1

21 September in every house of worship and place of spiritual practice. have committed to the task of working with other like-minded individuals and groups for an International Day of Peace Vigil with the following objective: "To encourage worldwide. Persaudaraan Sejati. pembakaran dan penutupan rumah ibadah." This global 24-hour spiritual observation for peace is meant to demonstrate the power of prayer and other spiritual practices in promoting peace and preventing violent conflict. and by all men. Kemerdekaan Berdaulat. An ever-expanding number of people worldwide. ada jalan maju bagi kegerakan menuju Indonesia Raya sebagai Indonesia Masa Depan. melalui kegiatan MALAM RENUNGAN PERDAMAIAN INDONESIA 2010. Oleh karena itu. the United Nations General Assembly established the International Day of Peace (IDP). dirasakan penting dan mendesak untuk mengadakan sebuah kegiatan meretas jalan buntu ini. 2 . pembakaran dan penutupan rumah ibadah. Sejarah mencatat bahwa pengrusakan. representing a wide variety of religious and spiritual traditions. Keadilan Bagi Semua dan Perdamaian Abadi. Namun.PENDAHULUAN Indonesia adalah negeri kepulauan nan indah yang memiliki warisan budaya yang teramat kaya-raya. Salah satu fenomena yang mengemuka saat ini adalah pengrusakan. Kami percaya. di tengah kuatnya arus pesimisme untuk terus merayakan perbedaan dan mewujudkan perdamaian abadi. pembakaran dan penutupan rumah ibadah sudah terjadi sejak jaman kemerdekaan Republik Indonesia. These worldwide spiritual observances will also help raise public awareness of the International Day of Peace and directly support the establishment of a global ceasefire. Negeri ini merayakan perbedaan setiap hari sebagai nafas hidupnya. 24-hour spiritual observations for peace and nonviolence on the International Day of Peace. Beragam bangsa dan suku bangsa memiliki kebudayaan lokal yang pada gilirannya membentuk Kebudayaan Nasional sebagai sebuah kedigdayaan. It was in 2001. Individuals and groups are invited to support this worldwide initiative by committing to hold a 24-hour vigil on 21 September. dalam beberapa tahun terakhir negeri ini terkoyak dan hampir luluh lantak. Malam Renungan Perdamaian Indonesia adalah bagian dari kegerakan International Day of Pece Vigil sebagaimana dinyatakan dalam website resmi kegiatan ini: In 1981. Merajut perdamaian abadi sebagai upaya-upaya nan dahsyat dari hari ke hari. tetapi juga krisis sosial yang telah menghancurkan kesatuan dalam keberagaman itu. kami yang teramat percaya pada cita-cita Indonesia Raya sebagai Indonesia Masa Depan yang memiliki Peradaban Kebangsaan. that the GA modified the resolution (A/RES/55/282) and designated September 21st as the annual date of the International Day of Peace. women and children who seek peace in the world. by all religious and spiritually based groups and individuals. Bukan saja oleh krisis ekonomi dan moneter. pembakaran dan penutupan rumah ibadah. Hingga hari ini tercatat lebih dari 1000 buah rumah ibadah mengalami pengrusakan. meyakini bahwa masih ada harapan bagi upaya-upaya advokasi terhadap kasus pengrusakan. The intention of the resolution is to have the entire world observe a day of peace and nonviolence. Kekuatan negeri ini adalah keberagamannya yang mampu diikat erat dalam satu motto bersama: BHINNEKA TUNGGAL IKA Sayangnya. All peoples and organizations are invited to commemorate the day in an appropriate manner.

pembakaran dan penutupan rumah ibadah adalah sekompok massa yang mengatasnamakan organisasi agama tertentu. Agar masyarakat tidak ragu menjalankannya. seperti lurah dan camat. Kita juga menyerukan supaya pemerintah sungguh-sungguh konsisten mengamankan pelaksanaan produk hukum yang ada. Ironisnya. Tetapi. kita harus tetap taat kepada PMB tersebut. Pohon adalah tempat tersimpannya mata air sebagai sebuah sumber kehidupan tanah. sejak tahun 1996 terjadi upaya-upaya tersebut dari segelintir kelompok di negeri ini. pasca reformasi kasus-kasus serupa semakin banyak. Jika kesediaan warga telah diperoleh sesuai PBM. bertepatan dengan 5 tahun peringatan Malam Renungan Perdamaian Indonesia atau Indonesia Peace Day Vigil. 3 . Sejak terbitnya PBM itu. seperti dicatat PGI berdasarkan laporan yang masuk. Alasan pengrusakan. juga prasyarat sosial (“ijin” masyarakat). dari Depag atau FKUB. Paling tidak. Ironisnya. Tetapi pemerintah setempat. sepanjang 2006 – 2008 ini telah banyak terjadi penutupan rumah ibadah dan pelarangan melaksanakan ibadah di beberapa tempat di berbagai belahan Indonesia. sembari berharap lahirnya sebuah peraturan atau undang-undang yang sejiwa dengan UUD 1945 pasal 28. kemudian pada tahun 2006 dilakukan di Tugu Proklamasi. maka tidak ada lagi alasan bagi pemerintah untuk tidak memberikan rekomendasi. jika hendak membangun rumah ibadat. dan berpihak pada penegakan HAM. dan dukungan warga sekitar 60 (KTP). pembakaran dan penutupan rumah ibadah bermacam-macam. Sebagai warga negara yang baik dan taat hukum. 2008 dan 2009 dilakukan secara sederhana. Ada persyaratan administrasi umum dan khusus. Pada tahun 2010 ini. PBM mengharuskan setiap agama mengurus IMB. atau mengganggu kerukunan hidup beragama. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengadvokasi masalah ini. Kesulitan ini timbul karena banyaknya syarat-syarat yang harus dipenuhi sesuai dengan PBM dan ditambah lagi Perda yang berbeda-beda antara satu daerah dengan daerah lainnya. pembakaran dan penutupan rumah ibadah. ini tidak menjadi masalah. Setelah itu berturut-turut pada tahun 2007. kegiatannya akan dipusatkan di Taman Menteng dengan memakai lambang Pohon Perdamaian.Malam Renungan Perdamaian Indonesia pertama kali diselenggarakan oleh Tarekat Saudara Sebangsa pada tahun 2005 secara sederhana di Bundaran Hotel Indonesia. Walaupun. yaitu tidak memiliki IMB. Padahal. di banyak daerah di Indonesia terjadi banyak kasus pengrusakan. tak terelakkan bagi kita untuk mengatakan bahwa agama-agama selama ini menjadi sumber konflik di berbagai belahan dunia. ada juga yang melibatkan unsur oleh pemerintah dan aparat. PETA DAN SITUASI Dalam beberapa tahun terakhir ini. penyalahgunaan fungsi bangunan (rumah tinggal atau ruko dijadikan sebagai tempat ibadah). Pelaku pengrusakan. Dan kita berharap agama-agama akan tetap menjadi seperti sebuah mata air bagi perdamaian dan bukan sumber airmata. acap menyebut “masyarakat keberatan” untuk tidak memberikan rekomendasi. Bagi agama tertentu.8 dan 9 Tahun 2006. masyarakat keberatan. itu bukan berarti perjalanan akan mulus. PBM ini ternyata tidak cukup mampu menjadi payung hukum dalam menjamin kebebasan beribadah di negeri ini. dan yang terakhir adalah diberlakukannya Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. Dan jika ini sudah valid. camat. Malam Renungan Perdamaian Indonesia justru berbasis pada pengalaman agama-agama untuk tetapi sebagai mata air perdamaian di tengah berbagai konflik yang ada di dunia. Tetapi gereja menghadapi banyak kesulitan. Terutama bagi gereja-gereja di Indonesia. Pengurusan bisa dihadang di tingkat mendapatkan rekomendasi dari lurah. sesuai PBM syarat utama sebetulnya adalah ada umat 90 KTP.

00. Rumah Kaca 1.00 . Seto Mulyadi dan Dr.30 – 19. Dr. sebagai upaya menegakkan Pancasila dan UUD 1945. Pembukaan oleh Koordinator Humas Penjelasan tentang Malam Renungan Perdamaian Indonesia oleh Koordinator Umum Refleksi Tema oleh Dr. 3. Persaudaraan Sejati. Kemerdekaan Berdaulat. Memperingati International Year of Youth dan International Year for the Rapprochement of Cultures sebagai bagian dari penguatan karya kaum muda dan pendekatan budaya dalam mewujudkan Persaudaraan Sejati menuju Perdamaian Abadi. Jakarta Pusat JADWAL ACARA KONFERENSI PERS Pukul 16. Mudji Soetrisno Tanya Jawab PRA MALAM RENUNGAN Pukul 18. Menggalang sebanyak mungkin saudara sebangsa untuk mengupayakan advokasi bersama terhadap pengrusakan. TUJUAN • Memperingati International Day of Peace Vigil 21 September sebagaimana prakarsa Perserikatan Bangsa-bangsa. Imam Prasodjo. pembakaran dan penutupan rumah ibadah yang bertajuk MALAM RENUNGAN PERDAMAIAN INDONESIA 2010 diharapkan mampu menjadi jalan maju bagi proses advokasi selanjutnya pada berbagai aras dan tingkat. maka sebuah kegiatan advokasi terhadap pengrusakan. Welcome Party dimeriahkan oleh band-band indie 4 .S. Keadilan Bagi Semua dan Perdamaian Abadi. sebagai sebuah kegerakan bersama mewujudkan Indonesia Raya. Penyambutan Massa Orang Muda dan Penonton oleh Relawan di depan Pintu Masuk Gedung Parkir dan dihantar menuju Lapangan Futsal untuk Welcome Party. 4. Menyikapi situasi kritis bangsa ini. 2.00 – 18.O. Penyambutan Tamu VVIP dan VIP oleh Usher VVIP/VIP di depan Jalan H. 3. 2.22.30. Peace Party difasilitasi oleh Donatur Utama kegiatan ini 4. pembakaran dan penutupan rumah ibadah di Indonesia. 21 September 2010 : Pukul 19. pembakaran dan penutupan rumah ibadah di Indonesia. • • • WAKTU DAN TEMPAT Hari/Tanggal Waktu Tempat : Selasa. yaitu tragedi pengrusakan. Cokroaminoto dan dihantar menuju Rumah Kaca untuk Peace Party.Di dalam kerangka Indonesia Masa Depan yang memiliki Peradaban Kebangsaan.00 : Taman Menteng. Lapangan Futsal dan Rumah Kaca 1.

2. 16. Pertunjukan Musik oleh band-band indie Pemutaran Film Indie “Cin(t)a” UNDANGAN Undangan VVIP/VIP yang diharapkan hadir berjumlah 100 orang yang terdiri dari: 1. 18. 19. 11. 3. 10. 10. 12. 2. 9.30. 17. 13. 4. Lapangan Futsal 1. 9. 11. 2. 15.30 – 22.00. Lapangan Futsal 1. 7. MALAM RENUNGAN Pukul 20. 8. 6. 6. Pembukaan diiringi Genderang Tionghoa mengiringi Perarakan Perdamaian Salam Pembukaan Pertunjukan Tarian Tionghoa Laporan Koordinator Umum Pertunjukan Marawis Pembacaan Ayar-ayat Suci Al Quran Lagu Kebangsaan INDONESIA RAYA Mengheningkan Cipta diiringi Paduan Suara Nyanyian SYUKUR Orasi Perdamaian oleh UN Resident Coordinator in Indonesia Nyanyian INDONESIA PUSAKA Orasi Perdamaian oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia Nyanyian IBU PERTIWI Orasi Perdamaian oleh Donatur Utama kegiatan ini Nyanyian TANAH AIR Doa Bersama oleh Para Rohaniwan Pemotongan Tumpeng Perdamaian 8. 4. 13.MALAM RENUNGAN Pukul 19. 5.30 – 20. 3. 15. 12. 7. 17. 16. 5. 14. UN Resident Coordinator/Humanitarian Coordinator of UNDP Representative FAO Director ILO Country Coordinator UNAIDS Head of UNCAPSA Representative of UNESCO Representative of UNFPA Representative of UNHCR Director of UNIC Representative of UNICEF Representative of UNIDO Regional Programme Director of UNIFEM Head of UNOCHA Chief of Mission IOM Country Director of WFP Representative of WHO Duta Besar Negara-negara Sahabat di Indonesia Korps Diplomatik Negara-negara Sahabat di Indonesia Anggota DPR Komisi I Republik Indonesia 5 . 14.

= Rp. 13. = Rp.000 = Rp.000 2. 14.000 2.000 400.000 200.500.000 5. 15. 4. = Rp. = Rp. = Rp.000 3. 18. 9.000 1.000. 6.PESERTA Peserta yang diharapkan hadir berjumlah 2000 orang yang terdiri dari: 1. 12.000.000 = Rp.000 = Rp.000 3.000 500.000. 1. 5.000 6 .000. Biaya Persiapan Biaya Sewa Lapangan Futsal Biaya Sewa Rumah Kaca Biaya Sewa Tikar Biaya Sewa Sound System Biaya Sewa Light System Biaya Sewa Audio Visual System Biaya Sewa Stage Communication System Biaya Sewa Stage Rigging System Biaya Cetak Backdrope Biaya Cetak Spanduk 5 buah Biaya Cetak Baliho 1 buah Biaya Cetak Umbul-umbul 100 buah Biaya Cetak Undangan VVIP/VIP 100 buah Biaya Cetak Undangan Umum 1000 buah Biaya Cetak Folder Acara 2000 buah Biaya Cetak ID Card Tim Kerja 100 buah Biaya Cetak Kaos Tim Kerja 100 buah Biaya Bikin Pita Putih 2000 buah Biaya Belanja Lilin Besar 4 buah = Rp. 3. 2. Pada tahun ini Tim Kerja Malam Renungan Perdamaian Indonesia Tahun 2010 terdiri dari Koordinator Umum Koordinator Sekretariat Koordinator Keuangan Koordinator Lapangan Koordinator Acara Koordinator Protokoler Koordinator Humas Koordinator Mobilisasi Koordinator Perlengkapan Koordinator Konsumsi Koordinator Keamanan Koordinator Dokumentasi : Aryawirawan Simauw : Intan Siyaranamual : Siti Fatimah : Monalisa Panggabean : Endin Sas : Valencia Vera : Ralian Jawalsen : Alex Tetehuka : Bayu Kusuma : Inong Rengganis : Trassen Sangaji : Donny Suryono ANGGARAN 1. = Rp. 3.000. 400.500. = Rp.000 500.000. 19. = Rp. 20. 2.000 = Rp. = Rp.000 = Rp.000.000 1.000. 1. = Rp. 7. Umat Komunitas Teraniaya Umat Agama-agama di Indonesia Orang Muda = 500 orang = 500 orang = 1000 orang PENGORGANISASIAN Penyelenggara dari kegiatan ini adalah Grup Koordinasi Nasional Malam Renungan Perdamaian Indonesia. = Rp. = Rp.000 500. 2.000 100. yaitu kelompok kerja yang terdiri dari perorangan peduli perdamaian. = Rp. 16. 500. 2. 17. 11.000. 10. = Rp.000 100. 8.

42.000 -----------------------= Rp. 2. 500. 27.500.000 = Rp.300.500. Total Pengeluaran 100. 7 . 4.000 = Rp. 5.000 PEMBIAYAAN Pembiayaan kegiatan ini digalang dari Perorangan.000 = Rp.000. = Rp. Biaya Belanja Lilin Sedang 192 buah Biaya Belanja Lilin Kecil 2000 buah Biaya Belanja Tumpeng Biaya Belanja Konsumsi VVIP/VIP 100 pax Biaya Belanja Konsumsi Panitia 100 pax Biaya Humas Biaya Keamanan Biaya Dokumentasi = Rp. 1. 2.000. 24. 26. 23. 25. Organisasi dan Korporasi yang berminat membantu dan mengirimkannnya ke BCA nomor 1662525043 atas nama Siti Fatimah Z SE.21.000 = Rp.000 200. 22. 28.000 = Rp.000 = Rp.000.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful