P. 1
KORAN KOTA BENTENG EDISI 6 TAHUN 2011

KORAN KOTA BENTENG EDISI 6 TAHUN 2011

|Views: 741|Likes:
Dipublikasikan oleh agundj14
Uploaded from Google Docs
Uploaded from Google Docs

More info:

Published by: agundj14 on Mar 25, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/28/2013

pdf

text

original

Edisi 6

Th.IX/Pekan 4/ Maret 2011 Th.IX/Pekan 3/ Rabiul Akhir 1432 H

TERBIT KAMIS 12 Halaman

tis ra G
klik www.tangerangkota.go.id

DIRGAHAYU KOTA TANGERANG

TANGERANG - Tokoh warga dan warga Kota Tangerang menilai sosok WH - sapaan akrab H Wahidin Halim, Walikota Tangerang - sebagai sosok yang inovatif sehingga mampu membawa perubahan besar bagi kemajuan Kota Tangerang.
Sebab itu, mereka pun tak heran bila akhirnya WH bisa meraih banyak penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sejumlah kementerian, BPKRI, sampai kalangan pengusaha dan tokoh warga. Kesimpulan ini terhimpun dari pernyataan para tokoh warga dan warga Kota Tanger ang dalam ser emonial per esmian proyek proyek 2010, termasuk hasil w awancara KOTA BENTENG dengan sejumlah tokoh warga dan warga secara terpisah sepekan ini. Prof Dr Rahman Abd A Ghani, Asisten Direktur II Program Pasca Sarjana UHAMKA Jakarta mengatakan wajar bila Walikota H Wahidin Halim dinilai masyarakat seorang yang inovatif karena dia selalu memiliki ide baru atau pemikiran cemerlang dalam rangka membangun Kota Tangerang agar lebih maju. "WH menciptakan banyak ide baru itu melalui proses berpikir ke depan dan untuk tujuan masa depan," katanya saat dihubungi Rabu (23/3). Bahkan menurutnya dengan inovatifnya maka dia layak untuk menjadi Gubernur Banten. Diharapkan lewat gagasan-gagasan atau ide baru yang dimilikinya maka Banten akan lebih maju. Penilaian kinerja WH yang inovatif pun disampaikan Ketua Badan Pengurus Boen Tek Bio Robert Hadidjaya saat mengikuti acara gerak jalan yang digelar Perguruan Setia Bhakti di Kampus Setia Bhakti, Jl Kisamaun, Minggu (20/3). Dinilainya apa yang sudah dilakukan Pemkot Tangerang secara inovatif akhirnya dapat mewujudkan pembangunan yang sesuai dengan yang diharapkan masyarakat. "Lihat saja gedung-gedung sekolah, sarana kesehatan, bahkan posyandu, semua membuat kita bangga kan?" ungkapnya. Robert mengaku dia terus mengikuti perkembangan pertumbuhan K ota Tangerang dan dia puas atas hasilnya. "Pertumbuhan ekonomi dan geliat usaha Kota Tangerang pun bisa kita rasakan meningkat," ungkapnya. Hal ini, dise-

Walikota H Wahidin Halim bersama Wakil Walikota H Arief R Wismansyah berjalan menyusuri pavingblok saat Kunjungan Kerja atau Inspeksi Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam P eresmian Kegiatan Pembangunan Tahun Anggaran 2010 di Kecamatan Karawaci. (wawan) babkan kalangan investor sekarang tidak ragu-ragu lagi menanamkan usahanya di Kota Tangerang. Sementara secara terpisah warga K ota Tangerang yang dimintai komentar mengaku terobosan pembangunan infrastruktur jalan, sekolah-sekolah, sarana kesehatan, sampai perhatian pada kesejahteraan masyarakat melalui menumbuhkan iklim usaha yang baik sangat terasa di Kota Tanger ang. "Kita senang sebagai w arga Kota Tanger ang karena banyak tetangga daerah di Banten merasa iri dengan kehebatan pembangunan di Kota Tangerang," tutur Abdul Hayat, warga Karawaci. Iri pada kemegahan gedung-gedung sekolahnya, kemulusan sarana jalannya, kenyamanan perkantoran pemerintahannya, kelengkapan sarana kesehatannya, dsb. Perubahan Memajukan KOTA BENTENG menginformasikan dengan kemajuan K ota Tangerang yang kini banyak dipuji itu akhirnya menobatkan Kota Tangerang sebagai garda terdepan Banten. Kota Tangerang bersama pemerintahan daerahnya, DPRDnya, para tokoh masyarakatnya, dan alim-ulamanya (bersambung ke Hal 11)

KMD Dukung WH Pimpin Demokrat Banten
TANGERANG - Kader Muda Demokrat (KMD) Banten dengan tegas mengharapkan H Wahidin Halim, Walikota Tangerang bisa menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Banten karena WH adalah sosok inovatif dan mampu membesarkan partai. Andi Akhmad Fatahi llah, Ketua KMD B anten kepada wartawan, akhir pekan kemarin, mengatakan dukungan terhadap orang nomor satu di Kota Tangerang ini sudah bersifat r esmi. "Dalam rapat pengurus kami semua sepakat untuk mendukung dan mendorong H Wahidin Halim menjadi Ketua DPD Demokrat Banten ke depan." Dinilainya sosok WH merupakan pemimpin populer yang cukup bersih dan memiliki kemampuan untuk merangkul pihak eksternal dan internal partai. Dirinya menegaskan sebagai organisasi sayap Demokrat, KMD akan memberikan suaranya untuk memenangkan WH dalam ajang Musda DPD Partai Demokrat mendatang. (imron)

WH Hadiahi Umroh Bilal & Ayahnya
SECARA mengejutkan Walikota H Wahidin Halim memberikan hadiah umroh kepada Bilal Fairuz dan ayahnya karena anak usia 12 tahun itu membaca ayat suci AlQuran yang dinilai walikota isinya sangat baik. “Sangat bagus makna ayatnya, ayah dan anak saya umrohin...” kata walikota pada saat memberi sambutan setelah beberapa puluh menit lalu mendengar lantunan ayat suci yang dibacakan Bilal dalam acara kunjungan kerja dan inspeksi pr oyek di Kelurahan B atuceper, Senin (21/3). Putra pertama pasangan Nurul Badri dan Martiyawati, yang kini duduk di kelas 6 SD memang sangat (bersambung ke Hal 11)

Stimulan Buat Nambah Biaya Paket B
SEBAGAI marbot termuda Batuceper penerima stimulan Wal ikota Tangerang, Ipan yang kini berusia 18 tahun, Marbot Mesjid Jami An-Nur Kelurahan Poris Gaga Baru, berharap stimulan walikota yang diterima dapat membantunya melanjutkan pendidikan. “Sudah 3 tahun jadi marbot, baru kali ini terima bantuan, mudah-mudahan bisa nambah buat biaya belajar di kejar paket B,” katanya, Senin (21/3). Kehidupan perekonomian keluarganya yang pas-pasan memang membuat Ipan terpaksa hanya Ipan dapat lulus SD. Kini sebagai marbot mesjid ia dikenal rajin dan suka membersihkan tempat shalat dan mengumandangkan azan. “Alhamdulillah, sekarang dapat bantuan Walikota H Wahidin Halim.” Dijelaskannya sewaktu kecil ia beberapa kali sempat bertemu dengan walikota yaitu ketika masih duduk di bangu SD An-Nur. Kini ia berharap agar WH dapat menjadi Gubernur Banten. “Seneng lihat pak wali sekarang, lebih seneng lagi kali H Wahidin Halim jadi gubernur,” katanya. (irfan)

Bilal Fairuz bersama ayahnya Nurul Badri. (irfan)

-2

KOTA KITA

Th.IX/Pekan 4/ Maret 2011 Th.IX/Pekan 3/ Rabiul Akhir 1432 H

Edisi 6

WH Ajak Warga Kota Tangerang Selalu Hargai Perbedaan
PINANG - Walikota H Wahidin Halim meminta seluruh masyarakat Kota Tangerang agar tidak mudah terpancing isu-isu berkenaan dengan perbedaan suku, agama dan ras (SARA).
“Saya pun meminta agar selalu dijaga suasana kondusif di setiap wilayah Kota Tangerang...” kata walikota kepada ribuan jamaah Pengajian Bulanan bertempat di Lapangan Palm Botol Jl H Djiran, Kecamatan Pinang, Selasa (23/3) malam. Dikatakan Kota Tangerang adalah kota multikultural yang dihuni dari berbagai lapisan masyarakat yang berbeda suku, agama dan ras. Oleh karena itu, walikota meminta agar setiap masyarakat dapat memahami perbedaan yang sudah ada. Terkait permasalahan Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI), saat ini terus mencuat dan bahkan di daerah tertentu terjadi tindakan anarkis terhadap kelompok JAI. Terkait pelarangan JAI, walikota menegaskan bahwa hal tersebut adalah urusan pemerintah pusat walaupun Geburnur Banten telah mengeluarkan Pergub No 5 Tahun 2011 tentang P elarangan JAI. “Saya yakin masyarakat Kota T anger ang yang berakhlakul karimah tidak mudah terpancing isu SARA dan tidak gampang berbuat anarkis,” ujarnya. Diharapkan masyarakat Kota T anger ang yang berakhlakul karimah selalu bijak dalam menghadapi setiap perbedaan yang ada, terutama dalam permasalahan

Pemkot Babel Ingin Adopsi Pola Pembangunan Kota Tangerang
pemahaman agama. “Berbeda paham boleh, tapi men yimpang dari keyakinan i tu salah,” tegasnya sambil melanjutkan bahwa untuk menghadapi JAI yang berada di wilayah Kota Tangerang, walikota mengharapkan agar setiap elemen masyarakat dapat melakukan pendekatan sosial. Sementara penceramah ko ndang Ust H Othman Umar Syihab mengatakan bahwa konsep pimpinan dalam Islam adalah pemimpin yang dapat mengerti masyarakatnya, berbuat dan peduli untuk masyarakat, serta selalu dekat dengan masyarakat. “Saya melihat bahwa Walikota Tangerang sangat peduli akan masyarakat Kota Tangerang, bahkan motto yang dibuat adalah akhlakul karimah yang seiring dengan k onsep I slam,” paparnya. (imron) PUSPEM – Pemkot Bangka Belitung berrencana mengadopsi pola pembangunan yang dilakukan Pemkot Tangerang yang dinilai telah berhasil dalam banyak hal, termasuk pengelolaan keuangan dan transparansi publik. Hal tersebut disampaikan Asisten Daerah III Kota B angka Be l itung Tarmin saat Kunjungan Kerja Peserta Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pimpinan Tingkat IV dari Propinsi Bangka Belitung di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Puspem Kota Tangerang, Senin (21/3). Tarmin menambahkan pihaknya sengaja memilih K ota Tangerang untuk dikunjungi kar ena Kota Tanger ang sudah ban yak prestasinya. Tak usah diragukan lagi, berbagai achievement baik tingkat propinsi maupun nasional sudah diraih. Dan hal itu tentunya dicapai dengan sebuah pengelolaan kota yang baik. “Itulah yang ingin kami tiru dari Kota Tangerang.” Oleh karena itu, dalam kunjungan kerja yang diikuti sekitar 40 peserta diklat ini, mereka akan dimanf aatkan sebaik-baiknya untuk belajar berbagai hal terutama yang terkait masalah ketenagakerjaan, sosial, perindustrian dan perdagangan serta perizinan yang ada di Kota Tangerang. Rombongan Pemkot Bangka Belitung diterima Walikota H Wahidin Halim didampingi para kepala SKPD. Walikota menjelaskan sistem pengelolaan atau management yang dijalankan Pemkot Tanger ang selama ini berbasis akhlakul karimah dengan memegang penuh kepercayaan masyarakat dan bekerja sepenuhnya berdasar pada peraturan dan undang-undang yang ada. Selain i tu, Pemkot Tangerang juga terus mengedepankan transparansi publik dan keikutsertaan masyarakat dalam pembangunan sehingga hasil pembangunan yang dilaksanakan betul-betul sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau prorakyat. Dengan motto akhlaqul karimah, Pemkot Tangerang selalu berupaya membangun Kota Tangerang dengan penuh keterbukaan agar masyarakat tahu Pemkot Tangerang selalu melaksanakan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat. Transparansi publik akan selalu Pemkot Tangerang k edepankan. Yang terpenting seluruh pembangunan yang ada di Kota Tangerang diberikan sepenuhnya untuk kemaslahatan masyarakat khususnya masyarakat K ota Tangerang. (imron)

Arief: Sinergikan Kemampuan untuk Melayani Masyarakat
TANGERANG - Wakil Walikota H Arief R Wismansyah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus membangun sinergitas dan ketanggapan mengatasi setiap permasalahan yang ada di Kota Tanger ang sehingga situasi Kota Tangerang yang nyaman akan selalu terjaga. Demikian disampaikan Arief saat bertindak selaku Inspektur Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Ahmad Yani, Kamis (17/3) yang dihadiri ribuan pegawai serta unsur Muspida. Melihat musibah yang belakangan ini terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, Arief pun meminta segenap aparat Pemkot Tangerang agar selalu membaur dengan masyarakat. Heterogenitas yang ada di Kota Tangerang justru harus dijadikan sebuah spirit untuk membangun Kota Tangerang. “Mari kita bekerja keras dan ikhlas dalam melayani masyarakat,” tegasnya. Wakil walikota pun menyampaikan perihal safari pembangunan yang tengah berjalan saat ini. Pemkot Tangerang selalu berupaya membangun transparansi publik agar masyarakat tahu apa yang sedang dan akan dilakukan Pemkot. “Setiap pembangunan yang dilakukan P emkot Tanger ang merupakan bentuk pengabdian pada masyarakat...” Di akhir paparannya Arief kembali menyampaikan agar selalu menjaga kebersihan serta penghijauan lingkungan sehingga dapat menciptakan sebuah kota yang nyaman, hijau yang mampu memberikan manfaat, serta kesejahteraan bagi masyarakatnya. (imron)

“Mari Wujudkan Kota Tangerang sebagai Kota Maju...”
CIPONDOH - Wakil Walikota H Arief R Wismansyah meminta seluruh lapisan masyarakat untuk saling bekerjasama untuk meningkatkan kesejahteraan dalam membangun peradaban yang maju di Kota Tangerang. Hal tersebut disampaikan Arief pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren AlWasatiyah Jl KH Mualim Mughni, Kampung Dongkal, Cipondoh Indah, Minggu (20/3). “Untuk mewujudkan Kota Tangerang yang lebih maju, masyarakat harus tetap bersinergi satu dengan lainnya bersama Pemkot T angerang sehingga tercipta Kota Tangerang yang aman dan nyaman.” Dikatakan Kota T angerang yang penduduknya hampir 1,8 juta jiwa harus tetap bersatu-padu mendukung seluruh program-program Pemkot yang telah dan akan dilaksanakan karena saat ini Pemkot terus membangun kesejahteraan masyarakat. Lalu Arief menggambarkan bahwa peresmian proyek-proyek yang tengah dilaksanakan di setiap kecamatan bertujuan agar dapat merasakan manfaatnya. “Saya harap masyarakat dapat mengambil manfaat dari pembangunan yang tengah dan akan kita laksanakan,” ujarn ya sambi l melanjutkan bahwa secara umum alokasi anggaran untuk pelaksanaan pembangunan di setiap Kecamatan mengalami kenaikan. Terakhir, Wakil Walikota juga mengajak masyarakat Kecamatan Cipondoh untuk dapat mentauladani akhlak dan kepribadian Nabi Muhammad SAW, apalagi Kota Tangerang dikenal dengan Kota Akhlakul Karimah, sebagai masyarakat sudah menjadi kewajibannya merealisasikan motto tersebut. (imron)

MANAJEMEN Akhlaqul Karimah

Menepati Janji
Oleh: H. Ahmad Chairudin
ADA pepatah mengatakan bahwa kalau manusia itu yang dipegang adalah ucapannya, bukan yang lainnya. Mengapa demikian penting, lantaran janji itu menurut konsep Islam adalah utang. Oleh karena itu janganlah kita ini mudah mengumbar janji kepada orang lain, sebab hal ini merupakan yang akan dituntut atau dimntakan pertanggungjawaban. Namun demikian masih ada saja, bahkan masih banyak orang ngaku-ngaku beriman kepada Allah justru mengumbar janji, apakah itu dilakukan oleh kalangan muda dalam rangka memikat hati, dia mengumbar janji atau lebih populer janji gombal. Di kalangan politisi, terutama pada waktu kampanye banyak sekali janji-janji yang diberikan kepada masyarakat. Hal ini dilakukan untuk merebut simpati, agar pada waktu pemungutan suara jatuh pilihannya kepada dia, tapi kalau sudah duduk di kursi DPR/DPRD dia melupakan janji manisnya kepada masyarakat. Di kalangan birokrat pun janji kadang-kadang dijadikan pemanis saja. Pada waktu disumpah apakah sebagai PNS atau pejabat, begitu indahnya dilanggar, bahkan pakai kata demi Allah segala. Tapi setelah jadi PNS atau pejabat dia lupakan janjinya, baik pada dirinya maupun kepada Allah. Keadaan ini tentunya sangat memprihatinkan, waktu nikah dia berjanji akan setia, tapi tidak berapa lama dia selingkuh. Para politisi pun kalau sudah duduk jadi anggota dewan sedikit demi sedikit lupa kepada janjinya. Dalam hubungan ini Allah memberikan nasihat kepada

kita, bahwa kalu kita berjanji jangan lupa mengatakan Insya Allah. Artinya kita ingin menepati janji yang sudah diucapkan, tapi semua itu tergantung kepada Allah. Lidah memang tidak bertulang, makanya banyak orang suka mengumbar janji, sebab kalu itu memang sengaja untuk mengelabui orang lain, maka tentunya dia akan dituntut di akhirat atas kebohongan yang telah dilakukan. Oleh karena itu kalau kita ingin memperoleh sesuatu, apakah istri atau suami, kedudukan atau jabatan janganlah kita mengumbar janji, karena hal itu tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam, sebaliknya berbuatlah sesuai dengan kenyataan yang ada. Jika kita banyak mengecewakan banyak orang, lantaran kita terlalu banyak

mengumbar janji, maka disamping itu dilarang, belum lagi orang-orang dikecewakan akan mengeluarkan sumpah serapah kepada orang yang tukang obral janji. Satu saja sumpahnya diterima Allah, maka hidup kita tidak akan berkah. Namun demikian, masih banyak orang yang mengobral janji, tanpa takut akan dituntut dilain hari. Allah mengajarkan kepada kita untuk bekerja dengan sebaik-baiknya tanpa harus menipu, insya Allah akan memberikan jalan keluar manakala kita menghadapi persoalan, dan bukan begitu saja, Allah juga akan memberikan rizki kepada kita darimana asalnya kita tidak tahu. Mudah-mudahan Allah jadikan kita menjadi orangorang pandai bersyukur dan menepati janji. ***

NOMOR TELEPHON PENTING…. !!!
POLRES TANGERANG PEMADAM KEBAKARAN RUMAH SAKIT UMUM PMI Unit Donor Darah MOBIL JENAZAH GANGGUAN PLN PDAM KOTA TANGERANG Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) PD PASAR SATPOL PP 5523160 - 5523003 5582144 – 55769069 55768368 5523507 – 5512948 5513709 5531310 5534067 - 55771508 5527306 5587234 - 98220163 55764963 5524794 55793010

SUSUNAN REDAKSI: Pelindung: H. Wahidin Halim, H. Arief R Wismansyah Pengarah: HM Harry Mulya Zein Pembina: H Saeful Rohman Ketua: M. Agun Djumhendi Junus Sekretaris Redaksi: Abdul Kholil Kurniawan Staf Redaksi: Farida, Fitsa Dwi Putri, Asep Tahyudin Sekretariat: Nurul Ardiyanti Fotografer: Hadi Ismanto Pengawasan Sirkulasi: Ahmad Syarifudin, Achmad Dede Nabawi, Rizky Budi Luhur, Hijrah Afiatudin Alamat Redaksi: Dinas Informasi dan Komunikasi Kota Tangerang, Jl. Satria Sudirman No. 1 Gedung Puspem Lt. IV, email: meksikot.2011@gmail.com telp: (021) 55764955, 91275676

Edisi 6

Th.IX/Pekan 4/ Maret 2011 Th.IX/Pekan 3/ Rabiul Akhir 1432 H

KOTA KITA

3Parung Jaya Cek Keakuratan NIK Warga
KARANG TENGAH Petugas Kelurahan Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah, kini tengah melakukan pengecekan data keakuratan Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga di wilayahnya. "Kegiatannya kita Mizannudin Lubis mulai hari Selasa 22 Maret melibatkan para pengurus RT sebanyak 16 orang dan RW 5 orang," Kata Mizannudin Lubis, Sekel Parung Jaya, Selasa (22/3). Tujuan dilakukan pengecekan data untuk mendapatkan data yang akurat sesuai permintaan Kantor Disdukcapil dan Kantor BPS Kota Tangerang. Kegiatan pengecekan data juga dalam rangka melaksanakan UU No 23 Tahun 2006 Tentang Kependudukan. (iwan)

Wakil Walikota Ajak Pedagang Tertib & Jaga Kebersihan
TANGERANG - Wakil Walikota H Arief R Wismansyah meminta seluruh pedagang yang berada di pinggiran jalan-jalan protokol untuk memindahkan dagangannya sehingga tidak mengganggu pengguna jalan.
“Mas, coba pindahkan dagangannya ke tempat yang lain, biar K ota Tangerang kelihatan indah dan n yaman. Terus nanti jaga k ebersihannya y ah,” kata Arief kepada pedagang di Jl Benteng-Betwai saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) K-3 di jalanjalan protokol, Jumat (18/ 3). Lebih lanjut wakil walikota mengatakan predikat Kota Tangerang sebagai kota Adipura pada tahun 2010 hendaknya harus dapat lebih memotivasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan. “Masyarakat harus bangga dengan kotanya yang bersih,” imbuhnya. Wakil walikota juga menyatakan bahwa untuk menjaga kebersihan Kota Tangerang, Pemkot T angerang terus mengadakan kegiatan operasi bersih yang dilakukan oleh setiap pegawai dari masing-masing SKPD pada setiap hari jumat. Tiap SKPD juga mempunyai binaan wilayah masing-masing. Sehingga masing-masing wilayah binaan tersebut terus dipantau kondisi lingkungan-

nya. Dengan begitu, selain kebersihan lingkungan dapat terjaga, masyarakat pun dapat terus didorong untuk menumbuhkan sikap hidup bersih. Dikatakan Arief saat ini masyarakat telah mempunyai kesadaran akan kebersihan kota dan ling-

kungannya karena melalui Kecamatan, Kelurahan, posyandu, tempat ibadah dan elemen masyarakat telah banyak diberikan sosialisasi tentang pentingnya kebersihan. Dalam sidak, Wakil Walikota Tangerang didampingi Asisten II Kesbang Kesra HA

Lutfi, Kepala BPLH Hj Roostiwie dan Kadis DKP H Karsidi. Adapun jalan-jalan protokol yang menjadi pantauan sidak dimulai dari Jl Maulana Hasanudin, Jl Benteng-Betawi, Jl SatriaSudirman, Jl Daan Mogot, Jl Kisamaun dan Jl M Yamin. (imron)

Tim Multi Guna Cibodas Ikuti Pelatihan
CIBODAS – Sedikitnya 22 warga tergabung dalam Tim Pendataan dan Pengawasan Lapangan Multiguna Kecamatan Cibodas mengikuti Pelatihan Pemutakhiran Data Kartu Multi Guna, selama dua hari 15-16 Maret. Pelatihan digelar Kantor Penelitian, Pengembangan dan Statistik Kota Tangerang bekerja-sama Biro Pusat Statistik (BPS) kota Tangerang ini digelar di Aula Kecamatan Cibodas. Cipto Cipto, Anggota Pengawas Lapangan Multi Guna, mengatakan Kartu Multi Guna adalah program Pemkot Tangerang dalam memberi jaminan kesehatan dan pendidikan gratis bagi masyarakat miskin dan rentan miskin. “Program ini sangat mulia dan perlu dimutakhirkan datanya.” (wawan)

Pengguna KMG Dihimbau Tak Merokok
LARANGAN - Himbauan agar pemilik Kartu Multi Guna tidak merokok diserukan Kecamatan Larangan dengan tujuan agar miskin dan rentan miskin itu mulai membiasakan hidup sehat dan tak boros. Himbauan ini telah sesuai dengan Perda Nomor 5 Tahun 2010 Kota Tangerang tentang Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTR) di tempat-tempat umum. "Toh mereka saat berada di kantor kecamatan atau kelurahan pun dilarang merokok," kata Sucipto, Sekcam Larangan, Senin (21/3). Sucipto Apalagi, diberlakukannya perda tersebut bertujuan sebagai penyadaran agar hidup hemat dan sehat. "Diharapkan dengan berprilaku hidup sehat dan hemat maka penyakit tidak datang," katanya seraya mengatakan bahwa pemegang Kartu Multi Guna di Kecamatan Larangan ada 12.322 jiwa ditambah puluhan jiwa dengan memiliki SK parsial. (iwan)

16 Gepeng Terrazia Dibina Dinsos
TANGERANG - Sebanyak 16 gelandangan dan pengemis (gepeng) hasil razia Dinas Sosial bekerjasama Satpol PP, belum lama ini telah dikirim ke panti rehabilitasi di Bekasi Timur untuk mendapat pembinaan. Agus R Wahyudin, Kabid Rehabilitasi pada Dinas Sosial Kota Tangerang, Jumat (18/3), menjelaskan para gepeng selanjutnya akan diberi keterampilan dan wirausaha. "Diharapkan dengan cara ini maka mereka akan bisa kembali hidup bermasyarakat dengan baik." Diakui untuk suksesnya penertiban gepeng pun kini pihaknya mengatur waktu secara tak terduga. Ini dilakukan karena sesekali operasi yang digelar petugas telah dihapal waktunya oleh para gepeng. (wawan)

Ribuan Jawara TTKDH Dukung WH Jadi Gubernur
TANGERANG – Ribuan anggota dan Pengurus Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKDH) Cabang Kota Tangerang menyatakan sikap siap mendukung WH menjadi Gubernur Banten 2011-2016.
Pengurus dan Pelatih TTKDH K ota Tangerang Abidin Wahid, Rabu (23/3), mengutarakan WH adalah sosok yang bisa melakukan perubahan ke arah yang lebih baik di Propinsi Banten. Sebab itu, pihaknya siap mendukung WH menjadi Gubernur Banten. Selama ini image Banten bersifat kejawaraan yang cenderung main terabas, diharapkan dengan kepemimpinan WH yang intelektual, jawara, dan ulama, ada perubahan image Banten tidak hanya jawara tetapi juga intelektual dan berakhlakul karimah, Sosok WH sudah tidak diragukan lagi untuk membawa perubahan ke arah kebaikan di Banten. Ini misalnya, kata dia, bisa Warga Perumahan Bangun Reksa II Pondok Pucung mendukung WH menjadi Gubernur Banten. (iwan)

Warga Perumahan BR Dukung WH
KARANG TENGAH – Warga Perumahan Bangun Reksa (BR) II yang masuk RW 06 Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, mendukung Walikota H Wahidin Halim untuk diusung menjadi Gubernur Banten. “WH sudah memiliki banyak prestasi, sebab itu dia pantas menjadi Gubernur Banten,” kata Hj Siti Daulay, Ketua RW 06 Pondok Pucung di sela-sela kegiatan bolavoli di wilayahnya Sabtu (19/3). Dikatakan prestasi terbaik WH di antaranya di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan dan pengelolaan keuangan daerah. (iwan)

Pengurus dan pelatih Pencak Si lat/Debus TTKDH DPC Kota Tangerang. Nampak Abidin Wahid, Pimpinan pelatih berslendang kain sarung, saat berphoto bersama dengan jajaran pengurus dan pelatih. dibukt ikan dengan keberhasilan yang telah diraih Kota Tangerang dalam berbagai bidang. Diharapkan apabila WH menjadi Gubernur Banten akan banyak terjadi perubahan yang ke arah lebih baik dan mensejahterakan masyarakat. (imron)

Warga Kampung Ledug Siap Jadi Barisan Depan Dukung WH
JATIUWUNG – Bangga dengan program pembangunan prorakyat yang digelontorkan Pemkot Tangerang selama ini, warga Kampung Ledug di Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, menyatakan tekad siap menggolkan WH menjadi Gubernur Banten. “Kami Warga Kampung Ledug telah banyak merasakan pembangunan fasilitas umum, di antaranya pembangunan puskesmas, gedung sekolah, dan jalanjalan, sehingga hidup warga nyaman. Ini benar-benar membuat kami merasa kagum dengan kepemimpinan WH,” ucap H Basri, Ketua Masjid Kampung Ledug. Sebab itu, warga di sini siap menggolkan kemenangan WH dalam Pilgub Banten yang akan digelar akhir tahun 2011.

Jamaah Al Hidayah Dukung WH Jadi B-1
CILEDUG – Jamaah Masjid AlHidayah di Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, menyatakan tekad mendukung H Wahidin Halim untuk menjadi Gubernur Banten. Pernyataan itu diungkapkan saat gelaran Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid itu, Minggu (6/3) malam. “H Wahidin Halim sudah pantas menjadi gubernur Banten dan kami warga di sini mendukungnya,” kata Ustad Suy ono , Ketua DKM Masjid Al Hidayah. Agar WH menjadi gubernur, kata Nurjalih, Ketua RW 14 Paninggilan Utara, warga di tempatnya siap menggalang kekuatan massa yang akan dimulai sesegera mungkin. Martono, Ketua RW 15 Paninggilan Utara, menambahkkan warga di wilayahnya sudah pasti mendukung WH menjadi Gubernur Banten karena hasil pembangunan yang diprogramkan WH sangat dirasakan masyarakat. (iwan)

Sementara Ahyani, Ketua RW 06 Keroncong, menambahkan setelah mendengar pernyataan H Wahidin Halim yang siap diusung menjadi calon Gubernur Banten dengan tujuan ingin melakukan perubahan

terbaik di Banten, warga Kampung Ledug siap menjadi barisan terdepan WH. “Karena kami yakin dan percaya dengan kepemimpinan WH, Banten nantinya akan semakin maju...” katanya. (wawan)

-4

POLITIKA

Th.IX/Pekan 4/ Maret 2011 Th.IX/Pekan 3/ Rabiul Akhir 1432 H

Edisi 6

Warga Senang Jl Untung Surapati Akan Dilebarkan
KARAWACI - Warga Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci bersama Anggota DPRD Kota Tangerang Wawan Anwar, bergembira ketika mendengar pernyataan Wakil Walikota H Arief R Wismansyah rencana pembangunan Jl Untung Surapati pada tahun 2012. Jalan sepanjang 1.200 meter itu bahkan akan dilebarkan untuk memperlancar arus lalu lintas di wilayah itu. "Yang penting masyarakat bersabar ya…" kata Arief disambut tepuk tangan hadirin Maulid Nabi Muhammad SAW dan Syukuran Kantor Kelurahan Cimone Jaya, belum lama ini. Sementara Anggota DPRD Kota Tanger ang W awan Anwar mengatakan akan mengupayakan pembangunan jalan itu terwujud di 2012. “Doakan saja, mudah-mudahan bisa terwujud, ujarnya. ” Kemudian Nurdin, Ketua Panitia mengutarakan warga berterima-kasih kepada Pemk ot Tangerang yang telah begitu peduli pada kebutuhan masyarakat. (wawan)

DPRD Anggarkan Safety Stock Blanko KTP
TANGERANG - Dengan adanya Perda No 4 Tahun 2010 tentang Pe n yelenggar aan Administrasi Kependudukan yang mengatur pembuatan KTP gratis, maka pelayanan KTP di kantor kelurahan dan kecamatan mengalami peningkatan. Seperti yang terjadi di Kelurahan Sukajadi dan Kecamatan Karawaci, rata-rata permohonan KTP mengalami kenaikan. Untuk itu Disdukcapil K ota Tanger ang membutuhkan stok blanko yang cukup untuk mengantisipasi hal ini. Permasalahan ini ditanggapi DPRD Kota Tangerang dengan menganggarkan sedikitnya Rp 300 juta yang dianggarkan dalam APBD-P 2010 untuk mengantisipasi kekurangan blanko dalam pembuatan KTP dan dokumen kependudukan lainnya. Dikatakan Sur atno Abubakar, Anggota DPRD dari Fraksi PAN, Selasa (22/3), DPRD telah memprediksi akan ada kenaikan permohonan dengan adanya Perda tersebut. "Oleh karena itu perlu ada safety stock blanko, makanya dianggarkan dalam APBDP," katanya. Lebih lanjut Anggota Komisi I DPRD Kota Tanger ang ini mengatakan dengan begitu pelayanan kepada masyarakat terus berjalan dan pendataan kependudukan menjadi semakin baik. "Jika sudah baik maka perencanaan pembangunan pun menjadi baik, ke depan kita bisa mulai menerapkan KTP elektronik," pungkasnya. (imron)

Wakil Walikota H Arief R Wismansyah bersama Anggota DPRD Wawan Anwar, Camat Karawaci dan lurah dalam acara maulid nabi. (wawan)

Bangun Ratusan Sekolah dan 1.000 Posyandu Bukti Inovasi WH
TANGERANG - Dalam pandangan sejumlah Anggota DPRD Kota Tangerang, kepemimpinan Walikota H Wahidin Halim dinilai sangat inovatif, terlihat dari kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.
Dikatakan H Gatot Purwanto, Anggota DPRD dari Fraksi Demokrat, programprogram pembangunan WH - sapaan akrab Walikota H Wahidin Halim - sangat inovatif terutama program pembangunan 1.000 posyandu. "Ini adalah program pelayanan kesehatan dasar yang sangat bagus, belum ada di tempat lain," katanya di ruang kerjanya, Selasa (22/ 3). Kemudian pemberian insentif kepada guru ngaji, amil dan marbot pun menurutnya adalah contoh berikutnya bukti inovasi dan komitmen WH dalam membangun masyarakat yang berakhlaqul karimah dan agamis. "Satu hal yang saya lihat adalah apa yang tidak ada dalam program-program nasional ada di Kota Tangerang, malah akhir-akhir ini H Gatot Purwanto pemerintah pusat bahkan mengadopsi program Pemkot Tangerang di antaranya pembangunan 1.000 posyandu itu," imbuhnya. Sementara Suratno Abubakar Anggota DPRD dari , Fraksi PAN, menilai kebijakan WH dalam membangun ratusan sekolah di tahun 2005 hingga saat ini adalah salah Suratno Abubakar satu bukti inovasi kepemimpinannya. "Di saat daerah-daerah lain bahkan nasional menganggarkan 20% APBD untuk pendidikan, Kota Tangerang malah 40% dari APBD untuk pendidikan," katanya. Wakil Ketua Fraksi PAN ini pun mencermati apa yang dilakukan WH ini juga ternyata sejalan dengan ajaran Islam. Ada banyak ayat-ayat suci Al-Quran dan Hadist Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa untuk meraih kualitas hidup di dunia dan akhirat adalah dengan ilmu atau pendidikan. "Bahkan kalau kita renungkan negara-negara yang lebih maju seperti Jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, mereka maju karena mereka concern terhadap pendidikan. Begitu pun Kota Tangerang, pada 10-20 tahun mendatang jika komitmen ini tetap ada maka kualitas SDM Kota Tangerang akan lebih maju dan berkualitas," pungkas Suratno yang juga menjabat Ketua Yayasan Granada Al-Hikmah.. (imron)

Perbaikan Saluran Air Dipantau Anggota DPRD
CIBODAS - Warga kawasan Jl Hayam Wuruk dan Jl Darmawangsa di Cibodas senang dengan adanya pengecekan langsung proyek perbaikan saluran air oleh pejabat Dinas Pekerjaan Umum bersama lurah yang diM Sjaifuddin dampingi Anggota DPRD Kota Tangerang M Sjaifuddin, Sabtu (19/3). Pengecek untuk perbaikan saluran air ini disambut positif warga. Diharapkan mereka dengan pengecekan lapangan ini, maka proyek perbaikan saluran air akan bisa secepatnya dilaksanakan. Mahdiar, Lur ah Cibodas, mengutarakan wilayah dua jalan itu memang menjadi salah satu lintasan air menuju Kali Sabi, sehingga bila saluran airnya kurang baik maka di saat hujan besar turun dan permukaan Kali Sabi naik, beberapa titik jalan menjadi tergenang air "Warga telah berulangkali bekerja-bakti . membersihkan saluran air." M Sjai fuddin, Anggota DPRD Kota Tangerang, berharap dengan rencana perbaikan saluran air di sana maka persoalan yang ada bisa teratasi. (wawan)

Hasil Rapat Dengar Pendapat DPRD dengan FMKB

Persoalannya Ada di Peraturan Perundang-undangan
TANGERANG - Komisi I DPRD Kota Tangerang melakukan rapat dengar pendapat (hearing) terkait mediasi sengketa penataan hak atas pemukiman warga kampung Cina Benteng Neglasari di Ruang Ban-Ang DPRD, Senin (7/3). Dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Tangerang Herry R umawatine beserta seluruh anggota Komisi I dan perwakilan dari Komisi II dan Komisi III. Kemudian hadir pula perwakilan dari Komnas HAM, BPN Kota Tangerang dan juga dari Forum Masyarakat Kampung Benteng (FMKB). Dalam hearing Ketua FMKB Edi Lim menginginkan ada solusi penyelesaian yang baik bagi semua pihak dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan. Di antaranya menginginkan perubahan garis sepadan sungai (GSS) Cisadane menjadi 10 meter, y ang menurut Perda adalah 20 meter. Kemudian Ketua Komisi I H Gatot Purwanto menjelaskan sebelumnya Komisi I telah melakukan berbagai kajian dan analisis terkait masalah ini. Komisi I pun melakukan pertemuan dengan beberapa pihak terkait di antaranya Kemendagri, warga bantaran sungai, dan Pemprop Banten. Dan dari berbagai kajian dan pertemuan itu didapat kesimpulan yang menjadi persoalan adalah peraturan perundang-undangan yang tidak membolehkan untuk penggantian atau kerohiman ataupun merubah ketentuan Perda tentang GSS yang ada. Sementara Ketua DPRD Herry Rumawatine menjelaskan Perda No 10 Tahun 2004 yang mengatur tentang GSS adalah implementasi dari Permen PU No 63 Tahun 1993. "Jadi jika DPRD merubah Perda tersebut jelas melanggar aturan yang lebih tinggi dan ini kendala," katanya. Lebih lanjut pihak DPRD akan terus berupaya mencari solusi yang tepat untuk masalah ini selama tidak melanggar aturan yang berlaku. (imron)

Komisi I Kunjungan Kerja Ke Kab. Serang
TANGERANG - Sebanyak 14 Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Serang, Selasa (22/3). Rombongan diterima Sekretaris Bappeda Kabupaten Serang di gedung pusat pemerintahan Kabupaten Serang yaitu di bekas kantor gubernur yang lama di kawasan Alun-alun Kota Serang. Kunjungan dilakukan dalam rangka mempelajari mekanisme perencanaaan pembangunan yang terintegrasi yang ada di Pemerintah Kabupaten Serang. Lakukan Pengawasan Sebelumnya Ketua Komisi I H Gatot Purwanto, Kamis (17/3), mengatakan dalam menjalankan fungsi pengawasan, Komisi I telah melakukan beberapa kali pertemuan hearing dengan berbagai SKPD terkait. Beberapa SKPD terkait di antaranya Dinas Infokom, Kesbanglinmas, BPPT, Disdukcapil, dan lain-lain. Hal itu dilakukan mulai sejak awal tahun 2011. Hearing dilakukan dengan maksud mendengarkan paparan tentang program kerja SKPD yang akan dilaksanakan di tahun 2011 ini. Setelah itu akan dilakukan evaluasi secara rutin setiap 3 bulan. "Itu dilakukan menjalankan fungsi pengawasan dan agar program kerja yang telah ditetapkan dapat berjalan baik," ujarnya. (imron)

Kunjungan Komisi I DPRD Kota Tangerang ke Periuk. (dok Komisi I DPRD)

Komisi I: Fasos Fasum di Periuk Agar Diselesaikan
TANGERANG - Terkai t permasalahan Fasos-Fasum pihak pengembang PT DMS dan PT GT di Periuk, Komisi I DPRD Kota Tangerang melakukan sidak ke lokasi dan hearing dengan SKPD terkait. Di antaranya sidak dilakukan pada 14 Pebruari 2011 dan melakukan rapat dengar pendapat dengan SKPD terkait yang dilaksanakan pada 23 Pebruari 2011. Hasil sidak dan hearing tersebut tertuang dalam laporan yang di antaranya menyebutkan Komisi I mendesak pihak pengembang agar segera menyelesaikan pembangunan sarana dan prasarana sesuai dengan ketentuan yang berlaku di antaranya Fasos-Fasum. Selanjutnya Komisi I pun menghimbau dalam melak sanakan pembangunan sarana dan prasarana agar diperhatikan garis sepadan sungai (GSS) dan Situ yang ada di sekitar lokasi. Sementara Ketua Komisi I H Gatot Purwanto, Kamis (17/3), mengatakan laporan ini berupa rekomendasi yang kami sampaikan kepada pimpinan DPRD untuk ditindaklanjuti. "Jika disikapi oleh pimpinan, maka akan ada action lanjutan," katanya. (imron)

Edisi 6

Th.IX/Pekan 4/ Maret 2011 Th.IX/Pekan 3/ Rabiul Akhir 1432 H

BUDAYA BERSIH

5-

Warga Keroncong Permai Bebersih Saluran Air
JATIUWUNG - Sedikitnya 350 warga dari 14 RT di RW 03 Perumahan Keroncong Permai, Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung bahu membahu membersihkan saluran air di lingkungan mereka, Minggu (20/3). Drainase di Jl Kiansantang RT 01/03 yang kondisinya me ndangkal dikeruk, termasuk dibersihkan drainase di jalan-jalan lingkungan dalam perumahan dengan menggunakan pacu dan garpu pengeruk. Guntur Susila, Humas RW 03 Keroncong, mengatakan walaupun kondisi lingkungan warga tidak pernah banjir, namun gerakan kebersihkan ini terus digiatkan mengingat kondisi cuaca tak menentu. "Kami pun menata penghijauan dengan memangkas pohon-pohon tua yang dikhawatir tumbang." (vanessa)

Saat Kemarau, Saluran Irigasi Gondrong Dinormalisasi
CIPONDOH Hampir sebulan lebih Angga, Eko, Yadi dan Latif, petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangerang terus menormalisasi saluran irigasi yang melintas di Jl H Mansyur ke Jl KH Ahmad Dahlan.
"Mumpung kemarau sehingga lumpurnya dapat mudah diangkat langsung," kata Angga, Jumat (18/3). Dengan peralatan cangkul dan golok, mereka berempat melakukan normalisasi mulai dari saluran Angga, Eko, Yadi dan Latif tengah menormalisasi saluran irigasi. (irfan) samping Puskesmas Gondrong. Diperkirakan sekitar 1 kilometer saluran irigasi ini akan mereka normalisasi dengan mengangkuti lumpur dan sampah lama terendam yang menyebabkan kali dangkal dan sering menyebabkan air meluap. Setiap hari mereka melakukan pekerjaan ini, mulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00. Tak k enal lelah, mereka melakukan pekerjaan bergelimang dengan bau busuk sampah. Semuanya agar lingkungan sekitar saluran tidak tergenang air di saat curah hujan tinggi. (irfan)

Warga 3 RW Cikokol Bebersih Lingkungan
TANGERANG - Sedikitnya 150 warga dari 3 RW di Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, bekerja-bakti membersihkan saluran air (drainase) di sepanjang Jl Irmas sampai jalan utama Perumahan Bona Sarana Indah, Sabtu (19/3). Serakan sampah yang menyebabkan pendangkalan drainase dikeruk dengan menggunakan pacul dan garpu pengeruk. Rumput liar yang tumbuh subur mengotori tepian drainase pun dipangkas sampai bersih. Lurah Cikokol H Naman Bakri mengatakan kerjabakti yang digalang kelurahan ini merupakan upaya berkesinambungan kelurahan dalam memupuk kesadaran warga terhadap pola hidup bersih dan sehat (PHBS). (vanessa)

Harus 2 Rit Sampah Diangkut dari Ketapang
CIPONDOH - TPS RW 02 Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, menjadi pusat pengumpulan sampah dari RW 02, 03, 04, 05 dan 07, sehingga membuat TPS berukuran 5 meter x 8 meter setiap harinya selalu penuh dijejali sampah. "Minimal harus 2 rit setiap harinya sampah diangkut dari TPS ini," kata Hasan, petugas truk pengangkut sampah DKP, Jumat (18/3). Dijelaskan butuh waktu sekitar 1 jam mengangkut semua sampah itu ke atas truk untuk selanjutnya dibawa ke TPA Rawa Kucing. "Biasanya rit pertama dapat berangkat pukul 10 pagi dan rit kedua berangkat pukul 4 sore," katanya. TPS RW 02 menjadi pusat pengumpulan dari gerobak-gerobak sampah lingkungan. Ada 4 gerobak sampah beroperasi setiap hari ke TPS ini, masingmasing setiap harinya mengangkut 1 rit atau 2 rit. (irfan)

Suasana kerja bakti warga RT 01/06 Keroncong. (wawan)

Hasan, Dedy dan Ubay, petugas truk sampah DKP tengah mengangkut sampah ke bak truk. (irfan)

Warga RT 01/06 Keroncong Bebersih Mingguan
JATIUWUNG – Menjaga kebersihan lingkungan sekaligus pemberantasan sarang nyamuk (PSM), warga RT 01/06 Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, sejak awal Maret setiap minggunya rajin bekerja-bakti membersihkan lingkungan. Romdani, Ketua RT 01/06 Keroncong, Sabtu (19/3), menjelaskan kerjabakti yang dilakukan sebagai bagian meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan. “Kegiatan ini sebagai bentuk ungkapan terimakasih kita kepada pemerintahyang tengah membangun jalan lingkungandi sana. ” Toh, tambahn ya, dengan rajin bek erja bakti maka kembang-biak jentik nyamuk aedes agepty penyebab DBD pun bisa terberantaskan. Alasannya, dalam setiap kerja bakti warga pun melakukan PSN. (wawan)

PKS Cipondoh Makmur Suluh Olah Komposter
CIPONDOH - Sebanyak 30 warga yang sebagian besarnya kaum ibu di lingkungan RW 06 Kelurahan Cipondoh Makmur, K ecamatan Cipondoh, mengikuti penyuluhan mengolah sampah rumahtangga menjadi kompos. Kegiatan yang digagas Pokja Kota Sehat Cipondoh Makmur tersebut bekerjasama dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang. "S eusai kegiatan disumbangkan 5 tong komposter oleh DKP kepada warga," kata Khaerul Anwar, Ketua Pokja Kota S ehat Cipondoh Makmur, Jumat (18/3). Kegiatan ini dihadiri Darji, Ketua Komunitas Perduli Sampah (KPS) Cipondoh, yang mengajak kaum ibu agar mau berpartisipasi mengolah sampah organik rumahtangganya. "Kaum ibu memang akrab dengan sampah rumahtangga, khususnya sampah dari aktivitas memasak, yang bisa diolah menjadi kompos." (irfan)

Peserta penyuluhan berfoto bersama usai kegiatan. (irfan)

Komposter Terus Digalakan Puskesmas Karang Tengah
KARANG TENGAH - Kegiatan pemilahan sampah dan pembuatan pupuk kompos terus digalakan di lingkungan Puskesmas Kar ang Tengah karena menajdi salah satu program mempertahankan Adipura. "Tujuan lainnya untuk menciptakan prilaku hidup bersih dan sehat masyarakat," kata dr Feriansyah, Kepala Puskesmas Karang Tengah, Senin (21/3). Dikatakan kegiatan pemilahan sampah seperti sampah plastik, kertas dan pecah-belah sudah dilakukan sejak lama. Hasil dari pemilahan sampah juga sudah dapat dijual dan uangnya dimanfaatkan untuk membeli peralatan kebersihan puskesmas. "Lewat dua kegiatan ini juga kami sosialisasikan kepada pengunjung puskesmas," kata Feriansyah seraya mengatakan bahwa puskesmasnya telah berhasil meraih juara kedua lomba kebersihan periode 1 dalam rangka HUT ke-18 Kota Tangerang. (iw an) Kasnab menunjukkan taman puskesmas yang hijau dan indah. (wawan)

Puskesmas Cibodasari Jaga Penghijauan
CIBODAS - Memberi contoh nyata upaya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, petugas Puskesmas Cibodasari rajin menjaga dan merawat taman yang ada di puskesmas mereka. "Bila halaman bersih dan tamannya yang hijau selalu dirawat bisa menjadi contoh kebersihan dan kesehatan lingkungan kepada pengunjung," kata Kasnab, Petugas Puskesmas Cibodasari, Selasa (22/3). Tentu saja, dengan suasana serupa itupun pengunjung menjadi senang dan nyaman. Ditambahkan dengan bukti nyata pun himbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan yang setiap kali disampaikan petugas puskesmas kepada warga menjadi ada buktinya. (wawan)

dr Feriansyah tengah memperlihatkan tempat pemilahan sampah dan komposter yang ada di Puskesmas Karang Tengah. (iwan)

6 -1

Edisi 6

Th.IX/Pekan 4/ Maret 2011 Th.IX/Pekan 3/ Rabiul Akhir 1432 H

GEBYAR PERESMIAN PROYEK-PROYEK

Th.IX/Pekan 4/ Maret 2011 Th.IX/Pekan 3/ Rabiul Akhir 1432 H

Edisi 6

7-

Amar ZA, 19 Tahun Jadi Amil Jenazah:

“Baru WH, Walikota yang Beri Stimulan”
SEJAK tahun 1992 atau 19 tahun lamanya, Amar ZA telah menjadi amil di Kelurahan Kebon Besar. Kini dia bersyukur kepada Allah SWT karena mendapat perhatian Walikota H Wahidin Halim berupa stimulan per triwulan Rp 300.000. “sejak zaman nenek-kakek belum pernah ada walikota beri stimulan amil...” katanya berbunga-bunga, Senin (21/ 3). Sudah lama memang dia berharap mendapat perhatian seperti ini, namun baru kali ini perhatian datangnya dari walikota. Oleh karena itu ia berharap agar WH bisa menjadi gubernur agar amil se-Banten, dapat merasakan hal yang sama. Dijelaskannya sangat jarang ada seorang pemimpin yang mau memperhatikan rakyat kecil. (irfan)

Hj Euis, Amil Jenazah Cikokol, Senang Terima Stimulan:

“WH Gubernur, Amil se-Banten Sejahtera...”
Pak Wali tengah gembira membuka topinya, sambil bertepuk tangan berhadapan dengan murid balita PAUD yang menyambutnya. (vanessa) DENGAN wajah berseri-seri, Hj Euis Hidayati, usia 54 tahun, amil pemandi jenazah RT 02/RW 07 Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, menyatakan rasa syukurnya kepada Allah SWT karena mendapat stimulan dari Walikota H Wahidin Halim, Selasa (22/3). Diakuinya profesinya yang banyak diabaikan masyarakat, kini justru dihargai walikota. “Maha Suci Allah atas bantuan ini,” katanya. Lalu dia menambahkan sebaiknya memang WH terpilih menjadi Gubernur Banten, sehingga nantinya rekan seprofesinya se-Banten akan mendapat perhatian Walikota H Wahidin Halim disambut warga Kelurahan Babakan yang tampak berebutan ingin bersalaman dan mengambil foto. (boy hadi) seperti dirinya dari WH. Diakui Euis selama hampir 11 tahun mengabdi memandikan jenazah warga yang meninggal, dia tak pernah mematok bayaran kecuali bayaran seikhlasnya dari keluarga yang jenazahnya dimandikan. Dalam menjalani profesi sosialnya ini Euis mengaku tak pandang bulu apakah jenazah yang dimandikan dari kalangan mampu atau miskin. Terlebih yang miskin, biasanya Euis tak mau menerima imbalan. “Mungkin ini pahala dari Allah buah dari keikhlasan kami...” tuturnya senang. (vanessa)

Murid PAUD Cikokol Bikin WH Senang
TANGERANG – Suasana gembira ditunjukan ratusan murid BKB dan PAUD se-Kelurahan Cikokol dengan menyanyikan lagu, “Selamat Datang Pak Wali” menyambut kedatangan rombongan Walikota-Wakil Walikota Tangerang dalam kunjungan kerja sekaligus inspeksi proyek, Selasa (22/3). Menyaksikan antusias ratusan balita menyambut kedatangannya WH pun ikut bertepuk-tangan menyemangati ratusan balita yang melambaikan tangannya sambil menggenggam bendera kecil. Lalu dengan penuh kasih sayang, WH pun mengusap kepala beberapa balita yang ingin bersalaman dengannya. WH meminta maaf kalau kedatangannya agak siang, sebab sebelumnya dia mengunjungi pembangunan di Tanah Tinggi dan Babakan. Devi Riana, Ketua PAUD Ananda, mengaku lega bisa membawa anak didiknya menyambut kedatangan walikota. Sebab kesempatan ini tidak datang dua kali, dimana anak-anak PAUD bisa bertemu pemimpinnya yang sering diceritakan di kegiatan belajar anak-anak. “Sebab ketauladanan Pak Wali dalam memimpin bisa dijadikan contoh untuk anak-anak usia dini,” katanya. (vanessa)

WH: Realisasi Pembangunan Menyentuh Kepentingan Masyarakat
TANGERANG - Walikota H Wahidin Halim menegaskan realisasi pembangunan sarana dan prasarana di Kota Tangerang seluruhnya menyentuh kepentingan yang dirasakan seluruh masyarakat.
"Karena saya menginginkan bahwa masyarakat dapat merasakan hasil-hasil pembangunan," paparnya di hadapan ribuan warga Kecamatan Tangerang saat Kunjungan Kerja atau Inspeksi Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Peresmian Kegiatan Pembangunan Tahun Anggaran 2010 bertempat di SMKN 4 Kecamatan Tangerang, Selasa (22/3). Sementara kegiatan safari pembangunan adalah merupakan sirkulasi kegiatan Pemkot Tangerang yang dilaksanakan setiap tahunnya karena hal tersebut merupakan bentuk komitmen dalam mengekspose hasil-hasil pembangunan sekaligus memberi informasi secara terbuka kepada masyarakat Kota Tangerang. "Pemkot Tangerang telah melakukan pembangunan sarana dan prasarana secara maksimal," katanya. Lalu walikota menggambarkan tentang pembangunan 400 sekolah, 30 puskesmas lengkap, membangunan 1.000 posyandu secara bertahap, sampah pembangunan infrastruktur Kota Tangerang. Walikota juga menambahkan bahwa alokasi anggaran pembangunan pada tahun anggaran 2011 di setiap kecamatan terus ditingkatkan dan hal tersebut merupakan bukti bahwa setiap tahun pembangunan di Kota Tangerang akan terus bertambah kualitas dan kuantitasnya. Pembangunan RTH Pada isnpeksi di Kecamatan Ciledug pada Kamis (17/3), walikota menegaskan dirinya saat ini tengah menggalakkan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di seluruh wilayah. Sebab itu, seluruh warga untuk dapat pula membuat RTH di lingkungan sekitarnya. "Pemkot Tangerang menargetkan RTH dapat mencapai 30% di wilayah Kota Tangerang," kata WH -sapaan akrab H Wahidin Halim, Walikota Tangerang di hadapan ribuan warga Ciledug. Pemkot juga saat ini telah berupaya membuka RTH di sepanjang jalur jogging track di sepanjang Jl Muhammad Yamin. "Dengan adanya RTH Kota Tangerang akan lebih sejuk dan nyaman," paparnya lagi. Dikatakan sisi lainnya Pemkot Tangerang akan terus menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat Kota Tangerang, di antaranya adalah permasalahan lalu lintas kendaraan dan banjir. "Kemacetan dan banjir masih menjadi persoalan yang tersisa saat ini." Dalam penanganan kemacetan Pemkot akan terus berupaya mengadakan pelebaran jalan-jalan protokol, sementara terkait permasalahan banjir di perumahan Ciledug Indah tahun ini Kali Angke akan dinormalisasi dengan pembuatan turap di sepanjang kali itu sampai ke perbatasan DKI Jakarta. (imron)

Silvia Anggraeni, Kader Posyandu Mawar Babakan:

Tambah Semangat Layani Masyarakat
BISA bertegur sapa sekaligus bersalaman dengan walikota adalah sebuah pengalaman yang tak terlupakan bagi Ny Silvia Anggraeni, Kader Posyandu Mawar RT 05/04 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang. Saat Silvia terpilih mewakili ratusan kader posyandu untuk secara simbolis menerima stimulan dari Walikota H Wahidin Halim pada Rabu (22/3), dia mengaku simpatik dengan figur WH. “Andai Pak Wali jadi Gubernur Banten, pasti gedung posyandu dibangun sampai pelosok kampung di Banten...” Silvia mengaku sejak 2009, kader posyandu mendapat stimulan dari walikota. Ini adalah bentuk perhatian yang dapat menambah semangat para kader meningkatkan kinerjanya mendukung program Pemkot Tangerang untuk memberi layanan kepada masyarakat. (vanessa)

Disampaikan Wakil Walikota H Arief R Wismansyah di Neglasari

Anggaran Proyek Fisik 2011 Rp 239,6 Miliar
TANGERANG – Ratusan proyek fisik kelurahankelurahan di 13 kecamatan Kota Tangerang di tahun 2011 dianggarkan APBD Kota Tangerang mencapai Rp 239,6 miliar. Angka ini naik 90 persen dibandingkan penganggaran proyek fisik di tahun 2010 yang hanya Rp 153,8 miliar.
Demikian diungkapkan Wakil Walikota Tangerang H Arief RW saat inspeksi sekaligus peresmian proyek-proyek 2010 di Kecamatan Neglasari, kemarin. Adapun bidang-bidang proyek fisiknya masih diprioritaskan pada pembangunan sarana kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur jalan. Sarana kesehatan, di antaranya membangun puskesmas dan 100 posyandu yang tersebar di seantero wilayah.

Silvia dengan wajah berseri-seri tengah menerima bantuan stimulan secara simbolis dari WH di SMKN 4. (vanessa)

"Kalau Sudah Besar Jadi Walikota, Ya…"
TANGERANG - Hampir dalam seluruh kegiatan inspeksi peresmian proyek-proyek di berbagai kecamatan di Kota Tangerang, Walikota H Wahidin Halim selalu menyempatkan diri menggendong balita warga yang kebetulan ditemuinya saat berkeliling melakukan inspeksi. Pantauan KOTA BENTENG, walikota saat berpapasan dengan ibu yang sedang menggendong balita, dirinya selalu menyempatkan diri menggendong balita tersebut sambil bercanda dengan si balita. Seperti yang dilakukan dalam inspeksi di Kecamatan Karawaci, WH - sapaan akrab Walikota H Wahidin Halim, menggendong seorang balita warga seraya mengucapkan doa, "Kalau sudah besar jadi walikota, ya." Sontak ungkapan spontan WH ini diaminkan oleh sejumlah warga dan orangtua yang menyambut dan mengiringi WH melakukan inspeksi ke wilayahwilayah. (imron)

Persembahan Pantun Kader Posyandu Melati 2:

“Mari kita dukung WH jadi gubernur...”
BATUCEPER – Sejumlah kader Posyandu Melati 2 Kelurahan Batujaya, mengucapkan terimakasih kepada Walikota H Wahidin Halim atas stimulan yang diberikan kepada mereka selama ini. “Bukan besar kecilnya, tapi penghargaanya atas perjuangan kami selama ini...” kata Ny Ida Habib mewakili teman-temanya, Senin (21/ 3). Ida bersama teman-teman telah mengabdi di Posyandu Melati 2 di RT 02/RW 02 Batujaya sejak tahun 1987. Disebabkan rasa senang, lalu mereka pun membuat sebait pantun kepada WH yang disampaikan kepada KOTA BENTENG, “Jalanjalan ke Kota Tangerang, Jangan lupa mampir di Mal Borobudur. Jangan lupa kader se-Kota Tangerang, Mari kita dukung WH jadi gubernur.” (irfan)

Wakil Walikota H Arief R Wismansyah saat menyampaikan sambutan. (irfan) Sarana pendidikan berupa pembangunan gedung sekolah. Sementara infrastruktur jalan berupa pembangunan dan perbaikan jalan protokol, jalan lingkungan, dan jalan di perkampungan. Sebab itu, Arief mengharapkan agar warga Kota Tangerang bisa membantu menyukseskan proyek-proyek fisik itu yang akan dimulai pelaksanaan dalam beberapa bulan ke depan. (imron)

WH Cek Kualitas Gedung Baru SMKN 4
TANGERANG – Seusai meresmikan bangunan dua lantai terdiri 6 ruang belajar di SMKN 4 di Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Walikota H Wahidin Halim langsung naik ke lantai 2 gedung sekolah itu untuk mengecek kualitas bangunan dan seisinya. WH berjalan didampingi Wakil Walikota H Arief R Wismansyah sesampai di lantai dua mengetuk-ngetukkan dinding dengan tangannya untuk mengecek kualitasnya temboknya. “Rawat ya, jangan sampai kotor di corat- coret,” pesan walikota kepada pelajar, guru, warga, saat meresmikan gedung kelas SMKN 4, Selasa (22/3). Saat memasuki salah satu ruang kelas yang pintunya terbuka, WH dan Arief langsung mengecek kekokohan bangku sekolah yang terbuat dari rangka besi dan kemudian duduk di atasnya. “Wah enak ya, nyaman…,” tutur Wakil Walikota Tangerang sambil tersenyum. Di tengah inspeksinya, WH menyempatkan diri bertanya kepada Kepala SMKN 4 Kamalsyah tentang kemajuan sekolah pasca dibangun 6 lokal kelas baru. Kepsek Kamalsyah menjelaskan dengan tersedianya 6 ruang kelas baru kini murid kelas 10-12 dari berbagai jurusan studi, tak perlu mengantri lagi untuk belajar teori selesai mereka praktek di bengkel. Dalam kesempatan tersebut WH pun menyampaikan harapannya kepada guru untuk terus berusaha mengembangkan kualitas mengajar. “Ciptakan suasana yang menyenangkan saat mengajar sehingga murid jadi nyaman belajar,” kata WH. Diinformasikan gedung sekolah ini dibangun dengan memanfaatkan APBD 2010 sebesar Rp 2.000.214.000, berlantai 2 lantai terdiri dari 6 ruang kelas, dan aula terbuka di lantai 1 untuk digunakan murid-murid senam atau sholat Jumat berjamaah apabila musholla yang letaknya bersebelahan dengan gedung baru ini tak mampu menampung. (vanessa)

Manfaatkan Posyandu Tingkatkan Kesehatan Warga
SETELAH meninjau gedung baru Posyandu Bougenvile 2 di RW 01 Kelurahan Kedaung Wetan, Wakil Walikota H Arief R Wismansyah duduk di meja posyandu dan mengobrol dengan para kader. “Manfaatkan posyandu ini untuk meningkatkan kesehatan warga, ya bu...” katanya, Rabu (23/3). Sejumlah kader pun menjelaskan apa saja yang telah dilakukan mereka dalam berkegiatan di posyandu gedung barunya. “Banyak kegiatannya pak, selain penimbangan balita, digelar juga pengajian, kegiatan BKB hingga senam sehat warga,” kata kader. Mendengar itu wakil walikota memuji para kader posyandu tersebut, yang terlihat sehat karena rajin ikut senam bagi warganya. Arief lalu mengingatkan agar gedung baru posyandu selain dimanfaatkan, harus juga dipelihara dan dirawat dengan baik. (irfan)

Kader Posyandu Melati 2 ketika menerima stimulan di aula Kelurahan Batuceper. (irfan)

Bambang, Ketua RW 12 Gebang Raya:

WH Peduli Kebutuhan Warga
KEPEDULIAN WH kepada masyarakat selalu tampak dalam setiap kunjungan kerja. Semisal saat mengunjungi Perumahan Villa Tangerang Indah Rabu (16/3), WH yang melihat Sekretariat RW 12 yang tak layak, langsung memerintahkan pengurus RT-RW untuk mempersiapkan rencana pembangunan sekretariat itu. “Segera siapkan surat kelengkapan dokumen penyerahan fasos fasumnya agar bisa segera dibangun dinas tata kota,” kata WH kepada Bambang, Ketua RW 12 Gebang Raya saat menyempatkan diri duduk di ruang Sekretariat RW 12 tersebut. Lalu WH pun menjanjikan akan membangun gedung posyandu di lingkungan itu yang memang terlihat berdiri seadanya dengan dana swadaya warga. Mendengar itu, Bambang berterimakasih kepada walikota. Dia pun berjanji akan secepatnya menyiapkan kelengkapan surat-surat yang diperlukan untuk pembangunan sekretariat RW dan posyandu di lingkungannya pada tahun depan. (vanessa)

Wakil Walikota H Arief R Wismansyah bersama Sekda HM Harry Mulya Zein berdialog dengan para kader Posyandu Bougenvile 2. (irfan)

WH dan Arief sambil duduk tengah mengecek kekokohan mobeler di SMKN 4. (vanessa)

-8

WANITA & KELUARGA

Th.IX/Pekan 4/ Maret 2011 Th.IX/Pekan 3/ Rabiul Akhir 1432 H

Edisi 6

Ketua TP PKK Kota Tangerang Hj Niniek WH

Upayakan Posyandu di Wilayah Perkampungan
BATUCEPER Turut meninjau gedung baru Kelurahan Batuceper dalam kegiatan inspeksi kepala daerah, Ketua TP PKK Kota Tangerang Ny Niniek WH menghimbau Lurah Batuceper Wiwin N agar mengusulkan pembangunan gedung baru posyandu berada di perkampungan.
"Upayakan gedung posyandu baru di wilayah perkampungan," katanya, Senin (21/3). Dijelaskan masyarakat perkampungan ini

Dari Dapur PKK
Ayam Bakar Nano-Nano
Oleh: Hj Trine Dafyar
INGIN menyajikan ayam bakar dengan rasa berbeda, anda dapat mengikuti resep cara membuat menu Ayam Bakar Nano-Nano, sesuai resep yang dikirimkan Pengurus PKK Kota Tangerang Hj Trine Dafyar. Bahan yang harus disiapkan a.l: 1 ekor ayam negeri atau kampung sesuai selera dipotong sepuluh bagian, 3 sdm minyak goreng untuk menumis, 3 sdm kecap manis, 1 sdm saus tomat, 100 gram gula jawa disisir halus, 1 sdm garam, 500 ml air, dan bumbu yang dihaluskan terdiri dari 5 cabe merah, 10 cabe rawit, 15 siung bawang merah, dan terasi secukupnya. Langkah pertama cara membuatnya yaitu tumis bumbu halus bersama 3 sdm minyak goreng sampai harum dan bumbu matang. Setelah bumbu matang lalu masukkan kedalamnya potongan ayam tadi untuk di masak bersama bumbu lainnya yaitu, kecap manis, saus tomat, gula jawa, dan garam. Setelah ayam ditumis berubah warna lalu tambahkan air dan masak hingga air menyusut kemudian angkat. Langkah terakhir, ayam tumis siap dipanggang sebentar kemudian disajikan hangat beserta sambal dan lalapan. Selamat mencoba! (vanessa)

Hj Niniek WH bersama Hj Corry HMZ melihat papan informasi jumlah penduduk di kantor Kelurahan Batuceper (irfan) . yang lebih membutuhkan pelayanan kesehatan Posyandu. "Berbeda dengan di perumahan, mereka jarang ada yang mau pergi ke Posyandu." Sementara itu Hj. Corry HMZ, yang mendampingi terus menanyakan dan mencatat beberapa RW yang termasuk wilayah perkampungan di kelurahan itu. "Di sini ada berapa RW yang termasuk wilayah perkampungan?" tanyanya kepada Lurah Wiwin N. Dijawab Lurah Wiwin jika lingkungan RW 02 termasuk wilayah bukan komplek perumahan dan memang diusulkan mendapat gedung Posyandu baru. Selama ini mereka memanfaatkan rumah mantan RW sebagai Posyandu. "Kami usahakan lahannya untuk wilayah RW ini," jawabnya. (irfan)

PKK Pondok Pucung Gelar Rakor Posyandu
KARANG TENGAH – Pengurus PKK Kelurahan Pondok Pucung beserta kader posyandu di wilayahnya menggelar Rakor Kegiatan Posyandu di Aula Kantor Kelurahan Pondok Pucung, Jumat (18/3). Kegiatan rakor dimaksudkan untuk merencanakan kegiatan posyandu ke depan Pengurus PKK Pondok Pucung dan kader posyandu tengah dan mengevaluasi ha- menggelar rakor. (iwan) silnya. “Diharapkan dengan adanya rakor ini, kegiatan Sementara dr Hj Rizky Ardiati, Kepala posyandu yang akan digelar ke depan bisa Puskesmas Pedurenan, mengatakan agar lebih baik,” kata Hj Sulistiowati, Ketua PKK para kader dalam berkegiatan di posyandu Kelurahan Pondok Pucung, seraya harus tetap semangat. Ajak kaum ibu ke mengatakan bahwa di wilayahnya saat ini posyandu dan juga membuat administrasi ada 6 posyandu dan puluhan kader. yang benar. (iw an)

Hj Corry duduk berdampingan dengan Kabid Hj Irna dimana Ir Duma tengah memberi penjelasan kepada 35 peserta sosialisasi. (vanessa)

35 Kader PKK Kelurahan Ikuti Sosialisasi GPOP

PKK Periuk Ajak Manfaatkan Pekarangan
Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Hj Irna Rudiana mengatakan bantuan bibit yang diperkirakan turun Mei nanti akan dibagikan kepada 175 keluarga di tiap-tiap kelurahan dari 7 kecamatan penerima bantuan a.l; Kecamatan Tangerang, Neglasari, Ciledug, Periuk, K arang Tengah, Pinang, dan Benda. (vanessa) PERIUK - PKK Kelurahan Periuk berrencana akan lebih menggalakkan kaum ibu di wilayahnya untuk memanfaatkan pekarangan di rumahnya dengan penanaman tanaman apotek hidup. Ketua TP PKK Kelurahan Periuk Ny Rita Ariani Maryanto, Sabtu (19/3), mengatakan ajakan ini akan disampaikannya secara khusus pada pertemuan rutin PKK yang digelar awal April ini. "Ajakan Ny Rita berfoto bersama Pengurus Pokja PKK Kelurahan Periuk. ini untuk menindak- (vanessa) lanjuti hasil Sosialisasi Gerakan Perempuan Optimalisasi Pedi mana kaum ibunya seragam mekarangan (GPOP) di Gedung Nyi Mas Melati nanam cabai dan tanaman apotek hidup pekan lalu." lainnya. Ditambahkan terkait itu pula selanjutnya "Kemungkinan lingkungan 13 yang satu lingkungan RW akan dipilih untuk akan kami bina untuk dijadikan perdijadikan lingkungan per contohan GPOP , contohannya," katanya. (vanessa)

Hj Corry: Tanam Cabe di Pekarangan
TANGERANG - Sedikitnya 35 pengurus dan kader PKK kelurahan dari 7 kecamatan mengikuti Tahap Kedua Sosialisasi Gerakan Perempuan Optimalisasi Pekarangan (GPOP) yang digelar Dinas P ertanian Kota Tangerang bekerjasama Kementrian Pertanian, di Aula Gedung Nyimas Melati, Senin (21/3). Wakil Ketua II TP PKK Kota Tangerang Hj Corry HMZ yang membuka acara berpesan agar peserta pelatihan yang ditugaskan menjadi kader Penggerak Membangun Desa (PMD) bisa bekerja optimal menggiatkan kaum ibu di lingkungannya masing-masing untuk kompak menanam bibit cabe bantuan Kementrian Pertanian. "Bila tak punya lahan bisa menanamnya dalam tabulapot atau kantong polibag. Dengan cara ini kaum ibu pun bisa menghemat uang belanjanya untuk ditabung," tuturnya. Sementara narasumber dari Kementrian Pertanian Ir Duma menjelaskan mekanisme penyaluran bantuan bibit beserta tatacara pelaporan administrasinya.

123 Balita Dibina Kesehatan Posyandu Pelangi
JATIUWUNG – Tiga kali sudah sebanyak 123 balita Perumahan Taman Kota di Kelurahan Keroncong, Kecamatan Tangerang, mendapat pemeriksaan kesehatan dan penimbangan berat badannya di Posyandu Pelangi yang ada RW 07 Keroncong. “Balita ini berasal dari 6 RT di lingkungan RW 07,” kata Sulastri, Ketua Posyandu Pelangi, Jumat (18/ 3). Dia bersyukur atas sarana yang megah dan nyaman yang telah dibangun Pemkot T anger ang, sehingga ke depannya bisa mengembangkan pelayanan pembinaan kesehatan warga lebih baik lagi. “Insya Allah, pembinaan Bina Keluarga Balita (BKB) bisa segera kami adakan di sini,” tambahnya. Lurah Keroncong Dede Purnama Alam di sela-sela kunjungan ke posyandu itu, membenarkan warganya senang dengan dibangun posyandu yang telah diresmikan pemanfaatannya belum lama ini karena sebelumnya kegiatan posyandu menumpang di gedung sekretariat RW. Posyandu ini dibangun di lahan fasos-fasum perumahan seluas 90 M2 dengan dana APBD Rp 159.281.903. (vanessa)

PKK Karang Sari Bina PHBS Warga RW 12
NEGLASARI - Tingkatkan kesadaran penerapan PHBS di lingkungan RW 12, PKK Kelurahan Karang Sari di Kecamatan Neglasari memberi pembinaan secara khusus kepada kaum ibu di lingkungan RW tersebut. Ketua TP PKK Kelurahan Karang Sari Ny Astriani Suheri, Senin (21/ 3), mengatakan pembinaan akan dilaksanakan bertahap dengan berkunjung ke lingkungan ini sebulan sekali sejak awal Januari. "Alhamdulillah, kini mulai ada perubahannya." Langkah pertama pembinaan yang telah dilakukan dengan mengaktifkan kinerja Kelompok Dasawisma RW 12 yang diposisikan bertugas menggiatkan bebersih, kader Jumantik rutin mengecek kembang biak jentik k e bak-bak mandi warga, dan kader posyandu rutin memberi

Gebyar Lomba PAUD Benda Diikuti 208 Peserta
BENDA - Sebanyak 208 peserta dari 9 PAUD seKecamatan Benda ikut berpartisipasi dalam lomba Gebyar PAUD di Kantor Kelurahan Benda. "Ini gebyar PAUD perdana kami karena anggota kami sudah cukup banyak," kata Hj Selvia A, ketua panitia kegiatan, Sabtu (20/3). Lomba yang dilakukan dalam 2 kategori, yaitu: senam sehat dan mewarnai, berjalan meriah merubah suasana kantor kelurahan yang biasanya dipenuhi staf dan warga menjadi dipenuhi balita dan orang tuanya. "Pemenangnya diberikan piala dan bingkisan dari sponsor ." Lomba mewarnai digelar di lantai atas aula kelurahan, sedangkan lomba senam sehat dilakukan di atas panggung di halaman kelurahan. Lurah H Masan Rahman mengaku senang dan mendukung kegiatan seperti ini. Warga saat memang bersyukur karena berkat dibangunnya gedung kelurahan baru, memudahkan mereka melakukan kegiatan mereka seperti saat itu. (irfan)

Ny. Astriani Suheri layanan kesehatan untuk balita dan lansia. "Bulan depan kami akan memberikan penyuluhan tentang penghijauan di lingkungan itu," katanya. (vanessa)

Peserta dari PAUD Al-Ikhlas Kampung Baru, memperagakan ketrampilan senam mereka di atas panggung. (irfan)

Edisi 6

Th.IX/Pekan 4/ Maret 2011 Th.IX/Pekan 3/ Rabiul Akhir 1432 H

HIGIENIS & SEHAT

9-

Puluhan Guru TK Pinang Ikuti Penyuluhan Cegah DBD
PINANG - Puluhan guru TK di Kecamatan Pinang mengikuti penyuluhan penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang digelar UPTD Pendidikan Kecamatan Pinang di Gedung TK Negeri Pembina Akhlakul Karimah, Selasa (22/3).
Mereka mendapat penyuluhan dari dr Hj Retno Sofianti, Kepala Puskesmas Kunciran dan dr Harmayani, Kepala Puskesmas Panunggangan. Di antaranya diterangkan materi pertolongan pertama pada penderita DBD. "Yakni harus minum air putih yang banyak, mengkompres dengan air hangat, dan memberikan obat penurun panas," terang Retno. Peserta merasa antusias adanya penyuluhan tersebut. Mereka pun aktif bertanya. "Oh, ternyata penularannya lewat virus ya dok, bukan dari gigitan," kata Raida dari TK Nurul Falah. Sementara H Sachrudin, Camat Pinang, dalam sambutan pembukaannya mengatakan prilaku hidup bersih dan sehat perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak, misalnya mengetahui cara hidup itu bisa mencegahan rebakan penyakit DBD. "Lewat kebiasaan yang baik dengan selalu menjaga kesehatan, maka akan terbentuk pula sikap dan mental yang baik." Hj Murwati, Kepala UPTD Pendidikan Dasar Pinang,

H. Sachrudin, Camat Pinang, tengah memberi sambutan penyuluhan penyakit DBD bagi guru TK. (iwan) mengungkapkan kegiatan penyuluhan penyakit DBD selain kepada guru TK sebelumnya sudah dilakukan kepada guru SD. Kegiatan ini dalam rangka mendukung masyarakat Kota Tangerang sehat seperti yang dicanangkan walikota," ungkapnya. (iwan)

Suasana lomba mewarnai di Puskesmas Neglasari. (irfan)

80 Kader Jumantik Ikuti Pelatihan Abatesasi Selektif
JATIUWUNG – Sedikitnya 80 kader jumantik dari 4 kelurahan di Kecamatan Jatiuwung mendapat pengarahan Program Abatesasi Selektif oleh petugas Puskesmas Kecamatan Jatiuwung di aula puskesmas itu, Kamis (17/3). Lalu para jumantik inipun dibekali maisng-masing sekantung besar abate yang bisa didistribusikan kepada warga sebagai upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) aedes agepty. Saepudin, Pemegang Program DBD Puskesmas Jatiuwung, mengutarakan abate yang diserahkan kepada jumantik bisa disebarkan ke tiap-tiap rumahtangga. “Dianjurkan setiap bak mandi atau penampungan air dikuras terlebih dahulu, lalu dimasukan abate.” Caranya, larutkan satu sendok teh abate dengan air satu segayung, lalu diaduk, dan dimasukan kedalam kolam. Setelah dimasukan tunggu beberapa saat, baru air yang ada di dalam bak bisa digunakan. Tujuannya agar obat yang ada dalam abate bisa menempel pada dinding kolam. Kekuatan abate lebih kurang 3 bulan. (wawan)

Puskesmas Neglasari Gelar Lomba Warnai Kesehatan Gigi
NEGLASARI - Membudayakan kebersihan gigi dan mulut di kalangan anak-anak, Puskesmas Neglasari menggelar lomba mewarnai tentang kesehatan gigi. Hasilnya 24 peserta perwakilan 8 PAUD Kelurahan Neglasari, Mekarsari, Karang Sari dan Karang Anyar, langsung memenuhi koridor Puskesmas berlomba, Sabtu (19/3). "Gigi dan mulut adalah jendela tubuh kita, penyakit masuknya lewat ini, sebab itu perlu dijaga agar selalu sehat ya..." kata drg Televisianingsih, Kepala Puskesmas Neglasari kepada peserta lomba. Hasil lomba berupa gambar berwarna kesehatan gigi dan mulut peserta, kemudian dipajang di ruangan BP Gigi Puskesmas. Mempercantik ruangan tersebut sehingga menarik bagi anak-anak dan membuat tenang mereka ketika akan memeriksakan gigi. (irfan)

Petugas Puskesmas Jatiuwung tengah memberi abate kepada kader jumantik. (wawan)

Dua Jumantik Sukasari Taburi Abate 175 Bak Mandi Warga
TANGERANG - Sedikitnya 175 bak penampungan air di rumah-rumah warga RW 15 Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tanger ang, secara mer ata ditaburi bubuk abate pembasmi jentik nyamuk aedes aegepty oleh Kader Jumantik Ny Sukaesih dan Ny Nanung, Rabu (16/3). Bak-bak penampungan air di lingkungan RT 04 dan RT 05 yang dianggap rawan menjadi target pertama mereka menaburi abatesasi. Ny Sukaesih dan Ny Nanung saat mengontrol dan menaburi Saat tengah mengecek abatesasi di rumah Ny Een warga RT 02. (vanessa) kebersihan bak penampungan "Asalkan apabila bak mandi dikuras, yang air di kamar mandi rumah Ny Een di RT 02, keduanya pun memberi pemahaman cara boleh dicuci atau disikat hanya dinding kerja bubuk abate yang bisa tahan 2-3 dasarnya saja, tepian dindingnya jangan bulan lamanya melindungi bak mandi dari sebab di tepian itulah bubuk abate menempel," kata Ny Nanung. (vanessa) kembang biak jentik.

DBD Nol Persen di Karang Tengah
KARANG TENGAH - Dalam tiga bulan terakhir, kasus jangkitan demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Karang Tengah nol persen. "Yaitu dari bulan Desember, Januari dan Pebruari tak ada kasus DBD," kata H Fauzi, Kepala TU Puskesmas Karang Tengah, S enin H Fauzi (21/3). Wilayah kerja Puskesmas Kar ang Tengah mel iputi Kelurahan Karang Tengah, Karang Timur dan Karang Mulya. Diduga keberhasilan ini disebabkan warga di tiga kelurahan ini mulai sadar menjaga kebersihan lingkungan. Misalnya setiap seminggu sekali mereka membersihkan lingkungan, kader jumantik DBD rajin turun memberi penyuluhan, lalu petugas puskesmas tanggap memberi pembinaan kesehatan warga. (iwan)

Distanak Kembangkan Kemandirian Tangani Penyakit Ternak
NEGLASARI - Sejak berhasil menjadi Percontohan Penanganan Flu Burung Nasional Tahun 2007, Pemk ot Tangerang terus mengembangkan program Penanganan Penyakit Ternak Secara Mandiri pada ternak-ternak lainnya. Dedy, Pen yuluh Lapangan Waspada Flu Burung pada Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Pemkot Tangerang saat meninjau ternak warga di Kelurahan Kedaung Wetan, Rabu (16/3), mengutarakan SOP-nya telah dikembangkan sehingga kini mereka bisa menangani penyakit disebabkan kesakitan ternak lainnya, semisal kambing dan sapi. Operasionalnya diterapkan dengan cara meningkatkan peran-serta masyarakat, khususnya pemilik ternak dalam penanganan penyakit ternak mereka. Melalui cara-cara penyuluhan atau terjun langsung petugas ke lokasi-lokasi ternak, misalnya perlakukan pengecekan surat jalan dan kondisi sapi ketika masuk ke wi layah Kota Tangerang. "Lalu menerjunkan Tim T anggap Flu B urung pada Hari Raya Kurban ke tempat pemotongan hewan kurban di masyarakat," katanya. "Prosedur seperti ini dikembangkan mandiri Pemkot Tangerang, tanpa bantuan dari pihak luar, seperti di daerah lainnya..." Misalnya ketika petugas datang ke salah satu tempat pemotongan ayam, dimintanya pemilik lokasi pemotongan ayam untuk mengubur atau membakar ayam mati mendadak, jika ditemukan. Lalu bila itu terjadi, petugas pun langsung memberi desinfektan gratis untuk digunakan membersihkan kandang. (irfan)

Puluhan Murid SDN Pondok Bahar 2 Dilatih Jadi Dokter Cilik
KARANG TENGAH – Puluhan murid kelas 4 dan 5 SDN Pondok Bahar 2 mendapat pelatihan menjadi dokter kecil (dokcil) dan usaha kesehatan sekolah (UKS) dari petugas Puskesmas Pedurenan dan para guru mePuluhan murid SDN Pondok Bahar 2 tengah mengikuti reka, Jumat pelatihan menjadi dokter kecil. (iwan) (18/3). Dalam kegiatan ini, para murid siswa menjadi dokter kecil dengan dipersilakan untuk bertanya kepada tujuansetelah mereka paham bisa para pelatih dan guru mereka. melakukan pertolongan pertama Sehingga acara yang berlangsung kesehatan kepada siswa saat di sekolah. “Sebab itu untuk menjadi di sekolah itu berlangsung meriah. Muhasan, Guru UKS SDN Pondok dokter kecil mereka harus bisa Bahar 2, mengatakan sekolahnya menjaga kebersihan diri sebelum ke sangat mendukung pelatihan mu- orang lain.” Diinformasikan kegiatan perid untuk menjadi dokter kecil. “Apalagi bi la sarana UKS seperti latihan juga dibantu dr Hj Rizky Ardiati, Kepala Puskesmas Peobat-obatannya diberikan.” Dewi Aprilia, Pemegang Program durenan dan dr Dea. Setelah UKS Puskesmas Pedurenan, me- dilakukan pelatihan selanjutnya ngungkapkan kegiatan pelatihan dilakukan pembinaan kontinyu dokter kecil untuk mempersiapkan terhadap mereka. (iwan)

20 Murid SDN Doyong 4 Ikuti Pelatihan Dokter Cilik
JATIUWUNG – “Dokcil adalah peserta didik yang memenuhi kreteria dan telah dilatih dalam pemeliharaan serta peningkatan kesehatan sendiri, teman, keluarga, dan lingkungan,” papar Fahrizal, P etugas Dinas Kesehatan Kota Tangerang saat pelatihan dokcil di Aula Puskesmas JaPembukaan pelatihan dokcil oleh dr Jamilah. (wawan) tiuwung, Jumat rilaku hidup sehat, berbudi pekerti (18/3). Dalam pelatihan ini sedikitnya 20 baik dan suka menolong, terakhir murid SDN Doyong 4 terdiri murid harus memiliki izin dari orang tua. Sarita menjelaskan pelatihan kelas 4, 5 dan 6 mendapat pelatihan dokcil. Pelatih terdiri dari Fahrizal dan dokcil bertujuan untuk menSarita, keduanya pejabat di Seksi Ke- ciptakan kemampuan perilaku hidup sehatan Anak, Remaja dan Usia Lan- bersih dan sehat kepada peserta jut Dinas Kesehatan Kota T angerang. didik agar bisa menciptakan lingkuDikatakan setiap murid yang ngan yang bersih, indah, sehat dan mengikuti pelatihan ini harus nyaman sehingga peserta didik memenuhi kreteria, di antaranya dapat sehat fisik, mental dan sosial. “Bila telah tercipta, maka ke peserta didik adalah murid kelas 4, 5, dan 6, memiliki prestasi di depan mereka dapat memiliki daya sekolah, berbadan sehat, berwatak hayat dan daya tangkal yang kuat pemimpin dan bertanggung jawab, terhadap pengaruh buruk penyalahberpenampilan bersih dan berpe- gunaan Napza,” ucapnya. (wawan)

120 Warga RW 07 Buaran Indah Diobati Gratis FKBI
TANGERANG - Sebanyak 120 warga RW 07 Kelurahan Buar an Indah, K ecamatan Tangerang, mendapat pengobatan gratis dan 2 anak dikhitan gratisoleh Forum Komunitas Buaran Indah (FKBI). H. Akmal, Anggota FKBI, Minggu (20/3), mengutarakan kegiatan ini disambut positif warga yang ditandai dengan jumlah kedatangan warga memanfaatkan bakti sosial ini. "Kegiatan ini memang telah disosialisasikan lebih dari sebulan lalu." Forum pemuda yang dikoordinatori Eman berharap kegiatan sosial yang berhasil dilaksanakan sebanyak tiga kali ini dapat memberi hasil positif bagi kesehatan warga kurang mampu. (irfan)

- 10

KECAMATAN MEMBANGUN

Th.IX/Pekan 4/ Maret 2011 Th.IX/Pekan 3/ Rabiul Akhir 1432 H

Edisi 6

3 Sumur Artesis Bantu 540 Keluarga Rusunawa Manis Jaya
JATIUWUNG - Tiga titik sumur artesis yang dibangun Pemkot Tangerang di kawasan Rusunawa Manis Jaya memberi manfaat ketersediaan air bersih bagi 540 keluarga terdiri dari 1.114 jiwa.
Mujiono, Kepala TU UPTD Rusunawa Manis Jaya, Selasa (22/3), menjelaskan warga Rusunawa Manis Jaya tentu saja merasa terbantu dengan adanya tambahan sumur artesis ini, yang melengkapi jaringan PDAM sebagai sumber air penghuni rumah susun ini. Tiga sumur ini mengaliri 9 gedung yang ada, yang masing-masing gedung mampu menampung air 4.000 liter/hari. "Sebab itu warga berterima kasih dengan adanya perhatian pemerintah." (wawan)

2 Posyandu Dibangun di Sudimara Pinang
PINANG – Direncanakan tahun 2011 dua gedung posyandu akan dibangun di Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang dengan memanfaatkan dana APBD Kota Tangerang 2011. Lokasi posyandu itu berada di RW 01 dan Ahmad Tribuana RW 02 Kelurahan Sudirmara Pinang, papar Ahmad Tribuana, Sekel Sudimara Pinang, Senin (21/3). “Selain dua gedung posyandu, juga ada peningkatan jalan lingkungan yakni di Jl H Kiong di RT 02/05,” terangnya. Terkait dibangunnya fasilitas itu, kata Ahmad Tribuana yang biasa disapa Abu ini, warga Sudimara Pinang merasa gembira dan berterima kasih. (iwan)

Mujiono menunjukan keberadaan sumur artesis yang membantu ketersediaan air bersih penghuni Rusunawa Manis Jaya. (wawan)

BKM Gemah Ripah Usulkan Pompa Satelit
PERIUK - Sedikitnya 2 proyek pembangunan lanjutan PNPM telah diusulkan BKM Gemah Ripah Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, kepada Faskel PNPM Periuk untuk program 2011. Muhdi Komarudin, Koordinator BKM Gemah Muhdi Komarudin Ripah, Sabtu (19/3), menjelaskan 2 usulan prioritas itu adalah pembangunan pompa satelit air bersih untuk 50 keluarga di RW 05 dan pembangunan paving blok jalan di RW 01, RW 02, dan RW 03. "Sarana air bersih memang dibutuhkan warga RW 05 yang kondisi air tanahnya kurang bagus," katanya. Warga diminta bersabar, sebab sampai saat ini pihak BKM belum mendapat informasi baru dari Faskel terkait kapan pembangunan PNPM 2011 mulai berjalan. (vanessa)

Jalan Poris Raya Siap Dibangun Beton Tahun 2011
CIPONDOH – Melanjutkan betonisasi Jl Pinus Raya di Kelurahan Cipondoh Indah, kini Jl Poris Raya akan dibetonisasi Dinas Pekerjaan Umum di tahun 2011, kata Lurah Jajang Permana dalam rapat ketua RT/RW di aula kelurahan. “Kita harus bersyukur dan memberi partisipasi yang baik kepada P emkot Tangerang atas pembangunan ini,” katan ya, Jumat malam (19/3). Jalan utama yang melintas wilayah Kelurahan Cipondoh Indah itu menjadi prioritas pembangunan karena menjadi perlintasan perdagangan warga. Warga telah berulangkali melakukan swadaya pengurugan mengurangi kerusakan jalan. Kemudian lurah pun mengajak para ketua RT/RW agar terus menjaga kebersihan, terutama menjelang penilaian Adipura bulan Juli mendatang. “Mari ajak warga bersama-sama melakukan kebersihan, terutama jalanjalan protokol di wilayah.” Ia juga mengumumkan pada tahun 2011 ini, terdapat 3 bangunan posyandu baru yang akan dibangun di wilayah Cipondoh Indah. “Besarnya perhatian Pemkot, harus kita dukung dengan kegiatannya, misalnya bantu pendataan multiguna dengan baik,” jelasnya. (irfan)

Jajang Permana

Rumah Reyot Nenek Anah Dibedah Menjadi Layak Huni
PINANG – Rumah reyot nenek Anah, usia 65 tahun, yang tinggal di RT 08/01 Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, berhasil dibedah dengan memanfaatkan bantuan tokoh masyarakat Pinang dan masyarakat pada pertengahan Pebruari lalu. Anah mengaku senang rumahnya kini menjadi bagus, tidak lagi bocor bila hujan turun. “Pokoknya sekarang tinggal di rumah menjadi n yaman,” kata wanita yang tinggal dengan seorang cucunya, Sabtu (19/3). Arsyad, Ketua RT 08/01 Pinang mengatakan bedah rumah warga miskin di tempatnya dilakukan Abdul Syukur, tokoh masyar akat Pinang yang dibantu rekanrekannya. “Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan ini…” Sementara Muhidin, Sekel Pinang, menyambut senang bedah rumah ini. Kegiatan bedah rumah yang dilakukan akan diagendakan setiap tahunnya. “Jadi warga kurang mampu di sini yang rumahnya kurang layak akan mendapat giliran dibedah.” (iwan)

Warga melihat-lihat rumah Nenek Anah yang sudah dibedah menjaid nyaman huni. (iwan)

Ketua RT 04 sedang menunjukan saluran air yang akan di perbaiki. (wawan)

Yohana Senang Dapat Gedung Baru Posyandu Sayang Ibu
NEGLASARI - Mendapatkan gedung baru Posyandu Sayang Ibu, pengurus posyandu yang ada RW 03 Kelurahan Mekarsari pun segera memindahkan kegiatan posyandu ke gedung itu. Selama ini, kegiatan posyandu dilakukan di rumah Hj Yohana. Sebagai mantan Ketua Posyandu Sa yang Ibu, Yohana memang merasa senang keberadaan gedung baru karena sesuai dengan kebutuhan posyandu yang kini semakin banyak kegiatannya. "Sebenarnya dulu juga tidak merepotkan di rumah saya," katanya, Selasa (22/3). Namun diakuinya dengan gedung baru kegiatan posyandu mejadi bisa dikembangkan semakin luas karena memang fasilitasnya semakin lengkap. "Dulu mejanya cuma 3, , sekarang langsung punya 6 meja, masih ditambah perlengkapan lainnya." Salah satu kegiatan baru yang dapat dilakukan di gedung baru Posyandu Sayang Ibu, adalah kegiatan BKB dengan memberikan pengajaran pendidikan kepada Balita. Dia bersama kader posyandu dan penggerak kegiatan Posyandu di RW 03 Kelurahan Mekarsari mengucapkan banyak terimakasih kepada Walikota H. Wahidin Halim atas pembangunan gedung baru Posyandu ini. (irfan)

Warga RW 011 Uwung Jaya Bangga Kota Tangerang
CIBODAS - "Kami merasa bangga dengan Pemkot Tangerang yang sangat peduli dengan pemenuhan fasilitas hidup warga, berupa pembangunan jalan, saluran air, dan fasilitas kota lainnya," kata Gatot Sunarto, Ketua RT 04/ 011 Kelurahan Uwung Jaya. Lalu dia mencontohkan perbaikan Jl Dipatiukur di wilayah RW 011 dari mulai RT 01 sampai 04 kini sudah memakai pavingblok. Lalu ada penambahan perbaikan saluran air yang akan di laksanakan tahun 2011 dengan panjang 300 meter. H Mochamad Rojani, Lurah Uwung Jaya, berharap masyarakat dengan besarnya perhatian pemerintah bisa menjawabnya dengan mau menjaga dan merawat segala fasilitas kota yang telah dibangun. (wawan)

Hj Yohana berfoto bersama Kepala Puskesmas Neglasari drg Televisianingsih, Ny Maryati, Ny Hayati, Ny Nuryati, Ny Neni, Ny Sun Nio di depan Gedung Posyandu Sayang Ibu. (irfan)

Puluhan Pelajar SMPN 13 Kampanye Lingkungan Hidup
TANGERANG – Puluhan pelajar SMPN 13 Kota Tangerang menggelar kampanye pemanfaatan air secara bijaksana dalam memperingati Hari Air Dunia 22 Maret 2011 di Bantaran Sungai Ciasadane, Kampung Benteng Makasar, kemarin. Pelajar yang datang bersama para guru dan pejabat Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Tangerang pada pukul 07.00 langsung membentangkan sejumlah spanduk, di antaranya berisi pesan: “Manfaatkan Air Sebaik Mungkin Demi Kehidupan Anak Cucu Ki ta.” Setelah itu, para pelajar mengarak spanduk dengan berjalan kaki menyelusuri tepian sungai, sambil melakukan pengamatan kualitas air Cisadane dipandu pejabat BPLH Kota Tangerang. Sontak kegiatan ini mengundang perhatian banyak warga yang melihatnya. Sumiati, Kepala SMPN 13 Kota Tanger ang, mengutarakan kegiatan ini sebagai sumbangsih sekolahnya pada pelestarian lingkungan hidup sekaligus pemanfaatan air secara bijaksana. “Sekecil apapun kegiatan yang dilakukan, seperti pengenalan lingkungan hidup pada siswasiswi, saya anggap sangat berguna bagi upaya pelestarian lingkungan hidup.” Diakui di sekolahnya memang pembelajaran tentang lingkungan hidup menjadi salah kegiatan yang ditonjolkan. Meskipun pendanaannya terbatas dan saranaprasarananya sedikit, kegiatan pelestarian lingkungan hidup akan terus diberikan kepada para siswa-siswi sekolah itu. (imron)

Puluhan pelajar SMPN 13 Kota T angerang bentangkan spanduk pelestarian l ingkungan hidup dalam memperingati Hari Air Dunia di bantaran Sungai Cisadane. (boyhadi)

Edisi 6

Th.IX/Pekan 4/ Maret 2011 Th.IX/Pekan 3/ Rabiul Akhir 1432 H

KOTA KITA

10 11

Tengah Hujan WH Datang, Warga Perumahan Binong Terkesima
"MASA sih Pak Wali mau datang ke Perumahan Binong. Apalagi hujanhujan begini. WH kan memiliki nama besar, malam begini mau datang, enggak masuk akal..." begitu perdebatan sejumlah warga Perumahan Binong di Kecamatan Curug yang menunggu kedatangan WH dalam Final Bulutangkis Wahidin Halim Cup di RW 14 Perumahan Binong, Minggu (20/3).
Sore harinya memang utusan warga mendatangi kediaman WH di Pinang dan meminta kesediaan WH untuk hadir dalam partai final. WH saat itu menyatakan kesediaannya, meskipun terlihat acaranya sangat padat. "Saya akan datang, kalau terlambat maafin saya..." kata WH. Sebab itu, bagai disambar petir, para panitia dan forum RW yang sedang kongkow menunda partai final karena cuaca hujan disertai hembusan angin dingin membasahi lapangan bulutangkis, tepat pukul 23.00 tiba-tiba sosok H Wahidin Halim datang dan langsung mengucap salam. Panitia dan forum RW yang tengah duduk lesehan melonjorkan kaki dibuat kaget, mereka terkesima melihat kehadiran WH. Segera warga pun membalas salam, berdiri menyalami WH, dan mempersilakannya duduk. Suasana gembira pun segera merebak di malam final itu. Akhirnya sambil makan

SDN Pondok Bahar 2 Juara Futsal Budi Mulia
KARANG TENGAH – Tim Futsal SDN Pondok Bahar 2 berhasil meraih juara Turnamen Futsal Festival Sekolah Budi Mulia 2011 dan Ultah Yadika ke-34. Kegiatan yang diselenggarakan awal Maret itu diikuti puluhan tim futsal SD se-Jabodetabek. Cece, Kepala SDN Pondok Bahar 2, Sabtu (19/ 3), mengutarakan keberhasilan siswanya meraih juara merupakan kali pertama. Di sekolahnya memang para siswa sangat berminat berolahraga futsal. “Kami juga melakukan pembinaan intensif kepada murid sekaligus ingin menyalurkan bakatnya,” katanya. (iwan)

Warga dan Pengurus Forum RW Perumahan Binong tengah kongkow dengan WH. (wawan) rebusan kacang, WH berujar "sebenarnya saya da, tang ke sini mau main bulutangkis, tapi sayang hujan. Kalau gitu kita ngobrol aja deh..." M Idris, Ketua Forum RW Perumahan Binong, menjawab semula pihaknya bisa memaklumi bila H Wahidin Halim sampai tidak datang karena memang cuaca hujan. "Tetapi sa ya berdoa agar WH bisa hadir, sekarang hadir alhamdulillah..." Ditambahkannya Forum RW Perumahan Binong percaya pada kepemimpinan WH yang inovatif dan bakal bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi Banten. "Sebab itu, kami siap mengusung WH untuk menjadi Gubernur Banten." Sementara Iwan Handoko, K etua Panitia Turnamen, menambahkan kehadiran WH di tengah guyuran hujan menjadi salah satu bentuk kekaguman warga Bining kepada sosok WH yang peduli sesama. "Meskipun kami warga Kabupaten Tangerang y ang tidak langsung dipimpin WH, kami dapat merasakan kebanggaan atas kepemimpinan WH ini." (wawan)

Kapolsek dan Danramil Bagikan Nomor HP kepada Warga
CIPONDOH – Tanggap terhadap ganguan keamanan lingkungan, Arnold Sitinjak, Kapolsek CipondohPinang dan Siswanto, Kepala Danramil Tangerang, membagikan nomor pribadi mereka kepada warga Cipondoh Indah agar warga dapat cepat mengadu jika menemukan adanya tindakan kriminal. Pembagian nomor HP dalam acara rapat RT/RW tersebut diadakan di Aula Kelurahan Cipondoh Indah, Jumat malam (19/3). “Catat nomor HP saya, 081381633456, hubungi jika ada yang mencurigakan,” kata Kapolsek Arnold Sintinjak, terutama berkaitan dengan maraknya isu bom di masyarakat akhir-akhir ini. Ia juga mengungkapkan sejak diberlakukannya patroli di wilayah, maka aksi curanmor dan kriminal mulai berkurang. Sejalan dengan Kapolsek, Siswanto juga melakukan hal yang sama dengan menginformasikan nomor pribadinya 081553249442. Sebagai call centre bagi warga yang membutuhkan bantuan dari instansinya. “Danramil siap ikut serta kegiatan warga, baik kerjabakti, shalat jumat, dan lainnya,” katanya. Keduanya memang belum lama menjabat di tempatnya sekarang. Kapolsek Arnold baru menjabat selama 4 bulan, sedangkan Kapten Siswanto baru 3 minggu menjabat. Mereka memprogram agar instansinya lebih dekat dengan warga. (irfan)

Maulid Nabi Jadi Momentum Perubahan
PINANG - Camat Pinang H Sachrudin mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW agar dijadikan momentum perubahan ke arah yang lebih baik. "Jangan hanya setiap tahun diperingati saja, namun harus diambil hikmahnya dan momentum perubahan ke arah yang lebih baik." Dikatakan saat memberi sambutan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar UPTD Pendidikan Dasar Pinang di halaman Kantor Kecamatan Pinang, Sabtu (19/ 3), kelahiran nabi untuk menyempurnakan akhlak manusia dan selanjutnya menciptakan masyarakat sejahtera. Pemkot Tangerang y ang mempunyai visi membangun masyarakat berakhlakul karimah berupaya mewujudkan tuntunan pembangunan prorakyat ke arah perubahan yang lebih baik. "Di mana saat ini terus dibangun mental-spritual dan sarana-prasana untuk menciptakan ke arah sana yang lebih baik itu." Sementara Hj Murwati, Kepala UPTD Pendidikan Dasar Pinang, mengungkapkan kegiatan maulid diikuti para guru SD dan TK di wilayahnya. "Diharapkan para guru yang selalu menjadi teladan setiap siswanya ini juga bisa meneladani akhlak nabi." (iwan)

Kapolsek Cipondoh-Pinang Danramil dan Lurah ketika berbicara di depan RT/RW Cipondoh Indah. (irfan)

Ratusan Warga Pondok Bahar Ikuti Penyuluhan Hukum
KARANG TENGAH - Ratusan warga Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, mengikuti penyuluhan hukum yang digelar Fakultas Hukum (FH) Univ ersitas Tarumanegara (Untar) bekerjasama pengurus RW 05, Kelurahan Pondok Bahar Senin (21/3). , Peserta penyuluhan yang terdiri dari kader PKK, pengurus RT/RW, dan tokoh masy arakat itu antusias mengikutinya. Misalnya mereka menyimak uraian-uraian hukum yang disampaikan nara sumber, seperti hukum perkawinan, hukum kewarisan, hukum acara perdata, dan hukum tata negara. Agust Isr off, Ketua RW 05 Pondok Bahar, mengaku senang adanya penyuluhan hukum di tempatnya karena masyarakat menjadi lebih mengetahui soal hukum terutama yang tengah berkembang di masyarakat. Gurnadi SH MH, Dekan Fakul tas Hukum Untar me, ngatakan digelarnya penyuluhan hukum dalam rangka melaksanakan program tri dharma perguruan tinggi, salah satunya pengabdian kepada masyarakat yang berbentuk penyuluhan hukum. Ahmad Baidhowi, Lurah Pondok Bahar, dalam sambutannya merasa senang adanya penyuluhan hukum kepada warganya karena akan sangat bermanfaat. (iwan)

Ratusan warga Pondok Bahar tengah mengikuti penyuluhan hukum yang digelar FH Untar.(iwan)

SAMBUNGAN BERITA
WH Pemimpin Inovatif...
memang telah mampu membawa daerah seluas 1 7.000 hektar lebih ini menjadi daerah yang modern, ber adab , kondusi f, aman, tenteram, dan mensejahterakan. Di kota ini misalnya telah dibangun 400 lebih sekolah dengan gedung yang megah dan kokoh. Hadirnya gedung-gedung sekolah kokoh dan megah dimungkinkan dengan keberanian menginovasi penganggaran dana pendidikan dalam APBD sampai 48 persen, yang melebihi kuota penganggaran dana pendidikan skala nasional yang hanya 20 persen. Keberanian penganggaran itu telah dimulai sejak tahun 2004 hingga kini. Misalnya tahun 2004 dianggarkan Rp 286,1 miliar dari APBD Rp 595,9 miliar, terus meningkat di setiap tahun anggarannya, hingga di tahun 2010 dianggarkan Rp 496,4 miliar dari APBD Rp 1,4 triliun. Sementara kalangan pendidiknya pun mendapat perhatian kesejahteraannya secara memadai dari Pemerintah K ota Tanger ang, termasuk penyebaran beasiswa kepada ribuan pelajar berprestasi. Sisi lainnya, sarana jalan di K ota Tanger ang pun telah mengular dengan mulus dan membuat jaringan yang memudahkan perhubungan manusia dan barang di seantero kota, bahkan memanjang ke DKI Jakarta, Kabupaten Tangerang, dan Kota T angerang Selatan. Lalu Pemkot Tangerang telah pula berhasil dan terus memberi perhatian tinggi kepada 357.174 masyarakat miskin dan rentan miskin dengan program pemberian Kartu Multi Guna (KMG) yang memberi layanan gratis kesehatan dan pendidikan. Penganggaran dana KMG telah dilakukan Pemkot Tanger ang sejak tahun 2008 hingga kini. Di tahun 2008 dianggarkan Rp 4 miliar tahun 2009 diang, garkan Rp 10 miliar tahun , 2010 dianggarkan Rp 10 mi liar, dan tahun 2011 tentunya dianggarkan dana yang lebih besar lagi. Lalu Pemerintah Kota Tangerang pun memprogram pembangunan Seribu Posyandu dan pemberian bantuan sosial kemasyarakatan masing-masing Rp 6 juta per tahun pada setiap posyandu, menyediakan 25 puskesmas modern, dan saat ini tengah dimatangkan rencana pembangunan Rumahsakit Umum Daerah. Berkat program-program kepedulian kesehatan bagi masyarakat ini, akhirnya pemerintah pusat melalui Menteri Kesehatan pun menganugerahkan Kstaria Bakti Husada Karya. WH mampu membawa Kota T angerang meningkatkan derajat kesehatan udara yang dibuktikan dengan raihan Penghargaan Langit Biru. Lalu keberhasilan tiga tahun berturut-turut meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari BPKRI dalam laporan keuangan daerah terbaik 2007, 2008, dan 2009. Kemudian keberhasilan ini kita sandingkan dengan keberhasilan Raihan Anugerah Adipura, yang menjadi daerah pertama di Banten yang merebut supremasi kebersihan kota. (imron)

Tim Marawis SDN Jatake 4 Juara II Gema Maulid Nabi
JATIUWUNG - Tim Marawis SDN Jatake 4 Kelurahan Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung, keluar sebagai juara II Lomba Marawis Yayasan Islamic Village Kelapa Dua di Kabupaten Tangerang dalam Gema Maul id Nabi Muhammad SAW 1432 H. Hj Yeni Rose Amalia, K epala SDN jatake 4, Selasa (22/3), mengaku terkejut saat mendengar informasi tim marawis sekolahnya meraih gelar juara II. "Saya senang dan bangga karena peserta dari dua daerah, yaitu Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang." Sementara Akbar Maulana, vokalis Tim Marawis SDN Jatake 4, mengutarakan hasil itu berkat kerja sama yang baik tim dan didukung doa para guru dan kepala sekolah. "Kami pun senang, mudah-mudahan bisa membawa harum sekolah..." (wawan)

WH Hadiahi Umroh...
fasih membaca surat Ali Imron ayat 160 di hadapan hadirin saat itu. Selama membaca ayat suci tersebut, walikota pun ikut menggerakkan bibirnya membaca surat tersebut. Juara MTQ Nasional cabang Murotal tahun 2008 tersebut, dijelaskan Nurul Badri, sangat kaget ketika WH menyampaikan pernyataan memberi hadiah umroh. Bilal pun masih tidak percaya ketika beberapa pejabat dan lurah mengucapkan selamat kepadanya. Namun sessat tersadar, dia pun mengucapkan terimakasih kepada Walikota Tangerang. “Terimakasih Pak Wali...” (irfan)

DIRGAHAYU KOTA TANGERANG

Fokus-Opini
Th.IX/Pekan 4/ Maret 2011 Th.IX/Pekan 3/ Rabiul Akhir 1432 H

Edisi 6

Kehebatan Kota Tangerang Nyamankan Hidup Warganya
TANGERANG - Bicara pertumbuhan kehebatan Kota Tangerang secara kasat mata memang selalu mengundang decak kagum banyak masyarakat, khususnya masyarakat luar daerah Kota Tangerang. Mereka kagum pada kesejateraan masyarakatnya yang diempati pemerintah daerahnya, saranaprasarana kotanya yang menyamankan hidup masyarakatnya, dan kualitas hidup masyarakatnya yang terus meningkat.
Biro Pusat Statistik Kota Tangerang memang mencatat indeks kesejahteraan, kenyamanan hidup, dan kualitas hidup masyarakat Kota T angerang yang terus meniingkat, sehingga harus diakui hidup di Kota Tangerang memang mensejahterakan dan menyamankan warganya. Misalnya dalam Indeks Kemiskinan Manusia Kota Tangerang di tahun 2007 tercatat 10,31, lalu menurun di tahun 2008 menjadi 9,59, dan terus menurun di tahun 2009 menjadi 9,20. Lalu Indeks Kemiskinan Multidimensi tahun 2007 tercatat 0,059, menurun di tahun 2008 menjadi 0,057, dan menurun lagi di tahun 2009 menjadi 0,053. Kemudian peluang bayi 0 tahun tidak dapat hidup sampai umur 40 tahun (probability at birth of not surviving to age 40 in persen ) di tahun 2007 mencatat 9,12, lalu menurun di tahun 2008 menjadi 8,84 dan terus menurun di tahun 2009 menjadi 8,68. Angka Buta Huruf (%) di tahun 2007 tercatat 1,68, kemudian menurun di tahun 2008 menjadi 1,66, dan di tahun 2009 kembali menurun menjadi 1,65. Kemudian persentase rumah tangga yang sumber air minum utamanya bukan air bersih bila di tahun 2007 tercatat 25,72, lalu menurun di tahun 2008 menjadi 23,44, dan di tahun 2009 turun kembali sehingga menjadi 21,88. Catatan pemberitaan KOTA BENTENG menyebutkan berkat terobosan dan inovasi yang telah dilakukan WH - sapaan akrab H Wahidin Halim, Walikota Tangerang - akhirnya memicu laju pertumbuhan ekonomi Kota Tanger ang yang mengalami kemajuan pesat. Bila laju pertumbuhan ekonomi Kota Tanger ang tahun 2006 mencapai angka 6,8%, lalu meningkat pada tahun 2007 menjadi sebesar 7,1%. Bahkan walaupun pada tahun 2008 terjadi gejolak ekonomi global ternyata pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang masih bisa mencapai angka yang fantastis yaitu 6,79% atau di atas rata-rata Propinsi Banten dan nasional yang hanya 4,5% (data BI, Regional Banten). Pertumbuhan perekonomian itupun ditandai dengan terus meningkatnya investasi yang ditanamkan penanaman modal asing (PMA) dan penanam modal dalam negeri (PMDN). Pada 2010 total investasi PMA pada izin prinsip mencapai Rp 25,47 miliar dan PMDN sebesar Rp 22 miliar dengan tenaga kerja 1.283 orang. Sementara total investasi PMA pada usaha tetap mencapai Rp 107,2 miliar dengan tenaga kerja sebanyak 995 orang. Peningkatan PMA dan PMDN di Kota Tangerang menunjukan bahwa Kota Tangerang y ang dikenal juga dengan sebutan kota seribu industri merupakan salah satu tujuan investasi yang menguntungkan baik bagi investor dalam maupun luar negeri. Ini dikarenakan akses Kota Tangerang yang dekat dengan ibukota negara DKI Jakarta dan ketersediaan Bandara Soekarno-Hatta, serta didukung infrastruktur yang baik dan menunjang. (imron)

Warga Griya Kencana, RW 04, Pedurenan, berfoto bersama di depan gedung Posy andu Anyelir. (iwan)

Warga Griya Kencana 1 Siap Ramaikan Posyandu
WARGA perumahan Griya Kencana 1 yang masuk RW 04, Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, mengaku siap meramaikan Posyandu Anyelir yang ada di wilayahnya. Warga ini memang merasa senang terkait gedung posyandu sudah dibangun bagus oleh Pemkot Tangerang. "Kami bersyukur dan berterimakasih ke P emkot Tanger ang bahw a gedung posyandu sudah ada," kata Abdul K adir , Ketua RW 04, saat dihubungi Rabu (23/ 3). B et y, K etua Posyandu Anyel ir, mengungkapkan dibangunnya gedung posyandu di tempat sekarang sudah tepat karena berada di lokasi strategis. "Karena itu kami siap meramaikannya dengan membuat berbagai kegiatan," katanya. Ny. Cici, salah satu pengurus Posyandu Anyelir mengatakan kegiatan yang sudah berjalan di posyandu adalah penimbangan, pemberian vitamian A, PMT Posbindu dan Lansia. "Direncanakan PAUD juga akan ada," terangnya. (iwan)

Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2007-2010 Kab/kota Provinsi Banten
Kabupaten/Kota Kabupaten Pandeglang Kabupaten Lebak Kabupaten Tangerang Kabupaten Serang Kota Tangerang Kota Cilegon Kota Serang Provinsi Banten 69.3 2007 67.4 66.7 70.7 67.5 74.4 74.4 2008 67.8 67.1 71.1 67.8 74.7 74.9 69.4 69.7 2009 67.99 67.45 71.45 68.27 74.89 74.99 69.99 70.06 2010 75.47 -

Hanya 4 Persen Jalan Kota Tangerang yang Rusak
DADANG Durahman, Kepala Dinas PU Kota Tangerang menginformasikan dari 130 km jalan mengular di 34 ruas yang ada di Kota Tangerang hanya 4 per sennya yang rusak. "Jalan yang rusak berlubang dan aspalnya tergerus itu sesegera dilaporkan warga langsung diperbaiki cepat," kata saat jumpa pers, pekan lalu. Perbaikan cepat bisa dilakukan kar ena APBD Kota Tangerang 2011 telah menyediakan dana Rp 7 miliar bagi perbaikan cepatnya. Dadang pun mengakui saat ini memang terdapat kerusakan jalan di Kota Tanger ang, yai tu berupa jalan menjadi tanggung-jawan pemerintah pusat dan Pemprop Banten. Semisal kerusakan Jl Daan Mogot, Jl KH Hasyim Ashari, dan badan badan Fly-over Sudirman, dll. Diharapkannya, Pemprop Banten dan pemerintah pusat bisa segera memperbaiki kerusakan jalan yang ada, biar masyarakat pengguna menjadi nyaman berlalulintas. (imron)

Sumber: 2007-2009 (Buku Publikasi PDRB Kota Tangerang 2009)

Gubernur Harus Sosok Pemimpin yang Inovatif
PERBINCANGAN mengenai sosok calon Gubernur Banten di masa depan adalah seorang yang inovatif serta dekat dengan rakyatnya mulai menghangat.
Calon gubernur itu sudah sepantasnya dari kalangan birokrat, yang jelas dia popul is dan SMART. Sehingga ketika dia menduduki kursi gubernur segenap programnya berpihak kepada bagaimana menciptakan kesejahteraan rakyat. Banten membutuhkan seorang Gubernur yang memiliki kepekaan terhadap kehidupan rakyat, terutama mengurai persoalan kemiskinan dan kebodohan. Kemiskinan dan kebodohan adalah sebuah persoalan yang harus dicarikan jalan keluarnya. Lewat para pimpinan Banten ke depan yang akan dipilih rakyat secara langsung, umum, bebas dan rahasia agar mendapatkan sosok pimpinan yang baik. Dalam Buku "Pemimpin dan Kepemimpinan" Dr Kartini Kartono mengungkapkan sifat-sifat seorang pemimpin yang harus dimilikinya, antara lain: Pertama, memiliki energi jasmani dan mental yang lebih (physical and nervous energy), artinya setiap pribadi pemimpin memiliki tenaga dan rohani yang luar-biasa yaitu mempunyai dayatahan, keuletan, kekuatan atau tenaga yang istimewa yang tampak seperti tidak akan pernah habis. Kedua , sosok pimpinan hendaknya memiliki kesadaran akan tujuan dan arah (A sense of purpose and direction). Dia tahu persis kemana arah yang ditujunya dalam melakukan aktivitas kepemimpinannya. Ketiga, mempunyai sifat antusiasme (enthusiasm ; semangat, kegairahan serta kegembiraan yang besar). Keempat, keramahan serta kecintaan (Friendliness and affection), pemimpim selalu membuat semua senang, bahagia dan sejahtera.

Oleh: Dr. HM Harry Mulya Zein (Doktor Ilmu Pemerintahan dan Sekretaris Daerah Kota Tangerang)
miliki penguasaan keterampilan untuk mengajar (teaching skill), sosok pemimpin yang baik adalah seorang guru yang mampu menuntun, mendidik, mengarahkan, mendorong dan menggerakan masyarakatnya untuk berbuat sesuatu. Kesepuluh, mempunyai sifat kepercayaan (faith), keberhasilan pemimpin itu pada umumnya selalu didukung oleh kepercayaan rakyatnya. Gubernur Banten hasil pemilihan langsung ini diharapkan membawa angin segar perubahan menciptakan tata-kelola kepemerintahan yang akuntabel, artinya sebuah birokrasi pemerintahan yang menekankan akuntabilitas adalah seluruh aktivitas kepemerintahannya dapat dipertanggung jawabkan kepada publik, hampir sama bermakna kejujuran dan amanah. Sabda Rosulul lah SAW, seorang yang berperilaku yang baik sudah menjadi keharusan, artinya, "menjauhi dusta karena dusta akan membawa perbuatan dosa dan dosa membawamu ke neraka. Biasakan berkata jujur karena sifat jujur akan membawamu kepada kebajikan dan membawamu ke surga." (HR Bukhari dan Muslim). Pribadi yang jujur merupakan roh kehidupan yang teramat fundamental, karena setiap penyimpangan dari prinsip kejujuran pada hakekatnya akan berbenturan dengan hati nurani. Sejumlah pakar ilmu pemerintahan, berpendapat bahwa tata-kelola kepemerintahan yang baik dan berwibawa di mata rakyat setidaknya dibangun oleh tiga pilar penyanggah, yakni transparansi, akuntabilitas dan partisipasi. Pertama, transparansi berarti sebuah birokrasi pemerintahan harus terbuka akses bagi semua pihak yang berkepentingan terhadap setiap informasi terkait seperti berbagi peraturan dan perundangundangan, serta kebijakan pemerintah. Informasi social, ekonomi dan politik yang andal (reliable) dan berkala haruslah tersedia dan dapat diakses oleh publik. Kedua , akuntabilitas yakni kepastian suatu organisasi pemerintahan sebagai badan publik untuk bertanggung gugat atas keberhasilan maupun kegagalannya dalam melaksanakan misinya untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan secara periodik. Ketiga, partisipasi yang merupakan perwujudan dari berubahnya paradigma mengenai peran masyarakat dalam pembangunan. Masyarakat bukanlah sekedar penerima manfaat (beneficiaries) atau objek belaka, melainkan agen pembangunan (subjek) yang mempunyai porsi yang penting. Dengan prinsip "dari dan untuk rakyat", mereka harus memiliki akses pada pelbagai institusi yang mempromosikan pembangunan. Karena kualitas hubungan antara pemerintah dengan warga yang dilayani dan dilindunginya menjadi penting di sini. Tentunya sosok Gubernur Banten ke depan ini agar menciptakan sebuah pimpinan birokrasi pemerintahan propinsi yang amanah serta berbasis rakyat dalam memperjuangkan segenap kepentingan rakyat. Persoalan kemiskinan dan kebodohan agar menjadi tema-tema sentral para kandidat gubernur. Rakyat menunggu sosok gubernur yang bukan sekedar mengumbar janji-janji yang tidak jelas konkritisasinya. Singkatnya para kandidat Gubernur Banten agar memiliki komitmen untuk mengentaskan rakyat Banten dari kemiskinan dan kebodohan. Jika diamati secara seksama, sosok gubernur ke depan adalah harus sosok reformis dan inovatif. Hal itu ada pada diri Bang WH. Semoga! ***

Kelima, memiliki integritas (integrity, k eutuhan, kejujuran, ketulusan hati). Keenam , penguasaan teknis ( technical mastery ), setiap pimpinan harus memiliki satu atau beberapa kemahiran teknis tertentu, agar dia mempunyai kewibawaan dan kekuasaan untuk memimpin masyarakatnya. Ketujuh, ketegasan dalam mengambil keputusan (decisiveness), seorang pemimpin yang berhasil itu pasti dapat mengambil keputusan secara tepat, tegas, dan cepat, sebagai hasil dari kearifan dan pengalamannya. Kedelapan , memiliki kecerdasan (intelligence) yang mumpuni. Kesembilan, me-

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->