Anda di halaman 1dari 10

c 

 c
       c
 

   
 

   c    
    

   

  

 
c 
  c c
   !

  
   c
     !!

   

 c    !"

   c#

# 
     !


$ 
c
%   

  c !


c  c 

 

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan
rahmatnya kami dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul ³ Pentingya
Keanekaragaman Hayati Daerah¶¶ dengan tepat waktu.

Adapun dalam penyusunan makalah ini penulis banyak mendapatkan bimbingan dan
bantuan yang sangat bermanfaat dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak
langsung.

Dalam penyusunan makalah ini penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan,
oleh karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik dari pembaca yang bersifat
membangun dari semua pihak guna perbaikan makalah ini di masa mendatang.
Penulis berharap semoga Makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan juga
penulis.

 

 Surabaya, 3 November 2010

  Kelompok 6

 


#c 



&| '(')*+'*(',
&&| '-(',
.&


)*/'0121'*

 | '(',)2'3'*+
! | 141.'*'.'2'0
5 | c161'*'3'2'0
" | '*-''('3'2'0


!)47'0'.'*

!)*(&*+*8'4)*6'+'3)'*)3','+'4'*0'8'(&/'),'0

!!3&7'(9'3&7'(31,'*+*8'3):)/12&'*'3'*3)'*)3','+'4'*0'8'(& 

!5'290'2'('11:'8'/'2'44)*6'+'3)*)3','+'4'*0'8'(&

).&4:12'*;','*

'-(',1.('3'







    

'(',)2'3'*+

Di era globalisasi ini, keadaan alam semakin buruk yang disebabkan oleh tangan manusia
sehingga terjadi berbagai macam bencana, mulai bencana kepunahan sampai bencana alam yang
mengancam kehidupan manusia itu sendiri.

Bencana ituterjadi karena hilangnya keanekaragaman hayati sehingga keadaan alam tidak
seimbang. Pada dasarnya setiap insan manusia belum memahami pentingnya menjaga
keanekaragaman hayati sehingga mereka melakukan tindakan yang secara tidak langsung dapat
menghilangkan keanekaragaman hayati. Jika mereka mengerti bagaimana dampak yang terjadi jika
keanekaragaman hayati hilang, maka mereka akan merasa sangat menyesal bahkan mereka akan
berbalik langkah untuk membudayakan keanekaragaman hayati dan itulah yang tentunya diharapkan
alam semesta ini.

Padahal keanekaragaman hayati merupakan anugerah terbesar bagi umat manusia yang
merupakan sumber kehidupan, penghidupan dan kelangsungan hidup bagi umat manusia, karena
potensial sebagai sumber pangan, papan, sandang, obat-obatan serta kebutuhan hidup yang lain.
Disamping itu, merupakan sumber ilmu pengetahuan dan tehnologi yang secara tidak langsung dapat
mengembangkan sosial budaya umat manusia serta membangkitkan nuansa keindahan yang
merefleksikan penciptanya.

Dengan alasan apapun keanekaragaman hayati harus tetap dijaga demi ketentraman umat
manusia. Dikarya tulis ini kita akan membahas pentingnya keanekaragaman hayati lebih dalam yang
sesuai dengan judul yang kami angkat, agar kita dapat memahami bahwa menjaga keanekaragaman
hayati dapat memberikan keuntungan bagi umat manusia sendiri dan selain itu kita dapat juga
memahami tindakan-tindakan yang dapat merusak keanekaragaman hayati.
! 141.'*'.'2'0

Adapun rumusan masalah dari makalah ini adalah:

1.2.1 apakah keanekaragaman hayati itu?

1.2.2 apa saja akibat-akibat kurangnya kepedulian akan keanekaragaman hayati?

1.2.3 apa saja upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga keanekaragaman hayati?

5c161'*4'3'2'0

Tujuan makalah ini adalah antara lain untuk mengetahui dan memahami -
pentingnya keanekaragaman hayati daerah bagi kita semua.Mengetahui dampak dari
berkurangnya keanekaragaman hayati di daerah.Agar kita dapat mengurangi ketidak
pedulian akan pentingnya keanekaragaman hayati daerah .

"'*-''(4'3'2'0

Hasil makalah ini diharapkan mampu menginformasikan tentang pentingnya


keanekaragaman hayati bagi kehidupan makhluk hidup. Dan mampu mengurangi
ketidak pedulian terhadap pentingnya keanekaragaman hayati daerah bagi semua
makhluk hidup.






 

 c
  %      c
 

:'3'0 )'*)3','+'4'*'8'(&&(1<
Apabila Anda mendengar kata ³Keanekaragaman´, mungkin akan terbayang
kumpulan benda yang bermacam-macam, baik ukuran, warna,bentuk, tekstur dan
sebagainya.Kata keanekaragaman memang untuk menggambarkan keadaan bermacam-
macam suatu benda, yang dapat terjadi akibat adanya perbedaan dalam hal ukuran,bentuk,
tekstur ataupun jumlah. Sedangkan kata ³Hayati´ menunjukkan sesuatu yang hidup. Jadi
keanekaragaman hayati menggambarkan bermacam-macam makhluk hidup(organisme)
penghuni biosfer.Keanekaragaman hayati disebut juga ³Biodiversitas´. Keanekaragaman atau
keberagaman dari makhluk hidup dapat terjadi karena akibat adanya perbedaan warna,
ukuran, bentuk, jumlah, tekstur, penampilan dan sifat-sifat lainnya. Sedangkan
keanekaragaman dari makhluk hidup dapat terlihat dengan adanya persamaan ciri antara
makhluk hidup.

)*(&*+3'0 &(')*6'+' )'*)3','+'4'*'8'(&2'4/&)3&(', &('<



Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati, baik tumbuhan maupun hewan. Sampai dengan
tahun 2010 tercatat 38.000 jenis tumbuhan termasuk 27.500 spesies tumbuhan berbunga
(10% dari tumbuhan berbunga di dunia), 515 spesies mamalia (12% jenis mamalia dunia),
511 spesies reptilia (7,3% dari jenis reptilia dunia), 2.827 jenis binatang tak bertulang,
kupukupu sebanyak 121 spesies (44% jenis endemik), 480 spesies hard corals (60% dari jenis
coral dunia), 1400 spesies ikan air tawar, 270 spesies amphibi (jumlah terbesar ke enam di
dunia), 1531 spesies burung (jumlah terbesar ke lima di dunia), 240 spesies langka (jumlah
terbanyak di dunia). Disamping itu Indonesia mempunyai tumbuhan palma sebanyak 477
spesies (47% endemik) dan ± 3.000 jenis spesies tumbuhan penghasil bahan berkhasiat obat.

Hal tersebut memberikan gambaran betapa Indonesia menjadi salah satu pusat
kekayaan keanekaragaman hayati dunia. Selain itu Indonesia merupakan salah satu negara
yang memiliki hutan yang sangat luas yaitu 130 juta hektar (Kementrian Kehutanan RI, 2010)
dengan 3,02 juta hektar merupakan hutan bakau/mangrove atau 19% dari luas hutan
mangrove di dunia, melebihi Australia (10%) dan.Brasil (7%) (FAO, 2007). Keanekaragaman
hayati dan hutan tropis serta hutan bakau (mangrove) Indonesia Akan tetapi keanekargaman
hayati kita tersebut saat ini mengalami ancaman degradasi yang sangat serius akibat kegiatan
manusia yang tidak ramah lingkungan. Penebangan hutan secara liar dan polusi gas hasil
pembakaran bahan bakar fosil serta pemakaian freon merupakan kegiatan yang memberi
sumbangan yang cukup besar terhadap degradasi keanekaragaman
hayati.

3&7'(93&7'( 1,'*+*8' ):)/12&'*3'* )'*)3','+'4'*'8'(&

| ),1.'3'*01('*'3&7'(&2)+'22=++&*+:)*)7'*+'*01('*.)>','2&', 
Hutan merupakan sumber utama keanekaragaman hayati karena hutan merupakan
tempat tinggal berbagai spesies tanaman dan hewan. Kerusakan hutan menyebabkan
terjadi penurunan keanekaragaman hayati bahkan kepunahan banyak spesies hewan dan
tumbuhan,misalnya Harimau Jawa. Menurut FAO dalam laporan State of World Forest
tahun 2009 laju kerusakan hutan di Indonesia mencapai sekitar 1,87 juta hektar pertahun.
Apabila laju kerusakan hutan tidak dikendalikan, hutan Indonesia akan musnah sekitar 15
tahun ke depan.

!| )4'*'.'*2=7'2
Selain kerusakan hutan, meningkatnya gas hasil pembakaran bakar fosil, seperti
karbondioksida dan gas metan, menyebabkan punahnya ratusan spesies tanaman dan
hewan karena terjadi kenaikan suhu udara secara global (global warming) yang mencapai
1-6 derajat celcius pada tahun 1900 sampai 2100 (IPCC report, 2007). Pemakaian freon
juga turut menyumbang kepunahan banyak jenis tanaman dan hewan karena freon yang
lepas ke atmosfer menyebabkan lapisan ozon menjadi berlubang sehingga sinar
ultraviolet darimatahari langsung menuju ke bumi yang mengakibatkan terjadinya mutasi
merugikan yang berefek letal (mematikan) bagi hewan dan tanaman.

5| '*6&,/&:),3'4:1*+'*'3&7'(:)*)7'*+'*01('* 
Berkurangnya keanekaragaman hayati di alam memberi efek, baik secara langsung
maupun tidak langsung, merugikan bagi manusia karena manusia, hewan dan tanaman
merupakan komponen ekosistem alam yang saling berkaitan. Contoh sederhananya
adalah semakin berkurangnya pepohonan dihutan menyebabkan cadangan air tanah
menurun karena pohon merupakan penyimpan cadangan air tanah untuk musim kemarau
terutama yang berasal dari air hujan. Apabila pepohonan di hutan berkurang, masyarakat
disekitar hutan dapat mengalami kekurangan air di musim kemarau karena cadangan air
tanah berkurang, selain itu pada musim penghujan dapat terjadi banjir karena tidak
adanya pepohonan di hutan yang dapat menyerap air hujan.

"| 7,'.&:'*('&'3&7'((&/'3'/'*8'('*'4'*:)*'0'*=47'3 
‘ntuk masyarakat di pesisir pantai, hutan mangrove merupakan tempat tinggal
berbagai jenis ikan, kepiting dan udang. Dengan musnahnya hutan mangrove
menyebabkan hilangnya sumber penghasilan budidaya ikan, kepiting, dan udang. Selain
itu musnahnya hutan mangrove juga menyebabkan terjadinya abrasi pantai karena pohon
mangrove merupakan penahan tanah dari kikisan ombak laut.




'29'2'('1 :'8''2'4)*6'+' )'*)3','+'4'*'8'(&

Pertanyaannya sekarang adalah apa yang dapat kita lakukan untuk mencegah berkurangnya
keanekaragaman hayati di alam? Setiap orang dapat melakukan upaya untuk pelestarian
keanaekaragaman hayati mulai dari diri sendiri dengan melakukan beberapa kegiatan
sederhana seperti berikut dalam kehidupan sehari-hari :
1. Menghentikan kegiatan perburuan satwa di alam terutama untuk jenis satwa yang
dilindungi dan terancam punah, contohnya penyu, untuk tujuan diperdagangkan maupun
koleksi pribadi
2. Menghentikan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal terutama penangkapan ikan
menggunakan racun dan setrum di danau, sungai atau di daerah aliran air lainnya
3. Menghentikan kegiatan penebangan pohon secara liar dan tidak bertanggung jawab baik
dikawasan pegunungan, pemukiman maupun di kawasan mangrove pesisir pantai
4. Menanam pohon-pohonan dan memeliharanya dengan baik
5. Mengolah sampah sesuai jenisnya dan mengurangi membakar sampah serta membuang
sampah tidak pada tempatnya karena dapat mencemari lingkungan.

&0',':3'*/)*+'*4)2'313'*3)+&'('*.)/),0'*'(),.)71(3&('/':'(
7),:),'*.)>',''3(&-4)*6'+'2&*+31*+'*0&/1:/&.)3&(',3&('3',)*' 
714&3&('&*&0'*8'2'0(&(&:'*/',&c10'* '*+'0'.'1*(133&('=2'0? 
4'*-''(3'*/'*@',&.3'*3):'/'+)*),'.&:)*),1.3&('







     




#c  c 

FAO. 2007. The World¶s Mangroves 1980 2005. Forest Resources Assessment Working
Paper No. 153. Food and Agriculture Organization of The United Nations. Rome.
http://mbojo.wordpress.com/2009/01/01/hutan-mangrove-dan-luasannyadi-
indonesia/#comment-3193
FAO. 2007. State of World Forest.
http://www.detiknews.com/read/2010/04/27/
172448/1346550/10/kerusakan-hutan-di-indonesia-terparah-kedua-di-dunia
Intergovernmental Panel on Climate Change. 2007. Climate Change 2007: The Physical
Science Basis. Contribution of Working Group I to the Fourth Assessment Report of
the Intergovernmental Panel on Climate Change.
http://id.wikipedia.org/wiki/Pemanasan_global kementrian Kehutanan republik Indonesia.
2007. Siaran Pers Nomor : S. 251 /PIK-1/2010
tentang Keanekargaman Hayati Sektor
Kehutanan.http://www.dephut.go.id/index.php?q=id/node/6401