Anda di halaman 1dari 8

I.

Pendahuluan
2.1. Latar Belakang

Teknologi komputer dan printer yang ada sekarang, telah memungkinkan kita
untuk mencetak tidak hanya teks dan gambar sederhana, namun sudah dapat mencetak
dengan hasil kualitas foto. Bahkan apabila menggunakan kertas khusus untuk foto,
hasilnya menyerupai cetak foto. Teknologi komputer dan printer yang semakin canggih,
menjadikan hasil yang diperoleh akan semakin baik, dan proses produksi menjadi
semakin cepat dan mudah.

Kesempatan dan potensi inilah yang melatar belakangi usaha digital printing dalam
pedesaan, karena pangsa pasar usaha ini sangat prospektif dan tidak pernah surut. Usaha
ini sangat menjajikan mengingat kebutuhan masyarakat akan kecepatan proses
pencetakan khususnya dalam masyarakat pedesaan sangat besar. Faktor lain adalah usaha
digital printing masih dominan berada di wilayah perkotaan, sehingga dengan adanya
usaha digital printing ini di pedesaan sangat tepat untuk mengampil peluang pangsa pasar
yang ada. Diharapkan dengan membuka usaha ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di
lingkungan pedesaan, sehingga masyarakat dapat mendapatkan jasa percetakan tanpa
perlu harus ke kota.

2.2. Tujuan

Tujuan dari usaha digital pinting ini adalah membantu masyarakat pedesaan untuk
mendapatkan jasa percetakan yang murah dan dekat dengan pemukiman mereka. Selain
itu tujuan dari usaha digital pinting ini adalah untuk memanfaatkan peluang usaha yang
ada disekitar kita, sehingga dapat menjadikan usaha yang menguntungkan dan
berkekelanjutan..

1
II. ANALISIS PRODUK
2.1. Jenis, Nama dan Karakteristik Produk

Dalam usaha ini jenis produk yang dapat dihasilkan antara lain :

a. Cetak Foto Digital

Dapat mencetak foto dengan berbagai ukuran seperti 2x3, 3x4, 4x6, 3 R, 4R dan
10 R dari berbagai media seperti CD, Flash Disk, Handphone, Memori Card, dan media
penyimpanan lainnya. Proses pencetakan ini dapat ditunggu ± 10 menit.

b. Kartu nama

Menghasilkan kartu nama dengan cepat dan dapat memesan dalam jumlah sedikit
minimal 50 lembar. Selain pelanggan dapat memesan kartu nama sesuai dengan desain
sendiri atau sesuai dengan permintaan pelanggan. Ada beberapa pilihan jenis kertas
antara lain Linen, Matt Paper, Ivory dan Glossy.

c. Print Kop Surat dan Amplop

Pelanggan dapat memesan dalam jumlah sedikit tidak harus memesan dalam
jumlah banyak ( 1 rim ) seperti pada percetakan sablon atau cetak offset, sehingga
pelanggan dapat memperoleh kemudahan dalam mencetak kop surat atau amplop sesuai
dengan kebutuhannya.

d. Print Full Colour Ukuran A4

Ada beberapa kertas yang dapat dipilih pelanggan yaitu Hvs, Quarto, Glossy,
Ivory, Matt paper dan Linen. Kertas yang tidak tahan air dapat dilaminasi sehingga hasil
printingnya dapat tahan air.

2.2. Keunggulan produk dibanding produk lain di pasaran

Produk jasa yang ditawarkan dari usaha ini antara lain :

a. Proses pengerjaannya menggunakan teknologi komputer, sehingga lebih efisien


dibandingkan dengan cara konfesional ( cetak sablon atau cetak offset ).

2
b. Pelanggan dapat memesan sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang dimiki
mereka, sehingga tidak ada minimum order bagi pelanggan.
c. Proses cepat tidak memerlukan waktu lama sehingga pelanggan dapat menunggu.
Untuk semua jasa cetakan bisa ditunggu sekitar ± 10 menit.

2.3. Kebutuhan alat pendukung

Untuk menunjang usaha ini diperlukan alat-alat pendukung lainnya, yaitu


komputer, printer foto, scanner, card reader, bluetooth, infrared dan berbagai macam
kertas cetak. Alat – alat tersebut sangat penting, karena faktor utama berjalannya usaha
ini. Untuk alat – alat selain kertas dapat diperoleh di toko komputer dan asesorisnya.

III.ANALISIS PASAR

Pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini dengan harga yang semakin
murah, menyebabkan semakin banyak masyarakat yang memakai dan memanfaatkan
teknologi tersebut. Seiring dengan perkembangan kemajuan itu pula masyarakat di
pedesaan sudah mulai menggunakan teknologi digital tersebut, baik berupa handphone,
kamera digital ataupun handycam. Sehingga permintaan akan jasa digital printing akan
selalu meningkat.

Pengguna teknologi digital di daerah pedesaan umumnya kesulitan untuk


mempublikasikan hasil dekomentasinya karena jarak yang cukup jauh dari perkotaan
yang menyediakan berbagai macam jasa percetakan digital, sehingga dibutuhkan digital
printing di wilayah pedesaan untuk membantu mereka. Kami berani membuka usaha ini,
karena usaha ini belum masuk ke daerah – daerah pedesaan dan umumnya masyarakat
pedesaan mencetak hasil dokumentasinya ke kota dengan jarak tempuh yang cukup jauh
dan harga yang lebih mahal. Segmentasi utama dari usaha ini adalah masyarakat
pedesaan yang membutuhkan jasa printing digital..

3
IV. PELUANG PASAR

Kami mencoba meghadirkan bisnis yang berbeda dengan bisnis-bisnis yang sudah
ada tapi mempunyai prospek yang bagus, tanpa minimum pemesanan dan juga desain
yang tidak hanya kreatif, enak dilihat, tetapi juga desain yang menjual. Dengan
keunggulan dan kemudahan yang akan diperoleh pelanggan tersebut, kami yakin usaha
digital printing ini akan berkembang dan akan memperoleh keuntungan.

Faktor jarak tempuh ke kota dan harga yang cukup mahal adalah faktor
kesempatan yang dapat diambil untuk dijadikan peluang pasar. Selain itu bagi para
wirausaha – wirausaha menengah kebawah di pedesaan dapat mempublikasikan usaha
mereka dengan menggunakan jasa digital printing, baik untuk mencetak kartu nama, kop
surat ataupun amplop. Peluang pasar inilah yang menjadi target dari usaha digital printing
karena sangat besar keuntungan yang bisa diperoleh dari usaha ini.

V. ANALISIS PRODUKSI DAN OPERASI

5.1 Bahan baku dan peralatan yang digunakan

a. Komputer dengan spesifikasi:

- Intel Pentium IV

- Hard disk 80 GB

- RAM 512 MB

- CD RW

- 3 D AGP graphics 64MB

b. Scanner Canon

c. Printer Epson R230 untuk cetak foto

d. Laminating

e. Card Reader

4
f. Bluetooth

g. Infra Red

h. Kertas-kertas:

- Glossy Photo Paper

- Ivory Paper

- Matt Paper

- Linen Paper

- Hvs dan Quarto

5. 2 . Proses Produksi

Proses awal yang harus dilakukan dalah survey tentang harga produk – produk
digital printing yang sudah dipasaran. Diperlukan data yang actual tentang potensi harga
dari pesaing yang ada, sehingga kita dapat memperoleh kisaran harga yang terjangkau
oleh masyarakat pedesaan.

Selanjutnya kita perlu mempersiapkan peralatan dan bahan baku yang diperlukan
dalam proses produksi usaha ini. Dalam hal promosi kita tidak terlalu kesulitan untuk
mempromosikan usaha ini karena tempat usaha yang strategis dan berada di jalur aktifitas
masyarakat, sehingga masyarakat mudah untuk melihan tempat usaha ini.

Masyarakat yang ingin memakai jasa ini cukup membawa media penyimpanan
dokumentasi mereka, seperti CD, Flash Disk, Handphone dan Memori Card. Pelanggan
tidak perlu menunggu lama hasil cetakan mereka, karena proses pencetakan bisa selesai
dalam waktu ± 10 menit. Selain itu untuk memudahkan pemesanan, pelanggan bisa
memesan produk melalui telepon. Diharapkan dengan kemudahan dan keunggulan inilah
usaha digital printing dapat berkembang dan berlanjut.

5
V. ANALISIS KEUANGAN

6. 1. Investasi yang diperlukan ( Kebutuhan Modal disertai perhitungannya )

Proyeksi investasi yang diperlukan dalam pendirian usaha digital printing adalah
sebesar Rp. 7.000.000,00 ( Tujuh Juta Rupiah ) dengan perincian penggunaan sebagai
berikut

Proyeksi investasi yang diperlukan dalam satu tahun

N0 Investasi yang diperlukan Jumlah (satuan ) Harga ( Rp )


1 Komputer Pentium IV 1 3.500.000,00
2 Printer Epson R230 1 1.100.000,00
3 Scanner 1 650.000,00
4 Mesin Laminasi 1 700.000,00
5 Card Reader 1 100.000,00
6 Bloetooth 1 50.000,00
7 Infrared 1 50.000,00
8 Meja Komputer 2 200.000,00
9 Kursi 1 50.000,00
10 Alat Cutting 1 80.000,00
11 Alat tulis 1 20.000,00
12 Kertas - kertas - 500.000,00
Total Investasi yang diperlukan 7.000.000,00

6. 2. Penentuan Harga Jual Produk

Harga jual produk yang diperoleh adalah harga jual hasil survey yang sudah ada
dipasaran. Harga produk yang ditetapkan adalah dibawah harga pasar, atau dengan kata
lain harga produk kami lebih rendah bila dibandingkan dengan pesaing produk digital
printing yang sudah ada dipasaran, sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat khususnya
di wilayah pedesaan. ( Lampiran 1 ).

6. 3. Analisa Pendapatan Dalam Satu Tahun

6
Analisa laba rugi ini diperlukan untuk mengetahui besar pendapatan yang
diperoleh dalam satu tahun dengan modal yang dikeluarkan, sehingga dapat memprediksi
jumlah anggaran yang diperlukan. Apabila dalam satu tahun berjalan usaha ini masing –
masing produk mengeluarkan ± 100 lembar, maka total pendapatan yang akan diperoleh
adalah sebesar Rp. 25.000.000,00 dengan rincian sebagai berikut :

Harga Satuan Frekuensi Pendapatan


No Nama Produk Pemesana
( Rp )
n ( Rp )
1 Cetak Foto Digital : Lembar
# Ukuran 10 R 10.000,00 100 1.000.000,00
# Ukuran 4 R 2.000,00 100 200.000,00
# Ukuran 3 R 1.500,00 100 150.000,00
# Ukuran 2x3, 3x4, 4x6 500,00 100 50.000,00
2 Kartu Nama ( 1 box = 100 lbr ) Box
# Linen Paper 40.000,00 100 4.000.000,00
# Matt Paper 50.000,00 100 5.000.000,00
# Ivory 2 muka 60.000,00 100 6.000.000,00
# Glossy 60.000,00 100 6.000.000,00
3 Print Kop Surat dan Amplop Lembar
# Hvs dan Quarto 1.000,00 100 100.000,00
4 Print Full Colour Ukuran A4 Lembar
# Hvs 2.000,00 100 200.000,00
# Linen Paper 3.000,00 100 300.000,00
# Ivory 4.000,00 100 400.000,00
# Matt 6.000,00 100 600.000,00
# Glossy 10.000,00 100 1.000.000,00
Total pendapatan dalam satu tahun 25.000.000,00

Dalam analisa satu tahun terdapat biaya operasional pendukung proses produksi,
sehingga dari total pendapatan yang diperoleh setelah dikurangi total biaya produksi
( Lampiran 2 ) mendapatkan laba bersih sekitar Rp.15.500.000,00 dalam satu tahun
proses produksi. Laba bersih ini sangatlah besar hingga mencapai 200 % dari investasi
awal, sehingga usaha ini sangat menjanjikan.

VI. PENUTUP

7
Dengan usaha ini diharapkan dapat memanfaatkan peluang usaha yang ada di
sekitar kita dan dapat membantu masyarakat khususnya didaerah pedesaan untuk
mendapatkan jasa digital printing yang sekarang umumnya masih berada di perkotaan,
sehingga masyarakat dapat terbantu dengan adanya usaha digital printing di wilayah
tempat tinggal mereka.

Usaha digital ini akan bisa berkembang mengingat pendapatan yang diperoleh
dalam setahun mencapai 200% dari investasi awal, sehingga diharapkan dari usaha ini
dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat disekitarnya.