Terara

Kabupaten Lombok Timur dengan pertimbangan:

a. Belum pernah ada yang melakukan penelitian serupa di Desa

Santong, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur.

b. Jumlah balita yang menderita gizi buruk di Kecamatan Terara terbanyak

berada di Desa Santong.

2. Waktu penelitian

Penelitian dilakukan pada Bulan Desember 2010 sampai Bulan

Februari 2010

B.DESAIN PENELITIAN

Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan

menggunakan desain studi korelasi dimana peneliti ingin mencari,

menjelaskan suatu hubungan antar variable, memperkirakan dan menguji

berdasarkan teori yang ada (Nursalam, 2003), yaitu Hubungan Status Gizi

Terhadap Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Usia 1 – 5 Tahun.

Berdasarkan waktu penelitian bersifat cross sectional artinya subjek

penelitian diobservasi sekali saja dan pengukuran terhadap kedua variabel

pada saat pemeriksaan. Hal ini berarti bahwa semua subjek penelitian
diamati pada waktu yang sama dengan melakukan pengumpulan data

secara focus dan lengkap (Wasis, 2008)

B. POPULASI DAN SAMPEL

a. Populasi

Populasi adalah keseluruhan subjek yang akan diteliti yang dapat

berupa benda yang memiliki sifat atau cirri (misalnya manusia, pasien)

dan memenuhi criteria yang ditetapkan (Machfoedz, 2008). Populasi

dalam penelitian ini adalah anak yang berusia 1 - 5 tahun di Desa Santong

Wilayah Kerja Puskesmas Terara Kecamatan Terara Kabupaten Lombok

Timur sebanyak 823 orang.

b. Sampel

Sampel adalah bagian dari populasi atau sebagian jumlah dari

karakteristik populasi yang akan diambil dengan menggunakan cara-cara

tertentu (Wasis, 2008).

a. Besar Sampel

Dalam penelitian ini mengacu pada table Kreche yaitu untuk populasi

sebanyak 112 orang maka besar sampel yaitu …….orang

b. kriteria sampel

1) Kriteria Inklusi

a. Ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun

b. Ibu dalam keadaan sehat (tidak dinyatakan sakit oleh dokter)

c. Bersedia menjadi responden


2) Klriteria ekslusi

a. Ibu dalam keadaan sakit

b. Tidak bersedia menjadi responden

c. Teknik Sampling

Cara pengambilan sampel menggunakan tehnik non probability

sampling dengan metode purposive sampling, yaitu suatu tehnik

penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi

sesuai dengan kriteria inklusi.

C. VARIABEL PENELITIAN

Variabel mengandung pengertian ukuran, cirri atau sifat yang dimiliki

oleh anggota-anggota suatu kelompok benda, baik benda hidup atau

benda mati yang berbeda dengan yang dimiliki kelompok yang lain

(Mahfoedz, 2008). Variable penelitian pada dasarnya adalah segala

sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk

dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut kemudian

ditarik kesimpulannya (Wasis, 2007).

a. Variabel bebas (independent)

Variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahan atau

timbulnya variable dependent atau terikat (Sugijono, 2007). Dalam

penelitian ini yang menjadi variable bebas yaitu pendidikan dan usia

b. Variabel Terikat (dependent)


Variabel yang nilainya ditentukan oleh variable lain (Nursalam, 2003).

Dalam penelitian ini yang menjadi variable terikat adalah tindakan

D. DEFINISI OPERASIONAL

Tabel 1. Definisi Operasional

Variabel Definisi Operasional Alat Ukur Skala Hasil Ukur


1 2 4 5 6
Pendidikan Pendidikan formal Kuesioner Ordinal 1.

(X1) terakhir dari ibu yang Pendidikan

pernah diikuti dan Dasar

mendapatkan ijazah 2.

Pendidikan

Menengah

3.

Pendidikan

Tinggi
Usia Usia ibu yang Kuesioner Ordinal <25 Tahun

(X2) terhitung saat 25-35 Tahun

dilahirkan sampai >35 Tahun

saat diadakan

penelitian ini (dalam

tahun)

Tindakan Kemampuan orang Pedoman Ordinal Baik : >X + 1 SD

(Y) tua dalam hal ini ibu observasi


untuk melakukan Cukup : X + 1 SD

tindakan stimulasi

perkembangan Kurang : <X – 1

bahasa pada anak SD

usia 1-3 tahun

E. DATA YANG DIKUMPULKAN

Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah:

a. Data Primer

Data primer adalah sumber data yang langsung memberikan data

kepada pengumpul data (Sugiono, 2003), meliputi:

a. Data pendidikan responden

b. Data usia responden dalam tahun

c. Data tindakan responden dalam stimulasi perkembangan bahasa

pada anak usia 1-3 tahun

b. Data Sekunder

Data sekunder adalah sumber data yang tidak langsung

memberikan data kepada pengumpul data (Sugiono, 2003). Dalam

penelitian ini yang merupakan data sekunder adalah gambaran umum

lokasi penelitian yaitu Desa Dasan Lekong Wilayah Puskesmas Dasan

Lekong.
F. CARA PENGUMPULAN DATA

a. Data Primer

a. Data pendidikan responden dikumpulkan dengan

pengisian kuesioner tertutup, dimana responden ditanyakan

pendidikan formal terakhir yang pernah diikuti, kemudian

dikelompokkan menjadi:

Pendidikan Dasar, bila: tamat SD atau SLTP

Pendidikan Menengah bila: tamat SLTA

Pendidikan Tinggi bila: tamat D1/D2/D3, S1/S2/S3

b. Data Usia

Data usia responden dikumpulkan dengan pengisian kuesioner

tertutup, dimana responden ditanyakan usia dalam tahun,

kemudian dikelompokkan menjadi:

<25 tahun

25 – 35 tahun

>35 tahun

c. Data Tindakan

Data tindakan tentang stimulasi perkembangan bahasa pada anak

usia 1-3 tahun dikumpulkan dengan pedoman observasi. Scoring

didapat dari hasil observasi dengan ketentuan yaitu : bila tindakan

dilakukan dengan benar diberi nilai 2, dilakukan tetapi belum benar

diber nilai 1 dan tidak dilakukan diberi nilai 0.


Adapun katagori tindakan yaitu:

Baik : > X + 1 SD

Cukup : X + 1 SD

Kurang : < X – 1 SD

b. Data Sekunder

Gambaran umum lokasi penelitian diperoleh dengan cara studi

dokumentasi di Puskesmas Dasan Lekong

G. CARA PENGOLAHAN DATA

1. Data Primer

a. Data pendidikan responden diolah secara deskriptif dan

disajikan dalam bentuk table distribusi frekuensi

b. Data usia responden diolah secara deskriptif dan disajikan

dalam bentuk table distribusi frekuensi

c. Data tindakan responden dalam stimulasi perkembangan

bahasa anak usia 1-3 tahun diolah secara deskriptif dan disajikan

dalam bentuk table distribusi frekuensi

2. Data Sekunder

Data gambaran umum lokasi penelitian diolah secara deskriptif dan

disajikan dalam bentuk narasi


H. ANALISIS DATA

Data hubungan pendidikan dan usia ibu dengan tindakan stimulasi

perkembangan bahasa pada anak usia 1-3 tahun dianalisis secara inferensial

menggunakan uji Spearman Rank Corelation dengan bantuan SPSS for

Windows release 12.0 dan taraf signifikansi 95% (alpa : 0.05). Adapun untuk

mengetahui tingkat hubungan/korelasi, dapat ditentukan dengan table

Coulton (Sugiono, 2003) sebagai berikut:

Sangat rendah : 0.00 – 0.19

Rendah : 0.20 – 0.39

Sedang : 0.40 – 0.59

Kuat : 0.60 – 0.79

Sangat Kuat : 0.80 – 1.00


PEDOMAN OBSERVASI

HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN USIA IBU DENGAN TINDAKAN

STIMULASI PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 1-3 TAHUN

Responden : …………………………………………….

Pendidikan : Tamat SD, Tamat SLTP, Tamat SLTA, Tamat PT

Umur : …………. Tahun

Pekerjaan : ......................................................................................
Alamat : ......................................................................................

NILAI
NO KEGIATAN
0 1 2
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
JUMLAH