Anda di halaman 1dari 30

MANFAAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN BI AYA OPERASI ONAL DALAM

MENI NGKATKAN EFI SI ENSI


SYAHYUNAN
Program StudiManajemen
FakultasEkonomi
Universitas Sumatera Utara
A. BiayadanKlasifikasiBiaya
1. PengertianBiaya

Pengertianbiayasaatinisudahsemakinluasseiringdengankemajuanilmupengetahuandanteknologi yang
disesuaikandengankebutuhanparapemakaiistilahtersebutseperti: akuntan, ekonom, insinyur, manajerdanlain- lain. Para
pemakaiistilahtersebutumumnyatelahmemilikidefenisitersendiritentangbiayasehinggasukarbagikitauntukmemberikanpengertian
yang tepatatasbiaya yang dimaksud. Ada beberapapengertiandaribiayaantara lain:

Biayaadalahpengorbanansumberekonomis yang diukurdalamsatuanuang, yang


telahterjadiataukemungkinanakanmencapaitujuantertentu.
Biayaadalahsuatunilaitukar, prasyarat, ataupengorbananguna
memperolehmanfaat. Dalam
akuntansikeuangan, prasayaratatau
pengorbanan
tersebut
padatanggalperolehan
dinyatakan
dengan
pengurangankasatauaktivalainnyapadasaatiniatau di masamendatang.

Dan pengertian di
atasdapatkitaketahuibahwatelahterjadipengorbananekonomisuntukrnencapaisuatumanfaattertentu.Pengorbanan yang
tercantumdalamneracapada pas aktivarnerupakanbiaya yang beluterpakai (unexpired cost).Pengorbanan yang
langsungmemperolehhasilpadaperiode yang samadenganterjadinyapengorbanan (expired cost)
akanmenjadifaktorpengurangdarihasiluntukmendapatkanlaba.
2. Jenis-jenisBiaya

Penggolonganbiayatergantunguntukapabiayatersebutdigolongkan, untuktujuan yang


berbedadiperlukancarapenggolonganbiaya yang berbeda pula, atautidakadilsatucarapenggolonganbiaya yang
dapatdipakaiuntuksemuatujuanmenyajikaninformasibiaya.

Salah satupenggolonganbiaya yang


seringdilakukanadalahpenggolonganbiayasesuaidenganfungsipokokdarikegiatan/aktivitasperusahaan (Cost classified according to
the function of business activity).
Fungsipokokdarikegiatanperusahaan-perusahaandapatdigolongkan
kedalam:
a. Fungsiproduksi, yaitufungsi yang berhubungandengankegiatanpengolahan
bahanbakumenjadiprodukselesai yang siapuntukdijual

b. Fungsipemasaran, yaitufungsi yang berhubungandengankegiatanpenjualanprodukselesai yang siapdijualdengancara yang


memuaskanpembelidandapatrnemperolehlabasesuai yang
diinginkanperusahaansampaidenganpengumpulankasdarihasilpenjualan.

c. Fungsiadministrasidanumum, adalahfungsi yang berhubungandengankegiatanpenentuankebijaksanaan, pengarahan,


danpengawasankegiatanperusahaansecarakeseluruhan agar dapatberhasilgunadanberdayaguna.
© 2004 Digitized by USU digital library
1
d. Fungsikeuangan (financial), yaitufungsi yang berhubungandengankegiatankeuanganataupenyediaandana yang diperlukanperusahaan.
Atasdasarfungsitersebut di atas, biayadapatdikelompokkanmenjadi:

a. Biayaproduksi, yaitusemuabiaya yang berhubungandenganfungsiproduksiataukegiatanpengolahanbahanbakumenjadiprodukselesai.


Biayaproduksidapatdigolongkankedalam:
1. BiayaBahan Baku yang dikelompokkansebagaibiayautama
(prime cost).
2. BiayaTenagaKerjaLangsung
3. Biaya Overhead Pabrik

Biayatebagakerjalangsungdanbiaya overhead dapatdigabungmenjadibiayakonversi (conversion cost) yang


dalamhalinimencerminkanbiayauntukmengubahbahanlangsungmenjadibahanjadi.

Bahanbakuadalahbahan yang
akandiolahmenjadiprodukselesaidanpemakaiannyadapatdiidentifikasikanataudiikutijejaknyaataumerupakanbagian integral
padaproduktertentu. Biayabahanbakuadalahhargaperolehandaribahanbaku yang dipakai di dalampengolahanproduk.
Bahanpenolongadalahbahan yang
diolahmenjadibagianprodukselesaitetapipemakaiannyatidakdapatdiikutijejakataumanfaatnyapadaprodukselesaitertentu.Biayabaha
npenolongadalahhargaperolehanbahanpenolong yang dipakai di dalampengolahanproduk.

Biayatenagakerjaadalahsemuabalasjasa yang
diberikanolehperusahaankepadasemuakaryawan.Sesuaidenganfungsidimanakaryawanbekerja,
biayatenagakerjadapatdigolongkankedalambiayatenagakerjapabrik, biayatenagakerjapemasaran,
biayatenagakerjaadministrasidanumum, sertafungsikeuangan.Biayatenagakerjalangsungadalahbalasjasa yang
diberikankepadakaryawan yang manfaatnyadapatdiidentifikasikanataudiikutijejaknyapadaproduktertentu yang
dihasilkanolehperusahaan.
Biaya overhead pabrikadalahbiayaproduksiselainbiayabahanbakudan
biayatenagakerjalangsung.

b. Biayapemasaran, yaitubiayadalamrangkapenjualanprodukselesaisampaidenganpengumpulanpiutangmenjadikas.
Biayainimeliputibiayauntukmelaksanakan: (1) fungsipenjualan; (2) fungsipenggudanganprodukselesai; (3)
fungsipengepakandanpengiriman; (4) fungsiadvertensi; (5).fungsipemberiankreditdanpengumpulanpiutang; (6)
fungsipembuatanfakturdanadministrasipenjualan.

c. Biayaadministrasidanumum, yaitusemuabiaya yang berhubungandenganfungsiadministrasidanumum.


Biayainiterjadidalamrangkapenentuankebijaksanaan, pengarahan,
danpengawasankegiatanperusahaansecarakeseluruhan.Termasukdalambiayainigajipimpinantertinggiperusahaan, personalia,
sekretariat, akuntansi, hubunganmasyarakat, keamanandansebagainya.
d. Biayakeuangan, adalahsemuabiaya yang terjadidalam
melaksanakanfungsikeuangan, misalnya: biayabunga.
B. AnggaranBiayaOperasional
1. PengertianPerencanaan
Sebelumpenulismembicarakanapa yang dimaksuddengananggaran,
terlebihdahulupenulismengupassecarasingkatpengertiantentangperencanaan.
© 2004 Digitized by USU digital library
2

Perencanaanadalahfungsimenetapkankegiatanapa yang akandilaksanakan di masa


yang akandatanguntukmencapaitujuan yang telahditetapkan.

Dari
definisitersebutdapatditarikkesimpulanbahwaperencanaandilakukansetelahterlebihdahuludibuatanggapantertentumengenaifaktor-
faktor yang dapatdilihat.Berdasarkankenyataantersebutdisusunsuaturencanauntukmencapaitujuan yang
diinginkan.Perencanaanharusdibuatsebelummelaksanakantindakan- tindakan agar tujuan yang
diinginkandapatdicapaidenganbaik.Karenaperencanaanmencakuphal-hal yang berhubungandengankeadaan di masa yang
akandatangmakaperencanaanharusmempunyaikemampuanuntukmelihatjauhkedepan.
Berdasarkankemampuantersebutdiharapkanperencanaandapatdisusunsecarabaik,
telitidanseksamajauhsebelumnyasehinggamemungkinkanbagimanajerperusahaandalammelakukanpilihan-pilihanterbaik yang
dapatdilaksanakanuntukmenghindarikegagalan.
2. PengertianAnggaran

Perencanaan yang
disusunsecarakuantitatifumumnyadituangkandalambentukanggaran.Anggaranmerupakansalahsatualatpengawasan yang
dipergunakansecaraluasdalamkegiatanperusahaanmaupunlembagapemerintahan.Penyiapananggaranadalahbagian yang
tidakterpisahkandari proses perencanaan, ataupernyataanrencana.
Beberapaahlitelahmemberikandefinisitentangpengertiananggaran
(budget). Menurut Robert N. Anthony dan James S. Renee: A b u d g e t i s a p l a n
expressed in quantitative, usually monetary terms, that covers a specified
period of time, usually one year.
Mas'ud M.C merumuskan, bahwa :

Budget adalahsuaturencana yang terkoordinasidanmenyeluruh, dan yang


dinyatakandalamsatuan yang, mengenaikegiatanoperasidanpenggunaansumber-
sumberdayaperusahaanuntuksuatuperiodetertentu di masa yang akandatang.

Dari pengertian yang dikemukakan di atasterdapatbeberapaperbedaanakibatsudutpandang yang


berbedadalammemandangpersoalan, tetapisecaraumumadabeberapapersamaan yang dapatditarikantara lain:

1. Anggaranadalahrencanatertulismengenaikegiatanperusahaan yang disusunmelaluianalisis yang cermatdenganmenggunakan data


padaperiode yang lalu, kemudiandijabarkandalambentukangka-angkadansatuan yang
merupakanpencerminantujuanperusahaanuntukjangkawaktutertentupadaperiode yang akandatang.

2. Anggaranperusahaanmerupakanalatbagimanajemendalammenyusunperencanaan,
melaksanakankoordinasidanpengawasanterhadapkeseluruhankegiatanperusahaan.
3. Anggaranperusahaanadalahsuaturencanatindakanterperinci, sebagai
pedomanuntukmelakukanpenilaianataspelaksanaan.

Padadasarnyaanggaranmerupakangambaranmasa yang akandatang, jadisetiapsaatanggarantersebut hams


dapatdihadapkandengankenyataan yang adapadasaatpelaksanaan. Olehkarenaitu, anggaranharusbersifatluwes agar
memungkinkanuntukmelakukanpenyesuaianterhadapkondisidari yang telahdiperkirakansebelumnya.
© 2004 Digitized by USU digital library
3
penilaian apakah perencanaan telah dilaksanakan secara efektif. "P e n g a w a s a n
biaya yang efektif mempunyai dua aspek, yakni :
a. Pengaw asan operasional
b. Pengaw asan akuntansi

Pengawasan operasional adalah pengawasan biaya yang dilakukan manajemen melalui kegiatan (operasi)
perusahaan. Namun dengan berkembangnya perusahaan; bilamana sasaran hendak dicapai, pengawasan operasional tidak dapat
dipertahankan lebih lama karena hal demikian merupakan pemborosan dan tidak efisien.Oleh karenanya pengawasan operasional
perlu ditambah dengan pengawasan
akuntansi.
Pengawasan akuntansi adalah pengawasan biaya yang dilakukan melalui

prosedur-prosedur akuntansi dan pencatatan-pencatatan biaya. Karena sasaran pokok tertuju pada pengelompokan biaya, maka
perhatian yang lebih besar tertuju pada pengawasan akuntasi.

Pengawasan akuntansi bertujuan untuk menciptakan suatu sistem pencatatan yang dapat mengembangkan
pertanggungjawaban biaya-biaya dan arus pekerjaan, serta memberikan laporan singkat tentang hal-hal yang berkaitan dengan
pengawasan dan laporan statistik untuk mengetahui perkembangan orang-orang yang bertanggung jawab atas biaya, apakah
melaksanakan tugasnya sesuai dengan kebijaksanaan yang telah ditetapkan atau tidak. Disamping itu pengawasan akuntansi juga
dibutuhkan untuk meyakinkan bahwa manajemen serta perusahaan dapat memanfaatkan kemajuan teknologi dengan tepat,
rnisalnya penggunaan perangkat komputer untuk mengerjakan pencatatan-pencatatan dari semua kegiatan perusahaan,
mengelompokkan biaya dan penyusunan laporan dengan cepat dan tepat.

Akuntansi merupakan alat bagi manajemen untuk mengetahui kejadian- kejadian keuangan selama jangka waktu
tertentu, sehingga manajemen dapat menguasai jalannya perusahaan dan memungkinkan untuk melakukan pengawasan dengan
baik. Dengan demikian akuntansi mempunyai peranan sebagai sumber informasi bagi manajemen. Agar informasi tersebut benar
dan tepat pada saat diperlukan maka salah satu syaratnya adalah sistem akuntansinya harus baik.’ S i s t e m a k u n t a n s i
adalah keseluruhan prosedur dan teknik yang
diperlukan untuk mengumpulkan data dan mengolahnya sehingga terdapat
bahan-bahan informasi maupun alat untuk pengaw asan."

Sistem akuntansi yang baik akan dapat menyajikan data keuangan yang dapat dipercaya dan juga akan memperkuat
pengawasan intern karena dengan sistem akuntansi akan terdapat suatu pengawasan yang bekerja dengan sendirinya (built in),
dalam hal ini melalui suatu sistem tertentu hasil suatu bagian akan diawasi oleh bagian yang lain melaui berbagai laporan yang
sampai ke tangan manajemen. Akan tetapi sistem yang baik saja belumlah cukup. Ia harus didukung oleh unsur- unsur lain
seperti rencana organisasi yang dapat memisahkan fungsi dan tanggung jawab secara tepat, praktek-praktek yang sehat dan harus
diikuti dan ditaati dalam melaksanakan togas, personalia yang mutunya seimbang dengan tanggung jawab yang dibebankan
kepadanya. Semua unsur tersebut sama pentingnya, merupakan dasar dari suatu pengawasan intern yang baik. Menurut Hartanto,
pengawasan intern memiliki arti sebagai berikut :

Di dalam arti yang sempit, istilah tersebut disamakan dengan internal check yang
merupakan prosedur-prosedur mekanis untuk memeriksa ketelitian dari data administrasi,
seperti misalnya mencocokkan penjumlahan mendatar (horizontal) dengan penjumlahan
lurus (vertikal). Dalam arti yang paling luas, istilah tersebut disamakan dengan manajemen
control, yaitu sistem yang meliputi semua cara-cara yang digunakan oleh
© 2004 Digitized by USU digital library
6

manajemen perusahaan untuk mengawasi mengendalikan (beheren) perusahaan. Dalam


pengertian ini pengawasan intern meliputi : struktur organisasi, formulir–formulir dan
prosedur–prosedur, pembukuan dan laporan (administrasi, budged dan standar, pemeriksaan
intern dan sebagainya) .

Pengawasan intern dimaksud untuk menciptakan suatu alat yang akan membantu dicapainya pelaksanaan yang
berdaya guna dan berhasil guna serta untuk mencegah atau membatasi pemborosan-pemborosan sehingga dapat ditekan sesuai
dengan yang telah direncanakan dan kemudian mencegah terjadinya tidak penyelewengan.

Pengawasan dalam suatu perusahaan merupakan suatu rangkaian pekerjaan yang dilakukan untuk meyakinkan atau
mengukur apakah pelaksanaan kegiatan telah sesuai dengan apa yang telah digariskan semula dimana rnanajemen rnenginginkan
agar rencana organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya dapat dicapai dengan baik. Akhirnya apabila pelaksanaan kegiatan
tidak sesuai dengan apa yang telah direncanakan, harus diambil suatu tindakan atas penyimpangan tersebut.
2. Prosedur pengaw asan Biaya Operasional

Tujuan pengawasan biaya adalah untuk memperoleh jumlah produksi atau hasil yang sebesar-besarnya dengan
kualitas yang dikehendaki, dari pemakaian sejumlah bahan tertentu, tenaga kerja, usaha dan fasilitas yang tersedia. Singkatnya
pengawasan biaya yang sekecil mungkin dalam kondisi yang ada.

Dalam mengawasi pelaksanaan kegiatan organisasi, langkah pertama ialah menetapkan standar perbandingan,
langkah kedua adalah mencatat prestasi pelaksanaan yang sebenarnya dan langkah ketiga ialah membandingkan biaya yang
sesungguhnya terjadi dengan biaya standar tatkala pekerjaan dilaksanakan.
Langkah terakhir ini mencakup sebagai berikut :
1. Menetapkan perbedaan antara standar dengan prestasi pelaksanaan
sesungguhnya.
2. Menganalisis sebab-sebab terjadinya perbedaan.

3. Mengambil tindakan perbaikan untuk mengendalikan biaya sebenarnya yang tidak


mempuaskan, agar sesuai dengan standar yang ditetapkan terlebih dahulu.

Untuk mendapatkan suatu patokan biaya yang baik, kita harus mengetahui biaya-biaya apa yang diperlukan serta
jumlah dari masing-masing biaya tersebut. Oleh karena itu sebelum operasi dijalankan terlebih dahulu masing-masing unsur
biaya tersebut harus dianalisis untuk mengetahui jumlah masing-rnasing biaya yang seharusnya dalam suatu keadaan tingkat
harga dan cara kerja yang normal. Selanjutnya disusun suatu anggaran yang menjadi rencana kegiatan operasi perusahaan
sekaligus sebagai pembanding dalam penilaian prestasi pelaksanaan operasi.

Dalam pelaksanaan operasi perusahaan diperlukan adanya ketelitian dan kecermatan pencatatan atas transaksi yang
telah terjadi. Sistem otorisasi dan prosedur pembukuan merupakan alat bagi manajemen untuk melakukan pengawasan terhadap
jalannya operasi serta transaksi yang tcrjadi. Dalam setiap prosedur digunakan dokumen yang merupakan bukti terjadinya
transaksi yang telah diotorisasi oleh yang berwenang dan selanjutnya digunakan sebagai dasar pencatatan.

Pengawasan biaya operasi akan lebih berhasil guna bila dilakukan dengan apa yang disebut akuntansi
pertanggungjawaban atau responsibility accounting yaitu, bahwa pengawasan harus dilaksanakan oleh pimpinan bagian yang
langsung bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan perusahaan. Staff akuntansi hanya
© 2004 Digitized by USU digital library
7

melakukan pengawasan melalui akuntansi saja yaitu membantu manajemen dengan memberikan laporan tentang kegiatan
operasi, menyoroti bagian-bagian yang sedang menghadapai kesulitan serta saran-saran yang diperlukan untuk tindakan
perbaikan.

Dalam kepustakaan akuntansi istilah "Responsibility Accounting" diperkenalkan


untuk menunjukkan sistem umum pengawasan akuntansi yang meletakkan tanggung jawab
tertentu kepada kepala-kepala bagian tertentu atau unit tertentu yang melaksanakan fungsi-
fungsi khusus, dengan memberikan klasifikasi biaya yang baik yang menunjukkan hasil.
pekerjaan unit-unit atau orang-orang yang bertanggung jaw ab ini.

pengawasaan dengan cara ini, sejalan dengan maksud adanya pemberian wewenang dan tanggung jawab untuk masing-masing
unit kerja atau sebagai pelaksanaannya. Dalam akuntansi pertanggungjawaban ada tiga hal yang menjadi dasar penilaian; yang
pertama anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya, yang kedua mengenai prestasi yang dicapai oleh para pelaksana dan yang
ketiga mengenai penyimpangan yang terjadi atau perbedaan antara rencana dan pelaksanaannya.
D. Teknik Analisis Biaya Opersional

Anggaran merupakan komitmen manajer pusat pertanggungjawaban mengenai prestasi yang seharusnya dicapai.
Dalam pelaksanaannya manager tidak hanya ingin mengetahui selisih antara hasil yang direncankan dengan hasil yang
sesungguhnya terjadi. Disini dapat digunakan analisis selisih antara antara anggaran dengan realisasinya. Selain itu analisis
selisih dapat pula dilakukan terhadap realisasi prestasi pusat pertanggungjawaban yang bersangkutan antara periode atau terhadap
prestasi pusat pertanggungjawaban lainnya.

Selisih antara anggaran dengan realisasinya dapat didefinisikan ke dalam selisih laba (selisih menguntungkan atau
favourable variance) dan selisih rugi (Selisih merugikan atau unfavourable variance. Dalam analisis anggaran biaya dibandingkan
dengan anggarannya. Jika anggaran dapat ditentukan dengan baik disertai dengan penentuan elemen yang terkendali dan yang
tidak terkendali oleh manajer pusat pertanggungjawaban, maka selisih yang timbul dapat mencerminkan prestasi manajer pusat
pertanggungjawaban.

Selisih yang timbul tersebut dapat dirinci lebih lanjut kedalam selisih yang menjadi tanggung jawab para manajer
yang berada di bawah manajer pusat laba, yaitu manajer pusat pendapatan clan manajer pusat biaya. Suatu perusahaan yang
pengukuran labanya didasarkan konsep laba bersih dapat mengelompokkan selisih biaya operasi yang terjadi sesuai dengan
tingkat pertanggungjawaban dalam perusahaan tersebut.
Selisih Biaya Pem asaran

Tujuan pokok departemen pemasaran meliputi :


1. menghasilkan laba kotor .
2. bekerja dalam batas anggaran biaya pemasaran yang telah ditentukan.
Dari tujuan yang kedua ini diperoleh selisih biaya pemasaran. Selisih biaya
pemasaran dapat dirinci setiap elemen biaya.

Analisis biaya pemasaran bertujuan untuk penentuan harga pokok, pengawasan biaya, perencanaan dan pengarahan
kegiatan pemasaran. Cara analisis biaya pemasaran dapat digolongkan menjadi tiga :
1. Analisis biaya pemasaran menurut jenis biaya
2. Analisi biaya pemasaran menurut fungsi distribusi.
© 2004 Digitized by USU digital library
8
3. Analisis biaya pemasaran menurut cara penerapan usaha pemasaran.
1. Analisis biaya pemasaran menurut jenis biaya.

Didalam analisis ini, biaya pemasaran dipecah sesuai dengan jenis biaya pemasaran seperti: gaji, biaya iklan, biaya
perjalanan, biaya depresiasi, biaya pemeliharaan kenderaan dan sebagainya. Dengan analisis ini manajemen dapat mengetahui
perincian biaya pemasaran tapi tidak dapat memperoleh informasi mengenai biaya yang telah dikeluarkan untuk menjalankan
kegiatan pemasaran tertentu.

Dimisalkan suatu perusahaan menghasilkan 3 jenis produk, biaya pemeliharaan truk yang dianggarkan Rp. 100.000,-.
Karena kerusakan yang tidak terduga, biaya pemeliharaan yang sebenamya Rp. 175.000,-. Dari keterangan di atas dapat kita
ketahui bahwa telah terjadi penyimpangan sebesar Rp. 75.000,-. Kita hanya dapat mengetahui hasil akhir dari jenis biaya
tersebut, tetapi kita tidak dapat mengetahui untuk pemasaran produk apa penyimpangan tersebut terjadi atau untuk kegiatan
pemasaran yang mana. Oleh karena itu, cara analisis ini hanya baik dilakukan jika manajer tidak menghadapi masalah
pengukuran efisiensi kegiatan distribusi tertentu, profitabilitas tiap-tiap produk yang terjual, cara penjualan yang dijalankan dan
profitabilitas tiap-tiap daerah pemasaran.
2. Analisis biaya pemasaran menurut fungsi pemasaran.

Fungsi pemasaran adalah suatu kegiatan pemasaran yang memerlukan pengeluaran biaya. Analisis biaya pemasaran
menurut fungsi pemasaran bertujuan untuk pengendalian biaya. Langkah analisis biaya pemasaran menurut fungsi pemasaran
adalah sebagai berikut :

a. Ditentukan dengan jelas fungsi-fungsi pemasaran sehingga dapat diketahui secara tepat siapa yang bertanggung jawab untuk
melaksanakan fungsi tersebut. Contoh pembagian fungsi-fungsi dalam kegiatan
pemasaran
seperti:
fungsi
penjualan,
advertensi,
pergudangan, akuntansi serta kredit dan penagihan.
b. Penggolongan tiap jenis biaya pemasaran sesuai dengan fungsinya.
c. Sedapat mungkin ditentukan ukuran jasa yang dihasilkan oleh tiap-
tiap fungsi.

d. Langkah terakhir adalah menentukan biaya persatuan kegiatan pemasaran dengan cara membagi total biaya pemasaran yang
dikeluarkan untuk fungsi tertentu dengan jumlah satuan jasa yang dihasilkan oleh fungsi yang bersangkutan.

Biaya per-satuan kegiatan pemasaran tersebut dipakai sebagai biaya standar dan kegunaannya untuk mengendalikan
biaya pemasaran yang sesungguhnya terjadi.
Contoh :

Jumlah biaya"' fungsi pembungkusan dan pengiriman yang dianggarkan perbulan Rp. 100.000,-. Berat produk yang
dikirim diperkirakan 100 kg, sehingga tarif standar per kg yang dikirim adalah Rp. 1.000,- (Rp. 100.000,- : 100).

Pada bulan Januari 1996 berat produk yang dikirim ke pembeli sebanyak 90 kg dan biaya pembungkusan dan
pengiriman yang sesungguhnya terjadi seperti berikut ini dapat dilakukan pengendalian dan perencanaan biaya pemasaran.
© 2004 Digitized by USU digital library
9

Biaya pengepakan dan Pengiriman


menurut
Bulan

Berat
Produk
yang
dikirim
(Kg)

Tarif Biaya
Pengepakan
dan
Pengiriman
(per Kg)
Budget
Sesunguhnya
Selisih
Jan’96
90
Rp. 1.000,- Rp. 90.000,- Rp. 105.000,- Rp. 15.000,-
3. Analisis biaya pemasaran menurut cara penerapan usaha pemasaran.

Analisis biaya pemasaran ini berguna untuk menyajikan kepada manajemen profitability usaha pemasaran tertentu.
Analisis biaya pemasaran menurut cara penerapan usaha pemasaran dapat dibagi menurut: (1) jenis produk, (2) daerah
pemasaran, (3) besar pesanan dan (4) saluran distribusi.
Selisih biaya administrasi dan umum.

Secara konseptual dimungkinkan untuk merinci total selisih biaya administrasi dan umum, selisih biaya di luar usaha
ke dalam selisih yang dibelanjakan dan selisih kapasitas. Namun rincian selisih tersebut jarang dihitung dan biasanya hanya
dibandingkan antara anggaran biaya yang bersangkutan dengan realisasinya. Hal ini disebabkan karena biaya tersebut pada
umumnya merupakan biaya kebijakan.
© 2004 Digitized by USU digital library
10

Manfaatan Dan
PengawasanBiayaOperasionalDalamMening
katkanEfisiensi
DownloadPrintMobileCollectionsReport Document
Report this document?
Please tell us reason(s) for reporting this document
Top of Form
54bacc93c62389

doc

Spam or junk

Porn adult content


Hateful or offensive
If you are the copyright owner of this document and want to report it, please follow these
directions to submit a copyright infringement notice.
Report Cancel
Bottom of Form

This is a private document.


Info and Rating
Reads:
16,023
Uploaded:
02/24/2009
Category:
Research>Business & Economics
Rated:
4.73684 5 false false 0

19 Ratings()
Copyright:
Attribution Non-commercial

Economics
artikel
jurnal
riset
atasbiaya
bagi management
operasionalpada
dikeluarkanbagi
manfaatatas
(more tags)
Economics
artikel
jurnal
riset
atas biaya
bagi management
operasional pada
dikeluarkan bagi
manfaat atas
operasi perusahaan
tentang biaya
dimaksud dengan
selisih biaya
pengertian analisis
dalam pemasaran
(fewer)
Follow
Msr A
Share & Embed
Related Documents
PreviousNext
1.

p.

p.

p.

2.

p.
p.

p.

3.

p.

p.

p.

4.
p.

p.

p.

5.

p.

p.
p.

6.

p.

p.

p.

7.

p.
p.

p.

8.

p.

p.

p.

9.
p.

p.

p.

10.

p.

p.
p.

11.

p.

p.

p.

12.

p.
p.

p.

13.

p.

p.

p.

14.
p.

p.

p.

15.

p.

p.
p.

More from this user


PreviousNext
1.

264 p.

14 p.

48 p.

2.

28 p.
20 p.

17 p.

3.

13 p.

16 p.

12 p.

4.
15 p.

17 p.

13 p.

5.

20 p.

10 p.
23 p.

6.

22 p.

12 p.

11 p.

7.

14 p.
14 p.

14 p.

8.

18 p.

9 p.

11 p.

9.
13 p.

Recent Readcasters

Add a Comment
Top of Form
54bacc93c62389
Submit
Characters: 400
document_comme

4gen

Bottom of Form

Print this document


High Quality
Open the downloaded document, and select print from the file menu (PDF reader required).
Download and Print
Sign up
Use your Facebook login and see what your friends are reading and sharing.
Other login options

Login with Facebook


Top of Form
http://w w w .scrib http://w w w .scrib

Bottom of Form

Signup
I don't have a Facebook account
Top of Form
54bacc93c62389
default

email address (required)

create username (required)

password (required)
Send me the Scribd Newsletter, and occasional account related communications.

Sign Up Privacy policy


You will receive email notifications regarding your account activity. You can manage these
notifications in your account settings. We promise to respect your privacy.
Bottom of Form

Why Sign up?

Discover and connect with people of similar interests.

Publish your documents quickly and easily.

Share your reading interests on Scribd and social sites.

Already have a Scribd account?


Top of Form
54bacc93c62389

email address or username

password

Log In Trouble logging in?


Bottom of Form

Login Successful
Now bringing you back...
« Back to Login
Reset your password
Please enter your email address below to reset your password. We will send you an email with
instructions on how to continue.
Top of Form
54bacc93c62389

Email address:

You need to provide a login


for this account as well.

Login:

Submit
Bottom of Form
Upload a Document
Top of Form

Search Documents
Bottom of Form

• Follow Us!
• scribd.com/scribd
• twitter.com/scribd
• facebook.com/scribd
• About
• Press
• Blog
• Partners
• Scribd 101
• Web Stuff
• Scribd Store
• Support
• FAQ
• Developers / API
• Jobs
• Terms
• Copyright
• Privacy
Copyright © 2011 Scribd Inc.
Language:
English