P. 1
Remunerasi

Remunerasi

|Views: 926|Likes:
Dipublikasikan oleh Astatia Damaiska

More info:

Published by: Astatia Damaiska on Mar 30, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/01/2013

pdf

text

original

Pertemuan ke 5

sedangkan kompensasi mencakup balas jasa finansial maupun non-finansial. Upah atau gaji lebih menekankan pada balas jasa yang bersifat finansial. . Kompensasi merupakan pemberian balas jasa.Pengertian Kompensasi y Kompensasi mengandung arti yang lebih luas dari- pada upah atau gaji. baik secara langsung berupa uang (finansial) maupun secara tidak langsung berupa penghargaan (non-finansial).

seperti asuransi dan uang liburan yang dibayarkan perusahaan. komisi. 2. gaji. insentif. . Kompensasi mempunyai 2 aspek. yaitu: 1. pembayaran langsung dalam bentuk upah.lanjutan Pengertian Kompensasi Kompensasi adalah setiap bentuk pembayaran atau imbalan yang diberikan kepada karyawan dan timbul dari dipekerjakannya karyawan itu. pembayaran tidak langsung dalam bentuk tunjangan keuangan. dan bonus.

menarik karyawan yang cakap ke dalam perusahaan. 2. 3.Tujuan Pemberian Kompensasi Tujuan Pemberian Kompensasi: 1. .memotivasi karyawan untuk mencapai prestasi yang unggul.menciptakan masa kerja yang panjang.

Pengalaman 5. Permintaan & Penawaran TK 8. Serikat Pekerja 7. Produktivitas 6. Keahlian 4. Ketentuan Pemerintah 2.Faktor-Faktor Pemberian Kompensasi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebijaksanaan Kompensasi: 1. Pendidikan 3. Tingkat Jabatan 9.Kemampuan Keuangan Perusahaan .

. 8/1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian dinyatakan bahwa setiap PNS berhak memperoleh gaji yang adil dan layak sesuai dengan beban pekerjaan dan tanggung jawabnya. Pengertian gaji yang adil dan layak adalah gaji yang mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarga PNS.Sistem Penggajian PNS Dalam Pasal 7 UU No. dan tenaganya hanya untuk melakukan tugas yang dipercayakan kepadanya. sehingga mereka dapat memusatkan perhatian. pikiran. 43/1999 jo UU No.

yaitu: 1. yaitu hanya diperlukan satu peraturan yang mengatur skala gaji untuk segenap PNS. Keuntungan sistem skala tunggal adalah kesederhanaannya. Sistem Skala Tunggal adalah sistem penggajian yang memberikan gaji yang sama kepada pegawai yang berpangkat sama dengan tidak atau kurang memperhatikan sifat pekerjaan yang dilakukan dan beratnya tanggung jawab yang dipikul dalam melaksanakan pekerjaan itu. .lanjutan Dalam penggajian PNS dikenal 3 sistem penggajian. Kerugiaan sistem skala tunggal adalah dirasakan tidak adil bagi PNS yang memikul tanggung jawab yang berat.

Kerugian sistem skala ganda adalah dapat menimbulkan ketidakadilan pada waktu mereka pensiun.lanjutan Sistem Skala Ganda adalah sistem penggajian yang menentukan besarnya gaji bukan saja didsrkan pd pangkat tetapi juga didasarkan pada sifat pekerjaan yang dilakukan. 2. . dan beratnya tanggung jawab yang dipikul dalam melaksanakan pekerjaan itu. Keuntungan dari sistem skala ganda adalah memberikan perangsang yang dapat menimbulkan kegairahan atau bekerja bagi PNS yang melaksanakan beban tugas yang besar dan memikul tanggung jawab yang berat. prestasi kerja yang dicapai.

yaitu perpaduan antara sistem skala tunggal dan sistem skala ganda. yaitu gaji pokok bagi PNS yang berpangkat sama di-tetapkan sama. .lanjutan 3. di samping itu diberikan tunjangan kepada PNS yang memikul tanggung jawab yang lebih berat. mencapai prestasi yang tinggi atau melakukan pekerjaan tertentu yang sifatnya memerlukan pemusatan perhatian dan pengerahan tenaga secara terus menerus. Sistem Skala Gabungan Untuk menghilangkan kerugian yang terdapat pada sistem skala tunggal dan sistem skala ganda. maka sistem penggajian PNS yang akan dituju adalah sistem skala gabungan.

lanjutan y Indonesia meletakkan landasan menuju sistem peng- gajian berdasarkan sistem skala ganda atau sistem skala gabungan di kemudian hari apabila keadaan sudah memungkinkan. klasifikasi. y Harus memperhatikan keadaan tempat dimana Pegawai Negeri itu dipekerjakan. y Dalam menentukan besarnya gaji harus memperhatikan kemampuan keuangan Negara. y Sistem skala ganda dan sistem skala gabungan hanya mungkin dapat dilaksanakan dengan memuaskan apabila sudah ada analisa. dan evaluasi jabatan/pekerjaan yang lengkap. .

Masalah-Masalah dalam Penggajian Penghasilan yang diterima PNS belum mencukupi kebutuhan hidupnya. Karena itu ada istilah pintar goblok.500 dan tertinggi Rp 2. Penetapan gaji pokok tidak berorientasi pada prinsip equal pay for works of equal value. Gaji terendah Rp 760. malas memperoleh penghasilan yang sama besar karena diukur dari pangkat dan masa kerjanya.405. . namun didasarkan pada pangkat dan masa kerja. 1.400 (PP Nomor 9/2007). 2. rajin. karena gaji tidak dikaitkan dengan kompetensi dan prestasi. Sistem penggajian yang berlaku pada saat ini belum memenuhi prinsip equitable (keadilan).

Tunjangan jabatan struktural yang besar menimbul- kan rasa ketidakadilan. sehingga mendorong PNS berlomba-lomba mengejar dan mengincar jabatan struktural yang jumlahnya relatif sedikit. 4. . Rasio antara gaji terendah dengan gaji tertinggi berbanding 1:3.lanjutan 3.6. Kenaikan gaji karena kenaikan pangkat kurang mendorong motivasi kerja.

para PNS juga menerima sejumlah honorarium dari pos non-gaji sehingga di satu sisi mengakibatkan terjadinya distorsi dalam sistem penggajian. dan di sisi lain jumlah anggaran untuk belanja pegawai sulit diketahui secara pasti dan sulit dipertanggungjawabkan kepada publik. . Adanya sejumlah honorarium dari berbagai sumber. Tidak transparannya sistem penggajian PNS. y Sistem remunerasi yang berlaku sekarang kurang transparan karena di samping gaji.lanjutan 5.

memelihara SDM yang produktif sehingga tidak pindah ke sektor swasta.Reformasi Sistem Remunerasi PNS Tujuan reformasi sistem remunerasi adalah sebagai berikut: (1). membentuk perilaku yang berorientasi pada pelayanan. (3). dan (4). mendorong SDM yang berkualitas menjadi PNS. (2). . mengurangi KKN.

(2). Sistem merit. . (3). Kompetitif. yaitu penetapan penghasilan pegawai berdasarkan harga jabatan. dalam arti PNS hanya memperoleh gaji dan tunjangan resmi. dalam arti jabatan dengan beban tugas dan tanggung jawab pekerjaan dengan bobot yang sama dibayar sama (equal pay for equal work) dan pekerjaan yang menuntut pengetahuan. dan (5). keterampilan serta tanggung jawab yang lebih tinggi. guna menghindari brain drain. di mana gaji PNS setara dengan gaji pegawai dengan kualifikasi yang sama di sektor swasta. Layak. (4). yaitu dapat memenuhi kebutuhan hidup layak (bukan minimal). Transparan. Adil.Reformasi Sistem Remunerasi PNS Ada lima prinsip yang akan diterapkan dalam reformasi sistem remunerasi yaitu: (1). dibayar lebih tinggi.

Tunjangan Hari Raya (THR) yang besarnya sama dengan gaji dan diberikan sekali dalam satu tahun. berupa tunjangan prestasi yang diberikan pada akhir tahun. Tunjangan Biaya Hidup (kemahalan). Gaji. Tunjangan Kinerja (insentif). tidak lagi memakai istilah gaji pokok. 4. 2. 3. . yang terdiri atas tunjangan pangan. di mana gaji ditetapkan dengan memperhatikan peranan masingmasing PNS dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan. perumahan. dan transpor.Struktur Remunerasi Struktur remunerasi terdiri atas 7 komponen: 1.

berbahaya atau berisiko tinggi. dan di daerah dengan lingkungan yang tidak nyaman. . dan 7.lanjutan 5. Iuran bagi pemeliharaan kesehatan PNS dan keluarganya dan diberikan minimal sama dengan yang dibayar oleh PNS. Iuran dana pensiun dan Tunjangan Hari Tua (THT) dengan jumlah yang minimal sama dengan yang dibayar oleh PNS. Tunjangan kompensasi yang diberikan kepada PNS yang bertugas di daerah terpencil. 6. daerah rawan konflik.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->