Anda di halaman 1dari 16

BAB III

DESKRIPSI PEKERJAAN

2.1. Kerangka Teori


Secara ringkas, langkah penyusunan kerangka teori ini di sebagai berikut :
• Sejarah server
• Macam –macam server
• Membahas maintenance server

2.2. Studi Pustaka


2.2.1.Sejarah Server
Peladen (dikenal luas sebagai Server) adalah sebuah sistem komputer yang
menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server
didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga
dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi
jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak
administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang
terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan
memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.
Umumnya, di dalam sistem operasi server terdapat berbagai macam service
yang menggunakan arsitektur klien/server. Contoh dari service ini adalah DHCP
Server, Mail Server, HTTP Server, FTP Server, DNS Server dan lain sebagainya.
Setiap sistem operasi server umumnya membundel layanan-layanan tersebut atau
layanan tersebut juga dapat diperoleh dari pihak ketiga. Setiap layanan tersebut
akan merespons terhadap request dari klien. Sebagai contoh, klien DHCP akan
memberikan request kepada server yang menjalankan service DHCP server;
ketika sebuah klien membutuhkan alamat IP, klien akan memberikan
perintah/request kepada server, dengan bahasa yang dipahami oleh server DHCP,
yakni protokol DHCP itu sendiri.

10 | P a g e
(Gbr. 1. Rak Server)

Server biasanya terhubung dengan client dengan kabel UTP dan sebuah
Network Card. Kartu jaringan ini biasanya berupa kartu PCI atau ISA. Dilihat dari
fungsinya, server bisa di kategorikan dalam beberapa jenis, seperti: server aplikasi
(application server), server data (data server) maupun server proxy (proxy server).
Server aplikasi adalah server yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam
aplikasi yang dapat diakses oleh client, server data sendiri digunakan untuk
menyimpan data baik yang digunakan client secara langsung maupun data yang
diproses oleh server aplikasi. Server proxy berfungsi untuk mengatur lalu lintas di
jaringan melalui pengaturan proxy. Orang awam lebih mengenal proxy server
untuk mengkoneksikan komputer client ke Internet. Kegunaan server sangat
banyak, misalnya untuk situs internet, ilmu pengetahuan, atau sekedar
penyimpanan data.

2.2.2. Macam-macam Server

11 | P a g e
Dilihat dari fungsinya, server bisa di kategorikan dalam beberapa jenis,
seperti: server aplikasi (application server), server data (data server) maupun
server proxy (proxy server). Server aplikasi adalah server yang digunakan untuk
menyimpan berbagai macam aplikasi yang dapat diakses oleh client, server data
sendiri digunakan untuk menyimpan data baik yang digunakan client secara
langsung maupun data yang diproses oleh server aplikasi. Server proxy berfungsi
untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proxy.
Orang awam lebih mengenal proxy server untuk mengkoneksikan
komputer client ke Internet. Kegunaan server sangat banyak, misalnya untuk situs
internet, ilmu pengetahuan, atau sekedar penyimpanan data.
1. File server
`Komputer yang besar untuk PCGreater kecepatan, penyimpanan
dan pengolahan. Dan apakah yang digunakan dalam kasus penggunaan file
yang digunakan oleh sebagian besar anggota WalshBakkah Ketika
meminta file komputer tertentu FileServerMentransfer seluruh file ke dia.
Dan komputer untuk bekerja pada file dan kemudian kembali ke
FileServer perawatan apapun yang ketika WorkStation komputer dan
bukan di ServerSendiri. kepada sebuah komputer (umumnya
merupakanserver) yang didedikasikan untuk menjalankan program yang
bersangkutan.
Sistem manajemen basis data (SMBD) pada umumnya
menyediakan fungsi-fungsiserver basis data, dan beberapa SMBD (seperti
halnya MySQL atau Microsoft SQL Server) sangat bergantung kepada
model klien-server untuk mengakses basis datanya.
Untuk memilih komputer potensi penuh dengan standar yang tinggi
untuk sisa perangkat. Dan digunakan dalam hal terdapat data yang
ditempatkan dalam sebuah database yang digunakan oleh semua
workstation seperti database atau rekening bank perusahaan dan dalam hal
ini membutuhkan workstation ketika data tertentu DariData Base Server
Perawatan dari database dan memberikan data yang diminta oleh satu-

12 | P a g e
satunya database yang sedang dirawat di Data Base ServerDan bukan di
workstation.
2. Printer server

(Gbr. 2. Printer Server)

(Gbr.2. Printer Jaringan)

Penggunaan Network PrinterDaripadaDariPrinter lokalDalam


kasus cetak dan karena banyak terhubung ke printer lokal melambat
perangkat dan harus juga terjadi bahwa perangkat ini bekerja ketika Anda
mencetak .Ketika Anda mencetak kenaikan besar harus diletakkan di
Printer Server Untuk mengatur proses pencetakan dan menentukan
prioritas hak cipta. Network Printer Adalah perangkat sepertiLPC By
(Processor +NIC+IP) Dalam kasus ini Anda harus
memilihPrinterServerBesar kecepatan dan memiliki kemampuan untuk
bekerja jaringan.

3. Administration and Management server


Member Login dicapai oleh notaris Password dan Username dapat
membandingkan mereka. Dengan semua nama pengguna dan password
untuk mereka. Juga dapat mengendalikan semua perangkat dan
mengidentifikasi program yang harus bekerja dan juga dapat membatalkan
layanan tertentu di salah satu workstation. Ia juga dapat menutup atau
membuka aplikasi pada komputer yang berkuasa penuh dalam jaringan.

13 | P a g e
4. Web server
Web Server adalah sebuah software yang melayani permintaan
berupa https dari pc/client yang terhubung dalam jaringan
(internet/intranet) dan memberikan suatu hasil berupa halaman-halaman
web yang ditampilkan dalam web browser. Web server menggunakan port
80. Berikut jenis-jenis Web server :
1. Apache Web server – the HTTP web server
2. Apache Tomcat
3. Microsoft Windows server 2003 Internet Information Service
4. Light HTTP
5. Jigsaw
6. Sun java system web server
7. Xitami web server
8. Zerus web server

5. DHCP server
DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan
yang dapat "menyewakan" alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada
semua klien yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti
Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server 2003, atau
GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.
DHCP server umumnya memiliki sekumpulan alamat yang
diizinkan untuk didistribusikan kepada klien, yang disebut sebagai DHCP
Pool.Setiap klien kemudian akan menyewa alamat IP dari DHCPPool ini
untuk waktu yang ditentukan oleh DHCP, biasanya hingga beberapa hari.
Manakala waktu penyewaan alamat IP tersebut habis masanya, klien akan
meminta kepada server untuk memberikan alamat IP yang baru atau
memperpanjangnya.

14 | P a g e
6. Wide Area Information Server (WAIS)
Wide Area Information Server (disingkat menjadiWAIS) adalah
sebuah sistem pencarian dan pembukaan dokumen di Internet yang
berbasis sistem operasi UNIX yang dapat digunakan untuk mencari
dokumen pada lebih dari 500 pustaka WAIS (yang disebut sebagai WAIS
Library) diInternet seperti halnya Project Gutenberg (situs buku elektronik
gratis),dengan menemukan berkas-berkas yang telah diindeksasi yang
cocok dengan keyword (katakunci) yang dimasukkan oleh pengguna.
WAIS juga dapat digunakan sebagai mesin pencari (search engine) dalam
sebuah situs web individual.
WAIS yang dikembangkan oleh Thinking Machines Corporation,
Apple Computer dan Dow Jones menggunakan standar Z39.50 untuk
memproses natural language query yang dimasukkan oleh pengguna.
Daftar dokumen yang dikembalikan oleh WAIS seringnya tidak cocok
dengan kata kunci yang dimasukkan oleh pengguna. Untuk dapat
mengakses server WAIS, pengguna membutuhkan klien WAIS, karena
memang WAIS merupakan sistem berbasis klien/server.

7. Mail server
Mail Server adalah suatu entitas berupa komputer yang bertindak
sebagai sebuah server (penyedia layanan) dalam jaringan komputer /
internet, serta memiliki fungsi untuk melakukan penyimpanan (storing)
dan distribusi yang berupa pengiriman (sending), penjaluran (routing), dan
penerimaan (receiving) e-mail. Mail Server berjalan dengan beberapa
protokol pada TCP/IP, yakni SMTP (port 25), POP3 (port 110), dan IMAP
(port 143). Mail Server memiliki tiga komponen utama yang
menyusunnya, yakni Mail Transfer Agent (MTA), Mail Delivery Agent
(MDA), dan Mail User Agent (MUA). MTA bertugas mengatur
pengiriman dan penerimaan e-mail, MDA bertugas mengatur pengiriman
e-mail ke alamat yang sesuai pada jaringan lokal, sementara MUA

15 | P a g e
bertugas untuk menjadi antarmuka yang menghubungkan user dengan
Mail Server.

8. Terminal server

(Gbr. 3. Terminal Server)


Beberapa pengertian tentang Terminal Services adalah sebagai berikut:
1. Sebuah tool untuk memanage komputer dari jarak jauh
2. Pengembangan dari sistem operasi Windows yang memungkinkan user
untuk menjalankan sistem operasi dan aplikasi yang berjalan di
Windows melalui terminal emulasi
3. Merupakan fasilitas yang dapat di gunakan untuk memanfaatkan
hardware dengan kemampuan rendah (lama) agar dapat menjalankan
aplikasi terbaru
4. Sebuah layanan yang digunakan untuk mengakses data, aplikasi
sampai desktop Windows yang terdapat di sebuah Komputer/Server
jarak jauh melalui sebuah jaringan.

2.2.3. Tahapan Maintenance Server


1. Membuat Prosedur (Work Planning)
Buat prosedur standar penanganan masalah pada hardware,
software, jaringan, simcard, operator atau modem anda berdasarkan
manual hardware/software/jaringan/operator yang anda miliki. Buat pula

16 | P a g e
prosedur standar penanganan komplain. bedakan masalah pulsa tidak
masuk karena gangguan dengan masalah karena sistem.
Kecil kemungkinan seluruh komponen sistem: hardware, software,
jaringan, simcard, operator atau modem anda bermasalah pada saat
bersamaan. Kemungkinan itu memiliki istilah: anda bernasib buruk.Jangan
lupa, informasi kontak yang harus dihubungi jika terjadi problem, supaya
anda atau staff tidak salah sambung. Kalau problem pulsa tidak masuk,
kontak pihak Customer Service milik operator atau penyedia host-to-host,
bukan ke software developer.

2. Menyusun Denah Sistem (Network Planning)


Buatlah skema yang menggambarkan layout jaringan (LAN),
layout perkabelan (wiring), dengan informasi spek untuk masing-masing
komputer.
Membuat alokasi IP sendiri, blok IP mana untuk server, blok IP
mana untuk router, blok IP mana untuk PC lain, blok IP mana untuk
laptop, dll. Jangan gunakan DHCP atau ip dinamik untuk server dan
komputer-komputer yang bekerja melayani transaksi. Gunakan blok IP
DHCP untuk komputer lain misalnya laptop yang jarang menggunakan
kabel karena terkoneksi dengan WI-FI.

3. Gunakan Ruangan Khusus


Pisahkan server dari ruangan customer service, helpdesk, atau
frontdesk. Letakkan di tempat yang relative aman dan support listrik stabil
serta menggunakan rak yang bisa menghemat space.

4. Supply Listrik yang Tepat (Power Planning)


Sistem supply listrik yang memadai. Pelanggaran prosedur ini
adalah resiko kebakaran dan rusaknya komponen catu daya (power
supply) pada system, sebagai berikut :

17 | P a g e
1. Hitung konsumsi daya maksimum untuk masing-masing
perangkat listrik, komputer, monitor CRT, monitor LCD,
modem GSM, charger handphone, speaker sound system, dan
lain-lain. Gunakan power outlet yang sesuai untuk konsumsi
daya tersebut.
2. Jangan gunakan power outlet 5A untuk kebutuhan daya 2000
watt. Power outlet tembaga memiliki konduktifitas paling baik
namun cepat panas dan jika case plastiknya jelek akan cepat
meleleh. Pakai bahan kuningan lebih baik. Jika Anda bingung,
cari saja merek Broco (luar) atau Uticon (lokal).
3. Agak mahal sedikit, tapi jauh lebih kuat.) Sebelum membuka
jalur supply listrik khusus server dan perangkat lainnya, pasang
MCB antara ruangan server dengan kantor.
4. Jika terjadi sesuatu dan menyebabkan lonjakan daya, listrik
tidak akan drop.

5. Sistem Perkabelan yang Benar (Wiring)


Setiap kabel memiliki nilai hambatan (R) dalam satuan Ohm.
Nilainya bisa Anda lihat di bungkus kabel (jacket). Jika kabel membentuk
simpul berarti membentuk lilitan atau flux tunggal (N=1) dan memiliki
nilai induktansi(L) dalam satuan Henry (H).
Jika simpul tersebut ditumpuk, maka akan membentuk induktor
dengan N>1. Jangan lupa, listrik PLN itu arus bolak-balik (alternating
current) jadi nilai induktansi di tempat gulungan kabel tersebut berdenyut
dengan frekuensi 50Hz (frekuensi tegangan PLN) sehingga ada magnetic
flux yang berdenyut di area tumpukan kabel tersebut. Dengan demikian
beban listrik Anda bertambah menjadi hambatan ditambah induktansi. Itu
sebabnya konsumsi daya akan lebih besar ketimbang membuat jalur kabel
yang lurus (tidak bergulung).

18 | P a g e
6. Gunakan Uninteruptible Power System (UPS)
Menggunakan UPS yang bagus dapat mengcover jatuh tegangan
dengan mulus sehingga tidak terasa jatuh tegangan sama sekali. Namun
biasanya cukup mahal. Kemampuan UPS untuk mengcover jatuh tegangan
dinamakan nilai Q. Cek spesifikasi UPS yang Anda gunakan dan
bandingkan nilai Q untuk UPS tersebut.

7. Selalu Gunakan Limited User


Buatlah user baru dengan group Users (Limited user di Windows
XP) dan lakukan pekerjaan sehari-hari menggunakan user tersebut.
Gunakan user Administrator untuk keperluan maintenance saja misalnya:
install/uninstall software, install/uninstall driver, backup, dll.

8. Install dan Update Antivirus dan Firewall


Antivirus dan Firewall apa saja cukup baik kalau sering diupdate.
Pasang di semua komputer di jaringan Anda. Mungkin Anda sudah hati-
hati dalam memindah-mindahkan file.

9. Lakukan Maintenance Berkala (Scheduled Maintenance)


Untuk maintenance yang tidak membutuhkan reboot server bisa
dilakukan kapan saja antara lain: update Windows Server 2003,
membersihkan folder temporary dan cache, defragmentasi harddisk, atau
incremental database backup. Untuk maintenance yang membutuhkan
reboot server sebaiknya dijadwalkan beberapa hari sebelumnya misalnya:
update service pack, optimasi registry, dll. Untuk full database backup bisa
dilakukan pada malam hari karena tidak membutuhkan downtime yang
lama.

10. Pekerjakan Tenaga Administrator


Mampu menggunakan browser, mengirim email atau chat sudah
mutlak.

19 | P a g e
Dalam mengelola server sendiri banyak hal yang bisa terjadi
karena hal sepele, karena kesibukan rutinitas kerja lainya, sistem komputer
bukan cuma soal CPU, RAM, harddisk, jaringan, software. Tapi juga soal
perkabelan, supply listrik, dan sumber daya manusia itu sendiri. Lebih dari
80 persen kerusakan adalah akibat kecerobohan manusianya (human
error), sisanya terjadi pada perangkat hardware dan software.

2.3. Maintenance Server di Pemerintah Kota Bekasi


Di Kantor Walikota Bekasi terdapat 2 (dua) server, yaitu : DHCP Server
dan WEB Server. Yang masing-masing terdapat di Ruang Server Bagian
Telematika (DHCP Server), dan di PT. Telkom Slipi Modern Jakarta Barat (WEB
Server). Berikut ini adalah penjelasan tentang spesifikasi dan maintenance server
dari DHCP Server dan WEB Server.

2.3.1. Maintenace DHCP Server


1. Spesifikasi DHCP Server
Berikut dibawah ini adalah tabel spesifikasi DHCP Server yang terdapat di
Pemerintahan Kota Bekasi Bagian Telematika :

HARDWARE

Intel® Xeon® Processor


Processor Type Intel
E5620 (2.40 GHz, FSB 5.86
Xeon Processor
GT/s, Cache 12 MB)

4 Gb EEC DDR3-10600
Standard Memory RDIMM 1333MHz

72 Gb X 2 SAS/300, 15K
Harddisk RPM, Cache 32MB, Hot-
Swap, 3.5-inch

20 | P a g e
Monitor Share Master View

Integrated Matrox G200e 8


Video Type
MB

Platform Dual CPU Tower Server

(Gbr. Tabel Spesifikasi Hardware DHCP Server)


Dari tabel diatas menunjukkan spesifikasi perangkat keras
(hardware) yang terdapat pada server DHCP di Bagian Telematika
Pemerintah Kota Bekasi yang terdapat di lantai bawah workshop.

SOFTWARE

System Operasi Linux Fedora 8

Proxy Squid

(Gbr. Tabel Spesifikasi Software DHCP Server)


Dari tabel diatas menunjukkan spesifikasi perangkat lunak
(software) yang terdapat pada DHCP server di Bagian Telematika
Pemerintah Kota Bekasi yang terdapat di lantai bawah depan workshop.
2. Maintenance DHCP Server
Server adalah komputer yang bertugas sebagai pelayan jaringan.
Server mengatur lalu lintas data dalam sebuah jaringan dan menyediakan
resource yang dapat dipakai oleh komputer lain yang terhubung dalam
jaringannya. Server merupakan piranti khusus dalam jaringan komputer
yang menjadi tempat bagi semua client di dalam jaringan untuk bisa
melakukan resource sharing. Server melayani semua client, jika client
membutuhkan. Server ada beberapa macam, seperti : printer server, file
server, disk server, dan database server.
Server bisa bersifat dedicated, artinya server tidak bisa
dipergunakan sebagai client untuk komunikasi, ada juga yang bersifat non-

21 | P a g e
dedicated, yaitu selain berfungsi sebagai server juga dapat dipergunakan
sebagai titik masuk untuk berkomunikasi di dalam jaringan. Cara seperti
ini populer dengan istilah client-server.
Pada Bagian Telematika Pemerintah Kota Bekasi biasanya
melakukan maintenance server atau perawatan server tidak bisa di
tentukan waktunya, kadang-kadang setiap 1 (satu) minggu sekali, 1 (satu)
bulan sekali, bahkan pernah 1 (satu) tahun sekali. Maintenance server atau
perawatan server yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Pengecekan pada hardware (perangkat keras)
2. Pengupdatetan pada firewall server
3. Merestart fisik dan fungsi dari DHCP Server

Berikut dibawah ini adalah salah satu foto pada saat maintenance
atau perawatan DHCP Server di Pemerintah Kota Bekasi Bagian
Telematika yang terdapat di ruang server Bagian Telematika Setda Kota
Bekasi.

(Gbr. 4. Saat pengecekan server DHCP)

2.3.2. Maintenance WEB Server


1. WEB Server Hosting Collocations

22 | P a g e
WEB Server hosting collocation adalah jenis layanan Internet
hosting yang memungkinkan individu dan organisasi untuk membuat situs
mereka dapat diakses melalui situs World Wide Web.
Web host adalah perusahaan yang menyediakan ruang pada server
yang mereka miliki atau sewa untuk digunakan oleh pelanggan mereka
dan juga menyediakan konektivitas Internet, yang biasanya berada di pusat
data. Web host juga dapat memberikan akses ke ruang pusat data dan
sambungan ke Internet untuk server yang mereka tidak miliki sendiri
untuk ditempatkan di pusat data mereka yang disebut colocation. Untuk
Web Server Pemerintah Kota Bekasi menggunakan layanan hosting
collocation PT. Telkom, dimana web server www.kotabekasi.go.id
ditempatkan di Pusat Data Slipi Colocation Jakarta Barat PT. Telkom.

2. Spesifikasi WEB Server


Berikut dibawah ini adalah tabe spesifikasi WEB Server yang terdapat di
Pemerintahan Kota Bekasi Bagian Telematika :
Spesifikasi WEB Server di Pemerintah Kota Bekasi

HARDWARE

Intel® Xeon® Processor


Processor Type Intel
E5620 (2.40 GHz, FSB 5.86
Xeon Processor
GT/s, Cache 12 MB)

1 Gb EEC DDR3-10600
RAM / Memory
RDIMM 1333MHz

72 Gb X 2 SAS/300, 15K
Harddisk RPM, Cache 32MB, Hot-
Swap, 3.5-inch

23 | P a g e
Integrated Matrox G200e 8
Video Type
MB

Platform Dual CPU Tower Server

(Gbr. Tabel Spesifikasi Hardware WEB Server)

Dari tabel diatas menunjukkan spesifikasi perangkat keras (hardware)


yang terdapat pada WEB server di Bagian Telematika Pemerintah Kota Bekasi
yang terdapat di lantai bawah depan workshop.

SOFTWARE

System Operasi Ubuntu 8.04

-
Proxy

Apache 2
Xamp
My SQL

PHP -

(Gbr. Tabel Spesifikasi Software WEB Server)

Dari tabel diatas menunjukkan spesifikasi perangkat lunak


(software) yang terdapat pada WEB server di Bagian Telematika
Pemerintah Kota Bekasi yang terdapat di PT. Telkom Slipi Modern Jakarta
Barat.

3. Maintenance WEB Server


Untuk perawatan WEB Server pada Bagian Telematika Pemerintah
Kota Bekasi juga sama persis dengan maintenance atau perawatan yang
dilakukan pada DHCP Server. Hanya saja pada WEB Server ini untuk

24 | P a g e
maintenance atau perawatannya biasa dilakukan setiap satu (1) bulan sekali.
Maintenance server atau perawatan server yang dilakukan adalah sebagai
berikut ;
1. Pengecekan pada hardware (perangkat keras).
2. Pengupdatetan pada firewall server
3. Merestart fisik dan fungsi dari WEB Server secara berkala.
Dari hal tersebut pada point 3 (tiga), sebagai antisipasi jika
pengungjung web Kota Bekasi maka koneksinya akan terputus, sehingga
jika ada seorang Hacker dia tidak bisa membobol password dari web
tersebut.
Dengan menggunakan Linux Fedora setidaknya mempersulit
seorang hacker memasuki system operasi server dari pada system operasi
windows.

(Gbr. 5. Saat pengecekan WEB server Colocation)

25 | P a g e