P. 1
Perkalan Nomor 2 Tahun 2007 Tentang Pedoman Pembinaan Penyelenggaraan Diklat Prajabatan Bagi Cpns Honorer

Perkalan Nomor 2 Tahun 2007 Tentang Pedoman Pembinaan Penyelenggaraan Diklat Prajabatan Bagi Cpns Honorer

|Views: 285|Likes:
Dipublikasikan oleh diklatbkdksb

More info:

Published by: diklatbkdksb on Mar 29, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/24/2014

pdf

text

original

b.

bahwa sehubungan hal tersebut diatas, perlu ditetapkan dengan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara;
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Mengingat

:

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 2 TAHUN 2007 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DIANGKAT DARI TENAGA HONORER DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA,

Menimbang

:

a. bahwa dalam rangka penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dari tenaga honorer, dipandang perlu mengatur dan menetapkan pedoman penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diangkat dari tenaga honorer;

1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041), sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3890); 2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4391); 3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 198, Tambahan Lembaran Nomor 4910); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4561); 6. Keputusan Presiden Nomor 103 Tahun 2001

1

2

7.

8.

9.

10.

11.

12.

tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, kewenangan, Susunan organisasi, dan Tata Kerja Lembaga Pemerintah Non Departemen sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2005; Keputusan Presiden Nomor 110 Tahun 2001 tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Lembaga Pemerintah Non Departemen sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2005; Keputusan Presiden Nomor 69/M Tahun 2006 tentang Pengangkatan Kepala Lembaga Administrasi Negara; Keputusan Kepala LAN Nomor 193/XIII/10/6/2001 tentang Pedoman Umum Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Negeri Sipil; Keputusan Kepala LAN Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I dan II; Keputusan Kepala LAN Nomor 2 Tahun 2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III; Keputusan Kepala LAN Nomor 4 Tahun 2004 tentang Organisasi dan Tata kerja Lembaga Administrasi Negara sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Kepala LAN Nomor 10 Tahun 2004;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan

:

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DIANGKAT DARI TENAGA HONORER Pasal 1 Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Dan Pelatihan Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil Yang Diangkat Dari Tenaga Honorer yang selanjutnya disebut Pedoman sebagaimana termuat dalam Lampiran Peraturan ini, dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan ini. Pasal 2 Pedoman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 di atas digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan I, II, dan III yang diangkat dari tenaga honorer.

3

4

Pasal 3 (1) Dalam pedoman ini hanya mengatur aspek kurikulum, yang meliputi Mata Diklat, jumlah sessi dan jam pelajaran. (2) Aspek lain yang tidak diatur dalam Peraturan ini tetap berpedoman kepada Keputusan Kepala LAN Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan I dan II, dan Keputusan Kepala LAN Nomor 2 Tahun 2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan III. Pasal 4 Peraturan Kepala LAN ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. Ditetapkan di : J a k a r t a pada tanggal : 2 Januari 2007 KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA, ttd.
SUNARNO

Disalin sesuai dengan aslinya KEPALA BAGIAN HUKUM DAN ORGANISASI BAMBANG GIYANTO

5

LAMPIRAN

:

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 2 TAHUN 2007 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DIANGKAT DARI TENAGA HONORER.

I.

Umum A. Latar Belakang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil, bertujuan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil (PNS), di samping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas, dan budaya organisasinya agar mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat. Untuk mewujudkan tujuan ini, telah ditetapkan Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan I dan II, dan Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 2 Tahun 2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan III. Kebijakan Pemerintah menerima CPNS yang berasal dari Tenaga Honorer sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan

Tenaga Honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil, perlu diantisipasi dalam proses penyelenggaraan Diklat Prajabatan agar kompetensi pembentukan PNS seperti yang diuraikan di atas tetap dapat tercapai. Oleh karena itu, Lembaga Administrasi Negara (LAN) selaku Instansi Pembina Diklat PNS perlu mengatur penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I, II, dan III bagi CPNS yang diangkat dari tenaga honorer, yang selanjutnya disebut CPNS ex-honorer. B. Tujuan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I, II, dan III bagi CPNS ex-honorer bertujuan agar kompetensi pembentukan PNS sebagaimana yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Diklat Jabatan PNS dapat tercapai. II. Kurikulum a. Kurikulum Diklat Prajabatan Golongan I dan II bagi CPNS exHonorer berisi 14 (empat belas) mata Diklat dan pelaksanaannya berlangsung selama 174 (seratus tujuh puluh empat) jam pelajaran, 19 (sembilan belas) hari dan peserta diasramakan. Detail kurikulum sebagai berikut :

1

2

KURIKULUM DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN I DAN II
KURIKULUM DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN III

NO. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14.

MATA DIKLAT Dinamika Kelompok Pola Pikir (Mind Setting) Pegawai Negeri Sipil Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia Kepemerintahan Yang Baik Manajemen Kepegawaian Negara Etika Organisasi Pemerintah Pelayanan Prima Budaya Kerja Organisasi Pemerintah Percepatan Pemberantasan Korupsi Manajemen Perkantoran Modern Membangun Kerjasama Tim (Team Building) Komunikasi yang Efektif Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI Program Ko-Kurikuler a. Latihan Kesegaran Jasmani dalam bentuk senam kesegaran jasmani, permainan, olahraga, lari/jogging b. Baris berbaris c. Tata Upacara Sipil d. Pengarahan Program e. Ceramah Umum/Muatan Teknis Substantif Lembaga f. Ceramah Kesehatan Mental JUMLAH

SESI 2 8 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3

JAMPEL 6 24 9 9 9 9 9 9 12 9 9 9 9
NO. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. MATA DIKLAT Dinamika Kelompok Pola Pikir (Mind Setting) Pegawai Negeri Sipil Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia Kepemerintahan Yang Baik Manajemen Kepegawaian Negara Etika Organisasi Pemerintah Pelayanan Prima Budaya Kerja Organisasi Pemerintah Percepatan Pemberantasan Korupsi Manajemen Perkantoran Modern Membangun Kerjasama Tim (Team Building) Komunikasi yang Efektif Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia Program Ko-Kurikuler: a. Latihan Kesegaran Jasmani dalam bentuk senam Kesegaran jasmani, permainan, olahraga, lari/jogging b. Baris Berbaris c. Tata Upacara Sipil d. Pengarahan Program e. Ceramah Umum/Muatan Teknis Substantif Lembaga f. Ceramah Kesehatan Mental JUMLAH SESI 4 8 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 7 2 2 2 2 1 72 JAMPEL 12 24 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 21 6 6 6 6 3 216

6 2 2 1 2 1 58

18 6 6 3 6 3 174

b. Kurikulum Diklat Prajabatan Golongan III bagi CPNS exHonorer berisi 14 (empat belas) mata Diklat dan pelaksanaannya berlangsung selama 216 (dua ratus enam belas) jam pelajaran, 24 (dua puluh empat) hari dan peserta diasramakan. Detail kurikulum sebagai berikut :

III. Deskripsi Mata Diklat Deskripsi Mata Diklat Prajabatan untuk CPNS ex-Honorer Golongan I dan II; dan Golongan III pada dasarnya sama dengan deskripsi Mata Diklat Prajabatan sebagaimana diatur dalam Keputusan Kepala LAN No. 1 Tahun 2003 tentang Pedoman

3

4

Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prabajatan Golongan I dan II; dan Keputusan Kepala LAN No. 2 Tahun 2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prabajatan Golongan III. Khusus deskripsi Mata Diklat tambahan yaitu Pola Pikir Pegawai Negeri Sipil; Kepemerintahan yang Baik; dan Percepatan Pemberantasan Korupsi adalah sebagai berikut : A. Deskripsi Mata Diklat Prajabatan Golongan I dan II 1. Pola Pikir (Mind Setting) Pegawai Negeri Sipil a. Deskripsi Singkat Mata Diklat ini diarahkan pada pembahasan tentang pola pikir Pegawai Negeri Sipil yang harus dimiliki setiap PNS, dan pentingnya peranan pola pikir tersebut dalam pelaksanaan tugas-tugas pelayanan kepada masyakat dan pembentukan birokrasi pemerintah yang kuat. b. Tujuan Pembelajaran Umum Setelah selesai pembelajaran peserta diharapkan mampu merancang kerangka kerja untuk memiliki pola pikir sebagai PNS, dan mampu mengatasi hambatan-hambatan yang akan dihadapi dalam penerapannya. c. Tujuan Pembelajaran Khusus Setelah selesai pembelajaran peserta diharapkan : 1) mampu menjelaskan konsepsi dasar pola pikir;

2) mampu menjelaskan beberapa jenis pola pikir dalam dunia profesi; 3) mampu menjelaskan pola pikir PNS; 4) mampu mempraktikkan teknik-teknik perubahan pola pikir; 5) mampu merancang perubahan pola pikir; 6) mampu merubah pola pikir. d. Pokok Bahasan 1) Konsepsi Dasar Pola Pikir; 2) Jenis-jenis Pola Pikir dalam dunia Profesi; 3) Pola Pikir PNS; 4) Teknik-teknik merubah Pola Pikir; 5) Aplikasi Perubahan Pola Pikir; 6) Permasalahan dalam merubah Pola Pikir. e. Metode Pembelajaran 1) Ceramah; 2) Diskusi; 3) Tanyajawab; 4) Praktik; 5) Latihan; 6) Permainan/Games; 7) Role-play. f. Media 1) OHP/OHT; 2) LCD; 3) Powerpoint; 4) Flipchart; 5) Papan Tulis

5

6

2. Kepemerintahan Yang Baik a. Deskripsi Singkat Mata Diklat ini diarahkan pada pembahasan tentang deskripsi kepemerintahan yang baik yang lebih menekankan pada pembahasan prinsip-prinsip serta bagaimana aplikasi prinsip-prinsip tersebut dalam tugas-tugas jabatan PNS. b. Tujuan Pembelajaran Umum Setelah selesai pembelajaran peserta diharapkan mampu menjelaskan pengertian Kepemerintahan yang Baik beserta prinsip-prinsipnya serta mampu merancang kerangka kerja penerapannya. c. Tujuan Pembelajaran Khusus Setelah selesai pembelajaran peserta diharapkan : 1) mampu menjelaskan pengertian kepemerintahan yang baik; 2) mampu menjelaskan dan menguraikan prinsipprinsip kepemerintahan yang baik; 3) mampu memberikan contoh-contoh penerapan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik dalam tugas jabatan PNS; 4) mampu merancang kerangka kerja penerapan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik; 5) mampu menerapkan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik. d. Pokok Bahasan 1) Konsepsi Kepemerintahan yang Baik; 2) Prinsip-prinsip Kepemerintahan yang Baik;

3) Penerapan Prinsip-prinsip Kepemerintahan yang Baik; 4) Contoh-contoh Penerapan Prinsip-prinsip Kepemerintahan yang Baik; 5) Permasalahan dalam penerapan Kepemerintahan yang Baik; e. Metode Pembelajaran 1) Ceramah; 2) Diskusi; 3) Tanyajawab; 4) Praktik; 5) Latihan; 6) Permainan/Games; 7) Role-play. f. Media 1) OHP/OHT; 2) LCD; 3) Powerpoint; 4) Flipchart; 5) Papan Tulis. 3. Percepatan Pemberantasan Korupsi a. Deskripsi Singkat Mata Diklat ini diarahkan pada pembahasan konsep, peraturan, strategi dan implementasi percepatan pemberantasan korupsi di Indonesia, serta penyebab dan permasalahan-permasalahan seputar korupsi.

7

8

b. Tujuan Pembelajaran Umum Setelah selesai pembelajaran peserta diharapkan mampu menjelaskan konsep, peraturan, strategi, implementasi, penyebab dan permasalahan seputar korupsi, sehingga peserta mampu merancang langkah-langkah pemberantasan korupsi pada bidang tugasnya. c. Tujuan Pembelajaran Khusus Setelah selesai pembelajaran peserta diharapkan: 1) mampu menjelaskan konsep percepatan anti korupsi; 2) mampu menjelaskan peraturan tentang korupsi yang berlaku di Indonesia; 3) mampu menjelaskan strategi program percepatan anti korupsi; 4) mampu menjelaskan penyebab dan permasalahan seputar korupsi; 5) mampu merancang langkah-langkah pemberantasan korupsi dan menerapkannya sesuai bidang tugasnya. d. Pokok Bahasan 1) Konsepsi percepatan anti korupsi; 2) Peraturan perundang-undangan tentang korupsi; 3) Strategi dan program percepatan anti korupsi; 4) Penyebab dan permasalahan korupsi; 5) Aplikasi pemberantasan korupsi. e. Metode Pembelajaran 1) Ceramah; 2) Diskusi;

3) Tanyajawab. f. Media 1) OHP/OHT; 2) LCD; 3) Powerpoint; 4) Flipchart; 5) Papan Tulis, B. Deskripsi Mata Diklat Prajabatan Golongan III 1) Pola Pikir (Mind Setting) Pegawai Negeri Sipil a. Deskripsi Singkat Mata Diklat ini diarahkan pada pembahasan tentang pola pikir Pegawai Negeri Sipil yang harus dimiliki setiap PNS, dan pentingnya peranan pola pikir tersebut dalam pelaksanaan tugas-tugas pelayanan kepada masyakat dan pembentukan birokrasi pemerintah yang kuat. b. Tujuan Pembelajaran Umum Setelah selesai pembelajaran peserta diharapkan mampu merancang kerangka kerja untuk memiliki pola pikir sebagai PNS, dan mampu mengatasi hambatan-hambatan yang akan dihadapi dalam penerapannya. c. Tujuan Pembelajaran Khusus Setelah selesai pembelajaran peserta diharapkan:

9

10

1) mampu menjelaskan konsepsi dasar pola pikir; 2) mampu menjelaskan beberapa jenis pola pikir dalam dunia profesi; 3) mampu menjelaskan pola pikir PNS; 4) mampu mempraktikkan teknik-teknik perubahan pola pikir; 5) mampu merancang perubahan pola pikir; 6) mampu menganalisis dan mengatasi permasalahan dalam merubah pola pikir. d. Pokok Bahasan 1) Konsepsi Dasar Pola Pikir; 2) Jenis-jenis Pola Pikir dalam dunia Profesi; 3) Pola Pikir PNS; 4) Teknik-teknik merubah Pola Pikir; 5) Aplikasi Perubahan Pola Pikir; 6) Analisis dan permasalahan dalam merubah Pola Pikir. e. Metode Pembelajaran 1) Ceramah; 2) Diskusi; 3) Tanyajawab; 4) Praktik; 5) Latihan; 6) Permainan/Games; 7) Role-play. f. Media 1)OHP/OHT; 2)LCD;

3)Powerpoint; 4)Flipchart; 5) Papan Tulis. 2) Kepemerintahan Yang Baik a. Deskripsi Singkat Mata Diklat ini diarahkan pada pembahasan tentang deskripsi kepemerintahan yang baik yang lebih menekankan pada pembahasan prinsipprinsip serta bagaimana aplikasi prinsip-prinsip tersebut dalam tugas-tugas jabatan PNS. b. Tujuan Pembelajaran Umum Setelah selesai pembelajaran peserta diharapkan mampu menjelaskan pengertian Kepemerintahan yang Baik beserta prinsip-prinsipnya serta mampu merancang kerangka kerja penerapannya. c. Tujuan Pembelajaran Khusus Setelah selesai pembelajaran peserta diharapkan: 1) mampu menjelaskan pengertian kepemerintahan yang baik; 2) mampu menjelaskan dan menguraikan prinsipprinsip kepemerintahan yang baik; 3) mampu memberikan contoh-contoh penerapan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik dalam tugas jabatan PNS; 4) mampu merancang kerangka kerja penerapan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik;

11

12

5) mampu menganalisis dan mengatasi permasalahan dalam penerapan prinsipprinsip kepemerintahan yang baik. d. Pokok Bahasan 1) Konsepsi Kepemerintahan yang Baik; 2) Prinsip-prinsip Kepemerintahan yang Baik; 3) Penerapan Prinsip-prinsip Kepemerintahan yang Baik; 4) Contoh-contoh Penerapan Prinsip-prinsip Kepemerintahan yang Baik; 5) Analisis dan permasalahan dalam penerapan Kepemerintahan yang Baik. Metode Pembelajaran 1) Ceramah; 2) Diskusi; 3) Tanyajawab; 4) Praktik; 5) Latihan; 6) Permainan/Games; 7) Role-play. Media 1) OHP/OHT; 2) LCD; 3) Powerpoint; 4) Flipchart; 5) Papan Tulis.

a. Deskripsi Singkat Mata Diklat ini diarahkan pada pembahasan konsep, peraturan, strategi dan implementasi percepatan pemberantasan korupsi di Indonesia, serta penyebab dan permasalahanpermasalahan seputar korupsi. b. Tujuan Pembelajaran Umum Setelah selesai pembelajaran peserta diharapkan mampu menjelaskan konsep, peraturan, strategi, implementasi, penyebab dan permasalahan seputar korupsi, sehingga peserta mampu merancang langkah-langkah pemberantasan korupsi pada bidang tugasnya. c. Tujuan Pembelajaran Khusus Setelah selesai pembelajaran peserta diharapkan: 1) mampu menjelaskan konsep percepatan anti korupsi; 2) mampu menjelaskan peraturan tentang korupsi yang berlaku di Indonesia; 3) mampu menjelaskan strategi program percepatan anti korupsi; 4) mampu menjelaskan penyebab dan permasalahan seputar korupsi; 5) mampu menganalisis dan merancang langkah-langkah pemberantasan korupsi dan menerapkannya sesuai bidang tugasnya. d. Pokok Bahasan 1) Konsepsi percepatan anti korupsi;

e.

f.

3)

Percepatan Pemberantasan Korupsi

13

14

2) Peraturan perundang-undangan tentang korupsi; 3) Strategi dan program percepatan anti korupsi; 4) Penyebab dan permasalahan korupsi; 5) Analisis dan aplikasi pemberanatasan korupsi.

e. Metode Pembelajaran 1) Ceramah; 2) Diskusi; 3) Tanyajawab; 4) Praktik; 5) Latihan; 6) Permainan/Games; 7) Role-play. f. Media 1) OHP/OHT; 2) LCD; 3) Powerpoint; 4) Flipchart; 5) Papan Tulis.

15

III. Sekuen A. Diklat Prajabatan Golongan I dan II Sekuen Diklat Prabajatan Golongan I dan II adalah sebagai berikut :

Ming gu I

Hari ke-1

Hari ke-2

Hari ke-3

Hari ke-4

Hari ke-5

Hari ke-6

Pembukaan; Pengarahan Program /Penjelasan Teknis Penyelenggaraan (3 Jp); Dinamika Kelompok (6 Jp); Tugas Baca : Modul Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan.

Latihan Kesegaran Jasmani;l Sistem Peneyelenggaraan Pemerintahan (9 Jp); Tugas Baca : Modul Budaya Kerja Organisasi Pemerintah.

1. Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Budaya Kerja Organisasi Pemerintah (9 Jp); 3. Tugas Baca : Modul Etika Organisasi Pemnerintah.

1. Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Etika Organisasi Pemerintah (9 Jp); 3. Ceramah Umum/MTSL (3 Jp); 4. Tugas Baca : Modul
Manajemen Kepegawaian Negara.

1. Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Manajemen Kepegawaian Negara (9 Jp) 3. Tugas Baca : Modu Teori: Baris Berbaris; Tata Upacara Sipil.

1. 2. 3. 4.

Latihan Kesegaran Jasmani; Baris Berbaris (6 Jp); Tata Upacara Sipil (6 Jp); Tugas Baca : Modul Membangun Kerjasama Tim.

11

Hari ke-7 II 1. Latihan Kesegaran Jasmani; Membangun Kerjasama Tim (9 Jp); Ceramah Umum/ MTSL (3 Jp) Tugas Baca : Modul Pelayanan Prima.

Hari ke-8 1. Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Pelayanan Prima (9 Jp); 3. Tugas Baca : Modul Manajemen Perkantoran Modern. 1.

Hari ke-9 Latihan Kesegaran Jasmani; Manajemen Perkantoran Modern (9 Jp); Tugas Baca : Modul Komunikasi yang Efektif . 1.

Hari ke-10 Latihan Kesegaran Jasmani; Komunikasi yang Efektif (9 Jp); Ceramah Kesehatan Mental (3 Jp); Tugas Baca : Modul Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI. 1.

Hari ke-11 Latihan Kesegaran Jasmani; Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI (9 Jp); Tugas Baca : Modul Kepemerintahan yang Baik.

Hari ke-12 1. Latihan Kesegaran Jasmani; Kepemerintahan yang Baik (9 Jp); Tugas Baca : Modul Percepatan Pemberantasan Korupsi.

2. 3.

2. 3.

2. 3.

2.

2. 3.

3.

4.

4.

Hari ke-13

Hari ke-14

Hari ke-15

Hari ke-16

Hari ke-17

12

III

1.

2.

3. 4.

Latihan Kesegaran Jasmani; Percepatan Pemberantasa n Korupsi (12 Jp); Ceramah Umum / MTSL (6 Jp); Tugas Baca : Modul Pola Pikir (Mind Setting PNS).

1. Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Pola Pikir (Mind Setting PNS) (12 Jp); 3. Tugas Baca : Modul Pola Pikir (Mind Setting PNS).

1. Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Pola Pikir ((Mind Setting PNS) (12 Jp); 3. Tugas Baca : Persiapan Ujian Akhir & Evaluasi

1.

Ujian Akhi r Eva luasi

PENUTUPAN

2.

KETERANGAN : * 19 Hari termasuk 2 hari Minggu.

13

B. Diklat Prajabatan Golongan III Sekuen Diklat Prabajatan Golongan III adalah sebagai berikut :
Mingg u I 1. 2. Hari ke-1 Hari ke-2 Hari ke-3 Hari ke-4 Hari ke-5 Hari ke-6

Pembukaan; Pengarahan Program /Penjelasan Teknis Penyelenggara an (6 Jp); 3. Dinamika Kelompok (3 Jp); 4. Tugas Baca : Modul Dinamika Kelompok. Hari ke-7

1. Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Dinamika Kelompok (9 Jp); 3. Tugas Baca : Modul Sistem Penyelenggar aan Pemerintahan an NKRI. Hari ke-8

1. Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Sistem Penyelenggaraa n Pemerintahan NKRI (12 Jp); 3. Tugas Baca : Modul Budaya Kerja Organisasi Pemerintah.

1.

2.

3.

Latihan Kesegaran Jasmani; Budaya Kerja Organisasi Pemerintah (12 Jp); Tugas Baca : Modul Etika Organisasi Pemerintah.

Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Etika Organisasi Pemerintah (12 Jp); 3. Tugas Baca : Modul Baris Berbaris & Tata Upacara Sipil.

1.

1. 2. 3. 4.

Latihan Kesegaran Jasmani; Baris Berbaris (6 Jp) Tata Upacara Sipil (6 Jp); Tugas Baca : Manajemen Kepegawaian Negara..

Hari ke-9

Hari ke-10

Hari ke-11

Hari ke-12

14

II

1.

2.

3.

Latihan Kesegaran Jasmani; Manajemen Kepegawaian Negara (12 Jp); Tugas Baca : Modul Kepemerintaha n yang Baik.

1.

Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Kepemerinta n yang Baik (12 Jp); 3. Tugas Baca : Modul Percepatan Pemberanta san Korupsi.

1. Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Ceramah Umum/ MTSL (3 JP); 3. Percepatan Pemberantasan Korupsi (6 Jp); 4. Tugas Baca : Percepatan Pemberantasan Korupsi.

1.

2. 3.

4.

Latihan Kesegaran Jasmani; Percepatan Pemberantasan Korupsi (6 Jp); Ceramah Umum/MTSL (3 JP); Tugas Baca : Modul Manajemen Perkantoran Modern . Hari ke-16

1. 2. 3.

4.

Latihan Kesegaran Jasmani; Ceramah Kesehatan Mental (3 Jp); Manajemen Perkantoran Modern (6 Jp); Tugas Baca : Modul Manajemen Perkantoran Modern dan Modul Komunikasi yang Efektif. Hari ke-17

1. 2. 3. 4.

Latihan Kesegaran Jasmani; Manajemen Perkantoran Modern (6 Jp); Komunikasi yang Efektif (3 Jp); Tugas Baca : Modul Komunikasi yang Efektif.

Hari ke-13

Hari ke-14

Hari ke-15

Hari ke-18

III

Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Komunikasi yang Efektif (9 Jp); 3. Tugas Baca : 1.

1. Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Pelayanan Prima (12 Jp); 3. Tugas Baca :

1.

2.

Latihan Kesegaran Jasmani; Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka

1.

2.

Latihan Kesegaran Jasmani; Membangun Kerjasama Tim (12 Jp);

1. Ceramah Muatan Teknis Substantif Lembaga (3 Jp); 2. Pola Pikir PNS (Mind Setting) (8 Jp); 3. Tugas Baca :

1. Latihan Kesegaran Jasmani; 2. Pola Pikir PNS (Mind Setting) (8 Jp); 3. Tugas Baca : Modul Pola Pikir

15

Modul Manajemen Perkantoran Modern & Komunikasi yang Efektif.

Modul Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI.

3.

NKRI (12 Jp); Tugas Baca : Modul Membangun Kerjasama Tim.
Hari ke-21

3.

Tugas Baca : Modul Pola Pikir PNS (Mind Setting)

Modul Pola Pikir PNS (Mind Setting).

PNS (Mind Setting)

Hari ke-19 IV 1. Latihan Kesegaran Jasmani Pola Pikir PNS (Mind Setting) (8 Jp); Tugas Baca : Persiapan Ujian Akhir & Evaluasi 1. 2.

Hari ke-20 Ujian Evaluasi

P E N U T UP A N

2. 3.

KETERANGAN : *) 24 Hari termasuk 3 hari Minggu.

16

IV. Pembiayaan a. Pembiayaan Diklat Prajabatan untuk CPNS exHonorer dibebankan pada anggaran Instansi masingmasing peserta dan bukan dibebankan kepada pribadi peserta. Indeks biaya program Diklat Prajabatan untuk CPNS ex-Honorer ditetapkan oleh Instansi yang berwenang. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 2 Januari 2007 KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA, ttd. SUNARNO Disalin sesuai dengan aslinya KEPALA BAGIAN HUKUM DAN ORGANISASI

b.

BAMBANG GIYANTO

15

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->