Anda di halaman 1dari 1

cpddokter.

com - Continuing Profesional Development Dokter Indonesia

Osteomielitis Hematogen Akut


Kontribusi Dari Administrator
Thursday, 08 April 2010

DefinisiOsteomielitis hematogen akut merupakan infeksi bakteri pada tulang dan sumsum tulang yang terjadi pada anak-
anak. Infeksi ini dapat menyebar melalui darah (hematogen). Terjadi pada anak-anak karena penyakit ini mengenai
tulang yang sedang tumbuh

Insidens

Mengenai anak-anakLaki-laki : wanita = 3 : 1Lokasi tulang tersering : paha, tibia (tulang kering), radius dan ulna (lengan
bawah), dan fibula

PenyebabBakteri yang menjadi penyebab tersering terjadinya penyakit ini adalah bakteri Stafilokokus aureus. Bakteri ini
ditemukan sekitar > 90% pada setiap penyakit ini. Bakteri lain yang juga dapat menjadi penyebab penyakit ini adalah
golongan Streptokokus dan Pneumokokus.
Gejala KlinisPada anak-anak, dapat ditemukan adanya riwayat infeksi bakteri di tempat lain selain tulang. Seperti halnya
infeksi pada kulit atau saluran pernapasan bagian atas. Sekitar 50% ditemukan riwayat benturan atau trauma pada
tulang. Pada anak-anak yang sudah dapat berkomunikasi, dapat dikeluhkan perasaan nyeri yang hebat pada ujung
tulang panjang sehingga anak tidak mau menggunakan ekstremitas yang terkena tersebut. Dalam 24 jam pertama, jika
tidak dilakukan penanganan, maka akan terjadi septikemia yang ditandai dengan gejala anak menjadi lemas, demam,
dan anoreksia.Pada pemeriksaan fisis, dapat ditemukan adanya pembengkakan pada daerah yang terkena (biasanya
pembengkakan timbul setelah beberapa hari).
Pemeriksaan TambahanPemeriksaan tambahan lain untuk menunjang ditegakkannya diagnosis osteomielitis hematogen
akut adalah :

Foto polos tulang : kelainan pada foto polos ini baru dapat dilihat setelah 1 minggu, yaitu seperti kerusakan tulang dan
pembentukan tulang yang baru.Bone scan : dapat dilakuakn pada minggu pertamaMRI : jika terdapat fokus yang gelap
pada T1 dan fokus yang terang pada T2, maka kemungkinan besar adalah osteomielitis

Mengingat pentingnya penegakkan diagnosis pada osteomielitis ini, dan karena pemeriksaan tambahan baru dapat
menunjukkan hasil yang nyata setelah 1 minggu, maka penting untuk dilakukan penegakkan diagnosis berdasarkan
gejala klinis saja.
Penatalaksanaan

Rawat inap dan bed rest total, serta diberikan obat penghilang rasa nyeriDapat dilakuakan pemberian nutrisi tambahan
secara intravenaDilakukan imobilisasi pada tulang yang terkena dengan removable splint atau traksi untuk :Mengurangi
nyeriMencegah penyebaranMencegah kontraktur jaringan lunakPemberian antibiotik dapat dilakukan :Melalui
mulutMelalui infus : jika dilakuakn pemberian melalui infus, maka diberikan selama 2 minggu, kemudian diganti menjadi
melalui mulutJika dala 24 jam pertama gejala tidak membaik, maka perlu dipertimbangkan untuk dilakukan tindakan
operasi untuk mengurangi tekanan yang terjadi dan untuk mengeluarkan nanah yang ada. Setelah itu dilakukan irigasi
secara kontinyu dan dipasang drainase.Teruskan pemberian antibiotik selama 3-4 minggu hingga nilai Laju Endap Darah
normalKomplikasiDini :KematianAbsesArtritis septikLanjut
- Osteomielitis kronikFraktur patologisKontraktur sendiGangguan pertumbuhan

PROGNOSIS
Keberhasilan dari penatalaksanaan penyakit ini bergantung pada :
1. Jarak waktu antara infeksi yang terjadi dan pemberian terapi :a. < 3 hari : dapat mencegah terjadinya kerusakan tulang
dan pembentukan tulang barub. 3 &ndash; 7 hari : tidak mencegah kerusakan tulang, tapi dapat mencegah penyebaran
infeksic. > 7 hari : dapat mencegah terjadinya penyebaran infeksi melalui darah (septikemia), tapi proses patologi lokal
sudah lanjut2. Efektifitas antibiotik yang diberikan3. Dosis antibiotik yang diberikanBiasanya dibutuhkan dosis yang lebih
tinggi 4. Durasi pemberian antibiotikHarus diberikan sekitar 3-4 minggu untuk mencegah terjadinya osteomielitis kronik

http://cpddokter.com/home Menggunakan Joomla! Generated: 30 March, 2011, 19:25