Anda di halaman 1dari 80

BAB 1

PERUSAHAAN DALAM SISTEM


PEREKONOMIAN

1
LATAR BELAKANG INDUSTRI DAN PERDAGANGAN

 Kegiatan Perekonomian

Pola yang ada sekarang tentang cara untuk memuaskan kebutuhan merupakan
suatu akibat dari adanya proses perkembangan secara histories dalam jangka
panjang. Dalam suatu masyarakat yang primitive orang harus memenuhi
kebutuhannya sendiri , tidak tergantung pada yang lain. Yang harus mereka penuhi
terutama kebutuhan akan makanan, pakaian, dan perumahan. Untuk mendapatkan
makanan mereka dapat berburu binatang atau bertani/bercocok tanam di daerah-
daerah yang dianggap subur. Jadi penghidupan ekonominya masih berupa rumah
tangga tertutup; belum terjadi pertukaran.

 Sistem Perekonomian

Sistem perekonomian yang di pakai oleh setiap Negara adalah berbeda-beda.


Ada empat bentuk system perekonomian di dunia :
♠ Kapitalisme
Kapitalisme merupakan suatu falsafah ekonomi, dan bukannya bentuk suatu
pemerintahan. Dalam system kapitalisme ini, seseorang bebas untuk memiliki
kekayaan, memiliki perusahaan, bersaing secara bebas dalam pasar, dan
menentukan miliknya kemudian.

♠ Sosialisme
Sosialisme dapat dikatakan sebagai suatu system perekonomian dan merupakan
bentuk pemerintahan.

♠ Fasisme
Fasisme juga merupakan suatu system perekonomian dan bentuk pemerintahan (
dictator ).

♠ Komunisme
Komunisme juga merupakan system perekonomian dan suatu bentuk
pemerintahan.

 Sistem Perekonomian Pancasila

Karakteristik system perekonomian pancasila sebagai berikut :


1. Roda perekonomian di gerakan dengan rangsangan ekonomi, social, dan moral.
2. Adanya keinginan yang kuat dari seluruh masyarakat untuk memperoleh
kemerataan social yang sesuai dengan azas-azas kemanusiaan.
3. Kebijakan ekonomi di prioritaskan untuk menciptakan perekonomian nasional
yang tangguh.

2
4. Unit usaha berbentuk koperasi di pandang sebagai soko guru pereokonomian
dan merupakan bentuk palinh kongrit dari suatu usaha bersama.
5. Adanya keselarasan serta perimbangan yang jelas dan tegas antara
perekonomian ditingkat nasional dengan desentralisasi dalam pelaksanaan
kegiatan ekonomi.

 Pengertian Industri dan Bisnis


Perusahaan dapat bertindak sebagai perantara antara sumber factor produksi
dan konsumen; meliputu sarana, organisasi dan lembaga-lembaga yang secara
langsung ataupun tidak langsung berhubungan dengan produksi dan distribusi
barang serta jasa untuk memuaskan kebutuhan konsumen. Dalam arti luas, dunia
usaha ini terdiri atas tiga bagian :
 Tempat kerja untuk menjalankan kegiatan yang peoduktif seperti pabrik,
pertambangan, hotel, toko atau lading.
 Perusahaan, yang memiliki suatu tempat kerja atau lebih.
 Industri.

Industri merupakan suatu kelompok perusahaan yang memproduksi barang


yang sama, untuk pasar yang sama pila. Sedangkan perusahaan itu sendiri tidak
selalu menggungakan material atau proses produksi yang sama dengan lainnya.
Beberapa prinsip dasar pada industri antara lain :
 Efisiensi
 Prestasi
 Pendekatan yang rasional
 Manajemen
 Hubungan-hubungan yang formal, dan sebagainya.

Kegiatan bisnis sangat membatu usaha-usaha pemenuhan kegiatan masyarakat


oleh perusahaan.
Pada pokoknya, kegiatan bisnis ini meliputi :
 Perdagangan ( melalui pedagang )
 Pengangkutan ( dengan alat-alat transport )
 Penyimpanan ( sampai barang terjual )
 Pembelanjaan ( melalui bank atau kreditur )
 Pemberian informasi ( dengan promosi )

PENGERTIAN PERUSAHAAN

Perusahaan dapat didefinisikan sebagai suatu organisasi produksi yang


menggungakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan
kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.
Ada lima unsur yang penting, yaitu :
 Organisasi
 Produksi
 Sumber ekonomi

3
 Kebutuhan
 Cara yang menguntungkan

4
FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN IKLIM
BISNIS

Beberapa hal perlu di pahami dalam kaitannya dengan system bisnis. Kita harus
melihat hal-hal dan trend-trend nasional yang mempengaruhi iklim bisnis dari waktu ke
waktu.
Sebagai contoh yang paling ekstrim adalah terjadinya depresi yang hebat di
Amerika Serikat pada tahun 1929, bahkan juga terjadi di dunia. Negara-negara yang
depresi itu mengalami :
a) Melonjaknya tingkat pengangguran
b) Banyak keluarga yang kehilangan rumahnya
c) Banyak simpanan di bank ikut lenyap karena bangkrut
d) Banyak perusahaan yang gulung tikar

Menurut Maynard Keynes telah memberikan tinjauan tentang cara penyembuhan


derita akibat depresi. Ia memandang bahwa tingkat kegiatan bisnis di sebuah system
kapitalis itu tergantung pada kemampuan para wiraswasta untuk menanamkan
modalnya.
Beberapa cara agar tidak terjadinya lagi dewpresi pada Negara-negara di dunia
adalah :
 Investasi
 Tabungan
 Pemerintah

PROBLEMA BISNIS YANG DI HADAPI SAAT INI


Tiga persoalan yang selalu mendapat perhatian dari pemerintah maupun masyarakat
karena dapat mempengaruhi setiap konsumen dalam system bisnis kita adalah :
 Inflasi
Inflasi adalah suatu kenaikan harga-harga barang dan jasa secara umum dalam
perekonomian. Para ekonom telah lama merasakan bahwa inflasi ini merupakan
suatu proses yang membatasi sendiri. Hal ini disebabkan oleh adana ketidak-
seimbangan sementara antara permintaan dengan penawaran barang dan jasa. Jika
permintaan turun atau penawaran meningkat, seharusnya tingkat inflasi lebih
rendah.
 Produktivitas
Produktivitas adalah keluaran barang dan jasa per unit tenaga kerja. Untuk
meningkatkan produktivitas, orang tidak cukup hanya dengan bekerja keras, tetapi
juga memerlukan peralatan dan metode kerja yag lebih baik.
 Pengangguran
Tingkat pengangguran di Indonesia tidak dapat ditentukan secara tepat karena
sulitnya mendapatkan data yang akurat. Bersamaan dengan resesi yang terjasi
akhir-akhir ini banyak pekerja yang kehilangan pekerjaan. Pada umumnya
pemutusan hubungan kerja ini terjadi karena perusahaan tidak mampu lagi
membayar mereka sebagai akibat turunnya penghasilan secara dratis. Namun tidak
mustahil juka kondisi perekonomian membaik yang berpengaruh juga pada

5
kondisi perusahaan, maka pemutusan hubungan kerja ini dapat di batalkan, dengan
kata lain mereka di tarik kembali untuk bekerja.

6
BAB 2
LINGKUNGAN PERUSAHAAN

7
PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN

 Pengertian Lingkungan Perusahaan


Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai seluruh dari factor-faktor
ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.

Perusahaan dalam masyarakat yang pluralistic


Perusahaan sangat beruntung pada masyarakat untuk membeli barang dan jasa
yang di tawarkan, dan sikap masyarakat terhadap perusahaan sangat berpengaruh
pada cara kegiatan serta pelayanan perusahaan tersebut. Oleh karena itu
perusahaan harus menjaga hubungan baik dengan kelompok atau pihak-pihak
yang berkepentingan. Masyarakat pluralistic adalah kombinasi dari berbagai
kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan.

Kesan negative tentang perusahaan


Kesan negative tentang perusahaan, antara lain menyangkut penyelewengan
pajak, penyelundupan barang, penyogokan kepada pejabat pemerintah, periklanan
yang menipu, kebocoran pabrik yang berbahaya, pembayaran-pembayaran yang
tidak legal, dan sebagainya.

Usaha-usaha untuk memperbaiki kesan negative


Untuk memperbaiki adanya kesan-kesan negative dari masyarakat terhadap
perusahaan, tentunya perusahaan harus tidak menciptakan masalah-masalah yang
negative serta perlu melaksanakankegiatan hubungan masyarakat ( humas ) yang
efektif.

LINGKUNGAN FISIK, ENERGI DAN KONSERVASI

Dari masalah-masalah ekonomi dan social, salah satu masalah yang sulit dan
memerlukan biaya besar adalah yang berkaitan dengan lingkungan fisik.

 Ekologi
Ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan
lingkungannya. Kualitas lingkungan sudah semakin menurun. Hal ini terutama
disebabkan oleh kombinasi dari tiga factor:
 Semakin meningkatnya konsentrasi penduduk
 Perkembangan teknologi baru
 Semakin meningkatnya kemakmuran ekonomi.

 Macam-macam polusi
Polusi merupakan lingkungan alam di mana kita hidup dan bekerja. Macam-
macam polusi adalah :
1. Pencemaran Udara
2. Pencemaran Air
3. Pencemaran Sampah Awet

8
 Energi dan Konservasi
Di Indonesia sumber energi minyak bumi sudah lama di gunakan di samping
batu bara dan air. Kemudian muncul penggunaan gas alam yang juga dihasilkan di
dalam negeri; dan akhir-akhir ini sudah mulai dikembangkan penggunaan sumber
energi matahari serta kemungkingan penggunaan tenaga nuklir.

LINGKUNGAN PEREKONOMIAN DAN


PERPAJAKAN

 Alasan-alasan bagi meningkatnya pengeluaran pemerintah


Pemerintah membiayai pengeluarannya dari hasil pemungutan pajak. Alas an-
alasan bagi pemerintah untuk menaikan pajak adalah untuk membiayai
pengeluaran yang semakin meningkat. Meningkatnya pengeluaran pemerintah ini
merupakan suatu tendesi yang mungkin menyebabkan naiknya laju pertumbuhan
urbanisasi. Setiap periode pembangunan, pengeluaran-pengeluaran untuk
keperluan pertahanan juga semakin meningkat. Apabila pemerintah dapat
menekan pengeluaran ini, maka kebutuhan-kebutuhan lainnya akan lebih banyak
terpenuhi.
 Penerimaan dan pengeluaran pemerintah
Apabila pengeluaran pemerintah lebih besar dari penghasilannya, maka akan
terjadi deficit. Untuk menutup deficit ini dapatlah dilakukan peminjaman kepada
bank-bank. Jumlah uang yang di pinjam dengan cara ini disebut utang Negara.
Tidak semua pajak yang dipungut oleh pemerintah ditujukan untuk
meningkatkan penghasilan, trutama pajak-pajak yang dikenakan pada tempat-
tempat perjudian, dan pajak impor untuk melindungi kegiatan usaha dalam negeri
tergadap persaingan harga.
Ada beberapa macam pajak yang dikenakan oleh pemerintah, antara lain :
a) Pajak tidak langsung
Pajak tidak langsung dapat di kenakan atas barang-barang seperti rokok,
tembakau, minuman keras dan sebagainya, yang dibayar oleh importir, produsen
dan pedagang besar. Besarnya pajak ini ditambahkan pada harga barang tersebut
pada saat di jual kepada masyarakat. Pajak tersebut dinamakan pajak penjualan.
Macam pajak lain yang termasuk pajak tidak langsung adalah pajak penjualan
importer, cukai, bea masuk, pajak ekspor, dan sebagainya.
b) Pajak langsung
Pajak kekayaan adalah termasuk pajak langsung karena langsung dikenakan
atau dipungut pada pembayaran [ajak. Macam pajak lain yang dapat digolongkan
sebagai pajak langsung ini adalah pajak pendapatan (PPd), pajak perseroan (PPs)
dan pajak dividen.
Secara keseluruhan penerimaan pemerintah dapat diperoleh dari :
 Penerimaan dalam negeri
 Penerimaan pembangunan
Sedangkan seluruh pengeluaran pemerintah dapat dekelompokan ke dalam :
 Pengeluaran rutin
 Pengeluaran Pembangunan

9
LINGKUNGAN HUKUM

Hukum yang ada di Indonesia dapat dikelompokan ke dalam :


1. Hukum Publik
Hukum public ini mengatur masalah-masalah yang menyangkut kepentingan
dan keamanan umum. Pengertian umum disini meliputi : seseorang, sekelompok
orang, masyarakat dan Negara. Aturan-aturan hukum yang dapat dimasukkan
sebagai hokum public ini antara lain : hokum tatanegara, hokum tatausaha dan
hokum pidana.

2. Hukum Privat
Hukum privat merupakan hokum yang mengatur tentang hal-hal yang
berhubungan dengan kepentingan seseorang dan kelompok-kelompok dalam
masyarakat. Termasuk ke dalam hokum privat adalah hokum perdata dan hokum
dagang.

Kedua macam hukum tersebut, hukum public dan hukum privat, tercakup
didalam suatu kerangka dasat tata hukum Indonesia, yaitu Undang-Undang Dasar.

LINGKUNGAN PEMERINTAH

Pemerintah telah banayk membantu kegiatan usaha dalam berbagai benuk,


antara lain perlindungan terhadap kekayaan dan hak paten, serta pengadaan
kontrak-kontrak. Disini terdapat suatu dorongan yang membantu secara langsung
masing-masing sector dalam perekonomian. Bantuan tersebut akan meningkatkan
kemakmuran secara umum.

 Perhatian Pemerintah Terhadap Kegiatan Usaha


Pemerintah telah memberikan bantuan dalam kehidupan perusahaan terutama
berupa perlindungan atas kekayaan; pengadaan kontrak dan pemberian paten.
Bantuan yang di berikan pemerintah , antara lain.
a. Bantuan di Bidang Transportasi
Bantuan yang diberikan pemerintah di bidang transportasi tidaklah sedikit.
Pemerintah banyak memegang peranan. Pada sector perkereta apian, udara dan
darat. Bahkan menimbulkan daya asing yang lebih besar untuk memberikan
pelayanan kepada masyarakat.
b. Bantuan pada Perusahaan-perusahaan kecil
Bantuan yang di berikan pemerintah kepada perusahaan kecil antara lain :
 Bantuan Finansial
 Bantuan pemberian kontrak
 Bantuan teknik dan manajemen
c. Bantuan di bidang komunikasi
Bantuan yang diberikan pemerintah di bidang komunikasi meliputu
kegiatan-kegiatan siaran radio, televise, telepon, dan sebagainya hamper
seluruhnya dikuasai dan diatur oleh pemerintah.

10
LINGKUNGAN INTERNASIONAL

Lingkungan internatonal merupakan suatu konsep keseluruhan yang luas


meliputi kegiatan dan masalah perkonomian dunia.

 Neraca Pembayaran International


Keadaan perekonomian internasional beberapa Negara di tujukan dalam
neraca pembayaran. Neraca pembayaran ini menggambarkan transaksi-transaksi
hutang piutang Negara.
 Perusahaan-perusahaan Multinasional
Perusahaan-perusahaan Multinational kebanyakan berasal dari Negara-negara
Eropa, Amerika dan jepang. Pasar yang di kuasainya meliputi beberapa Negara
lain selain negaranya sendiri.
 Kegiatan-kegiatan Multinational
Perusahaan-perusahaan Multinational bertujuan memasarkan barang hasil
produksinya tidak hanya kesatu Negara saja, tetapi juga kenegara-negara lain.
Kemudian mendirikan perusahaan perakitan/assembling dinegara kedua melayani
kebutuhannya di samping Negara ketiga yang ada di sekitarnya.
 Ciri-ciri Perusahaan Multinational
PBB dalam laporan tahunan tahun 1973 mendefinisikan Perusahaan
Multinasional sebagai suatu perusahaan yang kegiatan pokoknya meliputi usaha-
usaha pengolahan/manufactur atau pemberian jasa dalam sedikitnya dua Negara.
Dengan definisi ini maka perusahaan multinational merupakan sumber dari
penanaman modal asing langsung dan jumlahnya merupakan ukuran kegiatan
perusahaan itu.
 Kebaikan dan Keburukan Perusahaan Multinational
a. Kebaikan perusahaan Multinational
 Menambahkan devisa Negara melalui penanaman modal di bidang
ekspor.
 Mengurangi kebutuhan devisa untuk impor di sector industri.
 Menambahkan pendapatan Negara berupa Negara berupa pajak-pajak
dari royalty dari perusahaan-perusahaan tersebut.
 Menambahkan kesempatan kerja dengan membuka lapangan kerja
baru.
 Meningkatkan taraf hidup karyawan dengan memberikan gaji lebih
tinggi.
 Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan bagi tenaga kerjanya.
 Memodernisir industri
 Menambahkan arus barang karena meningkatnya produksi nasional
yang di dukung oleh perusahaan tersebut.
 Memperluas pasar factor-faktor produksi dalam negeri
 Ikut mendukung pembangungan nasional.
b. Keburukan Perusahaan Multinational
 Makin banyaknya perusahaan Multinational yang didirikan dapat
mempengaruhi kekuasaan perekonomi Negara.

11
 Perusahaan Multinational tersebut mendapat hasil berupa :
ℵ Keuntungan yang dialihkan keluar nergeri kepada pemegang
sahamnya.
ℵ Penyusutan/depresiasi, dalam praktek sering digunakan untuk
menyembunyikan keuntungan-keuntungan agar tidak terkena
pajak.
ℵ Kebutuhan akan bahan baku dan barang modal harus
didatangkan dari luar negeri yang dalam pelaksanaannya
pemerintahan harus menyediakan fasilitasnya.
 Dapat merusak kehidupan politik dan ekonomi Negara.
 Mencari modal sebesar-besarnya dengan memperbesar modal
merupakan motif perusahaa-perusahaan Multinational.
 Lembaga-lembaga yang Membantu Perdagangan International
Untuk menjual barang keluar negri atau menimpor barang dari luar negeri,
sering di perlukan adanya lembaga-lembaga perantara. Perantara ini disebut
middlemen, di bedakan menjadi empat golongan .
a. Export and Import Commission House
b. Merchant Exporters and importers
c. Manufacturer’s Export Agents
d. Export an Import Brokers
 Perkembangan Impor dan Ekspor Indonesia
Pada dasarnya barang-barang yang diekspor dapat digolongkan ke dalam dua
kelompok, yakni barang-barang selain migas dan migas (minyak dan gas bumi).
Barang-barang yang termasuk kategori bukan migas antara lain :
a. Golongan barang utama : kayu, karet, timah, minyak kelapa sawit, kopi,
tembakau, teh, dan biji keklapa sawit.
b. Golongan barang lain : hewan beserta hasilnya, lada, bungkil kopra, kopra,
bahan makanan, barang tambang dan lain-lain.
dilakukan oleh Indonesia selama ini meliputi tiga macam golongan barang,
yakni :
a. Barang konsumsi, terdiri atas : beras, tepung, tekstil, dan lain-lain.
b. Barang baku dan penolong, terdiri dari : cengkeh, bahan kimia, hasil dam
preparat kimia, bahan cat, pupuk, kertas, benang tenun, cambrie dan shirting,
bahan bangungan, dan sebagainya.
c. Barang modal, terdiri dari : mesin-mesin, generator listrik, alat
telekomunikasi, dan lain sebagainya

12
BAB 3
PEMILIKAN PERUSAHAAN

13
BENTUK PEMILIKAN PERUSAHAAN

Ada beberapa factor yang perlu diperhatikan dalam memilih bentik


perusahaan yang didirikan, antara lain :
 Jumlah modal yang dimiliki maupun yang di perlukan untuk memulai
usaha.
 Kemungkinan penambahan modal yang di perlukan
 Metode dan luasnya pengawasan terhadap perusahaan
 Rencana pembagian laba
 Rencana penentuan tanggung jawab
 Besar kecilnya resiko yang harus dihadapi.
Beberapa bentuk perusahaan yang akan di bahas disini adalah :
a. Usaha Peseorangan
b. Firma (Fa)
c. Perseroan Komanditer (CV)
d. Perseroan Terbatas (PT)
e. Perseroan Terbatas Negara (Persero)
f. Perseroan Daerah (PD)
g. Perseroan Negara Umum (PERUM)
h. Perusahaan Negara Jawatan (PERJAN)
i. Koperasi
j. Yayasan

 Usaha Peseorangan
Usaha peseorangan merupakan salah satu bentuk yang banya sekali di pakai di
Indonesia. Bentuk ini biasanya dipakai untuk kegiatan usaha yang kecil, atau pada
saat permulaan mengadakan kegiatan usaha.
a. Kebaikan usaha peseorangan
 Sifat kerahasiaan
 Lebih mudah memperoleh kredit
 Seluruh laba menjadi miliknya
 Kepuasan pribadi
 Kebebasan dan fleksibilitas
b. Keburukan usaha peseorangan
 Tanggung jawab pemilik tidak terbatas
 Sumber keuangan terbatas
 Kesulitan dalam manajemen
 Kelanggsungan usaha kurang terjamin
 Kurangnya kesempatan pada para karyawan
 Firma (Fa)
Firma adalah suatau persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang
atau lebih dengan name bersama, dalam mana tanggung jawab masing-masing
anggota firma tidak terbatas; sedangkan laba yang diperoled dari usaha tersebut
akan dibagi bersama.
a. Kebaikan Firma

14
 Jumlah modalnya relative lebih besar dari usaha perseorangan sehingga
lebih mudah untuk memperluas usahanya
 Lebih mudah memperoleh kredit karena mempunyai kemampuan
financial yang lebih besar
 Kemampuan manajemennya lebih besar karena adanya pembagian kerja
diantara para anggota
 Pendiriannya mudah
b. Keburukan Firma
 Tanggung jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh utang
perusahaan
 Kelangsungan perusahaan tidak menentu sebab apabila salah seorang
anggota membatalkan perjanjian untuk menjalankan usaha bersama,
maka secara otamatis firma akan bubar
 Kerugian yang diakibatkan oleh seorang anggota harus ditanggung
bersama oleh anggota lainnya

 Perseroan Komanditer (CV)


CV adalah suatu bentuk perjanjian kerjasama untuk berusaha bersama-sama
antara orang-orang yang bersedia memimpin, mengatur perusahaan dan
bertanggung jawab penuh dengan kekayaan pribadinya, dengan orang-orang yang
memberikan pinjaman dan tidak bersedia memimpin perusahaan serta tanggung
jawab terbatas pada kekayaan yang ikut sertakan dalam perusahaan tersebut.
Dalam CV terdapat dua macam anggota, yang juga disebut sekutu atau
partner. Sekutu-sekutu tersebut adalah :
 Sekutu Pimpinan
 Sekutu Terbatas
Selain sekutu pimpinan dan sekutu terbatas dapat dimasukan juga sekutu-
sekutu yang lain di CV, seperti :
 Sekutu Diam
 Sekutu Rahasia
 Sekutu Dormant
 Sekutu Nominal
 Sekutu Senior dan Yunior

1. Kebaikan CV
 Modal yang dikumpulkan lebih besar
 Mudah memperoleh kredit
 Kemampuan manajemennya lebih besar
 Pendiriannya mudah
2. Keburukan CV
 Sebagian anggota/sekutu mempunyai tanggung jawab tidak terbatas
 Kelangsungan hidupnya tidak menentu
 Sulit untuk menarik kembali modalnya terutama bagi sekutu pimpinan.

 Perseroan Terbatas

15
Perseroan terbatas merupakan suatu badan hukum karena memiliki kekayaan
sendiri yang terpisah dari kekayaan pribadi masing-masing pemegang saham.
Dua jenis saham Perseroan terbatas :
1. Saham biasa (common stock) dan
2. saham istimewa (preferred stock).
Dalam pendirian PT diperlukan adanya akte notaries dan harus dipenuhi
syarat-syarat tertentu baik syarat financial maupun syarat yuridis ditentukan oleh
Negara.
a. Rapat Umum Pemegang Saham
Rapat umum pemegang saham adalah rapat dari para pemegang saham.
b. Komisaris
Biasanya dalam Rapat Umum Pemegang Saham, para persero
menyerahkan tugas kepada seorang komisaris atau lebih untuk
mengawasi segala tindakan direksi dan menjaga agar tindakan direksi
tidak merugikan perusahaan; lagi pula mengawasi agar direksi
menjalankan segala petunjuk Rapat Umum Pemegang Saham dengan
sebaik-baiknya .
c. Dewan Direktur ( Board of Director )
Tugas dan kewajiban dewan direktur secara umum adalah :
 Mengurus harta kekayaan perseroan
 Mengemudikan usaha-usaha perseroan
 Mewakili perseroan didalam dan diluar pengadilan
d. Kebaikan Perseroan Terbatas
 Tanggung jawab yanf terbatas dari para pemegang saham terhadap
utang-uang perusahaan
 Kontinyuitas perusahaan sebagai badan hukum lebih terjamin, sebab
tidak tergantung pada beberapa peserta; pemilik dapat nerganti-ganti
 Mudah untuk memindahkan hak milik dengan menjual saham
kepada orang lain
 Mudah memperoleh tambahan modal untuk memperluas volume
usahanya
 Manajemen dan spesialisasinya memungkinkan pengelolaan sumber-
sumber modal untuk itu secara efisien.

e. Keburukan Perseroan Terbatas


 PT merupakan subyek pajak itu sendiri, sedangkan deviden uang
diterima oleh para pemegang saham dikenakan pajak lagi sebagai
pajak pendapatan pemegang saham bersangkutan.
 Pendiriannya lebih sulit, memerlukan akte notaries dan ijin khusus
untuk usaha tertentu.
 Ongkos pembentukannya relative tinggi
 Kurangnya rahasia perusahaan, disebabkan karena segala aktivitas
harus dilaporkan kepada pemegang saham, terutama yang
menyangkut yang menyangkut laba perusahaan.

f. Macam-macam Perseroan terbatas


Beberapa macam Perseroan Terbatas yang perlu di ketahui antara lain :

16
1 PT Tertutup
2 PT Terbuka
3 PT Kosong
4 PT Asing
5 PT Domestik
6 PT Perserorangan

 Perseroan Terbatas Negara (Persero)


PT merupakan salah satu bentuk perusahaan milik negara yang sebelumnya
bernama Perusahaan Negara (PN). Tujuan Persero adalah mencari keuntungan
maksimum dengan menggunakan factor-faktor produksi yang ada secara efisien.
Persero adalah semua perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas dan diatur
menurut Kitab Undang-Undang Hukum Dagang dalam mana seluruh atau
sebagian saham-sahamnya dimiliki oleh Negara dari kekayaan Negara yang
dipisahkan.

 Perusahaan Daerah (PD)


Perusahaan Daerah adalah perusahaan perusahaan yang saham-sahamnya
dimiliki oleh pemerintah daerah.

 Perusahaan Negara Umum (Perum)


Perum bertujuan mencari keuntungan, tetapi tidak mengabaikan kesejahteraan
mesyarakat. Struktur organisasinya juga tidak berbeda dengan struktur organisasi
yang dianut oleh perusahaan-perusahaan pada umumnya.

 Perusahaan Negara Jawatan (Perjan)


Kegiatan yang di lakukan oleh PERJAN adalah untuk kesejahteraan umum
dengan memperhatikan segala segi efisiensinya.

 Koperasi
Organisasi ekonomi rakyat yang berwatak social, beranggotakan orang-orang
atau badan-badan hukum. Koperasi yang nerupakan tata susunan ekonomi sebagai
usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan dan kegotong royongan.
Fungsi kopersi Indonesia adalah :
1 Alat perjuangan ekonomi untuk mempertinggi kesejahteraan rakyat.
2 Alat pendemokrasian ekonomi nasional.
3 Sebagai salah satu urat nadi perekonomian bangsa Indonesia.
4 Alat Pembina insan masyarakat untuk memperkokoh kedudukan ekonomi
bangsa Indonesia, serta dalam mengatur tata laksana perekonomian rakyat.

a. Sumber keuangan koperasi


Untuk menjalankan kegiatan usaha Kopersi, diperlukan sejumlah modal
yang memadai. Modal tersebut dapat diperoleh dari beberapa sumber, yaitu :
1 Anggota Koperasi
Modal yang dikumpulkan oleh para anggota dapat dibedakan
menjadi :

17
 Simpanan pokok, yaitu simpanan yang harus dipenuhi oleh setiap
orang pada saat mulai menjadi anggota.
 Simpanan Wajib, yaitu simpanan yang diwajibkan kepada anggota
untuk membayarnya pada waktu tertentu.
 Simpanan sukarela, yaitu simpanan yang besarnya dan waktunya
tidak tertentu tergantung pada kerelaan anggota, atau perjanjian
antara anggota dengan koperasi.
2 Pinjaman
Pinjaman uang kepada anggotanya atau pihka lain dapat dilakukan
apabila modal yang ada dirasa belum mencukupi.
3 Hasil Usaha
Keuntungan yang di peroleh Koperasi dari hasil penjualan diatas
harga belinya dapat ditanamkan kembali untuk memperbesar volume
usahanya.
4 Penanaman Modal
Sumber dana dari penanaman modal jarang didapat di Indonesia
karena banyak usaha lain selain Koperasi yang dianggap lebih
menarik.

b. Jenis koperasi
1. Koperasi Produksi
Koperasi Produksi bertujuan memproduksi dan menjual barang secara
bersama-sama.
2. Koperasi Konsumsi
Koperasi Konsumsi yaitu koperasi yang mempunyai kegiatan di
bidang penyediaan barang-barang yang dibutuhkan konsumen,
terutama anggota koperasi.
3. Koperasi Kredit
Koperasi Kredit yaitu koperasi yang beroperasi dibidang pemberian
kredit kepada para anggota dan bukan anggota dengan bunga yang
serendah-rendahnya.

 Yayasan
Dasar hukum untuk mendirikan Yayasan ini kurang jelas, tetapi umumnya
Yayasan merupakan sebuah badan hukun dengan kekayaan yang dipisahkan.
Tujuan pendiriannya bukanlah untuk mencari keuntungan, melainkan lebih
menitik-beratkan pada usaha-usaha social.

KERJASAMA, PENGGABUNGAN DAN EKSPANSI

Beberapa macam penggabungan yang dapat terjadi di perusahaan antara lain :


 Joint venture

18
Joint venture merupakan bentuk kerjasama antara beberapa perusahaan
berasal dari beberapa Negara menjadi satu perusahaan untuk mencapai
konsentrasi kekuatan-kekuatan ekonomi yang lebih padat.

 Trust
Trust adalah salah satu bentuk organisasi perusahaan yang didirikan
untuk menghidari kerugian masing-masing anggota dan memperbesar
keuntungan perusahaan.

 Holding company
Sebuah perusahaan yang kondisi keuangannya kuat dapat memiliki
perusahaan lain dengan cara membeli saham-sahamnya, bentuk semacam ini
disebut Holding Company.

 Sindikat
Sindikat merupakan kerjasama antara beberapa orang untuk
melaksanakan proyek khusus dibawah suatu perjanjian.

 Kartel
Kartel merupakan persekutuan antara beberapa perusahaan sejenis
dibawah satu perjanjian tertentu.

19
BAB 4
MANAJEMEN UMUM

20
PENGERTIAN MANAJEMEN

Arti dan Fungsi Manajemen


Manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan, mwngorganisasi,
mengarahkan, mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan
bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Lima fungis manajemen :
Perencanaan
Pengorganisasian
Pengarahan
Pengkoordinasian
Pengawasan

Jenjang Manajemen
Perusahaan-perusahaan besar biasanya mempunyai paling sedikit tiga
jenjang manajemen. Ketiga jenjang tersebut adalah :
1. Manajemen Puncak atau manajemen eksekutif
2. Manajemen Madya atau manajemen administrasi
3. Manajemen Operasional atau manajemen supervisiori

LATAR BELAKANG SEJARAH MANAJEMEN

Gerakan Manajemen Ilmiah


Perusahaan yang ingn lebih maju berusaha mendapatkan cara-cara yang
efisien untuk mengelola produkivitas dan pada saat yang sama menurunkan biaya
produksi.
Pada tahun 1991, Taylor menerbitkan buku The Principles of Scientific
Manajemen. Dalam bukunya, Taylor mengemukakan beberapa prinsip manajemen.
1. Semua pekerjaan dapat diobservasi dan dianalisa guna menentukan satu cara
terbaik untuk menyelesaikannya.
2. Orang yang tepat untuk memangku jabatan dapat dipilih dan dilatih secara
ilmiah.
3. Kita dapat menjamin bahwa cara terbaik tersebut diikuti dengan menggaji
pemegang jabatan dengan dasar insentif, yaitu menyamakan gaji dengan
hasil jabatan.
4. Menempatkan manejer dalam perencanaan, persiapan, dan pemeriksaan
pekerjaan.

PERENCANAAN
Perencanaan merupakan fungsi terpenting diantara semua fungsi-fungsi
manajemen yang ada. Ibarat suatu perjalanan dengan menggunakan kapal, perencanaan
ini merupakan pedoman yang harus dipakai untuk mengarahkan tujuan kemana kapal
tersebut akan dibawa berlayar. Adapun sifat-sifat yang lain dari fungsi perencanaan
adalah : sumbangan terhadap tujuan serta efisiensi dari rencana itu sendiri.

21
Bentuk-bentuk perencanaan
Bentuk-bentuk Perencanaan sebagai berikut :
1. Tujuan
Tujuan merupakan suatu sasaran dimana kegiatan itu diarahkan, dan
diusahakan untuk sedapat mungkin dicapai dalam jangka waktu tertentu.
2. Kebijakan
Kebijakan merupakan suatu pernyataan atau pengertian untuk menyalurkan
pikiran dalam mengambil keputusan terhadap tindakan-tindakan untuk mencapai
tujuan.
3. Strategi
Stategi merupakan tindakan penyesuaian dari rencana yang telah dibuat.
4. Prosedur
Prosedur merupakan rangkaian tindakan yang akan dilaksanakan untuk
waktu mendatang.
5. Aturan
Aturan adalah suatu rangkaian tindakan yang spesifik dan merupakan
bagian dari prosedur.
6. Program
Program merupakan campuran antara kebijakan prosedur, aturan dan
pemberi tugas yang disertai dengan suatu anggaran; semuanya ini akan
menciptakan adanya tindakan.

Kegunaan perencanaan
1. Mengurangi ketidakpastian serta perubahan pada watu mendatang
2. Mengarahkan perhatian pada tujuan
3. Memperingan biaya
4. Merupakan sarana untuk mengadakan pengawasan

Langkah-langkah Penyusunan Perencanaan


Langkah-langkah yang harus diambil untuk menyusun suatu perencanaan
adalah :
1. Menetapkan Tujuan
2. Menyusun Anggapan-anggapan
3. Menentukan Berbagai Alternatif Tindakan
4. Mengadakan Penilaian Terhadap Alternatif-alternatif Tindakan yang Sudah
Dipilih
5. Mengambil Keputusan
6. Menyusun Rencana Pendukung

Fakto-faktor yang Membatasi Perencanaan

Factor yang membatasi perencanaan :


1. Siltnya Mencari Anggapan Secara Teliti
2. Perubahan yang sangat cepat
3. Kekakuan Internal
4. kekakuan eksternal

22
Pengambilan Keputusan
Syarat pengambilan keputusan :
1. Harus berusaha untuk dapat mencapai suatu tujuan yang tidak terpenuhi tanpa
melalui tindakan yang positif
2. Harus dapat mengetahui dan jelas tentang tujuan-tujuan manakah yang dapat
dicapai beserta segala kekurangannya
3. Harus mempunyai kemampuan untuk mengadakan analisis dan pernilaian
berbagai alternative sesuai dengan tuntutan-tuntutan untuk mencapai tujuan
4. Harus bersikap optimis dan mempunyai kemauan yang kuat untuk memilih
altenatif yang paling baik

PENGORGANISASIAN

Pengertian
Pegorganisasian merupakan usaha untuk menyusun komponen-komponen
pokok sedemikian rupa, sehingga dapat dipakai sebagai sarana untuk mencapai
tujuan.
Hubungan yang timbul didalam organisasi :
Hubungan Informal
Yang termasuk hubungan informal diantaranya :
Hubungan-hubungan yang timbulnya tidak sengaja
Hubungan-hubungan diluar tugas/pekerjaannya
Hubungan-hubungan lain yang bersifat tidak resmi

Hubungan Formal
Dalam hubungan formal terdapat tiga hubungan dasar :
 Tanggung jawab
 Wewenang
 Pertanggung jawaban

Dasar-dasar Pengolongan Bagian Didalam Organisasi


Factor mendasari organisasi :
Didasarkan pada suatu angka
Didasarkan pada waktu
Didasarkan pada fungsi perusahaan
Didasarkan pada luas daerah operasi
Didasarkan pada jenis barang yang dihasilkan
Didasarkan pada jenis langganan

PENGARAHAN

Pengarahan merupakan aspek hubungan manusiawi dalam kepemimpinan yang


mengikal para bawahan untuk bersedia mengerti dan menyumbangkan tenaganya secara
efektif serta efisien untuk mencapai tujuan.

23
 Cara-cara Pengarahan
Adapun cara-cara pengarahan yang dilakukan dapat berupa :
o Orientasi
Informasi yang diberikan di dalam orientasi dapat berupa :
 Tugas itu sendiri
 Tugas lain yang ada hubungannya
 Ruang lingkup tugas
 Tujuan dari tugas
 Delegasi wewenang
 Cara melaporkan dan cara mengukur prestasi kerja
 Hubungan antara masing-masing tenaga kerja
 Dan sebagainya

o Perintah
Adapun perintah yang diberikan kepada bawahan dapat berupa :
o Perintah Umum dan khusus
o Perintah lisan dan tertulis
o Perintah formal dan informal

o Delegasi wewenang

 Komunikasi
Definisi tentang Komunikasi antara lain ;
1. Didalam komunikasi terdapat hubungan antara orang dengan orang,
orang dengan lembaga dan sebaliknya
2. Hubungan yang timbul didalam komunikasi itu digunakan untuk
menyalurkan gagasan, pendapat atau informasi
3. komunikasi berguna untuk menciptakan hubungan yang serasi dan
menciptakan saling pengertian
4. Untuk mengadakan komunikasi, dapat digunakan kata-kata, surat, kode
atau symbol.

 Motivasi
Motivasi mempunyai dua macam , yaitu :
o Motivasi positif
Motivasi positif merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain
dengan cara memberikan penambahan tingkatan kepuasan tertentu.
Misalnya : dengan memberikan promosi, memberikan insentif atau
tambahan penghasilan, menciptakan kondisi tempat kerja yang baik agar
mereka merasa aman tentram dan jenak bekerja , dan sebagainya.

o Motivasi negative
Motivasi negative merupakan proses untuk mempengaruhi orang
lain dengan cara menakut-nakuti atau mendirong seseorang untuk
melakukan sesuatu secara terpaksa. Misalnya , menakut-nakuti bawahan

24
dengan memberikan gambaran seolah-olah mereka akan kehilangan
jabatan, diturunkan pangkatnya, dipotong gajinya, dan sebagainya.

25
PENGOORDINASIAN
 Prinsip-prinsip koordinasi
ada tiga prinsip dalam koordinasi , antara nya :
o Prinsip kontrak langsung
o Prinsip penekanan pada pentingnya koordinasi
o Hubungan timbal balik diantara factor-faktor yang ada

 Pelaksanaan fungsi koordinasi


Untuk melaksanakan fungsi koordinasi, manajer dapat menempuh dua
cara, yaitu :
o Menjamin bahwa kondirilingkungan dapat membantu untuk
memberikan fasilitas struktur bagi terlaksananya koordinasi.
o Memastikan apakah masing-masing individu sudah mengetahui
prinsip-prinsip koordinasi.

PENGAWASAN

o Pengertian
Pengawasan merupakan fungsi terakhir yang harus dilaksanakan dalam
manajemen.
Dapat pula menyangkut perubahan-perubahan besar, seperti :
• Penyusunan kembali rencana baru
• Menetapkan saasaran target baru
• Perubahan struktur organisasi
• Perbaikan cara-cara penerimaan pegawai
• Dan sebagainya

o Langkah-langkah pengawasan
Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengadakan pengawasan
adalah :
 Menciptakan standard
 Membandingkan kegiatan yang dilakukan dengan standard
 Melakukan tindakan koreksi

o syarat-syarat pengawasan yang baik
Beberapa syarat yang di perlukan antara lain :
Pengawasan harus didukung sifat dan kebutuhab kegiatan.
Pengawasan harus melaporkan setiap penyimpanan yang terjadi segera.
Pengawasan harus mempunyai pandangan kedepan
Pengawasan harus obyektif, teliti dan sesuai dengan stndrard yang
digunakan.
Pengawasan harus luwes/fleksibel.
Pengawasan harus serai dengan pola organisasi
Pengawasan harus ekonomis
Pengawasan harus mudah dimengerti

26
Pengawasan harus diikuti dengan perbaikan/koreksi.

BAB 5
DISAIN DAN PERILAKU
ORGANISASI

27
PENGERTIAN ORGANISASI
 Apakah yang dimaksud dengan organisasi
Organisasi adalah suatu proses tersusun yang orang-orangnya berinteraksi
untuk mencapai tujuan.

ORGANISASI FORMAL DAN INFORMAL


 Organisasi formal
Organisasi formal merupakan system tugas, hubungan wewenang, tanggung
jawab, dan pertanggungjawaban yang dirancarng oleh manajemen agar pekerjaan
dapat dilakukan.

 Organisasi Informal
Organisasi informal adalah suatu jaringan hubungan pribadi dan social yang
mungkin tidak dilakukan atas dasar hubungan wewenang formal.

 Sentralisasi VS Desentralisasi
Organisasi yang disentralisai merupakan sebuah system yang wewenang
serta pengendaliannya dipegang disuatu pusat, biasanya eksekutif puncak.
Organisasi yang didesentralisasi merupakan suatu usaha sistematis untuk
mendelegasikan kepada jenjang bawah semua wewenang kecuali yang harus
dilaksanakan pada jenjang tertinggi.

STRUKTUR ORGANISASI DAN PENYUSUNAN

 Pembentukan struktur organisasi


Struktur organisasi formal didasarkan pada analisa dari tiga elemen kunci
setiap organisasi antara lain :
1. Interaksi kemanusiaan
2. Kegiatan kemanusiaan
3. Stuktur

 Bentuk-bentuk organisasi
Beberapa bentuk dari organisasi antara lain :
 Organisasi garis
Kebaikan organisasi fungsional
1. Menghemat biaya
2. Pimpinan dapat lebih cepat dalam memberkan perintah
3. Pimpinan dapat lebih cepat dalam mengambil keputusan
4. Adanya kesatuan dalam pimpinan dan perintah
Keburukan organisasi fungsional
Sering terdapat birokrasi yang menghambat jalannya perusahaan
Tidak adanya spesialisasi menyebabkan tugas yang berat bagi para petugas
sehingga kurang efisien
Kurangnya kerjasama diantara masing-masing bagian

28
 Organisasi garis dan staf
Kebaikan organisasi fungsional
1. Pimpinan lebih leluasa dalam memberikan saran terhadap tugas
khusus di luar bagiannya
2. Staf dapat membantu untuk mengatasi berbagai persoalan
sehingga akan memperingan pekerjaan dan meningkatkan efisiensi
kerja
3. Staf dapat mendidik para petugas
4. Adanya kesatuan dalam pimpinan sehingga menciptakan aliran
kekuasaan dengan jelas
Keburukan organisasi fungsional
Kadang-kadang staf tidak lagi memberikan saran tetapi perintah, sehingga
dapat menimbulkan pertentangan dengan manajer pada bagian yang
bersangkutan
Dapat menimbulkan anggapan pada petugas untuk lebih percays kepada
staf daripada atasannya
Staf dapat ikut disalahkan apabila saran yang diberikan tidak memperoleh
hasil.

 Organisasi fungsional
Kebaikan organisasi fungsional
Masing-masing fungsi dipegang oleh orang yang ahli dalam bidangnya,
sehingga terdapat keserasian antara tugas dan keahliannya
Tugas para manajer menjadi lebih ringan dengan adanya pembagian fungsi
Keburukan organisasi fungsional
1. Membingungkan para pekerja karena tidak ada kesatuan dalam
pimpinan dan perintah
2. Tidak da hubungan garis secara langsung dengan atasan
3. kesulitan-kesulitan yang timbul tidak secara cepat diatasi
4. Kurangnya koordinasi sering menimbulkan perselisihan diantara
para manajer.

 Organisasi komite
Kebaikan organisasi komite
1. Merupakan sebuah forum untuk saling bertukar pendapat diantara
beberapa anggota
2. keputusan ditentukan bersama-sama sehingga sapat memberikan
hasilyang lebih baik
3. menciptakan pengawasan karena macam-macam komite tersebut
dapat berhubungan langsung dengan para pelaksana
Keburukan organisasi komite
Kesulitan dalam mempersiapkan pertemuan karena masing-masing anggota
sibuk dengan pekerjaannya
keharusan untuk berkompromi
Sering menimbulkan kesimpang-siuran dalam organisasi
Tidak mempunyai kekuasaan untuk mendukung saran-saran yang diberikan

 Organisasi matrik

29
Kebaikan organisasi matrik :
1. Luwes
2. Memberikan metode untuk memuaskan perhatian masalah-
masalah utama yang spesifik atau persoalan-persoalan teknis yang unik
3. Memberikan alat inovasi tanpa mengganggu struktur organisasi
yang ada
Keburukan organisasi matrik :
1. Beberapa masalah dapat muncul karena pendekatan ini
melanggar prinsip kesatuan pemerintah yang tradisional
2. Manajer proyek dapat menjumpai kesulitan dalam
mengembangkan tim terpadu dari orang-orang yang berasal dari
bagian-bagian yang berbeda
3. Konflik dapat muncul antara manajer proyek dengan manajer-
manajer bagian lain.

PERILAKU KEORGANISASIAN

Salah satu sumber utama dari setiap perusahaan adalah orang atau manusia.
Pemahaman tentang bagaimanan dan mengapa mereka berperilaku seperti yang
mereka lakukan sangat membantu mengatsi banyak masalah manajemen.
Bagaimana orang berperilaku dalam organisasi kerja ini menjadi aspek pokok
yang dibahasdalam perilaku keorganisasian; jadi bukabbya mempelajari
bagaimana organisassi itu berperilaku. Para manajer dapat belajar banyak dari
ilmu perilaku (psikologi, sosiologi, dan anthropologi) seperti apa yang
memotivasi dan mempengaruhi orang dalam kelompok-kelompok kerja mereka.
Predictor-prediktor penting dalam organisasi kerja meliputi kelompok kerja,
motivasi, sikap pekerjaan, dan kepemimpinan.

30
BAB 6
MANAJEMEN KANTOR DAN
INFORMASI

31
Pengertian
• Informasi
Informasi merupakan data yang sudah diolah menjadi bentuk
yang penting bagi penerima dam mempunyai nilai yang nyata.

Tujuan pengumpulan informasi.


Terbagi menjadi 2:
 Meningkatkan disiplin
Kelancaran suatu kegiatan sangat tergantung pada informasi
yang diterima.Aliran informasi sangat mendukung disiplin kerja.
 Memberikan dasar bagi pengambilan keputusan
Salah satu tugas manajer adalah mencapai tujuan yang telah
ditetapkan.Keberhasilan mancapai tujuan sangat ditentukan
oleh keputusan yang diambil oelh manajer.

Penggolongan informasi
 Informasi internal dan eksternal
Informasi yang berasal dari dalam dan luar perusahaan.
 Informasi yang diulang dan yang tidak diulang
Informasi didasarkan pada jarak waktu.Informasi yang kurang
dari satu tahun disebut informasi yang diulang,sedangkan
lainnya disebut informasi yang tidak diulang.
 Inforamasi keharusan dan operasional
Informasi yang diminta sebagai prasyarat oleh pemerintah atau
lembaga-lembaga lain diluar perusahaan.
 Informasi aktif dan pasif
Informasi aktif adalah informasi yang meberitahukan kepada
seseorang bahwa si penerima harus melakukan sesuatu.
Informasi pasif hanya bersifat sebagai pemberitahuan.
 Informasi yang sudah terjadi dan yang akan terjadi
Informasi yang sudah terjadi merupakan informasi yang
penggunaannya dilakukan pada masa lampau.sedangkan
informasi yang akan terjadi merupakan informasi yang baru
akan digunakan pada masa waktu mendatang.

Sifat-sifat informasi
 Membantu dalam mencapai tujuan

32
 Memberikan pelayanan kepada bagian lain
 Tersebar ke seluruh bagian perusahaan
 Memberikan kontribusi secara tidak langsung kepada
laba perusahaan.

Tujuan informasi
 Pelayanan,yaitu dapat memberikan bantuan kepada
orang lain agar dapat melaksanakan tugas-tugasnya secara
efektif.
 Tanggung jawab sosial, yaitu menekankan pada masalah
penyesuaian dengan kondisi lingkungan.
 Laba, yaitu menekan biaya-biaya agar laba yang dicapai
bias meningkat.

Mutu informasi
Mutu informasi bisa dilihat dari kesalahan informasi yang
menyebabkan salah mengambil keputusan:
– Kesalahan dalam pengumpulan dan pengukurannya
– Kesalahan dalam prosedur pengolahan data
– Ada data yang hilang
– Kesalahan dalam pencatatan data
– Penggunaan dokumen yang salah
– Kesalahan dalam pengolahan
– Kesalahan yang dilakukan dengan sengaja

• Manajemen informasi
Proses yang terdiri dari perencanaan, penggerakan,
pengorganisasian dan pengawasan untuk mencapai suatu
tujuan yang telah ditetapkan.

Aktivitas-aktivitas yang ada dalam manajemen informasi yaitu:


 Menetapkan informasi
 Menetapkan tipe pemrosesan yang digunakan
 Menganut dan mengikuti manajemen pencatatan yang
efektif
 Menciptakan seta memelihara organisasi kantor dengan
baik
 Mencari dan menggunakan tenaga kerja yang mampu
serta dapat bekerja dengan baik
 Mengukur dan mengadakan evaluasi kerja informasi

33
BAB 7

PEMASARAN

34
Pengertian Pemasaran
Pemasaran adalah system keseluruhan dari kegiatan usaha yang
ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan
mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan
pembeli yang ada maupun pembeli potensial.

Penciptaan faedah bagi konsumen


Kegiatan lain yang dapat menciptakan nilai ekonomi adalah:
 Produksi, yaitu membuat barang-barang
 Konsumsi, yaitu menggunakan barang-barang

Faedah(utility) adalah kekuatan dari suatu produk atau jasa untuk


memuaskan kebutuhan.

Kegiatan pemasaran menciptakan 4 macam faedah,yaitu


 Faedah waktu
Faedah yang diciptakan dengan menyediakan produk pada saat
konsumen membutuhkan untuk membellinya.
 Faedah tempat
Faedah yang diciptakan dengan menyediakan produk pada tempat
yang strategis apabila konsumen ingin membelinya.
 Faedah milik
Faedah yamg diciptakan dengan mempersiapkan hak milik dari
penjual kepada pembeli.
 Faedah informasi
Faedah informasi diciptakan dengan memberikan informasi tentang
penawaran suatu produk kepada konsumen.

Konsep pemasaran
Pemasaran keinginan pembeli dalah syarat utama bagi kelangsungan
hidup perusahaan.
Konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan
bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan
sosial bagi kelngsungan hidup perusahaan.
Sumber pemasaran adalah kumpulan lembag-lembaga yang
melakukan tugas pemasaran barang, jasa, ide, orang dan factor-faktor

35
limgkungan yang saling memberikan pengaruh dan membentuk serta
mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya.

Pengertian pasar
Pasar dalah orana-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk
berbelanja, dan kemauan membelanjakannya.

Tiga unsur penting yang terdapat di dalam pasar:


 Orang dengan segala keinginan
 Daya beli
 Kemauan untuk membelanjakan uangnya

Macam-macam pasar
 Pasar konsumen adalah sekelompok pembeli yang membeli
barang-barang untuk dikonsumsi.
 Pasar industri adalah pasar yang terdiri atas individu-individu
dan lembaga yang membeli barang-barang untuk dipaki lagi.
 Pasar penjual adalahpasar yang terdiri atas individu-individu
dan organisasi yang membeli barang-barang dengan maksud untuk
dijual lagi atau disewakan agar mendapat laba.
 Pasar pemerintah dalahpasar dimana terdapat lembaga-
lembaga pemerintah.

Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat


heterogen dari suatu produk kedalam satuan-satuan pasaryang bersifat
homogen.

Marketing mix adalah kombinasi dari empat variabel yang merupakan


inti dari system pemasaran,yaitu: produksi, struktur harga, kegiatan promosi
dan system distribusi.

Barang adalah suatu sifat yang kompleks baik dapat diraba maupun
tidak dapat diraba, termasuk bungkus, warna, harga, prestise perusahaan
dan pengecer, pelayanan perusahaan dan pengecer yang diterima oleh
pembeli untuk memuaskan kebutuhannya.

Penggolongan barang menurut tingkat pemakaian dan kekongkritannya:


 Barang tahan lama
 Barang tidak tahan lama
 Jasa

36
Penggolomgam barang menurut tujuan pemakainnya:
• Barang konsumsi
 Barang konvenien
 Barang shopping
 Barang special

• Barang industri
 Bahan baku
 Komponen dan barang setengah jadi
 Perlengkapan operasi
 Instalasi
 Peralatan ekstra

Merk adalah suatu nama, istilah symbol, atau disain, atau


kombinasinya yang dimaksud untuk member tanda pengenal barang atau
jasa dari seorang penjual atau sekelompok penjual dan untuk
membedakannya dari barang-barang yang dihasilkan oleh pesaing.

Saluran distribusi adalah saluaran yang digunakan oleh produsen


untuk barang tersebutdari produsen sampai ke konsumen atau pemakai
industri.

Perantara saluran
Perantar adalah individu lembaga bisnis yang beroperasi diantara
produsen dan konsumen atau pembeli industri.
Jenis-jenis perantara saluran:
 Pedagang besar
 Pengecer
 Agen

Jumlah perantar dalam saluran


Tiga alternatife produsen yaitu:
 Distribusi intensif
Suatu strategi yang digunakan oleh perusahaan dengan
menggunakan sebanyak mungkin penyalur untuk mencapai
konsumen, agar kebutuhan mereka cepat terpenuhi.
 Distribusi selektif
Suatu strategi yang digunakan oleh perusahaan dengan
menggunakan sejumlah pedagang besar atau pengecer di
daerah pasar tertentu.
 Distribusi ekslusif

37
Suatu strategi yang digunakan oleh perusahaan dengan hanya
menggunakan satu pedagang besar atau pengecer d daerah
pasar tertentu.

Distribusi fisik
Distribusi fisik dipakai untuk menggambarkan luasnya kegiatan
pemindahan suatu barang ketempat tertentu pada saat tertentu.
Masalah pokok yang terdapat dalam kegiatan distribusi fisik adalah:
 Pengangkutan
 Penyimpanan

Penentuan harga
Harga adalah sejumlah uang (ditambah beberapa barang kalau
mungkin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari
barang beserta pelayanannya.
Prinsip manajemen dalam menentukan harga adalah menitik beratkan
pada kemauan pembeli untuk harga yang telah ditentukan dengan jumlah
yang cukup untuk menutup ongkos-ongkos dan menghasilkan laba.

Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat harga yaitu:


 Kondisi perekonomian
 Penawaran dan permintaan
 Elastisitas permintaan
 Persaingan
 Biaya
 Tujuan manajer
 Pengawasan pemerintah

Penetapan harga
Beberapa macam penetapan harga:
 Penetapan harga psikologis
Kebijaksanaan ini biasanya digunakan untuk penjualan barang pada
tingkat pengecer.
 Price lining
Banyak digunakan oleh pengecer daripada besar atau
produsen.Penjual menentukan beberapa tingkatan harga pada semua
barang yang dijual.
 Potongan harga
Merupakan pengurangan harga yang ada.jenis-jenis potongan harga:
o Potongan kuantitas adalah potongan harga yang ditawarkan
oleh penjual agar konsumen bersedia membeli dalam jumlah yang

38
lebih besar.
o Potongan dagang adalah potongan harga yang ditawarkan
kepada pembeli atas pembayaran untuk fungsi-fungsi pemasaran
yang mereka lakukan.
o Potongan tunai adalah potongan yang diberikan kepada
pembeli atas pembayaran rekeningnya pada suatu periode.
o Potongan musiman adalah potongan yang diberikan kepada
pembeli yang melukakan pembelian diluar musim tertentu.
 Penetapan harga geografis

Promosi dan periklanan


Promosi
Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat
untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang
mensiptakan pertukaran dalm perusahaan.
Beberapa kegiatan yang ada dalam promosi:
• Periklanan
• Personal selling
• Promosi penjualan
• Publisitas danh hubungan masyarakat

Periklanan
Periklanan adalah komunikasi non individu, dengan sejumlah biaya,
melalui berbagai media yang dilakukan oleh perusahaan, lembaga non laba,
serta individu-individu.
Masalah-masalah periklanan:
• Tujuan periklanan adalah menjual atau meningkatkan
penjualan barang atau jasa.
• Jenis periklanan, periklanan dapat digolongkan atas dasar
penggunaan oleh pimpinan, karena perbadaan tersebut tergantung
pada tujuan perusahaan dalam program preiklanan.
• Media periklanan, pemilihan jenis media yang akan digunakan
merupakan salah satu keputusan penting bagi sponsor.
• Biro periklanan merupakan lembaga bisnis yang berdiri sendiri,
yang mengkhususkan kegiatannya dibidang perencanaan,
pengembangan, dan penempatan periklanan bagi langganannya.

Personal selling
Personal selling adalah interaksi antar individu, saling bertemu muka
yang ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai, atau
mempertahankan hubungan pertukuran yang saling menguntungkan dengan

39
pihak lain.
Masalah personal selling adalah:
• Proses personal selling
Tahap-tahap kegiatannya adalah:
o Persiapan sebelum penjualan
o Penentuan lokasi pembeli potensial
o Pendekatan pendahuluan
o Melakukan penjualan
o Pelayanan sesudah penjualan.
• Jenis tugas penjualan dan salesman
Jenis-jenis tugas penjualan beserta salesman adalah:
o Trade selling dan marchendising salesman
Trade selling merupakan tugas penjualan yang ditujukan
kepada para penyalur, bukan kepada pembeli akhir.Tenaga
penjualan yang melakukannya disebut marchendising
salesman.
o Misionary selling dan detailman
Misionary selling merupakan tugas penjualan yang dilakukan
untuk mendorong pembeli agar bersedia membeli pada
penyalur perusahaan.Tenaga penjualan yang melakukannya
disebut detailman.
o Technical selling dan sales engineer
Technical selling merupakan tugas penjualan yang berusaha
meningkatkan penjualan dengan pemberian sarandan nasehat
kepada pembeli akhir dari barang dan jasanya.Petugas yang
melakukannya disebut sales engineer.
o New business dan pioneer product salesman
New bisness selling merupakan tugas penjualan yang
berusaha membuka transaksi baru dengan mengubah calon
pembeli menjadi pembeli.Petugas yang melakukannya disebut
pioneer product salesman.

Promosi penjualan
Promosi penjualan hanya merupakan salah satu kegiatan dalam
promosi.

Publisitas
Publisitas merupakan salah satu kegiatan promosi yang dilakukan
melalui suatu media.Nmaun informasi yang tercantum berupa berita.

40
BAB 8
PEMBELANJAAN

41
PENGERTIAN PEMBELANJAAN

Konsep lama menyatakan bahwa pembelanjaanmerupakan usaha


untuk menyediakan uang.
Konsep baru menyatakan pembelanjaan adalah suatu usaha
menyangkut bagaimana perusahaan harus mengorganisir untuk
mendapatkan dana, bagaimana mendapatkan dana, bagaimana
menggunakan dana, dan bagaimana laba perusahaanakan didistribusikan.
Manajer keuangan itu bertanggung jawab baik mengumpulkan
maupun mengeluarkan uang.
Keseimbangan kuantitatif adalah keseimbangan nilai rupiah antara
kekayaan dengan utang danmodal yang memerlukan persyarata-persyaratan
tertentu.
Keseimbangan kualitatif adalah keseimbangan antara elemen-elemen
kekayaan dan elemen-elemen utang dan modal perusahaan.

PENGGUNAAN DANA JANGKA PENDEK


Investasi yang paling besar dalam perusahaan adalah aktiva tetap
yang merupakan investasi jangka panjang.

• Kas
Sejumlah dana yang ada dalam perusahaan diwujudkan dalam bentuk
kas, terutama untuk membayar gaji dan rekening-rekening lainnya.
Prinsip yang harus di[pegang oleh manajer adalah meminimumkan
jumlah kas yang diperlukan untuk kegiatan perusahaan dan
memaksimumkan jumlah dana untuk investasi yang dapat
menghasilkan bunga.
o Aliran kas
Pada mulanya kas ditimbulkan oleh adanya penjualan.Tetapi,
meskipun sebagian dari penjualan itu berupa tunai,
kebanyakan adalah berupa kredit sehingga menghasilkan
piutang.
o Anggaran kas

42
Tanggung jawab manajer dalam pengelolaan aliran kas
perusahaan meliputi:
 Membuat kepastian bahwa kas selalu tersedia bilamana
diperlukan
 Memanfaatkan kas untuk memaksimumkan pendapatan bunga.

• Suart-surat berharga
Manajer keuangan yang sedang memelihara keseimbangan antara
likuiditas dan profitabilitas (kemampuan untuk mendapatkan laba)
mempunyai alternative untuk cenderung memegang jumlah kas yang
lebih besar, dapat diinvestasikan kedalam surat-surat berharga yang
dapat menghasilkan bunga.

• Piutang
Untuk mempertahankan pembeli-pembeli yang ada dan untuk menarik
pembeli baru, banyak perusahaan memberikan pembayaran secara
kredit.

• Persediaan
Jumlah dana yang ditanamkan dalam perusahan persediaannya
dapat berubah-ubah sepanjang tahun.

PENGGUNAAN DANA JANGKA PANJANG


Aktiva tetap dapt berupa:
• Tanah
Aktiva tetap yang jangka waktu yang tidak terbatas.
• Bangunan
Aktiva tetap yang harus ditentukan umurnya.
• Peralatan
Berupa mesin, alat angkut, dan peralatan yang dipakai dalm produksi.

ANALISIS INVESTASI AKTIVA TETAP


Tiga metode analisis investasi:
• Metode net present value (NPV
• Metode internal rate of return (IRR)
• Metode pay of period (POP)
Dua metode pertama NPV DAN IRR dalam penerapannya dipakai konsep
time value of money.
Masalah time value of money dipengaruhi oleh 3 faktor.
• Nilai uang pada saat ini
• Nilai uang yang akan datang

43
• Tingkat bunga

MACAM-MACAM SUMBER DANA


Sumber dana diperusahaan dapat dibagi menjadi 2, yaitu:
• Berasal dari dalam perusahaan (intern) meliputi:
o Penggunaan laba perusahaan
o Penggunaan cadangan
o Penggunaan laba yang ditahan
• Berasal dari luar perusahaan (ekstern) meliputi:
o Dana dari pemilik
o Dana dari utang jangka pendek dan jangka panjang

PEMILIHAN SUMBER DANA


Masalah pemilihan sumber dana yang harus diatasi oleh perusahaan
adalah mengusahakan keseimbangan agar tujuan perusahaan dapat
tercapai.Beberapa alternative yang dapat dipilih adalah:
• Menggunakan dana intern
• Menggunakan dana ekstren dengan menjual saham
• Menggunakan dana ekstern dengan mencari pinjaman jangka
panjang dan jangka pendek.
• Menggunakan dana ekstern dengan menjual saham dan
mencari pinjaman
• Menggunakan dana intern dan ekstern

SUMBER DANA INTERN


Dana intern biasanya sangat terbatas. Jika digunakan sendiri kurang
menguntungkan, dana intern ini dapat diinvestasikan pada sektor lain.

SUMBER DANA EKSTERN


Sumber dana ekstern bersal dari modal dan kredit.
Kredit dibedakan menjadi 2:
• Kredit jangka pendek.jangka waktunya tidak lebih dari 1 tahun
• Kredit jangka panjang. Jangka waktunya lebih dari 1 tahun.

OPTIMALISASI MODAL
Perusahaan harus memperhatikan faktor-faktor ini:
• Bunga kredit jangka pendek.bunga lebih besar daripada bunga
kredit jangka panjang.
• Bunga kredit jangka panjang
• Bunga simpanan bank.Bunga yang diterima dari bank.
• Jangka waktu pemakaian modal.Janka waktunya beberapa

44
bulan atau bias lebih dari satu tahun.
• Jangka kritis.Jangka waktu dimana penggunaan modal asing
jangka pendek biayanyasama besar dengan apabila perusahaan
menggunakan modal asing jangka panjang.

KREDIT LEMBAGA KEUANGAN


Perusahaan dianggap layak oleh lembaga keuangan apabila memenuhi
kriteria 4 C,yaitu:
• Capital
Perusahaan sekurang-kurangnya harus memiliki modal sebesar 25%
dari jumlah kredit.
• Capability
Kemampuan perusahaan untuk mengangsur pinjaman dan membayar
bunga.
• Collateral
Syarat dimana setiap kredit yang diterima perusahaan harus dijamin
dengan harta tetap sekurang-kurangnya bernilai 150% dari jumlah
kredit.
• Character
Sifat dari pimpinan perusahaan , karena dialah yang bertanggung
jawab terhadap pengembalian kredit.

KREDIT KELAYAKAN
Kepres No. 14A dikeluarkan oleh pemerintah dengan tujuan untuk
membantu pengusaha golomgam ekonomi lemah.Kredit ini tidak
harusdijamin dengan harta tetap, cukup dengan suart perintah kerja (SPK)
dari pemberi kerja (bouwheer).

LIKUIDITAS DAN SOLVABILITAS


• Likuiditas
Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban
finansialnya pada saat jatuh tempo.
Kewajiban yang harus dipenuhi oleh perusahaan da 2 macam
o Mampu membayar utang-uatangnya pada saat
ditagih.Kemampuan ini disebut likuiditas badan usaha
o Mampu membiayai operasi perusahaan sehari-
hari.Kemampuan ini disebut likuiditas perusahaan
• Solvabilitas
Solvabilitas adalah kemampuam perusahaan membayar semua
utang-utangnya pada saat perusahaan dilikuidasi/dibubarkan.

45
RENTABILITAS
Rentabilitas adalah kemampuan menghasilakan laba dari sejumlah
dana yang dipakai untuk menghasilkan laba tersebut.
Ada 2 macam rentabilitas, yaitu:
 Rentabilitas ekonomis
Rentabilitas ekonomis merupakan kemampuan untuk menghasilkan
laba dari keseluruhan modal, baik modal asing maupun modal sendiri,
yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut.
 Rentabilitas modal sendiriRentabilitas modal sendiri merupakan
kemampuan untuk menghasilkan laba dari sejumlah modal sendiri
yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut.

PASAR SURAT-SURAT BERHARGA DAN PASAR MODAL


SAHAM
Saham merupakan tanda penyertaan di dalam perusahaan.
Saham dibedakan menjadi 2 yaitu:
o Saham biasa (common stock)
Saham biasa merupakan bentuk pemilikan tanpa hak
istimewa.Artinya, para pemilik akan memperoleh pembagian
keuntungan hanya pabila perusahaan memperoleh laba.
o Saham preferen (preferred stock)
Saham preferen merupakan bentuk pemilikan dengan hak
istimewa.Hak-hak istimewa yang ada dalah:
 Pembagian deviden yang didahulukan
 Pembagian deviden kumulatif
 Pembagian kekayaan yang didahulukan.

OBLIGASI
Obligasi merupakan surat perjanjian utang yang engaja dikeluarkan oleh
perusahaan sebagai sakah satu sumber dana ekstern.
Sifat-sifat dari obligasi:
 Dapat diperjual-belika
 Terdapat kewajiban untuk mengembalikan pokok pinjaman
 Terdapat kewajiban untuk membayar bunga
 Terdapat jangka waktu yang pasti
Jenis-jenis obligasi
o Sesuai dengan pihak yang mengeluarkan
o Obligasi umum
o Obligasi perusahaan
o Sesuai dengan karakter jaminan

46
o Obligasi tanpa jaminan
o Obligasi dengan jaminan

PASAR MODAL
Saham dan obligasi dapat diperjual-belikan.Perusahaan-perusahaan
yang menjual saham danobligasi kepada masyarakat (go public), harus
memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah.

BAB 9
PERSONALIA

47
PEMANFAATAN SUMBER TENAGA KERJA DAN KOMPENSASI

JENIS PERSONALIA
Di dalam perusahaan terdapat dua macam tenaga kerja, yakni:
o Tenaga eksekutif
Mempunyai 2 tugas pokok yaitu mengambil berbagai keputusan dan
melaksanakan fungsi organikmanajemen: merencanakan,
mengorganisasi, mengarahkan, mengkordinir, dan mengawasi.
o Tenaga operatif
Tenaga trampil yang menguawasai bidang pekerjaannya, sehingga
setiap tugas yang dibebankan dapat dilaksanakan dengan baik.
Tenaga operatif dibagi menjadi 3 golongan yakni:
• Tenaga trampil )skilled labor)
• Tenaga setengah trampil (semi skilled labor)
• Tenaga tidak trampil (unskilled labor)

SUMBER TENAGA KERJA


Tenaga yang diingkinkan perusahaan dapat diperoleh dari berbagai
sumber berikut:
• Dari dalam perusahaan
• Teman-teman para karyawan
• Lembaga penempatan tenaga kerja
• Lembaga pendidikan
• Masyarakat umum

SELEKSI TENAGA KERJA


Sebelum proses seleksi dilakukan ada 2 masalah penting yang harus
diatasi lebih dulu, yaitu:
• Penentuan jenis tenaga kerja
Prasyarat harus dipenuhi adalah:
 .Batas minimum-maksimum usia
 Pendidikan minimal yang dimiliki

48
 Pengalaman kerja yang telah diperoleh
 Bidang keahlian yang dimiliki
 Ketrampilan lain yang dimiliki
 Pengetahuan-pengetahuan lain

• Penentuan jumlah tenaga kerja


 Analisa beban kerja yang meliputi: peramalan penjualan (sales
forecast), penyusunan jadwal waktu kerja dan penentuan jumlah
tenaga kerja yang diperlukan untuk membuat satu unit barang.
 Analisa tenaga kerja untuk menghitung jumlah tenaga karja
yang sesungguhnya dapat tersedia pada satu periode tertentu.
 Proses seleksi, tahap-tahap seleksi yaitu:
1. Pengisian formulir atau penyortiran lamaran-lamaran yang
masuk
2. Wawancara pendahuluan
3. Psycho test
4. Wawancara lanjutan
5. Pengujian referensi
6. Pengujian kesehatan
7. Masa orientasi

PENGEMBANGAN KARYAWAN
Untuk lebih meningkatkan ketrampilan kerja dengan harapan agar:
1. Tingkat produktivitas bertambah
2. Mengurangi tingkat kecelakaan
3. Mengurangi besarnya scrap (kerusakan hasil)
4. Meningkatkan gairah kerja
Terdapat 2 metode pengembangan karyawan yakni:
1. Dilaksanakan di dalam dan oleh perusahaan sendiri (non the
job training)
2. Dilaksanakan diluar perusahaan dan oleh lembaga lain (off the
job training)

KOMPENSASI
Kompensasi adalah imbalan jasa yang diberikan secara teratur dan
dalam jumlah tertentu oleh perusahaan kepada para karyawan atas
kontribusi tenaganyayang telah diberikan untuk mencapai tujuan
perusahaan.
Terdapat 3 macam teori upah ekonomi yaitu:
1. Teori pasar
Konsep ini menganggap bahwa upah ditentukan oleh hasil proses

49
perundingan antara karyawan dengan manajemen.
2. Teori standar hidup
Teori ini menyatakan bahwa upah harus dapat memberikan jaminan
kepada buruh untuk menikmati hidup dengan layak,dan pengusaha
harus memberikan upah cukup tinggi, memberikan servis.
3. Teori kemampuan untuk membayar
Teori ini mempunyai anggapan bahwa tingkat pembayaran harus
didasarkan pada kemampuan untuk membayar.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT UPAH


Besar kecilnya tingkah upah bagi buruh, dipengaruhi oleh beberapa
faktor antara lain:
• Pasar tenaga kerja
• Tingkat upah yang berlaku didaerah yang bersangkutan
• Tingkat keahlian yang diperlukan
• Situasi laba perusahaan
• Peraturan pemerintah

METODE PENGUPAHAN
Metode-metode yang dilakukan perusahaan:
• Upah langsung (straight salary)
Membayar sejumlah uang atas dasar waktu tertentu.
• Gaji ( salary)
Lama waktu mengerjakan suatu pekerjaan, atau dihitung menurut
tingkat upah per jam.
• Upah satuan (piece work)
Upah yang dibayarka kepada para karyawan menurut jumlah produk
yang dihasilkan.
• Komisi
Sejumlah uang yang dibayarkan (biasanya didasarkan atas presentasi
dan harga jual) untuk setiap unit barang yang terjual, dan bukannya
unit yang dapat diproduksi.
• Premi shift kerja (shift premium)
Upah yang diberikan kepada karyawan karena bekerja di luar jam
kerja normal.
• Tunjangan tambahan (fringe benefit)
Untuk menarik atau supaya karyawan bersedia bekerja di perusahaan
dalam waktu yang lama, sering kali membarikan tunjangan tambahan
di luar upah yang biasa diterima mereka.

UPAH INSENTIF

50
Upah insentif adalah untuk mendorong karyawan agar bekerja dengan
lebih produktif.
Karakteristik pokok dari dari upah insentif yang baik adalah:
• Full participatiaon plan
Full participation plan merupakan upah insentif bagi karyawan pabrik
dimana kegiatan ekstra pada tugas mereka, dapat menghasilkan
produksi tambahan.
• Group insentif plan
Insentif ini diberikan kepada sekelompok karyawan, bilamana terbukti
mereka dapat menunjukan hasil yang menguntungkan,seperti:
 Peningkatan produktivitas
 Penurunan biaya tenaga kerja per unit
 Perbaikan kualitas produk
 Pengurangan tingkat kerusakan produk yang dihasilkan.

HUBUNGAN PERBURUHAN

HUBUNGAN PERBURUHAN PANCASILA


Hubungan ini perburuhan inin terjadi karena antara buruh di satu
pihak dan manajemen di pihak lain, salinh membutuhkan satu sama lain.
Karyawan adalah manusia, yang hak asasinya harus dilindungi. Oleh
karena itu Di Indonesia diciptakan satu bentuk hubungan antara karyawan
dan manajemen, yang dikenal dengan hubungan perburuhan pancasila.
Bila terjadi ketidak-sepakatan antara buruh dan manajemen buruh
mempunyai senjata yang dapat digunakan untuk menekan pembicara antara
mereka yaitu:
• Boikot
• Pemogokan
• Penghasutan
• Memperlambat kerja

PERJANJIAN KERJA BERSAMA (PKB)


Dengan adanya perjanjian bersama ini, buruh mempunyai kekuatan untuk
dapat turut menentukan isi (materi) perjanjian.Isi perjanjian itu meliputi:
– Hak-hak buruh
• Besarnya gaji/upah minimal yang harus diterima buruh beserta
kenaikannya.
• Tunjangan-tunjangan yang harus diterima
• Hak untuk mendapat santunan kecelakaan ditempat kerja
• Hak untuk mendapatkan promosi dengan sistem penilaian yang
adil

51
• Hak untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan melalui
program training yang diberikan oleh perusahaan.
• Mendapatkan pesangon bila ia dipecat atau keluar atas
kemauan sendiri (apapun alsannya)
• Besarnya pesangon
– Kewajiban buruh
• Datang bekerja tepat pada waktunya
• Menjaga ketertiban dan suasana kerja sendiri
• Berusaha meningkatkan produktivitas
• Mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh perusahaan;
mematuhi tata waktu kerja
• Berusaha untuk sealu melakukan penghematan untuk dapat
menekan biaya produksi
• Menyumbangkan gagasan-gagasan yang bermanfaat untuk
kelancaran jalannya usaha dan penekanan biaya produksi
• Bekerja sesuai yang digambarkan dalam deskripsi jabatan.
– Hak pengusaha
• Hak untuk mengevaluasi kerja karyawan menurut tata cara
yang telah disepakati
• Hak menentukan/memilih/seseorang yang dianggap baik untuk
menjadi pimpinan
• Hak untuk menegur/mengarahkan, bila terdapat karyawan yang
dipandang bertindak menyimpang sehingga merugikan perusahaan
• Hak member promosi dan devisi kepada karyawan
• Hak untuk memecat, sesuai dengan prosedur yang berlaku
– Kewajiban pengusaha
• Memberikan semua hak karyawan yang telah disepakati
bersama
• Memperlakukan semua karyawan secara adil
• Memberikan fasilitas-fasilitas kepada karyawan

MACAM-MACAM PERJANJIAN KERJA


• Closed shop agreement
Perjanjian kerja semacam ini hanya berlaku bagi buruh, yang telah
tergabung menjadi anggota serikat (persatuan).Pengusaha hanya
boleh memperkerjakan para anggota serikat buruh saja.
• Union shop agreement
Perjanjian ini mengharuskan kepada para pekerja untuk menjadi
anggota serikat dalm periode waktu tertentu sesudah mereka bekerja.
• Open shop agreement
Perjanjian ini memberikan kebebasan kepada para anggota untuk

52
menjadi atau tidak anggota serikat.

KONFLIK DALAM HUBUNGAN KERJA


Konflik dalam hubungan kerja ini biasanya terjadi apabila kepentingan
kedua belah pihak tertanggu.
Penyelesaian konflik dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
• Diselesaikan oleh mandor sebagai wakil perusahaan,bersama
dengan wakil buruh.
• Bila tidak selesai,maka masalah tersebutdiselesaikan ketingkat
yang lebih tinggi, antara kepala bagian dengan wakil buruh
• Apabila masih belum selesai, masalah ini diselesaikan oleh
manajer dan wakil serikat buruh.
• Apabila masih belum selesai,dibawa ke perundingan antara
wakil perusahan dan wakil buruh dengan penengah, yaitu Panitia
Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Tingkat Daerah (P4D), atau
Tingkat Pusat (P4P), bila timgkat daerah tidak mampu
menyelesaikannya.
• Apabila belum juga selesai, penyelesaian tahap terakhir
dilakukan oleh Dewan Arbitrasi.Segala keputusan yang diambil oleh
dewan ini, mempunyai kekuatan hukum yang bersifat mengikat kedua
belah pihak.

PERANTARA DALAM PEMECAHAN KONFLIK


Terdapat 3 macam cara pemecahan konflik dengan menggunakan
perantara, yaitu:
• Konsiliasi
Suatu usaha untuk mempertemukan kedua belah pihak, antara buruh
dengan pengusaha, untuk membahas dan menyelesaikan masalah
yang mereka hadapi.Konsiliator, sebagai pendamai, tidak mempunyai
wewenang apapun dalam mencapai persetujuan.
• Mediasi
Bertindak sebagai mediator hanya berwenang untuk memberikan
saran-saran kepada kedua belah pihak bagaimana masalah harus
dipecahkan.
• Arbitrasi
Keputusan-keputusan yang diambil oleh arbitratot, bersifat mengikat
kedua belah pihak dan mempunyai kekuatan hukum.
Macam-macam arbitrasi
 Arbitrasi sukarela (voluntary arbitration)
 Arbitrasi paksaan (compulsory arbitration)
 Arbitrasi otomatis (automatic arbitration)

53
LEMBAGA-LEMBAGA BIPARTITE DAN TRIPARTITE
Lembaga Bipartite mendasarkan diri pada pengertian bahwa setiap
masalah yang timbul dari hubungan perburuhan merupakan tanggung jawab
kedua belah pihak.
Lembaga Tripartite mendasrkan pada pengertian bahwa setiap
masalah yang timbul dari hubungan perburuhan adalah merupakan
tanggung jawab buruh.

MENCEGAH KONFLIK
Konflik antara buruh dengan pengusaha tidak dapat dihindarkan sama
sekali.Sebab yang paling utama adalah karena pada dasarnya mereka
mempunyai perbedaan kepentingan dan tujuan, disamping masalah-masalah
lain yang timbul karena faktor manusia.
Cara yang ditempuh untuk mencegah konflik yaitu:
 Melaksanakan lembaga keluhan (grievance) dengan baik
 Mengadakan survey gairah kerja (morale) secara rutin
 Menyelenggarakan lembaga bimbingan dan penyuluhan
(guidance &counseling)
 Mengukutsertakan buruh dalam pengambilan keputusan

54
BAB 10
PRODUKSI DAN
PRODUKTIVITAS

55
PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS

PENGERTIAN
Kata “produksi” sering digunakan dalam istilah membuat sesuatu.
Produksi adalah pengubahan bahan-bahan dari sumber-sumber
menjadi hasil yang diinginkan oleh konsumen.Hasil itu dapat berupa barang
atau jasa.
Perusahaan bisnis adalah sebuah organisasi/lembaga yang merubah
keaalian dan material menjadi barang atau jasa untuk memuaskan para
pembeli, serta diharapkan akan memperoleh laba untuk para pemilik.
Produktivitas adalah sebuah konsep yang menggambarkan hubungan
antara hasil (jumlah barang dan jasa yang diproduksi) dengan sumber
(jumlah tenaga kerja, modal, tanah, energy, dan sebagainya) yang dipaki
untuk menghasilakn hasil tersebut.

PRODUKSI
Kegiatan produksi akan melibatkan pengubahan dan pengolahan
berbagai macam sumber menjadi barang dan jasa untuk dijual.Tanggung
jawab manajer produksi adalah membuat keputusan-keputusan penting
untuk mengubah sumber menjadi hasil yang dapat dijual.
Keputusan tersebut adalah:
• Keputusan yang berhubungan dengan disain dari system
produksi manufaktur
• Keputusan yang berhubungan dengan opersai dan
pengendalian system tersebut baik dalam jangka panjang maupun
dalam jangka pendek.

SISTEM PRODUKSI MANUFAKTUR


Beberapa keputusan untuk jangka panjang yang menentukan disain
system produksi adalah tentang:
• Disain produksi dari barang yang diproses
• Pemilihan/penentuan peralatan dan prosesnya
• Disain tugas
• Lokasi dari fasilitas produksi

56
• Layout dari fasilitas tersebut
Keputusan-keputusan berkaitan dengan proses pengolahan dapat
digolongkan menurut 3 macam cara:
• Sifat proses produksi
Menentukan jenis atau bentuk pokok yang dipaki dalam pengolahan
suatu produk.Berdasarkan sifatnya, proses produksi dapat dibedakan
menjadi 4,yaitu:
 Proses ekstraktif
Proses ekstraktif adalah suatu proses produksi yang
mengambil bahan-bahan langsung dari alam.
 Proses analitik
Proses analitik adalah suatu proses pemisahan dari bahan
menjadi beberapa macam barang yang hamper menyerupai
bentuk/jenis aslinya.
 Proses fabrikasi
Proses fabrikasi atau proses pengubahan adalah suatu proses
yang mengubah barang menjadi beberapa bentuk.
 Proses sintetik
Proses sintetik menunjukan metode pengkobinasian beberapa
bahan kedalam suatu bentuk produk.

• Jangka waktu produksi


Proses produksi dapat digolongkan menjadi 2 macam,yaitu:
 Proses terus-menerus
Proses terus-menerus digunakan untuk menunjukan suatu
keadaan manufakturdi mana periode waktu yang lama
diperlukan untuk mempersiapkan mesin dan peralatan yang
akan dipakai.
 Proses terputus-putus
Proses terputus-putus ini terdapat dalam keadaan manufaktur
di mana mesin-mesin itu beroperasi dengan mengalami
beberapa kali berhenti dan dirancang lagi untuk membuat
produk lain yang berbeda.
• Sifat produksi
Proses produksi dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu:
 Produksi standar
Dlam produksi standar sering dihasilkan sejumlah barang untuk
persediaan di samping yang dikirimkan kepada
pembeli/penyalur.
Penggunaan produksi standar memerlukan sejumlah modal
yang besar untuk:

57
 Memelihara sejumlah persediaan
 Menyediakan fasilitas penyimpanan yang memadai
 Menanggung resiko kemungkinann turunnya harga pasar,
kebakaran, pencurian.
 Produksi pesanan
Produksi pesanan ini muncul bilamana pembeli menghendaki
adanya spesifikasi tertentu dari produk yang diinginkan,
sedangkan kemampuan produksinya sangat terbatas.
KEGIATAN PRODUKSI

PERENCANAAN PRODUKSI
Fungsi produksi adalah menciptakan barang dan jasa sesuai dengan
kebutuhan masyarakat pada waktu harga dan jumlah yang
tepat.Perencanaan produksi meliputi keputusan-keputusan yang
menyangkut dan berkaitan dengan masalh-masalah pokok yang meliputi:
 Jenis barang yang akan dibuat
 Jumlah barang yang akan dibuat
 Cara pembuatan (penggunaan peralatan yang dipakai)
Perencanaan jenis barang yang akan dibuat terdiri dari 4 tahap, yaitu:
 Tahap pertama, penentuan disain awal yang berupa disain
spesifikasi dan syarat-syarat yang harus dipenuhi
 Tahap kedua, penentuan disain barang yang tepat
 Tahap ketiga, penentuan cara pembuatan yang berupa
penentuan urutan proses produksi, tempat kerja dan peralatan yang
dipakai
 Tahap keempat, pembuatan merupakan usaha modifikasi
tahap ketiga yang disesuaikan dengan layout, tuntutan kualitas dan
mesin/peralatan yang tersedia

ORGANISASI PRODUKSI
Didalam bagian produksi terdapat spesialis yang ahli dalam
perencanaan, supervise, atau pelaksana tahap-tahap dalam proses
produksi.Besarnya organisasi produksi yang diperlukan dalam kegiatan ini
tergantung pada besarnya perusahaan dan kompleksnya proses pengolahan
yang diinginkan.

PENGENDALIAN PRODUKSI
Pengendalian produksi merupakan serangkaian prosedur yang
bertujuan mengkoordinir semua elemen proses produksi (pekerja, mesin,
peralatan, dan material) kedalam satu aliran di mana aliran tersebut akan
memperbaiki hasil dengan gangguan minimum ongkos terendah, dan

58
kemungkinan waktu tercepat.
Pembahasan masalah pengendalian produksi akan dibatasi pada:
• Jenis-jenis pengendalian produksi
Ada 2 macam pengendalian produksi, yaitu:
 Order control, digunakan oleh perusahaan manufaktur yang
beroperasi pada waktu menerima pesanan dari pembelinya.
 Flow control digunakan dalam pabrik-pabrik yang berproduksi
untuk persediaan dan dimaksudkan untuk mempercepat pengiriman
barang jadi dari tempat persediaan begitu pesanan pembeli diterima.
• Tahap-tahap dalam pengendalian produksi
Fungsi-fungsi dalam pengendalian produksi ada 4, yaitu:
 Perencaan
Jika peasanan pembeli untuk persediaan pada perusahaan
telah diterima oleh bagian perencanaan produksi, maka
pesanan tersebut telah dapat dipecah-pecah kedalam
beberapa bagian.
 Routing
Routing merupakan usaha untuk menetukan urut-urutan dari
proses dan alat-alt yang digunakan dalam proses
produksi.Sebelum produksi dimulai, semua masalah tersebut
disusun terlebih dahulu dalam route sheet.
 Scheduling
Scheduling merupakan suatu usaha untuk menentukan kapan
produksi akan dimulai dan selesai untuk diserahkan.Schedule
ini harus dibuat sebelum produksi dimulai di dalam master
schedule yang kemudian dipecah-pecah kedalam schedule-
schedule.
 Dispatching
Dispatching merupakan surat perintah yang berisi wewenang
untuk melakukan produksi.Surat perintah ini dibuat sebelum
produksi dimulai dalam bentuk dicpatch sheet.
Dispatch sheet memuat beberapa hal tentang pembuatan
barang, saperti:
 Barang apa yang harys dibuat dan jumlahnya
 Disai, ukuran dan bahan yang akan dipaki
 Mesin dan peralatan yang harus dipakai
 Petugas yang harus mengerjakan
 Kapan harus dimulai dan selesai
 Kepada siapa barang tersebut akan dijual
• Analisi jaringan kerja, Program evaluation and review technique
(P.E.R.T)

59
Analisi jaringan kerja,
Analisis jaringan kerja dalah merupakan teknik yang berkaitan denga
masalah penetapan urutan pekerjaan yang diarahkan untuk
meminimumkan waktu penyelesaian suatu pekerjaan, agar dicapai
biaya yang terendah.
Konsep dasar:
 Jaringan kerja
Merupakan satu rangkaian aktivitas yang bersambung dalam
menghasilkan barang atau jasa yang terarah pada usaha
pencapaian tujuan perusahaan.Dua hal dalam jaringan ini
adalah:
o Aktivitas
Aktivitas adalah kegiatan untuk menyelesaikan suatu
bagian dari pekerjaan yang membutuhkan satu waktu
tertentu.
o Kejadian
Kejadian adalah saat mulanya atau berakhirnya
aktivitas.Kejadian paling akhir tidak dapat terjadi
sebelum aktivitas-aktivitas sebelumnya selesai.
 Jalur kritis
Jalur kritis adalah jalur yang terpanjang dalam menyelesaikan
satu rangkaian pekerjaan sampai selesai.
Aktivitas semu
Aktivitas semu adalah suatu aktivitas dalam jaringan kerja yang
membutuhkan nol satuan waktu.
Keterbatasan-keterbatasan metode jalur kritis (MJK)
Faktor-faktor yang membatasi penenrapan metode jalur kritis
adalah:
o MJK mendasarkan diri pada asumsi bahwa penyelesaian
aktivitas dapat diketahui dengan tepat pada setiap waktu.
o MJK tidak memasukan gagasan analisis-statistik dalam
menentukan perkiraan waktu
o MJK merupakan model perencanaan static dan bukannya alat
control dinamik
Program evaluation and review technique (P.E.R.T)
Diciptakan satu model, sevagai perubahan konsep MJK dengan
memasukan beberapa hal seperti:
• Teori probabilitas yang berguna untuk memperhitungkan
ketidakpastian masa yang akan dating.
• Gagasan analisis statistic untuk memperkirakan standar
penyimpangan waktu penyelesaian keseluruhan perjaan.

60
• Membuat model yang baru sebagai alat control dinamik.
Di dalam PERT digunakan 3 macam perkiraan waktu, yaitu:
• Waktu yang paling optimis (Wo) merupakan kemungkinan
waktu penyalasaian yang paling pendek, jika semua pekerjaan
berjalan lancer.
• Waktu yang paling pesimis (Wp) merupakan kemungkinan
waktu penyelesaian yang paling panjang, dengan memperhitungkan
penundaan-penundaan pekerjaan.
• Waktu normal 9Wn) merupakan kemungkinan waktu
penyelesaian sebagaimana biasa terjadi.
Alasan pokok memperkirakan setiap waktu aktivitas lebih dari satu
adalah agar memberikan data kepada manajemen sehingga dapat
menentukan probabilitas setiap aktivitas, dan keseluruhan pekerjaan akan
dapat diselesaikan dengan waktu yang tepat.

PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU


Perusahaan selalu menghendaki jumlah persediaan yang cukup agar
jalannya produksi tidak terganggu.Persediaan dalam jumlah yang besar
mengandung banyak resiko seperti:
• Resiko hilang dan rusak
• Biaya pemeliharaan dan pengawasan yang tinggi
• Resiko using
• Uang yang tertanam di persediaan terlalu besar.
Jumlah persediaan yang tepat dapat ditentukan dengan jalan
menghitung jumlah persediaan yang paling ekonomis.Jumlah yang ekonims
itu dipengaruhi oleh besar kecilnya jumlah pemesanan.Jumlah pemesanan
yang ekonomis menjadi indicator jumlah persediaan yang tepat.
Jumlah pemesanan yang ekonomis dipengaruhi oleh 4 faktor, yaitu:
• Jumlah kebutuhan bahan baku per tahun
• Biaya pemesanan
• Biaya penyimpanan
• Harga bahan baku.
Biaya pemesanan bila dikaitkan dengan besarnya persedian
mempunyai cirri yang berlawanan disbanding dengan biaya penyimpanan.
Tenggang waktu penyimpanan adalah tenggang waktu antara
pemesana barang sampai barang yang dipesan tiba di perusahaan.
Persediaan pengamanan adalah persedian yang harus selalu ada di
perusahaan untuk menjaga agar jangan sampai benar-benar mengalami
kehabisan persediaan.

PEMELIHARAAN PERALATAN

61
Kerugian yang diderita perusahaan karena kelalaian mengadakan
pemeliharaan peralatan disebabkan oleh:
• Kerusakan peralatan yang sudah cukup parah sehingga
menyebabkan biaya perbaikan menjadi mahal
• Kerugian karena berhentinya sebagian atau keseluruhan
kegiatan produksi
• Kerugian karena keterlambatan pengiriman barang kepada
konsumen
• Perusahaan harus membayar claim karena penyerahan yang
tidak tepat waktu
• Menimbulkan keengganan para pelanggan untuk kembali
memesan ke perusahaan karena dianggap tidak menepati janji.
Organisasi pemelirahaan peralatan
Terdapat 2 sistem untuk mengorganisasi pemeliharaan,yaitu:
• Di desentralisir menurut pusat biaya atau departemen
Masing-masing bagian atau departemen memiliki seksi pemiliharaan
sendiri.
Keuntungan desentralisasi:
 Tenaga mekanik akan mengertibetul penggunaan karakteristik
barang-barang yang harus mereka pakai
 Mempermudah pimpinan mengarahkan orang-orang untuk
mengerjakan pekerjaan yang harus cepat selesai
 Control pemeliharaan dapat lebih ditingkatkan
Kelemahan desentralisasi:
 Fleksibilitas sangat rendah
 Terdapatnya duplikasi tenaga kerja
• Sentralisasi
Hanya terdapat satu bagian yang khusus mengani perbaikan dan
pemeliharaan peralatan.
Keuntungan sentralisasi:
 Tidak terdapat duplikasi alat-alat, tenaga kerja dan persediaan
suku cadang
 Fleksibilitas yang tinggi
Kelemahan sentralisasi:
 Memerlukan tenaga kerja yang dapat menangani berbagai
bidang
 Memerlukan perencanaan,pengaturan jadwal dan pembagian
tugas yang efektif
 Sulit untuk menetapkan pembagian tugas dengan baik
 Beban pekerjaan bagian pemeliharaan semakin berat

62
PENGAWASAN KUALITAS DAN INSPEKSI
Kekhususan pengertian kualitas terletak pada factor standar yang
ditetapkan, yang ditinjau dari dimensi tertentu.
Terdapat 4 tahap dalam pengawasan kualitas, yaitu:
 Penentuan kebijakan tentang penetapan kualitas sesuai
dengan tuntutan pasar
 Tahap penentuan disain teknis untuk mencapai target tuntutan
pasar
 Tahap pembuatan
 Tahap penggunaan dilapangan
Pengawasa kualitas pada tahap produksi biasanya digunakan analisis
statistik, sehingga dengan demikian data statistic mutlak diperlukan.
Pengawasan kualitas di dalam produksi
Inspeksi merupakan penyusunan cara-cara pengukuran karakteristik
kualitas dan memperbandingkannya dengan standar yang telah ditetapkan,
pada tahap ini tindakan perbaikan belum dilaksanakan.
Pengawasan mengajukan pertanyaan-pertanyan kapan, berapa kali
dan berapakah jumlah barang yang akan diinsspeksi.
Konsep probabilitas sangat memegang peranan pada tahap
pengawasan kualitas ini dengan cara menetapkan perencanaan.
Bagan pengawasan
Penyimpanan dalam proses industry di bagi 2, yaitu:
 Penyimpanan-penyimpanan yang tidak dapat ditentukan
Penyimpanan ini sangat kompleks,tetapi tidak begitu berarti bagi total
penyimpanan yang terjadi, karena frekuaensinya kecil.
 Penyimpanan-penyimpanan yang dapat ditentukan
Penyimpanan-penyimpanan yang dapat diketahui penyebabnya. Yang
disebabkan oleh:
o Perbedaan-perbedaan antara para pekerja
o Perbedaan-perbedaan antara mesin-mesin
o Perbedaan-perbedaan antara bahan baku
o Perbedaan karena interaksi antara ketiga factor diatas.

LOKASI DAN LAYOUT PABRIK


FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENENTUAN LOKASI
PABRIK
Ada beberapa factor yang harus dipertimbangkan dalam pemelihan
tempat untuk pabrik, yaitu:
• Dekat dengan pasar
• Dekat dengan bahan baku
• Ongkos transport

63
• Penyediaan tenaga kerja
• Penyediaan sumber tenaga
• Lingkungan sekitar
• Iklim
Lokasi yang paling ideal bagi perusahaan adalah lokasi dimana biaya
operasinya paling rendah atau serendah mungkin.

CARA PENENTUAN LOKASI PABRIK


Pada dasarnya terdapat 2 macam cara menetukan lokasi pabrik yakni:
• Cara kualitatif
Dengan cara melakukan penilaian kualitatif terhadap faktor-faktor
yang dianggap memegang peranan pada setiap alternatif lokasi.
• Cara kuantitatif
Terdapat 2 macam cara kuantitatif yakni:
o Cara yang sederhana
Merupakan usaha mengkuantifikasi hasil analisis kualitatif yang
telah dilakukan, dengan cara memberikan skor pada masing-
masing kriteria
o Cara yang kompleks
Cara ini menggunakan rumus-rums matematika dan
menggunakan model tertentu, yang banyak digunakan dalam
operation search.

LAYOUT FASILITAS PRODUKSI


Layout fasilitas produksi adalah pengaturan dan penempatan alat-alat,
tenaga kerja, dan kegiatan-kegiatan di dalam produksi.
Tujuan pokok layout pabrik adalah:
• Untuk meminimumkan biaya pengangkutan dan penganan
• Untuk mempercepat dan melancarkan arus bahan-bahan
• Untuk mendapatkan penggunaan ruang yang efisien
• Untuk melakukan pekerjaan yang efisien
• Untuk memudahkan pengawasan pekerjaan bagi mandor
Layout dibedakan menjadi 2 macam yaitu:
• Proses layout
Proses layout/functional layout/fungsional/job lot merupakan
penyusunan fasilitas produksi di mana mesin-mesin yang mempunyai
fungsi sama ditempatkan pada tempat yang tertentu.Kapasitas setiap
peralatan diusahakan dipakai semua.
• Produk layout
Produk layout/layout garis merupakan pengaturan mesin-mesin dalam
pabrik sesuai dengan arus proses produksinya.

64
Penggunaan produk layout akan ekonomis apabila memenuhi syarat-
syarat:
 Volume produksi cukup sesuai dengan kapasitas penggunaan
mesin dan peralatan yang dipasang
 Permintaan akan barang yang dihasilkan cukup stabil
 Barang yang dihasilkan terstandardisir
 Komponen-komponen dapat saling ditukarkan
 Persediaan material yang cukup

BAB 11
AKUNTANSI DAN ANGGARAN
PERUSAHAAN

65
PENGERTIAN AKUNTANSI DAN PENGGUNAANNYA
PENGERTIAN AKUNTANSI
Akuntansi adalah pencatatan, penggolongan, dan peringkasan
transaksi bisnis, serta penginterpretasian informasi yang telah disusun.
Akuntansi itu berbeda dengan tata buku yang hanya mencakup tugas
pencatatan transaksi keuangan perusahaan.

PENGGUNAAN AKUNTANSI
Catatan akuntansi itu penting untuk mengambil keputusan yang
diambil yang berkaitan dengan masalah keuangan.
• Kegunaan akuntansi bagi manajemen
Sistem akuntansi harus memberikan infornmasi keuangan yang akan
membantu dalam memperkirakan hasil-hasil operasi, pengawasan
fasilitas, dan membantu dalm perencanaan.Sistem akuntansi harus:
o Memberikan criteria tertulis tentang transaksi financial
perusahaan
o Memberikan laporan financial secara periodik untuk meringkas
hasil operasi dan kondisi keuangan perusahaan
o Memberikan laporan financial secara periodik untuk meringkas
dam mebantu pengawasan biaya produksi
o Memberikan informasi untuk perencanaan jangka panjang
o Memberikan data financial untuk pengambilan keputusan
o Untuk pemeriksaan intern dengan memberikan data financial
yang dapat dipercaya
o Memberika data untuk menentukan pajak pendapatan, pajak
kekayaan, dan lporan lain yang diperlukan pemerintah.
• Kegunaan akuntansi bagi investor dan kreditur
Investor yang memiliki saham atau obligasi pada perusahaan besar
akan menerima laporan keuangan secara periodik berdasarkan

66
catatan akuntansi perusahaan.
Pemerintah menghendaki agar semua perusahaan yang
mengeluarkan saham harus membuat laporan tentang informasi
keuangan.
• Kegunaan akuntansi bagi pemerintah
Setiap perusahaan harus membuat laporan penghasilan bersih yang
diperoleh kepada pemerintah.Laporan yang dibuat harus jelas
sehingga mudah untuk menentukan pajaknya.

JENIS-JENIS AKUNTAN
Jenis akuntan digolongkan menjadi 2, yaitu:

• Akuntan privat
Akuntan privat adalah akuntan yang bekerja pada sebuah
perusahaan, ia dapat memegang jabatan sebagai kepala bagian
keuangan.
• Akuntan publik
Akuntan publik adalah akuntan yang tidak bekerja pada sebuah
perusahaan, tetapi berdiri sendiri.Syarat menjadi akuntan publik
adalah sudah terdaftar pada pemerintah sebagi akuntan publik.

PROSES AKUNTANSI
PROSES AKUNTANSI
Data pokok yang dipaki dalam akuntansi biasanya berupa transaksi
keuangan antara perusahaan dengan karyawannya,suppliernya, pemiliknya,
bankirnya, lembaga pemerintah.

JURNAL AKUNTANSI
Setiap transaksi keuangan dicatat kedalam jurnal.Jurnal dapat
menyediakan informasi tentang transaksi keuangan perusahaan yang dicatat
secara sistematis.

KEKAYAAN DAN MODAL


Kekayaan dari sebuah perusahaan adalh sesuatu yang bernilai yang
dimiliki perusahaan.
Modal adalah lawan dari kekayaan. Cara memperoleh modal bagi ada
2, yaitu:
o Utang
Utang adalah sejumlah dana yang diterima dari kreditur
o Modal sendiri
Modal sendiri merupakan modal yang berasal dari peserta, pengambil
bagian,pemilik, atau pemegang saham yang memiliki kekayaan

67
perusahaan.
Persamaan akuntansi: KEKAYAAN = UTANG + MODALSENDIRI

LAPORAN KEUANGAN
Hubungan dalam persamaan akuntansi dapat digunakan untuk
membuat 3 laporan keuangan.
 NERACA
Neraca (balance sheet) adalah sebuah laporan yang memperlihatkan
keadaan keuangan sebuah perusahan pada suatu periode.
Jumlah kekayaan terlihat pada bagian aktiva dan jumlah utang dan
modal terlihat pada pasiva.
 Aktiva
 Aktiva lancar adalah uang kas dan aktiva lainnya yang
yang dapat diharapkan dapat dicairkan menjadi uang tunai.
Yang ter masuk aktiva lancar
 Kas
 Investasi jangka pendek
 Piutang wesel
 Piutang dagang
 Persediaan
 Piutang penghasilan
 Biaya dibayar dimuka
 Aktiva tetap adalah kekayaan yang dimiliki perusahaan
yang konkrit.
Yang termasuk aktiva teta:
 Tanah
 Gedung
 Mesin
 Kendaraan
 Inventaris
 Aktiva yang tidak kentara adalah aktivitas yang secara fisk
tidak dapat dilihat tetapi secara riil mempunyai nilai
 Pasiva
Semua kewajiban keuangan perusahaan kepada pihak
lain yang belum terpenuhi.Hutang terbagi menjadi 2
 Hutang lancar adalah kewajiban keuangan perusahaan
yang pelunasannya dalam jangka pendek ( 1 tahun).Hutang
lancer meliputi:
 Hutang dagang
 Hutang wesel

68
 Hutang pajak
 Biaya yang masih harus dibayar
 Penghasilan diterima dimuka
 Hutang jangka panjang adalah kewajiban perusahaan
yang jangka waktu pembayarannya jangka panjang (lebih dari
1 tahun)
Meliputi
 Hutang obligasi
 Hutang hipotik
 Pinjaman jangka panjang
 Modal: dalah hak yang dimiliki oleh perusahaan yang
ditunjukan dalam pos modal, surplus, dan laba yang ditahan.

 LAPORAN LABA-RUGI
Merupakan suatu laporan yang sistematis tentang penghasilan,
biaya, rugi laba yang diperoleh oleh suatu perusahaan selama
periode tertentu
 Penghasilan, dapat diperoleh dari penjualan total kepada
pembeli selama periode bersangkutan.
 Biaya, semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan.
Macam-macam biaya:
o Biaya produksi barang untuk dijual/ harga pokok penjualan
o Biaya penjualan dan administrasi
o Rugi aktiva tetap dan pajak penghasilan
 Laba bersih, dapat diperoleh dari seluruh penghasilan dikurangi
seluruh biaya.
 LAPORAN PERUBAHAN POSISI KEUANGAN
Suatu laporan yang menunjukan sebab-sebab dari terjadinya
perubahaan modal perusahaan.
Pengertian modal kerja dad 2 macam yaitu:
 Modal kerja bruto, jumlah dari seluruh aktiva lancar
 Modal kerja netto, selisih antara aktiva lancar denagn utang
lancar.
Cara meningkatkan modal kerja
 Melakukan kegiatan yang menguntungkan
 Menjual aktiva tetap
 Pembayaran kembali utang jangka panja
 Mencari pinjaman jangka panjang
 Menjual saham tambahan
Cara menurunkan modal kerja

69
 Menyerap rugi operasi
 Membeli aktiva tetap
 Pembayaran kembali utang jangka panjang
 Pembelian kembalai saham-saham
 Pembayaran deviden kepada para pemegang saham

ANALISIS DAN INTERPRETASI LAPORAN KEUANGAN


ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
Terdapat 2 metode analisis laporan keuangan, yaitu
 Metode vertikal
Metode vertical adalah analisis elemen-elemen laporan keuangan
pada satu periode.
Analisis likuidasio menggunakan dua macam ratio yaitu:
 Current ratio
Current ratio adalah hubungan antara aktiva lancar dengan
utang lancar
 Quick ratio
Quick ratio adalah suatu rasio untuk mengukur kemampuan
perusahaan dalam membayar utang lancarnya dalam jangka
pendek
Solvabilitas dimaksud sebagai kemampuan suatu perusahaan
untuk melunasi semua hutang-hutangnya apabila terpaksa
perusahaan dilikuidasi

 Metode horizontal
Analisis ini bertujuan untuk melihat perubahan-perubahan kekayaan
perusahaa, modal kerja netto dank as perusahaan.

INTERPRETASI LAPORAN KEUANGAN


Jika perusahaan ingin membuat gambaran yang kuran baik terhadap
laba sehingga tidak dikenakan pajak yang tinggi atau tidak banyak dibagikan
kepada pemilik, maka cara yang dilakukan adalah:
 Penyusutan aktiva tetap ditentuka lebihh besar setiap tahunnya
atau umur aktiva tetap sangat pendek.
 Persediaan dinilai serendah mungkin sehingga dapat menaikan
harga pokok penjualan.

ANGGARAN PERUSAHAAN
ANGGARAN PERUSAHAAN
Anggaran perusahaan dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:
 Anggaran kas

70
Anggaran kas adalah proyeksi dari sumber dan penggunaan kas
 Anggaran operasi
Anggaran operasi adalah proyeksi tentang penghasilan dan biaya
perusahan.

BAB 12
SATISTIK

71
STATISTIK
PENGERTIAN STATISTIK
Statistik adalah pengumpulan, penganalisisan, penfsiran, dan
presentasi informasi dalam bentuk angka.

FUNGSI STATISTIK BAGI PERUSAHAAN


Beberapa manfaat yang dapat diperoleh manajemen dari statistic
adalah:
 Penghematan waktu
 Mengabaikan pekerjaan yang tidak perlu
 Dapat mengartikan sejumlah besar data
 Untuk membuat ramalan
Bidang-bidang bisnis yang memerlukan teknik statistic:
 Bidang personalia
Manajer personalia dapat mengetahui upah karyawan rata-rata, dapat
mengukur hasil ujian karyawan dan dapat mempromosikan karyawan.
 Bidang pemasaran
Manajer pemasaran dapat mengetahui penilaian konsumen terhadap
produk barunya.
 Bidang produksi
Untuk memeriksa ribuan suku cadang dengan hanya mengambil
sampel.
 Bidang akuntansi
Untuk menghitung penyusutan aktiva tetap secara matematis.
 Bidang keuangan
Untuk menghitung rasio-rasio dan tingkat bunga.

SUMBER DAN PRESENTASI DATA

72
SUMBER-SUMBER INTERN
Data intern adalah data yang berasal dari dalam perusahaan.Dapat
memberikan informasi tentang piutang, persediaan, pinjaman, uang kas,
pembeli, product line, pembandingan penjualan berdasarkan daerahdan
tenaga penjualan.

SUMBER-SUMBER EKSTERN
Data ekstern adalah data yang berasal dari luar perusahaan.
Informasinya dapat dibedakan menjadi 2 macam:
o Data primer
Data primer adalah materi informasi yang diperoleh langsung ditempat
penilitian.Pengumpulan data primer dapat dilakukan dengan cara
 Observasi, penelitian yang tidak langsung berhubungan
dengan objek yang ditelitinya.
 Survey, penelitian lansung yang berhubungan dengan objek
yang ditelitinya dengan cara sensus atau pengambilan sampel.
o Data sekunder
Data sekunder adalah data yang dikumpulkan secara tidak langsung
dari sumber-sumber lain.

PRESENTASI DATA
Ada 4 macam gambar yang dipakai untuk presentasi data, yaitu:
 Diagram batang (bar chart)
Diagram batang dipakai untuk membandingkan dua
kelompok/data lebih.
 Pie diagram
Pie diagram digunakan untuk menguraikan atau menunjukan
beberapa macam data menurut perbandingan tertentu dari
keseluruhan.
 Diagram garis
Diagram garis merupakan suatu bagan yang sederhana yang
dapat dipakai secara efektif untuk membandingkan perubahan
kondisi dalam beberapa periode.
 Pictograph
Hampir sama dengan diagram batang.

METODE-METODE STATISTIK
PENGUKURAN RATA-RATA
3 macam cara pengukuran rata-rata:
• Mean
Mean adalah nilai rata-rata.diperoleh dari hasil menjumlahkan semua

73
datadan dibagi dengan jumlah banyaknya data
• Median
Median adalah nilai tengah dalam suatu distribusi angka.Didapat
dengan cara mengurutkan angka dari yang terkecil sampai terbesar
lalu dicari nilai yang ada ditengah.
• Modus
Modus adalah angka terbanyak dalam daftar angka.

ANGKA INDEKS
Angka indeks digunakan untuk membandingkan kegiatan perusahaan
selama satu periode dengan periode yang lain.

TIME SERIES
Time series adalah suatu kelompok nilai dari beberapa variabel yang
diperoleh melalui pengamatan secara periodik.

KORELASI
Korelasi adalah hubungan antara dua kelompok data/variabel atau lebih.

PENGGUNAAN BARU STATISTIK


PENGGUNAAN BARU STATISTIK
Terdapat penggunaan baru dari statistik:
 Operation research
Operation research merupakan penerapan metode dan teknik ilmu
pengetahuan secara terorganisir untuk masalah-masalah di bidang
bisnis, pemerintah dan militer.
Beberapa metode yang terdapat dalam operatio research:
o Metode jalur kritis
o Metode transportasi
o Linear programming
o Teori antrian
 Ekonometri
Ekonometri digunakan untuk menelusuri teori ekonomi dengan teknik
statistic.

74
BAB 13
KOMPUTER DAN
PENGOLAHAN DATA

75
SIFAT DAN PENTINGNYA PENGOLAHAN DATA
Metode pengumpulan, penyimpanan dan pengolahan data
dinamakan sistem pengolahan data.
Perbedaan antara data dan informasi
 Data
Hasil pengukuran variable yang dicatat baik menggunakan
memori internal maupun eksternal
 Informasi
Informasi merupakan data yang sudah diolah menjadi bentuk yang
penting bagi penerima dam mempunyai nilai yang nyata

PENGERTIAN DAN JENIS KOMPUTER


Komputer adalah mesin-mesin elektronik yang menerima data
danmenggolongkannya secara matematis untuk mengatasi berbagai
masalah serta menghasilkan informasi.

JENIS KOMPUTER
Klasifikasi komputer menurut jenis data yang diolah dan cara
kerjanya
– Komputer digital
Prinsip kerjanya adalah mengolah data secara kuantitatif
– Komputer analog
Prinsip dasarnya mengolah data secara kualitatif namun tidak
terlalu teliti.
– Komputer hybrid
Prinsip dasarnya adalah gabungan dari analog dan digital yaitu

76
dapat mengolah data secara kuantitatif dan kualitatif

KOMPONEN-KOMPONEN DALAM SISTEM KOMPUTER


Sistem computer selalu menggunakan 5 elemen pokok, yaiutu:
• Input unit
Input unit dari komputer bertanggung jawab untuk merubah
data yang masuk menjadi suatu bentuk yang dapat dimengerti
oleh komputer.
• Memory unit
Memory unit merupakan pusat dari sistem komputer.
• Arithmetic unit
Arithmetic unit merupakan tempat untuk semua perhitungan.
• Control unit
Control unit mempunyai fungsi menginterpretasikan program
atau instruksi yang disimpan dalam memory unit.
• Output unit
Output unit mempunyai fungsi menunjukan hasil yang telah
diproses kepada pemakainya.

PERANGKAT KERAS DAN PERANGKAT LUNAK


– Perangkat keras/ hardware
Perangkat keras adalah peralatan-peralatan fisik yang
menunjang berdirinya sebuah computer.terdiri dari keyboard,
monitor, Cpu, printer.
– Perangkat lunak/ software
Perangkat lunak adalah program untuk menjalankan system
computer.peramgkat lunak dibagi menjadi 2,yaitu:
 Perangkat lunak sistem.Kumpulan instruksi yang dibuat
oleh pabrik computer.
 Perangkat lunak aplikasi.Program-program yang
diciptakan oleh programmer maupun pemakai computer

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN KOMPUTER


• Kecepatan
• Ketepatan
• Komputer dapat menyimpan sejumlah besar informasi
dalam ruangan yang kecil
• Komputer dapat menyediakan sejumlah besar data untuk
kepentingan manajemen dalam mengambil keputusan
• Kemampuan

77
KERUGIAN MENGGUNAKAN KOMPUTER
• Cukup mahal
• Komputer dapat membuat kesalahan fatal jika program
yang disusun tidak benar
• Komputer hanya mampu menjadi alat penopang
manajemen dalam mengambil keputusan.

SISTEM PERHITUNGAN
Pada dasarnya ada tiga macam system penggolongan data, yaitu:
• Sistem pengolahan mekanis (mechanical processing
system)
Sistem ini digunakan untuk mesin-mesin yang harus dikerjakan
dengan tangan.
• Sistem kartu plong (punched-card system)
Sistem kartu plong digunakan untuk pencatatan informasi
dilakukan dengan membuat lubang-lubang kecilsebagai tanda
pada sebuah kartu(kartu plong)
• Sistem elektronik (electronic system)
Pada saat aliran listrik dinyalakan, mesin-mesin tersebut dapat
bekerja secara cepat menggantikan kegiatan-kegiatan
perusahaan.

Sistem biner (bahasa “ya – tidak” dari computer)


Komputer menggunakan sistem “ya-tidak” yang sederhana,
disebut system biner (binary system).Sistem biner adalah system
penghitungan khusus yang menggunakan dua angka, yaitu 0 dan
1).Dengan sistem biner komputer dapat bekerja dengan sangat
cepat.

Pemrograman komputer (computer programming)


Pemberian instruksi tahap demi tahap tersebut dinamakan
programming.Programming merupakan bagian yang paling sulit
dalam pekerjaan komputer.
• Progaram komputer adalah sejumlah instruksi yang
dipakai untuk mengatakan kepada komputer tentang apa yang
harus dilakukan, bagaimana melakukannya dan tahap-tahap
seperti apa.
• Pemrograman komputer adalah seorang ahli yang
bertugas menyusun program, menganalisis masalah, memecah
masala kedalam beberapa bagian dan membuatkerangka
tahap-tahap yang diperlukan sampai pada penyelesaian.

78
• Bagan kerja adalah gambaran secara skematis tentang
tahp-tahap logis yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu
masalah.

Bahasa komputer
Pemrogaman harus menggunakan bagan kerja untuk mendisain
program yang berisi beberapa instruksi kepada computer tentang
bagaimana menangani masing-masing tahap dalam buku proses.
Bahasa yang dipakai untuk memprogramkan komputer diantaranya
adalah:
• Fortran
Fortran (formula translation) digunakan untuk menyelesaikan
persamaan-persamaan secara matematis.
• Cobol
Cobol (common business oriented language) digunakan untuk
masalah-masalah dibidang bisnis.Pemakaian cobol ditujukan
kepada orang-orang yang memakai pendekatan non matematis
dalam mengatasi masalah yang dihadapi.
• Basic
Basic (beginners algegraic symbol interpreter compiler)
merupakan bahasa komputer yang paling rumit, digunakan
dibidang bisnis maupun perguruan tinggi.
• PL/1
PL/1 (programming language 1) merupakan bahasa computer
yang akhir-akhir ini dipakai baik dalam lingkungan bisnis
maupun ilmu pengetahuan.

PENGGUNAAN KOMPUTER DI BIDANG BISNIS


Kegunaan komputer semakin meningkat, yaiutu sebagai alat
pendukung dalam pengambilan keputusan bagi manajemen.
Penggunaan-penggunaan computer dibidang bisnis diantaranya:
• Bank dagang
Di bidang perbankan computer memberikan pengaruh lebih
besar pada permintaan simpanan atau pemeriksaan transaksi.
• Pengawasan proses produksi
Perusahaan manufaktur dapat menggunakan computer untuk
pengawasan produksi seperti: penentuan jadwal kerja,
pengawasan kerja mesin.
• Pemasaran
Perusahaan dagang yang besar dapat menggunakan komputer
dalam mengatur utang, gaji, penjualan dan piutang.

79
• Pusat komputer
Beberapa perusahaan dan lembaga lain atau individu kadang-
kadang memerlukan komputer untuk pengolahan data secara
cepat, tetapi mereka tidak mempunyai data cukup banyak
• Pengaruh komputer pada manajemen
Pengolahan data secara otomatis membuat begitu banyak
kenyataan dan gambaran yang memaksa manajemen untuk
menguji kembali hasil-hasil yang telah dicapai.

80