Anda di halaman 1dari 1

ID08-05

Mengenai jam kerja

○Jam kerja sesuai hukum


Dari segi Undang-Undang Perburuhan, jam kerja adalah jam / waktu yang dilakukan di bawah pengawasan
pimpinan dari pihak kantor. Banyaknya jumlah jam kerja tergantung dari pihak kantor yang mempekerjakan
para karyawan tersebut.

Pada dasarnya, jam kerja adalah 40 jam dalam seminggu, 8 jam sehari (tidak termasuk jam istirahat).
Tentang jam kerja berdagang, usaha perfilman, sandiwara, usaha kesehatan, kebersihan, penerima tamu /
receptionist, atau usaha sampingan; adalah 44 jam dalam seminggu.

○Jam istirahat
Pihak kantor wajib untuk memberikan jam istirahat kepada para karyawan sebanyak 45 menit untuk jam kerja
selama 6 jam, atau jam istirahat selama 1 jam untuk jam kerja selama 8 jam. Biasanya jam istirahat ini
diberikan di tengah-tengah jam bekerja.

Jam istirahat ini diberikan secara serentak kepada seluruh karyawan / pekerja dan dapat dipakai sebagai jam
bebas (kecuali untuk sebagian jenis usaha yang tertulis dalam surat perjanjian).

Selain itu ada juga hukum perundang-undangan yang mengatur mengenai upah kerja lembur, upah
tambahan, dan hari libur.

※Catatan 1 Tanyakan hal ini pada kantor supervisor standar perburuhan atau badan konsultasi yang
menguasai mengenai standar perburuhan. Konsultasikan juga dengan pihak penerjemah
yang dapat berkomunikasi dalam bahasa Jepang dengan baik.
※Catatan 2 Hal tersebut di atas adalah berdasarkan data yang ada hingga Juli 2002. Harap diperhatikan
karena ada kemungkinan terjadi perubahan sistem.

Ke halaman bahasa Jepang ttg informasi ini


この情報の日本語のページへ