P. 1
Kualitas Lulusan S-1 yang Diharapkan Perusahaan Ternama di Indonesia

Kualitas Lulusan S-1 yang Diharapkan Perusahaan Ternama di Indonesia

|Views: 1,488|Likes:
Dipublikasikan oleh Andrea K. Iskandar
Works available in the globalized world are different than the ones previously available. Individuals, corporations and countries can interact as co-players in a flattened world. Hence, for people to successfully get and maintain a job in a renowned global player corporation, a different set of skills may be needed. This study aims to find out those skills which are explicitly required by Indonesia’s most renowned corporations from fresh graduates in their recruitment ads. The sampling for these companies begins with three awards: Employer of Choice 2010, Perusahaan Idaman 2010 and Asian MAKE 2010. Qualification data will be extracted from selected corporations who are recruiting for positions of management trainee or its equivalent.

It is found that the above-mentioned skills and qualifications fall into three categories: qualifications which are tangible and for which standardized tests are available; personal limitations and qualifications which are intangible and for which there are no standardized tests available. Should universities want to maximize their alumni’s qualification to get into these renowned corporations, it is on the third category they should work hard, in addition to the first which is already part of the traditional academic rigor.
Works available in the globalized world are different than the ones previously available. Individuals, corporations and countries can interact as co-players in a flattened world. Hence, for people to successfully get and maintain a job in a renowned global player corporation, a different set of skills may be needed. This study aims to find out those skills which are explicitly required by Indonesia’s most renowned corporations from fresh graduates in their recruitment ads. The sampling for these companies begins with three awards: Employer of Choice 2010, Perusahaan Idaman 2010 and Asian MAKE 2010. Qualification data will be extracted from selected corporations who are recruiting for positions of management trainee or its equivalent.

It is found that the above-mentioned skills and qualifications fall into three categories: qualifications which are tangible and for which standardized tests are available; personal limitations and qualifications which are intangible and for which there are no standardized tests available. Should universities want to maximize their alumni’s qualification to get into these renowned corporations, it is on the third category they should work hard, in addition to the first which is already part of the traditional academic rigor.

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Andrea K. Iskandar on Mar 30, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2012

pdf

Kualitas Lulusan S-1 yang Diharapkan Perusahaan Ternama di Indonesia Andrea K.

Iskandar Universitas Kristen Krida Wacana 30 Maret 2011 Abstract Works available in the globalized world are different than the ones previously available. Individuals, corporations and countries can interact as co-players in a flattened world. Hence, for people to successfully get and maintain a job in a renowned global player corporation, a different set of skills may be needed. This study aims to find out those skills which are explicitly required by Indonesia’s most renowned corporations from fresh graduates in their recruitment ads. The sampling for these companies begins with three awards: Employer of Choice 2010, Perusahaan Idaman 2010 and Asian MAKE 2010. Qualification data will be extracted from selected corporations who are recruiting for positions of management trainee or its equivalent. It is found that the above-mentioned skills and qualifications fall into three categories: qualifications which are tangible and for which standardized tests are available; personal limitations and qualifications which are intangible and for which there are no standardized tests available. Should universities want to maximize their alumni’s qualification to get into these renowned corporations, it is on the third category they should work hard, in addition to the first which is already part of the traditional academic rigor. Masyarakat global tengah melihat perubahan besar-besaran yang sangat cepat terjadi dalam berbagai aspek kehidupan mereka: bisnis, industri, politik, juga sosial-kemasyarakatan (Friedman, 2006; Tapscott, 2009; Kasali, 2011). Bukan saja perubahan itu terjadi dengan kecepatan yang tinggi, tetapi juga dengan percepatan yang tinggi (xplanevisualthinking, 2009). Faktor yang mempengaruhinya antara lain adalah Internet yang semakin berdaya-guna dan secara ekonomis semakin terjangkau (Friedman, 2006; Kasali, 2011) sehingga Friedman (2006, h. 10f.) menyebutnya sebagai Globalisasi 3.0 di mana bukan saja negara-negara adidaya (“Globalisasi 1.0”) dan perusahaan-perusahaan besar (“Globalisasi 2.0”) yang diberdayakan untuk „eksis‟ dan berkompetisi secara global, tetapi juga individu-individu. Dengan Globalisasi 3.0 ini dunia seolah-olah menjadi datar; waktu dan jarak tidak lagi menjadi faktor pembeda yang signifikan antara negara, perusahaan dan individu di dunia pertama maupun dunia ketiga. Rangkaian perubahan yang terjadi memberikan daya ungkit yang baru kepada individuindividu untuk ikut berkiprah di kancah “desa global” sementara pada saat yang bersamaan juga mengubah peta interaksi antara negara, perusahaan dan individu – baik di antara masing-masing maupun antara satu dengan yang lainnya. Kini baik individu, perusahaan, maupun negara dituntut untuk memiliki sumber daya dengan seperangkat kualifikasi yang berbeda jika ingin maju dan mempertahankan keunggulan yang dimilikinya pada era sebelum Globalisasi 3.0. Di tahun 2010-

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN

2

2011 saja kita telah menyaksikan bagaimana pemerintahan Amerika Serikat dan Inggris gigih memerangi WikiLeaks dan segelintir individu di baliknya: Julian Assange sebagai motorfasilitator dan Bradley Manning sebagai salah satu informan terpenting. Kita juga telah menyaksikan bagaimana rangkaian revolusi terjadi dari Tunisia hingga Mesir hingga negaranegara lain di Semenanjung Arab. Dua rangkaian peristiwa ini menggambarkan kekuatan yang dibawa oleh Globalisasi 3.0 ke tangan individu-individu sehingga mereka bisa membuat negaranegara dan penguasa-penguasa yang sebelumnya sangat kuat menjadi bak kebakaran jenggot. Di tengah kondisi persaingan yang baru ini dengan alat-alat peradaban yang telah mengubah realita kita, perusahaan-perusahaan yang berada di garis depan permainan global pun berbenah diri (Kasali, 2011). Ada yang berhasil. Ada yang tidak. Namun, satu hal yang pasti: dengan adanya rangkaian perubahan di berbagai aspek kehidupan ini, berubah pula kualifikasi yang dituntut dari para pelakunya. Baik pengusaha (Kelly, 2010) maupun pekerja (Gardner, 2006) hari ini dituntut memiliki keterampilan yang berbeda dibandingkan dengan 10-20 tahun yang lalu (MarketingGenuis, 2010). Tujuan dan Batasan Studi Studi ini hendak mencari tahu keterampilan dan kualifikasi apa saja yang secara eksplisit dicari oleh perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia dimiliki dalam diri lulusan-lulusan S-1 yang direkrutnya ke posisi-posisi non-klerikal dengan kualifikasi minimum S-1 dan tidak memerlukan pengalaman kerja sebelumnya. Hasil dari studi ini hendak dijadikan masukan dan bahan pertimbangan dalam pengulasan dan perancangan-ulang kurikulum Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) di Universitas Kristen Krida Wacana. Sedapat mungkin, posisi-posisi yang akan dijadikan pembanding adalah posisi management trainee (MT) atau yang setara karena orang-orang yang direkrut di posisi ini dipaparkan kepada beragam divisi di dalam perusahaan dalam waktu relatif singkat (NIU, n.d.) untuk kemudian, jika mereka berhasil menyelesaikan program MT tersebut dengan hasil yang memuaskan, dipercayakan untuk menduduki posisi manajemen seperti asisten manajer atau kepala cabang. Artinya, inilah orang-orang yang direkrut oleh perusahaan dari nol pengalaman kerja, berbekal kinerja yang mereka tunjukkan selama menempuh pendidikan formal dan langsung dipersiapkan untuk meneruskan tongkat estafet perusahaan – ke dalam tangan orang-orang inilah dipercayakan kinerja, arah dan masa depan perusahaan. Jika dalam perusahaan-perusahaan yang dipilih tidak tersedia informasi lowongan untuk menjadi MT, maka akan dipilih informasi untuk lowongan lain yang mensyaratkan kualifikasi: (1) pendidikan minimum S-1, (2) untuk posisi yang setara dengan MT (artinya bukan posisi seperti front-liner dan sales), dan (3) tidak mencantumkan dibutuhkannya pengalaman kerja.

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN Metode Studi

3

Untuk kemudahan pengambilan sampel perusahaan, proses ini akan dimulai dengan sejumlah perusahaan yang telah berhasil diakui kinerjanya melalui penghargaan-penghargaan yang datanya tersedia untuk publik. Perusahaan-perusahaan ini kemudian akan ditelusuri publikasi-publikasi lowongan kerja yang dibuatnya. Sumber publikasi yang dipelajari terutama adalah situs web masing-masing perusahaan, situs pencari kerja dan Harian Kompas edisi Sabtu dan Minggu, selama bulan Maret 2011. Mengingat tidak semua perusahaan mempublikasikan lowongan mereka melalui Internet maupun Harian Kompas dan yang mempublikasikan pun belum tentu tengah membuka lowongan untuk posisi-posisi MT atau yang setara dengan itu, maka dalam proses ini sejumlah perusahaan mungkin menjadi gugur. Dari perusahaan-perusahaan yang tersedia, selanjutnya akan dipilih perusahaan-perusahaan yang sedapat mungkin mewakili sebanyak mungkin industri di antara mereka sendiri. Artinya, perusahaan yang terpilih secara tunggal dari industrinya akan memiliki peluang lebih besar untuk ditelaah lebih lanjut dibandingkan perusahaan dari industri yang terwakili oleh beberapa perusahaan. Jika ada industri yang terwakili oleh lebih dari satu perusahaan, maka sejauh diizinkan oleh metode seleksi di balik pemberian penghargaan itu, akan dipilih perusahaan yang memperoleh penghargaan tertinggi. Jika pemilihan harus dilakukan antar-perusahaan yang terdaftar dalam penghargaan yang berbeda, maka akan pemilihan akan dilakukan kesesuaian lowongan yang mereka publikasikan dengan kualifikasi lowongan yang dibutuhkan. Dengan demikian diharapkan terdapat keragaman industri yang terwakili di antara perusahaan-perusahaan yang dijadikan sampel dengan memperhatikan kesesuaian kualifikasi lowongan yang akan dipelajari. Selanjutnya, perusahaan dan lowongan kerja yang tersisa ini kemudian akan distudikan. Pemilihan Sampel Untuk memilih perusahaan-perusahaan yang akan disampel, digunakan tiga buah penghargaan sebagai berikut. 1. Indonesian Employers of Choice Award 2010 (“EOC”) EOC diadakan oleh Majalah SWA dalam kerjasama dengan HayGroup Indonesia pada melibatkan 6.474 karyawan “untuk mencari perusahaan-perusahaan pilihan karyawan dan juga mencari tahu apa saja hal-hal yang membuat karyawan memilih sebuah perusahaan dan mau berkomitmen (key driver)” (HayGroup, n.d; Indonesian, n.d.).

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN

4

2. Perusahaan Idaman 2010 (“PI”) PI yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi memberikan penghargaan kepada 20 perusahaan yang menjadi tempat kerja paling diidamkan hasil survei yang direspon oleh 1.590 orang dengan “margin error 2,58 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen … pada bulan Oktober-November 2010 di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi” (20 perusahaan, n.d.). 3. Asian Most Admired Knowledge Enterprise 2010 (“MAKE”) MAKE di Asia adalah bagian dari studi yang dilakukan oleh Teleos sejak tahun 2002 untuk memberikan penghargaan kepada lembaga-lembaga yang didirikan dan berkantor pusat di Asia atas kemampuan mereka untuk menciptakan dan meningkatkan nilai manfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan, „shareholders‟ dengan menciptakan maupun mentransformasi pengetahuan yang dimiliki oleh lembaga itu menjadi produk/layanan/solusi yang superior (Teleos, n.d.). Berikut adalah perusahaan-perusahaan yang memperoleh penghargaan-penghargaan tersebut di atas. Indonesian Employers of Choice Award 2010 Perusahaan-perusahaan yang menerima penghargaan EOC 2010, tanpa urutan yang disebutkan secara spesifik adalah: 1. 2. 3. 4. 5. AXA Indonesia PT Prudential Life Assurance PT Pfizer Indonesia PT Rajawali Corpora PT Semen Gresik, Tbk. 6. 7. 8. 9. 10. PT Cipta Integra Duta (IBS) Soho Group PT Time International PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk. PT Bank Permata, Tbk.

Perusahaan Idaman 2010 Perusahaan-perusahaan yang menerima penghargaan PI, dengan urutan peringkat adalah: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Pertamina Astra Internasional Telkom Indonesia Bank BCA Unilever Garuda Indonesia Indosat Bank Mandiri 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. Chevron Indonesia Freeport Indonesia Medco Bakrie Grup Telkomsel Kalbe Farma Indofood Yamaha Motor

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN 17. 18. IBM Indonesia Bank Rakyat Indonesia 19. 20. Microsoft Indonesia Adira Dinamika

5

Asian Most Admired Knowledge Enterprise 2010 Seleksi untuk memperoleh MAKE dilakukan dalam beberapa tahap. Perusahaan-perusahaan yang berhasil lolos hingga tiga tahap terakhir namanya dipublikasikan, namun tidak disebutkan peringkat di antara masing-masing perusahaan itu kecuali perusahaan yang memperoleh peringkat pertama. Untuk memperoleh gambaran yang lebih luas tentang perusahaan-perusahaan yang dipertimbangkan oleh MAKE, semua perusahaan Indonesia yang disebutkan oleh MAKE dicantumkan pada Tabel 1 di bawah. Tabel 1 Perusahaan-Perusahaan Indonesia yang Berhasil Masuk ke Asian MAKE 2010 (dalam Urutan Alfabet) Nominator Astra International Bank Mandiri GarudaFood Indofood Medco Energi Internasional Pertamina Telekomunikasi Indonesia Unilever Indonesia United Tractors XL Axiata Finalis Bank Mandiri Telekomunikasi Indonesia Unilever Indonesia United Tractors Pemenang Unilever Indonesia United Tractors

Perusahaan yang Dijadikan Sampel Dari antara ketiga daftar di atas, MAKE merupakan penghargaan yang menangkap dengan jelas esensi dunia yang tengah berubah beserta tuntutan terhadap adaptabilitas dari perusahaanperusahaan. Karena itu, perusahaan-perusahaan yang masuk ke dalam daftar MAKE akan diutamakan dalam pemilihan sampel. EOC dan PI sama-sama memberikan penilaian kepada perusahaan-perusahaan atas dasar persepsi para pekerja terhadap perusahaan-perusahaan dan seberapa baik imbal jasa yang dapat diterima oleh para pekerja dengan bekerja di perusahaan-perusahaan itu. Keduanya ingin mencapai hal yang sama, tetapi ternyata hasil yang diperoleh sangat berbeda. Hal ini bisa jadi disebabkan karena metode survei, sampel dan waktu pelaksanaan survei yang berbeda di antara keduanya. Karena PI memaparkan data statistik secara gamblang sehingga dapat lebih dipercaya keandalannya, maka perusahaan-perusahaan yang masuk ke dalam daftar PI akan diberikan

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN

6

prioritas kedua. Satu hal yang menarik adalah: tujuh buah perusahaan yang memangkan PI juga disebut di dalam MAKE. Bahkan, 4 dari 5 perusahaan puncak di PI adalah perusahaanperusahaan yang disebut dalam MAKE. Ini menunjukkan keandalan antara kedua penghargaan yang diberikan oleh dua lembaga yang tak saling berkaitan. EOC yang diselenggarakan oleh dua lembaga ternama dengan jumlah responden yang jauh lebih besar daripada PI, sayangnya metode surveinya tidak ditemukan. Karena itu data EOC ini akan dipergunakan terakhir, di mana ada industri yang belum terwakili dalam daftar MAKE dan PI sementara ada di dalam EOC atau jumlah perusahaan sampel yang tersedia dari MAKE dan PI terlalu sedikit karena ketidaktersediaan data. Untuk keperluan analisis data, dengan memperhatikan keterbatasan waktu yang tersedia untuk studi ini, jumlah perusahaan sampel secara arbitrer ditetapkan berkisar antara sekurangkurangnya 5 perusahaan hingga sebanyak-banyyaknya 10 perusahaan. Berikut adalah prioritas pemilihan sampel dari perusahaan-perusahaan di atas: Tabel 2 Perusahaan-Perusahaan yang Dijadikan Sampel No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. Nama Perusahaan Unilever Indonesia United Tractors Bank Mandiri Telekomunikasi Indonesia Pertamina Astra Internasional Indofood Medco Energi Internasional Bank BCA Garuda Indonesia GarudaFood XL Axiata Indosat Chevron Indonesia Freeport Indonesia Bakrie Group Telkomsel Kalbe Farma Yamaha Motor IBM Indonesia Bank Rakyat Indonesia Keterangan Pemenang MAKE dan penerima PI Pemenang MAKE Finalis MAKE dan penerima PI Finalis MAKE dan penerima PI Penerima PI dan nominator MAKE Penerima PI dan nominator MAKE Penerima PI dan nominator MAKE Penerima PI dan nominator MAKE Penerima PI Penerima PI Nominator MAKE Nominator MAKE Penerima PI Penerima PI Penerima PI Penerima PI Penerima PI Penerima PI Penerima PI Penerima PI Penerima PI

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN No. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. Nama Perusahaan Microsoft Indonesia Adira Dinamika AXA Indonesia PT Prudential Life Assurance PT Pfizer Indonesia PT Rajawali Corpora PT Semen Gresik, Tbk. PT Cipta Integra Duta (IBS) Soho Group PT Time Internasional PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk. PT Bank Permata, Tbk. Keterangan Penerima PI Penerima PI Penerima EOC Penerima EOC Penerima EOC Penerima EOC Penerima EOC Penerima EOC Penerima EOC Penerima EOC Penerima EOC Penerima EOC

7

Pengumpulan Data Dari hasil sampel didapati tujuh di antara perusahaan-perusahaan yang saat studi ini dilakukan tengah membuka lowongan pekerjaan untuk profil pekerjaan sebagaimana dipaparkan di atas. Ketujuh perusahaan tersebut adalah: 1. Unilever Indonesia 5. Chevron Indonesia 2. Bank Mandiri 6. Freeport Indonesia 3. Pertamina 7. Telkomsel 4. Astra Internasional Selain ketujuh perusahaan tersebut, dari Harian Kompas juga didapat satu perusahaan yang tengah membuka lowongan pekerjaan untuk profil pekerjaan sebagaimana dipaparkan di atas, yaitu: 8. Bank Internasional Indonesia (BII) Maybank. Berikut adalah profil tenaga kerja yang mereka syaratkan untuk direkrut, masing-masing dalam satu tabel.

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN Tabel 3 Profil Rekrutmen Unilever Indonesia Kriteria Data Nama Program Pendidikan Indeks Prestasi Kumulatif Penguasaan Bahasa Usia Pengalaman dan kelulusan Kualifikasi Unilever Future Leaders Program Bachelor or Master Degree Strong academic track record (GPA ≥ 3) Good English – Graduate in 2011 and before, not more than 1 year of experience Penguasaan komputer – Batasan pribadi – Keterampilan-keterampilan Extracurricular activities and experiences which display the dan kualitas pribadi lainnya following:  Well-roundedness and varied exposure / maturity  Clarity of purpose for having a career  Growth mindset and external focus  Leadership and team experience Candidates should be:  Commercially aware  Driven and energetic Catatan. Dikutip dengan adaptasi dari http://www.unilever.co.id/Careers/What_We_are_Looking_for.aspx.

8

Tabel 4 Profil Rekrutmen Bank Mandiri Kriteria Data Nama Program Pendidikan Indeks Prestasi Kumulatif Penguasaan Bahasa Usia Pengalaman dan kelulusan Penguasaan komputer Kualifikasi Officer Development Program Lulusan S1 / S2 dari semua jurusan kecuali Bidang/Dept Ilmu Kesehatan/Keperawatan, Sastra, Seni, Keguruan & Keagamaan IPK lulusan S1 minimum 3.00 Memiliki kemampuan Bahasa Inggris lisan maupun tulisan Usia maksimum pada saat seleksi awal 26.00 tahun untuk lulusan S1 – Mampu mengoperasikan komputer minimal program MS Office

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN Kriteria Data Batasan pribadi Kualifikasi  Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa pendidikan  Bersedia menjalani ikatan dinas  Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia –

9

Keterampilan-keterampilan dan kualitas pribadi lainnya Catatan. Dikutip dengan adaptasi dari http://impact-id.jobstreet.com/jobs/jobdesc.asp? type=0&eid=8011237&jid=190999&did=0&its=0&src=8&itn=

Tabel 5 Profil Rekrutmen Pertamina Kriteria Data Nama Program Pendidikan Kualifikasi Bimbingan Profesi Sarjana  Berpendidikan S1 jurusan Teknik Industri, Teknik Mesin, Teknik Metalurgi, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur, Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik/Ilmu Komputer, Teknik Telekomunikasi, Teknik Fisika, Teknik Kimia, Teknik Mesin Kapal, Teknik Perkapalan, Geologi, Geodesi, Statistika, Kimia (MIPA), Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3), Dokter, anajemen, Manajemen Informatika, Akuntansi, Ilmu Hukum, Psikologi, Ilmu Komunikasi, Design Interior dan Urban Design  Dari Perguruan Tinggi yang terakreditasi (min. A) IPK Min. 3.00 TOEFL [Score] Min. 450 Maksimal 27 tahun Diutamakan yang telah memiliki pengalaman kerja – Bersedia di tempatkan di seluruh unit Usaha Pertamina Aktif berorganisasi

Indeks Prestasi Kumulatif Penguasaan Bahasa Usia Pengalaman dan kelulusan Penguasaan komputer Batasan pribadi Keterampilan-keterampilan dan kualitas pribadi lainnya Catatan. Dikutip dengan adaptasi dari http://impact-http://www.pertamina.com/index.php/ detail/view/recruitment/2157/pertamina-job-fair-2011

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN Tabel 6 Profil Rekrutmen Astra Internasional Kriteria Data Nama Program Pendidikan Indeks Prestasi Kumulatif Penguasaan Bahasa Usia Pengalaman dan kelulusan Penguasaan komputer Batasan pribadi Keterampilan-keterampilan dan kualitas pribadi lainnya

10

Kualifikasi MT Marketing, MT Human Resources, MT Finance Bachelor degree, fresh graduates are welcome – Fluency in English (both oral and written) Maksimal 27 tahun Having 1 or 2 years work experiences will be an advantagea – Willing/ready to be assigned throughout Indonesiab  Actively involved in organizational experiences  Having good communication and interpersonal skill  Strong analytical ability  High sense of achievement  Ability to work under pressure Catatan. Profil di atas merupakan agregasi dari tiga profil: “MT Marketing”, “MT Human Resources” dan “MT Finance”. Dikutip dengan adaptasi dari http://vacancies.astra.co.id/ars/Home.mvc/Advertisements/569, http://vacancies.astra.co.id/ars/Home.mvc/Advertisements/570, dan http://vacancies.astra.co.id/ars/Home.mvc/Advertisements/575 a Hanya untuk “MT Human Resources”. bHanya untuk “MT Marketing” dan “MT Finance”.

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN Tabel 7 Profil Rekrutmen Chevron Indonesia Kriteria Data Nama Program Pendidikan Indeks Prestasi Kumulatif Penguasaan Bahasa Usia Pengalaman dan kelulusan Kualifikasi

11

– S1 Degree (S2/Master degree will be an advantage) Minimum GPA 3.00 out of 4.00 Good command of English – Years of related experience in oil, gas and geothermal less than 4 years Penguasaan komputer Computer literacy (Office applications) Batasan pribadi Willing to relocate to any of Chevron operations locations (East Kalimantan/Riau/West Java) Keterampilan-keterampilan Skill Requirements: dan kualitas pribadi lainnya  Technical Proficiency related to education background  Team player and relationship builder for personal results, personal and unit‟s benefit  Using company tools, processes and procedures  Strong communications skills – orally and writing including presentation skills  Customer focus  Computer literacy (Office applications)  Strong in taking initiative to prevent and resolve issues  Good understanding of health, safety, and environmental laws and regulations Time Application:  Daily Discipline – arrival, departure, meetings, etc.  Meeting personal due dates for projects – usually short term by managing own time Work Values:  Accepting Chevron‟s values  Health, Environmental and Safety oriented  Getting results through personal proficiency  High-quality technical work  Enjoy working in a multicultural and diverse organization Catatan. Dikutip dengan adaptasi dari http://www.chevron.experd.com/recent.php

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN Tabel 8 Profil Rekrutmen Freeport Indonesia Kriteria Data Nama Program Pendidikan Kualifikasi

12

–  [Quality Management Services PT Freeport Indonesia] bekerja sama dengan universitas-universitas terakreditasi di Indonesia untuk proses penyeleksian kandidat. Universitasuniversitas tersebut adalah: Institut Teknologi Bandung (Bandung), Universitas Gajah Mada (Yogyakarta), Universitas Padjajaran (Bandung), Universitas Indonesia (Jakarta), Institut Teknologi Sepuluh November (Surabaya), Universitas Trisakti (Jakarta), Universitas Pembangunan Nasional (Yogyakarta), Universitas Sriwijaya (Palembang), Universitas Cendrawasih (Jayapura), Universitas Sains & Teknologi Jayapura (Jayapura)  Bidang-bidang studi utama yang berlaku untuk PTFI: Teknik Pertambangan, Metalurgi, Teknik Mesin, Teknik Listrik, Geologi, Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, Teknologi Informasi/Ilmu Komputer, Kimia, Akunting, Sumber Daya Manusia, Psikologi, Komunikasi, Teknik Industri, Manajemen Administrasi Bisnis Indeks Prestasi Kumulatif Kandidat terdaftar dalam program gelar universitas atau telah berhasil menyelesaikan suatu program tersebut, pada bidang studi yang terpilih, di universitas di Indonesia atau di luar negeri (IPK 2,8) Penguasaan Bahasa Menunjukkan kemampuan Bahasa Inggris yang baik Usia – Pengalaman dan kelulusan Tidak lebih dari 2 tahun sejak kelulusan Penguasaan komputer – Batasan pribadi Menyukai ide untuk tinggal di area terpencil Keterampilan-keterampilan  Wawancara Seleksi Pendahuluan mengindikasikan bahwa dan kualitas pribadi lainnya kandidat: o Memiliki tekad dan keuletan o Cepat belajar dan o Tanggap terhadap umpan balik  Menunjukkan tingkat integritas yang tinggi o Sesuai dengan Standar Kompetensi Inti PTFI o Sesuai dengan nilai-nilai dan budaya PTFI  Menunjukkan kemauan untuk mencapai hasil Catatan. Dikutip dengan adaptasi dari http://www.ptfi.com/GDP/gdp.asp

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN Tabel 9 Profil Rekrutmen Telkomsel Kriteria Data Nama Program Pendidikan Kualifikasi

13

Indeks Prestasi Kumulatif Penguasaan Bahasa Usia Pengalaman dan kelulusan Penguasaan komputer Batasan pribadi Keterampilan-keterampilan dan kualitas pribadi lainnya

–  Graduate from S1 degree in Electrical Engineering majoring Telecomunication or Telecomunication Multimediaa  Graduate from S1 degree in Informatic Engineering / S1 degree in Information System / S1 degree in Electrical Engineering majoring Computer Systemb  Graduate from S1 degree in Management, Marketing Management, Industrial Engineering or Business Managementc GPA min. 3.0 scale 4.0 Good command in English both oral and written –  Having 1 year experience with relevant tasks will be an advantage  Fresh Graduates are welcome to apply – –

 Excellent interpersonal and communication skill  High motivation  Eager to learn Catatan. Profil di atas merupakan agregasi dari tiga profil: “Network”, “Information Technology” dan “Commerce”. Dikutip dengan adaptasi dari http://www.karir.impianku. web.id/2010/04/bumn-career-at-telkomsel/ a Untuk lowongan “Network”. bUntuk lowongan “Information Technology”. cUntuk lowongan “Commerce”.

Tabel 10 Profil Rekrutmen BII Maybank Kriteria Data Nama Program Pendidikan Indeks Prestasi Kumulatif Penguasaan Bahasa Usia Pengalaman dan kelulusan Penguasaan komputer Kualifikasi Management Associate Program A degree (post graduate's is preferred) from reputable overseas and local universities Minimum 3,00 GPA Minimum TOEFL score 500 Maximum 26 years old for degree graduate – –

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN Kriteria Data Batasan pribadi Keterampilan-keterampilan dan kualitas pribadi lainnya Kualifikasi

14

–  Good interpersonal skill  Organizational experiences  Strong leadership skill Catatan. Dikutip dengan adaptasi dari Kompas (2011, Maret 12), 7.

Agregasi Data Indeks Prestasi Kumulatif Dari data di atas didapati bahwa ada 1 perusahaan yang mensyarakatkan IPK minimum 2,8 dan 6 perusahaan mensyaratkan IPK minimum 3,0. Penguasaan Bahasa Dalam segi penguasaan bahasa, semua perusahaan di atas mensyaratkan penguasaan Bahasa Inggris yang baik dengan 6 di antaranya memberikan persyaratan kuantitatif dan 2 perusahaan lainnya mensyaratkan nilai TOEFL masing-masing minimum 450 (Pertamina) dan 500 (BII Maybank). Usia, Pengalaman dan Kelulusan Dari segi pengalaman, masing-masing 1 perusahaan mensyaratkan pengalaman maksimum 1 tahun, 2 tahun dan 4 tahun dan masing-masing 2 perusahaan mensyaratkan usia saat masuk maksimum 26 tahun dan 27 tahun. Penguasaan Komputer Untuk penguasaan komputer, hanya dua dari semua perusahaan di atas yang memasukkannya sebagai persyaratan melamar. Batasan Pribadi Sebanyak 5 perusahaan mensyaratkan batasan pribadi: 3 di antaranya berupa kesediaan ditempatkan di mana saja, 1 berupa kesediaan ditempatkan di daerah terpencil sedangkan 1 yang lainnya (Bank Mandiri) selain mensyaratkan kesediaan ditempatkan di mana saja juga menyebutkan belum menikah, bersedia untuk tidak menikah selama masa pendidikan dan bersedia menjalani ikatan dinas. Pengalaman Organisasi dan Keterampilan Terkait Sebanyak 7 dari 8 perusahaan di atas mensyaratkan adanya pengalaman organisasi maupun keterampilan terkait. Bank Mandiri tidak mensyaratkan hal ini. Selain itu, pengalaman dan

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN

15

keterampilan yang paling banyak diharapkan perusahaan-perusahaan di atas diringkaskan dalam Tabel 11 berikut. Tabel 11 Ringkasan Pengalaman Organisasi dan Keterampilan Terkait Pengalaman/Keterampilan Interpersonal/komunikasi Jumlah 4     4     4     3    3   Perusahaan Nama-Nama Astra Internasional (● 2) Chevron Indonesia Telkomsel (● 1) BII Maybank (● 1) Unilever Indonesia (● 6) Astra Internasional (● 4) Freeport Indonesia (○ 1) Telkomsel (● 2) Astra Internasional (● 3) Chevron Indonesia Freeport Indonesia (○ 2) Telkomsel (● 3) Pertamina Astra Internasional (● 1) BII Maybank (● 2) Unilever Indonesia (● 4) BII Maybank (● 3)

Memiliki motivasi yang kuat

Pembelajar, memiliki keterampilan analitis dan rasa ingin tahu Aktif berorganisasi

Kepemimpinan dan pengalaman bekerja dalam tim

Analisis Berdasarkan data di atas dapat dikatakan bahwa persyaratan yang diajukan oleh perusahaanperusahaan dalam mencari pegawai dapat dikelompokkan ke dalam tiga kelompok: Kelompok 1. Kualifikasi yang mudah terukur dan/atau dibuktikan dengan dokumen-dokumen, mencakup: a. Jenjang pendidikan; b. Perguruan tinggi tempat menempuh studi; c. IPK; d. Keterampilan bahasa asing. Kelompok 2. Batasan-batasan pribadi, mencakup: a. Pengalaman yang sudah dimiliki;

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN b. c. Tahun kelulusan; Usia saat melamar.

16

Kelompok 3. Kualifikasi yang lebih sulit diukur dan/atau tidak tersedia tes terstandar untuk sebagai alat ukurnya. Persyaratan-persyaratan yang termasuk ke dalam kelompok pertama dan kedua dapat secara singkat dan lugas dituntut oleh perusahaan dan dibuktikan oleh pelamar, tetapi persyaratanpersyaratan yang termasuk ke dalam kelompok ke-3 merupakan cara perusahaan menampakkan keunikan identitasnya, misalnya sebagai perusahaan yang dinamis, perusahaan yang progresif dan organisasi pembelajar. Kelompok ini juga menyediakan kesempatan bagi pelamar untuk membuktikan ketepatan profil pribadinya untuk direkrut oleh perusahaan terlepas dari data yang standar dan generik yang ada pada bagian pertama dan kedua. Contoh ekstrem dari perusahaanperusahaan di atas yang memanfaatkan kelompok ke-3 ini secara maksimal adalah Unilever Indonesia dan Chevron Indonesia. Unilever Indonesia, sebagai satu-satunya pemenang MAKE dari Indonesia, memaparkan 6 persyaratan pada bagian ketiga ini, tetapi hanya tersebut dua kali dalam agregasi data di atas. Menggunakan analogi diagram venn, persyaratan-persyaratan yang diajukan Unilever Indonesia sebagai pemenang MAKE ternyata sedikit sekali beririsan dengan persyaratan-persyaratan yang diajukan perusahan-perusahaan lainnnya. Memang dari Tabel 3 di atas dapat dilihat bahwa Unilever Indonesia mengutamakan wawasan yang luas (● 1), tujuan pribadi yang jelas (● 2), serta keterampilan-keterampilan yang menuntut kombinasi yang baik atas penguasaan ilmu dengan keterampilan berpikir yang baik (● 3, 5). Chevron Indonesia dengan sangat detail memaparkan persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan dari berbagai sisi: keterampilan bekerja, disiplin pribadi, serta kesesuaian nilai-nilai pribadi pelamar dengan nilai-nilai Chevron. Di sini nampak bahwa kualifikasi seseorang dengan kepemilikian ijazah S1/S2 dan IPK minimum 3,00 belum memadai untuk menjadikan dia karyawan Chevron. Setelah seleksi administratif atas kertas-kertas ijazah dan dokumen-dokumen pendukungnya dilalui, masih ada banyak persyaratan yang harus dipastikan oleh kedua belah pihak bahwa harapan dan tuntutan mereka selaras satu sama lain. Dari agregasi data di atas nampak bahwa persyaratan kelompok ke-3 yang paling banyak dicari dari delapan perusahaan di atas ternyata adalah pertama-tama (a) keterampilan interpersonal / komunikasi, (b) motivasi yang kuat, serta (c) sikap pembelajar, memiliki keterampilan analitis dan rasa ingin tahu; diikuti dengan (d) keaktifan berorganisasi dan kepemimpinan serta (e) kemampuan bekerja dalam tim. Inilah keterampilan-keterampilan dan kualifikasi-kualifikasi yang secara eksplisit dicari oleh kedelapan perusahaan ternama di atas.

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN Kesimpulan

17

Mengamati pemaparan di atas, nampak bahwa kredensial akademik yang baik sekali yang dimiliki seorang lulusan S-1 hanya akan membawa dia melalui seleksi administratif pada kelompok ke-1. Seleksi pada kelompok ke-2 tergantung pada kondisi pribadinya dan tidak terjangkau oleh Perguruan Tinggi. Namun, jika Perguruan Tinggi ingin memaksimalkan kualifikasi alumninya untuk direkrut oleh perusahaan-perusahaan ternama ini, Perguruan Tinggi bisa memperlengkapi para mahasiswanya untuk memiliki daya ungkit dengan membekali mereka pada kelompok ke-3. Persyaratan-persyaratan pada kelompok ke-3 inilah yang perlu diverifikasi lebih jauh oleh perusahaan perekrut melalui proses seleksi mereka seperti wawancara, studi kasus, dan presentasi. Dari sini akan tercipta „moments of truth‟ di mana kualifikasi yang sudah tertera di atas kertas diverifikasi dan dinilai keselarasannya dengan apa yang diharapkan oleh perusahaan. Saran Studi Lanjutan Menarik untuk dicermati bahwa keterampilan komputer hanya disebutkan oleh dua perusahaan. Nampaknya ini bukan karena keterampilan komputer tidak dibutuhkan tetapi dianggap sudah merupakan kelaziman dikuasai seorang lulusan S-1 sehingga tidak perlu disebutkan secara khusus. Hal-hal seputar penguasaan komputer yang dituntut oleh perusahaan, kualifikasi para pelamar, serta dari mana para lulusan S-1 mendapatkan keterampilan komputer ini perlu ditelaah lebih jauh. Namun, jika benar demikian, maka keterampilan menggunakan aplikasi-aplikasi dasar komputer seperti Microsoft Office Word, Excel dan PowerPoint perlu dijamin penguasaannya oleh perguruan tinggi jika ingin mahasiswanya berkarier di perusahaanperusahaan ternama ini. Selain itu dapat ditelaah pula bagaimana persyaratan-persyaratan rekrutmen di atas membedakan perusahaan-perusahaan ternama dengan perusahaan-perusahaan yang “biasa-biasa saja” dan seberapa signifikan faktor pembeda yang dimiliki oleh persyaratan-persyaratan ini antara perusahaan yang ternama dengan perusahaan yang “biasa-biasa saja”. Dengan demikian, Perguruan Tinggi dapat memusatkan perhatian pada faktor-faktor pembeda yang paling signifikan sebagai acuannya dalam mengembangkan keterampilan dan kualifikasi para mahasiswanya untuk diterima bekerja di perusahaan-perusahaan ternama ini.

Daftar Pustaka 20 perusahaan idaman 2010 versi warta ekonomi. (n.d.). Retrieved from http://www.metrotvnews.com/read/news/2011/02/02/41439/20-Perusahaan-Idaman-2010versi-Warta-Ekonomi

KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN

18

Friedman, T.L. (2006). The world is flat: The globalized world in the twenty-first century. New York, NY: Penguin Books. Gardner, H. (2006). Five minds for the future. Boston, MA: Harvard Business School Publishing. HayGroup. (n.d.). Creating high performing organizations: Being an employer of choice. Retrieved from http://www.haygroup.com/Downloads/id/misc/Hay_Group_article_ Creating_ High_Performing_Org_-_EOC_2010-Oct1.pdf Indonesian employers of choice award 2010: Selebrasi perusahaan-perusahaan terbaik pilihan karyawan. (n.d.). Retrieved from http://swanetwork.com/news_101130.html Jacobs, H.H. (Ed.). (2009). Curriculum 21: Essential education for a changing world. Alexandria, VA: ASCD. Kasali, R. (2011). Cracking zone: Bagaimana memetakan perubahan di abad 21 & keluar dari perangkap comfort zone. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Kelly Services Indonesia. (2010). Employment outlook and salary guide 2010/11: A tool for workplace planning (Indonesia). Retrieved from http://www.kellyservices.co.id/web/id/ services/en/pages/salaryguide.html MarketingGenuis. (2010, February 6). Did you know 3.0 (official video) -2009 edition [Video file]. Retrieved from http://www.youtube.com/watch?v=PHmwZ96_Gos NIU Career Services. (n.d.). What is a management trainee? Retrieved from http://www.niu.edu/careerservices/handouts/ManagementTrainee.pdf Tapscott, D. (2009). Grown up digital: How the net generation is changing your world. New York, NY: McGraw-Hill. Teleos. (n.d.). 2010 Asian most admired knowledge enterprises (MAKE) report: Executive summary. Retrieved from http://www.knowledgebusiness.com/knowledgebusiness/ templates/ ViewAttachment.aspx?hyperLinkId=4568 xplanevisualthinking. (2009, September 14). Did you know 4.0 [Video file]. Retrieved from http://www.youtube.com/watch?v=6ILQrUrEWe8

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->