Anda di halaman 1dari 11

m 


 
  
 
m     
 m 
  

Oleh
MUHAMMAD FERDANI
m 

á Faktor kekeringan pada tanaman merupakan


salah satu masalah utama bagi pertumbuhan
dan perekmbangan suatu tanaman.
Salah satu alternatif yang mungkin dapat
diterapkan untuk mengatasi cekaman air
yaitu dengan pemanfaatan mikoriza vesikula
arbuskula (MVA)
6 m
 
6m
  6 
á aekaman kekeringan dapat disebabkan oleh
2 faktor,yaitu kekurangan suplai air di daerah
perakaran atau laju kehilangan air lebih besar
dariabsorbsi air meskipun kadar air tanah
cukup.
á Tanaman-tanaman yang tumbuh pada
kondisi cekaman kekeringan mengurangi
jumlah stomata sehingga menurunkan laju
kehilangan air
6 m

6m
  6 
á mengaruh dari cemakan air terhadap
tanaman berdasarkan tingkatan waktu, yaitu
á Menit
á Jam
á Hari
á Minggu
á Bulan
 6  

á Mikoriza Vesikula Arbusklua (MVA)


yaitu suatu simbiosis yang ditemukan antara
cendawan (Zygomycetes) dan akar.
 6  

á MVA merupakan jamur yang bersimbiosis


dengan akar tanaman. Jamur ini membentuk
vesikel dan arbusklua di dalam korteks
tanaman. Karena 80% cendawan ini
membentuk struktur vesikula dan arbusklua
maka cendawan ini di sebut cendawan
mikoriza versikula arbuskula.

  

á Dalam ekosistem
-berperan dalam siklus hara
-memperbaiki struktur tanah
-menyalurkan kabohidrat dari akar tanaman
ke organisme tanah yang lain
á Bagi tanaman
meningkatkan penyerapan unsur hara,
terutama m

  

á MVA mengatasi masalah ketersedian fosfat


melalui 2 cara,yaitu:
1. mengaruh Langsung
tanaman bermikoriza akan mampu
meningkatkan kapasitasnya dalam menyerap
unsur hara dan air
2. mengaruh Tidak Langsung
Mikoriza memodifikasi fisiologis akar sehingga
dapar mengekresikan asam-asam kedalam
tanah
m 6 6  

   6 
á merananan mikoriza yaitu Membantu akar
dalam meningkatkan penyerapan air.
jadi pada tanaman yang bermikoriza
cenderung lebih dapat bertahan dari
cekaman kekeringan dibanding tanamanan
tanpa bermikoriza
 m

á aekamana kekeringan dapat merugikan bagi


pertumbuhan dan perkembangan tanaman
terutama pada musim kemarau.
á Mikoriza merupakan salah satu alternatif
yang bisa dikembangkan untuk mengatasi
permasalahan terbatas