Anda di halaman 1dari 10

PENGENALAN BIBIT

TERNAK UNGGAS
TERNAK AYAM BURAS
A. Pemilihan Bibit
1. Tanda DOC Umur sehari yang sehat dan berkulitas baik
 Sehat, lincah, mata bulat, tidak tampak mengantuk, dan bercahaya
 Tidak cacat, kaki dan jari tidak bengkok, sayap lengkap, dan bentuk paruh normal
 Kaki kuat dan tegak
 Bulu tumbuh dan bulu dubur kering serta tidak lengkat
2. Tanda Ayam Dara (Pullet) siap bertelur
 Sehat dan tidak cacat
 Umur lima bulan memiliki bobot minimal 1,2 kg/ekor
 Kuku relatif pendek
 Kepala relatif kecil, lonjong dan rata
 Mata bulat dan cerah
 Bulu mengkilap seperti berminyak
 Jengger dan pial berwarna merah dan tidak keriput
 Dubur halus, lembut, berminyak dan tidak keriput
3. Tanda calon induk petelur yang baik

 Sehat dan tidak cacat


 Kukunya relatif pendek
 Mata bulat dan cerah
 Dubur halus, lembut, berminyak dan tidak keriput
 Produktivitas telur tinggi pada umur 8-20 bulan
 Bentuk badan bulat dan perutnya lebar

4. Calon induk jantan yang unggul


 Sehat dan tidak cacat
 umur 2 minggu sudah belajar berjongkok
 Jengger tegak
 Bentuk badan memanjang dan dadanya tegak
 Produktif sebagai pejantan sejak umur 12-36 bulan
Cara memilih (seleksi) ayam yang bertelur atau tidak bertelur

Anggota Bertelur Tidak bertelur


Tubuh
- Jengger - Merah dan lunak - Bersisik dan keras
- Jawer - Besar dan Segar - Kecil dan tidak segar
- Mata - Jernih hidup - Suram dan layu
- Liang dubur - Besar, lonjong dan basah - Kecil, bulat dan kering
- Os Pubis - Jarak kedua ujung lebih dari - Kurang dari 2 Jari
2 jari
-Rongga badan - Bulat dan jarak ujung Os - Kurang dari 4 jari
pubis ke sternum lebih dari

4 jari
Ciri-ciri ayam yang mampu bertelur banyak atau sedikit

Faktor Bertelur Banyak Bertelur Sedikit


Bentuk kepala Halus, lebar dalam, pipih Kasar, sempit dan cekung
dan mata cerah Mata suram

Bentuk Badan Panjang, punggung luas, Punggung pendek,


tubuh penuh dan dada dangkal, tubuh kurus dan
dalam dada dangkal
Kapasitas perut Dalam dan jarak ujung Dangkal dan kurang dari 4
sternum ke Os pubis lebih jari
dari 4 jari
Palpasi Perut lunak, supel, OS pubis Perut tebal, kenyal, Os
tipis dan kaki pipih pubis tebal dan kaki bulat

Pigmentasi Pucat (tergatung banyaknya Kuning


penularan)
Bulu Kering, tua, muda, patah Biru
Komoditi Ternak Itik
A. Pemilihan Bibit
1. Seleksi Itik Bibit (Pullet)
- Warna bulu kecoklatan, halus dan mengkilat
- Paruh dan kaki berwarna hitam
- Ukuran badan ramping
- Leher panjang dan berdiri tegak nampak seperti botol
- Mata bening dan cerah
- Aktif dan lincah
- bobot badan umur 20 minngu : 1,4 kg dan umur 40 minggu 1,6 kg
- Masak kelamin tepat (umur 20-24 minggu)
- Pinggul lebar, rentang tulang pubis sekitar 2 jari orang dewasa
- Kapasitas perut lebar
- Perut tidak menyentuh tanah
- Ukuran tubuhnya proporsional, kepala dan leher terlihat sempurna
- Memiliki kaki yang kuat dan gerakan lincah serta sayapnya rapat ke
tubuh
- Kepalanya terlihat bersih dan segar
2. Seleksi Itik Jantan,
- Bobot badan umur 20 minngu : 1,6 kg dan umur 40 minggu 1,8 kg
- Dapat mengawani maksimal 10 ekor betina
- Memiliki birahi yang tinggi, sehingga akan sering kawin
- Alat kelaminnya tumbuh sempurna
3. Seleksi telur tetas
- Berasal dari induk dengan perbandingan jantan dan
betina yaitu 1 : 6-8 ekor
- Umur induk tidak terlalu tua atau muda (umur induk
28-68 minggu)
- Tingkat produksi telur induk sudah stabil (65 – 80 %
duck-day)
- Umur telur tidak lebih dari 5 hari (bila disimpan
pada suhu ruang)
- Kerabang telur bersih dan kotoran dan feses, tidak
terlalu tebal atau tipis,
- bentuk telur oval sempurna, perkapuran rata,
tidak retak dan beratnya minimal 65 gram/butir
4.SELEKSI DOD (ANAK ITIK UMUR SEHARI)

• Kaki normal, berdiri tegak dan kokoh


• Tidak cacat fisik
• Segar dan lincah
• Mata agak menonjol, sinar mata bening,
cerah dan sorot mata tajam
• Sekitar dubur kering
• Nafsu makan baik
• Bagian rongga perut lembut dan kenyal
(Lanjutan)
• Pusar kering dan tertutup
• Bulu badannya halus dan lembut dan
mengkilat
• Bobot tubuh minimal 39 gram
Sekian Terima Kasih