Anda di halaman 1dari 150

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software

http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

STRUKTUR ATOM

Tujuan :
1. Menjelaskan perkembangan teori atom untuk menunjukkan kelemahan dan
kelebihan masing-masing teori atom berdasarkan data percobaan.
2. Menentukan partikel dasar (proton, elektron dan netron)
3. Mengklasifikasikan unsur ke dalam isotop, isobar dan isoton
4. Menggunakan prinsip aufbau, aturan Hund dan azas larangan Pauli untuk
menuliskan konfigurasi elektron dan diagram orbital.
5. Menentukan kulit valensi dan elektron valensi
6. Menggambarkan bentuk-bentuk orbital.
7. Menjelaskan kulit dan sub kulit serta hubungannya dengan bilangan kuantum
8. Menentukan bilangan kuantum (kemungkinan elektron berada)

Materi pokok
a. Perkembangan teori atom
b. Susunan atom.
c. Isotop, Isobar dan isoton
d. Konfigurasi elektron.
e. Bilangan kuantum

PEMANTAPAN KIMIA X. - 1-
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

A. Perkembangan Model Atom

1. Model atom dalton


Istilah atom berasal dari kat A : tidak dan TOMOS : potong atau belah. Jadi atom
tidak dapat dibagi lagi. Istilah atom dikemukakan oleh ahli filsafat Yunani
Demokritos (460 – 370 SM)
Pada tahun 1808 ilmuwan kebangsaan Inggris, Jhon Dalton mengemukakan
teorinya tentang materi yang dipublikasikan dalam A New System of Chemical
Phisiolopy yang memuat lima peryataan berikut :
- Setiap unsur terdiri atas atom yang tidak dapat dibagi lagi
- Semua atom dari unsur kimia tertentu mempunai masa dan sifat yang sama
- Unsur kimia lain akan mempunyai jenis atom yang berbeda
- Atom tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan . Reaksi kimia hanya penataan
ulang
- Senyawa terdiri dari dua jenis unsur yang berbeda dengan perbandingan
tertentu

Teori atom Dalton yang sekarang sudah tidak sesuai :


• Atom bukanlah sesuatu yang tidak terbagi, melainkan terdiri dari berbagai sub
atom.
• Meskipun mempunyai sifat yang sama, atom atom dari unsur yang sama
dapat mempunyai masa yang berbeda.
• Melalui reaksi nuklir, atom dari suatu unsur dapat diubah menjadi atom unsur
lain.
• Beberapa unsur tidak terdiri atas atom atom melainkan molekul molekul.

Hal penting dari teori atom dalton yang hingga kini dapat diterima yaitu
• Atom adalah unit pembangun dari segala macam materi.
• Atom merupakan bagian terkecil dari suatu unsur yang masih mempunyai
sifat sama dengan unsurnya.
• Dalam reaksi kimia hanya penataan ulang susunan atom atom yang terlibat
dalam reaksi.

Dasar
- Hukum kekekalan massa (Hukum Lavoiser)
- Hukum perbandingan tetap (Hukum Proust)

Kelemahan :
- Tidak dapat menjelaskan perbedaan atom unsur yang satu dengan atom
unsur yang lain.
- Tidak dapat menerangkan sifat listrik materi
- Tidak dapat menjelaskan cara atom saling berikatan.

1. Model atom Thomson


Pada tahun 1897 seorang fisikawan Inggris, Joseph John Thomson menemukan
electron, yaitu suatu partikel yang bermuatan negatif yang lebih ringan dario pada
atom. Dia memperlihatkan bahwa elektron merupakan partikel sub atomic. Dari
penemuannya ini Thomson mengemukakan hipotesis sebagai berikut ”karena
elektron bermuatan listrik negatif, sedangkan atom bermuatan listrik netral, maka
haruslah dalam atom ada muatan listrik positif yang mengimbangi muatan

PEMANTAPAN KIMIA X. - 2-
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

elektron tersebut”. Maka diusulkanlah suatu model atom yang dikenal dengan
model atom roti kismis sebagai berikut :
- Atom berbentuk bola padat bermuatan positif
- Elektron bermuatan negatif tersebar dialamnya (seperti kimis yang tersebar
pada roti)

Dasar
- Penemuan elektron berdasarkan percobaan sinar katoda.

Kelemahan :
- Tidak dapat menerangkan fenomena penghamburan sinar alfa pada lempeng
tipis emas

2. Model atom Rutherford


Pada taun 1911, ahli fisika inggris Ernest Rutherford beserta koleganya Geiger
dan marsden melakukan eksperimen yang dikenal dengan penghamburan sinar
alfa oleh lempeng tipis emas. Hasil percobaan tersebut mengungkapkan bahwa:
1. Sebagian besar partikel alfa menembus lempeng tiis emas, hal ini berarti
sebagian besar atom adalah ruang kosong
2. Sedikit dari partikel alfa (yang bermuatan positif) dibelokkan oleh sesuatu, hal
ini menunjukkan adanya sesuatu yang bermuatan positif yang dapat
membelokkan partikel alfa
3. Sedikit dari partikel alfa itu terpantul dari emas, hal ini menunjukkan adanya
sesuatu yang sangat kecil ( belakangan disebut inti ) namun massanya
terpusat disana sehinga partikel alfa yang menumbuk pusat massa itu akan
terpantul.

Dari fenomena percobaan diatas, maka Rutherford mengusulkan suatu model


atom yang dikenal dengan model atom Rutherford sebagai berikut :
- Atom terdiri dari inti bermuatan positif dan hampir seluruh massa atom
terpusat pada inti
- Elektron beredar mengelilingi inti
- Jumlah muatan inti sama dengan jumlah muatan elektron sehingga bersifat
netral
- Sebagian besar ruangan dalam atom merupakan ruangan kosong

Dasar
- Penemuan inti atom berdasrkan percobaan hamburan sinar alfa pada
lempeng logam

Kelemahan :
- Bertentangan dengan teori elektro termodinamika klasik, dimana suatu
partikel yang bermuatan listrik apabila bergerak akan memancarkan energi.
Elektron yang bergerak mengelilingi inti akan kehilangan energi terus enerus,
seingga akhirnya akan membentuk lapisan spiral dan jatuh ke inti

PEMANTAPAN KIMIA X. - 3-
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

3. Model atom Bohr


Niels Hendrik David Bohr adalah seorang ahli fisika Denmark. Pada tahu 1913
mengemukakan teori tentang atom yang bertitk tolak dari model atom Rutherford
dan teori kuantum Planck. Model atom Bohr berdasarkan asumsi sebagai berikut
:
- Elektron beredar mengelilingi inti pada lintasan (orbit) tertentu
- Elektron ya ng beredar pada lintasannya tidak memancarkan energi, lintasan
elektron ini disebut stasioner
- Bila elektron pindah lintasan dari tingkat energi rendah ke tingkat energi lebih
tinggi, maka elektron akan menyerap energi, peristiwa ini disebut eksitasi.
Sebaliknya bila elektron indah dari tingkat energi tinggi ke lintasan dengan
tingkat energi lebih rendah, maka elektron akan memancarkan energi,
peristiwa ini disebut deksitasi
- Energi yang dipancarkan/ diserap ketika terjadi transisi elektron terekam
sebagai spektrum atom.

Dasar :
- Percobaan spektrum unsur hidrgen.

Kelamahan :
- Terjadi penyimpangan untuk atom yang lebih besar dari hidrogen ( elektron
lebih dari satu )
- Tidak dapat menerangkan efek Zemann, yaitu pembelahan garis spektrum
menjadi dua atau lebih komponen yang berbeda frekwensi ketika sumber
cahaya ( atom ) berada dalam medan magnet.

4. Model atom mekanika gelombang (modern) à konsep obital


Dasar :
Pada tahun 1920 Louis Victor de Broglie (ahli fisika Perancis, dengan teori sifat
gelombang dari materi), Werner Karl Heisenberg (ahli fisika jerman, dengan
prinsip ketidak astian) dan Erwin Scordinger (ahli fisika austria dengan
persamaan gelombang partikel) berhasil menemukan teori atom modern (disbeut
teori mekanika kuantum/ gelombang).

Asumsi yang mendasari teori atom modern adalah sebagai berikut:


- Elektron dalam mengelilingi inti bergerak seperti gelombang ( teori gelombang
Louis De Brogli )
- Karena gerak gelombang dari elektron ini maka kedudukan eletron disekeliling
inti menjadi tak tertentu (Prinsip ketidak pastian Heisenberg)
- Suatu daerah disekitar inti dimana keboleh jadian menemukan elektron besar
disebut orbital elektron, orbital elektron dapat dengan menyelesaikan
persamaan gelombang Schrodinger. Penyelesaian persamaan gelombang
Schrodinger akan menghasilkan bilangan kuantum
Jadi berdasarkan teori atom modern dapat digambarkan bahwa atom terdiri
dari kulit atom, setiap kulit atom terdiri dari satu atau lebih sub kulit atom,
setiap sub kulit terdiri satu atau lebih orbital, setiap orbital maximum berisi 2
elektron

PEMANTAPAN KIMIA X. - 4-
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Soal latihan
1. Percobaan penemuan elektron menggunakan sinar katoda. Sebutkan tokoh-
tokoh yang merancang ditemukannya sinar katoda!

2. Apakah sumbangan besar yang dikemukakan oleh Robert milikan!

3. Bagaimana gambaran atom menurut Thomson?

4. Apakah rancangan percobaan Rutherford untuk meluruskan pandangan


Thomson?

5. Apakah hasil kesimpulan dari Rutherford?

6. Apakah rancangan percobaan penemuan proton!

7. Bagaimana rancangan percobaan sampai ditemukan neutron?

B. Partikel Dasar Sub Atom


Suatu atom tersusun dari tiga partikel dasar (sub tom) yaitu proton, neutron dan
elektron. Proton dan neutron terletak dalam inti, sedangkan elektron beredar
mengelilingi inti

Partikel dasar Lambang Muatan Massa Penemu


Proton p +1 1 E. Goldstein
Neutron n 0 1 J. Chadwick
Elektron e -1 0 Thomson

Lambang suatu unsur dapat dinyatakan sebagai berikut :


A
zX X = Lambang atom/ insir
A = nomor massa
Z = nomor atom

Dalam atom netral : jumlah proton = jumlah elektron


Dalam atom bermuatan positif (kation) : jumlah proton lebih besar jumlah elektron
Dalam atom bermuatan negetif (anion) jumlah proton lebih kecil jumlah elektron

Untuk menentukan jumlah proton, neutron dan elektron dalam atom atau ion
dapat digunakan persamaan berikut
Jumlah proton = Z
Jumlah neutron = A – Z
Jumlah elektron = Z – muatan

PEMANTAPAN KIMIA X. - 5-
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

C. Isotop, Isobar, Isoton


• Isotop ialah atom yang mempunyai nomor atom sama tetapi massa atomnya
berbeda. Biasanya isotop unsur yang mempunyai sifat sama.
Contoh 11H dengan 21H; 126C dengan 136C

• Isobar ialah atom yang mempunyai massa tom sama, tetapi nomor atom berbeda.
Isobar unsur mepunyai sifat berbeda.
Contoh ; 146C dengan 147N; 4019K dengan 4020Ca

• Isoton ialah atom yang mempunyai jumlah neutron sama, tetapi nomor atom dan
nomor massa berbeda.
Contoh ; 147N dengan 158O

• iso elektron : atom yang mempunyai jumlah elektron sama


Contoh : 2010 Ne dengan 2311Na+

Soal latihan

1. Terdiri dari sub-sub apakah suatu atom?


2. Sebutkan penemu, lambang massa dan muatan dari sub-sub atom!
3. Sebutkan bagian / sub yang menyusun inti atom!
4. Sebutkan jumlah proton, neutron dan elektron dari nuklida berikut .
a. 2713Al f. 8537Rb
32
b. 16S g. 8838Sr
39
c. 19K h. 12753I
40
d. 20Ca i. 2387Fr+
80
e. 35Br j. 816O 2-
5. Lengkapi tabel berikut.
Zat p e n A Z
Al 13 14
N 7 7
Sr 38 88
La 139 57
3+
B 5 5
Mg2+ 10 12
K+ 18 20
-
Br 35 45
S2- 18 16
P3- 15 16

PEMANTAPAN KIMIA X. - 6-
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

D. Konfigurasi Elektron

• Konfigurasi elektron : gambaran tentang penyebaran elektron ke dalam orbital-


orbital kulit elektron.

• Jumlah elektron maksimum tiap kulit 2n2. Berdasarkan teori atom modern setiap
atom mempunyai kulit. Setiap kulit terdiri satu atau lebih sub kulit. Setiap sub kulit
terdirei dari satu atau lebih orbital. Setiap orbital maksimum diisi 2 elektron.

• Konfigurasi elektron ditentukan bverdasarkan hasil percobaan.

• Dalam penulisan konfigurasi elektron berpedoman pada hal-hal berikut :

- Azas Aufbau
Elektron mengisi sub kulit mulai dari yang berenergi rendah terlebih dahulu
kemudian dilanjutkan ke sub kulit yang berenergi lebih tinggi menurut bagan
berikut:

1s
2s 2p
3s 3p 3d
4s 4p 4d 4f
5s 5p 5d 5f
6s 6p 6d 6f
7s 7p ...

Urutan tingkat energi menurut Aufbau :


1s, 2s, 2p, 3s,3p, 4s,3d, 4p, 5s, 4d, 5p, 6s, 4f, 5d, 6p, 7s, 5f, 6d, 7p,…
untuk menyingkat penulisan konfigurasi, dapat menggunakan gas mulia dengan
urutan sebagai berikut :
[ 2He ] 2s, 2p à elektron 3 s/d 10
[ 10Ne ] 3s, 3p à elektron 11 s/d 18
[ 18Ar ] 4s, 3d, 4p à elektron 19 s/d 36
[ 36 Kr ] 5s, 4d, 5p à elektron 37 s/d 54
[ 54Xe ] 6s, 4f, 5d, 6p à elektron 55 s/d 86
[ 86Rn ] 7s, 5f, 6d, 7p à elektron 87 s/d 118

- Larangan Pauli
Tidak ada dua eletron dalam satu orbital yang memiliki keempat bilangan
kuantum sama. Akibatnya satu orbital masximum ditemati 2 elektron.
Sub kulit s (1 orbital) maximum 2 e
Sub kulit p (3 orbital) maximum 6 e
Sub kulit d (5 orbital) maximum 10 e
Sub kulit f (7 orbital) maximum 14 e

- Kaidah Hund
Pada pengisian orbital yang mempunyai energi sama, elektron dengan arah
sejajar mengisi orbital sapai penuh baru kemudian berpasangan.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 7-
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

- Kestabilan sub kulit d


Pada pengisian elektron, sub kulit d cenderung penuh (berisi 10 elektron) atau
setengah penuh (berisi 5 elektron) sehingga dalam atom struktur
ns2 (n – 1)d4 menjadi ns 1 (n – 1 )d5
ns2 (n – 1)d9 menjadi ns 1 (n – 1 )d10

Elektron valensi : elektron yang menempati kulit valensi ( elektron yang dapat
digunakan membentuk ikatan kimia.)

Kulit valensi adalah kulit elektron yang bisa digunakan untuk terjadinya ikatan kimia.

Untuk elektron yang berakhir dengan tingkat energi tertingi pada

Sub Kulit Kulit Valensi Elektron


valensi
S nSx X
P n Sx n Py x+y
d nSx(n – 1) d z x+z
n = no kulit terbesar

Kation : atom yang melepas elektron. Sejumlah muatannya dimulai dari nomor kulit
terbesar.

Anion : atom yang menangkap elektron sejumlah muatan yang ditambahkan pada
tingkat energi yang lebih tinggi.

Soal latihan
1. Apakah yang dimaksud orbital?
2. Apakah yang dimaksud dengan konfigurasi elektron dan elektron valensi?
3. Tuliskan konfigurasi elektron berdasarkan urutan tingkat energi, gas mulia, kulit ,
kulit valensi, elektron valensi dari unsur unsur berikut :
a. 2311Na g. 8035Br
27 85
b. 13Al h. 37Rb
32 88
c. 16S i. 38Sr
39 127
d. 19K j. 53I
40 223
e. 20Ca k. 87Fr
64 96
f. 29 Cu l. 42 Mo

4. Tentukan konfigurasi elektron dari ion berikut


a. 3919K+1 i. 168O2-
24 2+ 35 -
b. 12Mg j. 17Cl
27 +3 31 3-
c. 13Al k. 15P
23 + 79 2-
d. 11Na l. 34Se
7 +1 127 -
e. 3Li m. 53I
40 2+ 19 -
f. 20Ca n. 9F

PEMANTAPAN KIMIA X. - 8-
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

85 + 80 -
g. 37Rb o. 35Br
223 + 32 2-
h. 87Fr p. 16S

5. Tulislah konfigurasi elektron, diagram orbital, jumlah kulit, jumlah sub kulit dan
jumlah elektron tunggal (elektron tidak berpasangan ) dari masing masing unsur
berikut.
a. P ( Z=15 )
b. Cr ( Z=24 )
c. Mn ( Z=25 )

6. Lengkapi tabel berikut:


Zat Konfigurasi Z N A
elektron
Be 2, 2 5
N 2, 5 7
K 2, 8, 8, 1 20
Mg2+ 2, 8 12
Rb+ 2, 8, 18, 8 48
2-
P 2, 8, 7 16
I- 2, 8, 18, 74
18, 8

E. BILANGAN KUANTUM

• Bilangan kuantum adalah bilangan yang menyatakan keadaan energi suatu


elektron dalam atom, sehingga elektron tersebut eksklusif (dapat dibedakan) dari
yang lainnya.

• Setiap elektron mempunyai empat buah bilangan kuantum sebagai berikut :

• Bilangan Kuantum Utama (n)


Menunjukkan tingkat energi (nomor kulit)
Syarat : bilangan kuantum utama merupakan bilangan asli dan tidak boleh nol

• Bilangan Kuantum Azimut (l)


Menunjukkan sub kulit yang ditempati elektron / sub tingkat energi / bentuk orbital.
Sub kulit s, l = 0
Sub kulit p, l = 1
Sub kulit d , l = 2
Sub kulit f, l = 3
Syarat : l harus lebih kecil daripada n dan subkulit dinyatakan dengan kombinasi
satu angka (yaitu nilai n) dan satu huruh ( yaitu s, p, d, f )

• Bilangan Kuantum Magnetik (m)


Menunjukkan orientasi orbital dalam ruang / nomor orbital
Syarat
nilai m berkisar dari ( -l ) s/d ( +l )

PEMANTAPAN KIMIA X. - 9-
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Misal Sub kulit :


s, l = 0 maka m = 0 (1 orbital)
p, l = 1 maka m = -1, 0, +1 (3 orbital)
d, l = 2 maka m = -2, -1, 0, +1, +2 (5 orbital)
f, l = 3 maka m = -3 s/d +3 (7 orbital)

Adanya pembatasan nilai untuk bilangan kuantun utama , azimut dan magnetik
menghasilkan beberapa hal antara lain :
1. jumlah sub kulit pada setiap kulit sama dengan bilangan kuantum utama ( n )
nya.
Kulit pertama ( K, n = 1 ) mempunyai satu sub kulit
Kulit kedua ( L, n = 2 ) mempunyai dua sub kulit

2. Jumlah orbital dalam setiap subkulit sama dengan 2l + l ( l : bilangan kuantum


azimut )
Subkulit p ( l = 1 ) mempunyai 2.1 + 1 = 3 orbital
3. Jumlah orbital dalam satu kulit sama dengan n2 ( n = bilangan kuantum utamanya
)
Jumlah orbital pada kulit L ( n=2 ) : 22 = 4

• Bilangan Kuantum Spin (s)


Menunjukkan arah rotasi elektron dalam orbital.
Bila arahnya ↑ diberi nilai s = +1/2
Bila arahnya ↓ diberi nilai s = -1/2

Soal latihan.

1. tentukan empat bilangan kuantum dari elektron terakhir untuk unsur unsur berikut.
a. Si ( Z=14 ) c. Ga ( Z = 31 )
b. Fe ( Z = 26 ) c. Te ( Z= 52

2. tentukan nomor atom unsur yang mempunyai bilangan kuantum elektron terakhir :
Unsur n l m s
A 3 0 0 +½
B 7 1 +1 b.½
C 4 3 +1 -½
D 5 2 -2 +½
E 6 1 -1 -½

PEMANTAPAN KIMIA X. - 10 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Petunjuk Jawaban
• Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat.
• Asosiasi Pilihan :
A. 1, 2, 3 benar
B. 1, 3 benar
C. 2, 4 benar
D. 4 benar
E. 1, 2, 3, 4 benar

• Sebab akibat :
A. Pernyataan benar , alasan benar ada hubungan sebab akibat.
B. Pernyataan benar, alasan benar tidak ada hubungan sebab akibat
C. Pernyataan benar, alasan salah
D. Pernyataan Salah, alasan benar
E. Pernyataan Salah, alasan Salah

PILIHAN GANDA

1. Di antara partikel dasar penyusun atom yang memiliki muatan 1,60 x 10-19
adalah .......
A. proton D. positron
B. elektron E. nukleon
C. neutron

2. Penemu elektron adalah ........


A. Willian Crookes D. Sir Humphyry
B. Goldstein E. J.J. Thomson
C. James Chadwick

3. Dalam percobaan untuk tabung katoda, ternyata sinar yang dikeluarkan tabung
katoda ditarik oleh kutub positif. Yang dimaksud elektron dalam percobaan
tersebut adalah ......
A. partikel sinar alfa
B. partikel yang bermuatan positif
C. inti atom hidrogen
D. partikel sinar katoda
E. inti atom helium

4. Yang membuktikan model atom Thomson tidak tepat adalah percobaan .......
A. Sinar katoda
B. Hamburan sinar α pada lempeng tipis emas
C. Spektrum atom hidrogen
D. Tetes minyak milikan
E. Sinar kanal

5. Sinar α yang dilewatkan pada celah pelat timbel Rutherford ditembakkan pada
lempeng logam emas. Hasil percobaan adalah sebagai berikut:
1. Sebagian besar sinar α dapat tembus tanpa mengalami pembelokkan.
2. Sebagian kecil partikel sinar α mengalami pembelokkan

PEMANTAPAN KIMIA X. - 11 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

3. Beberapa partikel sinar α mengalami pemantulan.

Oleh karena sinar-α merupakan partikel sinar positif, kesimpulannya adalah .......
A. Inti atom menyebar di antara muatan negatif
B. Inti atom menyebar pada orbit-orbit
C. Inti atom terdapat di pusat atom
D. Inti atom bermuatan negatif sehingga dapat memantulkan sinar positif
E. Inti atom bermuatan lebih besar daripada atomnya sendiri

6. Partikel bermuatan positif yang terdapat dalam inti atom adalah ........
A. proton D. elektron
B. inti E. atom
C. neutron

7. Di antara partikel di bawah ini yang massanya paling kesil adalah .......
A. proton D. elektron
B. neutron E. Sinar alfa
C. inti atom

8. Kelemahan teori atom Rutherford terkait dengan kedudukan elektron dalam


atom. Jika partikel bermuatan listrik bergeser menurut garis lintasan
melengkung, maka ....... sehingga elektron akan bersatu dengan inti atom.
A. gaya strifugal melawan gaya tarik elektron
B. gaya sentripetal melawan gaya sntrifugal elektron terhada inti
C. terjadi perubahan energi kinetik menjadi energi potensial
D. terjadi perubahan energi kinetik menjadi energi radiasi
E. terjadi perubahan energi kinetik menjadi energi kimia

9. Spektrum atom merupakan spektrum yang berupa garis dengan warna tertentu.
Hal itu menurut Niels Bohr terjadi karena ........
A. Elektron bergerak pada lintasan dengan energi tertentu
B. Elektron menglilingi inti atom tidak mengalami perubahan
C. Elektron hanya bergerak pada lintasan tertentu dan tidak dapat berindah
lintasan
D. Warna menunjukkan energi elektron yang tidak dipengaruhi inti atom
E. Adanya gaya tarik terhadap elektron yang sangat kuat

10. Unsur yang mempunyai proton sama tetapi neutron berbeda disebut .....
A. Isotop D. Isomer
B. Isoton E. Isoelektron
C. Isobar

11. Teori yang menjadi dasar timbulnya teori atom modern adalah .........
A. spektrum hidrogen
B. adanya sinar saluran
C. tabung sinar katode
D. mekanika gelombang
E. penghamburan sinar alfa

12. Partikel penyusun atom yang tidak bermuatan adalah ........


A. elektron D. neutron

PEMANTAPAN KIMIA X. - 12 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

B. proton E. positron
C. nukleon

13. Atom bermuatan negatif dinamakan ........


A. elektron D. neutron
B. anion E. positron
C. nukleon

14. Pernyataan di bwah ini benar mengenai suatu atom bermuatan Z dengan massa
atom A, kecuali ........
A. lambang isotopnya adalah ZA X
B. memiliki jumlah proton Z
C. memiliki jumlah neutron A
D. jumlah elektron Z
E. atom X2+ memiliki jumlah elektron Z – 2

15. Kecuali atom hidrogen semua inti atom memiliki ......


A. neutron D. proton dan neutron
B. elektron E. neutron dan elektron
C. proton

16. Inti atom tidak mungkin mengandung ......


A. partikel yang netral
B. partikel yang bermuatan negatif
C. partikel ang bermuatan positif
D. proton dan neutron yang sama
E. proton yang lebih sedikit daripada neutron

17. Berapa jumlah proton dalam sati molekul sulfur trioksida, SO3?
A. 24 D. 64
B. 32 E. 80
C. 40

18. Suatu atom bermuatan negatif dua. Jika nomor massa 16 dan memilki jumlah
elektron 10 maka atom tersebut dilambangkan ......
A. 106 X D. 1016 X
16 26
B. 8 X E. 16 X
16
C. 10 X

19. Dari simbol 24 He dapat dijelaskan bahwa ......


A. satu atom helium memilki 2 proton dan 4 neutron pada intinya
B. satu atom helium memiliki 2 elektron
C. helium berupa molekul diatomik
D. helium memiliki nomor atom4
E. rumus ion helium yaitu He4+

20. Atom X mempunyai nomor atom 20 dan nomor massa 40, maka atom tersebut
.......
A. mempunyai elektron lebih banyak daripada protonnya
B. mempunyai proton, elektron, dan neutron yang jumlahnya sama

PEMANTAPAN KIMIA X. - 13 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

C. mempunyai proton dan elektron sama tetapi jumlah neutronnya lebih banyak
D. memunyai proton dan neutron sama, tetapi jumlah elektronnya lebih banyak
E. mempunai neutron dan elektron sama, tetapi protonnya lebih banyak

21. Atom-atom di bawah ini memiliki kecederungan bermautan -1, kecuali ......
A. 9F D. 35Br
B. 11Na E. 53I
C. 17Cl

22. Manakah diantara ion-ion berikut yang tidak ada?


A. 20Ca 2+(aq) D. 26Fe2+(aq)
2+
B. 11Na (aq) E. 30Zn2+(aq)
2+
C. 12Mg (aq)
23. Atom klorin dan ion klorida ........
A. Memiliki sifat kimiawi yang identik
B. Memiliki sifat fisis yang sama
C. Merupakan alotop
D. Memiliki jumlah elektron yang sama
E. Memiliki umlah proton yang sama

24. Isotop suatu unsur memiliki .......


A. jumlah proton sama, tetapi jumlah elektron berbeda
B. jumlah proton sama, tetapi jumlah neutron berbeda
C. jumlah proton sama, tetapi jumlah elektron dan neutron berbeda
D. jumlah neutron sama tetapi, jumlah elektron dan proton berbeda
E. jumlah elektron sama, tetapi jumlah neutron berbeda

25. Isotop suatu atom dilambangkan 80 35 X, pernyataan yang benar adalah ......

A. jumlah elektron 35, jumlah proton 35, dan jumlah neutron 80


B. jumlah elektron 35, jumlah proton 35, dan jumlah neutron 45
C. jumlah elektron 80, jumlah proton 80, dan jumlah neutron 35
D. jumlah elektron 80, jumlah proton 80, dan jumlah neutron 45
E. jumlah elektron 45, jumlah proton 35, dan jumlah neutron 45

26. Dua isotop uranium dapat dinyatakan sebagai 235 92U dan 238
92 U . Manakah
pernyataan yang benar?
A. keduanya memiliki jumlah neutron yang sama
B. atom 235 238
92U memiliki elektron lebih sedikit daripada 92 U
235
C. atom 92 U memiliki 92 proton dan 144 neutron
235
D. atom 92 U memiliki 143 proton dan 92 neutron
238
E. atom 92 U memiliki 92 elektron dan 146 neutron

27. Helium memiliki isotop 32He dan 42He. Isotop yang lebih ringan mengandung
.......
A. dua neutron
B. tiga eletron
C. total tiga proton dan neuton
D. satu proton lebih sedikit daripada isotop yang lebih berat
E. jumlah neutron yang sama seperti satu atom isotop yang lebih berat

PEMANTAPAN KIMIA X. - 14 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

28. jumlah proton, electron dan neutron dalam 18


8 O2+ adalah…
A 8,6,10 D. 10,8,10
B 8,10,10 E. 10,8,8
C 8,8,18

29. jika atom bromin mempunyai nomor atom 35 dan massa atom 80, maka jumlah
proton, neutron, dan elektron dalam ion bromida berturut – turut adalah…
A. 35,80,35 D. 36,45,36
B. 35,45,35 E. 35,36,45
C. 35,45,36

30. Jumlah elektron dalam ion Mg2+ (nomor atom 12) dan ion Cl- (nomor atom 17)
berturut – turut adalah…
A 8 dan 16 D. 14 dan 18
B 10 dan 16 E. 14 dan 20
C 10 dan 18

31. Unsur A mempunyai 10 proton dan 12 neutron , sedangkan unsur B mempunyai


nomor massa 23 dan nomor atom 11. kedua unsur tersebut termasuk …
A Isoton D. isokhor
B Isotop E. isomer
C isobar

32. Nomor atom belerang adalah 16. dalam anion sulfida, S2-, konfigurasi elektronya
adalah…
A 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p4
B 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6
C 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p2
D 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4 3s 2
E 1s2 2s 2 2p6 3s2 3p2 4s2

33. Unsur 39
19 K mempunyai konfigurasi elektron

A 1s 2s2 2p6 3s 2 3p6 3d1


2

B 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 4sd1


C 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p5 3d5
D 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 4s1
E 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 4s2 3d10 4p10 4p6 5s 2 4d1

34. Suatu unsur netral mempunyai 2 elektron dalam kulit pertama, 8 elektron dalam
kulit kedua dan ketiga. Jumlah total elektron dalam orbital s adalah …
A 6 D. 8
B 2 E. 7
C 17

35. Nomor atom unsur X sama dengan 26. Konfigurasi electron ion X3+ adalah …
A 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d6 4s2
B 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 3d4 4s2
C 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 3d3 4s2
D 1s2 2s2 2p6 3s2 3d5 4s1
E 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 3d5

PEMANTAPAN KIMIA X. - 15 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

36. Ion Co2+ mempunyai konfigurasi elektron [Ar] 3d7. Jumlah electron tidak
berpasangan dalam ion Co2+ adalah …
A 1 D. 5
B 2 E. 7
C 3

37. Konfigurasi elektron unsur X yang nomor atomnya 29 adalah …


A [Ne] 3s2 3p6 4s2 3d9
B [Ne] 3s2 3p6 4s1 3d10
C [Ne] 3s2 3p5 4s2 3d10
D [Ne] 3s2 3p5 4s2 3d9
E [Ne] 3s2 3p5 4s1 3d10

38. Dalam atom Fe (nomor atom = 26) banyaknya elektron yang tidak berpasangan
adalah 4. SEBAB
Dalam atom Fe (nomor atom = 26) terdapat 4 elektron pada orbital d.

39. Sejumlah 19,5 gram logam M yang bervalensi 1 direaksikan dengan asam sulfat
berlebih dan dihasilkan 5,6 liter gas H2 pada keadaan standar.jika dalam 1 atom
M terdapat 20 neutron maka konfigurasi elektron yang tepat untuk atom M
adalah …
A [Ar] 4s 1 D. [Ar] 4s2 3d10 4p6 5s1
2
B [Ar] 4s E. [Ar] 4s2 3d10 4p6 5s2
1 1
C [Ar] 4s 3d

40. Konfigurasi elektron dari atom yang isoelektronik dengan molekul HCl adalah….
(nomor atom H = 1, nomor atom Cl = 17)
A 1s2 2s2 2p6
B 1s2 2s2 2p6 3s2
C 1s2 2s2 2p6 3s2 3p2
D 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4
E 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6

41. Susunan berikut yang menunjukan susunan elektron dari ion C+ pada keadaan
dasar adalah …(nomor atom C = 6)
1s 2s 2p
a. #$ # # # #

b. #$ #$ # # #

c. #$ #$ #$ #

d. #$ # # #

e
#$ #$ #

42. elektron yang mempunyai bilangan kuantum m = -2 terletak pada subkulit …

PEMANTAPAN KIMIA X. - 16 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

A 2d D. 3p
B 2s E. 3d
C 3s
43. Elektron dengan bilangan kuatum yang tidak diizinkan adalah …
A. n = 3; l = 0; m = 0; s=-½
B. n = 3; l = 1; m = 1; s=+½
C. n = 3; l = 2; m = -1; s = + ½
D. n = 3; l = 1; m = +2; s = - ½
E. n = 3; l = 2; m = +2; s = + ½

44. Ion X+ mempunyai konfigurasi electron 1s2 2s2 2p6. Harga keempat bilangan
kuantum electron valensi dari atom X adalah …
A. n = 2; l = 0 ; m = 0; s = - ½
B. n = 2; l = 1 ; m = 1; s = - ½
C. n = 3; l = 0 ; m = 0; s = + ½
D. n = 3; l = 1 ; m = -1; s = + ½
E. n = 3; l = 2 ; m = 0; s = + ½

45. Diantara harga – harga keempat bilangan kuantum dibawah ini yang mungkin
untuk pengisian elektron pada orbital 3p adalah …
A. n = 3; l = 2; m = -1; s = + ½
B. n =3; l = 1; m = -1; s = + ½
C. n =3; l = 2; m = +1; s = + ½
D. n = 3; l = 2; m = 0; s = + ½
E. n = 3; l = 2; m = +2; s = + ½

46. Jumlah elektron dalam atom Cl (nomor atom = 17) yang mempunyai bilangan
kuantum l = 1 adalah …
A. 1 D. 11
B. 5 E. 17
C. 7
47. Harga keempat bilangan kuantum yang tidak dimiliki oleh elektron dalam atom
Cu dengan nomor atom 29 …
A. n = 3; 1 = 2; m = +2; s = - ½
B. n = 3; 1 = 2; m = +2; s = + ½
C. n = 3; 1 = 1; m = 0; s = + ½
D. n = 4; 1 = 0; m = 0; s = + ½
E. n = 4; 1 = 0; m = 0; s = - ½

48. Elektron terakhir dari atom X mempunyai bilangan kuantum; n = 3; l = 2; m = -2;


s = -½. Jika 5,6 gram X tepat bereaksi dengan 0,1 mol H2SO4 menghasilkan
XSO4 dan H2, maka neutron yang ada dalam inti atom X adalah …
A. 65 D. 30
B. 45 E. 18
C. 35

49. Jika pada keadaan dasar, elektron terakhir dari suatu atom n = 4; l = 2; m = 0; s
= - 12 , maka jumlah elektron tidak berpasangan pada atom tersebut adalah …
A. 1 D. 4
B. 2 E. 5
C. 3

PEMANTAPAN KIMIA X. - 17 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

50. Atom suatu unsur mempunyai konfigurasi elektron 2, 8, 18,1. bilangan kuantum
elektron terakhir dari atom tersebut adalah …
A. n = 4; l = 0; m= 0; s = + ½
B. n = 4; l = 0; m= 0; s = - ½
C. n = 3; l = 2; m= +2; s=+ ½
D. n = 3; l = 2; m= +2; s=-½
E. n = 3; l = 2; m= -2; s = + ½

51. Pada keadaan dasar, elektron terakhir dari suatu atom adalah : n = 3; l = 2; m =
+2; S = + 12 . Jumlah orbital yang ditempati oleh pasangan elektron adalah …
A. 1 D. 15
B. 5 E. 20
C. 10

52. Elektron terakhir suatu unsur mempunyai bilangan kuantum n = 3; l = 1; m = 0;


dan s = + 12 . Salah satu isotop unsure itu memunyai neutron = 15. nomor massa
isotop tersebut adalah …
A. 23 D. 29
B. 25 E. 31
C. 27

53. Nomor atom Al = 13, maka jumlah elektron ion Al3+ adalah …
A. 18 D. 12
B. 15 E. 10
C. 13
32
54. Spesi yang mempunyai jumlah elektron yang sama dengan 16 S adalah …
35 - 32 2-
A. 17 Cl D. 16 S
+
B. 32
16 S E. 27
13 Al 3+
C. 40
18 Ar2+

3+
55. Ion 103
45 Rh mempunyai proton, neutron, dan elektron berturut – turut sebanyak

A. 45,45,58 D. 45,58,45
B. 45,103,58 E. 45,58,42
C. 45,58,48

56. Suatu atom dengan empat kulit elektron memiliki orbital sebanyak …

A. 8 D. 20
B. 12 E. 30
C. 16

57. Banyaknya orbital yang ditempati oleh pasangan elektron dalam atom Mn
dengan nomor atom 25 adalah …
A. 4 D. 13
B. 7 E. 15
C. 10

PEMANTAPAN KIMIA X. - 18 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

58. Atom Co mempunyai nomor atom 27. Konfigurasi elektron per kulit dari atom Co
adalah …
A. 2,8,18,1 D. 2,8,15,2
B. 2,8,17,2 E. 2,8,17
C. 2,8, 6,2

59. Pada tingkat dasar, atom X (nomor atom 24) mempunyai elektron tunggal
sebanyak …
A. 1 D. 5
B. 2 E. 6
C. 4

60. Diketahui nomor atom Fe = 26, konfigurasi elektron ion Fe3+ adalah …
A. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 4s2 3d6
B. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 3d5
C. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 4s2 3d3
D. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 4s 1 3d4
E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d6
61. Konfigurasi elektron manakah yang menggambarkan adanya elektron tereksitasi
dalam atom?
A. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 3d2 4s2
B. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p5 4s1
C. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p1
D. 1s2 2s2 2p6 3s 1
E. 1s2 2s2 2p5

62. Bila Sc mempunyai nomor atom 21, maka konfigurasi elektron atom Sc adalah

A. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 4s2 4p1
B. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 3d1 4s2
C. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 4d2 4s1
D. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 4d1 3f1 4s1
E. 1s2 2s 2 2p6 3s2 3p5 3d2 3f1 4s1

35
63. Konfigurasi elektron 17 Cl- adalah …
A. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5
B. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p4
C. 1s2 2s 2 2p6 3s2 3p6
D. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 4s2 3d10 4p5
E. 1s2 2s 2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6

64. Argon mempunyai nomor atom 18. Ion berikut yang mempunyai konfigurasi
elektron [Ar] 3d4 adalah …
A. 20Ca 2+ D. 25Mn2+
2+
B. 22Ti E. 26Fe2+
2+
C. 24Cr

65. Unsur berikut yang atomnya tidak mempunyai elektron berpasangan dalam
subkulit p adalah
A. Karbon (nomor atom 6)

PEMANTAPAN KIMIA X. - 19 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

B. Oksigen (nomor atom 8)


C. Neon (nomor atom 10)
D. Magnesium (nomor atom 12)
E. Silikon (nomor atom14)

66. Konfigurasi electron dari atom yang isoelektronik dengan molekul H2S adalah …
(nomor atom H = 1, S = 16)
A. 1s2 2s2 2p6
B. 1s2 2s2 2p6 3s 2
C. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p2
D. 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p4
E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6

67. Lambang 238


92 U menunjukan bahwa atom unsure uranium mempunyai …

A. 92 proton, 92 elektron, 146 neutron


B. 92 proton, 146 elektron, massa atom 238
C. 92 proton, 146 elektron, massa atom 230
D. 146 proton, 92 elektron, massa atom 238
E. 92 proton, 146 elektron, 92 neutron

68. Semua elektron dalam subkulit d harus mempunyai bilangan kuantum …


A. n = 3 D. n = 4
B. n = 2 E. s = + ½
C. l = 2

69. Unsur X bernomor atom 8, maka harga keempat bilangan kuantum elektron
terakhir unsur tersebut adalah …
A. n = 2; l = 0; m = 0; s = - ½
B. n = 2; l = 1; m = 1; s = +½
C. n = 2; l = 1; m = 0; s = -½
D. n = 2; l = 1; m = -1; s = +½
E. n = 2; l = 1; m = -1; s = -½

70. Berapa banyak unsur yang eleKtron terakhirnya memiliki bilangan kuantum n = 4
dan l = 1?
A. 4 D. 10
B. 6 E. 14
C. 8

71. Elektron terakhir dari atom sutau unsur mempunyai bilangan kuantum n = 3; l =
2; m = 0; s = - 12 . Nomor atom unsur tersebut adalah …
A. 25 D. 28
B. 26 E. 29
C. 27

72. Untuk setiap bilangan kuantum l, jumlah orbital adalah …


A. l– 1 D. 2l + 1
B. l + 1 E. l2
C. 2l – 1

PEMANTAPAN KIMIA X. - 20 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

73. 5,2 gram suatu logam trivalen direaksikan dengan larutan HCl, dan
menghasilkan 3,36 liter gas hidrogen (STP). Jika atom logam tersebut
mengandung 28 neutron, maka bilangan kuantum elektron terakhir logam itu
adalah …
A. n = 3; l = 2; m = +1; s = + 12
B. n = 3; l = 2; m = +2; s = + 12
C. n = 4; l = 2; m = 0; s = - 12
D. n = 4; l = 1; m = +1; s = + 12
E. n = 4; l = 0; m = 0; s = - 12

74. Konfigurasi ion X3+ adalah 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d6. Pernyataan yang benar untuk
unsur X adalah …
(1) mempunyai nomor atom 27
(2) bilangan kuantum elektron terakhir: n = 3; l = 2; m = -1; s = - ½
(3) mempunyai 3 elektron tidak berpasangan
(4) konfigurasi elektronya: [Ar] 3d9

75. Susunan bilangan kuantum yang tidak mungkin adalah …


n l m s__
A. 2 1 1 +½
B. 2 1 -1 +½
C. 3 2 2 +½
D. 3 3 -3 +½
E. 4 3 -3 -½

PEMANTAPAN KIMIA X. - 21 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

SISTEM PERIODIK

Tujuan :
1 Membandingkan perkembangan tabel periodik untuk mengidentifikasi kelebihan
dan kekurangannya.
2 Menjelaskan dasar pengelompokan unsur unsur.
3 Menentukan hubungan konfigurasi elektron dengan letak unsur dalam tabel
peruiodik.
4 Mengklasifikasikan unsur kedalam logam, non logam, dan metaloid.
5 Menganalisis tabel, grafik untuk menentukan keteraturan jari jari atom, energi
ionisasi, afinitas elektron dan keelektronegatifan.

Materi Pokok
a. Perkembangan sistem periodik
b. Periode dan golongan
c. Hubungan konfigurasi elektron dan letak unsur dalam sistem periodik
d. Sifat sifat periodik

PEMANTAPAN KIMIA X. - 22 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

A. Perkembangan Sistem Periodik

1. Pengelompokan Sederhana
- Dikemukakan oleh Lavoiser
- Dikelompokkan dalam logam dan non logam
- Kelemahan : ada unsur yang punya sifat logam dan non logam

2. Hukum Triad
- Dikemukakan oeh Johan Wolfgang Dobereiner seorang ahli kimia Jerman sekitar
1817
- Unsur-unsur yang mempunyai sifat sama disusun berdasarkan masa atomnya
dalam suatu triade yaitu setiap kelompok terdiri dari tiga unsur.
- Unsur yang tengah mempunyai masa atom rata-rata dari jumlah massa atom
unsur yang mengapitnya dan sifatnya diantara keduanya

Contoh :
Triade Massa Atom Triade Massa Atom
Li 7 S 32
Na 23 Se 79
K 39 Te 128
Triade Massa Atom Triade Massa Atom
Ca 40 Cl 35,5
Sr 88 Br 80
Ba 137 I 127

- Kelemahan hukum triade : banyak unsur yang sifatnya mirip tetapi jumlahnya
lebih dari tiga

3. Hukum Oktaf
- Dikemukakan oleh Jhon Alexander Reina Newlands seorang insinyur kimia
bangsa Inggris pada tahun 1865
- Pengelompokkan unsur-unsur berdasarkan massa atom. Unsur-unsur disusun
dalam kelompok berisi tujuh unsur. Sifat-sifat unsur akan berulang pada unsur
kedelapan (oktaf). Dengan demikian, unsur kedelaan akan mempunyai sifat
yang sama dengan unsur ke-1
Contoh
Li Be B C N O F
Na Mg Al Si P S Cl
K Ca Cr Ti Mn Fe

- Kelemahan ; hanya berlakuk untuk unsur-unsur yang mempunyai massa atom


ringan sedangkan untuk massa atom besar terlalu dipaksakan. Misalnya : Cr
tidak mirip Al, Mn tidak mirip dengan P.

4. Sistem periodik bentuk pendek


- Dikemukakan secara terpisah oleh Dimitri Ivanivich mendeleyev (ahli kimia Rusia)
dan Julius Lothar Meyer (ahli kimia Jerman pada tahun 1896
- Unsur-unsur disusun dalam suatu tabel (daftar) yang berdasarkan sifat-sifatnya
yang merupakan fungsi dari massa atom relatif

PEMANTAPAN KIMIA X. - 23 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

- Unsur-unsur dengan sifat-sifat yang sama diletakkan dalam satu kolom dari atas
ke bawah (Meyer berdasarkan sifat fisika sedangkan Mendeleyev berdasarkan
sifat fisika dan kimia)
- Mendeleyev dapat meramalkan sifat unsur yang belum ditemukan yang akan
mengisi tempat yang kosong dalam tabel.
- Kelemahan : ada beberapa unsur yang urutannya terbalik jika ditinjau
bertambahnya massa-massa atom

5. Sistem periodik modern


- Dikemukakan oleh Henry G Moseley ahli kimia bangsa Rusia 1914
- Disusun berdasarkan persamaan sifat dan penambahan nomor atomnya
- Terdiri dari dua lajur yaitu horisontal dan vertikal
- Lajur vertikal disusun berdasarkan persamaan sifat yang disebut golongan. Terdiri
dari golongan utama atau A yaitu (IA s/d VIIIA), golongan transisi atau B (IB s/d
VIIIB) dan transisi dalam (deret lantanida dan aktinida)
- Lajur horisontal disusun berdasarkan penambahan nomor atom yang disebut
periode. Terdiri dari 7 periode
Periode 1 berisi 2 unsur (periode pendek)
Periode 2 dan 3 berisi 8 unsur (periode pendek)
Periode 4 dan 5 berisi 18 unsur (periode oanjang)
Periode 6 berisi 32 unsur (periode lengkap)
Periode 7 periode belu lengkap.

Soal Latihan:

1. Apakah tujuan ahli kimia mengelompokkan unsur?

2. Sebutkan pokok-pokok pengelompokkan atom dengan teori Triade?

3. Sebutkan pokok-pokok pengelompokkan atom dengan teori oktaf!

4. Sebutkan pokok-pokok pengelompokkan atom dengan sistem periodik pendek!

5. Sebutkan keunggulan sistem periodik Mendeleyev!

6. Sebutkan kelemahan dari sistem periodik unsur Mendeleyev!

7. Sebutkan ciri-ciri sistem perioodik modern!

8. Sebutkan jumlah periode dan golongan dalam SPU modern!

9. Sebutkan unsur-unsur yang termasuk :


a. Golongan Alkali
b. Golongan Alkali tanah
c. Golongan Boron
d. Golongan Karbon
e. Golongan Nitrogen
f. Golongan Oksigen

PEMANTAPAN KIMIA X. - 24 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

g. Halogen
h. Gas Mulia
i. Periode ke dua
j. Periode ke tiga
k. Periode ke empat

10. Unsur terbanyak terletak pada :


a. periode berapa ?
b. golongan berapa/

B. Hubungan Letak Unsur Dengan Konfigurasi Elektron

Jumlah kulit (no kulit terbesar) menunjukkan periode


Jumlah elektron valensi menunjukkan golongan

- Unsur utama
Unsur yang pengisian elektronnya berakhir pada sub kulit s (blok s) atau sub
kulit p (blok p)
Struktur elektron valensi : ns.... np..... ; n = periode; s.... p..... nomor golongan A

- Unsur transisi
Unsur-unsur yang pengisian elektronnya berakhir pada sub kulit d (bolk d)
Struktur elektron yang valensinya:
ns.... (n-1)d.....
n = periode
s + d = nomor golongan B

Kecuali :
jika s + d = 8,9,10 golongan VIIIB
Jika s + d = 11 golongan IB
Jika s + d = 12 golongan IIB

- Unsur transisi dalam


Unsur-unsur yang pengisian elektronnya berakhir pada sub kulit f
Lantanida = berakhir di 4f
Aktinida = berakhir di 5 f
Semua unsur transisi dalam menempati gol IIIB
Soal latihan

1. Dalam hubungannya dengan konfigurasi elektron menentukan apakah :


a. Jumlah kulit?
b. Jumlah elektron valensi?

2. Terletak pada golongan periode berapakah unsur-unsur dibawah ini?


a. 12753I g. 22387 Fr
b. 4822 Ti h. 13455 Cs
95
c. 42 Mo i. 8436 Kr
108
d. 47 Ag j. 12251 Sb
52
e. 29 Cu k. 22688 Ra

PEMANTAPAN KIMIA X. - 25 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

106 73
f. 46 Pd l. 32 Ge

3. Tentukan nomor atom unsur yang terletak :


Zat Periode Golongan
A 2 IIA
B 2 IVA
C 3 VA
D 4 IIIB
E 4 VIA
F 5 IVB
G 5 VIIA
H 6 VIB
I 6 VIIIA
J 7 VIIB
K 7 IIB

C. SIFAT-SIFAT PERIODIK

- Jari-jari atom (r)


Jarak dari inti hingga kulit yang terluar. Unsur yang mempunyai jari-jari atom
terbesar adalah Fr (Fransium) dan terkecil helium, He
Ke kiri makin besar
Ke bawah makin besar

- Energi ionisasi (EI)


Energi yang diperlukan untuk melepas elektron pada kulit terluar. Makin kecil EI
makin mudah melepas elektron, sebaliknya makin besar EI makin sukar melepas
elektron. Unsur yang mempunyai EI terbesar adalah He (Helium) dan terkecil
fransium, Fr
Ke kanan makin besar
Ke atas makin besar

- Keelektronegatifan (KE)
Kemampuan atom untuk menangkap/ menarik elektron. Makin besar KE makin
mudah manangkap elektron. Unsur yang mempunyai KE terbesar adalah F
(Florin)
Cat; Golongan VIIIA mempunyai nilai KE = nol, karena setruktur elektronnya
sudah stabil
Ke kanan makin besar
Ke atas makin besar

- Afinitas elektron
Energi yang dibebaskan untuk menerima elektron dari suatu atom dalam wujud
gas.
Ke kanan makin besar
Ke atas makin besar

PEMANTAPAN KIMIA X. - 26 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

- Sifat logam
Sangat erat kaitannya dengan kecenderungan atom untuk melepas elektron.
Makin mudah melepas elektron sifat logam makin bertambah. Unsur yang
mempunyai sifat logam paling kuat adalah Fr (Fransium)
Ke kiri makin besar
Ke bawah makin besar

- Kereaktifan
Kereaktifan unsur logam ditentukan oleh kecenderungan atom untuk melepas
elektron, makin mudah melepas elektron (EI kecil), maka kereaktifan unsur logam
makin bertambah.
Kereaktifan unsu ratom non logam ditentukan oleh kecenderungan atom untuk
menangkap elektron. Makin mudah menangkap elektron (KE besar) maka
kereaktifan unsur non logam makin bertambah.
Unsur logam : Ke bawah makin reaktif
Ke kiri makin reaktif
Unsur non logam : Ke kanan makin reaktif
Ke atas makin reaktif

- Titik leleh (Tl) dan titik didih (Tb)


Titik leleh dan titik didih unsur logam terutama ditentukan oleh ikatan logam
Titik lelh dan titik didih unsur non logam terutama ditentukan oleh gaya van der
waals
Unsur logam : ke atas Tl dan Tb makin tinggi
Unsur non logam ke bawah Tl dan Tb makin tinggi

Soal latihan

1. Apakah yang dimaksud dengan


a. Jari-jari atom?
b. Jari-jari ion?
c. Energi ionisasi?
d. Keelektronegatifan?
e. Afinitas elektron?

2. Berdasarkan sifat-sifat periodik bagaimana kecenderungan dari


a. Jari-jari atom?
b. Energi ionisasi?
c. Keelektronegatifan?
d. Afinitas elektron?

3. Dalam sistem periodik unsur sebutkan:


a. jari-jari atom terbesar dan terkecil
b. energi ionisasi terbesar dan terkecil
c. afinitas elektron terbesar dan terkecil
d. keelektronegatifan terbesar dan terkecil

PEMANTAPAN KIMIA X. - 27 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

4. Mengapa jari-jari atom Al lebih kecil dari pada jari-jari atom Mg dalam satu
periode?

.
5. Diketahui beberapa unsur sebagai berikut:
a. X (Z = 12)
b. Y (Z = 6)
c. A (Z = 9)
d. B (Z = 10)
e. C (Z = 11)
Manakah dari unsur-unsur tersebut yang
memiliki:
a. jari-jari atom terbesar
b. energi ionisasi terbesar
c. afinitas elektron terbesar
d. keelektronegatifan terbesar
e. sifat logam terkecil
f. sifdat non logam terkecil
g. kereaktifan logam
h. kereaktifan non logam

6. Diketahui unsur a, b, c, d, e, dengan nomor atom 17, 18, 19, 20, 35. Manakah
dari unsur tersebut yang memiliki :
a. jari-jari atom terbesar dan terkecil
b. energi ionisasi terbesar dan terkecil
c. afinitas elektron terbesar dan terkecil
d. keelektronegatifan terbesar dan terkecil
e. sifat logam terkecil
f. sifdat non logam terkecil
g. kereaktifan logam
h. kereaktifan non logam
7. Diketahui unsur F, G, H, I, J dengan nomor atom 3, 7, 9, 55, 85. Manakah dari
unsur-unsur tersebut yang memiliki:
a. jari-jari atom terbesar dan terkecil
b. energi ionisasi terbesar dan terkecil
c. afinitas elektron terbesar dan terkecil
d. keelektronegatifan terbesar dan terkecil
e. sifat logam terkecil
f. sifdat non logam terkecil
g. kereaktifan logam
h. kereaktifan non logam

PILIHAN GANDA
1. Pengelompokkan unsur-unsur dilakukan pertama kali oleh …….
A. Dobereiner
B. D. I. Mendeleev
C. Henry G. J. Moseley
D. John Newlands
E. Lothar Meyer

PEMANTAPAN KIMIA X. - 28 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

2. Massa atom unsur klorin, bromin dan iodin berturut-turut 35, 80, dan 127.
Ketiganya disusun berdasarkan kenaikan massa atom, maka ketiganya memiliki
persamaan ......
A. massa jenis D. sifat fisis dan kimia
B. titik didih E. sifat intrinsik
C. titik leleh

3. Diketahui 10 unsur yang diurutkan menurut kenaikkan nomor massa sebagai


berikut:
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
H Li Be B C N O F Na Mg
Yang benar menurut teori oktaf adalah .......
A. H memiliki sifat sama dengan Na
B. Li memiliki sifat sama dengan Na
C. Be memiliki sifat sama dengan F
D. B memiliki sifat sama dengan Mg
E. C memiliki sifat sama dengan N

4. Kelebihan pengelompok unsur dari Mendelev adalah .......


A. semua unsur tidak ada yang tidak memiliki tempat
B. semua unsur dalam satu golongan mempunyai sifat sama
C. diprediksinya suatu unsur yang saat belum ditemukan
D. dalam satu periode tidak ada unsur yang memiliki nomor massa lebih kecil
berada di belakang unsur yang memiliki nomor massa lebih kuat
E. penematan usnur-usnur menjadi lebih pendek/ sederhana

5. Jika kita melihat sistem periodik Mendeleev terdaat beberapa ramalan yang
didasarkan atas
A. sifat fisis unsur dalam satu golongan
B. pembagian massa atom sebelum dan sesudah usnur tersebut dalam 1
golongan
C. kereaktifan terhadap zat-zat tertentu
D. massa jenis zat dalam satu golongan
E. jumlah protonnya

6. Salah satu alasan sistem periodik Mendeleev lebih dapat diterima daripada
sistem periodik sebelumnya adalah .......
A. ramalan Mendeleev yang dinamakan eka
B. umlah unsur yang ditemukan sudah dalam jumlah banyak
C. terdapat golongan
D. terdapat periode
E. terdapat golongan transisi

7. Hukum periodik yang menyatakan bahwa sifat unsur merupakan fungsi periodik
dari nomor atom adalah .......
A. Triade Dobereiner
B. Siste oktaf Newland
C. Sistem periodik Mendeleev
D. Sistem periodik modern (Monseley Lothar Meyer)
E. Sistem periodik bentuk pendek

PEMANTAPAN KIMIA X. - 29 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

8. Yang menyempurnakan sistem periodik Mendeleev adalah ......


A. Lothar Meyer D. Moseley
B. Dalton E. Dobereiner
C. Newlands

9. Di bawah ini merupakan nama golongan pada SPU modern, kecuali ......
A. Golongan IA : Alkali
B. Golongan IIA : Alkali tanah
C. Golongan VA : Halogen
D. Golongan VIA : Kalkogen
E. Golongan VIIIA : gas mulia

10. Periode dalam sistem periodik unsur menyatakan banyaknya ......


A. elektron pada kulit terluat
B. neutron dalam inti
C. kulit valensi
D. kulit elektron
E. proton dan inti

11. Suatu unsur memiliki konfigurasi elektron 2, 8, 18, 7. Unsur tersebut terletak pada
golongan ..
A. IA D. VIA
B. IIA E. VIIA
C. VIA

12. Ion Sr2+ mempunyai konfigurasi elektron 2, 8, 18, 8. Unsur tersebut terletak pada
periode ......
A. 3 D. 6
B. 4 E. 7
C. 5

13. Ion I- mempunyai konfigurasi elektron 2, 8, 18, 18, 8. Unsur tersebut terletak pada
......
A. golongan VA periode 6
B. golongan VIIIA periode 5
C. golongan VIIIA periode 6
D. golongan VIIA periode 5
E. golongan VIIA periode 6

14. Anion S2- memiliki konfigurasi elektron 2, 8, 8. Atom unsur tersebut terletak pada
......
A. golongan IIA periode 4
B. golongan IIA periode 8
C. golongan VIA periode 4
D. golongan VIA periode 3
E. golongan VIIIA periode 3

15. Suatu atom memiliki neutron sama dengan proton dengan nomor massa 40.
Atom tersebut terdapat dalam ......
A. golongan IIA periode 4

PEMANTAPAN KIMIA X. - 30 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

B. golongan IVA periode 2


C. golongan IVA periode 5
D. golongan VA periode 4
E. golongan VA periode 5

16. Suatu atom memiliki 4 kulit elektron dan 6 elektron valensi, jika atom tersebut
memiliki jumlah neutron 45, maka unsur tersebut memiliki massa atom......
A. 24 D. 69
B. 34 E. 79
C. 45

17. Suatu atom terletak pada golongan IIIA periode 4, konfigurasi unsur tersebut
adalah .......
A. 2, 8, 4 D. 2, 8, 18, 3
B. 2, 18, 4 E. 2, 18, 8, 3
C. 2, 8, 8, 3

18. Suatu atom memiliki konfigurasi elektron 2, 8, 18, 8, unsur tersebut memiliki
jumlah neutron 48, nomor massa unsur tersebut adalah ......
A. 36 D. 84
B. 48 E. 94
C. 56

19. Suatu unsur terletak pada golongan VIIA periode 5, jika nomor massa tersebut
127 maka jumlah neutron unsur tersebut adalah ......
A. 43 D. 64
B. 53 E. 74
C. 67

20. Di bawah ini adalah beberapa unsur golongan gas mulis, kecuali .......
A. helium D. kripton
B. neon E. radium
C. argom
21. Suatu atom memiliki konfigurasi degan julah kulit 5. Unsur tersebut dalam sistem
periodik unsur teletak pada .......
A. golongan VA D. periode 5
B. golongan VB E. periode 6
C. golongan transisi dalam

22. Di antara golongan utama dalam sistem periodik unsur yang memiliki
kecenderungan bermuatan +2 adalah golongan .......
A. alkali D. halogen
B. alkali tanah E. gas mulia
C. kalkogen

23. Pasangan unsur di bawah ini yang memiliki sifat sama adalah .......
A. Mg dan Al D. Ca dan Sr
B. P dan S E. Br dan kr
C. As dan Se

24. Unsur-unsur yang terletak pada golongan VIIA disebut unsur-unsur .......

PEMANTAPAN KIMIA X. - 31 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

A. alkali D. halogen
B. alkali tanah E. gas mulia
C. kalkogen

25. Di bawah ini adalah unsur-unsur golongan alkali, kecuali .......


A. hidrogenium D. kalium
B. litium E. rubidium
C. netrium

26. Unsur-unsur golongan alkali tanah memiliki jumlah elektron terluar sebanyak .......
A. 1 D. 4
B. 2 E. 5
C. 3

27. Unsur bernomor 5 mempunyai kesamaan sifat dengan unsur-unsur bernomor


.......
A. 13 dan 15 D. 31 dan 35
B. 13 dan 34 E. 31 dan 49
C. 13 dan 48

28. Kelompok unsur dengan nomor atom di bawah ini yang memiliki elektron valensi
sama adalah .......
A. 11, 18, 37, 52 D. 13, 18, 31, 38
B. 12, 19, 38, 53 E. 14, 18, 30, 39
C. 12, 20, 38, 56

29. X, Y, dan Z berada pada periode yang sama dalam sistem periodik unsur. X
merupakan unsur nonlogam, Y unusur logam, sedangkan Z merupakan unsur
semilogam. Bagaimana urutan unsur-unsur tersebut pada tabel periodik?
A. XZY D. ZXY
B. YXZ E. ZYX
C. YZX

30. Ketiga unsur, yaitu X, Y, dan Z secara berurutan memiliki nomor atom yangmakin
meningkat. Jika unsur X adalah gas mulia, apakah simbol ion unsur Z di dalam
senyawa?
A. Z2- D. Z2+
-
B. Z E. Z3+
C. Z+

31. Perhatikan gambar tabel periodik berikut:

Y
X Z

Manakah di antara pernyataan berikut yang benar mengenai unsur X, Y, dan Z?


1. ketiganya berupa gas yang membentuk molekul diatomik
2. ketiganya emiliki minimal satu kulit atom yang berisi delapan elektron

PEMANTAPAN KIMIA X. - 32 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

3. ketiganya dapat membentuk ion yang memiliki konfigurasi elektron seperti gas
mulia
A. 1, 2, dna 3 D. 2 dan 3 saja
B. 1 dan 2 saja E. 3 saja
C. 1 dan 3 saja
32. Mengapa unsur natrium dan klorin berada pada periode yang sama dalam tabel
Periodik?
A. Natrium merupakan unsur logam yang reaktif, sedangkan klorin merupakan
unsur nonlogam yang reakstif
B. Natrium dan klorin dapat bereaksi membentuk senyawa NaCl
C. Kedua unsur hanya memiliki tiga kulit elektron
D. Kedua unsur memiliki delapan elektron pada kulit terluar
E. Selisih nomor atom natrium dan klorin kurang dari delapan

33. Unsur transisi dalam SPU dimulai dari periode


A. 2 D. 5
B. 3 E. 6
C. 4

34. Banyaknya unsur transisi pada periode keempat adalah .......


A. 8 D. 32
B. 10 E. 64
C. 18

35. Unsur transisi terletak antara .......


A. golongan IA dan IIA
B. golongan IB dan IIB
C. golongan IIA dan IIIA
D. golongan IIB dan IIIB
E. golongan IIIB dan IIB

36. Unsur transisi dalam terletak pada periode .......


A. 3 dan 4 D. 5 dan 6
B. 3 dan 5 E. 6 dan 7
C. 4 dan 5

37. Unsur transisi yang berjumlah paling banyak adalah golongan ......
A. IIIB D. VIIB
B. IVB E. VIIIB
C. VB

38. Di bawah ini yang merupakan kelompok unsur transisi dalam adalah .......
A. Fe, Co, Ni, Cu D. Pt, Au, Hg, Tl
B. Rb, Sr, Y, Zr E. Th, Pa, U, N
C. Nb, Mo, Tc, Rn

39. Perbedaan sifat unsur transisi dibandingkan unsur utama adalah ......
A. letak periodenya
B. letak golongannya
C. sifat kelogamannya
D. massa atom unsur transisi lebih besar

PEMANTAPAN KIMIA X. - 33 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

E. massa atom unsur transisi lebih kecil

40. Unsur dengan nomor atom 58 sampai dengan 71 termasuk unsur transisi yang
digolongkan menjadi deretan .......
A. nitrogen D. lantanida
B. karbon E. aktinida
C. kalkogen

41. Periode unsur yang memuat 18 unsur adalah periode ........


A. 2 D. 6
B. 3 E. 7
C. 4

42. Manakah di antara pernyataan berikut yang menggambarkan kecenderungan


sifat-sifat unsur dari kiri ke kanan pada tabel periodik dengan benar?
A. jumlah neutron dalam atom berkurang
B. jumlah proton dalam atom berkurang
C. jumlah elektron pada kulit terluar berkurang
D. kemampuan unsur untuk menghantarkan arus listrik meningkat
E. unsur-unsur bergeser dari logam menjadi nonlogam

43. Di antara pernyataan berikut ini yang bukan merupakan sifat periodik unsur-unsur
adalah ...
A. dari atas ke bawah dalam satu golongan jari-jari atomnya semakin besar
B. dari kiri ke kanan dalam satu periode memiliki potensial ionisasi semakin
besar
C. dari atas ke bawah dalam satu golongan energi ionisasinya semakin besar
D. dari kiri ke kanan dalam satu periode afinitas elektronnya semakin besar
E. dari atas ke bawah dalam satu golongan memiliki keelektronegatifan semakin
kecil

44. Pernyataan yang benar mengenai sifat-sifat unsur dalam satu periode adalah,
dari kiri ke kanan .......
A. sifat logam bertambah
B. muatan inti bertambah
C. muatan inti berkurang
D. enrgi ionisasi berkurang
E. jumlah proton berkurang

45. Jari-ari atom unsur IIA secara acak dalam satuan angstrom sebagai berikut: 1,05;
2,00; 1,80; 2,15; 1,50. Dari data tersebut yang merupakan jari-jari atom barium
adalah .......
A. 2,15 D. 1,50
B. 2,00 E. 1,05
C. 1,80

46. Jari-jari atom terbesar unsur pada periode ketiga adalah natrium, hal tersebut
disebabkan ......
A. atom Na memiliki jumlah elektron paling banyak
B. atom Na memiliki jumlah elektron valensi paling sedikit
C. atom Na adalah atom yang sangat reaktif

PEMANTAPAN KIMIA X. - 34 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

D. ataom Na memiliki kerapatan paling kecil


E. atom Na adalah atom logam

47. Umumnya energi ionisasi tingkat pertama lebih kecil daripada energi ionisasi
tingkat keda, ketiga dan seterusnya, hal itu disebabkan .......
A. elektron yang dilepas makin dekat dengan inti atom
B. elektron yang dilepas makin jauh dengan inti atom
C. elektron yang dilepas makin banyak
D. elektron yang dilepas makin tinggi derajat ionisasinya
E. elektron yang ditangkap makin sedikit

48. Afinitas elektron unsur-unsur dalam satu periode adalah .......


A. dari kiri ke kanan bertambah besar sebab kemampuan menarik elektron
semakin kuat
B. dari kiri ke kanan jari-jari atomnya semakin besar
C. dari kiri ke kanan otensial ionisasi semakin besar
D. dari kiri ke kanan keelektronegatifannya semakin kecil
E. dari kiri ke kanan afinitas makin kecil

49. Unsur periode kedua yang memiliki afinitas elektron nol adalah .......
A. boron D. oksigen
B. karbon E. klorin
C. nitrogen

50. Unsur yang paling elektronegatif adalah unsur dengan nomor atom .......
A. 9 D. 17
B. 12 E. 18
C. 13
51. Diketahui tiga unsur A, B dan C dengan konfigurasi electron masing – masing
sebagai berikut:
A = 1s 2 2s 2 2p1
B = 1s 2 2s 2 2p3
C = 1s2 2s2 2p6 3s1
Unsur – unsur yang termasuk dalam satu periode adalah …
A. A dan C D. A, B dan C
B. B dan C E. Tidak ada
C. A dan B

52. Unsur X dan Y dengan konfigurasi electron berturut – turut :


X = 1s 2 2s 2 2p6 3s2 3p6 3d5 4s 1
Y = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s1
Terdapat dalam …
A. Golongan IA D. Periode 4
B. Golongan IB E. Periode 6
C. Golongan IV

53. Unsur X dengan nomor atom 27, dalam sistem periodik terletak pada …
A. Golongan IIA, periode 4
B. Golongan VIIA, periode 3
C. Golongan VIIB,periode 4
D. Golongan VIIIB, periode 4

PEMANTAPAN KIMIA X. - 35 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

E. Golongan VIIIB, periode 5

54. Unsur – unsur transisi dalam mulai dijumpai pada


A. Periode ketiga D. Peride keenam
B. Periode keempat E. Periode ketujuh
C. Periode kelima

55. Konfigurasi elektron ion L3+ adalah 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d3. dalam sistem periodik,
atom unsur L terletak pada …
A. Periode 3, golongan VIA
B. Periode 3, golongan VIIA
C. Periode 4, golongan IVA
D. Periode 4, golongan VIA
E. Periode 4, golongan VIB

56. Konfigurasi elektron X3- : 1s2 2s 2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6. Dalam system periodik
unsur X terletak pada …
A. Periode 4, golongan IIIA
B. Periode 4, golongan VA
C. Periode 4, golongan VIIIA
D. Periode 5, golongan IVA
E. Periode 5, golongan VA

57. Perhatikan table lambang unsur dengan nomor atomnya:


unsur Nomor atom
I 17
II 18
III 24
IV 40
V 56
Pasangan unsur yang terdapat dalam blok d pada sistem periodik adalah …
A. I dan II D. III dan V
B. II dan IV E. IV dan V
C. III dan IV

58. Konfigurasi elektron terluar untuk empat unsur A, B, C, dan D adalah A = 3s2 3p6 ,
B = 4d8 5s2, C = 6s 1, D = 4s2 3d10 4p3.
Unsur – unsur ini adalah …
(1) A unsur gas mulia
(2) B unsur logam transisi
(3) C unsur logam alkali
(4) D adalah unsur golongan boron-alumunium

59. Bagi unsur dengan konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d7 4s2 berlaku
pernyataan bahwa unsur tersebut …
(1) mempunyai nomor atom 27
(2) terletak pada periode 4
(3) mempunyai 3 elektron tak berpasangan
(4) termasuk dalam golongan alkali tanah

PEMANTAPAN KIMIA X. - 36 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

60. Suatu atom netral mempunyai konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p5 4s1. Dapat
dikatakan bahawa atom ini …
(5) berada dalam keadaan tereksitasi
(6) akan memancarkan eneragi radiasi jika susunan elektronya berubah menadi
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6
(7) merupakan atom unsur gas mulia
(8) termasuk unsur periode 4 sistem periodik

61. Diantara unsur – unsur 3P, 12Q, 19R, 33S, dan 53T, yang terletak dalam golongan
yang sama pada sistem periodik adalah …
A. P dan Q D. S dan T
B. Q dan S E. R dan T
C. P dan R

62. Unsur X dan Y dengan nomor atom masing – masing 12 dan 24 terletak dalam
satu golongan
SEBAB
Unsur X dan Y dengan nomor atom masing – masing 12 dan 24 mempunyai
konfigurasi elektron valensi s 2 p4

63. Suatu unsur konfigurasi elektron [Ar] 3d3 4s 2


(9) terletak pada periode 4
(10) termsuk unsur transisi
(11) bilangan oksidasi tertingginya +5
(12) nomor atomnya 23

64. Jika suatu unsur X mempunyai nomor atom = 35 maka unsur tersebut ...
(13) termasuk golongan transisi
(14) termasuk pada periode keempat
(15) mempunyai kulit terluar dengan konfirmasi electron 3s 2 3p5
(16) mempunyai keelektronegatifan yang sama besar

65. Ion M2+ mempunyai konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p63d6. Oleh karena itu ,
unsur M
(17) dalam inti atomnya terdapat 26 proton
(18) dalam system periodic terletak pada periode empat
(19) merupakan anggota unsur – unsr transisi
(20) dapat membentuk oksida dengan rumus M2O3
66. Unsur X dengan nomor atom 52 tidak dapat membentuk senyawa atau ion …
A. X2- D. XO42-
B. H2X E. ZnX
C. XH3

67. Raksa (merkuri) dalam system periodic terletak pada periode keenam, golongan
IIB. Elektron terakhir atom raksa memiliki bilangan kuantum …
A. n = 5; l = 2; m = +2; s=-½
B. n = 5; l = 2; m = +2; s=+½
C. n = 6; l = 0; m = 0; s=-½
D. n = 6; l = 0; m = 0; s=+½
E. n = 6; l = 2; m = +2; s=-½

PEMANTAPAN KIMIA X. - 37 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

68. Elektron terakhir dalam atom suatu unsur mempunyai bilangan kuantum n = 4; l =
2; m = -1; s = + 12 . Unsur tersebut dalam system periodik terletak pada …
A. Golongan IIB, periode 5
B. Golongan IV, periode 4
C. Golongna IVA, periode 4
D. Golongan IVB, periode 5
E. Golongan IIB, periode 4

69. Sebanyak 5,6 gram logam bervalensi dua direaksikan dengan asam sulfat
berlebih dan menghasilkan 2,24 liter gas hidrogen (STP). Jika inti atom logam
tersebut mempunyai 30 neutron maka dalam sistem periodik logam tersebut
terletak pada …
A. Golongan VIIIB, periode 4
B. Golongan VIIB, periode 4
C. Golongan VIB, periode 3
D. Golongan VIIIA, periode 4
E. Golongan VII, periode 3

70. Zink mempunyai 2 macam isotop yaitu 65 30 Zn dan dengan kelimpahan masing
– masing adalah 60% dan 40%. Pernyataan yang benar adalah …
(1) Kedua isotop mempunyai jumlah neutron berbeda
(2) Kedua isotop mempunyai konfigurasi elektron yang sama
(3) Massa atom relative zink adalah 65,4
(4) Kedua isotop mempunyai sifat kimia yang sama

71. Sebuah unsur dengan konfigurasi elektron: (Xe) 4f14 5d10 6s 2 6p5. pernyataan
yang benar unsur – unsur tersebut …
1. mempunyai nomor atom 85
2. termasuk unsur Halogen
3. terletak pada periode 6 dalam sistem periodik
4. mempunyai sifat kimia yang mirip dengan atom klorin

72. Unsur – unsur alkali tanah dalam system periodic dari atas ke bawah makin sukar
melepas electron, SEBAB
Keelektronegatifan unsur alkali tanah bertambah dari atas ke bawah

73. Dibawah ini terdapat susunan elektron beberapa unsur :


P : 1s2 2s 2 2p6 3s1
Q : 1s2 2s2 2p6 3s2
R : 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p5
S : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d3 4s2
T : 1s2 2s 2 2p6 3s2 3p64s1
Berdasarkan susunan elektron diatas, maka unsur yang paling mudah menjadi
ion positif adalah …
A. P D. S
B. R E. T
C. S
74. Hal yang tidak tepat mengenai perubahan dari kiri ke kanan dalam satu periode
untuk golongan utama adalah …
A. Energi ionisasi bertambah
B. Jumlah electron valensi bertambah

PEMANTAPAN KIMIA X. - 38 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

C. Bertambahanya tingkat oksidasi maksimum


D. Jari – jari atom bertambah
E. Kecenderungan membentuk ion posotif berkurang

75. Jika diketahui energi ionisasi pertama Na, Mg, dan Rb masing – masing sebesar
496 kH/mol; 738 kJ/mol; dan 403 kJ/mol, maka besarnya energi ionisasi pertama
dari atom Rubidium (Rb) adalah …
A. 975 kJ/mol D. 403kJ/mol
B. 520 kJ/mol E. 376 kJ/mol
C. 502 kJ/mol

76. Jika unsur X mempunyai nomor atom 26, maka


1. dalam sistem periodik, unsur tersebut termasuk golongan unsur transisi
2. konfigurasi elektron kulit terluar adalah 4s2 4p6
3. unsur tersebut mempunyai bilangan oksidasi lebih dari Satu
4. dalam sisitem periodik, unsur tersebut terdapat pada periode ketiga

77. Atom dengan konfigurasi elektron, 1s 2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d3 4s 2;
1. tergolong sebagai atom transisi
2. mempunyai dua kulit elektron yang belum terisi penuh
3. mempunyai nomor atom 23
4. mempunyai kulit terluar terisi penuh

78. Suatu unsur dengan konfigurasi elektron (Ar) 3d10 4s2:


1. terletak pada periode 4
2. nomor aaaaatomnya 30
3. mempunyai bilangan oksidasi tertinggi +2
4. termasuk unsur alkali

79. Unsur dengan konfigurasi electron [Kr] 4d10 5s 2 5p3:


1. merupakan logam transisi
2. mempunyai sifat yang serupa dengan unsur As (nomor atom 33)
3. adalah gas mulia
4. termasuk golongan nitrogen

80. Masing – masing A, B, C, D dan E dibawah ini mempunyai konfigurasi electron


sebagai berikut:
A : 1s2 2s2 2p6 3s2
B : 1s2 2s 2 2p6 3s1
C : 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p2
D : 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 3d10 4s2
E : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6 5s 2
Pasangan yang merupakan unsur – unsur dari satu golongan yang sama adalah

A. A dan E D. A dan C
B. A dan C E. D dan E
C. A dan D

81. Diantara unsur – unsur 4A, 12B, 18C dan 16D, yang terletak dalam golongan yang
sama pada sistem periodik adalah…
A. A dan B D. B dan C

PEMANTAPAN KIMIA X. - 39 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

B. A dan C E. A dan D
C. B dan C

82. Pernyataan berikut yang benar tentang unsur oksigen (nomor atom 8) adalah …
1. merupakan unsur terpenting dan bagian terbesar dari udara
2. bersifat oksidator
3. air adalah satu – satunya senyawa antara H dan O
4. mempunyai susunan elektron 1s2 2s2 2p4

83. Pernyataan yang benar untuk unsur nitrogen (nomor atom = 7) dan oksigen
(nomor atom = 8) adalah bahwa …
• energi ionisasi lebih besar daripada oksigen
• keduanya mempunyai jumlah elektron tak berpasangan yang sama
• dengan berat yang sama jumlah molekul N2 (Mr = 28) lebih besar dari pada
O2 (Mr = 32)
• keduanya terletak dalam golongan yang sama

84. Pasangan unsur yang terletak pada blok p dalam sistem periodik adalah …
A. 25 30
15 P; 19 K D. 23 9
11 Na; 4 Be
27
B. 13 Al; 73 Li E. 12
6 C; 32
16 S
35 39
C. 15 P; 19 K

85. Suatu unsur memiliki konfigurasi elektron 1s 2 2s2 2p6 3s2 4s1 3d5
Unsur tersebut dalam system periodik terletak pada …
A. Golongan IA, periode 4
B. Golongan IB. periode 4
C. Golongan VB, periode 5
D. Golongan VIA, periode 3
E. Golongan VIB periode 4

86. Suatu unsur dengan nomor atom 19 akan mempunyai kemiripan dengan nomor
atom berikut, kecuali ….
A. 11 D. 55
B. 20 E. 87
C. 37

87. Ebtanas 1989/1990


Suatu unsur X dengan nomor atom 32 dalam sistem periodik terletak pada …
A. Periode 5, golongan IVA
B. Periode 4, golongan IVB
C. Periode 5, golongan IIA
D. Periode 4, golongan IIB
E. Periode 4, golongan IVA

88. Konfigurasi elektron yang benar dari unsur golongan IIA periode ketiga adalah …
A. 1s2 2s 2 2p5
B. 1s2 2s2 2p6 3s2
C. 1s2 2s2 2p6 3s1
D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p1
E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6

PEMANTAPAN KIMIA X. - 40 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

89. Konfigurasi suatu unsur : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5 4s 1. tingkat oksidasi tertinggi
dari unsur diatas adalah ….
A. +2 D. -3
B. +5 E. +6
C. +7

90. Suatu unsur X dengan massa atom 56 dalam dalam intinya terdapat 30 neutron,
dalam periodik unsur tersebut terletak pada …
A. Golongan VIIIA, periode 4
B. Golongan VIIIB, periode 4
C. Golongan VIB, periode 4
D. Golongan VB, periode 4
E. Golongan IVB, periode 6

91. Ion M2+ mempunyai konfigurasi elektron 1s2 2s 2 2p6 3s2 3p63d10. Dalam sistem
periodik, unsur M terletak pada …
A. Periode 4, golongan VIIB
B. Periode 4, golongan VIIA
C. Periode 4, golongan IIB
D. Periode 4, golongan IIA
E. Periode 3, golongan IIB

92. Tiga unsur dalam sistem periodik unsur letaknya diagonal satu sama lain,
memiliki susunan elektron terluar menurut aturan …
A. 2s2 2p1, 2s2 2p2, 2s2 2p3
B. 2s2 2p2, 3s2 3p3, 4s2, 4p3
C. 3d3 4s2, 4d3 5s2, 5d3 6s 2
D. 3d1, 4s2, 3d2 4s2, 3d3 4s2
E. 2s2 2p3, 3s2 3p4, 4s2 4p5

93. Blok p dalam sistem periodik unsur tidak mengandung unsur …


A. Logam D. gas mulia
B. Metaloid E. transisi
C. nonlogam

94. Elektron terakhir suatu unsur mempunyai bilangan kuantum n = 3; l = 1; m = 0; s


= - 12 . Dalam sistem periodik unsur tersebut terletak pada …
A. Periode 3, golongan IA
B. Periode 3, golongan IIA
C. Periode 3, golongan IIIA
D. Periode 3, golongan VA
E. Periode 3, golongan VIIA

95. Suatu logam divalent L sebanyak 8 gram, dilarutkan ke dalam HCl berlebih dan
diperoleh 4,48 dm3 gas hidrogen (STP). Jika logam ini memiliki 20 neutron, maka
letaknya dalam sistem periodik …
A. Golongan IIA, periode 2
B. Golongan IIA, periode 3
C. Golongan IIA, periode 4
D. Golongan IVA, periode 3

PEMANTAPAN KIMIA X. - 41 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

E. Golongan IVA,periode 4

96. Unsur yang jari – jari atomnya terbesar adalah


A. 11Na D. 17Cl
B. 13Al E. 12Mg
C. 14Si

97. Jika jari – jari atom unsur – unsur Li, Na, K, Be, dab B secara acak (tidak
berurutab) dalam angstrom ialah: 2,01; 1,57; 1,23; 0,80; 0,89, maka jari – jari
atom Li sama dengan …
A. 2,03 D. 0,89
B. 1,57 E. 0,8
C. 1,23

98.
Unsur
Sifat F Cl Br I Ar
periodik
Jari – jari 72 99 115 133 15
atom (pm) 5
Energi 168 126 114 101
ionisasi 0 0 0 0 -
(kJ.mol-1)
Afinitas -248 -364 - - -
elektron 342 314
(kJ.mol-1)
Titik leleh 50 171 57
(K) 85 238 266 387 5
Titik didih 332 457 61
(K) 0

Berdasrkan data diatas, unsur yang paling mudah menerima elektron adalah …
A. At D. Cl
B. I E. F
C. Br

99. Perhatikan data berikut:


Unsur periode O P Q R S
keelektronegat 2,46 1,45 1,74 2,83 1,
ifan 0
Berdasarkan data diatas , unsur – unsur tersebut secara berurutan dari kiri ke
kanan adalah …
A. O,P,Q,R,S, D. S,P,Q,O,R
B. R,O,Q,P,S E. S,R,Q,P,O
C. S,R,O,Q,P

100. Energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron kedua disebut …


A. Energi ionisasi
B. Energi ionisasi tingkat pertama
C. Energi ionisasi tingkat kedua

PEMANTAPAN KIMIA X. - 42 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

D. Afinitas electron
E. elektronegativitas

IKATAN KIMIA

Tujuan :
1. Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya.
2. Menggambarkan susunan elektron valensi atom gas mulia (duplet dan oktet) dan
elektron valensi bukan gas mulia (struktur Lewis).
3. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan ion.
4. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen tunggal, rangkap dua, dan
rangkap tiga.
5. Menjelaskan sifat-sifat senyawa ion dan sifat-sifat senyawa kovalen
6. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi pada beberapa
senyawa.
7. Menyelidiki kepolaran beberapa senyawa dan hubungannya dengan
keelektronegatifan melalui percobaan.
8. Mendeskripsikan proses pembentukan ikatan logam dan hubungannya dengan
sifat fisik logam.
9. Menghubungkan sifat fisik materi dengan jenis ikatannya
10. Menjelaskan perbedaan sifat fisik (titik didih, titik beku) berdasarkan perbedaan
gaya antar molekul (gaya Van Der Waals, gaya London, dan ikatan hidrogen)
11. Menentukan bentuk molekul berdasarkan teori pasangan elektron.
12. Menentukan bentuk molekul berdasarkan teori hibridisasi.

Materi Pokok
a. Kestabilan unsur.
b. Struktur lewis
c. Ikatan ion
d. Ikatan kovalen
e. Ikatan logam.
f. Gaya antar molekul
g. Bentuk molekul

PEMANTAPAN KIMIA X. - 43 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

A. Kestabilan unsur.

• Kossel dan Lewis (1916) mengatakan : atom dikatakan stabil apabila konfigurasi
elektronnya sama dengan konfigurasi elektron gas mulia (struktur duplet atau
okted)
• Konfigurasi gas mulia :
Unsur Konfigurasi Elektron
elektron valensi
2He : 2 2
10Ne : 2, 8 8
18Ar : 2, 8, 8 8
36 Kr : 2, 8, 18, 8 8
54Xe : 2, 8, 18, 18, 8 8
86Rn : 2, 8, 18, 32, 18, 8 8

• Struktur duplet mempunyai 2 elektron valensi, seperti He

• Struktur okted mempunyai 8 elektron valensi, seperti Ne, Ar, Kr, Xe, Rn.

• Unsur logam cenderung melepaskan elektron membentuk ion positif (kation)


Contoh : 11Na : 2, 8, 1 à Na + : 2, 8 + e
3+
13Al : 2, 8, 3 à Al : 2, 8 + 3e

• Unsur non logam cenderung menerima/ menangkap elektron membentuk ion


negatif (anion)
Contoh : 16S : 2, 8, 6 + 2e à S 2- : 2, 8, 8
17Cl : 2, 8, 7 + e à Cl- : 2, 8, 8

• Catatan : kaidah duplet dan okted tidak mutlak digunakan.

• Untuk mencapai keadaan tersebut, maka atom-atom dapat melakukan


1. Serah terima elektron valensi à terjadilah ikatan ion
2. Penggunaan bersama pasangan elektron à terjadilah ikatan kovalen

B. Lambang lewis
• Lambang lewis adalah lambang atom disertai elektron valensi .
• Lambang lewis unsur gas mulia menunjukkan 8 elektron valensi yang tebagi
dalam 4 pasangan

PEMANTAPAN KIMIA X. - 44 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

C. Ikatan Ion/ Elektron Valensi/ Hetero Polar


• Ialah ikatan antara ion (+) dan ion (-) sebagai akibat adanya serah terima elektron

• Dapat terjadi antara :


o Atom-atom logam golongan IA, IIA dengan atom non logam golongan VIA,
VIIA.
o Atom-atom yang potensial ionisasi kecil dengan atom-atom yang afinitas
elektronnya besar (dengan kata lain perbedaan elektronegativitas cukup
besar)

• Senyawa yang terbentuk dari ikatan ion disebut senyawa ion


Contoh : Na à Na + + e x 2
S + 2e à S 2- x1

Na + S à Na2S

• Sifat senyawa ion :


o Titik lebur dan titik didihnya tinggi
o Leburan atau larutannya menghantarkan listrik
o Larut dalam pelarut polar (seperti air, HF cair dll)
o Sukar larut dalam pelarut non polar (seperti eter, benzena, CCl4)
o Padatannya berbentuk kristal keras tapi rapuh dan tidak menghantar listrik.

D. Ikatan Kovalen/ Homo Polar


• Ikatan antar atom-atom dengan cara enggunaan bersama pasangan elektron
• Dapat terjadi antara atom-atom non logam yang perbedaan elektronegativitasnya
kecil atau tidak ada perbedaan elektronegativitasnya
• Untuk menggambarkan ikatan kovalen dapat digunakan rumus Lewis : lambang
unsur yang diikuti tanda sejumlah eletron valensi.
• Rumus bangun atau rumus struktur berasal dari rumus Lewis dengan mengganti
setiap pasang elektron dengan satu garis hubung
• Berdasarkan pasangan elektron yang digunakan maka ikatan kovalen dibedakan
:
o Ikatan kovalen tunggal bila pasangan elektron yang digunakan bersama
sebanyak satu pasang
o Ikatan kovalen rangkap bila pasangan elektron yang dipergunakan bersama
sebanyak dua pasang
o Ikatan kovalen rangkap tiga bila pasangan elektron yang dipergunakan
bersama sebanyak tiga pasang
o Ikatan kovalen koordinasi bila pasangan elektron yang dipergunakan bersama
berasal dari salah satu atom

• Berdasarkan kepolaran maka ikatan kovalen dibedakan :


o Ikatan kovalen non polar yaitu ikatan kovalen dimana pasangan elektron yang
digunakan bersama tertarik sama kuat ke sema atom sehingga tidak
menimbulkan polarisasi (pengkutuban muatan) pada masing-masing atom.
o Contoh : Hal ini terjadi pada molekul unsur (O2, H2, Cl2 Br2) atau pada molekul
yang dipol dipolnya saling meniadakan (molekulnya simetris)

PEMANTAPAN KIMIA X. - 45 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

o Ikatan kovalen polar, yaitu ikatan kovalen dimana pasangan elektron yang
digunakan bersama tertarik lebih kuat ke atom yang keeletronegativitasnya
lebih besar. Sehingga terjadi polarisasi muatan (membentuk dua kutub yang
berbeda). Makin besar perbedaan keelektronegatifan, makin polar ikatannya.
Atau pada molekul yang tidak simetris

• Kepolaran suatu molekul dapat ditentukan dengan :


a. Percobaan pengaruh medan magnet.
b. Perbedaan keelektrongatifan bila hanya terdiri dua atom
c. Struktur molekul bila lebih dari 2 atom ( simetris atau tidak )
d. Harga momen dipol.

• Sifat-sifat senyawa kovalen


o Titik lebur dan titik didihnya relatif rendah
o Bersifat lunak dan senyawa murninya tidak menghantarkan listrik
o Yang polar larut dalam pelarut olar, dan larutannya menghantarkan listrik
o Yang non polar larut dalam pelarut non polar, dan larutannya tidak
menghantarkan listrik.

Menggambar struktur Lewis

• Penulisan struktur lewis dapat dilakukan dengan langkah langkah sebagai berikut
o Hitung jumlah eelektron valensi dari semua atom dalam molekul / ion.
o Gambarkan kerangka molekul yang masuk akal
o Berikan masing masing sepasang elwektron untuk setiap ikatan.
o Semua elektron digunakan untuk membuat semua atom terminal mencapai
okted.
o Tambahkan sisa elektron, jika masih ada kepada atom pusat.
o Apabila atom pusat belum okted, tarik pasangan elektron bebas dari atom
terminal untuk membentuk ikatan rangkap atau rangkap tiga.

• Pengecualian aturan okted


o Senyawa yantidak mencapai aturan okted
o Senyawa biner dari unsur yang elektron valensinya kurang dari 4, tidak
mencapai okted.
o Senyawa dengan jumlah elektron valensi ganjil.
o Senyawa yang memiliki jumlah elektron valensi ganjil tidak mungkin
memenuhi aturan okted.
o Senyawa dengan okted berkembang
o Unsur unsur dari periode 3 atau lebih dapat membentuk senyawa yang
melampaui Aturan okted ( lebih dari 8 elektron pada kulkit terluarnya )

• Kegagalan aturan okted


Aturan okted gagal meramalkan rumus kimia senyawa dari unsur transisi maupun
post transisi. Pada umumnya unsur transisi dan post transisi tidak memenuhi
kaidah okted.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 46 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

E. Ikatan Logam
• Adalah ikatan antar atom dalam unsur logam. Hal ini terjadi karena rapatnya
susunan atom-atom logam, sehingga elektron pada kulit terluarnya (elektron
valensi) dapat bergerak bebas. Gerakan elektron valensi inilah menyebabkan
logam sebagai penghantar listrik

Soal latihan

1. Jelaskan mengapa unsur-unsur cenderung membentuk susunan elektron seperti


gas mulia?

2. Jelaskan dengan cara bagaimanakah unsur dapat membentuk susunan elektron


seperti gas mulia?

3. Diketahui lambang atom unsur berikut:


a. 2311Na f. 8035Br
b. 2713Al g. 8537Rb
32
c. 16S h. 8838Sr
39
d. 19K i. 12753Il
40
e. 20Ca j. 22387Fr
1. Bagaimana cara yang ditempuh unsur tersebut untuk mencapai kestabilan?
2. Tulis ion yang terjadi bila unsur tersebut mencapai kestabilan.

4. Jelaskan pembentukan ikatan ion dari :


a. CaCl2 g. Al2O3
b. Na2O h. K2S
c. LiF i. CaF2
d. KCl j. AlBr3
e. MgO k. Ca3N2
f. Bas l. Na

5. Jelaskan proses terjadinya ikatan ion unsur-unsur berikut:


a. A (Z = 11) dengan B (Z = 16)
b. C (Z = 12) dengan D (Z = 17)
c. E (Z = 13) dengan F (Z = 8)
d. G (Z = 37) dengan H (Z = 7)
e. I (Z = 20) dengan J (Z = 7)

6. Ramalkan rumus senyawa ion yang dapat dibentuk oleh pasangan unsur berikut :
a. Na dengan S d. Mg dengan Cl
b. K dengan Br e. Ca dengan O
c. Ca dengan N f. Be dengan F

7. Tuliskan Rumus Lewis dan rumus Struktur dari senyawa di bawah ini :
a. NH3 j. CHCl3

PEMANTAPAN KIMIA X. - 47 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

b. PCl3 k. BF3
c. CS2 l. OF2
d. SCl2 m. CH4
e. SO2 n. NH4+
f. NH3BF3 o. N2O5
g. P2O3 p. Cl2O3
h. Cl2O7 q. H2SO4
i. HNO3 r. CH3COOH
8. Apakah perbedaan ikatan kovalen kordinasi dengan kovalen ?

9. Bagaimana cara menunjukkan apakah satu senyawa polar atau non polar?

10. Kelompokkan senyawa di bawah ini manakah termasuk senyawa polar atau non
polar?
a. Cl2 f. HCl
b. CO2 g. H2O
c. H2S h. NH3
d. BF3 i. BeCl2
e. HBr j. CH4

11. Tentukan jenis ikatan yang terjadi dalam senyawa di bawah ini : (ion atau
kovalen)
a. CaCl2 f. CCl4
b. NH3 g. HCl
c. CO2 h. BCl3
d. Al2S3 i. K2O
e. H3PO4 j. CH3COOH

12. Diketahui unsur A, B, C, D, E, F, G, H, I, J dengan nomor atom : 11, 13, 20, 55,
88, 6, 17, 16, 15, 53, tentukan jenis ikatan dan rumus kimia yang terbentuk bila
unsur berikut berikatan :
a. A dengan H e. B dengan G
b. C dengan H f. D dengan I
c. E dengan J g. F dengan G
d. F dengan H h. I dengan J

F. Gaya antar molekul

• Gaya London, Gaya Dispersi, Gaya tarik menarik Dipol sesaat – dipol
terimbas
- Adalah gaya tarik menarik antara molekul molekul dalam zat yang non polar
- Semakin besar masa molekul relatif semakin kuat gaya London

• Gaya tarik dipol – dipol


- Gaya antar molekul dalm zat yang polar
- Gaya dipol-dipol lebih kuat dibandngkan gaya dispersi ( Gaya london )

• Gaya tarik dipol- dipol terimbas


- Gaya tarik menarik antara molekul polar dan molekul non polar

PEMANTAPAN KIMIA X. - 48 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

• Ikatan Hidrogen
- Suatu ikatan antar molekul yang disebabkan gaya tarik menarik oleh atom
yang keelektronegatifannya besar (F, O, N) terhadap atom hidrogen dalam
molekul lain.
- Adanya ikatan hidrogen menyebabkan titik didihnya lebih tinggi.
- Kekuatan ikatan hidrogen lebih besar dari pada gaya Van Der Waals

• Gaya Vander Waals


- Gaya antar molekul secara kolektif, yang meliputi Gaya london, gaya dipol-
dipol, gaya dipol-dipol terimbas. Namun ada kebiasaan untuk memperjelas
gaya antar molekul dalam suatu zat.
- Istilah Gaya london untuk molekul non polar.
- Istilah gaya Vanderwaals untuk gaya antar dipol-dipol dan gaya antar dipol-
dipol terimbas
- Makin besar Mr senyawa kovalen, gaya Vander Waalss makin kuat, sehingga
titik didinya makin tinggi.

G. BENTUK MOLEKUL
- Bentuk molekul berkaitan dengan susunan ruang atom-atom dalam molekul.

- Bentuk geometri molekul dapat ditinjau dari :

• Teori orbital molekul (hibridisasi)


Pada teori ini dikenal hibridisasi yaitu peristiwa bergabungnya beberapa orbital
menjadi satu orbital yang tingkat energinya sama.
Misalnya s p3 artinya s dan 3 orbital p pada atom pusat bergabung.
Macam-macam tipe hibridisasi;

Hibridasi Bentuk molekul Contoh


SP Linear BeCL2
Trigonal planar/
SP2 BF3, BCl3
segitiga sama sisi
SP3 Tetra hedral CCl4, CH4
DSP2 Bujur sangkar [Ni (CN)4]2+
Trigonal
DSP3 PCl5, PF5
bipiramida
2 3
D SP Okta hedral SF6

• Teori donain elektron/ teori tolakan pasangan elektro valensi (VSEPR =


valance shell electron pair repulsion).
- Teori domain elektron adalah suatu cara meramalkan bentuk molekul
berdasarkan tolak menolak elektron valensi pusat
- Domain elektron berarti kedudukan elektron atau daerah keberadaan elektron
- Jumlah domain elektron ditentukan sebagai berikut.
b. Setiap elektron ikatan (apakah ikatan tunggal, rangka, rangkap tiga) berarti
satu domain

PEMANTAPAN KIMIA X. - 49 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

c. Setiap pasangan elektron bebas berarti satu domain.


- Bentuk molekul hanya ditentukan pasangan elektron terikat.

- Jumlah domain (pasangan elektron dalam suatu molekul, baik domain elektron
bebas maupun domain ikatan dapat dinyatakan dengan cara sebagai berikut :
a. Atom pusat dinyatakan dengan lambang A
b. Domain elektron ikatan dinyatakan dengan X
c. Domain elektron bebas dinyatakan dengan E

- Macam-macam bentuk molekul


Domain Domai Tipe Bentuk molekul
ikatan n moleku
bebas l
2 0 AX2 Linier
3 0 AX3 Trigonal planar
2 1 AX2E Bengkok
4 0 AX4 Tetrahedran
3 1 AX3E Piramida
trigonal
2 2 AX2E2 Planar bentuk V
5 0 AX5 Bipiramida
trigonal
4 1 AX4E Bidang empat
3 2 AX3E2 Planar bentuk T
2 3 AX2E3 Linear
6 0 AX6 Oktahedron
5 1 AX5E Segiempat
piramida
4 2 AX4E2 Segiempat
planar

- Tipe molekul dapat ditentukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :


a. Tentukan jumlah elektron valensi atom pusat (EV)
b. Tentukan jumlah domain elektron ikatan (X)
c. Tentukan jumlah domain elektron bebas (E)
EV − X
E=
2

Soal latihan.
1. Diketahui massa molekul relatif dari beberapa zat sebagai berikut : N2 = 28; O3 =
48; F2 = 38; Ar = 40; dan Cl2 = 71. susunlah zat zat itu berdasarkan titik didihnya.

2. Metana ( Mr = 16 ) mempunyai titik didih -161,5 oC, sedangkan Amonia ( Mr = 17


) mempunyai titik didih -33,4 oC. Jelaskan perbedaa titik didih yang terlalu besar
antara kedua zat itu.

3. Urutkan ketiga senyawa berikut berdasarkan kepolarannya, dimulai dari yang


kepolarannya paling kecil : H2S; BF3; H2O. Menurut anda, bagaimanakah uruta
titik didih ketiga zat itu ? jelaskan jawabanmu .

4. Gaya tarik menarik antar molekul apa saja yang terdapat dalam zat berikut

PEMANTAPAN KIMIA X. - 50 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

a. Metana ( CH4 )
b. Karbon dioksida ( CO2 )
c. Hidrogen Klorida ( HCl )
d. Air ( H2O )

5. urutkanlah interaksi antar partikel berikut ini, dimulai dari yang terlemah : ikatan
hidrogen, ikatan kovalen, ikatan Vanderwaals.

6. Tentukan jumlah domain elektron atom pusat dalam masing masng molekul
berikut.
a. NH3
b. XeF4

7. Tentukan Tipe geometri molekul berikut dan perkirakan besar sudtnya dari
masing masing molekul berikut.
a. IF3 e. Cl2O
b. CH4 f. PCl3
c. SO2 g. XeF4
d. XeOF4 h. SCl4

8. Tentukan hibridisasi dari masing masing molekul berikut. ( nomor atom C =6, H
=1, Cl = 17, F = 9 , Xe = 54, S = 16, I = 53, B = 5 )
a. CH4 d. SF4
b. ClF3 e. IF5
c. XeF4 f. BF3

Pilihan Ganda

1. Kestabilan gas mulia djadikan pijakan atom-atom yang lain, sehingga atom-atom
tersebut menginginkan seperti gas mulia dengan melakukan cara-cara di bawah
ini, kecuali …
A. Pelepasan elektron
B. Penyerapan elektron
C. Memasangkan elektron
D. Menerima pasangan elektron
E. Menerima minimal dua pasang elektron

2. Unsur dengan konfigurasi elektron 2, 8, 8, 2, jika akan mengikat unsur lain


sehingga membentuk ikatan, langkah terbeik dengan .....
A. Pelepasan 1 elektron sehingga bermuatan +1
B. Pelepasan 2 elektron sehingga bermuatan +2
C. Penyerapan 1 elektron sehingga bermuatan -1
D. Penyerapan 2 elektron sehingga bermuatan -2
E. Memasangkan dua elektron dengan dua elektron lain

3. Atom 12A memiliki ciri ......


A. Elektron valensinya 4
B. Cenderung melepas 4 elektron
C. Terdapat 2 eletron pada kulit terluar
D. Cenderung menyerap 4 elektron
E. Cenderung memasangkan keempat elektronnya

PEMANTAPAN KIMIA X. - 51 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

4. Suatu atom bercirikan:


1. afinitas elektron sangat kecil
2. potensial ionisasinya sangat kecil
3. cenderung melepas 1 elektron valensinya

Dari ciri-ciri tersebut kesimpulan di bawah ini yang paling tepat adalah .......
A. atom tersebut sukar bersenyawa
B. jika atom bersenyawa cenderung berikatan kovalen
C. jika atom bersenyawa cenderung berikatan ion
D. senyawa selalu bersifat polar
E. senyawanya selalu bersifat nonpolar

5. Kecenderungan atom bermuatan positif disebabkan karena ......


A. Afiniatas elektronnya besar
B. Energi ionisasinya kecil
C. Keelektronetifannya besar
D. Potensial ionisasinya besar
E. Keelektropositifannya sedang

6. Pasangan ion-ion di bawah ini semuanya memiliki elektron terluar sama, kecuali
........
A. K+ dan Ca2+ D. Na+ dan O-
B. Mg2+ dan O2- E. Ne+ dan O-
C. N- dan F+

7. Di antara konfigurasi elektron di abwah ini, jika berikatan cenderung membentuk


ikatan ion adalah .......
A. 2, 8, 18, 8 D. 2, 8, 18, 8, 2
B. 2, 8, 18, 4 E. 2, 8, 8
C. 2, 8, 18, 5

8. Diketahui data suatu senyawa sebagai berikut:


1. berikatan ion
2. rumus ikatan XCl2
3. jika dilarutkan dalam air menghantarkan listrik
Dari data tersebut X adalah unsur golongan .....
A. IA D. VIIA
B. IIA E. VIIIA
C. IIIA

9. Pasangan atom di bawah ini jika berikatan akan membentuk ikatan ion dengan
rumus AX2 adalah .......
A. 11A dan 19X D. 12A dan 17X
B. 12A dan 16X E. 13A dan 16X
C. 13A dan 17X

10. Unsur P memiliki konfigurasi elektron 2, 8, 6


Unsur R memiliki konfigurasi eletron 2, 8, 8,1
Bila P dan R bergabung maka dihasilkan .......
A. Senyawa kovalen PR

PEMANTAPAN KIMIA X. - 52 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

B. Senyawa ionik P2R


C. Senyawa kovalen P6R6
D. Senyawa ionik PR2
E. Senyawa ionik PR6

11. Unsur X memiliki konfigurasi elektron 2, 8, 5


Unsur Y memiliki konfigurasi elektron 2, 8, 7
Apakah r umus senyawa yang hanya mengandung X dan Y?
A. XY D. X5Y7
B. XY3 E. X7Y5
C. X3Y

12. Suatu unsu rX bereaksi dengan klorin membentuk suatu padatan XCl. Bagaimana
konfigurasi unsur X tersebut?

A. 2, 6, 4 D. 2, 8, 3
B. 2, 8, 1 E. 2, 8, 7
C. 2, 8, 2

13. Gambar berikut menunjukkan susunan elektron pada molekul YZ2.


o .... elektron valensi Y
x .... elektron valensi Z

⋅⋅ ××
: Y ⋅× Z ××
⋅× ××
×× Z××
××
Manakah di antara pasangan unsur-unsur berikut yang sesuai untuk Y dan Z?
Y Z
A. Argon Neon
B. Kalsium Florin
C. Karbon Oksigen
D. Oksigen Hidrogen
E. Sulfur Klorin

14. Menurut siklus Born-Habber terbentuknya ikatan ion natrium klorida, NaCl
melibatkan peristiwa-peristiwa di bawah ini, kecuali .......
A. sublimasi
B. ionisasi
C. disosiasi
D. penyerahan sepasang elektron
E. afinitas elektron

15. Kelompok senyawa di bawah ini yang seluruhnya berikatan ion adalah ......
A. CaCl2, CaO, H2O dan N2O5
B. MgCl2, SrO, NO2, dan SO2
C. KCl, CaO, NaCl, dan MgCl2
D. KCl, NaCl, SrCl, dan PCl5
E. BaCl2, CaCl2, SrCl2, dan SF6

PEMANTAPAN KIMIA X. - 53 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

16. Salah satu sifat jika senyawa berikatan ion adalah ......
A. Titik didih dan titik leburnya relatif rendah
B. Dalam keadaan cair tidak menghantarkan listrik
C. Dalam keadaan padatan menghantarkan listrik
D. Dalam air membentuk larutan yang dapat menghantarkan listrik
E. Umunya merupakan gas-gas bimolekuler

17. Di antara senyawa di bawah ini yang berikatan ion adalah ......
A. HCl D. Cl2O3
B. MgCl2 E. Cl2O5
C. Cl2O

18. Unsur di bawah ini yang berikatan ion dengan klorin adalah ......
A. hidrogen D. natrium
B. silikon E. oksigen
C. fosforus
19. Manakah pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ionik?
A. karbon dan hidrogen
B. kalium dan klorin
C. karbon dan oksigen
D. silikon dan oksigen
E. hidrogen dan klorin

20. Terdapat beberapa senyawa


1. kalsium klorida
2. karbon dioksida
3. belerang oksida
4. kalium oksida
5. magnesium sulfida
Dari beberapa senyawa tersebut yang berikatan ion adalah ....
A. 1, 2, dan 3 D. 1, 3, dan 5
B. 1, 2, dan 4 E. 1, 4, dan 5
C. 1, 2, dan 5

21. Senyawa ikatan ion tersusun dari tumpukan ion-ion yang teratur sesuai dengan
ukuran masing-masing ion yang terlihat. Tumpukan tersebut menghasilkan zat
dalam fase padat dan memiliki bentuk-bentuk tertentu dinamakan .......
A. ionik bonding D. kristal
B. bangunan ionik E. alotropi
C. ion tereksitasi

22. Di bawah ini merupakan sifat fisis senyawa ion, kecuali .......
A. mempunyai titik leleh tinggi
B. mempunyai titik didih tinggi
C. dalam fase cair dapat menghantarkan listrik
D. sukar larut dalam pelarut air
E. keras, tetapi rapuh

23. Di antara ion poliatomik di bawah ini yang berupa kation adalah ......
A. SO32- D. NH4+
2-
B. CO3 E. NO3-

PEMANTAPAN KIMIA X. - 54 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

C. SO42-

24. Di antara pernyataan di bawah ini yang benar adalah ......


A. jari-jari ion (+) lebih besar daripada jari-jari atomnya
B. jari-jari ion (+) sam dengan jari-jari atomnya
C. jari-jari ion (–) lebih kecildaripada jari-jari atomnya
D. jari-jari ion (–) lebih besar daripada jari-jari atomnya
E. jari-jari ion (–) sama dengan jari-jari atomnya

25. Ikatan yang terjadi antar atom degan pemakaian bersama satu atau beberapa
elektron disebut ......
A. ion D. rangkap
B. kovalen E. dativ
C. koordinasi

26. Pernyataan berikut yang benar tentang ikatan kovalen adalah ......
A. terjadi akibat perpindahan elektron dari atom yang satu ke atom yang lain
pada atom-atom yang berikatan
B. adanya pemakaian bersama pasangan elektron yang berasal dari kedua atom
yang berikatan
C. pemakaian pasangan elektron bersama yang berasal dari salah satu atom
yang berikatan
D. terjadinya pemakaian elektron valensi secara bersama-sama yang
mengakibatkan terjadinya dislokalisasi elektron
E. inti atom dari atom-atom yang berikatan dikelilingi oleh elektron dari semua
atom yang berikatan

27. Manakah di antara padatan berikut yang tidak mengandung ikatan kovalen?
A. tembaga D. es
B. berlian E. sulfur
C. grafit

28. Manakah di antara senyawa-senyawa berikut, A, B, C, D, dan E yang memiliki


sifat ikatan kovalen?
TloC TdoC Konduktivitas
pada suhu kamar
A. -39 361 Konduktor
B. -21 105 Nonkonduktor
C. 636 1300 Nonkonduktor
D. 782 1600 Nonkonduktor
E. 3727 4829 Konduktor
29. Atom di bawah ini bila membentuk senyawa cenderung berikatan kovalen adalah
.......
A. 6C D. 24Mg
B. 11 Na E. 20Ca
C. 13Al

30. Pasangan senyawa di bawah ini yang keduanya berikatan kovalen adalah ......
A. HCl dan H2O D. PCl3 dan Na2O
B. NaCl dan K2O E. MgCl2 dan N2O3
C. CaCl2 dan CaO

PEMANTAPAN KIMIA X. - 55 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

31. Pasangan unsur di bawah ini yang mempunyai kecenderungan ikatan kovalen
adalah .......
A. natrium dan oksigen
B. barium dan flourin
C. belerang dan klorin
D. Magnesium dan oksigen
E. kalium dan klorin

32. Senyawa di bawah ini yang berkatan kovalen, kecuali ........


A. PCl3 D. Cl2
B. PCl5 E. HCl
C. CaCl2

33. Senyawa di bawah ini yang mempunyai ikatan kovalen dan ikatan ion sekaligus
adalah ....
A. PCl3 D. Cl2O
B. NH4 E. KCl
C. KOH

34. Diketahui unsur-unsur 8A, 12B, 13C, 16D, dan 17E, pasangan unsur tersebut yang
berikatan kovalen adalah ….
A. A dan D D. C dan D
B. B dan C E. C dan E
C. B dab D

35. Kelompok senyawa di bawah ini yang kesemuanya berikatan kovalen adalah ....
A. Cl2O7, CO2, HCl, NaCl
B. SO2, SO3, CH4, CaCl2
C. N2O3, N2O 5, C2H2, SO3
D. H2O, HCl, SF6, KCl
E. NH3, NO2, CO, MgCl2

36. Diketahui susunan elektron dari unsur :


P = 2, 8, 1
Q = 2, 8, 4
R = 2, 8, 7
S = 2, 8, 18, 8
Pasangan yang dapat membentuk iaktan kovalen adalah ….
A. P dan Q D. P dan R
B. Q dan R E. Q dan S
C. S dan R

37. Manakah pernyataan yang benar mengenai anggota golongan gas mulia?
A. Hanya helium yang dapat bergabung dengan unsue lain
B. Semuanya berada dalam bentuk molekul yang terdiri dari dua atom
C. Masing-masing atomnya memiliki delapan elektron pada kulir terluarnya
D. Atom-atomnya memiliki konfigurasi elektron yang stabil
E. Jumlah proton di dalam atom-atomnya sama dengan jumlah neutronnya

38. Senyawa di bawah ini memenuhi aturan oktet kecuali ....

PEMANTAPAN KIMIA X. - 56 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

A. SF6 D. PCl3
B. CO2 E. Cl2
C. N2

39. Berapakah jumlah total elektron yang digunakan bersama dalam molekul etena?
H H
\ /
C=C
/ \
H H
A. 6 D. 12
B. 8 E. 16
C. 10

40. Molekul unsur di bawah ini yang memiliki ikatan kovalen rangkap 3 adalah .....
A. H2 D. Cl2
B. N2 E. I2
C. O2

41. Senyawa-senyawa di bawah ini mengandung ikatan kovalen rangkap 2, kecuali


....
A. CO2 D. SO3
B. C2H4 E. PH3
C. SO2

42. Terdapat beberapa senyawa sebagai berikut:


1. barium klorida, (BaCl2)
2. karbon disulfida, (CS2)
3. kalium sulfida, (K2S)
4. amonia, (NH3)
5. magnesium oksida, (MgO)
Di antara senyawa tersebut yang murni berikatan kovalen adalah ....
A. 1 dan 2 D. 2 dan 5
B. 1 dan 3 E. 3 dan 5
C. 2 dan 4

43. Pada senyawa (NH4)2 SO4 yang bertindak sebagai atom pusat adalah ....
A. nitrogen
B. nitrogen dan hidrogen
C. nitrogen dan sulfur
D. sulfur dan oksigen
E. sukfur

44. Senyawa di bawah ini yang memiliki ikatan kovalen koordinasi terbanyak adalah
....
A. SO2 D. P2O5
B. SO3 E. Cl2O7
C. P2O3

45. kepolaran suatu senyawa kovalen tergantung dari ....


A. jumlah elektron pada atom pusat

PEMANTAPAN KIMIA X. - 57 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

B. selisih momen dipol di antara atom-atom penyusun senyawa


C. gaya tarik antar atomnya
D. potensial antara dua atom
E. potensial ionisasi di antara dua atom penyusun senyawa

46. Senyawa di bawah ini bersifat polar, kecuali ....


A. CO D. NH3
B. H2O E. H2S
C. BF3

47. Diketahui elektronegatifitas beberapa unsur sebagai berikut:


H = 2,1; Cl = 2,0 ; F = 4 ; Br = 2,8
Senyawa yang paling polar adalah ....
A. HCl D. FBr
B. HF E. BrCl
C. FCl

48. berikut ini merupakan sifat logam yang berkaitan dengan ikatan yang terjadi pada
logam, yaitu ....
A. daya hantar listrik dan panas dari logam yang baik
B. massa jenis logam sangat besar dan keras
C. logam mudah melepaskan elektron valensinya
D. mudah membentuk ikatan ion dengan unsur nonlogam
E. titik didih dan titik lebur logam sangat tinggi
49. Manakah di antara bahan-bahan barikut yang dapat menghantarkan listrik melalui
pergerakan ion-ionnya?
A. larutan NaCl D. logam tembaga
B. raksa E. lelehan timbel
C. grafit

50. Suatu logam X membentuk ikatan dengan sulfat dengan rumus X2(SO4)3. Apakah
rumus nitrat, NO3- logam tersebut?
A. XNO3 D. X2NO3
B. X(NO3)2 E. X2(NO3)3
C. X(NO3)3

51. Senyawa XY dibentuk dengan memindahkan 2 elektron dari X ke Y. pernyataan


yang benar adalah…
(1) bilangan oksidasi Y adalah -2
(2) Y mengalami oksidasi
(3) Y lebih elektronegatif dari pada X
(4) XYmerupakan senyawa kovalen

52. Unsur X mempunyai nomor atom 20. unsur Y mempunyai nomor atom = 9.
Senyawa yang terbentuk dari kedua unsur ini mempunyai rumus
A. XY D. X2Y3
B. X2Y E. XY3
C. XY2

53. Unsur X dan Y masing – masing mempunyai konfigurasi elektron:


X: 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 4s2

PEMANTAPAN KIMIA X. - 58 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Y: 1s2 2s2 2p5


Pernyataan yang benar mengenai X dan Y adalah
(1) X terdapat pada golongan alkali tanah
(2) Y terdapat pada golongan nitrogen
(3) Ikatan antara X dan Y adalah ionic
(4) Senyawa yang dapat dibentuk mempunyai rumus X2Y5

54. Suatu senyawa dengan rumus molekul XY. Jika konfigurasi elektron atom X: 1s2
2s2 2p6 3s2 3p6 4s 2 dan konfigurasi elektron atom Y: 1s22s22p4 , maka XY
mempunyai ikatan …
A. Kovalen polar
B. Kovalen nonpolar
C. Kovalen koordinasi
D. Elektrovalen
E. logam

55. Nomor atom unsur P,Q, R,S, adalah 6,9,11,18. Pasangan unsur – unsur yang
diharapkan dapat membentuk ikatan ion adalah …
A. P dan Q D. S dan R
B. R dan Q E. P dan S
C. Q dan S

56. Zat – zat berikut yang merupakan senyawa dengan ikatan kovalen adalah …
(5) N2 (3) F2
(6) CCl4 (4) HCl

57. Sebuah atom netral X mempunyai konfigurasi elektron sebgai berikut:


1s2 2s2 2p6 3s2 3p5
Jika unsur tersebut membentuk hidrida maka senyawa yang terbentuk
kemungkinan adalah..
A. Ionic dengan rumus XH2
B. Ionik dengan rumus XH
C. Kovalen rumus XH2
D. Kovalen dengan rumus XH
E. Kovalen dengan rumus XH3

58. Bila unsur X mempunyai struktur atom dengan 1 elektron pada kulit terluar,
sedangkan unsur Y mempunyai afinitas elektron yang besar, maka ikatan X-Y
adalah ikatan …
A. Semipolar D. Ion
B. Kovalen koordinat E. Kovalen
C. Homopolar

59. Unsur X dengan konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 dapat bereaksi dengan unsur
Y, yang terletak pada golongan oksigen, membentuk senyawa …
A. XY D. X3Y
B. X2Y E. XY2
C. X2Y3

60. Unsur Y mempunyai susunan electron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2. unsur – unsur
berikut yang dapat membentuk ikatan ion dengan unsur Y adalah …

PEMANTAPAN KIMIA X. - 59 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

1. unsur P dengan susunan elektron 1s 2 2s2 2p5


2. unsur Q dengan susunan elektron 1s2 2s2 2p6 3s2
3. unsur R dengan susunan elektron 1s 2 2s2 2p6 3s2 3p4
4. unsur S dengan susunan elektron 1s 2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2

61. Bila unsur X mempunyai konfigurasi elektron 1s 2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s 2 , maka
pernyataan yang benar mengenai X adalah …
1. X terdapat pada golongan alkali tanah
2. X dapat membentuk senyawa XCl 2
3. X dapat membentuk ion X2+
4. Oksidasi mempunyai rumus XO

62. Unsur X mempunyai nomor atom 20. Senyawa garamnya bila dipanaskan akan
menghasilkan gas yang dapat mengeruhkan air barit. Rumus senyawa tersebut
adalah …
A. X2SO4 D. XCO3
B. XSO4 E. XCl2
C. X2CO3

63. Unsur A mempunyai massa atom 27 dan dalam inti atomnya terdapat 14 neutron.
Unsur B mempunyai 16 neutron dan 16 proton. Jika kedua unsur tersebut
berikatan, maka senyawa yang terbentuk mempunyai massa molekul relatif …
A. 59 D. 86
B. 74 E. 150
C. 76

64. Suatu unsur dengan nomor atom 19 paling mudah membentuk ikatan ionik
dengan unsur yang mempunyai nomor atom …
A. 16 D. 21
B. 17 E. 28
C. 18

65. Unsur X mempunyai konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p1. Senyawa kloridanya
mempunyai rumus …
A. XCl D. XCl4
B. XCl2 E. XCl5
C. XCl3

66. Unsur P (nomor 15) bersenyawa dengan unsur Cl (nomor atom 17) membentuk
PCl3. banyaknya pasangan elektron bebas pada atom pusat dalam senyawa PCl3
adalah …
A. 0 D. 3
B. 1 E. 4
C. 2

67. Jika arus listrik dialirkan melalui NaCl cair dan HCl cair, maka …
A. NaCl cair meneruskan aliran listrik
B. HCl meneruskan aliran listrik
C. NaCl dan HCl meneruskan aliran listrik
D. NaCl dan HCl tidak meneruskan aliran listrik
E. NaCl dan HCl meneruskan aliran listrik hanya jika dilarutkan ke dalam air.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 60 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

68. Senyawa hidrogen klorida tidak menghantarkan arus listrik


SEBAB
Hidrogen klorida mudah larut dalam air.

69. Molekul karbon tetraklorida berbentuk nonpolar


SEBAB
Molekul karbon tetraklorida berbentuk simetris.

70. Diberikan data sebagai beriku:


Zat cair tekanan uap jenuh (mmHg)
P 20
Q 35
R 56
S 112
T 224
Gaya tarik – menarik antara molekul yang paling kuat dalam zat cair adalah …
A. P D. S
B. Q E. T
C. R

71. Deret zat berikut dengan urutan titik didih yang makin tinggi adalah …
A. O2, CO, N2 D. N2, O2, CO
B. O2, N2, CO E. N2, CO, O2
C. CO, N2, O2

72. jika keelektronegtifan H, Br, dan F masing – masing 2,1; 2,8; dan 4,0 manakah
deret senyawa dibawah ini yang tersusun dengan urutan kepolaran yang
menurun ?
A. BrF, HF, HBr D. HBr, HF, BrF
B. HF, BrF, HBr E. HBr, BrF, HF
C. BrF, HBr, HF

73. Diantara keempat hidrogen halogenida,yang mempunyai titik didih paling tinggi
adalah HF
SEBAB Molekul – molekul HF membentuk ikatan hidrogen antarsesama
molekul

74. Diantara senyawa – senyawa berikut, yang dapat membentuk ikatan hidrogen
adalah …
(7) HF (3) H2O
(8) NH3 (4) HCl

75. Pada senyawa ammonium klorida, NH4Cl. Terkandung …


1. ikatan kovalen
2. ikatan elektronvalen
3. ikatan kovalen koordinsi
4. ikatan hidrogen
76. Pasangan senyawa berikut yang merupakan pasangan senyawa yang meiliki
ikatan kovalen adalah …
A. KCl dan HCl D. CH4 dan NH3
B. H2S dan Na2S E. H2O dan Na2O

PEMANTAPAN KIMIA X. - 61 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

C. PCl3 dan FeCl3

77. Empat unsur A, B,C dan D masing – masing mempunyai nomor atom 6, 8, 17 dan
19. Pasangan unsur – unsur yang dapat membentuk ikatan yang paling bersifat
ion adalah …
A. A dan D D. B dan C
B. A dan B E. B dan D
C. C dan D

78. Unsur X terdapat dalam golongan karbon dan unsur Y mempunyai nomor atom
17. Senyawa yang dapat terbentuk dari kedua unsur tersebut adalah …
A. XY D. XY3
B. X2Y E. XY4
C. XY2

79. Jika unsur A membentuk senyawa yang stabil A(NO3)2, maka konfigurasi elektron
unsur tersebut adalah …
A. 1s2 2s 2 2p6 3s2
B. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p2
C. 1s1 2s2 2p6 3s2 3p4
D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6
E. 1s2 2s2 2p2

80. Suatu atom X mempunyai konfigurasi elektron 1s 2 2s2 2p6 3s2. Senyawa yang
dapat dibentuk oleh atom ini adalah …
A. HX2 D. X2(PO4)3
B. XCl2 E. X2SO4
C. CaX

81. Titanium mempunyai konfigurasi elektron 1s2 2s 2 2p6 3s 2 3d2 4s2. Senyawa yang
dapat dibentuk oleh unsur ini adalah
(1) K3TiF6 (3) K2Ti2O5
(2) Ti(H2O)Cl3 (4) K2TiO4

82. Atom klorida memiliki isotop stabil 35Cl dan 37 Cl, dalam perbandingan 3 : 1.
Berdasarkan data ini pernyataan yang benar adalah …
(1) Ar klorin adalah 35,5
(2) Persentase 37Cl adalah 25%
(3) Dalam 1000 molekul Cl2 alamiah terdapat 1500 butir tom 35Cl
(4) Senyawa Cl dengan Ca memiliki rumus CaCl2

83. Suatu logam dengan lambang M dapat bereaksi dengan oksigen membentk
oksida M2O3. logam tearsebut golongan …
A. 1 (IA) D. 15 (VA)
B. 10 (IIB) E. 17 (VIIA)
C. 13 (IIIA)

84. Pasangan unsur yang dapat memebentuk ikatan kovalen adalah …


A. 17X dan 11 Y D. 20M dan 16T
B. 12P dan 17Q E. 19A dan 35B
C. 6R dan 17Q

PEMANTAPAN KIMIA X. - 62 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

85. Molekul berikut yang tidak mengikuti kaidah oktet (mempunyai 8 elektron pada
kulit terluar) adalah …
A. H2O D. BCl3
B. NH3 E. PH3
C. CCl4

86. Unsur A yang bernomor atom 38 bersenyawa dengan unsur B yang bernomor
atom 53. Senyawa dan ikatan yang terbentuk adalah …
A. AB2, ion D. A2B, ion
B. AB2, kovalen E. A2B, kovalen
C. A2B3, kovalen

87. Diberikan susunan electron sebagai berikut:


X: 1s2 2s2 2p5
Y: 1s2 2s2 2p6 3s 1
Z: 1s 2 2s2 2p6 3s2 3p4
Dapatlah dikatakan bahwa:
(1) Y penghantar listrik yang baik
(2) Z cenderung menerima 4 elektron
(3) X dan Z berikatan kovalen
(4) Y dan X membentuk senyawa X3Y

88. Pasangan senyawa dibawah ini yang merupakan senyawa ion adalah …
A. NaCl dan KBr D. H2O dan KBr
B. CH4 dan NH3 E . KCl dan HCl
C. SO2 dan HCl

89. Nomor atom P adalah 15 sedangkan Br adalah 35. Bentuk molekul PBr 5
adalah…
A. Tetrahedron
B. Segitiga sama sisi
C. Trigonal bipiramida
D. Trigonal piramida
E. Bujur sangkar

90. Empat M,N,Q dan R dengan nomor atom berturut – turut 6,11, 17, dan 19.
Pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan kovalen nonpolar adalah
A. M dan R D. M dan Q
B. N dan R E. Q dan R
C. N dan Q

91. Ikatan kovalen koordinasi terdapat pada …


A. H2O D. HF
B. NH4+ E. C2H4
C. CH4

92. Molekul berikut yang mempunyai dipole permanen adalah …


A. BCl3 D. PCl3
B. CCl4 E. CH4
C. BeCl2

PEMANTAPAN KIMIA X. - 63 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

93. keelektronegatifan atom – atom F, Cl, Br, dan I berturu – turut adalah 4,0; 3,0;
2,8; dan 2,5 .Molekul berikut yang paling polar adalah …
A. FCl D. F2
B. IBr E. ICl
C. FBr

94. Jumlah pasangan terikat atom pusat suatu molekul senyawa = 3, sedangkan
pasangan elektron bebasnya = 0, maka bentuk molekulnya …
A. Oktahedral
B. Segitiga sama sisi
C. Tetrahedral
D. Bipiramida segitiga
E. linear

95. Rumus electron valensi molekul nitrometana digambarkan sebagai beikut


..
a : O: H
.. .. .. e
:O:: N :C:H
..
H
b c

Pasangan elektron ikatan yang menyatakan ikatan kovalen koordinat adalah …


A. A D. d
B. b E. e
C. c

96. Senyawa manakah yang tidak membentuk ikatan hidrogen antarmolekulnya?


A. CH3 CHO D. NH3
B. CH3NH2 E. NH2OH
C. CH3OH

97. Dari senyawa berikut yang mempunyai kovalen dan bersifat polar adalah …
(9) H2 (3) KCl
(10) BF3 (4) NH3
98. Senyawa yang tidak dapat mengadakan ikatan hydrogen antar sesama
molekulnya adalah…
(11) Methanol (3) asam asetat
(12) dietil eter (4) asetaldehida

99. Titik didih H2S lebih besar daripada titik didih H2O
SEBAB
S mempunyai keelektronegatifan yang lebih besar dari pada O.

100. Titik didih H2O lebih tinggi dari pada titik didih H2S (nomor atom O = 8 dan S =
16)
SEBAB
Molekul H2O dapat membentuk ikatan hidrogen antarmolekul

PEMANTAPAN KIMIA X. - 64 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

TATA NAMA SENYAWA DAN PERSAMAAN REAKSI

Tujuan :
1. Memberi nama senyawa menurut IUPAC
2. Menuliskan nama senyawa biner
3. Menuliskan nama senyawa poliatomik
4. Menuliskan nama senyawa organik sederhana
5. Menyetarakan reaksi sederhana dengan diberikan nama-nama zat yang
terlibat dalam reaksi atau sebaliknya
6. Menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalam senyawa atau ion.
7. Membedakan konsep oksidasi reduksi ditinjau dari penggabungan dan
pelepasan oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta peningkatan
dan penurunan bilangan oksidasi.
8. Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks
9. Menyetarakan reaksi redoks dengan cara setengah reaksi (ion elektron)
10. Menyetarakan reaksi redoks dengan cara perubahan bilangan oksidasi (PBO)
11. Menentukan banyak zat pereaksi atau hasil dari suatu reaksi yang melibatkan
campuran.

Materi pokok
a. Tata nama senyawa
b. Persamaan reaksi sederhana.
c. Bilangan oksidasi
d. Reaksi redoks

PEMANTAPAN KIMIA X. - 65 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

e. Penyetaraan reaksi redoks

A.TATA NAMA SENYAWA

1. Senyawa kovalen biner (terdiri dari 2 jenis unsur non logam)


a. Rumus senyawa : unsur yang berada dalam urutan berikut ditulis didepan, B,
Si, C, Sb, As, P, N, H, Te, Se, S, I, Br, Cl, O, F.
b. Nama senyawa : “bil yunani + nama unsur + bil yunani + nama unsur + ida”
Catatan ; Awalan mono tidak perlu ditulis.
c. Contoh :
CO2 : karbon dioksida
N2O3 : dinitrogen trioksida
PCl3 : Phopor triklorida
d. Senyawa yang sudah dikenal umum tidak perlu mengikuti aturan di atas.
Mis : H2O : air
NH3 : amonia

PEMANTAPAN KIMIA X. - 66 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

2. Senyawa ion biner (terdiri dari logam dan non logam)


a. Rumus senyawa : unsur logam ditulis di depan.
b. Nama senyawa : ”nama logam + nama non logam + ida” atau ”nama kation +
nama anion”.

Beberapa contoh kation :


a. Na+ :
natrium
+
b. K : kalium
c. Mg2+ : magnesium
d. Ca2+ : kalsium
e. Sr2+ : stronsium
f. Ba2+ : barium
g. Al3+ : aluminium
h. Zn2+ : zink
i. Ni2+ : nikel
j. Ag+ : perak
k. Sn2+ : timah (II)
l. Sn4+ : timah (IV)
m. Pb2+ : timbal (II)
n. Pb4+ : timbal (IV)
o. Fe2+ : besi (II)
p. Fe3+ : besi (III)
q. Hg+ : raksa (I)
r. Hg2+ : raksa (II)
s. Cu+ : : tembaga (I)
t. Cu2+ : tembaga (II)
u. Au+ : emas (I)
v. Au3+ : emas (III)
w. Pt2+ : platina (II)
x. Pt4+ : platina (IV )
y. NH4+ : amonium
z. Cr3+ : krom (III)
å. Mn2+ : mangan (II)
ä. H+ : asam (hidrogen)

PEMANTAPAN KIMIA X. - 67 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Beberapa contoh anion :


a. H- : Hidrida
b. N3- : nitrida
2-
c. O : oksida
d. P3- : fospida
e. S2- : sulfida
f. Se2- : selenida
g. F- : flourida
-
h. Cl : klorida
i. Br- : bromida
j. I- : iodida
-
k. OH : hidroksida
l. CO32- : karbonat
m. CN- : sianida
n. OCN- : sianat
o. C2O42- : oksalat
p. NO2- : nitrit
q. NO3- : nitrat
r. ClO- : hipoklorit
s. ClO2- : klorit
-
t. ClO3 : klorat
u. ClO4- : perklorat
v. BrO- : hipobromit
w. BrO2- : bromit
-
x. BrO3 : bromat
y. BrO4- : perbromat
z. IO- : hipoiodit
aa. IO2- : iodit
-
bb. IO3 : iodat
cc. IO4- : periodat
dd. MnO42- : manganat
ee. MnO4- : permanganat
3-
ff. AsO3 : arsenit
gg. AsO43- : arsenat
hh. SO32- : sulfit
ii. SO42- : sulfat
2-
jj. S2O3 : tiosulfat
kk. SbO33- : antimonit
ll. SbO43- : antimonat
mm. SiO32- : silikat
2-
nn. CrO4 : kromat
oo. Cr2O72- : dikromat
pp. PO33- : fosfit
qq. PO43- : fosfat
-
rr. CH3COO : asetat

c. Contoh :
NaBr : Natrium Bromida
MgCl2 : Magnesium klorida

PEMANTAPAN KIMIA X. - 68 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

d. Jika unsur logam mempunyai muatan lebih dari satu jenis, muatannya ditulis
dengan angka romawi dalam kurung.
e. Senyawa biner dari suatu unsur dengan oksigen disebut oksida.

3. Senyawa asam (senyawa hidrogen yang dalam air dapat menghasilkan ion H+)
Nama senyawa ”asam + nama anion”.
Contoh :
HNO3 : asam nitrat
H2SO4 : Asam Sulfat

4. Senyawa basa (senyawa yang dalam air dapat menghasilkan ion OH-)
Nama senyawa : ”nama kation + hidroksida”.
Contoh :
KOH ; Kalium hidroksida
Ba(OH)2 : Barium hidroksida

5. Senyawa garam (senyawa yang terdiri dari kation selain H+ dan anion selain OH-)
Nama senyawa : ”nama kation + nama anion”.
Contoh :
NaCl : natrium klorida
Ba3(PO4)2 : Barium pospat

6. Hidrat (senyawa ion yang mengikat molekul air). Molekul airnya disebut air kristal.
Nama senyawa : ”nama senyawanya diikuti kata hidrat yang diberi awalan
yunani”
Contoh :
CuSO4. 5H2O : tambaga (II) sulfat penta hidrat (terusi)
CaSO4. 2H2O : kalsium sulfat dihidrat (gipsum)

7. Senyawa organik (senyawa-senyawa karbon dengan sifat tertentu yang diperoleh


dari makhluk hidup)
Senyawa organik mempunyai nama khusus. Selain nama sistematis, banyak
senyawa organik mempunyai nama lazim atau nama dagang (nama trivial).
Contoh ;
CH4 : mentana (gas rawa, gas alam)
CO(NH2)2 : urea (ureum)

SOAL LATIHAN
1. Tentukan nama senyawa berikut
a. Na2O m. KF
b. MgCl2 n. CaBr2
c. SrI2 o. BaS
d. Al2O3 p. ZnF2
e. NiCl2 q. AgBr
f. SnI2 r. SnS2
g. NO s. NO2
h. N2O3 t. CO
i. CO2 u. CS2

PEMANTAPAN KIMIA X. - 69 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

j. CCl4 v. PI3
k. PI5 w. P2O3
l. P2O5 x. Cl2O3

2. Apa nama senyawa berikut:


a. PbCO3 m. Pb(SiO3)2
b. FeC2O4 n. Fe(CH3COO)3
c. CuNO3 o. Cu(NO2)2
d. Au2SO3 p. Au2(SO4)3
e. Pt3(PO3)4 q. (NH4)3PO4
f. HCl r. H2SO4
g. HNO3 s. H3PO4
h. HNO2 t. NaOH
i. Ca(OH)2 u. Mg(OH)2
j. Al(OH)3 v. KOH
k. MgSO4. w. CaCl2. 6H2O
7H2O x. Na2CO3. 10H2O
l. CuSO4.
5H2O

3. Tulislah rumus senyawa berikut :


a. fosforus tri klorida
b. karbon tetra klorida
c. dinitrogen trioksida
d. silikon dioksida
e. diklorin trioksida
f. karbon disulfida
g. difosforus trioksida
h. diklorin heptaoksida
i. sulfur trioksida
j. diarsen trioksida
k. kalium oksida
l. kalsium oksida
m. perak sulfat
n. besi (II) karbonat
o. magnesium fosfat
p. raksa (I) oksida
q. besi (III) karbonat
r. magnesium fosfIt
s. timah (II) karbonat
t. tembaga (II) karbonat
u. asam klorida
v. asam sulfat
w. asam nitrat
x. asam fosfat
y. asam asetat
z. natrium hidroksida
å. kalium hidroksida
ä. kalsium hidroksida
ö. barium hidroksida
aa. aluminium hidroksida

PEMANTAPAN KIMIA X. - 70 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

4. Tuliskah rumus kimia dan nama senyawa yang terbentuk dari kation dan anion
berikut :
a. Na+ + OH-
b. NH4+ + F-
c. Cu+ + Cl-
d. Hg2+ + Br-
e. Fe3+ + I-
f. Al3+ + CN-
g. Ni2+ + S2-
h. Sn4+ + CO 32-
i. Pb2+ + SiO32-
j. Pt4+ + C2O42-
k. K+ + CH3COO-
l. Ba2+ + NO 2-

b. PERSAMAAN REAKSI

Persamaan reaksi mengganmbarkan reaksi kimia yang terdiri atas rumus kimia
pereaksi dan hasil reaksi yang dihubungkan dengan tanda panah disertai
koeefisiennya masing-masing.

Gejala yang menyertai reaksi kimia :


- Perubahan warna
- Perubahan suhu
- Timbulnya gas
- Terbentuk endapan.

Langkah-langkah penulisan persamaan reaksi :


a. Menuliskan rumus kimia pereaksi dan produk lengkap dengan keterangan wujud
zat.
(g) : gas
(s) : solid/ padat
(l) : liquid/ cair
(aq) : larutan

b. Penyetaraan: yaitu memberi koefisien yang sesuai sehingga jumlah atom setiap
unsur sama pada kedua ruas. Koefisien resksi berupa bilangan bulat dan
sderhana.

Soal latihan

1. Setarakan persamaan reaksi berikut :


a. C + O2 à CO
b. Al + O2 à Al2O3

PEMANTAPAN KIMIA X. - 71 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

c. Na + O2 à Na2O
d. C2H2 + O2 à CO2 + H 2O
e. Mg + HCl à MgCl 2 + H2
f. CS2 + O2 à CO 2 + SO2
g. NaOH + H2SO4 à Na2SO4 + H2O
h. Al2O3 + HCl à AlCl3 + H2O
i. C2H5OH + O2 à CO2 + H2O
j. C2H6 + O2 à CO2 + H 2O
k. Al2O3 + H2SO4 à Al2(SO4)3 + H2O
l. Ba(OH)2 + P2O5 -à Ba3 (PO4)2 + H2O

2. Tulislah persamaan setara untuk masing-masing reaksi berikut :


a. kalsium karbonat bereaksi dengan asam klorida menghasilkan kalsium klorida,
karbondioksida dan air
b. fosforus tri iodida + air menghasilkan asam phospit dan asam iodida.
c. Amonia dioksidasi (direaksikan dengan gas oksigen) menghasilkan nitrogen
monoksida dan air
d. Magnesium nitrat + natrium phospat menghasilkan magnesium hospat dan
natrium nitrat
e. Amonim sulfat + kalium hidroksida menghasilkan kalium sulfat + amonia + air
f. Natrium hidroksida + asam phospat menghasilkan natrium phospat dan air
g. Aluminium karbonat + air menghasilkan aluminium hidroksida + karbon
dioksida

c. BILANGAN OKSIDASI

• Bilangan oksidasi adalah muatan yang diemban atau dimiliki unsur itu jika semua
elektron ikatan didistribusikan kepada unsur yang lebih eektronegatif.

• Unsur yang lebih elektronegatif pada ion poliatom atau senyawa diberi harga
negative

• Aturan penentuan bilangan oksidasi ( biloks )


1. Unsur bebas biloksmya nol
2. Biloks Florin pada senyawa biner adalah -1
3. Biloks logam dalam senyawa adalah ( + )
Logam gol IA =+1
Logam gol IIA =+2
Al dalam senyawa = +3
4. Biloks unsur dalam ion tunggal sesuai muatannya
5. Biloks H dalam senyawa +1, kecuali pada senyawa dengan logam ( hidrida ) : -1
6. Biloks O dalam senyawa adalah – 2, kecuali:
a. Dalam OF2 adalah – 2
b. Dalam peroksida, H2O2 adalah – 1
c. Dalam superoksida, KO2 adalah – ½
7. Jumlah biloks unsur dalam senyawa adalah nol
8. Jamlah biloks unsur dalam ion poliatom sesuai muatannya..

PEMANTAPAN KIMIA X. - 72 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

• Soal latihan
1. Tentukan biloks masing masing unsur dalam :
a. Hg(NO3)2 q. HgI2
b. KmnO4 r. Fe2O3
c. Na2SO3 s. Mn2O7
d. Na3PO4 t. Cl2O7
e. H2SO4 u. FeO
f. FePO4 v. K2Cr2O7
g. Ca3(PO4)2 w. KClO 4
h. ClO3- x. ClO4-
- y.
i. BrO2 BrO3-
-
j. IO z. IO4-
2-
k. MnO4 aa. .MnO4-
l. AsO33- ab. AsO43-
2-
m. SO4 ac. S2O32-
3-
n. SbO3 ad. SiO32-
2-
o. CrO4 ae. Cr2O72-
p. PO43- af. CH3COO-

d. REAKSI REDOKS

• Perkembangan konsep redoks


1. Serah terima oksigen
Reduksi : Reaksi pelepasan oksigen
Oksidasi : reaksi pengikatan oksigen
Redoks : rekasi pelepasan dan pengikatan oksigen
Contoh :
Fe2O3 + C à Fe + CO2 ( redoks )

O
R

2. serah terima elektron


Reduksi : pengikatan elektron
Oksidasi : Pelepasan elektron
Redoks : Pengikatan dan pelepasan elektron.
Contoh :
Mg + S à MgS

PEMANTAPAN KIMIA X. - 73 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

O
R

3. perubahan bilangan oksidasi


Reduksi : penurunan biloks
Oksidasi : penambahan biloks
Redoks : penambahan dan penurunan biloks

• Pereduksi atau reduktor adalah :


Zat yang menyebabkan zat lain mengalami reduksi sedangkan zat tersebut
mengalami oksidasi

• Pengoksidasi atau oksidastor adalah :


Zat yang menyebabkan zat lain mengalami oksidasi sedangkan zat tersebut
mengalami reduksi

Contoh :
0 +1 +3 0
2 Al + 6 HCl à 2 AlCl3 + 3 H2
oksidasi

reduksi

Oksidator : HCl
Reduktor : Al
Hasil oksidasi : AlCl3
Hasil rduksi : H2

• Reaksi auto redok atau disproporsionasi adalah


Reaksi redoks bila oksidator dan reduktornya sama
Contoh :
0 -1 +5
3 I2 +5 NaOH à5NaI + NaIO3 + 3 H2O
Reduksi

oksidasi

Oksidator : I2
Reduktor : I2
Hasil oksidasi : NaIO3
Hasil reduksi : NaI

• Soal latihan

1. Apakah reaksi dibawah ini merupakan reaksi redoks ? bila ya tentukan oksidator,
reduktor, hasil oksidasi dan hsil reduksi
a. NaOH + HCl à NaCl + H2O

PEMANTAPAN KIMIA X. - 74 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

b. Fe + 2 HCl à FeCl2 + H2
c. AgNO3 + NaCl à AgCl + NaNO3
d. Al + H+ à Al3+ + 3H2
e. Cl2 + NaOH à NaCl + NaClO + H2O
f. Fe + H2SO4 à FeSO4 + H2
g. Al + H2SO4 à Al2(SO 4)3 + H2
h. KMnO4 + HCl à KCl + MnCl2 + H2O + Cl2

i. Cu + HNO3 à Cu(NO3)2 + NO + H2O


j. KMnO4 + H 2SO4 + H2C2O4 à K2SO4 + MnSO4 + H2O + CO2
k. K2CrO4 + H 2SO4 à K2SO4 + K2Cr 2O7 + H 2O

e. PENYETARAAN REAKSI REDOKS


• Reaksi redoks dikatakan setara bila :
a. Jumlah atom sebelum dan sesudah reaksi sama.
b. Jumlah muatan sebelum dan sesudah reaksi sama.

• Reaksi redoks dapat disetarakan dengan metode setengah reaksi ( ion elektron )
dan metode bilangan oksidasi.

• METODE BILANGAN OKSIDASI


1. Tentukan unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi.
2. Setarakan atom unsur yang mengalami perubahan biloks, dan hitung jumlah
biloksnya.
3. Tentukan jumlah perubahan biloksnya ( penambahan dan penurunan )
4. Samakan jumlah perubahn biloksnya dengan memberi koefisien yang sesuai.
5. setarakan muatan dengan menambah ion H+ ( dalam suasana asam ) Atau
ion OH- ( dalam suasana basa )
6. Setarakan atom H dengan menambahkan H2O.
7. Setarakan atom unsur yang lain dengan urutan kation, anion, hidrogen dan
oksigen ( KAHO )

• METODE SETENGAH REAKSI (ION ELEKTRON)


1. Tulislah kerangka dasar dari setengah reaksi reduksi dan oksidasi secara
terpisah.
2. Setarakan atom unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi(
biasanya selain unsur oksigen dan hidrogen )
3. Setarakan oksigen dengan menabahkan molekul air, H2O
4. Setarakan atom H dengan menambah ion H+ .
5. Setarakan muatan dengan menambahkan elektron.
6. Samakan jumlah elektron yang diserap dan dilepas dengan memberi
koefisien yang sesuai.
7. Jumlahkan kedua reaksi oksidasi dan reduksi, dan spesi yang sama
disederhanakan.
8. Untuk suasana basa tambahkan pada kedua ruas ion OH- sebanyak ion H+.
Bila H+ dan OH- bergabung akan membentuk H2O.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 75 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

• Soal latihan :

1. Setarakan reaksi redoks berikut dengan cara bilangan oksidasi dan setengah
reaksi :
a. CuS + HNO3 à Cu(NO3)2 + S + NO + H2O
b. KMnO4 + H 2SO4 + H2C2O4 à K2SO4 + MnSO4 + H2O + CO2
c. MnO + PbO2 + HNO3 à HMnO4 + Pb(NO3)2 + H2O
d. Cu + HNO3 à Cu(NO3)2 + H2O + NH4NO 3
e. HgS + HNO3 + HCl à HgCl2 + NO + S + H2O
f. As2S5 + HNO3 à H3AsO4 + H2SO4 + NO2 + H2O
g. K2Cr2O7 + H2SO4 + C2H6O à K2SO4 + Cr2(SO4)3 + C2H4O 2 + H2O
h. CrI3 + KOH + Cl2 à K2CrO4 + KIO4 + KCl + H2O
i. KI + H2SO4 à K2SO4 + H2S + I2 + H2O
j. Zn + HNO3 à Zn(NO3)2 + NH4NO3 + H2O
k. Al + NaOH + H2O à NaAl(OH)4 + H2
l. Ca3( PO4)2 + SiO2 + C à CaSiO 3 + CO + P4
m. MnO + PbO2 à MnO4- + Pb2+ ( asam )
n. Cr2O72- + C2O4 2- à Cr 3+ + CO2 (asam)
o. Zn + NO3 - à Zn 2+ + NH4+ ( asam)
p. I- + SO4 2- à H2S + I2 ( asam )
q. CuS + NO3- à Cu 2+ + S + NO (asam )
r. MnO4 - + C2O42- à MnO2 + CO2 ( basa )
s. CrO4 2-+ Fe(OH)2 à Cr2O3 + Fe(OH)3 (basa)
t. Cl2 + IO3 - à Cl- + IO4- ( basa )
u. Zn + NO3 - à ZnO2 2- + NH3 ( basa )
v. Cr(OH)3 + H2O2 à CrO4 2- + H2O ( basa )
w. I2 + S2O3 2- à I - + S4O6 2-
2+
x. Cu + I - à CuI + I2
y. IO3 - + I - + H + à I2 + H2O
z. MnO4 - + H + à MnO2 + MnO4 - + H2O

2. Setarakan reaksi redoks berikut dengan cara bilangan oksidasi dan setengah
reaksi :
a. Kalium permanganat +asam klorida à kalium klorida + mangan (II) klorida +
gas klorin + air
b. Klaium dikormat + asam klorida menghasilkan kalium klorida + krom (III)
klorida + gas klorin + air

PEMANTAPAN KIMIA X. - 76 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

c. Raksa (II) sulfida + asam nitrat + asam klorida menghsilkan raksa (II) klorida +
nitrogen monoksida + air + belerang.
d. Logam seng + asam nitrat menghasilkan seng (II) nitrat + amonium nitrat + air
e. Gas klorin + natrium hidroksida menghsilkan natrium klorida + natrium klorat +
air
f. Logam tembaga + asam nitrat menghasilkan tembaga (II) nitrat nitrogen
dioksida + air

Pilihan Ganda
1. bilangan oksidasi S dalam senyawa asam pirosulfat, H2,S2,O7 adalah ....
a. +4 d. +10
b. +6 e. +12
c. +8

2. bilangan oksidasi P dalam H2PO4- adalah ....


a. +3 d. +6
b. +4 e. +7
c. +5

3. terdapat 5 senyawa yang keseluruhannya mengandung mangan :


1) MnO2 4. KMnO4
2) Mn2O3 5. K2MnO4
3) Mn3O4
Bilangan oksidasi Mn tertinggi pada senyawa
a. 1 d. 4
b. 2 e. 5
c. 3

4. terdapat lima senyawa yang keseluruhannya mengandung kromium


1. kromium(II) oksida
2. kromium(III) oksida
3. kalium kromat
4. kalium di kromat
5. kromium (III) hidroksida
dari senyawa kromium yang memiliki bilangan oksidasi terendah adalah .....
A. 1 D. 4
B. 2 E. 5
C. 3

5. silangan oksidasi Cr pada ion Cr2O72- adalah


A. +3 D. +6
B. +4 E. +7
C. +5.

6. bilangan oksidsi Br dalam KBrO3 adalah


A. +3 D. +7
B. +6 E. +8
C. +5.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 77 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

7. terdapat lima senyawa yang mengandung klorin berturut turut ,yaitu asam klorida
,asam hikpolorit,asam klorit, asam klorat, dan asam perklorat, bilangan oksidasi
klorin berturut-turut adalah ......
A. -1, 0, 1, 2, 3 D. 0, 1, 3, 5, 7. ,
B. -1, 1, 3, 5, 7 , E. 1, 3, 5, 7, 8
C. 0, 1, 2, 3, 4, .

8. bilagan oksidasi iodin dalm ion H4IO6- adalah


A. -1 D. +5
B. 0 E. +7
C. +1.

9. tiga senyawa mengandung kromium ,CrCl2, Cr2(SO4)3 dan K2CrO4 ,bilangan


oksidasi klomium berturut-turut adalah
A. +2, +3, +5 D. +3, +5, +7
B. +2, +3, +6 E. +4, +5, +6,
C. +3, +5, +6.

10. terdapat lima macam garam dengan rumus kimia berikut :


1. Ca3(PO4)2 4. Fe(NO3)3
2. FeAsO3 5. CaCO3
3. Cu2SO3
Bilangan oksidasi atom pusat P, As,S,N, dan C berturut-turut adalah ....
A. +4,+3,+4,+5,dan +4
B. +5,+2,+4,+5,dan +4.
C. +5,+3,+5,+5 dan +4.
D. +5,+3,+3,+5 dan +4
E. +5,+3,+4,+5 dan +4

11. terdapat lima spesiyang mengandung fosforus sebagai berikut :


1. H2PO4- 4. P2O3
2. HPO3 5. P2O5
3. PO43-
Bilangan oksidasi fosforus terendah terdapat pada senyawa .....
A. 1 D. 4
B. 2 E. 5
C. 3

12. bilangan oksidasi S terbesar terdapat pada senyawa .....


A. H2S D. H2SO3
B. Na2S2O3 E. H2SO4
C. H2S2O4

13. bilangan oksidasi atom Cr yang sama dengan bilangan oksidasi Mn yang
terdapat pada senyawa MnO42- adalah .
A. CrO D. Cr2(SO4)3
B. CrCl3 E. Cr(NO3)2
C. Cr2O72-

14. diketahui lima senyawa sebagai berikut :


1. MnSO4 D. Pb(SO4)2

PEMANTAPAN KIMIA X. - 78 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

2. Cr2(SO4)3 E. (NH4)2SiO 3
3. K2Cr2O7
Pernyataan di bawah ini benar kecuali ....
A. Bilangan oksidasi Mn =+2
B. Bilangan oksidasi S = +6
C. Bilangan oksidasi Cr = +6
D. Bilangan oksidasi Pb = +2
E. Bilangan oksidasi Si = +4

15. bilangan oksidasi 0 terdapat dalam .....


A. boron dalam asam borat
B. karbon dalam asan karbonat
C. logam aluminium dalam bauksit
D. logam besi dalam besi (III) sulfat
E. logam kalium

16. reaksi di bawah ini merupakan reaksi redoks ,kecuali ....


A. 3Cu(s) + 8HNO3(aq) à 3Cu(NO3)2 + 2NO(g) + 4H2O(l)
B. Mg(s) + H2SO4(aq) à MgSO4(aq) + SO2(g) + H2O(l)
C. S(s) + O2(g) à SO2(g)
D. Cl2O7(s) + H2O(l) à HClO4(aq)
E. Na(s) + H2SO4(aq) à Na2SO4(aq) + H2(g)

17. bilangan oksidasi xenon dalam ion XeF5+ adalah .....


A. – 5 D. +5
B. -4 E. +6
C. + 4

18. besi mempunyai bilangan oksidasi +6 terdapat pada senyawa .....


A. Fe(CN)63- D. Fe2O3
B. Fe(CN)64- E. CaFeO4
C. Fe3O4

19. bilangan oksidasi vanadium tertinggi terdapat pada senyawa .....


A. VCl3 D. VOSO4
B. VSO4 E. K4V(CN)6
C. NH4VO2

20. bilangan oksidasi nitrogen dalam ion nitrat adalah ......


A. 2 D. 5
B. 3 E. 6
C. 4

21. di antara senyawa serikut yang atom hidrogennya mempunyai bilangan oksidasi
= - 1 adalah ......
A. H2O D. H2S
B. Fe(OH)3 E. Mg(OH)2
C. AlH3

22. terdapat lima senyawa sebagai berikut:

PEMANTAPAN KIMIA X. - 79 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

1. CaCO3 4. [Cu(OH)]2SO4
2. (NH4)2SO4 5. K2Fe(CN)4
3. KClO4
Pernyataan di bawah ini yang tidak benar adalah ......
A. Bilangan oksidasi C = +4
B. Bilangan oksidasi S = =6
C. Bilangan oksidasi Cl = +7
D. Bilangan oksidasi Cu = +1
E. Bilangan oksidasi Fe = +2

23. manakah di antara reakasi-reaksi berikut yang dapat meningkatkan bilangan


oksidasi sulfur sebanyak 2 nilai ?
A. Zn(Sn) + S(s) à ZnS(s)
B. S(s) + O2(g) à SO2(g)
C. SO3(g) + H2O(l) à 2H+(aq) + SO42-(aq)
D. SO32-(aq) + 2H+ (aq) à H2SO3(aq)
E. SO2(g) + Cl2(g) + 2H2O(l) à 4H+(aq) + SO42-(aq) + 2Cl-(aq)

24. manakah di antara reaksi-reaksi berikut yang dapat meningkatkan bilangan


Nitrogen terbesar ?
A. NH3(g) + HCl(g) à NH4Cl(s)
B. 2NH3(g) + 3CuO(s) à N2(g) + 3Cu(s) + 3H2O(l)
C. 2NO(g) + O2(g) à 2NO2(g)
D. 4NO2(g) + O2(g) à 2 H2O(l) + 4HNO3(aq)
E. 2NO3-(aq) + Cu(s) + 4H+(aq) à 2NO2(g) + Cu2+ (aq) + 2H2O(l)

25. Diketahui reaksi sebagai berikut :


1 H2(g) + Cl2(g) à 2HCl(aq)
2 Cl2(g) + 2H2O(l) à 4HCl(aq) + O2 (g)
3 2KMnO4(aq) + 16HCl(aq) à 2KCl(aq) + MnCl2 + Cl2 + H2O
4 Cl2(g) + 2Kl(aq) à 2KCl(aq) +I2(g)
5 NaCl(s) + H2SO4(s) à NaHSO4(s) + HCl(g)
Dari reaksi di atas yang terdapat senyawa yang mengandung unsure klorin
sebagai reduktor adalah ….
a. 1 d. 4
b. 2 e. 5
c. 3

26. Diketahui reaksi :


1 KCl(s) + AgNO3(aq) à AgCl(s) + NaNO3(aq)
2 NaCl(aq) + H2SO4(aq) à Na2SO4(aq) + HCl(aq)
3 Cl2(g) + KOH(aq) à KCl(aq) + KClO3(s) + H2O(l)
4 KClO3(s) à KCl(s) + O2(g)
5 Cl2(g) + H2O(l) à 4HCl(aq) +O2(g)
Dari reaksi di atas yang terdapat senyawa yang mengandung unsur klorin
sebagai oksidator terkuat adalah ……
A. 1 d. 4
B. 2 e. 5
C. 3

27. Reaksi di bawah ini yang merupakan reaksi redoks adalah …..

PEMANTAPAN KIMIA X. - 80 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

A. KCl(aq) +AgNO3(aq) à AgCl(s) + KNO3(aq)


B. 2KI(s) + MnO2(s) + 2H2SO4(l) à K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + 2H2O(l) + I2(g)
C. 2NaOH(aq) + H2SO4 à Na2SO4(aq) + 2H2O(l)
D. 2FeCl(aq) + 3Na2CO3(aq) + 6H2O(l) à 2Fe(OH)3(aq) + 6NaCl(aq) + 3H2O(l) +
3CO2(g)
E. FeCl2(aq) + 6KCN(aq) à K4{Fe(CN)6}(aq) + 6KCl(aq)

28. Persamaan reaksi redoks yang benar adalah..


A. 2MnO(s) + 5PbO2(s) + 8H+(aq) à 2MnO4-(aq) + 5Pb2+(aq) + 4H2O (l)
B. Zn(s) + 2MnO2(s) +2NH4 à Mn2O3(s) + NH3(aq) + Zn2+(aq) + H2O(l)
C. 2I-(aq) + MnO4(aq) + H2O(l) à I2(g) + MnO2(s) + OH-(aq)
D. MnO4-(aq) + 2Cl-(aq) + 16H+(aq) à Mn2+(aq) + 5Cl2(g) + 8H2O(l)
E. 2MnO4-(aq) + 3AsO33-(aq) + H2O(l) à 2MnO2(s) + AsO43-(aq) + 2OH-(aq)

29. Di ketahui reaksi :


2CO(g) +2NO(g) à 2CO2(g) + N2(g)
Bilangan oksidasi N berubah dari :
A. 0 menjadi -2 D. +2 menjadi 0
B. 0 menjadi +2 E. +2 menjadi +1
C. +1 menjadi +2

30. Supaya reaksi redoks berikut setara :


Mn2+ + H2O2 + OH- à MnO2 + H2O maka koefisien H2O2 dan MnO2 adalah ….
A. 1 dan 1 d. 2 dan 1
B. 1 dan2 e. 3 dan 1
C. 2 dan 2

31 reaksi redoks sebagai berikut :


aCr2O7-2 (aq) + bH+(aq) + cCl - (g) à dCr3+ (aq) + eH2O(l) + fCl2(g)
mempunyai harga koefisien reaksi untuk a, b, dan c berturut-turut adalah .
A 1, 2, 4 D. 1, 14, 2
B 2, 7, 6 E. 1, 14, 6
C 1, 2, 2

32 pada reaksi :
Cl2(g) + KOH(aq) à KCl(aq) + KClO(aq) + H2O(l)
Reaksi di atas dinamakan .....
A redoks D. disproporsionasi
B oksidasi E. klorinasi
C reduksi

33 pada reaksi : 2HNO3(aq) + 3H2S(aq) à 2NO(g) + 3S(s) + H2O(l)


unsur yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi adalah .....
A N dalam HNO 3 D. H dalam HNO3
B H dalam H2S E. S dalam H2S
C O dalam HNO3

34 FeS(aq) + 6HNO3 (l) à Fe(NO3)3 (aq) + S(s) + 3NO2(g) + 3H2O(l)


Unsur dalam senyawa yang mengalami penurunan bilangan oksidasi adalah .....
A Fe dalam FeS D. S dalam FeS
B H dalam HNO 3 E. N dalam HNO 3

PEMANTAPAN KIMIA X. - 81 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

C O dalam HNO3

35 Cu(s) + 4HNO3(aq) à Cu(NO3)2(aq) + 2NO2(g) + 2H2O(l)


Dari reaksi di atas yang bertindak sebagai pengoksidasi adalah ....
A Cu D. NO2
B HNO3 E. H2O
C Cu(NO3)2
36 Diketahui reaksi :
2KMnO4(aq) + 10FeSO4(aq) + 8H2SO4(aq) à K2SO4(aq) + 2MnSO 4(aq) +
5Fe2(SO4)3(aq) + 8H2O(l)
pernyataan yang benar dari reaksi di atas adalah ....
A KMnO4 bertindak sebagai rediktor
B FeSO4 bertindak sebagai oksidator
C S dalam H2SO4 mengalami penurunan bilangan oksidasi
D MnSO4 sebagai hasil reduksi
E Fe2(SO4)3 sebagai hasil reduksi

37 Diketahui reaksi :
Zn(s) + 2HCl(aq) à ZnCl2(aq) + H2(g)
Dari reaksi tersebut yang bertindak sebagai pereduksi .....
A Zn D. H2
B HCl E. Zn/HCl
C ZnCl2

38 Di bawah ini adalah reaksi redoks, kecuali ...


A 2Fe(s) + 6H2SO4(aq) à Fe2(SO4)3(aq) + 6H2O(l) + 3SO2
B 3Cu(s) + 8HNO3(aq) à 3Cu(NO3)2 + 4NO(aq)
C 2HNO3(aq) + 3H2S(aq) à 2NO(g) 3S(s) + H2O(l)
D HNO3(aq) + NaCl(aq) à NaNO3(aq) + HCl(aq)
E Cl2(g) + 2KOH(aq) à KCl(aq) + KClO(aq) + H2O(l)

39 Reaksi oksidasi tembaga dengan asam nitrat encer yang benar adalah .....
A Cu(s) + 4HNO3(aq) à Cu(NO3)2(aq) + 2H2O(l) + 2NO2(g)
B Cu(s) + HNO3(aq) à Cu(NO2)2(aq) + H2O(l) + NO2(g)
C 3Cu(s) + 8HNO3(aq) à 3Cu(NO3) + 4H2O(l) + 2NO(g)
D Cu(s) + HNO3(aq) à Cu(NO3)2(aq) + 4H2O(l) + 2NO(g)
E Cu(s) + HNO3(aq) à Cu(NO2)2(aq) + H2O(l) + H2(g)

40 Diketahui : 2FeCl2(aq) + Cl2(g) à 2FeCl3(s)


pernyataan yang benar dari reaksi tersebut adalah .....
A Reaksinya dinamakan otoredoks
B Hasil oksidasi = hasil reduksi, yaitu FeCl3
C FeCl2 sebagai zat oksidator
D Cl2 sebagai reduktor
E FeCl3 sebagai oksidator juga reduktor

41 Pada reaksi pengusiran halogen dari garamnya oleh halogen digambarkan


sebagai
Cl2(g) + KBr(aq) à KCl(aq) + Br2(g)
Pernyataan yang benar dari reaksi tersebut adalah ....
A Reaksi bukan redoks

PEMANTAPAN KIMIA X. - 82 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

B Reaksi di atas termasuk disproporsionasi


C Cl2 mengalami reaksi oksidasi
D Br dari KBr sebagai oksidator
E Br2 adalah hasil oksidasi

42 Bilangan oksidasi tertinggi dari unsur-unsur yang terlibat pada reaksi redoks di
bawah ini
Br2(g) + KIO3(aq) + 2KOH(aq) à KIO4(aq) + 2KBr(aq) + H2O(l) adalah
A 0 D. +5
B +1 E. +7
C +3

43 hasil reduksi dari reaksi :


2MnO4-(aq) + 10Cl-(aq) + 16H+(aq) à 2Mn2+ (aq) + 5Cl2(g) + 8H2O(l) ...
A Mn2+ D. Cl2 dan H2O
B Cl2 E. Mn2+ dan H2O
C H2O

44 Di bawah ini yang merupakan reaksi otoredoks adalah .....


A KClO3(s) à KCl(s) + 3O2(g)
B Fe(s) + Fe(SO4)3(aq) à 3FeSO4(aq)
C Ba(s) + 2H2O(l) à Ba(OH)2(aq) + H2(g)
D Cl2(g) + KOH(aq) à KCl(aq) + KClO(aq) + H2O(l)
E C(s) + 4HNO3(aq) à CO2(g) + 2H2O(l) + 4NO2(g)

45 Oksidator untuk reaksi :


7CuO(s) + 2NH3(g) à N2O4(g) + 3H2O(l) + Cu(s) adalah .....
A CuO D. 6H2O
B NH3 E. NH3 dan N2O4
C 2N2O4

46 bilangan oksidasi bromin dari reaksi di bawah ini :


MnO2(s) + H2SO4(aq) + 2NaBr(s) à MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + Br2(g) + H2O(l)
berubah dari .....
A -1 menjadi 0
B -1 menjadi +1
C +1 menjadi 0
D +2 menjadi 0
E +2 menjadi +1

47 reaksi redoks : MnO4-(aq) + C2O42-(aq) à Mn2+(aq) + CO2(g). persamaan reaksi


C2O42- à CO2 melepas …. Electron .
A. 1 D. 4
B. 2 E. 5
C. 3

48 reaksi redoks : MnO4-(aq) + C2O42- (aq) à Mn2- (aq) + CO2(g) berlangsung dalam
suasana asam. Pernyataan yang benar adalah ….
A. Membutuhkan 14 elektron untuk mentetarakan reaksi
B. Membutuhkan 4 mol H2O di ruas kiri
C. Menghasilkan 10 mol gas CO2

PEMANTAPAN KIMIA X. - 83 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

D. Setiap mol C2O42- menghasilkan 2 mol Mn2+


E. Setiap mol MnO4- menghasilkan 2 mol Mn2+

49 reduksi 1 mol ion BrO3- menjadi ion Br – membutuhkan electron sebanyak …..
A. 2 mol D. 5 mol
B. 3 mol E. 6 mol
C. 4 mol

50 pada penyetaraan reaksi redoks MnO4- à MnO2 dalam suasana basa dengan
metode setengah reaksi, setiap mol MnO4- melepas ion OH- sebanyak ….
A. 2 mol D. 8 mol
B. 4 mol E. 10 mol
C. 6 mol

51 pada reaksi redoks :


a Cr2O72- (aq) + 14H+(aq) + b Fe2 (aq) à cCr3+ (aq) + 7 H2O(l) + dFe3+(aq) .
nilai a , b, c, dan d berturut turut dalam reaksi setara tersebut …..
A. 1, 4,2 ,4 D. 2, 8, 4, 8
B. 1 ,6 ,2 ,6 E. 3, 8, 6, 8
C. 2, 8, 2, 8

52 logam aluminium dalam ion nitrat menghasilkan AlO2- dan gas NH3. jika reaksi
berlangsung dalam suasana basa . pada reaksi Al à AlO2- dilepas electron
sebanyak …..
A. 2 D. 5
B. 3 E. 6
C. 4

53 reaksi redoks : Al(s) + NO3-(aq) à AlO2-(aq) + NH3(g) berlangsung dalam


suasana basa , setiap 4 mol aluminiummenghasilkan gas NH3 (STP) sebanyak
….
A. 11,2 liter D. 44,8 liter
B. 22,4 liter E. 56 liter
C. 33,6 liter

54 reaksi redoks : Cr2O72-(aq) + SO2(g) à Cr3+(aq) + HSO4-(aq) dalam suasana


asam. Penyetaraan reaksi dari setengah reaksi SO2 à HSO4- dapat di tulis
lengkap ….
A. SO2 + 2H2O à HSO4- + 3H+ + 2e
B. SO2 + H2O à HSO4 + 2H+ + e
C. SO2 + H3O + à HSO4- + 3H+ + 2e
D. SO2 + H+ à HSO4- + 3H2O + e
E. SO2 + 2H+ à HSO4- + 3H3O+ + 2e

55 gas klorin dalam suasana basa dapat mengalami disproporsionasi menjadi ion
klorida dan ion klorat .persamaan reaksi setara adalah …..
A. Cl2 + 2OH- à Cl- + ClO3- + H2O
B. 2Cl2 + 4OH- à 2Cl- + ClO3- + 2H2O
C. 3Cl2 + 6OH- à 5Cl- +ClO3- + 3H2O
D. 4Cl2 + 2OH- à 5Cl- + 2ClO3- + 2H2O
E. 5Cl2 + 8OH- à 6Cl- + 4ClO3- + 4H2O

PEMANTAPAN KIMIA X. - 84 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

56 pada reaksi redoks :


KMnO4(aq) + H2C2O4(aq) + H2SO4(aq) à K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + CO2(g) +
H2O(l). setengah reaksi oksidasi dari reaksi di atas adalah ….
A. MnO4-(aq) + 8H+(aq) + 5e à Mn2+(aq) + 4H2O(l)
B. Mn2+(aq) à Mn7+(aq) + 2e
C. C2O42-(aq) à 2CO2(g) + 2e
D. 4H+(aq) + O2(g) + 4e à 2H2O(l)
E. H2C2O4(aq) + 2H+(aq) + 2e à 2CO2(g) + 2H2O(l)

57 reaksi reduksi di bawah ini yang membutuhkan 2 elektron adalah ….


A. SO42- à SO2 D. ClO3- à Cl
B. AlO2- à Al E. S2O32- à S
C. NO3- à NO

58 jumlah electron yang terlibat dalam reaksi redoks :


3As + 5NO3- + 4OH- à 3AsO43- + 5NO + 2H2O adalah …..
A. 3 D. 12
B. 5 E. 15
C. 9

59 jika reaksi redoks MnO4-(aq) + Br-(aq) à Mn 2+(aq) + Br2(g) disetarakan dengan


perubahan bilangan oksidasi ,setelah sampai pada tahapan 2MnO4-(aq) + 10 Br-
(aq) à Mn2+(aq) + 5Br2(g) langkah berikutnya adalah
A Ruas kanan + 4H2O
B Ruas kanan + 8H2O
C Ruas kanan + 16H+
D Ruas kiri + 16H+
E Ruas kiri + 4H+

60 Pada reaksi redoks :


H2O2(aq) + Cr(OH)4-(aq) à CrO42-(aq) berubah bilangan oksidasi dari .... menjadi
...
A. -2 -à -2 D. +1 -à -2
B. -1 -à -2 E. +2 -à -2
C. 0 -à -2

PEMANTAPAN KIMIA X. - 85 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 86 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

STOKIOMETRI

Tujuan :
1. Membuktikan Hukum Lavoisier melalui percobaan
2. Membuktikan hukum Proust melalui percobaan
3. Menganalisis data percobaan pada senyawa untuk membuktikan berlakunya
hukum kelipatan perbandingan (hukum Dalton)
4. Menggunakan data percobaan untuk membuktikan hukum perbandingan
volum (hukum Gay Lussac).
5. Menggunakan data percobaan untuk membuktikan hukum hukum Avogadro.
6. Menentukan massa atom relatif dan massa molekul relatif
7. Mengkonversikan jumlah mol dengan jumlah partikel, massa, volum zat dan
molaritas larutan.
8. Menentukan rumus empiris dan rumus molekul
9. Menentukan rumus air kristal
10. Menentukan kadar zat dalam suatu senyawa.
11. Menentukan banyak zat pereaksi atau hasil dari reaksi sederhana
12. Menentukan pereaksi pembatas dalam suatu reaksi
13. Menentukan banyak zat pereaksi atau hasil dari suatu reaksi yang melibatkan
campuran.

Materi pokok
a. hukum dasar kimia
b. Massa atom relatif dan masssa molekul relatif
c. Konsep mol
d. Perhitungan kimia.

a. HUKUM – HUKUM DASAR KIMIA


1. Hukum Lavoisier (hukum kekekalan massa)
”Dalam sistem tertutup, massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama”

soal :
1. Pada pembakaran 2,4 gram magnesium di udara dihasilkan 4 gram oksida
magnesium. Berapa gram oksigen yang terpakai dalam reaksi itu?

2. Massa abu hasil pembakaran kertas lebih kecil daripada massa kertas yang
dibakar! Apakah hukum Lavoisier berlaku pada reaksi pembakaran? Jelaskan
jawabanmu.

3. Sebatang paku yang massanya 5 gram dibiarkan berkarat. Apakah massa karat
sama, lebih besar atau lebih kecil dari massa paku mula-mula? Jelaskan
jawabanmu.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 87 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

2. Hukum Proust (hukum perbandingan tetap)


”Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa adalah tertentu dan
tetap”

soal
1. Sampel zink sulfida dibuat menurut tiga cara yang berbeda. Dalam 3,22 gram
sampel pertama 2,16 gram zink, sedangkan dalam 5,38 gram sampel kedua
terdapat 1,77 gram belerang. Dalam sampel yang ketiga 0,93 gram zink bereaksi
dengan 0,64 gram belerang. Apakah data ini memenuhi perbandingan tetap?

2. Dari data analisis sampel aluminium oksida yag diperoleh dari tiga daerah
berbeda diperoleh data sebagai berikut; Sampel 1 mengandung 52,9%
aluminium, sedangkan sampel 2, mengandung 0,861 gram aluminum dalam
1,828 gram senyawa itu. Adapun sampel ketiga sebanyak 1,424 gram oksigen.
Apakah data ini mendukung perbandingan tetap?

3. Perbandingan massa besi dan belerang dalam pembentukan besi belerang


adalah 7 :4.
a. Berapa massa besi dapat bereaksi dengan 8 gram belerang dan berapa
massa besi belerang yang terbentuk.
b. Berapa massa belerang dapat bereaksi dengan 21 gram besi dan berapa
massa besi belerang yang terbentuk.
c. Bila 30 gram besi bereaksi dengan 16 gram belerang.
- Zat apa yang tersisa dan berapa massanya.
- Massa besi belerang yang terbentuk.
d. Bila 35 massa besi bereaksi dengan 24 gram belerang.
- Zat apa yang tersisa dan berapa massanya.
- Massa besi belerang yang terbentuk.
e. Berapa massa besi dan belerang masing-masing harus direaksikan untuk
membentuk 77 gram besi belerang.

4. Perbandingan massa kalsium dan oksigen dalam pembentukan kalsium oksida


adalah 5 : 2.
a. Berapa massa kalsium dapat bereaksi dengan 4 gram oksigen dan berapa
massa kalsium oksida yang terbentuk.
b. Berapa massa oksigen dapat bereaksi dengan 15 gram kalsium dan berapa
massa kalsium oksida yang terbentuk.
c. Bila 30 gram kalsium bereaksi dengan 10 gram oksigen tentukan:
- Zat apa yang tersisa dan berapa massanya.
- Massa kalsium oksida yang terbentuk.
d. Bila 35 gram kalsium bereaksi dengan 15 gram oksigen tentukan:
- Zat apa yang tersisa dan berapa massanya.
- Massa kalsiium oksida yang terbentuk
e. Berapa massa kalsium dan oksigen masing-masing harus direaksikan agar
terbentuk 63 gram kalsium oksida.

5. Perbandingan massa karbon dan oksigen dalam karbon dioksida adalah 3 : 8.


berapa massa karbondioksida dapat dihasilkan apabila:
a. 9 gram karbon direkasikan dengan 24 gram oksigen
b. 12 gram karbon direkasikan dengan 35 gram oksigen

PEMANTAPAN KIMIA X. - 88 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

c. 18 gram karbon direkasikan dengan 40 gram oksigen


d. 10 gram karbon direkasikan dengan 28 gram oksigen

6. Perbandingan massa besi dan oksigen pada besi (III) oksida adalah 7 : 3. Berapa
massa besi (III) oksida dapat dihasilkan apabila:
a. 14 gram besi direaksikan dengan 6 gram oksigen
b. 21 gram besi direaksikan dengan 24 gram oksigen
c. 30 gram besi direaksikan dengan 12 gram oksigen
d. 16 gram besi direaksikan dengan 13 gram oksigen
7. Perbandingan massa karbon (C) terhadap oksigen (O) dalam karbon dioksida
(CO2) 3 : 8. Berapa gram karbon dioksida dapat dihasilkan apabila direaksikan:
a. 6 gram karbon dengan 16 gram oksigen
b. 6 gram karbon dengan 8 gram oksigen
c. 3 gram karbon dengan 10 gram oksigen
d. 6 gram karbon dengan 10 gram oksigen

8. Empat gram tembaga dengan 2 gram belerang membentuk tembaga sulfida.


Berapa gram tembaga sulfida dapat terbentuk jika direksikan 10 gram tembaga
dengan 10 gram belerang?

9. Sebanyak 4 gram kalsium direaksikan dengan oksigen berlebihan. Massa kalsium


oksida yang dihasilkan ternyata 5,6 gram. Berapa gram kalsium oksida yang
terbetuk jika 10 gram kalsium direkasikan dengan 4 gram oksigen?

3. Hukum Dalton (hukum kelipatan perbandingan)


”Jika dua jenis unsur dapat membentuk dua jenis atau lebih persenyawaan, maka
perbandingan massa unsur-unsur yang terikat dengan massa yang sama unsur
yang satu lagi merupakan bilangan bulat dan sederhana”

soal
1. Unsur A dan B membentuk dua senyawa, yaitu X dan Y. Massa unsur A dalam
senyawa 46,7% dan 30,4%. Tunjukkan bahwa hukum dalton berlaku dalam
kedua senyawa tersebut.

2. Fosforus dan oksigen membentuk dua macam senyawa. Dalam 55 gram


senyawa I terdapat 31 gram fosforus, sedangan 71 gram senyawa II
mengandung 40 gram oksigen. Tunjukkanlah bahwa kedua senyawa itu
memenuhi hukum Dalton.

3. Nitrogen dan Oksigen membentuk berbagai macam senyawa. Tiga senyawa


diantaranya engandung nitrogen masing-masing 25,93%, 30,43% dan 36,84%.
Tunjukkan bahwa ketiga senyawa itu memenuhi hukum Dalton.

4. Hukum Gay Lussac (Hukum Perbandingan Volum)


”Bila diukur pada suhu dan tekanan yang sama, volume gas yang bereaksi dan
gas hasil reaksi berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana”
Koefisien gas = Perbandingan Volume gas

PEMANTAPAN KIMIA X. - 89 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

5. Hipotesis Avogadro
”Pada suu dan tekanan sama, semua gas yang bervolume sama mengandung
jumlah molekul yang sama pula”
Perbandingan Volume gas = perbandingan jumlah molekul

6. Stoikiometri reaksi-reaksi gas


Koefisiensi reaksi menyatakan :
Perbandingan volume gas dan jumlah molekul gas yang terlibat dalam reaksi.
Jika pengukuran dilakukan pada suhu dan tekanan yang sama.
Koefisien gas
= Perbandingan Volume gas
= Perbandingan jumlah molekul gas

Soal
1. Amonia (NH3) dibuat dari reaksi gas nitrogen dengan hidrogen murut persamaan
N2(g) + 3H2 à 2NH3(g)
Berapa volume gas nitrogen (T.P) dan (T.P) yang diperlukan untuk membuat 100
liter amonia (T.P)?

2. Asetilena (C2H2) dapat dibuat dari metana (CH4) melalui pembakaran tak
sempurna menurut persamaan reaksi :
CH4(g) + O2(g) à C2H2(g) + H2O(g) (belum setara)
Berapa liter oksigen (T.P) harus direaksikan dengan 100 liter metana (T.P)
sehingga diperoleh asetilena menurut persamaan reaksi tersebut? Berapa volum
asetilena yang dihasilkan (T. P)?

3. Pada pembakaran 5 liter gas metana CH4 akan dihasilkan CO2 dan H2O.
Tentukan volume O2, CO2 dan H2O.

4. Bila 10 mL gas karbit C2H2 dibakar akan menghasilkan CO2 dan H2O. Tentukan
volume O2 dan CO2

5. Dalam reaksi pembentukan gas asam klorida dari reaksi antara gas hidrogen dan
gas klorin dieroleh 20 liter. Pada suhu dan tekanan sama berapakah volume gas
hidrogen dan gas klor yang direaksikan.

6. Pada suhu dan tekana yang tetap, 8 molekul gas etana C2H6 dibakar sempurna
dengan gas oksigen untuk menghsilkan gas CO2 dan H2O. Tentukan jumlah
molekul O 2, CO2, H2O.

7. Pada suhu dan tekanan yang sama 4 liter gas hidrogen mengandung 6x1022
molekul.
a. Berapakah jumlah molekul air yang terdapat pada 12 liter uap air?
b. Berapa volum gas amonia ang mengandung 9x1023 molekul?

8. Pada (to . P atm) 10 liter gas SO2 mengandung 2 x1023 molekul pada (to . P atm)
berapa umlah molekul dari :
a. 5 liter C2H4
b. 25 liter SO3

PEMANTAPAN KIMIA X. - 90 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

c. 15 liter O2

9. Gas asetilena C2H2 dibakar dengan oksigen menghasilkan gas karbondioksida


dan uap air pada suhu dan tekanan tertentu jumlah molekul gas CO2 dan uap air
keseluruhan adalah 12 x 1023 molekul, maka jumlah molekul-molekul gas
asetilena C2H2 dan gas oksigen yang telah bereaksi berturut-turut ....... molekul

10. 10 liter gas arang jika dibakar dengan udara terjadi gas CO2. Jika udara
mengandung 20% O2 maka memerlukan udara sebanyak .........

11. Jika udara mengandung 20% volume oksigen. Berapa liter volum udara yang
dibutuhkan untuk pembakaran 5 liter gas propana C3H8 menghasilkan gas CO2
dan H2O.

12. Pada suhu dan tekanan yang sama, gas metana CH4 dibakar sempurna dengan
60 liter udara yang mengandung 20% gas oksigen. Tentukan volum CH4, CO 2
dan H2O

13. Pada pembakaran sempurna 3 iter gas hidrokarbon diperlukan 15 liter gas
oksigen untuk menghasilkan 9 liter karbondioksida, tentukan volum uap air yang
dihasilkan dan rumus kimia senyawa hidrokarbon tersebut.

14. 2 liter gas hidrokarbon CxHy dibakar dengan 7 liter oksigen menghasilkan 4 liter
CO2. Bagaimana rumus molekul hidrokarbon tersebut.

15. Jika 50 mL suatu oksida nitrogen terurai dan menghsilkan 100 mL NO dan 50 mL
O2 (semua volum gas yang diukur pada suhu dan tekanan yang sama) maka
oksida nitrogen tersebut adalah ........

16. 10 mL suatu hidrokarbon tetap bereaksi dengan 40 oksigen menghsilkan 30 mL


CO2. jika volume semua gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama, maka
rumus hidrokarbon tersebut adalah ........

17. Pada suhu dan tekanan yang sama, 40 mL P2 tetap habis bereaksi dengan 100
mL Q2 menghasilkan 40 mL PxQy, harga x dan y adalah ..........

18. Pada pembakaran 20 mL suatu hidrokarbon diperlukan 100 mL O2 dihasilkan 60


mL CO2 dan 80 mL H2O maka rumus hidrokarbon tersebut adalah ......

19. Campuran 20 l gas CH4 dan gas C3H8 tepat terbekar sempurna dengan gas O2.
Jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama, ternyata dihasilkan CO2 sebanyak
48 l maka volume CH4 dan C3H8 adalah ........

20. Campuran 5 liter metana CH4 dan butana C4H10 dibakar sempurna dengan
oksigen pada suhu dan tekanan yang sama dihasilkan gas CO2 sebanyak 11 liter.
Volume masing-masing gas metana dan butana adalah ......

21. 10 liter contoh gas alam (campuran CH4 dan C2H6) dibakar sempurna dibutuhkan
25 liter oksigen. Berapa voum masing-masing gas dalam ccampuran tersebut.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 91 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

22. pada pembakaran sempurna 10 mL suatu campuran gas metana (CH4) dengan
gas etena (C2H4) dihasilkan 12 mL gas karbon dioksida (CO2). Semua gas diukur
pada suhu dan tekanan yang samatentukan campuran itu dalam persen..

23. Suatu campuran yang terdiri dari metana (CH4) dan etena (C2H4) dibakar
sempurna menghasilkan kaarbondioksida dan air. Pada suatu percobaan
pembakaran 10 mL (T.P) campuran menghasilkan 16 mL (T.P) karbon dioksida.
Tentukan susunan campuran itu

24. Pada suhu dan tekanan yang sama, 50 liter campuran gas metana (40%) dan
etana (60%) dibakar sempurna dengan gas oksigen sehingga dihasilkan
karbondioksida dan uap air, berapa liter gas oksigen yang dibutuhkan untuk
membakar campuran gas tersebut.

25. Diketahui 8 liter campuran gas yang terdiri dari ¾-nya H2 dan ¼ -nya CO. Maka
O2 yang diperlukan untuk membakar campuran itu adalah ........

26. Sebanyak 4 liter (T,P) gas yang merupakan campuran metana,CH4 dan asetilena,
C2H2 dibakar sempurna dengan 10 liter gas oksigen berlebih menghasilkan CO2
dan H2O. Setelah reaksi berakhir didinginkan sehingga uap air mengembun. Apa
bila volum gas sekarang adalah 7 liter, berapa volum metana (T,P) dalam
campuran mula-mula)

b. Massa Atom Relatif (Ar) dan Massa Molekul Relatif (Mr)

Massa atom relatif (Ar) dan Massa molekul relatif (Mr) menunjukkan
perbandingan massa satu partikel zat terhadap 1/12 massa 1 atom C-12, yang
dirumuskan sebagai berikut:
massa rata - rata 1 atom X
Ar unsur X =
1/12 massa 1 atom C - 12

massa rata - rata satu molekul


Mr unsur X =
1/12 massa 1 atom C - 12

Mr zat X = Jumlah Ar-nya

Untuk menentukan Ar unsur didalam bentuk isotop digunakan rumus berikut.


Ar unsur X = % X1 . massa atom X1 + %X2 . massa atom X2
( % X1 + % X2 + ... ) = 100 %
Massa atom C – 12 = 12 sma
1 sma = 1,66 x 10-24 gram

Soal latihan

a. Tentukan massa atom relatif unsur X jika massa rata-rata 1 atom unsur X = 7,2 x
10-23 gram dan massa 1 atom C – 12 = 2 x 10-23 gram.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 92 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

b. Jika massa rata-rata 1 atom X = 4 x 10-23 gram dan massa rata-rata 1 atom Y =
6,4 x 10-23 dan massa rata-rata 1 atom C – 12 = 2 x 10-23 gram. Tentukan massa
atom relatif unsur X dan Y!

c. Karbon alam terdiri atas isotop C-12 (80%), dan C-13 (20%). Hitunglah massa
atom relatif (Ar) karbon.

d. Silikon alam terdiri atas isotop Si-28 (90%), Si-29 (8%), Si-30 (2%). Apabila
massa atom S1-28, Si-29, Si-30 berturut-turut adalah 27,977 sma, 28,976 sma
dan 29,974 sma, hitunglah Ar Silikon!

e. Isotop klorin terdiri atas Cl-35 dan Cl-37. Jika massa atom reltif klorin 35,5.
Tentukan persentase masing-masing isotop klorin!

f. Galium terdiri atas isotop Ga-69 dan Ga-71 sedangkan massa atom relatif Ga
adalah 69,8. Tentukanlah kelimpahan masing-masing isotop galium itu!

g. Boron terdiri atas isotop B-10 (massa atom 10,01 sam) dan B-11 (massa atom
11,01 sam). Jika diketahui Ar boron 10,81. Tentukan kelimpahan isotop B-11?

h. Jika Ar H = 1, C = 12, O = 16, N = 14, Na = 23, Mg = 24, P = 31, S = 32, Cl =


35,5; Ca = 40, Fe = 56, Cu = 63,5; Sr = 88; tentukan Mr senyawa dibawah ini
a. S8 h. Mg(OH)2
b. CH3COOH i. Sr3(PO4)3
c. (CH3COO)2C j. Na2CO3 .
a 10H2O
d. CaCO3 k. Fe2(SO4)3
e. (NH4)3PO4 l. MgSO4 . 7H2O
f. Na2CO3 m. Cu(NO3)2
g. CaCl2 . 6H2O n. CuSO4 . 5H2O

c. Konsep Mol

• Mol : satuan jumlah dalam hitungan kimia


1 mol zat = 6,02 x 1023 partikel
L = bilangan Avogadro
= 6,02 x 1023

Jumlah partikel, X = mol . L

Soal latihan
1. a. Berapa atom terdapat dalam 0,5 mol aluminium?
b. Berapa atom terdapat dalam 0,2 mol hidrogen?
c. Berapa molekul terdapat dalam 0,2 mol gas oksigen

PEMANTAPAN KIMIA X. - 93 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

d. Berapa molekul terdapat dalam 0,2 mol air

2. Nyatakan dalam mol


a. 1 juta atom besi
b. 3,01 x 1024 atom hidrogen
c. 1,204 x 1018 molekul karbon dioksida
d. 3,01 x 123 molekul hidrogen

• Massa molar (Mm) :


Massa 1 mol zat sesuai Ar atau Mr-nya dinyatakan dalam gram
Massa = mol x Ar atau Mr

Soal latihan
1. Hitunglah massa dari
a. 0,4 mol natrium (Na)
b. 0,4 mol atom nitrogen (N)
c. 0,2 mol asam sulfat (H2SO4)
d. 0,2 mol natrium sulfat (Na2SO4)
(H=1; N=14; O=16; Na=23; S=32)

2. Berapa mol terdapat dalam :


a. 0,48 gram magnesium (Mg)
b. 7,1 gram klorin (Cl2)
c. 0,37 gram kalsium hidroksida Ca(OH)2
d. 0,36 gram air (H2O)
(Ar H=1; O=16; Mg=24; Cl=35,5; Ca=40)

3. Diketahui massa atom relataif (Ar) N = 14 dan O = 16


a. Berapa atom terdapat dalam 8 gram oksigen?
b. Berapa molekul terdapat dalam 96 gram gas oksigen?
c. Berapa molekul terdapat dalam 15 gram nitrogen oksida?

• Volume molar gas (Vm)


Volume per mol gas
a. Keadaan Standar ( 0oC, 1 atm )
Volume molar = 22,4 liter
Volume = mol x 22,4

b. Pada suhu kamar , RTP ( 25OC, 1 atm )


Volume molar = 24 liter
Volume = mol X 24

c. Suhu dan tekanan tertentu diketahui


P. V = n R T

PEMANTAPAN KIMIA X. - 94 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

P : tekanan gas (atm)


V : volume gas (l)
n : mol gas
R : tetapan gas (0,08205)
T : suhu mutlak gas (K)

d. Keadaan mengacu pada keadaan gas lain.


V1/V2 = n1/n2 atau n1/V1 = n2/V2

V = volume gas
n = mol gas

Soal latihan

1. Diketahui massa atom realtif (Ar) C = 12 dan O = 16. Berapakah volum dari 8,8
gram karbon dioksida (CO2 diukur pada ?
a. Keadaan standar (STP)?
b. Keadaan kamar (RTP, 25 o C , 1 Atm )?
c. 27oC, 152 mmHg?

2. Berapakah massa dari 1,12 liter gas oksigen (O2) pada keadaan standar? (O =
16)

3. Berapakah massa dari 3,6 liter karbon dioksida pada keadaan RTP? (C = 12; O =
16)

4. Berapakah massa dari 2,46 liter nitrogen (N2 pada 27oC, 2 atm? (N= 14)

5. Pada suatu suhu dan tekanan tertentu, massa dari 6 liter gas nitrogen monoksida
adalah 7,5 gram. Pada suhu dan tekanan sama, berapakah massa dari 48 liter
gas belerang dioksida? (N = 14; O = 16; S = 32)

6. Pada suhu dan tekanan tertentu, massa dari 10 liter CO2 adalah 22 gram. Pada
suhu dan tekanan yang sama, berapakah massa dari 50 liter gas oksigen (O2)?
(C = 12; O = 16)

• Kemolaran larutan
Kemolaran/ molaritas salah satu cara menyatakan konsesntrasi (kepekatan)
larutan.
Kemolaran (M) menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam tiap liter larutan.
n
M=
V
M = molaritas (mol L-1 atau mol / mL)
n = mol zat terlarut
V = volume larutan

PEMANTAPAN KIMIA X. - 95 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Soal
1. Tentukan kemolaran larutan berikut:
a. 0,5 mol urea dalam 2 liter larutan
b. 0,2 mol NaOH dalam 400 mL larutan

2. Tentukan kemolaran larutan berikut:


a. 12 gram urea, CO(NH2)2 dalam 1 liter larutan (H = 1); C = 12; N = 14; O = 16)
b. 3,7 gram Ca(OH)2 dalam 200 mL larutan (H = 1; O = 16; Ca = 40)

3. Hitunglah massa zat terlarut yang terdapat dalam 200 mL larutan asam sulfat 0,5
M

d. PERHITUNGAN KIMIA.

a. STOKIOMETRI SENYAWA
♠ Rumus empiris menyatakan perbandingan mol atom dari unsur penyusun
senyawa tersebut.
MC MH MD
C: H : O = : :
ArC ArH ArO

Soal
1. Suatu oksida nitrogen terdiri dari 7 gram nitrogen dan 12 gram oksigen.
Tentukanlah rumus empiris oksida tersebut (N = 14; O = 16)

2. Bahan penyedap makanan monosodium glutamat (MSG) mempunyai susunan


13,6% Na, 35,5% C, 4,8% H, 8,3% N, Dan 37,8 % O. Tentukan rumus empiris
senyawa itu (H = 1; C = 12; N = 14; O = 16 dan Na = 23)

3. Tentukanlah rumus empiris senyawa yang mengandung


a. 26,53% K, 35,3% Cr, sisanya oksigen
b. 29,11% Na, 40,51% S, sisanya oksigen. (O = 16; Na = 23; K = 39; Cr = 52)

♠ Rumus molekul menyatakan jumlah dan jenis atom yang sebenarnya

PEMANTAPAN KIMIA X. - 96 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

( Σ Ar RE )n = Mr Senyawa
R.M = (R.E)n

Soal
1. Senyawa dengan rumus empiris CH2 mempunyai Mr = 42. Bagaimanakah rumus
molekul senyawa itu? H = 1; C = 12)

2. Dalam 7,5 gram suatu hidrokarbon (senyawa C dengan H) terdapat 6 gram


karbon. Massa molekul relatif (Mr) senyawa itu 30. Tentukanlah rumus empiris
dan rumus molekul senyawa tersebut (H = 1; C = 12)

3. Suatu hidrokarbon (CxHy) yang terbentuk gas terdiri dari 80% massa karbon.
Tentukanlah rumus empiris senyawa tersebut. Jika diketahui massa 1 liter
senyawa itu (STP) adalah 1,34 gram tentukanlah rumus molekulnya (H = 1; C =
12; O = 16)

♠ Perbandingan unsur dalam senyawa


X . Ar
Kadar = 100%
Mr
X : jumlah atom unsur tiap molekul = indeks dari unsur yang bersangkutan
X . Ar
Massa unsur = x m senyawa
Mr

Soal
1. Hitunglah kadar nitrogen dalam senyawa-senyawa berikut
a. (NH4)2SO4
b. NH4NO3 (Ar H = 1; N 14; O = 16; S = 32)

2. Hitunglah massa nitrogen yang terdapat dalam


a. 100 gram Ca(NO3)2
b. 200 gram (C2H5)2NH (Ar H = 1; C = 12; N = 14; O = 16; Ca = 40)

3. Berapa gram asam fosfat (H3PO4) dapat dibuat dari 6,2 gram fosforus?

4. Pupuk ZA mengandung nitrogen sebagai (NH4)2SO4 (amonium sulfat). Berapa


gram pupuk ZA diperlukan untuk memperoleh 100 gram Nitrogen?

5. Berapa gram Mn terdapat dalam 200 gram batu kawi yang mengandung 87%
MnO2? (O = 16; Mn = 55)

6. Berapa gram masing-masing senyawa berikut diperlukan untuk mendapatkan 100


gram nitrogen?
a. CO(NH2)2
b. (NH4)2 HPO4 (Ar H = 1; C = 12; N = 14; O = 16; P = 31)

PEMANTAPAN KIMIA X. - 97 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

7. Suatu bijih besi mengandung besi sebagai Fe3O4. dari 50 gram biih besi tersebut
dapat diperoleh 2,6 gram besi. Tentukan % Fe3O4 dalam bijih tersebut (O = 16;
Fe = 113)

8. Suatu asam amino dengan massa molekul relatif (Mr 146 mengandung 19,2%
nitrogen. Berapa atom nitrogen dalam setiap molekul asam itu? Ar N = 14)

9. Haemoglobin dengan massa molekul relatif (Mr) 68000 mengandung 0,33% besi.
Hitunglah jumlah atom besi dalam setiap molekul haemoglobin tersebut (Ar Fe =
56)

10. Klorofil mengandung 2,72% magnesium berdasarkan massanya. Anggaplah


bahwa tiap moelkul klorofil mengandung 1 atom Mg, berapakah massa molekul
relatif (Mr) klorofil itu? (Ar Mg = 24)

11. Pada pembakaran sempurna 2,3 gram suatu senyawa yang mengandung C, H,
dan O dihasilkan 4,4 gram CO2 dan 2,7 gram H2O. Tentukanlah rumus empiris
senyawa tersebut. (H = 1; C = 12; O = 16)

12. Pada pembakaran sempurna 1,3 gram suatu hidrokarbon (CxHy) dihasilkan 4,4
gram CO2, massa 5 liter senyawa (T<P) adalah 6,5 gram. Pada (T,P) yang sama
massa 1 liter oksigen adalah 1,6 gram. Tentukanlah rumus molekul hidrokarbon
tersebut (H = 1; C = 12)

b. STOKIOMETRI REAKSI

Arti koefisien
a. Menyatakan perbandingan mol
b. Menyatakan perbandingan volume gas

Soal
1. Persamaan reaksi pembakaran asetilena :
2 C2H2(g) + 5 O2(g) à 4 Co2 (g) + 2 H2O(g). Untuk membakar 3 mol gas
asetilena, berapa mol karbon dioksida dihasilkan.

2. Asam nitrat, HNO3 dapat dibuat dari amoni, nH3 menurut rekasi :
4NH3(g) + 5O2(g) à 4NO() + 6H2O(g)
2NO(g) + O2(g) à 2NO2(g)
3NO2(g) + H2O(l) à 2HNO3(aq) + NO9g)
Jika digunakan 1 mol NH3 berapa mol HNO 3 dapat terbentuk?

PEMANTAPAN KIMIA X. - 98 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Hitungan dengan reaksi


Langkah penyelesaian :
1. Menuliskan persamaan reaksi setara
2. Menyatakan jumlah mol zat yang diketahui.
3. Menentukan pereaksi pembatas (mol dibagi koefisien hasilnya yang kecil)
4. Menentukan jumlah mol zat yang ditanya berdasarkan perbandingan koefisien
reaksi.
5. Menyesuaikan jawaban dengan pertanyaan

Soal
1. Alkohol, C2H5OH terbakar menurut persamaan reaksi :
C2H5OH(l) + 3O2(g)à 2CO2(g) + 3H2O(l)
Pada pembakaran 9,2 gram alkohol, hitunglah :
a. Volum oksigen yang dierlukan (STP)
b. Massa CO2 yang dihasilkan (H = 1; C = 12; O = 16)

2. Sebanyak 4 gram suatu cuplikan belerang dibakar sempurna menghsilkan 6,4


gram SO2
S(s) + O2(g) à SO2(g)
Hitunglah kemurnian cuplikan belerang tersebut. (O = 16; S = 32)

3. Sebanyak 5,4 gram suatu unsur logam (L) bervalensi tiga dilarutkan dalam asam
sulfat berlebihan. Apabila gas hidrogen yang terbetuk adalah 6 liter (T,P)
sedangkan pada (T,P) yang sama 5 liter karbon dioksida bermassa 11 gram.
Tentukan massa atom relatif logam (L) tersebut.

4. Sebanyak 32 gram kalsium karbida (CaC2) dilarutkan dalam air menghasilkan gas
asetilena menurut persamaan reaksi : (Ar C = 12; Ca = 40)
CaC2 + 2 H2O à Ca(OH)2 + C2H2. Volum gas asetilena, C2H2 yang terbentuk
diukur pada STP adalah ……...

5. Volum oksigen yang terjadi dari penguraian KClO3 direaksikan dengan belerang
dan terbentuk 15 liter gas SO2 (T,P) menurut reaksi:
2KclO3 à 2KCl + 3O2
S + O2 à SO2
Pada T, P yang sama masa 5 liter CH4 = 1,6 gram, tentukan masa KClO 3 tang
terurai

6. Sebanyak 4 gram cuplikan belerang direaksikan dengan oksigen berlebihan


menghasilkan 8 gram belerang trioksida (SO3)
2S + 3O3 à 2SO3
kadar belerang dalam cuplikan itu adalah (Ar O = 16; S = 32)

7. Sebanyak 100 liter udara dari suatu ruang pertemuan (27oC; 1 atm) dialirkan ke
dalam air kapur, Ca(OH)2 sehingga CO2 bereaksi membentuk endapan CaCO3
(Mr = 100).
CO2 + Ca(OH)2 à CaCO3 + H2O
Jika massa endapan yang terjadi 2 gram, maka kadar CO2 dalam udara tersebut
adalah ......

PEMANTAPAN KIMIA X. - 99 -
Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

8. Sebanyak 54 gram HgO dipanaskan suhu 227oC, 1 atm sehingga terurai menurut
persamaan reaksi :
2HgO à 2Hg + O2
Jika volum oksigen yang dihasilkan adalah 4,1 liter maka HgO yang terurai
sebanyak ......% (ArHg = 200; O = 16; R = 0,082 L atm-1K-1)

9. Sebanyak 100 mL air laut direaksikan dengan larutan perak nitrat menghsilkan
7,175 gram endapan perak klorida menurut persamaan :
NaCl + AgNo3 à AgCl + NaNO3
Jika massa jemis air laut itu 1,03 Kg L-1, maka kadar NaCl dalam air laut tersebut
adalah ....... (Ar Na = 23; Cl = 35,5; Ag = 108)

10. Gas amonia dapat dibuat dalam laboratorium dengan memanaskan campuran
NH4Cl dengan Ca(OH)2. Bila suatu campuran dari 30 gram NH4Cl dengan 15
gram Ca(OH)2 dipanaskan pada suhu 50oC; 1atm, hitunglah volum amonia yang
dapat terbentuk (H = 1; N = 14; O = 16; Cl = 35,5; Ca = 40)

11. Karbon terbakar menurut persamaan :


C + O2 à CO2
Jika 6 gram C dibakar dengan 32 gr O2 dapat menghasilkan CO2 sebanyak-
banyaknya ........ gram (C = 12; O = 16)

12. Reaksi hidrogen dengan oksigen membentuk air menurut :


2H2 + O2 à 2H2O
Massa oksigen yang harus direkasikan dengan 5 gr hidrogen untuk membentuk 9
gram air adalah ......

13. Persamaan reaksi untuk pembakaran propana, C3H8 adalah


C3H8 + 5O2 à 3CO2 + 4H2O
Berapa gram karbon dioksida yang dihasilkan dari pembakaran 22 gram propana
dengan 96 gram gas oksigen ? (C = 12; O = 16)

Hitungan yang melibatkan campuran


- Apabila suatu campuran dari dua jenis zat direaksikan dengan suatu pereaksi
dan kedua komponen campuran itu bereaksi maka persamaan reaksinya ditulis
terpisah.
- Contoh : paduan logam yang terdiri dari Al dan Mg dilarutkan dalam HCl maka
reaksinya : Al + HCl à AlCl3 + H2
Mg + HCl à MgCl2 + H2
- Pada perhitungan yang melibatkan campuran diselesaikan dengan pemisalan.
Langkah-langkah yang dapat ditempuh :
1. Menusliskan persamaan reaksi untuk masing-asing komponen
2. Memisalkan salah satu komponen dengan x, maka komponen lainnya sama
dengan selisihnya
3. Menentukan jumlah mol masing-masing komponen
4. Menentukan jumlah mol zat lain yang diketahui
5. Membuat persamaan matematika untuk menentukan x
6. Menyesuaikan jawaban dengan pertanyaan

PEMANTAPAN KIMIA X. - 100 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Soal
1. Mangnesium dan aluminium laut dalam asam sulfat menurut reasi :
Mg + H2SO4 à MgSO 4 + H2
2Al + 3H2SO4 à Al2(SO4)3 + 3H2
Sebanyak 7,8 logam campur Mg dan Al dilarutkan dalam asam sulfat berlebih
membebaskan 8,96 liter gas H2 (STP). Tentukan susunan campuran tersebut
dalam % (mg = 24; S = 32; Al = 27)

2. Suatu campuran terdiridari NaCl dan CaCl sebanyak 2,805 gram. Campuran ini
direaksikan dengan prak nitrat membentuk endapan perak klorida menurut
reaksi :
NaCl + AgNO3 à AgCl + NaNO3
CaCL2 + AgNO3 à AgCl + Ca(NO3)2
Jika massa endapan perak klorida yang terjadi 7,175 gr, tentukan susunan
campuran tersebut dalam gram (Na = 23; Ca = 40; Cl = 35,5; Ag = 108)
3. Kalsium karbonat dan kalsium hidroksida bereaksi menurut persamaan :
CaCO3 + 2HCl à CaCl2 + CO2 + H2O
Ca(OH)2 + HCl à CaCL2 + H2O
Hitunglah volume larutan HCl 2 M yang diperlukan untuk melarutkan 25 gram
campuran yang mengandung 40% CaCO3 dan 60% Ca(AOH)2. (H = 1; C = 12; O
= 16)

4. Aluminium dan seng dapat bereaksi dengan larutan HCl membentuk gas
hidrogen :
Al + HCL à AlCl3 + H2
Zn + HCl à ZnCl2 + H2
Jika digunakan aluminium dan seng dengan massa yang sama tentukan
perbandingan hidrogen yang dihasilkan. (Al = 27; ZN = 65)

Hidrat
- Hidrat adalah zat padat yang mengikat beberapa molekul air, sebagai bagian dari
struktur kristalnya.
- Jika suatu hidrat dipanaskan atau dilarutkan dalam air kristalnya akan terlepas.
CuSO4.xH2O à CuSO4 + xH2O
MgSO4 + 7H2O à MgSO4 + 7H2O
- Jumlah molekul air kristalnya dapat ditentukan dengan cara :
1. Perbandingan mol air dengan mol hidratnya
2. Hitungan kimia yang melibatkan persamaan reaksi
3. Hukum perbandingan tetap

Soal
1. Sebanyak 0,715 gr hidrat natrium karbonat, Na2CO3. x H2O dilarutkan dalam air,
kemudian direaksikan dengan 10 mL HCl 0,5 M. Tentukan rumus hidrat tersebut.
(H = 1; Na = 23; C = 12; O = 16)

PEMANTAPAN KIMIA X. - 101 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

2. Sebanyak 1 gram idrat tembaga (II) sulfat, CuSO4. x H2O dipanaskan sehingga
semua air kristalnya menguap. Massa zat padat yang tertinggal adalah 0,64 gr.
Tentukan rumus hidrat tersebut (Cu = 63,5; S = 32)

3. Jika hidrat tembaga (II) sulfat dipanaskan terbentuk tembaga (II) sulfat dan
massanya berkurang 36%. Tentukan rumus hidrat tersebut.

4. Dua gram nikel kristal dilarutkan kedalam air kemudian ditambahkan amonium
sulfida, ternyata semua kristal nikel terendap sebagai nikel sulfida sebanyak 0,69
gr (Ni = 59; S = 32; O = 16; N = 14; H = 1). Setelah dihitung banyaknya air kristal
nikel sulfat kristal adalah.

Hitungan yang melibatkan larutan


- Banyak reaksi yang berlangsung dalam bentuk suatu larutan. Banyaknya zat
terlarut dalam suatu larutan dapat diketahui jika kadar atau konsentrasi larutan
diketahui.
- Salah satu cara paling umum digunakan untuk menyatakan konsentrasi
(kepekatan larutan) adalah kemolaran (M).

Soal
1. Gas hidrogen daat dibuat dari reaksi aluminium dengan larutan asam sulfat :
2Al + 3H2SO4 à Al2(SO4)3 + 3H2
Untuk membuat 10 liter gas hidrogen (25oC, 1atm) berapakah massa aluminium
serta volume asam sulfat 2 M yang diperlukan (Al = 27)

2. Larutan Pb(NO3)2 bereaksi dengan larutan NaCL membentuk endapan PbCl2


menurut reaksi
Pb(NO3)2 + NaCl à PbCl2 + NaNO3
Hitunglah massa endapan yang terbentuk ika direaksikan :
a. 10 mL Pb(NO3)2 0,2 M dengan 10 mL larutan NaCl 0,2 M
b. 10 mL Pb(NO3)2 0,2 M dengan 10 mL larutan NaCl 0,4 M
c. 10 mL Pb(NO3)2 0,2 M dengan 20 mL larutan NaCl 0,4 M
(Pb = 207; N = 14; O = 16)

3. Natrium karbonat bereaksi dengan asam klorida membentuk natrium klorida,


karbon dioksida dan air. Sebanyak 50 mL suatu larutan natrium karbonat tepat
bereaksi dengan 60 mL larutan asam klorida 3 M. Jika diketahui massa jenis
larutan natrium karbonat 1,25 gr/mL. Tentukan kadar matrium karbonat dalam
larutan tersebut (C = 12; Na = 23; O = 16)

4. Natrium karbonat bereaksi dengan asam klorida dan kalsium klorida menurut
persamaan :
Na2CO3 + HCl à NaCL + CO2 + H2O
Na2CO3 + CaCl 2 à CaCO3 + NaCl
Sebanyak 50 mL larutan natrium karbonat tetap bereaksi dengan 40 mL HCl 0,1
M. Hitunglah massa endapan kalsium karbonat yang akan terbentuk jika 100 mL
larutan natrium karbonat tersebut direaksikan dengan kalsum klorida berlebihan.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 102 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

5. Sebanyak 100 mL larutan perak nitrat 0,1 M dicampur dengan 100 mL larutan
kalsium klorida 0,2 M menghasilkan endapan perak klorida menurut persamaan :
AgNO3 CaCl2 à AgCl + Ca(NO3)2
Massa endapan yang terbentuk adalah ……… (Ag = 108; Cl = 35,5)

6. Sebanyak 5,8 gram basa M(OH)2 tepat bereaksi dengan 200 mL HCl 1M
,menurut persamaan
M(OH)2 + HCl à MCl2 + H2O
Massa atom relatif logam M adalah ......... (H = 1; O = 16)

7. Untuk menentukan kadar MnO2 dalam contoh batu kawi, maka 0,2 gram contoh
dilarutkan dalam larutan asam sulfat encer ternyata larutan ini tetap dapat
bereaksi dengan 20 mL larutan asam oksalat 0,05M. Menurut reaksi :
MnO2 + H2SO4 + H2C2O4 à MnSO4 + H2O + CO2
Jika Ar Mn = 55 dan O = 16 maka kadar MnO2 dalam caontoh tersebut ........%

8. Seorang peneliti ingin mengetahui kadar perak yang terdapat dalam suatu
batuan. Untuk itu 50 gram serbuk dilarutkan dalam asam nitrat, sehingga semua
perak yang terdapat dalam batuan tersebut bereaksi dengan membentuk perak
nitrat lalu disaring, AgNO3 yang terjadi direaksikan dengan natrium sulfida
berlebihan sehingga terbentuk endapan hitam Ag2S yang beratnya 0,496 gram
menurut reaksi:
Ag + HNO3 à AgNO3 + H2
AgNO3 + Na2S à Ag2S + NaNO 3
Ika Ar Ag = 108; S = 32, maka kadar perak dalam batuan tersebut .........%

9. Sebanyak 1,5 gram aluminium direaksikan dengan larutan tembaga (II) sulfat
persamaan reaksinya adalah sebagai berikut :
Al + CuSO4 à Al2 (SO4)3 + Cu
Bila tembaga yang dihasilkan 5,3 gram, berapakah volume larutan CuSO4 0,2 M
yang dibutuhkan.

10. Tujuh gram suatu larutan cuplikan yang mengandung besi dianalisis dan
didapatkan 2 gram Fe2O3, Fe = 56; O = 16, kadar Fe yang terkandung dalam
cuplikan tersebut adalah

11. Pada salah satu penentuan ion kalsium. Ion kalsium diendapkan sebagai kalsium
oksalat yang setelah disaring dicuci, dan dikeringkan, dipijarkan sebgai CaO (Mr
CaC2O4 = 128; CaO = 56). Jumlah persen pernysutan pada pemijaran tersebut
adalah ........

PILIHAN GANDA

PEMANTAPAN KIMIA X. - 103 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

1. Jika dikethui massa 1 atom unsur A mempunyai massa 1,08 x 10-22 gram dan
massa 1 atom C-12 adalah 1,99 x 10-23gram, maka massa atom relatif dari unsur
A adalah…
A. 5,4 D. 130
B. 10,8 E. 150
C. 65

2. Berapakah massa molekul realatif (Mr) dari senyawa Fe (NO3)3 . 9H2O, jika
diketahui Ar Fe = 56; N = 14; O = 16; H = 1 ?
A. 404 D. 260
B. 368 E. 242
C. 342

3. Secara alamiah Boron mempunyai 2 buah isotop, yaitu B-10 dan B-11. jika Ar
boron adalah 10,8 maka kelimpahan isotop B-10 adalah…
A. 10% D. 75%
B. 20% E. 80%
C. 50%

4. Unsur Rhenium mempunyai 2 isotop yaitu 185Re dan 187Re dengan perbandingan
jumlah atom = 2 : 3. Massa atom relatif Re adalah…
A. 185,2 D. 186,2
B. 185,5 E. 186,5
C. 186,0
5. Massa dari 6,02 x 1023 partikel atom oksigen adalah…(Ar O = 16)
A. 4 gram D. 32 gram
B. 8 gram E. 64 gram
C. 16 gram

6. Jika diketahui massa kalsium hidroksida sebanyak 3,7 gram (Ar Ca = 40; O = 16;
H = 1), maka banyaknya ,mol zat tersebut adalah…
A. 0,05 D. 0,25
B. 0,10 E. 0,50
C. 0,20

7. Ebtanas 1993/1994
jumlah partikel ion yang terdapat dalam 25 gram CaCO3 ( Ar Ca = 40; C = 12; O =
16 )
A. 6,02 x 1023 partikel ion
B. 3,01 x 1023 partikel ion
C. 6,02 x 1023 partikel ion
D. 6,02 x 10-23 partikel ion
E. 301 x 1023 partikel ion

8. UMPATN ’93 Rayon A


Jika pada STP, volum dari 4,25 gram gas sebesar 2,8 liter, maka massa molekul
relative gas tersebut adalah…
A. 26 D. 32
B. 28 E. 34
C. 30

PEMANTAPAN KIMIA X. - 104 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

9. Suatu senyawa oksida dari nitrogen mengandung 63,16 % (Ar = 14 ) dan 36,83 %
oksigen (Ar = 16). Senyawa tersebut adalah…
A. NO D. N2O3
B. N2O E. N2O5
C. NO2

10. UMPTN ’98 Rayon C


Suatu senyawa dengan rumus C12H22O11 mengandung 72 gram karbon, dan
oksigen sebanyak…(Ar H = 1, C = 12, O = 16)
A. 11 gram D. 72 gram
B. 12 gram E. 88 gram
C. 66 gram

11. UMPTN ’90, semua Rayon


Jika diketahui massa atom relatif Fe = 56, S = 36, dan O = 16, maka massa besi
yang terdapat dalam 4 g Fe2(SO4)3 adalah…
A. 4,00 g D. 0,56
B. 1,12 g E, 0,28
C. 0,01 g

12. UMPTN ’98 Rayon B


Pembakaran sempurna 0,2 gram senyawa hydrogen menghasilkan 0,66 gram
CO2 (Mr = 44) dan 0,18 gram H2O (Mr = 18). Rumus empiris senyawa itu
adalah…
A. CH3 D. C3H4
B. C2H3 E. C3H8
C. C3H2

13. Piramidin tersusun dari 60% karbon, 5% hydrogen, dan sisanya nitrogen (Ar = H
= 1, C = 12, N = 14). Jika massa molekul relatif piramidin adalah 80 maka
rumus molekulnya adalah...
A. C2H2N D. C5H5N3
B. C4H4N2 E. C6H6N3
C. C5H6N

14. Reduksi besi (III) oksida dengan CO menghasilkan besi menurut persamaan
reaksi:
Fe2O3 + 3CO → 2Fe + 3CO2
Untuk menghasilkan 11,2 kg besi (ArFe = 56 ) dibutuhkan besi ( III ) oksida ( Mr
Fe2O3 = 160 ) sebanyak…
A. 22 kg D. 16 kg
B. 20 kg E. 15 kg
C. 18 kg

15. UMPTN ’92 Rayon A


Pada pemanasan, HgO akan terurai menurut reaksi :
HgO(s) → 2Hg(l) + O2(g)
Pada pemanasan 108 gram HgO akan terbentuk 4,8 gram O2, maka HgO yang
terurai sebayak…(Ar Hg = 200, O = 16)
A. 40% D. 75%
B. 50% E. 80%

PEMANTAPAN KIMIA X. - 105 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

C. 60%

16. UMPTN ’95 Rayon C


Satu mol logam L bereaksi dengan asam sulfat menghasilkan 33,6 liter gas
hydrogen (STP). Rumus garam yang terbentuk adalah…
A. LSO4 D. L2(SO4)5
B. L(SO4)2 E. L(SOs)5
C. L2(SO4)3

17. UMPTN ’99 Rayon A


Sebanyak x gram Fes (Mr = 88) direaksikan dengan asam klorida menurut reaksi
:
Fes + 2HCl → FeCl2 + H2s
Pada akhir reaksi diperoleh 8 liter gas H2S. jika pada keadaan tersebut satu mol
gas H2S bervolum 20 liter maka nilai x adalah…
A. 8,8 D. 35,2
B. 17,6 E. 44,0
C. 26,4

18. UMPTN ’93 Rayon B


Pada suhu dan tekanan tertentu, 2 gram gas X2 mempunyai volum 1 liter. Jika
pada suhu dan tekanan yang sama 7,5 gram gas C2H6 (Mr = 30) mempunyai
volum 10 liter, maka massa atom relatif X ialah…
A. 20 D. 60
B. 25 E. 80
C. 40

19. UMPTN ‘98Rayon C


Massa 5 liter nitrogen pada T dan P tertentu adalah 5,6 gram. Berapa jumlah
atom He pada T dan P tersebut?
(tetapan Avogadro = 6 x 1023; Ar N = 14)
A. 1,2 x 1023 atom D. 4,8 x 1023 atom
B. 2,4 x 1023 atom E. 5,4 x 1023 atom
C. 2,7 x 1023 atom

20. UMPTN ’93 Rayon B


Pada suhu dan tekanan tertentu 0,5 lieter gas NO (Mr = 30) massanya 1,5 gram.
Volum gas oksigen pada suhu dan tekanan yang sama, yang dihasillkan jika 49
gram KClO3 (Mr = 122,5) dipanaskan adalah…
A. 2 L D. 8 L
B. 4 L E. 12 L
C. 6 L

21. UMPTN ‘ 92 Rayon A


10 cm3 hidrokarbon tepat bereaksi dengan 40 cm3 oksigen mengahsilkan 30 cm3
karbondioksida. Jika volum semua gas diukur pada suhu dan tekana sama, maka
rumus hidrokarbon tersebut adalah…
A. CH4 D. C3H6
B. C2H6 E. C3H8
C. C3H4

PEMANTAPAN KIMIA X. - 106 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

22. UMPTN ’98 Rayon C


40 mL gas hidrokarbon CnH2n memrlukan 600 mL udara ( mengandung 20%
oksigen) untuk pembakaran sempurna. Semua gas diukur pada suhu tan tekanan
yang sama. Rumus hidrokarbon tersebut adalah…
A. CH2 D. C4H8
B. C2H4 E. C5H10
C. C3H6

23. Sebanyak 92 gram senyawa karbon dibakar sempurna menghasilkan 132 gram
karbondioksida (Mr = 44) dan 72 gram air (Mr = 18). Rumus empiris senyawa
karbon tersebut adalah…
A. C2H2O4 D. C5H12O
B. C3H8O 3 E. C6H14
C. C4H10O2

24. Harga perbandingan antara massa 1 atom suatu unsur dengan 1 x mass 1 atom
12
12
C disebut …
A. Bilangan Avogadro
B. Massa rumus relatif
C. Satuan massa atom
D. Massa molekul relatif
E. Massa atom relatif

25. Ebtanas 1992/1993


Jika masssa 1 atom unsure X sama dengan 3,99 x 1023 gram, maka massa atom
realtif (Ar) unsur tersebut adalah…
(massa 1 atom C-12 = 1,99. 10-23 gram)
A. 6 D. 24
B. 9 E. 40
C. 12

26. Ebtanas 1991/1992


Suatu unsur X mempunyai dua isotop, yaitu 42X dan 44X. jika massa atom relatif X
= 43,7 maka perbandingan persentase kedua isotop tersebut adalah…
A. 10 : 90 D. 50 : 50
B. 15 : 85 E. 60 : 40
C. 25 : 75

27. Diketahui massa atom relatif (Ar) Cu = 63,5; O = 16; H = 1; S = 32 massa molekul
relatif (Mr) senyawa CuSO4 . 5H2O adalah…
A. 24,9 D. 164,5
A. 185,5 E. 90
B. 159,5

28. jika tetapan Avogadro adalah 6,02 x 1023 dan


massa rumus relatif gas CH4 = 16, maka 2 gram CH4 mempunyai jumlah
partikel…
A. 0,7525 x 1023 D. 12,040 x 1023
23
B. 3,0100 x 10 E. 48,160 x 1023
23
C. 4,8160 x 10

PEMANTAPAN KIMIA X. - 107 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

29. UMPTN ’96 Rayon B


Senyawa yang mengandung jumlah molekul paling banyak adalah…
A. 10,0 g C2H6 (Mr = 30)
B. 11,0 g CO2 (Mr = 44)
C. 12,0 g NO2 (Mr = 46)
D. 17,0 g Cl2 (Mr = 71)
E. 20,0 g C6H6 (Mr = 78)

30. UMPTN ’92 semua Rayon


Pupuk urea, CO(NH2)2, mengandung nitrogen 42%. Jika Mr urea = 60 dan Ar N =
14, maka kemurnian pupuk urea adalah…
A. 45% D. 90%
B. 60% E. 98%
C. 75%

31. UMPTN ’95 Rayon C


Secara teoritis, banyaknya cuplikan S dengan kadar 80%, yang dapat
menghasilkn 8 gram SO3 adalah…(O = 16, S= 32)
A. 3 g D. 6 g
B. 4 g E. 8 g
C. 5 g

32. Massa 0,05 mol NaOH adalah …. (Ar Na = 23, O = 16, dan H = 1)
A. 0,02 gram D. 2,00 gram
B. 0,20 gram E. 20,00 gram
C. 0,20 gram

33. Diketahui massa atom relatif (Ar)O = 16; N = 14; C = 12; H = 1, maka massa dari
0,5 mol urea, CO(NH2)2 adalah…
A. 22 gram D. 44 gram
B. 29 gram E. 60 grm
C. 30 gram

34. Dalam 8 gram gas oksigen (Ar O = 16) terdapat jumlah partikel molekul oksigen
sebanyak …
A. 0.505 x 1023 molekul
B. 3,01 x 1023 molekul
C. 12,02 x 1023 molekul
D. 24,08 x 1023 molekul
E. 48,16 x 1023 molekul

35. UMPTN ’98 Rayon B


Jumlah molekul 2,8 gram CO (Mr = 28) sama dengan jumlah molekul dalam …
(1) 2,0 gram H2 (Mr = 2)
(2) 3,2 gram O2 (Mr = 32)
(3) 1,4 gram N2 (Mr = 28)
(4) 4,4 gram CO2 (Mr = 44)
36. Sebanyak 7,18 gram oksida timbel PbxO y tersusun dari 6,22 g timbel (Ar Pb =
207; O = 16). Harga x dan y adalah…

PEMANTAPAN KIMIA X. - 108 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

A. 1 dan 1 D. 2 dan 1
B. 1 dan 2 E. 2 dan 3
C. 3 dan 2

37. UMPTN ’90 Rayon C


Pembkaran senyawa hidrokarbon CxHy dalam okdigen berlebih meghsilkan 220
mg CO2 (Mr = 44) dan 45 mg H2O (Mr= 18). Jika Ar C = 12 dan H = 1 maka rumus
empiris senyawa tersebut adalah…
A. C2H D. C2H5
B. CH2 E. CH
C. CH3

38. Rumus moleukl dari senyawa dengan rumus empiris (CH2)n (Ar C = 12, H = 1)
yang massa molekul relatifnya 56 adalah…
A. C2H4 D. C4H8
B. C2H6 E. C5H10
C. C3H6

39. Suatu senyawa organik memiliki rumus CxHyOz (Mr = 46). Kadar unsur C, H, dan
O dalam senyawa berturut – turut: 52%, 13,04%, dan 34,78% (Ar C = 12, O = 16,
H = 1). Rumus molekul tersebut adalah…
A. CH4O D. C4H10O
B. C2H6O E. C5H12O
C. C3H6O

40. Ganesha Operation


Suatu senyawa organik tersusun dari 60% karbon, 13,3% hidrogen dan sisanya
oksigen (Ar C = 12; O = 16; H = 1). Rumus empiris senyawa tersebut adalah…
A. C2H4O D. C3H8O
B. C2H6O E. C4H8O
C. C3H6O

41. Ganesha Operation


gram asam laktat (Mr = 90) jika dibakar sempurna akan menghasilkan 88 gram
CO2 dan 36 gram air (Ar O = 16; C = 12; H = 1). Rumus molekul asam laktat
adalah…
A. C2H4O2 D. C4H10O2
B. C2H6O2 E. C4H8O 4
C. C3H6O3

42. sembilan gram unsur X bersenyawa dengan delapan gram oksigen membentuk
oksida X2O3. jika ArO = 16 maka massa atom realtif unsur X adalah…
A. 9 D. 48
B. 24 E. 54
C. 27

43. UMPTN 2001 Rayon B

PEMANTAPAN KIMIA X. - 109 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Suatu oksida unsur logam bervalensi dua mengandung 80% massa tersebut.
Jika massa atom realtif oksigen = 16 maka massa atom relatif unsur tesebut
adalah…
A. 32 D. 64
B. 40 E. 80
C. 56

44. jika hidrat tembaga (II) sulfat dipanaskan maka beratnya berkurang sebnayak
36%. Rumus molekul hidrat tersebut adalah…(Ar Cu = 63,5; S = 32; O = 16; H =
1)
A. CuSO4 . 5H2O D. CuSO4 . 2H2O
B. CuSO4 . 4H2O E. CuSO4 . H2O
C. CuSO4 . 3H2O

45. jika 38 gram MgSO4 x H2O dipanaskan, akan dihasilkan 20 gram senyawa
anhidrat (Ar S = 32; Mg = 24; O = 16; H = 1). Harga x adalah…
A. 2 D. 5
B. 3 E. 6
C. 4

46. UMPTN ’91 Rayon A


Pada pembakaran 12 gram suatu senyawa karbon dihasilkan 22 gram gas CO2
(Ar C = 12, O = 16). Unsur karbon dalam senyawa tersebut adalah…
A. 23% D. 55%
B. 27% E. 77%
C. 50%

47. UMPTN ’96 Rayon B


Jika diketahui hemoglobin (Mr = 68.000) mengandung 0,22% berat besi, maka
jumlah atom Fe (Ar = 56) dalam molekul hemoglobin adalah…
A. 3 D. 6
B. 4 E. 7
C. 5

48. Diantara pupuk dibawah ini yang paling banyak mengadung persentase nitrogen
adalah…(Ar H =1; N = 14; C = 12; O = 16; K = 39; Na = 23)
A. NH4NO3 D. NaNO3
B. CO(NH2)2 E. KNO3
C. NH4NO2

49. Berdasarkan reaksi elektrolisis, maka berat alumunium yang dihasilkan dari 100
ton bauksit murni (Al = 27, O = 16) adalah…
A. 19,0 ton D. 66,6 ton
B. 47,0 ton E. 80,0 ton
C. 52,9 ton

50. 10,00 gram contoh bijih besi mentah mengandung 2,90 gram HgS. Persentase
raksa (Hg) dalam bijih tersebut adalah…
(Ar Hg = 200; S = 32)
A. 1,25 % D. 12,5 %
B. 2,5 % E. 25,0%

PEMANTAPAN KIMIA X. - 110 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

C. 10,0 %

51. UMPTN ’01 Rayon A


Pupuk urea dapat dibuat dengan mereaksikan NH3 dan CO2 menurut reaksi:
2NH3 + CO2 → NH2 – CO – NH2 + H2O
Jika Ar N = 14, C = 12, O = 16, maka untuk membuat 150 kg pupuk urea
diperlukan NH3 sebanyak …
A. 34 kg D. 68 kg
B. 43 kg E. 85 kg
C. 51 kg

52. UMPTN ’99 Rayon B


Bila massa atom relatif H = 1, O = 16, Mg = 24, dan Cl = 35,5 maka jumlah HCl
yang diperlukan untuk dapat tepat menetralkan 5,8 g Mg(OH)2 adalah…
A. 3,65 g D. 7,50 g
B. 4,21 g E. 9,15 g
C. 7,30 g

53. jumlah kalsium oksida yang diperlkan untk bereaksi sempurna dengan 5 mol
asam fosfat sesuai dengan reaksi yang belum setara: CaO + H3PO4 → Ca3(PO4)2
+ H2O adalah…
A. 1 mol D. 7,5 mol
B. 2 mol E. 15 mol
C. 3 mol

54. UMPTN ’97 Rayon A


Reaksi yang terjadi antara KClO3 dan HCl adalah KClO3 + 6HCl → KCl + 3H2O +
3Cl2. jika diketahi Ar K = 39 Cl = 35,5 O = 16; H = 1; untuk memperoleh 142 gram
Cl2 diperlukan KClO3 sebanyak…
A. 122,5 gram D. 40,8 gram
B. 81,7 gram E. 24,5 gram
C. 61,3 gram

55. UMPTN Rayon ’96 C


Jika 0,56 g logam M bereaksi dengan larutan HCl membentuk 0,005 mol H2 dan
larutan MCl2, maka massa atom relatif logam tersebut adalah…
A. 7 D. 56
B. 14 E. 112
C. 28

56. UMPTN ’95 Rayon B


Suatu basa L(OH)3 sebanyak 15,6 gram tepat bereaksi dengan 29,4 gram asam
H2A. jika Ar L= 27; H = 1; O = 16 maka massa molar H2A adalah…
A. 114 g D. 90 g
B. 106 g E. 90 g
C. 98 g

57. UMPTN ’94 Rayon B


Suatu cuplikan senywa PbCO3. xPb(OH)2 yang direaksikan dengan asam sulfat
berlebih menghasilkan PbSO4(s), H2O(l), dan CO2(g). jika gas CO2 yang
dihasilkan 0,5 mol per mol pbSO4, maka nilai x itu adalah…

PEMANTAPAN KIMIA X. - 111 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

A. 1 D. 5
B. 2 E. 25
C. 3

58. UMPTN Rayon A


Untuk pembkaran sempurna 5 mol gas propane (C3H8), mka banyaknya mol gas
oksigen yang diperlukan adalah…
A. 1 D. 15
B. 2 E. 25
C. 3

59. UMPTN ’92 Rayon B


Pada pembakaran sempurna suatu hidrokarbon diperlukan 20 g oksigen. Jika
pada proses iin terbentuk 9 gram air, maka rumus hidrokarbon tersebut adalah
(Ar H = 1, O = 16 )
A. C2H2 D. C3H8
B. C2H4 E. C4H10
C. C2H6

60. 13,5 gram alumunium direaksikan direaksikan dengan asam sulfat yang
berlebihan. Persamaan reaksinya sebagai berikut belum setara).
Al (s) + H2SO4(aq) → Al2 (SO4)3 (aq) + H2(g)
Jumlah mol asam sulfat yang terpakai dalam reaksi diatas adalah.. (Ar Al = 27)
1
A. D. 2
2
3
B. E. 3
4
3
C.
2

61. untuk mendapatkan 3,2 gram Fe2O3 dari reaksi


4Fe(s) + 3O2(g) → 2Fe2O3(s)
Maka jumlah partikel O2 diperlukan adalah…
(Ar Fe = 56; O = 16; tetapanAvogadro dianggap 6 x 1023)
A. 1,2 x 1022 D. 3,6 x 1022
22
B. 1,8 x 10 E. 4,8 x 1022
C. 2,4 x 1022

62. UMPTN ‘89Rayon B


Suatu campuran gas terdiri atas 8 g gas metna, CH4 dan 8 g oksigen. Jika
seandainya semua oksigen yang ada digunakan untuk mengoksidai CH4 dengan
sempurna menjadi CO2, berapa gram CO2 yang terjadi ? (H = 1; C = 12; O = 16)
A. 4,0 g D. 11,0 g
B. 5,5 g E. 22,0 g
C. 8,0 g

63. UMPTN ’91 Rayon B


Sejumlah 3,2 gram gas metana dibakar dengan 16,0 gram oksigen. Gas
karbondioksida yang terbentuk adalah…

PEMANTAPAN KIMIA X. - 112 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

(Ar C = 12, H = 1, O = 16)


A. 2,24 gram D. 8,96 gram
B. 4,40 gram E. 17,6 gram
C. 8,80 gram

64. Ganesha Operation


Pada reaksi 2Al + Cr2O3 → Al2O 3 + 2Cr, 9 gram alumunium direaksikan dengan
38 gram kromium (III) oksida (Cr = 52; Al = 27; O = 16). Massa logam kromium
yang dihasilkan adalah…
A. 8,67 gram D. 26,0 gram
B. 13,0 gram E. 47,0 gram
C. 17,3 gram

65. Ganesha Operation


Gas hydrogen dapat duhasilakn melalui reaksi:
CaH2 + H2O → Ca(OH)2 + H2 (belum setara)
Jika CaH2 yang bereaksi adalah 63, gashidrogen yang ddihasilkan …
(Ar Ca = 40; H = 1; O = 16)
A. 2,0 gram D. 5,0 gram
B. 3,0 gram E. 6,0 gram
C. 4,8 gram

66. Ganesha Operation


Banyaknya H2SO4 yang dapat dihasilkan dari 15,9 gram kuprit (Cu2S) jika setiap
atom S adalam Cu2S dikonversikan menjadi 1 molekul H2SO4 adalah…(Ar Cu =
63,5; S = 32; O = 16; H = 1)
A. 4,9 gram D. 49 gram
B. 9,8 gram E. 98 gram
C. 19,6 gram

67. Ganesha Operation


12 gram contoh Na2CO3 tak murni dilarutkan dan direaksikan dengan larutan
CaCl2 . CaCO3 yang terbentuk ditimbang dan ternyata massanya 10 gram (Ar Ca
= 40 = 40; O = 16; C = 12; Na = 23)
Kadar Na2CO3 dalam contoh adalah…
A. 22% D. 95,0%
B. 44% E. 99,0%
C. 88,3%

68. Kebanyakan asalam klorida komersial dibuat dengan memanaskan NaCl dengan
H2SO4 pekat menurut reaksi;
2NaCl + H2SO4 → Na2SO4 + 2HCl
Berapa banyak asam sulfat yang mengadung 90,0% massa H2SO4 diperlukan
untuk menghasilkan 1000 gram asam klorida pekat yang mengandung 36,5 %
massa HCl?
A. 272 gram D. 900 gram
B. 544 gram E. 980 gram
C. 600 gram
69. Ganesha Operation
Perak oksida , Ag2O, terurai sempurna pada suhu tinggi menghasilkan logam
perak dan gas oksigen. 160 gram perak oksida tak murni menghasilkan 9,6 gram

PEMANTAPAN KIMIA X. - 113 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

gas oksigen. Jika perak oksida adalah satu – satunya sumber oksigen pada
reaksi itu maka kadar perak oksida adalah…(Ar Ag = 108; O = 16)
A. 21,8% D. 87,0%
B. 43,5% E. 95,0%
C. 50,0%

70. UMPTN ’99 Rayon C


Serbuk besi sejumlah 28 gram (Ar Fe = 56) direaksikan dengan 20 gram belerang
(Ar S = 32) sesuai dengan persamaan Fe + S → FeS. Zat yang tersisa sesudah
reaksi selesai adalah…
A. 2 gram belerag D. 8 gram besi
B. 4 gram belerang E. 14 gram besi
C. 7 gram besi

71. Fosfor dapat dibuat dalam tanur listrik menurut persamaan:


Ca(PO4)2 + SiO2 + C→ CaSiO3 + P4 + CO (belum setara)
Berapa gram fosforus, P4, yang terbentuk untuk setiap gram Ca3(PO4)2 yang
digunakan jika Ar Ca = 40; P = 31; O = 16)
A. 0,05 gram D. 0,20 gram
B. 0,10 gram E. 0,40 gram
C. 0,15 gram

72. UMPTN ’01 Rayon A


Sebanyak 2 gram metana (Mr = 16 ) dibakar sempurna, dengan O2 murni. Gas
CO2 yang terbentuk dialirkan ke dalam larutan air kapur, Ca(OH)2, sehingga
terbentuk endapan CaCO3 (Mr = 100). Berat endapan yang terbentuk …
A. 7,5 gram D. 15 gram
B. 10 gram E. 20 gram
C. 12,5 gram

73. UMPTN ’01 Rayon C


Jika unsur A dan B dengan berat yang sama dicampur, dan terjadi reaksi kimia
membentuk AB2 (Ar A = 40; B = 80). Unsur A yang tidak bereaksi adalah…
A. 25% D. 60%
B. 40% E. 75%
C. 50%

74. Akrilonitril, CH2CHCN digunakan untuk menghasilkan serat sintesis, plastik, dan
benda – benda karet. Salah satu proses pembuatan aktrilonitril menggunkan
bahan propena, CH2CHCH3 + NH3 + O 2 → CH2CHCN + H2O (belum setara).
untuk memperoleh 10,6 kg akrinitril , jumlah minimal propena, CH2CHCH3, yang
harus digunakan adalah…(Ar N = 14; C = 12; N = 1)
A. 16,8 kg D. 2,1 kg
B. 8,4 kg E. 1,0 kg
C. 4,2 kg

75. suatu campuran NaCl dan KCl massanya 13,3 gram. Campuran ini dilarutkan
dalam air dan direaksikan dengan larutan perak nitrat, AgNO3 berlebih. AgCl yang
terbentuk ditimbang dan massanya 28,7 gram. Persentase NaCl dalam campuran
adalah…(Ar Ag = 108; K = 39; Cl = 35,5; Na = 23)

PEMANTAPAN KIMIA X. - 114 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

A. 25% D. 60%
B. 44% E. 75%
C. 50%

76. UMPTN ’91 Rayon C


Bila 60 gram logam A yang bervalensi 2 direaksikan dengan asam klorida,
akandihasilkan 56,0 liter gas hydrogen (1 mol gas = 22,4 L). massa atom relatif A
adalah…
A. 65 D. 24
B. 40 E. 23
C. 39

77. Jika 4,4 gram propane dibakar sempurna menurut reaksi:


CH3(g) + O2 (g) → CO2(g) + H2O (l) belum setara) maka volum gas
karbondioksida yang dihasilkan pada keadaan STP adalah…
(Ar C = 12; H = 1)
A. 1,12 liter D. 6,72 liter
B. 2,24 liter E. 7,46 liter
C. 2,75 liter

78. Jika 16,8 liter gas hydrogen (0oC dan 1 atm) direaksikan dengan gas nitrogen
untuk membentuk senyawa ammonium menurut reaksi
N2(g) + 3H2(g) → 2NH3 (g)
Jumlah molekul NH3 yang terbentuk reaksi tersebut adalah…
A. 3,01 x 1022 D. 1,22 x 1022
23
B. 3,01 x 10 E. 1,20 x 1023
24
C. 3,01 x 10

79. sebanyak 3,01 x 1023 molekul dipanaskan dan terurai menurut KClO3 (s) →
KCl(s) + O2(g) (belum setara). Volum gas oksigen yang terbentuk keadaan
standar adalah…
A. 7,47 liter D. 276 liter
B. 16,8 liter E. 672 liter
C. 33,6 liter

80. pada keadaan standar, gas etena (C2H4) mempunyai massa jenis. (Ar C = 12; H
= 1)
A. 0,625 g/L D. 5,000 g/L
B. 1,250 g/L E. 10,000 g/L
C. 2,500 g/L
81. Berapa gram FeS2 (Mr = 120) yang kemurnianya 90% harus dibakar untuk
memperoleh 2,24 liter SO2 (0oC, 1 atm) berdasarkan reaksi dibawah ini ?
FeS2(s) + O2(g) → Fe2O3(s) + SO2 (g) (belum setara)
A. 5,4 gram D. 12,0 gram
B. 6,0 gram E. 21,6 gram
C. 6,7 gram

82. Logam Mg dapat bereaksi dengan gas nitrogen menghasilkan magnesium nitrida,
Mg3N2. Mg3N2 dan NH3. jika logam Mg(Ar = 24) yang bereaksi adalah 3,6 gram
maka gas NH3 yang dihailkan pada kondisi standar adalah…
A. 1,12 L D. 4,48 L

PEMANTAPAN KIMIA X. - 115 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

B. 2,24 L E. 6,72 L
C. 3,36 L

83. Sebanyak 1 mol kalsium sianamida (CaCN2) dan 1 mol air dibiarkan bereaksi
sempurna menurut persamaan:
CaCN2 + H2O → CaCO3 + NH3 ( belum setara). Volum gas NH3 yang dihasilkan
pada keadaan standar adalah…
A. 67,2 L D. 15 L
B. 33,6 L E. 5 L
C. 22,4 L

84. Suatu gas hidrokarbon mempunyai perbandingan massa C dan H = 6 : 1. jika


10,5 gram gas tersebut bervolum 5,6 L pada kondisi standar maka rumus molekul
gas tersebut …
A. CH2 D. C2H6
B. CH4 E. C3H6
C. C2H4

85. UMPTN ’98 Rayon C


Massa 5 L nitrogen pada T dan P tertentu adalah 5,6 gram.berapa jumlah atom
He terdapat dalam 10 L gas He pada T dan P tersebut? (tetapan Avogadro = 6 x
1023; Ar N = 14)
A. 1,2 x 1223 atom
B. 2,4 x 1023 atom
C. 2,7 x 1023 atom
D. 4,8 x 1023 atom
E. 5,4 x 1023 atom

86. UMPTN ’97 Rayon A


Gas X sebanyak 0,20 gram menempati volum 440 mL. jika 0,1 gram gas CO2,
pada T dan P yang sama, menempati volum 320 mL, maka gas X tersebut
adalah…(Ar C = 12; N = 14; O = 16; S ; 32)
A. O2 D. NO2
B. SO2 E. NO
C. SO3

87. Pada suhu dan tekanan yang sama , massa 2 liter gas X = 1 massa 1 liter ga SO2
2
(Mr = 64). Mr gas X adalah..
A. 80 D. 32
B. 64 E. 16
C. 34

88. Sebanyak 3,0 x 1023 atom besi direaksikan dengan asam sulfat secukupnya
menurut reaksi:
Fe(s) + H2SO4(aq) → Fe2(SO4)3 (aq) + H2(g) (belum setara). Pada suhu dan
tekanan tertentu, 1 gram gas O2 (Mr = 32) volumnya 1 liter, maka pada kondisi
yang sama jumlah volum gas H2 yang terjadi pada reaksi di atas adalah…
A. 4 liter D. 24 liter
B. 8 liter E. 36 liter
C. 16 liter

PEMANTAPAN KIMIA X. - 116 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

89. 4 liter gas pentana dibakar sempurna menurut reaksi:


C5H12(g) + H2O (g) + CO2(g) (belum setara). Jika reaksi berlangsung pada
keadaan 1 liter gas N2 massanya 1,4 gram (Ar N = 14; L = 6,02 x 1023), jumlah
molekulgas CO2 yang dihasilkan adalah…
A. 3,01 x 1023 D. 9,03 x 1023
B. 6,02 x 1023 E. 12,04 x 1023
23
C. 7,50 x 10

90. Gas argon yang dibebaskan dari meteroit tidak mempunyai kompisisi isotop yang
sama dengan argon yang terdapat di atmosfir. Massa jenis gas suatu contoh Ar
meteor didapatkan 1,50 g/L pada kondisi dimana 2 liter gas oksigen massanya
2,56 gram. Massa atom relative rata – rata contoh argon tersebut adalah…(Ar O
= 16)
A. 18,75 D. 39,0
B. 37,5 E. 75
C. 38,0

91. Suatu hidrokarbon mempunyai komposisi sebagai berikut, C = 85,7%; H = 14,3%.


Gas hidrokarbon ini mempunyai massa jenis 2,8 g/L pada kondisi dimana gas
SO2 mempunyai jenis 3,2 g/L. rumus molekul hidrokarbon tersebut adalah…
A. CH2 D. C4H8
B. CH4 E. C4H10
C. C3H6

92. Volum gas oksigen yang dibutuhkan untuk membakar sempurna 5 L gas propana
C3H8 adalah…(semua volum diukur pada PT yang sama)
A. 5 L D. 20 L
B. 10 L E. 25 L
C. 15 L

93. UMPTN ’92 Rayon B


Untuk oksidasi sempurna 1 liter campuran yang terdiri aatas 60% metana (CH4)
dan 40% etana (C2H6), dibutuhkan O2 murni sebanyak
A. 2,4 liter D. 3,0 liter
B. 2,6 liter E. 3,2 liter
C. 2,8 liter

94. UMPTN ’91 Rayon C


Jika 100 cm3 dari setiap gas dibawah ini dipanaskan dalam oksigen yang
berlebihan, maka gas yang dihasilkan gas CO2 terbanyak ( diukur pada suhu dan
tekanan yang sama)
A. CO D. CH4
B. C2H6 E. C3H8
C. C2H2

95. UMPTN ’91 Rayon A


Jika 1000 cm suatu oksida nitrogen terurai dan menghasilkan 100 cm3 oksigen
(semua volum gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama), maka oksida
nitrogen tersebut adalah…
A. NO D. N2O4

PEMANTAPAN KIMIA X. - 117 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

B. NO2 E. N2O5
C. N2O

96. Ganesha Operation


Sebanyak 10 dm3 campuran metana dan propana memerlukan 32 dm3 oksigen
untuk pembakaran sempurna pada suhu dan tekanan tetap. Volum metana dan
propana dalam campuran tersebut masing – masing adalah…
A. 4 dm3 dan 6 dm3 D. 7 dm3 dan 3 dm3
3 3
B. 5 dm dan 5 dm E. 8 dm3 dan 2 dm3
3 3
C. 6 dm dan 4 dm

97. Ganesha Operation


Pada pembakaran 100 mL suatu hidrokarbon dengan 500 mL oksigen pada suhu
dan tekanan tetap, diperoleh 300 mL uap air dan 50 mL oksigen. Hidrokarbon
tersebut adalah…
A. C2H6 D. C4H6
B. C3H6 E. C4H8
C. C3H8

98. Ebtanas 1991/1992


Camputan gas CH4 dan CH3H4 yang volumenya 10m3 dibakar sempurna dengan
oksigen. Jika pada T dan P yang sama, ternyata volum gas CO2 yang dihasilkan
24 m3, maka volum masing – masing gas tersebut adalah..
A. 3 m3 dan 7 m3 D. 4 m3 dan 6 m3
3 3
B. 7 m dan 3 m E. 6 m3 dan 4 m3
3 3
C. 5 m dan 5 m

PEMANTAPAN KIMIA X. - 118 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 119 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Hidrokarbon.

Tujuan :
1. Menunjukan adanya unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon.
2. Mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam senyawa karbon
3. Membedakan atom karbon primer, sekunder, tersier,kuartener.
4. Mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan
5. Member nama senyawa alkana, alkena, dan alkuna.
6. Menjelaskan isomer struktur dan isomer ruang.
7. Menyimpulkan hubungan titik didh senyawa hidrokarbon dengan massa molekul
relative dan strukturnya.
8. Menuliskan reaksi sederhana pada senyawa alkana, alkena dan alkuna

Materi pokok
- Senyawa karbon
- Hidrokarbon
- Keisomeran
- Sifat sifat hidrokarbon.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 120 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

A. Senyawa karbon .

• Karbon membentuk suatu golongan besar senyawa yang disebut senyawa


organik.

• Sebagian kecil senyawa karbon seperti oksida, sianida, dan karbonat tidak
digolongkan kedalam senyawa organik.

• Berdasarkan sifat sifat nya senyawa dibedakam menjadi senyawa organik dan
anorganik.
• Ciri ciri senyawa organik
- Mudah terurai pada suhu yang rendah ( tidak tahan panas )
- Umumnya sukar larut dalam air, tetapi dapat larut dalam pelarut organik. (
non polar )
- Mempunyai ikatan kovalen
- Titik didih dan tiik leleh rendah
- Kurang reaktif, seandainya bisa reaksinya sangat lambat.
- Pembakaran sempurna senyawa organik akan menghasilkan gas karbon
dioksida, CO2
- Mempunyai rantai karbon
- Mempunyai isomer.

• Contoh :
CH4, C3H8 , urea, alkohol, gulapasir dll.
( senyawa organik tersusun atas C, H, O, dan unsur unsur lain seperti N, S, P dan
unsur unsur halogen. )

• Ciri ciri senyawa anorganik.


- Tidak mudahterurai (tahan panas )
- Sebagian besar larut dalam air dan kurang larut dalam pelarut organik.( non
polar )
- Mempunyai ikatan ion dan ada pula yang mempunyai ikatan kovalen.
- Titik didih dan titik leleh tinggi.
- Reaktif, mudah bereaksi denga zat lain.
- Jika dibakar tidak menghasilkan gaas CO2
- Tidak punya rantai karbon
- Tidak mempunyai isomer.

• Contoh :

PEMANTAPAN KIMIA X. - 121 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Garam dapur, KCl, dll

• Adanya karbon, hidrogen, dan oksigen dalam senyawa organik dapat ditunjukkan
dengan dengan uji pembakaran.

• Pembakaran organik akan mengubah C menjada CO2 dan H menjadi H2O. Gas
CO2 dapat dikenali karena mengeruhkan air kapur; sedangkan air daspat dikenali
dengan kertas kobalt karena air mengubah warna kertas kobalt dri biru menjadi
merah muda ( pink ). Adapun unsur oksigen biasanya tidak ditunjukkan secara
khusus, tetapi keberadaanya dapat diketahui dari selisih massa antara sampel
dengan jumlah massa karbon + hidrogen + unsur lainnya.
• Sumber senyawa organik adalah makhluk hidup dan sisa sisa makhluk hidup.
Pada tahum 1828 Freiderich wohler berhasil mensintesa urea dari amonium
sianat. Inilah senyawa organik pertama yang berhasil dibuat dilaboratorium.
AgOCN + NH4Cl à NH4OCN + AgCl.
NH4OCN Pemanasan CO(NH2)2

• Kekhasan atom karbon


- Dapat membetuk 4 iktan kovalen
- Dapat membetuk rantai karbon

• Ikatan antar karbon merupakan ikatan yang stabil ( kuat ), karena :


- Semua elektron valensi digunakan saat membentuk ikatan kovalen
- Jari jari atom karbon relatif dekat sehingga gaya tarik inti cukup kuat untuk
mempertahankan elektron agar tidak terlepas dari inti.

• Posisi atom C dalam rantai karbon


- Atom C primer adalah atom C yang terikat pada satu atom C yang lain.
- Atom C sekunder adalah atom C yang terikat pada dua atom C yang lain
- Atom C tersier adalah atom C yang terikat pada tiga atom C yang lain
- Atom C kuartener adalah atom C yang terikat pada empat atom C yang lain

• Jenis ikatan karbon pada rantai karbon.


- Ikatan jenuh ( ikatan tunggal )
Ikatan yang terjadi anmtar dua buah karbon yang masing masing
menyumbangkan sebuah elektron sehingga tersedia sepasang elektron milik
bersama.
Contoh : CH3 – CH3

- Ikatan tak jenuh ( ikatan rangkap )


Ikatan yang terjadi antar atom karbon yang menggunakan lebih dari sepasang
elektron bersama. Ikatan karabon tak jenuh terdiri dari ikatan rangkap dua dan
ikatan rangkap tiga.
Contoh : CH2 = CH2 atau CH ≡ CH

• Hidrokarbon merupakan senyawa organik paling sedesrhana terdiri dari karbon


dan hidrogen saja.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 122 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

• Berdasarkan bentuk rantai karbonya, hidrokarbon dapat dibagi kedalam senyawa


alifatik, alisiklik, dan aromatik.

• Hidrokarbon alifatik yaitu hidrokarbon yang mempunyai ikatan karbon rantai


terbuka.

• Hidrokarbon alisiklik yaitu hidrokarbon yang mempunyai ikatan karbon rantai


tertutup yang tidak konyugat.

• Hidrokarbon aromatik yaitu hidrokarbon yang mempunyai rantai tertutup dengan


ikatan konyugasi, Yaitu selang seling ikatan rangkap dan tunggal.

• Hidrokarbon yang semua ikatan karbon karbonya merupakan ikatan kovalen


tunggal disebut hidrokarbon jenuh. Jika terdapat satu saja ikatan karbon rangkap
atau rangkap tiga digolongkan sebagai hidrokabon tak jenuh.

• Deret homolog adalah Satu golongan senyawa yang suku sukunya berturutan
berbeda dengan CH2 .( deret sepancaran )

• Ciri ciri deret homolog:


a). Sifat kimia mirip
b). Rumus umum sama
c). Suku suku berturutan berbeda CH2
d). Perbedaan Mr antara dua suku berturutan sebesar 14.
e). Makin panjang rantai karbon makin tinggi titik didihnya.

Soal latihan.

1. Apakah kimia organik itu ? mengapa perlu cabang khusus kimia organik ini

2. Manakah diantara senyawa berikut yang tergolong senyawa organik jelaskan


jawabanmu.
a. Garam dapur e. Urea
b. Batu kapur f. Karbon dioksida
c. Alkohol g. Sukrosa
d. Pasir

3. Jelaskan cara sederhana untuk menunjukkan karbon, hidrogen, dan oksigen


dalam sampel organik.

4. Gambarlah 5 kemungkinan struktur senyawa hidrokarbon jenuh yang memiliki 5


atom karbon.

5. Gambarlah suatu senyawa hidrokarbon yang mengandung atom karbon primer,


sekunder, tersier, dan kuartener.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 123 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

6. Penggolongan senyawa kimia kedalam senyawa organik dan senyawa an


organik bukan lagi berdasarkan sumbernya, melainkan berdasarkan sifat
sifatnya. Bandingkanlah sifat sifat umum kedua golongan senyawa tersebut
dalam hal :
a. Stabilitas terhadap pemanasan
b. Titik cair dan titik didih
c. Kelarutan dalam air.
d. Kereaktifan.

7. Apa yang dimaksud dengan hidrokarbon


a. Alifatik jenuh
b. Alifatik tidak jenuh
c. Alisiklik jeuh
d. Alisiklik tidak jenuh
e. Aromatik
Berikan masing masing satu contoh.

B. HIDROKARBON.

• Berdasarkan jenis ikatannya hidrokarbon dapat digolongkan kedalam alkana,


alkena dan alkuna.

Alkana
• Alkana adalah hidrokarbon alifatik jenuh; rumus umum homolog alkana adalah
CnH2n+2 .banyaknya atom C dalam deret homolog disebut suku.
Suku Rumus Nama
ke ( n ) molekul alkana
1 CH4 Metana
2 C2H6 Etana
3 C3H8 Propana
4 C4H10 Butana
5 C5H12 Pentana
6 C6H14 Heksana
7 C7H16 Heptana
8 C8H18 Oktana
9 C9H20 Nonana
10 C10H22 Dekana
11 C11H24 Undekana
12 C12H26 Dodekana

• Alkil adalah alkana yang telah kehilangan satu atom H. kedudukan alkil padan
rantai karbon umumnya sebagai cabang. Alkil mempunyai rumus umum CnH2n + 1

Gugus alkil Nama

CH3- Metil

PEMANTAPAN KIMIA X. - 124 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

CH3 – CH2 – Etil

CH3 – CH2 – CH2 - Propil

CH3 – CH – Isopropil

CH3

CH3- CH2 – CH2 – CH2 Butil


-

CH3- CH2 – CH – Sekunder


 butil
CH3

CH3 - CH – CH2– Isobutil



CH3

CH3 Tertier
 butil
CH3 – C –

CH3

• Tata nama alkana


1. Semua alkana mempunyai akhiran ana
2. Rantai karbon tidak bercabang
a. Bergantung dari jumlah atom C dalam rantai
b. Bila atom C lebih dari 3, diberi awalan n – ( normal )
3. Rantai karbon bercabang
a. Tentukan rantai C yang terpanjang sebagai rantai induk. Bila terdapat dua
atau lebih rantai terpanjang, pilih yang mempunyai cabang terbanyak.
b. Tentukan cabang yang terikat pada rantai induk sebagai alkil.
c. Beri nomor dari salah satu ujung, sehingga atom C yang mengikat alkil
memunyai nomor yang lebih kecil.
d. Jika penomoran sama dari kedua ujung maka harus dipilih alkil yang ditulis
lebih dahulu mendapat nomor yang lebih kecil.
e. Jika terdapat 2 atau lebih alkil yang sama, cukuo ditulis satu kali dengan diberi
awalan ( di = 2, tri = 3, tetra = 4, penta = 5 dst )
f. Alkil alkil ditulis menurut urutan alfabet
g. Penulisan nama dimulai dengan nama cabangkemudian diakhiri nama rantai
induk. Posisi cabang dinyatakan dengan awalan angka. Antara angka dengan
angkadipisahkan dengan tanda koma ( , ). Antara angka dengan huruf
dpisahkan dengan tanda jeda

• Contoh :
CH2 – CH 3

CH3 – CH2 – CH – C – CH – CH3

PEMANTAPAN KIMIA X. - 125 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

  
CH3 CH3 CH – CH3

CH3
4 – etil – 2, 3, 4, 5 – tetra metil heptana.

• Soal latihan.

1. bagaimanakah rumus molekul alkana dengan atom karbon 9 dan 11 ?


2. Nyatakan apakah senyawa berikut tergolong homolog alkana apa bukan ?
a. C13H26
b. C27H52
c. C31H64
3. Tuliskan nama IUPAC alkan berikut :
a. CH3CH2CH2CH(CH3)2
b. CH3CH(CH3)CH 2CH(C2H5)CH3
c. CH3(CH2)2CH(CH3)C2H5
d. (CH3)2CHCH(CH3)CH 2C2H5
e. (CH3)2CHCH(C2H5)CH2CH(C2H5)CH3
f. (CH3)2CH(CH2)2CH(CH3)2

4. gambarkan rumus bangun alkan berikut :


a. 2,3,3 – trimetil pentana
b. 3 – etil – 2, 3 – dimetil pentana
c. 3 – etil – 2,5 – dimetil – 4 – propil heptana.
d. 3 – etil – 2,3,4 – trimetil heksana
e. 3,4,5,6 – tetra etil – 2,7 – dimetil nonana
f. Neopentana ( 2,2 – dimetil propana )
g. Neoheksana ( 2,3 – dimetil butana )

5. Apakah nama berikut sesuai dengan tata nama IUPAC ? bila tidak betulkan agar
sesuai.
a. 3 – metil butana
b. 2 – etil propana
c. 2,3 – dimetil propana
d. 2 – metil – 3 – etil pentana

Alkena

• Alkena adalah hidrokarbon tak jenuh dengan satu ikatn karbon rangkap ( C = C ).
Rumus umum homolg alkena adalah CnH2n .

• Tata nama alkena


1. Rantai induk pada alkena adalah rantai karbon terpanjang yang mengandung
ikatan rangkap. Nama rantai induk berasal dari nama alkana dimana akhiran -ana
diganti dengan –ena
2. Penomoran pada rantai induk dimulai dari salah satu ujung sedemikian sehingga
ikatan rangkap, C = C mendapatkan nomor sekecil mungkin.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 126 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

3. Posisi ikatan rangkap ditunjukkan dengan awala angka, yaitu nomor dari atom
karbon yang ikatan rangkap paling kecil
4. Jika terdapat cabang ( gugus alkil ) pada rantai induk, beri nama alkil yang
sesuai. Aturan lainnya sesuai dengan tata nma alkana.
5. Jika terdapat labih dari satu ikatan C = C, maka akhiran ‘ – na ‘ pada alkana
diganti dengan diena ( ada 2 ikatan C = C ), ‘ – triena ‘ ( ada 3 ikatan C = C ) .
kedua atom C pertama yang terikat ke ikatan C = C, harus memiliki nomor
sekecil mungkin. dan seterusnya.
• Soal latihan.
1. Bagaimanakah rumus molekul alkena dengan jumlah atom C 9 da 11 ?

2. Manakah dari yang berikut tergolong homolog alkena ?


a. C4H8
b. C3H4
c. C5H12
d. C6H12

3. Tulislah nama iupac dan rumus molekul dari:


a. CH3CH2CHCHCH3
b. (CH3)2CHCHCHCH3
c. CH3CH(C2H5)CHCHCH(C2H5)CH3
d. CH3CH(C2H5)CH2CH(C 2H5)CH 2CHCH(CH2CH3)

4. Tulislah rumus bangun dari :


a. 2 – metil – 2 – pentena
b. 2,3 – dimetil – 2 butena
c. 2 - metil – 2 – butena
d. 3 – etil – 2,3 – dimetil – 1 – heksena

5. Apakah nama berikut salah ? bila ya, betulkan sesuai nama IUPAC
a. 3 – pentena
b. 2 – metil – 2 – pentena
c. 4 – metil – 2 – butena

alkuna
• Alkuna adalah hidrkarbon tak jenuh dengan satu ikatan rangkap tiga dengan
rumus umum CnH2n – 2 .
• Tata nama alkuna
1. Rantai induk merupakan rantai yang terpanjang dan mamiliki ikatan rangkap tiga.
Nama alkuna diturunkan dari nama alkana yang sesuai dengan mengganti
akhiran ana menjadi una.
2. atom C pada ikatan rangkap tiga diberi nomor serendah mungkin. Nomor atom C
yang memiliki ikatan rangkap tiga dituliskan diawal nama alkuna.
3. apabila ikatan rangkap tiga berjumlah lebih dari satu, penamaannya sesuai
dengan banyaknya ikatan rangkap tiga tersebut. Mempunyai 2 ikatan rangkap tiga
diberi akhiran diuna, mempunyai 3 ikatan rangkap tiga diberi akhiran triuna dst.
4. Ketenruan lain sama seperti alkana.

• Soal latihan

PEMANTAPAN KIMIA X. - 127 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

1. Bagaimanakah rumus molekul alkuna dengan jumlah atom C 7 da 15 ?

2. Manakah dari yang berikut tergolong homolog alkuna ?


a. C4H8
b. C3H4
c. C5H12
d. C6H12

3. Tulislah nama iupac da rumus molekul dari :


a. C2H5CCCH(CH3)2
b. (CH3)2CHCCCH(C3H7)CH3
c. CH3CH(C2H5)CCCH(CH3)2
d. (CH3)2CHCCCH(CH 3)(C2H5)

4. Tulislah rumus molekul da rumus bangun dari :


a. 4 – metil – 2 – pentuna
b. 4 – etil – 3,3 – dimetil – 1 – heksuna
c. 3 – metil – 1,5 – heksa diuna
d. 2,6 – dimetil – 4 – nonuna

C. ISOMER

• Isomer adalah senyawa senyawa yang mempunyai rumus molekul sama tetapi
berbeda struktur atau konfigurasinya.

• Senyawa senyawa yang mempunyai rumus molekul sama, tetapi berbeda


strukturnya disebut keisomeran struktur.

• Isomer strutur terdiri dari :


a. Isomer Rantai
adalah isomer zat-zat yang segolongan, tetapi mempunyai rantai karbon / rangka
berbeda.
Contoh : Butana dengan 2-metil propana;
b. Isomer Posisi
adalah isomer zat-zat yang segolongan, tetapi letak gugus fungsinya berbeda.
Contoh: 1- butena dengan 2-butena

c. Isomer Fungsi
adalah isomer zat-zat yang tidak segolongan, tetapi mempunyai rumus molekul
sama.
Contoh : 1-butuna dengan 1, 3 – butadiena.

• Senyawa senyawa yang mempunyai rumus molekul dan struktur yang sama
tetapi berbeda konfigurasinya disebut keisomeran ruang.

• Isomer ruag terdiri dari :


a. Isomer Geometri
Isomer geometri dimiliki oleh senyawa yang mepunyai ikatan rangkap dua (-
C=C-) dan mengikat sepasang gugus yg sama secara simetris.

PEMANTAPAN KIMIA X. - 128 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Bila gugus yang sama sepihak atau berdekatan disebut cis, seangkan bila yang
sama berjauhan atau berloainan pihak disebut trans.

A A

C=C

B B
Isomer cis

A B

C=C

B A
Isomer trans

b. Isomer Optik
Isomer optik dimiliki oleh senyawa yang mempnyai atom C aismetris / C khirar yaitu
atom C yang mengikat empat gugus yang berbeda.
P

S–C–Q

R
Senyawa yang mempunyai atom C asimetris mempunyai sifat optis aktif yakni dapat
memutar bidang cahaya terpolarisasi.
dekstro (d) : putar kanan ( searah jarum jam )
levo (l) : putar kiri (berlawanan arah jarum jam)

Soal latihan
1. Periksalakah pasangan pasangan senyawa berikut merupaka isomer atau bukan
?
a. (CH3)2CHCH2CH3 dengan CH3CH2CH(CH3)2
b. CH3CH2CH(CH3)CH2CH3 dengan CH3CH2CH2CH(CH3)2
c. CH3CH2CH(CH3)CH2CH3 dengan CH3CH2CH(CH3)C2H5
2. Tulislah isomer dari :
a. Heksana C6H14
b. Heksena C6H12
c. Heksuna C6H10

3. Nyatakan apakah senyawa berikut memiliki isomer geometri ? jika ya gambarkan


isomer is – transnya.
a. Propena
b. 1 – butena
c. 2 – butena
d. 2 – metil – 2 – butena
e. 3 – metil – 2 – pentena
f. 3 – heksena

PEMANTAPAN KIMIA X. - 129 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

4. enam liter suatu senyawa hidrokarbon dibakar sempurna dengan 80 liter gas
oksigen berlebih menghasilkan gas karbon dioksida dan uap air. Setelah reaksi
berakhir diperoleh volume gas sebanyak 101 liter. Pada keadaan standar ( STP )
kelebihan gas oksigen digunakan bereaksi dengan gas N2 menghasilkan 46 liter
gas NO tetukan isomernya !

5. 10 liter suatu senyawa hidrokarbon dibakar sempurna dengan 120 liter gas
oksigen berlebih menghasilkan gas karbon dioksida dan uap air. Setelah reaksi
berakhir diperoleh volume gas sebanyak 155 liter. Pada keadaan standar ( STP )
kelebihan gas oksigen digunakan bereaksi dengan gas N2 menghasilkan 50 liter
gas NO tetukan isomernya !

6. Empat liter suatu senyawa hidrokarbon dibakar sempurna dengan 59 liter gas
oksigen berlebih menghasilkan gas karbon dioksida dan uap air. Setelah reaksi
berakhir diperoleh volume gas sebanyak 73 liter. Pada keadaan standar ( STP )
kelebihan gas oksigen digunakan bereaksi dengan belerang menghasilkan 14
liter gas belerang trioksida tentukan isomernya. .

7. Suatu senyawa hidrokarbon alifatik sebanyak 28 gram dibakar sempurna


menghasilkan 44,8 liter karbondioksida (pada STP) dan 36 gram air .massa
molekul relative senyawa tersebut adalah 56. tentukan rumus molekul dan
struktur yang mungkin dari senyawa tersebut.

D. Sifat sifat hidrokarbon.

Sifat sifat fisis


• Titik leleh, titik didih dan masa jenis hidrokarbon meningkat seiring dengan
peningkatan masa molekul relatifnya.

• Titik leleh dan titik didih senyawa senyawa yang merupakan isomer berkurang
seiring dengan bertambahnya jumlah cabang dalam molekulnya.

• Untuk jumlah atom C yang sama titik didih alkuna > alkena > alkana karena
adanya ikatan rangkap akan mengurangi luas permukaan dan menambah gaya
ikatan antar molekul.

• Pada suhu 25 oC , pada alkana suku ke 1 s/d ke 4 berwujud gas, suku suku
berikutnya berwujud cair, sedangkan suku suku tinggi, mulai suku ke 18 berwujud
padatan.

• Semua hidrokarbon sukar larut dalam air. Tetapi lebih mudah larut dalam pelarurt
non polar seperti tetra kloro metana , CCl4.

Sifat sifat kimia

PEMANTAPAN KIMIA X. - 130 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

• Alkana adalah golongan senyawa yang kurang reaktif sehingga disebut parafin.
Reaksi terpenting alkana adalah pembakaran, subtitusi dan perengkahan.

• Alkena dan alkuna lebih reaktif dari pada alkana karena mempunyai ikatan
rangkap / rangkap tiga. Reaksi penting dari alkena dan alkuna adalah adisi atau
penjenuhan.

Reaksi kimia pada hidrokarbon


• Reaksi pembakaran senyawa yang dihasilkan adalah CO2 dan H2O
CH4 + 2O2 à CO2 + 2H2O

• Reaksi subtitusi adalah reaksi penggantian atom, ion, atau gugus dengan atom,
ion atau gugus lain. Biasanya terjadi pada alkana.
CH4 + Cl2 à CH3Cl + HCl

• Reaksi adisi aitu penjenuhan ikatan rangkap ( pemutusan ikatan ) denga


penambahan atom. Biasanya terjadi pada alkena dan alkuna. Untuk alkuna
membutuhkan pereaksi dua kali lebih banyak dibandingkan dengan alkena.
a. adisi hidrogen ( hidrogenasi ), katalis Pt atau Ni
CH2 = CH2 + H2 à CH3 – CH3

b. adisi halogen ( halogenasi )


CH2 = CH2 + Cl2 à CH2Cl – CH2Cl
1,2– dikloro etana

c. adisi hirogen halida


CH2 = CH – CH3 + HCl à
CH3 – CHCl – CH3 .
Aturan markonikov :
Jika alkena tidak simetris diadisi oleh hidrogen halida, ion H+ dari HX cenderung
berikatan dengan atom karbon pada ikatan rangkap yang lebih banyak mengikat
atom hidrogen

• polimerisasi adalah penggabungan molekul molekul sederhana menjadi molekul


besar. Molekul sederhana yang mengalami polimer disebt monomer, sedangkan
hasilnya disebut polimer. Polimer alken terjadi berdasarkan reaksi adisi
n CH2 = CH2 à ( - CH2 - CH2 - )n

• Reaksi eliminasi yaitu reaksi penghilangan suatu gugus atom pada suatu
senyawa dan terbentuk ikatan rangkap (kebalikan reaksi adisi)
Contoh
CH3 – CH3 à CH2 = CH2 + H2

• Perengkahan atau cracking ialah pemutusan rantai karbon menjadi potongan


potonga yang lebi pendek. Perengkahan daat terjadi bila alkana dipanaska pada
suhu dan tekanan tinggi tanpa oksigen.
C14H30 à C7H16 + C7H14

PEMANTAPAN KIMIA X. - 131 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Soal latihan.

1. Alkana jika di panaskan akan mengalami reaksi cracking. Tuliskan reaksi


perengkahan yang menghasilkan heksana dari senyawa :
a) Oktana
b) Dekana

2. Tuliskan reaksi:
a) Adisi senyawa 1 - pentena dengan gas hydrogen
b) Adisi senyawa 2-butena dengan gas klorin
c) Adisi senyawa 1- propena dengan asam klorida
d) Etana + gas klorin

3. Butana dan butena dapat di buat melalui proses cracking ,reaksi C8H18 à C4H8 +
C4H10
a) Jelaskan apa yang dimaksud dengan proses cracking
b) Apakah C8H18 tergolong alkana atau alkena ? jelaskan jawaban anda .
c) Alkana dan alkena dapat dibedakan dengan menggunakan suatu preaksi ,
jelaskan

4. Suatu hidrokarbon (x) dengan jumlah atom karbon 2 dapat memudarkan warna
air bromin, Br2 (dapat mengalami reaksi adisi ).
a) Termasuk deret homolog manakah hidrokarbon tersebut ?
b) Tentukan rumus molekul serta struktur hidrokarbon tersebut
c) Tuliskan persamaan reaksi pembakaran sempurnanya dengan oksigen .

5. Tuliskan reaksi :
a) Adisi senyawa butuna dengan 2 mol gas hydrogen
b) Adisi senyawa 2-butuna dengan gas klorin
c) Adisi senyawa 2-heksuna dengan dua mol asam klorida
d) Kalsium karbida dengan air à hasil
e) Etuna dengan 2 mol Br2

6. 8,4 gram hidrokarbon dibakar sempurna menghasilkan 26,4 gram gas CO2. Pada
( P,T ) volume 2,8 gram gas hidrokarbon tersebut 0,8 liter. Pada ( P,T) massa 4
liter gas N2 14 gram . ( C=12; H=1; O=16; N=14 ) tentukan :
a. Rumus molekul
b. Rumus struktur
c. Rekasi dengan H2. Br2, I2, dan HBr
d. Rekasi polimernya

7. Suatu hidrokarbon alifatik terdiri dari 85,7 % karbon. Jika massa 3,36 liter
(STP) senyawa tersebut 6,3 gram tentukan :
a. Isomernya
b. Rekasi dengan H2, Cl2, HBr, I2
c. Reaksi polimernya.

PILIHAN GANDA

PEMANTAPAN KIMIA X. - 132 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

1. untuk mengenali adanya senyawa karbon dalam suatu bahan dapat dilakukan
dengan cara membakar bahan tersebut, dengan harapan bila mengandung
senyawa karbon akan menghasilkan ….
a) Uap air
b) air kapur
c) Gas karbon dioksida
d) endapan kapur
e) Gas karbon monoksida

2. sebenarnya kimia organic dan anorganik tidaklah perlu di pisah-pisahkan, tetapi


keduanya memang sudah mempunyai perbedaan di bawah ini, kecuali …
a. senyawa organik umumnya mudah terurai karena panas
b. titik didik senyawa organik relative lebih rendah dibandingkan senyawa
anorganik
c. kelarutan senyawa organic dalam air jauh lebih tinggi daripa senyawa
anorganik
d. reaksi senyawa organic umumnya lebih lambat dibandngkan senyawa
anorganik
e. umumnya senyawa organic menunjukan gejala isomeri

3. senyawa di bawah ini merupakan senyawa organic, kecuali …


a. H2CO3 d. H2C2O4
b. CO(NH2)2 e. CH3OCH3
c. CH3COOH

4. keistimewaan atom karbon dibandingkan dengan atom lain adalah …


a. atom karbon mempunyai 4 elektron valensi, sehingga hanya dapat
membentuk ikatan kovalen rangkap dua
b. atom karbon mempunyai kemampuan membentk=uk rantai terhadap atom
karbon yang lain
c. atom karbon dengan nomer 6 dapat berikatan dengan 6 atom karbon lain
sekaligus
d. atom karbon dapat bersenyawa dengan hamper seluruh atom yang ada di
table berkala unsure
e. atom karbon adalah atom yang dapat berikatan ion dengan atom lain

5. kekhasan atom karbon yang menyebabkan unsure karbon mempunyai banyak


ragam senyawa adalah …
a. mempunyai 4 elektron valensi yang dapat untuk berikatan kovalen
b. dapat membentuk rantai karbon dengan berbagai bentuk
c. mempunyai konfigurasi electron yang belum stabil seperti gas mulia
d. bentuk ruang ikatan padat atom karbon adalah tetrahedron
e. merupakan zat padat yang sangat stabil pada suhu kamar

6. di bawah ini adalah contoh-contoh bentuk rantai karbon:


I. C – C – C – C – C

II. C – C – C – C -- C
|

PEMANTAPAN KIMIA X. - 133 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

III. C=C–C–C–C

IV. C–C–C=C=C
|
C

V. C – C
| |
C– C
Di antara contoh- contoh di atas yang termasuk rantai karbon jenuh bercabang
adalah
a. 1 d. 4
b. 2 e. 5
c. 3

7. dari bentuk rantai karbon di bawah ini , yang merupakan rantai tertutup jenuh
adalah …
a. C – C d. C = C = C
| |
C-C

b. C – C – C e. C – C – C – C
| | |
C C C–C–C

c. C – C – C
|
C

8. Di bawah ini yang merupakan rantai karbon cabang tak jenuh adalah ….
a) C – C – C d. C = C = C
b) C – C = C e. C – C – C – C
c) C – C = C | |
| C–C
C

9. rantai karbon tertutupdengan ikatan konjugasi ditunjukan ….


a) C=C d. C – C
/ \ / \
C C–C C C–C
\\ // \ /
C -- C C–C

b. C=C e. C–C
/ \ / \
C C C C
\\ // || ||

PEMANTAPAN KIMIA X. - 134 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

C–C C C
\ /
C -- C
c. C – C
/ \
C C
\ /
C–C

10. semua senyawa di bawah ini termasuk hidrokarbon ,kecuali …..


a) Metana d. butena
b) Etana e. air
c) Propena

11. senyawa hidrokarbon jenuh adalah alkana.rumus umum alkana adalah …


a. CnH2n+1 d. CnH2n-2
b. CnH2n+2 e. CnH2n-1
c. CnH2n
12. dibawah ini adalah pernyataan tentang posisi ataom karbon terhadap atom
karbon yang lain
1) atom C primer adalah atom C yang mengikat 3 atom C yang lain
2) atom C sekunder adalah atom C yang mengikat 2atom C yang lain
3) atom C sekunder pada hidrokarbon jenuh mengikat 2 hidrogen
4) atom C tersier adalah atom C yang mengikat 1 atom C yang lain
dari pernyatan tersebut yang benar adalah …
a. 1 dan 2 d. 2 dan 4
b. 1 dan 3 e. 3 dan 4
c. 2 dan 3
13. alkana disebut paraffin ,sebab ..
a. berupa zat cair pada suhu kamar
b. dapat membentuk rantai dengan ataom karbon yang lain
c. memiliki atom karbon bervalensi 4
d. memiliki rumus umum CnH2n+2
e. sukar bereaksi dengan zat lain

14. suatu senyawa mempunyai rumus struktur sebagai berikut :


CH3 – CH2 – CH(CH3)– C(CH3)2 – CH3
Nama senyawa tersebut adalah .. ..
a. 3,4,4-trimetilpentana
b. 3,4,4-trimetilbutana
c. 2,2,3- trimetilpentana
d. 3-metil-4-etilpentana
e. 2-etil-4-metilbutana

15. senyawa pentana dengan 2-metilbutana merupakan dua senyawa yang saling
berisomeri …
a. rantai d. polimeri
b. posisi e. gugus fungsi
c. metameri

16. kerangka karbon dari senyawa alkana ditulis sebagai berikut :

PEMANTAPAN KIMIA X. - 135 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

C
|
C–C C
| |
C–C–C–C–C–C
| |
C C–C
|
C
Dari senyawa tersebut terdapat …
a. 7 atom C primer, 2 atom C sekunder, 4 atom C tersier dan 1 atom kwarterner
b. 7 atom C primer ,1 atom C sekunder , 5 atom C tersier dan 1 atom kwarterner
c. 8 atom primer ,1 atom C sekunder ,4 atom tersier dan 1 atom kwarterner
d. 8atom C primer 1 atom C sekunder ,3 atom tersier dan 2 atom kwarterner
e. 8 atom C primer ,1atom C sekunder , dan 5 atom C tersier

17. di bawah ini adalah isomeri rantai dari heksana kecuali …


a. 2-metilpentana D. 3-metilpentana
b. 2,3-dimetilbutana E. 2,2-dimetilbutana
c. 3,3-dimetilbutana

18. Berikut ini yang bukan merupakan sifat deret homolog adalah …
a. Dapat di nyatakan dengan suatu rumus umum
b. Titik didihnya menigkat dengan panjang rantai
c. Anggotanya mempunyai sifat kimia yang serupa
d. Mempunyai rumus empiris yang sama
e. Dari suatu anggota ke anggota berikutnya berbeda CH2

19. senyawa 2,2,6 – trimetil – 4 – propil – 3 isopropil oktana memiliki rumus struktur

a. CH3 – CH(CH3) – CH(CH3) – CH(C3H7) –CH(C3H7) – (CH2)2 – CH3
b. CH3 – CH(C3H7) – CH(CH3) – CH(CH3) – CH(C3H7) – (CH2)2 – CH3
c. CH3 – C(CH3)2 – C(C3H7)2 – (CH2)2 – CH(CH3) – CH2 -- CH3
d. CH3 – C(CH3)2 – CH(C3H7) – CH(C3H7) – CH2 – CH(CH3) – CH2 – CH3
e. CH3 – C(CH3)2 – CH – CH(C3H7) – CH2 – CH(CH3) – CH2 – CH3

20. Diantara pasangan senyawa di bawah ini yang satu deret homolog adalah ….
a. Propana dengan propena
b. Butana dengan butuna
c. Etuna dengan etena
d. Pentena dengan heksena
e. Butena dengan heksuna

21. diketahui beberapa senyawa alkana sebagai berikut:


1) CH3 –CH2 – CH2 –CH3
2) CH3 – CH(CH3) – CH3
3) CH3 –CH2 – CH2 –CH2 – CH3
4) CH3 – CH2 –CH(CH3) – CH3
5) CH3 -- C(CH3)2 – CH3
Di antara senyawa alkana di atas yang mempuntai titik didih tertiggi adalah ….
a. 1 d. 4

PEMANTAPAN KIMIA X. - 136 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

b. 2 e5
c. 3

22. tata nama senyawa alkana di bawah ini adalah tata nama yang di banarkan
menurut IUPAC, kecuali ….
a. 2-metilbutana
b. 3-metilbutana
c. 3-etil – 2 metil heksana
d. 2,2-dimetilheksana
e. 2,2,3,3-tetrametilheksana
23. senyawa CH3CH2CH2CH3 dan (CH3)3CH keduanya merupakan …..
a. anggota deret homologyang berbeda
b. hidrokarbon jenuh dan tidak jenuh
c. saling berisomeri
d. mempunyai sifat tisis dan kimia yang sama
e. mempunyai titik didih yang sama

24. jika senyawa metana direaksikan dengan 4 mol gas klorin ,senyawa yang yerjadi
adalah
a. monoklorometana d. tetraklorometana
b. triklometana e. kloroform
c. diklorometana

25. diantara sifat kimia alkana terdapat reaksi Cracking. Reaksi tersebut bertujuan
untuk ..
a. memperpanjang rantai karbon
b. memperpendek rantai karbon
c. membuat alkana semakin stabil
d. membuat alkana semakin reaktif
e. membuat alkana secara umum

26. diantara senyawa alkana yang dinamakan gas rawa adalah ..


a. pentana d. etana
b. butane e. metana
c. propane

27. senyawa –senyawa dalam satu deret homolog mempunyai sifat sebagai berikut,
kecuali …
a. sifat kimianya secara umum sama
b. persen komponennya sama
c. rumus umumnya sama
d. dua senyawa selalu memiliki selisih Mr =14
e. semakin banyak cabang semakin kecil titik didihnya

28. manakah diantara sifat-sifat berikut yang sama antara anggota deret homolog .?
a. titik leleh
b. rumus empiris
c. jumlah ikatan permolekul
d. jumlah atom karbon permolekul
e. jenis reaksi yang dapat di alami

PEMANTAPAN KIMIA X. - 137 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

29. dua macam hidrokarbon X dan Y memiliki presentase ( masa ) hydrogen yang
sama .hal ini menunjukan bahwa X dan Y tersebut memiliki persaman dalam hal
..
a. rumus empiris
b. jumlah atom dalam molekul
c. jumlah isomer
d. massa relative molekul
e. rumus struktur

30. pada pembakaran sempurna hidrokarbon jenuh akan di hasilkan …


a. karbon dioksida (CO2)
b. air (H2O)
c. karbon dioksida dan air
d. alkanol
e. alkanol dan alkanal

31. manakah di antara reaksi-reaksi berikut yang menggambarkan reaksi


pembakaran sempurna dari C3H7OH ?
a. C3H7OH + O2 à C2H5CO2 + H 2O
b. 2C3H7OH + 3O2 à 6CO2 + 8H2O
c. 2C3H7OH + 5O2 à 6CO2 + 8H2O
d. 2C3H7 OH + 6O2 à 6CO2 + 8H2O
e. 2C3H7OH + 9O2 à6CO2 + 8H2O

32. hidrokarbon yang memiliki 2 buah ikatan rangkap 2, secara umumdi namakan
…..
a. alkena d. alkatetraena
b. alkadiena e. alkapentena
c. alkatriena

33. diantara keempat senyawa berikut ini,manakah alkena yang memiliki rumus
molekul C4H8?
1. H H H H
| | | /
H–C–C–C=C
| | \
H H H

2 H H H H
| | | |
H–C–C=C–C–H
| |
H H
3. H H
\ /
H–C–C–H
| |
H–C–C–H
/ \
H H

PEMANTAPAN KIMIA X. - 138 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

4. H H
| |
H–C–C–C–H
| || |
H C H
/\
H H
a. 1 dan 4 saja d. 2 dan 3 saja
b. 1,2 dan 4 saja e. 3 dan 4 saja
c. 1,2,3 dan 4

34. manakah di antara penjelasan yang benar mengenai persamaan sifat antara
etana dan etena ? keduanya …
a. merupakan hidrokarbon tak jenuh
b. dapat meluruhkan warna air bromine
c. dapat mengalami polimerisasi
d. dapat bereaksi dengan uap airmembentuk alcohol
e. dapat terbakar menghasilkan karbon dioksida dan uap air.

35. diketahui lima senyawa di bawah ini :


1) C3H4 4) C4H10
2) C3H8 = 5) C4H8
3) C3H6
Senyawa di atas yang termasuk alkena adalah
a. 1 dan Dua d. 3 dan 4
b. 2 dan 3 e. 3 dan 5
c. 2 dan 4

36. rumus umum alkena yang memiliki 3 buah ikatan rangkap dua adalah ….
a. CnHn d. CnH2n-4
b. CnH2n e. CnH2n-6
c. CnH2n-6

37. Senyawa dengan rumus struktur :


CH3 – CH(CH3) – (CH2)2 – CH = CH2 diberi nama ….
a. 2,3- dimetil – 1 - pentena
b. 2 – metil – 1 - heksena
c. 3.3,4-trimetil - 1 - pentena
d. 2-heksena
e. 5-metil – 1 - heksena

38. senyawa dengan rumus strujtur :


CH3
|
CH3 – C – CH3 |
CH3 – CH2 – C – CH – CH – CH2CH2CH3 || |

H2C CH – CH3
|
CH3
Diberi nama …..

PEMANTAPAN KIMIA X. - 139 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

a. 2-etil-3-isopropil-4-tersierbutil-3-heptena
b. 2-etil-3-isopropil-4- tersierbutil-2-heptena
c. 2-etil-3-isopropil-4-tersirbutil-!-heptena
d. 3-etil-$-isopropil-5-tersierbutiloktena
e. 3-etil-4-isopropil 4-tersierbutiloktena

42 antara 1 - oktena dengan 2- oktena adalah isomeri …..


a. posisi d. metameri
b. rantai e. polimeri
c. gugus fungsi

43 dalam senyawa alkena terdapat 3 macam isomeri ,yaitu ….


a. Rantai,metameri.optik
b. Posisi,polimerisasi,metameri
c. Geometri,optic,polimerisasi
d. Rantai,posisi,geometri
e. Optic,polimerisasi,metameri

44 Senyawa dengan rumus :


CH3 CH3
\ /
C=C
/ \
C2H5 H
Nama senyawa di atas adalah ….
a) Cis-2-pentena
b) Trans-2-pentena
c) Cis-3-metil-2-pentena
d) Trans-3-metil-2-pentena
e) Cis-2-etil-2-butena

45 Diketahui 5senyawa sebagai berikut :


1) 3-metil-2-butena
2) 3-metilbutena
3) Pentena
4) 2-pentena
5) 2,2-dimetilpropana
Senyawa-sentawa di atas yang saling berisomeri rantai adalah …..
a) 1 dan 2 d. 3 dan 5
b) 2 dan 3 e. 4 dan 5
c) 3 dan 4

46 Pernyataan yang benar tentang senyawa pentena adalah …


a) Mempunyai 2 buah metameri
b) Mempunyai 2 buah isomeri posisi
c) Mempunyai 3 buah isomeri optic
d) Mempunyai 3 buah isomeri rantai
e) Mempunyai 4 buah isomeri geometri

47 Pasngan hidrokarbon di bawah ini yang saling berisomeri posisi adalah …


a) 2-metil heptana dengan 3-metilpentana

PEMANTAPAN KIMIA X. - 140 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

b) 2,2-dimetilheksana dengan 3,3-dimetilheksana


c) 2-metilpentana dengan pentana
d) 2-pentena dengan 3-pentena
e) 2-heksana dengan 3-heksena

48 Senyawa cis-3-metilheksena dengantrans-3-metil heksena mupakan 2 senyawa


yang saling berisomeri ….
a) Posisi d) rantai
b) Geometri e) polimeri
c) Optic

49 Senyawa dengan rumus molekul C5H10 memiliki isomeri struktur sebanyak …..
a) 2 d) 5
b) 3 e) 6
c) 4

50 Senyawa dengan rumus molekul C6H12 memiliki isomeri geometri sebanyak …..
a) 3 d) 5
b) 4 e) 8
c) 6

51 Manakah diantara pernyataan berikut yang benar mengenai persaman dan


perbedaan antar isomer ?
Persamaan Perbedaan
a) Sifat kimia rumus molekul
b) Sifat fisis sifat kimia
c) Rumus molekul struktur
d) Struktur massa molekul
e) Struktur rumus molekul

52 Dibawah ini adalah cara cara pembuatan senyawa butena ,kecuali ….


a) Adisi senyawa butuna dengan 1 mol hydrogen
b) Adisi senyawa butana dengan 1 mol hydrogen
c) Proses cracking dari senyawa oktana
d) Eliminasi senyawa 2-klorobutana dengan kalium hidroksida, KOH, dalam
alcohol
e) Dehalogenasi dihalogen alkana denhan logam zink (Zn)

53 Diantara senyawa di bawah ini yang mempunyai daya adisi adalah …..
a) CH3CH(CH3)2
b) CH3(CH2)2C(CH3)3
c) CH3CH2CH(CH3)2
d) CH3CH2C(CH3)3
e) CH3(CH)2CH3

54 Berubahnya alkena menjadi alkana oleh gas hydrogen merupakan peristiwa ….


a) Polimerisasi adisi
b) Polimeri kondensasi
c) Kondensasi
d) Penjenuhan
e) eliminasi

PEMANTAPAN KIMIA X. - 141 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

55 Alkena dengan pemanasan yang tinggi akan mengalami reaksi adisi. Reaksi
tersebut adalah …….
a) CH2 = CH – CH3 + Cl 2 à CH2Cl – CHCl – CH3
b) CH2 = CH – CH3 + Cl2 à CH3 – CHCl – CH3 + HCl
c) CH2 = CH – CH3 + Cl 2 à CH2Cl – CH2 – CH3 + HCl
d) CH2 = CH – CH3 + Cl 2 à CHCl = CH – CH3 + HCl
e) CH2 = CH – CH3 + Cl 2 à CH2 = CH – CH2Cl + HCl

56 Antara butana dengan isobutana keduanya merupakan isomeri …..


a) Posisi d) ruang
b) Rantai e) optik
c) Metameri

57 Senyawa propane adalah hasil reksi antara propena dengan gas hydrogen.
Reaksi tersebut merupakan reaksi ….
a) Substitusi d. oksidasi
b) Adisi e. polimerisasi
c) Eliminasi

58 Turunan alkana yang dapat melakukan reaksi adisi ,mempunyai rumus umum
…..
a) CnH2N+2 D. CnH2n+1COOH
b) CnH2n+1OH E. CnH2n
c) (CnH2n+1)2O

59 Diketahui lima reaksi sebagai berikut :


1) CH3 – CH = CH2 + HCl à CH3 – CH2 – CH2Cl
2) CH3 – CH = CH2 +HCl à CH3 – CHCl – CH3
3) CH3 – CH = CH – CH2 – CH3 + HCl à CH3 – CHCl – CH2 – CH2 – CH3
4) CH3 -- CH = CH – CH2 – CH3 + HCl à CH3 – CH2 – CHCl – CH2 – CH3
5) CH3 – CH = CH – CH3 + HCl à CH3 - CHCl – CH2 – CH3

Dari kelima reaksi di atas yang memenuhi kaidah reaksi adisi adlah ….
a) 1,2 dan 3 d. 2,4 dan 5
b) 1,3 dan 5 e. 3 ,4 dan 5
c) 2,3 dan 4

60 Diketahui senyawa alkena :


CH3 CH3
| |
CH3 – C – CH – C – CH = CH2
| | |
CH3 CH3 C2H5

Senyawa tersebut memiliki cabang sebanyak


a) 2 macam d. 5 macam
b) 3 macam e. 6 macam
c) 4 macam

61 Senyawa 2,3-diklorobutana merupakan hasil klorinasi dengan senyawa …

PEMANTAPAN KIMIA X. - 142 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

a) Klorobutana d. butena
b) Butil klorida e. 2-butena
c) Butana

62 Senyawa 2-kloropropana merupakan hasil penjenuhan dengan HCl atas


senyawa ….
a) Propana d. Propena
b) Propuna e. Klorobutana
c) 2,2-diklorobutana

63 Pada P dan T tertentu 5 mL hrokarbon tak jenuh tepat di bakar dengan 22,5 mL
gas oksigen.jika senyawa tersebut termasuk alkena dan dihasilkan gas karbon
dioksida 15 mL, maka senyawa di maksud adalah …
a) Etena d. 2-butena
b) Propena e. pentena
c) Butena

64 Pembakaran sempurna suatu hdrokarbon menghasilkan gas CO2 dan H2O .jika
pada P & T yang sama kedua gas tersebut volumenya sama ,maka deret
homolog hidrokarhon tersebut adalah ……
a) Alkana d. alkadiena
b) Alkena e. alkadiuna
c) Alkuna

65 Antara 2-butena dengan 1,2-butadiena berbeda dalam hal ……


a) Posisi ikatan rangkap
b) Banyaknya atom karbon
c) Banyaknya rantai cabang
d) Rantai utama
e) Jumlah ikatan rangkap

66 Di antara molekul di bawah ini ,yang mempunyai ikatan tunggal ,ikatan rangkap
dua ,dan ikatan rangkap tiga adalah ……
a) C4H3 d. C4H6
b) C4H4 e. C4H8
c) C4H5

67 Di bawah ini adalah zat-zat yang mampu mengadisi senyawa alkena, kecuali
…….
a) Gas hydrogen d. asam sulfat
b) Gas klorin e. asam fosfit
c) Gas bromin

68 Pada suhu tinggi dengan katalisator asam. Molekul etena menjadi polietena,
reaksi tersebut termasuk reaksi …
a) Adisi .
b) Kondensasi
c) Polimerisasi
d) Polimerisasi adisi
e) Polimerisasi kondensasi

PEMANTAPAN KIMIA X. - 143 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

69 Nama trivial senyawa etena adalah …….


a) Etilalkana d. etiluna
b) Etilena e. etaetena
c) Asetilena

70 Oleh pengaruh suhu tinggi reaksi antara alkena denhan gas klorin adalah …..
a) Adisi d. oksidasi
b) Substitusi e. reduksi
c) Eliminasi

71 Di bawah ini adalah ini kegunaan etena. Kecuali …..


a) Memeram buah-buahan yang masih hijau
b) Anestetik umum
c) Pembuatan kaca
d) Pembuatan plastic
e) Bahan dasar pembuatan glikol

72 Manakah di antara senyawa –senyawa berikut yang dapat mengalami reaksi


polimerisasi ?
a. CH3CH2Cl
b. CH3CH=CH2
c. CH3CH2CH2CH3
O
//
d. CH3C
\
OH
e. CH3CH2OH
73 Suatu molekul polimer memiliki struktur srbagai berikut :
-- CH2 – CH2 -- CH2 – CH2 – CH2 – CH2 --
Apakah monomer penyusunnya ?
a. CH4 D. C3H6
b. C2H4 e. C3H8
c. C2H6

74 PTFE yang merupakan suatu polimer adisi yang digunakan untuk melapisi
permukaanperalatan dapur anti-lengket (Teflon) memiliki struktur sebagai berikut
:

F F F F F F
| | | | | |
- C – C – C – C – C – C --
| | | | | |
F F F F F F
Apakah monomer penyusunnya ?

a. F F
\ /
C=C
/ \
F F

PEMANTAPAN KIMIA X. - 144 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

b. F F
| |
F–C–C–F
| |
F F

c. F F F
| | /
H–C–C=C
| |
F F

d. F F F
| | |
F–C–C–C–F
| | |
F F F

e. F F F F
| | | |
F–C–C=C–C–F
| |
F F

75 Suatu polimer yang di buat dengan reaksi adisi polimerisasi memilikistruktur


sebagai berikut

Cl H Cl H Cl H
| | | | | |
-- C – C –- C – C –- C – C --
| | | | | |
H H H H H H

Apakah monomer penyusunya ?


Cl Cl
| |
a. H – C – C – H
| |
H H

Cl H
| |
b. H – C – C – H
| |
H H

Cl H
\ /

PEMANTAPAN KIMIA X. - 145 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

c. C = C
/ \
H H
Cl H H
| | /
d. H – C – C = C
| \
H H
Cl Cl
\ /
e. C = C
/ \
H H

76 Apakah polimer yang dapat di buat dari monomer berikut ?


H Cl
| |
C=C
| |
F F

a) H F H F
| | | |
-- C – C – C – C ---
| | | |
Cl F Cl F

b. H F H F
| | | |
-- C – C --- C – C --
| | | |
Cl Cl Cl Cl

c. H Cl H Cl
| | | |
-- C – C --- C – C ---
| | | |
F Cl F Cl

d. H Cl H Cl
| | | |
-- C – C -- C – C –
| | | |
F F F F

e. H Cl H Cl
| | | |
-- C – C – C --- C --
| | | |
H F H F

PEMANTAPAN KIMIA X. - 146 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

77 Di antara hidrokarbon di bawah ini yang mempunyai isomeri geometri adalah …..
a) Alkana d. alkadiuna
b) Alkena e. alkatriuna
c) Alkuna

78 Pada reaksi adisi dikenal beberapa aturan ,di antaranya aturan …


a) Mendeleev d. vladimer putin
b) Moseley e. chefchenko
c) Markovnikov

79 Macam isomeri pada alkuna adalah …


a) Rantai d. rantai dan posisi
b) Posisi e. geometri
c) Rantai,posisi,dan geometri

80 Di antara senyawa berikut yang dapat mempunyai isomeri geometri (cis-trans)


adalah …..
a) Etena d. 2-butena
b) 1-butena e. kloro etena
c) 1-butena

81 Senyawa dengan rumus struktur :


CH3 – CH(CH3) – C = C -- CH(CH3) – C(CH3)3 diberinama …..
a) 1,1,1,2,5-pentametil-3-heksuna
b) 1,1,13,4,-pentametil-4-heksuna
c) 2,2,3,6-tetrametil-3-heksuna
d) 2,2,3,6-tetrametil-4-heptuna
e) 2,5,6,6-tetrametil-3-heptuna

82 Di antara senyawa di bawah ini yang tidak memiliki isomeri rantai adalah …..
a) Pentuna d. 2-heksuna
b) 2-pentuna e. heptuna
c) Heksuna

83 Asetilena adalah senyawa alkuna dengan rumus struktur ….


a) CH ≡ CH
b) CH3 – C ≡ CH
c) CH3 – C ≡ C --- CH3
d) CH3 – CH2 – C ≡ CH
e) CH3 – C ≡ C – CH2 – CH3

84 Diketahui senyawa alkuna |


1) C3H4 d. C9H16
2) C6H10 E. C14H26
3) C8H14
Dari senyawa di atas yang pada suhu kamar berwujud gas adalah …..
a) 1 d. 4
b) 2 e. 5
c) 4

PEMANTAPAN KIMIA X. - 147 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

85 Pentana adalah hasil penjenuhan senyawa pentuna. Pernyataan di bawah ini


yang benar adalah …..
A. Diperlukan 1 mol gas hidrogen
B. Di perlukan 2 mol gas hydrogen
C. Di perlukan 2 mol gas katalis Ni
D. Diperlukan 2 mol gas klorin
E. Diperlukan 3 mol gas bromin

86 Yang bukan isomer heksuna adalah …..


A. 2-heksuna
B. 3-heksuna
C. 4-heksuna
D. 3-metilpentuna
E. 4-metilpentuna

87 Di bawah ini adalah kegunaan asetilena, kecuali …..


A. Untuk mengelas
B. Mengisi balon gas
C. Bahan pembuatan asam asetat
D. Bahan dasar pembuatan plastic
E. Bahan pengembang

PEMANTAPAN KIMIA X. - 148 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

DAFTAR PUSTAKA

Michael Purba, 2006, Kimia 1, Jakarta : Erlangga

Departemen pendidikan dan kebudayaan, 2006. perangkat Kimia SMA kekas 1,


Jakarta Depdikbud

Jaka Wismono, 2007, Kimia dan kecakapan hidup, Jakarta : Ganeca Exact

Priscilia Retnowati, 2004, Seribu Pena Kima SMA, Jakarta : Erlangga

Soejono, 2004, Evaluasi mandeiri Kimia SMA, Jakarta : Erlangga

Johnson S, 2005, 1001 soal dan pembahasan Kimia, Jakarta : Erlangga

J. M. C. Johari dan M. Rachmawati, 2004, Kimia SMA, Jakarta : Erlangga

Budiman Anwar, 2005, 1700 soal Bimbingan Pemantapan Kimia, Bandung : Yrama
Widya

Susilowati, 2006, Aspirasi Kimia, Surakarta : Pustaka Manggala

Sri Lestari, 2004, Mengurai Susunan Periodik Unsur Kimia, Jakarta : Kawan Pustaka

Esvadiari, 2006, Jago Kimia SMU, Jakarta : Puspa Swara

PEMANTAPAN KIMIA X. - 149 -


Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.