Anda di halaman 1dari 3

TOKOH CERITA :

• IRMA = SEBAGAI ISTRI

• IBNU = SEBAGAI SUAMI

• KARDIAN = SEBAGAI PEMBANTU (KARJO)

• PUTRI = SEBAGAI PEMBANTU (IJAH)

• RIDA = SEBAGAI PEGAWAI BENGKEL 1

• GUSTA = SEBAGAI PEGAWAI BENGKEL 2

• EKO = SEBAGAI PENCURI 1

• TIA = SEBAGAI PENCURI 2


ADEGAN 1

Tempat : di rumah majikan

Pada suatu siang hari sepasang suami istri ingin pergi ke luar untuk jalan-
jalan saat suaminya mengeluarkan sepeda motor dan menyalakan motor
tersebut ternyata motor itu mogok. Sudah berkali-kali di coba tetap tidak
bias akhirnya dia memanggil istrinya untuk memanggil karjo pembantunya.

ADEGAN 2

Tempat : di belakang rumah

Sang istri memanggil-manggil karjo tetapi karjo tidak mendengar suara istri
majikannya itu karna karjo sedang ada di belakang rumah dan telinga dia
pun sedikit tuli,akhirnya istri majikan memanggil ijah untuk menyuruhnya
memanggil si karjo. Dengan sedikit kesal ijah akhirnya memanggil karjo.
Karjo pun akhirnya menemui istri majikannya untuk menemuai suaminya
yang ada di depan rumah

ADEGAN 3

Tempat : ada di teras depan

Karjo yang menghampiri majikannya yang ada di teras depan rumah. Karjo
di suruh untuk mengantarkan motor majikannya ke bengkel yang ada di
ujung jalan sana. Majikannya pergi ke bengkel untuk menunggu karjo
mengantarkan motornya itu. Tetapi memang dasar karjo yang pelupa dia
pun pergi ke belakang rumah lagi untuk menyelesaikan tugasnya memotong
rumput dan motor majikannya dibiarkan berada di garasi depan yang
terbuka dan tidak terkunci.

ADEGAN 4

Tempat : depan rumah


Ada 2 orang yang ternyata adalah pencuri mereka melihat ada sepeda motor
di garasi yang terbuka dan tidak ada penjaganya. Pencuri itupun mengambil
sepeda motor itu tapi tak di sangka ternyata sepeda motor itu mogok
mereka pun membawanya dengan menuntun motor itu.

ADEGAN 5

Tempat : bengkel motor

Di bengkel ada 2 pelanggan yang sedang menyerfis motornya karena lama


pelanggan pun marah-marah kepada tugas bengkel.

Majikan karjo yang sudah ada di bengkel itu hanya diam melihat tingkah
pelanggan itu,dengan menunggu karjo yang lama tidak datang-datang.
Selang beberapa saat pencuri itu lewat depan bengkel majikan itupun
memanggil orang itu dan mengucapkan terima kasih karena sudah
membawakan motornya itu ke bengkel karena dikira orang-orang itu adalah
teman pembantunya itu. Para pencuri yang bodoh itupun hanya bias saling
pandang.