Anda di halaman 1dari 30

Diskusi Pleno

Blok 6
Modul 3
RESIN KEDOKTERAN GIGI
MODUL 3
RESIN KEDOKTERAN GIGI
 
SKENARIO

PROTESA GIGI

Afgan mahasiswa kedokteran gigi tahun pertama menemani Ibunya ke drg.


Saputra untuk memeriksakan giginya. Pada pemeriksaan intra oral diperoleh
gigi 1.1 karies media dan hilangnya gigi 35,36,45,46 dan 47. Drg. Saputra
menjelaskan bahwa rencana perawatan untuk ibunya yaitu membuat protesa
berbasis akrilik dan penambalan dengan menggunakan resin komposit.
Sebelum ditambal dengan komposit, harus diaplikasikan suatu bahan etsa
dan bonding untuk melekatkan tambalan dengan gigi, jelas drg. Saputra.
Afgan mendengar penjelasan drg. Saputra dengan seksama dan merasa ingin
tahu bagaimana dengan struktur, sifat serta manipulasi bahan resin tersebut.
Dapatkah saudara membantu Afgan untuk menjelaskan tentang resin yang
dipakai dalam kedokteran gigi ?
Terminologi

1. Resin  bahan yang disekresikan secara alamiah oleh tumbuhan dan serangga
tertentu, misalnya rosin dan damar , dan bahan yang dibuat secara sintetik
2. Resin komposit  bahan restorasi adhesif yang dapat berikatan dengan
jaringan keras gigi melalui 2 sistem bonding : ikatan email dan dentin ( filled
resin )
3. Bahan bonding  unfilled resin , resin yang digunakan untuk membantu adhesi
mekanis semen
4. Bahan etsa  bahan kondisioner untuk melekatkan bahan resin ke permukaan
gigi
5. Akrilik  campuran bahan sejenis plastik yang manipulasinya mudah , ringan
dan bisa diwarnai sesuai warna gigi dan gingiva ; resin sintetik yang merupakan
derivat asam akrilat
6. Karies media  dasar kavitas mencapai pertengahan antara permukaan gigi
dan pulpa, terasa sakit pada perubahan suhu
Step 2
Identifikasi Masalah
1. Apa saja jenis-jenis resin ?
2. Bagaimana struktur bahan resin ?
3. Bagaimana sifat bahan resin ?
4. Bagaimana manipulasi bahan resin ?
5. Apa saja fungsi bahan resin ?
6. Apa saja persyaratan dari bahan resin ?
7. Apa saja bahan tambal selain resin komposit ?
Step 3
Analisis Masalah
1. Apa saja jenis-jenis resin ?
Jenis resin Thermoplastik  larut dalam pelarut organik
Thermosetting  digunakan 1x , ketahanan abrasi dalam
dimensi baik ,
ex : resin akrilik
 
• Resin akrilik
• Metakrilat  resin akrilik multifungsi
• Metil metakrilat  cairan bening dan transparan
• Polimetil metakrilat  resin transparan dengan
kejernihan luar biasa
2. Bagaimana struktur bahan resin ?
• Resin komposit terdiri dari : ester, asam akrilat
• Resin akrilik
- powder :
PMMA dan co polimer ,
Benzoil peroksida ,
Mercury sulphide ,
Titanium oxide
- Liquid :
methyl metacrylate ,
hydroquinone ,
ethyleneglycoldimetacrylate
 
3. Bagaimana sifat bahan resin ?
• Resin akrilik : - cukup elastik
- tidak berbau
- tidak toksik
- tidak berubah warna
- tidak mengiritasi
 
• Resin komposit : - absorpsi air rendah
- perubahan warna minimal
- kerusakan akibar karies minimal
- konduktivitas termal rendah
- estetik bagus dan kekuatan oklusal
rendah
4. Bagaimana manipulasi bahan resin ?
Resin sebagai bahan tambal :
Kavitas  bahan etsa  bahan bonding  resin komposit 
light cure

• Akrilik : 1. Wet sand stage


2. Sticky stage
3. Dough stage
4. Rubbery stage
5. stiff stage
• Plat akrilik :
1. Mixing powder dan liquid
2. Curing
3. Finishing
5. Apa saja fungsi bahan resin ?
• Sebagai sendok cetak
• Basis gigi tiruan
• Elemen gigi tiruan
• Crown and bridge sementara
• Restorasi gigi
• Sementasi
• Athletic Mouth Protector
• Pola inlay dan pasak inti
• Protesa maxilofacial
6. Apa saja persyaratan dari bahan resin ?
a. Segi biologis : - tidak berasa
- tidak berbau
- tidak toksik
- tidak mengiritasi jaringan rongga mulut
- tidak larut dalam saliva

b. Segi fisik : - punya kekuatan dan kepegasan


- Tahan terhadap tekanan gigi dan pengunyahan
 
c. Segi kimia : - punya translusensi / transparansi tinggi
- dapat diwarnai dan dipigmentasi
- tidak berubah warna setelah pemakaian
7. Apa saja bahan tambal selain resin komposit ?
• Amalgam
• GIC ( glass ionomer cement )
Step 4
Skema
Step 5
Tujuan Pembelajaran

1. Mahasiswa mampu menjelaskan jenis-jenis bahan resin


2. Mahasiswa mampu menjelaskan struktur , komposisi dan
sifat bahan resin
3. Mahasiswa mampu menjelaskan manipulasi bahan resin
4. Mahasiswa mampu menjelaskan fungsi bahan resin
5. Mahasiswa mampu menjelaskan syarat ideal bahan resin
6. Mahasiswa mampu menjelaskan bonding agent
Step 6
Mencari Informasi
Step 7
Uji dan Sintesa Informasi
1. Menjelaskan Jenis Bahan Resin
Klasifikasi resin berdasarkan sifat termal:
1) Thermoplastik : Resin yang dapat dilunakkan & dibentuk
berulang dengan pemanasan dan tekanan tanpa perubahan
kimiawi , bersifat larut dalam pelarut organik
ex. Polistirene, polimetil metakrilat
2) Thermosetting : setting dengan pemanasan, hanya bisa
dibentuk 1 kali
ex. Polimetil metakrilat
Resin yang sering digunakan di kedokteran gigi
1) Resin akrilik : Turunan etilen yang mengandung gugus vinyl.
• Turunan Asam Akrilik CH2=CHCOOH
• Asam Metakrilik CH2=C(CH3)COOH
Jenis Resin akrilik:
 Heat activeted resins
 Chemical activated resins
 light activated resins
2) Metil metakrilat : cairan yang bening dan transparan pada
suhu ruangan
3) Poli (metil metakrilat) : resin transparan dengan kejernihan
luar biasa
4) Metakrilat & Resin akrilik multifungsi : yang pertma ali
digunakan di kedokteran gigi adalah Resi Bowen (Bis-GMA)
Resin Komposit :
Komposit merupakan gabungan berbagai bahan yang sifatnya
kaku, biokkomatibilitasnya baik, tahankorosi, daya regangnya
cukup baik, dan warnanya sesuai dengan warna gigi alami
2. Menjelaskan tentang struktur, komposisi, dan sifat dari bahan
resin
 Komposisi Resin akrilik

Liquid
 Metyl metacrilate : Plasticizers polymer
 Dibutil phthalate : Plasticizres
 Glycol dimetacrylat(1-2%) : Cross linking agent
 Hydroqunone(0,006%) : Inhibitor

Powder
 Poly metyl metecrilate
 Benzoyl peroxide : Initiator
 Mercuri : Dyes
 Zinc : Opacifiers
 Dibutyl phthalate : Plasticizers
 Dyed bubuk organik dan anorganik : Foresthetic

Sifat Resin Akrilik:


 Density : 1,19 gm/cm3
 Strength : bahan ini mempunyai compressive strength : 75
MPa dan tensile strength 52 Mpa. (strength :rendah)
 Hardness : (kekerasan :rendah). Karena bahan ii dapat
dengan mudah tergores danabrasi. Heat cured resin akrilik,
18-20 KHN dan self cured resin akrilik, 16-18 KHN
4. Menjelaskan fungsi bahan resin

 Sendok cetak fisiologis


 Basis GT
 Elemen GT
 Protesa maksilofasial
 Mouth protector
 Pola inlay dan pasak inti
 Crown & bridge sementara
 Restorasi gigi
..fungsi Resin
 Splinting gigi-gigi yang goyang
 Memasang jembatan Rochette atau braket ortodonsi
 Memodifikasi kontur gigi untuk membantu retensi geligi
tiruan
 Memperbaiki tampilan dari gigi-gigi yang bentuknya kurang
baik atau gigi dengan perubahan warna intrinsic
 Resin akrilik cross linked untuk GT
5. Menjelaskan syarat ideal bahan resin

 Tidak berasa, tidak berbau, tidak toksic dan tidak


mengiritasi jar. Mulut
 Estetik baik : bersifat transparan/translusen dan dapat
diberi igmen serta warnanya permanen
 Dimensinya stabil. Tidak kspansi, kontraksi /wrap selama
prosessing atau ketika digunakan oleh pasien
 Mempunyai strength yang cukup, resilience dan ketahanan
terhadap abrasi
 Tidak larut dalam cairan mulut
 Ringan
..syarat ideal bahan resin

 Dapat menahan suhu tinggi makanan & minuman, tanpa


pelunakan maupun distorsi
 Mudah dibuat dan direparasi
 Punya konduktivitas thermal yang baik
 Bersifat radioopaque bila tertelan dapat terdeteksi
dengan x-ray
 Biokompatibilitas : bahan basis bebas monomer dan tidak
ada reaksi alergi
 Densitas rendah
6. Menjelaskan tentang Bonding Agent
Bonding Agent adalah bahan yang merekatkan 2 permukaan
substrat ; dimana bahan resin komposit berwarna seperti gigi
direkatkan pada permukaan gigi untuk dibentuk dan
dikeraskan, kemudian dipoles sampai menyerupai jaringan gigi
disekitarnya.

Bonding agent memberi bond adequatpada enamel


dandentn
Dental adhesive system : merekatkan bahan restoratif KG
terhadap dentin dan enamel

Hal lain yang termasuk dalam bonding ini adalah veneer yang
berupa lapisan tipis sedikit tembus cahaya yang terbuat dari
bahan porselen /resin komposit
Hal lain yang termasuk dalam bonding ini adalah veneer yang
berupa lapisan tipis sedikit tembus cahaya yang terbuat dari
bahan porselen /resin komposit. Dengan bonding ini dapat
dilakukan:
 Penutupan celah antar gigi
 Memperbaiki gigi pecah
 Menutup gigi dengan warna yang kurang menarik

Bahan bonding biasanya terdiri atas bahan matriks resin BIS-


[[

GMA dengan hanya sedikit bahan pengisi(pasi). Bahan bonding


dipasok dalam bentuk resin yang diaktifkan secara kimia atau
resin polimerisasi sinar. Bahan bonding mencapai suatu
perlekatan yang baik dengan gigi.
Komponen Bonding:
• etchan : asam kuat (asam posphat) menghilangkan smear
layer
• primer : monomer hidrofilik
• Adhesive : monomer hidrofobik

Manipulasi Bonding pada Email


 Gel etsa diulaskan dari syringe ke permukaan gigi yang akan
dietsa
 Dibilas  30 detik
 Enamel  frosted white
 porositas sedalam 30m
…Bonding pada Email
 Primer diulaskanuntuk berpenetrasi pada permukaan
irreguler
 Primer & adhesive mengalir pada microtgs yang terbentuk
saat etsa
 Microtags berperan dala retensi micromekanikal

Manipulasi Bonding pada Dentin


 Teknik Etsa total : aplikasi etsa ke email, lalu ke dentin
dibiasdikeringkan
 Teknik self etching primer : aplikasilangsung self etching
system keemail & dentin tanpa dibilasaplikasi
adhesive light cured
Kriteria Bonding system yang Ideal
1. Retensi tinggi
2. Biokompatibilitas terhadap email& dentin
3. Mencegah karies sekunder
4. Mencegah microleakage
5. Manipulasi mudah
6. Shelf life baik
7. Kompatibel dengan berbagai resin
8. Tidak toxic & tidak alergi
9. Aman & efektif
10. Relatif murah
Prosedur etsa dan bonding
Perkembangan
1st Generation : berkhelasi dengan kalsium gigi ikatan kimia
tahan air. Bond strenght : 2-3 Mpa
2nd Generation : interaksi antara gugus phospate dengan
smear layer.
3rd Generation : etsa asam phosphate sebelum bonding ester
phospahte
4th Generation : smear layer harus dihilangkan
5th Generation : lebih sederhana. Terjadi kombinasi primer
bonding, tapi etsa terpisah

Anda mungkin juga menyukai