Anda di halaman 1dari 12
KOMISI.PEMILIHAN UMUM. Jakarta, "1 Mow 3216 fomor: 143 /kew /j 00 Kepada Sifat Yth. 1. Ketua KPU Provinsi Lampiran > 1 (satu) berkas 2. Ketua KPU Kabupaten/Kota Perihal Penyampaian contoh penentuan ai fee audit dana kampanye dan Seluruh Indonesia Term of Reference (TOR) Rerkenaan akan dilaksanakan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang, akan dilaksanakan di Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia pada tahun 2010 oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Kabupaten/Kota, bersama ini disampaikan contoh penentuan imbal jasa (fee) audit dana kampanye untuk Pemilu Kepala Daerah dan Term Of Reference (TOR) dalam pengaclaan jasa audit. Diharapkan kepada Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk menjadikan surat IAP! tersebut sebagai pedoman dalam mengadakan lelang jasa audit dana kampanye Pemilu Demikian untuk mena PROF. DRL A. HAFIZ ANSHARY AZ,MA. ‘Tembusan disampaikan kepada: Yth. Peng rus [APT di Jakarta. TAPI INSTITUT AKUNTAN PUBLIK INDONESIA a Indonosian Institute of Cortified Public Accountants No. O37/IVIAPU2010 Jakarta, 17 Februari 2010 Lampiran : 3 (tiga) set Kepada Yth, Komisi Pemilihan Umum Jl. Imam Bonjol No.29 Jakarta Up. Bapak Prof, Dr. H. A. Hafiz Anshary AZ., MA. Ketua Hal: Penyampaian Contoh Penentuan Imbal Jasa (fee) Audit Dana Kampanye untuk Pemilu Kepala Daerah dan Term of Reference (TOR) dalam Pengadaan Jasa Audit. Dengan hormat, Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi antara Institut Akuntan Publik Indonesia (‘IAP!"), Ikatan Akuntan Indonesia (‘IAI’) dengan Komisi Pemilinan Umum ("KPU") pada tanggal 2 Februari 2010 yang membahas peraturan KPU tentang pelaporan dan audit dana kampanye pemilu kepala daerah, terlampir kami sampaikan 1. lustrasi penentuan imbal jasa audit dana kampanye pemilu kepala daerah 2. Contoh Term of Reference (TOR) dalam pengadaan jasa audit untuk pemilu kepala daerah, 3. SK Ketua Umum IAPI No. KEP.024/IAPI/VII/2008 tentang Kebijakan Penentuan Fee Audit Selain dari pada itu, perlu kami sampaikan bahwa dalam waktu dekat akan mengadakan PPL audit dana kampanye bagi KAP, serta akan memberikan surat rekomendasi kepada ‘Akuntan Publik yang akan mengikuti proses pengadaan jasa audit pemilu kepala daerah di KPU Provinsi atau KPU Kebupaten/Kota sesuial dengan permintaan KAP, Demikian surat ini kami sampaikan, atas segala erhatiannya, kami ucapkan terima kasih, Hormat kami, AKUNTAN PUBLIK INDONESIA Indoneson hi ofCartfed Pub Accountants Tia Agityasih ‘Tarkosunaryo Ketua Umum Sekretaris TATS¢ 41 Kapten P Tensean No.1 Lantai2, Jakarta 12710, INDONESIA Telp. (62 21) 2525 181 (Hunting), 2525 367. 7072 1651 - 52 - 53 Fax. (62 21) 2525 175, 2525 177 Homepage: http Jwuwiapi ori, E-mail: info@iapi.orid NWuserasl Penentuan imbal asa (Fee) Ault Laporan Dana Kampanye Pasangan Calon PemiliKepsla Daerch Gubernur/ Wakil Gubernur, Walkota/Wakil Wallkota dan Bu Baya Persone Partner s}orang| 4 | hae 4,000,000 | 16,000,000 Manager 1}orang) 6 | has 41,600,000} 9,600,000, Ketua Tim 3] Orang| 35 | hari ‘600,000 9,000,000 Anegota Ti 3 3] orang) 35 | hari ‘500,000 9,000,000 Anggota Tim 2 3] rang) 38 | hari 600,000 |_ 2,000,000 [sub total 32,600,000 2 [lay Akernodasi Partner 3}orane| 4 has 350.000] 3,400,000 Manager sforang| 6] han 350.000) 2,100,000 etua Tim 4} Orang] 25 | han 350,000) 5,250,000 Anggota Tim 1 1 Orang] 15 | har 380,000 5,250,000 ‘Anggota Tim 2 3} orane| 15 | har 380,000 | _5,280,000 sub total 79,250,000 3 Jaya Transport dalam kote Partner sf orang] 4 | hart 100,000) 400,000 Manager 1}orang) 6 | hex 100,000 600,000 ota Tim 1} orang) a5 | hart 30000] 1,500,000 Anggota Ti a 1} Orang) 45 | hart 100,000 1,500,000 Anggata Tin 2 1} Orang) 35 | hast 100,000 |_ 1,500,000 sub total 3,500,000, 4 |stoya transport uae kets Partner 1Joorang| 2| hari peratenan | 1,000,000} 2,000,000 Manager 2] rang| 2| hari perjalanan | 3,000,000} 2,000,000 tua Tim a] Orang] 2 hae pesisanan | 2,000,000] 2,000,000 ‘Anggota Tim 3 a] Orang| 2 han perlanan | 2,000,000] 2,000,000 Anggota Tm 2 1]orang] 2 | hax pertanan | 3,000,000 |__ 2,000,000 sub tote) 10,600,000 5 |blava rx dan cetakLaporan (lumpsum) 7,500,000, [Total Esl balan Jaan Fee) Audit 3,30 000 sums: 4 Waeu vale 15 ha 1 had saa dengan 8 jem kerja 2 Komposisi persone! adalah () 1 orang partner yaituakurtan publik yang beranggung awab ats penugasan ‘dan yang akan menandatangan |aporan, (i) 1 orang manoger, i) 1 or etua tm, ) dan 2 orang anggota tim. 3 Biaya transport luar kota merupakan blaya pejalanan dari domisll KAP ke deereh yong menyelenegarakn pilkada atau biay peralanan yang digunakan untuk melakukan kunjungan ke pember! dans, 4 Belum termasuk PPN 10% Term of Reference (TOR) Peserta Pengadaan Jasa Audit Dana Kampanye: Proses pengadaan jasa audit dana kampanye mengikuti Kepres No. 80 Tahun 2003 tentang pecoman pelaksanaan pengadaan barangljasa pemerintah. A. Syarat Administrasi 1. Foto copy surat jin usaha kantor akuntan publk dari Menteri Keuangan Republik indonesia. 2. Foto copy surat ijin akuntan publik dari Menteri Keuangan Republik Indonesia. 3. Foto copy kartu anggota IAPI yang masih berlaku bagi akuntan publik 4. Foto copy sertifikat pelatinan audit dari IAP mengenai audit dana kampanye Perilu Kepala Daerah yang masih berlaku, 5. Surat rekomendasi dari |AP! untuk mengikuti pengadaan jasa audit dana kampanye Pemilu Kepala Daerah yang masih beriaku 8. Foto copy NPWP KAP dan AP Foto copy surat domisili KAP 8. Surat pernyataan dari Akuntan Publik tidak berafiliasi secara langsung ataupun tidak langsung dengan pasangan calon. _- 9. Surat pemnyataan dari Akuntan Publik bukan merupakan anggota atau pengurus Partai polit atau perseorangan yang mengusulkan pasangan calon serta tidak mempunyal hubungan apapun dengan pasangan calon perseorangan. 10. Surat pernyataan dari Akuntan Publik tidak dalam sanksi pembekuan dan/ateu pencabutan perizinan dari Menteri Keuangan . B. Syarat Teknis: 1. Akuntan publik diutamakan memiliki pengalaman audit dana kampanye 2. Akuntan publik memiliki masa kerja sebagai akuntan publik/rekan diutamakan lebih dari 1 tahun, yang dihitung sejak tanggal dikeluarkannya izin akuntan publik, Staf auditor yang ditugaskan diutamakan memiliki pengalaman audit 5 tahun untuk manajer; 3 tahun untuk ketua tim dan 1 tahun untuk anggota tim. 4. Staf auditor yang ditugaskan diutamakan memiliki pendidikan s1 untuk manajer; dan D3 untuk ketua tim dan anggota tim.manajer dan ketua tim diutamakan memiliki register negara untuk akuntan, KAP harus mengajukan pendekatan audit sesuai pedoman audit dana kampanye pilkada sebagaimana diatur dalam peraturan KPU No.71 tahun 2009 beserta daftar prosedur yang disepakati. 6. KAP harus mengajukan dokumen teknis berupa tahapan audit yang terdiri dari Perencanaan audit, pekerjaan lapangan dan pelaporan, 7._ KAP harus membuat jadwal audit dan penugasan personil yang sesuai dengan tahapan audit ‘Membuat surat pernyataan independensi dan kepatuhan terhadap kode etik profesi dan standar profesi dalam melaksanekan audit dana kampanye. Daftar pekerjaan audikonsultas! atau jasa lain yang ditangani oleh akuntan publik/partner in charge. 3. C. Harga 1. KAP mengajukan penaweran harga jasa audit dana kampanye pilkada dalam surat penawaran bermeterai cukup. 2. KAP melampirkan rincian penawaran harga yang mencakup komponen biaya personil, akomodasi dan transportasi, Biaya ATK dan biaya lainnya (lihat formulir {erlampir ~ lustrasi Penetapan imbal Jasa (Fee) Audit) 3. KAP mengajukan jadwal pembayaran D. Evaluasi Penawaran 1. Untuk menentukan pemenang, maka penawaran deri KAP dilakukan evaluasi melalui Pembobotan yang meliputi: * Aspek administrasi (30%) *Aspek teknis (30%) * Aspek Harga (40%) 2. Peserta yang lolos harus mendapatkan nilai minimal 70. 3. Peserta harus melengkapi dokumen administrasi, jika tidak lengkap maka dinyatakan gugur. Lembar Penilaian Proposal Audit atas Laporan Dana Kampanye Pilkada =aee “Mem yang dinilat__— Kiiteria ‘Skor [Penilaian] T _|Aspek Administrasi 1 [lin KAP 19] 2 [iim Akontan Publik 3 |Kartu anggota 1API 4 [Seifixat PPL 5 [Surat rekomendasi & |NPWP KAP [Tidak ada 7 [Surat dorsi KAP Ada @ [Surat pornyataan tidak berafilasi [A [Tidak ad 9 [Surat pemyataan tidak berafilasi [Ada [Tidak ada 10|Surat pernyataan Udak dalam Sanksl Ipembekuan izin [Sub total skor aspek administrasi t__|Aspok Teknis 7 |Pengalaman Akuntan Publik [Jumiah Laporan Audit Dana Kampanye diterbitkan 2 |Masa kerja akuntan publik (sejak tanggal izin Akuntan Publik) 3 |Pengalaman Staf auditor Manajer Ketua Tim |Anggota tim 4 [Pendidikan staf auditor Manajer suka Register| Ketua Tim JAnggota Tim Metode audit [Tahapan aucit Jadwal audit jsurat peryataan independensi Daftar Klien yang sedang ditangani [Sub total skor aspok toknis 30%| tt__|Aspek haraa Harga penawaran dioandingkan OF |< 70% 190% sid 100% > 100% Rincian penawaran harga a ida ad a jJadwal pembayaran ” lang muka 0% ‘Sub total skor aspek harga 40% [Total skor 100%| IAPI INSTITUT AKUNTAN PUBLIK INDONESIA Indonesian Institute of Certtied Public Accountants SURAT KEPUTUSAN KETUA UMUM INSTITUT AKUNTAN PUBLIK INDONESIA NOMOR : KEP.024/IAPI/VI1/2008 TENTANG KEBIJAKAN PENENTUAN FEE AUDIT Menimbang : 1. Bahwa audit laporan keuangan dilakukan oleh Akuntan Publik dengan mensyaratkan kompetensi, integritas dan independensi Akuntan Publik wajib menjunjung tinggi sikap independen dan memastikan bahwa setiap penugasan yang diterima dan hasil pekerjaannya terbebas dari pengaruh pihak manapun. Untuk menjaga persyaratan k6mpetensi, integritas dan independensi serta meningkatkan citra profesi Akuntan Publik scbagaimana dimaksud, maka perlu dirancang suatu panduan untuk menetapkan fee audit; 2. Bahwa agar panduan yang ditetapkan tersebut dapat diterapkan dengan baik, maka perlu dikeluarkan Keputusan Ketua Umum Institut Akuntan Publik Indonesia tentang Kebijakan Penentuan Fee Audit Memperhatikan ; 1, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Institut Akuntan Publik Indonesia; - 2, Standar Profesional Akuntan Publik - Institut Akuntan Publik Indonesia; 3. Kode Btik - Institut Akuntan Publik Indonesia. MEMUTUSKAN Menetapkan SURAT KEPUTUSAN KETUA UMUM INSTITUT AKUNTAN PUBLIK INDONESIA NOMOR : KEP.024/IAPI/V1/2008 TENTANG KEBLJAKAN PENENTUAN FEE AUDIT. Pertama ‘Audit atas laporan keuangan harus memenuhi tahap-tahap audit, sebagai berikut : a. Tahap perencanaan audit antara lain: pendahuluan perencanaan; pemahaman bisnis Klien; pemahaman proses akuntansi; pemahaman struktur pengendalian internal; penetapan risiko pengendalian, melakukan analisis awal; menentukan_ tingkat materialitas; membuat program audit; risk assessment atas akun; dan fraud discussion dengan management. b. Tahap pelaksanaan audit antara lain: pengujian pengendalian internal; pengujian substantif transaksi; prosedur analitis; dan pengujian detail transaksi J Kapten P. Tendean No.1 tal 2, Jakarta 12710, INDONESIA Telp. (62 21) 2525 181 (Hunting), 2525 467, 7072 1851 - $2 -53 Fox. (62 21 ) 2825 175, 2525 177 Homepage : hit ziweniapi.ocid, Email: info@iapi.orid c. Tahap pelaporan antara Jain: review kewajiban kontijensi; review atas kejadian setelah tanggal neraca; pengujian bukti final; evaluasi dan kesimpulan; komunikasi dengan klien; penerbitan laporan audit; dan capital commitment. Kedua Dalam menetapkan imbal jasa (fee) audit, Akuntan Publik harus mempethatikan tahapan- tahapan di atas dan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut : a, Kebutuhan Klien; b. Tugs dan tanggung jawab menurut hukum (statwory duties); c. Independensi; d. Tingkat keablian (levels of expertise) dan tanggung jawab yang melekat pada pekerjaan yang dilakukan, serta tingkat kompleksitas pekerjaan; ¢. Banyaknya waktu yang diperlukan dan secara efektif digunakan oleh Akuntan Publik dan stafnya untuk menyelesaikan pekerjaan; dan f, Basis penetapan fee yang disepakati, — ~ Ketiga Setiap Kantor Akuntan Publik wajib menerapkan ketentuan mengenai panduan penetapan imbal jasa (fee) audit sebagaimana diatur dalam Lampiren | Surat Keputusan ini Keempat Tlustrasi penetapan imbal jasa (fee) audit disampaikan dalam Lampiran 2 Surat Keputusan ini Kelima Kebijakan penentuan fee audit oleh Kantor Akuntan Publik menjadi salah satu aspek dalam hal dilakukannya review mutu techadap Kantor Akuntan Publik tersebut. Keenam Keputusan ini mulai berlaku sejak tanga! ditetapkan hingga diterbitkannya surat Keputusan yang baru, dengan ketentuan bahwa apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan di dalamnya akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : 2 Juli 2008 ]UT AKUNTAN PUBLIK INDONESIA ol Gere Pub Aeeumteres ‘Tia Adityasih Ketua Umum Lempiran 1 Surat Keputusan Ketua Umum (API Nomor : KEP.024fAPI/VIN/2008 Tanggal : 2 Juli 2008 Panduan Penetapan Imbal Jasa (Fee) Audit Pengantar 1. Panduan ini dikeluarkan sebagai panduan bagi seluruh Anggota Institut Akuntan Publik Indonesia (‘Anggota’) yang menjalankan praktek sebagai akuntan publik dalam menetapkan besaran imbalan yang wajar alas jasa profesional yang diberikannya. Panduan ini harus dibaca dalam hubungannya dengan Kode Etik Profesi, khususniya yang berkaitan dengan Independensi dan Imbal Jasa Profesional, 2. Panduan ini dimaksudkan untuk membantu Anggota dalam menetapkan imbal jasa yang wajar sesual dengan martabat profesi akuntan publik dan dalam jumiah yang pantas untuk dapat memberikan jasa sesuai dengan tuntutan standar profesional akuntan publik yang berlaku. Imbal jasa yang terlalu rendah atau secara signifikan jauh lebih rendah dari yang dikenakan ‘oleh auditor/akuntan pendahulu atau diajukan olen auditor/akuntan lain, akan menimbulkan keraguan mengenai kemampuan dan kompetensi Anggota dalam menerapkan standar teknis dan standar profesional yang berlaku 3. Adanya panduan ini diharapkan dapat memberikan kepastian kepada ‘Anggota dan pemakai jasa profesi akuntan publik bahwa imbal jasa yang diterima mencerminkan tingkat tanggung jawab dan risiko dari akuntan publik. Prinsip Dasar 4. Dalam menetapkan imbal jasa, Anggota harus mempertimbangkan: * Kebutuhan klien; + Tugas dan tanggung jawab menurut hukum (statutory duties); + Independensi; + Tingkat keahlian (levels of expertise) dan tanggung jawab yang melekat pada pekerjaan yang dilakukan, serta tingkat kompleksitas pekerjaan; + Banyaknya waktu yang diperlukan dan secara efektif digunakan oleh Anggota dan stafnya untuk menyelesaikan pekerjaan; dan * Basis penetapan fee yang disepakati 5. Imbal jasa dihubungkan dengan banyaknya waktu yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan, nilai jasa yang diberikan bagi klien atau bagi kantor akuntan publik yang bersangkutan 10. 1. 12 13, = Dalam hal imbal jasa tidak dikaitkan dengan banyaknya waktu pengerjaan, Anggota harus menyampaikan Surat Perikatan (Engagement Letter) yang setidaknya memuat © tujuan, lingkup pekerjaan serta pendekatan dan metodologinya; dan © basis penetapan dan besaran imbal jasa (atau estimasi besaran imbal jasa) serta cara dan/atau termin pembayarannya; + Anggota agar selalu: ©“ memelinara dokumentasi lengkap mengenai basis pengenaan imbal jasa yang disepakati; dan © menjaga agar basis pengenaan imbal jasa yang disepakati konsisten dengan praktek yang lazim berlaku, Imbal jasa audit harus mencerminkan secara wajar pekerjaan yang dilakukan untuk klien dan seluruh faktor yang dikemukakan dalam Paragraph 4 diatas (Dalam hal ini Anggota harus memperhatikan Kode Etik Profesi_ yang mengatur mengenai Independertsi). Anggota tidak diperkenankan menetapkan imbal jasa berbasis kontinjensi balk langsung atau tidak langsung Sebelum perikatan disepakati, Anggota sudah harus menjelaskan kepada klien, basis pengenaan imbal jasa, cara dan termin pembayaran, dan total imbal jasa yang akan dikenakan. Dalam hal kemungkinan besar imbal jasa akan meningkat secara substansial di masa datang, Klien harus sudah diberitahukan sebelumnya. Imbal jasa atas pekerjaan pertama yang diberikan kepada Klien tidak boleh didiskon sebagai imbal jase perkenalan, dengan maksud untuk mengenakan imbal jasa lebih tinggi atau pemberian jasa lainnya di masa datang. Anggota harus dapat menunjukkan bahwa pekerjaannya dilakukan secara profesional dan memenuhi persyaratan kualitas yang ditetapkan, dan memenuhi kebutuhan klien. Untuk organisasi nirlaba dimungkinkan untuk mengenakan imbal jasa dengan harga khusus sepanjang imbal jasa tersebut menutupi biaya pokok jasa. Untuk mempertahankan independensinya, Anggota sudah harus menerima imbal jasa atas pekerjaan yang telah dilekukannya sebelum memulai pekerjaan untuk periode berikutnya. ‘Anggota yang imbal jasanya belum dibayar boleh menahan dokumen tertentu milik' Klien yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaannya, dan boleh menolak untuk meneruskan informasi yang dimilikinya kepada klien atau auditor/akuntan penerus sebelum imbal jasanya dibayar. Anggota tidak diperkenankan menerima perikatan apabila klien belum membayar lunas kewajiban kepada aucitor terdahulu. 14. Tarif imbal jasa (charge-out rate) harus menggambarkan remunerasi yang pantas bagi Anggota dan stafnya, dengan memperhatixan kualifikasi dan pengalaman masing-masing Penetapan Tarif Imbal Jasa 15. Tarif harus ditetapkan dengan memperhitungkan: * Gaji yang pantas untuk menarik dan mempertahankan staf yang kompeten dan berkeahlian; + Imbalan lain di luar gaji; * Beban overhead, termasuk yang berkaitan dengan pelatihan dan pengembangan staf, serta riset dan pengembangan; + Jumlah jam tersedia untuk suatu periode tertentu (projected charge-out time) untuk staf profesional dan staf pendukung; dan + Marjin laba yang pantas 16. Tarif imbal jasa perjam (hourly charge-out rates) yang _ditetapkan berdasarkan informasi di atas dapat ditetapkan untuk setiap staf atau untuk setiap kelompok staf (Junior, Senior, Supervisor, Manager) dan Partner. llustrasi yang dilampirkan pada Panduan ini memuat perhitungan tarif untuk kelompok staf. Setiap Anggota dapat menetankan tarif sesuai dengan kondisi masing-masing. Lampiran ini juga memuat ilustrasi penerapan tarif untuk pekerjaan audit pada perusahaan: Kecil sekali (memerlukan maksimum 50 man-hours) Kecil (memerlukan maksimum 150 man-hours) Menengah Sedang (memerlukan maksimum 500 man-hours) Menengah (memerlukan maksimum 1500 man-hours) Menengah Besar (memerlukan maksimum 3000 man-hours) Besar (memerlukan lebih dari 3000 man-hours) - tidak dillustrasikan. Pencatatan Waktu 17. Peneatatan waktu yang memadai dengan menggunakan time sheet yang sesuai perlu dilakukan secara teratur untuk dapat menghitung imbal jasa secara akurat dan realistis, dan untuk dapat menjaga efisiensi dan efektifitas pekerjaan. Time sheet sekaligus berfungsi sebagai kartu kendali staf dan dasar dari pengukuran kinerja Penagihan Bertahap 18. Praktek yang baik mengharuskan dilakukannya penagihan secara bertahap atas pekerjaan yang diselesaikan untuk periode lebih dari satu bulan. Penaginan harus segera dilakukan begitu termin yang disepakati telah jatuh waktu,