Anda di halaman 1dari 4

PERANAN MEDIA CENTER

DALAM PENGEMBANGAN KNOWLEDGE MANAGEMENT ( KM )


DI KOMISI PEMILIHAN UMUM KAB. BONE BOLANGO

Di era Globalisasi yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan


dan teknologi yang sangat pesat, sudah sepatutnya disadari akan adanya
persaingan yang sangat berat , oleh karenanya maka diperlukan perubahan
paradigma organisasi dari yang semula mengandalkan pada resource based
menjadi knowledge based.
Penerapan KM di Organisasi
Membangun organisasi berbasis pengetahuan, termasuk kesiapan dan
kualitas SDM (sumber daya manusia) sebagai kunci juga dengan harus
membawa penyadaran untuk mengantisipasi kesiapan membangun organisasi
berbasis pengetahuan yang menjadi prasyarat keunggulan persaingan abad 21
ini.
Kita tengah bergerak dari suatu masyarakat industrial (industrial society)
ke suatu masyarakat knowledge ( knowledge society). Dimana sumber
kekayaan bergeser dari modal ke knowledge dan jenis organisasi
(organizational type) dari hierarki yang tajam (step hierarchy) menuju ke
jejaringan manusia (human networking).
Manfaat
Adanya percobaan membagun organisasi berbasis pengetahuan (KBO) ini,
maka sekaligus memberdayakan ke empat fungsi yaitu : using knowledge,
finding knowledge, creating knowledge dan packaging knowledge yang akan
diimplementasikan di organisasi, serta membangun budaya knowledge sharing
di kalangan karyawan diharapkan dapat mendorong untuk berinovasi baik
secara kelompok atau individu.
Metodologi
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah “soft system
methodology” (SSM)
didasarkan pada sistem berpikir, yang memungkinkan dapat menjelaskan dan
mendefinisikan masalah, tetapi fleksibel dalam penggunaan dan luas ruang
lingkupnya.
SSM dalah suatu pendekatan yang melibatkan proses-proses sebagai berikut:
1. proses pembelajaran dan interaksi antar individu dan kelompok;
2. proses kreasi model konseptual untuk tindakan perubahan atas situasi atau
suatu
organisasi;
3. tahapan SSM ada 6 (enam) yaitu:
- problem situation unstructured;
- problem situation expressed;
- selection: relevant root, root definition, CATWOE (customer, actors,
transformations process, worldview, owners, environmental constraint)
analysis;
- membangun model konseptual;
− membandingkan model konseptual dengan realitasi
− dilakukan tindakan atau rekomendasi model organisasi..

Penerapan KM wajiblah berlaku untuk semua sektor tidak terkecuali


sektor pemerintahan. Pemerintah dewasa ini telah menerapkan berbagai sistim
informasi manajemen guna mengupayakan terciptanya Knowledge
management di sektor pemerintahan, yang hal ini sangat berguna dalam
rangka menciptakan good governance.
Upaya lain yang harus dilakukan oleh Pemerintah baik pemerintah Pusat
maupun sampai pada tingkat pemerintah daerah kedepan adalah
pengembangan SDM dan knowledge sharing dikalangan Pegawai Negeri Sipil
menjadi sangat penting guna meningkatkan kinerja aparatur pemerintah untuk
menghasilkan kinerja yang inovatif.
Adalah Komisi Pemilihan Umum yang merupakan bagian dari
pemerintahan yang oleh Undang Undang No. 22 Tahun 2007 tentang
Penyelenggara Pemilihan Umum diserahkan beban tanggungjawab yang
sangat besar guna mengadakan pemilihan umum baik ditingkat Pusat maupun
sampai di tingkat daerah.
Menjadi Penyelenggara Pemilu adalah tugas yang sangat berat mengingat
tugas ini melibatkan partisipasi seluruh masyarakat. Maslahnya adalah kondisi
masyarakat kita yang heterogen, dimana tingakt partisipasi sangat bergantung
pada tingkat pendidikan dan pemahaman arti pentingnya pemilu serta
pemahaman bagaimana memberikan suara yang baik dan untuk apa pemilihan
umum itu sendiri. Sehingga praktis Tugas KPU bukan hanya menyelenggarakan
Pemilihan Umum saja tetapi lebih dari itu harus pula memberikan pendidikan
politik serta demokrasi yang baik kepada masyarakat sehingga masyarakat
mempunyai tingkat pemahaman yang tinggi yang tentunya dapat
mendongkrak angka partisipasi dalam pemilu nantinya.
Dengan demikian KPU dalam menyelenggarakan Pesta Demokrasi harus
pula tidak menutup diri dari berbagai kritikan dan masukan dari segala lini
guna perbaikan proses pemilihan umum yang dari beberapa kasus pemilu juga
terdapat kebocoran disana sini.
Salah satu strategi KPU guna mencapai berbagai tujuan seperti yang telah
disebutkan diatas, adalah dengan membuat suatu wadah yang diberi nama “
MEDIA CENTER” , dimana fungsinya adalah selain memberikan pendidikan bagi
masyarakat tentang semua hal menyangkut pemilu, juga menjadi media dalam
rangka mengembangkan Knowledge management yang ada di KPU baik
ditingkat Pusat sampai di Tingkat Daerah.
Media center KPU Kab. Bone Bolango diresmikan oleh ketua KPU Kab. Bone
Bolango pada tanggal 1 Februari Tahun 2004 menjelang Pelaksanaan Pilkada
yang perta yang digelar pada tanggal 5 April 2004.
Media Center KPU Kab. Bone Bolango mempunyai fungsi antara lain :
1. Membentuk Citra KPU yang baik dimata luar sehingga mengangkat
kredibilitas KPU sebagai Penyelenggara Pemilu.
2. Memberikan informasi yang jujur yang diperlukan oleh masyarakat luas
khususnya terkait dengan pemberitaan mengenai pemilu dan prosesnya
baik Pemilu legislatif, PILKADA, PILGUB maupun PILPRES.
3. Menjadi media untuk menambah wawasan Pegawai dilingkungan KPU .
4. Sebagai Pusat Informasi Masyarakat
5. Memberikan Pendidikan kepada Seluruh Lapisan masyarakat khusunya
yang berkaitan dengan PEMILU dan Pendidikan Demokrasi.
6. Menjadi wadah saling tukar menukar informasi mengingat , Media center
berbasis Web / Internet.
Dalam rangka mengemban tugas yang sedemikian berat tersebut maka Divisi
Media Center KPU Kab. Bone Bolango membuat beberapa inovasi dengan
mengambangkan beberapa hal antara lain :
1. Menyediakan Web Site KPU Kab. Bone Bolango.
2. Menyediakan sarana informasi berupa pamflet, balihoo, leaflet dll, untuk
pendidikan pemilih.
3. Membuat SMS center sebagai sarana presentasi secara langsung jumlah
rekapitulasi suara pada Pemilihan Umum.
4. Membuat kegiatan kegiatan sebagai sharing pengetahuan antara
masyarakat serta pemerintah daerah.