1

the United Nations General Assembly established the International Day of Peace (IDP). 24-hour spiritual observations for peace and nonviolence on the International Day of Peace. All peoples and organizations are invited to commemorate the day in an appropriate manner. Malam Renungan Perdamaian Indonesia adalah bagian dari kegerakan International Day of Pece Vigil sebagaimana dinyatakan dalam website resmi kegiatan ini: In 1981. 2 . pembakaran dan penutupan rumah ibadah sudah terjadi sejak jaman kemerdekaan Republik Indonesia. It was in 2001. Merajut perdamaian abadi sebagai upaya-upaya nan dahsyat dari hari ke hari. 21 September in every house of worship and place of spiritual practice. tetapi juga krisis sosial yang telah menghancurkan kesatuan dalam keberagaman itu. Kemerdekaan Berdaulat. dirasakan penting dan mendesak untuk mengadakan sebuah kegiatan meretas jalan buntu ini." This global 24-hour spiritual observation for peace is meant to demonstrate the power of prayer and other spiritual practices in promoting peace and preventing violent conflict. women and children who seek peace in the world. Negeri ini merayakan perbedaan setiap hari sebagai nafas hidupnya. ada jalan maju bagi kegerakan menuju Indonesia Raya sebagai Indonesia Masa Depan. meyakini bahwa masih ada harapan bagi upaya-upaya advokasi terhadap kasus pengrusakan. have committed to the task of working with other like-minded individuals and groups for an International Day of Peace Vigil with the following objective: "To encourage worldwide. that the GA modified the resolution (A/RES/55/282) and designated September 21st as the annual date of the International Day of Peace. Sejarah mencatat bahwa pengrusakan. Keadilan Bagi Semua dan Perdamaian Abadi. Persaudaraan Sejati. Namun. by all religious and spiritually based groups and individuals. representing a wide variety of religious and spiritual traditions. Bukan saja oleh krisis ekonomi dan moneter. Beragam bangsa dan suku bangsa memiliki kebudayaan lokal yang pada gilirannya membentuk Kebudayaan Nasional sebagai sebuah kedigdayaan. dalam beberapa tahun terakhir negeri ini terkoyak dan hampir luluh lantak.PENDAHULUAN Indonesia adalah negeri kepulauan nan indah yang memiliki warisan budaya yang teramat kaya-raya. kami yang teramat percaya pada cita-cita Indonesia Raya sebagai Indonesia Masa Depan yang memiliki Peradaban Kebangsaan. Kami percaya. pembakaran dan penutupan rumah ibadah. An ever-expanding number of people worldwide. and by all men. Kekuatan negeri ini adalah keberagamannya yang mampu diikat erat dalam satu motto bersama: BHINNEKA TUNGGAL IKA Sayangnya. di tengah kuatnya arus pesimisme untuk terus merayakan perbedaan dan mewujudkan perdamaian abadi. Individuals and groups are invited to support this worldwide initiative by committing to hold a 24-hour vigil on 21 September. Oleh karena itu. The intention of the resolution is to have the entire world observe a day of peace and nonviolence. Hingga hari ini tercatat lebih dari 1000 buah rumah ibadah mengalami pengrusakan. pembakaran dan penutupan rumah ibadah. These worldwide spiritual observances will also help raise public awareness of the International Day of Peace and directly support the establishment of a global ceasefire. Salah satu fenomena yang mengemuka saat ini adalah pengrusakan. melalui kegiatan MALAM RENUNGAN PERDAMAIAN INDONESIA 2010. pembakaran dan penutupan rumah ibadah.

Tetapi pemerintah setempat. tak terelakkan bagi kita untuk mengatakan bahwa agama-agama selama ini menjadi sumber konflik di berbagai belahan dunia.8 dan 9 Tahun 2006. pembakaran dan penutupan rumah ibadah bermacam-macam. dan dukungan warga sekitar 60 (KTP). 2008 dan 2009 dilakukan secara sederhana. kita harus tetap taat kepada PMB tersebut. pembakaran dan penutupan rumah ibadah. pembakaran dan penutupan rumah ibadah adalah sekompok massa yang mengatasnamakan organisasi agama tertentu. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengadvokasi masalah ini. Dan kita berharap agama-agama akan tetap menjadi seperti sebuah mata air bagi perdamaian dan bukan sumber airmata. Padahal. PBM ini ternyata tidak cukup mampu menjadi payung hukum dalam menjamin kebebasan beribadah di negeri ini. Ada persyaratan administrasi umum dan khusus. Bagi agama tertentu. Pengurusan bisa dihadang di tingkat mendapatkan rekomendasi dari lurah. di banyak daerah di Indonesia terjadi banyak kasus pengrusakan. juga prasyarat sosial (“ijin” masyarakat). Tetapi gereja menghadapi banyak kesulitan. Agar masyarakat tidak ragu menjalankannya. Ironisnya. acap menyebut “masyarakat keberatan” untuk tidak memberikan rekomendasi. Sebagai warga negara yang baik dan taat hukum. PBM mengharuskan setiap agama mengurus IMB. dan yang terakhir adalah diberlakukannya Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. dari Depag atau FKUB. bertepatan dengan 5 tahun peringatan Malam Renungan Perdamaian Indonesia atau Indonesia Peace Day Vigil. Setelah itu berturut-turut pada tahun 2007. Sejak terbitnya PBM itu. seperti dicatat PGI berdasarkan laporan yang masuk. atau mengganggu kerukunan hidup beragama. sembari berharap lahirnya sebuah peraturan atau undang-undang yang sejiwa dengan UUD 1945 pasal 28. jika hendak membangun rumah ibadat. Kita juga menyerukan supaya pemerintah sungguh-sungguh konsisten mengamankan pelaksanaan produk hukum yang ada. Terutama bagi gereja-gereja di Indonesia. Walaupun. kemudian pada tahun 2006 dilakukan di Tugu Proklamasi. ada juga yang melibatkan unsur oleh pemerintah dan aparat. sejak tahun 1996 terjadi upaya-upaya tersebut dari segelintir kelompok di negeri ini. Pelaku pengrusakan. masyarakat keberatan. Dan jika ini sudah valid. 3 . penyalahgunaan fungsi bangunan (rumah tinggal atau ruko dijadikan sebagai tempat ibadah). Kesulitan ini timbul karena banyaknya syarat-syarat yang harus dipenuhi sesuai dengan PBM dan ditambah lagi Perda yang berbeda-beda antara satu daerah dengan daerah lainnya. seperti lurah dan camat. Malam Renungan Perdamaian Indonesia justru berbasis pada pengalaman agama-agama untuk tetapi sebagai mata air perdamaian di tengah berbagai konflik yang ada di dunia.Malam Renungan Perdamaian Indonesia pertama kali diselenggarakan oleh Tarekat Saudara Sebangsa pada tahun 2005 secara sederhana di Bundaran Hotel Indonesia. ini tidak menjadi masalah. itu bukan berarti perjalanan akan mulus. Ironisnya. Tetapi. Paling tidak. camat. Jika kesediaan warga telah diperoleh sesuai PBM. dan berpihak pada penegakan HAM. Pada tahun 2010 ini. kegiatannya akan dipusatkan di Taman Menteng dengan memakai lambang Pohon Perdamaian. Alasan pengrusakan. sepanjang 2006 – 2008 ini telah banyak terjadi penutupan rumah ibadah dan pelarangan melaksanakan ibadah di beberapa tempat di berbagai belahan Indonesia. PETA DAN SITUASI Dalam beberapa tahun terakhir ini. maka tidak ada lagi alasan bagi pemerintah untuk tidak memberikan rekomendasi. sesuai PBM syarat utama sebetulnya adalah ada umat 90 KTP. pasca reformasi kasus-kasus serupa semakin banyak. yaitu tidak memiliki IMB. Pohon adalah tempat tersimpannya mata air sebagai sebuah sumber kehidupan tanah.

Lapangan Futsal dan Rumah Kaca 1.00. 2.00 .30. Rumah Kaca 1. TUJUAN • Memperingati International Day of Peace Vigil 21 September sebagaimana prakarsa Perserikatan Bangsa-bangsa. Memperingati International Year of Youth dan International Year for the Rapprochement of Cultures sebagai bagian dari penguatan karya kaum muda dan pendekatan budaya dalam mewujudkan Persaudaraan Sejati menuju Perdamaian Abadi.O. Jakarta Pusat JADWAL ACARA KONFERENSI PERS Pukul 16. maka sebuah kegiatan advokasi terhadap pengrusakan. • • • WAKTU DAN TEMPAT Hari/Tanggal Waktu Tempat : Selasa. Persaudaraan Sejati. Pembukaan oleh Koordinator Humas Penjelasan tentang Malam Renungan Perdamaian Indonesia oleh Koordinator Umum Refleksi Tema oleh Dr. Kemerdekaan Berdaulat. Penyambutan Massa Orang Muda dan Penonton oleh Relawan di depan Pintu Masuk Gedung Parkir dan dihantar menuju Lapangan Futsal untuk Welcome Party. pembakaran dan penutupan rumah ibadah yang bertajuk MALAM RENUNGAN PERDAMAIAN INDONESIA 2010 diharapkan mampu menjadi jalan maju bagi proses advokasi selanjutnya pada berbagai aras dan tingkat. sebagai upaya menegakkan Pancasila dan UUD 1945.00 : Taman Menteng. 21 September 2010 : Pukul 19. Keadilan Bagi Semua dan Perdamaian Abadi. Dr. Imam Prasodjo.30 – 19. pembakaran dan penutupan rumah ibadah di Indonesia. pembakaran dan penutupan rumah ibadah di Indonesia. Menyikapi situasi kritis bangsa ini. 4. Seto Mulyadi dan Dr. Menggalang sebanyak mungkin saudara sebangsa untuk mengupayakan advokasi bersama terhadap pengrusakan. yaitu tragedi pengrusakan.Di dalam kerangka Indonesia Masa Depan yang memiliki Peradaban Kebangsaan.S. Mudji Soetrisno Tanya Jawab PRA MALAM RENUNGAN Pukul 18. Peace Party difasilitasi oleh Donatur Utama kegiatan ini 4. sebagai sebuah kegerakan bersama mewujudkan Indonesia Raya.00 – 18. Welcome Party dimeriahkan oleh band-band indie 4 .22. 3. Penyambutan Tamu VVIP dan VIP oleh Usher VVIP/VIP di depan Jalan H. 2. 3. Cokroaminoto dan dihantar menuju Rumah Kaca untuk Peace Party.

18. 4. Pertunjukan Musik oleh band-band indie Pemutaran Film Indie “Cin(t)a” UNDANGAN Undangan VVIP/VIP yang diharapkan hadir berjumlah 100 orang yang terdiri dari: 1.00. 6. 12. 13. 17. 3.30 – 22. 15. 13. 19. 17. 2. Lapangan Futsal 1. UN Resident Coordinator/Humanitarian Coordinator of UNDP Representative FAO Director ILO Country Coordinator UNAIDS Head of UNCAPSA Representative of UNESCO Representative of UNFPA Representative of UNHCR Director of UNIC Representative of UNICEF Representative of UNIDO Regional Programme Director of UNIFEM Head of UNOCHA Chief of Mission IOM Country Director of WFP Representative of WHO Duta Besar Negara-negara Sahabat di Indonesia Korps Diplomatik Negara-negara Sahabat di Indonesia Anggota DPR Komisi I Republik Indonesia 5 .30. 3. Pembukaan diiringi Genderang Tionghoa mengiringi Perarakan Perdamaian Salam Pembukaan Pertunjukan Tarian Tionghoa Laporan Koordinator Umum Pertunjukan Marawis Pembacaan Ayar-ayat Suci Al Quran Lagu Kebangsaan INDONESIA RAYA Mengheningkan Cipta diiringi Paduan Suara Nyanyian SYUKUR Orasi Perdamaian oleh UN Resident Coordinator in Indonesia Nyanyian INDONESIA PUSAKA Orasi Perdamaian oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia Nyanyian IBU PERTIWI Orasi Perdamaian oleh Donatur Utama kegiatan ini Nyanyian TANAH AIR Doa Bersama oleh Para Rohaniwan Pemotongan Tumpeng Perdamaian 8. 16. 15. 12. 5. 10. 9. Lapangan Futsal 1. 11. 7. 5. 14. 2. MALAM RENUNGAN Pukul 20.30 – 20. 14.MALAM RENUNGAN Pukul 19. 8. 6. 16. 11. 4. 7. 10. 2. 9.

2.000 200. 13.000 = Rp.000 = Rp.000 500. Biaya Persiapan Biaya Sewa Lapangan Futsal Biaya Sewa Rumah Kaca Biaya Sewa Tikar Biaya Sewa Sound System Biaya Sewa Light System Biaya Sewa Audio Visual System Biaya Sewa Stage Communication System Biaya Sewa Stage Rigging System Biaya Cetak Backdrope Biaya Cetak Spanduk 5 buah Biaya Cetak Baliho 1 buah Biaya Cetak Umbul-umbul 100 buah Biaya Cetak Undangan VVIP/VIP 100 buah Biaya Cetak Undangan Umum 1000 buah Biaya Cetak Folder Acara 2000 buah Biaya Cetak ID Card Tim Kerja 100 buah Biaya Cetak Kaos Tim Kerja 100 buah Biaya Bikin Pita Putih 2000 buah Biaya Belanja Lilin Besar 4 buah = Rp. 9. yaitu kelompok kerja yang terdiri dari perorangan peduli perdamaian. 1.000 5. = Rp. 10. 1.000. = Rp.000.000 2. 15. = Rp. = Rp.000.500.000 100. 2. 14.000.000.000. = Rp.500. = Rp.000 = Rp.000 500. 5.000 6 . = Rp. 6.000 2.000 500. 20.000. 3. 11. 8. 18.000. = Rp. = Rp. 400. 12.000 3. 19. 2. 7. 2.000 3. 500. = Rp.000 = Rp. Umat Komunitas Teraniaya Umat Agama-agama di Indonesia Orang Muda = 500 orang = 500 orang = 1000 orang PENGORGANISASIAN Penyelenggara dari kegiatan ini adalah Grup Koordinasi Nasional Malam Renungan Perdamaian Indonesia. = Rp.PESERTA Peserta yang diharapkan hadir berjumlah 2000 orang yang terdiri dari: 1. Pada tahun ini Tim Kerja Malam Renungan Perdamaian Indonesia Tahun 2010 terdiri dari Koordinator Umum Koordinator Sekretariat Koordinator Keuangan Koordinator Lapangan Koordinator Acara Koordinator Protokoler Koordinator Humas Koordinator Mobilisasi Koordinator Perlengkapan Koordinator Konsumsi Koordinator Keamanan Koordinator Dokumentasi : Aryawirawan Simauw : Intan Siyaranamual : Siti Fatimah : Monalisa Panggabean : Endin Sas : Valencia Vera : Ralian Jawalsen : Alex Tetehuka : Bayu Kusuma : Inong Rengganis : Trassen Sangaji : Donny Suryono ANGGARAN 1.000 = Rp.000 1. = Rp. 3. 17. = Rp.000.000 100. 4.000 400. = Rp.000 1. 16.

7 .000 = Rp. 1.000 = Rp.000 200.000.500. 4. 500.21. Biaya Belanja Lilin Sedang 192 buah Biaya Belanja Lilin Kecil 2000 buah Biaya Belanja Tumpeng Biaya Belanja Konsumsi VVIP/VIP 100 pax Biaya Belanja Konsumsi Panitia 100 pax Biaya Humas Biaya Keamanan Biaya Dokumentasi = Rp.000 = Rp. 28. = Rp. 2.000 = Rp.500. 42. 5.000. 22.000 = Rp.000 PEMBIAYAAN Pembiayaan kegiatan ini digalang dari Perorangan.300.000. 23. Organisasi dan Korporasi yang berminat membantu dan mengirimkannnya ke BCA nomor 1662525043 atas nama Siti Fatimah Z SE. 27.000 -----------------------= Rp.000 = Rp. 24. Total Pengeluaran 100. 26. 25. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.