Anda di halaman 1dari 8

Daftar Isi

Lookup

2

Contoh Penggunaan Lookup

3

Vlookup

4

Contoh Penggunaan VLookup

4

Hlookup

7

Perbedanya antara Vlookup dan Hlookup

7

Oleh

Sapto Hartoko

Licensed Under

Perbedanya antara Vlookup dan Hlookup 7 Oleh Sapto Hartoko Licensed Under SolVeR http://solver.web.id Halaman 1 dari

SolVeR

Perbedanya antara Vlookup dan Hlookup 7 Oleh Sapto Hartoko Licensed Under SolVeR http://solver.web.id Halaman 1 dari

Lookup

K apan harus memakai rumus excel lookup, vlookup dan hlookup. Dan bagaimana caranya pemakaiannya. Dalam artikel ini kami akan menerangkan secara detail mengenai rumus lookup,

vlookup dan hlookup. Jika kita sudah paham akan teory dasar lookup, vlookup & hlookup, nantinya supaya tidak akan lagi ada kesalahan kecil yang mengakibatkan data salah pengambilan data.

Perhatikan contoh di bawah (Gambar 1), yang warna merah adalah hasil yang tidak sesuai dengan harapan.

No Induk “99999″ menghasilkan nama “Semprul”

Nama “Telo” muncul 3 kali.

No Induk “10000″ menghasilkan nilai “#N/A” hal itu wajar karena No Induk “10000″ tidak ada yang sesuai dari data sebelah kiri. Kenapa bisa terjadi demikian? Lihat penjelasan di bawah.

Kenapa bisa terjadi demikian? Lihat penjelasan di bawah. Gambar 1: Contoh Lookup Pemakaian rumus lookup (

Gambar 1: Contoh Lookup

Pemakaian rumus lookup (Gambar 2) mengharuskan data asal (sebelah kiri) harus diurutkan dahulu, tapi walaupun demikian tetap saja pengambilan data masih kurang sreg. Sebagai contoh

No Induk “99999″ meghasilkan nilai “Uban” jelas salah, tapi memang begitu rumus lookup menghitungmya, karena jika tidak menemukan dan nilai data yang diambil lebih besar, maka lookup akan mengambil data dari nilai yang paling besar Nilai No Induk paling besar “90123″ lebih kecil dari dari “99999″.

Sedangkan No Induk “10000″ menghasilkan nilai “#N/A” hal itu benar karena nilai “10000″ tidak ada dalam array (table sebelah kiri).

karena nilai “10000″ tidak ada dalam array (table sebelah kiri). Gambar 2: Stelah data asal diurutkan

Gambar 2: Stelah data asal diurutkan

Bagaimana kalau rumus LOOKUP (Gambar 3) yang data diambil jumlah kolom lebih banyak dari row atau kolom dan row sama banyaknya? Contoh di bawah adalah penjelasannya, pada contoh ini kami meletakkan data yang diambil dibagian sebelah kanan. Ketentuannya adalah sbb :

Jika jumlah row lebih banyak dari kolom, oleh sebab itu, rumus LOOKUP akan mencari kolom pertama

Jika jumlah kolom lebih banyak dari row, rumus LOOKUP akan mencari row pertama

Dan jika row sama dengan kolom, maka rumus LOOKUP akan cari kolom pertama

dengan kolom , maka rumus LOOKUP akan cari kolom pertama Gambar 3: Lookup data vertikal &

Gambar 3: Lookup data vertikal & horisontal

Contoh Penggunaan Lookup

Berikut adalah pemakaian lookup (Gambar 4) yang tanpa takut menghasilkan nilai yang salah. Contoh di bawah memakai kelemahan rumus tersebut, karena jika kita mencari data yang lebih besar dari yang ada, maka lookup akan mencari nilai paling akhir. Contoh di bawah adalah mencari delivery terakhir.

akhir . Contoh di bawah adalah mencari delivery terakhir. Gambar 4: Pemakaian Lookup Penjelasan Gambar 4

Gambar 4: Pemakaian Lookup

Penjelasan Gambar 4 Karena nilai 9 pangkat 9 tidak ada, maka akan mengambil nilai yang paling besar. Sebenarnya bisa saja memakai nilai 1000, tapi untuk lebih amannya pakai 9 pangkat 9, karena hal tersebut mustahil delivery sebanyak itu.

Vlookup

P ada bagian ini kami akan mengulas secara detail rumus excel Vlookup. Kelebihan rumus excel Vlookup dibanding dengan Lookup yaitu, pengambilan data dengan Vlookup bisa disetting mutlak

(Nilai Range_Lookup diisi false), artinya jika sumber data tidak ada maka vlookup akan menghasilkan nilai #N/A yang artinya “no value is available” artinya tidak ada nilai yang tepat. Hal ini sangat menolong kita supaya tidak terjadi kesalahan dalam pengambilan data. Lagi pula rumus excel Vlookup dapat mengambil data kolom ke n yang sebaris dengan mensettingg Col_index_num.

Rumus cell G5
Rumus cell G5

Gambar 5: Arti Vlookup

Penjelasan Gambar 5, rumus di atas menunjukkan rumus pada cell G5

Lookup_value Nilai apa yang akan kita cari, contoh di bawah, nilai dengan No Induk 99999 (Kolom F)

Table_array Table dimana tempat data yang akan dicari (B5:C5)

Col_index_num Kolom yang keberapa yang akan dicari (2) Nilai dari Col_index_num tidak boleh lebih dari jumlah kolom dari data Table_array, jika lebih akan menghasilkan nilai #REF

Range_lookup Diisi dengan true(1) atau false(0) Jika diisi dengan true(1), Table_array harus disusun secara urut, oleh sebab itu sebagai amannya menghindari salah mencari data pakai nilai false(0) Contoh di atas memakai nilai false, jika nilai yang kita cari tidak menemukan dari Table_array, nilai hasil akan menjadi #N/A

Contoh Penggunaan VLookup

Pada contoh di bawah ini bagaimana cara mengambil data pada kolom ke n setelah No Induk. Pada Gambar 6 menunjukkan pengambilan data dengan kunci No Induk dari data sebelah kiri.

No Induk “90123″ akan menghasilkan Nama “Uban” jika diambil kolom ke 2

Jika pengambilan data untuk kolom ke 3 akan mengambil nilai dari Kelamin hasilnya yaitu Laki- laki

akan mengambil nilai dari Kelamin hasilnya yaitu Laki- laki Gambar 6: Pemakaian Vlookup untuk kolom ke

Gambar 6: Pemakaian Vlookup untuk kolom ke N

Untuk setting pengambilan data kolom ke n tersebut bisa dilihat pada Gambar 7. Col_index_num ganti ke angka 3, maka data yang diambil adalah kolom ke 3.

ganti ke angka 3, maka data yang diambil adalah kolom ke 3. Gambar 7: Rumus yang

Gambar 7: Rumus yang digunakan dalam Vlookup

Salah satu trik (Gambar 8) yang sering kami pakai dalam pengambilan sebuah data yang banyak dengan menggunakan rumus excel vlookup. Pada saat mengambil data, kita juga perlu cross check apakah data itu semua terambil. Contoh kasus pada gambar (Gambar 8) di bawah, data berara di sebelah kiri, pengambilan data sebelah kanan. Pada bagian sebelah kiri bagian data tersebut, kami buatkan juga rumus excel Vlookup mengambil data dari sebelah kanan. Jika hasil pengambilan dari sebelah kanan tida ada yang sesuai, maka kolom check (sebelah kiri) akan menghasilkan nilai #N/A.

maka kolom check (sebelah kiri) akan menghasilkan nilai #N/A. Gambar 8: CrosCheck pada pemakaian Vlookup Halaman

Gambar 8: CrosCheck pada pemakaian Vlookup

Hlookup

P enjelasan rumus di bawah pada cell G10, Lookup_value diisi dengan F10 yang artinnya akan mengambil yang bertamggal 5. Table_array D4:J6, yaitu area dari data yang akan

diambil.Row_index_num diisi dengan angka 3 karena kolom ke 3 dihitung dari Item, Kripik, Tahu. Dan Range_Lookup diisi angka 0.

Rumus cell G10
Rumus cell G10

Perbedanya antara Vlookup dan Hlookup

Vlookup : mencari item yang cocok dari data Vertikal

Hlookup : mencari item yang cocok dari data Horisontal

Gambar 9 menunjukan dengan jelas perbedaannya, jika data table (table_array) yang akan diambil bentuk vertikal, maka harus memakai vlookup, begitu juga sebaliknya jika data yang diambil horisontal maka harus memakai hlookup.

jika data yang diambil horisontal maka harus memakai hlookup. Gambar 9: Perbedaan Vlookup & HLookup Halaman

Gambar 9: Perbedaan Vlookup & HLookup