Anda di halaman 1dari 15

Pertemuan 1

Manajemen Biaya dan Strategi

MANFAAT MANAJEMEN BIAYA


Informasi manajemen biaya merupakan konsep yang luas. Informasi tersebut
merupakan informasi yang dibutuhkan untuk mengelola secara efektif perusahaan
atau organisasi nonprofit baik berupa informasi keuangan tentang biaya dan
pendapatan maupun informasi non keuangan yang relevan yaitu produktivitas,
kualitas, dan faktor kunci sukses lainnya untuk perusahaan.
Umtuk mencapai keberhasilan yang kompetitif, perusahaan perlu
memfokuskan terutama pada faktor-faktor yang mempunyai jangka waktu yang lebih
panjang, seperti kecanggihan produk atau pemanufakturan, kualitas produk dan
loyalitas pelanggan.
Pertanggungjawaban dalam hal manajemen biaya secara khas terkait
dengan peran controller yang memberi laporan kepada kepala bagian keuangan
eprusahaan (chief financial officer/CFO). Controller juga mempunyai segala tugas
lainnya, termasuk pelaporan keuangan, memelihara sistem keuangan dan fungsi-
fungsi pelaporan lainnya (untuk organisasi industri, unit-unit pemerintahan, dll). CFO
mempunyai pertanggungjawaban menyeluruh untuk fungsi-fungsi keuangan,
sedangkan bendahara (treasurer) mengelola hubungan investor dan kreditur; dan
kepala bagian informasi (chief information officer/CIO) mengelola pemakaian
teknologi informasi perusahaan yang meliputi sistem komputer dan komunikasi.
Fungsi pelaporan keuangan meliputi penyiapan laporan keuangan untuk
pemakai pihak luar, seperti investor dan pemerintah. Oleh karena itu fokus utama
informasi manajemen biaya adalah kemanfaatan dan ketepatan waktu. Sedangkan
fokus utama laporan keuangan adalah akurasi dalam hal pemenuhan persyaratan
pelaporan.

EMPAT FUNGSI MANAJEMEN


Informasi manajemen biaya disediakan untuk masing-masing fumgsi utama
manajemen: (1) Manajemen strategik, (2) Perencanaan dan pengambilam
keputusan, (3) Pengendalian manajemen dan operasional dan (4) Penyiapan laporan
keuangan. Diantara fungsi-fungsi manajemen tersebut, fungsi yang paling penting
adalah manajemen strategik (strategic management), yang merupakan

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
pengembangan posisi sehingga keunggulan kompetitif dapat menyebabkan
kesuksesan yang berkesinambungan. Strategi adalah seperangkat tujuan dan
rencana tindakan yang spesifik, yang apabila dicapai akan memberikan suatu
keunggulan kompetitif yang diharapkan.

Informasi Manajemen Biaya Dibutuhkan dalam Setiap Fungsi Manajemen

1. Manajemen Strategik. Informasi manajemen dibutuhkan untuk membuat


keputusan-keputusan strategik yang tepat berkaitan dengan pemilihan produk,
metode pemanufakturan/produksi, teknik dan saluran pemasaran dan hal-hal lain
yang bersifat jangka panjang.
2. Perencanaan dan pengambilan keputusan. Informasi manajemen biaya
dibutuhkan untuk mendukung keputusan yang terus-menerus dilakukan dalam
kaitannya dengan pemindaian peralatan, pengelolaan aliran kas, penganggaran
pembelian bahan, penjadwalan produksi dan penentuan harga jual pemindahan
peralatan.
3. Pengendalian manajemen dan operasional. Informasi manajemen biaya
dibutuhkan untuk memberikan dasar yang wajar dan efektif untuk mengidentifikasi
operasi yang tidak efisisen dan untuk memberi penghargaan dan dukungan
kepada para manajer yang paling efektif.
4. Penyusunan laporan keuangan. Informasi manajemen biaya dibutuhkan untuk
memberikan catatan yang akurat tentang persediaan dan aset lainnya, untuk
memenuhi persyaratan pelaporan, untuk penyiapan laporan keuangan dan untuk
digunakan dalam tiga fungsi manajemen lainnya.

Manajemen Strategik dan Manajemen Biaya Strategik


Manajemen biaya strategik sangat penting untuk keberhasilan perusahaan
atau organisasi, sehingga merupakan tema dalam buku ini. Tekanan yang timbul dari
adanya kompetisi global, inovasi teknologi dan perubahan-perubahan dalam proses
bisnis menyebabkan manajemen biaya menjadi lebih penting dan dinamis
dibandingkan sebelumnya. Para manajer harus berpikir secara kompetitif dan untuk
dapat melakukan hal tersebut mereka membutuhkan strategi. Mereka perlu berfikir
tentang jangka panjang dan integratif/menyeluruh.
Pemikiran jangka panjang meliputi antisipasi terhadap perubahan-perubahan;
produk dan proses produksi yang dirancang untuk mengakomodasikan perubahan-
perubahan yang diharapkan dalam permintaan pelanggan.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
Tekanan strategik juga membutuhkan pemikiran yang integratif/menyeluruh,
sehingga mampu mengidentifikasi dan memecahkan masalah dari sudut pandang
yang bersifat lintas fungsi. Fungsi bisnis sering diidentifikasi sebagai pemasaran,
produksi, keuangan dan akuntansi/controllership. Pendekatan yang integral
diperlukan dalam lingkungan yang dinamis dan kompetitif.
Karena masalah strategi muncul sebagai hal yang penting dalam
manajemen, peran manajemen biaya berubah dari yang bersifat tradisional menjadi
lebih luas, yang berfokus pada strategi, yaitu manajemen biaya strategik.
Manajemen biaya strategik merupakan pengembangan informasi manajemen biaya
untuk membentu fungsi manajemen utama, yaitu manajemen strategik.

Jenis-jenis Organisasi
Informasi manajemen bermanfaat dalam berbagai jenis organisasi
perusahaan bisnis, unit pemerintahan, dan organisasi non laba.Perusahaan bisnis
biasanya dikategorikan berdasarkan industri, kategori utama adalah perdagangan,
manufaktur dan jasa.
Perusahaan manufaktur menggunakan bahan mentah, tenaga kerja
langsung, dan fasilitas produksi serta peralatan lainnya untuk menghasilkan produk.
Perusahaan jasa menyediakan jasa bagi pelanggan yang menawarkan kemudahan,
kebebasan, keamanan atau kenyamanan. Jasa umumnya meliputi transportasi,
perawatan kesehatan, jasa keuangan, jasa pribadi dan jasa hukum.
Organisasi pemerintah dan organisasi non profit menyediakan jasa, seperti
dalam perusahaan-perusahaan dalam industri jasa.Meskipun demikian, dalam jenis
organisasi ini seringkali tidak ada hubungan langsung antara jumlah uang yang
dibayarkan dengan jasa yang diberikan.
Sebagian besar perusahaan dan organisasi menggunakan informasi
manajemen biaya. Contohnya perusahaan manufaktur membutuhkan informasi
manajemen biayakarena kebutuhan yang mendesak untuk mengelola biaya
produksi. Informasi biaya manajemen digunakan secara bervariasi. Pemakai
informasi manajemen biaya, adalah perusahaan di semua jenis organisasi, baik yang
besar maupun kecil. Tingkat kehandalan perusahaan dalam hal manajemen biaya
tergantung pada bentuk strategi kompetitifnya. Banyak perusahaan bersaing dengan
dasar rendahnya biaya dalam menyediakan barang atau jasa, dan untuk
perusahaan-perusahaan semacam ini, manajemen biaya merupakan sesuatu yang
kritis.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
OBJEK BIAYA DAN PEMICU BIAYA (COST DRIVER)
Objek biaya merupakan sesuatu atau aktivitas dimana biaya diakumulasikan.
Jenis-jenis objek biaya adalah:
1. Produk atau kelompok produk yang saling berhubungan
2. Jasa
3. Departemen
4. Proyek
Untuk perusahaan bisnis, objek biaya biasanya merupakan produk atau jasa
yang disediakan oleh perusahan. Untuk organisasi atau perusahaan, objek biaya
dapat juga berupa departemen di dalam perusahaan atau organisasi atau proyek,
seperti usaha riset dan pengembangan atau jasa komunitas.
Jumlah total biaya untuk suatu objek biaya dipengaruhi oleh cost driver. Cost
driver merupakan faktor-faktor yang mempunyai efek terhadap perubahan level biaya
total untuk suatu objek biaya.

LINGKUNGAN BISNIS KONTEMPORER

Banyak perubahan dalam lingkungan bisnis pada tahun-tahun belakangan ini


yang menyebabkan adanya modifikasi yang signifikan dalam praktik-praktik
manajemen biaya. Perubahan-perubahan utama tersebut adalah: (1) meningkatnya
kompetisi global, (2) kecanggihan teknologi informasi dan pemenufakturan, (3) lebih
memfokuskan pada pelanggan, (4) bentuk baru organisasi manajemen, dan (5)
perubahan sosial politik dan lingkungan budaya.

Lingkungan Bisnis Global

Perkembangan penting yang mendorong perubahan-perubahan yang meluas


dalam lingkungan bisnis kontemporer adalah pertumbuhan pasar dan perdagangan
internasional. Sama halnya dengan pelanggan atau pembuat kebijakan, organisasi
bisnis dan organisasi nonprofit, dipengaruhi oleh ketergantungan ekonomi yang
tumbuh secara cepat dan meningkatnya persaingan dari negara lain.
Meningkatnya persaingan bisnis global mempunyai arti bahwa kebutuhan
perusahaan terhadap informasi manajemen biaya semakin meningkat supaya
mampu bersaing. Perusahaan membutuhkan informasi keuangan dan non keuangan

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
tentang bagaimana melakukan bisnis dan bagaimna cara bersaing secara efektif di
negara lain.

Teknologi Informasi dan Pemanufakturan

Supaya dapat tetap kompetitif dalam menghadapi persaingan global yang


semakin ketat, perusahaan di seluruh dunia mengadopsi teknologi informasi dan
pemanufakturan yang baru. Hal ini meliputi metode persediaan tepat waktu untuk
mengurangi biaya dan pemborosan yang disebabkan karena perusahaan
mempertahankan bahan baku dan produk yang belum selesai dalam jumlah yang
besar.
Hal penting lain yang berkaitan dengan perubahan proses pemanufakturan
adalah perbaikan sedikit demi sedikit biaya fasilitas relatif terhadap biaya bahan dan
tenaga kerja langsung.
Perubahan juga dilakukan dengan hal perbaikan terhadap biaya produksi,
perbaikan terhadap biaya produksi dilakukan dengan apa yang disebut biaya siklus
produk yang meliputi biaya pengembangan, biaya produksi, biaya pemasaran dan
biaya pelayanan.

Fokus pada Pelanggan

Perubahan kunci dalam lingkungan bisnis adalah meningkatnya harapan


pelanggan terhadap fungsionalitas dan kualitas produk. Akibanya siklus hidup produk
menjadi lebih pendek, sehingga perusahaan berusaha untuk menambah model baru
dan produk baru secepat mungkin, oleh karena itu, meningkatkan intensitas
persaingan secara keseluruhan.

Organisasi Manajemen

Organisasi manajemen telah berubah dalam merespon pemasaran dan


produksi, karena fokusnya adalah kepuasan pelanggan dan costumer value, maka
tekananya telah berubah dari ukuran kinerja yang bersifat keuangan dan berbasis
laba menjadi ukuran kinerja yang berorientasi pada pelanggan, bersifat non
keuangan seperti kualitas, ketepatan pengiriman dan pelayanan.

Pertimbangan-pertimbangan Sosial, Politik, dan Budaya

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
Disamping perubahan-perubahan yang ada pada lingkungan bisnis,
perubahan signifikan juga terjadi pada perubahan lingkungan sosial, politik dan
budaya yang mempengaruhi bisnis. Perubahan-perubahan ini menyebabkan
perubahan sosial yang bersifat etnis dan kekuatan kerja yang lebih rasial, pengertian
tentang pertanggungjawaban etika yang baru diantara para manajer dan karyawan
dan meningkatnya deregulasi bisnis oleh pemerintahan federal.

Tabel: Perbandingan antara Lingkungan Bisnis Kontemporer dan Sebelumnya

Lingkungan Bisnis Lingkungan Bisnis


Sebelumnya Kontemporer
Pemanufakturan
Dasar Kompetisi Skala ekonomi, Kualitas, fungsionalitas,
standarisasi kepuasan pelanggan
Proses pemanufakturan Volume tinggi, produksi Voleme rendah, produksi
jangka panjang, jumlah jangka pendek, berfokus
persediaan signifikan pada penurunan tingkat
untuk produk dalam persediaan dan aktivitas
proses dan produk jadi serta biaya lain yang tidak
bernilai tambah
Teknologi pemanufakturan Otomatisasi perakitan, Robotic, sistem
aplikasi teknologi tertutup pemanufakturan fleksibel,
aplikasi teknologi yang
terintregasi yang
dihubungkan oleh jaringan
Persyaratan keahlian Kemapuan mesin, Kemapuan individual dan
tenaga kerja keahlian tingkat rendah tim, keahlian tingkat tinggi
Tekanan pada kualitas Meneria sejumlah Bertujuan ‘Zero defect’
pemborosan yang
dianggap biasa atau
normal
Pemasaran
Produk Variasi produk relatif kecil, Variasi produk tinggi, siklus
siklus hidup produk hidup produk pendek
panjang

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
Pasar Dometik Global

Organisasi Manajemen
Jenis informasi yang Hampir seluruhnya Data keuangan dan
dicatat dan dilaporkan merupakan data keuangan operasional, faktor sukses
strategik perusahaan
Struktur organisasi Hirarchis, perintah dan Bentuk organisasi
manajemen pengawasan berdasarkan jaringan kerja,
berfokus pada tim kerja-
karyawan mempunyai
pertamggungjawaban dan
pengendalian lebih besar,
lebih bersifat melatih dan
tidak memerintah dan
mengawasi
Fokus manajemen Menekankan pada jangka Menekankan pada jangka
pendek, ukuran kinerja panjang, berfokus pada
jangka pendek dan faktor sukses kritis,
kompensasi, bertanggung jawab
memperhatikan pada terhadap keberhasilan
harga persediaan, jabatan perusahaan dalam jangka
jangka pendek dan panjang, termasuk
mobilitas tinggi dari memberi nilai tambah pada
manajer puncak pemegang saham

FOKUS STRATEGIK MANAJEMEN BIAYA

Perusahaan yang kompetitif menggabungkan dan mengantisipasi perubahan-


perubahan yang terjadi di lingkungan bisnis kontemporer ke dalam perencanaan dan
praktik-praktik bisnis. Perusahaan yang kompetitif adalah perusahaan terdorong oleh
pelanggan, menggunakan teknologi informasi yang canggih jika sesuai,
mengantisipasi dampak perubahan yang ada dalam persyaratan pihak berwenang
dan selera pelanggan, dan mengenali lingkungan sosial, poloitik dan budaya
perusahaan.

TEKNIK MANAJEMEN KONTEMPORER

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
Pada umumnya, para manajer menggunakan alat berikut ini untuk
mengimplementasikan strategi perusahaan dan untuk membantu pencapaian
keberhasilan pada faktor-faktor keberhasilan yang kritis/penting.

Benchmarking

Brenchmarking merupakan proses dimana perusahaan mengidentifikasi


faktor keberhasilan kritis, mempelajari tentang praktik-praktik terbaik yang pernah
dilakukan oleh perusahaan lain, dan kemudian mengimplementasikan perbaikan-
perbaikan dalam proses perusahaan untuk mencapai kinerja yang sama dengan
para pesaingnya.

Brenchmarking: Mengarahkan Perusahaan Kepada Faktor Keberhasilan Kritis

Flexible Hubungan Pemrosesa Pelayana Pengemba Kualitas


Manufaktu tenaga kerja n n ngan
ring dan pelatihan Data Pelangga Produk
kembali n
karyawan
Allen- Corning PepsiCo/Frit L.L. Bean 3M Xerox
Bradley Ford Motor o-lay Federal Motorola Ford
Motorola Company Amercan Express NCR IBM
Federal Express Xerox Hewler- Motorola
Express MCI AT&T Packard Westingh
General Electric ouse
Milliken

Manajemen Kualitas Total (Total Quality Management)

TQM merupakan teknik dimana manajemen mengembangkan kebijakan-


kebijakan dan praktik-praktik untuk meyakinkan bahwa produk dan jasa perusahaan
memenuhi harapan pelanggan. Pendekatan ini meliputi peningkatan fungsionalitas
produk, kehandalan, ketahanan, dan kemudahan produk untuk diperbaiki. Hal
penting yang perlu diperhatikan adalah menyadari bahwa kualitas dalam konsep
TQM merupakan konsep yang luas, lebih luas dibandingkan dengan kualitas
menurut konsep konvensional, yang hanya dianggap sebagai ukuran kehandalan
(reliability). Manajemen biaya digunakan untuk menganalisa konsekuaensi biaya dari

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
berbagai pilihan desain untuk TQM dan untuk mengukur dan melaporkan berbagai
aspek kualitas. TQM dapat membentuk brand quality dan membantu perusahaan
meningkatkan kualitas produk dan kemampuan untuk bersaing secara lebih cepat.

Activity-Based Costing dan Activity-Based Management

Banyak perusahaan dapat memperbaiki perencanaan, penentuan harga


pokok produk, pengendalian operasional dan pengendalian manajemen dengan
menggunakan analisis aktivitas untuk mengembangkan gambaran rinci tentang
aktivitas spesifik yang dilakukan dalam operasional perusahaan. Activity-based
costing (ABC) digunakan untuk meningkatkan akurasi analisis biaya dengan
memperbaiki cara penelusuran biaya ke objek biaya. Activity-based management
(ABM) menggunakan analisis aktivitas untuk meningkat pengendalian operasional
dan pengendalian manajemen.
Reengineering

Reengineering merupakan proses untuk menciptakan keunggulan kompetitif


di mana perusahaan mengorganisasikan kembali fungsi organisasi dan manajemen,
seringkali juga menghasilkan pesanan/pekerjaan yang sudah dimodifikasi,
digabungkan atau dihilangkan. Di bawah tekanan global, banyak perusahaan
melakukan rekayasa ulang (reengineering) sebagai cara untuk menurunkan biaya
operasional dan biaya manajemen dan sebagai dasar untuk melakukan analisis
kembali terhadap keunggulan kompetitif stratejik perusahaan.

The Theory of Constraint

The theoty of constraint (TOC) merupakan teknik strategik untuk membantu


perusahaan secara efektif meningkatkan faktor keberhasilan kritis yang sangat
penting-waktu siklus, yaitu lamanya bahan diubah menjadi produk selesai/produk
jadi. Konsep kunci dalam TOC adalah throughput, kemampuan perusahaan untuk
menghasilkan kas melalui penjualan atau sama dengan penjualan dikurangi bahan
yang dibutuhkan dalam produk yang terjual. Dalam pasar global yang kompetitif,
kemampuan untuk mempunyai trougput lebih cepat merupakan faktor sukses kritis.
Dalam banyak perusahaan industri, kecepatan pengembangan produk dan
kemampuan untuk memenuhi permintaan pasar merupakan hal yang kritis dalam
profitabilitas perusahaan.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
Mass Cuctomization

Banyak perusahaan manufaktur dan perusahaan jasa mendapati bahwa


pelanggan mengharapkan produk dan jasa yang dikembangkan untuk setiap
kebutuhan khusus pelanggan. Banyak perusahaan memahami bahwa mereka dapat
berhasil dalam persaingan dengan menggunakan strategi yang mengarah pada
kebutuhan khusus pelanggan. Dalam mass customization, proses pemasaran dan
produksi yang dirancang untuk dapat menangani peningkatan variasi yang timbul
dari jenis bisnis seperti ini.

Target costing

Target costing merupakan alat yang secara langsung muncul dari adanya
persaingan pasar yang ketat dalam banyak industri. Target costing menentukan
biaya yang diharapkan untuk suatu produk berdasarkan harga yang kompetitif,
sehingga produk tersebut akan dapat memperoleh laba yang diharapkan. Jadi biaya
ditentukan oleh harga. Target costing menekan perusahaan untuk menjadi lebih
kompetitif, dan seperti dalam benchmarking, hal tersebut merupakan bentuk strategi
umum, dalam industri yang menghadapi persaingan yang sangat ketat, dimana
perbedaan yang kecil saja dalam harga dapat menarik pelanggan ke[ada produk
dengan harga yang lebih rendah.

Life-Cycle Costing

Life-cycle costing merupakan teknik manajemen yang digunakan untuk


mengidentifikasi dan memonitor biaya produk selama siklus hidup produk. Siklus
hidup meliputi semua tahap dari perancangan produk dan pembelian bahan sampai
pada pengiriman dan pelayanan produk jadi. Tahap-tahap tersebut meliputi: 1. Riset
dan pengembangan; 2. perancangan produk; 3. produksi/pembuatan, inspeksi,
pengepakan dan penggudangan; 4. pemasaran, promosi dan distribusi; 5. penjualan
dan pelayanan.

The Balanced Scorecard

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
Informasi strategik dengan menggunakan faktor-faktor keberhasilan kritis
menyediakan peta bagi perusahaan yang menunjukkan ke arah keberhasilan
kompetitif dan merupakan benchmark untuk keberhasilan kompetitif. Untuk
menekankan pada pentingnya penggunaan informasi strategik, baik yang bersifat
keuangan maupun nonkeuangan, sekarang ini sering kali akuntansi melaporkan
kinerja perusahaan berdasarkan faktor-faktor keberhasilan kritis dalam empat faktor:
1. Kinerja keuangan. Mengukur profitabilitas dan market value diantara
perusahaan-perusahaan lain, sebagai indikator seberapa baik perusahaan
memuaskan pemilik dan pemegang saham.
2. Kepuasan pelanggan. Kepuasan mengukur kualitas, pelayanan, dan rendahnya
biaya dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lainnya, sebagai indikator
seberapa baik perusahaanh memuaskan pelanggan.
3. Proses bisnis internal. Mengukur efisiensi dan efektivitas perusahaan dalam
memproduksi dan jasa.
4. Inovasi dan Pembelajaran. Mengukur kemampuan perusahaan untuk
mengembangkan dan memanfaatkan sumber daya manusia sehingga tujuan
strategik perusahaan dapat tercapai untuk waktu sekarang dan masa yang akan
datang.

LINGKUNGAN PROFESIONAL PADA MANAJEMEN BIAYA


Akuntan manajemen harus secara terus menerus meningkatkan kemapuan
teknis mereka dan kemampuan-kemampuan lainnya, dan harus tetap
mempertahankan tingkat profesionalisme, integritas, dan objektivitas terhadap
pekerjaan.

Organisasi Profesional
Lingkungan profesional akuntan manajemen dipengaruhi oleh dua jenis
organisasi-yaitu seperangkat pedoman dan peraturan yang berhubungan dengan
praktik-praktik akuntansi manajemen, dan hal-hal lain yang dapat meningkatkan
profesionalisme dan kompetensi akuntan manajemen.
Kelompok pertama meliputi sejumlah lembaga-lembaga pemerintah, seperti
Internal Revenue Service (IRS) dan Federal Trade Commision (FTC). Pada sektor
swata, The Financial Accounting Standard Board (FASB), yang merupakan
organisasi independen, dan the AICPA memberikan pedoman tambahan yang
berkaitan dengan praktik-praktik pelaporan keuangan. Kelompok organisasi lainnya

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
yang mendukung pertumbuhan profesionalisme dalam praktik-praktik akuntansi
manajemen, seperti Institute of Management Accountants (IMA) dan Financial
Executive Institute (FEI).
Karena salah satu tanggung jawab akuntan manajemen adalah pengendalian
manajemen, berkaitan dengan itu akuntan manajemen mempunyai hubungan yang
kuat dengan organisasi yang berorientasi pada pengendalian seperti Institute of
Internal Auditors (IIA).

Sertifikasi Profesional
Pesan program sertifikasi profesional adalah menyediakan ukuran yang jelas
tentang kapabilitas akuntan manajemen dalam hal pengalaman, pelatihan dan
kinerja. Sertifikasi merupakan satu car di mana akuntansi manajemen dapat
menunjukkan profesionalismenya. Ada tiga jenis sertifikasi yang releven untuk
akuntansi manajemen:
1. Certified Management Accountant (CMA), yang dikeluarkan oleh Institute of
Management Accountants (IMA).
2. Certified Financial Manager (CFM) yang merupakan program IMA.
3. Certified Public Accountant (CPA)

Etika Profesi
Etika merupakan aspek yang penting dari pekerjaan dan profesi akuntansi
manajemen. Etika profesi da[pat disimpilkan sebagai komitmen akuntan manajemen
untuk menyediakan jasa yang bermanfaat bagi manajemen. Komitmen ini berarti
bahwa akuntan manajemen mempunyai kompetensi integritas, kerahasiaan dan
objektivitas untuk member pelayanan kepada manajemen secar efektif.

Kode Etik IMA


Kode etik IMA meneta-pkan standar minimum perilaku yang ditujukan untuk
mengarahkan akuntan manajemen dan meningkatkan profesionalisme akuntan
manajemen secara keseluruhan. Kode etik IMA terdiri dari empat bagian:
1. Kompetensi
2. Confidentiality/kerahasiaan
3. Integritas
4. Objektivitas

Bagaimana menerapkan kode etik

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
Menangani situasi dimana isu etik dapat berkembang dapat menjadi tantagan
dan dapat menyebabkan frustasi. Dengan menggunakan pendekatan tahap demi
tahap akan sangat membantu.
1. Akuntan manajemen harus memperhatikan prinsip-prinsip etika atau standar
yang dapat diterapkan pada situasi tertentu.
2. Akuntan manajemen seharusnya mendiskusikan situasi yang ada dengan
atasannya, jika atasannya merupakan bagian dari situasi, kemudian akuntan
manajemen seharusnya mencari orang lain dari luar atau orang di dalam
perusahaan yang mempunyai level yang sama dalam hal pertanggungjawaban.
3. Jika terdapat konflik etika yang tidak dapat diselesaikan, dan jika
permasalahannya berat, maka akuntan manajemen bisa menyelesaikan dalam
perusahaan dan mengkomunikasikanalsan-alsannya kepada tingkat manajemen
yang sesuai.

4. Akuntan manajemen, dalam melakukan pemecahan masalah, harus


memperhatikan pertanggungjawabannya untuk mengkomunikasikan
permasalahan yang ada di luar perusahaan kepada pejabat yang berwenang
atau auditor eksternal.

Kode Etik Menurut Institute of Management Accountants


Kompetensi

Akuntan manajemen mempunyai tanggung jawab untuk:


 Mempertahankan kompetensi profesional pada level yang semestinya
 Melaksanakan tugas-tugas profesional mereka sesuai dengan hukum, peraturan
dan standar teknis yang relevan
 Menyiapkan laporan secara lengkap dan jelas serta memberi rekomendasi
setelah melakukan analisis yang layak terhadap informasi yang relevan dan
handal
Kerahasiaan

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
Akuntan manajemen mempunyai tanggung jawab untuk:
 Tidak mengungkapkan informasi rahasia yang diperoleh dalam menjalankan
pekerjaannya kecuali mendapat wewenang atau karena adanya kewajiban
hukum untuk mengungkapkan hal tersebut
 Menginformasikan kepada bawahannya tentang kerahasiaan informasi yang
diperoleh selama menjalankan pekerjaan dan mengawasi aktivitas mereka untuk
meyakinkan bahwa mereka tetap menjaga kerahasiaan
 Tidak memanfaatkan atau mengungkapkan informasi rahsia yang diperoleh
selama manjalankan pekerjaanya demi keuntungan ilegal dan tidak etis, baik bagi
dirinya sendiri maupun pihak ketiga
Integritas

Akuntan manajemen mempunyai kewajiban untuk:


 Menghindari adanya kepentingan dan memberi nasehat kepada pihak yang
berkepentingan terhadap konflik-konflik yang potensial yang terjadi
 Menghindari aktivitas yang dapat menimbulkan keraguan terhadap kemampuan
mereka untuk melakukan tugasnya secar etis
 Menolak segal bentuk hadiah, tanda mata atau keramahan yang dapat
mempengaruhi tindakan mereka
 Tidak menumbangkan baik secara efektif maupun pasif hasil-hasil yang dicapai
organisasi yan sah serta tujuan-tujuan etis
 Mengenalkan dan mengkomunikasikan batasan-batasan profesional atau
kendala lain yang akan menghambat kebijakan-kebijakan yang bertanggung
jawab atau kesuksesan kinerja dari suatu aktivitas
 Mengkomunikasikan informasi dan kebijakan-kebijakan profesi atau opini-opini,
baik yang bersifat menhuntungkan ,aupun yang tidak menguntungkan
 Tidak melakukan atau mendukung aktivitas yang dapat mendiskreditkan profesi
Objektivitas

Akuntan manajemen bertanggung jawab untuk:


 Mengkomunikasikan informasi secara wajar dan objektif
 Mengungkapkan seluruh informasi yang diharapkan relevan untuk mempengaruhi
pemakai untuk memahami laporan, komentar dan rekomendasi yang disajikan.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK


MANAJEMEN BIAYA
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB R. Luki karunia SE.AK.MK
MANAJEMEN BIAYA