Anda di halaman 1dari 21

|  


 
|  | 

|    
 || 

   
  
 
       !|

 " #$
h ï    
    
 
  
!          
 
     

       
   
    
%&      
    

      
  
  
    
      
  
      

 " #
h ›    
   
  
    
  


        
  
h 
        
 
   
  
    
  
   

   
  
  
     
 
 
h ›   
   
  

 
    
 

          
 
  
  
KOMPETENSI

h Dari perkuliahan ini mahasiswa diharapkan


memiliki wawasan serta kemampuan
metodologis dalam merekonstruksi sejarah
pendidikan Islam
!   #$
- Orientasi tentang hak dan kewajiban
mahasiswa.
›       
         
             
         


 
          

      
   
           
    
    

 
!   # 
-   | 
  
    
ÿ     
 

    
    
  
    
!—     
 
 
 ï   "ïï›
 
##$% 

 &  
   
!   #'
-     
(    #    
"  
 
Islamisasi di Indonesia membutuhkan waktu yang
tidak sedikit. Bahkan hingga sekarang islamisasi
belum selesai dan mungkin tidak akan pernah
selesai. Islamisasi di Indonesia tidak saja melibatkan
institusi-institusi budaya, tapi juga institusi sosial dan
politik. Bagaimana dengan perkembangan institusi
pendidikan Islam. Khozin. Jejak-jejak Pendidikan
Islam di Indonesia. Malang: UMM-Press. Hal. 23-43;
Ahmad Mansur Suryanegara. Menemukan Sejarah;
Wacana Pergerakan Islam di Indonesia. Bandung:
Mizan. hal. 73-108.
!   #)
  #  " 


"     
› 
   
       
           

  '    
   
   
'!—  
   
  
 ï   "ïï›

()*#ï
+ 
    
    ï! #*,$
!   #*
|  "  
"   " 
"  
› 
   
    

            

 
 ›  
  
 

         
  
- 
./
     
  0 
 1›)23!— 
    
  
 ï   "ïï
›
()*#
!   #+
 
    
3

    
   

  ÿ 
ÿ    
  
   
  

  
 
    
 
 
 
   
     
     
    
 !—  
   
  
 ï   "ïï›

 *45,ï
 3
  6  ›   
7  0 
 8+7ï389 ::#*,
!   #,
 
" 
  

 
 
›endidikan agama Islam yang dilaksanakan di sekolah-
sekolah umum hingga sekarang ini melewati sejarah
panjang. Bahkan hingga masa kemerdekaan
pelaksanaan ›AI selalu merupakan kebijakan politik.
Meski secara yuridis pelaksanaan ›AI mendapatkan
kepastian hukum tapi komitmen pemerintah masih
perlu dipertanyakan. Khozin. Jejak-jejak ›endidikan
Islam di Indonesia. Malang: UMM-›ress. 147-154.
Marwan Saridjo, Bunga Rampai ›endidikan Agama
Islam. Jakarta: CV. AMISCO. Hal. 21- 95.
!   #-

 . /
  

  
 
›endidikan Agama Islam yang dilaksanakan di
sekolah-sekolah umum memiliki kurikulum
tersendiri, berbeda dengan kurikulum ›AI pada
madrasah. Bagaimana kurikulum ›AI serta
textbook berkembang selama ini. Khozin.
Jejak-jejak ›endidikan Islam di Indonesia.
Malang: UMM-›ress. 147-154. Marwan Saridjo,
Bunga Rampai ›endidikan Agama Islam.
Jakarta: CV. AMISCO. Hal. 21- 95.
!   #0
(   " 
"    " 
›erkembangan Islam di Indonesia mengindikasikan
keterlibatan kyai. Mereka tidak hanya mengajar di
pesantren, tapi juga mengajar umat melalui sistem
pendidikan luar sekolah di masyarakat. ›eren mereka
sekarang ini khususnya dalam lembaga-lembaga
pendidikan formal jalur sekolah digantikan para guru
lulusan pendidikan formal dan bahkan yang bergelar
sarjana. Khozin. Jejak-jejak ›endidikan Islam di
Indonesia. Malang: UMM-›ress. hal. 87-99. Saifuddin
Zuhri, Guruku Orang-orang dari ›esantren, Yogyakarta:
LKIS.
!   #$1
Kontribusi Muhammadiyah dalam
Pengembangan Pendidikan Islam
Sebagai organisasi keagamaan Muhammadiyah lebih
mengedepankan ciri kecendikiaan. Komsekwensinya
Muhammadiyah lebih banyak berkiprah pada pendidikan
umum daripada pesantren. Bagaimana asalmuasal
kemunculan sistem pendidikan Muhammadiyah? Apakah
kontribusi yang dapat disumbangkan Muhammadiyah
melalui sistem pendidikannya? Khozin. Menggugat
›endidikan Muhammadiyah. Malang: UMM-›ress. Amir
Hamzah, ›embaharuan ›endidikan dan ›engajaran
Muhammadiyah. Yogyakarta: UM Jember.
!   #$$
Kontribusi Muhammadiyah dalam
Pengembangan Pesantren
Sebagai organisasi keagamaan, Muhammadiyah
membutuhkan lembaga pendidikan yang dapat
menyiapkan kader-kader ulama. Komsekwensinya
Muhammadiyah juga mulai membangun lembaga
pendidikan pesantren. Bagaimana asal-muasal
pesantren Muhammadiyah? Bagaimana perkembangan
pesantren Muhammadiyah. Khozin. Menggugat
›endidikan Muhammadiyah. Malang: UMM-›ress. Amir
Hamzah, ›embaharuan ›endidikan dan ›engajaran
Muhammadiyah. Yogyakarta: UM Jember.
!   #$
NU dan Pelestarian Tradisi Pesantren
Sebagai organisasi keagamaan yang
mengedepankan ciri keulamaan, NU hingga saat
ini memiliki basis yang kaut di pesantren.
Bagaimana tradisi kepesantrenan yang di
lingungan NU ? ›elestarian seperti apakah yang
dilakukan NU untuk mempertahankan sistem
pendidikan pesantren. Khozin. Jejak-jejak
›endidikan Islam di Indonesia. Malang: UMM-
›ress. Hal. 137-143. Zamakhysari Dhofier. Tradisi
›esantren Studi tentang ›andangan Hidup Kyai.
Jakarta: L›3ES
!   #$'
-  
"  
   
   
›        

  
       
 
    
   

 ›ÿ    
  
   / 
3ÿ7   7 
 "
   7
°
       
  

  ;  7   <0 
 
=
  >)#>4#ï 
       
  

 ï   
!   #$)
 "
  ""  
  
 
›          
   
 
    
  
           
7         

            

 
 
'6  ˜
   
  
 0 
 1 .
!  23 
h Metode Kuliah
h Ceramah, dialog, diskusi dan
penugasan
h Evaluasi
h Nilai mata kuliah ini ditentukan dari
partisipasi di kelas, tugas, UTS dan UAS
Œacaan Wajib
- 
73
#:5(  
      
   
 0 
 1›)23
- !>$$(—     
 
 
     
˜ ï   "ïï›

Œ4 
- 7!
7!
 —       
 ˜!"

!"

- 8
ï  3    
 
- .
 
þ  
  
 #$%%#$&'
- =
ï     ()  
   (*   
 
 + 
-     
 ) (
 , -  
-   7
  .   
   
*     

- 
73
   ° °     
 
   
- 1=      /    
- ï      
- ï
+