Anda di halaman 1dari 8

c 



  
Asam urat adalah asam yang berbentuk kristal-kristal yang merupakan hasil akhir dari
metabolisme purin (bentuk turunan nukleoprotein), yaitu salah satu komponen asam
nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh. Secara alamiah, purin terdapat dalam
tubuh kita dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup, yakni makanan dari
tanaman (sayur, buah, kacang-kacangan) atau pun hewan (daging, jeroan, ikan sarden).
Jadi asam urat merupakan hasil metabolisme di dalam tubuh, yang kadarnya tidak boleh
berlebih. Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap
metabolisme normal dihasilkan asam urat. . Sedangkan pemicunya adalah makanan dan
senyawa lain yang banyak mengandung purin. Sebetulnya, tubuh menyediakan 8 5
persen senyawa purin untuk kebutuhan setiap hari. Ini berarti bahwa kebutuhan purin
dari makanan hanya sekitar 15 persen.

Sayangnya, fakta ini masih belum diketahui secara luas oleh masyarakat. Akibatnya
banyak orang suka menyamaratakan semua makanan. Orang menyantap apa saja yang
dia inginkan, tanpa mempertimbangkan kandungan di dalamnya. Makanan sumber dari
produk hewani biasanya mengandung purin sangat tinggi. Produk makanan
mengandung purin tinggi kurang baik bagi orang-orang tertentu, yang punya bakat
mengalami gangguan asam urat. Jika mengonsumsi makanan ini tanpa perhitungan,
jumlah purin dalam tubuhnya dapat melewati ambang batas normal.
Beberapa jenis makanan dan minuman yang diketahui bisa meningkatkan kadar asam
urat adalah alkohol, ikan hearing, telur, dan jeroan. Ikan hearing atau sejenisnya
(sarden), dan jeroan merupakan sumber senyawa sangat potensial. Yang tergolong
jeroan bukan saja usus melainkan semua bagian lain yang terdapat dalam perut hewan
Ȃseperti hati, jantung, babat, dan limfa.

Konsumsi jeroan memperberat kerja enzim hipoksantin untuk mengolah purin.


Akibatnya banyak sisa asam urat di dalam darahnya, yang berbentuk butiran dan
mengumpul di sekitar sendi sehingga menimbulkan rasa sangat sakit. Jeroan memang
merupakan salah satu hidangan menggiurkan, di antaranya soto babat, sambal hati, sate
jantung, dan kerupuk limfa. Tetapi salah satu dampaknya, jika tubuh kelebihan senyawa
purin maka si empunya diri mengalami sakit pada persendian.

      


Pada keadaan normal akan terjadi keseimbangan antara pembentukan dan pemecahan
purin. Asam urat sebagian besar meliputi duapertiga bagiannya akan dikeluarkan dari
tubuh melalui ginjal (urin). Sepertiga lainnya dikeluarkan melalui saluran cerna (tinja),
dan kurang dari satu persen dikeluarkan melalui keringat. Tingginya asam urat
diakibatkan oleh peningkatan produksi asam urat, penurunan pengeluaran asam urat,
atau gabungan keduanya. Penumpukan asam urat dapat memicu terjadinya penyakit
yang disebut dengan penyakit gout. Gout dapat dibedakan menjadi gout dalam bentuk
primer (90%) dan sekunder (10%).
Gout primer adalah kasus gout dimana penyebabnya tidak diketahui (idiopatik). Diduga
berkaitan dengan kombinasi faktor genetik dan faktor hormonal yang menyebabkan
gangguan metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat
atau bisa juga diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh.
Sekitar 90% pasien gout primer adalah pria yang berusia lebih dari 30 tahun, sementara
gout pada wanita umumnya terjadi setelah menopause. Diperkirakan bahwa gout
terjadi pada 840 orang setiap 100.000 orang.
Gout sekunder adalah kasus gout dimana penyebabnya dapat diketahui. Penyakit gout
sekunder disebabkan antara lain karena meningkatnya produksi asam urat. Produksi
asam urat meningkat bisa disebabkan oleh diet atau mengkonsumsi makanan yang kaya
purin. Purin adalah salah satu senyawa basa organik yang menyusun asam nukleat
(asam inti dari sel) dan termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk
protein.
Produksi asam urat meningkat juga bisa karena penyakit darah (penyakit sumsum
tulang, polisitemia), penyakit-penyakit keganasan, obat-obatan (alkohol, obat-obat
kanker). Penyebab lainnya adalah obesitas (kegemukan), penyakit kulit (psoriasis),
kadar trigliserida yang tinggi. Sedangkan penurunan pengeluaran asam urat bisa
disebabkan antara lain karena penyakit gagal ginjal, tekanan darah tinggi, keadaan
kekurangan cairan (dehidrasi), kencing manis ketoasidosis, konsumsi obat-obatan
seperti diuretik, salisilat dosis rendah, etambutol, pirazinamid, penyalahgunaan obat
pencahar, dan konsumsi alkohol. Pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dengan
baik biasanya terdapat kadar benda-benda keton (hasil buangan metabolisme lemak)
yang meninggi. Benda-benda keton yang meninggi akan menyebabkan asam urat juga
ikut meninggi karena adanya gangguan pengeluaran asam urat.

c 


   
Setiap orang dapat terkena penyakit asam urat. Karena itu, kita perlu mewaspadai
gejala-gejalanya. Gangguan asam urat ditandai dengan suatu serangan tiba-tiba di
didaerah persendian. Saat bangun tidur, misalnya, ibu jari kaki dan pergelangan kaki
Anda terasa terbakar, sakit dan membengkak. Penyakit radang sendi akibat
peningkatan kadar asam urat darah disebut dengan artritis gout atau artritis pirai.
Artritis gout yang akut disebabkan oleh reaksi radang jaringan terhadap pembentukan
kristal urat.
Pada sebagian besar kasus gout riwayat penyakit dan gambaran klinis bersifat khusus,
sehingga kadang-kadang diagnosis dapat langsung ditegakkan. Seseorang dikatakan
menderita asam urat (gout) jika kondisinya memenuhi beberapa syarat dan biasanya
perjalanan penyakitnya klasik sekali, seperti mempunyai gejala yang khas penyakit
gout, mempunyai perjalanan penyakit yang khas penyakit gout, ditemukan asam urat
dalam kadar tinggi dalam darahnya, dan hasil pemeriksaan mikroskopik dari cairan
sendi atau tofus (benjolan asam urat) ditemukan kristal asam urat yang berbentuk
jarum.
Berikut pernyataan dari Ê   
           kriteria
diagnosa untuk penyakit gout adalah:
A. Adanya kristal urat yang khas dalam cairan sendi
B. Ê  (benjolan asam urat) terbukti mengandung kristal urat berdasarkan
pemeriksaan kimiawi dan mikroskopik
C. Meliputi :
1) Lebih dari sekali mengalami serangan arthritis akut
2)Terjadi peradangan secara maksimal dalam satu hari
3) Oligoarthritis (jumlah sendi yang meradang kurang dari empat)
4) Kemerahan di sekitar sendi yang meradang
5) Sendi metatarsophalangeal pertama (ibu jari kaki) terasa sakit atau membengkak
6) Serangan unilateral (satu sisi) pada sendi metatarsophalangeal pertama
7) Serangan unilateral pada sendi tarsal (jari kaki)
8) Tophus (deposit besar dan tidak teratur dari natrium urat) di kartilago artikular
(tulang rawan sendi) dan kapsula sendi
9) Hiperuricemia (kadar asam urat dalam darah lebih dari 7,5 mg/dL)
10) Pembengkakan sendi secara asimetris (satu sisi tubuh saja)11) Serangan arthritis
akut berhenti secara menyeluruh.
Diagnosis gout ditetapkan ketika didapatkan kriteria A dan/atau kriteria B dan/atau 6
hal atau lebih dari kriteria C.

  
 

Umumnya yang terserang asam urat adalah para pria, sedangkan pada perempuan
persentasenya kecil dan baru muncul setelah menopause. Kadar asam urat kaum pria
cenderung meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Kadar asam urat pria dan
wanita sejak lahir sampai usia remaja umumnya rendah.
Setelah usia remaja maka kadar asam urat pada wanita cenderung tetap rendah dan
baru meningkat setelah menopause, hal ini disebabkan oleh peranan hormon estrogen
yang membantu untuk membuang asam urat melalui urin. Pada pria, setelah usia
remaja maka kadar asam urat darah selalu lebih tinggi dari wanita yang seumurnya,
karena pria tidak memiliki hormon estrogen seperti halnya wanita. Dengan demikian
anak laki-laki dan perempuan sampai usia remaja jarang terserang penyakit gout.
Demikian pula wanita pada masa subur, jarang terserang penyakit gout

Pada pria yang mempunyai bakat kurang mampu membuang asam urat lewat urin maka
kadar asam urat darahnya akan sangat tinggi. Penyakit gout terutama menyerang pria
mulai usia pertengahan. Pada wanita ketika sudah tidak mempunyai estrogen, seperti
saat menopause, barulah wanita mulai banyak terkena asam urat.

  


Pemeriksaan asam urat di laboratorium dilakukan dengan dua cara, Enzimatik dan
Teknik Biasa. Kadar asam urat normal menurut tes Enzimatik maksimum 7 mg/dl.
Sedangkan pada Teknik Biasa, nilai normalnya maksimum 8 mg/dl. Bila hasil
pemeriksaan menunjukkan kadar asam urat melampaui standar normal itu, penderita
dimungkinkan mengalami hiperurisemia.

Kadar asam urat normal pada pria dan perempuan berbeda. Kadar asam urat normal
pada pria berkisar 3,5 Ȃ 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 Ȃ 6 mg/dl. Kadar asam urat
diatas normal disebut hiperurisemia. Perjalanan penyakit yang klasik biasanya dimulai
dengan suatu serangan atau seseorang memiliki riwayat pernah cek asam uratnya
tinggi di atas 7 mg/dl, dan makin lama makin tinggi.

Jika demikian, kemungkinannya untuk menjadi penyakit gout itu makin besar. Biasanya
25% orang yang asam uratnya tinggi akan menjadi penyakit gout. Bila kadar asam urat
tinggi tapi tidak ada gejala serangan sendi ini disebut stadium awal. Pada setiap orang
berbeda-beda. Ada yang bertahun-tahun sama sekali tidak muncul gejalanya, tetapi ada
yang muncul gejalanya di usia 20 tahun, 30 tahun, atau 40 tahun.

c 


Artritis gout muncul sebagai serangan keradangan sendi yang timbul berulang-ulang.
Gejala khas dari serangan artritis gout adalah serangan akut biasanya bersifat
monoartikular (menyerang satu sendi saja) dengan gejala pembengkakan, kemerahan,
nyeri hebat, panas dan gangguan gerak dari sendi yang terserang yang terjadi
mendadak (akut) yang mencapai puncaknya kurang dari 24 jam. Lokasi yang paling
sering pada serangan pertama adalah sendi pangkal ibu jari kaki. Hampir pada semua
kasus, lokasi artritis terutama pada sendi perifer dan jarang pada sendi sentral.
Serangan yang terjadi mendadak maksudnya tiba-tiba. Karena itu bisa saja terjadi, siang
hari sampai menjelang tidur tidak ada keluhan, tetapi pada tengah malam penderita
mendadak terbangun karena rasa sakit yang amat sangat. Kalau serangan ini datang,
penderita akan merasakan sangat kesakitan walau tubuhnya hanya terkena selimut
atau bahkan hembusan angin.

Perjalanan penyakit gout sangat khas dan mempunyai 3 tahapan.


              Pada tahap ini penderita akan
mengalami serangan artritis yang khas dan serangan tersebut akan menghilang tanpa
pengobatan dalam waktu 5 Ȃ 7 hari. Karena cepat menghilang, maka sering penderita
menduga kakinya keseleo atau kena infeksi sehingga tidak menduga terkena penyakit
gout dan tidak melakukan pemeriksaan lanjutan.
Bahkan, dokter yang mengobati kadang-kadang tidak menduga penderita terserang
penyakit gout. Karena serangan pertama kali ini singkat waktunya dan sembuh sendiri,
sering penderita berobat ke tukang urut dan waktu sembuh menyangka hal itu
disebabkan hasil urutan/pijatan. Padahal, tanpa diobati atau diurut pun serangan
pertama kali ini akan hilang sendiri.
Setelah serangan pertama, penderita akan masuk pada gout interkritikal. Pada keadaan
ini penderita dalam keadaan sehat selama jangka waktu tertentu. Jangka waktu antara
seseorang dan orang lainnya berbeda. Ada yang hanya satu tahun, ada pula yang sampai
10 tahun, tetapi rata-rata berkisar 1 Ȃ 2 tahun. Panjangnya jangka waktu tahap ini
menyebabkan seseorang lupa bahwa ia pernah menderita serangan artritis gout atau
menyangka serangan pertama kali dahulu tak ada hubungannya dengan penyakit gout.

           



 Setelah melewati
masa gout interkritikal selama bertahun-tahun tanpa gejala, penderita akan memasuki
tahap ini, ditandai dengan serangan artritis yang khas. Selanjutnya penderita akan
sering mendapat serangan (kambuh) yang jarak antara serangan yang satu dan
serangan berikutnya makin lama makin rapat dan lama, serangan makin lama makin
panjang, serta jumlah sendi yang terserang makin banyak.

            


  . Tahap ini terjadi
bila penderita telah menderita sakit selama 10 tahun atau lebih. Pada tahap ini akan
terjadi benjolan-benjolan di sekitar sendi yang sering meradang yang disebut sebagai
tofus. Tofus ini berupa benjolan keras yang berisi serbuk seperti kapur yang merupakan
deposit dari kristal monosodium urat. Tofus ini akan mengakibatkan kerusakan pada
sendi dan tulang di sekitarnya. Tofus pada kaki bila ukurannya besar dan banyak akan
mengakibatkan penderita tidak dapat menggunakan sepatu lagi.

  
Faktor risiko yang menyebabkan orang terserang penyakit asam urat adalah pola
makan, kegemukan, dan suku bangsa. Di dunia, suku bangsa yang paling tinggi
prevalensinya pada orang Maori di Australia. Prevalensi orang Maori terserang penyakit
asam urat tinggi sekali, sedangkan di Indonesia prevalensi tertinggi pada penduduk
pantai dan yang paling tinggi di daerah Manado-Minahasa karena kebiasaan atau pola
makan ikan dan mengonsumsi alkohol.

Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine itu ikut berkurang sehingga
asam uratnya tetap bertahan di dalam darah. Konsumsi ikan laut yang tinggi juga
mengakibatkan asam urat.
Asupan yang masuk ke tubuh juga memengaruhi kadar asam urat dalam darah.
Makanan yang mengandung zat purin yang tinggi akan diubah menjadi asam urat. Purin
yang tinggi terutama terdapat dalam jeroan, sea food: udang, cumi, kerang, kepiting,
ikan teri.
Kalau menurut hasil pemeriksaan laboratorium kadar asam urat terlalu tinggi, kita
perlu memperhatikan masalah makanan. Makanan dan minuman yang selalu
dikonsumsi apakah merupakan pemicu asam urat. Pada orang gemuk, asam urat
biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit. Maka untuk keamanan, orang
biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.

Yang paling penting untuk diketahui adalah kalau asam urat tinggi dalam darah, tanpa
kita sadari akan merusak organ-organ tubuh, terutama ginjal, karena saringannya akan
tersumbat. Tersumbatnya saringan ginjal akan berdampak munculnya batu ginjal, atau
akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal.
Asam urat pun merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung koroner. Diduga kristal
asam urat akan merusak endotel (lapisan bagian dalam pembuluh darah) koroner.
Karena itu, siapapun yang kadar asam uratnya tinggi harus berupaya untuk
menurunkannya agar kerusakan tidak merembet ke organ-organ tubuh yang lain.

     ! 



  

Menurut Dr. Richard J. Johnson dari Baylor College, Texas dalam makalah berjudul New
Roles for Uric acid in the Pathogenesis of Hypertension and Renal Diseases
memaparkan sejak lama diamati bahwa pada pasien hipertensi ditemukan peninggian
asam urat.
Dari berbagai penelitian mulai terungkap lebih banyak dzrahasiadz asam urat. Misalnya,
asam urat ternyata juga merangsang sistem renin angiotensin, sehingga memacu
peninggian tekanan darah.

Pada binatang percobaan, hiperurisemia (kadar asam urat darah yang tinggi)
menyebabkan penebalan dinding arteri di ginjal, khususnya pembuluh arteriol efferen,
sehingga terjadi arteriosklerosis yang selanjutnya menyebabkan hipertensi.


 


     "
Ȉ Meredakan radang sendi (dengan obat-obatan dan istirahat sendi yang terkena).
Ȉ Pengaturan asam urat tubuh (dengan pengaturan diet dan obat -obatan).
Tujuan utama pengobatan artritis gout adalah:
Ȉ Mengobati serangan akut secara baik dan benar
Ȉ Mencegah serangan ulangan artritis gout akut
Ȉ Mencegah kelainan sendi yang berat akibat penimbunan kristal urat
Ȉ Mencegah komplikasi yang dapat terjadi akibat peningkatan asam urat pada jantung,
ginjal dan pembuluh darah.
Ȉ Mencegah pembentukan batu pada saluran kemih.
Makin cepat seseorang mendapat pengobatan sejak serangan akut, makin cepat pula
penyembuhannya.
Pengobatan dapat diberikan obat anti inflamasi nonsteroid (antirematik) dan obat
penurun kadar asam urat (obat yang mempercepat/meningkatkan pengeluaran asam
urat lewat kemih (atau obat yang menurunkan produksi asam urat.


  
 
Selain jeroan, makanan kaya protein dan lemak merupakan sumber purin. Padahal
walau tinggi kolesterol dan purin, makanan tersebut sangat berguna bagi tubuh,
terutama bagi anak-anak pada usia pertumbuhan. Kolesterol penting bagi prekusor
vitamin D, bahan pembentuk otak, jaringan saraf, hormon steroid, garam-garaman
empendu dan membran sel.Orang yang kesehatannya baik hendaknya tidak makan
berlebihan. Sedangkan bagi yang telah menderita gangguan asam urat, sebaiknya
membatasi diri terhadap hal-hal yang bisa memperburuk keadaan. Misalnya, membatasi
makanan tinggi purin dan memilih yang rendah purin.

Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan yang banyak mengandung purin
tinggi.





  



 
"
Ȉ Golongan A: Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram
makanan) adalah hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang,
sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan
dalam kaleng.
Ȉ Golongan B: Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram
makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan,
kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong,
daun pepaya, kangkung.
ȈGolongan C: Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram
makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah -buahan.

Pengaturan diet sebaiknya segera dilakukan bila kadar asam urat melebihi 7 mg/dl
dengan tidak mengonsumsi bahan makanan golongan A dan membatasi diri untuk
mengkonsumsi bahan makanan golongan B. Pada diet normal biasanya mengandung
600-1.000 mg purin per hari, sedang untuk diet purin dibatasi menjadi sekitar 100-150
mg purin per hari. Disarankan untuk membatasi asupan lemak karena lemak dapat
menghambat pengeluaran asam urat melalui urin. Makanan yang digoreng, bersantan,
serta margarine dan mentega sebaiknya dihindari.
Asupan protein terutama yang berasal dari hewan dapat meningkatkan kadar asam urat
dalam darah, oleh karea itu perlu dibatasi. Sumber makanan yang mengandung protein
hewani dalam jumlah yang tinggi, misalnya hati, ginjal, otak, paru, dan limpa. Asupan
protein yang dianjurkan bagi penderita gangguan asam urat adalah sebesar 50-70
gram/hari atau 0,8-1 gram/kg berat badan/hari. Sumber protein yang diperbolehkan
adalah protein nabati yang berasal dari susu rendah lemak, keju rendah lemak dan telur
Batasi asupan gula dan sejenisnya.
Gula fruktosa (gula dari tumbuhan) juga dapat menghambat pengeluaran asam urat
melalui ginjal. Gula tebu mengandung glukosa dan fruktosa dengan perbandingan sama.
Gula jagung sebagian besar juga terdiri atas fruktosa. Dahulu, terutama di negara maju,
gula jagung dikira rendah kalorinya, sehingga dianggap dapat menjaga kelangsingan
tubuh. Sekarang terbukti, fruktosa tak hanya menghambat pengeluaran asam urat, tapi
juga penyebab obesitas, resistensi insulin, dan penyebab penyakit jantung koroner.
Perbanyak minum air, minimal 30-50 ml/kg BB atau sekitar 2,5 liter air (10 gelas). Air
minum ini bisa berupa air putih masak, teh atau kopi. Selain dari minuman, cairan bisa
diperoleh melalui buah-buahan segar yang mengandung banyak air. Buah-buahan yang
disarankan adalah semangka, melon, blewah, nanas, belimbing manis, dan jambu air.
Selain buah-buahan tersebut, buah-buahan yang lain juga boleh dikonsumsi karena
buah-buahan sangat sedikit mengandung purin. Buah-buahan yang sebaiknya dihindari
adalah alpukat dan durian, karena keduanya mempunyai kandungan lemak yang tinggi.
Dan yang pasti alkohol sebaiknya dihindari karena alkohol menghambat pengeluaran
asam urat. Apabila dengan pengaturan diet masih terdapat gejala-gejala peninggian
asam urat darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terdekat untuk penanganan
lebih lanjut.
Hal yang juga perlu diperhatikan, jangan bekerja terlalu berat, cepat tanggap dan rutin
memeriksakan diri ke dokter. Karena sekali menderita, biasanya gangguan asam urat
akan terus berlanjut.


 


  

           pernah memuat artikel karya Dr. Choi, dkk (Purine-
Rich Foods, Dairy and Protein Intake, and the Risk of Gout in Men) yang mengadakan
penelitian tentang konsumsi makanan yang kaya purin, protein, serta produk susu dan
risiko penyakit gout pada pria. Penelitian tersebut dilakukan selama 12 tahun terhadap
populasi tenaga kesehatan pria di Amerika Serikat, yang berusia 40-75 tahun. Kemudian
dilakukan pemeriksaan terhadap hubungan antara faktor risiko diet dan kasus gout
baru. Para peneliti menggunakan kriteria gout berdasarkan    

   Diet dari setiap responden dinilai ulang setiap empat tahun dengan
menggunakan kuesioner.

Dari 47.150 responden selama 12 tahun penelitian akhirnya diperoleh 730 kasus gout
baru. Para peneliti menemukan adanya peningkatan risiko gout ketika responden
mengonsumsi daging atau  dalam jumlah yang banyak. Namun, tidak ditemukan
peningkatan risiko gout ketika mereka mengonsumsi protein hewani maupun nabati
dalam jumlah yang banyak. Para peneliti juga membuktikan adanya hubungan yang
terbalik antara konsumsi produk susu (khususnya yang rendah lemak) terhadap
penyakit gout.

 
 c#
Telah diketahui bahwa asam urat dapat menyebabkan kelainan organ bukan hanya
sendi tapi juga organ-organ lainnya. Asam Urat juga dapat memicu timbulnya penyakit
lain seperti hipertensi, gagal ginjal, dll. Disisi lain asam urat juga disebabkan oleh
adanya kondisi kerusakan organ atau adanya penyakit lain.
Produk GHT membantu memperbaiki sel, jaringan dan organ serta membantu
mengatasi masalah kesehatan yang dapat memicu timbulnya penyakit asam urat.
Oksigen yang dihasilkan dari konsumsi Hydroxygen Plus sangat dibutuhkan untuk
sirkulasi darah. Sirkulasi yang lancar dapat mengurangi peradangan yang ditimbulkan
oleh penumpukkan asam urat. Oksigen yang cukup juga dapat menjaga menstabilkan
kadar asam urat. Kekurangan oksigen dapat menyebabkan kerusakan sel yang dapat
meningkatkan jumlah asam urat (mosodium urate). Mereka yang mengalami gangguan
nafas (sleep apnea) beresiko mendapatkan penyakit gout. Hydroxygen Plus juga
berfungsi sebagai antioksidan. Telah diketahui luas bahwa antioksidan dapat
menghambat peradangan didalam tubuh.
Silica terbukti mampu meningkatkan pengeluaran cairan tubuh yang sangat diperlukan
oleh penderita gout. Dan Silica juga dapat berfungsi sebagai anti peradangan, disamping
itu Silica terkenal dapat membantu perbaikan jaringan sendi atau sekitar sendi. Asam
amino seperti alanin, asam aspartat, asam glutamat dan glisin dapat meningkatkan
kemampuan ginjal mengeluarkan asam urat. Asam amnio ini dapat ditemui pada
Hydroxygen Plus atau Silica Plus. Asam folat terbukti menghambat xanthine oxidase,
enzim utama didalam produksi asam urat. Bisa diberikan 400-800 mcg per hari atau
ikuti petunjuk praktisi kesehatan anda.
Viatmin E dan Seleneium berfungsi sebagai antioksidan yang mengurangi peradangan
dan kerusakan jaringan akibat penumpukan asam urat. Nutrisi lain yang bersifat
sebagai antioksidan adalah vitamin C, betakaroten, CoQ10, dan seng. Vitamin C dapat
menurunkan kadar asam urat (     
    (2005;52:1843Ȃ7). Studi
terhadap 184 orang yang diberikan vitamin C dan E menunjukkan adanya penuruan
asam urat sebesar 10%. Vitamin dan mineral juga diperlukan untuk dapat menjaga
keutuhan sel tubuh sehingga memperkecil proses perombakan sel dan penurunan asam
urat. Zat gizi vitamin dan mineral bisa diperoleh juga melalui konsumsi Daily Vita Plus
dan Mega Minerals Plus.

4  


   

  

 
   

 !  


 " #  ! 

$     
% "&#  '  !
( )#*+) 
 " #*+) 
 " #  
, +
 -  

. )# #  #

 4  #  #


12. 4   #