Anda di halaman 1dari 39

BUKU PEDOMAN PROGRAM STUDI MATEMATIKA

BUKU PEDOMAN PROGRAM STUDI MATEMATIKA DEPARTEMEN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA dan ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS

DEPARTEMEN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA dan ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

1

KATA PENGANTAR

Buku Pedoman Departemen Matematika Universitas Sumatera Utara disusun sebagai

pedoman bagi dosen, staf administrasi dan mahasiwa untuk penyelenggaraan kegiatan

akademik di Departemen Matematika untuk tahun akademik 2006-2007.

Buku Pedoman ini menyajikan informasi mengenai kondisi terkini dari

Departemen Matematika Universitas Sumatera Utara. Informasi ini meliputi antara lain:

Peraturan Akademik, Kurikulum Departemen Matematika, Deskripsi Matakuliah dan

Biografi Singkat dari masing-masing dosen di Departemen Matematika.

Kami yakin buku pedoman ini masih jauh dari sempurna sehingga proses

penyempurnaan masih perlu dilakukan. Untuk itu kritik dan saran membangun diperlukan

bagi kesempurnaan Buku Pedoman ini.

Akhirnya kami ucapkan terimaksih kepada semua pihak yang telah membantu

pembuatan buku pedoman ini. Buku Pedoman ini tidak akan terwujud tanpa bantuan

mereka.

Medan,

Ketua Departemen Matematika

Juni 2006

Dr. Saib Suwilo, MSc NIP 131796149

2

KATA SAMBUTAN DEKAN FAKULTAS MATEMATIKA & ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa atas limpahan dan rahmat- Nya jua Buku Panduan Departemen Matematika Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara Tahun Akademi: 2005/2006 dapat diterbitkan.

Penerbitan Buku Panduan ini kami sambut dengan rasa gembira dan bahagia karena di dalam buku ini tertuang informasi yang merupakan pedoman bagi penyelenggaraan pendidikan di Departemen Matematika Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara.

Dengan terbitnya Buku Panduan ini diharapkan dapat lebih memantapkan sistem manajemen serta sebagai bahan dalam mengembangkan program pendidikan strata-1 dan diploma-3. Buku panduan ini uga merupakan satu jawaban bagi penyelenggaraan tertib administrasi yang telah dicanangkan Pimpinan FMIPA USU sesuai dengan mott; “Mutu Hari Ini Menentukan Mutu Akan Datang”. Dengan demikian diharapkan diperoleh satu penyelenggaraan administrasi dan perkuliahan yang berkualitas di Departemen Matematika ini.

Kepada Tim Penyusun Buku Panduan ini, kami menyampaikan penghargaan dengan ucapan terima kasih.

Medan,

Juni 2006

D e k a n,

Drs. Eddy Marlianto, M.Sc, PhD. NIP. 131 569 405

3

DAFTAR ISI

Kata Pengantar

 

i

Kata Sambutan Dekan

ii

Daftar Isi

iii

Bab 1

Pendahuluan

1

1.1Visi

1

1.2Misi

1

1.3

Tujuan

2

 

1.4Sasaran

2

 

1.5 Sejarah Singkat Berdirinya Departemen Matematika

3

1.6 Struktur Organisasi Departemen Matematika

5

1.7 Sarana dan Prasarana

7

1.8 Alumni dan lapangan kerja

7

Bab 2

Peraturan Akademik

9

2.1 Sistim Seleksi Calon Mahasiswa

9

 

2.1.1 Jalur Penelusuran Minat dan Prestasi (PMP)

9

2.1.2 Seleksi melalui Jalur SPMPD

10

2.1.3 Jalur Reguler Mandiri

10

 

2.2 Pendaftaran

10

2.3 Penyelenggaraan Pendidikan

11

 

2.3.1 Kegiatan Perkuliahan

12

2.3.2 Kegiatan Ujian

13

2.3.3 Beban Kredit dan Lama Studi

13

2.3.4 Beban Kredit Setiap Semester

14

 

2.4 Penilaian Kemajuan dan Keberhasilan Belajar

14

 

2.4.1 Sistem Penilaian

15

2.4.2 Indeks Prestasi

15

2.4.3 Evaluasi Penentuan Putus Studi

16

2.4.4 Penentuan Kriteria Lulus

16

 

2.5 Skripsi dan Pembimbing Skripsi

17

 

2.5.1 Tahapan Pengusulan Penulisan Skripsi

17

2.5.2 Persyaratan Akademik Pengusulan Penelitian Skripsi

17

2.5.3 Persyaratan Komisi Pembimbing dan Pembanding

17

2.5.4 Tugas dan Wewenang Komisi Skripsi

18

2.5.5 Seminar Sehubungan dengan Penelitian Skripsi.

18

2.5.6 Komponen Penilaian Seminar Usulan dan Hasil Penelitian

21

2.5.7 Format Penulisan Skripsi

21

2.5.8 Ujian Skripsi

21

2.5.9 Komponen Penilaian Ujian Skripsi

22

2.5.10 Panitia Kolokium, Seminar hasil dan Ujian Skripsi

23

2.5.11 Penyempurnaan Skripsi

23

2.5.12 Yudisium

23

 

2.6 Pelanggaran Akademik dan Sanksi Akademik

23

Bab 3

Kurikulum dan Silabi

4

3.1

Kurikulum

25

 

3.1.1 Kode Matakuliah

25

3.1.2 Matakuliah Wajib

26

3.1.3 Matakuliah Konsentrasi Matematika Murni

27

3.1.4 Matakuliah Bidang Minat Statistika

27

3.1.5 Matakuliah Bidang Minat Penelitian Operasi

28

3.1.6 Matakuliah Bidang Minat Matematika Komputasi

28

 

3.2

Daftar Matakuliah Persemester

29

 

3.2.1 Daftar Matakuliah Konsentrasi Matematika Murni

29

3.2.2 Daftar Matakuliah Konsentrasi Matematika Penelitian Operasi

32

3.2.3 Daftar Matakuliah Konsentrasi Statistika

34

3.2.4 Daftar Matakuliah Konsentrasi Matematika Komputasi

37

Bab 4

Direktori Staf Pengajar Tetap

40

5

BAB 1

Pendahuluan

Sumatera Utara dan sekitarnya merupakan daerah yang memiliki perkembangan sangat pesat dalam bidang industri, pertanian perkebunan dan kehutanan. Keunggulan komparatif alami yang berkaitan dalam bidang-bidang ini membuat daerah ini berpotensi untuk mempertinggi pertumbuhan ekonomi Indonesia bagian barat. Posisi yang strategis di sisi negara-negara tetangga menambah daya saing yang cukup tinggi dalam bidang perdagangan dan ekonomi. Sumber daya manusia yang mampu berkompetisi dalam era perdagangan bebas, baik secara regional maupun global, merupakan modal tambahan yang berperan sangat penting dalam upaya meningkatkan pertumbuhan bidang industri, ekonomi dan perdagangan. Daya analisis yang baik dalam proses pengambilan keputusan merupakan kunci utama dalam persaingan pasar global. Titik pandang ini merupakan refleksi dari sumber daya manusia dengan kualifikasi Matematika Departemen Matematika USU mempunyai visi, misi, tujuan dan sasaran sebagai

berikut.

1.1 Visi

Menjadi pusat pengembangan Riset Matematika Murni dan Terapan yang terkait dalam

bidang Penelitian Operasi, Statistika dan Matematika Komputasi di kawasan Asia Tenggara.

1.2 Misi a. Menyelenggarakan program pendidikan bermutu yang mendukung pengembangan matematika secara teoritis dan penerapan matematika secara praktis. b. Menyediakan saranan dan lingkungan yang kondusif dalam pelaksanaan belajar mengajar untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi sumber daya manusia yang profesional dalam bidang matematika. c. Memberikan sumbangan pemahaman kepada pemerintah dan dunia usaha dalam perencanaan dan pengambilan keputusan secara kuantitatif dan berdasarkan konsep matematika.

6

d.

Membina hubungan kerjasama dengan berbagai pihak baik dalam atau luar negeri untuk selalu memelihara kualitas pengajaran yang up to date.

1.3 Tujuan

a. Meningkatkan kemampuan penguasaan prinsip-prinsip dasar matematika termasuk analisis statistika, pemodelan matematika, penelitian operasi, kombinatorik dan komputasi matematika dalam merencanakan, merancang, mengestimasi, mengkoordinasikan dan memberi alternatif dalam mengelola jasa dan produksi di bidang industri, dunia usaha, perbankan dan kerekayasaan.

b. Meningkatkan kemampuan mengikuti perkembangan dan mengembangkan ilmu- ilmu yang terkait dengan matematika termasuk penlitian operasi, pemodelan matematika, analisis statistika dan komputasi.

c. Meningkatkan kemampuan mengembangkan diri dalam keilmuan yang terkait dengan matematika baik murni maupun terapan yang menekankan pada pengembangan dan pendalaman penelitian operasi, statistika dan matematika komputasi melalui riset pengembangan kemampuan merumuskan pendekatan pemecahan masalah-masalah masyarakat melalui penalaran ilmiah.

d. Meningkatkan kemampuan pelayanan profesi dengan jalan riset pengembangan dengan mengaitkan bidang ilmu atau profesi sejenis.

e. Bagi peserta yang mempunyai kualifikasi akademik yang tinggi dapat secara langsung mengikuti program pendidikan strata-2 (program magister).

1.4 Sasaran

Peningkatan mutu Sumber Daya Manusia sehingga mampu berpikir strategis analitis dan

kreatif berbasis mathematical thinking.

1.5 Sejarah Singkat Berdirinya Departemen Matematika

Sejarah berdirinya Departemen Matematika sejalan dengan sejarah beridirinya Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara Pada awalnya berdirinya tanggal 25 Agustus 1965 saat pelantikan pimpinan fakultas yang pertama bernama Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam, Universitas Sumatera Utara (FIPIA USU). Usaha pendirian FIPIA USU sudah dirintis sejak tahun 1959 melalui proses yang panjang

dan ber-liku-liku dalam berbagai Rapat/sidang di Fakultas Teknik USU dan juga Rapat/Sidang pimpinan USU yang ketika itu disebut Rapat “Presiden dan Asesor”. Usaha untuk mendirikan FIPIA USU dilakukan oleh Bapak Prof. A.T. Barus yang menjadi staf

7

pengajar di Fakultas Teknik USU dan beliau juga mempunyai andil dalam berdirinya

Fakultas Teknik USU.

Setelah terbentuknya Panitia “Pembentukan FIPIA USU”, maka nama-nama

panitia tersebut dikirim kepada Kepala Biro Koordinasi Perguruan Tinggi, Departemen

Pendidikan dan Pengajaran (PP&K) di Jakarta dengan surat nomor D/3420/6/Upen/K

tanggal 23 Desember 1959 oleh Prof. dr.A.Sofjan, waktu itu menjabat sebagai Presdien

USU. Adapun susunan Pantia Pembentukan FIPIA USU tersebut adalah :

Ketua Umum

: Prof. dr. A. Sofjan (Presiden USU)

Ketua

: Prof. G.A. de Neve (Dosen Fakultas Teknik USU)

Sekretaris

: A.T. Barus, M.Sc. (Dosen Fakultas Teknik USU)

Anggota :

1. Prof. S.K. Mukherjee (Guru Besar pada Fakultas Pertanian USU)

2. Lie Chien Chian (Apoteker pada Apotik Deli Medan)

3. Prof. Ir. F. Althusius (Guru Besar pada Fakultas Kedokteran USU)

4. Prof. Drs. C.H.D. Steinmetz (Guru Besar pada Fakultas Kedokteran USU)

5. Prof. J.C. van Meer Mohr (Guru Besar pada Fakultas Kedokteran USU)

6. Overste Nelang Sembiring (Asisten Peperda/Kepala Staf Pempen T & T I)

7. Prof. G.O.F. Dengel (Guru Besar pada Fakultas Pertanian USU)

8. Prof. J.E.W. Heubult (Guru Besar pada Fakultas Pertanian USU)

9. drs. C.C. Siregar (Lektor Muda pada Fakultas Kedokteran USU)

10.

O

Tk-I Sumatera Utara, Daswati-I Sumut)

M.

Lumbantoobing (Inspektur Kepala Dinas Kehutanan Daerah Swatantara

11. M. Sumardi (Inspektur Kepala Dinas Perikanan Darat Daswati-I Sumut)

12. R. Amin Katamsi (Inspektur Kepala Dinas Perikanan Laut Daswati-I Sumut)

13. Amiruddin Nasution (Inspektur Kepala Dinas Pertanian Daswati-I Sumut)

14. R. Suratman (Inspektur Kepala Dinas Kehewanan Daswati-I Sumut)

15. drs. Harmani Subandi, Apt. (Apoteker pada Apotek Subur di Medan)

16. Manis Manik (Ketua Gappersu Medan)

17. Rajamin Lubis (Ketua PPN Medan)

Kemudian Presiden USU meminta kepada Menteri PP dan K yang waktu itu dijabat oleh

Prof. dr. Prijono melalui surat nomor D/526/Upen/K, tanggal 5 April 1960 agar

menetapkan Panitia Pembentukan FIPIA USU tersebut di atas mulai tanggal 11 Januari

1960. Menteri PP dan K menanggapi usul tersebut dan suratnya nomor 714228/S tanggal

25 Agustus 1960, meminta agar Susunan Pimpinan Fakultas dan Daftar Nama Dosen-

dosenya segera dikirim ke Jakarta. Panitia mulai menyusun program dan mencari calon

staf dosen FIPIA USU, namun akibat terjadinya pergolakan di USU yang mengakibatkan

pindahnya Prof. G.A. de Neve ke Bandung, sehingga kegiatan mempersiapkan berdirinya

FIPIA USU terhenti buat sementara waktu.

Pada tahun 1962, datanglah tiga orang dosen ke USU yaitu drs. P.Siagian dan

drs.P.B. Simanjuntak (Jurusan Matematika), serta Ir. Kardi Yusuf (Jurusan Fisika),

8

ketiganya bertugas di Fakultas Teknik USU. Dengan adanya ketiga orang ini, ide

pembentukan FIPIA USU kembali dimunculkan dalam si-dang-sidang Fakultas Teknik

USU. Namun dengan adanya pergolakan baru di USU yang mengakibatkan jatuhnya

Presiden USU Prof. dr. A. Sofjan yang kemudian digantikan oleh sebuah Presdium pada

tahun 1963, maka rencana pendirian FIPIA USU kembali ditangguhkan (surat Presdium

nomor D/97/O/Upen/K, tanggal 8 Januari 1964).

Pada awal tahun 1965, keadaan USU sudah stabil dan saat itu Rektor USU dijabat

oleh drg. Nazir Alwi, persiapan untuk mendirikan FIPIA USU dirasa sudah cukup matang

dan disepakati untuk membuka FIPIA USU dengan tiga jurusan sekaligus, yaitu

Matematika, Fisika dan Kimia. Setelah segala sesuatunya dirampungkan, maka dibuatlah

program yang lengkap terdiri atas :

1. Susunan pimpinan

2. Rencana pembukaan

Dasar pemikiran

Rencana mata pelajaran/jurusan

3. Tenaga pengajar

4. Gedung

5. Laboratorium

6. Peralatan

7. Mobiler

8. Rencana formasi

Selanjutnya rencana ini, oleh Rektor USU drg. Nazir Alwi diteruskan ke Menteri

Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) yang saat itu dijabat oleh Brigjen

dr.Syarief Thajeb untuk men-dapatkan persetujuan yang akhirnya oleh menteri

ditetapkanlah pendirian FIPIA USU pada tanggal 25 Agustus 1965 dengan Surat

Keputusan Menteri PTIP No.190/1965 tertanggal September 1965. Walupun SK

pendirian baru dikeluarkan pada bulan September, namun pimpinan FIPIA USU telah

dilantik oleh Menteri PTIP tanggal 25 Agustus 1965, dengan susunan sebagai berikut :

Dekan

Pembantu Dekan I

Pembantu Dekan II

Pembantu Dekan III

: Andreas Teman Barus, M.Sc.

: drs. Pemimpin Siagian (Alm)

: drs. Djendaita Pinem (Alm)

: drs. Raden Achmad Soekemi, Apt. (Alm)

Dengan berdirinya FIPIA USU, maka untuk tahun ajaran 1965/1966 dimulailah

penerimaan mahasiswa baru untuk tiga jurusan, yaitu Jurusan Matematika (Ketua Jurusan

drs. P.Siagian), Jurusan Fisika (Ketua Jurusan A.T. Barus, M.Sc), dan Jurusan Kimia

(Ketua Jurusan drs. R.A. Soekemi, Apt.). Seluruh kegiatan termasuk proses belajar-

9

mengajar dilakukan dengan menumpang di Gedung Fakultas Teknik USU yang berada di Jl.Sun Yat Sen No.52. Jumlah mahasiswa Jurusan Matematika yang mendaftar pada angkatan pertama adalah sebanyak 27 orang.

Surat Keputusan Rektor No.702/J05/KP/2005 yang

menyatakan : Sehubungan dengan PP RI No. 56 tahun 2003 tanggal 11 Nopember 2003

tentang

1/SK/MWA/I/2005 tanggal 8 Januari 2005 tentang Anggaran Rumah Tangga USU, bahwa istilah Jurusan dirubah menjadi Departemen. Saat ini Departemen Matematika mengelola beberapa program yakni:

sebagai BHMN dan Keputusan Wali Amanat USU No.

Kemudian

penetapan

berdasarkan

USU

Program S1 Regular dan Ekstension dengan empat bidang minat

o

Matematika Murni dan Terapan

o

Penelitian Operasi

o

Statistika, dan

o

Matematika Komputasi

Program Diploma III

o

Ilmu Komputer

o

Statistika

1.6 Struktur Organisasi Departemen Matematika Departemen Matematika saat ini memilki 50 orang dosen dan 4 orang pegawai administrasi. Struktur organisasi Departemen Matematika diberikan pada Gambar 1.1.

organisasi Departemen Matematika diberikan pada Gambar 1.1. Gambar 1.1: Struktur Organisasi Departemen Matematika USU 10

Gambar 1.1: Struktur Organisasi Departemen Matematika USU

10

Pengelola Program Studi

Ketua

: Dr. Saib Suwilo, MSc

Sekretaris

: Drs. Henry Rani S, MS

Koordinator Program Ekstension Koordinator Program DIII Komputer Koordinator Program DIII Statistika

Staf Pengajar

: Drs. Marwan Harahap, MEng : Drs. Sawaluddin, MIT : Drs. Masten Ginting.

No

Nama

No

Nama

1

Dr. Saib Suwilo, MSc

26

Drs. Marwan Harahap, Meng

2

Dra. Mardiningsih, M.Si

27

Drs. Sawaluddin, MIT

3

Drs. Rachmad Sitepu, M.Si

28

Drs. Bambang Irawan, M.Sc

4

Drs Pangarapean Bangun

29

Drs. H. Haluddin Panjaitan

5

Syahril Efendi, S.Si, MIT

30

Drs. Masten Ginting

6

Drs Djakaria Sebayang

31

Drs. Partano Siagian, M.Sc

7

Dra. Elvina Herawaty, MSi

32

Drs. Henry Rani S, M.Si

8

Dra. Elly Rosmaini Msi

33

Drs. Ujian Sinulingga

9

Drs. Suwarno Arriswoyo, M.Si

34

Drs. Pasukat Sembiring

10

Drs. Faigiziduhu Buul öl ö, M.Si

35

Drs. Saul Siahaan

11

Dr. Sutarman, M.Sc

36

Drs. Ramli Barus, M.Si

12

Drs. Mahyuddin, M.IT.

37

Drs. Rifde J. P. Matanari

13

Prof. Dr. Herman Mawengkang

38

Drs. Rosman Siregar, M.Si

14

Drs. Dollar Bukit

39

Dra. Sinek Malem Pinem

15

Drs. Suyanto, M.Kom

40

Drs. Liling Perangin-angin

16

Drs. Iryanto, Msi

41

Drs. Bakti Tarigan

17

Drs. Pangeran Sianipar, MS

42

Drs. T. M. Andri, M.Sc

18

Dra. Esther Sorta M.N, MSc

43

Dr. Parapat Gultom, M.SIE

19

Dra. Rahmawati Pane, MSi.

44

Drs. Gim Tarigan

20

Dra. Normalina N., MSc.

45

Dr. T.Simonthy R Fuad, MSc

21

Drs. Tulus, Msi

46

Drs. James P. M, M.Kom

22

Drs. Agus Salim Harahap, MSi

47

Dra. Laurentina P, M.Si

23

Drs. Djenda Djudjur G, MS

48

Drs. Marihat S, M.Kom

24

Dr. Opim Salim Sitompul, M.Sc

49

Syahriol Sitorus, S.Si, MIT

25

Drs. Open Darnius, MSc

50

Asima Manurung, S.Si, M.Si

Staf Administrasi

1. Deslan Simanjuntak

3.

Agus Safri

2. Sarwanti

4.

Jecky Lubis

1.7 Sarana dan Prasarana Sarana fisik yang dimiliki program studi berupa gedung perkuliahan, ruang laboratorium dan ruang administrasi Untuk kenyamanan proses pembelajaran, ruangan

11

kuliah telah dilengkapi dengan sarana pendukung seperti penyejuk udara, whiteboard, overhead projector, LCD viewer dan komputer yang terhubung langsung dengan sistem jaringan USU yang dapat mengakses internet.Ruangan laboratorium sudah dilengkapi dengan sarana komputer stand alone yang memadai bagi kepentingan penelitian dan pengetikan karya ilmiah mahasiswa. Universitas Sumatera Utara sudah memiliki fasilitas perpustakaan yang cukup lengkap terdiri dari 655 judul buku. Program Studi juga mempunyai koleksi jurnal internasional dalam bentuk softcopy (CDROM). Sejak tahun 1996 USU telah membangun sistem informasi kependidikan yang berkaitan dengan proses belajar mengajar. Sistem informasi ini telah memuat KRS dan KHS mahaasiswa. Saat ini USU sedang mengembangkan sistem informasi pendidikan yang berbasis WEB.

1.8. Alumni dan lapangan kerja

Saat ini Departemen telah memiliki ribuan almni yang bekerja dalam berbagai bidang. Pasar tenaga kerja untuk lulusan Departemen Matematika saat ini sangat luas. Permintaan pasar dalam negeri saat ini tidak hanya dalam bidang pendidikan tetapi juga dalam bidang-bidang lain seperti: perbankan, analis kredit/pialang, dunia industri seperi dalam bindang pengendali kualitas produksi, dan dunia asuransi. Pada era teknologi informasi ini, lapangan pekerjaan bagi lulusan matematika terbuka lebar diantaranya dalam hal pengembangan software untuk optimisasi proses industri dan bisnis.

12

BAB 2 Peraturan Akademik

Secara umum Program Studi menganut sistem semester dengan dua semester dalam setiap tahun akademik. Rentang waktu untuk satu semester adalah 16 minggu yang terdiri dari 14 minggu tatap muka atau kuliah, satu minggu evaluasi tengah semester dan satu minggu evaluasi akhir semester.

2.1. Sistim Seleksi Calon Mahasiswa Seleksi calon mahasiswa dilakukan sekali dalam setahun dan dilakukan di setiap awal tahun akademik. Sistem Seleksi dilakukan dalam tiga jara:

2.1.1 Jalur Penelusuran Minat dan Prestasi (PMP) Jalur ini menjaring mahasiswa dengan cara meminta SMA di Indonesia untuk mengirimkan nama-nama mahasiswa berprestasi untuk mendaftarkan diri di USU. Proses seleksi dilakukan melalui seleksi berkas administrasi dengan penilaian didasarkan atas :

1. Prestasi akademik siswa selama duduk di SMA/MA. Penilaiannya akan mengacu pada prestasi akademuik siswa mulai dari semeseter 1 kelas I sampai dengan semester I kelas III. Seleksi ini hanya berlaku untuk lulusan SMA/MA yang diundang oleh Panitia PMP-USU

2. Minat dan prestasi siswa selama duduk di SMA/MA dalam bidang sains, olahraga atau seni pada tingkat propinsi, regional, nasional maupun internasional. Siswa yang diseleksi berdasarkan prestasi dalam bidang sains, olahraga atau seni adalah dari SMA/MA yang diundang mengikuti seleksi PMP USU.

SMA/MA yang mendapat undangan adalah SMA/MA tertentu yang berasal dari 9 (sembilan) provinsi yang berada di pulau Sumatera (Nangroe Ace Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung dan Bangka – Belitung ). Setiap calon mahasiswa melalui jalur PMP diwajibkan untuk memenuhi persyaratan administrasi sebagai berikut.

a. Tidak pernah tinggal kelas selama menjalani pendidikan di SMA/MA.

13

b. Pada semester I kelas III termasuk dalam batas peringkat di jurusan sesui dengan yang ditetapkan Panitia PMP-USU.

c. Warga negara Indonesia atau Warga Negara Indonesia turunan asing yang dikukuhkan dengan Surat Bukti Kewarganegaraan

d. Tidak mempunyai cacat tubuh atau cacat lain yang dapat mengganggu kelancaran belajar dan tugas dalam program studi.

e. Memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan oleh Panitia PMP USU.

2.1.2 Seleksi melalui Jalur SPMPD

Secara akademis seorang calon mahasiswa harus memenuhi persyaratan berikut ini.

a. Calon mahasiswa adalah tamatan SMTA (SMA, MA, SMK, SMTA luar negeri, ujian persamaan, dsb) tiga tahun dari tahun berjalan.

b. Mempunyai kesehatan fisik yang tidak mengganggu kelancaran belajar di program studi D-3 Ilmu Komputer FMIPA USU.

c. Calon mahasiswa harus membeli dan mengembalikan formulir pendaftaran serta mengikuti ujian sesuai dengan tanggal yang telah ditetapkan oleh Panitia Ujian SPMPD USU.

d. Memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan oleh Panitia SPMPD USU.

Tes seleksi masuk dilakukan secara nasional dan dikelola oleh Panitia SPMB Pusat.

2.1.3 Jalur Reguler Mandiri Tes dilakukan secara lokal di USU. Mahasiswa yang diterima melalui jalur ini harus membayar Sumbangan Pendidikan dan Pengajaran yang lebih mahal dibandingkan dengan Mahasiswa yang diterima melalaui Jalur PMP dan SPMB.

2.2. Pendaftaran Setiap calon mahasiswa yang dinyatakan lulus dalam ujian seleksi masuk diwajibkan untuk menyatakan kepastian untuk mengikuti program studi dengan cara mendaftarkan diri pada Biro Administrasi Kemahasiswaan USU. Setiap mahasiswa wajib mendaftar ulang pada setiap awal semester sesuai dengan kalender akademik USU dengan melengkapi persyaratan pendaftaran seperti:

a. Melunasi biaya penyelenggaraan pendidikan selama satu semester.

b. Mengisi Kartu Rencana Studi yang disediakan di Program Studi.

c. Mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang berturut-turut selama dua semester status kemahasiswaannya dinyatakan gugur.

14

2.3. Penyelenggaraan Pendidikan

Penyelenggaraan pendidikan di Departemen Matematika dilakukan dengan menganut sistem semester. Satu semester diselenggarakan dalam 16 minggu yang terdiri dari 14 minggu tatap muka dan dua minggu disediakan untuk evaluasi tengah semester dan evaluasi akhir semester. Sistem Pendidikan di Departemen Matematika USU menggunakan Sistem Kredit Semester. Beberapa pengertian yang menyangkut sistem kredit semester adalah:

1. Semester adalah satuan waktu kegiatan yang terdiri atas 16 sampai 19 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya, berikut kegiatan iringannya, termasuk 2 sampai 3 minggu kegiatan penilaian.

2. Satuan Kredit Semester (SKS) adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama satu semester melalui kegiatan terjadwal perminggu.

3. Satu SKS perkuliahan meliputi tiga jam kegiatan perminggu selama satu semester, dengan perincian sebagai berikut:

a. Kegiatan tatap muka terjadwal dengan dosen, misalnya kuliah yang dilakukan selama 50 menit

b. Kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatan studi tidak terjadwal tetapi direncanakan, misalnya pekerjaan rumah, menyelesaikan soal-soal yang dilakukan selama 60 menit.

c. Kegiatan mandiri untuk mendalami, mempersiapkan atau untuk tugas akademik lainnya. Misalnya dalam bentuk membaca buku-buku referensi yang dilakukan selama 60 menit.

4. Satu SKS Praktikum sama dengan beban kerja 100 menit perminggu.

5. Penelitian dan penyusunan skripsi: perhitungan beban tugas satu kredit semester setara dengan 3 sampai 4 jam tiap minggu dalam satu semester atau 4 sampai 5 jam sehari selama 2/3 bulan (16 sampai 17 hari kerja). Satu semester penelitian dan penyusunan skripsi (4 SKS) setara dengan 3 bulan

kerja.

15

6. Sistem Kredit Semester adalah suatu sistem penyelenggaraan program pendidikan dengan menggunakan Satuan Kredit Semester (SKS) untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar, dan beban penyelenggara program.

2.3.1. Kegiatan Perkuliahan

Untuk satu tahun akademik penyelenggaraan kuliah dibagi menjadi dua semester. Semester ganjil dari bulan Agustus sampai dengan Bulan Januari dan semester genap dari bulan Februari sampai dengan bulan Juni.

a. Tempat dan waktu kuliah diatur oleh fakultas.

b. Hari kuliah dimulai dari pukul 08.00 sampai pukul 14.00 WIB.

c. Peserta kuliah dianggap sah apabila tercantum dalam daftar kuliah.

Setiap dosen pengelola matakuliah diwajibkan menyelenggarakan kegiatan tatap muka di dalam kelas dengan persyaratan sebagai berikut.

a. Setiap tim pengelola matakuliah diwajibkan untuk memberikan tatap muka sebanyak 14 kali dalam satu semester.

b. Bagi matakuliah dengan tatap muka kurang dari 12 kali, maka pelaksanaan

evaluasi akhir semester ditunda sampai 12 kali tatap muka dapat dilaksanakan. Setiap mahasiswa wajib mengikuti kegiatan tatap muka di kelas dengan persyaratan

sebagai berikut:

a. Mahasiswa harus mengikuti kegiatan tatap muka minimal 80 persen dari kegiatan tatap muka yang dilaksanakan.

b. Bagi mahasiswa yang tidak memenuhi ketentuan pada butir (a), maka mahasiswa yang bersangkutan tidak diperkenankan untuk mengikuti evaluasi akhir semester dan tidak berhak untuk mendapatkan nilai bagi matakuliah yang bersesuaian.

2.3.2 Kegiatan Ujian Untuk setiap semester berjalan masing-masing matakuliah harus menyelenggarakan sedikitnya dua ujian, yakni ujian tengah semester dan ujian akhir semester dengan ketentuan sebagai berikut.

a. Ujian tengah dan akhir semester dilaksanakan oleh dosen matakuliah sesuai dengan jadual pelaksanaan yang ditetapkan oleh fakultas.

16

b.

Seorang mahasiswa diperkenankan mengikuti ujian akhir suatu matakuliah

apabila yang bersangkutan menghadiri tatapmuka matakuliah tersebut minimal

80%.

c.

Peserta ujian harus membawa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Katu Rencana

Studi (KRS) pada semester berjalan. Peserta yang tidak membawa KTM dan

KRS tidak diperkenankan mengikuti ujian.

d.

Ujian diawasi oleh dosen matakuliah bersangkutan dan dibantu oleh pengawas

ujian yang ditunjuk oleh fakultas.

e.

Tatatertib lain yang belum diatur, diumumkan oleh pengawas ujian sebelum ujian

dimulai.

2.3.3.

Beban Kredit dan Lama Studi

Penyelenggaraan pendidikan dirancang dalam 8 semester dengan ketentuan sebagai

berikut:

a.

Setiap mahasiswa diwajibkan untuk menyelesaikan total beban studi sebanyak

144 SKS dengan rincian 105 SKS matakuliah wajib, 33 SKS matakuliah pilihan

dan 6 SKS matakuliah berkenaan dengan skripsi.

b.

Total beban studi 144 SKS harus ditempuh paling lambat dalam 12 semester.

Bagi mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan total beban studi 144 SKS dalam

12 semester dinyatakan gagal studi atau drop out.

c.

Setiap mahasiswa harus terdaftar sebagai mahasiswa penuh waktu dengan beban

15-24 SKS setiap semester, kecuali pada semester akhir.

2.3.4.

Beban Kredit Setiap Semester

Sesuai dengan SK Rektor USU No: 1023/JO5/SK/PP/2005 maka penentuan beban kredit

seorang mahasiswa dilakukan dengan aturan sebagai berikut.

a. Mahasiswa tahun kedua, ketiga dan keempat, dst. Beban kredit maksimum

persemester untuk setiap mahasiswa ditentukan berdasarkan prestasi mahasiswa

tersebut pada semester sebelumnya seperti yang diberikan pada Tabel 2.1.

Tabel 2.1: Relasi antara Indeks Prestasi Semester (IPS) dan Beban Kredit Maksimum

IPS

Beban Kredit maksimum

3,00 – 4,00 2,50 – 2,99 2,00 – 2,49 1,50 – 1,99 0,00 – 1,49

24

SKS

22

SKS

20

SKS

17

SKS

15

SKS

17

b. Mahasiswa tahun pertama. Pada semester pertama mahasiswa diwajibkan untuk mengambil seluruh beban Kredit yang ditawarkan oleh Departemen pada semester pertama. Pada semester kedua beban kredit ditentukan dengan cara sebagai berikut:

a. Bila IPS 2,50, maka mahasiswa diperkenankan untuk mengambil beban kredit seperti pada Tabel 2.1.

b. Bila IPS < 2,50 maka mahasiswa diperkenankan untuk mengambil semua beban kredit yang ditawarkan pada semester kedua.

2.4. Penilaian Kemajuan dan Keberhasilan Belajar Penilaian kemajuan dan keberhasilan mahasiswa dinyatakan dengan indeks prestasi (IP), baik IP semester maupun IP kumulatif. Secara umum penilaian proses keberhasilan mahasiswa dalam satu matakuliah ditentukan oleh tiga komponen besar, yakni

Tugas mandiri yang berupa kuis, tugas rumah dan lain-lain dengan total bobot 30 persen.

Ujian Tengah Semester dengan bobot 35 persen.

Ujian Akhir Semester dengan bobot 35 persen.

2.4.1 Sistem Penilaian Sistem Penilaian untuk setiap matakuliah dapat dilakukan dengan berdasarkan sistem Peinilaian Acuan Patokan (PAP) atau Penilaian Acuan Norma (PAN).

Sistem Penilaian Acuan Patokan adalah sistem yang digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan mahasiswa berdasarakan patokan yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu menentukan nilai batas lulus tiap-tiap matakuliah.

Sistem Penilaian Acuan Norma adalah sistem yang digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan mahasiswa berdasarkan hasil ujian mahasiswa lain dalam kelompoknya. Penilaian hasil belajar dinyatakan dengan huruf A, B+, B, C+ , C, D dan E dengan masing-masing Interval Nilai dan Bobot Nilai yang diberikan dalam tabel berikut ini. Tabel 2.2: Nilai Huruf , Interval Nilai dan Bobot Nilai

Nilai Huruf

Interval Nilai Sistem PAP

Bobot Nilai

A

80

– 100

4,00

B+

75

– 79

3,50

B

70

– 74

3,00

C+

65

– 69

2,50

C

60

– 64

2,00

D

55

– 59

1,00

E

 

0 – 54

0,00

18

2.4.2

Indeks Prestasi

Indeks prestasi mahasiswa secara umum ditentukan dengan formula sebagai berikut

Dengan

IP =

(

K

×

B

)

K

K

= Kredit dari masing-masing matakuliah

B

= Bobot Nilai dari masing-masing matakuliah

Untuk perhitungan Indeks Prestasi Semester (IPS) penjumlahan dilakukan atas semua

matakuliah yang diikuti pada semester tertentu. Pada perhitungan Indeks Prestasi Kumulatif penjumlahan dilakukan atas semua matakuliah yang telah diikuti.

2.4.3 Evaluasi Penentuan Putus Studi

Surat Keputusan Rektor No: 1023/JO5/SK/PP/2005 secara eksplisit menyatakan evaluasi

sehubungan dengan status putus studi. Mahasiswa dinyatakan putus studi bila tidak memenuhi persyaratan minimum yang diperlihatkan oleh Tabel 2.3 berikut. Tabel 2.3. Tahapan Evaluasi Keberhasilan

Tahapan Evaluasi

Keterangan

Semester II

Total SKS minimum 22 SKS Tidak terdapat nilai D atau E

Semester IV

Total SKS minimum 45 SKS Tidak terdapat nilai D atau E

Semester VI

Total SKS minimum 72 SKS Tidak terdapat nilai D atau E

Semester VIII

Total SKS minimum 96 SKS Tidak terdapat nilai D atau E

2.4.4 Penentuan Kriteria Lulus

Seorang mahasiswa dinyatakan lulus dari program studi sarjana matematika bila telah

memenuhi persyaratan pada Tabel 2.4.

Tabel 2.4. Syarat Penentuan Lulus dari Program Studi

No

Aspek Penilaian

Keterangan

1.

Lulus semua matakuliah wajib program 108 SKS

 

2.

Lulus semua matakuliah wajib peminatan 24 SKS

3.

Lulus semua matakuliah pilihan minat 8 SKS

4.

Lulus Ujian Skripsi 4 SKS

Minimal C

5.

Nilai D tidak lebih dari 8 SKS

6.

Indeks Prestasi Kumulatif minimum 2,75.

19

2.5. Skripsi dan Pembimbing Skripsi Setiap mahasiswa diwajibkan untuk melakukan penelitian skripsi sebagai salah satu syarat untuk dinyatakan lulus dari Program Sarjana Matematika. Untuk itu setiap mahasiswa akan didampingi oleh Komisi Skripsi yang terdiri dari dua orang komisi pembimbing dan dua orang komisi pembanding.

2.5.1. Tahapan Pengusulan Penulisan Skripsi

Pengusulan penulisan skripsi dilakukan dalam tahapan sebagai berikut:

a.

Mahasiswa harus menulis usulan penelitian yang berisi ringkasan dari penelitian yang akan dilakukan. Format Usulan Penelitian dapat dilihat pada Lampiran

b.

Mahasiswa mengajukan permohonan calon Komisi Pembimbing skripsi kepada Ketua Departemen untuk ditetapkan.

c.

Setelah persetujuan Komisi Pembimbing disetujui oleh Ketua Departemen, Mahasiswa atas persetujuan Pembimbing I mengajukan dua orang dosen sebagai Komisi Pembanding.

d.

Setelah Komisi Skripsi melakukan sidang dalam bentuk Seminar Usulan Penelitian dan usulan penelitian disetujui oleh komisi Skripsi, maka penelitian dapat dilaksanakan.

2.5.2.

Persyaratan Akademik Pengusulan Penelitian Skripsi

Untuk dapat mengajukan usulan penelitian skripsi, seorang mahasiswa harus memenuhi

persyaratan akademis berikut ini.

a. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada semester yang sedang berjalan.

b. Mahasiswa wajib menyelesaikan sedikitnya 110 SKS matakuliah wajib dengan IPK minimum 2,50.

2.5.3 Persyaratan Komisi Pembimbing dan Pembanding

Untuk kelancaran proses penulisan skripsi seorang mahasiswa didampingi oleh komisi pembimbing dan komisi pembanding dengan ketentuan sebagai berikut.

a. Setiap mahasiswa didampingi oleh dua orang komisi pembimbing dengan syarat Pembimbing Utama mestilah mempunyai latarbelakang pendidikan minimum Magister.

b. Setiap mahasiswa didampingi oleh empat orang komisi skripsi yang terdiri dari dua orang komisi pembimbing dan dua orang komisi pembanding.

20

c.

Atas persetujuan pembimbing utama, mahasiswa dapat mengajukan dua orang komisi pembanding kepada Ketua Program Studi untuk ditetapkan sebagai komisi pembanding.

d.

Bilamana memungkinkan sedikitnya seorang dari komisi pembanding haruslah mempunyai latar belakang pendidikanminimum Magister.

2.5.4.

Tugas dan Wewenang Komisi Skripsi

Komisi pembimbing mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut;

a. Membimbing mahasiswa secara teratur dan berkesinambungan mulai dari penyusunan rencana penelitan, pelaksanaan penelitian, penulisan skripsi dan pelaksanaan ujian skripsi.

b. Menghadiri acara seminar usulan penelitian, seminar hasil penelitian, dan ujian skripsi mahasiswa.

c. Melakukan evaluasi terhadap kemajuan penelitian dan penulisan skripsi mahasiswa dan memberikan laporan kepada Ketua Departemen.

d. Menguji mahasiswa pada pelaksanaan ujian skripsi.

Komisi pembanding mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut:

a.

Menghadiri acara seminar usulan penelitian, seminar hasil penelitian, dan ujian

skripsi mahasiswa.

b.

Memberikan saran dan perbaikan bagi penyempurnaan skripsi mahasiswa.

c.

Menguji mahasiswa pada pelaksanaan ujian skripsi.

2.5.5.

Seminar Sehubungan dengan Penelitian Skripsi.

Untuk kesempurnaan pelaksanaan penelitian dan penulisan skripsi perlu dilakukan seminar guna mendapatkan masukan bagi perbaikan skripsi. Seminar sehubungan dengan skripsi dilakukan dalam dua tahap, yakni kolokium usulan penelitian dan seminar hasil penelitian.

2.5.5.1 Kegiatan Seminar Usulan Penelitian Atas usulan mahasiswa kegiatan seminar usulan penelitian diajukan oleh Pembimbing I kepada Ketua Departemen untuk dapat dijadualkan. Kegiatan seminar usulan penelitian dapat dilakukan bila syarat-syarat berikut telah dipenuhi:

a. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada semester berjalan dan telah memenuhi kewajiban administrasi yang ditetapkan.

21

b. Mahasiswa telah menyelesaikan 110 SKS matakuliah wajib dan memiliki IPK minimum 2,50.

c. Mahasiswa menyerahkan Usulan Penelitan yang sudah disetujui/ ditandatangani oleh kedua Komisi Pembimbing.

d. Mahasiswa menyerahkan outline presentasi usulan penelitian, baik dalam format OHP maupun format Powerpoint, yang telah disetujui oleh Komisi Pembimbing.

e. Jadual seminar usulan penelitian sudah disetujui oleh keempat komisi skripsi dan telah dilaporkan ke Departemen selambat-lambatnya dua minggu sebelum jadual pelaksanaan seminar.

Pelaksanaan Seminar usulan penelitian dilakukan dengan cara sebagai berikut:

a. Seminar usulan penelitian dapat dilakukan apabila Komisi Skripsi telah menerima undangan dan bahan usulan penelitian seminggu sebelum jadual pelaksanaan.

b. Seminar usulan penelitian dapat dilaksanakan bila dihadiri oleh Pembimbing I dan sedikitnya seorang komisi pembanding.

c. Seminar usulan penelitian dibuka dan dipimpin oleh Ketua Komisi Skripsi yang dalam hal ini adalah Pembimbing I.

d. Seminar Usulan Penelitian dilaksanakan dalam waktu maksimal 90 menit.

e. Keberhasilan mahasiswa dalam seminar usulan penelitian skripsi ditetapkan secara bersama-sama oleh Komisi Skripsi dan hasilnya diumumkan kepada mahasiswa setelah sidang dibuka kembali.

f. Bila usulan penelitian dinyatakan gagal, maka mahasiswa berhak mengajukan seminar susulan setelah melakukan perbaikan yang disarankan komisi skripsi dan disetujui oleh kedua komisi pembimbing.

g. Bila seminar usulan penelitian dinyatakan gagal keduakalinya, maka mahasiswa disarankan untuk membuat usulan penelitian dalam topik lain yang lebih dikuasainya.

2.5.5.2. Kegiatan Seminar Hasil Penelitian Atas usulan mahasiswa kegiatan seminar hasil penelitan diajukan oleh Pembimbing I kepada Ketua Departemen dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada semester berjalan dan telah memenuhi kewajiban administrasi yang ditetapkan.

b. Mahasiswa telah menyelesaikan 140 SKS matakuliah wajib, wajib pilihan minat dan matakuliah pilihan dengan IPK minimum 2,75.

22

c.

Mahasiswa menyerahkan laporan hasil penelitian yang sudah disetujui/ ditandatangani oleh kedua komisi Pembimbing.

d. Mahasiswa menyerahkan outline presentasi usulan penelitian, baik dalam format OHP maupun format Powerpoint, yang telah disetujui oleh Komisi Pembimbing.

e. Jadual seminar usulan penelitian sudah disetujui oleh keempat komisi skripsi dan telah dilaporkan ke Departemen selambat-lambatnya dua minggu sebelum jadual pelaksanaan seminar.

Pelaksanaan Seminar hasil penelitian dilakukan dengan cara sebagai berikut:

a. Seminar hasil penelitian dapat dilakukan bila komisi skripsi telah menerima undangan dan bahan seminar sekurang-kurangnya seminggu sebelum pelaksanaan seminar.

b. Seminar hasil penelitian dapat dilaksanakan bila dihadiri oleh Pembimbing I dan sedikitnya seorang komisi pembanding.

c. Seminar hasil penelitian dibuka dan dipimpin oleh Ketua Komisi Skripsi yang dalam hal ini adalah Pembimbing I.

d. Seminar hasil Penelitian dilaksanakan dalam waktu maksimal 90 menit.

e. Keberhasilan mahasiswa dalam seminar hasil penelitian skripsi ditetapkan secara bersama-sama oleh Komisi Skripsi dan hasilnya diumumkan kepada mahasiswa setelah sidang dibuka kembali.

f. Bila seminar hasil penelitian dinyatakan gagal, maka mahasiswa berhak mengajukan seminar susulan setelah melakukan perbaikan yang disarankan komisi skripsi dan disetujui oleh kedua komisi pembimbing selama tidak melewati batas masa studinya.

2.5.6. Komponen Penilaian Seminar Usulan dan Hasil Penelitian

Penilaian pada Seminar Usulan Penelitian dan Seminar hasil Penelitian didasarkan atas

beberapa komponen, yakni:

1.

Cakupan Materi dengan Range nilai 0 – 30.

2.

Kemampuan Menyajikan dengan Range Nilai 0 – 30.

3.

Kemampuan Menjawab dengan Range Nilai 0 – 30.

4.

Penampilan dan Sikap dengan Range Nilai 0 – 10.

2.5.7.

Format Penulisan Skripsi

Skripsi dapat ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris dengan ketentuan

sebagai berikut;

23

a. Format sehubungan dengan margin dan spasing harus disesuaikan dengan format baku pada Buku Pedoman Penulisan Proposal dan Skripsi yang ditetapkan oleh Fakultas MIPA USU.

b. Skripsi sebaiknya di-typeset dengan menggunakan TEX typesetting apabila tidak memungkinkan sekripsi harus diketik dengan menggunakan word processor.

2.5.8. Ujian Skripsi Ujian skripsi dilakukan dalam upaya untuk menentukan apakah mahasiswa yang bersangkutan mempunyai pengertian yang mendalam tidak saja pada topik penelitiannya

tetapi juga pada materi-materi kuliah yang diperoleh pada saat kuliah. Atas usulan mahasiswa kegiatan ujian skripsi diusulkan oleh Ketua program Studi kepada Direktur dengan ketentuan sebagai berikut.

a. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada semester berjalan dan telah memenuhi kewajiban administrasi yang ditetapkan.

b. Mahasiswa telah menyelesaikan 140 SKS matakuliah wajib, wajib pilihan minat dan matakuliah pilihan dengan IPK minimum 2,75.

c. Telah dinyatakan lulus dalam seminar hasil dan skripsi telah mendapat persetujuan dari kedua komisi pembimbing baik dalam hal isi maupun format penulisan.

d. Mahasiswa menyerahkan draf skripsi yang telah disetujui/ ditandatangani oleh kedua komisi Pembimbing.

e. Jadual ujian skripsi telah disetujui oleh keempat komisi skripsi dan telah dilaporkan ke Departemen selambat-lambatnya satu minggu sebelum jadual pelaksanaan seminar.

Pelaksanaan Ujian Skripsi dilakukan dengan ketentuan dan cara sebagai berikut:

a. Ujian skripsi dapat dilaksanakan paling cepat seminggu setelah seminar hasil.

b. Ujian skripsi dapat dilaksanakan bila setiap komisi skripsi telah menerima undangan dan draf skripsi tiga hari sebelum jadual pelaksanaan.

c. Ujian Skripsi dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya tiga orang komisi skripsi.

d. Pada situasi dimana hanya dua orang komisi penguji yang hadir, maka Ketua Departemen beserta komisi penguji yang hadir bermusyawarah untuk menunjuk dosen yang hadir sebagai komisi penguji.

e. Ujian skripsi di pimpin oleh Ketua Komisi Skripsi dan dilangsungkan paling lama dalam waktu 90 menit.

24

f. Keberhasilan mahasiswa dalam Ujian Skripsi ditetapkan secara bersama-sama oleh Komisi Penguji yang hadir dalam sidang tertutup dan hasilnya diumumkan kepada mahasiswa segera setelah sidang kembali dibuka.

g. Ujian skripsi mempunyai bobot 4 SKS dengan nilai A, B+, B, C+, C atau gagal.

h. Apabila ujian skripsi dinyatakan gagal, mahasiswa dapat mengusulkan kembali ujian skripsi dalam jangka waktu paling cepat dua minggu, dan setelah mendapatkan persetujuan dari kedua komisi pembimbing selama tidak melewati batas masa studinya.

2.5.9. Komponen Penilaian Ujian Skripsi. Penilaian pada Ujian Skripsi didasarkan atas beberapa komponen, yakni:

1.

Materi Skripsi dengan kisaran nilai 0 – 20.

2.

Sistematika Penulisan dengan kisaran nilai 0 – 20.

3.

Kemampuan menjawab dengan kisaran nilai 0 – 20.

4.

Penguasaan Materi/Metodologi dengan kisaran nilai 0 – 30.

5.

Penampilan dan Sikap dengan kisaran nilai 0 – 10.

2.5.10.

Panitia Kolokium, Seminar hasil dan Ujian Skripsi

Untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan kolokium, seminar hasil dan ujian skripsi perlu

dibentuk panitia uj ian dengan ketentuan sebagai berikut.

a.

Ketua Departemen menetapkan Komisi Skripsi sebagai panitia pelaksana seminar usulan penelitian, seminar hasil dan ujian skripsi.

b.

Pembimbing utama bertindak sebagai Ketua Panitia pelaksana seminar usulan penelitian , Seminar hasil penelitian dan ujian skripsi.

c.

Panitia kolokium, seminar hasil dan ujian skripsi bertugas menilai usulan penelitan, hasil penelitan dan ujian skripsi mahasiswa dan dapat memberikan masukan perbaikan skripsi.

2.5.11.

Penyempurnaan Skripsi

Penyempurnaan skripsi adalah salah satu persyaratan bagi yudisium. Setelah dinyatakan

lulus dalam ujian skripsi mahasiswa wajib melakukan hal-hal berikut ini.

a. Melakukan perbaikan usulan-usulan perbaikan yang diberikan oleh Komisi Penguji.

b. Menyerahkan 6 eksemplar skripsi yang telah ditandatangani komisi penguji dan dijilid rapi.

25

c.

Menyerahkan satu CD yang berisi copy file skripsi dalam Format (PDF).

Portable Document

2.5.12. Yudisium Departemen melaksanakan yudisium untuk menyatakan masa berakhir dari studi

mahasiswa. Tanggal yudisium ditetapkan sebagai tanggak kelulusan mahasiswa. Predikat yudisium adalah sebagai berikut:

a. Memuaskan bila IPK berada di antara 2,00 dan 2,75

b. Sangat Memuaskan bila IPK berada di antara 2,76 dan 3,50

c. Dengan Pujian/Cumlaude bila IPK berada di antara 3,51 dan 4,00 dengan masa studi kurang dari 5 tahun dan tidak terdapat matakuliah dengan nilai D.

2.6. Pelanggaran Akademik dan Sanksi Akademik Sebagai insan akademik kejujuran akademik adalah penting bagi harga diri mahasiswa

dan kredibilitas institusi untuk itu ketidakjujuran secara akademis perlu diberikan sanksi yang jelas. Beberapa pelanggaran akademik adalah

a. Berlaku curang sewaktu ujian

b. Memalsukan dengan sengaja nilai matakuliah, ijazah, tugas-tugas dalam rangka perkuliahan, atau tandatangan dalam lingkup kegiatan akademik.

c. Melakukan tindak plagiat yang terjadi bila karya seseorang atau beberapa orang digunakan dan ditampilkan sebagai hasil karya sendiri tanpa membubuhkan sumber.

d. Melakukan tindak penyuapan dengan memberikan uang dan atau hadiah dengan

maksud mempengaruhi penilaian terhadap prestasi akademik

e. Melakukan pelanggaran lain yang belum tercantum dengan berpedoman pada etika dan moral bahwa perbuatan tersebut dapat merendahkan martabat institusi. Mahasiswa yang melakukan pelanggaran akademik dapat diberi sanksi dengan melihat jenis pelanggaran. Sanksi dapat berupa

a. Peringatan secara lisan atau tulisan dan peringatan dengan percobaan.

b. Tidak lulus dalam matakuliah atau kegiatan akademik yang bersangkutan.

c. Skorsing atau pencabutan status mahasiswa untuk sementara.

d. Pemecatan atau dikeluarkan dalam arti pencabutan status mahasiswa secara permanen dari Program Studi

e. Mahasiswa yang terbukti melakukan plagiat dalam skripsinya, maka mahasiswa tersebut dinyatakan gagal studi atau dicabut gelar Sarjananya.

26

BAB 3 Kurikulum dan Silabi

3.1. Kurikulum Kurikulum departemen matematika telah disesuaikan dengan visi, misi, tujuan dan sasaran program studi. Visi menjadi pusat pengembangan Matematika di kawasan Asia Tenggara diwujudkan dengan memberikan matakuliah dasar keahlian yang bermuatan konsep dasar Matematika. Selain itu mahasiswa juga diberi matakuliah dasar komputasi sebagai upaya mewujudkan kompetensi dalam bidang matematika. Kurikulum diupayakan agar mampu memenuhi tuntutan dan kebutuhan pengguna. Untuk itu kurikulum disusun berdasarkan kurikulum program-program studi sejenis baik di Australia maupun Amerika dan disusun dengan memperhatikan saran- saran dari Committe on the Undergraduate Program in Mathematics dari organisasi The Mathematical Association of America, yakni Curriculum Guide 2004. Kurikulum disusun berdasarkan empat bidang minat yang ditawarkan oleh Departemen yakni, Bidang Matematika, Bidang Statistika, Bidang Penelitian Operasi dan Bidang Matematika Komputasi. Kurikulum disusun dengan total beban SKS berkisar 144-146 SKS dan membagi struktur matakuliah menjadi dua kelompok besar yakni, matakuliah wajib sebesar 111 SKS dan matakuliah pilihan sebesar 33-35 SKS. Matakuliah wajib disusun dengan mempertimbangkan tiga hal:

1. SK Menteri Pendidikan nasional No: 232/U/2000

2. SK Menteri Pendidikan nasional No: 045/U/2002

3. CUPM Curriculum Guide 2004, The Mathematical Association of America

3.1.1 Kode Matakuliah Kode matakuliah terdiri dari 3 huruf dan diikuti oleh 3 angka. Format tiga huruf mempunyai makna sebagai berikut:

Kode MAT mempunyai arti bahwa matakuliah tersebut adalah matakuliah wajib yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa di departemen matematika.

Kode MAM mempunyai arti bahwa matakuliah tersebut harus diikuti oleh semua mahasiswa dengan konsentrasi matematika murni.

Kode MAO mempunyai arti bahwa matakuliah tersebut harus diikuti oleh semua mahasiswa dengan konsentrasi penelitian operasi.

27

Kode MAS mempunyai arti bahwa matakuliah tersebut harus diikuti oleh semua mahasiswa dengan konsentrasi statistika.

Kode MAK mempunyai arti bahwa matakuliah tersebut harus diikuti oleh semua mahasiswa dengan konsentrasi matematika komputasi.

Kode MAP mempunyai arti bahwa matakuliah tersebut adalah matakuliah pilihan. Pada semester VII dan VIII setiap mahasiswa wajib mengikuti 4 SKS matakuliah dengan kode MAP.

Kode PMA diperuntukkan bagi matakuliah praktikum.

Kode tiga angka xyz yang mengikuti tiga huruf mempunyai makna sebagai berikut.

Angka x menyatakan tahun ke x dimana matakuliah tersebut ditawarkan.

Angka z menyatakan semester dimana matakulaih tersebut ditawarkan. Bila z ganjil, maka matakuliah tersebut ditawarkan pada semester ganjil dan z genap menyatakan matakuliah tersebut ditawarkan pada semester genap. Berikut ini beberapa contoh pengertian kode matakuliah.

MAT201 mempunyai arti matakuliah adalah matakuliah wajib bagi semua mahasiswa didepartemen matematika. Matakuliah ini merupakan matakuliah pada tahun kedua dan ditawarkan pada semester ganjil.

MAM302 berarti matakuliah ini adalah matakuliah wajib bagi mahasiswa dengan konsentrasi matematika murni. Matakuliah ini merupakan matakuliah pada tahun ketiga dan ditawarkan hanya pada semester genap.

MAP410 berarti matakuliah ini merupakan matakuliah pilihan yang ditwarkan pada semester genap tahun ke empat.

3.1.2 Matakuliah Wajib Untuk mendapatkan gelar Sarjana Sains dalam Bidang Matematika, mahasiswa harus lulus setiap matakuliah pada kelompok ini dengan nilai minimum C. Total SKS pada ke- lompok matakuliah wajib adalah 111 SKS. Tabel 3.1 : Matakuliah Wajib pada Departemen Matematika

No.

Nama Matakuliah

SKS

No

Nama Matakuliah

SKS

1

Pendidikan Agama

2

21

Matematika Teknik

3

2

Bahasa Indonesia

2

22

Optimisasi

3

3

Bahasa Inggris I

2

23

Aljabar Abstrak I

3

4

Kalkulus I

4

24

Statistika Matematika I

3

5

Pengantar Teori Peluang

3

25

Statistika Komputasi

3

6

KonsepDasar Matematika

3

26

Variabel Kompleks

3

7

Dasar Pemrograman I

2(1)

27

Differensial Geometri

3

8

Bahasa Inggris II

2

28

Teori Bilangan

3

28

9

Pend. Kewarganegaraan

2

29

Kombinatorika

3

10

Kalkulus II

4

30

Analisis Numerik

2(1)

11

Aljabar Linier

4

31

Statistika Matematika II

3

12

Statistika Dasar

3

32

Pemodelan Matematika

3

13

Dasar Pemrograman II

2(1)

33

Metode Penelitian

2

14

Matematika Finans

2

34

Seminar Matematika

2

15

Kalkulus Peubah Banyak

2

35

Pers. Diff. Parsial

2

16

Pers. Diff. Biasa I

3

36

Proses Stokastik

3

17

Metode Numerik

2(1)

37

Sejarah Matematika

2

18

Analisis Riil

4

38

Etika Profesi

2

19

Peng. Himpunan Kabur

3

39

Tugas Akhir

4

20

Matematika Diskrit

4

     

3.1.3 Matakuliah Konsentrasi Matematika Murni

Pada kelompok ini mahasiswa diwajibkan untuk menyelesaikan 33 SKS yang terdiri dari

25 SKS matakuliah minat dan 8 SKS matakuliah pilihan.

Tabel 3.2 : Matakuliah Konsentrasi Matematika Murni

No

Nama Matakuliah

SKS

No

Nama Matakuliah

SKS

1

Analisis Riil II

3

10

Optimisasi Kombinatorial

2

2

Teori dan Komputasi Matriks

3

11

Algebraic Coding Theory

2

3

Aljabar Abstrak II

3

12

Metode Nilai Batas

2

4

Teori Graf

3

13

Ekonometrika

2

5

Pers Diff Biasa II

3

14

Matematika Aktuari

2

6

Teori Ukuran

3

15

Aljabar Abstrak Lanjut

2

7

Topologi

2

16

Kriftografi

2

8

Manajemen

2

17

Teori Kontrol

2

9

Metode Elemen Hingga

3

18

Kewiraushaan

2

3.1.4 Matakuliah Bidang Minat Statistika

Pada kelompok ini mahasiswa diwajibkan untuk menyelesaikan 35 SKS yang terdiri dari

27 SKS matakuliah minat dan 8 SKS matakuliah pilihan. Tabel 3.3: Mata Kuliah Bidang Minat Statistika

No

Nama Matakuliah

SKS

No

Nama Matakuliah

SKS

1

Regresi Linier

3

11

Ekonometrika

2

2

Statistika Nonparametrik

3

12

Met. Penelitian Pemasaran

2

3

Teori dan Komputasi Matriks

2

13

Datamining

2

4

Analisis Variansi

2

14

Jaringan Saraf

2

5

Time Series

2

15

Peng. Teori Keandalan

2

6

Analisis Data Kategori

3

16

Biostatistika

2

7

Stat. Pengendalian Mutu

3

17

Matematika Aktuaria

2

8

Statistika Multi Variate

3

18

Metode Simulasi

2

9

Manajemen Resiko

2

19

Kewiraushaan

2

10

Rancangan Percobaan

2

     

29

3.1.5

Matakuliah Bidang Minat Penelitian Operasi

Pada kelompok ini setiap mahasiswa diwajibkan untuk menyelesaikan 33 SKS yang

terdiri dari 25 SKS matakuliah minat dan 8 SKS matakuliah pilihan. Tabel 3.4 : Matakuliah Bidang Minat Penelitian Operasi

No

Nama Matakuliah

SKS

No

Nama Matakuliah

SKS

1

Program Linier

3

11

Ekonometrika

2

2

Teori Keputusan

3

12

Statistika multivariate

2

3

Program Taklinier

3

13

Datamining

2

4

Program Bilangan Cacah

2

14

Manajemen Resiko

2

5

Teori Antrian

3

15

Peng. Teori Keandalan

2

6

Pengendalian Persediaan

2

16

Matematika Aktuari

2

7

Teori Permainan

2

17

Stat. Pengendalian Mutu

2

8

Program Dinamik

2

18

Program Stokastik

2

9

Program Multi Objektif

2

19

Kewirausahaan

2

10

Metode Simulasi

3

     

3.1.6 Matakuliah Bidang Minat Matematika Komputasi

Pada kelompok ini setiap mahasiswa diwajibkan untuk menyelesaikan 33 SKS yang

terdiri dari 25 SKS matakuliah minat dan 8 SKS matakuliah pilihan.

Tabel 3.5 : Matakuliah Bidang Minat Matematika Komputasi

No

Nama Matakuliah

 

SKS

No

Nama Matakuliah

SKS

1

Pemrograman Java

 

2/1

10

Sistem Data Base

2

2

Organisasi Komputer

 

3

11

Grafika Komputer

2

3

Algoritma

 

3

12

Teori Koding

2

4

Jaringan Saraf Buatan

 

2/1

13

Pengantar Kriftografi

2

5

Teori

Automata

dan

Bhs

3

14

 

2

Formal

Algoritma Genetika

6

Teori Graf

 

3

15

Pengantar Bioinformatika

2

7

Pemrograman App Sains

 

2/1

16

Pengendali Logika Kabur

2

8

Penambangan Data

 

2

17

Pengolahan Citra

2

9

Gudang Data

 

2

18

Kewirausahaan

2

3.2. Daftar Matakuliah Persemester Berikut disajikan matakuliah yang ditawarkan berdasarkan semester. Struktur matakuliah berdasarkan semester didisain sehingga beban rata-rata mahasiswa adalah 18 SKS persemester dan beban pada tahun terakhir semakin kecil. Hal ini diupayakan agar mahasiswa mempunyai waktu yang lebih luang untuk menyelesaikan tugas akhir. Setiap mahasiswa diwajibkan mengambil matakuliah dengan KODE MATxxx. Bagi mahasiswa bidang minat matematika murni dan terapan harus mengambil matakuliah dengan KODE MAMxxx. Bagi mahasiswa dengan bidang minat penelitian operasi wajib mengambil matakuliah dengan KODE MAOxxx.

30

Bagi mahasiswa dengan bidang minat Statistika wajib mengikuti kuliah dengan KODE MASxxx.

Bagi mahasiswa dengan bidang minat Matematika Komputasi wajib mengikuti kuliah dengan KODE MAKxxx.

Setiap mahasiswa harus mengikuti total 8 SKS matakuliah dengan KODE MAPxxx dengan rincian 4 SKS pada semester VII dan 4 SKS pada semester VIII.

3.2.1 Daftar Matakuliah Konsentrasi Matematika Murni Semester I

No

Kode

 

Matakuliah

Kelompok

SKS

 

1 UNI10x

Pendidikan Agama x : 1. Islam 2. Katolik 3. Protestan

MPK

2

4. Budha

5. Hindu

2 UNI107

Bahasa Indonesia

MPK

2

3 UNI108

Bahasa Inggris I

MPK

2

4 MAT101

Kalkulus I

MKB

4

5 MAT103

Pengantar Teori Peluang

MKK

3

6 MAT105

Konsep Dasar Matematika

MKK

3

7 MAT107

Dasar Pemrograman I

MKK

2

8 PMA107

Praktikum Dasar Pemrograman I

MKK

1

   

Total

 

19

Semester II

 

No

Kode

 

Matakuliah

Kelompok

SKS

1

UNI110

Bahasa Inggris II

MPK

2

2

UNI106

Pendidikan Kewarganegaraan

MPK

2

3

MAT102

Kalkulus II

MKB

4

4

MAT104

Aljabar Linier

MKB

4

5

MAT106

Statistika Dasar

MKK

3

6

MAT108

Matematika Finans

MKB

2

7

MAT110

Dasar Pemrograman II

MKK

2

8

PMA110

Praktikum Dasar Pemrograman II

MKK

1

   

Total

 

20

Semester III

No

Kode

Matakuliah

Kelompok

SKS

1

MAT201

Kalkulus Peubah Banyak

MKB

2

2

MAT203

Persamaan Differensial Biasa I

MKB

3

3

MAT205

Metode Numerik

MKB

2

4

MAT207

Analisis Riil I

MKB

4

5

MAT209

Pengantar Himpunan Kabur

MKB

3

6

MAT211

Matematika Diskrit

MKK

4

7

PMA211

Praktikum Metode Numerik

MKB

1

   

Total

 

19

Semester IV

No

Kode

Matakuliah

Kelompok

SKS

1

MAT202

Matematika Teknik

MKB

3

2

MAT204

Optimisasi

MKB

3

3

MAT206

Aljabar Abstrak I

MKB

3

31

 

4 MAT208

Statistika Matematika I

MKK

3

5 MAT210

Statistika Komputasi

MKB

3

6 MAT212

Variabel Kompleks

MKK

3

   

Total

 

18

Semester V

 

No

Kode

Matakuliah

Kelompok

SKS

1

MAT301

Differensial Geometri

MKB

3

2

MAT303

Teori Bilangan

MKB

3

3

MAT305

Analisis Numerik

MKB

2

4

MAT307

Kombinatorika

MKB

3

5

MAM301

Analisis Riil II

MPB

3

6

MAM303

Teori dan Komputasi Matriks

MPB

3

7

PMA305

Praktikum Analisis Numerik

MKB

1

   

Total

 

18

Semester VI

 

No

Kode

Matakuliah

Kelompok

SKS

1

MAT302

Statistika Matematika II

MKK

3

2

MAT304

Model Matematika

MKB

3

3

MAM302

Teori graf

MPB

3

4

MAM304

Persamaan Differensial Biasa II

MPB

3

5

MAM306

Aljabar Abstrak II

MPB

3

6

MAM308

Teori Ukuran

MPB

3

   

Total

 

18

Semester VII

 

No

Kode

Matakuliah

Kelompok

SKS

1

MAT401

Metode Penelitian

MKK

2

2

MAT403

Seminar Matematika

MKK

2

3

MAT405

Persamaan Differensial Parsial

MKB

2

4

MAT407

Proses Stokastik

MKB

3

5

MAM401

Metode Elemen Hingga

MPB

3

6

MAP401

Optimisasi Kombinatorial

MPB

2

7

MAP403

Coding Theory

MPB

2

8

MAP405

Metode Nilai Batas

MPB

2

9

MAP407

Ekonometrika

MPB

2

   

Total

 

16

Semester VIII

No

Kode

Matakuliah

Kelompok

SKS

1

MAT402

Sejarah Matematika

MKK

2

2

MAT404

Etika Profesi

MPK

2

3

MAT406

Tugas Akhir

MKK

4

4

MAM402

Topologi

MPB

2

5

MAM404

Manajemen

MPB

2

6

MAP402

Matematika Aktuari

MPB

2

7

MAP404

Aljabar Abstrak Lanjut

MPB

2

8

MAP406

Kriftografi

MPB

2

9

MAP408

Teori Kontrol

MPB

2

10

MAP428

Kewirausahaan

MBB

2

   

Total

 

16

32

Catatan:

Pada semester VII dan VIII mahasiswa wajib mengambil 4 SKS matakuliah MAPxxx

MPK : Matakuliah Pengembangan Kepribadian

: Matakuliah Keilmuan dan Keterampilan

: Matakuliah Keahlian Berkarya

: Matakuliah Perilaku Berkarya

: Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat

MKK

MKB

MPB

MBB

3.2.2 Daftar Matakuliah Konsentrasi Matematika Penelitian Operasi

Semester I

No

Kode

Matakuliah